TripTrus.Com - Ibarat gula tanpa garam, liburan tak sekalian jelajah kuliner terasa kurang. Apalagi jika kulinernya nikmat dan susah ditemukan di tempat lain. Seperti di Cianjur yang memiliki kuliner unik dan tak mudah ditemukan di tempat lain. Beberapa di antaranya juga menjadi oleh-oleh yang diincar banyak wisatawan. Lalu, apa saja kuliner khas Cianjur yang unik dengan rasa menggigit ini? Yuk, simak daftarnya.
1. Tauco Cap Meong
Tauco cap meong #tauco #taucocapmeong #cianjur #food #traditional
A post shared by Cynthia.Vienna (@viennathepooh) onSep 30, 2016 at 7:57pm PDT
Liburan ke Cianjur, terasa kurang jika belum mampir ke Toko Tauco Cap Meong. Tempat ini memang tidak menyediakan menu makanan siap saji. Namun, ada sebotol tauco atau bumbu dari kedelai yang siap dibawa pulang. Kemasannya juga beragam, dari botol kecil hingga ukuran besar. Meski banyak sekali bumbu cepat saji yang lebih kekinian, tauco ini tetap bertahan. Bahkan difavoritkan karena rasanya tak berubah. Hal ini tidak lain karena proses memasaknya yang tak pernah berubah sejak pertama dibuat di tahun 1880-an.
2. Geco
Asiknya makan GECO, makanan khas Cianjur yg diminati berbagai kalangan. Yu makan GECO, mumpung masih weekend. Seperti apa rasanya... Simak videonya di channel youtube cianjur on "GECO MAKANAN KHAS CIANJUR BELINYA NGANTRI" #geco #gecocianjur #tauco #taucocianjur #cianjuron #cianjuronesia #cianjurnyakitakita #makanankhascianjur #makanankhasnusantara #makanantradisional #makananjadul #oleh-olehcianjur #makanandicianjur #kulinercianjur #makananorangcianjur #katuanganurangcianjur
A post shared by infocipunjur (@infocipunjur) onMar 17, 2018 at 8:30pm PDT
Jika tak sabar untuk menikmati tauco khas Cianjur di rumah, cobalah menyantap geco. Makanan ini terdiri dari tauco, tauge segar yang direbus setengah matang, ketupat, kentang potong, telur rebus potong, serta mie aci yang terbuat dari kanji. Tak hanya itu, ada tambahan cuka lahang (fermentasi pohon enau), kecap manis serta sambal agar rasanya semakin spesial. Penjual geco kini tak sebanyak zaman dulu. Bahkan, bisa dihitung yang masih bertahan. Jika bisa menemukan penjualnya, kamu pasti beruntung sekali.
[Baca juga : Candra Naya, Cagar Budaya Yang Terhimpit Gedung Pencakar Langit]
3. Moci Cianjur
#mochi #moci #mochicianjur #mocicianjur #kuliner #kulinercianjur #kulinerlegendaris #kulinerlegendariscianjur #oleholehcianjur #vanilla #manisanmuliasari #tokomanisanmuliasari
A post shared by Limited Edition 'kuliner' (@kulinerlimitededition) onJun 17, 2018 at 8:26pm PDT
Siapa yang tak doyan dengan mochi. Jajanan asal Jepang ini memiliki tekstur kenyal serta lembut yang bikin lidah tak berhenti bergoyang. Di Cianjur sendiri, ternyata juga ada mochi. Tak jauh beda dengan lainnya, camilan ini berisikan kacang tanah manis yang ditumbuk. Selain itu, ada varian lain yang tak kalah menggoda. Kamu pun juga bisa menikmati es mochi, paduan jajanan kenyal dengan es. Rasanya tak perlu diragukan lagi.
4. Roti Manis Tan Keng Cu
#tankengcu #rotitankengcu #roti #bread #kuliner #kulinercianjur #kulinerlegendaris #kulinerlegendariscianjur
A post shared by Limited Edition 'kuliner' (@kulinerlimitededition) onDec 24, 2017 at 1:35am PST
Selain toko Tauco Cap Meong, ternyata Cianjur juga memiliki toko roti legendaris. Namanya Roti Manis Tan Keng Cu. Berdiri sejak tahun 1926, toko ini menyediakan aneka roti empuk dengan cita rasa gurih. Tidak hanya soal rasanya yang enak, roti inni juga terkenal murah. Tak heran, hampir seabad masih tetap dicintai oleh warga Cianjur.
Nah, itulah kuliner khas Cianjur yang tak hanya bisa dimakan di tempat tapi juga dijadikan oleh-oleh. Jadi, kapan nih liburan ke Cianjur? (Sumber: Artikel travelingyuk.com, Foto flickr.com)
...moreTripTrus.Com - Bali tuh nggak cuma surga di darat, tapi juga di bawah laut, bro. Selain pantai berpasir emas dan sawah hijau yang memanjakan mata, di bawah ombaknya ada dunia bawah laut yang bikin lo ngiler. Bayangin aja, lo bisa ngeliat ikan-ikan warna-warni, terumbu karang yang ngejreng, manta ray, sampai penyu laut yang kalem berenang.
