shop-triptrus



Gunung Kapur Ciampea, Liburan Alternatif 2024 Di Bogor Yang Makin Kece Dan Low Budget, Bro!

TripTrus.Com - Yow, bro! Ada destinasi keren di Bogor nih, namanya Gunung Kapur Ciampea. Gak kalah seru dari destinasi mainstream, loh! Gunung Kapur Ciampea, di Bogor, punya view keren dari puncaknya. Cek aja, ada tiga puncak, yakni Batu Roti, Lalana, dan Galau. Puncak Batu Roti, misalnya, ngasih lo pemandangan 360 derajat Kota Bogor tanpa ada pohon ngehalangi. Keren, kan?       View this post on Instagram A post shared by indoflashlight (@indoflashlight) Di sekitar gunung, ada gua keren juga katanya, ada 22 gua di sekitar sini, loh, seperti Gua AC. Di situ, lo bisa ngeliat air seru dan kelelawar yang asik banget di dinding gua yang terkenal banget karena pemandangannya keren abis.. Kalau lo mau naik, cukup bawa sepatu, ransel, dan bekal. Cocok buat liburan akhir pekan, nih, bareng teman atau keluarga. Budget juga oke, bro, gak bikin kantong bolong. Plus, deket dari pusat Kota Bogor, mantap! Ada satu lagi, nih, yang keren. Gunung Kapur Ciampea, selain buat trekking, juga punya spot buat camping. Luas tempat campingnya juga oke, bisa muat 15-20 tenda. View-nya? Gak kalah, ada Gunung Salak, Gunung Gede Pangrango, dan Gunung Muara. Cakep banget buat mata lo, bro! [Baca juga : "Jembatan Kaca 120 Meter Jadi Ikon Baru Bromo, Potensi Desa Wisata Yang Heboh!"] Buat yang suka romantisme, kalian bisa nikmatin sunset dan city light dari atas Gunung Kapur Ciampea. Kalau bermalam di sini, paginya bisa dapetin sunrise yang bikin mata lo fresh, ditambah kabut dan udara sejuk. Harganya? Cuma 5 ribu buat masuk, bro! Kalau bawa motor, parkirnya 5 ribu, dan mobil 10 ribu. Fasilitasnya juga lengkap, ada mushola dan toilet. Kalau males bawa tenda, bisa sewa di sana dengan harga ramah di kantong. Satu tips, lebih baik berangkat pagi atau siang, ya. Kalau malem, jalan gelap dan jalan ke sini kurang bagus. Bisa bikin ribet. Oh iya, jangan lupa patuhi protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan. Have fun, bro! (Sumber Foto @lisafauziah617) 
...more

