shop-triptrus



Bandara Internasional Kuala Namu - Medan

Kalau kamu ikut trip ke Medan dan Sumatera Utara di http://triptr.us/Bk, kamu juga bisa langsung menikmati kerennya Bandara Kuala Namu. TRIPTRUS - Setelah beroperasi selama lebih dari 70 tahun, Bandara Internasional Polonia pensiun dari tugasnya melayani berbagai jalur penerbangan ke/dari atau sekadar transit di Sumatera Utara. Mulai tanggal 25 Juli 2013, semua maskapai penerbangan harus mengarahkan pendaratan ke Bandar Udara Internasional Kuala Namu (Kuala Namu International Airport/KNIA). Bandara Kuala Namu berlokasi di areal bekas perkebunan PT Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa. Bandara baru ini terletak di Kabupaten Deli Serdang dan berjarak kurang lebih 22 kilometer dari kota Medan. Setelah selesai pembangunannya, bandara ini diharapkan dapat jadi bandara transit internasional untuk kawasan Sumatera dan sekitarnya. Kuala Namu juga menjadi bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Banten.  Untuk mencapai Bandara Kuala Namu, selain moda transportasi seperti mobil atau bus Damri, terdapat pula sebuah stasiun kereta di bandara yang terhubung dengan Stasiun Medan. Stasiun kereta api dan jalur kereta api di bandara ini adalah kali pertama bagi Indonesia. Untuk menaiki jalur kereta ini, penumpang harus membayar sekitar Rp80 ribu untuk perjalanan kereta api Kuala Namu-Medan PP. Kereta yang digunakan nantinya akan memiliki fasilitas wi-fi. Bandara Kuala Namu dapat menjadi tempat pergerakan 10.000 pesawat pertahun, dan dapat menampung tujuh hingga 10 juta penumpang dari hasil pembangunan Tahap I. Di tahap II nanti, Kuala Namu diperkirakan dapat menampung 25 juta penumpang per tahun. Bandara dengan kode lokasi KNO ini juga punya fasilitas check-in paling canggih di Indonesia. Bandara Kuala Namu mempunyai sistem Automatic Handling System dan check-in di 4 tempat. Satu lagi yang keren, KNIA bisa menampung pesawat terbesar di dunia - yang sebelumnya tidak bisa mendarat di Indonesia - pesawat jumbo Airbus A380. Wow!   Photos courtesy of: Wikipedia
...more

Puncak Waringin Labuan Bajo, Santai Dan Nge-Chill Sambil Menikmati Senja Dengan Gaya Gaul!

TripTrus.Com - Bro, Puncak Waringin di Labuan Bajo itu emang the real deal buat lo yang suka banget sama senja. Tempat ini bisa dibilang surganya yang ngasih kesempatan buat lo santai sambil menikmati view Labuan Bajo dari atas, bro. Ketinggian Puncak Waringin sekitar 45-54 meter di atas laut, jadi lo bisa ngeliat sebagian gede Labuan Bajo dari sini, ga heran banget kalo jadi tempat favorit buat turis dan lokal buat nge-chill dan menikmati senja.       View this post on Instagram A post shared by Sinau Bhumi (@sinaubhumi) Tempat ini baru aja direnovasi jadi salah satu dari 30 destinasi dan desa wisata di Flores, Lembata, Alor, Bima (Floratama). Kabarnya, ini masuk dalam peta perjalanan yang dikelola Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF). Dulu sih, meski bagus, tempat ini agak risky, bro. Terutama pas musim hujan, tanah sekitar Puncak Waringin bisa labil dan rawan longsor. Tapi untungnya sekarang udah dipasang pagar pembatas sepanjang area Puncak Waringin, jadi lo bisa menikmati matahari terbenam di laut Labuan Bajo dengan aman dan nyaman. Ada juga tempat duduk buat santai di tengah-tengah, lho. Di sebelah Gardu Pandang Puncak Waringin, sekarang ada gedung utama dengan arsitektur rumah adat Manggarai. Gedung ini punya viewing deck buat lihat pemandangan, bro. Mereka juga nambahin beberapa fasilitas baru, kayak toilet, musala, pos jaga, dan ruang genset buat nambah kenyamanan pengunjung. Di luar area, ada taman, amphiteater, area parkir, dan jalan setapak, jadi semakin komplit deh. [Baca juga : "Di Labuan Bajo, Cuss Ke Desa Budaya Compang To'e Melo, Bro!"] Gak heran kalo Puncak Waringin sekarang jadi tempat kumpul warga. Gardu Pandang jadi salah satu spot terbaik buat lihat senja, selalu rame banget pas sore menjelang malam. Di sini lo bisa nikmatin pemandangan kota Labuan Bajo yang keren banget. Lo pasti bakal terkesima, bro, lihat laut biru yang bersanding sama langit senja yang indah. Pelabuhan laut dan aktivitasnya terlihat jelas dari sini, tambahin lagi kapal-kapal dan pulau-pulau dengan pemandangan perbukitan yang keren. Nah, yang seru lagi, Puncak Waringin ini ada di tengah kota Labuan Bajo, loh! Cuma kurang dari dua kilometer dari Bandara Komodo, jadi lo bisa nyampe sini dalam waktu sekitar 5 menit pake mobil. Di sekitar sini juga banyak hotel dan restoran, jadi kalo mau nginep atau mau makan enak, gampang banget, bro! (Sumber Foto @sampeyanndalem) 
...more

