shop-triptrus


Okt/08


MesaStila 100 2022

TripTrus.Com - Kamu sudah pernah dengar istilah trail running belum? Beberapa tahun ke belakang, istilah ini populer di kalangan pencinta lari. Berbeda dengan road running atau berlari di medan yang landai, trail running atau lari lintas alam akan menguji pelari di rute yang lebih menantang. Menawarkan keseruan berlari ditemani panorama alam yang luar biasa indahnya, MesaStila 100, sebuah kompetisi trail running di Indonesia, akan kembali diadakan di tahun 2022.        Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh 近藤 文則 (@fuminori323) Tentunya event ini cocok banget masuk daftar kegiatan para pecinta olahraga, apalagi yang mau seru-seruan sembari menikmati keelokan pemandangan asri nusantara. Nah, artikel ini bakal jelasin 5 alasan kenapa kamu harus daftar jadi peserta MesaStila 100 sekarang juga! Tahun 2022 menjadi tahun ke-11 terselenggaranya MesaStila 100, lho! Setahun sebelumnya, event ini sukses menggaet sebanyak 461 partisipan yang di dalamnya terdapat pelari lokal dan mancanegara. Bayangkan, saking antusiasnya, para pelari mancanegara ini datang jauh-jauh dari Australia, Belgium, Brazil, Kanada, Perancis, dan 10 negara lainnya untuk berlari sambil merasakan suasana alam Indonesia. Wah, melihat euforia tahun lalu, event MesaStila 100 yang akan diadakan tanggal 8 hingga 10 Oktober nanti bisa banget nih, kamu manfaatkan buat berkenalan sekaligus memperluas relasi dengan pencinta lari lainnya. Enggak jarang lho, ada peserta yang enggak saling kenal di garis start, tapi jadi dekat ketika capai garis finish lomba lari lintas alam satu ini. Sekali ikutan, kamu bisa nambah kenalan yang punya hobi sama, seru banget kan? [Baca juga : "Ironman 70.3 Lombok"] Ada 5 kategori favorit pada MesaStila 100 yakni, 12 km, 25 km, 50 km, 75 km, dan 120 km. Pilihan berbagai kategori ini bertujuan untuk memberi kebebasan kepada para peserta sesuai dengan kemampuan masing-masing individu untuk berlari. Jadi, kalau kamu pemula dan masih ingin trial and error untuk kompetisi lari lintas alam, rute 12 km dengan tingkat kesulitan moderate mungkin akan cocok untukmu! (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto @rachmatseptiyanto) 
...more

Okt/07


Wayang Jogja Night Carnival

TripTrus.Com - Dinas Pariwisata Kota Jogja akan menyelenggarakan kembali Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #7 sebagai bagian dari rangkaian puncak acara peringatan HUT ke-266 Kota Jogja. Beda dari tahun sebelumnya, untuk tahun ini diselenggarakan secara langsung. Untuk itu perlunya kesiapan yang matang mulai dari konsep, peraga, musik, properti dan kostum agar menjadi acara yang spektakuler. Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko mengatakan gelaran WJNC #7 tanggal 7 Oktober 2022 nanti bertema 'Lokananta Arjuna Anugraha' yang merupakan sebuah perangkat gamelan yang ada dalam cerita pewayangan yang menjadi tema tahun ini.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh BERANDA JOGJA (@berandajogja) "Tema ini menceritakan tentang pewayangan yang muncul dalam dua lakon yaitu pernikahan Arjuna dengan Sembadra dan pernikahan Baladewa dengan Erawati,'' ujarnya saat workshop WJNC #7 di KHAS Malioboro Hotel. Nantinya 14 kemantren akan memeriahkan kegiatan ini dengan tema-tema penokohan sesuai tema seperti Bathara Guru, Bathara Durga, Arjuna dan Bathara Gana/Ganesha, Bathara Supraba dan masih banyak penokohan lainnya. Wahyu menjelaskan untuk kedua kalinya WJNC #7 masuk ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Harapannya ini menjadi event atau ajang promosi pariwisata seni dan budaya tingkat nasional di Indonesia, yang rutin diselenggarakan tiap tahunnya. "Harapannya para sutradara yang ditunjuk di wilayah masing-masing dapat memberikan yang terbaik," ujarnya.  Walaupun penyelenggaraan WJNC #7 dilaksanakan secara langsung namun tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Pihaknya juga berharap kegiatan ini menjadi atraksi yang selalu dinanti oleh warga Yogya, nasional bahkan internasional. ''Kami berharap semoga event unggulan pariwisata WJNC #7 ini menjadi salah satu atraksi yang selalu dinanti oleh wisatawan dan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan khususnya di Kota Jogja," jelasnya. [Baca juga : "Ironman 70.3 Lombok"] Ada 5 kategori favorit pada MesaStila 100 yakni, 12 km, 25 km, 50 km, 75 km, dan 120 km. Pilihan berbagai kategori ini bertujuan untuk memberi kebebasan kepada para peserta sesuai dengan kemampuan masing-masing individu untuk berlari. Jadi, kalau kamu pemula dan masih ingin trial and error untuk kompetisi lari lintas alam, rute 12 km dengan tingkat kesulitan moderate mungkin akan cocok untukmu! (Sumber: Artikel harianjogja.com Foto @invoke.myself) 
...more

