shop-triptrus



Catat! Ini Jadwal Wisata Budaya Nusantara Sepanjang Februari 2019

TripTrus.Com - Berlibur semestinya tak melulu soal belanja, spot foto menarik, atau berburu makanan enak. Wisata budaya bisa jadi salah satu pilihan menghabiskan waktu berlibur yang menarik. Melihat berbagai budaya masyarakat Indonesia lengkap dengan kearifan masyarakat lokalnya tak hanya akan menyisakan pengalaman tak terlupakan, namun juga akan menambah wawasan Anda. Berikut ini Kompas.com merangkum 3 acara yang bertema wisata budaya yang akan digelar selama bulan Februari 2019. 1. Cap Go Meh di Singkawang       View this post on Instagram #capgomehsingkawang A post shared by STEVEN DAVID (@stevn_david) onMar 1, 2018 at 12:31am PST   Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Kalimantan Barat akan menggelar perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang pada tanggal 5 hingga 19 Februari 2019. Perayaan ini dilaksanakan pada hari ke-15 setelah perayaan Tahun Baru Imlek. Perayaan yang digelar secara rutin setiap tahunnya ini merupakan salah satu acara andalan untuk mendatangkan wisatawan mancanegara ke Kalimantan Barat. Tahun lalu, tercatat sebanyak 26 Duta Besar dari negara sahabat datang untuk melihat festival ini. Dalam perayaan ini Anda daat menyasikan ratusan orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur yang biasa disebut tatung atau loya oleh warga sekitar melakukan parade mengelilingi kota dengan atraksi- atraksi ekstrem. Ada juga orang memukul gendang untuk mengusir roh jahat. [Baca juga : "14 Kota Tua Di Indonesia Yang Sangat Apik Dan Instagramable"] 2. Festival Pulau Penyengat di Tanjungpinang       View this post on Instagram @Regranned from @shaniachairani - Pakaian adat Melayu mempunyai warna yang berbeda dan masing-masing mempunyai artinya. Baju yang berwarna merah, merupakan yang diperuntukan untuk Raja dan Putri Raja, beserta keturunannya. Baju bewarna kuning diperuntukan untuk pegawai kerajaan dan keluarganya. Baju bewarna hijau diperuntukan Rakyat biasa dan keturunannya. . . Photo by : @nahorthoseahutagaol . . Cc to : @discovery_tanjungpinang @traveller_kepri @genpi_bintan @discovery_kepri @genpitanjungpinang @genpi_id @genpi_bintan @serbatanjungpinang @jheipul @kemenpar @pesonaid_travel @genpi.kepri @yopiefranz @robbysunata @wisatapenyengat @kemenpar @donkardono @mansyurebo . ---------------------------------------------------------------------- . #FPP2018 #FestivalPulauPenyengat #SulltanRiau #Mesjid #Penyengat #Visitpulaupenyengat #Wisatapulaupenyengat #Tanjungpinang #visittanjungpinang #Tanjungpinang #kepri #PesonaTanjungpinang #wonderfulriauislands #kemenpar #genpi_id #discovery_kepri #discovery_tanjungpinang #pesonaindonesia - #regrann A post shared by Wonderful Riau Archipelago (@discovery_tanjungpinang) onFeb 10, 2018 at 6:35am PST   Festival ini telah dilaksanakan sejak tahun 2016. Festival ini merupakan acara unggulan Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau yang berpusat di Kota Tanjungpinang. Tahun ini festival ini akan digelar pada tanggal 14 hingga 18 Februari 2019 di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang. Dalam festival ini Anda akan menyaksikan berbagai perlombaan seperti Lomba Panggak Gasing, Lomba Jong, Lomba Dayung Sampan, Lomba Sampan Layar, Lomba Ngambat Itik, Lomba Pukul Bantal, Lomba Berbalas Pantun, Lomba Syarhil Gurindam, Carnaval Fashion, Lomba Berzanzi, Lomba Melukis dan Mewarnai, Festival Kuliner Melayu, dan Lomba Becak Hias. 3. Pesona Bau Nyale di Mandalika       View this post on Instagram Ketika kita mengeluh: “Apa yg aku buat ni semua sia sia. " ALLAH menjawab : (فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ) "Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji zarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya ” (Al Zalzalah : 7) . . #opponesia #oppocameraphone #pesonabaunyale2017 A post shared by an (@anprmst_) onFeb 16, 2017 at 4:54am PST   Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Barat akan menggelar acara bertajuk Pesona Bau Nyale pada tanggal 20 Februari 2019 di kawasan Mandalika. Pesona Bau Nyale merupakan core event kegiatan budaya di pesisir pantai selatan Pulau Lombok tepatnya di pantai Kuta, Seger, dan Aan di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Bau Nyale merupakan suatu kejadian alam yang diabadikan dalam legenda Putri Mandalika yang bijaksana yang menjadi rebutan dan ingin dipersunting oleh beberapa putra mahkota dari kerajaan-kerajaan Lombok. Bagaimana, tertarik? Jika iya, segera siapkan rencana perjalanan Anda. Selamat berlibur. (Sumber: Artikel travel.kompas.com Foto breakingnews.co.id)
...more