Wisata Edukasi ke Rumah Sejarah Kalijati di Subang Jawa Barat

TripTrus.Com - Subang, salah satu kabupaten di bagian utara Jawa Barat menjadi saksi sejarah penting di Indonesia. Terdapat museum berbentuk rumah yang menjadi saksi bisu kejadian penting pada masa itu. Di mana rumah tersebut menjadi lokasi penyerahan kekuasaan Belanda terhadap Jepang di Indonesia.   Biasa ke Kalijati (Subang) sesuka hati sih kalau lagi mumet banget. Tapi berasa seperti pecinta sejarah yang jahat karena selalu nggak punya waktu buat datang ke sini. Ini padahal nggak jauh amat dari rumah uwak sendiri -_- #RumahSejarahKalijati #8Maret1942 A post shared by Fajar Muhammad Rivai (@fajar.reconquista96) onSep 13, 2016 at 6:23pm PDT Sebagaimana kita tahu, Belanda telah menjajah Indonesia selama 350 tahun lamanya. Dan tepatnya pada tanggal 8 Maret 1942 Belanda kemudian menyerahkan kekuasaannya di Indonesia kepada Jepang. Rumah Sejarah Kalijati sendiri diresmikan sebagai museum pada tanggal 21 Juli 1986. Rumah Sejarah Kalijati dibangun untuk mengenang kejadian penting pada masa itu. Agar pengunjung yang datang dan mengunjungi lokasi tersebut mengetahui dengan jelas seperti apa kejadian dan bisa melihat foto-foto sejarah yang ada disana. [Baca juga : 4 Wisata Sejarah Dan Edukasi Di Bogor Ini Cocok Untuk Liburan] Berlokasi di kawasan Pangkalan Udara TNI AU Lanud Suryadarma Kalijati Subang, Rumah Sejarah Kalijati cukup mudah diakses dan mudah ditemukan keberadaannya. Perjalanan yang ditempuh baik dari Bandung maupun dari Jakarta kurang lebih sekitar 2 jam perjalanan darat. Rumah Sejarah Kalijati berada dibawah naungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Subang. Rumah yang menjadi museum ini berbentuk seperti rumah biasa pada umumnya yang terdiri atas beberapa ruangan dan terpajang foto maupun keterangan cerita kronologis peristiwa penting yang terjadi di rumah tersebut. Beberapa ruangan yang ada didalamnya juga menjelaskan miniatur kejadian yang terjadi saat penyerahan kekuasaan Belanda terhadap Jepang. Dimana terdapat ruangan yang ada seperangkat kursi dan di atas kursi tersebut ada keterangan nama-nama tokoh yang melakukan perundingan di masa itu. Pengunjung yang datang akan dipandu oleh petugas yang bertugas menjaga dan memandu pengunjung disana. Rumah yang dulunya digunakan sebagai tempat tinggal Perwira ini kini masih dalam kondisi terawat. Karena ada 3 petugas juga yang bertugas untuk menjaga dan membersihkan Rumah Sejarah Kalijati. Dengan mengunjungi museum Rumah Sejarah Kalijati, pengunjung merasa terbawa suasana masa lalu. Selain itu pengunjung bisa lebih mengenal sejarah dan kejadian penting yang terjadi saat itu. (Sumber: Artikel purwasuka.id, Foto tempatangker.com)
...more

