shop-triptrus



Event Keren di Jawa Tengah November 2023, Cekidot Jadwalnya!

TripTrus.Com -  Eh, buat kalian di Jawa Tengah, bulan November ini ada kabar asyik nih! Ada banyak event seru yang bakal digelar di daerahmu. Gini nih, Babad.id bakal ngasih info lengkap soal jadwal dan lokasi event-event keren yang akan ngeramein Jawa Tengah pas bulan November 2023. Info ini kita dapetin dari ‘Jawa Tengah Calendar of Events 2023’ yang disusun sama anak-anak Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah. Cekidot, yuk, event keren yang bakal diadain di Jawa Tengah November ini:       View this post on Instagram A post shared by 00 (@ilhamzainul52) 1. Kirab Ki Ageng Sela Kamulyan Nah, yang pertama ini ada Kirab Ki Ageng Sela Kamulyan. Mereka bakal berbaris rapi dari halaman pendopo Kecamatan Watukumpul, terus menuju Makam Mbah Hadiyana Natas Angin, lalu jalan-jalan ziarah ke makam leluhur lainnya, yaitu Mbah Tepus dan Mbah Among Rogojati. Asyik, kan? 2. Festival Mangga Istana Ada juga Festival Mangga Istana, yang bakal ngebahas tentang mangga dan olahan mangga. Mereka bakal ngerayain ini dengan jalan-jalan bawa gunungan mangga, dan ada juga kirab putri dan jaka mangga. Buat info lebih lanjut, hubungi Riki di 0821 3510 1530. 3. Festival Dayung Pemalang Kalau kamu suka yang berbau air, cek deh Festival Dayung Pemalang. Mereka bakal adain perlombaan dayung tingkat provinsi, plus lomba perahu karet dan gethek. Buat tahu lebih banyak, bisa tanya Riki di 0821 3510 1530 juga. 4. Pagelaran Wayang Kulit Pernah nonton wayang kulit? Nah, di sini bakal ada Pagelaran Wayang Kulit buat ngerayain Hari Wayang Nasional dan mengenang Ki Manteb Sudarsono. Ini juga jadi bagian dari perayaan Hari Jadi ke-106 Kabupaten Karanganyar. 5. Nyadran Gunung Silurah Nah, ini tradisi turun temurun buat ngucapin terima kasih ke Sang Pencipta. Mereka bakal ngadain Gendu-gendu roso, tari ronggeng, dan ider-ider desa di Desa Silurah, Kabupaten Batang. Buat info lebih lanjut, hubungi Kasirin di 0823 2868 1138. 6. Festival Desa Wisata Kalau suka yang ala-ala desa, cek deh Festival Desa Wisata. Mereka bakal tunjukin desa-desa wisata di Kabupaten Blora sambil promosiin potensinya. Bisa jadi ajang buat belajar memajukan desa wisata dengan ide-ide lokal. 7. Batang Ekraf Festival Nah, ini festival ekraf (ekonomi kreatif) yang diadain setahun sekali. Banyak komunitas, seniman, dan pelaku ekraf ikutan. Mereka bakal ngadain pameran ekraf, ngumpul bareng komunitas, pertunjukan, dan workshop. Seru, kan? 8. International Mask Festival (IMF) Ada juga International Mask Festival. Ini pagelaran seni tari yang ngelibatin seniman dari dalam dan luar negeri. Bakal seru banget! [Baca juga : "6 Event Keren Buat Liburan Di Indonesia Sampe Akhir Oktober 2023. Jangan Sampai Ketinggalan!"] 9. Roban Fashion Week Ini buat yang suka fashion. Mereka bakal nampilin potensi ekonomi kreatif di bidang fesyen di Kabupaten Batang. Ada kategori Fashion Design, Fashion Kids, dan Fashion Show. Buat info lebih lengkap, bisa hubungi Arief di 0818 0352 7493. 10. Grebeg Lawu Grebeg Lawu bakal ngasih penampilan seni yang spektakuler. Ada seni tarim wayang kulit, reog, karawitan, dan ketoprak. Ini juga jadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-106 Kabupaten Karanganyar. 11. Borobudur Marathon Nah, buat yang suka lari, Borobudur Marathon ini cocok banget. Ini ajang lari keren yang diikuti oleh atlet dan pelari dari seluruh Indonesia. Untuk info lebih lengkap, cek Instagram @borobudur.marathon. Jadi, itu dia daftar acara seru yang bakal berlangsung di Jawa Tengah bulan November 2023. Jangan sampe ketinggalan, ya! πŸ˜„πŸŽ‰πŸ“… (Sumber Foto @rahmad.setiabudii) 
...more

