Tarian ini merupakan salah satu tarian khas suku Batak Karo. Biasanya tarian ini dipertunjukkan untuk menyambut para tamu kehormatan dalam sebuah acara. Inilah tarian piso surit, salah satu tarian yang menjadi kekayaan budaya nusantara.
Tari piso surit adalah sebuah tari yang menggambarkan seorang gadis yang sedang menantikan kedatangan sang kekasih. Penantian ini digambarkan sangat lama dan menyedihkan serta digambarkan bagaikan seekor burung piso surit yang sedang memanggil-manggil.
Dalam bahasa Batak Karo sendiri, piso memiliki arti pisau. Arti ini membuat banyak masyarakat mengira piso surit merupakan nama sejenis pisau khas yang dimiliki orang Batak Karo. Namun sebenarnya, piso surit adalah sejenis burung yang suka bernyanyi.
Dalam tarian ini, penari yang terdiri dari beberapa gadis melakukan gerakan tarian yang lemah gemulai. Gerakan-gerakan ini seperti menggambarkan seorang gadis yang bersedih menantikan kekasihnya.
Dalam tarian ini, penari melakukan gerakan-gerakan naik turun sambil sesekali melentikan jari jemarinya. Dalam satu gerakan digambarkan mereka saling berhadap-hadapan dengan diiringi lagu piso surit yang diciptakan oleh seorang komponis yang berasal dari Batak Karo bernama Djaga Depari.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Ibarat gula tanpa garam, liburan tak sekalian jelajah kuliner terasa kurang. Apalagi jika kulinernya nikmat dan susah ditemukan di tempat lain. Seperti di Cianjur yang memiliki kuliner unik dan tak mudah ditemukan di tempat lain. Beberapa di antaranya juga menjadi oleh-oleh yang diincar banyak wisatawan. Lalu, apa saja kuliner khas Cianjur yang unik dengan rasa menggigit ini? Yuk, simak daftarnya.
1. Tauco Cap Meong
Tauco cap meong #tauco #taucocapmeong #cianjur #food #traditional
A post shared by Cynthia.Vienna (@viennathepooh) onSep 30, 2016 at 7:57pm PDT
Liburan ke Cianjur, terasa kurang jika belum mampir ke Toko Tauco Cap Meong. Tempat ini memang tidak menyediakan menu makanan siap saji. Namun, ada sebotol tauco atau bumbu dari kedelai yang siap dibawa pulang. Kemasannya juga beragam, dari botol kecil hingga ukuran besar. Meski banyak sekali bumbu cepat saji yang lebih kekinian, tauco ini tetap bertahan. Bahkan difavoritkan karena rasanya tak berubah. Hal ini tidak lain karena proses memasaknya yang tak pernah berubah sejak pertama dibuat di tahun 1880-an.
2. Geco
Asiknya makan GECO, makanan khas Cianjur yg diminati berbagai kalangan. Yu makan GECO, mumpung masih weekend. Seperti apa rasanya... Simak videonya di channel youtube cianjur on "GECO MAKANAN KHAS CIANJUR BELINYA NGANTRI" #geco #gecocianjur #tauco #taucocianjur #cianjuron #cianjuronesia #cianjurnyakitakita #makanankhascianjur #makanankhasnusantara #makanantradisional #makananjadul #oleh-olehcianjur #makanandicianjur #kulinercianjur #makananorangcianjur #katuanganurangcianjur
A post shared by infocipunjur (@infocipunjur) onMar 17, 2018 at 8:30pm PDT
Jika tak sabar untuk menikmati tauco khas Cianjur di rumah, cobalah menyantap geco. Makanan ini terdiri dari tauco, tauge segar yang direbus setengah matang, ketupat, kentang potong, telur rebus potong, serta mie aci yang terbuat dari kanji. Tak hanya itu, ada tambahan cuka lahang (fermentasi pohon enau), kecap manis serta sambal agar rasanya semakin spesial. Penjual geco kini tak sebanyak zaman dulu. Bahkan, bisa dihitung yang masih bertahan. Jika bisa menemukan penjualnya, kamu pasti beruntung sekali.
[Baca juga : Candra Naya, Cagar Budaya Yang Terhimpit Gedung Pencakar Langit]
3. Moci Cianjur
#mochi #moci #mochicianjur #mocicianjur #kuliner #kulinercianjur #kulinerlegendaris #kulinerlegendariscianjur #oleholehcianjur #vanilla #manisanmuliasari #tokomanisanmuliasari
A post shared by Limited Edition 'kuliner' (@kulinerlimitededition) onJun 17, 2018 at 8:26pm PDT
Siapa yang tak doyan dengan mochi. Jajanan asal Jepang ini memiliki tekstur kenyal serta lembut yang bikin lidah tak berhenti bergoyang. Di Cianjur sendiri, ternyata juga ada mochi. Tak jauh beda dengan lainnya, camilan ini berisikan kacang tanah manis yang ditumbuk. Selain itu, ada varian lain yang tak kalah menggoda. Kamu pun juga bisa menikmati es mochi, paduan jajanan kenyal dengan es. Rasanya tak perlu diragukan lagi.