5 Masjid Tertua Dan Bersejarah di Banten - Part 1

TripTrus.Com - Terdapat beberapa teori tentang kapan tepatnya Islam masuk ke Nusantara. Ada yang mengatakan bahwa Islam datang dari Gujarat bersama pedagang India muslim pada abad ke-13 M, ada yang mengatakan Islam datang oleh pedagang Arab dari Timur Tengah pada abad ke-7 M, serta yang terakhir mengatakan bahwa Islam datang dari pedagang asal Persia pada sekitar abad ke-13 M. Wisata religi Banten banyak diminati oleh pengunjung baik lokal maupun luar daerah. Misalnya kawasan Banten Lama yang merupakan ibu kota Kesultanan Banten, di utara Banten ini peninggalan Islam sangat lekat. Tidak hanya di Banten Lama, beberapa masjid yang dahulu menjadi pusat penyebaran Islam masih dapat dikunjungi bahkan masih dipergunakan untuk beribadah. Berikut 5 masjid tua bersejarah di Banten yang bisa menjadi pengingat dan bahan pelajaran generasi saat ini. 1. Masjid Agung Kasunyatan       View this post on Instagram A post shared by Dindin Hasanudin (@dindinhasanudin) onMay 17, 2018 at 8:24am PDT Masjid Kasunyatan terletak di Jl. Raya Pelabuhan Karangantu, Kampung Kasunyatan, Kel. Kasunyatan, Kec. Kasemen, Kota Serang. Dari beberapa hasil penelitian, Masjid Kasunyatan diperkirakan berdiri antara tahun 1552 sampai 1570, yakni pada masa pemerintahan Maulana Yusuf, dimana tokoh masyarakat (ulama) yang sangat berperan pada masa itu adalah Syekh Abdul Syukur. Kompleks Masjid Kasunyatan ini berada di atas tanah seluas kurang lebih 2544 m2. Pemberian nama Kasunyatan tidak terlepas dari latar belakang sejarah kampung yang merupakan tempat tinggal para alim ulama. Keberadaan Desa dan Masjid Kasunyatan tidak lepas dengan sejarah Banten, terutama pada masa pemerintah Maulana Muhammad. Dikisahkan bahwa untuk menunjukkan rasa hormatnya kepada sang guru yang bernama Kyai Dukuh, ia memberi gelar kepada sang guru, Pangeran Kasunyatan. 2. Masjid Cikoneng Anyer (Daarul Falah) Masjid Cikoneng terletak di Jl. Raya Anyer, Kampung Cikoneng, Kec. Anyer, Kab. Serang. Masjid merupakan masjid kuno peninggalan jaman Belanda, didirikan sekitar abad ke-16 akhir atay awal abad ke-17. Masjid ini sebenarnya bernama Masjid Darul Falah, tetapi masyarakat setempat lebih mengenalnya sebagai Masjid Cikoneng, sesuai dengan nama kampungnya. Masjid ini dibangun oleh masyarakat Lampung yang ada di Anyer. Masyarakat sekitar masjid meyakini bahwa pendirian masjid berhubungan dengan utusan dari Kerajaan Tulang Bawang, Lampung yang menyebarkan Islam di Banten. Komunitas mayarakat Lampung sudah berkembang di Cikoneng sejak abad ke-16. Pada masa itu, Kesultanan Banten dipimpin oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570). Sultan Maulana Hasanuddin meminta bantuan Kerajaan Tulang Bawang untuk penyebaran Islam di Banten. 3. Masjid Agung Tanara       View this post on Instagram A post shared by Tiasti asti (@asti_doang) onJan 4, 2020 at 7:48pm PST Masjid Agung Tanara adalah sebuah masjid yang terletak di Kampung Tanara, Kec. Tanara, Kab. Serang. Masjid ini merupakan peninggalan Raja Banten Pertama, yaitu Sultan Maulana Hasanuddin, yang memerintah kesultanan Banten tahun 1552 hingga 1570. Umumnya, orang hanya menganggap bahwa masjid tersebut adalah peninggalan Syekh Nawawi, karena lokasina bersampingan dengan rumah kelahirannya. Tokoh sufi itu hidup di Tanara saat wilayah Banten dijajah kolonial Belanda, yaitu antara tahun 1813 hingga 1897. Di antara buktinya, arsitektur dan aksesoris yang terdapat di masjid ini mirip dengan Masjid Agung Banten. Kemungkinan, sang raja memerintahkan seorang arsitek dari China untuk membangun masjid ini. Bahkan, masjid ini tergolong lebih dulu dibangun daripada Masjid Agung Banten yang terletak di Banten Lama. [Baca juga : "Mengenal Sejarah Masjid Al-Mustofa, Masjid Tertua Di Kota Bogor"] 4. Masjid Agung Banten       View this post on Instagram A post shared by Explore Serang (@explore_serang) onMay 6, 2020 at 1:40am PDT Masjid Agung Banten terletak di Desa Banten Lama, tepatnya di desa Banten, sekitar 10 km sebelah utara Kota Serang. Masjid ini dibangun pertama kali pada 1556 oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570), sultan pertama dari Kesultanan Banten. Ia adalah putra pertama dari Sunan Gunung Jati. Salah satu kekhasan yang tampak dari masjid ini adalah atap bangunan utama yang bertumpuk lima, mirip pagoda Tiongkok yang juga merupakan karya arsitek Tionghoa yang bernama Tjek Ban Tjut. Dua buah serambi yang dibangun kemudian menjadi pelengkap di sisi utara dan selatan bangunan utama. Menara yang menjadi ciri khas Masjid Banten terletak di sebelah timur masjid. Menara ini terbuat dari batu bata dengan ketinggian kurang lebih 24 meter, diameter bagian bawahnya kurang lebih 10 meter. Semua berita Belanda tentang Banten hampir selalu menyebutkan menara tersebut, membuktikan menara itu selalu menarik perhatian pengunjung Kota Banten masa lampau. 5. Masjid Kenari       View this post on Instagram A post shared by Explore Serang (@explore_serang) onSep 14, 2017 at 9:26pm PDT Masjid Kenari berlokasi di Kampung Kenari, Kec. Kasemen, Kota Serang. Masjid Kampung Kenari pada masa lalu merupakan tempat tinggal para keluarga sultan. Sedangkan Masjid Kenari tersebut merupakan peninggalan Sultan Abdul Mufakhir Mahmud Abdul Kadir Kenari. Ia disebut-sebut sebagai penguasa pertama kesultanan Banten yang mendapat gelar ”Sultan” dari Mekkah Masjid Kenari nampak seperti masjid tradisional jawa pada umumnya, dimana terdapat makam di area masjid. Makam di dalamnya membentuk sebuah kompleks. Hal yang menarik dari Masjid Kenari ini adalah gapura pintu masuk menuju makamnya yang terbuat dari bata yang ditumpuk sedemikian rupa. Struktur bata tersebut disusun dengan menggunakan perekat, sehingga gapura yang berbentuk bentar tersebut tampak sangat kuat. (Sumber: Artikel gpswisataindonesia.info, wikipedia.org, situsbudaya.id Foto cagarbudaya.kemdikbud.go.id)
...more

