Kawasan Kota Tua di utara Jakarta masih cukup sepi ketika TripTrus menjumpai Maryssa Tunjung Sari, fotografer handal dan traveler profesional, di sebuah warung, pada pagi hari, Rabu 7 Oktober 2014. Fotografer yang akrab disapa Sasha ini rupanya sangat bersemangat membagi pengalaman dan pemahamannya soal fotografi kepada teman-teman Trip Operator (TO). Ya, inilah waktunya pelatihan fotografi singkat buat para Trip Operator.
“Untuk berpromosi tentang perjalanan dalam usaha travel tentunya akan lebih baik dan menarik kalau fotonya mendukung, jadi belajar dasar fotografi pastinya akan berguna untuk teman-teman TO,” ujar Chief Editor majalah Linkers milik maskapai penerbangan Citilink ini.
Sasha pun dengan sigap menjelajahi sudut-sudut Kota Tua dan dalam waktu singkat merekam banyak momen indah dalam kamera ponselnya. Foto-foto itulah yang akan dijadikan Sasha sebagai contoh dan modal berbagi ilmunya.
Kami berkumpul di Historia Food & Bar. Ada Pipit dan Kelik dari Long Foot Trip, Adly dari Raja Wisata, Vindhya dari Ibu Penyu, Mumun dari Indohoy.com, Andre dari Trip Gabungan, Oki dan saya, Indi dari TripTrus. Tidak banyak, memang, tetapi justru menggembirakan buat Mumun dan Vindhya. “Asyiik bisa privat, jadi cepet pinter, nih,” kata Mumun, antusias.
Sasha membuka obrolan tentang fotografi dengan pertanyaan, “Kita motret niatnya untuk apa? Untuk bikin brosur, tas, poster, syal, buku notes atau pajang di sosmed?” Niat ini, menurut Sasha, akan mempengaruhi pendekatan kita terhadap obyek foto dan hasilnya juga akan berbeda sesuai niat.
Sebagai traveler, Sasha merasakan kebanyakan wisawatan suka memotret lanskap, mengabadikan pemandangan dengan sudut pandang luas. Padahal, kata Sasha, dalam foto yang kita buat mestinya ada pendekatan personal terhadap obyek yang justru bisa melahirkan cerita melalui gambar dan menarasikan foto. “Cara ini akan memicu rasa penasaran orang yang melihat foto kita dan hingga akan menarik orang untuk berkunjung ke lokasi di mana kita memotret obyek tersebut,” papar Sasha.
Karena itu, lanjut Sasha, kita harus memiliki pemahaman dasar tentang komposisi, sudut pengambilan, bukaan cahaya, ISO dan kecepatan. Ini diperlukan agar foto yang dihasilkan mempunyai aspek dinamis, bercerita dan penataan teknik yang tepat. Memotret pakai kamera apapun bisa menghasilkan foto yang luar biasa asalkan pemotret paham dengan cara bercerita melalui sudut pengambilan dan penguasaan teknik.
Sasha tak banyak berteori. Satu jam berikutnya, peserta pelatihan fotografi diminta memotret sesuai “pendekatan”nya masing-masing tentang apa yang bisa membuat orang tertarik datang ke kawasan Kota Tua Jakarta. Sesudah itu, secara singkat Sasha memberikan penilaiannya tentang hasil jepretan para TO. Tidak lama ia memberi ulasan, karena Sasha harus mengejar pesawat ke Makassar untuk bertugas.
“Ternyata, belajar fotografi itu asyik lho,” kata Kelik. Maka kita bersiap untuk pelatihan berikutnya. Semoga lebih banyak yang tertarik.
...moreTripTrus.Com - Waktunya bener-bener udah deket buat prepare liburan seru di akhir tahun. Nah, biar liburan kamu makin asyik dan kaga bikin kantong bolong, ada beberapa tips jitu yang bisa kamu terapin, mulai dari perencanaan yang nggak abal-abal sampe siapin duit cadangan.
Liburan yang seru dan nggak bikin boros itu mungkin banget, asalkan kita pinter-pinter atur budget biar finansial tetep oke dan cash flow nggak kacau.
View this post on Instagram
A post shared by Museum of Modern & Contemporary Art in Nusantara (@museummacan)
Yuk, simak tips hemat liburan akhir tahun yang bakal bikin dompet aman dan hati senang!
Jadi, biar liburan kamu gak ngebut ngeborosin, cara kita atur budget liburan bisa jadi penentu utama. Nah, nih, tips-tipsnya!
1. Jangan Liburan di Tanggal Ramai atau Saat Musim Liburan
Kalo kamu mau hemat, hindarin banget liburan di tanggal merah, libur nasional, atau saat orang pada cuti panjang, misalnya libur Idul Fitri atau libur anak sekolah.
Selain tempat wisata pada rame, jalan-jalan juga pada macet, harganya bisa melejit. Makanya, pilih tanggal sebelum tanggal merah biar liburan kamu lebih enjoy.
2. Rencanain Dana yang Nggak Bikin Kehabisan
Nah, setelah tentuin kapan liburan, langsung aja atur anggaran dengan jujur dan sesuai keadaan. Ini penting, biar kamu nggak bengong tengah jalan gara-gara kehabisan duit.
