shop-triptrus



Mudik? Biar Gak Gitu-Gitu Aja, Cobain 5 Aktivitas Seru Ini!

TripTrus.Com - Mudik Lebaran tuh bukan cuma soal ketemu keluarga doang, bro! Ini momen langka buat lo buat menikmati suasana kampung halaman dengan vibe yang beda dari hiruk-pikuk kota. Libur Lebaran kali ini lumayan panjang, jadi sayang banget kalau cuma dihabisin buat rebahan doang. Biar makin seru, lo bisa nyobain berbagai aktivitas kece yang bikin mudik lo lebih berkesan. Mau tau apa aja? Nih, gue kasih bocorannya! 1. Keliling Kampung, Nostalgia Masa Kecil Udah lama nggak pulang? Pas banget, ini saatnya lo eksplor kampung halaman lagi! Jalan-jalan santai sambil nostalgia masa kecil, mampir ke tempat-tempat yang dulu sering lo kunjungin. Bisa sekalian mampir ke warung langganan buat beli jajanan favorit atau cuma sekadar nikmatin suasana kampung yang adem. Pokoknya, rasain lagi vibe kampung yang bikin hati adem! 2. Seru-Seruan Main Permainan Tradisional       View this post on Instagram A post shared by Downeykhaze Khenzino (@downeykhaze) Lo tau nggak sih, banyak permainan tradisional yang udah mulai jarang dimainkan? Nah, pas mudik gini, ajak saudara atau temen-temen kecil lo buat seru-seruan main gobak sodor, benteng, atau petak umpet. Dijamin nostalgia langsung nyerang! Selain seru, ini juga bisa jadi cara buat ngenalin budaya lokal ke generasi yang lebih muda. Asyik, kan? [Baca juga : "Biar Gak Ribet! 5 Tips Arus Balik Mudik Yang Aman, Nyaman, Dan Anti Drama"] 3. Kulineran, Makan Enak Sepuasnya! Ngapain jauh-jauh mudik kalau nggak nyobain makanan khas kampung halaman? Jangan sampai kelewatan buat eksplor jajanan atau makanan legendaris yang cuma ada di daerah lo. Dari yang manis, gurih, sampai yang pedesnya bikin nagih, semuanya wajib lo cicipin! Siapa tau ada makanan favorit lama yang udah lama lo kangenin. 4. Jalan-Jalan ke Wisata Alam, Refresh Pikiran Kalau di kota lo biasa ngeliat gedung tinggi, di kampung lo bisa nikmatin pemandangan alam yang bikin mata adem. Pergi ke air terjun, pantai, hutan, atau bukit bisa jadi pilihan buat lo yang butuh healing sejenak. Selain itu, udara di kampung biasanya lebih seger, jadi momen ini cocok banget buat quality time bareng keluarga. 5. Berburu Oleh-Oleh Buat Dibawa Pulang Nggak lengkap rasanya kalau mudik tanpa bawa oleh-oleh khas daerah. Entah itu makanan, kerajinan tangan, atau produk lokal, pasti ada yang bisa lo bagiin ke orang-orang terdekat di kota. Biar nggak ribet bawa banyak barang, sekarang udah ada layanan kirim paket yang siap nganterin oleh-oleh lo langsung ke rumah. Praktis, kan? Jadi, lo mau nyobain yang mana dulu nih pas mudik nanti? Jangan cuma rebahan di rumah nenek doang, ya! Manfaatin momen ini buat menikmati kampung halaman sepuasnya sebelum balik ke rutinitas kota yang sibuk. (Sumber Foto @canva.com)
...more

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Berlibur?