7 Destinasi Liburan Akhir Tahun Yang Ramah di Kantong

TripTrus.Com- Ingin bisa liburan akhir tahun dengan hemat? Cari tahu destinasi mana saja yang bisa dituju di sini! Akhir tahun dikenal sebagai periode liburan yang mahal bagi sebagian besar orang. Bukan hanya anak-anak yang libur sekolah pada periode ini, tapi orang tua atau para pekerja kantoran pada umumnya juga libur dari pekerjaannya. Momen akhir tahun menjadi waktu yang pas untuk untuk liburan bersama seluruh keluarga ataupun sahabat. Alhasil, harga tiket pesawat dan hotel meningkat secara signifikan. Ingin ikut serta dalam kemeriahan libur akhir tahun tapi budget Anda terbatas? Ini dia 10 destinasi yang bisa Anda jadikan pilihan untuk liburan akhir tahun, yang bukan hanya menyenangkan, tapi juga ramah di kantong. 1. Malang Malang merupakan tempat yang tepat untuk bersenang-senang. Hawa sejuk dan beragam destinasi menarik membuat kota ini tidak pernah sepi pengunjung. Menaiki biangala di Alun-Alun Kota Baru, paralayang di Batu, bermain air di Air Terjun Coban Rondo, berkeliling Jatim Park 1 dan Jatim Park 2, berfoto di Museum Angkut, menghabiskan malam di Batu Night Spectacular, dan menikmati es krim di Toko Oen merupakan rangkaian aktivitas yang wajib dilakukan selagi berkunjung ke Malang. Bukan itu saja, biaya makan, transportasi, dan berbagai aktivitas di Malang pun tergolong murah!   Colourfull . . . #kampungwarnawarnimalang #malangkota #visimalang #visitjawatimur A post shared by Aulia Risky Chandra (@aulriskichandra) onJan 3, 2017 at 3:52am PST Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Malang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,8 jutaan! 2. Yogyakarta Popularitas Jogjakarta sebagai destinasi liburan favorit tidak perlu dipertanyakan lagi. Suasana tenang, biaya hidup —dan warganya— yang bersahabat menjadikan kota ini dicintai banyak orang. Tahun ini, setelah dijadikan lokasi syuting “Ada Apa dengan Cinta? 2”, Jogjakarta semakin naik daun. Jika ingin mengintip lokasi yang didatangi Cinta dan Rangga, Anda dapat berkunjung ke Istana Ratu Boko, Bukit Rhema, Pantai Parangtritis, Punthuk Setumbu, dan tidak ketinggalan menonton Papermoon Puppet Theater. Sempurnakan kunjungan di Jogjakarta dengan menginap di Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman.   Akan selalu ada hal yang dirindukan...... . . πŸ“·@ekoprasetyo_24 πŸ™πŸ‘Œ . . #streetphotography #jogja #malioboro #latepost #instapic #instagood #instagram #instalike #indonesia A post shared by Hanna Setyani (@hannasetyani_er) onDec 7, 2017 at 12:47am PST Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Yogyakarta untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,1 jutaan! 3. Bali Ide tentang liburan biasanya tidak jauh dari pikiran tentang Bali. Bali dan liburan dapat disebut sebagai satu kesatuan. Tidak lengkap rasanya jika tidak menghabiskan liburan akhir tahun di destinasi favorit mayoritas traveler ini. Walau harga tiket pesawat dan hotel memang cenderung lebih mahal saat akhir tahun, tapi bukan tidak mungkin Anda tetap bisa liburan dengan hemat di sana. Lakukanlah aktivitas misalnya berkunjung ke tempat-tempat, seperti Air Terjung Aling-Aling, Danau Tamblingan, Bukit Campuhan, Bukit Asah, Pasih Uug, dan Pantai Tegal Wangi, yang dapat dinikmati secara cuma-cuma.   Selamt malam....Bali....