Rencanain dana sesuai keadaan beneran penting, biar kita tau mau liburan yang kayak gimana. Mewah atau sederhana yang penting berkesan. Biar pengeluarannya bisa kita atur dengan hati-hati.
3. Jangan Terlalu Mepet Pesan Tiket dan Penginapan
Setelah tanggal dan anggaran fix, langkah berikutnya pesen tiket dan tempat nginep jauh-jauh hari. Misalnya, liburan tanggal 1 Desember, pesen tiketnya udah dari H-2 minggu atau H-4 minggu sebelumnya.
Nggak sedikit yang pas pesen tiket dan hotel dikejar deadline, harganya malah bisa mahal. Jadi, better amanin dari jauh-jauh hari.
[Baca juga : "Jateng Geber Ratusan Event Buat Nge-boost Pariwisata Di 2024"]
4. Kejar Promo dan Diskon, Bro!
Untungnya pesen tiket dan hotel jauh-jauh hari, kita bisa ngejar promo dan diskon, nih.
Sekarang kan udah banyak banget platform yang nyediain tiket pesawat, kereta, bus, sampe tempat nginep online. Mereka sering banget ngasih promo atau diskon tiap bulannya. Jadi, buruan cek biar bisa hemat di akomodasi.
5. Bawa BeKal Buat Hemat
Biar lebih hemat lagi, boleh banget bawa bekal pas liburan, asal nggak dilarang ya.
Nggak perlu bekal yang ribet, cukup bawa makanan instan yang tinggal dihangatkan, sambel, atau mie instan kalo liburan ke luar negeri. Jadi, kamu bisa makan dengan nyaman tanpa perlu keluarin duit banyak di tempat wisata.
Jadi, itu dia tips hemat liburan yang bisa kamu coba. Ingat, liburan itu nggak harus bikin dompet berasa kempes. Ada juga liburan yang bisa irit, kok. Selamat berlibur, yaa! (Sumber Foto @el.journeys)
...moreTripTrus.Com - Liburan Lebaran adalah saat yang tepat untuk bersama keluarga, teman, dan sahabat dalam mengeksplorasi tempat-tempat wisata yang indah. Tasikmalaya memiliki beberapa destinasi wisata menarik, baik yang alami maupun buatan, yang dapat Anda kunjungi. Berikut adalah beberapa objek wisata di Tasikmalaya yang patut Anda kunjungi:
View this post on Instagram
A post shared by kiky_kawaii (@kiky_kawaii)
1. Situ Gede
Situ Gede merupakan simbol kota Tasikmalaya. Terletak di Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Situ Gede memiliki luas sekitar 47 hektar dan sebuah pulau di tengahnya, serta makam keramat Eyang Prabudilaya. Situ Gede juga berfungsi sebagai sumber air untuk pengairan persawahan dan kolam ikan. Di tempat ini, wisatawan dapat menikmati keindahan alam dengan menyewa perahu dan menikmati ikan bakar mujaer yang tersedia di warung makan di sekitar Situ Gede.
2. Situ Cibeureum
Terletak di Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Situ Cibeureum memiliki luas sekitar 21 hektar. Selain berfungsi sebagai sumber air untuk pengairan persawahan dan kolam ikan, Situ Cibeureum juga memiliki suasana sejuk yang cocok untuk berfoto dan memancing.
3. Karang Resik
Objek wisata buatan yang baru saja diresmikan pada akhir Ramadan ini menyajikan suasana perkampungan Korea, Jepang, India, Yunani, dan Belanda. Di sini banyak tempat yang instagenic sangat cocok bagi wisatawan yang gemar swafoto. Dengan harga tiket masuk Rp35 ribu, wisatawan dapat mengunjungi seluruh anjungan dan merasakan sensasi liburan keliling Asia dan Eropa. Karang Resik berada di wilayah Kecamatan Cipedes.
4. Tee Jay Water Park
Bagi wisatawan yang gemar dengan wahana permainan air, Tee Jay Water Park adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi. Terletak di area mall Asia Plaza Jalan K.H. Zenal Mustofa, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, tempat ini menawarkan berbagai wahana permainan air, seperti kolam ombak dan seluncuran pagoda. Harga tiket masuk sebesar Rp30 ribu, sangat terjangkau bagi wisatawan dan keluarga.
[Baca juga : "Tempat Wisata Religi Yang Populer Di Jawa Tengah Untuk Libur Lebaran: 3 Masjid Yang Harus Dikunjungi"]
5. Curug Badak Batu Hanoman
Salah satu curug atau air terjun di Tasikmalaya, menjadi destinasi wisata alam yang populer. Terletak di Desa Suka Setia, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, curug ini dikelola oleh KPH Perhutani Tasikmalaya dan buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Untuk mencapai lokasi curug, wisatawan perlu berjalan kaki sejauh sekitar 250 meter dari tempat parkir. Di sekitar curug terdapat hutan pinus yang asri dan cocok untuk berswafoto, serta menawarkan suasana alam yang sejuk dan menyegarkan. (Sumber Foto @alwi_212la1)
...moreTRIPTRUS - Liburan tak sekadar untuk melepas penat atau bersenang-senang. Liburan juga bisa jadi ajang traveler jomblo untuk mencari jodoh. Tapi sebelum 'terjun ke lapangan', berikut beberapa tips yang perlu disimak.