TRIPTRUS - Kapankah itu? Cobalah keberuntungan Anda saat peak season . Pilih bulan April, Mei, awal Juni, September, atau awal Oktober yang bisa dikatakan sebagai masa-masanya pergantian musim antara peak dan off season. Datang pada periode ini justru menguntungkan buat Anda. Berikut adalah alasan-alasan masuk akal yang membuat Anda merencanakan liburan lebih awal. 1. Tidak ada lagi kerumunan Anda tidak akan merasa tenggelam dalam lautan manusia yang justru bisa menyesakkan liburan Anda. Waktu Anda akan dihabiskan dengan kebingungan berpikir harus pergi ke arah mana karena (hampir) semua tempat dipenuhi oleh antrean, mulai dari taman bermain, tempat pertunjukkan, pasar oleh-oleh, resto, kafe, bar, pantai.... 2. Cuaca masih cukup ramah Pergantian iklim dan musim membuat suhu pada bulan-bulan ini tidak terlalu drastis. Anda tetap bisa merasakan hangatnya matahari siang dan sejuknya udara malam. Panas dan dingin tidak terlalu menyengat kulit Anda. 3. Hari-hari terasa lebih panjang Jumlah orang di sekitar memicu rasa sibuk dalam diri Anda. Makin banyak orang membuat Anda merasa makin terburu-buru dalam melakukan sesuatu. Bukankah Anda mengambil liburan untuk lari dari kesibukan? Saat jumlah turis berkurang, Anda bisa lebih santai dan tenang untuk menikmati pemandangan. Anda tidak perlu antre dan 'berperang' saat beli oleh-oleh. 4. Industri wisata lokal masih semangat untuk menyambut dan menghibur Anda Liburan belum sepenuhnya berakhir. Jadi, masih banyak objek wisata lokal yang bisa Anda kunjungi. Ditambah lagi, kesempatan Anda bertemu warga lokal lebih besar saat off season. Biasanya– sama seperti Anda – saat peak season, warga lokal pun lebih memilih liburan keluar kota. (Sumber: Artikel cleo.co.id Foto sewavilladibali.com)
...more

Jangan Tunda ke Pulau Tunda!

TripTrus.Com - Jika kalian berkunjung ke Provinsi Banten, tidak ada salahnya untuk mencoba berlibur di Pulau Tunda. Pulau kecil yang terletak di Laut Jawa ini terletak di sebelah utara Teluk Banten dan secara administratif dalam wilayah Kabupaten Serang. Dengan luas sekitar 300 hektare, Pulau Tunda terdapat 1 Desa (Desa Wargasara) dan terbagi dalam 2 Dusun (Kampung Barat dan Kampung Timur). Sumber: Foto Amieykha Dulu, Pulau Tunda lebih dikenal sebagi lokasi untuk memancing. Tapi beberapa tahun terkahir, Pulau Tunda mulai dikenal di kalangan Backpacker sebagai destinasi wisata. Potensi keindahan pantai dan bawah lautnya, Wisatawan bisa mengeksplore dengan snorkeling ataupun diving. Bagian timur hingga tenggara Pulau Tunda memiliki kondisi arus yang besar sehingga terkenal dengan Drift Diving-nya. Sumber: Foto Komar Uchiha Menurut berbagaii informasi dari Nelayan sekitar, Pulau ini merupakan lintasan Lumba-lumba, jadi jangan heran bila nanti suatu saat kalian bisa melihat kawanan Lumba-lumba di perairan Pulau Tunda. Seperti namanya, Pulau Tunda ini memiliki berbagai fasilitas yang tertunda sepeti: Listrik dan Sinyal. Tetapi kalian akan sedikit terbantukan oleh listrik tenaga surya yang beroperasional dari pukul 18.00 hingga 22.00. Kalian bisa menuju Pulau Tunda dari Pelabuhan Karangantu, Serang. Perjalanan yang dibutuhkan 1,5 hingga 2 jam. Alangkah baiknya jika kalian menuju Pulau Tunda di pagi hari, bukan tanpa alasan. Selain udaranya yang dapat memanjakan tubuh, mata kalian juga akan dimanjakan oleh kemilau sunrise di atas laut. Jadi tunggu apalagi? Jangan Tunda ke Pulau Tunda! (Sumber: Artikel-Foto Amieykha)
...more