View this post on Instagram
A post shared by @_iiiiizzzz
Jadi, siapin masker snorkel lo, pegang sirip renang, dan siap-siap terjun ke laut biru bareng Bryony Holland, traveler keren yang doyan snorkeling.
1. Gili Meno
Gili Meno ini bener-bener tempat buat chill, bro. Pulau kecil ini super laid-back, cocok buat lo yang pengen santai di atas dan bawah air. Pantainya sepi, lo bisa langsung nyemplung ke laut yang tenang dan jernih buat lihat keindahan bawah lautnya. Di utara pulau, lo bisa ketemu sama 'Meno Wall', spot snorkeling yang bikin mimpi lo ketemu karakter 'Finding Nemo' jadi kenyataan! Penyu hawksbill sama leatherback lewat dengan santai, sementara stingray berwarna biru ngeluncur di antara karang-karang.
2. Tulamben
Nah, Tulamben ini nggak cuma desa nelayan yang sepi di pesisir timur laut Bali, tapi juga rumah dari bangkai kapal USAT Liberty! Kapal ini tenggelam di tahun 1942 dan sekarang jadi tempat sembunyi keren buat terumbu karang dan ikan-ikan. Lo bisa snorkeling di atas bangkai kapal ini yang udah diselimuti karang berwarna-warni dan ikan-ikan aneh kayak frogfish, lionfish, sampai moray eel. Serius deh, lo bakal ngerasa kayak lagi di dunia lain!
3. Nusa Penida
Nusa Penida ini gampang banget dicapai dari Bali. Di bawah permukaan lautnya yang bening, lo bakal nemuin parade ikan-ikan tropis yang nggak habis-habis. Salah satu spot keren di sini adalah Crystal Bay, di mana airnya bener-bener sejernih namanya. Coralnya subur, lengkap sama ikan-ikan neon, trigger fish, sampai penyu yang malas-malasan berenang. Kalau lo beruntung, lo bisa juga ngeliat manta ray yang super keren!
4. Padang Bai
Padang Bai terkenal banget sama Blue Lagoon-nya, bro! Pantai kecil yang tersembunyi ini airnya anget dan super bening, cocok buat snorkeling santai. Karang-karangnya bertebaran di sekitar pantai, dengan ikan-ikan lucu kayak cuttlefish, moorish idol, dan kadang-kadang penyu hawksbill juga. Selain Blue Lagoon, ada juga Bias Tugal sama Jepun, tempat snorkeling lain yang nggak kalah keren dan jauh dari keramaian turis.
[Baca juga : "Kapan Waktu Terbaik Buat Jalan-Jalan Berbagai Tempat Di Indonesia?"]
5. Amed
Amed tuh kayak Bali versi jadul, desa nelayan yang tenang di pesisir timur laut. Lo bisa snorkeling langsung dari pantai, dan Jemeluk Bay adalah tempat paling kece di sini. Coral-coralnya ngejreng, lengkap sama ikan trevally, parrotfish, sampai lionfish. Buat lo yang doyan eksplorasi, ada bangkai kapal Jepang yang cuma 7 km dari Jemeluk. Kapalnya kecil dan nggak seramai Tulamben, jadi lo bisa nikmatin suasana snorkeling yang lebih tenang.
6. Pulau Menjangan
Buat lo yang mau cari tempat snorkeling yang sepi dan alami, Pulau Menjangan jawabannya! Pulau kecil ini ada di barat laut Bali, bagian dari Taman Nasional Bali Barat. Airnya super jernih, penuh sama ikan tropis dan terumbu karang berwarna-warni. Lo bisa snorkeling sambil ngerasa kayak punya dunia bawah laut pribadi.
Jadi, kalo lo lagi cari spot snorkeling yang nggak cuma indah tapi juga penuh petualangan, Bali dan sekitarnya punya semuanya. Dari ketenangan Gili Meno sampai sejarah misterius di Tulamben, setiap tempat kasih pengalaman yang beda-beda tapi tetap bikin lo terpana. Udah siap belum buat explore surga bawah laut Bali yang nggak ada duanya ini? Jangan lupa bawa gear snorkeling lo dan siap-siap buat dapetin pengalaman seru yang nggak bakal lo lupain! (Sumber Foto @francesco_ansaloni)
...moreTari Kipas Pakarena merupakan ekspresi kesenian masyarakat Gowa yang sering dipentaskan untuk mempromosi pariwisata Sulawesi Selatan. Dalam bahasa setempat, “pakarena” berasal dari kata “karena” yang memiliki arti “main”. Tarian ini sudah menjadi tradisi di kalangan masyarakat Gowa yang merupakan bekas Kerajaan Gowa.Tidak ada yang tahu persis sejarah tarian ini. Namun menurut mitos, tarian Pakarena berawal dari kisah perpisahan antara penghuni boting langi (negeri khayangan) dengan penghuni lino (Bumi) pada zaman dahulu. Konon sebelum berpisah, penghuni boting langi sempat mengajarkan bagaimana cara menjalani hidup, bercocok tanam, beternak, dan berburu kepada penghuni lino, melalui gerakan-gerakan badan dan kaki. Selanjutnya, gerakan-gerakan itu pula yang dipakai penghuni limo sebagai ritual untuk mengungkapkan rasa syukur kepada penghuni boting langi.Ekspresi kelembutan akan banyak terlihat dalam gerakan tarian ini, mencerminkan karakter perempuan Gowa yang sopan, setia, patuh dan hormat terhadap laki-laki pada umumnya, khususnya terhadap