Lembah Harau Salah Satu Lembah Terindah di Indonesia

Perjalanan 1,5 jam dari Bukittinggi ke arah barat tidak akan sia-sia karena Anda akan disuguhkan suasana alam pegunungan dihiasi jejeran air terjun indah setinggi sekitar 100 meter. Belum lagi tempatnya dilalui empat buah sungai yang jernih siap memanjakan mata Anda. Lembah Harau merupakan lembah yang subur terletak di Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Berada sekitar 138 km dari Padang dan sekitar 47 km dari Bukittinggi atau sekitar 18 km dari Kota Payakumbuh dan 2 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Lima Puluh Kota. Tempat ini dikelilingi batu granit terjal berwarna-warni dengan ketinggian 100 sampai 500 meter.  Transportasi umum siap mengantarkan Anda yang datang melalui Bukittinggi. Menyewa minivan atau sepeda motor akan memastikan waktu berkunjung Anda di dataran tinggi Minangkabau lebih tepat. dan inilah salah satu lembah terindah di Indonesia. Harau diyakini berasal dari kata ‘parau’, istilah lokal yang artinya suara serak. Dulu, penduduk yang tinggal di atas Bukit Jambu sering menghadapi banjir dan longsor sehingga menimbulkan kegaduhan dan kepanikan. Penduduknya sering berteriak histeris dan akhirnya menimbulkan suara parau. Dengan ciri suara penduduknya banyak yang parau didengar maka daerah tersebut dinamakan ‘orau’ dan kemudian berubah nama menjadi ‘Arau’ hingga akhirnya penyebutan lebih sering menjadi ‘harau’. Bila anda ingin membaca artikel ini lebih detail silahkan klik website dibawah ini. Sumber:pasaharau.com/lembah-harau-salah-satu-lembah-terindah-di-indonesia/  travel.kompas.com Foto:https://travel.akurat.co/id   Kindly inform all of you we will have spectacular event on July, 13th to 15th 2018, these traditions of the Minangkabau will be presented at the Pasa Harau Art & Cultural Festival, the will be centered at the beautiful Harau Valley in Limo puluah koto Regency. Located about an hour’s drive from Bukittinggi city. The Harau Valley dubbed the Yosemite of Indonesia, has green rice fields hemmed in by huge granite rocks. Where refreshing waterfalls tumble down to irrigate the fields!!! ❤❤❤❤ Check it out and DON'T MISS IT!!!!! https://pasaharau.com/ Are you ready to find another heaven in Indonesia? Come on! #indonesia #pasaharau #pasaharauartandculturefestival #minangkabau #westsumatera #limopuluahkota #limapuluhkota #art #culture #wonderfulindonesia #pesonaindonesia #ayokeindonesia #welcometoindonesia #travelling #event #duniamenujuharau #roadtopasaharau2018 #beautifuldestinations A post shared by siska oktaviani (@chu8y) onApr 10, 2018 at 2:17am PDT
...more