Okt/06


Ironman 70.3 Lombok

TripTrus.Com - Siapa yang bermimpi pengin jadi Iron Man? Yuk, wujudkan cita-citamu. Eits, kamu enggak perlu jago akting atau nyari kostum biar tampilanmu mirip seperti Iron Man. Yang perlu kamu lakukan adalah daftar dan ikutan Ironman 70.3 Lombok, sebuah event wisata olahraga yang terdiri dari renang, lari, dan bersepeda.        Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh David Jamieson (@_forrest_grump_) Kalau sukses menyelesaikan triathlon ini dalam durasi yang sudah ditentukan, kamu bakal dapat gelar “Ironman”. Tertantang buat ikutan? Boleh banget, tapi sebelum itu simak dulu serba-serbi Ironman 70.3 Lombok, yuk! Lebih dari sekadar olahraga, Ironman 70.3 Lombok adalah momentum untuk uji kekuatan fisik dan mentalmu. Pasalnya, ini adalah triathlon jarak jauh yang butuh kekuatan, semangat, dan energi yang luar biasa. Total jarak di triathlon ini mencapai 70,3 mil (113 km) yang terdiri dari renang sejauh 1,2 mil (1,9 km), bersepeda 56 mil (90 km), dan lari 13,1 mil (21,1 km). Wah, menantang banget, kan? Enggak heran, nih, kalau Ironman 70.3 sering disebut sebagai event yang melatih diri untuk melampaui batas dan keluar dari zona nyaman. Catat, ya, ini akan dilangsungkan pada 6 sampai 9 Oktober 2022. Namun, pendaftaran bakal ditutup pada 20 September 2022. Ribuan atlet dari berbagai negara sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti ajang ini. [Baca juga : "Keroncong Plesiran"] Selain penasaran dengan jaraknya, kamu pasti pengin tahu medan yang bakal dilalui. Iya, kan? Dimulai dari renang, kamu akan diajak menaklukkan laut yang berada di depan Holiday Resort.  Setelah menikmati keindahan pantai, kamu akan diajak mengayuh sepeda keliling Lombok. Siap-siap, ya, karena rutenya bakal menantang, tetapi pemandangan yang jempolan. Kamu bakal melewati area permukiman di pesisir pantai, perbukitan, kota tua, sampai daerah perkotaan di Lombok. Nah, rute larinya juga enggak kalah menarik! Kamu bisa sambil memanjakan mata melihat panorama di sekitar Bukit Alberto dan Verve Beach Club. (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto @nckydemos) 
...more

