shop-triptrus



Nikmati Liburan Seru Tanpa Bikin Kantong Jebol! Yuk, Staycation Ala Anak Muda!

TripTrus.Com -  Hey, punya rencana staycation nih? Biar pikiran makin rileks, liburan singkat jadi pilihan yang oke banget. Tapi jangan khawatir kalau dompet pas-pasan, ada beberapa trik kece dari US News buat staycation yang hemat, nih. Yang pertama, penting banget buat bikin anggaran liburan biar gak kelewatan budget. Nah, biar staycationmu terkontrol, bikin dulu daftar kegiatan seru dan estimasi biayanya. Jadi, kamu bisa tenang dan gak perlu khawatir keabisan uang. Dan jangan sampai ketinggalan, ini dia beberapa tips keren buat kamu yang lagi rencanain staycation. 1.  Bikin Anggaran Seru buat Staycation yang Nggak Bikin Pusing! Mau staycation seru tapi gak mau kantong jebol dan terhindar dari hutang? Jangan khawatir, kita punya trik keren buat kamu. Yuk, mulai dengan bikin rencana anggaran yang bikin staycationmu tetap asyik dan bebas finansial! Gimana caranya? Simpel aja! Pertama, buat daftar kegiatan yang paling pengen kamu lakukan. Dari situ, hitung estimasi biaya yang bakal kamu keluarin buat tiap aktivitas. Dengan begini, kamu bisa kontrol keuanganmu dan atur anggaran mana yang bisa dikurangin supaya staycationmu tetap seru dan berkesan. Tapi tenang, nggak perlu takut ribet. Menurut John Schmoll, seorang pengusaha keren di bidang pemasaran dan periklanan, ini memang butuh usaha sedikit, tapi hasilnya worth it! "Meskipun mungkin terasa sedikit berat, tapi kalo kamu lakuin dengan bijak, kamu bakal bisa rileks karena tahu staycationmu gak nambah hutang," kata John Schmoll seperti dilansir dari US News. Jadi, ayo bikin anggaran staycationmu dengan gaya yang keren dan tetap bebas finansial! 2. Seru Banget Tetap di Rumah! Staycation di rumah? Why not! Kamu tetap bisa bikin liburan singkatmu seru dan berkesan tanpa keluarin banyak uang. Yuk, coba beberapa cara keren ini buat staycation hemat yang tetap bikin hati senang! Pertama, buat daftar kegiatan yang bikin kamu excited! Misalnya, kamu bisa bikin spa di rumah dengan masker wajah, pijat-pijat ringan, dan mandi bunga. Atau, buat suasana camping seru di halaman belakang dengan ngadepin tenda dan bakar-bakar marshmallow. Biar makan malammu jadi mewah, dekorasi kamar dengan lampu-lampu cantik dan meja makan romantis. Kamu bisa atur tata letaknya, tambah lilin wangi, dan hidangkan hidangan favorit. Trust me, suasana makan malam romantis di rumah bisa bikin kangen restoran mahal! Oh ya, nggak usah lupa memaksimalkan barang-barang yang sudah ada di rumah. Mainkan board game kesayangan, pake perlengkapan kecantikan yang belum terpakai, atau coba alat rekreasi lainnya. Hemat tapi tetap seru! Kalau lagi bingung ide, cari inspirasi di Google atau Pinterest. Kamu bakal nemuin banyak banget ide keren buat staycation di rumah. Pilih tema yang kamu suka dan mulai deh berkreasi! Jadi, staycation di rumah bisa banget jadi seru dan hemat. Coba deh tips-tips ini dan rasakan liburan yang nggak kalah asik dari yang lain! 3. Seru Banget! Staycation di Hotel yang Asik Mau suasana liburan baru tapi nggak mau jauh-jauh? Staycation di hotel terdekat bisa jadi pilihan keren buat kamu! Pastinya, hotel yang kamu pilih harus punya fasilitas yang bikin kamu rileks dan berasa kayak lagi liburan beneran, jangan cuma di kamar doang ya. Nah, biar liburanmu lebih hemat, pilih tempat staycation yang lagi promo nih! Dengan begitu, pengeluaranmu bisa dikontrol biar nggak terlalu banyak. Info promo kaya gini bisa kamu dapetin lewat pencarian online atau langsung hubungi hotel yang mau kamu tuju. Jadi, staycation di hotel itu seru banget! Kamu bisa nikmatin suasana baru, pake fasilitas seru yang disediain hotel, dan hemat buat kantongmu. Ayo, nggak perlu jauh-jauh, staycation di hotel terdekat aja buat liburan yang asik! 4. Jalan-Jalan Seru dengan Hemat! Pilih Waktu yang Pas Kalo mau liburan singkat, pilih waktu yang tepat tuh penting banget, guys. Biar pengeluaranmu nggak terlalu banyak, cobain deh pilih bulan-bulan sepi pengunjung atau jalan pas hari biasa daripada akhir pekan. Bagi kamu yang nggak terlalu suka keramaian, pilihan waktu kayak gitu tuh cocok banget buat staycation yang tenang dan nyaman. Selain itu, siapa tahu kamu bisa dapetin promo-promo seru kalo ngindarin hari-hari yang rame, jadi bisa lebih hemat lagi. Jadi, ayo pilih waktu yang pas buat liburanmu! Nggak perlu ribet dan nguras kantong. Staycation dengan hemat itu asyik dan bisa bikin liburanmu makin seru. [Baca juga : "Tips Kekinian Biar Staycation Di Hotel Makin Hemat Dan Seru"] 5. Yuk, Cari Penginapan Terbaik! Sebelum pesen tempat tinggal buat staycation, cek dulu berbagai aplikasi travel atau booking hotel, guys. Biar kamu bisa dapetin harga paling murah dan ngirit uang. Nah, menurut Business Insider, waktu cari tempat menginap, jangan lupa perhatiin apa yang kamu butuhin, seperti sarapan, kolam renang, wifi, atau fasilitas lainnya. Kadang-kadang, hotel ada tambahan biaya buat sarapan, jadi bisa bikin kamu keluarin uang lebih banyak. Bukan cuma hotel, guys! Kamu juga bisa pertimbangin hostel atau sewa apartemen beberapa hari. Bisa dapetin penawaran seru dan harga yang lebih terjangkau. Jadi, udah siap staycation yang seru dan hemat? Ayo, langsung cari penginapan terbaik buat liburanmu! (Sumber Foto @nzryeni) 
...more

