shop-triptrus



Penutupan Total Kawasan Wisata Bromo Pada 3-5 Juni Karena Adanya Ritual Yadnya Kasada

TripTrus.Com - Para wisatawan yang berencana mengunjungi kawasan wisata Gunung Bromo pada awal Juni harus mengatur ulang perjalanan mereka. Hal ini disebabkan oleh penutupan total kawasan wisata tersebut selama perayaan Raya Yadnya Kasada pada tanggal 3-5 Juni 2023. "Kegiatan wisata Gunung Bromo akan ditutup total mulai 3 Juni pukul 18.00 WIB hingga 5 Juni 2023 pukul 18.00 WIB," kata Hendro Widjanarko, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, pada hari Minggu, 21 Mei 2023. Penutupan kawasan wisata Gunung Bromo ini diatur dalam Pengumuman Nomor PG.07/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/5/2023 tentang Penutupan Kegiatan Wisata Bromo pada Yadnya Kasada Tahun 2023. Penutupan tersebut juga memperhatikan surat dari ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Probolinggo Nomor 278/Pem/PHDI-KAB/V/2023 yang tanggal 12 Mei 2023 terkait permohonan penutupan kawasan tersebut.       View this post on Instagram A post shared by BBTN Bromo Tengger Semeru (@bbtnbromotenggersemeru) Hendro menjelaskan bahwa penutupan kegiatan wisata di Gunung Bromo dilakukan dalam rangka upacara ritual Yadnya Kasada yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat pada tanggal 4-5 Juni 2023 di area taman nasional tersebut. [Baca juga : "Ini Adalah Daftar Dan Jadwal Lengkap Acara Yang Tercantum Dalam Kalender Event Palembang Selama Bula"] Yadnya Kasada adalah upacara persembahan atau sesajen kepada Sang Hyang Widhi yang dilakukan oleh suku Tengger. Setiap bulan Kasada pada hari ke-14 dalam penanggalan Jawa, diadakan upacara persembahan untuk Sang Hyang Widhi dan leluhur. Masyarakat melemparkan sesajen, yang biasanya berupa hasil bumi, ke dalam kawah Gunung Bromo. Terkait penjualan tiket masuk ke kawasan Gunung Bromo yang dilakukan secara daring, akan ditutup selama periode 3-5 Juni 2023. Pengumuman ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi masyarakat atau wisatawan yang berencana berkunjung. Penutupan kawasan Bromo dari aktivitas wisata ini dilakukan di empat titik pintu masuk kawasan, yaitu Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura di Probolinggo, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari di Pasuruan, serta wilayah Malang dan Lumajang di pintu masuk Jemplang, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. (Sumber Foto @lambert_grijns_dubes_belanda) 
...more