6 Barang-Barang ini Mungkin Berguna Saat Traveling

TripTrus.Com - Saat traveling banyak sekali peralatan yang kita bawa. Terkadang kegiatan packing bisa menjadi sesuatu yang mebingungkan serta memusingkan, karena terlalu banyaknya banyak barang-barang yang tidak muat untuk dibawa ke dalam carrier atau ransel. Mungkin barang-barang di bawah ini bisa sangat berguna saat kamu berpergian. 1. Kanebo Sumber: Foto tokopedia.com Pasti kalian tahu kalau handuk saat keadaan basah bisa membuat menjadi lembab dan berbau. Untuk pejalan seperti kita, Kanebo bisa menjadi alternative pengganti handuk. Selain ukurannya yang kecil sehingga tidak memakan tempat, daya serap Kanebo juga sangat cepat dibandingkan handuk. Tapi ada yang perlu diperhatikan, agar Kanebo tidak bau maka sebelum dan sesudah pemakaian sebaiknya direndam lauran air berisi sabun atau shampoo. 2. Peniti Sumber: Foto aliexpress.com Peniti? Ya benda kecil ini identik dengan kaum perempuan. Tapi jangan salah, kalau peniti ini mempunya fungsi darurat ketika kita sedang mengalami: mengaitkan tali tas terputus, menutup tas yang resletingnya rusak hingga mengaitkan tali sandal yang terputus. 3. Penjepit Kertas Besar Sumber: Foto amazon.com Penjepit kertas merupakan salah satu alat sederhana yang tanpa diduga memiliki banyak kegunaan. Dengan kemampuan serbagunya, tidak ada salahnya jika benda satu ini menjadi benda yang harus kita bawa saat berpergian, karena bisa berfungsi sebagai: menjepit uang kertas, mengaitkan kunci dan bisa sebagai sarana menggantung pakaian saat hendak dijemur. 4. Penjepit Kertas Kecil Sumber: Foto sweetclipart.com Kalau penjepit kertas kecil ini tidak kalah mutifungsi. Ibarat kata “kecil-kecil si cabe rawit”. Berbentuk kecil melingkar yang fleksibel untuk dirubah bentuknya, penjepit ini tidak hanya berfungsi sebagai penjempit kertas. Berguna saat perbaikan darutat selama perjalanan atau fungsi-fungsi lainnya seperti: Manjadi tarikan resleting yang rusak sementara waktu, pangganti kepala kancing yang terlepas juga menjadi pengait buatan untuk menggantungkan pakaian dan benda lainnya. 5. Selotip Sumber: Foto alibaba.com Selotip akan menjadi penyelamat kita disaat barang-barang bawaan kita medadak rusak seperti: sandal terputus, resleting rusak, membersihkan debu dan pasir yang menempel di pakaian dan juga bisa sebagai plester luka (tambahkan tissue). Atau mungkin sebagai perekat pembungkus oleh-oleh. 6. Kantong Plastik Sumber: Foto kaskus.co.id Benda yang satu ini adalah benda terkahir yang patut kita pertimbangkan untuk dibawa. Berfungsi sebagai pengganti dry bag, kantong plastik bisa untuk menyimpan pakaian kotor, tempat menyimpan gadget dikala hujan juga menjadi penyelamat dokumen- dokumen kertas yang kita bawa. Ya, 6 benda-benda diatas memang terlihat sepele tapi mempunya fungsi yang serbaguna dan menjadi penyelamat kita disaat darurat. Jadi, jangan lupa sisipkan benda- benda tersebut didalam carrier atau ransel anda. (Sumber: Artikel Amieykha)
...more