Danau Linow

Danau Linow memiliki luas sekitar 34 hektare, terletak di Kelurahan Lahendong, Tomohon. Danau berpanorama indah ini memiliki ciri khas tersendiri yaitu kadar belerangnya yang tergolong tinggi. Dilihat dari berbagai sudut pandang, dan ditambah dengan pengaruh cahaya, warna airnya akan terlihat berubah-ubah. Pada siang hari, air danau akan memantulkan warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Pantulan sinar matahari menimbulkan kilauan cahaya mirip lukisan pelangi di permukaan danau.Air Danau Linow merupakan air panas yang mengandung sulfur dan magnesium sulfat, yang konon dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Namun, pengunjung harus berhati-hati dengan kubangan lumpur panas mendidih yang berada di tepi danau.Sementara di sekitar danau, hidup satwa endemik berupa burung belibis dan serangga. Oleh penduduk setempat, serangga unik yang hidup di air, bersayap dan bisa terbang ini dinamakan "sayok" atau "komo".  Serangga ini juga dikonsumsi penduduk.  Burung-burung dari berbagai spesies juga membangun sarang di tepi danau, sehingga kadang-kadang kicauan burung kecil dan besar yang sedang melintasi danau. Aneka ragam tumbuh-tumbuhan juga hidup di sana. Sebuah hamparan rumput hijau di tepi danau menjadi tempat yang cocok untuk duduk-duduk sambil berteduh di bawah pohon. Hembusan angin yang sejuk akan memberikan kenikmatan.Lokasi Danau Lindow memang cukup strategis, bisa dicapai dengan menggunakan angkutan umum atau mikrolet dari terminal bus Kota Tomohon. Perjalanan lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 700 meter menuju Danau Linow.Letak Danau Linow memang cukup strategis sehingga mudah dijangkau dengan kendaraan beroda empat. Atau menggunakan angkutan umum dari terminal Kota Tomohon, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 700 meter.Tiket masuk ke danau ini sebesar Rp 25.000, dan dibuka untuk umum mulai jam 08:00 – 17:00 waktu setempat. Buat pengunjung yang ingin menginap, tersedia bungalo-bungalo yang lokasinya tidak begitu jauh dari danau. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Tempat Wisata Favorit Orang Indonesia Ternyata Bukan Hanya Bali!

TripTrus.Com - Berbeda dengan para wisatawan asing, orang Indonesia tidak mengunjungi Bali sebagai destinasi wisata yang paling populer. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), wisatawan nusantara atau wisnus cenderung mengunjungi daerah-daerah di Pulau Jawa. Dari total 734,86 juta perjalanan yang dilakukan oleh wisnus sepanjang tahun 2022, sekitar 75,49% atau tiga dari empat perjalanan dilakukan ke Pulau Jawa.       View this post on Instagram A post shared by Rental Sewa Mobil Hiace Jogja | Rent Car & Tour Yogyakarta (@sewahiacejogja_insan) Kepala BPS, Margo Yuwono, mengungkapkan bahwa daerah yang paling banyak dikunjungi oleh wisnus pada tahun 2022 adalah Jawa Timur dengan total 200,55 juta perjalanan atau 27,29% dari total perjalanan wisnus. Selanjutnya, wisnus juga banyak mengunjungi Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan jumlah perjalanan masing-masing sebesar 123,53 juta (16,81%) dan 110,35 juta (15,02%). DKI Jakarta, Banten, dan Yogyakarta juga termasuk dalam enam besar provinsi tujuan utama wisnus, namun seluruhnya berada di Pulau Jawa. Sedangkan untuk Bali, jumlah total perjalanan wisnus ke daerah tersebut sebanyak 14,26 juta atau sekitar 1,94% dari total perjalanan wisnus. Jumlah kunjungan wisman ke Bali pada tahun 2022 juga lebih banyak dibandingkan wisnus, yaitu sebanyak 3,29 juta kunjungan. [Baca juga : "Mengunjungi Taman Nasional Gunung Bromo Saat Libur Lebaran: Panorama Alam Yang Menakjubkan"] Pada tahun 2022, jumlah wisnus yang berpelesir di dalam negeri semakin meningkat. Total perjalanan wisnus mencapai 734,86 juta perjalanan, yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 (613,30 juta), tahun 2020 (524,57 juta), namun masih di bawah jumlah perjalanan wisnus pada tahun 2019 (712,16 juta). Margo Yuwono mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah wisnus pada tahun 2022 sangat menggembirakan, karena terjadi peningkatan sebesar 19,82% dibandingkan dengan tahun 2021 dan peningkatan 1,76% dibandingkan dengan masa sebelum tahun 2019. (Sumber Foto @hladchenko_ph) 
...more

Napak Tilas ke TPU Karet Bivak, Dari Kebun Karet ke Rumah Abadi Para Pahlawan Kemerdekaan