Traveling sambil cari jodoh, kenapa tidak? Justru dengan begitu, Anda akan mendapatkan pasangan yang punya 1 hobi yakni traveling. Namun sebelum mencari, setidaknya ada 6 tips yang perlu Anda simak, berikut daftarnya:1. Pastikan Anda berada di tempat yang tepat
Sah hukumnya jika Anda mencari jodoh saat sedang jalan-jalan di museum, atau kawasan Kota Tua, atau pinggir pantai. Tapi jangan sampai Anda mencari jodoh di tempat-tempat yang tidak sesuai seperti pura, kuil, atau tempat peribadatan lainnya.2. Kenali traveler yang pergi bareng pasangan
Mencari jodoh saat traveling, boleh saja, asal jangan sampai merebut jodoh orang lain. Kenali traveler yang pergi bareng pasangan, entah itu berdua atau bersama rombongan. Jika mereka traveling bersama rombongan, biasanya 2 orang ini akan selalu berdekatan. Lebih baik, Anda cari traveler yang tampak sendirian atau pergi bersama teman-teman yang semuanya pria atau semuanya wanita.3. Kenali kewarganegaraan dan agamaJika Anda menginginkan hubungan serius, kewarganegaraan dan agama tak pelak jadi soal. Oleh karena itu kenali dulu kewarganeagaraannya, biasanya terlihat dari segi fisik. Soal agama, Anda bisa menerka-nerka agama mayoritas di negara tersebut. Jika hal itu tidak memberatkan, Anda boleh melanjutkan ke tahap selanjutnya.4. Ajak ngobrolNah, ini dia bagian terpenting dari cari jodoh saat traveling. Mulailah mendekat dengan mengajaknya ngobrol. Beberapa pertanyaan 'mainstream' tapi efektif adalah dari mana asalnya, berapa lama dia traveling, ke mana akan melanjutkan perjalanan. Usai itu Anda bisa ceritakan agenda traveling Anda sendiri, siapa tahu, ada 1 hari yang kosong untuk Anda mengajaknya pergi bersama.5. Buat itinerary 1 hari bersamaJika responnya positif, ajaklah untuk pergi bersama. Entah hari itu, entah keesokan harinya. Anda dan gebetan bisa menyambangi tempat yang belum kalian datangi sebelumnya. Jika dia punya banyak waktu luang, Anda juga bisa mengajaknya ikut paket tur 1 hari.6. Bertukar nomor ponsel, email, dan media sosialNah, ini dia langkah terakhir yang wajib Anda lakukan. Bertukar nomor ponsel, email, dan media sosial. Ini memudahkan Anda untuk berkomunikasi terutama jika Anda dan gebetan berasal dari 2 negara berbeda. Anda dan si dia juga bisa merencanakan perjalanan ke satu negara lainnya dalam waktu dekat. (Sumber: Artikel travel.detik.com Foto JKTjalanjalan)
...moreTripTrus.Com - Desa Wisata Batulayang, geng, di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, beneran masuk dalam delapan besar nominasi desa wisata terbaik dunia versi UN World Tourism Organization (UNWTO), loh. Desa Wisata Batulayang ini bukan main-main, berhasil nggak tahu diri di delapan besar dari total 4.573 desa wisata di Indo. Bahkan, dia satu-satunya desa yang mewakili Jawa Barat, guys.
View this post on Instagram
A post shared by DESA WISATA BATULAYANG (Keaneka Ragaman Hayati) (@desawisata.batulayang)
Kepala Bidang Destinasi Pariwisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, si Yogi Tri Tugastiyo, ngebuktiin hal itu pas diwawancara sama tim Diskominfo Kabupaten Bogor tanggal 4 Agustus 2023.
Nah, dari tujuh ribuan lebih desa wisata itu, Kemparakraf RI pilih 47 desa buat dicalonin di ajang UNWTO. Terus, dari 47 desa itu, tim Kemparakraf nyaringin lagi dan pilih delapan besar, salah satunya emang Desa Wisata Batulayang buat mewakili Indo.
Si Yogi Tri Tugastiyo, orangnya dari Bidang Destinasi Disbudpar Kabupaten Bogor, nyeritain kalo Desa Wisata Batulayang ini udah diincar sejak tahun 2014, guys. Udah lama banget, dari segi organisasi dan manajemen, jadi sumber daya manusianya terjaga terus.
Ini syaratnya kerasa serius banget, ya. Biar masuk delapan besar, pertama Desa Wisata Batulayang kudu dapet penghargaan Indonesia Nasionalisme Award, lalu harus punya Sertifikat Desa Wisata Berkelanjutan dari Kemparakraf RI. "Puji Tuhan, Desa Wisata Batulayang memenuhi kriteria-kriteria itu. Terus yang bikin makin unik, dia punya kehebatan lain. Dia jagain alamnya dengan serius, ada hutan yang diawasin, tanam-tanam pohon, jaga lingkungan, lalu juga dorong warga dan promosiin produk lokal dari usaha kecil-kecilan," jelas Yogi.