5 Wisata Pantai Indonesia yang Jadi Incaran Blogger Asia

TripTrus.Com - Sebagai negara kepulauan, Indonesia memang dihadiahi surga dengan pantai yang begitu cantik. Hamparan pulau dengan pasir-pasir putih menjadikan pantai-pantai yang ada di Indonesia benar-benar layak untuk dikunjungi. Dilansir dari Myfatpocket, Sabtu (22/07/2017), berikut beberapa pulau dan pantai favorit bagi seorang blogger Singapura, Yuni, yang wajib Anda kunjungi 1. Pulau Bali Ketika mendengar nama Indonesia, banyak wisman yang langsung teringat akan keindahan alam Bali. Ya, Bali merupakan tujuan wisata pantai yang paling banyak dikunjungi oleh turis dari berbagai negara. Hamparan sawah yang luas, hijaunya pegunungan dan budaya masyarakatnya yang unik dan kental membuat Bali sebagai destinasi wisata yang patut diperhitungkan. Anda bisa menyaksikan tarian lumba-lumba di pantai Lovina dan mengunjungi kawasan Uluwatu yang indah. 2. Pulau Lombok Jika ingin menikmati pantai yang sedikit sepi daripada Bali, Anda bisa berkunjung ke Lombok. Di Lombok, Anda bisa memiliki momen sunset terbaik yakni tepatnya di Pulau Gili. Apabila Anda bosan dengan pemandangan laut, Anda tetap bisa menikmati wisata dengan melakukan hiking di Gunung tertinggi ke dua di Indonesia yaitu Rinjani. 3. Pulau Komodo Indonesia memang terkenal dengan hewan langkanya yaitu Komodo yang hidup di pulau yang dikenal dengan nama Pulau Komodo. Selain melihat hewan langka ini, Anda juga bisa berkunjung ke pantai Pink dengan pasirnya yang berwarna merah muda, Pulau Padar dan Anda juga bisa menikmati pemandangan bawah laut sambil berolahraga snorkeling dan diving. 4. Kep. Raja Ampat Terletak di bagian timur Indonesia, Raja Ampat ternyata memiliki pesona yang sangat luar biasa. Anda bisa menikmati hamparan pulau-pulau kecil dari ketinggian yang sangat unik. Selain itu, Raja Ampat juga sangat cocok bagi Anda yang gemar melakukan olahraga diving dan snorkeling sambil menikmati pemandangan bawah laut yang menakjubkan. 5. Pulau Belitung Satu lagi pulau indah yang ada di Indonesia. Belitung terkenal sebagai pulau batu granit raksasa dengan deburan ombak yang sangat lembut. Pantai yang sering dikunjungi para wisatawan disini adalah Pulau Leebong, Pulau Lengkuas dengan mercusuarnya, Pulau Kepayang, Pulau Kelayang, Pulau Batu Berlayar, Pulau Pasir yang hanya muncul pada saat air laut surut dan Pantai Tanjung Tinggi. (Sumber: Artikel liputan6.com Foto indonesiad.com)
...more

Wisata Seru Di 2024, Pulau Sangalaki, Berau!

TripTrus.Com - Pulau Sangalaki di Kalimantan Timur emang jadi destinasi keren yang wajib masuk list liburanmu tahun depan. Pantainya? Gokil banget, pasir putihnya lembut abis. Lu bisa jalan di situ sambil menikmati keindahan ombak yang bikin hati adem. Nah, kata Sulaiman, seorang wisatawan asal Balikpapan, nggak cuma itu aja, bawah laut Pulau Sangalaki juga bikin nganga. Lu bakal keblinger liat kecantikannya.       View this post on Instagram A post shared by 𝐕.𝐎 β™˜ 🐣 (@viosaperiba) "Buat ngerasain pesona bawah laut, lu bisa coba menyelam di spot-spot keren, kayak Manta Run, Sherwood Forest, Manta Parade, Manta Avenue, Ridge, Light House, The Rockies, Channel Entrance, Coral Gardens, Town, dan Sandy Ridge," kata dia sambil nyengir. [Baca juga : "Target Makin Gede, NTB Incar Lima Juta Wisatawan Di 2024 Dengan Serangkaian Event Keren!"] Di pulau ini, banyak banget penyu, bro. Lu bisa dapet ilmu seputar binatang ikonik ini. Selain itu, lu juga bisa liat gimana mereka manggung buat ngeluarin anak penyu ke laut lepas. Keren, kan? Jadi, siap-siapin jadwal buat petualangan seru di Pulau Sangalaki, Berau! (Sumber Foto @noverasari) 
...more