8 Langkah Menjadi Tour Guide di Indonesia

TripTrus.Com - Lihatlah bilik kamar Anda. Tertutup. Persegi. Tentu sangat membosankan bagi sebagian orang untuk berada di dalam kotak persegi yang kita sebut kamar ini, bayangkan sebuah tempat eksotis yang indah, dikelilingi oleh pepohonan yang rindang serta masyarakat yang ramah tamah. Bayangkan tempat tersebut merupakan “kantor” tempat Anda bekerja setiap harinya. Menyenangkan bukan? Jika jawabannya iya, maka sekarang Anda sudah mengetahui bagaimana rasanya menjadi tour guide atau Pemandu Wisata! :) Pada artikel ini kami akan memberikan cara agar Anda bisa bekerja menjadi tour guide di Indonesia sehingga Anda bisa bekerja di tempat-tempat yang indah sesuai keinginan Anda. Cara Menjadi Tour Guide di Indonesia 1. Tentukan di mana Anda ingin bekerja Sebelum Anda memikirkan tentang persyaratan menjadi tour guide, sebaiknya tentukan dulu di mana Anda ingin bekerja. Tour guide memiliki spesialisasi dan lisensi untuk tempat-tempat tertentu saja sesuai dengan kapasitasnya. Seorang tour guide yang memiliki lisensi untuk memandu wisatawan di Pulau Alor, belum tentu bisa menjadi pemandu di tempat lain, misalnya di Candi Borobudur. Oleh karenanya, sangat penting untuk menentukan terlebih dahulu destinasi wisata mana yang paling Anda sukai agar bisa memaksimalkan usaha untuk mempelajari destinasi tersebut serta mencari lowongan kerja tour guide di destinasi tersebut. Tentu lebih menyenangkan jika bekerja di destinasi yang menjadi favorit kita bukan? 2. Cari institusi pendidikan untuk tour guide Menjadi seorang tour guide haruslah memiliki wawasan serta pendidikan yang mendukung kemampuan memandu wisatawan. Seorang tour guide tidak hanya dituntut untuk menyampaikan penjelasan mengenai suatu destinasi secara menyenangkan, tetapi juga harus menguasai cara memandu serta standar dalam pemanduan wisatawan agar pengalaman yang dirasakan oleh wisatawan dapat lebih maksimal. Tour guide juga merupakan salah satu “ujung tombak” dari kepariwisataan Indonesia. Jika apa yang disampaikan oleh tour guide tidak benar atau membuat wisatawan bosan bahkan jengkel, maka bisa-bisa destinasi tersebut akan mendapat citra buruk dari para wisatawan. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk terlebih dahulu mengikuti pendidikan tour guide baik dalam institusi pendidikan tinggi seperti di perguruan tinggi Jurusan Usaha Perjalanan Wisata maupun lembaga pelatihan tour guide seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia. 3. Pelajari terus destinasi favorit Anda Sembari belajar di institusi pendidikan maupun pelatihan tour guide yang Anda pilih, Anda tetap bisa memfokuskan diri untuk terus menambah informasi mengenai destinasi wisata favorit yang sudah Anda tentukan sebelumnya. Kuasai dengan penuh segala informasi yang berhubungan dengan kepariwisata dari destinasi wisata favorit Anda tersebut, bahkan tambahkan juga sedikit informasi umum karena tidak jarang wisatawan menanyakan hal-hal yang diluar dari kepariwisataan seperti tingkat pendapatan masyarakat lokal di destinasi tersebut dan lain sebagainya. Selain itu, kuasai juga bahasa asli dari destinasi tersebut agar dapat memudahkan komunikasi Anda dengan masyarakat lokal. Terlebih jika Anda bukanlah warga asli dari destinasi wisata yang Anda senangi tersebut. 4. Ikuti program Escorting dengan baik Escorting merupakan istilah yang digunakan untuk kerja praktik di bidang pemanduan wisata. Biasanya lembaga pendidikan maupun pelatihan tour guide sudah melakukan kerjasama dalam program escorting ini dengan beberapa agen perjalanan maupun biro pariwisata. Anda bisa melakukan escorting di berbagai biro perjalanan wisata yang menerima tambahan pemandu wisata. Escorting terbagi menjadi 3 tahap. Pada tahapan pertama, Anda hanya diperbolehkan untuk melihat dan mengamati pemandu wisata senior sembari mencatat apa-apa saja yang menurut Anda penting. Pada tahap selanjutnya, Anda diizinkan untuk memandu sebagian perjalanan wisata yang Anda ikuti. Jika dirasa Anda sudah cukup mampu untuk memadu wisatawan secara baik, maka Anda diizinkan untuk melakukan pemanduan wisata secara mandiri. 5. Dapatkan lisensi tour guide / Pemandu Wisata Setelah lulus dari pendidikan atau pelatihan pariwisata, langkah selanjutnya adalah mendapatkan lisensi pramuwisata dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi yang tepatnya dilaksanakan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata. Lisensi ini akan berguna sebagai kartu identitas Anda. Tanpa lisensi Anda tidak diizinkan memandu wisatawan. Persyaratan untuk mendapatkan lisensi dapat berbeda-beda di masing-masing provinsi. Namun secara umum persyaratannya adalah: Pernah mengikuti program escorting di agen perjalanan atau biro pariwisata Usia minimal 22 Tahun (bisa berbeda di masing-masing provinsi) Menguasai setidaknya 1 bahasa asing Menguasai bahasa daerah (di destinasi tempat bekerja) Paham dengan budaya daerah (di destinasi tempat bekerja) Persyaratan lain sesuai dengan peraturan daerah masing-masing provinsi Lisensi pramuwisata ini memiliki masa berlaku selama 1 tahun. Ini berarti Anda harus mendaftar ulang setiap 1 tahun sekali. Perlu Anda ketahui, tour guide yang tidak berlisensi atau lisensinya sudah habis masa berlakunya namun tetap memaksakan diri melakukan pemanduan wisata akan dikenakan sanksi berupa hukuman kurungan penjara. 6. Kenali perbedaan Freelance Guide dan Staff Guide Ada dua jenis pemandu wisata yang perlu Anda ketahui, yaitu pemandu wisata lepas / freelance guide dan pemandu wisata staff / staff guide. Seperti namanya pemandu wisata lepas tidak terikat oleh satu biro perjalanan sehingga Anda bisa memilih kapan dan dengan biro perjalanan mana Anda ingin bekerja. Namun, sayangnya pemandu wisata lepas tidak memiliki gaji tetap, sehingga akan sangat sulit untuk mendapat pemasukan dari pekerjaan pemanduan wisata pada saat sedang musim sepi. Beda halnya dengan pemandu wisata staff yang memiliki gaji tetap baik ketika sedang musim ramai maupun musim sepi. Pemandu wisata staff terikat oleh satu biro perjalanan dan Anda juga dituntut untuk selalu siaga di biro tersebut. Sebagian besar pekerjaan pemanduan wisata diisi oleh pemandu wisata lepas. Hal ini tidak hanya karena profesi pemandu wisata dijadikan kebanyakan orang sebagai pekerjaan sampingan, tetapi juga berhubungan dengan strategi finansial dari agen perjalanan atau biro pariwisata. 7. Saatnya melamar pekerjaan! Setelah anda mendapatkan pemahaman dan persiapan yang mumpuni dibidang pemanduan wisata, kini saatnya Anda melamar pekerjaan. Seperti yang telah disinggung pada poin sebelumnya, anda bisa melamar menjadi freelance guide maupun staff guide. Jika Anda diterima bekerja menjadi freelance guide, maka ini merupakan kesempatan Anda untuk membangun jaringan dengan berbagai agen perjalanan maupun biro pariwisata dan meningkatkan citra positif Anda agar dikenal sebagai pemandu wisata yang handal. 8. Tingkatkan terus kualitas Anda Seorang pemandu wisata yang handal tidak akan pernah berhenti untuk belajar. Ini juga berhubungan dengan pekerjaan pemandu wisata yang tidak kaku. Meskipun destinasi wisata tempat Anda memandu wisatawan tidak berubah banyak setiap waktunya, namun tentu materi yang Anda sampaikan kepada wisatawan akan mengalami perubahan. Ini dikarenakan Anda harus mengkombinasikan antara menyampaikan penjelasan tentang destinasi wisata dengan memberikan hiburan kepada wisatawan. Agar wisatawan dan Anda sendiri tidak bosan dengan penyampaian yang Anda berikan, tidak ada salahnya untuk terus meningkatkan kualitas diri Anda dengan terus belajar informasi baru baik informasi umum maupun informasi mengenai destinasi tempat Anda memandu wisatawan. Bisa saja suatu saat di destinasi Anda akan diadakan pembangunan ataupun perombakan, ini tentu dapat menjadi pengetahuan tersendiri bagi wisatawan jika Anda menyampaikannya. Dengan menyampaikan informasi yang selalu diperbaharui, Anda bisa memaksimalkan pengalaman yang didapat oleh wisatawan. Kesimpulan Untuk menjadi seorang tour guide atau pemandu wisata, Anda perlu membekali diri dengan pengetahuan, keterampilan serta persyaratan administrasi dengan lengkap. Pekerjaan menjadi tour guide atau pemandu wisata sangat dinamis sehingga Anda sebaiknya selalu meningkatkan kualitas diri agar bisa menjadi pemandu wisata yang handal. Sebagai seorang tour guide atau pemandu wisata, Anda merupakan bagian terpenting dari citra Indonesia di mata dunia. Maka tidak terlalu berlebihan jika tour guide disebut dengan ujung tombak pariwisata di Indonesia. (Sumber: Artikel studipariwisata.com Foto vakansinesia.com)  
...more

