TripTrus.Com - Gombong merupakan sebuah kota kecamatan di wilayah Kabupaten Kebumen. Dalam tata ruang dan kota, Gombong masuk dalam kawasan perkotaan karena sebagian besar penghidupan masyarakatnya dari sumber-sumber sekunder (usaha dan jasa). Dalam sejarahnya, memang Gombong dikenal sebagai pusat perdagangan. Berdasarkan catatan keluarga Liem Siauw Lam, sejak tahun 1830an di wilayah Gombong sudah terbentuk komunitas Tionghoa. Selain itu juga ada komunitas saudagar dari para Bangsawan Kalang. Kedua elemen kelompok ini membentuk karakter Gombong yang kental dengan suasana perniagaan.
Dalam segi budaya, Gombong merupakan tempat berbagai unsur budaya bersatupadu. Pertama unsur budaya Banyumasan yang berpadu dengan budaya Yogyakarta, kedua unsur Tionghoa dan ketiga unsur-unsur asli dari Gombong. Semua hal tersebut menjadikan Gombong sebuah daerah yang unik, khas dan memiliki berbagai potensi menarik untuk dijelajahi.
Berikut ini beberapa destinasi yang wajib kamu kunjungi ketika di Gombong:
1. Benteng Van Der Wijck
(Sumber: telusurindonesia.com)
Benteng yang terletak di Desa Sidayu, Kecamatan Gombong merupakan benteng peninggalan kolonial Belanda pada abad 19 yang berbentuk hexagonal. Jika diperhatikan dari bentuk bangunannya, benteng ini lebih difungsikan sebagai pos logistik daripada sebuah benteng pertahanan. Dalam perjalanan waktu, benteng ini sempat menjadi sekolah anak-anak Euroasia, interniran tawanan perang dan markas beberapa kesatuan militer. Masih banyak fakta sejarah tentang Benteng Van Der Wijck yang belum terungkap, termasuk tahun pendiriannya yang masih menimbulkan polemik, namun terlepas dari itu benteng ini merupakan aset pusaka budaya penting yang dimiliki oleh Gombong dan wajib dijaga kelestariannya.
2. Waduk Sempor
(Sumber: tripadvisor.com)
Berlokasi hanya 7km dari sebelah utara Kecamatan Gombong, waduk ini merupakan bendungan serbaguna yang mendukung aktifitas sungai Cincingguling atau yang lebih dikenal sungai Sempor, yang mengalir dari utara di kaki Gunung Serayu Selatan. Air dari Waduk Sempor banyak digunakan untuk irigasi pertanian penduduk dan juga pembangkit listrik tenaga air. Dengan potensi pemandangan yang bagus dan suasana yang tenang, maka Waduk Sempor dijadikan destinasi wisata baik bagi masyarakat lokal ataupun luar daerah. Pada tahun 1967, pernah terjadi tragedi memilukan, di mana Waduk Sempor jebol dan memakan korban hingga 127 jiwa dan nama-nama para korban lantas diabadikan dalam monumen Sempor.
3. Legenda Rokok Klembek Menyan
(Sumber: iqbalkautsar.com)
Gombong sebagai sebuah kota perdagangan pada masanya, memiliki beberapa komoditi unggulan. Salah satunya tembakau yang diolah menjadi rokok siong di berbagai industri pabrik kecil ataupun rumahan. Yang menjadi ciri khas dari rokok siong Gombong adalah campuran klembak dan kemenyan. Hal tersebut membuat rokok siong Gombong memiliki aroma khas yang sangat kuat, bahkan kerapkali dihubung-hubungkan dengan aura mistis. Masa kejayaan rokok klembak menyan berlangsung dari tahun 40 hingga 60an, dan secara perlahan tergusur oleh rokok kretek yang datang dari luar daerah. Pada era kejayaan rokok klembek menyan bermunculan berbagai merk rokok klembek menyan yang terkenal, diantaranya: Togog, Sinden, Bangjo dan Sintren. Pada saat ini kejayaan rokok klembek menyan telah berlalu, yang tersisa hanya rokok bermerk Sintren. Masih diproduksi di pabrik berperalatan kuno dan dikerjakan oleh pekerja yang berusia lansia.
4. Gedung Cung Hwa Tsung Hwi
(Sumber: @kebumenmuda)
Sejak awal abad 19 pendatang Tionghoa diperkirakan sudah ada di Gombong. Ketika pendatang Tionghoa mulai banyak, mereka membentuk perkumpulan yang bernama Cung Hwa Tsung Hwi. Atsa dasar itu dibangunlah gedung perkumpulan yang berlokasi di kawasan pecinan Gombong yaitu di Jalan Sempor Lama. Sempat dijadikan sebuah sekolah Tionghoa pada tahun 40 hingga 60an. Meskipun fisik gedung ini banyak mengalami perubahan, masih banyak kisah menarik yang terkandung di dalamnya. Gedung ini merupakan saksi sejarah dinamika Tionghoa di tanah Gombong. Presiden Soekarno sempat mengeluarkan PP 10 tahun 1950 tentang pengaturan domisili etnis Tionghoa di Indonesia, gedung ini sempat dijadikan tempat penampungan. Saat ini gedung ini berfungsi sebagai sekertariat Yayasan AGH yang memberikan pelayanan kematian bagi masyarakat Tionghoa di Gombong. Di gedung tersebut juga kita bisa belajar aspek budaya Tionghoa dalam kematian dan proses pemakaman. Bahkan kita masih bisa melihat “peti kembang cengkeh” yang berharga mahal.