TripTrus.Com - Bro-sis traveler, pernah nggak lo mikir kalau di tengah hiruk-pikuk Jakarta ada satu spot yang nggak cuma sunyi tapi juga penuh cerita perjuangan bangsa? Yup, TPU Karet Bivak, yang awalnya cuma kebun karet milik seorang keturunan Tionghoa, Tan Tieng Sien, sekarang jadi rumah terakhir banyak tokoh penting Indonesia. Bayangin deh, tanah seluas 16,2 hektar ini nyimpen ribuan kisah, dari pejuang kemerdekaan sampe seniman legendaris yang kontribusinya bikin Indonesia kayak sekarang. 1. Dari Kebun Karet ke Makam Legendaris Awalnya, bro-sis, area ini tuh cuma hamparan kebun karet yang rindang. Tapi zaman berubah, dan di awal abad 20, lahan ini bertransformasi jadi pemakaman umum yang sekarang dikenal sebagai TPU Karet Bivak. Nggak cuma luasnya yang bikin melongo—sekitar 48 ribu makam ada di sini—tapi juga kisah di balik nama-nama yang dimakamkan. Lo bakal ngerasa kayak lagi baca buku sejarah terbuka, tapi dalam bentuk nyata. 2. Peristirahatan Para Pahlawan Kemerdekaan       View this post on Instagram A post shared by Jakarta Walking Tour (@jktgoodguide) Di sini, lo bisa nemuin makam Fatmawati, Ibu Negara pertama RI yang menjahit bendera pusaka Merah Putih yang dikibarkan pada 17 Agustus 1945. Ada juga Mohammad Husni Thamrin, tokoh Betawi yang lantang melawan penjajahan Belanda, serta Chairul Saleh, pejuang revolusi yang perannya nggak kecil di masa awal kemerdekaan. Jalan di TPU ini tuh kayak lorong waktu yang bikin lo nyadar, kemerdekaan yang kita nikmati sekarang itu ada harga yang dibayar mahal sama mereka. [Baca juga : "17an Anti Mainstream Di TPU Tanah Kusir, Ziarah, Nostalgia, Dan Ngisi Spirit Kemerdekaan"] 3. Napak Tilas & Penghormatan Ziarah ke TPU Karet Bivak bukan cuma soal doa, tapi juga kesempatan buat lo ngerasain getaran perjuangan yang pernah berkobar di hati para pahlawan. Setiap batu nisan jadi saksi bisu perjuangan yang nggak lekang dimakan waktu. Di momen kayak Hari Kemerdekaan atau Hari Pahlawan, suasana di sini terasa beda—lebih hangat, lebih haru, kayak ada bisikan sejarah yang ngajak kita buat nggak lupa sama pengorbanan mereka. Jadi, bro-sis traveler, TPU Karet Bivak bukan cuma tumpukan batu nisan di tengah kota, tapi monumen hidup yang menyimpan jejak perjuangan. Napak tilas ke sini adalah cara kita buat mengingat, menghargai, dan menjaga semangat para pahlawan kemerdekaan. Mereka udah kasih segalanya buat kita, sekarang giliran kita yang rawat memori itu. Jadi kalau lo lagi main di Jakarta, sempetin mampir, resapi sejarahnya, dan bawa pulang rasa bangga jadi bagian dari negeri ini. (Sumber Foto @fitri_nurvita12)
...more