6 Objek Wisata Yang Bisa Disinggahi Saat Napak Tilas Banten Lama

TripTrus.Com - Berkunjung ke  Serang  ibukota Provinsi Banten tak lengkap rasanya jika tak menginjakkan kaki ke Banten Lama. Di kawasan situs sejarah di Kecamatan Kasemen ini terdapat destinasi wisata sejarah dan ziarah yang menarik untuk disusuri di  akhir pekan. Bahkan untuk mendukung gagasan Gubernur Banten Wahidin Halim yang akan menjadikan Banten Lama sebagai ikon Provinsi Banten, Dinas Pariwisata  akan melakukan pengembangan destinasi dan atraksi penunjang di sekitar Kawasan Keraton Kesultanan Banten. Saat ini yang tengah dilakukan adalah penataan kembali.  "Revitalisasi melalui  pembangunan fisik masih berlangsung,  belum selesai. Setelah kegiatan hari ulang tahun Banten dan Hari Santri banyak pengunjung yang ingin melihat proses perubahan yang sedang dilaksanakan," kata Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nur Cahyati, Sabtu, 10 November 2018. Rampung revitalisasi, ia yakin kunjungan wisatawan pun akan berlipat. Ayo, intip ada objek wisata apa saja di Banten Lama.  1. Keraton  Sorosowan       View this post on Instagram A post shared by Septian Riezsky Adhietya (@septianadhietya) onMar 6, 2019 at 9:17am PST Pada masa jayanya Banten disebut pula Kota Intan. Bukti itu ditunjukan  di Keraton Sorosowan yang  dibangun mirip sebuah benteng Belanda yang kokoh dengan bastion (sudut benteng  berbentuk intan) pada empat sudut bangunannya. Di atas lahan 3 hektar, keraton ini dibangun sekitar 1522-1526  pada masa pemerintahan Maulana Hasanuddin, pendiri  Kesultanan Banten. Saat ini, bangunan di dalam dinding keraton tak ada lagi yang utuh.  Namun, masih ada sisa  reruntuhan dinding dan pondasi kokoh. 2. Istana Kaibon       View this post on Instagram Keraton kaibon didirikan tahun 1815, keraton ini adalah yang kedua di banten setelah keraton surosowan. Penjelasan lengkapnya, cari aja sendiri di gugel Terima Kasih mata kuliah studi kebantenan. karena tugasmu, aku jadi tau tempat-tempat bersejarah kayak gini πŸ˜‚ #explorebanten #bantenlama #kesultananbanten A post shared by akbar gama refarjan (@akbar_gama) onMar 9, 2019 at 6:14am PST Keraton Kaibon dibangun untuk Ratu Aisyah. Sang ratu merupakan ibunda Sultan Syaifudin. Kaibon artinya keibuan. Kala itu Sang Sultan ke-21 itu masih belia, umurnya baru 5 tahun sehingga belum bisa memegang tampuk pemerintahan. Arsitektur Keraton Kaibon ini unik karena dikelilingi  saluran air. Keraton Kaibon ini dihancurkan oleh pemerintah Belanda pada tahun 1832, bersamaan dengan keraton Surosowan. Kini, yang masih tersisa hanya lah gerbang dan pintu-pintu besar yang dikenal dengan nama Pintu Paduraksa yang modelnya khas Bugis. 3. Benteng Speelwijk       View this post on Instagram my first "golden-hour" sunset... #exploreserang #banten #indonesia #prayforbanten #bantenbangkit #bentengspeelwijk #pesonaindonesia #wonderfulindonesia A post shared by 🌏 Blogger,Host,Speaker (@rivopahlevi) onDec 28, 2018 at 3:57am PST Benteng Speelwijk  terletak di sisi utara Kesultanan Surosowan. Arsitek yang membangun adalah kepercayaan Sultan Ageng Tirtayasa, seorang keturunan Tionghoa yang kelak bergelar Pangeran Cakradana. Bangunan inilah yang menjadi salah satu alasan Kesultanan Banten memiliki pertahanan yang sulit ditembus dari laut oleh para penjajah dari Eropa yang hendak memasuki nusantara. Berdasarkan situs Kemendikbud,  arsitek Belanda Hendrik Lucaszoon Cardeel juga berperan dalam pembangunan Speelwijk. Lucaszoon membangun Speelwijk pada 1682, lalu dipugar pada 1685 dan 1731. Ia melakukan perubahan atas bangunan yang dirancang arstitek Tionghoa tersebut. Pada  area kawasan Benteng Speelwijk itu terdapat Kerkhoff atau pemakaman  orang-orang Belanda. Salah satu makam yang paling besar dan menarik di antara makam-makam tersebut merupakan makam Komandan Hugo Pieter Faure (1717-1763). [Baca juga : "Jembatan Gantung Situ Gunung Primadona Baru Wisata Sukabumi"] 4. Masjid Agung       View this post on Instagram Melompat dengan penuh harapan semoga kelak bertemu di masa depan dengan keberhasilan menggapai cita-cita bersama para sahabat tercinta.. ❀️ . . Selamat sore menjelang malam Warga Serang, selamat menantikan adzan Maghrib. . . Foto: @anisaput29 . . #infoserang #visitserang #masjidagungbanten #tourism #indonesia #Beautifulview #beautifuldestinations A post shared by Info Serang (@infoserang) onMar 10, 2019 at 4:00am PDT Masjid Agung Banten merupakan satu dari  masjid tertua di Indonesia yang penuh dengan nilai sejarah tinggi. Setiap harinya masjid ini ramai dikunjungi para peziarah yang datang tidak hanya dari Banten dan Jawa Barat, tetapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Masjid ini dikenali dari bentuk menaranya yang sangat mirip dengan bentuk sebuah bangunan mercusuar. Tempat ibadah ini  dibangun pertama kali pada 1556 oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1562-1557), sultan pertama dari Kesultanan Banten. Ia adalah putra pertama Sunan Gunung Jati. 5. Vihara Avalokitesvara       View this post on Instagram The Kingdom Of Banten -Vihara Avalokitesvara- Lumayan rame yg ibadah πŸ˜† #vihara #viharaavalokitesvara #viharabanten #banten #kingofbanten A post shared by Nadal YJ (@25nadalyj) onFeb 4, 2017 at 4:27am PST Kelenteng tua ini konon dibangun sejak abad ke-16. Pembangunan vihara ini juga tidak bisa dilepaskan dari Sunan Gunung Jati, salah satu dari sembilan wali penyebar agama Islam di Indonesia. Yang menarik gerbang  Vihara Avalokitesvara pada atap berhiaskan dua naga memperebutkan mustika sang penerang (matahari). Gerbang ini seolah menyambut pengunjung di pintu masuk sebelum pengunjung masuk lebih ke dalam vihara yang memiliki nama lain kelentang Tri Darma. 6. Meriam Ki Amuk       View this post on Instagram MERIAM KIAMUK Menurut cerita, Meriam Ki Amuk dipercaya mempunyai kekuatan gaib. Karena kekuatan suara dentumannya bisa membuat ciut hati pasukan musuh yang mendengarnya. Selain itu ketika meledak dapat membuat musuh kocar-kacir. Hal ini dibuktikan ketika melawan armada laut Portugis maupun Belanda yang akan mendarat di Pantai Banten pada abad ke-15 dan abad ke-18 Selain Kiamuk ada juga meriam si Jagur. Konon kedua meriam kembar ini Ki Amuk dan Si Jagur adalah jelmaan dari prajurit Demak yang dikutuk sehingga berubah wujud menjadi meriam. Dikisahkan, pada saat itu wilayah Pelabuhan Banten dikenal sebagai pelabuhan niaga rempah-rempah yang cukup terkenal sampai ke daratan Eropa sehingga banyak menjadi incaran bangsa asing Meriam ki amuk merupakan salah satu benda bersejarah yg berada di kawasan museum situs kepurbakalaan banten lama. Tulisan : https://daerah.sindonews.com/read/1009862/29/legenda-meriam-ki-amuk-jelmaan-prajurit-demak-yang-dikutuk-1433683186 Foto by @napriyani_ ----------- ----------- #meriamkiamuk #bantenlama #jelajah_serang #jelajahareawisata #kotaserang #kesultananbanten #bantenbagus #meriamantibelanda A post shared by Jelajah Serang (@jelajah_serang) onAug 16, 2018 at 5:18am PDT Meriam Ki Amuk terletak di depan Masjid Agung Banten. Meriam  milik Kesultanan Banten ini  konon digunakan untuk menjaga Pelabuhan Karangantu di Teluk  Banten dari serangan musuh. Suaranya yang menggelegar ketika meledak disebut membuat musuh kocar-kacir. Itu  dibuktikan ketika melawan armada laut Portugis maupun Belanda yang akan mendarat di Pantai Banten pada abad ke-15 dan abad ke-18. Selain Ki Amuk, ada kembaran meriam ini yakni Si Jagur. Keduanya dikisahkan adalah jelmaan dari prajurit Demak yang dikutuk sehingga berubah wujud menjadi meriam.  (Sumber: Artikel travel.tempo.co Foto wacana.co)
...more