πŸ’› I want to see a beautiful sunset... #bali #gohome #wonderfulplace #trip #travel #ζ—… #ζ—…θ‘Œε€§ε₯½γ #ζ΅·ε€–ζ—…θ‘Œ #ζ΅· #η©Ί #γΎγŸεΈ°γ£γ¦γγ‚‹ #ε₯½γγͺ場所 #indonesia #seminyak #kerobokan #canggu #ubud #amed #legian #kuta #beach #seminyakbeach #sunset #こんばんわ #今ζ—₯も寒い一ζ—₯γ§γ—γŸ #明ζ—₯はもっと寒いらしい #γ‚γ€œζš–γ‹γ„γ¨γ“γ«εΈ°γ‚ŠγŸγ„β€οΈŽ←εΈŒζœ› A post shared by tomo7030 (@tomo7030momo) onDec 7, 2017 at 3:00am PST Tiket pesawat pulang-pergi Surabaya-Bali untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1 jutaan! 4. Palembang Selain makan pempek, selama berada di Palembang Anda dapat menyambangi Taman Kambang Iwak yang berlokasi di tengah kota, berfoto dengan latar belakang Jembatan Ampera, melihat cantiknya pagoda di Pulau Kemaro, bertualang di Punti Kayu atau Bukit Serelo, juga wisata air di Curup Maung Lahat dan Curug Tujuh Kenangan. Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Palembang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp800 ribuan! 5. Medan Banyak aktivitas seru —dan murah— yang dapat Anda lakukan ketika berkunjung ke Medan, mulai dari melihat warisan Kesultanan Deli di Istana Maimun dan mengintip kehidupan bangsawan Medan di Tjong A Fie Mansion, trekking di Bukit Lawang, seru-seruan di Air Terjun Dua Warna Sibolangit, bertualang di Tangkahan, melihat pagoda tertinggi di Indonesia di Taman Alam Lumbini, wisata kuliner di Merdeka Walk, dan tentunya menikmati kecantikan Danau Toba.   Tuntutlah ilmu sampai ke negri cina.. Pepatah lama.😊 Location, vihara gunung timur #medan #viharagunungtimur #pepatah #jumat #art #2017 #raunraun #cagarbudaya #tempoedoeloe #medanheritage A post shared by Saiful Anwar NaSuTiOn (@bg.ipul.nst) onNov 23, 2017 at 10:43pm PST Tiket pesawat pulang-pergi Pekanbaru-Medan untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,1 jutaan! 6. Padang Isi libur akhir tahun Anda di Padang dengan mengunjungi Danau Laut Tinggal yang berwarna toska, melihat megahnya Masjid Raya Sumatera Barat, melintasi Jembatan Akar di Bayang Utara, bermain air di Lubuak Tampuruang, berfoto di Kelok Sembilan, mengintip kebudayaan Minang di Istana Pagaruyung, melihat hijaunya Lembah Harau, dan menyambangi Jam Gadang yang iconic. Selama berada di sana, pastikan Anda memanjakan lidah dan perut dengan menyantap makanan Padang yang kelezatannya masyhur.   Katakan, ooo. Pada mama, ooo! Cinta bukan hanya harta dan tahta. Pastikan, ooo. Pada semua, ooo! Hanya cinta yang sejukan dunia... Sepenggal lirik milik @de19wa yang berjudul Cukup Siti Nurbaya. Ya, sepanjang Jelajah Sumbar ini begitu banyak percakapan "cocoklogi", jadi lirik tersebut menjadi pengantar untuk foto dari atas Jembatan Siti Nurbaya, yang memperlihatkan kita bagaimana jalur air yang digunakan Kota Tua Padang ini. A post shared by Dhayan Amiey (@amieykha) onDec 3, 2017 at 6:23am PST Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Padang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,4 jutaan! 7. Balikpapan Di destinasi yang sering disebut sebagai Kota Beriman atau Kota Minyak ini Anda dapat menghabiskan libur akhir tahun di Bukit Bangkirai yang cocok dijadikan lokasi foto, bermain di Pantai Kilang, bersantai di Danau Cermin, atau bertualang di Bukit Batu Dinding. Tidak perlu ragu, jadikan akhir tahun sebagai waktu yang tepat untuk terbang ke Kalimantan dan berkunjung ke Balikpapan!   "Menjamah sedu ayu meluangkan waktumu" Sore - Setengah Lima A post shared by Dhayan Amiey (@amieykha) onJul 9, 2017 at 5:43am PDT Tiket pesawat pulang-pergi Makassar-Balikpapan untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1 jutaan! (Sumber: Artikel skyscanner.co.id Foto pexels.com)
...more