Berburu Lumba-lumba di Teluk Kiluan

Pilih trip ke Teluk Kiluan di: http://triptr.us/Bi TRIPTRUS - Provinsi Lampung tidak hanya menyimpan tujuan wisata seperti habitat gajah Sumatera di Taman Nasional Way Kambas atau Anak Gunung Krakatau. Di Kabupaten Tenggamus, tepatnya di Kecamatan Kelumbayan, ada Teluk Kiluan yang terkenal dengan wisata baharinya. Sudah sejak lama teluk ini terkenal sebagai tempat "berburu" lumba-lumba. Tunggu dulu, TripTroops. Yang dimaksud dengan berburu di sini adalah menonton kawanan lumba-lumba hidung botol dan lumba-lumba hidung panjang yang bisa dilihat di Teluk Kiluan. Untuk mencapai Teluk Kiluan, TripTroops bisa menyewa mobil dari Bandar Lampung dan menempuh perjalanan selama kurang lebih 4 jam. Meski perjalanan mencapai Teluk Kiluan bisa cukup melelahkan, tapi worth it  begitu TripTroops sampai di Teluk Kiluan. Sebelum melihat lumba-lumba, di Teluk Kiluan terdapat kolam alami di Pantai Laguna -- tidak jauh dari dermaga Teluk Kiluan. Perjalanan menuju kolam alami ini memakan waktu kurang lebih satu jam yang melibatkan sedikit trekking, mendaki dan melintasi batu-batu karang. Kolam alami ini terdapat tepat di pinggir tebing karang. Airnya yang jernih berasal dari ombak tinggi Samudera Hindia yang terbentang di lepas Pantai Laguna. Untuk melihat lumba-lumba di Kiluan, ada baiknya memulai perjalanan di pagi hari. Dengan menyewa perahu jukung (speedboat kecil) yang dikenal dengan nama Katir oleh penduduk setempat. Di atas perahu yang bisa memuat tiga orang ini, TripTroops akan diajak ke tengah laut melihat kawanan lumba-lumba yang berhabitat di sekitar Teluk Kiluan. Konon, kawanan lumba-lumba di Teluk Kiluan ini adalah yang terbesar di Asia, bahkan mungkin di dunia! Selain lumba-lumba, Teluk Kiluan juga merupakan habitat dari penyu hijau -- meski yang  satu ini tidak terlalu sering terlihat dibanding lumba-lumba. Bagi TripTroops yang tidak puas hanya melihat lumba-lumba saja, Teluk Kiluan juga merupakan salah satu tempat yang oke banget buat snorkeling atau diving. Meski keragaman spesies bawah laut di Kiluan tidak sebanyak yang bisa dilihat di Bunaken atau Raja Ampat, tapi kejernihan airnya membuat terjun ke air jadi sangat menyenangkan karena dapat melihat jelas satwa laut di Teluk Kiluan. Sore harinya, Teluk Kiluan adalah tempat yang tepat untuk mengabadikan pemandangan matahari terbenam yang memesona.Pantai-pantai yang ada di beberapa pulau sekitar Teluk Kiluan juga terkenal akan pemandangannya yang mengagumkan. Pasir putih dan pantai yang bersih serta tenang, seperti di Pulau Kiluan, akan membuat TripTroops betah berlama-lama di sini.   Photos taken from: Shutterstock
...more