5 Wisata Mini Eropa yang Bisa Kamu Kunjungi di Indonesia

TripTrus.Com - Deretan destinasi wisata mini Eropa yang bisa dikunjungi yang terletak di berbagai daerah di Indonesia. Di tempat-tempat ini kamu bisa melihat miniatur landmark-landmark terkenal di dunia seperti miniatur menara Eiffel, Arc de Triompe hingga kawasan Venice. Dilansir berbagai sumber, Tribun Travel merangkum 5 destinasi wisata mini Eropa yang bisa ditemukan di berbagai tempat di Indonesia. 1. Merapi Park, Yogyakarta       View this post on Instagram Belanda cabang Jogja 😊 . #Merapipark #Sleman #Yogyakarta . #Yogyakartacity Credit to @anitamae11 : Jogja have it all 😍 A post shared by YOGYAKARTA CITY (@yogyakartacity) onJun 23, 2018 at 10:32pm PDT Di Merapi Park, Yogyakarta kamu bisa melihat replika sejumlah landmark ternama Eropa, mulai dari menara Eiffel di Paris, menara Pisa hingga kincir angin khas Belanda. Lokasi: Jalan Kaliurang KM. 22, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Jam buka: Dari Rabu-Senin, mulai 09.00-17.00. Harga tiket: 15,000 IDR per orang. 2. Little Venice, Bogor       View this post on Instagram Tempat yang lagi hits niih. Ajak keluarga, sahabat, atau mantan kamu kesini πŸ˜€ #destinasinusantara today by @deejase at Little Venice, Kota Bunga, Cianjur #littlevenicebogor #littlevenicecianjur A post shared by NUSANTARA DESTINATION (@destinasinusantara) onDec 2, 2016 at 4:21pm PST Di Little Venice, Bogor kamu bisa bergondola menyusuri kanal-kanal seperti berada Kota Venezia, Italia. Lokasi: Batulawang, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat Jam buka: Setiap hari, mulai dari 08.30-18.00. Harga Tiket: 25,000 IDR untuk dewasa dan 20,000 IDR untuk anak-anak di hari biasa, 40,000 IDR untuk dewasa dan 30,000 IDR untuk anak-anak di hari libur. [Baca juga : "Lima Sub Event Dirilis Dalam Cap Go Meh Singkawang 2019"] 3. Little Europe, Lampung       View this post on Instagram Jika kehidupan adalah suatu sajak yang berirama, aku hidup pada bait ketiga di mana tak banyak orang yang bisa membacanya. Mereka hanya menerka tanpa tahu seperti apa aku sebenarnya. . . . #quotesoftheday #alonequotes #quotesaboutlife #strongman #distance #myself #romantic #life #lifestory #happyquotes #life #smile #streetstyle #str #son #littleeurope #citragarden #citragardenlampung A post shared by RA Ferza Rusdiansyah Isuades (@ferzarusdiansyahisuades) onApr 6, 2018 at 10:55pm PDT Little Europe di Lampung mempunyai gaya arsitektur seperti berada di Eropa yang juga mempunyai banyak spot untuk berfoto yang apik. Lokasi: Perumahan Citra Garden, Negeri Olok Gading, Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung, Lampung Jam buka: Setiap hari, mulai 08.00-23.00. Harga tiket: Gratis. 4. Kota Mini Lembang, Bandung       View this post on Instagram Life move so fast, so stop and look around or you could just miss it 🎑 Here’s a snap of one of my favorite spots in Bandung, just because I’m missing this beautiful city already. Gotta say hello in the upcoming month πŸ‘‹πŸ» Couldn’t wait to explore more and immerse in the beauty of nature . . . . . #placetogo #explorebandung #wonderfulindonesia #travel #artofvisuals #bandungphotography #hellonusantara #kotaminilembang #floatingmarket #traveldestination #bandung #fujifilmid #bandunginframe #beautybloggerindonesia #styleblogger #whatiwore #fashion #beauty #clozetteid #ulzzang #summerstyle #μΈμŠ€νƒ€νŒ¨μ…˜ #μ–ΌμŠ€νƒ€κ·Έλž¨ #νŒ¨μ…˜μŠ€νƒ€κ·Έλž¨ #μ…€μŠ€νƒ€κ·Έλž¨ #νŒ”λ‘œμš° #μ˜€μ˜€ν‹°λ”” #νŒ¨μ…˜ A post shared by Ghina Aulia Megaputri (@ghinaaulia) onJan 8, 2019 at 2:52am PST Kota Mini Lembang, Bandung juga mempunyai pemandangan seperti kota-kota yang ada di Eropa dengan nuansa khas Eropa yang mirip. Lokasi: Jl. Grand Hotel No.33, Lembang, Bandung, Jawa Barat Jam buka: Setiap hari, mulai dari 08.00-20.00. Tiket: 15,000 IDR per orang untuk hari biasa, 20,000 IDR per orang untuk akhir pekan dan hari libur. 5. Farmhouse Lembang, Bandung       View this post on Instagram Kali ini kita jalan2 ke @farmhouselembang bersama keluarga di bandung. Alhamdulillah anak2 seneng bgt muter2 disana, walaupun lokasi menuju farmhouse lumayan macet padat merayap. Bisa make baju ala2 none belanda keliling farmhouse skalian foto2 cantik di spot2 yg kueceee. . . #bandung #farmhouselembang #farmhouselembangbandung #bandungdestination #bandungdestinations A post shared by Zulhan Hanafiah aka Dehan (@dehancolding) onFeb 14, 2019 at 3:13am PST Sama-sama di Lembang, Bandungm Farmhouse juga menjadi satu destinasi dengan nuansa Eropa yang khas. Kamu bisa melalukan selfie di banyak spot seperti bangunan dengan gaya Art Deco, kamu juga bisa mencoba mengenakan kostum khas Belanda. Lokasi: Jl. Raya Lembang No.108, Gudangkahuripan, Lembang, Bandung Barat Jam buka: Setiap hari, mulai dari 08.00-20.00. Tiket: 25,000 IDR per orang, kamu akan mendapatkan welcome drink susu dengan rasa pilihan. (Sumber: Artikel travel.tribunnews.com Foto cybertokoh.com)
...more