Lima Sub Event Dirilis Dalam Cap Go Meh Singkawang 2019

TripTrus.Com -  Festival Cap Go Meh yang dihelat di Singkawang, Kalimantan Barat dijamin seru. Pasalnya terdapat lima sub event yang akan digelar. Lima sub event yang akan digelar terdiri dari live musik, expo, hingga parade seni budaya dengan aroma mistis kuat. Semuanya diramu untuk menghadirkan experience berbeda bagi wisatawan.       View this post on Instagram Cap Go Meh 2018 Singkawang 十五。元宵节。 #capgomeh #capgomehsingkawang2018 #capgomehsingkawang A post shared by Yuan Wu (@nyian_ng) onMar 2, 2018 at 2:40am PST Venuenya tersebar di beberapa spot Kota Singkawang. Mulai Lapangan Kridasana hingga Pusat Kota Singkawang. Deretan terbaiknya terdiri, pentas seni dan budaya, live musik dari artis nasional, atraksi tatung, expo Cap Go Meh, hingga replika 12 naga.“Cap Go Meh ini festival luar biasa. Dengan eksotisme yang ditawarkan, event ini selalu sukses menarik kunjungan wisatawan dalam jumlah besar. Apalagi, Cap Go Meh memiliki daya tarik berupa Tatung yang selalu menunjukan berbagai keajaiban,” ungkap Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam keterangan tertulis yang diterima Gatra.com, Selasa.Pada 2018, Festival Cap Go Meh mampu menghadirkan banyak wisatawan. PHRI Kota Singkawang sampai menghitung tingkat okupansi hotel dan kunjungan restoran naik 200%. Mereka terhanyut oleh keunikan yang ditawarkan Festival Cap Go Meh. Dan, pesona terbaik ini terus berlanjut di tahun 2019. [Baca juga : "Catat! Ini Jadwal Wisata Budaya Nusantara Sepanjang Februari 2019"]Menjadi satu paket dengan Perayaan Tahun Baru Imlek 2570, Festival Cap Go Meh 2019 akan dibuka 3 Februari. Selang sehari berikutnya, Pentas Festival Seni dan Budaya hingga Expo di sajikan di Lapangan Kridasana. Kemeriahan ini bisa dinikmati 17 hari full mulai 4-20 Februari 2019. Ada 80 stand Expo Cap Go Meh akan menyajikan beragam produk UMKM unggulan yang dimiliki Singkawang.“Pastikan parade seni dan budaya tidak terlewatkan. Sebab, ada beragam tarian yang akan ditampilkan di sana. Panggung ini juga menampilkan keindahan budaya dari daerah lain. Hal ini pun menjadi bukti tingginya toleransi di Singkawang. Mereka tetap merawat keberagaman hingga menjadi kekuatan yang positif,” terang Menpar lagi.Menegaskan eksotisnya, adrenalin festival mulai dinaikan 17 Februari 2019. Ritualnya dimulai prosesi Buka Mata Replika 12 Naga. Lokasinya ada di Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Pusat Kota Singkawang. Pada 2018, festival menyertakan 9 Replika Naga. Waktu itu, 9 Replika Naga ini pun memecahkan rekor MURI. Ada juga pertunjukan Barongsai dengan pemain dari etnis Dayak, Melayu, Jawa, dan lainnya.Setelah ritual Buka Mata Replika 12 Naga dilakukan, kemeriahan dilanjutkan Festival Pawai Lampion. Lazim digelar malam hari, Festival Pawai Lampion ini menjadi fenomena dengan keindahan warnanya. Dikemas dalam konsep Festival Lampion, rekor MURI pun kembali diraih. Jumlah lampoin dihadirkan mencapai 20.067 buah.Usai menikmati warna warni lampion, wisatawan diajak menikmati nuansa religi di Kota Singkawang. Prosesi Tolak Bala oleh para Rohaniawan atau Tatung diberikan, 18 Februari 2019. Berikutnya, ada prosesi Sembahyang Dewa Langit (Ket Sam Thoi). Kedua sub event ini digelar di Kota Singkawang. Nuansa religi ini juga ikut menegaskan status Singkawang sebagai Kota Seribu Kelenteng.“Kota Singkawang ini sangat menginspirasi. Sebab, kota ini juga sangat riligius. Masyarakatnya bebas beribadah sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing. Nuansa ini tentu selalu menjadi daya tarik wisata,” tutur Menteri asal Banyuwangi tersebut.Perayaan puncak festival akan digelar 19 Februari 2019. Festival Cap Go Meh menyajikan aksi-aksi unik dari para Tatung. Aksi ini bisa dinikmati di sepanjang jalan utama Kota Singkawang. Ada juga Altan & Lelang, lalu prosesi ditutup dengan pembakaran Replika 12 Naga di Vihara Buddhayana Roban (Chai Thong). Menpar menambahkan, aksi Tatung menjadi bagian ritual yang paling ditunggu.“Aksi dari para Tatung ini yang paling dinanti. Wisatawan tertarik dengan keajaiban yang ditawarkan oleh para Tatung. Aksi mereka khas dan sangat unik. Yang jelas, Festival Cap Go Meh Singkawang 2019 ini jangan sampai terlewatkan. Segera atur perjalanan ke sana karena semuanya terbaik,” lanjutnya lagi.Selain atraksi, aksesibilitas dan amenitas luar biasa ditawarkan oleh Singkawang. Aksesibilitas menuju ke Kota Singkawang juga sangat mudah. Bila melalui jalur darat, wisatawan pun bisa menggunakan bus Damri dari Bandara Supadio, Pontianak. Tarif yang ditawarkan sekitar Rp100 Ribu per trip. Bagi para wisatawan asal Malaysia maka aksesibilitasnya jauh lebih sederhana. Mereka bisa menempuh jalur darat langsung dari Kuching menuju Singkawang melalui pintu PLBN Aruk di Sambas, Kalbar. Staf Khusus Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti menerangkan, Festival Cap Go Meh 2019 ini menawarkan beragam kemudahan aksesibilitas. “Festival Cap Go Meh ini venue terbaik untuk berlibur. Daya tarik yang ditawarkan sungguh luar biasa. Selain atraksinya, wisatawan juga bisa menikmati beragam kuliner khas Singkawang. Sebab, festival ini juga memiliki stand kuliner Singkawang. Untuk aksesibilitas, jalan menuju Singkawan ini sangat bagus. Jalannya lebar dan mulus. Ini memang sudah menjadi komitmen Presiden Joko Widodo,” kata Esthy.Lalu, bagaimana dengan amenitas. Ada beragam hotel yang ditawarkan Kota Singkawang. Sebut saja Hotel Swiss-Belinn Singkawang dengan rate Rp800 Ribu semalam. Harga ramah pun ditawarkan Airy Singkawang Tengah Salam Diman 129 dengan banderol Rp261 Ribu per malang. Untuk hotel dengan harga di bawah Rp200 Ribu diantaranya, Wahana Inn, Astina Graha, juga Airy Graha Wahana.“Mengingat anemo besar publik terhadap Festival Cap Go Meh ini, lebih baik segera pesan kamar hotel dari sekarang. Harapannya, bisa mendapatkan hotel sesuai dengan kriteria yang paling diinginkan. Jadi, segera pesan juga tiket pesawat menuju Pontianak sebagai kota transit menuju Singkawang lebih awal,” tutup Esthy. (Sumber: Artikel gatra.com Foto indonesia-heritage.net)
...more

Yang Harus Diperhatikan Saat Cari Jodoh Waktu Liburan

TRIPTRUS - Liburan tak sekadar untuk melepas penat atau bersenang-senang. Liburan juga bisa jadi ajang traveler jomblo untuk mencari jodoh. Tapi sebelum 'terjun ke lapangan', berikut beberapa tips yang perlu disimak. Traveling sambil cari jodoh, kenapa tidak? Justru dengan begitu, Anda akan mendapatkan pasangan yang punya 1 hobi yakni traveling. Namun sebelum mencari, setidaknya ada 6 tips yang perlu Anda simak, berikut daftarnya:1. Pastikan Anda berada di tempat yang tepat Sah hukumnya jika Anda mencari jodoh saat sedang jalan-jalan di museum, atau kawasan Kota Tua, atau pinggir pantai. Tapi jangan sampai Anda mencari jodoh di tempat-tempat yang tidak sesuai seperti pura, kuil, atau tempat peribadatan lainnya.2. Kenali traveler yang pergi bareng pasangan Mencari jodoh saat traveling, boleh saja, asal jangan sampai merebut jodoh orang lain. Kenali traveler yang pergi bareng pasangan, entah itu berdua atau bersama rombongan. Jika mereka traveling bersama rombongan, biasanya 2 orang ini akan selalu berdekatan. Lebih baik, Anda cari traveler yang tampak sendirian atau pergi bersama teman-teman yang semuanya pria atau semuanya wanita.3. Kenali kewarganegaraan dan agamaJika Anda menginginkan hubungan serius, kewarganegaraan dan agama tak pelak jadi soal. Oleh karena itu kenali dulu kewarganeagaraannya, biasanya terlihat dari segi fisik. Soal agama, Anda bisa menerka-nerka agama mayoritas di negara tersebut. Jika hal itu tidak memberatkan, Anda boleh melanjutkan ke tahap selanjutnya.4. Ajak ngobrolNah, ini dia bagian terpenting dari cari jodoh saat traveling. Mulailah mendekat dengan mengajaknya ngobrol. Beberapa pertanyaan 'mainstream' tapi efektif adalah dari mana asalnya, berapa lama dia traveling, ke mana akan melanjutkan perjalanan. Usai itu Anda bisa ceritakan agenda traveling Anda sendiri, siapa tahu, ada 1 hari yang kosong untuk Anda mengajaknya pergi bersama.5. Buat itinerary 1 hari bersamaJika responnya positif, ajaklah untuk pergi bersama. Entah hari itu, entah keesokan harinya. Anda dan gebetan bisa menyambangi tempat yang belum kalian datangi sebelumnya. Jika dia punya banyak waktu luang, Anda juga bisa mengajaknya ikut paket tur 1 hari.6. Bertukar nomor ponsel, email, dan media sosialNah, ini dia langkah terakhir yang wajib Anda lakukan. Bertukar nomor ponsel, email, dan media sosial. Ini memudahkan Anda untuk berkomunikasi terutama jika Anda dan gebetan berasal dari 2 negara berbeda. Anda dan si dia juga bisa merencanakan perjalanan ke satu negara lainnya dalam waktu dekat. (Sumber: Artikel travel.detik.com Foto JKTjalanjalan)
...more