Sep/17


Keroncong Plesiran

TripTrus.Com - Keroncong Plesiran berarti bermain keroncong sambil plesiran (Jawa: Plesiran berarti berkunjung di tempat-tempat wisata ). Keroncong Plesiran lahir dari inisiatif sekelompok anak muda Yogyakarta sebagai bentuk pelestarian musik keroncong. Keroncong Plesiran merupakan sebuah pertunjukan musik keroncong yang mengandalkan kebebasan berekspresi dan berimprovisasi, penonton diajak untuk mencicipi sebuah pertunjukan yang menawarkan nuansa refresing dan relaksasi, musik keroncong yang dibawakan merupakan musik keroncong generasi millenial, dengan tema Keroncong Millenial. Festival Keroncong muda ini menghadirkan grub musik keroncong asli, keroncong modern hingga keroncong dengan format orkestra. Vokalis yang dilibatkan sebagai bintang tamu merupakan para vokalis nasional dan lokal.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Indies Darlings (@ykvvknd) Kami bersama Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan juga Dinas Pariwisata DIY membawa pertunjukan musik Keroncong Plesiran ini ke sebuah destinasi wisata baru di wilayah DI Yogyakarta. Konsep lokasi yang dipilih dalam pertunjukan keroncong tak lepas dari konsep 3 A dalam pariwisata ( Amenitas, Aksesibilitas, dan Atraksi). Harapannya selain menjadi bentuk apresiasi dan pelestarian musik keroncong juga dapat meningkatkan pariwisata di Yogyakarta. [Baca juga : "Solo International Performing Arts"] Konsep yang di usung dalam penyelenggaraan ke V ini selain bermakna angka lima juga mempunyai makna singkatan dari “Viable” ( Mampu bertahan hidup ). Keroncong Plesiran membukti membuktikan dalam 2 tahun masa pandemic covid-19 ini mampu menjaga konsistensi dan eksistensi dalam melintasi masa-masa sulit pandemic, dengan melakukan adaptasi konsep pertunjukan. (Sumber: Artikel keroncongplesiran.com Foto @ykvvknd) 
...more

Sep/15


Festival Kota Lama Semarang 2022

TripTrus.Com - Wisata masa lalu enggak melulu bikin pilu karena ada juga yang seru. Enggak percaya? Yuk, buktikan sendiri di Festival Kota Lama Semarang 2022. Kamu bakal diajak nostalgia ke masa lampau, tapi tetap sambil living at the moment alias menikmati masa yang sekarang.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Festival Kota Lama (@festivalkotalama.smg) Caranya adalah dengan jelajah spot wisata, nonton panggung hiburan, kulineran, dan menikmati sederet aktivitas seru lainnya dari tanggal 15 hingga 25 September 2022. Tertarik ikutan, tapi masih belum yakin 100%? Coba cek dulu ulasan di bawah ini. Kamu pasti auto pengin berangkat ke Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, sekarang juga! Suka hunting foto maupun video dengan nuansa bangunan-bangunan bergaya klasik dan kuno? Festival Kota Lama Semarang 2022 adalah event yang sangat tepat untukmu. Pasalnya, perhelatan akbar ini memang akan fokus untuk mengekspos spot-spot unik di Kota Lama Semarang. Ada Metro Point, Gedung Oudetrap, kawasan Jalan Kepodang, Rumah Akar, dan Galeri Industri Kreatif. Masing-masing spot tersebut memiliki detail eksterior dan interior bergaya kolonial yang masih dipertahankan dan dirawat hingga sekarang. Oh iya, sebagian besar bangunan itu usianya sudah ratusan tahun, lho! [Baca juga : "Festival Pinisi 2022"] Ada yang mengatakan kalau first impression itu penting. Karena itulah, Festival Kota Lama Semarang 2022 ingin memberikan impresi yang mengesankan sejak permulaan. Kamu bakal disuguhi pertunjukan tari-tarian dan penampilan orkestra. Pssst, menurut bocoran, seorang violis dari Belanda juga akan turut memeriahkan acara pembukaan di Metro Point. (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto @suwitowito21) 
...more

