shop-triptrus



7 Lautan Penuh Lumba-Lumba ini Ada di Indonesia, Keren!

TRIPTRUS - Lumba-lumba adalah mamalia laut yang dikenal sangat ramah. Bahkan ia kerap membantu orang-orang yang kebetulan tenggelam di dalam lautan. Lumba-lumba juga memiliki suara ultrasonik yang konon bisa digunakan untuk terapi orang yang memiliki sindrom autis. Terpenting lagi, lumba-lumba juga bisa dilatih untuk melakukan atraksi-atraksi yang sangat hebat di lautan. Barangkali anda semua sudah melihat lumba-lumba di tempat pertunjukan, atau di kebun binatang dan taman air. Tapi pernahkah anda semua menyaksikan lumba-lumba di alam terbuka? Melihat mereka berenang dan meloncat di pinggiran kapal yang melintas. Tak perlu jauh-jauh, Indonesia memiliki banyak spot yang bisa anda gunakan untuk melihat lumba-lumba. Mari simak selengkapnya. 1. Perairan Misool, Raja Ampat – Papua Perairan di Misool, Raja Ampat memang dikenal sangat indah. Lautnya yang masih jernih dipadu dengan pulau yang masih alami membuat lokasi ini bak secuil surga di bumi Papua.  Anda yang menyukai pengalaman menyelam dan menyusuri keindahan bawah laut akan menyukai Misool yang tidak ada bandingannya. Perairan di Misool dikenal sangat kaya akan biota laut. Di kawasan ini memiliki banyak spesies hiu kecil dan juga paus. Untuk anda yang menyukai lumba-lumba yang ramah, kawasan ini memiliki 3 spesies lumba-lumba. Biasanya mereka akan keluar dan mengikuti kapal-kapal wisatawan yang melintas. 2. Teluk Kiluan – Lampung Teluk Kiluan dapat ditempuh sekitar 3-4 jam dari pusat Bandar Lampung. Lokasi ini menjadi primadona wisatawan yang sangat menyukai petualangan bahari yang tiada batas. Pengunjung bisa menyewa kapal untuk berlayar sambil menikmati indahnya pemandangan dan jika beruntung bisa melihat atraksi lumba-lumba yang sangat memukau. Kawasan ini memiliki dua jenis lumba-lumba yang jumlahnya diperkirakan ada ratusan. Pertama adalah lumba-lumba hidung botol dan yang kedua adalah lumba-lumba paruh panjang. Lumba-lumba jenis paruh panjang memiliki tubuh yang relatif kecil dan suka sekali melompat di udara untuk menghibur semua orang. 3. Pantai Lovina – Bali Pantai Lovina adalah pantai yang paling dikenal di Bali meski suasananya masih sangat alami. Terletak di ujung utara Bali, pantai ini menyajikan pengalaman berharga bagi semua wisatawan yang ingin menikmati kehidupan lumba-lumba. Biasanya, saat bagi datang, mereka akan meloncat-loncat di lautan beriringan dengan kapal laut di sebelahnya. Atraksi dari lumba-lumba di Bali bagian Buleleng ini lambat laun menjadi incaran banyak orang. Terutama mereka yang tidak menyukai suasana gegap gempita di Bali bagian selatan. Pantai dengan puluhan lumba-lumba ini bisa membuat wisatawan, bahkan anda merasa nyaman dan ingin berlama-lama di sana. 4. Kawasan Pulau Peucang – Banten Pulau Peucang memang belum banyak diketahui oleh wisatawan di Indonesia. Meski demikian, kawasan ini menyajikan pengalaman yang sangat berharga, salah satunya adalah berenang dengan lumba-lumba di laut lepas. Ya, berenang dengan mamalia laut ini tanpa harus naik kapal laut yang kadang sangat berisik. Di dunia ini, mungkin hanya ada dua spot wisata yang menyajikan pengalaman berenang dengan lumba-lumba. Pertama adalah di Florida, Amerika dan yang kedua di Pulau Peucang, Banten, Indonesia. Bila anda kebetulan berada di kawasan Banten, jangan lupa untuk mampir dan menikmati sensasi berenang dengan para lumba-lumba di laut lepas. 5. Perairan Taman Nasional Komodo – Nusa Tenggara Timur Perairan di kawasan Taman Nasional Komodo juga dikenal menyajikan pengalaman bertemu dengan lumba-lumba yang mengesankan. Lumba-lumba ini biasanya keluar saat pagi hari. Kala matahari masih akan keluar di ufuk timur, lumba-lumba mulai melakukan aktivitas paginya dengan melompat-lompat di udara. Biasanya mamalia laut ini terlihat di perairan yang menuju Pulau Padar dan Pulau Kalong. Pulau Padar adalah situs warisan budaya dunia UNESCO sejak tahun 1991. Dari pulau ini, kadang anda bisa menyaksikan lumba-lumba yang bergerak dengan bebas di lautan. 6. Perairan Pulau Siladen – Sulawesi Utara Pulau Siladen terletak di kawasan Taman Nasional Bunaken. Turis yang datang ke sini tak lagi hanya menikmati taman bawa laut yang sangat indah itu. Tapi juga mencari peruntungan untuk bertemu dengan kawanan lumba-lumba. Biasanya mereka suka menampakkan diri permukaan laut atau berenang di dalam air. Lumba-lumba biasanya akan muncul di pagi hari. Mereka suka sekali mengikuti kapal-kapal yang bergerak menuju Pulau Siladen. Mereka biasanya berjumlah 20-30 ekor dan akan mengawal wisatawan yang takjub menyaksikan tingkah mereka. 7. Kepulauan Derawan – Kalimantan Timur Kepulauan Derawan adalah spot baru dalam tujuan penyelam di Indonesia. Setelah Bunaken dan raja Ampat, kawasan ini juag dikenal memiliki keindahan bawah laut yang sangat luar biasa. Bahkan bisa dibilang terbaik di kawasan Pulau Kalimantan. Di tempat ini pelancong juga bisa berenang di Danau Kakaban yang banyak menyimpan ubur-ubur tak beracun. Selain wisata bawah laut serta ubur-ubur yang unik. Kawasan ini juga menyajikan pengalaman melihat lumba-lumba. Hewan ini biasanya suka keluar begitu mendengar suara mesin dari kapal. Mereka akan berenang di sisi kiri dan kanan kapal seperti seorang penyambut. Inilah  tujuh lautan di Indonesia yang dikenal memiliki banyak sekali lumba-lumba. Pesona laut Indonesia yang sangat mempesona. (Sumber: Artikel boombastis.com Foto dw.com)
...more

Ngabuburit, Cara Seru Jalan-Jalan di Bulan Puasa!

