TripTrus.Com - Berkunjung ke Serang ibukota Provinsi Banten tak lengkap rasanya jika tak menginjakkan kaki ke Banten Lama. Di kawasan situs sejarah di Kecamatan Kasemen ini terdapat destinasi wisata sejarah dan ziarah yang menarik untuk disusuri di akhir pekan.
Bahkan untuk mendukung gagasan Gubernur Banten Wahidin Halim yang akan menjadikan Banten Lama sebagai ikon Provinsi Banten, Dinas Pariwisata akan melakukan pengembangan destinasi dan atraksi penunjang di sekitar Kawasan Keraton Kesultanan Banten. Saat ini yang tengah dilakukan adalah penataan kembali.
"Revitalisasi melalui pembangunan fisik masih berlangsung, belum selesai. Setelah kegiatan hari ulang tahun Banten dan Hari Santri banyak pengunjung yang ingin melihat proses perubahan yang sedang dilaksanakan," kata Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nur Cahyati, Sabtu, 10 November 2018. Rampung revitalisasi, ia yakin kunjungan wisatawan pun akan berlipat. Ayo, intip ada objek wisata apa saja di Banten Lama.
1. Keraton Sorosowan
View this post on Instagram
A post shared by Septian Riezsky Adhietya (@septianadhietya) onMar 6, 2019 at 9:17am PST
Pada masa jayanya Banten disebut pula Kota Intan. Bukti itu ditunjukan di Keraton Sorosowan yang dibangun mirip sebuah benteng Belanda yang kokoh dengan bastion (sudut benteng berbentuk intan) pada empat sudut bangunannya.
Di atas lahan 3 hektar, keraton ini dibangun sekitar 1522-1526 pada masa pemerintahan Maulana Hasanuddin, pendiri Kesultanan Banten. Saat ini, bangunan di dalam dinding keraton tak ada lagi yang utuh. Namun, masih ada sisa reruntuhan dinding dan pondasi kokoh.
2. Istana Kaibon
View this post on Instagram
Keraton kaibon didirikan tahun 1815, keraton ini adalah yang kedua di banten setelah keraton surosowan. Penjelasan lengkapnya, cari aja sendiri di gugel Terima Kasih mata kuliah studi kebantenan. karena tugasmu, aku jadi tau tempat-tempat bersejarah kayak gini 😂 #explorebanten #bantenlama #kesultananbanten
A post shared by akbar gama refarjan (@akbar_gama) onMar 9, 2019 at 6:14am PST
Keraton Kaibon dibangun untuk Ratu Aisyah. Sang ratu merupakan ibunda Sultan Syaifudin. Kaibon artinya keibuan. Kala itu Sang Sultan ke-21 itu masih belia, umurnya baru 5 tahun sehingga belum bisa memegang tampuk pemerintahan.
Arsitektur Keraton Kaibon ini unik karena dikelilingi saluran air. Keraton Kaibon ini dihancurkan oleh pemerintah Belanda pada tahun 1832, bersamaan dengan keraton Surosowan. Kini, yang masih tersisa hanya lah gerbang dan pintu-pintu besar yang dikenal dengan nama Pintu Paduraksa yang modelnya khas Bugis.
3. Benteng Speelwijk
View this post on Instagram
my first "golden-hour" sunset... #exploreserang #banten #indonesia #prayforbanten #bantenbangkit #bentengspeelwijk #pesonaindonesia #wonderfulindonesia
A post shared by 🌏 Blogger,Host,Speaker (@rivopahlevi) onDec 28, 2018 at 3:57am PST
Benteng Speelwijk terletak di sisi utara Kesultanan Surosowan. Arsitek yang membangun adalah kepercayaan Sultan Ageng Tirtayasa, seorang keturunan Tionghoa yang kelak bergelar Pangeran Cakradana. Bangunan inilah yang menjadi salah satu alasan Kesultanan Banten memiliki pertahanan yang sulit ditembus dari laut oleh para penjajah dari Eropa yang hendak memasuki nusantara.
Berdasarkan situs Kemendikbud, arsitek Belanda Hendrik Lucaszoon Cardeel juga berperan dalam pembangunan Speelwijk. Lucaszoon membangun Speelwijk pada 1682, lalu dipugar pada 1685 dan 1731. Ia melakukan perubahan atas bangunan yang dirancang arstitek Tionghoa tersebut.