Sep/14


Festival Lamaholot

TripTrus.Com - Dari sekian banyak upacara adat di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, salah satunya adalah festival budaya Lamaholot. Selama empat hari, Pemkab Flores Timur menggelar festival budaya Lamaholot ini di dua tempat. Festival Lamaholot berlangsung di Desa Bantala, Lewolema pada 11 dan 12 September, serta di Desa Kiwang Ona dan Karing Lamalouk pada 14-15 September 2019.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Ventus Ola Lp (@_bottee) Festival kali ini mengajak kita semua untuk menggali dan menegaskan kembali ikatan kekerabatan dan kesatuan kampung-kampung yang dijaga dengan ritus-ritus dan janji adat sejak zaman lampau. Ritus-ritus pemersatu seperti Um Baja, Seni Lado, Leon Tenada, Hedung, Sole Oha dan syarat lainnya memuat nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan oleh nenek moyang kita. Karena itu nilai-nilai yang ada sudah semestinya dijaga dan dilestarikan kepada generasi selanjutnya Melalui ritus-ritus tersebut, manusia diingatkan bagaimana seharusnya masyarakat bergotong-royong, saling menolong, saling menghargai satu sama lain dan menjunjung silahturahmi. Sekaligus menjaga tradisi sastra lisan berupa petuah yang disampaikan dalam lantunan pantun dalam tarian Sole dengan berbagai ragamnya seperti Oha, Menolu Aho Bele, Kedari, Lili, Lia-Namang dan lain-lain. Festival seni budaya Lamaholot, Flores merepresentasi secara prinsip esensi kelamaholotan yakni Pai taan Tou atau Mari Bersatu. Pemkab Flores Timur memilih Desa Bantala, Lewo Kakang (kampung induk) atau pusat bagi kelompok etnis Lewolema sebagi lokus pembukaan festival Lamaholot. Pemilihan lokasi tersebut bukan tanpa alasan. [Baca juga : "Festival Jelajah Pesona Kelabba Madja"] Lewolema adalah etnis yang cukup tua di Lamaholot yang masih memiliki warisan budaya asli, seperti ritual-ritual, atraksi-atraksi seni budaya. Pada suatu masa, kebudayaan Lewolema diberangus dalam tanda petik oleh Pemerintah dan Gereja akibat situasi politik paska G-30 S PKI. Festival ini berusaha mengangkat kembali warisan budaya yang sudah mulai punah. Dan menguatkan kembali rekatan sosial antar lewo dalam etnis Lewolema.  (Sumber: Artikel mediaindonesia.com Foto  @newstitian ) 
...more