TRIPTRUS - Di bulan Ramadan, ada aktivitas yang selalu dilakukan orang Indonesia, yaitu ngabuburit ke berbagai tempat yang menjadi destinasi wisata. Ngabuburit memang cara paling asyik untuk jalan-jalan di bulan puasa.Tempat tujuan ngabuburit sering kali merupakan tempat-tempat yang menjadi tujuan wisata. Ada taman kota, pantai, pusat perbelanjaan, pusat wisata kuliner, masjid dll. Menghabiskan hari sambil menunggu waktu berbuka puasa, memang menjadi kegiatan yang sering dilakukan umat muslim Indonesia.Ini sebabnya ngabuburit menjadi semacam kegiatan wisata jarak pendek yang dilakukan di berbagai kota di Indonesia. Hal itu juga yang menjadi alasan, ngabuburit pasti seru dilakukan di berbagai daerah.Travel Highlight kali ini pun menyoroti kegiatan ngabuburit sebagai sebuah momen mengunjungi destinasi wisata di bulan Ramadan. Banyak hal yang bisa dilakukan, mulai dari kota dimana kita tinggal. Di Jakarta misalnya, ada Monas, Taman Suropati atau Taman Menteng dan destinasi wisata lain yang ramai untuk ngabuburit.Masjid-masjid bersejarah di berbagai kota juga menjadi tempat tujuan ngabuburit. Selain itu, pusat perbelanjaan seperti mal juga berusaha menarik pengunjung dengan aneka kegiatan Ramadan. Pun demikian dengan hotel, yang berusaha memikat tamu dengan aneka sajian makanan berkelas untuk berbuka puasa.Jika Anda sedang traveling ke berbagai kota di Indonesia, ini adalah kesempatan emas untuk bisa merasakan ngabuburit di sana. Di Yogyakarta, ngabuburit di Jl Malioboro pasti asyik. Atau, bergabunglah dengan warga lokal di Bundaran UGM atau di alun-alun keraton.Di Makassar juga seru untuk ngabuburit. Warga dan wisatawan meramaikan Pantai Losari menunggu matahari terbenam. Setelah itu parade wisata kuliner sudah menunggu mereka di kawasan itu. Di Surabaya, Jembatan Suramadu dan berbagai taman kota adalah tempat favorit untuk ngabuburit. Di Banda Aceh apalagi, dengan budaya Islam yang kuat, ngabuburit pun rasanya sangat berbeda.Jalan-jalan sore menjelang buka puasa, tidak hanya bisa dilakukan di negeri sendiri. Di Kuala Lumpur, Malaysia ngabuburit juga seru dilakukan di depan Menara Petronas, Dataran Merdeka atau ke kawasan pecinan di Petaling Street. Di Singapura, ngabuburit di Marina Bay bersama patung Merlion rasanya tiada dua.Bagaimana dengan para traveler di berbagai negara muslim nan jauh di Timur Tengah? Puasa yang lebih lama di musim panas menjadi tantangan mereka. Tapi kegiatan ngabuburitnya tetap seru untuk dilakukan. Semua orang mengakui, ngabuburit di Masjidil Haram, Mekkah adalah pengalaman terbaik sedunia.Traveling dan ngabuburit adalah dua hal yang saling melengkapi. Ngabuburit adalah bukti bahwa kegiatan traveling alias jalan-jalan, memang tidak mempermasalahkan waktu, tempat, jarak dan musim. Selamat jalan-jalan dan ngabuburit! (Sumber: Artikel travel.detik.com ; Foto travelmatekamu.com)
...more

Nikmati Sensasi Off Road di Hutan Wisata Punti Kayu Hanya Rp80 Ribu

TripTrus.Com - Jika ingin memicu adrenalin dengan melakukan olahraga Off Road, masyarakat Palembang tidak perlu jauh-jauh ke pinggiran kota. Cukup datang  ke Taman Wisata Alam Punti Kayu. Di sana a sudah disediakan wahana Off Road dan hanya tinggal membayar sewa Jeep seharga Rp80 ribu pengunjung bisa bersensasi menguji adrenalin. Pihak management Punti Kayu telah bekerjasama dengan komunitas Jeep di Palembang. Sehingga disediakan delapan Jeep beserta sopirnya, untuk menemani para pengunjung menjelajahi asrinya hutan Punti Kayu. Rute yang disediakan untuk semi Off Road ini sekitar 2 Km dengan waktu tempuh sekitar 15 menit. Meski cukup menantang adrenalin dan bikin deg-degan, para pengunjung tidak perlu khawatir. Sebab, tim mempersiapkan track ini untuk wisata keluarga sehingga dinamakan semi Off Road. Pembuat Rute Off Road Punti Kayu Agam Witanto, Jeep yang dipergunakan untuk Off Road ini diantaranya Land Rover tahun 1968, Land Rover tahun 1958, Jeep Willys tahun 1941. "Ini mobil perang, ban mobil ini 4x4, walaupun jalan licin dan terjal masih bisa jalan," katanya. Titik awal rute Off Road mulai dari depan tempat awal masuk Punti Kayu. Sopir akan membawa pengunjung melewati spot foto, tempat kunjungan satwa, kemudian ke area track. "Pematangan track dilakukan selama sebulan. Track Off Road ini merupakan jalur alami yang ada di hutan ini, bukan sengaja dibuat misalnya digali, tidak seperti itu," katanya. Saat memasuki kawasan hutan, track memang cukup terjal, apalagi bagi seorang pemula dan baru mencoba ikut Off Road. Tapi tidak perlu khawatir karena wahana ini sangat menyenangkan. Sopir yang dipilih sudah sangat paham dan sudah berpengalaman lebih dari lima tahun. Di jalur Off Road, penumpang bisa berhenti sejenak untuk melihat-lihat juga berfoto dengan latar belakang track Off Road, Jeep ataupun sejuknya hutan Punti Kayu. "Kapasitas untuk Jeep bisa dinaiki oleh 4-5 orang," katanya. Salah seorang pemilik Jeep Land Rover, Ican mengatakan, persiapan wahana ini dari Januari. Karena Covid-19 pada Maret lalu, maka baru berjalan 12 Agustus. Trend masih datar karena kondisi sosial ekonomi terutama pada bulan April dan Mei. "Tetapi sejak Agustus hingga Oktober ini dalam satu hari yang order bisa 1-2 kali," katanya. Ican mengatakan, karena track yang dilalui bukan jalan mulus, maka untuk perawatan kendaraan ini menurutnya tidak terlalu susah. Asalkan pembawa Jeep sudah memahami cara membawa Jeep di area Off Road. "Tim kita sudah paham. Tim rata-rata dari komunitas Off Road dan punya pengalaman lebih dari lima tahun," katanya. Manager TWA Punti Kayu Raden Azka mengatakan, dipilih kawasan yang terjal, tapi pihaknya mengupayakan tetap menjaga pepohonan karena Punti Kayu merupakan kawasan hutan konservasi. Biaya Off Road, pihaknya memberikan diskon awalnya Rp200 ribu menjadi Rp80 ribu. "Kita terapkan juga protokol kesehatan, setelah digunakan jeep disemprot disinfektan. Untuk keselamatan pun, sebelum dibuka untuk umum, track ini sudah dicoba berkali-kali jadi batas-batas keselamatan sudah disurvey," katanya. [Baca juga : "4 Lokasi Wisata Di Sumbar Ini Ternyata Bekas Tambang Yang Ditinggalkan"] Ia mengatakan, selama pandemi ini pihaknya membatasi jumlah kunjungan dari biasanya 1200 menjadi 600 pengunjung. Tingkat kunjungan pada masa pandemi ini memang cukup berdampak. "17 Agustus lalu ramai, September sepi, Oktober karena long weekend pengunjung ramai, diharapkan Desember ramai juga," katanya. Pengunjung Punti Kayu saat ini banyak kendaraan dari luar kota dengan plat D BE, dan A. "Mengantisipasi pengunjung agar tidak terjadi kontak fisik, maka dilakukan satu tiket terusan. Selama ini tiket wahana punti kayu Rp10 ribu, tapi kita bebaskan 4 wahana dengan tiket Rp30 ribu dewasa dan Rp25 ribu anak-anak. Kolam renang dan flying foox masih ditutup," katanya. (Sumber: Artikel rri.co.id Foto @oktaalfarizi ) 
...more