Mengajak Anak Muda Telusuri Keberagaman di Lasem

TripTrus.Com - Untuk  mengajarkan nilai luhur, maka anak muda dari berbagai daerah diajak untuk ikut telusuri keberagaman di Lasem. Setidaknya ada 10 anak muda dari berbagai daerah, akan ikut telusuri keberagaman di lasem, Jawa Tengah. Bagian dari pengenalan tentang harmonisnya kehidupan antar etnis, kepada generasi penerus. Program yang dibuat dengan nama “Lasem Pluralism Trail”, berlangsung dari 12–15 Oktober 2017, di Semarang dan Lasem. Para peserta yang lolos yang diadakan Ein Institut Semarang ini di antaranya Antonio Winatian, dari Medan; Dedy  Ibmar dari Riau; Fajar Tumanggor, dari Medan; Jenny Anggita dari Jakarta; Ni Luh Putu Juli Wirawati dari Yogyakarta. Selain itu ada anam Lintang Ayu Saputri daro Purwokerto; M Dalhar Sobri dari Jepara; Maria Nofianti perwakilan Purwokerto; Muhammad Arief Rahadian dari Jakarta dan Zulyan Epi perwakilan Surakarta. Direktur Ein Institut Ellen Nugroho mengatakan, program yang dijalankan itu untuk mempromosikan praktek hidup berdampingan dan keberagaman di kalangan anak muda. Agar bisa ditularkan ke penjuru negeri. “Setelah mencermati dan mendialogkan ratusan aplikasi yang masuk Komite Seleksi Bea Siswa Lasem Pluralism Trail, akhirnya sepakat memilih sepuluh anak muda sebagai penerima beasiswa. Mereka akan mengikuti kegiatan ini, ” ujarnya, Rabu, 11 Oktober 2017. Lebih lanjut, Ellen memaparkan,program ini menyediakan kesempatan bagi anak-anak muda untuk menimba pengalaman dan pengetahuan, mengasah keterampilan, berinteraksi serta membuka peluang berjejaring. “Diharapkan dengan kegiatan positif ini anak-anak muda dapat menjadi ujung tombak pemupus prasangka,” harap Ellen. Foto: youtube.com Selama mengikuti kegiatan “Lasem Pluralism Trail”, mereka akan terlibat secara aktif dalam lokakarya, diskusi dan juga tur mengelilingi Lasem, kota yang terkenal sebagai laboratorium kebhinekaan. Tempat berbaurnya berbagai etnis dan budaya, mengunjungi Klenteng Gie Yong Bio, Klenteng Cun An Kiong, pantai Bangun, Karang Jahe, Rumah Batik Sekar Kencana, Pabrik Tegel LZ, Susur Sungai Dasun–Pulau Gosong,Pabrik Roti Indonesia, Museum Batik Nyah Lasem dan wisata kuliner ke Kampung Tuyuhan. “Kami akan memfasilitasi anak-anak muda ini untuk beriteraksi dengan para tokoh agama, sejarawan, dan budayawan setempat. Kami juga menghadirkan pakar kajian agama dan peneliti sosial budaya.” (Sumber: Artikel indochinatown.com Foto pgsp.big.go.id)
...more

Beberapa Chinatown atau Pecinan di Seluruh Dunia

TripTrus.Com - Kalian pasti tahu apa itu istilah Chinatown atau Pecinan, bukan? Chinatown atau Pecinan adalah merujuk pada kawasan di mana para penduduk keturunan Tiong Hoa tinggal ataupun mendirikan usaha di sebuah kawasan kecil di luar negeri. Tentunya Chinatown atau Pecinan tersebar dibeberapa kota di negara-negara di seluruh dunia (bukan di Cina sendiri).   ※※※ Istilah Chinatown atau Pecinan merujuk pada kawasan di mana para penduduk keturunan Tionghoa tinggal, bekerja, dan menjalankan bisnis. Kawasan Chinatown ini kemudian banyak dijadikan sebagai kawasan wisata di kota-kota besar di berbagai penjuru dunia. Begitu juga di Jawa Barat banyak nyaris setiap kota tua di Jawa Barat punya kawasan pecinan, beberapa diantaranya sudah dimaksimalkan untuk kawasan wisata. Keberadaan China Town di seluruh dunia. 1.Havana, Cuba 2. Calcutta, India 3. Bangkok Thailand 4. Manila, Filipina 5. Johannesburg, Afrika Selatan 6. Melbourne Australia 7. Vancouver, Kanada 8. San Fransisco, Amerika Serikat 9. London, Inggris 10. Bandung, Indonesia Explore Further #HayuKaJabar #lunarnewyear2018 Design by @cichacichuy _____ Lokasi : Jawa Barat Indonesia _____ @pesonajawabaratku @genpikuningan @genpi_pangandaran @genpi.bogor @genpisukabumi @genpiciamis @genpicianjur @genpicirebon @genpipriangantimur _____ @genpi_id @genpinews @genpiaceh @genpisumbar @genpisumsel @genpijabar @genpijateng @genpijatim @genpilomboksumbawa @genpimaluku @genpi.kepri @genpijogja @genpibanten @genpi_lampung @genpi_bali @genpi_ntt @kemenpar @pesonaid_travel _ @genwi_thailand @genwi_malaysia @genwitiongkok @genwi.singapura @genwi_int @ind.travel __ #GenPI #GenPIJabar #PesonaIndonesia #WonderfulIndonesia A post shared by GenPI Jawa Barat (@genpijabar) onFeb 7, 2018 at 4:12am PST Kawasan Chinatown atau Pecinan seringkali dijadikan sebuah kawasan wisata di banyak kota besar di berbagai belahan dunia. Kota-kota seperti New York, San Fransisco, Bangkok dan Manila pun memiliki kawasan Chinatown atau Pecinan yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Tak terkecuali di Indonesia, terletak di kota Bandung, kota yang dikenal dengan julukan Kota Kembang ini juga memiliki kawasan Chinatown atau Pecinan yang terletak di Jl. Cibadak dan Jl. Kelenteng. (Sumber: Artikel @Amieykha, Foto Danny Nicholson)
...more

Ini Hot List Event Kece Jogja yang Wajib Lo Catet Januari 2026!