Pada area kawasan Benteng Speelwijk itu terdapat Kerkhoff atau pemakaman orang-orang Belanda. Salah satu makam yang paling besar dan menarik di antara makam-makam tersebut merupakan makam Komandan Hugo Pieter Faure (1717-1763).
[Baca juga : "Jembatan Gantung Situ Gunung Primadona Baru Wisata Sukabumi"]
4. Masjid Agung
View this post on Instagram
Melompat dengan penuh harapan semoga kelak bertemu di masa depan dengan keberhasilan menggapai cita-cita bersama para sahabat tercinta.. ❤️ . . Selamat sore menjelang malam Warga Serang, selamat menantikan adzan Maghrib. . . Foto: @anisaput29 . . #infoserang #visitserang #masjidagungbanten #tourism #indonesia #Beautifulview #beautifuldestinations
A post shared by Info Serang (@infoserang) onMar 10, 2019 at 4:00am PDT
Masjid Agung Banten merupakan satu dari masjid tertua di Indonesia yang penuh dengan nilai sejarah tinggi. Setiap harinya masjid ini ramai dikunjungi para peziarah yang datang tidak hanya dari Banten dan Jawa Barat, tetapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa.
Masjid ini dikenali dari bentuk menaranya yang sangat mirip dengan bentuk sebuah bangunan mercusuar. Tempat ibadah ini dibangun pertama kali pada 1556 oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1562-1557), sultan pertama dari Kesultanan Banten. Ia adalah putra pertama Sunan Gunung Jati.
5. Vihara Avalokitesvara
View this post on Instagram
The Kingdom Of Banten -Vihara Avalokitesvara- Lumayan rame yg ibadah 😆 #vihara #viharaavalokitesvara #viharabanten #banten #kingofbanten
A post shared by Nadal YJ (@25nadalyj) onFeb 4, 2017 at 4:27am PST
Kelenteng tua ini konon dibangun sejak abad ke-16. Pembangunan vihara ini juga tidak bisa dilepaskan dari Sunan Gunung Jati, salah satu dari sembilan wali penyebar agama Islam di Indonesia.
Yang menarik gerbang Vihara Avalokitesvara pada atap berhiaskan dua naga memperebutkan mustika sang penerang (matahari). Gerbang ini seolah menyambut pengunjung di pintu masuk sebelum pengunjung masuk lebih ke dalam vihara yang memiliki nama lain kelentang Tri Darma.
6. Meriam Ki Amuk
View this post on Instagram
MERIAM KIAMUK Menurut cerita, Meriam Ki Amuk dipercaya mempunyai kekuatan gaib. Karena kekuatan suara dentumannya bisa membuat ciut hati pasukan musuh yang mendengarnya. Selain itu ketika meledak dapat membuat musuh kocar-kacir. Hal ini dibuktikan ketika melawan armada laut Portugis maupun Belanda yang akan mendarat di Pantai Banten pada abad ke-15 dan abad ke-18 Selain Kiamuk ada juga meriam si Jagur. Konon kedua meriam kembar ini Ki Amuk dan Si Jagur adalah jelmaan dari prajurit Demak yang dikutuk sehingga berubah wujud menjadi meriam. Dikisahkan, pada saat itu wilayah Pelabuhan Banten dikenal sebagai pelabuhan niaga rempah-rempah yang cukup terkenal sampai ke daratan Eropa sehingga banyak menjadi incaran bangsa asing Meriam ki amuk merupakan salah satu benda bersejarah yg berada di kawasan museum situs kepurbakalaan banten lama. Tulisan : https://daerah.sindonews.com/read/1009862/29/legenda-meriam-ki-amuk-jelmaan-prajurit-demak-yang-dikutuk-1433683186 Foto by @napriyani_ ----------- ----------- #meriamkiamuk #bantenlama #jelajah_serang #jelajahareawisata #kotaserang #kesultananbanten #bantenbagus #meriamantibelanda
A post shared by Jelajah Serang (@jelajah_serang) onAug 16, 2018 at 5:18am PDT
Meriam Ki Amuk terletak di depan Masjid Agung Banten. Meriam milik Kesultanan Banten ini konon digunakan untuk menjaga Pelabuhan Karangantu di Teluk Banten dari serangan musuh. Suaranya yang menggelegar ketika meledak disebut membuat musuh kocar-kacir. Itu dibuktikan ketika melawan armada laut Portugis maupun Belanda yang akan mendarat di Pantai Banten pada abad ke-15 dan abad ke-18. Selain Ki Amuk, ada kembaran meriam ini yakni Si Jagur. Keduanya dikisahkan adalah jelmaan dari prajurit Demak yang dikutuk sehingga berubah wujud menjadi meriam. (Sumber: Artikel travel.tempo.co Foto wacana.co)
...moreSelain dikenal dengan objek wisata jam gadang, Sumatera Barat juga ternyata memiliki satu destinasi eko-wisata yakni Pusat Konservasi Penyu di Kota Pariaman. Di sini, kita dapat melihat bagaimana penyu-penyu yang hidup di kawasan Pariaman dipelihara dalam sebuah penangkaran.