Wisata Sejarah Bukittinggi, 6 Fakta Keren Museum Rumah Bung Hatta

TripTrus.Com - Kota Bukittinggi, yang jadi tempat lahirnya Wakil Presiden pertama sekaligus Proklamator RI, Bung Hatta, punya banyak destinasi seru, lho. Namanya juga Bukittinggi, kota ini ada di dataran tinggi Sumatera Barat, sekitar 100 km dari Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Suasana sejuk dan view bukit bikin perjalanan ke sana makin asyik, apalagi jalan yang berkelok-kelok dengan pemandangan tebing di kanan kiri.       View this post on Instagram A post shared by Ikhsan Yody Farhan (@ikhsan.yody) Bukittinggi juga terkenal sama Jam Gadang, tapi ada destinasi yang nggak kalah bersejarah dan bikin kita tambah pinter, yaitu Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta. Di sini kamu bisa ngintip kehidupan Bung Hatta kecil sampai perjuangannya buat memerdekakan Indonesia! Sebelum mampir, yuk cek dulu 6 fakta menarik tentang museum ini. 1. Dibangun Sekitar Tahun 1860 Rumah masa kecil Bung Hatta dibangun sekitar 1860-an dengan kayu sebagai material utama. Ada bangunan utama, paviliun, lumbung padi, dapur, dan kandang kuda. Bangunan utama buat ruang tamu, makan, dan kamar keluarga. Nah, paviliun jadi kamar tidur Bung Hatta kecil. 2. Bung Hatta Tinggal di Sini Sampai Umur 11 Bung Hatta lahir di Bukittinggi, dulu namanya Fort De Kock, tanggal 12 Agustus 1902. Di rumah ini, dia tinggal sampai usia 11 tahun sebelum pindah ke Padang buat sekolah. Meski cuma 11 tahun, rumah ini berperan besar banget dalam pembentukan karakter Bung Hatta. Di sini, dia belajar disiplin, sederhana, dan penuh kasih sayang. [Baca juga : "5 Tempat Hits Di Bali Yang Bikin Lo Ngerasa Kayak Julia Roberts Di Eat Pray Love"] 3. Dibangun Ulang Tahun 1994 Rumah aslinya sempat runtuh tahun 1960-an, tapi kemudian dibangun ulang di tahun 1994 atas ide dari Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta. Proses pembangunan dimulai tanggal 15 Januari 1995, dan diresmikan pada 12 Agustus 1995, pas hari ulang tahun Bung Hatta dan 50 tahun Indonesia Merdeka. 4. Perabotannya Masih Asli, Lho! Rumah ini dibangun ulang tapi tetep pakai konsep asli. Sebagian besar perabotan di dalam rumah juga masih asli, warisan dari masa kecil Bung Hatta. Bahkan sepeda ontel yang sering dipakai Bung Hatta masih ada, tersimpan di paviliun belakang. 5. Info Sejarah Bung Hatta Lengkap Banget Di museum ini, kamu bisa lihat gimana sederhananya kamar Bung Hatta. Kamar kecil dengan lemari penuh buku. Selain itu, ada info tentang silsilah keluarga Bung Hatta dan foto-foto perjuangannya dalam meraih kemerdekaan Indonesia. 6. Lokasi Dekat Jantung Kota Bukittinggi Museum ini gampang banget dijangkau, lokasinya di Jalan Soekarno-Hatta No.37, Bukittinggi. Hanya butuh waktu jalan kaki 15 menit dari Jam Gadang. Serunya lagi, masuk museum ini gratis! Buka setiap hari dari jam 08.00-17.00 WIB.Jadi, kapan mau ke sini? Jangan sampai kelewatan, ya! (Sumber Foto @khairawwrrr) 
...more

Gombong, Kota Pusaka Yang Terlupakan!