Destinasi Liburan Akhir Tahun Bersama Anak-Anak

TripTrus.Com - Akhir tahun hampir tiba, itu berarti saatnya kita untuk merencanakan liburan bersama anak-anak. Untuk mempermudah perencanaan, bisa dibaca rekomendasi destinasi berikut ini. 1. Lombok Tentunya banyak alasan untuk kita berkunjung ke Lombok. Tepi pantai yang berpasir lembut, air lautnya yang jernih hingga udara yang masih bagus selalu memanjakan mata dengan langit birunya. Pulau yang semakin hari semakin popular ini cocok menjadi destinasi wisata untuk keluarga. Dikarenakan Lombok memiliki destinasi unggulan pantai pasti akan dipastikan anak-anak menyukainya bermain pasir dan air. Di Lombok kita juga tidak akan bingung memlilih tempat untuk istirahat, berbagai macam penginapan menyajikan penawaran yang beragam seperi di Mataram, Senggigi dan Gili Trawangan. 2. Aceh Aceh juga bagus direkomendasikan untuk destinasi liburan akhir tahun bersama anak-anak. Setelah tsunami meluluhlantakan Aceh, Aceh mulai bangkit dan mulai kembali menata pariwisata mereka. Selain terkenal dengan Pulau Weh yang memiliki titik 0 kilometer Indonesia dan pantai-pantai eksotisnya, Aceh juga memiliki Museum Tsunami, Kapal Apung Lampulo, PLTD Apung. Untuk kuliner juga beragam, kita bisa santai di kafe-kafe untuk sekedar mengopi atau menikmati mie aceh hingga ayam tangkap. 3. Yogyakarta Kota Gudeg ini sudah tidak diragukan lagi keramahannya. Menjadi kota wisata dengan segala kemudahan dan kemurahannya, Yogyakarta menawarkan banyak hal kepada setiap pengunjungnya. Selain menjadi destinasi kuliner, kota ini juga memiliki garis pantai yang panjang yang menghadirkan berbagai pantai-pantai yang cantik dan sepi. Juga ada Komplek Candi Prambanan yang bisa diekspore dari Candi Plaosan, Candi Barong, Candi Ijo, Candi Sojiwan dan lainnya. 4. Bali Pernah merasa bosan ke Bali? Tentu tidak. Meskipun setiap akhir tahun Bali selalu penuh sesak oleh pengunjungnya, Bali jangan dihapus dari agenda liburan akhir tahun. Banyak destinasi untuk memanjaka anak-anak, mereka bisa diajak berkunjung ke Taman Burungm Taman Kupu-Kupu hingga beriteraksi dengan binatang di Bali Safari and Marine Park atau ke Uluwatu yang asri dan dipastikan kita akan kena jahil kera-kera liar di sana. Kalau urusan pantai, Bali memiliki banyak alternative seperti Pantai Kuta, Pantai Pandawa, Pantai Dreamland dan pantai-pantai lainnya. Kita juga mengunjungi Pulau Menjangan yang berlokasi di Bali Barat, di sana kita bisa bersnorkeling hingga berinteraksi dengan hewan Menjangan (sejenis rusa). Tapi jika berkunjung ke Pulau Menjangan mohon untuk tidak berisik, karena dipastikan banyak warga Bali yang beribadah. (Sumber: Artikel Amieykha Foto parenting.co.id)
...more

