Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk melepas lelah dan menghilangkan segala beban pikiran yang telah menumpuk selama beberapa hari. Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan adalah dengan jalan-jalan, apalagi kalau ke Lembah Harau, yang karena keindahannya bahkan dijuluki sebagai The Yosemite of Indonesia. Bukan tanpa alasan julukan itu diberikan, karena memang keindahannya sebanding dengan Lembah Yosemite yang ada di Sierra Nevada, California, Amerika Serikat.
Lembah Harau sendiri berada dalam wilayah administratif Kabupaten Limapuluh Kota atau berada ± 138 km dari Padang ± dan 47 km dari Bukittinggi atau sekitar ± 18 km dari Kota Payakumbuh dan ±2 km dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Lima Puluh Kota.
Lembah Harau merupakan sebuah lembah atau ngarai yang terbentuk dari patahan turun akibat peristiwa tektonik sehingga membentuk wilayah lembah yang datar dan diabit oleh dua dinding perbukitan dengan tebing yang curam. Dinding perbukitan di Lembah Harau inilah yang membuatnya dijuluki Yosemite of Indonesia karena bentuk dan warnanya mirip dengan dinding bukit di Lembah Yosemite.
Bukit yang mengapit Lembah Harau memiliki ketinggian 100-500 meter dan sangat cocok dikembangkan untuk olahraga ekstrim panjat tebing. Setidaknya ada 300 lokasi panjat tebing di Lembah Harau yang menjadikannya salah satu surga bagi pecinta olahraga panjat tebing. Selain untuk olahraga panjat tebing, keindahan Lembah Harau dengan tebingnya yang kemerah-merahan menjadi surga tersindiri bagi para fotografer atau bagi Anda yang sekedar ingin menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan. Bila anda ingin membaca lebih detail tentang artikel ini silahkan klik website dibawah ini.
Sumber: http://pasaharau.com/menyibak-keindahan-lembah-harau-the-yosemite-of-indonesia/ Foto:http://pasaharau.com
Kindly inform all of you we will have spectacular event on July, 13th to 15th 2018, these traditions of the Minangkabau will be presented at the Pasa Harau Art & Cultural Festival, the will be centered at the beautiful Harau Valley in Limo puluah koto Regency. Located about an hour’s drive from Bukittinggi city. The Harau Valley dubbed the Yosemite of Indonesia, has green rice fields hemmed in by huge granite rocks. Where refreshing waterfalls tumble down to irrigate the fields!!! ❤❤❤❤ Check it out and DON'T MISS IT!!!!! https://pasaharau.com/ Are you ready to find another heaven in Indonesia? Come on! #indonesia #pasaharau #pasaharauartandculturefestival #minangkabau #westsumatera #limopuluahkota #limapuluhkota #art #culture #wonderfulindonesia #pesonaindonesia #ayokeindonesia #welcometoindonesia #travelling #event #duniamenujuharau #roadtopasaharau2018 #beautifuldestinations
A post shared by siska oktaviani (@chu8y) onApr 10, 2018 at 2:17am PDT
...moreSelain dikenal dengan objek wisata jam gadang, Sumatera Barat juga ternyata memiliki satu destinasi eko-wisata yakni Pusat Konservasi Penyu di Kota Pariaman. Di sini, kita dapat melihat bagaimana penyu-penyu yang hidup di kawasan Pariaman dipelihara dalam sebuah penangkaran.
Untuk bisa menuju pusat konservasi yang terletak di Jalan Syeh Abdul Arif, Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara, Sumatera Barat, tidaklah begitu sulit. Dari Pusat Kota Pariaman hanya memerlukan waktu 10 menit untuk sampai ke destinasi ini.
Begitu sampai di pusat konservasi ini, aneka jenis tukik seperti menyambut keberadaan kita. Ada beberapa jenis tukik yang bisa kita lihat di sini seperti penyu lekang, penyu hijau dan penyu sisik. Sejak 2009 tempat penangkaran penyu ini telah melakukan penangkaran kurang lebih 30.000 ekor tukik. Setelah melewati masa penangkaran, sebagian besar tukik-tukik tersebut kemudian dilepaskan ke laut.
Untuk dapat lebih dekat dan bahkan ingin menyentuh tukik-tukik ini, UPTD Pusat Konservasi Penyu Pariaman ini memiliki beberapa fasilitas yang dapat dikunjungi pengunjung seperti, ruang inkubasi peneluran penyu, hacthery, dan ruang karantina. Pengelola juga menyediakan ruang informasi untuk pengunjung yang ingin mengetahui lebih banyak informasi mengenai tukik-tukik yang ada di pusat konservasi ini.
Selain berfungsi sebagai pusat konservasi, saat ini UPTD Pusat Konservasi Penyu Pariaman juga menjadi salah satu objek eko-wisata. Tidak hanya wisatawan dari Pariaman dan Padang pada umumnya, namun wisatawan mancanegara juga menjadikan destinasi wisata ini sebagai salah satu tempat yang mereka kunjungi ketika berada di Pariaman.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more
TRIPTRUS - Berlibur dengan batita bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Apalagi jika Ibu telah menyiapkan segalanya dengan baik. Tapi bagaimana agar liburan jadi lebih menyenangkan?