TripTrus.Com - Gombong merupakan sebuah kota kecamatan di wilayah Kabupaten Kebumen. Dalam tata ruang dan kota, Gombong masuk dalam kawasan perkotaan karena sebagian besar penghidupan masyarakatnya dari sumber-sumber sekunder (usaha dan jasa). Dalam sejarahnya, memang Gombong dikenal sebagai pusat perdagangan. Berdasarkan catatan keluarga Liem Siauw Lam, sejak tahun 1830an di wilayah Gombong sudah terbentuk komunitas Tionghoa. Selain itu juga ada komunitas saudagar dari para Bangsawan Kalang. Kedua elemen kelompok ini membentuk karakter Gombong yang kental dengan suasana perniagaan. Dalam segi budaya, Gombong merupakan tempat berbagai unsur budaya bersatupadu. Pertama unsur budaya Banyumasan yang berpadu dengan budaya Yogyakarta, kedua unsur Tionghoa dan ketiga unsur-unsur asli dari Gombong. Semua hal tersebut menjadikan Gombong sebuah daerah yang unik, khas dan memiliki berbagai potensi menarik untuk dijelajahi. Berikut ini beberapa destinasi yang wajib kamu kunjungi ketika di Gombong: 1. Benteng Van Der Wijck (Sumber: telusurindonesia.com) Benteng yang terletak di Desa Sidayu, Kecamatan Gombong merupakan benteng peninggalan kolonial Belanda pada abad 19 yang berbentuk hexagonal. Jika diperhatikan dari bentuk bangunannya, benteng ini lebih difungsikan sebagai pos logistik daripada sebuah benteng pertahanan. Dalam perjalanan waktu, benteng ini sempat menjadi sekolah anak-anak Euroasia, interniran tawanan perang dan markas beberapa kesatuan militer. Masih banyak fakta sejarah tentang Benteng Van Der Wijck yang belum terungkap, termasuk tahun pendiriannya yang masih menimbulkan polemik, namun terlepas dari itu benteng ini merupakan aset pusaka budaya penting yang dimiliki oleh Gombong dan wajib dijaga kelestariannya. 2. Waduk Sempor (Sumber: tripadvisor.com) Berlokasi hanya 7km dari sebelah utara Kecamatan Gombong, waduk ini merupakan bendungan serbaguna yang mendukung aktifitas sungai Cincingguling atau yang lebih dikenal sungai Sempor, yang mengalir dari utara di kaki Gunung Serayu Selatan. Air dari Waduk Sempor banyak digunakan untuk irigasi pertanian penduduk dan juga pembangkit listrik tenaga air. Dengan potensi pemandangan yang bagus dan suasana yang tenang, maka Waduk Sempor dijadikan destinasi wisata baik bagi masyarakat lokal ataupun luar daerah. Pada tahun 1967, pernah terjadi tragedi memilukan, di mana Waduk Sempor jebol dan memakan korban hingga 127 jiwa dan nama-nama para korban lantas diabadikan dalam monumen Sempor. 3. Legenda Rokok Klembek Menyan (Sumber: iqbalkautsar.com) Gombong sebagai sebuah kota perdagangan pada masanya, memiliki beberapa komoditi unggulan. Salah satunya tembakau yang diolah menjadi rokok siong di berbagai industri pabrik kecil ataupun rumahan. Yang menjadi ciri khas dari rokok siong Gombong adalah campuran klembak dan kemenyan. Hal tersebut membuat rokok siong Gombong memiliki aroma khas yang sangat kuat, bahkan kerapkali dihubung-hubungkan dengan aura mistis. Masa kejayaan rokok klembak menyan berlangsung dari tahun 40 hingga 60an, dan secara perlahan tergusur oleh rokok kretek yang datang dari luar daerah. Pada era kejayaan rokok klembek menyan bermunculan berbagai merk rokok klembek menyan yang terkenal, diantaranya: Togog, Sinden, Bangjo dan Sintren. Pada saat ini kejayaan rokok klembek menyan telah berlalu, yang tersisa hanya rokok bermerk Sintren. Masih diproduksi di pabrik berperalatan kuno dan dikerjakan oleh pekerja yang berusia lansia. 4. Gedung Cung Hwa Tsung Hwi (Sumber: @kebumenmuda) Sejak awal abad 19 pendatang Tionghoa diperkirakan sudah ada di Gombong. Ketika pendatang Tionghoa mulai banyak, mereka membentuk perkumpulan yang bernama Cung Hwa Tsung Hwi. Atsa dasar itu dibangunlah gedung perkumpulan yang berlokasi di kawasan pecinan Gombong yaitu di Jalan Sempor Lama. Sempat dijadikan sebuah sekolah Tionghoa pada tahun 40 hingga 60an. Meskipun fisik gedung ini banyak mengalami perubahan, masih banyak kisah menarik yang terkandung di dalamnya. Gedung ini merupakan saksi sejarah dinamika Tionghoa di tanah Gombong. Presiden Soekarno sempat mengeluarkan PP 10 tahun 1950 tentang pengaturan domisili etnis Tionghoa di Indonesia, gedung ini sempat dijadikan tempat penampungan. Saat ini gedung ini berfungsi sebagai sekertariat Yayasan AGH yang memberikan pelayanan kematian bagi masyarakat Tionghoa di Gombong. Di gedung tersebut juga kita bisa belajar aspek budaya Tionghoa dalam kematian dan proses pemakaman. Bahkan kita masih bisa melihat “peti kembang cengkeh” yang berharga mahal. 5. Roemah Martha Tilaar (Sumber: tribunnews.com) Inisiatif membangun Roemah Martha Tilaar ini dimulai berawal dari keinginan Ibu Martha Tilaar untuk memberikan kontribusi bagi Kota kelahirannya Gombong. Beralamat di Jalan Sempor Lama no. 28, Roemah Martha Tilaar menempatkan museum sebagai konteks dan aktivitas sebagai konten dan berinformasi tentang perjalanan hidup Ibu Martha Tilaar saat di Gombong. Roemah Martha Tilaar Gombong diperkirakan sudah berdiri sejak tahun 1920-an. Merupakan rumah keluarga Liem yang dikenal sebagai keluarga Tionghoa kaya pada waktu itu. Liem Siaw Lan kepala keluarga Liem merupakan seorang pengusaha dan mempunyai bisnis yang beragam, salah satunya adalah mengelola peternakan yang mensupply daging dan susu ke tangsi Belanda Van Der Wijk. Pada masa revolusi Indonesia rumah keluarga Liem digunakan sebagai dapur umum dan tempat perawatan tentara Indonesia yang terluka akibat pertempuran dengan tentara NICA. (Sumber: Artikel Rumah Martha Tilaar dan  Amieykha Foto Amieykha)
...more