Destinasi Seru dan Aman Buat Solo Traveler Perempuan di Indonesia!

TripTrus.Com -  Traveling memang seru banget buat kamu yang pengen nikmatin suasana baru. Biasanya, traveling dilakuin sama temen atau keluarga. Tapi, ada juga yang suka jalan sendirian, alias solo traveler. Nah, khususnya buat para cewek, kamu juga bisa loh jadi solo traveler tanpa takut! Di negara kita, banyak banget destinasi keren yang cocok buat solo traveler. Nah, solo traveling ini bisa jadi cara seru buat eksplor tempat baru dan temuin jati diri sendiri. Tapi ya, sebagai cewek, yang namanya keamanan emang penting banget diutamain. Makanya, kamu perlu banget pilih kota yang aman dan terjamin. Nih, berikut beberapa rekomendasi kota yang aman di Indonesia buat solo traveler perempuan: 1. Seru Banget! Semarang, Kota Asik untuk Solo Traveler Perempuan! Kalo kamu lagi cari destinasi solo traveling yang oke, cobain deh ke Semarang! Kota ibu kota Jawa Tengah ini terkenal banget dengan arsitektur kolonial dan sejarahnya yang kaya. Bukan cuma itu, Semarang juga punya banyak museum keren, seperti Museum Lawang Sewu dan Galeri Seni Kontemporer Semarang. Yang paling keren, Semarang ini adalah kota yang aman buat kamu solo traveler perempuan. Penduduknya tuh ramah dan bersahabat banget. Jadi, kamu nggak perlu khawatir soal keamanan dan bisa betah menikmati perjalananmu dengan tenang. Jangan lupa juga cobain kuliner Semarang yang legendaris, seperti lumpia semarang, wingko babat, dan nasi ayam. Pasti bikin lidah kamu bergoyang dan perut kenyang! Jadi, buat kamu yang pengen solo traveling tapi masih mikir soal keamanan, Semarang adalah pilihan yang tepat. Nikmatin suasana kota yang kaya sejarah, eksplor museum-museum keren, dan menikmati kuliner lezat. Semarang, siap untuk petualanganmu! 2. Asyik Banget! Solo, Kota Kekinian buat Solo Traveler Perempuan! Hayo, ada yang mau ke Solo? Nah, Solo itu loh, salah satu kota di Jawa Tengah yang oke banget buat kamu yang suka solo traveling. Kota ini terkenal banget dengan budaya tradisional Jawanya, seperti batik dan wayang kulit. Seru banget bisa merasakan nuansa kentalnya! Di Solo juga banyak tempat bersejarah yang keren abis, contohnya Keraton Kasunanan dan Keraton Mangkunegaran. Nah, buat kamu solo traveler perempuan, jangan khawatir ya, Solo ini adalah kota yang aman banget. Penduduknya ramah-ramah dan welcoming banget. Gimana, seru kan? Jadi, Solo adalah destinasi yang ideal buat kamu yang mau solo traveling. Bisa merasakan budaya tradisional, explore tempat-tempat sejarah yang menarik, dan tentunya dapet pengalaman seru tanpa khawatir soal keamanan. Jangan lupa juga cobain kuliner khas Solo yang enak-enak, seperti nasi liwet, soto, dan serabi solo. Pasti bikin lidah kamu bergoyang! Jadi, buat kamu yang lagi nyari destinasi solo traveling yang kekinian dan aman, Solo adalah pilihan yang pas. Jelajahi budaya tradisional, kunjungi tempat-tempat bersejarah, dan rasakan serunya solo traveling di Kota Solo! 3. Wow, Yogyakarta Keren Buat Solo Traveler Perempuan! Siapa yang nggak kenal sama Yogya? Nah, Yogya itu tujuan yang super populer buat wisatawan, termasuk buat kamu yang suka berlibur sendirian. Kota ini keren banget, deh! Budayanya kaya, sejarahnya bikin terpukau, dan wisata alamnya indah banget. Nggak heran banyak yang suka ke sini! Yogya juga adalah kota yang aman banget buat solo traveler perempuan. Jadi, kamu nggak perlu khawatir soal keamanan deh. Penduduknya juga ramah-ramah dan welcoming banget, jadi kamu pasti bakal nyaman dan dapet pengalaman seru di sini. Di Yogya, kamu bisa menjelajahi berbagai tempat wisata yang keren, misalnya candi Prambanan. Seru banget, kan? Kamu bisa merasakan nuansa sejarah yang kental dan keindahan alamnya yang bikin hati tenang. Nggak cuma itu, Yogya juga punya kuliner enak banget yang wajib kamu cobain. Ada gudeg, bakpia, wedang ronde, dan masih banyak lagi. Pasti bikin perut kamu bahagia! Jadi, buat kamu yang lagi nyari destinasi solo traveling yang keren, aman, dan penuh petualangan, Yogya adalah pilihan yang nggak bakal ngecewain. Nikmati kekayaan budaya, jelajahi tempat-tempat wisata yang epic, dan rasakan serunya solo traveling di Kota Yogya! Nggak sabar mau ke sini, kan? Yuk, persiapkan diri kamu dan rasakan serunya Yogya sekarang juga! 4. Denpasar, Serunya Solo Travel di Pusat Pulau Bali! Siapa yang nggak kenal sama Denpasar? Pusat Pulau Bali ini punya pesona yang bikin kamu nggak bisa berhenti jatuh cinta! Pantainya yang indah, puranya yang memukau, dan atraksi budayanya yang keren, semuanya ada di Denpasar! Kota ini juga punya banyak museum seru, seperti Museum Bali dan Museum Le Mayeur. Kamu bisa melihat koleksi-koleksi keren dan mengeksplorasi kekayaan budaya Bali yang memukau di sini. Nggak cuma itu, Denpasar juga termasuk kota yang aman banget buat solo traveler perempuan. Kamu bisa menjelajahi kota ini dengan tenang dan nyaman tanpa harus khawatir soal keamanan. Penduduknya ramah-ramah dan senang membantu, jadi kamu pasti akan merasa welcome dan dijaga di sini. Tapi ingat, meskipun kota-kota ini aman, tetaplah berhati-hati dan waspada ya. Jangan ragu untuk meminta bantuan jika kamu butuh, dan selalu berpegang pada instingmu sendiri. [Baca juga : "Nikmati Liburan Seru Tanpa Bikin Kantong Jebol! Yuk, Staycation Ala Anak Muda!"] 5. Bandung, Kota Keren Buat Solo Travel dengan View dan Kuliner Mantap! Siapa yang nggak suka Bandung? Kota di Jawa Barat ini punya segudang keindahan yang bikin betah berlama-lama. Mulai dari iklimnya yang sejuk, pemandangan yang indah, sampai makanan-makanannya yang enak banget! Nggak cuma itu, Bandung juga punya banyak pusat perbelanjaan keren buat kamu yang suka shopping. Paris Van Java Mall dan Cihampelas Walk adalah beberapa tempat yang wajib dikunjungi. Di sini kamu bisa belanja sepuasnya dan menemukan berbagai barang kece yang nggak bisa kamu lewatkan. Yang paling penting, Bandung juga termasuk kota yang aman untuk solo traveler perempuan. Kamu bisa menjelajahi Bandung dengan tenang dan nyaman tanpa harus khawatir soal keamanan. Penduduknya ramah-ramah dan suka membantu, jadi kamu pasti akan merasa welcome dan dijaga dengan baik. Jadi, jangan ragu buat menjadikan Bandung sebagai destinasi solo travelmu. Di sini kamu bisa menikmati suasana sejuk, menikmati pemandangan yang indah, mencicipi kuliner-kuliner lezat, dan merasakan keramahan penduduk setempat. Siapkan backpackmu, siapkan kamera, dan siapkan perutmu buat menjelajahi Bandung yang seru dan menarik! Nah, jadi buat kamu yang suka solo traveling, Yogyakarta, Solo, Semarang, Bandung, dan Denpasar adalah pilihan kota yang aman dan seru buat kamu. Di sini kamu bisa menikmati kekayaan budaya, menjelajahi tempat-tempat wisata yang indah, dan merasakan keramahan penduduk setempat. Jadi, persiapkan dirimu dan jangan ragu untuk merencanakan solo travel ke kota-kota ini. Serunya petualangan menanti di Denpasar dan kota-kota lainnya! (Sumber Foto @shintaarfany26) 
...more