Banyak hal yang perlu disiapkan ketika akan berlibur dengan si Kecil. Dari mulai menentukan tempat tujuan berlibur, mengecek penginapan, transportasi dan berbagai hal penting lainnya. Tapi tentu saja hal terpenting yang perlu Ibu persiapkan adalah mental Ibu dan Ayah siap untuk membawa si Kecil menikmati waktu liburan.Persiapkan rencana berlibur sejak jauh hari. Sehingga Ibu dan Ayah bisa membuat jadwal liburan dengan matang. Ketika berlibur dengan anak usia 12-24 bulan, Ibu bisa membawanya pergi ke berbagai tempat yang dapat menambah wawasannya, misalnya ke kebun binatang atau pantai. Ingat bahwa Ibu membawa si Kecil jalan-jalan, sehingga jangan sampai ia tertidur atau kelelahan mengikuti jadwal liburan. Pastikan untuk mengecek jarak tempat wisata atau lokasinya, agar si Kecil tidak bosan dalam perjalanan.Kerjasama antara Ibu dan Ayah selama berlibur juga sangat penting. Pastikan Ibu membagi tugas menggendong, menyiapkan makanan, memandikan anak, dan lainnyaApa saja yang harus disiapkan?Keuntungan traveling dengan batita adalah ia sudah bisa mengonsumsi makanan orang dewasa, sehingga Ibu tidak perlu repot menyiapkan makanan untuknya. Dengan demikian, Ibu tidak perlu membawa seluruh peralatan makan si Kecil. Sebaiknya setiap akan pergi ke restoran, cek menu terlebih dahulu, pastikan ada menu makanan yang bisa disantap si Kecil.
Apa saja yang harus disiapkan jika bepergian dengan menggunakan mobil, kereta api atau pesawat terbang bersama batita? Simak tip berikut:
Traveling dengan pesawat terbang :- Bawa makanan kecil, minuman atau permen untuk bekal di pesawat. Permen/minuman dapat diberikan pada saat take off dan landing untuk mengurangi tekanan udara. - Siapkan ear plug agar telinganya tidak sakit saat mengalami tekanan udara di kabin.- Bawa mainan favoritnya. Beberapa penerbangan selalu menyediakangoody-bag untuk anak kecil. Namun ada baiknya Ibu menyiapkan mainan favorit untuk membuatnya sibuk.- Siapkan tas khusus untuk keperluan si Kecil, agar Ibu tidak repot.-Jika bepergian ke luar negeri, pastikan si Kecil telah mendapatkan imunisasi standarnya.
-Bawa stroller yang ringan dan baby sling (gendongan bayi) agar tidak merepotkan Ibu.
- Pastikan Ibu telah mengecek cuaca di tempat tujuan.Traveling dengan mobil/ kendaraan di darat- Jika bepergian dengan mobil, pastikan untuk berhenti setelah 2 jam untuk pergi ke toilet, memberi makan dan mengajak si Kecil untuk bermain sebentar.- Jika memungkinkan, sebaiknya perjalanan dilakukan menjelang waktu tidurnya agar ia tidak rewel atau kelelahan.- Siapkan tas berisi mainan favoritnya. Berikan mainan satu demi satu agar ia tidak bosan.- Siapkan CD lagu kesukaannya, jangan ragu untuk menyanyikan lagu tersebut agar ia tidak bosan.- Siapkan bantal kecil dan selimut kecil.- Jika bepergian dengan mobil, siapkan car seat.- Jika pergi dengan kereta, pastikan Ibu membawa tas perlengkapan si Kecil yang berisi makanan, popok, tisu basah, dan lainnya.Daftar barang untuk dibawa saat berlibur:- Jaket- Sepatu dan kaus kaki- Piyama- Selimut kecil- Topi- Popok- Krim popok- Obat-obatan- Tabir surya- Celemek makan- Mainan- Botol minum- 1 set peralatan makan- Sabun pencuci alat makan- CemilanJaga kesehatan tubuh si Kecil dengan asupan Nutrisi. Nutrisi adalah zat dalam makanan yang dibutuhkan organisme.
Klik di sini untuk informasi menariknya.
Sumber: Artikel nutriclub.co.id Foto wisatain.com
...moreTripTrus.Com - Pergi traveling dengan keluarga bisa menjadi momen yang sangat menyenangkan. Tapi, bisa jadi super ribet juga. Berbeda dengan traveling bersama teman, traveling dengan keluarga lebih kompleks karena adanya perbedaan generasi, perbedaan selera, dan perbedaan kemampuan fisik.
Kedua kalinya, dan ibu d paringi sehat... sehat trs nggih bu. #borobudurtemple #liburankeluargabesar
A post shared by Mom Eva05 (@evavanezie6273) onDec 28, 2017 at 8:37am PST
"Agar momen traveling dengan keluarga bisa tetap nyaman dan menyenangkan, Anda harus bisa menempatkan diri sebagai orang yang bisa diandalkan selama traveling."