TripTrus.Com - Bro-sis, gue bocorin nih daftar event paling hits yang lagi ngegas banget di Jogja Januari 2026! Di awal tahun ini, Jogja tuh bener-bener hidup lagi dan siap manjain lo semua yang doyan jalan, olahraga, nonton konser sampe ngulik seni serta edukasi kece abis! Pokoknya dari yang suka lari-lari santai, teater keren, sampe pameran sejarah yang edukatif—semua ada, dan cocok banget buat lo jadikan alasan buat liburan asik atau sekedar staycation sambil seru-seruan bareng squad. Jadi kalo lo lagi nyusun itinerary buat traveling ke Jogja, jangan skip event-event gokil di bawah ini karena tiap acara punya vibe masing-masing yang bikin feed lo makin on point! Dari lanskap alam kece buat trail run sampai panggung musik penuh energi, semua nunggu buat lo sambangi! 1. Kulon Progo Trail Run – Lari Bareng Alam Sermo yang Epic!       View this post on Instagram A post shared by Allen Pradyta (@allprasc) Bros & sis yang suka ngegas, siapin sepatu lari lo buat Kulon Progo Trail Run 2026 tanggal 11 Januari! Ini bukan sekadar lari biasa, tapi lo bakal diajak ngeksplor Waduk Sermo yang pemandangannya juara banget, sambil ngelewatin jalur perbukitan Menoreh yang asik buat hunting konten pake drone atau handphone lo. Total jaraknya 11K, cocok buat lo yang suka tantangan fisik plus butuh feel alam yang beda dari kota besar. Selain itu, ada hadiah total sampai Rp10 juta yang bikin semangat lo makin membara! Gila sih, bro-sis, ini kombinasi olahraga & exploration yang kudu banget lo masukin bucket list traveling lo tahun ini biar instagram lo makin kece abis! 2. MKN UII Run 7K – Rayain Anniversary Bareng Komunitas Fun! Bro-sis yang doyan event komunitas dan suka vibe santai tapi tetep fun, MKN UII Run 7K tanggal 17 Januari ini pas banget buat lo! Jadi ini tuh acara lari santai 7 kilometer yang diselenggarain buat ngerayain 10 tahun Magister Kenotariatan UII. Rutenya asik banget ngeliling area Fakultas Hukum UII, cocok buat lo yang pengen olahraga sambil nongkrong bareng temen, tuker story Instagram, atau sekedar cari vibe baru di Jogja. Lo yang daftar juga bakal dapet race pack eksklusif selain kesempatan buat rebut total hadiah sampe Rp6 juta. Pokoknya event ini tuh yang balance antara performance sama fun vibes bareng komunitas yang kekinian banget! 3. GMC Fun Run 2025 – Jogging Santai Komunitas Sehat! Nah kalo lo cari sesuatu yang chill tapi tetep sehat, GMC Fun Run 2025 tanggal 18 Januari ini bakal jadi momen yang pas banget. Event ini tuh bagian dari perayaan 25 tahun Gadjah Mada Medical Center, jadi suasananya bukan kompetitif tapi lebih ke ajang silaturahmi dan gaya hidup sehat bareng komunitas. Lo cukup bayar Rp150 ribu aja buat join, dan udah dapet fasilitas kece plus suasana yang nyaman buat jalan-jalan santai sambil nikmatin pemandangan Jogja. Cocok banget buat lo yang baru mulai olahraga atau pengen quality time bareng keluarga & temen sambil nyari vibe hidup sehat! 4. JEC Fun Run – Lari Seru Buat Keluarga & Squad Lo! Bro sis, tutup rangkaian olahraga Januari ini dengan JEC Fun Run tanggal 25 Januari! Ini event lari santai kategori 3K dan 5K yang friendly banget buat semua umur, jadi lo bisa ajak keluarga atau squad lo ikutan bareng. Acara ini juara banget buat lo yang cari hangout sehat sambil dapetin medali finisher lucu dan kesempatan menang doorprize kece di garis finish! Emang sih lari santai, tapi vibes yang tercipta di Jogja Expo Center tuh rame, penuh semangat, dan bener-bener bikin lo ngerasa bagian dari gaya hidup aktif yang kekinian banget! 