TripTrus.Com - Festival Cap Go Meh yang dihelat di Singkawang, Kalimantan Barat dijamin seru. Pasalnya terdapat lima sub event yang akan digelar. Lima sub event yang akan digelar terdiri dari live musik, expo, hingga parade seni budaya dengan aroma mistis kuat. Semuanya diramu untuk menghadirkan experience berbeda bagi wisatawan.
View this post on Instagram
Cap Go Meh 2018 Singkawang 十五。元宵节。 #capgomeh #capgomehsingkawang2018 #capgomehsingkawang
A post shared by Yuan Wu (@nyian_ng) onMar 2, 2018 at 2:40am PST
Venuenya tersebar di beberapa spot Kota Singkawang. Mulai Lapangan Kridasana hingga Pusat Kota Singkawang. Deretan terbaiknya terdiri, pentas seni dan budaya, live musik dari artis nasional, atraksi tatung, expo Cap Go Meh, hingga replika 12 naga.“Cap Go Meh ini festival luar biasa. Dengan eksotisme yang ditawarkan, event ini selalu sukses menarik kunjungan wisatawan dalam jumlah besar. Apalagi, Cap Go Meh memiliki daya tarik berupa Tatung yang selalu menunjukan berbagai keajaiban,” ungkap Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam keterangan tertulis yang diterima Gatra.com, Selasa.Pada 2018, Festival Cap Go Meh mampu menghadirkan banyak wisatawan. PHRI Kota Singkawang sampai menghitung tingkat okupansi hotel dan kunjungan restoran naik 200%. Mereka terhanyut oleh keunikan yang ditawarkan Festival Cap Go Meh. Dan, pesona terbaik ini terus berlanjut di tahun 2019.
[Baca juga : "Catat! Ini Jadwal Wisata Budaya Nusantara Sepanjang Februari 2019"]Menjadi satu paket dengan Perayaan Tahun Baru Imlek 2570, Festival Cap Go Meh 2019 akan dibuka 3 Februari. Selang sehari berikutnya, Pentas Festival Seni dan Budaya hingga Expo di sajikan di Lapangan Kridasana. Kemeriahan ini bisa dinikmati 17 hari full mulai 4-20 Februari 2019. Ada 80 stand Expo Cap Go Meh akan menyajikan beragam produk UMKM unggulan yang dimiliki Singkawang.“Pastikan parade seni dan budaya tidak terlewatkan. Sebab, ada beragam tarian yang akan ditampilkan di sana. Panggung ini juga menampilkan keindahan budaya dari daerah lain. Hal ini pun menjadi bukti tingginya toleransi di Singkawang. Mereka tetap merawat keberagaman hingga menjadi kekuatan yang positif,” terang Menpar lagi.Menegaskan eksotisnya, adrenalin festival mulai dinaikan 17 Februari 2019. Ritualnya dimulai prosesi Buka Mata Replika 12 Naga. Lokasinya ada di Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Pusat Kota Singkawang. Pada 2018, festival menyertakan 9 Replika Naga. Waktu itu, 9 Replika Naga ini pun memecahkan rekor MURI. Ada juga pertunjukan Barongsai dengan pemain dari etnis Dayak, Melayu, Jawa, dan lainnya.Setelah ritual Buka Mata Replika 12 Naga dilakukan, kemeriahan dilanjutkan Festival Pawai Lampion. Lazim digelar malam hari, Festival Pawai Lampion ini menjadi fenomena dengan keindahan warnanya. Dikemas dalam konsep Festival Lampion, rekor MURI pun kembali diraih. Jumlah lampoin dihadirkan mencapai 20.067 buah.Usai menikmati warna warni lampion, wisatawan diajak menikmati nuansa religi di Kota Singkawang. Prosesi Tolak Bala oleh para Rohaniawan atau Tatung diberikan, 18 Februari 2019. Berikutnya, ada prosesi Sembahyang Dewa Langit (Ket Sam Thoi). Kedua sub event ini digelar di Kota Singkawang. Nuansa religi ini juga ikut menegaskan status Singkawang sebagai Kota Seribu Kelenteng.