[Baca juga : "Ini Deretan Event Keren Buat Kamu Yang Mau Nge-Trip Ke Sumatra Barat Pas Bulan Agustus 2023"]
Terus, Yogi ngomongin prosesnya, loh. Mulai 6 Juni 2023, Desa Batulayang udah diberitahu kalo dia masuk nominasi 47 besar UNWTO. Terus, tanggal 7 Juni 2023 ada tahapan sosialisasi. Lanjut lagi tanggal 8-15 Juni 2023, mereka isi formulir dan jawab 12 pertanyaan plus 200 dokumen dalam Bahasa Inggris yang dikirim lewat situs UNWTO.
Si Yogi ini, dia enggak sendirian. Tim pengelola Desa Wisata Batulayang ditemenin sama tim dari Disbudpar Kabupaten Bogor. Tanggal 25 Oktober 2023, kita bakal tahu hasilnya, siapa yang bakal jadi yang terbaik tingkat dunia. (Sumber Foto @desawisata.batulayang)
...moreTripTrus.Com - Pantai Banyu Tibo di Pacitan bisa dibilang salah satu hidden gem yang wajib banget lo masukin ke wishlist liburan. Di tengah banyaknya pantai keren di Indonesia, tempat ini punya daya tarik yang beda karena menghadirkan kombinasi unik antara laut dan air terjun dalam satu lokasi. Terletak di selatan Jawa Timur, tepatnya di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, pantai ini memang belum sepopuler destinasi lain seperti Pantai Klayar, tapi justru di situlah letak pesonanya—masih alami dan belum terlalu ramai.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Agus Rianto (@agusrianto_sh)
Kalau lo berangkat dari pusat Pacitan, jaraknya sekitar 40 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam. Sementara kalau dari Solo, perjalanan bisa memakan waktu 3 sampai 4 jam dengan jarak sekitar 100 kilometer. Perjalanan yang cukup jauh ini memang butuh effort, tapi tenang aja, semua bakal kebayar lunas begitu lo sampai di lokasi. Akses jalannya sekarang sudah cukup bagus, meskipun di beberapa titik, terutama menjelang area pantai, jalannya masih sempit dan perlu ekstra hati-hati, apalagi kalau lo bawa mobil. Makanya, banyak yang lebih nyaranin pakai motor biar lebih fleksibel.
Soal biaya, lo nggak perlu khawatir karena tiket masuk ke Pantai Banyu Tibo ini super ramah di kantong. Di hari biasa, anak-anak cuma dikenakan tarif sekitar dua ribu rupiah, sementara orang dewasa tiga ribu rupiah. Kalau weekend atau hari libur, harganya sedikit naik jadi tiga ribu untuk anak-anak dan lima ribu untuk dewasa. Parkir kendaraan juga murah, jadi nggak bakal bikin dompet lo jebol. Dengan harga segitu, lo udah bisa menikmati pemandangan yang nggak biasa dan pastinya Instagramable banget.
[Baca juga : "Bro-Sis Traveler: Surf Dan Chill Di Batu Karas, Bali-Nya Jawa Barat!"]
Hal paling ikonik dari Pantai Banyu Tibo adalah air terjunnya yang langsung jatuh ke arah pantai. Nama “Banyu Tibo” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti “air jatuh”, sesuai dengan ciri khasnya. Air terjun ini berasal dari aliran sungai kecil dengan air yang jernih dan tetap mengalir meskipun musim kemarau. Buat sampai ke bawah, lo harus menuruni tangga yang cukup curam, tapi tenang, pemandangan yang nunggu di bawah bakal bikin lo lupa sama capeknya perjalanan.
Sesampainya di pantai, lo bisa langsung ngerasain sensasi mandi di bawah air terjun sambil ditemani suara deburan ombak khas pantai selatan yang cukup besar. Tapi inget ya, lo tetap harus waspada karena jarak antara air terjun dan bibir laut itu dekat banget. Kalau kondisi ombak lagi pasang, sebaiknya jangan nekat turun ke bawah dan cukup nikmati pemandangan dari atas tebing aja, yang nggak kalah keren buat foto-foto. Selain itu, buat lo yang hobi mancing, area sekitar karang juga cocok banget buat rock fishing karena banyak biota laut yang hidup di sana.
Meskipun pantai ini sebenarnya buka 24 jam, disarankan buat datang di pagi atau sore hari supaya lo bisa menikmati keindahannya dengan maksimal. Malam hari cenderung sepi dan minim penerangan, jadi kurang aman dan kurang seru juga. Secara keseluruhan, Pantai Banyu Tibo menawarkan pengalaman wisata yang beda dari pantai pada umumnya. Kombinasi air terjun, pasir putih, dan tebing yang mengelilingi area pantai bikin tempat ini terasa spesial dan layak banget buat lo eksplor. Jadi, kalau lo lagi cari destinasi yang anti-mainstream tapi tetap keren, Pantai Banyu Tibo ini jawabannya. (Sumber Foto @globe_gyspy)
...moreTripTrus.Com - Bogor memang memiliki banyak tempat wisata yang bisa kamu eksplore, apalagi jarak Kota Hujan ini tidak jauh dengan ibukota. Berbicara tentang wisata Bogor, Curug memang menjadi primadona. Salah satunya yakni Curug Ciampea dan Green Lagoon.