5 Destinasi Wisata Bangunan Bersejarah di Jakarta Yang Instagramable Banget!

TripTrus.Com - Sebagai Ibu Kota Indonesia, Jakarta menjadi salah satu magnet tersendiri untuk dikunjungi oleh para traveller. Di kota metropolitan ini, kamu tak hanya bisa menikmati pemandangan gedung gedung pencakar langit saja, namun kamu juga bisa menikmati ragam wisata yang ada. Seperti salah satunya wisata bangunan bersejarah yang sangat seru untuk dijelajahi. "Selain bersejarah, bangunan bersejarah ini pun terkenal sebagai destinasi yang murah dan mempunyai spot yang Instagramable banget." Jadi, kamu nggak perlu takut isi dompet akan terkuras dan tentunya masih tetap bisa mengabadikan momen dengan background yang ciamik. Penasaran dengan destinasi tersebut? Berikut 5 destinasi wisata bangunan bersejarah di Jakarta yang Instagramable! 1. Museum Fatahillah   Hari ini berkunjung ke museum Fatahila dengan tiket masuk 5K untuk dewasa 2K untuk pelajar atau anak anak kita dapat melihat sejarah Batavia Ayo jelajah museum #arch #architecture #bangunanbersejarahindonesia #cityscape #iphoneography #iphonephotography #instacanvas #hdr #hdrama #hdrphoto #jakarta #jakartaphotoclub #kotatua #museum #museumfatahillah #snapseed #urbanlandscape #urbanphotography A post shared by Pri A (@pria16) onJan 6, 2018 at 8:55pm PST Museum Fatahillah yang memiliki nama resmi Museum Sejarah Jakarta, merupakan sebuah museum yang terletak di Kawasan Kota Tua Jakarta. Gedung yang awalnya adalah balai kota Batavia ini dibangun pada tahun 1707-1712 atas perintah Gubernur Jendral Joan Van Hoorn dan menyerupai Istana Dam yang berada di Amsterdam. Museum ini terdiri atas bangunan utama dan beberapa bagian lainnya yang mempunyai fungsi masing-masing pada masanya. Dan kini, Museum Fatahillah dijadikan sebagai museum bersejarah yang memiliki banyak acara reguler serta acara lainnya untuk menghidupkan kembali kehidupan serta aktivitas-aktivitas di sekitarnya. Mulai dari menampilkan banyak tarian, peragaan busana, parade mobil vintage, festival makanan, dan lain-lain. Tak hanya itu, di sini kamu juga bisa menemukan banyak spot foto terbaik dengan bertemakan old & vintage. Banyak dari masyarakat Jakarta atau luar Jakarta yang datang untuk foto pre-wedding, foto buku tahunan, atau sekedar berfoto dan bermain di museum ini. 2. Museum Bahari   Kids loves to seek unusual knowledge, they love the museum #maritimemuseum #kotatuajakarta A post shared by Diana Marcella (@marcella_diana) onJan 4, 2018 at 3:46pm PST Museum Bahari merupakan museum yang menyimpan banyak koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Marauke. Museum ini berlokasi di seberang Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta. Bangunan ini dulunya adalah gudang yang berfungsi untuk menyimpan, memilih dan mengepak hasil bumi, seperti rempah-rempah yang merupakan komoditi utama VOC yang sangat laris di pasaran Eropa. Museum Bahari menyimpan 126 koleki benda-benda sejarah kelautan. Terutama kapal dan perahu-perahu niaga tradisional. Di antara puluhan miniatur yang dipajang terdapat 19 koleksi perahu asli dan 107 buah miniatur, foto-foto dan biota laut lainnya. Buat kamu yang tertarik dengan wisata bahari, rasanya kamu wajib ke sini untuk mengenal sejarah bahari lebih dalam. Dan tentunya kamu masih bisa berfoto-foto dengan banyaknya spot yang instagramable! 3. Galangan VOC   Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak mau mencari sahabat . ----------- ----------- 📷 by : me if. ka @tamagraph thks to @kitaina.id and @jktgoodguide 🎉 . . . . #shotoniphone #explorejakarta A post shared by #CANGKIRSEBE (@madmusss) onSep 29, 2017 at 6:38am PDT Galangan VOC masih ada di Kawasan Kota Tua Jakarta, tepatnya di dekat Pelabuhan Sunda Kelapa. Bangunan yang pernah digunakan sebagai kantor pusat kegiatan perusahaan dagang Hindia Belanda, VOC ini diperkirakan dibangun pada tahun 1628. Dulunya, galangan kapal ini dijadikan tempat menyimpan dan memperbaiki kapal-kapal besar yang akan berlayar ke perairan terbuka selama berbulan-bulan atau bahkan tahunan. Selain kapal besar, terdapat pula kapal-kapal kecil yang dibuat di sini. Pada masanya, Galangan VOC menjadi suatu bandar terpenting di Asia dan pendukung bagi jaringan niaga sedunia yang menggunakan kapal layar. Galangan VOC sempat direncanakan ingin dirubuhkan, namun rencana tersebut tidak terlaksana karena bangunan ini merupakan cagar budaya. Dan konon katanya, bangunan ini sekarang jadi restoran. Penasaran dengan setiap sudut bangunan ini? Langsung aja kunjungi dan cari spot terbaik untuk foto! 4. Pelabuhan Sunda Kelapa   kalo jalan sama anak lakik ya gini, manjat manjat 😆😆 . . . . . . . . . in frame: @carlosteezo @axel_naga @kevinsinaga7 . . . . . . . #harbour#harbourlife#harbourcity#port#citylife#dock#coast#jakarta#jakartaphotography#portrait#lifeportrait#harbourviews#travel#explorejakarta#enjoyjakarta#whywhiteworks#InfoJakarta#scenery#urbancity#instajakarta#urbanphotography#urbanstyle#urbanexploring#urbanscape#streetphotography#container#petikemas#instajakarta#instadaily#pelabuhansundakelapa A post shared by Lulu Napitupulu (@carouselcaroline) onJan 7, 2018 at 7:48am PST Layaknya pelabuhan pada umumnya, di Pelabuhan Sunda Kelapa kamu dapat menikmati sisi bahari Indonesia. Pasalnya selain dapat mengambil foto dengan background laut maupun kapal-kapal yang bersandar, kamu juga bisa melihat aktivitas dan kegiatan nelayan serta warga sekitar yang sedang bekerja. Pelabuhan Sunda Kelapa memang menjadi daya tarik utama para traveller yang mengunjungi Kawasan Kota Tua Jakarta. Selain mendapat wisata bangunan bersejarah, di pelabuhan ini kamu juga bisa menyewa jasa sampan milik para nelayan. Dengan sampan yang disewakan ini, kamu dapat berkeliling sembari menikmati suasana yang ditawarkan Pelabuhan Sunda Kelapa. Biaya sewanya pun tergolong murah, sekitar 50 ribu rupiah saja. Dan kalau kamu pintar mengambil angle foto, kamu dapat mendapatkan banyak foto menarik, mulai dari suasana pantai utara Jawa, sisi unik kapal pinisi hingga aktivitas bongkar muat barang yang terjadi di sini. 5. Gedung Arsip Nasional   "Jangan mengharapkan bangsa lain respek terhadap bangsa ini, bila kita sendiri gemar memperdaya sesama saudara sebangsa, merusak dan mencuri kekayaan ibu pertiwi " - Bung Hatta - Like this quote #begrateful #godisgood #indonesiahebat #indonesianheritage #budayaindonesia #respectandhonor #iloveournation #iloveindonesia #museumarchitecture #gedungarsipnasional #unityindiversity #indonesiaberkarya #kitaindonesia #pedulibangsaku #portraitphotography #vintage #vintagephotography #indonesiantourism #artphotography #streetstyle #meninstyle #fashionman #instavsco A post shared by anggaborne (@anggaborn) onOct 18, 2017 at 4:38am PDT Gedung Arsip Nasional dibangun pada tahun 1760 oleh Reiner de Klerk (1710-1750), selain sebagai arsitek gedung ini Reiner de Klerk juga tercatat sebagai gubernur jendral VOC pada tahun 1777. Awalnya sebelum dijadikan museum, gedung ini berfungsi sebagai tempat peristirahatan Reyner de Klerk. Seiring berjalannya waktu, Gedung Arsip Nasional silih berganti fungsinya, mulai dari panti ashuan, Departemen Pertambangan, sampai yang terakhir dijadikan museum. Bahkan tak sedikit yang menjadikan Gedung Arsip Nasional sebagai tempat resepsi dan akad pernikahan. Dengan interior dan benda-benda antik di dalamnya, Gedung Arsip Nasional patut menjadi cagar budaya sejarah Indonesia. Dan tentunya, buat kamu yang hobi foto-foto bergaya old & vintage, gedung ini merupakan salah satu rekomendasi destinasi wisata bangunan bersejarah yang wajib kamu kunjungi. (Sumber: Artikel goersapp.com, Foto Amieykha)
...more