Dromomania, Penyakit Para Travelers!

TripTrus.Com - Apakah Anda sangat gelisah bila belum memiliki rencana menghabiskan liburan yang akan datang? Anda sering mengambil beberapa barang kebutuhan dari dalam tas atau koper meski berada di rumah? Bila Anda selalu haus ingin bertualang, kemungkian Anda mengidap dromomania, atau penyakit 'gila traveling'. Kondisi medis ini menggambarkan orang-orang yang memiliki keinginan tak tertahan untuk berkelana ke tempat-tempat yang jauh. Ingin tahu apakah Anda hanya sekedar hobi traveling atau malah memiliki kecanduan bertualang ke seluruh dunia? Perhatikan 20 tanda-tandanya, seperti diberitakan News.com.au berikut:1. Anda tak pernah membongkar tuntas isi koper2. Anda bisa mengumpat dalam beberapa bahasa asing3. Satu-satunya alasan Anda bekerja adalah untuk menabung untuk membiayai perjalanan Anda berikutnya.4. Para pramugari menyambut dan memanggil nama Anda, tanpa melihat tiket Anda lebih dulu5. Anda memiliki lebih banyak teman di luar negeri daripada di rumah6. Anda telah merencanakan perjalanan berikutnya sebelum Anda menyelesaikan petualangan. Atau, Anda segera merencanakantraveling segera setelah Anda tiba di rumah7. Para pengelana seringkali meminta petunjuk Anda tentang lokasi di negeri/asing dan Anda tahu bagaimana mengarahkan mereka.8. Anda lebih banyak berada di pesawat daripada naik mobil. 9. Anda memiliki botol-botol kecil berisi sabun yang melebihi jumlah standar.10. Anda merasa aneh bila terbangun di rumah 11. Anda sering melengkungkan guling di leher seperti halnya bantal traveling. 12. Ruangan Anda penuh dengan suvenir dari berbagai tempat 13. Anda memiliki setumpuk uang dari negara berbeda dan ahli dalam hal mengkonversi mata uang. 14. Anda panik membayangkan tinggal di satu tempat terlalu lama.15. Merasa sulit tidur tanpa suara dan getaran mesin jet16. Anda dapat mengepak semua kebutuhan traveling kurang dari lima menit,17. Semua daftar kebutuhan Anda hampir seluruhnya berkaitan dengan traveling 18. Anda lebih sering mengenakan t-shirt atau pakaian lain yang bertuliskan nama-nama negara.19. Setiap kali duduk di kursi kerja, spontan Anda mencari sabuk pengaman20. Anda sedih bila keluar rumah tapi bukan dalam perjalanan untuk petualangan. Menurut berita yang dilansir oleh News Australia, dromomania adalah sebuah kondisi psikologis yang membuat seseorang selalu ingin pergi dalam jarak jauh dengan perasaan yang tidak bisa ditahan-tahan. Mengenali tanda-tanda orang terkena sindrom dromomania sebenarnya sangat mudah. Beberapa di antara tanda-tandanya adalah bekerja karena ingin mengumpulkan duit buat jalan-jalan dan bisa mengucapkan sumpah serapah dengan banyak bahasa. (Sumber: Artikel viva.co.id)  
...more

