TripTrus.Com - Jika kalian berkunjung ke Provinsi Banten, tidak ada salahnya untuk mencoba berlibur di Pulau Tunda. Pulau kecil yang terletak di Laut Jawa ini terletak di sebelah utara Teluk Banten dan secara administratif dalam wilayah Kabupaten Serang. Dengan luas sekitar 300 hektare, Pulau Tunda terdapat 1 Desa (Desa Wargasara) dan terbagi dalam 2 Dusun (Kampung Barat dan Kampung Timur).
Sumber: Foto Amieykha
Dulu, Pulau Tunda lebih dikenal sebagi lokasi untuk memancing. Tapi beberapa tahun terkahir, Pulau Tunda mulai dikenal di kalangan Backpacker sebagai destinasi wisata. Potensi keindahan pantai dan bawah lautnya, Wisatawan bisa mengeksplore dengan snorkeling ataupun diving. Bagian timur hingga tenggara Pulau Tunda memiliki kondisi arus yang besar sehingga terkenal dengan Drift Diving-nya.
Sumber: Foto Komar Uchiha
Menurut berbagaii informasi dari Nelayan sekitar, Pulau ini merupakan lintasan Lumba-lumba, jadi jangan heran bila nanti suatu saat kalian bisa melihat kawanan Lumba-lumba di perairan Pulau Tunda. Seperti namanya, Pulau Tunda ini memiliki berbagai fasilitas yang tertunda sepeti: Listrik dan Sinyal. Tetapi kalian akan sedikit terbantukan oleh listrik tenaga surya yang beroperasional dari pukul 18.00 hingga 22.00.
Kalian bisa menuju Pulau Tunda dari Pelabuhan Karangantu, Serang. Perjalanan yang dibutuhkan 1,5 hingga 2 jam. Alangkah baiknya jika kalian menuju Pulau Tunda di pagi hari, bukan tanpa alasan. Selain udaranya yang dapat memanjakan tubuh, mata kalian juga akan dimanjakan oleh kemilau sunrise di atas laut. Jadi tunggu apalagi? Jangan Tunda ke Pulau Tunda! (Sumber: Artikel-Foto Amieykha)
...moreTripTrus.Com - Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mewacanakan masuk semua objek wisata yang dikelola oleh pemkab tanpa dipungut retribusi atau gratis demi mendongkrak kunjungan wisatawan dari berbagai daerah."Wacana tersebut memang belum bisa direalisasikan dalam jangka pendek karena ada sejumlah tahapan yang harus dilalui," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jepara Deni Hendarko di Jepara, Senin (10/7).Tahapan tersebut di antaranya, lanjut dia, harus sudah masuk ke dalam program legislasi daerah (Prolegda) terlebih dahulu. Selain itu, kata dia, untuk merealisasikan wacana tersebut juga perlu ada payung hukum dalam bentuk perda. Tahapan dalam menyusun perda, kata Deni, perlu diawali dengan penyusunan naskah akademik."Kami juga perlu membuat kajian terlebih dahulu terkait wacana tersebut, apakah hal demikian bisa memberikan dampak positif terhadap tingkat kunjungan wisatawan serta dampak ekonomi terhadap pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) maupun pelaku usaha di bidang kepariwisataan," ujarnya.Meskipun tahapannya belum sama sekali dilakukan, dia optimistis, wacana tersebut bisa segera direalisasikan karena menjadi salah satu program dari Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dan Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi.Kabid Pengembangan dan Pengelolaan Pariwisata Zamroni Lestiaza menambahkan, dengan adanya wacana masuk objek wisata gratis memang berdampak pada pemasukan asli daerah yang setiap tahunnya mencapai miliaran rupiah. "Tahun ini saja, retribusi masuk objek wisata ditargetkan sebesar Rp 3,6 miliar," ujarnya.Rencana pemasukan sebesar itu, meliputi dari objek wisata Pantai Kartini, Pantai Bandengan, Pantai Benteng Portugis dan Taman Laut Kura-kura.Ia memperkirakan, wacana tersebut baru bisa direalisasikan tahun 2018 atau 2019, karena membutuhkan persetujuan dengan DPRD setempat.Saat ini, lanjut dia, sejumlah daerah memang mulai mencoba menarik minat wisatawan dengan cara membebaskan biaya masuknya. "Harapannya, sektor jasa dan restoran yang berada di kawasan objek wisata akan semakin berkembang, karena tingkat kunjungan wisatawan diperkirakan melonjak," ujarnya.Pemkab Jepara, kata Zamroni, masih bisa mendapatkan pemasukan melalui pajak yang dipungut dari penyedia jasa dan restoran tersebut. Untuk mendukung hal itu, Dinas Pariwisata akan berupaya membenahi infrastruktur yang ada serta wahana permainan karena bisa menjadi sumber pemasukan daerah. (Sumber: Artikel antaranews.com Foto masdonie.blogspot.co.id)
...moreTripTrus.Com - Dengan segala hiruk-pikuknya, ternyata Jakarta masih memiliki banyak lokasi yang sangat erat dengan Sejarah Indonesia. Dan bagi warga Jakarta dengan segala kesibukannya yang padat, liburan waktu singkat di Ibukota menjadi salah satu alternatif untuk mengisi hari libur mereka. Di Jakarta banyak museum-museum yang wajib dikunjungi, selain sebagai tempat liburan yang menyenangkan, Museum juga dapat memberikan edukasi lebih bagi anak-anak sekolah. Jadi, Museum apa saja yang wajib dikunjungi di Kota Jakarta?