Dua lokasi wisata di Bogor ini memang tak bisa dipisahkan, lokasinya sendiri berada di lereng barat laut Gunung Salak dengan alamat Desa Tapos I, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Mungkin banyak diantara kalian yang belum mengetahui, lokasi ini sebenarnya berdekatan dengan Curug Luhur, Curug Cipeuteuy, serta Curug Sawer.
View this post on Instagram
Ingatan tak seperti memory card yg bisa kita pilih bagian baik dan kita hapus bagian buruknya. Ingatan adalah rangkaian kenangan manis,asam,asin&pahit. Ikhlas kan karena itu konsekuensi atas pilihan2 kita di masa lalu, &sebagai cermin pembanding untuk lebih baik lagi di masa yg akan datang. #greenlagoon #greenlagoonbogor #halfunderwater #underwater #underwaterphotography #gopro #domeport #wisatabogor #curugbogor #indoflashlight #indoflashlightbogor #zonafotografi #keluarbentar #indotravellers #explorebogor #instagram #instagood #instapic #instalike #like4likes #like4follow #followforfollowback
A post shared by Deri Sukmagar E.P (@deri_sukmagar) onAug 1, 2018 at 7:38pm PDT
Dan yang menjadi terkenal salah satunya curug Ciampea yang akan kita bahas ini. Airnya super segar dan super bening di kolam sangat pas untuk dilakukan underwater photography. Kolam atau disebut juga dengan Green Lagoon ini memiliki kedalaman sekitar 3 meter. Anda bisa bebas melalukan freediving tanpa takut terantuk bebatuan di bawahnya.
Apalagi kesejukan airnya sudah bukan rahasia lagi. Airnya memang terlihat berwarna hijau, padahal ini hanyalah pantulan warna dari daun-daun yang berada di pohon sekitar lokasi. Green Lagoon sebenarnya adalah bongkahan lava membeku dari letusan Gunung Salak.
[Baca juga : "Spot Favorit Menikmati Keindahan Kota Bogor Dari Gunung Kapur Ciampea"]
Kalau ingin menyelam atau berkunjung ke sini, pastikan saat cuaca sedang bagus. Debit air akan normal dan arus air masih bisa terkendali. Namun jika datang saat cuaca buruk atau curah hujan tinggi, ada baiknya tidak melakukan penyelaman.
Ini karena ancaman air bah bisa saja muncul. Nah buat kalian yang ingin menyelam dan mendapatkan foto keren jangan lupa membawa kamera underwater kamu. Untuk harga tiket sendiri kalian akan dikenakan biaya sebesar Rp20.000. (Sumber: Artikel bogor.pojoksatu.id Foto rumahmimpi05.blogspot.com)
...moreTripTrus.Com - Sebagai sebuah negara kepulauan, tentu tidak mengherankan jika sampai detik ini, Indonesia ternyata masih menyimpan berbagai misteri keindahan alam yang menunggu untuk ditemukan. Dan salah satunya adalah Pulau Morotai, yang berlokasi di sisi utara Pulau Halmahera, Propinsi Maluku Utara. Bahkan, banyak juga yang bilang kalau keindahan Morotai sebanding, atau bahkan lebih indah jika dibandingkan dengan Raja Ampat yang sudah lebih dulu terkenal.
Apakah Anda sudah berencana untuk berpetualang jauh dari rumah dan masih mencari-cari ide destinasi wisata yang wajib dikunjungi? Kalau iya, maka wisata Morotai jelas adalah jawaban yang jangan sampai Anda lewatkan. Berikut ini adalah berbagai destinasi menarik serta hal-hal seru yang bisa anda temukan hanya di Pulau morotai! Penasaran? Simak ulasannya berikut ini!
1. Pulau Dodola
View this post on Instagram
Pulau Dodola Morotai... πππππ #dodola #pulaudodola #dodolaisland #morotai #morotaiisland #pulaumorotai #exploremorotai #maluku #indonesia #pantaimorotai #beach #beachlover #mylife #mytrip #myadventure #doctorlife #pantai #pantaiindonesia #wonderfullindonesia #wonderfulindonesia #indonesiaindah #djispark #drone #dji #djiamazing #myholiday #lovebeach #loveislove #lovemylife #adventure
A post shared by Jesslyn Sanusi, dr, SpOG (@jesslyn_sanusi) onAug 29, 2018 at 8:56am PDT
Seperti yang sudah Anda ketahui, Maluku sebagai sebuah propinsi kepulauan memiliki berbagai pulau dan masing-masing sama-sama wajib dikunjungi minimal sekali seumur hidup. Tak terkecuali Morotai, yang juga dikelilingi oleh berbagai pulau kecil yang bisa Anda kunjungi dengan mudah menggunakan perahu. Salah satunya adalah Pulau Dodola, yang terbagi jadi Dodola Besar dan Dodola Kecil, dan terpisahkan jarak sejauh 500 meter saja. Tapi, ketika kondisi air laut sedang surut, kedua pulau ini akan terlihat seolah jadi satu!