4. Roti Manis Tan Keng Cu
#tankengcu #rotitankengcu #roti #bread #kuliner #kulinercianjur #kulinerlegendaris #kulinerlegendariscianjur
A post shared by Limited Edition 'kuliner' (@kulinerlimitededition) onDec 24, 2017 at 1:35am PST
Selain toko Tauco Cap Meong, ternyata Cianjur juga memiliki toko roti legendaris. Namanya Roti Manis Tan Keng Cu. Berdiri sejak tahun 1926, toko ini menyediakan aneka roti empuk dengan cita rasa gurih. Tidak hanya soal rasanya yang enak, roti inni juga terkenal murah. Tak heran, hampir seabad masih tetap dicintai oleh warga Cianjur.
Nah, itulah kuliner khas Cianjur yang tak hanya bisa dimakan di tempat tapi juga dijadikan oleh-oleh. Jadi, kapan nih liburan ke Cianjur? (Sumber: Artikel travelingyuk.com, Foto flickr.com)
...moreTripTrus.Com - Membahas destinasi wisata terbaik di Kepulauan Riau tidak akan ada habisnya. Salah satu wisata terbaik yang ada di Kepulauan Riau adalah Pulau Bawah. Dari unggahan Instagram Ninjarod, Selasa (29/12/2020), Pulau Bawah merupakan pulau tersembunyi yang belum banyak diketahui orang Indonesia, tetapi namanya sudah terkenal di luar negeri.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Nadya Capricorina (@neadyea)
Hal ini terbukti dari kunjungan wisatawan yang semakin hari semakin banyak datang ke Pulau Bawah yang disebut sebagai surga bagi turis asing, karena ekosistem dan habitatnya masih asli seperti zaman dulu. Pulau dengan luas 300 hektare tersebut berada di jantung Pulau Anambas, Kepulauan Riau dan hanya bisa diakses melalui jalur laut atau pesawat terbang yang bisa mendarat di laut. Dari Bandara Batam, membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 70 menit perjalanan.
Pulau Bawah memiliki tiga laguna dengan air yang bening hingga 13 pantai dengan pasir putih yang lembut. Menariknya, wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bawah dibatasi maksimal 70 orang untuk menjaga ekosistem yang ada. Ada banyak kegiatan menarik yang bisa dilakukan di Pulau Bawah. Wisatawan bisa menjajal olahraga air hingga trekking ke hutan melihat satwa liar di habitat aslinya. Apalagi Pulau Bawah punya 13 pantai perawan yang indah.
[Baca juga : "Pelaku Usaha Wisata Minta Pariwisata Bali Dibuka Akhir Juli 2021"]
Harga yang ditawarkan cukup fantastis, yakni sekitar Rp30 juta. Namun, harga tersebut sebanding dengan fasilitas yang ditawarkan seperti pemandangan alam dan bawah air yang menakjubkan. Jika pengunjung ingin menginap, ada sejumlah villa yang menawarkan fasilitas menginap.
Hanya saja, biaya menyewa villa di Pulau Bawah sangat mahal yakni 1.800 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp24 juta per kamar dan satu malam. (Sumber: Artikel inews.id Foto @elviraputriayu)
...moreTripTrus.Com - Bro-sis traveler, lo lagi pengen liburan yang beda, anti-mainstream, tapi tetep nggak jauh dari Jakarta? Tenang aja, Banten punya deretan pulau kece yang wajib banget lo jelajahi. Dari Pulau Dua yang jadi surga burung migran, Pulau Tiga yang Instagramable banget, sampai Pulau Tunda yang masih alami dan sepi, semua bakal bikin feed IG lo makin hype. Nggak cuma sekadar liburan, bro-sis, tapi pengalaman alam yang bikin hati adem dan pikiran fresh. Jadi, siapin kamera, sunscreen, dan temen-temen lo, karena pulau-pulau ini bakal bikin lo betah berlama-lama!
1. Pulau Dua: Surga Burung Migran & Cagar Alam Kekinian
View this post on Instagram
A post shared by Viriya Singgih (@viriyasinggih)
Bro-sis, Pulau Dua tuh bener-bener unik! Lokasinya di Teluk Banten, Desa Sawah Luhur, Kota Serang, jadi rumah lebih dari 100 jenis burung migran dari Asia, Australia, bahkan Afrika. Lo bisa dateng Maret-Agustus buat liat atraksi burungnya yang super keren. Selain buat foto-foto kece, pulau ini juga jadi penahan abrasi dan gelombang tsunami. Vegetasinya masih asli, ada pepohonan hijau, satwa liar, sama pantai alami. Jadi, sambil liburan, lo bisa belajar soal ekosistem burung yang unik. Jangan cuma lewat, nikmati tiap sudutnya karena scenery-nya bikin mata refreshing abis!
2. Pulau Tiga & Pamujan Besar: Spot Foto & Aktivitas Seru
Pulau Tiga alias Pulau Pamujan Besar cuma sekitar 37,5 km dari Serang, bro-sis, dan bisa dicapai 1 jam naik kapal dari Pelabuhan Karangantu. Sesampainya di sana, lo bakal disambut jembatan kayu estetik, saung minimalis, sama air laut super bening. Cocok banget buat selfie, OOTD, atau chill vibes tropis. Banyak aktivitas seru kayak snorkeling, banana boat, atau nongkrong di jembatan cinta yang hits. Medannya banyak karang, jadi alas kaki nyaman wajib, bro-sis. Dijamin liburan lo penuh momen seru dan pengalaman nggak bakal terlupakan!