Anggota keluarga yang masih dianggap muda biasanya memang diharapkan untuk membuat kegiatan traveling keluarga jadi seru. Oleh sebab itu, cek tips-tips di bawah ini, ya!
1. Buat Rencana Perjalanan
Rencana perjalanan sudah pasti dibutuhkan setiap kali Anda pergi traveling. Namun, jika pergi traveling dengan keluarga, pastikan rencana yang Anda buat sudah benar-benar rinci! Rencanakan sejak sebelum berangkat, tempat apa saja yang akan dikunjungi dan kegiatan per harinya. Tak ada salahnya mencari terlebih dahulu di mesin pencari Google soal tempat-tempat yang akan dikunjungi tersebut, mulai dari lokasinya, transportasi apa yang akan digunakan, hingga harga tiket masuknya. Hal ini perlu dilakukan agar tak membuang waktu saat sampai di tujuan dan tidak membuat anggota keluarga yang lain ikut bingung. Spontanitas bukan hal yang cocok untuk dilakukan saat traveling bersama keluarga.
2. Sesuaikan Tempat Tujuan
Orang tua, orang dewasa, dan anak kecil memiliki selera yang berbeda ketika pergi traveling. Nah, pastikan tidak ada yang boleh egois dalam menentukan tempat tujuan, ya! Pilihlah tempat-tempat wisata yang family-friendly. Misalnya, berkeliling di taman wisata lebih cocok untuk keluarga dibandingkan mencoba olahraga ekstrem. Hindari juga tempat-tempat yang terlalu luas, banyak tanjakan, atau banyak anak tangga agar orang tua dan anak kecil tidak kelelahan, kecuali jika ada fasilitas khusus yang bisa mereka gunakan. Agenda traveling juga jangan terlalu padat, ya! Beri waktu rehat bagi orang tua dan anak kecil. Nikmatilah setiap momennya dengan santai dan penuh kenyamanan.
3. Menentukan Tempat Makan
Ketika berkunjung ke suatu tempat, biasanya kita sudah semangat ingin mencoba kuliner lokal khas tempat tersebut atau restoran hits yang ada di sana. Namun, lagi-lagi selera makan keluarga belum tentu cocok mencoba makanan-makanan yang baru. Usahakan untuk mencari tempat makan yang memiliki beragam menu sehingga setiap anggota keluarga mempunyai pilihan makanan yang disuka. Sesekali makan di restoran dengan menu yang familiar dengan makanan di rumah juga tak apa jika Anda tidak ingin repot. Dan jangan lupa, jadwal makan tak boleh terlambat ya!
4. Sediakan Waktu Terpisah
Pergi berlibur bersama keluarga bukan berarti harus terus bersama setiap waktu. Berilah agenda untuk pergi sendiri agar tiap individu bisa menikmati suasana di tempat berlibur. Tak perlu yang jauh-jauh, kok! Misalnya, beri sedikit waktu di pagi hari agar orang tua bisa jalan pagi di sekeliling hotel. Waktu ini juga bisa dimanfaatkan untuk melihat toko-toko lokal di sekitarnya dan membeli cenderamata. Anda juga bisa hang outsendiri di malam hari setelah anggota keluarga yang lain sudah duluan beristirahat.
5. Jaga Emosi
Meskipun terdengar klise, tapi yang satu ini perlu untuk selalu diingat. Anda bersama keluarga Anda ingin menciptakan banyak kenangan yang indah saat berlibur bersama. Jadi, jangan sampai ada momen yang rusak karena rasa kesal atau marah. Ingatlah bahwa semua hambatan yang dihadapi saat traveling pasti ada solusinya. Jernihkan pikiran Anda dan ajak keluarga untuk bekerja sama ketika mengalami hambatan. (Sumber: Artikel journal.sociolla.com, Foto freepik.com)
...moreMau mendaki salah satu dari tujuh pilar Pulau Jawa? Ikut tripnya di: http://triptr.us/Bt
TRIPTRUS - Sebagai negara yang masuk ke dalam jajaran Ring of Fire (cincin api), yaitu barisan gunung berapi di sekitar Samudera Pasifik, Indonesia juga terkenal dengan banyak gunung berapi. Pulau Jawa sendiri memiliki puluhan gunung berapi, baik yang aktif maupun tidak aktif. TripTrus akan mengajak kamu untuk melihat tujuh puncak tertinggi di Pulau Jawa yang terkenal dengan julukan Seven Summits of Java (Tujuh Puncak Pulau Jawa).1. Gunung Semeru
Gunung yang terletak di antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, ini merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan puncak Mahamerunya yang mencapai 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl). Untuk mendaki Semeru butuh persiapan dan keahlian serta daya tahan tubuh yang cukup, mengingat butuh empat hari untuk naik dan turun di Semeru. Ada dua jalur pendakian yang sering digunakan oleh para pendaki, yaitu lewat Kota Malang dan lewat Kota Lumajang. Pada ketinggian 2.400 mdpl di gunung yang merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini, para pendaki dapat beristirahat di Danau Ranu Kumbolo yang merupakan tempat untuk mengisi persediaan air. Selain itu ada tiga danau (ranu) lainnya di Semeru, yaitu Ranu Pani, Ranu Regulo dan Ranu Darungan. Pendaki juga disarankan untuk tidak menuju kawah Jonggring Saloko dan mendaki dari sisi selatan. Ini diakibatkan oleh gas beracun (wedhus gembel) dari Janggring Saloko dan aliran lahar. Salah seorang tokoh aktivis pemuda Indonesia, Soe Hok Gie, meninggal di Gunung Semeru akibat menghisap asap beracun pada tahun 1969.