10 Spot Wajib Di Banyuwangi Yang Bikin Lo Makin Keren Abis!

TripTrus.Com - Banyuwangi tuh wajib banget masuk daftar tempat liburan lo! Dikenal dengan alamnya yang masih asri dan pantai-pantai kece yang jarang banget disorot, Banyuwangi bisa bikin lo betah seharian! Dari pantai gokil buat surfing sampai yang sepi banget buat santai, semua ada di sini! Cek 10 tempat seru yang wajib banget lo datengin: 1. Kawah Ijen - Api Biru yang Bikin Lo Speechless Lo pernah ngeliat api biru keluar dari tanah? Gokil banget, kan! Itu di Kawah Ijen, tempat yang punya danau belerang biru yang super keren. Pas lo ngeliat kawah dikelilingi tebing curam, lo pasti bakal terpesona! 2. Pantai G-Land - Surga Para Surfer Buat lo yang suka surfing, G-Land atau Pantai Plengkung jadi destinasi wajib! Ombaknya bisa sampe 6 meter, cocok banget buat lo yang mau nyobain tantangan ombak legendaris. Gak heran kalau tempat ini sering dipake buat kejuaraan surfing internasional. 3. Air Terjun Lider - Tempat Kece Buat Foto-Foto       View this post on Instagram A post shared by @marrc.co Dengan ketinggian 60 meter, Air Terjun Lider punya pemandangan yang nggak ada duanya! Dikelilingi hutan hijau yang masih alami, air terjun ini juga punya air terjun kecil di sekitaran, bikin lo betah berlama-lama di sini! 4. Pantai Pulau Merah - Cocok Buat Pemula yang Mau Surfing Kalo lo baru belajar surfing, Pantai Pulau Merah bisa jadi pilihan yang tepat. Pasirnya lembut banget, dan ombaknya gak terlalu besar. Juga, bisa nyobain paragliding dari bukitnya! 5. Desa Adat Kemiren - Intip Kehidupan Osing yang Unik Mau nyelam ke budaya Banyuwangi? Desa Kemiren jawabannya! Lo bisa liat langsung cara hidup suku Osing, dengan tradisi dan bahasa uniknya. Jangan lupa, batik khas mereka juga kece-kece banget! [Baca juga : "7 Pantai Tersembunyi Di Banyuwangi Yang Bikin Lo Speechless!"] 6. Taman Sri Tanjung - Tempat Nongkrong Legenda Taman ini gak cuma tempat nongkrong, tapi juga penuh legenda! Konon, nama Banyuwangi berasal dari cerita seorang wanita dengan darah harum. Asyik banget buat santai, ditambah lokasinya deket Masjid Agung Baiturahman! 7. Teluk Hijau - Pantai Tenang yang Bikin Lo Rileks Teluk Hijau punya pantai alami yang jauh dari keramaian. Walaupun perjalanan ke sini lumayan jauh, lo bakal terbayar dengan pemandangan yang super menenangkan! 8. Kebun Kaliklatak - Belajar dan Bersantai di Tengah Alam Dari jaman Belanda, Kebun Kaliklatak udah jadi tempat yang asik buat liat tanaman kopi, coklat, dan rempah. Lo bisa juga nginep di cottage-nya, biar bisa nikmatin suasana alam sepanjang hari! 9. Pantai Rajegwesi - Pantai Coklat yang Penuh Sejarah Pantai Rajegwesi punya pasir coklat yang beda banget, karena pengaruh sedimen dari sungai yang ngalir ke laut. Tempat ini juga punya bunker-bunker peninggalan zaman Jepang, jadi lo bisa sambil belajar sejarah! 10. Pantai Watu Dodol - Landmark Batu Raksasa Lo pasti udah pernah liat batu besar di Pantai Watu Dodol, kan? Tempat ini deket banget dari Pelabuhan Ketapang, lo juga bisa liat kapal ferry yang nyebrang dari Bali. Kalo mau, lo bisa naik bukit sekitar pantai buat liat pemandangan yang lebih kece! Banyuwangi tuh gak ada abisnya buat dijelajahi. Alamnya yang asri dan budayanya yang masih kental bikin lo betah. Jadi, siapin diri lo buat liburan seru ke sini, jangan lupa bawa kamera buat capture setiap momen keren di Banyuwangi! (Sumber Foto @f_rizkillah) 
...more