Sep/14


Wolobobo Ngada Festival 2022

TripTrus.Com - Labuan Bajo, Pulau Komodo, Pink Beach dan berbagai destinasi wisata spektakuler yang Flores punya memang juara. Namun, kamu sudah tahu belum soal eksistensi kampung adat di Kabupaten Ngada yang masih sangat kental dengan beragam tradisi kearifan lokalnya? Kalau kamu tertarik buat mendalami adat yang ada di Pulau Flores, kamu pasti akan dibuat jatuh cinta dengan rupa-rupa keajaiban seni yang Kabupaten Ngada punya melalui sebuah pagelaran bertajuk Wolobobo Ngada Festival (WNF) 2022! Serunya, event ini akan berlangsung lama, yakni mulai dari tanggal 14 - 24 September 2022. Mau tahu rangkaian acaranya? Simak bocoran selengkapnya di sini, ya!       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Kemenag Kabupaten Ngada (@kemenagkabngada) 1. Berjalan kaki di alam bebas sambil menikmati kekayaan seni Wolobobo? I’m in! Pencinta sport tourism, mana suaranya? Acara WNF 2022 #DiIndonesiaAja bakal memuaskan siapa pun yang ingin menikmati keindahan alam Wolobobo dengan berjalan kaki dalam rangkaian kegiatan Wolobobo Mountain Walk dan Ngada Culture Walk. Bahkan, ada juga Culture Camp yang semuanya bisa kamu ikuti mulai dari tanggal 14 hingga 16 September mendatang. Kapan lagi bisa berjalan kaki di alam bebas kawasan Bukit Wolobobo sekaligus menyaksikan atraksi kuda, melihat aktivitas masyarakat kampung adat lebih dekat, hingga menyusuri hutan bambu yang fotogenik? Yakin deh yang seru all in one kayak gini sih, cuma ada di WNF 2022 aja! 2. Bakal ada 2022 orang pawai pakai Kain Tenun Ngada yang melegenda! Sejak dulu, masyarakat Kabupaten Ngada terus memelihara salah satu warisan nenek moyangnya, yakni Tenun Ngada. Berkat ciri khas dan motifnya yang filosofis abis, eksistensi terkait kain tenun  Ngada ini sudah terkenal bahkan dicari sama masyarakat dunia. Nah pada 17 September 2022 nanti. dengan penuh rasa bangga, sebanyak 2022 orang bakal berjalan kaki bersama-sama menggunakan kain ini, lho. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan rasa terima kasih kepada Tuhan dan para leluhur masyarakat Kabupaten Ngada. 3. Jajal sensasi ngopi yang berbeda di agenda Bajawa Coffiesta Jagoannya Flores, si kopi Bajawa. Sebab sudah tersohor sampai mancanegara, eksistensi biji kopi ini enggak perlu diraguin lagi kualitasnya. Karakteristik kopinya yang unik, buat siapa pun melirik. Itulah mengapa di WNF 2022 juga bakal ada pesta kopi Bajawa pada tanggal 17 - 20 September 2022. Pada 18 September nanti, kamu punya kesempatan untuk ngobrol bersama petani kopi Wolobobo secara langsung di kebun kopi milik mereka. Jadi sambil sharing ilmu, kamu juga bisa melihat awal mula keunikan citarasa Kopi Bajawa. Selain itu, dalam rangkaian Bajawa Coffiesta ini pun ada workshop dan pameran kopi-nya, lho. 4. Tengok keeratan hubungan masyarakat Ngada dan Bambu di Pekan Bambu Ngada Bagi masyarakat Ngada, bambu lebih dari sebuah tanaman. Hubungan mereka dengan bambu sangat erat, yang bisa dilihat dari perabotan rumah tangga tradisional, kandang ternak, hingga arsitektur tiap sudut rumah yang didominasi bambu. Jadi enggak aneh kalau di WNF 2022 juga bakal ada Pekan Bambu Ngada pada tanggal 18 - 24 September 2022, yang bakal diisi dengan tour ‘Pasar Bambu Turetogo’, sesi bincang interaktif dan kompetisi fotografi dengan tema ‘Bambu untuk Rakyat’ yang masih bisa kamu ikuti, lho. Ketahui informasi lengkapnya pada media sosial WNF 2022, ya! 5. Jangan lewatkan juga Bombardom Concert serta bawa pulang oleh-oleh dari Bajawa Art Market! Dengan cara ditiup, harmonisasi bunyi dari Bombardom yang merupakan alat musik tradisional Flores ini, pada tahun 2015 sukses cetak rekor kelas dunia, lho! Jadi penasaran dengan bagaimana bunyinya? Jangan kelewatan Bombardom dan Neo Traditional Concert di WNF 2022 yang akan diadakan pada tanggal 17 September 2022. Terus, sebagai kenang-kenangan pernah menjadi salah satu yang meramaikan event kesenian kebanggaan masyarakat Ngada ini, kamu juga bisa lho membawa pulang hasil kerajinan tangan mereka di Bajawa Art Market dari tanggal 17 hingga 24 September 2022. Pastinya super unik dan cuma ada di WNF 2022 aja! 6. Sebelum pulang, mampir ke Mata Air Panas Malanage dulu! Selama 11 hari kamu sudah disuguhi keindahan alam dan kekayaan seni budaya masyarakat Ngada dan sekitarnya. Biar pikiranmu makin rileks, kamu harus coba salah satu keajaiban lainnya yang tidak jauh dari Kampung Bena, yakni Mata Air Panas Malanage! Uniknya, sumber mata air ini bukanlah buatan manusia, tapi air yang mengalir benar-benar hangat secara alami. Bahkan, asapnya bisa dilihat secara kasatmata. Nah usut punya usut, katanya sungai ini merupakan pertemuan arus panas dari Wae Bana Malanage dengan suhu mencapai 96 derajat celcius dan air dingin yang berasal dari air terjun Wae Roa. Jadi itulah mengapa, air di Malanage cenderung bersuhu hangat. [Baca juga : "Jakarta Internasional Photo Festival 2022"] Wah, kamu sudah ditunggu masyarakat Ngada di Wolobobo Ngada Festival (WNF) 2022, nih. Jadi, kapan mau berangkat? Sebelumnya, pastikan dulu ya kalau vaksinasimu lengkap. Jangan lupa juga untuk memastikan protokol kesehatan selalu terjaga di mana pun kamu berada. (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto @kemenagkabngada) 
...more