2. Gunung Slamet
Tertinggi kedua setelah Gunung Semeru adalah Gunung Slamet yang berada di berada pada perbatasan Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga dan Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Gunung yang puncak tertingginya berada pada 3.428 mdpl ini merupakan gunung berapi aktif pada keempat kawahnya. Pada pertengahan tahun 2010 hingga tahun 2011 Gunung Slamet sempat ditutup untuk kegiatan pendakian akibat aktivitas pada keempat kawahnya.Salah satu jalur favorit pendakian Gunung Slamet adalah lewat Kawasan Wisata Baturaden. Meski terkenal akan keindahannya, jalur Pada tanggal 8-10 November 2013 ini, kawasan wisata di kaki Gunung Slamet itu akan diramaikan oleh para petualang yang berkumpul untuk menghadiri Festival Petualang Nusantara 2013. 3. Gunung Sumbing
Sama seperti dua gunung sebelumnya, Gunung Sumbing dengan ketinggian 3.371 mdpl terletak di tiga kabupaten Provinsi Jawa Tengah; Kabupaten Magelang, Temanggung, dan Wonosobo, merupakan gunung berapi yang masih aktif. Tepat di sebelah Gunung Sumbing adalah saudara kembarnya, yaitu Gunung Sindoro dengan ketinggian 3.150 mdpl. Lereng Sumbing-Sindoro banyak digunakan sebagai kawasan perkebunan dan dikembangkan menjadi kawasan agrowisata, terutama berupa perkebunan buah kelengkeng, tembakau, vanilla, dan kopi.Di kaki Gunung Sumbing juga terdapat desa wisata Tegalrejo, prasasti Gondosulu, dan pohon Walitis - pohon terbesar di lereng Sumbing-Sindoro. Pohon Walitis ini memiliki tinggi yang mencapai 30 meter dan diameter 7.5 meter. Selain itu, kawasan hutan Rasamala di lereng Sindoro-Sumbing yang terkenal tidak mempan oleh api. Wow.4. Gunung Arjuna
Sama seperti Gunung Sumbing yang memiliki saudara kembar, Gunung Arjuna yang terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur ini bersebelahan dengan Gunung Weilerang. Tapi kita akan bahas saudara kembar Gunung Arjuna ini nanti.Gunung Arjuna memiliki ketinggian 3.339 mdpl dan dikelola oleh Taman Hutan Raya Raden Soeryo. Gunung Arjuna biasa didaki lewat bebera jalur pendakian; yaitu Lawang dari arah Timur, Tretes dari Utara, Batu dari arah Barat, arah Selatan di Karangploso, dan dari Desa Sumberawan di Kecamatan Singosari. Sejak zaman kejayaan Kerajaan Majapahit, Gunung Arjuna sudah dijadikan tempat pemujaan. Maka tidak heran apabila di sepanjang jalur pendakian hingga menuju puncaknya, ditemukan banyak arca dan candi peninggalan Majapahit. Situs-situs candi itu dapat dijumpai apabila pendaki menggunakan jalur pendakian Purwosari di Kabupaten Pasuruan. Gunung Arjuna juga terkenal dengan angin kencang yang bertiup di puncaknya. Puncak Gunung Arjuna dikenal dengan nama Puncak Ogal-Agil atau Puncak Ringgit. 5. Gunung Raung
Di posisi kelima gunung tertinggi di Pulau Jawa adalah Gunung Raung dengan ketinggian 3.332 mdpl. Gunung Raung punya keunikan yang berbeda dengan kebanyakan gunung di Pulau Jawa. Keunikan Raung terletak pada puncaknya yang berbentuk kaldera dengan lebar 2 kilometer dan dalamnya 500 meter. Kaldera ini selalu berasap dan menyemburkan api. Jalur pendakian favorit ke Gunung Raung adalah dari arah Kota Bondowoso. Nama Raung diambil dari angin yang selalu bertiup di puncak gunung ini. Angin kencang itu bertiup dengan kencang seperti meraung-raung di telinga pendengarnya. Angin kencang itu bahkan dapat menghempaskan orang-orang ke dasar jurang yang terjal di kawah puncak Gunung Raung. Dari puncak Gunung Raung, dapat terlihat pemandangan Kota Bondowoso dan Situbondo pada saat malam hari. Jalur lain untuk mencapai Gunung Raung adalah lewat jalur Kalibaru. Untuk mencapai dasar kawah Gunung Raung, tidak terdapat jalur yang jelas. Untuk itu diperlukan tali-temali untuk mencapai dasar kawah gunung ini.6. Gunung Lawu