Batu Lumuik Sungai Dareh, Kerajinan Unggulan Dharmasraya

Salah satu produk unggulan dari Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, adalah kerajinan perhiasan batu lumut. Batu indah berwarna kehijauan ini menjadi target buruan para pecinta batu akik dari berbagai tempat. Tidak hanya dari dalam negeri, para kolektor batu cincin dari mancanegara pun memburu batu mulia jenis giok ini. Batu lumut yang dalam dialek setempat disebut 'batu lumuik Sungai Dareh' yang berasal dari Sungai Batanghari ini terkenal sebagai batu perhiasan berkualitas tinggi.Seperti batu perhiasan pada umumnya, batu lumuik merupakan olahan dari batu mentah yang diperoleh dari dasar sungai. Batu mentah ini kemudian dipotong, dibentuk menggunakan gerinda, dan terakhir dihaluskan. Batu yang telah dihaluskan tersebut kemudian dipasangkan sebagai batu perhiasan pada cincin, gelang, kalung, dan sebagainya. Kualitas dan harga sebuah batu lumuik ditentukan pada kualitas kilauan, corak yang ada di dalam batu tersebut, dan pendaran cahaya yang dipantulkannya.Selain batu lumuik, daerah tepi Sungai Batanghari sebenarnya masih memiliki beberapa jenis batu cincin lain, yang dibedakan berdasarkan warna. Batu-batu tersebut di antaranya adalah jenis ‘limau manih’ (jeruk manis) yang berwarna kuning menyala, ‘cempaga limau manih’ yang berwarna kemerahan, dan 'kecubung Sumatera' yang berwarna ungu. Meskipun demikian, yang menjadi incaran nomor satu dari Dharmasraya adalah batu lumuik. Batu lumuik telah menjadi kebanggaan masyarakat dan pemerintah Kabupaten Dharmasraya. 'Batu lumuik Sungai Dareh' pun telah menjadi merek dagang yang terdaftar sebagai produk kerajinan resmi asal Dharmasraya. Batu perhiasan ini pun seakan telah menjadi simbol identitas bagi masyarakat Dharmasraya yang fungsinya bagaikan 'KTP'. Bahkan, muncul anggapan mereka yang menggunakan perhiasan batu lumuik pastilah orang dari Dharmasraya atau orang yang pernah singgah di Dharmasraya. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

5 Keuntungan Ikut Open Trip di Indonesia

TripTrus.Com - Trend ngetrip di membuka jalan bagi banyak trip operator mengadakan open trip ke berbagai tujuan di Indonesia. Open trip ini terbuka untuk diikuti oleh semua orang, baik yang sudah saling mengenal maupun orang-orang yang belum saling mengenal. Enggak perlu takut kalau kamu baru kali pertama ikut trip dan tidak ada teman yang bisa diajak untuk ngetrip bareng, TripTrus mau kasih 5 keuntungan ikut open trip di Indonesia.1. Ngetrip Jadi Lebih Mudah dan MurahMengikuti open trip bisa memangkas waktu untuk riset bagaimana ke tempat tujuan dan kegiatan apa saja yang bisa dilakukan di tujuan ngetrip. Kamu juga bisa memilih sendiri paket trip yang pas dengan alokasi waktu, bujet, dan aktivitas yang kamu inginkan. Tidak perlu repot memusingkan diri dengan masalah transportasi dan penginapan atau tersesat di tujuan. Open trip biasanya diadakan oleh para traveler veteran yang sudah hafal luar-dalam dengan tujuan ngetrip. 2. Membuat Koneksi Sosial BaruSaat ikut open trip, kamu akan bertemu dengan orang-orang baru. Kamu akan bertemu dengan orang-orang yang unik, lucu, dan menyenangkan. Selama kamu bisa bersikap positif, orang-orang yang kamu temui di open trip juga akan bersikap yang sama. Bisa saja dari orang-orang itu kamu akan menemukan banyak kesamaan, teman-teman baru, koneksi bisnis, atau mungkin jodoh. Jangan ragu untuk menyapa orang-orang yang baru kamu temui. Semua perjalanan dimulai dengan satu langkah, semua persahabatan dimulai dengan satu senyum ramah.3. Belajar Disiplin WaktuMengikuti open trip berarti mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan oleh trip operator. Kalau merasa suatu trip punya jadwal yang cukup padat, jangan melihat dari sisi yang negatif, anggap saja kamu sedang berlomba mengunjungi banyak tempat dalam waktu yang singkat. Jadi, tidak usah cemberut kalau harus bangun pagi-pagi untuk mengejar sunset di puncak gunung atau hiking dengan medan yang cukup berat untuk mencapai satu tujuan. Pengalaman yang didapat akan jauh lebih berharga dari rasa lelah setelah melihat pemandangan di tempat itu.4. Jadi Lebih PeduliKetika kamu mengalami kesulitan, para peserta lain dalam open trip akan tidak segan-segan mengulurkan tangan untuk membantu. Untuk itu, jangan ragu untuk menolong peserta lain yang mengalami kesulitan. Atau coba berbagi dengan peserta trip lainnya. Mulai dari cemilan, membantu membawakan barang bawaan, hingga berbagai hal lain. Sharing is caring.  5. Mengenal IndonesiaSetelah melakukan semua hal di atas, bisa saja kamu akan menemukan banyak ide baru untuk ngetrip ke tempat-tempat lain. Mungkin dari hasil percakapan dengan teman-teman baru, mungkin juga dari trip operatornya, atau kamu punya ide untuk kegiatan lain yang bisa dilakukan di tempat-tempat yang kamu kunjungi. Semua bisa dimulai dengan mengikuti open trip.
...more