Cerita Makam Era "N*Zi" Di Megamendung, Bogor Yang Bikin Geleng-Geleng

TripTrus.Com -  Guys, lo pada pernah denger gak nih, ada makam keren abis di Megamendung, Bogor, yang katanya punya kisah unik dari masa "N*zi" Jerman? Lokasinya keren banget, deh, di Jalan Pasir Muncang, Desa Sukaresmi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Jadi gini, ada sepuluh makam tentara Kriegsmarine Jerman yang nyempil di sana. Tempatnya tuh di kaki Gunung Pangrango, setinggi 3.019 mdpl, jadi bener-bener atas awan gitu. Mantap, kan? Nah, kalo lo lagi asik-asik jalan dari Tol Gadog, Bogor ke Puncak, pasti lo bakal nemuin papan penunjuk di kanan jalan yang nyebutin 'Situs Makam Jerman'. Udah tau, kan, lo udah deket banget sama tempat seru ini.       View this post on Instagram A post shared by Alexander Agung (@alexander79agung) Di ujung makam ada tugu keren namanya 'Deutsch-Ostasiatische Kreuzergeschwader 1914', yang menghormati Armada Penjelajah Asia Timur Jerman. Mereka berperang di Kepulauan Falkland/Malvinas pada 8 Desember 1914, loh. Trus, ada tulisan 'ERRICHTET VON EMIL UND THEODOR HELFFERICH 1926' di papan nama bawah. Dulu, dua saudara Jerman, Emil dan Theodor Hellferich, punya tanah luas di sana. Mereka bikin pabrik teh dari untung perkebunan mereka dengan kabel khusus angkut daun teh. Saudara mereka yang paling tua, Karl Helfferich, bahkan jadi wakil perdana menteri di Kekaisaran Jerman-Austria. Makanya, mereka berdua bangun monumen buat mengenang Armada Jerman Asia Timur yang dipimpin oleh Admiral Graf Spee, dan akhirnya tenggelam gara-gara serangan Inggris. Di monumen itu, ada tulisan Jerman yang artinya kurang lebih: 'Untuk kru Armada Jerman Asia Timur yang berani pada tahun 1914. Dibangun abis oleh Emil dan Theodor Helfferich'. Lo tau gak, dulu pas perang, ada aksi heroik dari pejuang Indonesia yang ngehadang tentara Jerman era N*zi. Nah, ini bukan sembarang tentara Jerman, guys, tapi tentara Belanda yang bersekongkol dengan Jerman. Jadi, ada sekitar 250 serdadu Jerman yang diterjunkan ke Indonesia pake kapal selam pas perang udah mau kelar. Di waktu yang sama, Indonesia lagi berantem keras sama Belanda dalam Perang Kemerdekaan. Waktu itu, beberapa dari serdadu Jerman ini bikin masalah. Ada yang dikira tentara Belanda, akhirnya tiga perwira dari mereka dimaki-maki dan dibinasain sama orang Indonesia. Ada juga yang either sakit parah atau kena tembak pas lagi naik kereta dari Bandung ke Jakarta. Jadi, delapan orang Jerman ini ngehadap maut, bro. Yang lainnya ada yang akhirnya selamat dan ngumpet di pulau Onrust sebelum akhirnya dipulangkan ke Jerman tahun 1946. Ada juga yang cabut ke Bogor buat ngindarin tentara Belanda, niatnya mau bantuin pejuang Indonesia. Kece, kan? Di Deutscher Soldatendriedhof, ada 10 makam nih. Ada nama-nama keren macam Leutnant z.s W. Martens, Obergefreiter Willi Petschow, Oberleutnant zur See Willi Schlummer, dan lain-lain. Ceritanya, masing-masing dari mereka punya kisah dari masa perang dulu. [Baca juga : "Deretan Event Seru 2024 Di Jawa Timur, Mode, Musik, Dan Kuliner Nusantara"] Di depan situ ada dua makam yang namanya ilang ke mana. Mungkin lagi sibuk main kelereng di alam sana, siapa tahu. Tapi, kalau lo tengok nisan-nisan lainnya, ada nama, pangkat, jabatan, pokoknya komplit deh. Makam tanpa label itu punya nama keren, 'Grabmal des unbekannten Soldaten,' alias kuburan prajurit yang misterius gitu. Cerita lainnya, di depan makam ada dua patung keren, Budha di kanan dan Ganesha serta Kala di kiri. Meski banyak yang heran, sebenernya gak ada hubungan sama mayat-mayat di sini. Katanya, dua saudara, Helfferich, beli patung itu dari tukang patung pinggir jalan setelah trip ke Candi Prambanan dan Borobudur di Yogyakarta. Jadi, di tempat ini, mayat-mayat misterius, patung Buddha, Ganesha, dan Kala. Lanjut lagi, Deutscher Soldatenfriedhof di Megamendung ini pernah jadi spot uji nyali di salah satu stasiun TV keren di Indo. Tahun 2014, Citra Prima sama Rudi Kawilarang jadi host di acara seru. Mereka syuting di malam Arca Domas, serem banget deh. Nah, ada peserta yang kesurupan, dan kagetnya dia pake Bahasa Jerman pas kesurupan. Kayaknya yang di sana pada heboh banget tuh! Makam tentara Jerman ini sampai sekarang masih ramai pengunjung, banyak yang penasaran gitu. Bahkan tiap tahun, orang dari Kedutaan Besar Jerman di Indo masih mampir ke sini. Seru banget, kan? (Sumber Foto @iwanskamah) 
...more