Di Labuan Bajo, Cuss Ke Desa Budaya Compang To'e Melo, Bro!

TripTrus.Com - Nusa Tenggara Timur (NTT) nggak cuma terkenal sama Labuan Bajo dan Pulau Komodo, Bro! Gak jauh dari Labuan Bajo, kita bisa merasakan eksotisme alam Indonesia Timur di Desa Budaya Compang To'e Melo, guys! Yosef Ugis, sang ketua adat di Desa Budaya Compang To'e Melo, cerita, desa mereka resmi jadi desa wisata tahun 1993 oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai, NTT. Desa Compang To'e Melo sendiri diambil dari kata "Melo," yang berarti pergi duluan, dan "To'e" adalah nama suku di Kampung Melo.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh 🍣HARUKA🍣 (@haruka_jalanjalan) Desa Budaya Compang To'e Melo tuh sekitar 70 kilometer dari pusat Labuan Bajo, loh. Jalanannya bagus, jadi bisa nyampe dalam sekitar 1 jam naik mobil atau motor. Lokasinya juga deket dari jalan utama Trans Flores, Bro! Banyak seru banget yang bisa kita rasain di Desa Budaya Compang To'e Melo, guys! 1. Nonton Tarian Khas Manggarai dan Nyobain Tuak Lokal Desa ini siapin acara spesial buat kita yang datang. Begitu nyampe, kita bakal disambut sama Tari Caci, tarian khas Manggarai yang ditarikan sama cowok-cowok asli Desa Budaya Compang To'e Melo pake kostum tradisional. Seru banget, Bro! Abis nonton tari, kita juga bisa nyicip tuak lokal dari pohon enau dan pinang sirih. Menurut Yosef, ini bentuk penghormatan mereka buat kita yang liburan ke desa mereka. Ini tradisi turun-temurun, lho! "Sofi" ini sebagai tanda bahwa mereka anggep kita sebagai saudara, kata Yosef. 2. Nikmatin Wisata Alam Eksotis dari Atas Ketinggian Di Desa Liang-Ndara, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Desa Budaya Compang To'e Melo punya pemandangan keren banget. Dari ketinggian 624 meter di atas laut, kita bisa lihat keindahan Pulau Flores, guys! Liat Manggarai Barat dari atas itu pengalaman yang nggak bisa dilupain. Apalagi di NTT yang penuh dengan alam indah, dari sawah hijau, langit biru, sampe pantai dan pulau-pulau yang cakep banget. [Baca juga : "Labuan Bajo, Tempat Keren Di Ujung Indonesia"] 3. Rasain Udara Pegunungan yang Adem Banget Wisata di NTT biasanya pantai, laut, dan pulau-pulau, kan? Tapi, di Desa Budaya Compang To'e Melo ini beda, guys! Di sini kita bisa merasakan udara sejuk pegunungan tanpa harus panjat gunung berkilometer-kilometer. Suasana dinginnya bikin tempat ini pas banget buat ngehabisin liburan setelah jalan-jalan di Labuan Bajo. 4. Saksikan Kegiatan Warga dan Pelajari Budaya Lokal Liburan ke kampung budaya itu nggak lengkap kalo nggak ikut nonton kegiatan warga dan belajar budaya setempat, Bro! Kita bisa mampir ke rumah warga buat lihat aktivitas sehari-hari mereka. Di situ, kita bisa belajar budaya NTT, dan gak usah khawatir, warga Desa Budaya Compang To'e Melo ramah banget sama wisatawan. 5. Belanja Produk Ekraf Warga Desa Budaya Compang To'e Melo sebagian besar petani. Selain itu, mereka juga bikin berbagai kerajinan tangan, seperti tenun songket, keranjang, topi, compang (peci khas Manggarai), dan kesetan. Ada juga produk makanan seperti kopi khas NTT dan gula aren. Kita bisa belanja ini semua sebagai oleh-oleh, dan gak perlu khawatir kalo nggak bawa uang tunai, di sini bisa bayar pakai QRIS, guys! Ingat, sebelum berangkat, pastikan udah vaksin dan daftar di PeduliLindungi, ya! Tetap patuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 6M, guys! Selamat jalan-jalan! (Sumber Foto @widiyanti1982) 
...more