5 Festival Kece 2025 yang Bikin Liburan Lo Nggak Cuma Healing Tapi Juga Berfaedah!

TripTrus.Com - Bro-sis traveler! Tahun 2025 ini tuh vibes-nya gak main-main, bro-sis! Dari ujung barat sampe timur, banyak festival kece yang siap lo sambangin buat healing, cari konten estetik, nambah insight budaya, sampe explore hal baru yang pastinya gak zonk! Lo bisa nikmatin parade, musik, kuliner, seni, sampe bazar handmade—all in one package! Jadi, dari sekarang mending lo tandain kalender, siapin outfit kece, dan gas bareng bestie buat eksplor festival hits ini. Cek deh, list paling kece tahun ini yang udah gue acak-acak tapi tetep gokil buat lo! 1. Tong Tong Night Market – Malang, 24–27 Juli 2025 Lo suka vibes pasar malam yang nostalgic tapi pengen versi glow up? Tong Tong Night Market di Malang ini jawabannya, bro-sis! Empat malam penuh lampion lucu, live music indie, booth jajanan lokal kekinian, sampe street food yang packaging-nya Instagramable banget. Bayangin aja lo nyicipin dessert viral sambil chill bareng DJ set low-key—suasana taman jadi magical dan cozy parah! Mulai dari penganan tradisional yang dibikin aesthetic, sampe spot foto temaram buat konten story lo yang dreamy abis. Terus, tiap malam ada live performance, musisi muda nongol satu-satu bawa vibe yang slow tapi nagih. Dan nih ya, sesi akhir acara ada workshop DIY & mini talk soal upcycle barang bekas—lo bakal pulang gak cuma kenyang, tapi juga makin sustainable mindset-nya. Gas gak tuh? 2. Solo Keroncong Festival – Solo, 25–26 Juli 2025 Nah buat lo yang mau ngerasain kombinasi musik tradisional tapi tetap nempel di lidah Gen Z, Solo Keroncong Festival ini destinasi lo, sis bro! Diadain dua hari di area Gladag sampe Puro Mangkunegaran yang epic abis, event ini bukan sekadar konser, tapi juga cultural healing spot. Paduan antara keroncong klasik + hip hop fusion bikin telinga lo happy dan hati lo adem. Ada juga workshop bareng musisi muda, diskusi musik santai, sampe spot bazar makanan tradisional yang dikemas dengan vibe cafe kekinian. Jangan skip juga experience “Becik Ketitik” yang dalam tapi catchy banget—kayak quote kehidupan yang lo bawa pulang. Lo bakal makin cinta budaya tapi tetap relevan sama zaman. 3. Asia Africa Festival – Bandung, 25–27 Juli 2025       View this post on Instagram A post shared by bdg.humas (@humas_bandung) Siap-siap, Bandung bakal geger sama event satu ini, bro-sis traveler! Asia Africa Festival balik lagi dan kali ini vibes-nya makin rame, makin niat! Bayangin lo nyusurin jalan Braga sampe Cikapundung Barat, sambil jajan kuliner lokal, hunting barang UMKM kekinian, dan cari angle buat feed IG lo yang on point. Acara full tiga hari ini ada parade budaya, fashion show, sampe penampilan komunitas lokal dan internasional yang bikin lo merasa kayak lagi di festival luar negeri—padahal lokal pride, bro! Jangan lupa mampir ke Asia Africa Corner, tempat nongki sambil cicip makanan khas, fashion bazar, sampe barang limited edition yang punya story. Tips gue: dateng hari kedua atau ketiga biar dapet vibes paling maksimal dan food stall yang lebih chill! [Baca juga : "Juli Full Gaya! 5 Festival Paling Kece Buat Lo Yang Doyan Healing Plus Budaya"] 4. Alunan Budaya Pringgasela Raya – Lombok Timur, 20–26 Juli 2025 Mau dapet experience budaya yang autentik tapi tetap kekinian? Cuss ke Desa Pringgasela Raya, Lombok Timur. Selama tujuh hari penuh, lo bakal disuguhin tenun Sasak asli, upacara adat, musik tradisional, dan talkshow seru seputar pelestarian budaya. Highlight-nya? Demo langsung dari para penenun, workshop bikin motif tenun lo sendiri (yes, bikin bukan cuma beli!), plus pertunjukan tari dan musik adat yang dikurasi biar tetap cocok sama selera Gen Z. Jangan heran kalo malem terakhir lo bakal baper gara-gara staging-nya yang megah dan nuansa budaya Lombok yang deep banget. Siap-siap bawa pulang bukan cuma oleh-oleh, tapi juga pengalaman yang soulful abis! 5. Kenduri Seni Melayu – Batam, 16–18 Mei 2025 Bro-sis, ini nih festival yang cocok buat lo yang cinta budaya Melayu tapi pengen tampil modern. Kenduri Seni Melayu di Batam bawa suasana Melayu serumpun—dari Indonesia, Brunei, Malaysia, sampe Singapura—semua tumplek blek dalam satu panggung kece di Harbourbay! Mulai dari fashion show etnik, bazar kuliner khas Melayu modern, live music lintas negara, sampe workshop batik dan kriya, semua bisa lo temuin di sini. Jangan lupa juga ada kompetisi seni tradisional ala Gen Z yang fresh. Dan penutupnya? Panggung kolosal plus kembang api yang bakal bikin malem terakhir lo pecah banget. Cocok buat lo yang suka vibes internasional tapi rooted ke budaya lokal. Tahun 2025 tuh bukan sekadar nyari liburan doang, tapi soal bikin momen yang memorable, meaningful, dan pastinya penuh warna! Dari festival keroncong sampe night market, dari vibes Melayu sampai parade budaya internasional—semuanya bisa jadi story kece buat lo share di medsos. Jadi jangan cuma wacana, yuk atur waktu, ajak bestie lo, dan eksplor festival-festival ini bareng. Karena hidup tuh terlalu singkat buat liburan yang biasa aja. Let’s make 2025 your most colorful journey ever! (Sumber Foto @nanang_malik)
...more