3. Pulau Tunda: Surga Tersembunyi & Destinasi Anti-Mainstream
Bro-sis, Pulau Tunda nggak kalah kece! Pulau kecil di Laut Jawa ini letaknya utara Teluk Banten, luasnya sekitar 300 hektare, dihuni sekitar 3.000 jiwa. Lo bisa snorkeling, diving, susur pantai, jungle trekking, bahkan ikut program konservasi mangrove dan terumbu karang. Suasananya tenang banget, cocok buat lo yang pengen jauh dari keramaian. Homestay lokal ada, tapi listrik terbatas cuma jam 6-10 malam. Jadi siapin perlengkapan, kamera, dan power bank cadangan, bro-sis, biar liburan makin nyaman!
4. Pulau Panjang: Santai & Instagramable
Pulau Panjang cocok banget buat lo yang pengen liburan santai tapi tetap fotoable. Pantainya masih alami, pasir putih lembut, sama air yang jernih banget. Lo bisa sekadar jalan santai sambil nikmatin sunset, atau snorkeling di spot-spot terumbu karang. Pulau ini juga sepi, jadi cocok buat lo yang pengen me time atau quality time bareng temen-temen. Dijamin vibesnya chill dan bikin lo betah berlama-lama di pulau ini, bro-sis!
[Baca juga : "Jelajah Pulau-Pulau Kece Di Kepulauan Seribu: Snorkeling, Sunset & Island Hopping Kekinian!"]
5. Pulau Lima: Surga Alam & Spot Selfie
Pulau Lima punya vibe tropis yang bikin feed IG lo makin kece. Vegetasi hijau dan pantai bersih jadi spot selfie yang wajib. Lo bisa camping, piknik santai, atau sekadar jalan-jalan keliling pulau. Selain itu, pulau ini juga punya spot snorkeling yang oke buat liat ikan-ikan warna-warni. Buat lo yang suka eksplor alam tapi tetep pengen vibe santai, Pulau Lima tuh pilihan pas banget, bro-sis!
6. Pulau Sangiang: Eksplor Alam & Petualangan Seru
Pulau Sangiang masih alami banget, bro-sis. Di sini lo bisa trekking keliling hutan kecil, main di pantai sepi, atau snorkeling di perairan jernihnya. Pulau ini cocok buat lo yang suka adventure dan pengen liburan beda dari yang lain. Bawa alas kaki nyaman, kamera, dan semangat jelajah, karena tiap sudut pulau ini punya pemandangan yang Instagramable abis dan pastinya bikin pengalaman liburan lo makin epic.
7. Pulau Pamujan Kecil & Besar: Kombinasi Kece & Aktivitas Seru
Selain Pulau Tiga (Pamujan Besar), ada juga Pamujan Kecil yang nggak kalah menarik. Lo bisa hopping antar pulau, snorkeling, atau sekadar duduk santai di pantai berpasir putih. Pamujan Kecil lebih sepi, cocok buat me time, sementara Pamujan Besar punya semua spot foto kece dan fasilitas minimalis yang bikin liburan lo gampang dan seru. Gabungin keduanya, lo bakal dapet pengalaman liburan yang lengkap, bro-sis!
8. Pulau Kalih: Hidden Gem yang Instagramable
Pulau Kalih masih jarang dikunjungi, tapi punya potensi wisata yang keren. Pantainya bersih, air jernih, dan spot sunset-nya bikin mata lo adem. Lo bisa snorkeling atau sekadar foto-foto dengan background alam yang natural banget. Cocok buat lo yang pengen jauh dari keramaian tapi tetap pengen vibe tropis ala pulau. Ini destinasi yang pas buat lo yang pengen liburan anti-mainstream, bro-sis!
Tips Liburan Kece ke Pulau-Pulau Banten
Transportasi: Sewa kapal dari Pelabuhan Karangantu buat ke semua pulau.
Waktu Terbaik: Pulau Dua, Maret-Agustus; Pulau Tunda saat musim kemarau.
Perlengkapan: Sunscreen, topi, alas kaki nyaman, kamera wajib, power bank cadangan.
Aktivitas: Snorkeling, diving, foto OOTD, camping, atau ikut program konservasi.
Ikutin tips ini dijamin liburan lo aman, seru, dan tetap kece abis!
Bro-sis traveler, dari Pulau Dua yang jadi surga burung migran, Pulau Tiga & Pamujan Besar yang penuh spot foto dan aktivitas seru, Pulau Tunda yang sepi dan alami, sampai Pulau Panjang, Lima, Sangiang, dan Kalih yang hidden gem banget, semua pulau ini wajib masuk bucket list lo. Jadi siapin temen, kamera, dan semangat jelajah keindahan pulau-pulau Banten yang masih alami ini. Dijamin liburan lo bakal epic, beda dari yang lain, dan feed IG lo makin hype, bro-sis! (Sumber Foto @aychoty)
...moreTripTrus.Com - Memasuki tahun 2018, Banyuwangi merilis 'Top 77 Calender of Event Banyuwangi Indonesia Festival 2018’ di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata (Kemenpar).
Udah check long weekend di tahun 2018 ??! γ» γ» #banyuwangi #majesticbanyuwangi #sunriseofjava #wonderfulindonesia #pesonaindonesia #indonesia #tourism #travel #destination #banyuwangifestival #banyuwangiethnocarnival #tourdeijen #gandrungsewu
A post shared by RickhadPradana #RP (@uncleicad) onFeb 1, 2018 at 4:01am PST
Berbagai acara tersebut akan menjadi wisata atraktif yang mengeksplorasi seni budaya, keindahan alam, olahraga hingga beragam potensi daerah yang bisa jadi pilihan menarik untuk wisatawan. Calender of Event tersebut dilaunching langsung oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.