10 Tipe Traveller di Dunia, Kamu yang Mana?

TripTrus.Com - Travelling belakang semakin populer terutama di kalangan anak muda. Banyak yang rela menabung demi bisa jalan-jalan dan beristirahat dari rutinitas harian. Kalau kamu hobi travelling, kira-kira kamu masuk ke tipe apa ya? 1. Si Turis Tipe travelling seperti turis ini mungkin paling sering kamu temui di daerah-daerah populer seperti Bali. Turis biasanya memilih akomodasi mewah dan menuntut kenyamanan jadi nggak mungkin tuh menginap di daerah yang susah diakses. Biasanya tipe turis ini juga nggak mau repot mengurus itinerary jadi mereka lebih sering menggunakan jasa pemandu wisata. Kegiatan yang wajib sudah pasti adalah berbelanja.   . 1st Heung women's day 💓 . . #시끄럽 #셔럽 #럽 A post shared by 달지 (@___moonji) onApr 16, 2018 at 9:49am PDT 2. Si Foodie Banyak juga orang yang mengunjungi tempat baru untuk mengeksplorasi makanan-makanan khasnya. Biasanya orang-orang tipe ini memilih tinggal di pusat kota yang menjadi lokasi kuliner atau malah menyepi di tempat orang-orang lokal tinggal demi bisa menycipi makanan otentiknya. 3. Si pelari dari kenyataan Patah hati, stress, bosan dengan rutinitas alasan-alasan ini adalah tipe dari traveller yang tujuannya lari dari kenyataan. Dia memilih pergi atau berlibur hanya untuk mencari ketenangan di tengah kepenatan yang dialami. Jadi orang-orang ini berlibur dengan alasan jenuh, patah hati, atau sedang punya masalah. Tipe pelari dari kenyataan ini biasanya akan mencari tempat yang nyaman untuk menyendiri sekaligus berpesta. [Baca juga : Festival Seni Dan Budaya Pasa Harau 2018 Di Nagari Harau, Limapuluh Kota, Sumatera Barat] 4. Si Nostalgia Banyak anak muda yang memilih untuk melakukan perjalanan karena nostalgia. Biasanya si nostalgia ini akan berpergian bersama teman-teman dekatnya ke satu tempat yang sudah populer. Isi kegiatan mereka biasanya nggak jauh dari agenda senang-senang yang akan membuat mereka bernostalgia pada masa-masa lalu yang menyenangkan. Selain itu si nostalgia ini juga ingin selalu terlihat eksis. 5. Si Anti Mainstream Tipe traveller ini memang punya pemikiran yang beda dan kadang aneh. Kalau semua orang ingin berlibur ke Korea Selatan dia malah akan memilih Korea Utara. Si anti mainstream ini selalu punya keinginan berlibur ke tempat-tempat yang nggak biasa. Menemukan tempat baru yang belum diketahui orang akan menjadi kepuasan batin tersendiri untuk si anti mainstream. 6. Si Backpacker Istilah bacpacker ini mungkin sering banget kamu dengar, istilah ini punya arti orang yang berpergian dengan budgetketat dan mencintai kebebasan. Orang-orang seperti ini sebenarnya punya perencanaan yang sangat matang karena mereka terbatas dengan budget. Si backpacker ini biasanya akan memilih akomodasi termurah dan makanan termurah yang ada di sebuah kota. 7. Si Tukang Pesta Traveller tipe ini hanya senang datang ke sebuah kota atau negara karena ada acara yang menyenangkan. Misalnya saja nonton konser atau menyaksikan sebuah pameran. SI Tukang Pesta ini biasanya nggak akan terlalu lama ketika berpergian karena tujuannya hanya untuk menghadiri sebuah konser atau acara lain. 8. Si Pecinta Kegiatan Ekstrim Kalau kebanyakan orang ke Bali untuk menikmati keindahan pantainya atau berpesta. Si Pecinta Kegiatan Ekstrim ini akan memilih diving atau mendaki Gunung Batur. Liburan yang biasa-biasa saja nggak akan bikin Si Pecinta Kegiatan Ekstri ini puas. 9. Si Penasaran Mungkin paling enak pergi jalan-jalan sama Si Penasaran karena orang dengan tipe travelling seperti ini akan sangat menikmati perjalannya. Bukan hanya itu saja dia akan sangat senang untuk mengeksplorasi semua tempat dengan detail. 10. Si Flashpacker Agak sedikit dengan backpacker yang punya budegt minim, flashpacker ini punya budget yang lebih jadi orang-orang ini akan memilih akomodasi yang nyaman. Orang-orang ini akan sangat menghargai waktu karena ia ingin mendapatkan banyak hal baru dengan waktu dan budget yang dipunya. (Sumber: Artikel shopback.co.id, Foto freepik.com)
...more