1. Museum Sejarah Jakarta
Museum Sejarah Jakarta atau yang lebih dikenal sebagai Museum Fatahillah atau Museum Batavia adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat dengan luas lebih dari 1.300 meter persegi.
Gedung ini dulu adalah sebuah Stadhuis (bahasa Belanda untuk Balai Kota) yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah Gubernur Jendral Johan van Hoorn. Bangunannya menyerupai Istana Dam di Amsterdam, terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara.
Pada tanggal 30 Maret 1974, gedung ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah. Museum ini memiliki luas lebih dari 1.300 meter persegi. Pekarangan dengan susunan konblok, dan sebuah kolam dihiasi beberapa pohon tua.
Baca selengkapnya di link ini.
2. Museum Wayang
Museum Wayang adalah sebuah museum yang berlokasi di Jalan Pintu Besar Utara Nomor 27, Jakarta Barat. Gedung yang tampak unik dan menarik ini telah beberapa kali mengalami perombakan. Pada awalnya bangunan ini bernama De Oude Hollandsche Kerk (Gereja Lama Belanda) dan dibangun pertamakali pada tahun 1640.
Tahun 1732 diperbaiki dan berganti nama De Nieuwe Hollandse Kerk (Gereja Baru Belanda) hingga tahun 1808 akibat hancur oleh gempa bumi pada tahun yang sama. Di atas tanah bekas reruntuhan inilah dibangun gedung Museum Wayang dan diresmikan pemakaiannya sebagai museum pada 13 Agustus 1975. Meskipun telah dipugar, beberapa bagian gereja lama dan baru masih terlihat pada bangunan ini.
Baca selengkapnya di link ini.
3. Museum Nasional Republik Indonesia
Museum Nasional Republik Indonesia atau lebih dikenal Museum Gajah, adalah sebuah museum yang terletak di Jakarta Pusat dan persisnya di Jalan Merdeka Barat Nomor 12. Museum ini merupakan museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara.
Cikal bakal museum ini lahir tahun 1778, tepatnya tanggal 24 April, pada saat pembentukan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (Ikatan Kesenian dan Ilmu Batavia). J.C.M. Radermacher, ketua perkumpulan itu, menyumbang sebuah gedung yang bertempat di Jalan Kalibesar beserta dengan koleksi buku dan benda-benda budaya yang nanti menjadi dasar untuk pendirian museum.
Baca selengkapnya di link ini.
4. Museum Seni Rupa dan Keramik
Museum Seni Rupa dan Keramik terletak di Jalan Pos Kota No 2, Kotamadya Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Indonesia. Museum yang tepatnya berada di seberang Museum Sejarah Jakarta itu memajang keramik lokal dari berbagai daerah di Tanah Air, dari era Kerajaan Majapahit abad ke-14, dan dari berbagai negara di dunia.
Gedung yang dibangun pada 12 Januari 1870 itu awalnya digunakan oleh Pemerintah Hindia-Belanda untuk Kantor Dewan Kehakiman pada Benteng Batavia (Ordinaris Raad van Justitie Binnen Het Kasteel Batavia). Saat pendudukan Jepang dan perjuangan kemerdekaan sekitar tahun 1944, tempat itu dimanfaatkan oleh tentara KNIL dan selanjutnya untuk asrama militer TNI.
Baca selengkapnya di link ini.
5. Museum Taman Prasasti
Museum Taman Prasasti Berada di Jalan Tanah Abang No. 1, Jakarta Pusat. Museum seluas 1,2 ha ini merupakan museum terbuka yang menampilkan karya seni dari masa lampau tentang kecanggihan para pematung, pemahat, kaligrafer dan sastrawan. Museum ini merupakan sebuah museum cagar budaya peninggalan masa kolonial Belanda yang memiliki koleksi prasasti nisan kuno serta miniatur makam khas dari 27 provinsi di Indonesia, beserta koleksi kereta jenazah antik.