Tepat di perbatasan Jawa Tengah (Kabupaten Wonogiri) dan Jawa Timur (Kabupaten Magetan), berdiri tegar Gunung Lawu. Gunung ini memiliki tiga puncak, Puncak Hargo Dalem, Hargo Dumling dan Puncak Hargo Dumilah. Di antara ketiga puncak tersebut, Puncak Hargo Dumilah merupakan puncak tertinggi dengan ketinggian 3,265 mdpl. Jalur menuju puncak Gunung Lawu sebagian besar telah tertata dengan baik, membuat gunung ini menjadi salah satu gunung favorit oleh para pendaki pemula karena relatif tidak sulit mencapai puncak tertingginya. Untuk mencapai puncak Gunung Lawu, ada tiga jalur yang dapat digunakan. Jalur Selatan melalui Cemoro Sewu, jalur Barat melalui Cemoro Kandang, dan jalur Srambang yang jarang dilalui orang yang tidak mengenal baik jalur ini.7. Gunung Welirang
Gunung terakhir yang tingginya 3.156 mdpl ini, meski tingginya tidak sama, letaknya yang berdekatan dengan Gunung Arjuna membuat Gunung Welirang mendapatkan julukan sebagai saudara kembar Gunung Arjuna. Dalam bahasa Jawa, "Welirang" berarti belerang. Ini dapat dilihat pada puncak Welirang yang diselimuti asap putih dari kawahnya yang menyemburkan belerang. Hampir mirip dengan Gunung Arjuna, Gunung Welirang dapat didaki dari arah Utara (Tretes), arah Timur (Lawang), dan arah Barat (Batu-Selecta). Di puncak Welirang terdapat tumbuhan endemik yang oleh penduduk setempat diberi nama manis rejo atau cantigi (Vaccinium varingiaefolium). Pohon manisrejo hanya tumbuh di ketinggian 2700 mdpl ke atas. Manisrejo dapat dibuat untuk minuman seperti teh dan buahnya juga dapat dimakan.
Jadi, TripTroops sudah pernah ke gunung yang mana saja? Share dong di-comment di bawah.
...moreTripTrus.Com - Destructive Fishing Watch (DFW) bikin komentar soal Indo yang lagi siap-siap jadi host buat Konferensi KTT Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023. Mohamad Abdi Suhufan, yang juga jadi pengamat dan koordinator DFW, ngerasa kalau Indo dengan ngegelar KTT AIS Forum 2023 bakal jadi pelopor nangani masalah global yang ada hubungannya sama laut.
Nah, kalau kita ngomongin wilayah Indo, menurut dia, Jakarta tuh punya potensi gede banget buat tumbuh dan jadi penyangga hidup buat orang pinggiran, terutama dengan pariwisata lautnya. "Kaya di Kepulauan Seribu, pariwisata lautnya bakal makin meletup," kata Abdi, katanya gitu deh, di Jakarta, Kamis (21/9/2023).
Dia bilang, peluang berkembangnya pariwisata laut itu berdasarkan sumber daya alam yang ada, kayak rumah buat ikan-iakan, terumbu karang, mangrove, dan hewan-hewan langka yang dilindungi. Abdi ngomongin kalau pariwisata laut bisa tumbuh pesat kalo ada kerja sama kuat antara pemerintah dan masyarakat di pinggiran.
Dia ngebentak juga nih, bahwa pemerintah sama swasta perlu dorong masyarakat biar jadi pemain utama yang bantu ekonomi biru di Jakarta. Supaya mereka bisa dapet untung besar dan kurangi risiko konflik. Lebih jauh lagi, menurut dia, masyarakat juga harus tingkatkan kemampuan dan kesadaran mereka soal wisata berkelanjutan, biar bisa jaga ekosistem laut biar nggak rusak dan tercemar.
[Baca juga : "Tiga Trofi Keren! Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi Di World Leisure Award 2023"]
Sementara itu, dia juga bilang yang perlu dilakuin adalah tingkatkan dan pastiin kalau infrastruktur dasar di wilayah pinggiran oke punya, kayak telekomunikasi, air bersih, sama listrik. Nah, buat yang belum tau, KTT AIS Forum 2023 bakal diadain di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, tanggal 11 Oktober 2023. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Indo ngomong kalau 51 negara kepulauan udah pasti bakal ikut acara keren ini. (Sumber Foto @samasamatrip)
...moreTripTrus.Com - Waktunya bener-bener udah deket buat prepare liburan seru di akhir tahun. Nah, biar liburan kamu makin asyik dan kaga bikin kantong bolong, ada beberapa tips jitu yang bisa kamu terapin, mulai dari perencanaan yang nggak abal-abal sampe siapin duit cadangan.
Liburan yang seru dan nggak bikin boros itu mungkin banget, asalkan kita pinter-pinter atur budget biar finansial tetep oke dan cash flow nggak kacau.