suami. Tarian ini sebenarnya terbagi dalam 12 bagian, meski agak susah dibedakan oleh orang awam karena pola gerakan pada satu bagian cenderung mirip dengan bagian lainnya. Tapi setiap pola mempunyai maknanya sendiri. Seperti gerakan duduk yang menjadi tanda awal dan akhir pementasan tarian Pakarena. Gerakan berputar searah jarum jam melambangkan siklus hidup manusia. Sementara gerakan naik turun mencerminkan roda kehidupan yang kadang berada di bawah dan kadang di atas.Tarian Kipas Pakarena memiliki aturan yang cukup unik, di mana penarinya tidak diperkenankan membuka matanya terlalu lebar, sementara gerakan kakinya tidak boleh diangkat terlalu tinggi. Tarian ini biasanya berlangsung selama sekitar dua jam, jadi penarinya dituntut untuk memiliki kondisi fisik yang prima.Sementara itu, tabuhan Gandrang Pakarena yang disambut dengan bunyi tuip-tuip atau seruling akan mengiringi gerakan penari. Gemuruh hentakan Gandrang Pakarena yang berfungi sebagai pengatur irama dianggap sebagai cermin dari watak kaum lelaki Sulawesi Selatan yang keras. Sebagai pengatur irama musik pengiring, pemain Gandrang harus paham dengan gerakan tarian Pakarena. Kelompok pemusik yang mengiringi tarian ini biasanya berjumlah tujuh orang, dan dikenal dengan istilah Gondrong Rinci. Tidak hanya penari saja yang bergerak, penabuh gandrang juga ikut menggerakkan bagian tubuhnya, terutama kepala. Ada dua jenis pukulan yang dikenal dalam menabuh gandrang, yaitu menggunakan stik atau bambawa yang terbuat dari tanduk kerbau, dan menggunakan tangan.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTRIPTRUS - Provinsi Gorontalo memiliki Hutan Nantu yang merupakan rimba kaya raya akan keragaman flora dan fauna endemik. Pohon-pohon besar di Hutan Nantu berdiri tinggi seakan-akan sedang mencoba menggapai awan di langit biru di atas hutan itu. Pohon-pohon Rao (Dracontomelon dao) raksasa tumbuh berdekatan di antara pohon-pohon lainnya.
Hutan Nantu terletak di dalam daerah garis Wallacea. Garis Wallacea adalah garis yang ditetapkan oleh ilmuwan Inggris Alfred Russel Walace dalam bukunya The Malay Archipelago pada tahun 1869 sebagai garis imajiner berupa zona transisi margasatwa antara Asia dan Australasia bercampur menjadi binatang yang hanya ditemukan di tempat ini. Di dalam zona ini, fauna dari Asia dan Asia Luas Suaka Margasatwa Nantu mencapai 31,215 ribu hektar di tepi sungai Paguyaman dan Boliyohuto.
Hutan Nantu menjadi habitat endemik bagi mamalia seperti anoa (Bubbalus depresicornis), babi rusa (Babyrousa Babirussa), primata kecil bernama tarsius (Tarsius Spectrum), dan 35 spesies burung endemik lainnya. Babi rusa dengan tanduknya yang melengkung adalah salah satu ikon Hutan Nantu. Untuk melihat Babi rusa di Nantu, tempat terbaik adalah sebuah kolam air asin bernama Kubangan Adudu. Di Adudu, hampir tiap hari dapat terlihat Babi rusa minum dan memakan lumpur kubangan itu.
Menurut ilmuwan Lynn Marion Clayton yang meneliti Babi rusa, kandungan mineral yang terdapat di dalam air dan lumpur itu untuk menawarkan racun buah Pangi, atau yang lebih dikenal dengan nama keluak (Pangium edule). Clayton mulai meneliti Babi rusa pada tahun 1986, dengan membantu Dr. Anthony J. Whitten membuat buku The Ecology of Sulawesi. Lalu di tahun 1989, Clayton mendapatkan informasi mengenai kubangan Adudu dari seorang fotografer berkebangsaan Prancis saat mencari tempat untuk mengamati Babi rusa. Lynn Clayton pula yang pada tahun 1990 mendirikan Yayasan Adudu Nantu International (YANI), sebuah yayasan pelestarian lingkungan. YANI didirikan oleh Clayton untuk menjaga pelestarian Babi rusa dan Hutan Nantu. Kini sudah lebih dari 20 tahun Lynn Clayton meneliti dan menjaga kelestarian Babi rusa dan Hutan Nantu.
Sebelum maraknya perkebunan kelapa sawit, pertambangan liar, dan perambahan hutan untuk transmigrasi, di Nantu ada tiga kubangan lain, yaitu Nooti, Moliulo, dan Abati. Tapi kini ketiganya sudah punah dan hanya tersisa Adudu saja. Cara Babi rusa di Nantu bisa dibilang unik, karena di beberapa daerah lain di Sulawesi, Babi rusa menawarkan racun dengan cara berendam di sumber air panas. Hanya di Nantu saja para Babi rusa berkumpul dan menikmati lumpur dan air bermineral Kubangan Adudu. Sejak tahun 1996, Babi rusa ditetapkan sebagai binatang berkategori langka yang dilindungi oleh The International Union for Conservation of Nature (IUCN) dan The Convention on The International Trade of Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES).