Beberapa koleksi di mesium ini adalah prasasti dari zaman Belanda dan akam beberapa tokoh Belanda, Inggris dan Indonesia atau Hindia Belanda Seperti A.V. Michiels (tokoh belanda di perang Buleleng), Dr. H.F. Roll (pendiri STOVIA) dan J.H.R. Kohler (Tokoh Operasi Belanda di Aceh).
Baca selengkapnya di link ini.
6. Museum Tekstil
Meseum Tekstil Bertempat di Jalan Aipda K.S. Tubun No.4, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Museum ini secara resmi dibuka pada tanggal 28 Juli 1976 dan berdiri dengan menempati gedung tua di atas areal seluas 16.410 meter persegi. useum Tekstil merupakan sebuah cagar budaya yang secara khusus mengumpulkan, mengawetkan, serta memamerkan karya-karya seni yang berkaitan dengan pertekstilan Indonesia.
Meseum ini merupakan yang terbesar di Indonesia useum ini mempunyai koleksi-koleksi sekitar 1.000 buah. Keistimewaan museum ini terletak pada koleksi-koleksinya yang kebanyakan merupakan koleksi tekstil tradisional Indonesia.
Baca selengkapnya di link ini.
7. Museum Satria Mandala
Museum Satria Mandala terletak di Jalan Jenderal Gatot Subroto no.14, Jakarta Selatan. Museum Satria Mandala adalah museum sejarah perjuangan Tentara Nasional Indonesia.
Museum yang diresmikan pada tahun 1972 oleh mantan Presiden Indonesia, Soeharto ini awalnya adalah rumah dari salah satu istri mantan Presiden Indonesia, Soekarno, yaitu istrinya yang bernama Ratna Sari Dewi Soekarno. di dalam mesium terdapat beberapa benda unik peninggalan perang seperti koleksi ranjau, rudal, torpedo, tank, meriam bahkan helikopter dan pesawat terbang.
Baca selengkapnya di link ini.
8. Museum Kebangkitan Nasional
Museum Kebangkitan Nasional terletak di jalan Abdurrahman Saleh No.26, sebelum RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Museum Kebangkitan Nasional adalah sebuah gedung yang dibangun sebagai monumen tempat lahir dan berkembangnya kesadaran nasional dan juga ditemukannya organisasi pergerakan modern pertama kali dengan nama Boedi Oetomo.
Dalam perjalanannya, gedung tersebut selalu beralih fungsi, sempat menjadi sekolah kedokteran yang didirikan oleh Belanda dengan nama School tot Opleiding van Inlandsche Artsen disingkat STOVIA. Di dalam museum terdapat beberapa koleksi sebanyak 2.042 buah anatara lain oto, lukisan, patung, diorama, peta/maket/sketsa, angunan, mebel, jam dinding, gantungan lonceng, perlengkapan kesehatan, pakaian dan senjata.
Baca selengkapnya di link ini.
9. Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution
Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution terletak di jalan Teuku Umar No. 40, Jakarta Pusat. Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution juga dikenal sebagai Museum Sasmitaloka Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution merupakan salah satu museum pahlawan nasional yang terbuka untuk umum dari hari Selasa hingga hari Minggu, dari pukul 08:00 hingga pukul 14:00 WIB.
Museum ini semula adalah kediaman pribadi dari Pak Nasution yang ditempati bersama dengan keluarganya sejak menjabat sebagai KSAD tahun 1949 hingga wafatnya pada tanggal 6 September 2000.
Baca selengkapnya di link ini.
10. Museum Bahari
Museum Bahari terletak di Jalan Pasar Ikan No. 1 Sunda Kelapa, Jakarta Utara. Buka dari 09.00 - 15.00 WIB, dari Selasa hingga Minggu. Pada hari libur sekolah, museum tetap dibuka. Museum Bahari adalah museum yang menyimpan koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia.
Di dalam museum terdapat beberapa koleksi antara lain jenis perahu tradisional dengan aneka bentuk, gaya dan ragam hias, hingga kapal zaman VOC. Selain itu ada pula berbagai model dan miniatur kapal modern dan perlengkapan penunjang kegiatan pelayaran. Sedikitnya ada 126 koleksi benda-benda sejarah kelautan.
Baca selengkapnya di link ini.
11. Museum Adam Malik
Museum Adam Malik terletak di Jalan Diponegoro No.29 Jakarta Pusat. Mulanya merupakan tempat tinggal Mantan Wakil Presiden RI Adam Malik. Diresmikan tanggal 5 September 1985 (satu tahun setelah Adam Malik wafat) oleh Ibu Tien Soeharto.