Menpar mengapresiasi konsistensi Banyuwangi yang aktif mengemas acara dalam rangka mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi, tiap tahunnya.
"Banyuwangi jadi kota kecil yang diambil paling banyak event-nya buat jadi 100 event terbaik Indonesia. Dua masuk top 100, dan satu masuk top 10 yaitu Banyuwang Etno Carnival," tuturnya saat pidato pembukaan acara.
Anas mengatakan 77 acara tersebut diharapkan akan mendongkrak kunjungan pariwisata di Kota Banyuwangi. Selain itu juga untuk mendukung program Kemenpar Visit Indonesia Wonderfull Indonesia, dengan target 17 juta wisatawan mancanegara di 2018.
Menurutnya agenda Banyuwangi Festival yang telah digelar rutin sejak 2012 bisa menjadi panduan bagi wisatawan yang ingin menikmati beragam potensi wisata Banyuwangi.
”Banyuwangi Festival kami yakini sebagai cara ampuh untuk meningkatkan awareness orang pada Banyuwangi. Dan sudah terbukti, banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara menikmati aneka atraksi wisata di Banyuwangi Festival,” kata Anas.
Ia juga menambahkan, Banyuwangi Festival tahun ini lebih istimewa dengan berbagai atraksi wisata baru berbasis potensi dan kearifan lokal.
Atraksi primadona wisatawan juga bakal dikemas lebih menarik, seperti Festival Banyuwangi Kuliner dan Art Week (12-15 April), Jazz Pantai Banyuwangi, (12-13 Mei), Banyuwangi Ethno Carnival (29 Juli), Ijen Summer Jazz (22 September), dan Festival Gandrung Sewu (20 Oktober).
Sejumlah atraksi baru dihadirkan, seperti Festival Tahu-Tempe (9-13 Februari) untuk memperkenalkan kampung pembuatan tahu dan tempe di Banyuwangi dan Festival Imlek yang akan menampilkan tradisi khas warga Tionghoa (17 Maret).
Selain itu, ada Festival Karya Tari (31 Maret), Fishing Festival (7 April), Festival Cokelat (12 Mei), dan Festival Kuntulan (3-6 Oktober).
”Atraksi-atraksi baru kami harapkan semakin memperkaya dan memperkuat posisi Banyuwangi dalam peta persaingan pariwisata. Seperti Fishing Festival, akan kami padukan dengan paket-paket wisata memancing yang kini sedang tren. Juga Festival Cokelat untuk mengangkat kakao kami yang sudah rutin diekspor ke berbagai negara,” kata Anas.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata MY Bramuda menambahkan, pendekatan sport tourism tetap mewarnai pergelaran Banyuwangi Festival 2018. Mulai dari Banyuwangi Underwater Festival (4-6 April), International Ijen Green Run (8 April), Banyuwangi International BMX (30 Juni), dan Tour de Ijen (26-29 September).
”Khusus sport tourism ini memang kami mengambil pasar yang sangat segmented, tak banyak tergarap daerah lain. Secara konsisten ini mulai membuahkan hasil, di mana komunitas-komunitas BMX se-Indonesia, misalnya, rutin berlatih di Banyuwangi karena kami punya sirkut berstandar internasional,” ujarnya di sela acara Bramuda.
Ada juga berbagai atraksi fesyen, seperti Green and Recycle Fashion Week (24 Maret), Banyuwangi Fashion Festival (14 Juli), Banyuwangi Batik Festival (17 November), dan Festival Kebaya (5 Desember). “Kini aja juga festival untuk menumbuhkan empati sosial masyarakat seperti Festival Anak Berkebutuhan Khusus (10 Februari) dan Festival Anak Yatim (13-15 September),” tutup Bramuda. (Sumber: Artikel kompas.com, Foto flickr.com/miftaharjo)
...moreTripTrus.Com - Terdapat beberapa teori tentang kapan tepatnya Islam masuk ke Nusantara. Ada yang mengatakan bahwa Islam datang dari Gujarat bersama pedagang India muslim pada abad ke-13 M, ada yang mengatakan Islam datang oleh pedagang Arab dari Timur Tengah pada abad ke-7 M, serta yang terakhir mengatakan bahwa Islam datang dari pedagang asal Persia pada sekitar abad ke-13 M.
Wisata religi Banten banyak diminati oleh pengunjung baik lokal maupun luar daerah. Misalnya kawasan Banten Lama yang merupakan ibu kota Kesultanan Banten, di utara Banten ini peninggalan Islam sangat lekat.
Tidak hanya di Banten Lama, beberapa masjid yang dahulu menjadi pusat penyebaran Islam masih dapat dikunjungi bahkan masih dipergunakan untuk beribadah. Berikut 5 masjid tua bersejarah di Banten yang bisa menjadi pengingat dan bahan pelajaran generasi saat ini.
1. Masjid Agung Kasunyatan
View this post on Instagram
A post shared by Dindin Hasanudin (@dindinhasanudin) onMay 17, 2018 at 8:24am PDT
Masjid Kasunyatan terletak di Jl. Raya Pelabuhan Karangantu, Kampung Kasunyatan, Kel. Kasunyatan, Kec. Kasemen, Kota Serang. Dari beberapa hasil penelitian, Masjid Kasunyatan diperkirakan berdiri antara tahun 1552 sampai 1570, yakni pada masa pemerintahan Maulana Yusuf, dimana tokoh masyarakat (ulama) yang sangat berperan pada masa itu adalah Syekh Abdul Syukur. Kompleks Masjid Kasunyatan ini berada di atas tanah seluas kurang lebih 2544 m2.