9 Event Besar di Jawa Timur Oktober 2023

TripTrus.Com -  Banyak banget event keren yang bakal heboh di beberapa kota dan kabupaten di Jawa Timur pas bulan Oktober 2023 nih, bro! Eventnya nggak main-main, macem-macem, dari festival, jambore, sampe pasar rakyat, pokoknya semuanya ada.       View this post on Instagram A post shared by Jambore Jawa Timur 2023 (@jamborejawatimur2023) Kita nih ngecek dari akun Instagram @eventjawatimur, dan ini dia sembilan event seru di Jawa Timur buat Oktober 2023: 1. Banyuwangi Aquaculture Festival 2023 Ini festival seru yang berlangsung selama tiga hari dari 1-3 Oktober 2023. Lokasinya di Balai Benih Ikan Kecamatan Genteng Banyuwangi. 2. Serang Culture Festival VII 2023 Nah, festival ini gak main-main, bro, berlangsung selama 29 hari mulai dari 1 sampe 29 Oktober 2023 di Wisata Pantai Serang, Desa Wisata Serang Blitar. Ada macem-macem festival, kayak Serang Fishing Festival, Kite Festival, Patung Pasir, Barong Festival, Pantai Serang Jazz Festival, dan Kroncong Festival. 3. Hari Jadi Kota Batu ke-22 2023 Event ini berlangsung sepanjang bulan Oktober 2023 di Kota Wisata Batu. Bakal ada banyak UMKM dan Ekonomi kreatif yang tampil. 4. Jambore Jawa Timur 2023 Buat kamu yang suka jambore, nih! Event ini berlangsung dari tanggal 2 sampe 7 Oktober 2023 di Bumi Perkemahan Ngawun Abilowo Parengan Tuban. Ada 1.900 peserta dari 38 kwartir cabang se Jawa Timur, loh. 5. Jatim Fest 2023 Festival ini digelar selama empat hari dari tanggal 4 sampe 8 Oktober 2023 di Jatim Expo Surabaya. Rangkaian acaranya buat merayakan hari jadi Jawa Timur ke - 78 dengan pesta belanja, hiburan, dan rekreasi ala Jawa Timur. [Baca juga : "Calender Of Event Wonosobo Bulan Oktober 2023"] 6. Semarak MTQ XXX Provinsi Jawa Timur 2023 Event ini digelar pada Kamis, 5 Oktober 2023, di GOR Untung Suropati Kota Pasuruan. Ada guest star Setia Band dan Charly Van Houten yang bakal bikin meriah. 7. Sampang Envesment Week 2023 Buat yang suka bisnis, event ini wajib nih. Digelar dari tanggal 5 sampe 7 Oktober 2023 di Kabupaten Sampang Madura. Ada exhibition, talkshow, seminar discussion, Sampang talent search, pengobatan gratis, dan juga hiburan. 8. Gelar Reog Bulan Purnama 2023 Ada event seru lagi nih! Digelar Sabtu, 7 Oktober 2023, mulai jam 7 malam di Aloon - aloon Ponorogo. Ada grup reog Singo Mudo Kecamatan Jenangan, plus penampilan kreasi tari dari Sanggar tari Kinanti putri dan Granggang Suh. 9. Pasar Rakyat Madiun 2023 Event ini udah berlangsung dari 22 September sampe 7 Oktober 2023 di Alun-alun Caruban Madiun. Keren banget buat ngerayain HUT ke-4 Paguyuban Pedagang Alun-Alun Caruban bersatu. Nah, itu dia beberapa event asik yang bakal bikin bulan Oktober 2023 di Jawa Timur makin seru! Jangan sampe ketinggalan, bro! (Sumber Foto @b_roll.studio) 
...more