Pantai pasir putih yang menyebar di pesisir pulau adalah daya tarik utamanya. Dan tentunya, lokasi ini sangat jauh dari keramaian jadi suasananya dijamin berbeda! Anda juga bisa menikmati hiburan air menaiki jetski atau menghabiskan waktu sambil snorkeling atau menyelam. Yang hobi memancing juga akan dimanjakan di sini!
2. Pulau Sumsum
Salah satu wisata Morotai yang satu ini bukan hanya indah, tapi juga punya nilai sejarah. Konon, dulu Pulau Sumsum adalah markas peristirahatan Jenderal Douglas MacArthur, pemimpin pasukan sekutu di area Asia Pasifik. Karena itulah Pulau Sumsum juga dikenal di dunia dengan nama Zum-Zum McArthur Island. Di sini, Anda bisa temukan pantai cantik berpasir putih serta berbagai situs bersejarah lainnya, seperti bekas rumah tinggal Jenderal MacArthur, Monumen MacArthur, dan tempat pendaratan tank amfibi.
3. Pulau Kolorai
View this post on Instagram
Anak-Anak Pulau Kolorai . Hidup mereka, disini.. Disini, mereka bahagia.. . . . #AnakPantai #AnakPulau #PulauKolorai #Morotai #KabupatenPulauMorotai #MalukuUtara #NorthMaluku #KoloraiIsland #MorotaiIsland #EastIndonesia #Indonesia #VisitIndonesia
A post shared by Yosef Frista Hans Bertiyan (@yosef_hans_bertiyan) onJul 22, 2018 at 1:20am PDT
Satu lagi pulau cantik yang juga jadi salah satu wisata Morotai andalan yang wajib Anda kunjungi. Di sini, Anda bisa menikmati tenangnya nuansa pantai yang sepi dengan angin sepoi-sepoi yang menemani dan deburan ombak yang tenang. Jadi, Anda bisa berenang di laut dengan nyaman, atau ber-snorkeling ria bersama teman atau keluarga.
Pulau ini juga merupakan pulau di mana para nelayan Morotai tinggal, sehingga Anda juga bisa berinteraksi dengan warga lokal maupun mengamati aktivitas para nelayan saat akan melaut atau pulang dari laut. Kalau memungkinkan, kunjungi Pulau Kolorai ketika Festival Kolorai diadakan! Sebab, para wisatawan bisa mengikuti berbagai kegiatan festibal, seperti Susiru, Tikar Adat, dan Kabilano.
4. Air Kaca Morotai
View this post on Instagram
Air Kaca pada masa Perang Dunia II merupakan sumber mata air yang sangat penting bagi pasukan AS. Mata air ini juga sering digunakan Jenderal Mac Arthur untuk mandi dan menurut cerita ketika Mac Arthur mandi di tempat ini, dia dapat melihat ramalan dalam berperang nanti. Wisata Air Kaca adalah salah satu objek wisata yang dapat Anda temukan di Kab. Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara. - The air kaca in the days of world war II the main source of water that is essential for us forces. Springs this general mac arthur also often used to wash and the story when mac arthur a bath in this place, he could see oracle in fight later. The air kaca tourism is one of objects tours that you can find in the morotai island district, north maluku province. - #morotai #morotaiisland #morotaidaloha #morotaitrip #morotaiindah #morotaihits #morotaisantai #morotaibeach #morotaiselatan #morotaiofficial #morotaiscooterclub #instagram #ternate #maluku #malukuutara #northmaluku #hopping #hoppingisland #hoppingislandmorotai #exploremorotai #pesonamorotai #morotaitourism #wonderfulmorotai #barondamorotai #museumswadaya #museum #airkaca #airkacamorotai #wisataairkaca #wisatasejarah
A post shared by danny be π΅ (@terdalam_) onJul 9, 2018 at 4:53pm PDT
Inilah salah satu objek wisata Morotai yang paling terkenal. Lokasi ini sebenarnya adalah sebuah sumber mata air, yang saking jernihnya sampai menyerupai kaca. Konon, sumber mata air ini juga dimanfaatkan sebagai tempat mandi Jenderal MacArthur, sehingga lokasi ini juga dikenal dengan nama Mata Air MacArthur. Sampai sekarang, sumber mata air ini masih dipergunakan oleh warga lokal untuk kebutuhan mereka sehari-hari.
5. Pulau Kokoya
View this post on Instagram
Repost from @sistalukito #malukuislands_indonesia_repost . . Can never get enough of Morotai D'aloha! Back at this island for the third time, this time for my surface interval between divings with a group of sharks and ship wreck. Loc : Pulau Kokoya, Morotai - Halmahera Utara . . π· @galuhkartikad . . Silahkan kunjungi dan follow @sistalukito untuk melihat galeri keiindahan nusantara yang lainya . . #pulaukokoya #morotai #halmaherautara #malukuislands
A post shared by Explore Maluku π²π¨ (@malukuislands_indonesia) onSep 22, 2017 at 2:46am PDT
Pulau cantik berikutnya yang dapat Anda kunjungi ketika masih di Morotai adalah Pulau Kokoya, yang juga menawarkan keindahan pantai berpasir putih dan lembut sebagai tempat bersantai. Berbeda dengan pulau-pulau lainnya, Pulau Kokoya tidak berpenghuni, sehingga Anda dijamin akan merasa seolah sedang berada di pulau pribadi!