Pemberian nama Kasunyatan tidak terlepas dari latar belakang sejarah kampung yang merupakan tempat tinggal para alim ulama. Keberadaan Desa dan Masjid Kasunyatan tidak lepas dengan sejarah Banten, terutama pada masa pemerintah Maulana Muhammad. Dikisahkan bahwa untuk menunjukkan rasa hormatnya kepada sang guru yang bernama Kyai Dukuh, ia memberi gelar kepada sang guru, Pangeran Kasunyatan.
2. Masjid Cikoneng Anyer (Daarul Falah)
Masjid Cikoneng terletak di Jl. Raya Anyer, Kampung Cikoneng, Kec. Anyer, Kab. Serang. Masjid merupakan masjid kuno peninggalan jaman Belanda, didirikan sekitar abad ke-16 akhir atay awal abad ke-17. Masjid ini sebenarnya bernama Masjid Darul Falah, tetapi masyarakat setempat lebih mengenalnya sebagai Masjid Cikoneng, sesuai dengan nama kampungnya.
Masjid ini dibangun oleh masyarakat Lampung yang ada di Anyer. Masyarakat sekitar masjid meyakini bahwa pendirian masjid berhubungan dengan utusan dari Kerajaan Tulang Bawang, Lampung yang menyebarkan Islam di Banten. Komunitas mayarakat Lampung sudah berkembang di Cikoneng sejak abad ke-16. Pada masa itu, Kesultanan Banten dipimpin oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570). Sultan Maulana Hasanuddin meminta bantuan Kerajaan Tulang Bawang untuk penyebaran Islam di Banten.
3. Masjid Agung Tanara
View this post on Instagram
A post shared by Tiasti asti (@asti_doang) onJan 4, 2020 at 7:48pm PST
Masjid Agung Tanara adalah sebuah masjid yang terletak di Kampung Tanara, Kec. Tanara, Kab. Serang. Masjid ini merupakan peninggalan Raja Banten Pertama, yaitu Sultan Maulana Hasanuddin, yang memerintah kesultanan Banten tahun 1552 hingga 1570. Umumnya, orang hanya menganggap bahwa masjid tersebut adalah peninggalan Syekh Nawawi, karena lokasina bersampingan dengan rumah kelahirannya. Tokoh sufi itu hidup di Tanara saat wilayah Banten dijajah kolonial Belanda, yaitu antara tahun 1813 hingga 1897.
Di antara buktinya, arsitektur dan aksesoris yang terdapat di masjid ini mirip dengan Masjid Agung Banten. Kemungkinan, sang raja memerintahkan seorang arsitek dari China untuk membangun masjid ini. Bahkan, masjid ini tergolong lebih dulu dibangun daripada Masjid Agung Banten yang terletak di Banten Lama.
[Baca juga : "Mengenal Sejarah Masjid Al-Mustofa, Masjid Tertua Di Kota Bogor"]
4. Masjid Agung Banten
View this post on Instagram
A post shared by Explore Serang (@explore_serang) onMay 6, 2020 at 1:40am PDT
Masjid Agung Banten terletak di Desa Banten Lama, tepatnya di desa Banten, sekitar 10 km sebelah utara Kota Serang. Masjid ini dibangun pertama kali pada 1556 oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570), sultan pertama dari Kesultanan Banten. Ia adalah putra pertama dari Sunan Gunung Jati.
Salah satu kekhasan yang tampak dari masjid ini adalah atap bangunan utama yang bertumpuk lima, mirip pagoda Tiongkok yang juga merupakan karya arsitek Tionghoa yang bernama Tjek Ban Tjut. Dua buah serambi yang dibangun kemudian menjadi pelengkap di sisi utara dan selatan bangunan utama. Menara yang menjadi ciri khas Masjid Banten terletak di sebelah timur masjid. Menara ini terbuat dari batu bata dengan ketinggian kurang lebih 24 meter, diameter bagian bawahnya kurang lebih 10 meter. Semua berita Belanda tentang Banten hampir selalu menyebutkan menara tersebut, membuktikan menara itu selalu menarik perhatian pengunjung Kota Banten masa lampau.
5. Masjid Kenari
View this post on Instagram
A post shared by Explore Serang (@explore_serang) onSep 14, 2017 at 9:26pm PDT
Masjid Kenari berlokasi di Kampung Kenari, Kec. Kasemen, Kota Serang. Masjid Kampung Kenari pada masa lalu merupakan tempat tinggal para keluarga sultan. Sedangkan Masjid Kenari tersebut merupakan peninggalan Sultan Abdul Mufakhir Mahmud Abdul Kadir Kenari. Ia disebut-sebut sebagai penguasa pertama kesultanan Banten yang mendapat gelar ”Sultan” dari Mekkah
Masjid Kenari nampak seperti masjid tradisional jawa pada umumnya, dimana terdapat makam di area masjid. Makam di dalamnya membentuk sebuah kompleks. Hal yang menarik dari Masjid Kenari ini adalah gapura pintu masuk menuju makamnya yang terbuat dari bata yang ditumpuk sedemikian rupa. Struktur bata tersebut disusun dengan menggunakan perekat, sehingga gapura yang berbentuk bentar tersebut tampak sangat kuat. (Sumber: Artikel gpswisataindonesia.info, wikipedia.org, situsbudaya.id Foto cagarbudaya.kemdikbud.go.id)
...moreTripTrus.Com - Baluran, bro, yang jadi destinasi alam di ujung timur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, bakal tutup sebentar nih, mulai 15 Januari sampe 15 Februari 2024.
