Sep/26
TripTrus.Com - Gue kasih tau nih, buat lo yang ngaku pecinta budaya sekaligus traveler sejati, ada satu event keren banget di Sulawesi Barat yang haram hukumnya buat dilewatin. Namanya Sandeq Silumba, festival kapal layar tradisional terpanjang di Indonesia yang bakal digelar pas tanggal 26 sampai 27 September 2026 nanti. Nggak tanggung-tanggung, ajang bergengsi ini siap menyajikan atraksi bahari super megah lewat rute sepanjang 231 kilometer. Gelaran akbar ini bakal dimulai dari Kabupaten Majene pada hari pertama sekitar jam sembilan pagi WITA, lalu finis di Kabupaten Polewali Mandar pada hari berikutnya, sembari melintasi panorama pesisir eksotis seperti Pantai Bahari, Pamboang, Sendana, Deking, hingga Pantai Manakarra di Mamuju.
View this post on Instagram
A post shared by Ansyar_Naomi (@ansyar_naomi_20)
Tahun ini serunya berlipat ganda karena bakal ada 80 perahu Sandeq yang siap melaut dan saling beradu kencang—meningkat pesat dibanding edisi sebelumnya. Tiap kapal legendaris khas suku Mandar ini bakal diawaki sama 14 Pa’sawi (sebutan untuk awak perahu) yang bertaruh ketangkasan demi menaklukkan gelombang laut. Para Passandeq juga udah dipersenjatai persiapan matang dari panitia, lengkap dengan atribut seragam sampai uang saku, dan rencananya acara ini bakal dibuka secara resmi langsung sama Gubernur Sulawesi Barat.
[Baca juga : "Festival Jaranan Trenggalek 2026"]
Buat lo yang datang, Sandeq Silumba itu jauh melebihi sekadar balapan perahu layar biasa. Selain jadi panggung pelestarian warisan kebudayaan bahari asli Sulawesi Barat, festival ini disulap jadi hiburan malam yang semarak lewat kehadiran Sandeq Night Market. Di sana lo bisa menikmati deretan tarian dan musik tradisional yang magis, sembari belanja berbagai produk kreasi UMKM lokal. Intinya, event ini menghadirkan paket komplit antara petualangan, atraksi wisata budaya, dan hiburan yang dijamin bikin pengalaman liburan lo makin berkesan! (Sumber Foto @ksran_inst)
...moreSep/21
TripTrus.Com - Kalo lo lagi nyari vibes liburan yang beda dan penuh energi magis, lo wajib banget ngelirik Festival Jaranan Trenggalek 2026. Acara ikonik kebanggaan warga Trenggalek, Jawa Timur ini digelar sepanjang 21–27 September 2026 di Alun-Alun Trenggalek. Spesialnya lagi, edisi kali ini jadi penanda 30th milestone mereka sekaligus resmi masuk dalam jajaran Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 besutan Kementerian Pariwisata RI. Tiap malamnya mulai jam 19.00 WIB, lo bakal disuguhin atmosfer luar biasa lewat dentuman kendang yang ritmik dan atraksi kolosal yang bikin merinding seru.
View this post on Instagram
A post shared by Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2026 (@festivaljaranantrenggalek)
Tahun ini festivalnya dijamin jauh lebih pecah dibanding edisi sebelumnya. Ada 58 grup tari yang siap unjuk gigi di empat kategori berbeda, mulai dari Turonggo Yakso tingkat Bocah, Remaja, SLTA/Umum, sampai kategori Non-Turonggo Yakso tingkat Nasional. Kolaborasi koreografi tradisional yang dipadukan dengan sentuhan modern bikin tiap pertunjukan terasa makin hidup dan memukau ribuan pasang mata. Selain pergelaran seni, ada juga deretan pameran UMKM lokal serta ajang Samboja (Sambang Bolo Jaranan) yang jadi wadah diskusi dan ruang kumpul hangat buat para komunitas kesenian rakyat.