7 Keajaiban Ujung Timur Pulau Jawa, We Call It 7 Wonders of East Java

Jawa Timur, tepatnya di ujung timurnya -- mulai dari Kab. Pasuruan, Malang, Probolinggo, Bondowoso, Jember sampai Banyuwangi -- adalah secuil surga kecil yang di turunkan Allah di tanah Jawa yang biasa disebut dengan daerah tapal kuda. Jika di ujung barat pulau ini mempunyai Taman Nasional Ujung Kulon, maka di timur Jawa juga terdapat wisata Ujung Timur Pulau Jawa. Dan jika di dunia mempunyai 7 keajaiban dunia, maka (menurut saya) di ujung timur pulau Jawa juga mempunyai 7 keajaiban wisatanya yang akan kita sebut 7 Wonders of East Java (dapat dicari di dengan #7WondersEastJava). Disebut demikian karena keindahan alamnya memang dapat membuat kita takjub dan pantas menyebutnya sebagai keajaiban Allah yang diturunkan di Ujung Timur Jawa. Apa saja #7WondersEastJava? Yuk kita simak: 1. Gunung Semeru Siapa yang tidak kenal dengan gunung ini? Gunung yang nama puncaknya Mahameru ini adalah gunung tertinggi di Jawa dengan ketinggian 3676 Mdpl yang juga merupakan gunung favorit para pendaki, karena masuk dalam 7 gunung tertinggi di Indonesia, maka gunung ini masuk dalam #7WondersEastJAva. Gunung yang juga disebut sebagai puncak tertinggi para dewa ini masuk dalam 2 wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Malang dan Lumajang, termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Gunung ini juga memiliki surga tersendiri bagi para penjamahnya, seperti Ranu Kumbolo danau yang terletak di ketinggian 2400 mdpl (meter di atas permukaan laut) ini adalah shelter atau tempat istirahat (camp) favorit pendaki ketika melakukan pendakian ke Semeru. Danau ini terkenal dengan Tanjakan Cinta dan pemandangan sunrise-nya yang sangat indah.   2. Gunung Bromo Masih dalam kawan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, siapa sih yang tidak kenal dengan keindahan Bromo. Dari survey kecil-kecilan yang saya lakukan melalui forum di Internet dan melalui pembicaraan sesama pejalan, dapat disimpulkan bahwa 90% tujuan utama dan destinasi favorit wisatawan domestik dan asing ke Jawa Timur adalah ke gunung Bromo, sehingga gunung ini masuk dalam list #7WondersEastJAva. Gunung yang mempunyai pemandangan Golden Sunrise (bila cuaca bersahabat) ini memiliki ketinggian 2392 mdpl dan mempunyai kawah dengan diameter 800 meter (dari Utara ke Selatan ) dan 600 meter (dari Barat ke Timur ). Bukan hanya Golden Sunrise saja yang disuguhkan di Bromo ini, tapi juga ada sabana yang biasa disebut dengan Bukit Telletubies (karena hijaunya bukit mirip dengan bukit yang ada di serial televisi Telletubies), Pasir Berbisik (tempat pengambilan gambar film Dian Sastro untuk film Pasir Berbisik) dan lautan pasir yang tepat berada di sekeliling gunung Bromo. Di lautan pasir ini juga terdapat tempat peribadatan berupa Pura untuk agama Hindu bagi masyarakat Tengger yang biasa digunakan dalam uapacara Kasada tiap tahunnya.   3. Air Terjun Madakaripura Masih di dekat Bromo, sekitar 1,5 jam turun dari Cemoro Lawang menuju Probolinggo kita akan tiba di Air Terjun Madakaripura. Madakaripura TIDAK termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger, ini yang masih menjadi kerancuan di kalangan masyarakat. Air terjun yang masuk dalam salah satu air terjun tertinggi di jawa ini konon adalah salah satu petilasan dari patih kerajaan terbesar di Indonesia di masa lalu, yaitu Kanjeng Pating Gajah Mada yang merupakan patih dari Kerajaan Majapahit. Keistimewaan dari air terjun ini dibanding dengan yang lain adalah akses menuju air terjun utama yang berbentuk ceruk meliuk-liuk dengan tirai airnya yang begitu indah sehingga air terjun ini masuk dalam list #7WondersEastJava. Menurut saya, air terjun ini adalah air terjun salah satu air terjun terindah yang pernah saya datangi.   4. Kawah Ijen Gunung Ijen Kawah yang biasa disebut dengan Kawah Ijen ini belakangan mulai didatangi oleh wisawatan lokal karena aksesnya yang telah diperbaiki. Kawah Ijen masuk dalam wilayah administrasi Kab. Bondowoso dan Kab. Banyuwangi. Gunung yang memiliki ketinggian 2443 mdpl ini merupakan gunung yang masih aktif hingga sekarang dengan dinding kaldera setinggi 300 – 500 meter. Gunung ini menjadi sumber ekonomi bagi masyrakat sekitar karena gunung ini menghasilkan belerang yang dapat diproduksi menjadi bahan baku alat kecantikan. Kawah dari Gunung Ijen merupakan pusat kawah terbesar di dunia dengan luas sekitar 5.466 ha yang merupakan kawah yang berbahaya tapi memiliki sisi eksotis. Kawah yang memiliki danau berwarna hijau toska ini memiliki derajat keasaman (Ph) 0, bandingkan dengan Ph normal sekitar 7. Kawah Ijen mempunyai kedalaman 200 meter dan dapat mengeluarkan api biru yang dapat dilihat ketika hari mulai gelap hingga menjelang pagi hari. Api biru atau Blue Fire yang keluar secara ilmiah ini cuma ada dua di dunia (satu lagi terdapat di Islandia) yang menjadikan Kawah Ijen menjadi masuk dalam list #7WondersEastJava. Selain itu jika kita beruntung kita ketika kita turun dari kembali ke pos Paltidung (pos perijianan) kita akan menemui sekumpulan monyet berbulu emas dan hitam.   5. Taman Nasional Baluran Taman Nasional yang berada di perbatasan Kab. Situbondo dan Bondowoso ini adalah salah satu taman nasional yang mudah diakses, karena pintu masuknya ada di pinggir jalan raya utama Surabaya – Banyuwangi. Taman Nasional yang memiliki luas 25 ribu ha ini menawarkan ekosistem lengkap dari sebuah hutan. Mulai dari hutan hujan tropis, hutan evergreen, sabana, ekosistem rawa, hingga pantai. Taman Nasional Baluran terkenal dengan sebutannya Africa van Java, karena memiliki 5 ribu ha sabana yang mirip dengan daratan Afrika yang disebut dengan Savana Bekol yang akan mengering berwarna kecoklatan ketika musim kemarau. Pemandangan indah inilah yang memasukkan Taman Nasional Baluran masuk dalam list #7WondersEastJava. Berbagai macam satwa liar seperti monyet ekor panjang, rusa, burung laut , ular, merak dan banteng mendominasi satwa yang ada di taman nasional ini. Bertemu dengan tiga satwa terakhir adalah keberuntungan, jika dapat mengambil gambarnya maka anda orang yang diberkati Tuhan. Tidak hanya menawarkan sabana saja, di taman Nasional Baluran juga menawarkan pemandangan pantai. Pantai Bama adalah spot yang bisa kita kunjungi ketika ke Baluran. Pantai landai yang menawarkan ketenangan khas pantai utara pada umumnya ini dapat kita nikmati hingga matahari terbenam.   6. Taman Nasional Merubetiri Taman Nasional Merubetiri, belum banyak orang yang mengetahui. Taman Nasional yang terletak di perbatasan Kab. Jember dan Kab Banyuwangi ini merupakan salah satu taman nasional di Indoneisa yang masih memiliki hutan “perawan”. Konon Taman Nasinonal ini merupakan habitat terakhir Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) yang merupakan sepsies harimau terbesar di kelasnya. Inilah yang menjadikan Taman Nasional Merubetiri dimasukkan dalam list #7Wonders EastJAva. Kami pernah melakukan pengamatan kecil-kecilan (juga) melalui forum-forum yang ada di Internet dan berbagi pengalaman dengan beberapa orang, bahwa nama Taman Nasional Merubetiri jarang di dengar orang, bahkan kebanyakan mereka tidak mengetahuinya, atau juga mungkin karena kalah pamor dengan taman nasional tetangganya, yaitu Taman Nasional Alas Purwo. Wisata alam yang disajikan di taman Nasional ini terdiri dari berbagai macam. Untuk pecinta petualangan ekstrim dapat mencoba untuk melakukan perjalanan panjang trans Bandealit (pintu masuk dari arah Jember) ke Pantai Rajagwesi (pintu masuk dari arah Banyuwangi) selama kurang lebih 5-6 hari dengan memasuki medan hutan “perawan”. Namun jika kita tidak mempunyai banyak waktu kita dapat mengunjungi pantai-pantai eksotis yang ada di sana yaitu: a. Teluk Ijo: Teluk yang berada di pinggir (agak jauh tersembunyi) dari akses jalan menuju pantai Sukamade dari Rajegwesi ini menawarkan pemandangan pantai yang tenang, damai dan eksotis. Dengan air laut yang berwarna hijau dan air terjun tawar yang berada di dekat pantai membuat pantai ini serasa private beach. Tempat ini lah yang pas untuk kita merelaksasikan diri dan melepas sejenak unek-unek yang ada. Sebagai info tambahan, bila diterjemahkan ke Bahasa Inggris nama teluk ini bukan menjadi Green Bay tapi adalah Ijo Bay. b. Pantai Sukamade: Menurut pengalaman saya, pantai yang jauh tersembunyi di dalam Taman Nasional Merubetiri ini merupakan salah satu pantai dengan akses tersulit yang pernah saya datangi. Tidak ada akses lain kecuali harus menyebrang sungai dan membelah hutan dengan kendaraan 4 wheel drive atau dengan transportasi lokal yang biasa di sebut “taxi”. Di pantai ini menawarkan kedaimaian dan ketenangan yang dicari banyak orang. Ikon dari pantai ini adalah penyu dan jika kita beruntung pada malam hari kita dapat menyaksikan 5 jenis spesies penyu laut liar naik ke pantai untuk bertelur dan di pagi harinya kita dapat melepaskan anak-anak penyu (tukik) yang telah menetas untuk menuju laut. Hutan “perawan” Merubetiri, Harimau Jawa, damainya Teluk Ijo dan penyu Pantai Sukamade cukup pantas memasukan Taman Nasional Merubetiri menjadi salah satu penghuni #7WondersEastJava.   7. Pantai Pulau Merah Pantai Pulau Merah adalah salah satu pantai selatan yang ada di Kab. Banyuwangi, tepatnya berada di Kec Pesanggran. Belum banyak yang mengetahui pantai ini kecuali masyarakat lokal Banyuwangi, hingga pada tahun 2013 digunakan sebagai tempat untuk International Surfing Competition. Pantai ini dikenal dengan sebutan Pulau Merah karena bukit hijau kecil bertanah merah yang terletak di dekat bibir pantai. Pantai yang mulai berbenah ini memiliki keeksotisan tersendiri ketika matahari tenggelam. Inilah asal mengapa Pantai Pulau Merah masuk dalam list #7WondersEastJava. Sebagai info tambahan (lagi), Pantai Pulau Merah bila diterjemahkan ke Bahasa Inggris jadinya Merah Island Beach, bukan Red Island Beach. Temukan berbagai trip dari #JongJavaTrip di TripTrus dan kunjungi site-nya di http://jongjavatrip.com dan follow Twitternya (@ArdyanHP) 
...more