5. Roemah Martha Tilaar
(Sumber: tribunnews.com)
Inisiatif membangun Roemah Martha Tilaar ini dimulai berawal dari keinginan Ibu Martha Tilaar untuk memberikan kontribusi bagi Kota kelahirannya Gombong. Beralamat di Jalan Sempor Lama no. 28, Roemah Martha Tilaar menempatkan museum sebagai konteks dan aktivitas sebagai konten dan berinformasi tentang perjalanan hidup Ibu Martha Tilaar saat di Gombong. Roemah Martha Tilaar Gombong diperkirakan sudah berdiri sejak tahun 1920-an. Merupakan rumah keluarga Liem yang dikenal sebagai keluarga Tionghoa kaya pada waktu itu. Liem Siaw Lan kepala keluarga Liem merupakan seorang pengusaha dan mempunyai bisnis yang beragam, salah satunya adalah mengelola peternakan yang mensupply daging dan susu ke tangsi Belanda Van Der Wijk. Pada masa revolusi Indonesia rumah keluarga Liem digunakan sebagai dapur umum dan tempat perawatan tentara Indonesia yang terluka akibat pertempuran dengan tentara NICA. (Sumber: Artikel Rumah Martha Tilaar dan Amieykha Foto Amieykha)
...moreTRIPTRUS.COM - Oriental yang didirikan oleh Njoo Giok Lien sekitar tahun 1920. Oriental merupakan pelopor pabrik rumahan yang memproduksi minuman bersoda yang khas. Fakta yang unik pabrik rumahan Limun Oriental ini lebih tua dibanding minuman terkenal Amerika Serikat Coca Cola atau Sprite yang baru berdiri tahun 1944 silam.
Njoo Giok Lien bersama sang istri mendirikan pabrik Limun Oriental, Di zaman dulu minuman ini hanya diminum oleh orang-orang kaya zaman itu. Limun Oriental memproduksi 9 varian rasa yaitu rasa nanas, kopi, moka, jeruk, framboze, sirsak sitrun, anggur dan leci, limun-limun ini dipasarkan di wilayah Semarang.
Kita bisa menikmati kesegaran soft drinks ini langsung dari pabriknya yang terletak di belakang lapas Pekalongan kota atau masuk dari jalan antara Batik TV dan Museum Batik 50 meter di kiri jalan. Limun Oriental lebih memproduksi dalam jumlah terbatas karena kalah saing dengan minuman softdrinks lainya, Oriental ini lebih menjual air sodanya ke penduduk lokal Pekalongan dengan cara pembuatannya yang masih tradisional.
Limun Oriental ini berbentuk rumah yang bernuansa jadul dengan pajangan-pajangan jaman dulu di rumah itu juga menyediakan tempat duduk untuk menikmati minuman limun tersebut dan didalam rumahnya itu ada pabriknya langsung, Anda bisa melihat proses pembuatanya antara lain seperti mengolah gula sendiri direbus dengan kayu bakar menggunakan loyang yang besar, mesin untuk cuci nya manual direndam botolnya di suhu yang tinggi, untuk produksinya ada mesin pencampuran air dan gas, mesin pencampuran rasa,dan penutupan botol dilakukan dengan mesin tradisonal. Resep untuk membuat minuman soda itu awalnya pemiliknya diajari oleh orang Belanda dan kalau rasanya itu mereka mencoba-coba sendiri hingga menjadi nikmat.
...moreTripTrus.Com - Lo pernah gak sih kepikiran buat kabur dari hiruk pikuk kota dan nyari ketenangan di pulau terpencil? Nah, lo bisa nemuin itu di Maluku dan Raja Ampat, yang terletak di ujung timur Indonesia, tepatnya di Papua Barat. Lo bakal ngerasain suasana liar dan alami, tebing-tebing batu yang ditutupin hijau, plus pantai pasir putih yang meliuk-liuk ngikutin garis pantai.
Raja Ampat tuh surga buat lo yang suka snorkeling dan diving. Bayangin aja, lo berenang di atas terumbu karang yang katanya punya 75% dari seluruh spesies karang dunia! Lo bisa liat kuda laut kecil yang ngumpet di antara karang lunak, atau pari manta yang berenang santai di air yang lebih dalam. Bukan mewah dari sisi materi, tapi dari keindahan alam yang lo liat sama waktu yang lo punya buat menikmatinya.
View this post on Instagram
A post shared by Raja Ampat - Sorido Bay Resort | Kri Eco Resort (@papuadivingresorts)
Jalan ke sana emang gak gampang, perjalanan panjang dengan banyak transit, tapi buat lo yang punya jiwa petualang, worth it banget deh! Apalagi kalau lo penyelam yang rela jauh-jauh buat liat dunia bawah laut, atau cuma sekedar traveler yang pengen nyari pengalaman baru. Pulau-pulau ini bener-bener bikin lo lupa sama dunia nyata.