[Baca juga : "Erau Adat Kutai 2026"]
Buat lo yang pengen ngerasain pengalaman kultural mendalam ini, aksesnya fleksibel banget. Penonton bisa menikmati acara secara gratis, tapi kalo mau dapat tampilan visual terbaik dengan spot duduk yang lebih nyaman, tiket VIP dan VVIP udah bisa lo amankan mulai dari Rp25.000 aja. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan atur jadwal lo bareng teman-teman buat saksiin peleburan tradisi, mistisme, dan kreativitas masa kini di panggung paling bergengsi Trenggalek! (Sumber Foto @ellysaaell2)
...moreSep/21
TripTrus.Com - Kalau lo lagi nyari event budaya yang beda dari biasanya dan penuh sama vibes kearifan lokal, lo wajib banget tahu tentang Seren Taun Kasepuhan Cisungsang 2026. Acara tahunan yang sakral sekaligus seru ini digelar di Desa Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Ritual adat masyarakat Banten ini diadakan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang berlimpah, sekaligus momen buat menjaga keharmonisan antara manusia dan alam. Nah, kabar kerennya lagi, festival budaya kekinian ini juga berhasil masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026!
View this post on Instagram
A post shared by @irwan_gamoz
Selama rangkaian acara berlangsung dari tanggal 21 sampai 28 September 2026, lo bakal disuguhkan berbagai prosesi adat dan pertunjukan yang autentik banget. Mulai dari ritual Rasul Pare di Leuit—yaitu praproses menyimpan padi ke dalam lumbung adat—sampai Kirab Budaya Nusantara yang meriah dengan arak-arakan hasil bumi menggunakan rengkong. Nggak cuma itu, suasana makin ramai dengan hadirnya berbagai atraksi seni tradisional khas seperti Angklung Buhun, Gondang, Debus, hingga pertunjukan Wayang Golek yang legendaris.
[Baca juga : "Sandeq Silumba 2026"]
Eits, tapi jangan mikir acara ini cuma soal tradisi kuno doang ya! Seren Taun Cisungsang 2026 pintar banget memadukan warisan leluhur dengan konsep inovasi modern. Di sini, gue dan lo bisa belajar bareng soal keberlanjutan lingkungan lewat edukasi konservasi, lokakarya tanaman herbal, sampai pengenalan konsep Green Tourism. Selain jadi ajang riset budaya dan gerakan pelestarian alam, perayaan ini juga memanjakan pengunjung lewat festival gastronomi lokal serta pameran UMKM yang siap mendongkrak perekonomian masyarakat adat setempat. Pokoknya, ini destinasi ecotourism yang pas banget buat lo yang mau ngerasain pengalaman budaya autentik sambil jalan-jalan seru! (Sumber Foto @maulana_reza14)
...moreSep/20
TripTrus.Com - Kalau lo lagi mencari festival budaya yang bukan cuma ramai, tetapi juga punya akar sejarah yang panjang, Erau Adat Kutai bisa masuk daftar. Digelar di Tenggarong, festival ini dikenal sebagai salah satu tradisi budaya tertua di Indonesia yang masih dipertahankan hingga sekarang. Berakar dari tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Erau pada dasarnya merupakan ungkapan syukur yang diwujudkan melalui rangkaian upacara adat, seni, dan berbagai kegiatan budaya.
View this post on Instagram
A post shared by Bidang Kebudayaan Kukar 2025 (@bid.kebudayaan.kukar)
Yang bikin Erau terasa berbeda adalah keberadaan prosesi adat yang sarat makna dan masih dijalankan sebagai bagian penting dari tradisi Kutai. Ada Mengulur Naga, misalnya, yang menjadi salah satu prosesi ikonik dalam rangkaian Erau. Ada pula Belimbur, tradisi penyiraman air yang identik dengan kemeriahan festival sekaligus memiliki makna simbolis sebagai bagian dari penyucian diri. Sementara itu, Tiang Ayu menjadi salah satu unsur penting dalam prosesi adat. Buat lo yang biasanya melihat budaya hanya dari pertunjukan panggung, Erau menawarkan pengalaman yang lebih dalam karena tradisi, simbol, dan kehidupan masyarakatnya berpadu dalam satu perayaan.