20 Tahun Terbengkalai, Pabrik Gula Colomadu Kini Jadi Destinasi Wisata Sejarah

TripTrus.Com-  Tempat ini berusia 157 tahun dan sudah berhenti beroperasi sejak 1998. Setelah 20 tahun kosong, kini pabrik tersebut disulap menjadi cagar wisata budaya yang kekinian tanpa menghapuskan unsur sejarah dengan nama De Tjolomadoe.   Masa depan bukan hanya tempat yang kamu tuju, namun tempat yang kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan di lanjutkan tindakan nyata 👌😉 . . #detjolomadoe #karanganyar A post shared by ARINTAN (@arintanlt) onApr 18, 2018 at 5:15am PDT Gagasan Presiden Jokowi sejak masih menjabat sebagai Wali Kota Solo kini terwujud berkat sinergi empat perusahaan BUMN yang membentuk perusahaan join venture bernama PT Sinergi Colomadu. Proses pembangunan cagar budaya ini memakan waktu hanya 351 hari.  Soft launching De Tjolomadoe  ditandai dengan konser kelas dunia bertajuk "Hitman David Foster and Friends", yang menghadirkan penyanyi Internasional  seperti  David Foster, Anggun C Sasmi, Brian McKnight, Yura Yunita, Dira Sugandi, Sandhy Sondoro, dan band IV of Spades. [Baca juga : Seba Baduy Angkat Potensi Wisata Banten] Empat perusahaan BUMN yang terdiri dari PT PP (Persero) Tbk, PT PP Properti Tbk, PT Taman Wisata Candi Prambanan, Borobudur, dan Ratu Boko (Persero), dan PT Jasa Marga Properti membentuk joint venture dengan nama PT Sinergi Colomadu. "Semoga inisiasi De Tjolomadoe ini dapat memacu BUMN untuk berinovasi dan bersinergi, sehingga bisa menjalankan peran sebagai agen pembangunan yang bukan hanya bersifat fisik namun juga menguatkan karakter dan budaya bangsa," kata Rini M Soemarno Menteri BUMN RI. (Sumber: Artikel liputan6.com, Foto Heru Wijaya)  
...more

Jalan-Jalan ke Kota Batik, Bukan Cuma Yogyakarta Nih!