6 Kuliner Khas Perayaan Imlek

TripTrus.Com - Tahun Baru Cina atau dikenal juga dengan nama perayaan Imlek punya 6 kuliner khas perayaan Imlek yang tidak boleh ketinggalan jadi hidangan. Perayaan Imlek dirayakan oleh bangsa Cina dan keturunan Cina di seluruh dunia tiap tahunnya. Dari mulai sebelum malam tahun baru hingga 15 hari berikutnya, rumah-rumah dihiasi dengan berbagai dekorasi berwarna merah dan emas untuk mendatangkan keberuntungan, rejeki dan menolak mara bahaya. 1. Teh Tradisi minum teh sudah dilakukan oleh bangsa Cina sejak ribuan tahun yang lalu. Menjelang Imlek, tiap pagi teh tawar tanpa gula harus disajikan oleh orang yang lebih muda kepada orang yang lebih tua. Penyajian te merupakan tanda penghormatan kepada orang tua dan leluhur. 2. Yee SangHidangan ini merupakan makanan pembuka saat jamuan makan malam Tahun Baru Cina. Yee Sang terbuat dari serutan beberapa jenis sayuran seperti beberapa jenis lobak, rebung, jahe, ketimun, wortel dan jeruk bali. Selain itu diberikan saus serta potongan daging dan ikan mentah sebagai pelengkap. Hidangan khas Imlek ini merupakan lambang berlimpahnya rejeki, kemakmuran, dan kekuatan. Untuk menikmati Yee Sang, tiap orang yang ada di meja makan harus bergotong royong mengaduk Yee Sang dengan sumpit. Tidak perlu takut jika Yee Sang tumpah dari piring saji, karena ini berarti rejeki yang datang akan tumpah ruah. 3. Mie Panjang umurMie merupakan simbol untuk panjang umur bagi yang merayakan Imlek. Untuk memakannya pun ada aturannya sendiri, yaitu mie tidak boleh terputus saat diambil dengan menggunakan sumpit. Jika mie terputus, maka dianggap rejeki dan umur akan cepat habis. Sumpit digunakan untuk melambangkan pribadi penuh kesabaran dan tidak serakah maupun iri hati. Lalu, mie yang diambil harus dimasukkan ke mulut dengan cara diseruput. 4. IkanIkan bandeng yang dikukus secara utuh mempunyai arti rejeki yang tersisa atau keberuntungan, karena ikan dalam bahasa Mandarin mempunyai bunyi yang mirip dengan kata kehidupan. Sementara, warna ikan bandeng yang mengkilap melambangkan keberuntungan. Cara menghidangkannya pun punya aturan sendiri, ikan harus disajikan sebagai hidangan terakhir, lalu bagian kepala harus menghadap orang tua atau tamu. Selain itu, ikan tidak boleh dihabiskan, terutama bagian kepala dan ekornya. Ini melambangkan rejeki yang berlimpah di awal dan akhir tahun. Ikan juga mulai dimakan dari bagian dekat kepala hingga ke bagian dekat ekor. Selain bandeng, ikan lele juga dapat dihidangkan karena dianggap melambangkan rejeki yang berlebih. 5. Kue KeranjangMeski namanya adalah Kue Keranjang (Nian Gao), tapi tekstur kue ini yang kenyal dan legit lebih mirip dengan dodol. Kue keranjang juga dijadikan sajian bagi Dewa Dapur. Kue Keranjang disajikan untuk mengundang kemakmuran dari tahun ke tahun. Kue keranjang bisa awet hinga beberapa bulan. Menikmatinya pun bisa dengan berbagai cara, baik dimakan begitu saja, dikukus terlebih dahulu agar lunak, digoreng dengan tepung atau digoreng dengan telur. 6. Pangsit Pangsit yang direbus atau digoreng disajikan untuk melambangkan kekayaan. Pangsit biasanya dibuat seperti bentuk bongkahan emas dan merupakan salah satu makanan penting yang tidak bisa ditinggalkan. Pangsit dimakan dengan kubis dan lobak, karena dipercaya dapat membuat kulit sehat.
...more