Sebelum lo sampai di Raja Ampat, pasti lo bakal mampir dulu di Sorong. Emang sih kotanya rame dan agak kotor, tapi kalau lo liat lebih dalem, ada "soul"-nya. Kalau lo lewat Makassar, jangan lupa mampir ke Fort Rotterdam yang dari abad ke-16, atau liat perahu-perahu kayu di Pelabuhan Paotere. Seru abis!
[Baca juga : "6 Spot Snorkeling Keren Di Sekitar Bali"]
Dan buat lo yang pengen bener-bener lepas dari dunia modern, resort eco di Raja Ampat jadi pilihan lo. Misalnya di Sorido Bay Resort yang punya bungalow sederhana di atas laut. Lo bisa diving sepuasnya, atau snorkeling yang gak kalah keren. Dan di sini, lo juga bisa ikutan proyek konservasi biar lo bisa ninggalin jejak yang baik buat lingkungan.
Terus, lo bisa lanjut ke Pulau Seram yang lebih liar lagi. Lo bakal liat rumah panggung tradisional, tinggal di cottage sederhana di atas air, dan naik perahu panjang buat snorkeling di Batu Supun. Kalau lo lebih berani, coba deh susuri sungai buat ketemu buaya air asin. Bener-bener pengalaman yang gak bakal lo lupain!
Pokoknya, kalo lo bener-bener mau ngelupain kehidupan kota dan nyelam ke dalam alam yang belum tersentuh, Maluku dan Raja Ampat adalah destinasi yang bakal bikin lo speechless. Siap buat petualangan lo? (Sumber Foto @rcapozzola)
...moreTripTrus.Com - Deputi III Kantor Staf Kepresidenan Denni Purbasari mengatakan sektor pariwisata bisa menjadi primadona baru bagi perekonomian Indonesia. Sektor tersebut terus memberikan kontribusi positif. "Dalam banyak aspek, pariwisata bisa menjadi harapan Indonesia," katanya di KSP, Jakarta, Senin, 16 Oktober 2017.
Denni mengatakan indeks daya saing pariwisata Indonesia terus meningkat sejak 2013. Saat itu Indonesia berada di peringkat ke-70. Pada 2015, posisinya meningkatkan ke posisi ke-50 dan tahun ini berada di peringkat ke-42.
(Sumber: Artikel disbudpar.acehprov.go.id)
Dia menuturkan pemerintah melakukan beragam cara untuk mendorong sektor tersebut. Salah satunya meningkatkan pelayanan dan melakukan promosi destinasi wisata baru.
Pemerintah telah menetapkan 10 daerah wisata baru. Kesepuluh destinasi tersebut di antaranya Danau Toba di Sumatera Utara, Tanjung Kelayang di Bangka Belitung, Tanjung Lesung di Banten, Kepulauan Seribu di DKI Jakarta, dan Candi Borobudur di Jawa Tengah. Selain itu, Bromo-Tengger-Semeru di Jawa Timur, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, dan Wakatobi di Sulawesi Tenggara.
Dari sisi devisa, sektor pariwisata menyumbang US$ 12 miliar pada 2016. Sebanyak 11 juta orang bekerja di sektor tersebut pada tahun yang sama. Jumlahnya kini tercatat meningkat menjadi 12 juta orang.
Kontribusi sektor pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional tahun lalu sebesar 4,03 persen dan pada 2015 sebesar 4,25 persen. "Tahun ini kontribusinya 5,5 persen," ujar Denni.
Wisatawan mancanegara tercatat melakukan 10 juta kunjungan pada 2015 dan 12 juta kunjungan pada 2016. Sedangkan untuk wisatawan Nusantara tercatat melakukan 256 juta kunjungan pada 2015 dan 264 juta kunjungan pada tahun berikutnya. (Sumber: Artikel tempo.co)
...moreTripTrus.Com - Cilegon adalah salah satu daerah di Provinsi Banten yang menawarkan beberapa wisata kekinian. Meskipun terkenal sebagai daerah industri, wisata Cilegon mampu menarik banyak wisatawan dari berbagai daerah. Untuk memaksimalkan waktu berkunjung kamu ke Cilegon, simak rekomendasi objek wisata hits yang pantas dicoba berikut.
1. Pulau Merak Besar dan Kecil
View this post on Instagram
A post shared by Ani Triani (@ani_vaneza)
Bicara soal wisata Cilegon tidak akan terpisahkan dari Pulau Merak. Baik Pulau Merak Besar maupun Pulau Merak Kecil, keduanya sama-sama dapat diakses menggunakan perahu dari Pelabuhan Merak. Dengan perpaduan birunya air laut dan pasir pantai yang penuh pecahan terumbu karang kecil, kamu sudah bisa menikmati pemandangan yang menyegarkan. Suasana yang teduh akan mendukung kamu berlama-lama liburan di sini.