Mulai tahun 1999, Pemerintah Indonesia menetapkan Hutan Nantu sebagai kawasan suaka margasatwa. Lalu pada tahun 2009, status Hutan Nantu "naik pangkat" menjadi Taman Nasional. Perubahan status ini adalah hasil kerja DPRD Provinsi Gorontalo yang me-lobby kepada Departemen Kehutanan RI. Gubernur Gorontalo juga mendukung pelestarian Hutan Nantu. Kerusakan Hutan nantu akan berdampak pada generasi yang akan datang.
Hutan Nantu adalah salah satu dari sedikit hutan di Sulawesi yang kondisinya masih utuh. Selain sebagai penyangga Daerah Aliran Sungan (DAS) Sungai Paguyaman, Nantu juga mendukung ketersediaan air dan keseimbangan ekosistem. Hutan ini juga merupakan salah satu hutan hujan terbesar di Asia Tenggara. Hutan Nantu oleh ilmuwan dan media di seluruh dunia sebagai laboratorium terbaik dan terlengkap dalam pengembangan ilmu pengetahuan satwa dan flora endemik Sulawesi.
Sebagai orang Indonesia, kita juga dapat membantu pelestarian keragaman hayati di Nantu dan Indonesia. Jangan sampai hutan kita malah dilindungi orang dari luar negeri saja.
Photos taken from: commons.wikimedia.org, gorontalotravelwisata.com, readersblog.mongabay.co.id
...moreTripTrus.Com - Kalau kamu pengin cari suasana pantai dan laut yang biru memukau. Lengkap dengan keindahan pasirnya yang putih dan angin sepoi-sepoi, sepertinya Pulau Beralas Pasir adalah lokasi yang tepat.
Pulau yang lebih dikenal dengan sebutan White Sand Island ini sebenarnya milik pribadi. Tapi sudah dibuka untuk masyarakat umum sejak dua tahun lalu.
View this post on Instagram
#whitesandislandbintan #rentalmobilbintan #aldearentcarbintan
A post shared by rental mobil wisata bintan (@arcbintan) onSep 22, 2017 at 9:07pm PDT
Di pulau ini, kamu bisa menikmati suasana pantai yang kece dan belum begitu ramai oleh wisatawan lain. Berenang, snorkeling, maupun mengarungi laut dengan kano, tinggal pilih mana yang paling seru untuk dilakukan.
[Baca juga : "5 Wisata Mini Eropa Yang Bisa Kamu Kunjungi Di Indonesia"]
Untuk mencapai lokasi White Sand Island ini cuma perlu menempuh perjalanan berkendara selama satu jam dari Kota Tanjungpinang kok. Harga tiket masuk per orangnya dipatok 100 ribu rupiah dan sudah termasuk fasilitas antar jemput ke pulau.So, siap menambah target lokasi liburan selanjutnya? Mari! (Sumber: Artikel netz.id Foto bintan-resort.com)
...moreTripTrus.Com - Bro, lo pasti udah sering denger istilah “Maldives-nya Indonesia” atau “Maldives-nya Banten”, kan? Tapi serius deh, kalau lo pengen yang lowkey tapi tetep dreamy vibes, lo harus kenalan sama Pulau Tinjil. Pulau kecil ini ada di Pandeglang, Banten, dan cuma selangkah dari daratan Jawa, tapi langsung nyemplung ke Samudra Hindia. Luasnya emang mini, sekitar 5,9 km² aja, tapi jangan salah — pesonanya out of this world, Bro.
View this post on Instagram
A post shared by M U F T I (@m_aprizan)
Dari pantai ke laut, Tinjil tuh udah kayak postcard hidup. Pasir putih bersih, air biru kehijauan, dan lautnya bening parah. Banyak yang bilang, “Bro, ini Maldives banget, bukan di Banten!” Lo bisa snorkelling, diving, atau sekadar chill rebahan sambil nikmatin sunset. Instagrammable parah, no cap. Kalau lo mau feed medsos lo hits, sini tempatnya.
Tapi, wait — Pulau Tinjil nggak cuma soal pantai & laut kece. Pulau ini juga rumah buat ribuan monyet ekor panjang alias Macaca fascicularis. Sejak 1988, pulau ini dijadiin area breeding semi-natural sama PSSP IPB University. Tujuannya? Edukasi, research, plus conservation. Jadi, selain liburan, lo juga bisa belajar cara alam & satwa coexist dengan aman.
[Baca juga : "Hidden Gem Vibes: Pantar, The Real Off-Grid Paradise"]
Makanan monyet-monyet di Tinjil juga dapet perhatian serius. Vegetasi pulau ini lengkap banget — banyak pohon yang buahnya bisa jadi makanan, tempat berlindung, dan pastinya bikin monyet-monyet bisa survive dengan nyaman tanpa gangguan. Jadi vibes-nya tuh eco-friendly & chill, bro.