6 Taman Makam Pahlawan yang bisa jadi tempat wisata alternatif buat ngerayain Kemerdekaan RI

TripTrus.Com - TMP alias Taman Makam Pahlawan, bukan sekadar tempat kuburan biasa lho. Ini tempat buat nguburin pahlawan kemerdekaan, pejuang, anggota militer, sama pejabat tinggi negara. Nggak cuma jadi tempat peristirahatan terakhir, TMP juga sering dipakai buat upacara penting kayak hari kemerdekaan atau peringatan hari bersejarah lainnya. Jadi, kalau lo pengen jalan-jalan dengan vibes yang beda pas hari kemerdekaan, mampir aja ke TMP buat inget-inget jasa para pahlawan yang udah berjuang buat negeri ini. Mantul banget kan? 1.  TMP Nasional Kalibata, Jl. Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan TMP Nasional Kalibata ini udah berdiri dari tahun 1953, terus diresmikan sama Presiden Soekarno pada 10 November 1954. Awalnya lokasi TMP ini di Ancol, tapi 121 pahlawan dipindahin ke Kalibata, dan jadi TMP Nasional sejak 10 November 1974 dengan persetujuan Presiden Soeharto. Pahlawan pertama yang dikubur di sini adalah Agus Salim, dan lokasinya deket pintu masuk. Di sini juga ada dinding yang berisi profil dan info singkat tentang pahlawan nasional serta pahlawan revolusi. Kalau lo ke sana, lo bakal lihat helm-helm sama lampu-lampu di setiap makam yang biasanya dinyalain deket-deket 17 Agustusan. TMP ini rutin dipakai buat upacara penghormatan dan peringatan nasional, kayak Hari Pahlawan pada 10 November atau 17 Agustus. 2. TMP Cikutra, Jl. Cikutra, Cibeunying, Bandung       View this post on Instagram A post shared by miftahudin mulfi 🇮🇩 (@miftahudin.mulfi) Awalnya tanah TMP Cikutra ini milik Odje, luasnya 13.670 meter persegi. Pemkot Bandung akhirnya barter tanah sama Odje, dan dibangun dari tahun 1958. Ada dua tugu yang menjulang tinggi sebagai ciri khas TMP ini, lengkap dengan nama-nama pahlawan serta monumen “Esa Hilang Dua Terbilang”. Di sini, ada tiga pahlawan nasional yang dimakamkan, yaitu Abdul Muis, Dr. Danudirja Setiabudi alias Ernest Douwes Dekker, dan Prof. Dr. Moestopo. Selain itu, ada enam pahlawan lain yang juga terkenal, kayak H. Niti Sumarintri, Ny. Emma Puradiredja, Ny. Ema Sumanegara, Sunarjo Gondokusumo, Domitian Aritohang, dan Lambret Palupessy. 3. TMP Kusuma Negara, Jl. Kusumanegara, Umbulharjo, Yogyakarta Tanggal 4 Juni 1964, TMP ini diresmikan sama Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Ada ribuan pejuang kemerdekaan RI yang dikubur di sini, termasuk 1.065 makam TNI AD, 156 makam TNI AU, 56 makam TNI AL, dan 79 makam lainnya. Sembilan warga sipil juga dimakamkan di sini, plus 131 makam pejuang yang identitasnya belum tercatat. Biasanya pas acara kenegaraan, sering ada tabur bunga, ziarah ke makam Jendral TNI, dan upacara bendera, apalagi waktu Hari Pahlawan. Jadi pilihan keren buat jalan-jalan bareng temen-temen atau keluarga sambil belajar sejarah perjuangan bangsa. 4. TMP Sepuluh November, Jl. Mayjen Sungkono, Surabaya TMP Sepuluh November di Surabaya ini punya kompleks pemakaman yang lengkap dengan perpustakaan, museum, dan taman bunga yang cantik. Di sini, lo bisa nemuin dua tokoh keren dari aksi heroik 10 November 1945, yaitu Dul Arnowo dan Haryo Kecik, yang jasadnya dimakamkan di sini. Ada juga prasasti yang nyebutin nama-nama pahlawan yang dimakamkan di kompleks pemakaman ini. [Baca juga : "Tradisi Unik 17 Agustus-an Di Berbagai Daerah Di Indonesia"] 5. TMP Giri Tunggal, Jl. Sriwijaya, Semarang “Giri Tunggal” itu artinya “Gunung Tunggal”, yang jadi simbol kebersamaan dan kesatuan dalam perjuangan. Salah satu pahlawan yang dimakamkan di sini adalah seorang uskup nasionalis, Mgr. A. Soegijapranata. Total ada 1.843 jenazah pahlawan yang dimakamkan di TMP Giri Tunggal. Banyak monumen keren di sini yang nunjukin semangat juang dan pengorbanan para pahlawan. 6. TMP Tanjung Karang, Jl. Teuku Umar, Bandar Lampung TMP Tanjung Karang diresmikan sama Presiden Soekarno pada tahun 1948, sementara tugu buat bendera diresmikan oleh Mantan Gubernur Lampung, Yasir Hadisubroto. Selain jadi tempat pemakaman, TMP ini juga bakal jadi spot wisata sejarah. Beberapa tokoh yang dimakamkan di sini antara lain Samaun Bakri, Mr. Gele Harun, Abdoel Moeloek, dan Raden Muhammad Mangundiprojo. Jadi, selain enam TMP di atas, masih banyak taman makam pahlawan lain di Indonesia yang bisa lo kunjungi buat napak tilas perjuangan pahlawan-pahlawan kita. Mantap, kan? (Sumber Foto @kemhanri) 
...more