Untuk bisa menuju pusat konservasi yang terletak di Jalan Syeh Abdul Arif, Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara, Sumatera Barat, tidaklah begitu sulit. Dari Pusat Kota Pariaman hanya memerlukan waktu 10 menit untuk sampai ke destinasi ini.
Begitu sampai di pusat konservasi ini, aneka jenis tukik seperti menyambut keberadaan kita. Ada beberapa jenis tukik yang bisa kita lihat di sini seperti penyu lekang, penyu hijau dan penyu sisik. Sejak 2009 tempat penangkaran penyu ini telah melakukan penangkaran kurang lebih 30.000 ekor tukik. Setelah melewati masa penangkaran, sebagian besar tukik-tukik tersebut kemudian dilepaskan ke laut.
Untuk dapat lebih dekat dan bahkan ingin menyentuh tukik-tukik ini, UPTD Pusat Konservasi Penyu Pariaman ini memiliki beberapa fasilitas yang dapat dikunjungi pengunjung seperti, ruang inkubasi peneluran penyu, hacthery, dan ruang karantina. Pengelola juga menyediakan ruang informasi untuk pengunjung yang ingin mengetahui lebih banyak informasi mengenai tukik-tukik yang ada di pusat konservasi ini.
Selain berfungsi sebagai pusat konservasi, saat ini UPTD Pusat Konservasi Penyu Pariaman juga menjadi salah satu objek eko-wisata. Tidak hanya wisatawan dari Pariaman dan Padang pada umumnya, namun wisatawan mancanegara juga menjadikan destinasi wisata ini sebagai salah satu tempat yang mereka kunjungi ketika berada di Pariaman.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Liburan akhir tahun sudah di depan mata. Perusahaan marketplace mencatat kenaikan transaksi pembelian dan destibasi favorit menjelang akhir tahun ini.
Travel and Entertainment Business Senior Lead Tokopedia Mirna Puspita mengungkapkan bahwa lonjakannya meningkat hampir 3,5 kali lipat. Hal tersebut tak terlepas dari momentum liburan akhir tahun yang cenderung dimanfaatkan masyarakat untuk wisata bersama keluarga atau kerabat ke destinasi yang diinginkan.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Paket Wisata Jogja by WisataJogja.com (@wisatajogja_com)
Kota wisata yang paling diminati menjelang liburan akhir tahun, ada beberapa wilayah destinasi terpopuler untuk pembelian tiket pesawat, di antara lain:
Jakarta
Medan
Bali
Surabaya
Di sisi lain, wilayah destinasi yang paling banyak diminati oleh masyarakat untuk pembelian tiket kereta, di antaranya:
Jabodetabek
Yogyakarta
Surabaya
Semarang
Bandung
[Baca juga : "5 Destinasi Anti Mainstream Di Indonesia Untuk Liburan Akhir Tahun"]
Selain itu, transaksi pemesanan hotel lewat marketplace menjelang liburan akhir tahun juga mengalami tren peningkatan
"Batam, Medan, Samarinda, Sleman dan Balikpapan menjadi beberapa wilayah dengan pertumbuhan transaksi pemesanan hotel tertinggi. Rata-rata peningkatan transaksi pemesanan hotel di berbagai daerah tersebut mencapai hampir 2 kali lipat," jelas Mirna. (Sumber: Artikel cnnindonesia.com Foto @firmanm05)
...moreTripTrus.Com - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bakal buka dengan full power pada tanggal 18 Agustus nanti! Asik banget, kan? Keren, kan? Mereka udah rampungin proses revitalisasi miniatur Indonesia ini, dan udah siap buat dinikmati sama kita semua bulan depan!