Tapi hey, sebelum lo gas ke Tinjil, ada hal penting yang kudu lo tau: karena ini area konservasi & penelitian, pengunjung nggak bisa asal dateng. Lo mesti izin dulu, termasuk pemeriksaan kesehatan, biar monyet-monyet aman dari penyakit kayak TBC atau virus. Plus, transportasinya juga nggak via jalur umum — lo kudu naik perahu nelayan dari Banten. Plan well + respect nature, itu kuncinya.
Jadi buat lo yang tinggal di Jakarta, Bandung, atau mana aja deket Banten, Pulau Tinjil bisa jadi getaway beda banget. Lo nggak cuma dapet pantai kece & laut jernih, tapi juga pengalaman dekat sama alam & satwa. As long as lo bener-bener ngehargain, Tinjil bakal kasih lo memories yang susah dilupain. Next trip? Bisa kita bahas cara izin + travel plan biar liburan tetap fun & eco-conscious. (Sumber Foto @ga.yuusuf)
...moreTripTrus.Com - Banyak orang mengenal nama Gombong, bahkan namanya bergema hingga ke ibukota. Tetapi dalam peta wisata nasional, nama Gombong tak terlalu bergema. Para pelancong pun tak tertarik singgah, kecuali hanya numpang makan atau membeli bahan bakar.
Namun tahukah Anda, bahwa Gombong ternyata menyimpan pesona wisata yang memukau? Ia laksana lorong waktu, dimana kita dapat kembali ke masa lampau sekaligus menyaksikan bagaimana beragam bentuk budaya dan kelompok masyarakat berinteraksi membentuk sebuah kota unik bernama Gombong. Mari bersiap. Saya akan mengajak Anda mengintip masa lalu lewat celah lorong waktu di antara himpitan zaman khas kaum urban.
Sebelumnya izinkan saya memberi saran. Jangan berkeliling menggunakan mobil atau kendaraan bermotor! Pakailah sepeda atau jika mungkin berjalan kaki sehingga akan banyak titik unik yang dijumpai. Mengintip masa lalu tak perlu buru-buru. Menyusur sudut Gombong akan melempar kita ke masa seabad yang lalu, ketika kota kecil ini mulai terbentuk.
Perjalanan dapat kita mulai dari bangunan kuno nan megah di utara kota yang bernama Benteng van der Wijck. Sekalipun saat ini dikelola dalam konsep taman bermain dan hotel, benteng segi delapan (octagonal) ini tetaplah monumen sejarah terpenting di Gombong. Benteng ini dibangun sekitar tahun 1830-1835 oleh Jenderal Frans David Cochius. Banyak kisah terjadi di benteng ini, mulai dari sebuah sekolah bagi anak-anak ‘haram’, hingga Presiden Indonesia kedua yang pernah mengenyam pendidikan militer di sini. Ingat, jangan buru-buru…! Mari kita nikmati detil-detil arsitektur benteng sambil melayangkan imajinasi tentang sinyo-sinyo anak serdadu Belanda yang berlarian, tentang para pemuda pribumi yang berbaris dengan seragam heiho (tentara/barisan pemuda) Jepang.
Sumber: backpackology.me
Dari Benteng van der Wijck, kita lanjut menyusur Jalan Gereja ke selatan. Kita akan menjumpai rumah sakit tentara yang didirikan di awal tahun 1900an. Di sekitarnya banyak rumah-rumah militer yang berderet dan sayang tak begitu terawat, namun justru semakin menunjukkan kesan kunonya. Nikmati juga sisa rumah-rumah ambtenaar (pegawai negeri zaman Belanda) di Jalan Kartini, hingga berujung di pertigaan SGB di jalan utama. Nama SGB merujuk pada Sekolah Guru B. Saat ini gedung tersebut menjadi SMPN 2 Gombong, namun entah mengapa nama SGB tetap melekat. Jika Anda naik angkutan umum, kondektur dan penumpang yang turun di pertigaan tersebut pasti akan mengatakan, “SGB.. SGB…”
Menyeberang Jalan Yos Sudarso, kita masuk ke wilayah Kaputihan, atau yang dulu dikenal juga dengan nama daerah Saudagaran. Memang ini adalah wilayah para Saudagar Kalang, yaitu kelompok bangsawan yang lihai berdagang. Komoditi kerajinan, batik, dan aneka produk industri rakyat diperdagangkan oleh para saudagar kalang ini. Dalam istilah lokal, mereka sering pula disebut dengan nama Raden Nganten. Tahukah Anda, bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani juga berdarah bangsawan kalang dari Gombong?
Masih ada beberapa rumah kuno yang menjadi saksi kejayaan bangsawan kalang. Salah satunya sebuah gedung tua di samping SMP Muhammadiyah. Kuno, agak seram, namun eksotis.
Kembali ke jalan utama, berjalan ke arah barat, kita akan melewati sungai Gombong. Ini menjadi batas tak resmi wilayah para bangsawan kalang dengan para pedagang Tionghoa yang juga banyak terdapat di Gombong. Wilayah Tionghoa menyebar dari kawasan Jalan Puring hingga ke Utara di sekitar Jalan Sempor Lama. Jalan Puring adalah wilayah industri, sedangkan Jalan Sempor Lama adalah wilayah perdagangan dan pergudangan. Pasar Gombong sendiri hingga tahun 1945-an berlokasi di Jalan Pemuda (depan Hotel Dunia). Pasar ini hanya buka setiap hari Senin dan Kamis.