Kata Joko Mulyono, si juru bicara Taman Nasional Baluran, mereka harus benahin area wisata ini, abis kena serbuan pengunjung yang dateng pas libur Natal dan Tahun Baru 2024. Gila aja, bro, pengunjungnya sampe 23.600 orang!
View this post on Instagram
A post shared by Ayu Utami Saraswati (@ayuutamis)
Kabar penutupan ini keluar lewat surat edaran dari Kepala Balai Taman Nasional Baluran, Johan Setiawan. Mereka tutup sekaligus buat ngecek dan evaluasiin kunjungan wisata.
Selama bulan penutupan, tim pengelola bakal ngasih perbaikan dan pemeliharaan buat tempat-tempat di Taman Nasional Baluran, terutama yang ada di sepanjang jalur dari Batangan ke Padang Sabana (Bekol) dan dari Bekol ke Pantai Bama.
[Baca juga : "Bro, NTB Nyemplungin 36 Event Keren Buat Tahun 2024 Nih!"]
Cek juga nih, mereka bakal bangun dan rawat tempat buat usaha kecil menengah di dunia pariwisata, kayak yang di jalur Batangan-Pantai Bama. Katanya sih, dari pintu utama sampe Pantai Bama ditutup, tapi dari Watunumpuk ke Pantai Merak tetep buka.
Mudah-mudahan, setelah diperbaikin, Baluran bisa makin keren dan ramah buat pengunjung, gitu kata Joko Mulyono. (Sumber Foto @adiantooooo)
...moreTripTrus.Com - Senangnya menyambut momen liburan di tengah-tengah tahun. Tahun ini momen Ramadhan dan liburan sekolah tiba hampir bersamaan pada bulan Juni dan Juli. Sudah pasti menikmati momen Ramadhan dan liburan sekolah bersama seluruh anggota keluarga menjadi kegiatan yang paling dinanti-nantikan oleh semua orang.
Liburan panjang yang menyenangkan seringkali membuat kita lalai untuk mengatur keuangan dengan teliti. Padahal masa-masa liburan juga harus diisi dengan kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat dan hemat, ya.
Agar kita semakin teliti mengatur keuangan di masa Ramadhan dan liburan sekolah, alangkah baiknya kalau kita mempelajari beberapa tips berikut ini :
1. Liburan Sambil Mudik
Live a little and do something fun for once π¦πππ #umbulponggok #umbul #ponggok #snorkeling #swimming #tempathits #tempathitsklaten #tempatwisataklaten #wisataklaten #dolanklaten #exploreklaten #klaten #kabklaten #family #holiday #liburanmudik #liburan #mudik #beautifulplace #niceplace #wonderfulplace #wonderfulindonesia #indonesiadestination #indonesia
A post shared by Putri Giyanwati Praditya (@putripraditya) onJul 15, 2017 at 12:44am PDT
Dana yang terbatas tidak seharusnya mengurangi keceriaan liburan tahun ini. Dengan waktu libur Ramadhan dan libur sekolah yang hampir bersamaan, maka kita bisa menyusun rencana mudik sekaligus rencana liburan untuk anak-anak.
Pilihlah tempat-tempat rekreasi yang hemat, menyenangkan dan letaknya berdekatan dengan kampung halaman kita. Sehingga kita bisa mengajak anak-anak pergi ke tempat rekreasi yang mudah dijangkau dan tidak membutuhkan banyak biaya. Pilihan rekreasi ke pantai atau ke gunung biasanya menjadi destinasi liburan terbaik pada pertengahan tahun.
Sesaat sebelum mudik, jangan lupa untuk memeriksa persiapan barang bawaan dan kondisi kendaraan supaya perjalanan mudik tetap lancar dan aman sampai di kampung halaman.
2. Mengisi Liburan dengan Kegiatan yang Menyenangkan
Nanamia Pizzeria ini jadi tempat nongkrong dan kongkow2 favoritnya mama-papa Rania bangeettt diantara sekian tempat makan/resto yang kita datengin selama #liburanmudik di #jogja kemarin ππ . . . . #raniashareefa #2yo #fujimama #fujixa2 #fujifilm_id #fujifilm #explorejogja #exploreindonesia #jogjavacation #jogjaistimewa #wonderfulindonesia #pesonaindonesia #nanamiapizzeria #nongkrongjogja #pizzaplace #travellingwithbaby #travellingwithkids #babytravelling
A post shared by nanda (@nandalast) onJul 6, 2017 at 5:58pm PDT
Kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak di waktu liburan ternyata tidak harus dilakukan dengan bepergian ke mall setiap hari. Kita bisa mengajak anak-anak untuk melakukan hal yang lebih hemat dan menyenangkan seperti belajar membaca Al-quran, belajar berkebun, memasak bersama atau merawat hewan peliharaan kesayangan.
Sementara bila kita memiliki budget berlebih, kita bisa mengikutsertakan anak-anak untuk mengambil kursus singkat sesuai dengan minatnya, seperti kursus komputer, kursus menjahit atau kelas memasak.