Jelajah Kawasan Kota Tua Jetayu Pekalongan

Siapa yang sudah pernah jalan-jalan di kota Pekalongan? Tahukah kamu bahwa Pekalongan punya kawasan kota tua? Seperti halnya kota tua di Jakarta atau Semarang, di kawasan Jetayu yang merupakan kota tuanya Pekalongan juga memiliki bangunan-bangunan khas kolonial. Jetayu adalah nama jalan di Pekalongan Utara. Dalam perkembangannya, Jetayu meliputi sejumlah wilayah yang bentuknya mirip alun-alun di sekitar jalan tersebut. Jika kamu tertarik menjelajah Pekalongan, ada baiknya dimulai dari kawasan ini. Mengapa? Di sinilah titik nol pulau Jawa dan asal muasal kota Pekalongan dimulai. Ada apa saja di kawasan Jetayu Pekalongan? 1. Lapangan Jetayu (Foto ohelterskelter.com) Yang pertama kali saya ketahui dari Jetayu adalah lapangannya. Bukan lapangan bola atau lapangan badminton ya, lapangan jetayu adalah tanah lapang yang merupakan titik tengah dari kawasan ini. Bisa dibilang, lapangan jetayu merupakan salah satu landmark kota Pekalongan. Jangan lupa berfoto di ikon huruf B A T I K ya…kalau main ke sini. Penataan lapangan jetayu masih belum tertata rapi memang. Pedagang kaki lima, parkir di bahu jalan, tapi tetap menarik lho untuk disambangi. Jika malam datang, kamu bisa menyewa becak hias dan berkeliling kawasan jetayu. 2. Tugu MyPaal (Foto alvianfoto.wordpress.com) Di pinggiran lapangan Jetayu sebelah selatan, terdapat tugu kecil setinggi kurang lebih 1 meter. Di tugu ini terdapat tulisan Mypaal yang konon adalah titik nol pulau jawa (tepat di tengah pulau jawa). 3. Museum Batik (Foto kota-kreatif.blogspot.com) Ikon kota Pekalongan lain di kawasan jetayu adalah museum batik. Ada apa saja di sini? Ada koleksi batik dari berbagai daerah di tanah air, tidak hanya Pekalongan. Koleksi batik para tokoh penting di negeri ini juga ada lho. Yang menarik dari museum batik adalah bagian workshop membatiknya. Pengunjung berkesempatan untuk membatik secara langsung dengan arahan instruktur secara gratis. Jam operasional museum sampai pukul 3 sore saja ya, paling pas memang pagi ke sininya. Masuknya bayar? Iya, cukup 5000 saja. Seluruh area museum dilengkapi CCTV, jangan macam-macam deh hehhe. Ada aturan kamu tidak boleh memotret di dalam ruang pamer museum, jadi sebaiknya sembunyikan kameramu *ups. 4. Masjid Al-ikhlas (Foto wikimasjid.wordpress.com) Tepat di samping museum batik Pekalongan, ada masjid yang cukup menarik perhatian. Kubah emas dan desainnya benar-benar mirip di almanak. Toilet, kamar mandi, tempat wudhu, dan tempat sholatnya nyaman lho. Jangan lupa tetap waspada menjaga barang-barang pribadi saat beribadah. 5. Gereja Kristen Indonesia (Foto stpetruspekalongan.blogspot.com) Di sebelah utara lapangan Jetayu, ada bangunan berpilar tinggi warna putih. Itulah GKI Pekalongan yang menurut saya arsitektur luarnya tak bolehi dilewatkan untuk difoto. Untuk memasuki area gereja kita perlu ijin terlebih dahulu ke petugas keamanan. 6. Kantor Pos Pekalongan (Foto kbmahadislam.blogspot.com)Lokasinya di arah barat lapangan jetayu. Bangunan yang berdesain art deco ini masih digunakan lho untuk kantor pos besar Pekalongan. 7. Pabrik Limun (Foto akberpekalongan.wordpress.com)Soda kampung alias limun alias orson masih establised lho di Pekalongan. Lokasi pabriknya di belakang museum batik. Berjalan kaki saja lewat sebelah utara museum dan 100m ke depan kami akan menemukan bangunan khas jaman dulu yang menarik perhatian. Bukan cuma minumannya yang otentik dari jaman dulu, tempatnya pun demikian. Kaya akan nuansa heritage. Sudah siap menjelajah kawasan kota tua Jetayu Pekalongan? Yuk…mari.....!!! (Sumber: Artikel pekalongankita.wordpress.com Foto lifestyle.liputan6.com)
...more