View this post on Instagram
A post shared by Alli Sabil (@allisabil)
TMII itu tempat keren yang luasnya 150 hektare dan baru aja direvitalisasi sama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC), perusahaan BUMN nih. Biayanya sekitar Rp 1,2 triliun, dikerjain dari anggaran pemerintah, dan selesai dalam waktu setahun di tahun 2022.
Makanya, Direktur Pemasaran, Pelayanan, dan Pengembangan Usaha PT TWC, Hetty Herawati, berharap TMII bisa jadi tempat alternatif yang seru buat masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Nah, gak cuma itu, Hetty juga bilang TMII bisa jadi destinasi yang beda dari yang lain buat kita semua biar bisa kenal lebih dekat sama budaya bangsa kita yang kaya banget.
Pokoknya, TMII ini bukan cuma tempat wisata biasa, guys. Ini adalah tempat yang bisa menghadirkan segudang keragaman dan cerita tentang Indonesia, yang gak bakal ada habisnya, gitu kata Hetty pas dia ngeliat fasilitas di TMII pada Kamis (6/7/2023).
TWC ini termasuk salah satu anggota holding BUMN pariwisata dan InJourney, dan mereka punya semangat tinggi banget buat merevitalisasi TMII ini karena mereka tahu potensinya besar dan sarat dengan sejarah. Maka dari itu, TMII sekarang dikelola dengan konsep yang baru, yang mengedepankan green tourism, digital based, edukasi, budaya, dan inklusif.
[Baca juga : "Museum Multatuli Rangkasbitung, Destinasi Wisata Sejarah Yang Keren Abis!"]
Claudia Ingkiriwang, Direktur Utama PT Bhumi Visatanda Indonesia (anak perusahaan TWC), bilang mereka lagi siap-siap buat acara peresmian TMII yang bakal dihadiri sama Presiden Joko Widodo (Jokowi)! Wow, pasti seru banget tuh acaranya!
Tanggal 18 Agustus itu bakal jadi hari bersejarah karena TMII bakal tampil beda banget! Kereta gantung, dancing fountain keren yang bikin air mancur berdansa di danau yang dipetakan kayak peta Indonesia, taman burung, museum Indonesia, museum kontemporer, dan anjungan-anjungan dari seluruh provinsi di Indonesia, semuanya bakal buka buat kita!
Eh, gak cuma itu, guys! Nanti di bulan Desember juga bakal ada tambahan-tambahan lainnya, tapi tanggalnya masih rahasia. Nunggu aja kabar selanjutnya, ya! Seru banget, kan? Ayo, pada datang ke TMII dan rayain kebanggaan Indonesia kita! Mantap! (Sumber Foto @klikinisaja)
...moreTripTrus.Com - Februari selalu menjadi momen yang istimewa bagi banyak orang. Bukan hanya berkat kehadiran Hari Kasih Sayang atau Valentine, bulan depan kamu juga mesti bersiap buat merayakan Tahun Baru Imlek! Yup, budaya yang berasal dari Tiongkok ini telah menjelma menjadi bagian penting masyarakat Indonesia. Nggak heran jika di momen Imlek 2018 ini nanti, KLovers akan menjumpai aksesoris dan pernak-pernik berwarna merah yang menghiasi beberapa pusat perbelanjaan dan fasilitas umum.
warna warni hiburan rakyat festival imlek solo _ #streetphotography #everybodystreet #serikat_sp #serikat_fi #kotasolo #soloevent #festivalimlek
A post shared by Bogi Ardana (@mase_boogie) onJan 23, 2017 at 8:52am PST
"Menariknya, berkat keanekaragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia, perayaan Imlek tiap daerah pun memiliki kekhasan tersendiri. Penasaran seperti apa? Ketahui lebih jauh, yuk!"
1. Solo
Solo dikenal sebagai salah satu kota yang amat kental menjunjung tinggi budaya Jawa. Hal yang menarik terjadi tiap peringatan Imlek, di mana nuansa Jawa yang amat kental itu akan dipadukan dengan kemeriahan adat Tionghoa! Dalam acara yang bertajuk Grebeg Sudiro tersebut, kamu dapat menyaksikan gunungan kue keranjang dan aneka hasil bumi yang diarak oleh bapak-bapak berbusana lurik. Kemudian di belakangnya menyusul karnaval barongsai dan pertunjukkan dari berbagai komunitas dari berbagai suku bangsa di Indonesia.