Dalam rumah yang kini telah dijadikan museum ini tersimpan berbagai benda bersejarah, terdiri dari 13 jenis koleksi yaitu lukisan, ikon Rusia, lukisan Cina, keramik, buku-buku, senjata tradisional, patung batu dan perunggu, ukiran kayu, batu permata, emas, tekstil, kristal, dan alat fotografi. di dalam terdapat terdapat seperangkat kursi gaya Eropa dan lemari Cina, seekor harimau yang sudah diawetkan serta dilengkapi pula dengan tiga buah lonceng antik.
Baca selengkapnya di link ini.
=================================================================
Amieykha – Jejaka kelahiran Jakarta ini merupakan founder dari JKTjalanjalan, komunitas traveling. Dia adalah seorang Traveler Kelas Pekerja yang jadwal travelingnya tidak menentu.
...moreTripTrus.Com - Pandemi Covid-19 mengubah banyak hal dalam kehidupan. Termasuk pilihan destinasi wisata banyak orang ketika berlibur. Wisatawan kini lebih suka berlibur dan mencari tempat terbuka dan destinasi yang menawarkan pemandangan alam terbuka.
Andhini Putri, VP Marketing Transport & Financial Services Traveloka mengatakan wisatawan domestik lebih memilih destinasi wisata yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Dikutip dari ANTARA, minat masyarakat untuk berwisata pun semakin tinggi. Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh kerinduan akan bepergian.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Nehemia Evan Gavrilla (@youka_and_picko_dog)
"Kita kan ada banyak banget ya di Indonesia yang menawarkan keindahan alam. Jadi memang secara minat lebih tinggi dan trennya selain destinasi yang menawarkan banyak kegiatan outdoor, orang juga banyak yang roadtrip," kata Andhini dalam peluncuran program "#PromoTengahTahun Traveloka" pada Rabu.
Selama satu tahun belakangan, ada perubahan tren kenaikan wisatawan untuk melakukan roadtrip. Ini karena dengan roadtrip wisatawan bisa berhenti ke sejumlah destinasi dalam satu kali jalan. "Dari sisi akomodasi ada tren staycation, jadi berlibur dalam kota tuh jadi sesuatu yang kita lihat di 2021. Kalau kita bandingin di 2019, tren ini naiknya dua kali lipat," ujar Andhini.
Sementara itu, Amalia Yaksa, Vice President Marketing & Distribution Channel, PT Citilink Indonesia mengatakan rute penerbangan menuju Bali dan Yogyakarta masih menjadi primadona untuk orang berlibur, khususnya selama pandemi COVID-19.
"Terus sekarang yang lagi naik daun itu Labuan Bajo, orang pengin lihat pulau, pengin ngerasain pantai di tempat lain," ujar Amalia.
Seperti diketahui, Citilink, maskapai bertarif rendah (low-cost carrier) yang juga merupakan anak perusahaan maskapai BUMN Garuda Indonesia menggandeng Traveloka dengan memberikan promosi tengah tahun di lima kota Indonesia guna memulihkan geliat industri pariwisata Tanah Air yang terdisrupsi pandemi COVID-19.
[Baca juga : "Libur Lebaran 2021, Tempat Wisata Boleh Beroperasi Dengan Prokes"]
Program tersebut dapat ditemukan melalui produk Tiket Pesawat yang ada di aplikasi Traveloka. #PromoTengahTahun menawarkan harga khusus untuk "regular zone section" dengan potongan harga 20 persen untuk periode booking dari tanggal 16-27 Juni 2021.
Promo ini berlaku untuk rute keberangkatan dari Jakarta, Medan, Yogyakarta, Surabaya atau Makassar ke seluruh destinasi domestik. (Sumber: Artikel suara.com Foto @sukawisata )
...moreTRIPTRUS - Berikut tips-tips agar Anda bisa berhemat dan menikmati perjalanan yang menarik.
Berlibur tentu tak mesti mahal. Yang penting bisa dinikmati, menambah pengetahuan, akrab bersama keluarga, dan manjur menghilangkan stres. Ikuti trik berikut agar Anda bisa berhemat dan menikmati perjalanan yang menarik.
1. Lakukan Survei
Banyak orang melakukan perjalanan wisata, namun bingung begitu sampai di tempat tujuan. Hal itu terjadi karena sebelum berangkat mereka tidak mencari tahu kota atau negara yang akan dikunjungi. Padahal, tempat-tempat wisata tersebut pasti bisa dilihat di internet atau di buku-buku wisata.
Survei lewat internet atau persiapan jauh sebelumnya sangat penting dilakukan karena Anda bisa mengetahui apakah ada diskon atau potongan harga, mulai dari tiket pesawat atau hotel. Atau mencari tempat belanja oleh-oleh yang terjangkau seperti pasar tradisional.