Dari sana sempatkan mampir ke sebuah rumah di Jalan Puring, 50 meter utara rel kereta api. Sebuah rumah tua khas Belanda berdiri kokoh di kanan jalan. Ini adalah sebuah perusahaan rokok klembak menyan, jenis rokok yang sangat melegenda dan menjadi salah satu komunal brand Kota Gombong.
Sumber: iqbalkautsar.com
Masuk ke pabrik rokok ini seperti terlempar ke Gombong di tahun 1940an. Para pelintingnya ibu-ibu usia 60-70an, mengenakan kebaya dan kain. Mereka asyik berceloteh sambil meramu rokok yang hanya terdiri dari tembakau, klembak, dan kemenyan. Meskipun kemenyan dipercaya memiliki khasiat untuk kesehatan, aroma mistisnya membuat rokok klembak menyan menjadi pelengkap sesajen di banyak tempat.
Sementara di salah satu sudut ruang, tak jauh dari gudang tembakau yang beraroma khas, terdengar suara kayu beradu. Itu adalah para pekerja (yang kakek-nenek juga!) tengah menumbuk kemenyan. Pekerja dan peralatan seakan ingin mengabarkan panjangnya garis waktu yang telah dilalui rokok klembak menyan dan bagaimana rokok itu telah menjadi saksi hidup para pekerjanya.
Selepas dari pabrik rokok, kita bisa menyusur ke utara, sepanjang jalan yang bisa jadi adalah titik nol kota Gombong: tempat pertemuan Jalan Puring, Jalan Yos Sudars,o dan Jalan Sempor Lama.
Menuju utara di sepanjang Jalan Sempor Lama, di kanan jalan akan tampak sebuah gedung kecil antik di belakang toko plastik. Beberapa bagian masih asli, menampakkan corak khas Tionghoa. Ini adalah gedung perkumpulan kematian, yang dulu merupakan gedung Komunitas Tionghoa (Tjung Hwa Tjung Hwi). Di sini kita masih dapat menyaksikan peti-peti mati tradisional Tionghoa yang per buahnya berharga puluhan juta.
Gedung ini dan beberapa gedung di sekitarnya menjadi saksi perjalanan interaksi sosial dan budaya antara masyarakat Tionghoa dan masyarakat lokal. Jika beruntung mendapatkan pemandu yang tepat, kita akan mendapatkan kisah yang menarik sekaligus menjadi gambaran betapa beragamnya bentuk-bentuk kebudayaan yang menjadi pondasi awal berdirinya Kota Gombong.
Sumber: kebumenmuda.com
Tak jauh ke arah utara, di sebelah kiri jalan, berdirilah ikon baru wisata Gombong: Roemah Martha Tilaar. Gedung yang dibangun pada tahun 1920 ini merupakan rumah tinggal keluarga Liem Siauw Lam, seorang pengusaha Tionghoa yang sangat berpengaruh saat itu. Di rumah ini lahir cucu yang kelak menjadi pengusaha kosmetik ternama, yaitu Ibu Martha Tilaar.
Saat ini Roemah Martha Tilaar telah menjadi salah satu obyek wisata budaya dan edukasi. Ada banyak nuansa bisa dirasakan di obyek wisata satu ini. Dari segi budaya, tempat ini berusaha mengenalkan nilai-nilai sejarah dan warisan budaya leluhur yang amat terasa dalam rumah ini. Dilihat dari sejarah kota Gombong yang banyak didiami oleh komunitas Belanda dan Tionghoa, secara interior pun dapat dilihat beberapa gaya yang dipengaruhi oleh seni dari Eropa dan Tiongkok. (Sumber: Artikel kebumenmuda.com Foto cakrawalatourtravel.com)
...moreTripTrus.Com - Gaya hidup generasi milenial menjadi perbincangan masyarakat saat ini karena dianggap mengalami pergeseran.
"Mereka yang lahir pada 1980-2000 ini menganggap bahwa liburan menjadi salah satu kebutuhan yang harus diprioritaskan setelah kebutuhan pokok."
Anggapan ini diamini oleh Direktur Marketing dan Teknologi lnformasi Garuda lndonesia, Nina Sulistyowati. Fenomena ini pula yang menurutnya menjadi kesempatan bagi maskapainya untuk menjembatani kebutuhan traveling para milenial.