View this post on Instagram
A post shared by Museum of Modern & Contemporary Art in Nusantara (@museummacan)
Yuk, simak tips hemat liburan akhir tahun yang bakal bikin dompet aman dan hati senang!
Jadi, biar liburan kamu gak ngebut ngeborosin, cara kita atur budget liburan bisa jadi penentu utama. Nah, nih, tips-tipsnya!
1. Jangan Liburan di Tanggal Ramai atau Saat Musim Liburan
Kalo kamu mau hemat, hindarin banget liburan di tanggal merah, libur nasional, atau saat orang pada cuti panjang, misalnya libur Idul Fitri atau libur anak sekolah.
Selain tempat wisata pada rame, jalan-jalan juga pada macet, harganya bisa melejit. Makanya, pilih tanggal sebelum tanggal merah biar liburan kamu lebih enjoy.
2. Rencanain Dana yang Nggak Bikin Kehabisan
Nah, setelah tentuin kapan liburan, langsung aja atur anggaran dengan jujur dan sesuai keadaan. Ini penting, biar kamu nggak bengong tengah jalan gara-gara kehabisan duit.
Rencanain dana sesuai keadaan beneran penting, biar kita tau mau liburan yang kayak gimana. Mewah atau sederhana yang penting berkesan. Biar pengeluarannya bisa kita atur dengan hati-hati.
3. Jangan Terlalu Mepet Pesan Tiket dan Penginapan
Setelah tanggal dan anggaran fix, langkah berikutnya pesen tiket dan tempat nginep jauh-jauh hari. Misalnya, liburan tanggal 1 Desember, pesen tiketnya udah dari H-2 minggu atau H-4 minggu sebelumnya.
Nggak sedikit yang pas pesen tiket dan hotel dikejar deadline, harganya malah bisa mahal. Jadi, better amanin dari jauh-jauh hari.
[Baca juga : "Jateng Geber Ratusan Event Buat Nge-boost Pariwisata Di 2024"]
4. Kejar Promo dan Diskon, Bro!
Untungnya pesen tiket dan hotel jauh-jauh hari, kita bisa ngejar promo dan diskon, nih.
Sekarang kan udah banyak banget platform yang nyediain tiket pesawat, kereta, bus, sampe tempat nginep online. Mereka sering banget ngasih promo atau diskon tiap bulannya. Jadi, buruan cek biar bisa hemat di akomodasi.
5. Bawa BeKal Buat Hemat
Biar lebih hemat lagi, boleh banget bawa bekal pas liburan, asal nggak dilarang ya.
Nggak perlu bekal yang ribet, cukup bawa makanan instan yang tinggal dihangatkan, sambel, atau mie instan kalo liburan ke luar negeri. Jadi, kamu bisa makan dengan nyaman tanpa perlu keluarin duit banyak di tempat wisata.
Jadi, itu dia tips hemat liburan yang bisa kamu coba. Ingat, liburan itu nggak harus bikin dompet berasa kempes. Ada juga liburan yang bisa irit, kok. Selamat berlibur, yaa! (Sumber Foto @el.journeys)
...moreTripTrus.Com - Hey, para pendaki! Musim pendakian udah tiba nih. Meski cuaca kadang masih suka nggak jelas, tapi puncak-puncak gunung di Jawa Tengah udah ngundang-ngundang kamu buat didaki. Buat kamu yang ngincar seven summits tapi masih terlalu jauh buat ngejar tujuh puncak tertinggi di Indonesia atau dunia, Jawa Tengah bisa jadi start yang pas. Akses ke basecamp-nya rata-rata gampang banget dijangkau, nggak pake ribet. Paling lama, kamu bisa ngabisin dua hari satu malam buat naik turun gunung-gunung ini. Kalo mau santai atau menikmati jalur, bisa tambah sehari lagi, atau malah bisa tektok sehari aja!
View this post on Instagram
A post shared by Pejelajah gunung indonesia (@pejelajah.gunung)
1. Gunung Slamet (3.428 mdpl)
Ini dia atapnya Jawa Tengah, gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Lerengnya luas banget, sampai lima kabupaten: Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes. Di puncaknya ada kawah belerang yang masih aktif, dan medannya berbatu serta berpasir yang sering tiba-tiba berkabut. Ada enam jalur resmi yang bisa kamu pilih: Baturraden, Bambangan, Gunung Malang, Dipajaya, Guci, dan Kaliwadas. Jalur ini punya karakter dan tingkat kesulitan masing-masing. Buat yang mau nikmatin perjalanan, sebaiknya kamu alokasikan tiga hari dua malam deh biar nggak kecapekan.
2. Gunung Sumbing (3.371 mdpl)
Gunung tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Slamet. Lerengnya dipenuhi kebun tembakau, mirip kayak saudara kembarnya, Gunung Sindoro. Di dekat puncak ada kaldera yang bisa dieksplor, seperti Segoro Banjaran, Segoro Wedi, dan kawah belerang aktif. Banyak jalur menuju puncak seperti jalur Butuh, Mangli, Banaran, Cepit, dan lainnya. Jalur pendakiannya cenderung lurus dan menanjak, kadang nggak ada sumber air, jadi pastikan bawa air lebih.