5. Pelatnas Metronom: Mukti Entutz – Komika Bikin Ketawa PeDe! Kalo lo butuh hiburan yang beda dari yang lain, Pelatnas Metronom: Mukti Entutz tanggal 17 Januari di Taman Budaya Embung Giwangan siap ngebuat lo ngakak! Ini bukan lari, bukan konser musik, tapi pertunjukan komedi cerdas yang nge-satir dunia sepakbola—ya bro sis, lo kira sepakbola cuma bola doang? Di acara ini, Mukti Entutz bakal bawain jokes yang relate banget buat traveler kekinian yang ngerti meme dan kultur sepakbola masa kini. Tiketnya affordable dari Rp100 ribu sampai Rp350 ribu, jadi worth banget buat lo pecinta komedi & penikmat hiburan yang beda! [Baca juga : "8 Event Kece Buat Lo Yang Hobi Jalan Juga Nyantai"] 6. Pementasan Teater “Air” – Seni Kontemporer yang Bikin Lo Ngelam! Sis & bro yang suka art vibe, markirin tanggal 23 Januari karena Pementasan Teater “Air” di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta tuh acara yang kudu lo datengin. Ini produksi dari Unit Studi Sastra dan Teater UNY, dan tiketnya cuma mulai Rp20 ribu yang super ramah di kantong anak muda. Selain nambah wawasan, lo bakal ngerasain seni pertunjukan kontemporer yang elegan banget buat konten estetis di feed lo. Cocok buat lo yang lagi cari inspirasi baru atau sekedar liat sisi seni Jogja yang gak kalah keren dari musik atau olahraga! 7. Pameran Pangastho Aji – Belajar Sejarah Kerajaan Jogja! Bro sis yang suka sejarah, jangan lewatkan Pameran Pangastho Aji yang berlangsung sampai 24 Januari di kompleks Keraton Yogyakarta. Lo bisa ngulik cerita kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono VIII lewat artefak autentik dan arsip sejarah yang jarang banget lo liat di tempat lain. Ini bukan sekadar pameran biasa, tapi pengalaman edukatif yang bisa lo share di TikTok atau Reels sambil nge-tag lokasi yang bernilai budaya tinggi. Pokoknya event ini bikin lo makin #CultureSmart kalau lo beneran pengen explore sisi lain Jogja! 8. Awalan Fest – Punk Rock Vibes di Maguwoharjo! Lo fans musik alternatif? Awalan Fest tanggal 24 Januari di Stadion Maguwoharjo kudu banget lo sambangi! Deretan headliner kayak Superman Is Dead, The Jeblogs, dan Rebellionrose siap nge-drop energi panggung yang liar abis! Tiket presale udah tersedia mulai Rp125 ribu, jadi worth banget buat lo yang pengen ngerasain vibes konser musik punk rock langsung dan nge-capture momen live buat konten lo. Ini tuh event yang pas banget buat lo yang nganggep musik sebagai lifestyle! 9. Padzchestra – Orkestra & Pop Fusion yang Elegan! Bro sis yang pengen ngerasain sisi lain dari musik, Padzchestra juga tampil tanggal 24 Januari di Auditorium Dwiyarkara. Kolaborasi klasik & pop modern bareng Kunto Aji bakal ngehasilin sound yang unik banget! Tiketnya mulai dari Rp140 ribu sampai Rp248 ribu, dan cocok buat lo yang suka estetika musik yang classy sekaligus kekinian. Cocok banget buat lo pamerin di story sambil dengerin not musik yang nendang! 10. Study Abroad Expo IDP – Kuliah di Luar Negeri? Cus! Dan buat bro sis yang lagi mikir soal masa depan, Study Abroad Expo IDP tanggal 29 Januari di Sahid Raya Hotel & Convention tuh acara kece yang gratis! Lo bisa dapetin info langsung dari institusi pendidikan mancanegara tanpa keluarin uang, networking bareng senior, dan nanya soal beasiswa yang bikin peluang lo makin terbuka lebar. Event ini tuh opsi edukatif yang gak kalah penting sama konser atau olahraga. Bro-sis traveler, Jogja awal Januari 2026 tuh udah siap banget manjain lo dengan beragam event yang nge-blend banget antara olahraga, musik, seni, sejarah, sampai edukasi beasiswa! Pokoknya lo punya banyak pilihan buat nambah pengalaman liburan yang beda dari biasanya, dari yang bener-bener aktif sampe yang santai tapi penuh konten kece buat feed lo. Jangan lupa catet tanggalnya, ajak squad atau keluarga lo, dan siapin kamera buat capture momen tak terlupakan di Jogja! (Sumber Foto @deeahprasetyo)
...more