You will find a the oldest tree roots on our way to Orangutan. This tour also children friendly. (Preferable 7.yo above) Exploring to the north part of Indonesia! Wonderful Bukit Lawang www.butiktrip.com +6281213144604 butiktripinfo@gmail.com #tourprogram #travelagent #travelagents #travel #travelgram #touritinerary #wonderfulindonesia #traveller #travelling #tourpackage #gotouring #travelgrams #aseantourism #japantourist #japanesetraveler #singaporetour #singaporetraveler #singaporetravelagent #europeantraveler #butiktrip #orangutantrip #tourorangutan
A post shared by BUTIKTRIP (@butiktrip) onNov 22, 2017 at 7:16am PST
"Ya banyak survei yang mengemukakan bahwa ada pergeseran konsumsi milenial. Jadi, kebutuhan traveling meningkat, liburan menjadi salah satu kegiatan yang wajib bagi para milenial," ujar Nina dalam Penandatanganan Kerjasama Garuda Indonesia dan Tourism Australia di Jakarta, Jumat (3/11/2017).Selain kebutuhan akan traveling yang meningkat, sambung dia, generasi milenial juga cenderung menyukai paket liburan yang sudah termasuk tiket pesawat dan hotel. Selain lebih praktis, penawaran paket liburan ini juga cenderung lebih murah ketimbang harus memesannya secara terpisah."Melihat peluang ini kita juga punya program Ayo Liburan yang bekerja sama dengan pihak hotel dan perbankan seperti paket liburan ke Banyuwangi dan Pulau Komodo. Ke depannya akan kita perbanyak paket-paket liburan seperti ini," tutup Nina. (Sumber: uzone.id Foto freepik.com)
...moreTripTrus.Com - Lihatlah bilik kamar Anda. Tertutup. Persegi. Tentu sangat membosankan bagi sebagian orang untuk berada di dalam kotak persegi yang kita sebut kamar ini, bayangkan sebuah tempat eksotis yang indah, dikelilingi oleh pepohonan yang rindang serta masyarakat yang ramah tamah.
Bayangkan tempat tersebut merupakan “kantor” tempat Anda bekerja setiap harinya. Menyenangkan bukan? Jika jawabannya iya, maka sekarang Anda sudah mengetahui bagaimana rasanya menjadi tour guide atau Pemandu Wisata! :)
Pada artikel ini kami akan memberikan cara agar Anda bisa bekerja menjadi tour guide di Indonesia sehingga Anda bisa bekerja di tempat-tempat yang indah sesuai keinginan Anda.
Cara Menjadi Tour Guide di Indonesia
1. Tentukan di mana Anda ingin bekerja
Sebelum Anda memikirkan tentang persyaratan menjadi tour guide, sebaiknya tentukan dulu di mana Anda ingin bekerja. Tour guide memiliki spesialisasi dan lisensi untuk tempat-tempat tertentu saja sesuai dengan kapasitasnya.
Seorang tour guide yang memiliki lisensi untuk memandu wisatawan di Pulau Alor, belum tentu bisa menjadi pemandu di tempat lain, misalnya di Candi Borobudur.
Oleh karenanya, sangat penting untuk menentukan terlebih dahulu destinasi wisata mana yang paling Anda sukai agar bisa memaksimalkan usaha untuk mempelajari destinasi tersebut serta mencari lowongan kerja tour guide di destinasi tersebut. Tentu lebih menyenangkan jika bekerja di destinasi yang menjadi favorit kita bukan?
2. Cari institusi pendidikan untuk tour guide
Menjadi seorang tour guide haruslah memiliki wawasan serta pendidikan yang mendukung kemampuan memandu wisatawan.
Seorang tour guide tidak hanya dituntut untuk menyampaikan penjelasan mengenai suatu destinasi secara menyenangkan, tetapi juga harus menguasai cara memandu serta standar dalam pemanduan wisatawan agar pengalaman yang dirasakan oleh wisatawan dapat lebih maksimal.
Tour guide juga merupakan salah satu “ujung tombak” dari kepariwisataan Indonesia. Jika apa yang disampaikan oleh tour guide tidak benar atau membuat wisatawan bosan bahkan jengkel, maka bisa-bisa destinasi tersebut akan mendapat citra buruk dari para wisatawan.
Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk terlebih dahulu mengikuti pendidikan tour guide baik dalam institusi pendidikan tinggi seperti di perguruan tinggi Jurusan Usaha Perjalanan Wisata maupun lembaga pelatihan tour guide seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia.
3. Pelajari terus destinasi favorit Anda
Sembari belajar di institusi pendidikan maupun pelatihan tour guide yang Anda pilih, Anda tetap bisa memfokuskan diri untuk terus menambah informasi mengenai destinasi wisata favorit yang sudah Anda tentukan sebelumnya.
Kuasai dengan penuh segala informasi yang berhubungan dengan kepariwisata dari destinasi wisata favorit Anda tersebut, bahkan tambahkan juga sedikit informasi umum karena tidak jarang wisatawan menanyakan hal-hal yang diluar dari kepariwisataan seperti tingkat pendapatan masyarakat lokal di destinasi tersebut dan lain sebagainya.
Selain itu, kuasai juga bahasa asli dari destinasi tersebut agar dapat memudahkan komunikasi Anda dengan masyarakat lokal. Terlebih jika Anda bukanlah warga asli dari destinasi wisata yang Anda senangi tersebut.
4. Ikuti program Escorting dengan baik
Escorting merupakan istilah yang digunakan untuk kerja praktik di bidang pemanduan wisata. Biasanya lembaga pendidikan maupun pelatihan tour guide sudah melakukan kerjasama dalam program escorting ini dengan beberapa agen perjalanan maupun biro pariwisata.
Anda bisa melakukan escorting di berbagai biro perjalanan wisata yang menerima tambahan pemandu wisata. Escorting terbagi menjadi 3 tahap. Pada tahapan pertama, Anda hanya diperbolehkan untuk melihat dan mengamati pemandu wisata senior sembari mencatat apa-apa saja yang menurut Anda penting.
Pada tahap selanjutnya, Anda diizinkan untuk memandu sebagian perjalanan wisata yang Anda ikuti. Jika dirasa Anda sudah cukup mampu untuk memadu wisatawan secara baik, maka Anda diizinkan untuk melakukan pemanduan wisata secara mandiri.