3. Gunung Lawu (3.265 mdpl)
Berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, Gunung Lawu nggak cuma terkenal di kalangan pendaki, tapi juga para peziarah. Banyak jalur pendakian yang juga menyimpan situs cagar budaya, seperti Candi Cetho dan Candi Kethek. Jalur lainnya ada Cemoro Kandang dan Tambak di Karanganyar. Udara di Gunung Lawu lebih dingin dibanding gunung lain, jadi persiapkan fisik dan perlengkapan yang memadai.
4. Gunung Sindoro (3.153 mdpl)
Gunung ini punya kawah belerang aktif yang besar, dan lokasinya tepat di seberang Gunung Sumbing, hanya dipisahkan lembah dengan jalan raya Temanggung-Wonosobo di atasnya. Banyak jalur pendakian dari berbagai arah seperti Sigedang, Bansari, Ndoro Arum, Kledung, Alang-alang Sewu, dan Bedakah. Pemandangannya keren banget, dan dari puncak kamu bisa lihat gunung-gunung besar lainnya.
5. Gunung Merbabu (3.145 mdpl)
Terletak di kawasan taman nasional, Merbabu punya seven summits-nya sendiri yang bisa kamu capai lewat jalur Thekelan di Semarang. Jalur ini punya tiga titik sumber air yang bisa dimanfaatkan. Kamu harus siapin fisik, logistik, dan manajemen waktu yang baik buat bisa mencapai tujuh puncak tertingginya. Informasi panduan registrasi pendakian bisa dicek secara daring.
[Baca juga : "Petualangan Seru Di Tangkahan, Eksplorasi Surga Tersembunyi Di Sumatera Utara"]
6. Gunung Prau (2.590 mdpl)
Gunung ini udah jadi favorit para pendaki, terutama saat akhir pekan atau libur panjang. Jalur pendakian yang populer ada Patak Banteng dan Dieng di Wonosobo. Kalau mau yang agak sepi, coba jalur Wates, Igirmranak, Kalilembu, atau Dieng Kulon. Dari puncak, kamu bisa lihat pemandangan gunung-gunung besar di sekitarnya, terutama saat matahari terbit atau terbenam.
7. Gunung Merapi (2.930 mdpl)
Gunung Merapi, dengan puncak setinggi 2.930 mdpl, berada di empat kabupaten: Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten, serta dua provinsi, yaitu Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Meski aktif, gunung ini tetap jadi spot favorit buat hiking dan wisata seru!
Ada beberapa jalur pendakian yang bisa dipilih para pendaki sesuai tingkat kesulitan, preferensi, dan izin yang ada. Jalur Selo, Babadan, dan Kinahrejo jadi yang paling populer buat sampai ke puncak Gunung Merapi. Yuk, cobain serunya mendaki di sini. (Sumber Foto @haydarrmohammad)
...moreTripTrus.Com - Pengen coba tempat liburan anti mainstream? Selagi masih ada waktu, coba deh visit tempat liburan terbaru. Destinasi wisata kekinian ini harus masuk ke daftar liburan 2018 kamu nih. Seru banget menjelajahi keindahan surga tersembunyi di Indonesia.
Selain instagramable, kamu juga bisa menikmati ruang terbuka tempat berkumpul santai. Lumayan untuk menambah koleksi foto kece badai. Yuk, intip 5 spot tempat wisata tersembunyi di Indonesia dengan pemandangan mewah!
1. Sudah Berkunjung ke Danau Labuan Cermin, Kalimantan Timur? Nikmati Pemandangan Indah yang Spektakuler
Simply fall in love with life 🌻 . . . #travelgram #exploreindonesia #indotravellers #labuancermin
A post shared by Vira Prisandi (@viraprisandi) onJun 21, 2018 at 2:14am PDT
Jika berkunjung ke Danau Labuan Cermin, pasti kamu akan terpesona dengan air danau yang jernihnya memanjakan mata. Dikelilingi pepohonan hijau rimbun, sangat mendukung kalau kamu ingin melepaskan penat.
2. Pulau Moyo, Sumbawa Destinasi Menakjubkan Cocok untuk Kamu si Petualang Sejati
Legendary "Mata Jitu Waterfall", 📍Moyo Island, Sumbawa NTB - Indonesia #hiddenparadise #moyoisland #pulaumoyo #sumbawa #sumbawabesar #ntb #indonesia #photooftheday #dedikevinmolajake #pesonaindonesia #matajitu #travelblogger #travel #traveling #traveler #traveller #sumbawaisland #hiddenparadise #paradiseisland #beautiful #beautifuldestinations #pieceofheaven #matajituwaterfall #beautifulplace #pesonaindonesia #wonderfulindonesia #lensaindonesia #beautifulview #amazingplace #travelphotography
A post shared by Dedi Kevin Molajake (@dedi_kevin_molajake) onJun 19, 2018 at 7:02am PDT
Suasana Pulau Moyo masih sangat alami dan nggak ramai pengunjung. Jika kamu senang menjelajah, sebaiknya kamu harus liburan ke sini. Ada pantai, hutan tropis, hingga air terjun Mata Jitu yang airnya berwarna hijau kebiruan.