[Baca juga : "Festival Payung Indonesia 2026"]
Namun, jangan bayangin Erau cuma berisi ritual adat yang sakral dan formal. Festival ini juga menjadi ruang bertemunya berbagai ekspresi budaya, mulai dari tarian tradisional, pertunjukan seni, pameran budaya, kuliner khas, hingga kompetisi seni. Jadi, lo bisa melihat bagaimana warisan budaya Kutai tetap punya ruang untuk berinteraksi dengan kehidupan masa kini. Di sinilah Erau terasa relevan: tradisi tidak sekadar disimpan sebagai cerita masa lalu, tetapi terus dihidupkan dan diperkenalkan kepada generasi berikutnya.
Hal menarik lainnya adalah perpaduan antara tradisi lokal dan diplomasi budaya internasional. Kehadiran berbagai unsur budaya dari luar daerah membuat Erau tidak hanya menjadi perayaan masyarakat Kutai, tetapi juga menjadi ruang pertukaran budaya. Buat lo yang suka heritage, sejarah, dan festival dengan karakter yang kuat, Erau bisa kasih perspektif bahwa sebuah tradisi dapat tetap berakar pada identitas lokal sekaligus terbuka terhadap dunia.
Tahun ini, Erau Adat Kutai berlangsung pada 20–27 September 2026 di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Jadi, kalau lo sedang berada di Kalimantan Timur pada periode tersebut, festival ini bisa jadi momen buat melihat langsung bagaimana warisan Kesultanan Kutai Kartanegara terus dirawat. Bukan sekadar datang, foto, lalu pulang, tetapi ikut memahami cerita di balik ritual, kesenian, dan tradisi yang sudah menjadi bagian dari identitas masyarakat Kutai. (Sumber Foto @info_kukar)
...moreSep/04
TripTrus.Com - Lo pasti mikir payung cuma barang biasa yang sering kelewat di pojokan kamar atau baru dicari pas hujan turun, kan? Eits, tahan dulu judgment lo, karena di Festival Payung Indonesia (FESPIN) 2026, payung disulap jadi karya seni megah yang estetis parah. Memasuki gelaran ke-13, event budaya paling hits ini siap balik lagi buat nemenin weekend lo dari tanggal 4 sampai 6 September 2026. Berlokasi di ruang terbuka yang adem banget, Taman Balekambang Solo, festival ini dijamin bakal jadi spot paling instagramable yang wajib banget masuk ke daftar kunjungan lo.
View this post on Instagram
A post shared by Wiwik W Wijaya (@wiwikwwijaya)
[Baca juga : "Festival Way Kambas 2026"]
Tahun ini, FESPIN membawakan tema "Catra Padi – Sepayung Dewi Sri". Jadi, gak cuma sekadar buat cuci mata atau pamer konten di media sosial, gue mau cerita kalau festival ini punya filosofi yang dalem banget. Mereka mengangkat isu ketahanan pangan sekaligus mengingatkan kita semua tentang betapa krusialnya peran padi dalam sejarah dan peradaban bangsa. Semua pesan bernilai itu dibungkus ciamik lewat instalasi seni payung tradisional yang bakalan memanjakan mata lo.
Yang bikin makin seru, FESPIN 2026 gak cuma ajang pameran biasa. Acara ini merangkul berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas seni lokal, pelaku ekonomi kreatif, aktivis lingkungan, sampai influencer favorit lo buat ngeramaiin suasana. Tambahan lagi, festival ini udah berskala internasional karena menjalin kerja sama sister-festival bareng Bosang Umbrella Festival yang legendaris dari Chiang Mai, Thailand. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan amankan tiket perjalanan lo ke Solo dan rasain sendiri keseruan kolaborasi budaya yang super epik ini! (Sumber Foto @kemenpar.ri)
...moreSep/04
TripTrus.Com - Buat lo yang lagi bingung weekend mau ke mana atau butuh tempat healing pas liburan, mendingan langsung catet tanggalnya! Dari tanggal 4 sampai 20 September 2026, Semarang bakal ngadain acara tahunan yang seru banget, yaitu Festival Kota Lama (FesKoLa) 2026. Selama sepuluh hari penuh, kawasan bersejarah yang sering dijuluki "Little Netherland" ini bakal disulap jadi perayaan budaya yang super ramai. Lo bisa ngerasain vibes bangunan heritage kuno yang dipadu sama sentuhan seni modern, instalasi ruang kota yang keren, sampai pertunjukan kelas dunia. Jujur, atmosfernya dijamin bikin lo betah nongkrong seharian!