Tidak hanya keindahan alamnya, kamu juga bisa menemukan situs sejarah di sini. Jika kamu meminta petunjuk warga lokal, kamu dapat menemukan situs tsunami Gunung Krakatau dan makam tokoh masyarakat. Jangan lupa juga untuk mencicipi keragaman kuliner di sana ya.
2. Pantai Anyer
View this post on Instagram
A post shared by Info #ExploreSerang (@explore_serang)
Objek wisata kedua yang juga tak kalah populer adalah Pantai Anyer dengan segala keindahannya. Pasir putih yang lebih lembut dibanding destinasi sebelumnya membuat kamu lebih leluasa jalan-jalan di bibir pantai tanpa alas kaki. Meski pemandangannya hampir sama dengan Pulau Merak, pantai ini menawarkan aktivitas seru yang lebih bervariasi. Mulai dari fasilitas snorkeling, banana boat, dan sebagainya. Sudah siapkah kamu dengan keseruan di Pantai Anyer?
3. Bukit Batu Gambir
View this post on Instagram
A post shared by 𝓐𝓷𝓲 𝓜𝓾𝓵𝔂𝓪𝓷𝓲 (@lyani_am)
Sesudah main ke pantai, saatnya kamu menjelajah ke pegunungan Cilegon. Bukit Batu Gambir adalah salah satu pegunungan yang terkenal di sini. Selain pemandangannya yang masih alami, jalur pendakian yang ada juga tidak akan membuat kamu bosan. Sesuai dengan namanya, kamu akan menemukan perbukitan dari batu yang keren sekali menjadi latar belakang swafoto bersama rombongan liburan. Karena perjalanan kesana membutuhkan stamina yang kuat, pastikan kamu dalam keadaan sehat, ya.
4. Situ Rawa Arum
View this post on Instagram
A post shared by Zona Wisata Banten | Indonesia (@bantennature)
Jika kamu mencari objek wisata yang menenangkan namun kurang menyukai pendakian, maka Situ Rawa Arum adalah solusinya. Menurut sejarah yang ada, lokasi danau ini terbentuk dari tsunami akibat letusan Gunung Krakatau ratusan tahun yang lalu. Di sekitar danau banyak ditumbuhi dengan tanaman teratai putih. Kalau kamu beruntung, kamu akan mencium harumnya bunga tersebut dari pinggir danau. Selain itu, kamu harus menambah koleksi foto dengan pemandangan danau dari atas tempat khusus yang sudah disediakan pengelola wisata.
5. Bukit Teletubbies
View this post on Instagram
A post shared by Info Wisata Banten (@wowbanten)
Bukit Teletubbies memiliki nama asli Bukit Kembang Kuning. Namun karena pemandangan yang ditawarkan mirip dengan bukit teletubbies yang terkenal itu, banyak wisatawan yang lebih mengenalnya dengan sebutan tersebut. Hamparan perbukitan dengan rerumputan hijau akan menyambut kamu ketika tiba di sana. Ketika musim kemarau, rumput-rumput tersebut akan dominan berwarna coklat. Meskipun begitu, udara yang ada disekitarnya masih bersih dan menyegarkan.
[Baca juga : "Jelajahi 6 Destinasi Wisata Subang"]
6. Cilegon Green Waterpark
View this post on Instagram
A post shared by Lis (@lisss.1607)
Setelah menikmati serangkaian acara festival yang semarak dan meriah, kamu mungkin akan membutuhkan wisata yang seru sekaligus menyegarkan. Cilegon Green Waterpark adalah objek wisata yang direkomendasikan jika kamu mengajak anak kecil. Menjadi tempat bermain air yang hits tidak membuat lokasi ini menuntut harga yang mahal untuk menikmati semua wahananya. Mulai dari kolam anak, kolam olimpik, seluncuran air yang menantang, hingga kolam arus siap untuk dicoba. (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto @anyer_1883)
...moreTripTrus.Com - Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan puasa di mana banyak cara bagi kita untuk menikmati perjalanan wisata, banyak tempat wisata yang mudah dijangkau untuk kita untuk menikmati liburan sambil berpuasa.
Bulan Ramadhan mungkin dapat mengurangi beberapa aktivitas yang biasa kita lakukan, dan salah satunya adalah jalan-jalan atau pun liburan. Namun, bukan berrti pada saat kita melakukan ibdah puasa kita tidak melakukan segala aktivitas sampai dengan waktu buka puasa.
Ada banyak kegiatan aktivitas wisata di bulan Ramadhan yang bisa kita lakukan, seperti wisata rohani dilingkungan rumah atau pun kantor dan rumah-rumah ibadah masjid, dan bila sore hari kita bisa melakukan wisata ngabuburit di lokasi yang bisa kita pilih
[Baca juga : 6 Tempat Wisata Jejak-Jejak Kartini]
Adapun tempat wisata yang bisa dikunjungi pada bulan puasa Ramadhan adalah;1. Tempat Wisata Belanja Di Bulan Ramadhan
#bazarramadhan
A post shared by NUG (@nugrah.id) onMay 17, 2018 at 5:00am PDT
Tempat wisata belanja seperti pasar atau supermarket yang menyediakan berbagai macam kuliner sajian untuk menu buka puasa baik jajanan pasar tradrisional hingga bahan kebutuhan lainnya untuk dipersiapkan buka dan sahur atau pun belanja untuk keperluan mejelang hari raya Idul Fitri yang dapat dicicil.