Sep/14


Festival Pinisi 2022

TripTrus.Com - Berwisata naik pinisi makin hari makin digandrungi. Kamu sendiri sudah pernah nyobain belum? Biar enggak ketinggalan hype, ayo langsung meluncur ke tanah lahirnya kapal pinisi dan ikut jadi bagian dari Festival Pinisi 2022 di Bulukumba, Sulawesi Selatan. Selain naik kapal kayu legendaris ini, kamu bisa sekalian nonton ritual budaya yang unik plus kenalan dengan ragam kearifan lokal lainnya. Yuk, bersiap karena event ini akan diadakan pada 14 hingga 17 September 2022 mendatang. Detail keseruan dan pengalaman yang bisa kamu rasakan ada di ulasan berikut ini.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Pesona Indonesia (@pesona.indonesia) 1 | Wow, bakal ada parade perahu katinting dan pinisi di tengah lautan! Parade biasanya dilakukan di jalan raya atau di daratan. Namun, Festival Pinisi 2022 menawarkan pengalaman yang beda. Kamu diajak untuk menikmati iring-iringin perahu tradisional khas Sulawesi, yakni pinisi dan katinting.  Wah, pasti bakal jadi pemandangan yang unik saat warna-warni layar puluhan kapal berjajar melintasi perairan! Lebih dari sekadar melihat, kamu juga bisa menjajal sensasi menjelajahi lautan dengan kapal tradisional. Jadi, ayo manfaatkan tawaran ini! 2 | Kamu bisa melihat ragam ritual budaya dalam membuat pinisi Bagi masyarakat Bulukumba, pembuatan kapal pinisi bak melahirkan seorang anak dan enggak dilakukan sembarangan, lho. Ada rentetan ritual yang harus dijalani. Dimulai dari ritual permohonan kelancaran dalam pembuatan kapal, permintaan keselamatan dan berkah, hingga proses mendorong perahu yang sudah jadi ke perairan sebelum akhirnya mengarungi lautan lepas. Beruntungnya, Festival Pinisi 2022  memberi kesempatan untuk kamu bisa menyaksikan seremoni yang sudah turun-temurun ini. Catat ya, ritual akan diadakan di Tana Beru yang merupakan sentra pembuatan perahu pinisi. 3 | Pentas musik dan tari bakal bikin kamu makin kenal dengan pesona tersembunyi Bulukumba Mengangkat tema “Pariwisata Bangkit, Ekonomi Pulih, Masyarakat Sejahtera”, Festival Pinisi 2022 akan mengekspos semua potensi Bulukumba, termasuk kesenian tradisionalnya. Sudah ada panggung yang disiapkan sebagai tempat seniman dan sanggar lokal unjuk kebolehan. Mereka akan menari dan mementaskan musik tradisional yang mungkin belum pernah kamu saksikan sebelumnya. Band-band lokal juga siap ngajakin kamu berdendang dan bergoyang. Pssst, festival ini juga bakal menggelar pesta kembang api. Dengan segala daya tarik tersebut, semoga aja pelaksanaan event budaya ini bisa jadi momentum bangkitnya pariwisata dan ekonomi, ya! 4| Event budaya ini juga akan mengajak kamu melakukan aksi konservasi Selain budaya dan tradisi, alam juga harus tetap lestari. Oleh karena itu, Festival Pinisi 2022 menyiapkan agenda khusus supaya kamu bisa ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ada dua kegiatan sekaligus, yaitu pelepasan tukik atau anak penyu dan penanaman pohon bitti yang merupakan bahan untuk membuat kapal pinisi. 5 | Ayo adu keterampilan dengan ikutan berbagai perlombaan di Festival Pinisi 2022 Kamu jago bikin desain? Coba daftarkan karyamu di Lomba Desain Cendera Mata Khas Bulukumba. Buat yang jago masak-memasak, ada Lomba Kuliner Khas Bulukumba. Satu lagi lomba yang akan menyemarakkan Festival Pinisi, yakni Lomba Merakit Miniatur Perahu Pinisi. Oh iya, gelaran akbar yang terselenggara berkat kolaborasi antara Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bulukumba dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini juga akan mengadakan Bira Sunset Run. Asyik, nih, bisa lari tepi pantai sambil memandangi langit senja. 6 | Kamu bisa menikmati festival budaya sembari mengeksplorasi kecantikan alam Bulukumba Festival budaya yang mengajak penonton menjelajahi wisata alam, begitulah gambaran lain tentang Festival Pinisi ke-12. Pasalnya, rangkaian acara pada gelaran akbar ini akan diadakan di beberapa lokasi wisata. Mulai dari Tana Beru, Teras Bira Titik Nol Sulawesi, hingga kawasan wisata Tanjung Bira, semua akan ditampilkan. [Baca juga : "Wolobobo Ngada Festival 2022"] Nah, di kawasan wisata Tanjung Bira sendiri, ada deretan pantai yang siap bikin kamu terpana. Berikut adalah dua di antaranya.     ●   Menginap di Pantai Kaluku Selain hamparan pasir putih dan jernihnya air laut, pemandangan di Pantai Kaluku disempurnakan dengan deretan pohon kelapa. Kalau merasa betah di sini dan belum pengin pulang, kamu bisa bermalam di penginapan yang ada di dekat pantai atau membangun tenda sendiri.     ●   Menyambangi hidden gem-nya Bulukumba, Pantai Kasuso Pemburu surga tersembunyi, ada satu destinasi yang menantimu! Namanya Pantai Kasuso. Nah, yang jadi ciri khas dari spot ini adalah bentangan batu karangnya yang tampak unik untuk latar belakang berfoto. (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto @ayokebulukumba) 
...more