View this post on Instagram
A post shared by SEMARANG (@wisatasemarang)
[Baca juga : "Festival Payung Indonesia 2026"]
Selain cuci mata sama arsitektur kota tua yang estetik, ada banyak banget hiburan seru yang nggak boleh lo lewati. Mulai dari pameran cagar budaya, panggung musik jazz yang syahdu, parade lampion yang romantis, sampai kolaborasi budaya internasional yang bakalan ramai banget. Buat lo para pecinta outfit of the day, banyak banget spot foto Instagramable di setiap sudutnya. Nggak cuma itu, lidah lo juga bakal dimanjain sama deretan kuliner otentik khas Semarang dan pameran wastra nusantara.
Nah, kabar paling indahnya lagi, lo bisa masuk dan jalan-jalan di kawasan Kota Lama Semarang ini secara gratis alias tanpa dipungut biaya entry. Tapi inget ya, beberapa acara atau program tematik tertentu tetap punya sistem tiket khusus yang bisa lo cek langsung di situs resminya festivalkotalama.com atau media sosial mereka. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan atur jadwal sama temen-temen lo buat main ke Semarang dan rasain sendiri keseruannya! (Sumber Foto promediateknologi.id)
...moreSep/04
TripTrus.Com - Kalau lo mikir kain tradisional itu cuma cocok dipakai pas kondangan atau acara formal yang kaku, siap-siap pikiran lo bakal terbantai habis! Pemerintah Kota Sawahlunto lagi siap-siap bikin gebrakan spektakuler lewat gelaran Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) 2026. Gak main-main, sebanyak 72 peserta siap unjuk gigi dan bikin arena karnaval bergetar dengan kreativitas tanpa batas. Event budaya tingkat internasional ini hadir buat membuktikan kalau Songket Silungkang—salah satu warisan budaya unggulan kebanggaan Indonesia—bisa tampil super mewah, trendi, dan relevan banget sama selera anak muda zaman now.
View this post on Instagram
A post shared by maulana ibrahim (@maulana_ibrahim31)
[Baca juga : "Festival Kota Lama Semarang 2026"]
Mengusung tema ciamik “Songket Innovation in Luxury”, SISSCa 2026 bakal menyuguhkan perpaduan ciamik antara nilai estetika tradisi dan sentuhan modernisasi. Di sini, lo gak cuma bakal terpukau sama parade kostum-kostum megah nan futuristik berbahan dasar tenun songket, tapi juga bisa menyaksikan langsung bagaimana para pengrajin lokal memamerkan keahlian menenun secara tradisional di tempat. Buat lo yang ngaku anak konten dan suka berburu spot visual estetik, festival ini dijamin bakal jadi surga tersembunyi yang bikin feed Instagram maupun video TikTok lo banjir penonton!
Keseruan acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 September 2026 di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat ini dipastikan gak bakal bikin lo bosan. Mulai dari ajang fashion show karya desainer ternama skala lokal hingga nasional, keseruan lomba melukis payung kote, sampai ajang unjuk kebolehan buat para fotografer lewat lomba fotografi, semuanya dikemas apik dan penuh warna. Gak lupa, ada pameran UMKM di Sawahlunto Ekonomi Kreatif Expo buat lo yang mau belanja produk lokal berkualitas, serta seminar internasional yang bakal mengupas tuntas masa depan inovasi wastra nusantara. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan atur jadwal liburan lo, ajak kawan-kawan lo, dan jadilah saksi kemilau Songket Silungkang yang mendunia! (Sumber Foto @muhammad_noli)
...moreSep/04
TripTrus.Com - Buat lo yang lagi nyari vibes liburan beda dan pengen rehat sejenak dari rutinitas, pas banget nih! Kabupaten Cirebon siap ngerayain Festival Budaya Cai Diraga 2026 yang bakal berlangsung dari tanggal 4 sampe 6 September 2026. Acara tahunan garapan Yayasan Midang Waringin Jati bareng warga lokal dan pemda setempat ini udah nembuis tahun ke-7, bahkan resmi masuk dalam kalender gengsi Karisma Event Nusantara 2026. Highlight utamanya tuh Tradisi Larung Cai, ungkapan rasa syukur masyarakat atas melimpahnya berkah alam sekaligus pengingat pentingnya ngerawat lingkungan.