3. Budaya Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan
ni gambar malam pertama bebuka di Singapura. Semua tak tido lagi. 24 jam berjaga. Nak sampai arab street ni pun Sesat barat padahal dekat saja. Almaklum di oversea. Tak biasa pandu sebelah kiri. Kahs. γ
€γ
€γ
€ #teamzoud #zoud #bukapuasa #teamwork #ootd #singapore #menstyle #mensfashion #achikXsingapore #wefie
A post shared by Achik Ezam (@achikezam) onJun 3, 2018 at 8:04pm PDT
Sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia kalau buka puasa identik dengan meja makan penuh hidangan menggiurkan. Padahal hal ini sebaiknya tidak dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan sekaligus bisa berhemat. Menyantap buah kurma dan air putih saat berbuka puasa adalah sunnah. Buah kurma dan air putih saat berbuka puasa membuat sistem pencernaan kita tidak merasa kaget setelah seharian berpuasa.
Melalui kebiasaan untuk berbuka puasa secara sederhana, kita juga bisa mengajarkan anak-anak tentang pentingnya kesederhanaan. Boleh saja berbuka puasa dengan kolak atau hidangan manis lainnya. Akan tetapi sebaiknya hal itu tidak dilakukan terlalu sering selama bulan Ramadhan.
[Baca juga : 8 Kue Tradisional Khas Lebaran Dari Berbagai Daerah Yang Hampir Terlupakan]
4. Kegiatan Buka Puasa Bersama
Bukber vogi 2018 #ramadhan2018 #vogifamily #volvoouwnergrupindonesia #volvofamily #bukapuasabersama #2juni2018β¨
A post shared by Hanny Hanifah (@hannyhanifah) onJun 3, 2018 at 2:41pm PDT
Buka puasa bersama biasanya menjadi ajang silahturahmi dengan sejumlah anggota komunitas seperti rekan kantor, teman sekolah atau para sahabat. Memang seru sekali rasanya bila bisa berbuka puasa bersama teman-teman. Namun sebaiknya kita meminimalkan acara buka puasa bersama untuk menghemat pengeluaran, ya.
Karena menghemat pengeluaran bisa membantu kita untuk menyiapkan dana yang dibutuhkan pada hari raya Idul Fitri.
5. Membeli Baju Lebaran
Thanks dulur sudah mampir ke stand kita.. #vespa #vespaindonesia #bajuvespa #belanjabaju
A post shared by ScooteRide (@scooteride_raincity) onMay 31, 2018 at 9:24am PDT
Baju baru untuk hari raya Idul Fitri tidak harus dibeli saat bulan Ramadhan. Bila sedang ada diskon dan promosi menarik, kita bisa membeli baju baru beberapa saat sebelum bulan Ramadhan tiba. Membeli baju sebelum bulan Ramadhan membuat kita lebih leluasa memilih diskon yang menarik dan terhindar dari kenaikan harga-harga saat menjelang bulan Ramadhan.
6. Persiapan untuk Hidangan Idul Fitri
Hello Klanten, Terima kasih untuk semua pesanan di tahun ini. Semua pesanan sedang dalam proses dan akan segera dikirimkan kepada yang sudah memberikan konfirmasi dan pembayaran. Kami mohon maaf bila tidak bisa menerima semua pesanan karena keterbatasan kuota. Kuota ditetapkan setiap pesanan dikarenakan dibulan Ramadhan ini kami hanya bekerja 20 hari saja. 10 hari sebelum Ramadhan kami sudah menutup segala aktivitas dapur kami sampai dengan tanggal 9 July 2018. Adapun kuota produksi setiap tahun adalah 8 Lusin Kaastengels 6 Lusin Sagu Edamkaas 6 Lusin Chocolat Chip 5 Lusin Cornflakes 75 Swissrolls Demi kualitas produksi yang baik, kami tidak bisa menambah kuota diatas angka tersebut. Dan terima kasih kami kepada semua klien yang sudah memesan dan menjadikan kuota tersebut sesuai sebelum Ramadhan dimulai. Dank U Klanten Omaselly and Team wishes you all a happy fasting and see you in Eid Fitr 1440H. Insyaa Allah. #goodiescakery #souvenirbirthday #cakesouvenir #tokokueonlinejakarta #tokokueonlinejakartaselatan #tokokueonlinejkt #jualkueonline #jualcakejakarta #bestbirthdaycake #cakejakartaselatan #instacake #instacookie #cookies #lebarancookies #hamperslebaran
A post shared by Toko Kue Omaselly (@tokokueomaselly) onJun 1, 2018 at 2:22pm PDT
Persiapan untuk membuat hidangan Idul Fitri perlu dipikirkan secara matang sebelum harga-harga kebutuhan pokok terlanjur melonjak. Usahakan untuk menyimpan berbagai kebutuhan pokok seperti gula pasir, beras, tepung terigu dan mentega sebagai persediaan menjelang hari raya Idul Fitri.
Dengan demikian, menjelang hari raya kita tinggal menyiapkan bahan-bahan hidangan lainnya yang tidak bisa disimpan terlalu lama.
Momen liburan yang hanya datang setahun sekali harus dimanfaatkan dengan baik agar kita dan keluarga bisa mendapatkan quality time. Yuk mulai menabung untuk menyiapkan anggaran menyambut bulan Ramadhan dan liburan sekolah. (Sumber: Artikel maxmanroe.com, Foto freepik.com)
...moreTripTrus.Com - Semarang menjadi salah satu kota di Indonesia yang menjadi saksi perjuangan rakyat melawan penjajah. Tidak heran, di kota lumpia ini banyak ditemui bangunan bekas zaman kolonial yang masih berdiri kokoh.