Tips Menjadi Tour Guide Handal

TripTrus.Com - Menjadi tour guide tidaklah mudah. Seperti yang termuat dalam artikel cara menjadi tour guide, ada banyak sekali faktor yang harus diperhatikan ketika ingin menjadi seorang tour guide atau pemandu wisata. Namun, mengetahui hal dasar saja tidak akan membuat karir Anda berkembang pesat. Oleh karenanya, di bawah ini kami akan menyajikan beberapa tips menjadi tour guide yang handal agar Anda selalu dicintai oleh wisatawan yang Anda dampingi dan tentu dapat membangun citra positif Anda sebagai pemandu wisata. Tips Menjadi Tour Guide Handal Tips yang akan disajikan dibawah terbagi menjadi 4 bagian, yaitu tips mengenai pengetahuan seorang pemandu wisata, penampilan, kesehatan dan perilaku. 1. Pengetahuan Seorang pemandu wisata harus cerdas. Tidak hanya dapat menghapal kelebihan-kelebihan suatu destinasi wisata, tapi lebih dari itu, seorang pemandu wisata harus bisa merangkai kata agar menarik minat wisatawan untuk mendengarkan. Keterampilan merangkai kata ini tentu membutuhkan banyak pengetahuan. Berikut beberapa tipsnya. Seperti yang telah di muat dalam tulisan cara menjadi tour guide, penguasaan terhadap informasi dari destinasi tempat kita memandu wisatawan adalah mutlak. Informasi yang dimaksud di sini bukan hanya seputar letak obyek wisata dan toko cinderamata saja, tapi harus lebih lengkap lagi, seperti Jalur alternatif menuju ke tempat-tempat yang akan di kunjungi wisatawan. Mengetahui jalan alternatif akan memberikan kemudahan bagi seorang pemandu wisata untuk bisa menghindarkan rombongannya dari kemacetan maupun jika suatu saat terjadi hal-hal yang membahayakan di jalan yang sering digunakan. Selain jalan alternatif, seorang pemandu wisata juga sebaiknya mengetahui lokasi fasilitas-fasilitas umum yang penting bagi wisatawan, seperti rumah sakit, toilet umum, ATM, restoran maupun pusat kuliner, serta fasilitas transportasi umum. 1.2. Kuasai lebih dari satu bahasa asing Seorang tour guide tentu menguasai setidaknya satu bahasa asing, yaitu bahasa inggris. Namun, jika Anda ingin menjadi pemandu wisata yang handal, satu bahasa asing tidaklah cukup. Tidak jarang (bahkan bisa dikatakan sering) ada wisatawan mancanegara yang tidak bisa berbahasa inggris dengan lancar.Ini akan menjadi penghambat komunikasi antara Anda dengan wisatawan yang anda dampingi. Oleh karenanya, salah satu tips menjadi tour guide yang handal adalah dengan menguasai beberapa bahasa asing. Bahasa asing yang anda prioritaskan untuk dipelajari dapat disesuaikan dengan negara asal wisatawan yang datang ke destinasi wisata tempat Anda bekerja. Misalnya Anda adalah tour guide di Yogyakarta, maka Anda sebaiknya meguasai bahasa Belanda, Jepang, Perancis, dan Jerman karena memang mayoritas wisatawan mancanegara yang datang ke Yogyakarta berasal dari negara-negara tersebut. Dengan menguasai bahasa asli wisatawan, Anda akan lebih mudah memberikan penjelasan serta wisatawan pun akan semakin nyaman berwisata bersama Anda. 1.3. Miliki pengetahuan selain pengetahuan mengenai wisata Pengetahuan akan seluk beluk wisata memang merupakan hal mutlak yang harus dikuasai oleh seorang pemandu wisata. Namun, pengetahuan itu saja tidak cukup. Salah satu pengetahuan yang perlu Anda kuasai adalah pengetahuan mengenai ilmu P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan). Sering terjadi wisatawan yang tiba-tiba mabuk perjalanan, kejang-kejang, sesak nafas bahkan sakit jantung selama dalam kegiatan wisata. Anda sebaiknya dapat menguasai keadaan seperti ini, meskipun ada Tour Leader yang berkewajiban mendampingi wisatawan, namun jika Anda juga memiliki pengetahuan P3K, tentu akan sangat memudahkan pertolongan untuk wisatawan yang tiba-tiba sakit tersebut. Selain itu, Anda juga sebaiknya mengetahui secara umum budaya wisatawan yang Anda dampingi. Beberapa perilaku maupun tidakan yang kita anggap sopan belum tentu dianggap demikian oleh wisatawan. Dari pada terjadi kesalahpahaman, Anda tentu lebih baik mempelajari secara umum budaya wisatawan yang akan Anda dampingi. 2. Penampilan Ada sebuah kata mutiara berbunyi “Pandangan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda”. Meskipun makna dari kata mutiara tersebut sedikit bernuansa sarkasme, namun seorang pemandu wisata haruslah dapat “menggoda” pada pandangan pertama. Menggoda dapat diartikan menarik perhatian namun namun tidak mencolok. Tentu Anda tidak ingin menjadikan wisatawan kurang nyaman dengan berdandan terlalu berlebihan atau malah tidak mempersiapkan penampilan sama sekali. Tour guide biasanya sudah dibekali dengan seragam, sehingga Anda tinggal memastikan bahwa seragam yang Anda pakai selalu bersih dan rapi. 3. Kesehatan Yang satu ini mungkin tidak banyak menjadi perhatian kebanyakan tour guide. Namun, jangan sampai Anda yang ingin menjadi seorang tour guide handal juga tidak memperhatikan kesehatan Anda. Pekerjaan menjadi pemandu wisata adalah sebuah pekerjaan berat, di mana Anda dituntut untuk banyak memberikan penjelasan, bersabar menghadapi wisatawan yang kadang “menjengkelkan”, serta tentu saja mengajak wisatawan berkeliling. Seorang pemandu wisata dituntut untuk selalu sehat dan bugar ketika bekerja. Wisatawan tidak akan nyaman mendengarkan Anda jika Anda sering batuk selama menjelaskan atau wajah Anda terlihat pucat dan lusuh. Berolahraga dan makan-makanan sehat akan membuat kebugaran tubuh Anda terjaga. Jika sedang dalam musim ramai, Anda bisa menyempatkan olahraga selama 1 atau 2 jam beberapa hari sekali. 4. Perilaku Poin terakhir ini mungkin merupakan poin yang paling penting. Memang dalam memandu wisatawan yang perlu dikuasai terlebih dahulu adalah pengetahuan dalam hal kepariwisataan. Namun, kecerdasan Anda menjelaskan berbagai keindahan destinasi wisata tidak akan berarti apa-apa bagi wisatawan jika para wisatawan merasa perilaku Anda tidak menyenangkan. Banyak sekali contoh keluhan wisatawan akibat dari perilaku pemandu wisata yang tidak baik ini. Seperti pada berita yang menyajikan informasi bahwa wisatawan mengeluhkan adanya pemandu wisata yang memaksa menggunakan jasanya meskipun wisatawan sudah menolak. Kalau sudah begini, bagaimana dengan tanggungjawab si pemadu wisata yang merupakan ujung tombak pariwisata Indonesia? Jika banyak kejadian seperti ini, citra pariwisata Indonesia akan menjadi buruk di mata negara lain. Kesimpulan Pemandu wisata yang handal selalu ingin menjadi lebih baik setiap waktu. Pengetahuan yang luas, penampilan yang menarik, kesehatan prima serta perilaku yang menyenangkan akan mempercepat karir Anda menjadi pemandu wisata yang profesional. Demikian beberapa tips menjadi tour guide atau pemandu wisata yang handal. Apakah Anda sekarang sudah menjadi tour guide? Jika iya, faktor apakah yang paling penting dikuasai oleh seorang pemandu wisata berdasarkan pengalaman Anda? Jika Anda belum menjadi tour guide, apakah tips yang menurut Anda paling sulit dilakukan untuk menjadi tour guide? (Sumber: Artikel studipariwisata.com Foto vakansinesia.com)
...more