2. Semarang
Semarak perayaan Imlek di Semarang berpusat di kawasan Pecinan bernama Pasar Semawis. Di sini, kemeriahan Imlek dijamin bisa bikin kamu terharu. Jalanan dihiasi dengan lampion dan aksesori Imlek warna-warni. Ada pula sebuah panggung yang disediakan untuk aneka pertunjukkan seperti wayang potehi, barongsai, wushu, tambur, dan lain sebagainya. Makin menyenangkan karena di sana pun kamu bisa wisata kuliner! Puas-puasin deh menikmati aneka penganan khas Tionghoa yang dipadu dengan kuliner asli Semarang!
3. Singkawang
Singkawang adalah sebuah kota yang berada di provinsi Kalimantan Barat. Meskipun wilayahnya tak lebih besar dari kota-kota di pulau Jawa, tapi daerah yang berada sejauh 145 kilometer dari Pontianak itu dikenal sebagai penyelenggara Cap Go Meh terbesar di Asia Tenggara. Tak mengherankan bila selama periode perayaannya, Singkawang bakal didatangi oleh ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara. Yang menarik, Cap Go Meh di Singkawang telah berakulturasi dengan kebudayaan setempat. Penasaran kan, gimana jadinya?
4. Jogja
Jogja selalu menghadirkan keistimewaan dalam momen apapun, tak terkecuali saat Imlek. Untuk merayakan tahun baru etnis Tionghoa itu, di Kampung Ketandan Malioboro bakal diselenggarakan Pekan Budaya Tionghoa. Konten acaranya juga menarik banget. Beberapa yang nggak boleh kamu lewatkan di antaranya atraksi budya dan pameran kuliner Tionghoa, serta pawai puluhan barongsai! Jadi, kalau ingin traveling di Jogja yang ‘berbeda' di Jogja, datang pas perayaan Imlek, deh! (Sumber: Artikel kapanlagi.com, Foto Bennylin)
...moreTripTrus.Com - Di antara banyak moda transportasi, kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang nyaman digunakan untuk berpergian. Terlebih PT. KAI sebagai Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang menyelenggarakan jasa angkutan kereta api beberapa tahun belakangan ini mulai berbenah untuk melengkapi berbagai fasilitas penunjang perjalanan kereta api semakin nyaman.
Selain memiliki jalur tersendiri yang membuat kereta api bisa menghemat waktu perjalanan, perjalanan dengan kereta api menyuguhkan pemandangan yang indah.
Di balik itu semua, jika dicermati, di beberapa stasiun memiliki nada tunggu kereta yang unik dan berbeda dengan stasiun-stasiun lainnya. Biasanya nada-nada tersebut merupakan instrument dari beberapa lagu keroncong di Indonesia.
Berikut ini merupakan beberapa stasiun dengan nada tunggunya:
1. Stasiun Jatinegara – Juwita Malam
2. Stasiun Cirebon – Warung Pojok
3. Stasiun Purwokerto – Di Tepi Sungai Serayu
4. Stasiun Solo Balapan – Bengawan Solo
5. Stasiun Tawang – Gambang Semarang
6. Stasiun Cepu – Suwe Ora Jamu
7. Stasiun Tugu – Sepasang Mata Bola
8. Stasiun Pasar Turi – Jembatan Merah
Itukah beberapa nada tunggu stasiun kereta di Pulau Jawa, bikin kalian jadi ingin berkertaria kembalikan? (Sumber: Artikel-Foto Amieykha)
...moreTripTrus.Com - Bro-Sis Traveler, siap-siap tahun 2026 bakal penuh vibes event wisata yang seru, kultur, sampai olahraga hits! Dari Lampung yang nge-hits banget sama festival kuliner budaya sampai Jawa Barat yang racik event kece sepanjang Januari, semua info ini wajib lo catet biar nggak ketinggalan jalan-jalan bareng temen-temen lo! Paling seru, berbagai kegiatan mulai dari wayang golek, fun run, sampai konser jazz ada semua, bikin liburan lo makin rame dan penuh momen IG-able abis! Jadi siapin jadwal lo, catet tanggal pentingnya, dan jangan sampe event favorit lo lewat gitu aja, Bro-Sis! Ini baru awal dari seluruh calendar of events yang disiapin buat bikin tahun lo makin legendary!
View this post on Instagram
A post shared by HOG CREATIVE (@ho.g.creative)
Lampung Maju: Festival, Budaya, & Kuliner yang Bikin Lo Betah!