2. Membawa Uang
Jangan sampai Anda kehabisan uang saat di perjalanan. Jadi, pastikan memiliki uang yang cukup agar Anda tidak bingung. Tentu saja bukan untuk dibelanjakan semuanya. Anda harus tetap mengawasi pengeluaran dengan mencatatnya. Sekaligus menahan diri dan bertanggung jawab atas apa yang sudah dibelanjakan.
3. Tiket Pesawat
Pastikan Anda memperoleh informasi pariwisata selengkap mungkin. Mulailah memeriksa harga tiket murah atau promo. Jika Anda belum yakin dengan harganya, periksa lagi tiap beberapa hari, siapa tahu ada penurunan harga. Saat harga turun segera lakukan pemesanan. Jika keberangkatan masih lama, jangan lupa mencatatnya.
4. Pilih Yang Nyaman
Melakukan perjalanan dengan pesawat memang lebih cepat, namun biaya yang harus dikeluarkan lebih mahal. Namun, jika Anda menikmati perjalanan darat memakai mobil, ini akan menjadi pilihan yang menyenangkan. Selama perjalanan Anda bisa menikmati pemandangan sekaligus menambah pengetahuan tentang daerah tersebut.
5. Bukan Musim Liburan
Biaya perjalanan akan lebih murah jika pergi di saat bukan musim liburan, atau di awal dan akhir liburan. Selain itu, jika Anda menikmati suasana yang tidak terlalu riuh karena banyak orang, ini waktu yang tepat. Pergi di musim liburan, membuat tempat-tempat wisata dipenuhi banyak orang.
6. Layanan Gratis
Selain mencari hotel yang bagus, lihat juga tarif kamarnya, siapa tahu ada penawaran khusus, seperti menginap dua malam, akan mendapatkan gratis satu malam. Atau layanan spa gratis bagi yang sudah memesan kamar. Dipastikan liburan Anda pasti akan jauh lebih menarik.
7. Sewa Mobil
Ada baiknya mencari data lebih dulu tentang daerah yang akan dikunjungi. Salah satunya moda transportasi, misalnya, dari bandara ke hotel. Siapa tahu ada bus yang melewati hotel tempat Anda menginap. Jadi, tak perlu mengeluarkan biaya mahal untuk taksi.
Untuk menghemat biaya, Anda bisa menyewa mobil selama berwisata. Banyak sekali penyedia sewa mobil yang mempromosikan harga murah. Anda bisa bebas memilihnya dengan meminta referensi dari hotel atau teman yang pernah berkunjung ke sana
8. Cermat Memilih
Pilihlah tempat wisata yang benar-benar unik, bagus, dan ada ciri khasnya. Jangan sampai Anda pergi ke tempat yang tidak menarik, kurang diminati orang, dan biayanya mahal. Bisa-bisa Anda tak menikmati, tapi malah kecewa.
9. Berburu Langsung
Cenderamata memang kelihatan sepele, tapi tak ada salahnya Anda membeli sebagai kenang-kenangan kalau Anda sudah pernah ke tempat tersebut. Pasar tradisional atau berburu langsung ke tempat pembuatannya, ternyata punya kesan sendiri. Selain bisa melihat langsung cara pembuatannya, harganya pun biasanya lebih murah, dibanding bila sudah masuk ke toko suvenir.
10. Liburan Menarik
Tidak perlu memaksakan diri berlibur ke luar negeri. Banyak, kok, tempat-tempat di Indonesia yang mengagumkan dan tak kalah menarik dengan di luar negeri. Atau malah liburan di dalam kota tempat Anda tinggal. (Sumber: Artikel tabloidnova.com)
...moreUntuk trip ke Green Canyon dan Pangandaran, klik di: http://triptr.us/Bb
TRIPTRUS - Terletak di dekat Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Green Canyon jadi salah satu primadona wisata Provinsi Jawa Barat. Sejak mulai dibuka sebagai obyek wisata pada tahun 1991, Green Canyon tidak pernah sepi dari pengunjung. Green Canyon sendiri bukanlah nama asli daerah itu, melainkan Cukang Taneuh (jembatan tanah). Wisatawan asing yang berkunjung mempopulerkan nama lembah yang hijau ini menjadi Green Canyon.
Untuk mencapai Pantai Pangandaran, Anda dapat menggunakan bus dari Bandung dan menghabiskan waktu perjalanan selama kurang lebih empat jam. Dari Pantai Pangandaran, Anda dapat menyewa perahu yang akan membawa Anda menuju Green Canyon. Perjalanan 20 menit menuju Green Canyon tidak akan membosankan. Pemandangan Sungai Cilujang yang bisa dinikmati sepanjang perjalanan perahu akan membuat Anda berdecak kagum.