Meriahnya Perayaan Imlek di Berbagai Penjuru Nusantara

TripTrus.Com -  Februari selalu menjadi momen yang istimewa bagi banyak orang. Bukan hanya berkat kehadiran Hari Kasih Sayang atau Valentine, bulan depan kamu juga mesti bersiap buat merayakan Tahun Baru Imlek! Yup, budaya yang berasal dari Tiongkok ini telah menjelma menjadi bagian penting masyarakat Indonesia. Nggak heran jika di momen Imlek 2018 ini nanti, KLovers akan menjumpai aksesoris dan pernak-pernik berwarna merah yang menghiasi beberapa pusat perbelanjaan dan fasilitas umum.   warna warni hiburan rakyat festival imlek solo _ #streetphotography #everybodystreet #serikat_sp #serikat_fi #kotasolo #soloevent #festivalimlek A post shared by Bogi Ardana (@mase_boogie) onJan 23, 2017 at 8:52am PST "Menariknya, berkat keanekaragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia, perayaan Imlek tiap daerah pun memiliki kekhasan tersendiri. Penasaran seperti apa? Ketahui lebih jauh, yuk!" 1. Solo Solo dikenal sebagai salah satu kota yang amat kental menjunjung tinggi budaya Jawa. Hal yang menarik terjadi tiap peringatan Imlek, di mana nuansa Jawa yang amat kental itu akan dipadukan dengan kemeriahan adat Tionghoa! Dalam acara yang bertajuk Grebeg Sudiro tersebut, kamu dapat menyaksikan gunungan kue keranjang dan aneka hasil bumi yang diarak oleh bapak-bapak berbusana lurik. Kemudian di belakangnya menyusul karnaval barongsai dan pertunjukkan dari berbagai komunitas dari berbagai suku bangsa di Indonesia. 2. Semarang Semarak perayaan Imlek di Semarang berpusat di kawasan Pecinan bernama Pasar Semawis. Di sini, kemeriahan Imlek dijamin bisa bikin kamu terharu. Jalanan dihiasi dengan lampion dan aksesori Imlek warna-warni. Ada pula sebuah panggung yang disediakan untuk aneka pertunjukkan seperti wayang potehi, barongsai, wushu, tambur, dan lain sebagainya. Makin menyenangkan karena di sana pun kamu bisa wisata kuliner! Puas-puasin deh menikmati aneka penganan khas Tionghoa yang dipadu dengan kuliner asli Semarang! 3. Singkawang Singkawang adalah sebuah kota yang berada di provinsi Kalimantan Barat. Meskipun wilayahnya tak lebih besar dari kota-kota di pulau Jawa, tapi daerah yang berada sejauh 145 kilometer dari Pontianak itu dikenal sebagai penyelenggara Cap Go Meh terbesar di Asia Tenggara. Tak mengherankan bila selama periode perayaannya, Singkawang bakal didatangi oleh ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara. Yang menarik, Cap Go Meh di Singkawang telah berakulturasi dengan kebudayaan setempat. Penasaran kan, gimana jadinya?  4. Jogja Jogja selalu menghadirkan keistimewaan dalam momen apapun, tak terkecuali saat Imlek. Untuk merayakan tahun baru etnis Tionghoa itu, di Kampung Ketandan Malioboro bakal diselenggarakan Pekan Budaya Tionghoa. Konten acaranya juga menarik banget. Beberapa yang nggak boleh kamu lewatkan di antaranya atraksi budya dan pameran kuliner Tionghoa, serta pawai puluhan barongsai! Jadi, kalau ingin traveling di Jogja yang ‘berbeda' di Jogja, datang pas perayaan Imlek, deh! (Sumber: Artikel kapanlagi.com, Foto Bennylin)
...more

Jabodetabek Desember 2025: Bazar, Live Music & Holiday Vibes On!

TripTrus.Com - Yo gaes, Desember 2025 udah tinggal ngintip di kalender, dan kota-kota di Jabodetabek siap banget nge-hype akhir tahun lo! Dari Depok, Bogor, Bekasi, Tangerang, sampe Jakarta, semua kota punya event kece yang bakal bikin holiday lo colorful banget. Dari bazar, festival kuliner, live music, sampe lomba unik, semua ready buat bikin lo chill bareng squad atau keluarga. So, siapin kamera, sneakers kece, dan mood on, karena ini bakal jadi Desember yang memorable! Depok jelas gak mau kalah nih. Ada UI Ultra 2025 tanggal 6–7 Desember buat para runner, dari ultra marathon sampe kategori santai 7K. Buat lo yang foodie banget, Minangkabau Culinary Heritage Festival 10–21 Desember siap ngenalin lo sama rendang, dendeng balado, plus kesenian Minangkabau yang epic abis. Belum lagi Depok 24 Jam Festival tanggal 5–7 Desember—nonstop fun mulai dari food fest, talkshow, live music, lomba anak-anak, sampe noraebang yang bikin lo pengen stay lebih lama.       View this post on Instagram A post shared by Ella Herlany (@ellaherlany) Kalau lo nyari vibes romantis atau classy, Bogor punya Lovestival ID 20 Desember plus Jakarta International Jazz Festival tanggal yang sama. Buat yang suka adventure, Isekai Run Ancol 21 Desember bakal ngajak keluarga explore underwater fantasy world. Dan buat festival musik plus parade kostum kreatif, CIGWA Festival 21 Desember bakal nge-hype anak-anak sekaligus ngenalin kreativitas ramah lingkungan. [Baca juga : "Hidden Gem Vibes: Pantar, The Real Off-Grid Paradise"] Tangerang & Bekasi juga gak kalah seru. Festival Budaya 5–7 Desember di Metropolis Town Square, Tangerang, bakal bikin lo terkagum sama barongsai, tarian tradisional, musik modern, plus lomba seni tingkat nasional. Sementara Bekasi punya 90s Run Festival 14 Desember buat lo yang pengen nostalgia, dan Adventure Run 5K 7 Desember buat petualangan alam plus edukasi satwa. Semua event gampang diakses pake transport umum, jadi lo bisa move dari kota ke kota tanpa ribet. Jakarta? Masih jadi pusat event hits, bro-sis. Big Bang Festival 24 Desember–4 Januari ngegabungin cuci gudang plus konser hits Weird Genius, Kunto Aji, Whisnu Santika, plus JakJazz yang classy banget buat musik live lovers. Pokoknya, dari olahraga, musik, kuliner, sampe festival budaya, semua experience full vibes udah menanti lo. So, jangan cuma countdown doang, tapi nikmatin Desember 2025 full mode: hangout, kulineran, dengerin musik live, sampe hunting barang unyu di bazar. Keep your calendar open, squad ready, dan outfit on point—karena akhir tahun ini bakal jadi cerita epic yang lo nggak bakal lupain!  (Sumber Foto @tan.akimoto)
...more