Bro-Sis Traveler, di Lampung tuh bukan sekadar wisata alam doang — event sepanjang tahun 2026 siap ngebuat feed lo penuh sama foto-foto kece dan pengalaman nyata banget! Mulai Januari, lo bisa nongkrong di Srawung Seni Sawah sambil nikmatin vibes lokal, lanjut ke Lampung Event Kuliner yang manjangin lidah lo dari 30 Jan – 8 Feb! Ga cuman itu, tiap bulan bakal ada festival unik kayak Festival Mangrove Pasir Sakti, Festival Tirta Kali Medek, sampe Tanggamus Expo yang rame banget! Terus pas April-Mei, kontes Muli Mekhanai jadi ajang keren buat liat budaya asli Lampung yang penuh warna, diselingi juga kegiatan seru kayak Festival Megou Pak dan Trail Run buat lo yang suka sporty vibes!
Apalagi pas pertengahan tahun, Lampung makin ramai sama acara besar kayak Krakatau Festival, Tubaba Art Festival #10, Festival Kuda Lumping sampai Festival Literasi — semua itu bakal nyajiin pengalaman budaya lokal yang kuat plus festival keren buat lo jalan-jalan sama squad atau keluarga! Tentu aja, event-event ini juga bantu ngangkat ekonomi lokal dan bikin Lampung makin dikenal secara nasional maupun internasional, Bro-Sis.
[Baca juga : "8 Event Kece Buat Lo Yang Hobi Jalan Juga Nyantai"]
Jawa Barat Januari 2026: Game On! Culture, Race, & Fun Vibes!
Bro-Sis Traveler, kalo lo lagi ngerencanain liburan Januari 2026, Jawa Barat tuh pilihan yang gila serunya! Opening bulan ini dimulai dengan Pagelaran Wayang Golek Putra Giri Harja 3 di Bandung tanggal 3 Januari — cocok banget buat lo yang pengen liat seni tradisional klasik yang masih nge-hits abis. Selama bulan Januari juga ada Nyawang Bulan sepanjang 3–31 Januari buat lo yang pede sama tradisi lokal, plus series Longser setiap Selasa di Gedung Rumentangsiang yang asik banget buat nuansa budaya yang chill tapi penuh cerita.
Gak ketinggalan, ada pertunjukan Lutung Kasarung The Shadow Theatre di Dago yang bakal kasih lo vibes seni teatrikal yang unik banget! Buat lo yang suka aktivitas fisik, event kayak Jago Race, Babaturan Ganesha Fun Run, Tahura Trail Running, dan juga Bogor Color Run Festival siap bikin Bulan Januari lo makin rame dan sporty! Dan buat tutup bulan Januari, ada Jazz Hujan: Intimate Jazz Concert di Bogor yang bakal jadi pengalaman musik yang vibes banget buat lo yang suka relaxing sambil nikmatin sunset dan musik. Pokoknya Jawa Barat Januari 2026 tuh udah kayak festival marathon, Bro-Sis!
Akhirnya, Bro-Sis Traveler, jelas banget kalo 2026 bakal jadi tahun yang penuh dengan event kece di dua wilayah hits: Lampung dan Jawa Barat. Lo bisa ngebuild itinerary lo dari festival kuliner dan budaya yang rame di Lampung sampe event sport & culture mashup di Jawa Barat yang Instagram-worthy banget! Semua ini bukan cuma buat lo yang suka jalan-jalan, tapi juga buat lo yang pengen ngulik budaya lokal, ngerasain event komunitas, dan bikin cerita liburan lo makin legit. Jadi siapin packing list, camera, dan tentu aja semangat loe buat explore semua event keren ini bareng squad! Jangan lupa catet tanggal-tanggal pentingnya biar gak sampe nyesel karena event favorit lo udah kelar tanpa lo datengin! (Sumber Foto @ho.g.creative)
...moreTripTrus.Com - Bro-Sis traveler, September 2025 bakalan super ramai sama festival kece dari Sabang sampe Merauke (oke, versi fokus Sumatera & Jawa dulu nih!). Dari Muara Enim, Semarang, Solo, Gorontalo, Sawahlunto, sampe Wakatobi, tiap kota siap nge-boost vibes traveling lo dengan budaya, seni, kuliner, fashion, sampe adventure laut. Bayangin, lo bisa ngegas keliling Indonesia dalam satu bulan, dapet feed IG super aesthetic, sambil ngerasain tradisi autentik yang gak bakal lo nemuin di mall atau timeline sosmed biasa. Jadi, siapin kamera, outfit kece, dan open mind buat marathon festival paling hits tahun ini!