Beberapa tempat yang bisa dikunjungi saat berwisata di Green Canyon adalah Gua Kelelawar, yang oleh masyarakat setempat diberi nama Gua Lalay atau Gua Bau. Gua ini adalah tempat beristirahat para kelelawar yang akan beterbangan keluar saat malam hari tiba. Selain itu ada juga Kolam Putri, yang terletak di atas salah satu tebing Green Canyon. Airnya yang berwarna biru kehijauan kabarnya bisa membuat orang yang mandi di situ cepat mendapatkan jodoh. Dan yang paling tidak boleh dilewatkan adalah serunya lompat dari atas Batu Payung. Batu yang tingginya sekitar 5 meter ini jadi tempat yang seru untuk para wisatawan yang berkunjung ke Green Canyon.
Photos taken from: imgur.com
...moreAda 5 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu yang luas dan tentu saja senyum ramah menyambut siapapun dan dari mana saja kamu berasal di sana.
Salah satu spot destinasi wisata di Indonesia adalah Pulau Lombok. Lombok merupakan salah satu destinasi paling banyak di datangi wisatawan lokal hingga mancanegara setelah Bali. Pada Oktober tahun lalu, Lombok menjadi pemenang di acara penghargaan World Halal Travel Summit 2015 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Lombok berhasil memenangkan 2 kategori, yaitu World Best Halal Tourism Destination dan World Best Halal Honeymoon Destination. Semakin banyaknya wisatawan membuat banyak jasa akomodasi dan transportasi yang berkembang. Beragamnya tipe akomodasi dan transportasi ini berbanding lurus dengan biaya yang harus dikeluarkan oleh wisatawan.
Namun, buat wisatawan dengan dana pas-pasan tak usah khawatir, ternyata di Lombok ada sebuah rumah penginapan tanpa harus membayar biaya inap per malam alias gratis, yaitu Rumah Singgah Lombok Backpacker."Rumah Singgah Lombok Backpacker merupakan penginapan yang kami gratiskan untuk siapapun kawan-kawan yg datang dan travelling ke Lombok. tidak ada pungutan biaya, tidak ada bayar sepeser pun. Rumah singgah tersebut cara kami berguna kepada sesama, membantu dan memudahkan kawan-kawan berlibur di Lombok," tulis Duta, pengelola rumah tersebut pada blognya yang dikutip brilio.net, Senin (18/1). Ada 5 kamar, 2 kamar mandi, ruang tamu yang luas dan tentu saja senyum ramah menyambut siapapun dan dari mana saja kamu berasal di rumah singgah ini. Rumah Singgah Lombok Backpacker sendiri dimiliki keluarga besar Ikhsan."Istri beliau yang biasa kami panggil Mamak sangat periang dan suka menyediakan Kopi Lombok untuk para sahabat. Cara untuk sampai di Rumah Singgah Lombok Backpacker bisa dari bandara maupun dari Pelabuhan. Tapi sayangnya rumah singgah LB tidak dilalui oleh angkutan umum," pungkas Duta.
Sumber: Artikel brilio.net dan Foto Ganendra Aatmadeva
...moreTripTrus.Com - Bro, traveling pas puasa tuh emang PR banget! Lo harus tahan laper, haus, plus tetep fit biar perjalanan tetep asik. Tapi santai, ada cara biar lo gak loyo meskipun lagi road trip atau jalan-jalan di bulan Ramadan. Nih, simak tipsnya biar lo tetep strong dan puasanya lancar!
View this post on Instagram
A post shared by ROAM (@experiencesbyroam)
1. Bawa Bekal Sendiri, Jangan Ngandelin Takdir!
Gak semua tempat yang lo datengin jual makanan yang cocok buat sahur atau buka. Makanya, lo wajib bawa bekal sendiri! Pilih makanan yang banyak proteinnya, serat, dan lemak sehat biar tenaga lo tahan lama.
Kalau ribet bawa makanan berat, lo bisa sedia camilan sehat kayak kurma, kacang-kacangan, atau granola. Praktis, gampang dibawa, dan bikin lo tetep bertenaga sampai magrib!
2. Minum yang Cukup, Jangan Sampai Kekeringan!
Dehidrasi pas puasa itu nyiksa banget, apalagi kalau lo lagi di perjalanan jauh. Solusinya? Maksimalin asupan cairan pas sahur dan buka.
Hindarin kopi atau teh berlebihan, soalnya bikin badan makin kering. Mending pilih air putih, infused water, atau air kelapa biar elektrolit lo tetep seimbang.