Untuk pergi ke Kokoya, Anda bisa naik kapal cepat yang erangkat dari Kota Duraba. Dan setibanya di sana, Anda bisa menikmati berbagai aktivitas seperti memancing, berenang, snorkeling, dan diving. Dan karena banyaknya terumbu karang yang tersebar mengelilingi pulau, Anda bisa menikmati pemandangan ikan-ikan cantik dan hamparan terumbu karang yang masih alami.
[Baca juga : "6 Tempat Wisata Di Banda Neira"]
6. Pantai Rorasa
View this post on Instagram
Seperti ombak menghempas pantai kemudian kembali ke laut kembali lagi ke tepi menghempas pantai yang sama. Namun, Air yang kembali tidak sama seperti rasa yang muncul dalam diri menghempas pikiran memunculkan emosi namun sebenarnya rasa dan riak yang terjadi tidak pernah sama. πPantai Rorasa - Morotai, Indonesia π²π¨#morotai #morotaiisland #pesonaindonesia #genpimorotai #pesonamorotai #pantairorasa #beach #likebeach #beautifulbeach
A post shared by Efrid. Claudya .Wangka (@efrid_photo) onJan 13, 2019 at 1:04am PST
Sebagai salah satu destinasi wisata Morotai paling populer, maka jangan heran jika pulau yang satu ini lebih ramai jika dibandingkan dengan pulau-pulau lainnya. Tapi, Anda masih bisa menikmati suasana Pantai Rorasa yang lebih sepi jika Anda datang pada hari biasa, bukan saat akhir pekan. Untuk bisa menjangkau Pantai Rorasa, Anda bisa berangkat dari berbagai kota di Morotai, termasuk Kota Daruba dan pergi menuju Desa Buho Buho.
7. Museum Perang Dunia II
View this post on Instagram
Dari sini sejarah Perang Dunia ke II di mulai, jejaknya begitu nyata, seakan baru kemarin peristiwa besar itu terjadi. Konon dari sini bom atom Sekutu di bawa dan di jatuhkan di Nagasaki dan Hiroshima Jepang. Jika benar, tidak salah adagium Tanpa Morotai Indonesia bukan Indonesia. Eh... Bisa bekerja sambil liburan di satu waktu, kurang greget apa coba ππ Masih banyak yang belum di jelajahi dari alam Morotai. Balik lagi di satu kesempatan. Nikmat Allah mana lagi yang engkau dustakan. #morotai #museumperangduniaii
A post shared by Hendra Kasim (@hend_kasim) onNov 10, 2018 at 6:33pm PST
Seperti yang sudah Anda ketahui, kawasan Pasifik menjadi salah satu lokasi penting berlangsungnya Perang Dunia II. Dan karena alasan itulah mengapa tentara Jepang datang dan menjajah Indonesia. Karena itu, tidak mengherankan jika Anda bisa menemukan lokasi bersejarah yang berkaitan dengan peristiwa penting ini, seperti Museum Perang Dunia II. Apalagi Morotai menjadi lokasi terjadinya Battle of Morotai.
Di sini, Anda bisa menemukan berbagai benda bersejarah yang berkaitan dengan peristiwa peperangan tersebut. Ada juga benda-benda yang dulunya merupakan koleksi pribadi para warga sebelum disumbangkan ke museum. Dan selain wisatawan domestik, Anda juga bisa bertemu dengan para wisatawan mancanegara, terutama para veteran perang yang datang dari Amerika dan Australia.
8. Air Terjun Bunga Kokota
Bukan hanya pantai, masih ada berbagai jenis keindahan alam yang jadi destinasi wisata Morotai populer. Salah satunya adalah Air Terjung Bunga Kokota yang berlokasi di Desa Mira yang ada di kawasan lereng Gunung Bakulu. Anda juga bisa menemukan sebuah gua sedalam 4 menetr di salah satu titik air terjun yang ada di lokasi ini, sehingga Anda juga bisa berpetualang memasuki gua. Akan tetapi, tentu jangan lupa untuk perhatikan dan jaga keselamatan diri, ya!
9. Tanjung Gorango
View this post on Instagram
#tanjunggorango#morotai
A post shared by Baiq Dian Zoelaeha (@dizetland) onDec 25, 2018 at 12:20am PST
Tak perlu diragukan lagi, berkunjung ke Morotai bisa diibaratkan seperti surge bagi Anda penggemar wisata pantai. Salah satunya adalah Tanjung Gorango yang menawarkan keindahan pasir pantai putih dan deburan ombak yang tenang. Bongkahan karang dan jajaran tebing memberikan sentuhan keindahan alam tersendiri, sehingga lokasi ini jelas wajib Anda abadikan ke dalam foto dan diunggah kea kun media sosial Anda. Teman-teman Anda yang melihat foto-foto tersebut dijamin akan merasa iri!