TripTrus.Com- Bicara soal batik, kamu pasti langsung bisa membayangkan tempat-tempat mana saja yang sangat identik dengan kerajinan tangan satu ini. Pergi ke sana untuk menghabiskan long weekend berikutnya tampaknya seru nih. Selain berwisata kota, kamu juga bisa mengunjungi pusat batik dan belajar sejarah serta cara pembuatannya. Well, langsung saja lima kota tujuan wisata batik kita kali ini. Mana saja sih lima kota tersebut? Yuk langsung saja simak daftar berikut ini! 1. Yogyakarta Kamu pasti sering banget mendengar nama kota ini jika bicara soal batik. Yap! Selain jadi tujuan wisata sejarah dengan keraton dan budayanya, Yogyakarta memang merupakan daerah yang paling dikenal orang dengan batiknya. Ada banyak macam motif batik yang lahir dari kota yang masih kental 'aroma' Jawa-nya ini. Kamu bisa menjumpai motif batik khas seperti sekar jagad, pamiluto, udan liris, truntum sri kuncoro, sido mukti, sido asih, dan masih banyak motifnya lainnya di sini. Hampir semua pusat belanja oleh-oleh yang ada di Yogyakarta juga menjual batik. Tak hanya kainnya saja, mereka juga punya olahan dari kain batik yang sudah jadi kemeja, dress, dan masih banyak lagi yang lainnya. Kamu bisa menemukan penjaja batik di sepanjang Jalan Malioboro ataupun Pasar Beringharjo. Kalau berlibur ke Yogyakarta, jangan lupa beli oleh-oleh kain batik khas mereka ya! 2. Solo Tak jauh dari Yogyakarta, kamu juga bisa menjangkau kota ini dengan tiket promo Citilink. Yap, benar! Kita bakal jalan-jalan ke Solo, atau yang juga dikenal dengan nama Surakarta. Kota ini juga salah satu penghasil batik yang terkenal. Museum Batik Danar Hadi yang wajib banget kamu kunjungi, ada di kota Solo. Tempat ini punya koleksi batik terlengkap di Indonesia. Seperti Yogyakarta, batik Solo juga punya motif khas. Yuk, mampir ke kota ini untuk tahu lebih banyak tentang batiknya. 3. Pekalongan Yang tak kalah terkenal, kamu pasti sering mendengar orang-orang memperbincangkan batik Pekalongan. Kota yang satu ini memang termasuk salah satu penghasil batik yang sudah dikenal luas. Batik Pekalongan juga dikenal sebagai batik pesisir. Batik dari kota ini punya warna yang cenderung lebih cerah dan beragam dibanding batik Yogyakarta atau Solo. Kota ini juga punya Museum Batik yang wajib kamu kunjungi, yang terletak di Jalan Jetayu. Kamu bisa belajar sejarah batik di sana. 4. Cirebon Kalau kamu kenal dengan motif batik mega mendung, yang bentuk gambarnya menyerupai awan, dengan warna biru yang cenderung hitam, kamu harus tahu juga dari mana batik itu berasal. Setelah jalan-jalan ke tiga kota sebelumnya, kita lanjut ke Cirebon. Yap! Cirebon memang terkenal sebagai kota kelahiran batik mega mendung, motif yang juga dipengaruhi unsur Tionghoa. DIkisahkan, pada masa itu Sunan Gunung Jati menikahi seorang wanita Tionghoa bernama Oeng Ti. 5. Lasem Yang terakhir dari lima besar kota penghasil batik paling terkenal, kamu wajib tahu dan berkunjung juga ke Lasem. Lasem sendiri sebenarnya merupakan kecamatan di wilayah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Biasa disebut juga sebagai Tiongkok Kecil di Utara Jawa, kota ini jadi tempat pendaratan pertama orang-orang Tionghoa di Jawa. Hingga kini, kamu masih bisa melihat berbagai peninggalannya, yang salah satunya adalah motif batik. Nah, sudah tahu mau liburan menuju kota-kota penhasil batik ini. Tak hanya bisa melihat- lihat dan berbelanja, kamu juga harus belajar sejarah batik langsung dari tempatnya nih. Well, selamat berlibur ya! (Sumber: Artikel gosumut.com Foto 
...more

Fuu, Alat Musik Pemanggil Masyarakat di Papua

Papua dikenal memiliki beragam alat musik yang memiliki fungsinya masing-masing. Alat musik seperti tifa, krombi, menjadi beberapa nama alat musik yang berasal dari negeri berjuluk bumi cendrawasih tersebut. Selain dua nama tadi, ada satu alat musik tradisional khas Papua yang berfungsi untuk memanggil penduduk yaitu fuu. Fuu merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup pada bagian yang berlubang atau terbuka. Selain digunakan untuk memanggil penduduk, alat musik ini juga biasa digunakan untuk mengiringi tari-tarian khas Papua khususnya masyarakat Suku Asmat, Kabupaten Merauke. Bersama alat musik khas Papua lainnya seperti tifa dan kelambut, biasanya fuu dimainkan dan menjadi paduan harmonisasi yang memberikan warna tersendiri pada ciri khas musik Papua. Fuu menjadi salah satu alat musik tradisional yang harus dilestarikan keberadaannya. Salah satu kekayaan budaya yang dimiliki masyarakat Papua dan menjadi kearifan lokal dari identitas sebuah daerah. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Festival Raja Ampat 2023, Lebih Gokil dengan 3 Event dalam Satu!