6 Event Keren Buat Liburan di Indonesia Sampe Akhir Oktober 2023. Jangan Sampai Ketinggalan!

TripTrus.Com - Indonesia, negeri keren banget, gak hanya punya alam bagus, tapi juga budaya yang seru banget. Nah, biar makin banyak orang yang tahu, mereka sering bikin acara-acara keren di seluruh penjuru Indonesia. Mulai dari Sabang sampai Merauke, tiap bulan pasti ada yang asyik. Berdasarkan info dari Instagram, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dan sumber-sumber kece lainnya, ini dia 6 event wisata seru di Indonesia yang bakal berlangsung sampe Oktober 2023. Check it out, bro!       View this post on Instagram A post shared by KOMUNITAS SANGGAR SENI RAJA MUDA (@sanggar_tari_musik_raja_muda) 1. Festival Kataloka Di Maluku, tepatnya di Kabupaten Seram Bagian Timur, ada desa keren banget namanya Petuanan Negeri Kataloka. Tiap tahun, mereka bikin Festival Kataloka yang keren banget. Acaranya mulai tanggal 15 sampe 20 Oktober. Tujuannya simpel, mereka mau lestarikan budaya nenek moyang mereka. Bakal ada pawai keren, acara snorkeling, lomba seru, dan makan-makan rame-rame. Bakal asyik banget, deh! 2. Festival Gendang Melayu Di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, tanggal 17-23 Oktober, mereka bikin Festival Gendang Melayu. Acaranya ngeliat banget budaya Melayu. Ada konser musik gendang Melayu, pameran seni dari etnis-etnis di Sumatera Selatan, lomba nyanyi, dan bazar buat jualan produk lokal. Keren banget, bro! 3. Festival Pesona Raja Ampat Raja Ampat, si surga bawah laut di Papua Barat Daya. Nah, dari tanggal 18-23 Oktober 2023, mereka bakal ada Festival Pesona Raja Ampat dengan tema "Miracle Raja Ampat: Embrace Culture Preserve Nature." Ini acara bagus buat yang suka laut dan alam. Bisa diving, lihat pertunjukan seni tradisional, ikut perlombaan, dan beli oleh-oleh lokal. 4. Festival Tanjung Waka Gak kalah cantik dari Raja Ampat, Kabupaten Kepulauan Sula di Maluku Utara juga punya acara seru, Festival Tanjung Waka tanggal 21-24 Oktober. Mereka fokus banget buat lestarikan lingkungan dan budaya lokal. Ada tarian tradisional, kampanye pelestarian lingkungan, dan atraksi atraktif lainnya. Keren! [Baca juga : "Asyiknya Jalan-jalan Wisata Budaya, Cek Destinasi Keren Ini, Bro!"] 5. Likupang Tourism Festival Festival ini udah mulai dari Juli, tapi puncaknya bakal diadakan tanggal 26-28 Oktober di Minahasa Utara. Ada banyak acara seni, lomba, konser musik, pameran makanan lokal, dan juga hal-hal tentang pelestarian alam. Seru banget, bro! 6. Ubud Writers Festival Buat yang suka baca atau nulis, coba dateng ke Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) di Ubud, Bali tanggal 18-22 Oktober 2023. Acara ini udah jalan selama 20 tahun! Bakal ada lebih dari 150 penulis, pemikir, dan seniman dari berbagai negara. Bisa diskusi ide, ngeliat pertunjukan seni, dan masih banyak lagi. Mantap! Nah, itu dia 6 rekomendasi event wisata seru di Indonesia sampe akhir Oktober 2023. Gak usah bingung mau liburan ke mana, cukup dateng ke yang paling dekat dari rumah, ya! Gak bakal nyesel deh. Safe travels, bro! (Sumber Foto @spektakel.id) 
...more

Bermain Bersama Orangutan di Tanjung Puting

Untuk ke Tanjung Puting, ikuti trip di: http://triptr.us/Bc TRIPTRUS - Di tenggara Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, terdapat sebuah hamparan hutan seluas 416 ribu hektar lebih yang merupakan wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Meski dikenal di dunia sebagai tempat suaka bagi Orangutan, Tanjung Puting juga merupakan suaka bagi dua spesies primata endemik lain, yaitu Bekantan (nasalis larvatus) dan Monyet Daun Merah (pesbytis rubicunda), serta ratusan spesies lainnya. Untuk mencapai TNTP, dari Bandara Iskandar di Pangkalan Bun, ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat, Anda bisa menggunakan "Klotok" - perahu motor yang sering ditemui di sungai-sungai Kalimantan - atau dengan speedboat. Dibandingkan dengan klotok, tentu saja perjalanan menggunakan speedboat akan memakan waktu yang lebih singkat. Namun klotok punya keunggulan lain, yaitu dapat berfungsi sebagai tempat menginap selama Anda melakukan perjalanan karena di atas klotok dilengkapi dengan toilet dan tersedia listrik. Klotok awalnya digunakan sebagai alat transportasi yang membawa kayu gelondongan dari hulu sungai ke pelabuhan. Tapi kini dengan maraknya perjalanan ke TNTP, klotok banyak yang berubah fungsi sebagai alat transportasi dan sekaligus tempat makan dan menginap wisatawan. Menginap di atas klotok bukan berarti Anda bisa punya privasi, karena Anda akan tidur di atas geladak klotok. Tapi ini berarti Anda bisa tidur sambil menikmati hamparan bintang yang terlihat jelas di langit malam. Ada tiga pusat rehabilitasi orangutan di TNTP, yaitu Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, dan Camp Leakey. Di tiap pusat rehabilitasi, para pengunjung bisa memberi makan orangutan yang berkeliaran di sana dan merasakan hangatnya "sambutan" dari para orangutan. Tempat yang paling populer di Tanjung Puting adalah Camp Leakey. Didirikan pada tahun 1971 oleh Dr. Birute Galdikas dan mantan suaminya Rod Brindamour. Tempat itu mengambil nama dari Louis Leakey, guru dari Dr. Galdikas. Leakey sendiri juga merupakan guru dari Jane Goodall (yang mempelajari Simpanse) dan Dian Fossey (yang mempelajari Gorilla). Menghabiskan waktu beberapa hari di Tanjung Puting bisa membuat Anda tidak ingin pergi karena terpesona dengan keindahan alam Taman Nasional Tanjung Puting.   Photos courtesy of: ShutterStock, commons.wikimedia.org, pbase.com, himpalaunas.com
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...