3. Tertarik Melihat Birunya Air di Pulau Labengki, Sulawesi Tenggara? Pasti Bikin Nggak Mau Pulang Deh
Blue Lagoon in Labengki is the definition of amazing. We had to do a vertical rock climbing a teeny bit before getting to the lagoon. Stones can be a bit sharp, be sure to bring hand gloves. Water was clear and cold, we just float around while some of us jumped into the water from the rock cliff. . #labengki #indonesia #wonderful #wonderfulindonesia #bluelagoon #kakabantrip #akujalanjalanloh #sultra #exploresultra #exploreindonesia #indahnyaindonesia #travelgram #travel #travelrack #asia #celebes #wanderlust #sulawesitenggara
A post shared by Elisse (@elissems) onAug 21, 2018 at 7:26pm PDT
Rasakan sensasi berkunjung ke mini Raja Ampat di Pulau Labengki. Surga tersembunyi Indonesia ini nggak terlalu jauh dari pusat kota Kendari. Ada sebuah laguna cantik bernama Blue Lagoon, memiliki air berwarna biru jernih dengan hamparan karang dan biota laut di dalamnya.
4. Dapatkan Pengalaman Seru Menginap Sambil Menikmati Jutaan Bintang dalam Pantai Ora, Maluku
PANTAI ORA Pantai Ora adalah suatu pantai yang terletak pulau Seram, kecamatan Seram Utara, Maluku Tengah, Maluku, Indonesia. Pantai yang berlokasi di ujung barat teluk Sawai ini berada di sebelah desa Saleman dan desa Sawai, di tepi hutan Taman Nasional Manusela. Pantai Ora memiliki karakteristik pantai yang berpasir putih dengan air yang sangat jernih dan tenang dengan kekayaan terumbu karang, ikan dan aneka ragam biota laut lainnya. Pantai Ora dan desa Sawai merupakan objek wisata di teluk Sawai yang setiap tahunnya dapat menyedot sekitar 500 wisatawan dari dalam dan luar negeri (2013). Pantai Ora memiliki resor penginapan yang mengambang di atas pantai. Sementara di desa Sawai terdapat pondok wisata yang berada di antara pemukiman penduduk yang juga terapung di pantai. Berbagai kegiatan wisata yang dapat dilakukan di pantai Ora antara lain wisata alam, wisata tirta, snorkeling, selam, wisata kuliner, jelajah gua dan fotografi. #wisata #pantai #ora #pantaiora #maluku #wisatamaluku #wisataalam #wisataindonesia
A post shared by Andika Tirta Dwi Saputra (@andika_tds) onAug 18, 2018 at 8:13pm PDT
Mau liburan ke Maldives tapi mahal? Coba ke Pantai Ora, keindahan panoramanya begitu indah. Jernihnya laut di sini membuatmu dapat melihat karang dan ikan tropis tanpa harus menyelam.
[Baca juga : "5 Tempat Wisata Indonesia Yang Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Asing"]
5. Siapa yang Nggak Tau Taman Nasional Baluran, Banyuwangi? Kece banget kayak Little Africa
Ku tak perduli tentang apa yang orang katakan tentangku, karena yg ku tau inilah jalanku yg mungkin banyak diantara mereka memandang sebelah mata sehingga yg terlihat hanya sebuah kekurangan. Ku kan terus berjalan sehingga pada suatu hari mereka membuka kedua matanya dan melihat siapa aku ini. --------------------------------------------------------------- . ACE JALAN JALAN --------------------------------------------------------------- . " Jalan Lagi, Jalan Terus Yuk Jalan Jalan" ---------------------------------------------------------------- Lokasi. : Taman Nasional Baluran Banyuwangi Jawa Timur . -------------------------------------------------------------- #acejalanjalan #baluranbayuwangi #banyuwangi #baluran #banyuwangi #opentrip #opentripbanyuwangi #mypermatawisata #sapanusantara #vloger #vlogerbogor #dirgahayurepublikindonrsia #indibesiamerdeka #visitbanyuwangi #wonderfullbanyuwangi
A post shared by ace burhanudin (@ace_burhanudin) onAug 20, 2018 at 5:16am PDT
Di Taman Nasional Baluran kamu bebas menjelajah padang savana seluas di Afrika. Ditambah lagi ada satwa liarnya juga loh, seperti banteng, rusa, monyet, hingga burung merak. Kawasan ini memiliki gunung, hutan evergreen, hutan mangrove, dan pantai berpasir putih.
So, manakah destinasi terkeren yang akan kamu kunjungi di liburan tahun 2018? Nggak perlu nunggu akhir tahun, kamu bisa ajukan cuti dari jauh hari kok. (Sumber: Artikel blog.jakmall.com Foto vakansinesia.com)
...more