2. Tempat Wisata Rohani Di Bulan Ramadhan
Masjid Agung Banten #mosque #moslem #sunset #silhouette #iphonesia #iphonesiaoftheday #napaktilas #islam #indonesia
A post shared by Angga Nova MV™ (@angga_nova) onMay 20, 2018 at 6:15am PDT
Salah satu cara untuk mengisi kegiatan di bulan suci Ramadhan , kita bisa melakukan aktivitas kegiatan rohani seperti mengunjungi masjid untuk melakukan ibadaha dan itikaf, seain itu kita bisa menambah pengetahuan agama atau pun sejarah tentang masjid. Atau kita bisa mengunjungi sebuah rumah penampungan anak-anak yatim piatu dan dhuafa yang bisa kita kunjungi untuk melakukan suatu kegiatan bersama dengan mereka.
3. Tempat Wisata Kuliner Ramadhan
Sampurasun, ada cerita istimewa dari masyarakat Lakbok - Tatar Galuh Ciamis tentang gelaran Pasar Pematang Sawah yang hanya bisa kamu temui dilingkungan ramainya masyarakat di Blok Kuntul, Desa Baregbeg-Sidaharja, Kecamatan Lakbok ketika sore menjelang. Kamu sudah jajan kesana belum? 😀 Visit our official account @layanglakbok.fest #PesonaGaluh #PesonaGaluhSociety #PesonaJawaBaratKu #PesonaIndonesia #WonderfulIndonesia #Galuh #Ciamis #Lakbok #LayangLakbokFest #TatarGaluh #TatarGaluhCiamis #Ciamistimewa #CiamisDinamis #PasarPematangSawah #PasarRamadhan #IndonesiaJuara
A post shared by LANDSCAPE OF GALUH PAKUAN (@pesonagaluh) onMay 20, 2018 at 3:17pm PDT
Waktu menjelang bulan suci Ramadhan, biasanya akan benyak timbul tempat wisata kuliner ang menyajikan beragam jenis kuliner. Dari jenis jajanan pasar tradisional meupun modern. Pasar ini biasanya dibuka menjelang sore hari hingga malam. Banyak lokasi pasar kuiiner yang menyediakan paket harga Ramadhan untuk ditawarkan kepada para pelanggannya. Sambil menikati jalan-jalan sore di bulan suci Ramadhan atau yang dikenal dengan nama ngabuburit, kita bisa memilih banyak menu untuk santapan hidangan untuk bebuka puasa.
Banyak cara untuk membuat dan menikmati wisata di bulan ramadhan, baik di dalam kota maupun di luar kota. Yang terpenting segala suatu kegiatannya liburan yang bersifat positif dan bernilai ibadah di bulan suci Ramadhan itu akan dibalas berlipat ganda. Yuk, buat kegiatan jalan-jalan di ramadhan ini untuk saling berbagi dan bermanfaat. Happy travelling! (Sumber: Artikel direktori-wisata.com, Foto vakansinesia.com)
...moreTripTrus.Com - Wohoo! Nih, Jateng siap bikin heboh di 2024 dengan enam event keren yang bakal jadi bahan obrolan kita! Gak kalah nih sama kalender kegiatan Jakarta!
Gini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah udah nentuin enam event seru banget buat Jawa Tengah Calendar of Events (Jtcoe) bulan Januari 2024. Solo juga bakal jadi tuan rumah satu acara keren, loh!
View this post on Instagram
A post shared by Magelang Travel Photografer (@badrikaaa)
Ini dia daftarnya yang bisa lo samperin di awal tahun 2024:
Festival Durian di Kabupaten Pekalongan, Januari 2024. Khusus buat pecinta durian yang doyan sensasi kuliner unik, loh!
Sadran Lepen Lamuk Gunung di Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung, Januari 2024. Acara tradisional yang bakal nampilin tarian dan musik khas Jawa Tengah. Betah deh pasti!
Haul Syekh Sjangkung di Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, 27 Januari 2024. Momen keagamaan yang penuh makna, bro!
Haul Sunan Prawoto di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Januari 2024. Ini acara sakral buat ngumpul, doa-doa, dzikir, dan serangkaian kegiatan keagamaan lainnya.
Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede, Solo, 28 Januari 2024. Solo bakal rame dengan karnaval budaya yang pamerin kekayaan tradisional dan seni khas Jawa Tengah.
Perayaan Ta’sis Menara di Desa Kauman, Kudus, 30 Januari 2024. Ritual perayaan yang penuh makna dengan nilai-nilai keagamaan dan tradisi lokal, pasti seru!
Nah, ini baru awalnya, bro! Peluncuran Jawa Tengah Calendar of Events tahun 2024 jadi tanda dimulainya rangkaian event keren di sini.