5 Masjid Tertua dan Bersejarah di Jakarta - Part 2

TripTrus.Com - Ditengah hingar-bingar DKI Jakarta, masih banyak berdiri bangunan-bangunan bersejarah, salah satunya adalah Masjid. Berikut ini  beberapa Masjid tua dan bersejarah yang masih kokoh berdiri di tengah angkuhnya ibu kota : 1. Masjid Al-Ma’mur, Tanah Abang       View this post on Instagram MASJID AL MA'MUR TANAH ABANG . . . . Apa hubungan Mataram dengan Pasar Tanah Abang Jakarta ?. . . . 31 tahun sebelum Yustinus Vinck membangun pasar yang hanya buka di hari Sabtu dan kini dikenal dengan pasar Tanah Abang, Laskar Mataram telah mendirikan sebuah surau di kawasan itu. . . . Adalah KH Muhammad Asyuro, salah satu bangsawan yang bergabung dalam penyerbuan pasukan Mataram ke Batavia yang tak berjaya, kemudian menetap di kawasan ini. Disekitar tahun 1704 beliau membangun sebuah Surau. Surau itu yang dikemudian hari berkembang menjadi apa yang kini kita kenal sebagai Masjid Al Ma'mur Tanah Abang. . . . Perang dengan senjata oleh Mataram melawan Belanda di Batavia dua kali tak berjaya, namun jalan dakwah membentang lebar dari masjid yang dibina oleh laskar Mataram di beberapa tempat di Batavia, meneruskan dan mengobarkan semangat perjuangan pantang menyerah mengusir penjajah dari tanah air tercinta. . . . . . 💝 @masjidinfo 💝 @masjidinfo.id . . . . . @hendrajailani #masjidinfo #masjidinfo.id #masjid #mesjid #mosque #cami #mescid #masjidbloger #blogermasjid #masjidalmakmurtanahabang #almakmurtanahabang #tanahabang #pasartanahabang #localguide #fotomasjid #pokokemotret #motretsambillalu #jakarta #masjidphotograp #artikelmasjid #sejarahjakarta #sejarahnasional #sejarahindonesia . . . A post shared by hendrajailani (@hendrajailani) onFeb 12, 2018 at 8:14pm PST Di Kawasan Tanah Abang berdiri sebuah masjid tua yang tak bisa dilepaskan dengan sejarah Tanah Abang, namanya Masjid Jami' Al-Makmur Tanah Abang. Masjid tua ini resminya bernama  Masjid Jami' Al-Ma'mur Tanah Abang [sebagaimana tertulis di atas pintu utama masjid] namun lebih dikenal dengan nama Masjid Al-Ma'mur saja, merupakan salah satu dari belasan masjid tua yang masih tersisa di Jakarta. Masjid ini dibangun pada tahun 1704 oleh bangsawan Kerajaan Islam Mataram pimpinan KH Muhammad Asyuro. Kini masjid yang seumur dengan sejarah keberadaan Tanah Abang ini terkepung oleh hingar bingar pusat perdagangan Tanah Abang, Di kiri kanan masjid jami ini sudah tidak ditemukan lagi perumahan penduduk karena hampir seluruh daerah sekitarnya menjadi pusat kegiatan bisnis. Halaman depan masjid ini bahkan sudah tergerus dalam arti sebenarnya oleh perkembangan pusat bisnis Tanah Abang, pekarangan depannya habis dipakai untuk pelebaran jalan dan disesaki oleh para pedagang dan parkir kendaraan. 2. Masjid Jami’ Al-Mansyur, Sawah Lio       View this post on Instagram Kerja bakti, bersih-bersih makam Kh.Muhammad Mansur (Guru Mansur) A post shared by @Official_RIJAL (@official_rijal) onMar 20, 2017 at 4:37am PDT Masjid ini semula bernama Masjid Jamik Kampung Sawah yang didirikan pada tahun 1130 H (1717 M). Masjid ini mempunyai peranan yang cukup besar dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, di bawah pimpinan Kyai Haji Mohammad Mansyur. Pada tahun 1948 masjid ini digrebeg dan ditembaki oleh serdadu NICA. Pada saat itu Kyai Haji Mohammad Mansyur ditangkap oleh Belanda karena mengibarkan bendera merah putih di menara masjid. Bangunannya berada di tengah permukiman dengan batas-batas lingkungan sebelah utara berbatasan dengan permukiman, sebelah selatan dengan Jl. Sawah Lio II, sebelah barat dengan gang Sawah Lio dan permukiman, sebelah timur berbatasan dengan permukiman. 3. Masjid Luar Batang, Penjaringan       View this post on Instagram "Maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?" Al-Mu'minum 115 #jakarta #visitjakarta #instagood #instagram #pictures #pict #art #likesforlikes #like4like #likeforfollow #followforfollow #followme #islam #iloveislam #explorejakarta #mosque #islamiposter #alquran A post shared by Mohammad hasanudin (@pr33dator_hasanudin) onAug 10, 2017 at 4:53pm PDT Masjid Jami Keramat Luar Batang atau juga populer dengan sebutan Masjid Luar Batang adalah sebuah bangunan ibadah bersejarah yang berada di daerah Penjaringan, Jakarta Utara. Di masjid ini terdapat makam seorang ulama bernama Habib Husein bin Abubakar bin Abdillah Alaydrus atau lebih dikenal dengan ‘Habib Husein’. Dia merupakan seorang Arab Hadramaut yang hijrah ke tanah Jawa melalui Pelabuhan Sunda Kelapa pada 1736. Silsilahnya dikatakan tersambung kepada Nabi Muhammad SAW. Masjid Jami