Karang Asam Festival – Muara Enim (03-07 September 2025)
Pertama-tama, Bro-Sis, kita mulai dari Sumsel dengan Karang Asam Festival 2025. Dengan tema “Labyrinth of Culture”, lo bakal diajak nyemplung ke perjalanan budaya yang super seru. Dari tradisi gotong royong sampe aksara lokal, semua dikemas kreatif abis. Lo gak cuma nonton, tapi ikut ngerasain vibe komunitas lokal yang hangat. Plus, festival ini mendukung UMKM dan ekonomi warga—jadi selain healing, lo juga ikut bantu masyarakat sekitar. Bayangin aja, feed IG lo auto kece sambil dapet ilmu soal budaya lokal yang jarang banget lo explore!
Festival Kota Lama – Semarang (04-14 September 2025)
Lanjut ke Semarang, Bro-Sis! Festival Kota Lama hadir dengan tema “Heritage in Diversity”, ngajak lo throwback ke masa lalu tapi tetep kekinian. Bayangin jalan di lorong kota tua yang hidup dengan musik jalanan, jazz performance, teater, sampai seni kontemporer. Semua gedung tua disulap jadi panggung kreatif, ditambah kuliner khas Pasar Sentiling yang bikin lo kenyang sambil ngerasain nostalgia rasa masa lalu. Dari fashion show tradisional + modern, sampe art installations, festival ini ngajarin lo kalau heritage bisa hidup bareng inovasi kekinian.
Solo International Performing Arts (SIPA) – Surakarta (04-06 September 2025)
Di Solo, Bro-Sis, ada SIPA 2025, festival seni internasional yang vibes-nya bener-bener global tapi rooted di budaya lokal. Di Pamedan Pura Mangkunegaran, lo bakal disuguhin musik, tari, dan teater kontemporer dari seniman lokal maupun internasional. Lo gak perlu ngerti bahasanya, karena seni itu bahasa universal—langsung nyampe ke hati. Plus, festival ini hybrid, jadi lo bisa dateng langsung atau ikutan online. SIPA bukan cuma nonton performance, tapi pengalaman seni yang bikin lo connect sama dunia dan budaya Indonesia sekaligus.
Gorontalo Karnaval Karawo – Gorontalo (05-07 September 2025)
View this post on Instagram
A post shared by Pesona Indonesia (@pesona.indonesia)
Bro-Sis, di Gorontalo, sulaman tradisional Karawo siap jadi spotlight fashion internasional. Karnaval Karawo 2025 bikin jalanan kota jadi runway raksasa, dengan model lokal dan masyarakat setempat pamerin outfit Karawo modern. Musik, tarian, dan parade bikin kota rame abis. Selain itu, UMKM lokal tampil juga, jadi lo bisa hunting produk autentik sambil support ekonomi kreatif masyarakat. Festival ini buktiin kalau budaya lokal bisa eksis, trendy, dan Instagramable sekaligus.
[Baca juga : "Napak Tilas Ke TPU Karet Bivak, Dari Kebun Karet Ke Rumah Abadi Para Pahlawan Kemerdekaan"]
Festival Payung Indonesia – Surakarta (05-07 September 2025)
Masih di Solo, ada Festival Payung Indonesia yang bikin ribuan payung artistik jadi panggung seni visual. Lo bisa foto puas sambil nonton pertunjukan musik, tari, teater, bahkan fashion show yang semua dikaitin sama tema payung. Ada juga workshop kreatif buat lo yang pengen turun tangan bikin karya sendiri. Festival ini mempersatukan budaya dari berbagai daerah, bahkan tamu internasional hadir. Jadi lo gak cuma cuci mata, tapi juga connect sama komunitas kreatif Indonesia dan dunia.
Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) – Sawahlunto (06-07 September 2025)
Bro-Sis, Sumbar gak mau kalah, karena SISSCa 2025 siap ngebawa lo ke karnaval songket sepanjang 950 meter! Dari pameran UMKM, seminar pakar songket Asia Tenggara, lomba melukis payung, sampai fashion show designer nasional & internasional, semuanya gratis dan super Instagramable. Lo bakal jadi bagian dari legacy songket Silungkang, belajar filosofi motif, teknik tenun, dan dapet pengalaman budaya yang elegan plus hits abis. Festival ini buktiin kalau heritage bisa tetep trendy dan meaningful kalau dieksplore dengan gaya kekinian.