6 Aplikasi Wajib Traveler

TRIPTRUS - Era teknologi seperti sekarang ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh traveler. Salah satu caranya yaitu dengan menginstal beberapa jenis aplikasi traveling ke smartphone yang akan membantu traveler merencanakan liburan.Sebenarnya ada banyak sekali aplikasi yang bisa dicoba oleh traveler. Namun, 6 jenis aplikasi inilah yang paling populer. Dirangkum detikTravel dari berbagai sumber, inilah 6 jenis aplikasi traveling untuk lebih mudah merencanakan liburan. 1. Peta dan navigasi Sumber: Foto tech.blorge.comJenis aplikasi pertama yang harus ada di gadget traveler adalah aplikasi peta dan navigasi, alias penunjuk arah. Ada beberapa aplikasi yang bisa traveler coba. Yang paling gampang dan cukup diandalkan adalah Google Maps, atau yang terbaru dan cukup ngetren adalah Waze.Interface Waze yang cukup menarik membuat traveler bisa dengan mudah mendapat arahan menuju destinasi yang ingin traveler datangi. Selain itu, Waze juga memungkinkan traveler mendapatkan informasi dari pengguna Waze lainnya untuk mengkalkulasi daerah-daerah macet dan menyediakan rute yang paling efisien untuk menuju tempat tujuan.Dengan aplikasi peta dan navigasi, traveler bisa merancang rencana perjalanan dengan akurat. Ketika sedang traveling, aplikasi ini juga membantu mobilitas traveler.2. Aplikasi pemesanan Sumber: Foto shop.triptrus.comAda banyak aplikasi pemesanan yang bisa traveler coba, mulai dari Agoda sampai AirBnB, yang berasal dari luar negeri hingga Traveloka, TripTrus.com dan Tiket yang produk dalam negeri. Semuanya punya keunggulan masing-masing. Mulai dari pesan hotel, paket liburan, sampai pesan tiket pesawat.Aplikasi pemesanan paket liburan akan sangat membantu traveler dalam rangka merencanakan liburan impian. Apakah ingin liburan 3 hari 2 malam atau bahkan seminggu, semuanya bisa dipesan dari gadget yang berada di genggaman tangan Anda. Dari jauh-jauh hari sebelum liburan, hingga di detik terakhir hendak berangkat pun bisa!3. Konverter mata uang Sumber: Foto direktconcept.comTak kalah penting dengan jenis aplikasi lainnya, aplikasi konverter mata uang juga wajib untuk traveler miliki di gadget pribadi. Saat keluar negeri, aplikasi ini sangat penting agar traveler tidak kena tipu money changer lokal. Misalnya ada aplikasi The Converted yang bisa traveler coba install.Seringnya karena kurang informasi, traveler diakali oleh pedagang yang curang. Namun setelah ada aplikasi The Converted, hal itu bisa diminimalisasi. Selain mata uang, The Converted juga bisa untuk mengonversi satuan yang tidak lazim seperti feet atau pon, menjadi satuan yang lebih familiar seperti meter atau kilogram.4. Social mediaSumber: Foto media4.onsugar.com Inilah aplikasi yang paling populer sejagat raya. Meskipun bukan aplikasi khusus traveling, Facebook, Twitter, hingga baru-baru ini Path, menjadi patokan bagi traveler untuk berburu tiket pesawat murah, diskon hotel, hingga berbagai info menarik lainnya.Traveler bisa memanfaatkan momen istimewa ini dengan cara menjadi pengikut akun Twitter maskapai penerbangan atau hotel tertentu, guna mendapat info yang update mengenai potongan harga ataupun info menarik lainnya. Layak dicoba!Aplikasi social media juga membantu traveler memberikan informasi aktivitas kita kepada kerabat dan teman-teman. Saatnya eksis!5. Pembuatan itineraryUntuk pengguna iPhone, ada aplikasi Kayak Travel Pro yang bisa dijajal. Aplikasi ini akan menemani saat Anda sedang berpergian. Fiturnya pun terhitung cukup lengkap, ada pencarian hotel, tiket pesawat, rental mobil, hingga mengatur serta mengedit rencana perjalanan alias itenirari, semuanya bisa dilakukan di Kayak.Selain Kayak, ada pula TripIt, salah satu aplikasi terbaik untuk merencanakan perjalanan. Traveler hanya perlu masukan email atau bukti booking pemesanan, lalu Anda sudah bisa mendapatkan rencana perjalanan yang lengkap yang dirancang TripIt. Aplikasi ini mudah diakses dan itinerary ala TripIt ini pun bisa disebarkan ke keluarga ataupun teman anda. Seru bukan?6. PackingJenis aplikasi terakhir adalah aplikasi yang bisa membantu traveler dalam packing barang. Tak percaya? Coba saja pakai Packing Pro, niscaya kegiatan packing akan jadi lebih mudah dan tidak mendatangkan masalah.Tugas utama aplikasi ini adalah membantu traveler membuat daftar barang bawaan berdasarkan jumlah orang yang bepergian dan lama waktu bepergian. Aplikasi Packing Pro harus dimiliki bagi traveler yang pelupa karena akan sangat membantu dalam merencanakan liburan. Sumber: Artikel detikTravel Foto jalansanasini.com
...more