10. Pulau Tabailenge
View this post on Instagram
Surga Dari Desa Bere-bere adalah Pulau Tabailenge....ππSebuah Pulau yg begitu Bersih dan Asri di kelilingi Indahnya Pasir Putih yg begitu halus Keindahan Bawah lautnya membuat kita Tak Mau berhenti bermain dengan Laut. #100CoEWonderfull2019 #10CoEpilihanNetizen β‘#PulauDodola β‘#PulauMitita β‘#PulauTabailenge β‘#PulauTelur/Pasirputih β‘#pulauKoloray β‘#Tanjung Gurango β‘#Tanjung Sopi β‘#Air Terjun Raja β‘#Gua Popogu β‘#Museum Swadaya #CoE2019PropinsiMalukuUtara #GenpiMorotai #Repost
A post shared by IkHa Bilo (@ikha_bilo) onJan 21, 2019 at 3:58pm PST
Berlokasi di sisi timur Morotai, Pulau Tabailenge adalah destinasi wisata Morotai lainnya dengan hamparan pantai berpasir putih yang dikontras dengan jajaran pepohonan hijau nan subur dan bentangan air laut berwarna biru jernih. Untuk mencapai Pulau Tabailenge, Anda bisa berangkat naik kapal selama 15 menit dari Desa Bere-Bere.
Itulah daftar berbagai lokasi wisata Morotai yang wajib Anda kunjungi minimal sekali seumur hidup! Bagi Anda yang sudah pernah berkunjung ke Morotai, mana destinasi wisata yang sudah Anda kunjungi dan jadi favorit Anda? (Sumber: Artikel gotravelly.com Foto indonesia.travel)
...moreTripTrus.Com - Anda warga bogor sudah tahu apa masjid tertua yang ada di Kota Bogor? Jawabannya adalah Masjid Al Mustofa. Masjid tertua ini berada di Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Masjid yang berwarna hijau ini berusia 711 tahun. Ini merupakan tempat bersejarah mengenai penyebaran Islam khususnya di Bogor.
Menurut Mukti Natsir, selaku Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Al Mustofa, menjelaskan bahwa, masjid tersebut dulunya dibangun oleh dua orang penyebar Islam yang masih keturunan Wali Songo. Kedua orang itu bernama Tubagus H Mustofa Bakri yang berasal dari Banten dan Raden Dita Manggala yang berasal dari Cirebon.
Mukti mengatakan, saat itu Tubagus H Mustofa Bakri dan Raden Dita Manggala bertemu, selanjutnya mereka membuat kampung. Kampung tersebut dinamakan Kampung baru. Pada awalnya masjid Al Mustofa ini dibuat untuk tempat beribadah bagi warga Kampung Baru. Sang penjaga masjid ini juga masih keturunan dari Tubagus H Mustofa Bakri ini mengatakan masjid ini mempunyai beberapa keunikan dibanding masjid-masjid lainnya.
View this post on Instagram
A post shared by News & Traveling (@bogor.24) onMay 2, 2019 at 11:30pm PDT
Seperti pada bagian badan masjid boleh dikatakan mulai dari bawah hingga ke atas bagian masjid itu temboknya masih terbuat dari batu kali.
Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia Kelurahan Bantarjati, aliran air yang dipakai jamaah masjid Al Mustofa untuk berwudu atau sebagainya berasal dari sumber mata air yang jaraknya tidak jauh dari letak masjid. Namun ada yang unik lagi yang ada di masjid ini, ketersediaan airnya yang tidak pernah kering meskipun musim kemarau.
Masjid yang didirikan pada 8 Februari 1307 Masehi atau 2 Ramadhan 728 Hijriyah ini telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai cagar budaya pada tahun 2011. Masjid yang berada di wilayah Kampung Bantarjati Kaum, Bogor Utara ini, mempunyai peninggalan benda bersejarah.
Mulai dari Alquran dan buku khotbah Shalat Jumat yang ditulis tangan oleh Tubagus Mustofa Bakri. Alquran ini ditulis pada lembaran kulit. Kedua benda bersejarah tersebut di perkirakan usianya sama dengan usia masjid Al Mustofa. Tak hanya itu, Mukti menyampaikan makam Raden Dita Manggala, jaraknya berada 200 meter dari letak masjid. Sedangkan makam Tubagus Mustofa, ada di Makkah karena beliau wafat ketika sedang berada di Tanah Suci.
[Baca juga : "Geopark Ciletuh, Kawasan Batuan Tertua Di Jawa"]
Masjid ini awalnya berukuran tidak sebesar saat ini. Sejak berdirinya, baru pada tahun 2000 dilakukan renovasi dengan penambahan luas area masjid. Selain itu renovasi juga dilakukan juga pada 2015 dan 2018, yakni adanya pembuatan serta perluasan kamar mandi dan tempat wudhu masjid yang ada di sisi belakang bangunan.
Masjid ini banyak dikunjungi oleh jamaah yang sengaja ingin tahu keberadaan masjid tertua di Kota Bogor. Peningkatan kunjungam jamaah terjadi dan cukup signifikan usai masjid Al Mustofa ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemkot Bogor. Kunjungan dari berbagai kalangam tersebut hampir tiap hari ada. (Sumber: Artikel pojoksatu.id Foto heibogor.com)
...more