Mengenal 5 Klenteng dan Vihara Tua di Tangerang

TripTrus.Com - Menurut kitab sejarah Sunda yang berjudul Tina Layang Parahyang (Catatan dari Parahyangan), keberadaan komunitas Tionghoa di Tangerang dan Batavia sudah ada setidak-tidaknya sejak 1407 NI.  Kitab itu menceritakan tentang mendaratnya rombongan pertama dari dataran Tiongkok yang dipimpin Tjen Tjie Lung alias Halung di muara Sungai Cisadane, yang sekarang berubah nama menjadi Teluk Naga. "Oleh karena itu, Tangerang tidak mungkin dapat dipisahkan dengan kebudaya Tionghoa-nya. Kebudayaan yang berkembang di sana sejak berabad-abad lalu." Maka tidak mengherankan jika wilayah Tangerang Raya (Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang) memiliki beberapa klenteng dan vihara tua yang bersejarah. 1. Klenteng Beon Hay Bio   Chinese New Year 270117 A post shared by Kemala D. Larasati (@k_larasati) onJan 27, 2017 at 9:46am PST Klenteng Boen Hay Bio yang terletak di Jl. Pasar Lama Serpong, Desa Cilenggang, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Berdasarkan informasi dari pengurus, Klenteng tertua di Serpong ini berdiri tahun 1694 atau sudah berusia tiga ratus tahun. Pada saat hari jadi Klenteng yang diperingati tanggal 24 bulan keenam penanggalan Cina, biasanya Klenteng dipadati pengunjung yang datang untuk berdoa. Selain itu untuk memeriahkan acara hari jadi, Klenteng Boen Hay Bio juga sering dimeriahkan dengan berbagai atraksi pertunjukan barongsai, gambang kromong, serta lenong. 2. Vihara Boen Tek Bio   #VIHARABOENTEKBIO #VIHARA #PASARLAMA #PEI76ETC A post shared by Sri Rezeki Tjandra (@tjansriki) onNov 26, 2016 at 6:56am PST Vihara Boen Tek Bio diperkirakan mulai dibuat pada akhir abad ke-17, hal tersebut berasalan dikarenakan ukiran kayu yang terdapat pada langit-langit dibuat awal tahun 1800. Vihara yang terletak di Jl. Bhakti No. 14, Pasar Lama, Kota Tangerang ini memiliki pengaruh besar pada perkembangan budaya Cina di Tangerang. Yang menasrik dari Vihara Boen Tek Bio adalah beberapa artfeak kuno yang dimiliki oleh Vihara, seperti: patung singa penjaga klenteng (Ciok-say), lonceng tua yang berasal dari tanah Tiongkok tahun 1835, tempat batang hio yang terbuat tahun 1805 dan juga tempat pembakaran yang berasal dari abad ke-19. 3. Vihara Boen San Bio   Vihara boen san bioπŸ™ note : viharaboensanbio atau Klenteng Boen San Bio dibangun oleh pedagang asal Tiongkok yang bernama Lim Tau Koen. Klenteng ini dibangun sebagai tempat untuk menempatkan patung Dewa Bumi (Kim Sin Khongco Hok Tek Tjeng Sin) yang dibawa pedagang tersebut dari Banten. Secara harfiah, “boen san bio” berarti kebajikan setinggi gunung. #viharaboensanbio #viharatangerang #vihara #viharadewikwanim #kelenteng A post shared by Enjoy Your LifeπŸ—½ (@travelmania7550) onOct 19, 2017 at 11:30pm PDT Vihara Boen