View this post on Instagram
A post shared by Fiqi Achmad (@fiq0510)
[Baca juga : "Festival Kota Lama Semarang 2026"]
Rangkaian acaranya dijamin keren parah dan penuh makna. Lo bakal ngeliat langsung prosesi sakral pengarakan air yang diambil dari sembilan sumber mata air berbeda, dimulai dari Kawedanan Ciledug sampe ke titik temu Sungai Cijangkelok dan Cisanggarung. Enggak cuma ritual adat aja, festival ini juga dimeriahin sama beragam pertunjukan seni tradisional dan kearifan lokal khas Jawa Barat yang estetik banget buat lo abadiin di sosmed. Jadi, tunggu apa lagi? Langsung set alarm dan agendain bareng circle lo buat meluncur ke Cirebon awal September ini! (Sumber Foto indonesia.travel)
...moreSep/01
TripTrus.Com - Kalau lo lagi nyari agenda liburan yang nggak cuma estetik buat di-story-in tapi juga bermakna, siap-siap karena Festival Way Kambas 2026 di Kabupaten Lampung Timur bakal segera digebyar! Acara tahunan yang super ikonik ini siap menyuguhkan kombinasi pas antara petualangan seru, selebrasi budaya lokal, dan aksi nyata buat kelestarian alam. Buat kita para milenial dan Gen Z yang makin peduli sama isu lingkungan, gelaran ini jelas jadi momen paling tepat buat membuktikan bahwa bersenang-senang dan menjaga bumi itu bisa banget berjalan berdampingan secara harmonis.
View this post on Instagram
A post shared by A Muhaimin Iskandar (@cakiminow)
Nggak tanggung-tanggung, festival ini dirancang buat memanjakan ragam minat lo. Buat lo yang suka tantangan fisik sambil menikmati udara segar, ada agenda fun run dengan rute berlatar alam yang memanjakan mata. Puas berolahraga, lo bisa langsung wisata kuliner buat manja-manjain lidah dengan aneka hidangan khas Lampung yang otentik. Nggak cuma itu, kemeriahan panggung seni tradisional dan deretan bazar UMKM lokal juga siap menyapa. Selain bikin vibes liburan makin terasa hidup, belanja di bazar ini juga jadi bentuk dukungan langsung kita untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.
[Baca juga : "Nyaneut Festival 2026"]
Daya tarik utama yang bikin festival ini makin istimewa tentu saja adalah keberadaan Taman Nasional Way Kambas itu sendiri. Di sini, festival bukan sekadar panggung hiburan biasa, melainkan media edukasi yang mengangkat misi penting: memperkuat kepedulian publik terhadap konservasi Gajah Sumatra yang semakin langka. Melalui serangkaian kegiatan interaktif, gue dan lo bakal diajak buat lebih memahami pentingnya menjaga ruang hidup satwa dilindungi ini agar tetap aman dan lestari di habitat aslinya.
Nah, biar rencana traveling lo berjalan mulus tanpa kendala, ada satu hal penting yang wajib lo perhatikan baik-baik terkait jadwal pelaksanaannya. Mengingat sempat ada beberapa versi informasi tanggal yang beredar—seperti 1 September dan 24 Oktober 2026—sangat disarankan buat lo untuk rajin memantau pengumuman resmi dari pihak penyelenggara atau Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Jangan sampai salah tanggal ya! Yuk, langsung atur cuti, ajak bestie lo, dan persiapkan diri buat merasakan pengalaman seru yang tak terlupakan di Festival Way Kambas 2026! (Sumber Foto @palagansukodano)
...more