"Tak jarang pula, kawasan bersejarah di Semarang menjadi objek wisata yang kerap dikunjungi turis lokal maupun mancanegara yang ingin mengetahui soal sejarah bangsa Indonesia."
Jika Anda berkesempatan mengunjungi Semarang, jangan lewatkan tempat wisata bersejarah berikut ini:
1. Lawang Sewu
Upload foto lama... #kangen #semarang #lawangsewu #fotolama
A post shared by bibilombok (@bibibolang) onJan 3, 2018 at 6:40am PST
Cerita tentang kisah-kisah mistis yang terjadi di Lawang Sewu justru menjadi daya tarik tersendiri. Tempat ini dulunya dibangun saat Belanda masih menduduki Indonesia, dan difungsikan sebagai kantor pusat perusahaan kereta api saat itu. Disebut Lawang Sewu karena bangunan ini memiliki jumlah pintu yang sangat banyak – sewu dalam bahasa Jawa berarti seribu. Jika tertarik merasakan nuansa yang lebih mencekam, Anda bisa menjelajahi Lawang Sewu di malam hari dengan dampingan pemandu.
2. Masjid Besar Kauman
"Gerbang Masjid Agung Kauman Semarang" #smg470 #semaranghebat #semarang #oudestad #oldtown #kotalamasemarang #arsitekturindonesia #arsitektur #architecture #architecturephotography #masjidindonesia #masjid #masjidagungsemarang #masjidkaumansemarang #mosque #mosqueindonesia
A post shared by Suwito (@suwitowito21) onMay 28, 2017 at 11:00pm PDT
Dilihat dari bentuk bangunanya, Masjid Besar Kauman memang tidak lagi memiliki rupa yang sama dengan saat awal didirikan. Namun, masjid ini masih menjaga cerita sejarah sebagai masjid tertua yang ada di Pulau Jawa. Berdasarkan prasasti yang tertulis dalam bahasa Belanda di gerbang masuk, Masjid Besar Kauman dibangun pada abad ke-18, tepatnya di tahun 1750.
3. Kota Lama Semarang
"Walk" . Tentang pejalan . . . . #streetphotography#photography#photohunt#mind#street#streetphoto#streetphotographyindonesia#hunting#ig_street#snapseed#street#mobilephotography#urbanlife#photograph#insta_pic#instagood#instaphoto#dimension#humaninterest#humaninterestphotography#portrait#urban#semarang#jawatengah
A post shared by angga (@noviannuliangga) onAug 14, 2017 at 5:21am PDT
Sama seperti di beberapa kota besar di Indonesia lainnya, Semarang juga memiliki wisata kota tua yang menarik untuk dikunjungi. Di kawasan Kota Lama, Anda akan menjumpai puluhan gedung-gedung kuno dengan arsitektur khas Eropa klasik yang dibangun pada zaman kolonial Belanda. Di sekitarnya juga terdapat kanal-kanal air yang sampai sekarang masih terjaga kondisinya. Turis yang datang lebih sering berfoto dengan latar bangunan kuno tersebut.
4. Gereja Blenduk
Jon Cuan Quotes: "Karena hidup butuh cuan dan liburan!"
A post shared by Dhayan Amiey (@amieykha) onAug 1, 2017 at 4:09am PDT
Salah satu landmark di kawasan Kota Lama Semarang adalah Gereja Blenduk. Uniknya, tempat ibadah umat Kristiani ini tidak dibangun dengan menara-menara yang menjulang seperti gereja lain pada umumnya. Sebaliknya, bangunannya memiliki kontur fisik yang memiliki kubah, dan sangat menonjol. Dengan gaya artsitektur neo-klasik, gereja yang dibangun pada tahun 1753 ini masih difungsikan sebagai tempat ibadah sampai saat ini.
5. Gedung Kesenian Sobokartti
Blue hour #bluehour #sobokartti #eos #eosm #canonπ·
A post shared by Tjahjono Rahardjo (@tjahjonorahardjo) onSep 27, 2017 at 2:48pm PDT
Bagi pencinta seni dan sejarah, tempat ini wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda di Semarang. Gedung Kesenian Sobokartti didirikan oleh Herman Thomas Karsten di tahun 1929 karena kecintaannya terhadap budaya Jawa. Sampai saat ini, gedung teater masih sering menampilkan pertunjukan kesenian berupa pedalangan, tari tradisional, membatik, membuat wayang, serta pentas karawitan.
6. Kelenteng Sam Poo Kong
Panas bener . . . . #vsco #sampookong
A post shared by qonita izza (@kntazza) onJan 3, 2018 at 8:09pm PST
Dibangun di atas lahan seluas 3,7 hektare, Klenteng Sam Poo Kong menjadi magnet wisata di kota Semarang. Bangunan kuno ini pertama kali didirikan pada tahun 1724 oleh masyarakat Tionghoa di Semarang. Meski telah banyak mengalami perubahan bentuk bangunan, masih banyak turis yang datang untuk melakukan wisata religi.
Itulah beberapa tempat wisata bersejarah yang bisa Anda kunjungi di Semarang. Untuk menjelajahinya, tentu dibutuhkan waktu lebih dari sehari. Karena itulah, memilih akomodasi terbaik saat berwisata menjadi prioritas untuk kenyamanan liburan Anda. (Sumber: Artikel bisnis.com, Foto vakansinesia.com)
...more