Bau Nyale, Dari Cinta Putri Mandalika Sampai Festival Seru Di Pantai Seger

TripTrus.Com - Lo tau gak sih, Mandalika di Nusa Tenggara Barat sekarang udah jadi salah satu destinasi wisata top di Indonesia? Gak cuma karena keindahan alamnya yang bikin mata lo melek, tapi juga karena event internasional kayak MotoGP, yang lagi-lagi mampir tahun ini di sana! Dari sirkuit kece Mandalika International Street Circuit sampe pantai-pantai cakep kayak Pantai Kuta dan Pantai Mandalika, semua udah paket lengkap buat bikin wisatawan lokal maupun mancanegara jatuh cinta.       View this post on Instagram A post shared by Halo Lombok (@halolombok_) Tapi, ada satu hal yang bikin Mandalika beda. Ini bukan soal sirkuit atau sunset aja, tapi kisah legendaris Putri Mandalika yang bikin lo makin penasaran. Jadi ceritanya, nama "Mandalika" diambil dari legenda seorang putri cantik yang rela ngorbanin diri demi perdamaian. Putri Mandalika yang dipuja banyak pangeran akhirnya loncat ke laut dari atas batu di Pantai Seger biar gak ada yang bertengkar demi dapetin cintanya. Gak lama setelah itu, muncullah nyale—cacing warna-warni yang dipercaya sebagai jelmaan Putri Mandalika. Nyale inilah yang terus jadi simbol kedamaian di Mandalika. [Baca juga : "5 Desa Wisata Keren Di Lombok Yang Bikin Pengen Balik Lagi!"] Nah, tiap tahun, buat mengenang pengorbanan Putri Mandalika, warga Sasak ngadain Festival Bau Nyale di Pantai Seger. Ini bukan sekedar nangkep nyale lho, tapi udah jadi festival budaya seru yang dibikin sepanjang malam! Ada tradisi bejambik, betandak, sampe belancaran atau keliling pakai perahu. Jadi, gak cuma nyale yang nangkepin, tapi lo juga bisa nikmatin kuliner lokal yang dimasak langsung dari tangkapan nyale dini hari sampe matahari terbit. Festival ini tuh bener-bener ngasih lo pengalaman unik dan vibes budaya lokal yang susah ditemuin di tempat lain. Jadi, kalo lo mau lihat langsung gimana legenda Putri Mandalika hidup di hati masyarakat Sasak, atau lo sekadar mau ngerasain vibe keren di Mandalika, Festival Bau Nyale ini jawabannya. Di sana, lo gak cuma bakal terpesona sama keindahan alamnya, tapi juga bakalan dapet cerita bersejarah dan pengalaman seru yang cuma ada di Mandalika. (Sumber Foto @bg_dayat) 
...more