Wakatobi Wonderful Festival and Expo (Wakatobi WAVE) – Wakatobi (09-14 September 2025)
Bro-Sis, siapin diri buat vibes laut yang epic! Wakatobi Wave bikin laut biru jadi panggung parade kapal hias, tarian adat pesisir, sampai lomba diving underwater. Selain healing, festival ini jadi ajang promosi budaya maritim Indonesia ke dunia. Lo juga bisa jelajahin expo kuliner seafood, kerajinan tangan, dan produk UMKM lokal. Malamnya? Ada musik, tari modern + tradisi, dan lighting show yang bikin malam Wakatobi makin hidup. Ini paket lengkap: wisata bahari, budaya, kuliner, dan adventure sekaligus!
Rang Solok Baralek Gadang – Solok (10-13 September 2025)
Terakhir, Bro-Sis, ke Sumbar lagi buat RSBG 2025. Sawah hijau jadi panggung megah penuh warna untuk parade budaya, fashion show etnik, kuliner khas Minang, dan hiburan musik lokal. Lo bakal ngerasain vibes kebersamaan masyarakat Solok yang hangat, throwback ke akar budaya sambil tetep fun dan kekinian. Fashion show di sawah + kuliner tradisional bikin pengalaman lo unik banget. Ini bukan sekadar festival, tapi simbol syukur, kreatifitas, dan kebersamaan yang jarang lo temuin di tempat lain.
Bro-Sis traveler, September 2025 tuh bukan sekadar bulan biasa—ini paket marathon festival Indonesia! Dari budaya, seni, fashion, kuliner, sampai adventure laut, semua nyatuin pengalaman unik yang bikin feed IG lo auto estetik dan hati lo penuh cerita. Jadi jangan cuma scroll timeline, gas langsung ke event-event ini, bikin memories, dan rasain sendiri vibes budaya, kreativitas, dan kebersamaan maksimal di negeri kita! (Sumber Foto @fendhy82)
...moreTripTrus.Com - Pulau Komodo, destinasi keren abis di Indonesia, lagi ngehits buat jadi tempat liburan favorit buat turis dari seluruh dunia. Gak mau ketinggalan, pemain timnas Argentina dan Lyon, Nicolás Tagliafico, juga ikutan santai di pulau eksotis ini setelah pertandingan melawan timnas Indonesia semalem. Serunya aktivitas Tagliafico selama liburan dijamin bikin gregetan, yang pasti keliatan banget di Instagram Story-nya yang bikin fans heboh.
Tagliafico, yang jago banget main di posisi bek kiri dan punya skill tingkat tinggi, berbagi momen asyik selama petualangannya di Pulau Komodo lewat Instagram Story. Kayanya pemandangan keren dan keanekaragaman hayati Pulau Komodo berhasil bikin Tagliafico betah di sana. Liburan di Pulau Komodo bukan cuma buat Tagliafico buat santai dan nikmatin alamnya yang indah, tapi juga buat refreshing pikiran setelah pertandingan seru melawan timnas Indonesia. Pilihan dia buat liburan ke pulau ini nunjukin minatnya sama wisata alam dan pengen eksplor tempat baru di luar lapangan sepak bola.
[Baca juga : "Curug Di Sentul Emang Asyik Buat Anak-Anak, Bro!"]
Enggak bisa dipungkiri, kunjungan Nicolás Tagliafico ke Pulau Komodo udah nambahin pengalaman seru banget dan ninggalin kesan mendalam. Aktivitas-aktivitas menarik yang dia bagikan di Instagram Story-nya jadi inspirasi buat banyak fans dan turis lainnya buat mau jelajah kekayaan alam Indonesia, khususnya Pulau Komodo.
Dengan gabungan keindahan alam yang nggak ada duanya dan aktivitas seru, kunjungan Nicolás Tagliafico ke Pulau Komodo jadi bukti bahwa olahraga dan petualangan alam bisa saling melengkapi. Semoga kunjungannya ini bisa jadi inspirasi buat pemain sepak bola lainnya dan ajak lebih banyak orang buat eksplor kekayaan alam Indonesia yang bikin melongo. (Sumber Foto Nicolas Tagliafico)
...more