Dereten Event Wisata di Yogyakarta pada Oktober 2023, Catat!

TripTrus.Com -  Yogya emang keren banget buat liburan, geng! Gak cuma punya tempat-tempat seru buat dikunjungin, tapi juga ada event-event kece yang sayang banget kalo dilewatin. Buat kalian yang bakal mampir ke Yogya bulan Oktober 2023, nih, catet ya event-event keren yang bakal ada. Info ini kita dapet dari Dinas Pariwisata DIY dan beberapa sumber lainnya:       View this post on Instagram A post shared by Visiting Jogja (@visitingjogja) 1. Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) pada 7 Oktober 2023 Event ini ada buat merayain ulang tahun Jogja yang ke-267, loh! Tahun ini udah yang kedelapan kalinya digelar, tema tahun ini adalah Pandawa Mahabisekha. Lokasinya di Tugu Yogya dan dimulai jam 6 sore. 2. Malioboro Coffee Night pada 1-6 Oktober 2023 Nah, ini buat yang suka kopi. Acara ini di Jalan Malioboro. Selain bisa dapet kopi gratis, mereka juga bakal kenalin kopi lokal Indonesia. Ada peringatan Hari Kopi Internasional dan ulang tahun Kota Jogja juga lho! 3. The International Yogyakarta 42K pada 8 Oktober 2023 Buat yang suka lari, ini event pertama di Jogja yang rutenya lewat tengah kota. Rutenya juga nyambung sama filosofi Jogja, jadi bakal lewat tempat-tempat keren seperti Titik Nol Jogja, Tugu Jogja, Alun-alun Utara, dan Area Keraton. Pastinya juga lewat Malioboro, Benteng Vredeburg, dan tempat-tempat keren lainnya. Buat yang suka lari sambil nikmatin suasana kota, ini jangan dilewatin! [Baca juga : "Kece Abis! Lake Toba Fashion Week 2023 Bikin Heboh Di Kawasan Danau Toba"] 4. Karnaval Budaya Desa Wukirharjo Lampion Wish pada 8 Oktober 2023 Event ini diadain sama Obelix Hill, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, sama Pemerintah Kalurahan Wukirharjo. Mereka bakal bikin Karnaval Budaya Desa Wukirharjo dan Lampion Wish. Kabarnya bakal ada 1.000 lampion yang bakal diterbangin. Event ini dimulai jam 2 sore sampe selesai. 5. BPD Malioboro Run pada 29 Oktober 2023 Buat yang suka lari lagi, ada event lari dari Bank BPD DIY di Jalan Malioboro. Ini juga buat promosi budaya lewat olahraga, sambil bantu pertumbuhan ekonomi, lho! Jadi, geng, Oktober di Yogya bakal seru banget nih! Pastiin buat ngecek event-event ini kalo lagi di Yogya biar liburannya makin asik. (Sumber Foto @pras_tg) 
...more

2024 Gass! Ini Dia 4 Tren Pariwisata Yang Bakal Jadi Booming

TripTrus.Com - Bro, 2024 nih, pariwisata lagi seru banget, loh! Ada empat tren yang diprediksi bakal jadi hits abis. Dengerin deh prediksinya dari Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesodibjo. Pertama, ada yang namanya "Deep and Meaningful," bro! Jadi, tempat wisata yang ngasih pengalaman bermakna bakal jadi primadona. Salah satunya, Candi Borobudur. Lu bisa dapetin kekayaan budaya dan cerita seru di balik kemegahan candi itu, bikin liburan lo nggak terlupakan.       View this post on Instagram A post shared by @itsyooshot Terus, yang kedua, "Business and Leisure." Karena pandemi, kerja remote udah jadi hal biasa. Nah, sekarang banyak yang bisa kerja sambil liburan, salah satunya di Labuan Bajo. Keren, kan? Selanjutnya, "Wellness Experience." Kesehatan lagi jadi perhatian banget, jadi tempat wisata yang tawarin pengalaman kesehatan bakal dicari. Di Indonesia, misalnya, ada KEK Sanur buat tujuan wisata kesehatan. [Baca juga : "Yo, Guys, Februari 2024, F1 Powerboat Bakal Bikin Geger Pariwisata Sumut!"] Terakhir, yang keempat, "Tempat Shooting Film." Tempat yang jadi lokasi syuting film atau serial bakal jadi tren. Pemandangan keren dari tempat wisata itu bisa jadi promosi buat kawasan wisata. Salah satu contohnya, kawasan Danau Toba, bro! Jadi, itu dia nih tren pariwisata yang bakal jadi hits di 2024. Keren-keren, kan? Mau nyobain yang mana dulu? (Sumber Foto @fshion_1214_) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...