Jtcoe 2024 bakal hadirin 220 event seru, tersebar di 35 kabupaten/kota. Ini gak cuma soal seni pertunjukan dan festival, tapi juga ada event olahraga dan MICE, lho!
[Baca juga : "Surabaya, Ngeventnya Makin Seru, Delapan Event Asyik Di Januari 2024"]
Jateng juga punya event unggulan yang masuk nominasi Karisma Event Nusantara 2024. Ada Dieng Culture Festival, Festival Arak-arakan Cheng Ho, Festival Kota Lama, Festival Gunung Slamet, Solo Menari, Solo Keroncong Festival, Grebeg Sudiro, International Mask Festival, Java Balloon Attraction, dan Moro Borobudur.
Gak cuma itu, Jateng juga siap bikin kita kagum dengan event olahraga dan kreatif berskala nasional dan internasional, kayak Solo International Performing Arts (SIPA), Festival Payung Indonesia (Fespin), Borobudur Marathon, Tour De Borobudur, dan Mesastila 100.
Jadi, prepare diri lo buat dihibur dan kagum sama kekayaan budaya, olahraga, dan kreativitas Jawa Tengah lewat rangkaian event spektakuler sepanjang tahun 2024! Let's get the party started! (Sumber Foto @solonyaman)
...moreTripTrus.Com - Bro‑Sis traveler, siap‑siap gue ajak lo jalan‑jalan ke Kota Wali Demak, kota yang nggak cuma punya vibes santai tapi juga sarat sejarah dan budaya yang keren abis. Di sini lo bakal nemuin masjid tua yang megah, makam wali legendaris, museum penuh artefak klasik, sampai spot‑spot yang pas banget buat feed Instagram lo. Jangan cuma selfie doang, tapi rasain juga atmosfer tiap tempat, karena setiap sudut kota ini punya cerita unik yang bisa bikin lo ngerasa kaya lagi balik ke masa lalu. Siapin mental dan kaki yang siap jelajah, karena perjalanan ini bakal jadi pengalaman yang memorable banget.
1. Masjid Agung Demak
View this post on Instagram
A post shared by Suka OBJEK | MOMEN TEREKAM (@suka.object)
Bro‑Sis, pertama-tama kita sambangin Masjid Agung Demak, salah satu masjid tertua di Indonesia yang dibangun di abad ke‑15. Lo bakal langsung ngerasain vibes religi yang kuat tapi tetap estetis banget. Atap joglo khas Jawa, ukiran kayu yang detil, dan halaman yang luas bikin lo ngerasa lagi masuk ke tempat yang sakral tapi Instagramable juga. Atmosfer di sini tuh beda, nggak cuma soal ibadah, tapi juga soal sejarah kerajaan Islam pertama di Jawa. Jadi sambil foto, lo juga bisa meresapi cerita para pendiri kota ini. Rasain setiap langkah lo di halaman masjid, karena setiap sudutnya menyimpan kisah yang bikin kita lebih menghargai perjalanan sejarah.
2. Museum Masjid Agung Demak
Abis jelajah masjid, Bro‑Sis jangan langsung cabut, kita lanjut ke museum yang ada di kompleksnya. Di sini lo bakal nemuin artefak-artefak kuno: Al‑Quran tulisan tangan, bedug tua, pintu kayu berukir, dan benda-benda lain peninggalan para wali serta kerajaan Islam. Setiap benda punya cerita, dari cara pembuatannya sampai makna spiritualnya. Nggak cuma buat belajar sejarah, tapi juga nambah perspektif lo tentang budaya dan tradisi lokal. Lo bisa bayangin gimana para wali dan penduduk dulu hidup, sambil merhatiin detail ukiran dan koleksi yang ada. Museum ini bikin perjalanan lo lebih meaningful, bukan cuma “dateng foto-foto doang”, tapi juga bikin lo ngerti jejak masa lalu yang masih terasa sampai sekarang.
[Baca juga : "Sehari Di Kudus? Gaskeun Bro-Sis! Kota Religi Yang Diam-Diam Aesthetic Banget"]
3. Makam Sunan Kalijaga
Selanjutnya, kita mampir ke Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu. Bro‑Sis, ini salah satu spot paling sakral di Demak, karena Sunan Kalijaga adalah salah satu Wali Songo yang legend banget. Dakwahnya yang unik lewat seni dan budaya bikin kita bisa belajar banyak tentang filosofi Jawa dan ajaran Islam yang damai. Suasananya teduh, adem, dan bikin lo otomatis refleksi diri. Pas masuk sini, lo bakal ngerasain energi spiritual yang beda, campuran antara tenang dan kagum sama sejarah. Tempat ini nggak cuma buat ziarah, tapi juga buat lo yang pengen ngerasain vibe klasik dan damai, sambil mikirin perjalanan hidup dan warisan budaya yang ditinggalin Sunan Kalijaga.