Keramat Luar Batang dibangun Habib Husein pada Abad ke-18. Habib Husein sendiri dikenal sebagai salah seorang tokoh penentang Kolonial Belanda di kawasan Sunda Kelapa. Karena sikapnya tersebut, ia sempat merasakan kehidupan penjara. Habib Husein wafat pada 24 Juni 1756 dalam usia yang relatif masih muda, yaitu kurang dari empat puluh tahun. Nama masjid ini diberikan sesuai dengan julukan Habib Husein, yaitu Habib Luar Batang. Ia dijuluki demikian karena konon dahulu ketika Habib Husein meninggal dan hendak dikuburkan di sekitar Tanah Abang, tiba-tiba jenazahnya sudah tidak ada di dalam “kurung batang”. Hal tersebut berlangsung sampai tiga kali. Akhirnya para jama’ah kala itu bermufakat untuk memakamkan dia di tempatnya sekarang ini. Jadi maksudnya, keluar dari “kurung batang”. [Baca juga : "5 Masjid Tertua Dan Bersejarah Di Jakarta - Part 1"] 4. Masjid Kampung Baru, Pekojan       View this post on Instagram Seri Cagar Budaya Jakarta: Masjid Kampung Baru. Masjid tua, dibangun pada tahun 1743 M, tipikal Masjid jaman dulu, sederhana dan santun. Apalagi statusnya sebagai Cagar Budaya, membuat renovasi besar besaran tidak mungkin dilakukan. #CagarBudayaDKIJakarta #MasjidKampungBaru #Masjid #Mosque #KampungBaru #Pekojan #Jakarta #Indonesia A post shared by Andra Mastaufan (@mastaufan) onFeb 4, 2017 at 1:18am PST Masjid Jami Kampung Baru ini dibangun oleh Syeik Abubakar yang merupakan salah satu saudagar muslim dari India yang tinggal di kawasan tersebut, pembangunannya dimulai tahun 1743 dan selesai tahun 1748. Sumber lain menyebutkan pembangunannya dimulai tahun 1748 dan selesai tahun 1817. Masjid Jami’ Kampung Baru bukanlah masjid pertama yang dibangun oleh muslim india di Batavia, sebelumnya mereka telah membangun masjid di Kawasan Jalan Pengukiran. Paska perisitiwa berdarah pembunuha masal orang Tionghoa di Batavia tahun 1740, para pedagang India di Batavia ini mendapatkan kesempatan dagang yang lebih leluasa sehingga jumlah mereka pun bertambah banyak, sehingga masjid di Pengukiran tidak lagi mampu menampung Jemaah sehingga kemudian dibangunlah masjid di Kampung Baru ini. Dalam sebuah karangan Belanda pada tahun 1829 masjid kampong Baru ini disebut juga sebagai Moorsche Tempel (Kuilnya orang orang Moor). Kemungkinan dari sanalah asal muasal sejarah yang menyebut masjid ini dibangun oleh Muslim Moor, yangk kemudian Istilah Moor diidentikan dengan Muslim India. Meskipun terminologi Moor sesungguhnya merupakan nama kelompok etnis Muslim di Afrika Utara (Maroko dan sekitarnya), yang pada masanya berhasil menaklukkan Eropa dan mendirikan eEmperium Islam di Andalusia (Spanyol). 5. Masjid Jami’ An-Nawier, Pekojan       View this post on Instagram 🙏🙏🙏 . Selamat Idulfitri 1439 H . Turut mengamini setiap harap dan doa baik yang terucap di hari istimewa ini . 📷 Menara Masjid Jamie An-Nawier Pekojan, Jakarta. A post shared by adinugraha (@adisn84) onJun 14, 2018 at 10:51am PDT Masjid An-Nawir, atau juga dikenal sebagai Masjid Pekojan di Jakarta, adalah salah satu masjid tertua di Kota Jakarta. ini dibangun pada tahun 1760 oleh Sayid Abdullah bin Husein Alaydrus. Masjid ini dianggap sebagai simbol peradaban Arab di Jakarta. Pekojan merupakan salah satu tempat bersejarah di Jakarta. Nama Pekojan menurut Van den Berg berasal dari kata koja atau khoja, istilah yang pada masa itu digunakan untuk menyebut penduduk keturunan India yang beragama Islam. Kampung ini kemudian juga dikenal sebagai kampung Arab, karena Pemerintah Hindia Belanda pada abad ke-18 pernah mewajibkan para imigran yang datang dari Hadramaut (Yaman Selatan) untuk tinggal lebih dulu di sini. Sayid Abdullah bin Husein Alaydrus sendiri berasal dari Hadramaut. Pemerintah Jepang saat menjajah Indonesiajuga berencana membongkar masjid, namun gagal. Dia mengungkapkan, saat pejabat pemerintah Jepang mengabadikan masjid itu, sebelum dibongkar, pada foto hasil cetakannya muncul sosok lelaki berjubah putih yang tak lain adalah sosok Arifuddin. Masjid ini berdiri di atas lahan yang diyakini diwakafkan oleh Syarifah Baba Kecil, keturunan Nabi Muhammad yang berasal dari Hadramaut. Syarifah Baba Kecil kini dimakamkan di bagian depan masjid. Masjid Pekojan juga merupakan salah satu masjid tempat mengajar Habib Usman bin Yahya, pengarang sekitar 50 buku (kitab kuning) berbahasa Melayu Arab gundul. Ia pernah diangkat sebagai mufti Betawi pada 1862 (1279 H). Salah seorang muridnya adalah Habib Ali Alhabsji yang mendirikan Majelis Taklim Kwitang. (Sumber: Artikel situsbudaya.id Foto dream.co,id)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...