5. Dapatkan lisensi tour guide / Pemandu Wisata
Setelah lulus dari pendidikan atau pelatihan pariwisata, langkah selanjutnya adalah mendapatkan lisensi pramuwisata dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi yang tepatnya dilaksanakan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata.
Lisensi ini akan berguna sebagai kartu identitas Anda. Tanpa lisensi Anda tidak diizinkan memandu wisatawan.
Persyaratan untuk mendapatkan lisensi dapat berbeda-beda di masing-masing provinsi. Namun secara umum persyaratannya adalah:
Pernah mengikuti program escorting di agen perjalanan atau biro pariwisata
Usia minimal 22 Tahun (bisa berbeda di masing-masing provinsi)
Menguasai setidaknya 1 bahasa asing
Menguasai bahasa daerah (di destinasi tempat bekerja)
Paham dengan budaya daerah (di destinasi tempat bekerja)
Persyaratan lain sesuai dengan peraturan daerah masing-masing provinsi
Lisensi pramuwisata ini memiliki masa berlaku selama 1 tahun. Ini berarti Anda harus mendaftar ulang setiap 1 tahun sekali. Perlu Anda ketahui, tour guide yang tidak berlisensi atau lisensinya sudah habis masa berlakunya namun tetap memaksakan diri melakukan pemanduan wisata akan dikenakan sanksi berupa hukuman kurungan penjara.
6. Kenali perbedaan Freelance Guide dan Staff Guide
Ada dua jenis pemandu wisata yang perlu Anda ketahui, yaitu pemandu wisata lepas / freelance guide dan pemandu wisata staff / staff guide. Seperti namanya pemandu wisata lepas tidak terikat oleh satu biro perjalanan sehingga Anda bisa memilih kapan dan dengan biro perjalanan mana Anda ingin bekerja.
Namun, sayangnya pemandu wisata lepas tidak memiliki gaji tetap, sehingga akan sangat sulit untuk mendapat pemasukan dari pekerjaan pemanduan wisata pada saat sedang musim sepi. Beda halnya dengan pemandu wisata staff yang memiliki gaji tetap baik ketika sedang musim ramai maupun musim sepi.
Pemandu wisata staff terikat oleh satu biro perjalanan dan Anda juga dituntut untuk selalu siaga di biro tersebut. Sebagian besar pekerjaan pemanduan wisata diisi oleh pemandu wisata lepas.
Hal ini tidak hanya karena profesi pemandu wisata dijadikan kebanyakan orang sebagai pekerjaan sampingan, tetapi juga berhubungan dengan strategi finansial dari agen perjalanan atau biro pariwisata.
7. Saatnya melamar pekerjaan!
Setelah anda mendapatkan pemahaman dan persiapan yang mumpuni dibidang pemanduan wisata, kini saatnya Anda melamar pekerjaan. Seperti yang telah disinggung pada poin sebelumnya, anda bisa melamar menjadi freelance guide maupun staff guide.
Jika Anda diterima bekerja menjadi freelance guide, maka ini merupakan kesempatan Anda untuk membangun jaringan dengan berbagai agen perjalanan maupun biro pariwisata dan meningkatkan citra positif Anda agar dikenal sebagai pemandu wisata yang handal.
8. Tingkatkan terus kualitas Anda
Seorang pemandu wisata yang handal tidak akan pernah berhenti untuk belajar. Ini juga berhubungan dengan pekerjaan pemandu wisata yang tidak kaku. Meskipun destinasi wisata tempat Anda memandu wisatawan tidak berubah banyak setiap waktunya, namun tentu materi yang Anda sampaikan kepada wisatawan akan mengalami perubahan.
Ini dikarenakan Anda harus mengkombinasikan antara menyampaikan penjelasan tentang destinasi wisata dengan memberikan hiburan kepada wisatawan.
Agar wisatawan dan Anda sendiri tidak bosan dengan penyampaian yang Anda berikan, tidak ada salahnya untuk terus meningkatkan kualitas diri Anda dengan terus belajar informasi baru baik informasi umum maupun informasi mengenai destinasi tempat Anda memandu wisatawan.
Bisa saja suatu saat di destinasi Anda akan diadakan pembangunan ataupun perombakan, ini tentu dapat menjadi pengetahuan tersendiri bagi wisatawan jika Anda menyampaikannya. Dengan menyampaikan informasi yang selalu diperbaharui, Anda bisa memaksimalkan pengalaman yang didapat oleh wisatawan.
Kesimpulan
Untuk menjadi seorang tour guide atau pemandu wisata, Anda perlu membekali diri dengan pengetahuan, keterampilan serta persyaratan administrasi dengan lengkap. Pekerjaan menjadi tour guide atau pemandu wisata sangat dinamis sehingga Anda sebaiknya selalu meningkatkan kualitas diri agar bisa menjadi pemandu wisata yang handal.
Sebagai seorang tour guide atau pemandu wisata, Anda merupakan bagian terpenting dari citra Indonesia di mata dunia. Maka tidak terlalu berlebihan jika tour guide disebut dengan ujung tombak pariwisata di Indonesia. (Sumber: Artikel studipariwisata.com Foto vakansinesia.com)
...more