4. Makam Raja‑Raja Demak
Bro‑Sis, nggak cuma makam Sunan Kalijaga, ada juga Makam Raja‑Raja Demak yang nggak kalah menarik. Di sini lo bisa nemuin makam Raden Patah, Raden Patiunus, dan raja-raja lain yang pernah memimpin Demak. Setiap nisan punya detail ukiran dan simbol yang ngebawa lo ke masa lalu, bikin lo kayak lagi ngobrol sama sejarah secara langsung. Suasana di sini tenang tapi penuh aura, pas banget buat lo yang suka merenung sambil belajar sejarah. Lo bisa jalan pelan, liat setiap detail, dan bayangin gimana masa lalu kota ini terbentuk. Spot ini bikin perjalanan lo nggak cuma seru tapi juga meaningful, karena lo bakal dapet pengalaman spiritual dan edukatif sekaligus.
5. Museum Glagah Wangi
Bro‑Sis, terakhir kita ke museum yang beda vibes-nya tapi nggak kalah seru: Museum Glagah Wangi. Tempat ini penuh dengan koleksi budaya dan sejarah, mulai dari peralatan keraton, sirap masjid, wayang kreasi Sunan Kalijaga, sampai foto-foto para pemimpin Demak. Lo bakal belajar banyak tentang warisan budaya lokal sambil tetap menikmati perjalanan santai yang cocok buat anak muda. Museum ini bikin lo sadar, liburan nggak selalu cuma soal jalan-jalan dan foto-foto, tapi juga soal nambah ilmu dan perspektif. Rasain tiap detailnya, karena setiap benda punya cerita yang bikin lo ngerasa lebih dekat sama sejarah dan budaya kota ini.
Bro‑Sis traveler, perjalanan ke Demak itu bukan cuma soal “jalan-jalan selfie” aja, tapi soal menyentuh sejarah, ngerti budaya, dan ngerasain vibes yang beda. Jangan cuma cepet-cepet lewat tiap spot, tapi nikmatin detailnya, resapi cerita di balik tiap batu, tiap nisan, tiap ukiran kayu, dan tiap koleksi museum. Bawa pulang bukan cuma foto, tapi juga pengalaman yang bikin lo lebih paham sejarah, lebih menghargai budaya, dan lebih bersyukur sama perjalanan hidup lo sendiri. Jadi, siapin hati, sepatu nyaman, dan rasa penasaran lo, karena Demak bakal bikin liburan lo beda banget dari biasanya. (Sumber Foto @adibin.slamet)
...moreTripTrus.Com - Kota Medan menempati urutan keempat sebagai kota terbesar di Indonesia setelah DKI Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Selain itu, sebagai kota terbesar di luar Pulau Jawa dan di Pulau Sumatera, destinasi Kota Medan menjadi pilihan populer bagi pengunjung saat libur Lebaran, terutama untuk liburan keluarga. Berikut adalah beberapa tempat yang bisa dikunjungi bersama keluarga saat libur Lebaran di Kota Medan.
View this post on Instagram
A post shared by Richie Kevin (@richie_kevin)
1. Istana Maimun
Salah satu destinasi wisata yang terkenal di Kota Medan adalah Istana Maimun. Dalam situs Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, bangunan yang selesai dibangun pada tahun 1988 tersebut dikategorikan sebagai peninggalan Kerajaan Deli pada masa pemerintahan Sultan Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Struktur bangunan Istana Maimun menggabungkan unsur arsitektur dari Eropa, Persia, dan Indonesia. Sebaliknya, bangunan di Desa Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun, memiliki corak arsitektur Melayu dan Islami. Karena letaknya yang strategis dan mudah dijangkau, Istana Maimun hanya berjarak beberapa kilometer dari pusat Kota Medan.
2. Masjid Agung Al Mashun
Wisatawan dapat mengunjungi tempat wisata religi seperti Masjid Agung Al Mashun yang terletak sekitar 1 km dari Istana Maimun. Menurut Jakarta Islamic Center, masjid ini dibangun pada tahun 1906 dan merupakan peninggalan Kesultanan Deli. Masjid ini berfungsi sebagai tempat ibadah sekaligus objek wisata budaya dan sejarah. Arsitektur Masjid Al Mashun menggabungkan unsur-unsur arsitektur dari Timur Tengah, India, dan Spanyol. Bangunan Masjid Agung Al Mashun memiliki bentuk segi delapan dan memiliki sayap di sisi selatan, timur, utara, dan barat.
3. Gereja Maria Annai Velangkanni
Gereja Maria Annai Velangkanni merupakan tempat selanjutnya yang dapat dikunjungi untuk merasakan pengalaman religi dan budaya di Kota Medan. Gereja ini terkenal dengan bangunannya yang unik dan menyerupai candi. Menurut situs resminya, kata "graha" berarti rumah, pura, atau tempat suci. Bunda Maria dikenal sebagai Annai Velangkanni Arokia Matha di India. Gereja Maria Annai Velangkanni terletak di Jalan Sakura III 7-10, Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.