San Bio atau yang dikenal juga sebagai Vihara Nimmala. Vihara yang berasitektur mewah ini dibuat tahun 1689. Vihara yang terletak di Jl. Pasar Baru, Kelurahan Kranjaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang ini digunakan sebagai tempat ibadah baik oleh penganut Kong Hu Chu, Taoisme dan Budha (Tri Dharma). Selain memiliki nilai sejarah, Vihara Boen San Bio juga terkenal dengan keindahan arsitekturnya. Di bagian atap terdapat patung sepasang burung fenghuang atau hong (phoenix) yang mengapit sebuah mutiara jagat, di bagian depan pengunjung disambut oleh megahnya patung dewa bumi yang dahulu dibawa Lim Tau Koen dari Banten dan banyak lagi oranamen-orname lain yang menjadi daya tarik lain untuk dikunjungi. 4. Klenteng Sampo Tay Jin   #temple #dragonandliondance #semarang #centraljava #sampotayjin #culturalfestival #2017 A post shared by Tio Januar (@januartio) onJul 23, 2017 at 6:55am PDT Tempat ibadah etnis Tionghoa yang terletak di salah satu Gang Jl. Otto Iskandardinata, Kota Tangerang ini bernama Klenteng Sampo Tay Jin. Konon keberadaan klenteng ini erat kaitannya dengan laksamana besar Cina yang memimpin pelayaran pada abad ke-15 dengan kekuatan 300 kapal, yaitu Laksamana Ceng Ho (Sampo Tay Jin). Meskipun bertolak belakang dengan fakta, bahwa Laksamana Ceng Ho adalah seorang muslim, di Klenteng Sampo Tay Jin terdapat altar utama yang menjadikan Laksamana Ceng Ho sebagai dewa utama Klenteng tersebut. Dan uniknya lagi, meskipun tidak memeluk agama Islam, pemuja Laksamana Ceng Ho juga tidak mengkonsumsi daging babi. 5. Klenteng Tjo Soe Kong   πŸ‘ΌπŸ‘ΌπŸ‘Ό . . . . . #temple #vihara #tjosoekong #tanjungkait #tangerang #indonesia #pray A post shared by Aldieka | #sydika #sydikastore (@sy.dika) onDec 10, 2016 at 8:02pm PST Terletak di pesisir utara Kabupaten Tangerang, terdapat bangunan bersejarah etnis Tioanghoa. M asyarakat sekitar klenteng percaya bahwa klenteng itu dibuat tahun 1792 atau berusia tiga abad. Klenteng tersebut bernama Tjo Soe Kong. Pada musibah tsunami akibat letusan Gunung Krakatau tahun 1883, Klenteng ini berhasil selamat meskioun terletak di bibir pantai. Klenteng yang berlokasi di Dusun Tanjung Anom, Desa Tanjung Kait, Mauk, Kabupaten Tangerang merupakan salah satu cagar budaya di Kabupaten Tangerang juga dikenal dengan nama Klenteng Tanjung Kait atau Klenteng Qing Shui Zhu Sui. Untuk memperingati tradisi Cina sekaligus menghibur masyarakat sekitar, Klenteng Tjo Soe Kong kerap menggelar event tahunan dengan berbagai pertunjukan, seperti: pertunjukan wayang Po Te Hi, Tari Naga, dan kesenian barongsai. Tertarik mengenal lebih jauh Klenteng dan Vihara tua bersejarah di Tangerang? Silakan ajak teman-teman kalian untuk menjelajahinya! (Sumber: Artikel-Foto Amieykha)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...