Ingin Liburan Yang Lebih Bermakna Dan Berkah Saat Bulan Ramadan? Simak Beberapa Tips Berwisata

TripTrus.Com - Mudik sudah menjadi adat istiadat di Indonesia di mana orang-orang berbondong-bondong untuk melakukan mudik guna mengunjungi orang tua atau sanak saudara yang jauh. Hal ini dikarenakan ketentuan cuti bersama yang sangat panjang dari pemerintah, sehingga banyak orang melakukan perjalanan jauh saat berpuasa. Berpergian selama bulan Ramadan di Indonesia bisa menjadi pengalaman yang sangat berbeda dan unik. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat liburan Ramadan Anda lebih bermakna dan berkah:       View this post on Instagram A post shared by Heri Akhmadi | 아흐마디 헤리 (@heriakhmadi) 1. Rencanakan perjalanan Anda dengan baik Sebelum memulai perjalanan, pastikan Anda merencanakan perjalanan dengan baik. Cari tahu tentang tempat-tempat yang ingin Anda kunjungi, jam buka dan tutupnya, dan juga lokasi untuk berbuka puasa dan sahur. Hal ini akan membantu Anda menghindari kerumunan orang dan membuat liburan Anda lebih nyaman. 2. Pilih destinasi wisata yang cocok untuk Ramadan Pilih destinasi wisata yang cocok untuk Ramadan. Beberapa destinasi seperti tempat ibadah, pasar Ramadan, dan kampung Arab adalah tempat-tempat yang cocok untuk dikunjungi selama bulan suci ini. 3. Bawa bekal makanan dan minuman Karena selama Ramadan terdapat waktu berpuasa yang cukup lama, pastikan Anda membawa bekal makanan dan minuman yang cukup. Hal ini akan membantu Anda tetap bugar selama berwisata dan menjaga kesehatan. 4. Hormati tradisi dan budaya setempat Indonesia memiliki keragaman budaya yang sangat kaya, termasuk dalam perayaan Ramadan. Selama berwisata, pastikan Anda menghormati tradisi dan budaya setempat. Jangan melakukan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. 5. Berikan sedekah dan beramal Berikan sedekah dan beramal selama berwisata di bulan Ramadan. Anda bisa memberikan sumbangan kepada orang-orang yang membutuhkan, atau membantu masyarakat setempat dalam bentuk apapun. Hal ini akan membuat liburan Anda lebih bermakna dan juga membantu masyarakat setempat. [Baca juga : "Menjelajahi Wisata Sejarah Islam Di Indonesia Selama Ramadan"] 6. Tetap patuhi protokol kesehatan Tetap patuhi protokol kesehatan selama berwisata di bulan Ramadan. Pastikan Anda selalu mengenakan masker, menjaga jarak sosial, dan mencuci tangan secara teratur. Hal ini akan membantu Anda dan orang lain tetap sehat selama liburan. Itulah beberapa tips untuk berwisata selama bulan Ramadan di Indonesia. Semoga liburan Anda menjadi lebih bermakna dan berkah! (Sumber: Artikel Vivi Rahmawati Foto @indirasari78) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Treaking Gunung Papandayan
31 Jul - 01 Aug 2026
Open Trip Dieng Plateau
31 Jul - 02 Aug 2026
Open Trip Pulau Pahawang Lampung
31 Jul - 02 Aug 2026
×

...