Dear Warga Tangsel, Sayangilah Jejak Sejarah Daan Mogot di BSD Ini

TripTrus.Com - Tangerang Selatan adalah kota satelit warga komuter. Tapi di sana ada jejak sejarah perjuangan Daan Mogot yang harus disayang warganya.Adalah Monumen Palagan Lengkong, atau yang sering disebut Monumen Lengkong di Tangerang Selatan. Bangunan ini dibuat pada tahun 1993, untuk mengenang peristiwa Lengkong yang menewaskan 34 taruna dan 3 perwira, yakni Mayor Daan Mogot, Lettu Soebianto dan Lettu Soetopo.Di sebelah monumen, ada sebuah rumah kecil yang terlihat tua. Di depannya, terlihat tulisan 'Cagar Budaya Palagan Lengkong'. Lengkap dengan logo Pemda Tangerang dan sejarah mengenai tempat tersebut.       View this post on Instagram Untuk mengenang Peristiwa Lengkong ada dua tempat bersejarah yang pertama adalah Taman Makam Pahlawan (TMP) taruna yang bertempat di Jl. Daan Mogot (JL. Raya Jakarta-Serang) KM 24,5 dan yang kedua adalah monumen Lengkong yang berada di wilayah Serpong Tangerang. Monumen yang dibangun berdampingan dengan Taman Daan Mogot itu berdiri tahun 1993 di atas lahan seluas 500 meter persegi. Pada dinding prasasti monumen terukir nama-nama taruna dan perwira yang gugur pada peristiwa pertempuran Lengkong. Sedangkan di dalam museumnya, terpampang foto-foto perjuangan para taruna militer di Indonesia berserta akademinya. . Monumen Lengkong kini dijadikan sebagai tempat peringatan peristiwa pertempuran Lengkong yang diperingati setiap tanggal 25 Januari. Bahkan, keputusan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu menetapkan peristiwa tersebut sebagai Hari Bakti Taruna Akademi Militer. Hal itu dituangkan lewat Surat Telegram KSAD Nomor ST/12/2005 bertanggal 7 Januari 2005. [#paskibra2k18 #paskibrapeduli #pembarismuda #peristiwalengkong #sejarahlengkong #monumenlengkong #abouttng] A post shared by Paskibra MTsN 3 Kab.Tangerang (@paskibraksatriaarjuna) onFeb 11, 2018 at 2:27am PST Sayang seribu sayang, monumen yang berlokasi di sebuah taman bernama Taman Daan Mogot ini sepi pengunjung. Bahkan, saat detikTravel berkunjung, hanya ada petugas kebersihan. Di rumah kecil tua itu, setiap harinya tertutup dan terkunci. Menurut Hamdan, petugas kebersihan, kunci itu dipegang oleh anggota TNI."Rumah ini setiap harinya terkunci, kuncinya punya anggota (Militer). Jadi nggak terbuka setiap hari," ujarnya pada detikTravel. Menurut Hamdan, rumah itu tidak berisi. Namun, dari luar lingkungannya sering dibersihkan. "Nggak ada isinya. Coba aja melongok, kosong," tambahnya. Hamdan menambahkan, rumah tersebut memang terbuka di saat-saat tertentu. Seperti pada peringatan peristiwa Lengkong 21 Januari. "Kalau bulan Januari itu suka diletakkan foto-foto, dibuka untuk beberapa orang-orang penting. Nah, kalau itu baru ramai suka ada acara," ucapnya.Dalam beberapa referensi yang ditelusuri detikTravel, rumah ini adalah bekas markas tentara Jepang yang dilucuti senjatanya oleh pasukan Daan Mogot pada 25 Januari 1946. Namun ada insiden senjata yang berujung dengan baku tembak. Daan Mogot dan pasukannya gugur. Meskipun sepi pengunjung saat didatangi, tetapi menurut Hamdan biasanya ada sejumlah traveler yang berasal dari Jakarta mengunjungi monumen Palagan Lengkong. Lokasi Monumen Palagan Lengkong sebenarnya cukup strategis. Di jantung kota BSD, dekat Mc Donald's BSD Plaza tepatnya Jalan Raya Pagedagan, Lengkong Kulon BSD. [Baca juga : "Indahnya Telaga Saat, Danau Eksotis Di Puncak Tertinggi Bogor"]Padahal, ini bisa jadi potensi pariwisata yang ada di tengah kota Mandiri BSD City. Sudut wilayah tersebut terkenal dengan bangunan-bangunan modern yang asyik untuk rekreasi. Jika saja, lebih dikemas dengan baik dan promosi yang mumpuni, pasti bisa jadi wisata sejarah akhir pekan yang seru. (Sumber: Artikel travel.detik.com Foto megapolitanpos.com)
...more