[Baca juga : "10 Event Paling Kece Di Karisma Event Nusantara 2025! Lo Wajib Merapat!"]
3. Jangan Maksa! Kurangin Aktivitas Berat
Emang sih, traveling itu bikin pengen jalan-jalan terus. Tapi inget, lo lagi puasa! Jangan kebanyakan jalan kaki atau aktivitas yang bikin energi lo cepet abis.
Kalau bisa, pilih transportasi yang nyaman biar gak gampang capek. Mau ngebolang ke tempat wisata? Atur jadwalnya setelah buka puasa biar lo tetep bisa enjoy tanpa harus ngos-ngosan!
4. Makan yang Sehat Pas Buka, Jangan Kalap!
Pas azan magrib berkumandang, jangan langsung hajar makanan manis berlebihan! Lonjakan gula darah bisa bikin lo makin lemes.
Pilih makanan yang seimbang, kayak karbo kompleks, protein, dan lemak sehat biar tenaga lo tetep stabil. Kalau susah cari makanan sehat di perjalanan, bawa cadangan kayak sup instan bergizi atau makanan kemasan tinggi protein dan serat. Praktis dan tetep sehat!
5. Batasi Minuman Manis, Jangan Ketipu!
Gue tau banget, pas buka tuh suka kepengen minum es teh manis atau soda. Tapi hati-hati, kebanyakan gula malah bikin badan makin drop!
Mending pilih minuman yang bikin badan lo tetep fresh, kayak jus buah asli tanpa gula tambahan, teh herbal, atau cukup air putih aja. Badan lo bakal lebih segar dan gak gampang capek!
Jadi gitu, guys! Traveling pas puasa emang butuh trik biar tetep strong dan gak gampang KO. Yang penting, jaga pola makan, minum yang cukup, dan atur ritme biar lo bisa tetep jalan-jalan tanpa ganggu ibadah puasa. Siap ngebolang meskipun lagi Ramadan? (Sumber Foto @canva.com)
...moreTripTrus.Com - Festival Cap Go Meh yang dihelat di Singkawang, Kalimantan Barat dijamin seru. Pasalnya terdapat lima sub event yang akan digelar. Lima sub event yang akan digelar terdiri dari live musik, expo, hingga parade seni budaya dengan aroma mistis kuat. Semuanya diramu untuk menghadirkan experience berbeda bagi wisatawan.
View this post on Instagram
Cap Go Meh 2018 Singkawang 十五。元宵节。 #capgomeh #capgomehsingkawang2018 #capgomehsingkawang
A post shared by Yuan Wu (@nyian_ng) onMar 2, 2018 at 2:40am PST
Venuenya tersebar di beberapa spot Kota Singkawang. Mulai Lapangan Kridasana hingga Pusat Kota Singkawang. Deretan terbaiknya terdiri, pentas seni dan budaya, live musik dari artis nasional, atraksi tatung, expo Cap Go Meh, hingga replika 12 naga.“Cap Go Meh ini festival luar biasa. Dengan eksotisme yang ditawarkan, event ini selalu sukses menarik kunjungan wisatawan dalam jumlah besar. Apalagi, Cap Go Meh memiliki daya tarik berupa Tatung yang selalu menunjukan berbagai keajaiban,” ungkap Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam keterangan tertulis yang diterima Gatra.com, Selasa.Pada 2018, Festival Cap Go Meh mampu menghadirkan banyak wisatawan. PHRI Kota Singkawang sampai menghitung tingkat okupansi hotel dan kunjungan restoran naik 200%. Mereka terhanyut oleh keunikan yang ditawarkan Festival Cap Go Meh. Dan, pesona terbaik ini terus berlanjut di tahun 2019.