Sep/09


Festival Jelajah Pesona Kelabba Madja

TripTrus.Com - Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua (Sarai) akan menggelar Festival Jelajah Pesona Kelabba Madja pada 9-12 September 2022. Rencana awalnya, festival ini digelar Juli mendatang, namun karena Juli merupakan bulan trauma bagi orang Sabu atas peristiwa tenggelamnya kapal Tenggiri pada 27 Juli 1965 yang menewaskan banyak warga Sabu, jadi ditunda ke September.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh davidson rohi hunga (@davidsonrohi) Festival Jelajah Pesona Kelabba Madja sebagai event untuk memotivasi masyarakat agar tidak menunggu lengkap dulu baru melakukan sesuatu. [Baca juga : "Festival 3 Gunung"] Festival jelajah Kelabba Madja , akan diawali dengan kunjungan ke pesona wisata lain yang dimiliki Sabu Raijua, lalu puncaknya ke Kelabba Madja yang menyimpan keindahan yang luar biasa dengan batu warnanya. batu warna itu akan lebih indah ketika kena matahari pada pukul 15.00 Wita. Setiap titik kunjungan akan disuguhkan atraksi seni budaya, termasuk peiu manu (sabung ayam adat) yang menggunakan pisau, tapi tidak ada perjudian atau taruhan. Kaki ayam saat disabung, agar manusia tidak boleh baku bunuh tapi diganti dengan ayam biarkan berdarah hingga mati. (Sumber: Artikel tribunnews.com Foto  @arnols.riscky ) 
...more

ButikTrip.com
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Gunung Raung
30 Sep - 02 Oct 2022
Open Trip Dieng Plataeu
30 Sep - 02 Oct 2022
Open Trip Ujung Kulon
30 Sep - 02 Oct 2022
Open Trip Pulau Pahawang
30 Sep - 02 Oct 2022
Open Trip Dieng Plateau
30 Sep - 02 Oct 2022
×

...