10 Tempat dan Situs Bangunan Bersejarah di Depok

TripTrus.Com - Jika di Jakarta terdapat Kota Tua yang dianggap sebagai Jakarta-nya tempo dulu, maka di Depok juga terdapat kawasan yang merupakan kota tua-nya depok yaitu yang disebut dengan Depok Lama. Kawasan Depok Lama ini meliputi seluruh Kelurahan Depok termasuk Jalan Pemuda dan sekitarnya, Jalan Siliwangi dan sekitarnya, Jalan Kartini dan sekitarnya, Stasiun KA Depok (dahulu bernama stasiun Depok Lama) dan sebagian Jalan Dewi Sartika. Tapi tidak hanya di Kawasan Depok Lama terdapat tempat dan situs bangunan bersejarah di Depok, masih banyak di luar kawasan tersebut yang juga mempunyai nilai sejarah. Salah satu kawasan Depok Lama yaitu di sepanjang Jalan Pemuda di Kel. Depok, Kec. Pancoran Mas. Di sini masih dapat ditemui bangunan-bangunan bersejarah dengan arsitektur Belanda. 1. Monumen Cornelis Chastellain       View this post on Instagram Selamat Hari Bela Negara! 19 Desember Tugu putih ini merupakan sebuah monumen pembebasan kaum budak yang didirikan pada 28 Juni 1914 atau tepatnya 200 tahun setelah wasiat dari Cornelis Chastelein mulai berlaku. Tapi tugu yang ada sekarang itu bukanlah yang asli sejak tahun 1914, karena baru dibangun kembali 28 Juni 2014. Alasannya adalah pada 1960 tugu ini sempat dihancurkan karena dianggap sebagai simbol antek-antek Belanda. Yuk, #ProtectAndPromote tugu bersejarah ini! 📷 @munzilalaily #WHCI2016 #WarisanDuniaKita #YOVETAGE #YOVETAGEDepok #DepokPeduliSejarah A post shared by #DepokPeduliSejarah (@yovetage.dpk) onDec 19, 2018 at 6:12am PST Monumen ini sekarang berada di halaman depan dalam areal Rumah Sakit Harapan Depok, rumah sakit pertama yang berdiri di Depok. Monumen ini didirikan pertama kali pada tahun 1914 masih di zaman pemerintahan kolonial Belanda dan merupakan tugu pertama yang ada di Depok ketika itu. Pada tahun 1960, tugu ini dihancurkan. Tidak ada yang tahu pasti kenapa tugu tersebut dihancurkan. Pada tahun 2002, Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) merencanakan pembangunan kembali tugu tersebut namun belum mendapatkan izin dari pemerintah dengan alasan bahwa Cornelis Chastelein bukanlah seorang pejuang atau pahlawan dan sebuah tulisan kalimat pada tugu yang dianggap berbau SARA. Baru pada tahun 2014 tugu ini baru dibangun kembali setelah mendapat ijin serta dihilangkannya tulisan yang dianggap berbau SARA. Letak Monumen/Tugu Cornelis Chastellain berada di jalan Pemuda, Kel. Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok. Berjarak kurang lebih 2 km dari Gedung Walikota Depok, Jl. Margonda. Kini tugu tersebut dianggap sebagai Titik Nol Km Depok. 2. Rumah Sakit Harapan Depok       View this post on Instagram Tugu Cornelis Chastelein #exploredepok #history #cagarbudaya #depok #cornelischastelein #bekaskantorkepresidenandepok A post shared by Enco Butarbutar (@enco_butarbutar) onDec 10, 2017 at 3:37am PST Masih berada di kawasan Jalan Pemuda, dahulunya bangunan yang dijadikan rumah sakit ini adalah bangunan kantor dari Cornelis Chastellain yang merupakan pusat pemerintahan kotapraja Depok dimasa lampau. Diperkirakan bangunan tersebut dibangun pada tahun 1880. 3. SDN Pancoran Mas 2       View this post on Instagram 🚸SDN PANCORAN MAS 2🚸 Sepintas tak ada yang menarik dari 6 obyek foto berikut. Dalam kebersahajaannya, obyek foto ini justeru eksis membisu di daerah elite yi di bilangan Jln Pemuda di kantong Belanda Depok. Setelah ditilik lebih jauh, kita akhirnya melotot melihat tiang ramping penyangga bangunan yang adalah besi² baja tempo doeloe yang tak berkarat dimakan zaman & semua ruang kelas yang kita intai disini hanya menggambarkan bahwa bangunan tempo doeloe yang terbilang kuno & kini menjadi SDN Pancoran Mas 2 itu kurang kasihsayang dari pemkot maupun warga Depok. Egp. Itulah. Konservasi apapun selalu mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan. #sdnpancoranmas2 #streetphotography #gedungsekolah #eksismembisu #konservasi #pemkotdepok #egp #wargadepok #jlnpemuda #kantongbelandadepok #depokcity #westjavaindonesia PP, 23 Mei 2018. A post shared by Parlin Pakpahan (@parlin_pakpahan_) onMay 23, 2018 at 2:21am PDT Bangunan sekolah dasar ini dahulunya merupakan satu areal dengan bangunan RS Harapan Depok. Dimasa lalu, Cornelis Chastellain menggunakan bangunan ini sebagai tempat ia mengajar kepada para budak pekerjanya. 4. GPIB Immanuel       View this post on Instagram 1st Sunday 2019 Happy Sunday. Gbu #church #christian #lutheranchurch #worship #withmywife #pray and #prayer #joy #preperation #beforeandafter #starting #weekendworship #happysunday #1stsunday #gpibimmanueldepok #depok #depoklama #westjava #indonesia A post shared by LOttositagram (@ottoberlindo) onJan 6, 2019 at 3:00am PST Bagunan gereja ini dibangun pada tahun 1714. Awalnya bernama Gereja Jemaat Masehi dan kemudian berganti nama menjadi GPIB Immanuel. Sayangnya, Kawasan Depok Lama menurut YLCC, sekarang hampir 75 persen bangunan tua yang tersisa telah mengalami alih fungsi. Hal ini dikarenakan belum ditetapkannya bangunan-bangunan di Kawasan Depok Lama sebagai Cagar Budaya dan Kawasan Wisata Sejarah, sementara desakan atas nama kebutuhan ekonomi semakin tinggi sehingga terjadi perubahan fungsi bangunan menjadi minimarket, ruko dll. 5. Jembatan Panus       View this post on Instagram . Panus. . . #jembatanpanus #panus #stevanusleander #depok #kotadepok A post shared by Chin Mi (@aliakbarfikri) onJul 29, 2018 at 7:39pm PDT Jembatan yang dibangun pada tahun 1917 oleh Stefanus Leander ini pada masa lalu jembatan ini merupakan jalan yang penghubung utama antara Depok dengan Bogor. Jembatan Panus menghubungkan Jalan Siliwangi dengan Jalan Tole Iskandar. Jembatan ini tidak lebar (sekitar 4 meter) dan hanya dapat dilalui satu kendaraan, karena itu bila ada dua kendaraan yang akan lewat dari dua arah yang berbeda harus dilakukan secara bergantian. Yang menarik, pada tiang-tiang beton penyangga jembatan ini terdapat garis ukur untuk mengukur ketinggian air sungai Ciliwung yang ada di bawahnya. Ketinggian air sungai Ciliwung yang berada di bawah Jembatan Panus ini juga menjadi indikator atau barometer debit air sungai Ciliwung setelah bendungan Katulampa di Bogor untuk kewaspadaan terhadap banjir di Jakarta. Kini jembatan ini hanya digunakan untuk akses ke sebuah kawasan perumahan dan sekitarnya, karena telah dibuatkan sebuah jembatan pengganti (dibangun pada tahun 1992) yang lebih lebar di sisi jembatan Panus. Walau demikian, jembatan pengganti ini disebut dengan Jembatan Panus Baru, dan jembatan sebelumnya disebut Jembatan Panus Lama. 6. Rumah Cimanggis       View this post on Instagram Landhuis Cimanggis - Depok, Jawa Barat. 🏚 Setelah terabaikan bertahun-tahun, baru di September 2018 Landhuis Tjimanggis akhirnya ditetapkan sebagai cagar budaya. Sempat hanya dianggap sebagai ‘peninggalan penjajah yang korup’ sehingga dinilai layak diratakan dengan tanah. 🏚 Bukankah banyak gedung-gedung tua peninggalan kolonial di seluruh dunia, saksi bisu perjalanan suatu bangsa, yang akhirnya memperkuat identitas warga, dahulu kala memang dibangun dari hasil korupsi para penjajah? 🏚 Bukan tentang hasil rasywah Gubernur Jenderal VOC Van Der Parra. Tapi nilai dan pelajaran di baliknya, yang membuat Depok, penghubung Batavia dan Buitenzorg, menjadi suatu kota yang tumbuh dengan ingatan. 🏚 Kota yang tumbuh dengan suatu benang merah dalam rentetan sejarah. Apakah kita memilih menjadi bagian dari pencerah, atau ikut arus dalam pembangunan tanpa arah? Bukankah justru mereka menjadi pengingat bahwa kita sudah tidak lagi terjajah? 🏚 #rumahcimanggis A post shared by iqbal himawan (@iqbalhimawan_) onJan 11, 2019 at 7:44am PST Rumah ini dahulunya adalah tempat tinggal dari istri Gubernur Jendral VOC Robertus Van Der Parra. Kondisi bangunan yang dibangun selama 3 tahun tersebut 1775-1778, kini dalam keadaan rusak. Lokasi rumah ini berada di lahan RRI Radar Cimanggis, Depok.  Walaupun telah mendapatkan rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya agar Rumah Cimanggis ini menjadi Benda Cagar Budaya namun khabar terakhir yang beredar menyebutkan bahwa di areal tersebut akan dibangun sebuah kampus besar bernama Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).   7. Rumah Pitung / Rumah Kapiten Cina Ada yang menyebut bahwa rumah tersebut adalah rumah singgah Pitung, jawara dan pahlawan Betawi. Ada pula yang menyebutnya sebagai Rumah Kapiten Cina, karena berada di kawasan pecinan Depok yaitu Pondok Cina. Sisa bangunan peninggalan bersejarah ini berada di dalam area perbelanjaan Margo City yang berada di Jalan Margonda, Pondok Cina, Depok. Sekarang bangunan tersebut dijadikan sebuah cafe diluar bangunan utama Margo City. 8. Masjid Jami Riyadussolihin Masjid yang terletak di Kampung Cikambangan, Kel. Kalimulya, Kec. Cilodong ini adalah masjid tertua yang ada di Depok. Dari bentuk fisik bangunan, masjid ini tidak memiliki kubah sebagaimana masjid-masjid saat ini. Konon masjid ini dibangun oleh Sunan Kalijaga saat melakukan penyebaran agama Islam di Depok. Ada juga yang memperkirakan bahwa masjid ini sudah ada sejak jaman Kerajaan Muara Beres periode tahun 1567-1579. Masyarakat setempat mengenal masjid ini dengan nama Masjid Jublegan. [Baca juga : "Letusan Krakatau, Kramat Karam, Dan Klenteng Tjoe Soe Kong"] 9. Tugu Batu Sawangan       View this post on Instagram Boro boro modip motor Ama Turing jauh, Spion beda sebelah aja belom tau di ganti 😂😭 . . . . . . . . . Selamat pagi Bang karbat yang punya lapak di Parung Bingung, kapan jualan kopi liong di marih . . .#latepost #pulangmalutakkpulangrindu #pulangmalugakpulangrindu #sunriceditanahanarky #depok #parungbingung #sawangan A post shared by Aditya Wahyu Kuntadi (@adityawahyu_k) onAug 25, 2017 at 3:37pm PDT Tugu yang dibuat pada tahun 1979 dan lokasinya berada di Jalan Muchtar Sawangan ini merupakan simbol untuk mengingat perjuangan masyarakat sekitar bersama TKR melawan tentara Nica Belanda yang coba memasuki wilayah Sawangan pada tahun 1949. 10. Tugu Gong Bolong Tugu yang terletak di perempatan Jalan Tanah Baru ini di atas tugu terdapat sebuah replika Gong Bolong. Replika tersebut diambil dari cerita legenda masyaraka Tanah Baru mengenai Gong Bolong yang konon pada masa lalu di daerah Curug Agung, Tanah Baru sering terdengar bunyi-bunyian musik yang berasal dari gamelan. Setelah ditemukan, ternyata bunyi dari gamelan tersebut tidak ada yang memainkan. Ketika seorang tokoh ingin mengangkat seluruh perangkat gamelan tersebut namun tidak sanggup dilakukan sendirian dan hanya gong bolong dan alat pukulnya, gendang serta bende yang mampu diangkatnya. Setelah kembali ingin mengangkat perangkat gamelan lainnya, ternyata telah raib atau hilang. Demikian sedikit dari banyak tempat dan situs bangunan bersejarah di Depok. Semoga bermanfaat buat pembaca. (Sumber: Artikel depoknetizen.blogspot.com Foto x.detik.com)
...more