TripTrus.Com - Pemkab Raja Ampat bakal bikin heboh dengan Festival Raja Ampat bulan Oktober 2023. Masalahnya, kita masih nunggu kabar resmi soal tanggal pastinya, nih. Ellen Risamasu, sang Kapten Pariwisata Raja Ampat, sempet cerita, "Festival Raja Ampat tahun ini ada, tapi tanggalnya masih sebatas rencana, bro."       View this post on Instagram A post shared by Arief Naufal (@arief.naufal) Nah, biasanya festival ini digelar tiap tanggal 18-21 Oktober, guys. Tapi, denger-denger, festival Raja Ampat kali ini bakal beda dari yang lain, guys. Kali ini, mereka bakal gabungin tiga event seru dalam satu keseruan besar. Ada Festival Raja Ampat, Festival Gemar Makan Ikan, dan Festival Suling Tambur dalam satu paket! Ellen Risamasu ngejelasin, "Jadi, di event ini ada tiga festival, bro: Festival Raja Ampat, Festival Gemar Makan Ikan, dan Festival Suling Tambur. Seru, kan?" [Baca juga : "Party Bareng! Nusa Penida Festival 2023 Bikin Heboh Pulau Nusa Penida"] Kata Ellen, Festival Raja Ampat ini juga penting banget buat ngebantu Raja Ampat masuk dalam jajaran UNESCO Global Geopark. Jadi, gak cuma keren, tapi juga punya sejarah, nih! Terus, Ellen juga cerita kalo pariwisata Raja Ampat sempet tutup gara-gara pandemi COVID-19 dari 2020 sampe 2022. Makanya, sekarang mereka berusaha benerin niatan wisatawan buat mampir ke Raja Ampat, dengan bikin Festival Bahari ini. Keren, ya, upaya mereka! Jadi, siap-siap deh buat Festival Raja Ampat 2023 yang bakal bikin kita makin cinta sama keindahan alam Indonesia! (Sumber Foto @paula_cortez28) 
...more

Film-Film Indonesia Yang Membuat Ingin Traveling!