Empat Bandara di Indonesia Dinobatkan Sebagai yang Terbaik

TripTrus.Com - Tak hanya megah, bandara yang baik juga harus memiliki fasilitas dan layanan yang memudahkan kehidupan penumpang selama berada di sana. Oleh karena itu setiap tahunnya Airports Council International (ACI) merilis daftar mengenai bandara terbaik yang diberi penghargaan 'Airport Service Quality (ASQ) Awards'. Tahun ini, mereka merilis daftar pemenang dari pemantauan sepanjang tahun lalu. Dalam penilaiannya, mereka memantau kritik dan saran dari jutaan pengunjung di 343 bandara di 176 negara dunia. Empat bandara di Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut ialah Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, dan Bandara Internasional Juanda Surabaya.  Bandara-bandara tersebut menjadi yang terbaik karena mendapat nilai tinggi dalam 34 faktor, beberapa di antaranya; akses keluar masuk bandara, proses antre, proses keamanan, fasilitas dan layanan yang memanjakan penumpang, sampai kebersihan kamar mandi. "Persaingan layanan antara bandara semakin ketat. Bandara-bandara yang keluar sebagai pemenang kami nilai sangat berdedikasi terhadap pengunjungnya," kata Angela Gittens, Direktur ACI, mengenai bandara yang menjadi pemenang pada tahun ini. Berikut ini ialah daftar pemenang AQS Awards 2017:1. Best Airport by Region (over 2 million passengers per year) Asia Pacific - Second Place Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali   Ketika mata terpejam dan telinga tertutup, yang membedakan satu manusia dengan manusia yang lainya adalah : persepsi #bali #ngurahrai A post shared by Handaru G Asmoro (@handaruasmoro) onAug 28, 2017 at 12:19am PDT 2. Best Airport by Size (2-5 million passengers per year) Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung   Boarding Time😊 Morning view 🌄#airport #bandara #lapanganterbang #travel#morning #instadaily #instalike #instagood #instafollow A post shared by Budy 🙎 (@budy86id) onMar 15, 2018 at 5:08pm PDT 3. Best Airport by Size (5-15 million passengers per year) - Second Place Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan   Sultan Aji Muhammad Sulaiman Airport.🛫 #sultanajimuhammadsulaimanairport #balikpapan #visitkalimantantimur #eastkalimantan #eastborneo #internationalairport A post shared by Marzuki (@akhimarzuki5) onMar 12, 2018 at 5:23am PDT 4. Best Airport by Size (15-25 million passengers per year) - First Place Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali   Airbus330 #airbus #garudaindonesia #ngurahrai A post shared by Pujo Hermawan (@pujo_hermawan) onMar 9, 2018 at 6:27pm PST 5. Best Airport by Size (15-25 million passengers per year) - Second Place Bandara Internasional Juanda, Surabaya   #dusk #panorama #sunset #airport #kompasnusantara #citilink A post shared by Ilham B Santoso (@santoso_ilham) onMar 15, 2018 at 3:36am PDT 6. Best Airport by Size and Region - Asia Pacific Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali   Dat Ass of Jetstar Airbus A320-232 • Stay tune on the Gate ✈ . . . . . . . . . . . . #airlines #britishairways #spotting #lax #comment #emirates #aviation_lovers #aviationgeek #takeoff #aviationdaily #dreamliner #aviationworld #megavideo #aviationnerd #planespotter #megaplane #planepic #a330 #airbuslovers #boeing737 #a320 #ngurahrai #airbusa #boeing #garudaindonesia #lionair #citilink #airportlife #lyfe #tails A post shared by Alfonsus Edwin Halim (@edwinliem_) onMar 11, 2018 at 5:33pm PDT (Sumber: Artikel cnnindonesia.com, Foto flickr.com)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...