Kuliner Enak di Lembah Harau

Tahun 2017 lalu, tim infoSumbar berkesempatan hadir di event Pasa Harau, sebuah event pariwisata yang digagas oleh masyarakat di Lembah Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. Di event ini kita bisa menikmati kuliner, keindahan alam dan pertunjukkan tradisi sekaligus. Untuk urusan kuliner ada satu yang menarik dari Lembah Harau ini. Dan kuliner ini konon hanya ada di dua daerah di Kabupaten Limapuluh Kota, satu di Lembah Harau dan satu lagi di Limposi Tigo Nagari. Kuliner minang yang satu ini adalah Goreng Pucuk Daun Kopi. Sesuai dengan namanya kuliner minang ini terbuat dari pucuk daun kopi. Pucuk Daun Kopi ini kemudian digoreng sampai krenyes bersama cabe halus dengan minyak yang tidak terlalu banyak. Hasilnya adalah pucuk daun kopi yang gurih, krenyes dan sedikit pedas. Cocok untuk jadi cemilan sebenarnya. Tapi di Lembah Harau, goreng pucuk daun kopi disajikan sebagai lauk utama saat makan. Dengan hidangan nasi yang agak lembek atau lambiak dalam bahasa minang. Selain Goreng Pucuk Daun Kopi biasanya juga ada pengganti samba lado, yaitu parutan kelapa yang dicampur lado (cabe) sehingga warnanya menjadi merah.Menikmati kuliner tersebut di tepi persawahan Lembah Harau dengan diapit oleh tebing-tebing yang megah, rasanya sungguh syahdu.  Sumber:http://pasaharau.com/kuliner-enak-di-lembah-harau/ infosumbar.net Foto:pasaharau.com
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Treaking Gunung Papandayan
21 - 22 Aug 2026
Open Trip Dieng Plateau
21 - 23 Aug 2026
Open Trip Pulau Pari
22 - 23 Aug 2026
×

...