[Baca juga : "Catat! Ini Jadwal Wisata Budaya Nusantara Sepanjang Februari 2019"]Menjadi satu paket dengan Perayaan Tahun Baru Imlek 2570, Festival Cap Go Meh 2019 akan dibuka 3 Februari. Selang sehari berikutnya, Pentas Festival Seni dan Budaya hingga Expo di sajikan di Lapangan Kridasana. Kemeriahan ini bisa dinikmati 17 hari full mulai 4-20 Februari 2019. Ada 80 stand Expo Cap Go Meh akan menyajikan beragam produk UMKM unggulan yang dimiliki Singkawang.“Pastikan parade seni dan budaya tidak terlewatkan. Sebab, ada beragam tarian yang akan ditampilkan di sana. Panggung ini juga menampilkan keindahan budaya dari daerah lain. Hal ini pun menjadi bukti tingginya toleransi di Singkawang. Mereka tetap merawat keberagaman hingga menjadi kekuatan yang positif,” terang Menpar lagi.Menegaskan eksotisnya, adrenalin festival mulai dinaikan 17 Februari 2019. Ritualnya dimulai prosesi Buka Mata Replika 12 Naga. Lokasinya ada di Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Pusat Kota Singkawang. Pada 2018, festival menyertakan 9 Replika Naga. Waktu itu, 9 Replika Naga ini pun memecahkan rekor MURI. Ada juga pertunjukan Barongsai dengan pemain dari etnis Dayak, Melayu, Jawa, dan lainnya.Setelah ritual Buka Mata Replika 12 Naga dilakukan, kemeriahan dilanjutkan Festival Pawai Lampion. Lazim digelar malam hari, Festival Pawai Lampion ini menjadi fenomena dengan keindahan warnanya. Dikemas dalam konsep Festival Lampion, rekor MURI pun kembali diraih. Jumlah lampoin dihadirkan mencapai 20.067 buah.Usai menikmati warna warni lampion, wisatawan diajak menikmati nuansa religi di Kota Singkawang. Prosesi Tolak Bala oleh para Rohaniawan atau Tatung diberikan, 18 Februari 2019. Berikutnya, ada prosesi Sembahyang Dewa Langit (Ket Sam Thoi). Kedua sub event ini digelar di Kota Singkawang. Nuansa religi ini juga ikut menegaskan status Singkawang sebagai Kota Seribu Kelenteng.“Kota Singkawang ini sangat menginspirasi. Sebab, kota ini juga sangat riligius. Masyarakatnya bebas beribadah sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing. Nuansa ini tentu selalu menjadi daya tarik wisata,” tutur Menteri asal Banyuwangi tersebut.Perayaan puncak festival akan digelar 19 Februari 2019. Festival Cap Go Meh menyajikan aksi-aksi unik dari para Tatung. Aksi ini bisa dinikmati di sepanjang jalan utama Kota Singkawang. Ada juga Altan & Lelang, lalu prosesi ditutup dengan pembakaran Replika 12 Naga di Vihara Buddhayana Roban (Chai Thong). Menpar menambahkan, aksi Tatung menjadi bagian ritual yang paling ditunggu.“Aksi dari para Tatung ini yang paling dinanti. Wisatawan tertarik dengan keajaiban yang ditawarkan oleh para Tatung. Aksi mereka khas dan sangat unik. Yang jelas, Festival Cap Go Meh Singkawang 2019 ini jangan sampai terlewatkan. Segera atur perjalanan ke sana karena semuanya terbaik,” lanjutnya lagi.Selain atraksi, aksesibilitas dan amenitas luar biasa ditawarkan oleh Singkawang. Aksesibilitas menuju ke Kota Singkawang juga sangat mudah. Bila melalui jalur darat, wisatawan pun bisa menggunakan bus Damri dari Bandara Supadio, Pontianak. Tarif yang ditawarkan sekitar Rp100 Ribu per trip. Bagi para wisatawan asal Malaysia maka aksesibilitasnya jauh lebih sederhana. Mereka bisa menempuh jalur darat langsung dari Kuching menuju Singkawang melalui pintu PLBN Aruk di Sambas, Kalbar. Staf Khusus Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti menerangkan, Festival Cap Go Meh 2019 ini menawarkan beragam kemudahan aksesibilitas.
“Festival Cap Go Meh ini venue terbaik untuk berlibur. Daya tarik yang ditawarkan sungguh luar biasa. Selain atraksinya, wisatawan juga bisa menikmati beragam kuliner khas Singkawang. Sebab, festival ini juga memiliki stand kuliner Singkawang. Untuk aksesibilitas, jalan menuju Singkawan ini sangat bagus. Jalannya lebar dan mulus. Ini memang sudah menjadi komitmen Presiden Joko Widodo,” kata Esthy.Lalu, bagaimana dengan amenitas. Ada beragam hotel yang ditawarkan Kota Singkawang. Sebut saja Hotel Swiss-Belinn Singkawang dengan rate Rp800 Ribu semalam. Harga ramah pun ditawarkan Airy Singkawang Tengah Salam Diman 129 dengan banderol Rp261 Ribu per malang. Untuk hotel dengan harga di bawah Rp200 Ribu diantaranya, Wahana Inn, Astina Graha, juga Airy Graha Wahana.“Mengingat anemo besar publik terhadap Festival Cap Go Meh ini, lebih baik segera pesan kamar hotel dari sekarang. Harapannya, bisa mendapatkan hotel sesuai dengan kriteria yang paling diinginkan. Jadi, segera pesan juga tiket pesawat menuju Pontianak sebagai kota transit menuju Singkawang lebih awal,” tutup Esthy. (Sumber: Artikel gatra.com Foto indonesia-heritage.net)
...more