TripTrus.Com - Dengan menonton film, seseorang bisa memindahkan tubuhnya melalui visual yang dihadirkan fil tersebut. Banyak orang beranggapan bahwa film dapat menginspirasi seseorang dalam hidupnya. Terlebih dala sebuah film traveling, seseorang akan menjadi lebih penasaran dengan sebuah destinasi yang tersajikan dan bisa menjadi inspirasi seseorang untuk memulai sebuah perjalanan. Berikut ini film-film Indonesia berlatar lokasi-lokasi cantik di Indonesia dan akan memikat kalian hingga menginspirasi untuk memulai sebuah perjalanan. 1. Laskar Pelangi (Foto: indonesianfilmcenter.com) Film yang tayang di tahun 2008 ini bisa dibilang sebagai film penggerak pariwisata di Indonesia. Film berisi tentang cita-cita anak-anak pulau yang penuh dengan pesan moral ini membuat Belitong menjadi primadona pariwisata Indonesia. Bahkan wisatawan berbondong-bondong untuk mengekslorasi Belitong. Beberapa objek wisata dan infrastruktur penunjang dibangun di pulau ini.Dengan daya pikat Sekolah Laskar Pelangi, Pantai Tanjung Tinggi hingga terkenalnya Mie Atep membuat wisatawan lokal dan mancanegara menjadikannya daftar destinasi yang harus dikunjungi. 2. Pendekar Tongkat Emas (Foto: anakfilm.com) Sebelum film ini tayang, banyak yang beranggapan bahwa Sumba hanya daerah yang gersang. Tapi anggapan itu tumbang setelah Film Pendengkar Tongkat Emas tayang di bioskop-bioskop. Keindahan Sumba tersaji dalam film ini, panorama alam yang indah, jernihnya aliran sungai, lautan yang menggoda dan rumah-rumah adata yang ikonik menambah daya pikat Sumba. Di sisi lain juga masyarakat Sumba dikenal sebagai penduduk yang ramah. Walau bukan sebagai film pariwisata, dengan latar belakang keindahan Sumba Film Pendekar Tongkat Emas ini bisa jadi ispirasi untuk traveling. 3. Mirror Never Lies (Foto: cinemapoetica.com) Film bercerita tentang seoarng gadis bernama Pakis yang berusaha menemukan sang ayah yang hilang ketika sedang melaut ini mengangkat keindahan laut Wakatobi dan kebiasaan sehari-hari Suku Bajo. Film drama The Mirror Never Lies dapat memvisualisasikan keindahan Wakatobi, sehingga film karya Kamila Andini membuat adanya ketertarikan lainnya di kalangan traveler. Keseharian Suku Bajo, pantai dan bawah laut yang indah menjadikannya semakin menawan untuk dikunjungi. 4. Denias: Senandung di Atas Awan (Foto: asiapacificscreenacademy.com) Film arahan sutradara Ari Sihasale ini mengambil latar belakang di Puncak Gunung Pikhe, Papua menceritakan seorang anak kecil bernama Denias yang berjuang keras meraih segala mimpinya untuk dapat bersekolah. Film berjudul Denias: Senandung di Atas Awan mengajak penontonnya untuk berlari-lari dan bermain di hamparan padang savanna yang luas. 5. Lost in Papua (Foto: chelemichelle.wordpress.com) Banyak unsur-unsur budaya lokal masyarakat tradisional Papua yang ditonjolkan di film ini Dan kisah ini diangkat dari fakta asli rakyat di Pedalaman Hutan Boven Digoel, Papua menjadi tempat bersejarah di mana dulu Bung Hatta dan teman-teman seperjuangannya pernah dibuang. Film yang menceritakan sekelompok anak muda yang mencoba menerobos rimba ujung timur pulau Papua, untuk mengungkap sebuah misteri yang berhubungan dengan suku-suku terasing. Film ini selain menawarkan alur cerita yang menarik juga mampu mengisi hiburan masyarakat dengan nuansa yang berbeda yaitu dengan keindahan hutan dan budaya-budaya suku di Papua. Penonton juga dapat dapat mengenal lebih jauh lagi tentang kondisi Papua dengan alamnya yang masih asri dan keragaman suku papua.Lost in Papua adalah sebuah film yang bertujuan untuk menunjukkan keindahan alam dan kekayaan wisata budaya di Papua Selatan serta segala misterinya yang belum pernah Anda lihat. Film ini memasukkan unsur-unsur lokal seperti pertunjukan budaya khas masyarakat tradisional Papua. 6. Rayya Cahaya di Atas Cahaya (Foto: youtube.com)Rayya, Cahaya Diatas Cahaya adalah film drama Indonesia yang akan dirilis pada 20 September 2012. Film ini disutradarai oleh Viva Westi. Film ini dibintangi oleh Titi Sjuman dan Tio Pakusadewo. Film ini bisa dibilang sebagai road film, di mana film melakukan perjalanan panjang dari Jakarta hingga Bali. Dalam perjalanan tersebut penonton bisa melihat bagaimana keindahan Indonesia di beberapa prongan scene di film ini. Film ini selain menyuguhkan latar belakang yang menarik juga membuat penonton terkagum-kagum dengan dialog-dialog cerdas pemerannya. (Sumber: Artikel amieykha Foto kapanlagi.com)
...more

Pacu Kuda Bogi, Tradisi Sejak Zaman Belanda

Pacu kuda bogi atau pacu kuda menggunakan kereta joki sampai saat ini masih sering di pertandingkan di Solok, Sumatra Barat. Meski pesertanya sudah jauh berkurang, beberapa daerah yang masih memiliki kuda bogi seperti Sawahlunto, Padang, Solok, Agam, Bukittinggi, serta Payakumbuh tidak pernah absen dalam setiap pertandingan. Ini guna mempertahankan keberadaan pacu kuda bogi agar tidak punah.Pacu kuda bogi berbeda dengan pacu kuda biasa. Bila biasanya joki menggunakan pelana di punggung kuda, namun kuda bogi memakai kereta roda dua. Pacu kuda bogi sudah dikenal di Minangkabau sejak zaman Belanda. Dulunya, kereta bogi biasa dipakai bangsawan Belanda atau pejabat-pejabat pemerintahan di zaman itu. Sumber:http://news.liputan6.com/read/ Foto:http://www.tabloidbijak.com/2015/09/pacuan-kuda-di-paguh-duku-kecamatan-vii.html
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Dieng Plateau
10 - 12 Jul 2026
Treaking Gunung Papandayan
10 - 11 Jul 2026
Open Trip Pulau Pari
11 - 12 Jul 2026
Open Trip Pulau Tidung
11 - 12 Jul 2026
×

...