4. Tjong A Fie Mansion
Bagi pecinta budaya dan sejarah, perjalanan ke Tjong A Fie Mansion merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan saat berada di Kota Medan. Tjong A Fie, seorang pengusaha dan dermawan keturunan Tionghoa, terkenal karena membangun toko-toko di sepanjang Jalan Kesawan (kini Jalan Ahmad Yani) dan memberikan kontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi Kota Medan. Menurut informasi yang terdapat di situs resminya, gedung Tjong A Fie Mansion memiliki 35 kamar yang terletak di dua lantai. Bangunan yang berasal dari tahun 1895 ini telah dijadikan museum dan diakui sebagai bangunan bersejarah dan budaya yang penting. Fitur arsitekturnya mencakup pengaruh gaya Cina, Melayu, dan Art Deco. Tjong A Fie Mansion terletak di Kesawan, Kota Medan, di sebelah Jalan Ahmad Yani Nomor 105, dengan luas keseluruhan 8.000 meter persegi.
5. Mangrove Sicanang Ekowisata
Mangrove Sicanang adalah salah satu objek wisata alam di Kota Medan yang terletak di Jalan Pulau Sicanang, Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Pengunjung dapat menjelajahi kawasan hutan bakau dari jembatan kayu. Menurut situs Dinas Pariwisata Kota Medan, Mangrove Sicanang menjadi salah satu destinasi wisata alam populer di Kota Medan selain berfungsi sebagai sarana pengaman pantai. Setelah menikmati pemandangan hutan bakau, pengunjung dapat menikmati makanan di Pondok Lesehan yang tersedia di lokasi.
6. Taman Cadika Pramuka
Taman Cadika Pramuka adalah salah satu taman yang dapat dikunjungi oleh wisatawan di Kota Medan. Terletak di Jalan Karya Wisata, Kecamatan Johor, di kawasan Desa Pangkalan Masyhur, Kota Medan. Pengunjung dapat mengakses informasi dan beberapa lokasi foto Instagramable Taman Cadika Pramuka melalui website Pesona Indonesia. Taman ini memiliki danau buatan seluas 5.000 meter persegi yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Nama taman ini menunjukkan bahwa ada fasilitas perkemahan di sana, serta dilengkapi dengan fasilitas taman bermain, mushola, gazebo, dan kamar mandi.
7. Taman Avros
Taman Avros merupakan salah satu ruang terbuka hijau di Kota Medan. Menurut situs Dinas Pariwisata Kota Medan, pengalaman unik dapat dirasakan oleh pengunjung yang menyusuri Sungai Deli di taman ini. Pengunjung dapat menikmati keindahan Kota Medan sambil berjalan-jalan di sepanjang Sungai Deli, dan menggunakan perahu panjang atau speed boat dengan akses pemandu wisata untuk melintasi sungai. Taman Avros juga dilengkapi dengan fasilitas flying fox, outbone, dan panahan. Awalnya, tempat rekreasi air ini dikenal dengan nama Taman Pendidikan Avros dan terletak di Jalan Avros, lingkungan Medan Polonia, Kota Medan.
8. Penangkaran Buaya Asam Kumbang
Salah satu objek wisata khas Kota Medan yang terkenal. Menurut Tribun Medan, penangkaran buaya ini merupakan penangkaran buaya terbesar di Asia Tenggara. Tempat ini terletak di Jalan Bunga Raya II, di kawasan Asam Kumbang, Kecamatan Selayang, Kota Medan. Di lahan seluas 2 hektar, lebih dari 2.800 buaya ditempatkan di penangkaran ini. Ada dua jenis buaya yang dapat dilihat di sana, yaitu buaya muara dan buaya sinyulung. Menariknya, Penangkaran Buaya Asam Kumbang menampung buaya tertua yang berusia 60 tahun dengan panjang 5 hingga 6 meter.
[Baca juga : "5 Destinasi Wisata Tasikmalaya Yang Cocok Untuk Dikunjungi Saat Liburan Lebaran Bersama Keluarga"]
9. Wisata Merci Themepark and Restaurant
Merupakan taman hiburan populer di Kota Medan yang terletak di Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang. Dibutuhkan waktu sekitar 37 menit untuk menempuh jarak 13 kilometer menuju pusat Kota Medan. Wisata Merci Themepark and Restaurant memiliki semua fasilitas taman hiburan serta tempat wisata kuliner. Pengunjung dapat bersenang-senang di Waterpark di Taman Wisata Merci dan menikmati berbagai wahana selain permainan seluncuran air. Setelah puas bermain, pengunjung dapat menikmati keajaiban kuliner di restoran. Objek wisata ini juga menyediakan toko oleh-oleh dan suvenir.
10. Hairos Waterpark
Terletak di Jalan Jamin Ginting Km. 14.5, Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Wisata ini adalah taman bermain air yang populer dan dapat dicapai dalam waktu sekitar 36 menit dengan menempuh jarak 15 kilometer ke pusat Kota Medan. Pengunjung dapat bersenang-senang dengan berbagai permainan air. Menurut informasi di situs resminya, wisata ini memiliki kolam renang dengan ombak buatan, kolam bermain anak-anak, dan wahana perosotan air. Selain itu, wisata ini juga menyediakan fasilitas restoran dan area parkir.
Jadi, sudah siap untuk menentukan destinasi liburan lebaran tahun ini? Ayo, tunggu apalagi, atur jadwal dan selamat bersenang-senang! (Sumber Foto @alfiqqi_fiky)
...more