“Kota Singkawang ini sangat menginspirasi. Sebab, kota ini juga sangat riligius. Masyarakatnya bebas beribadah sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing. Nuansa ini tentu selalu menjadi daya tarik wisata,” tutur Menteri asal Banyuwangi tersebut.Perayaan puncak festival akan digelar 19 Februari 2019. Festival Cap Go Meh menyajikan aksi-aksi unik dari para Tatung. Aksi ini bisa dinikmati di sepanjang jalan utama Kota Singkawang. Ada juga Altan & Lelang, lalu prosesi ditutup dengan pembakaran Replika 12 Naga di Vihara Buddhayana Roban (Chai Thong). Menpar menambahkan, aksi Tatung menjadi bagian ritual yang paling ditunggu.“Aksi dari para Tatung ini yang paling dinanti. Wisatawan tertarik dengan keajaiban yang ditawarkan oleh para Tatung. Aksi mereka khas dan sangat unik. Yang jelas, Festival Cap Go Meh Singkawang 2019 ini jangan sampai terlewatkan. Segera atur perjalanan ke sana karena semuanya terbaik,” lanjutnya lagi.Selain atraksi, aksesibilitas dan amenitas luar biasa ditawarkan oleh Singkawang. Aksesibilitas menuju ke Kota Singkawang juga sangat mudah. Bila melalui jalur darat, wisatawan pun bisa menggunakan bus Damri dari Bandara Supadio, Pontianak. Tarif yang ditawarkan sekitar Rp100 Ribu per trip. Bagi para wisatawan asal Malaysia maka aksesibilitasnya jauh lebih sederhana. Mereka bisa menempuh jalur darat langsung dari Kuching menuju Singkawang melalui pintu PLBN Aruk di Sambas, Kalbar. Staf Khusus Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti menerangkan, Festival Cap Go Meh 2019 ini menawarkan beragam kemudahan aksesibilitas.
“Festival Cap Go Meh ini venue terbaik untuk berlibur. Daya tarik yang ditawarkan sungguh luar biasa. Selain atraksinya, wisatawan juga bisa menikmati beragam kuliner khas Singkawang. Sebab, festival ini juga memiliki stand kuliner Singkawang. Untuk aksesibilitas, jalan menuju Singkawan ini sangat bagus. Jalannya lebar dan mulus. Ini memang sudah menjadi komitmen Presiden Joko Widodo,” kata Esthy.Lalu, bagaimana dengan amenitas. Ada beragam hotel yang ditawarkan Kota Singkawang. Sebut saja Hotel Swiss-Belinn Singkawang dengan rate Rp800 Ribu semalam. Harga ramah pun ditawarkan Airy Singkawang Tengah Salam Diman 129 dengan banderol Rp261 Ribu per malang. Untuk hotel dengan harga di bawah Rp200 Ribu diantaranya, Wahana Inn, Astina Graha, juga Airy Graha Wahana.“Mengingat anemo besar publik terhadap Festival Cap Go Meh ini, lebih baik segera pesan kamar hotel dari sekarang. Harapannya, bisa mendapatkan hotel sesuai dengan kriteria yang paling diinginkan. Jadi, segera pesan juga tiket pesawat menuju Pontianak sebagai kota transit menuju Singkawang lebih awal,” tutup Esthy. (Sumber: Artikel gatra.com Foto indonesia-heritage.net)
...moreTripTrus.Com - Cilegon dikenal sebagai kota industri, di sana berdiri megah pabrik-pabrik industri yang menjulang tinggi. Tapi, tanpa disadari di balik kemegahan pabrik-pabrik industri, Kota Cilegon memiliki daya tarik. Keindahan tersebut bisa kita nikmati dari atas bukit Batu Lawang.
Dengan jarak tempuh kurang lebih 30-45 menit dari Kota Cilegon. Batu Lawang terletak di Kelurahan Gerem, Merak. Batu Lawang amat potensial untuk dijadikan tempat tujuan wisata karena untuk mencapai tempat itu bisa dilakukan dengan cara hiking menyusuri bukit sejauh 6 km, dapat ditempuh dalam waktu sekitar 2-3 jam. Batu Lawang menawarkan keindahan dan kesejukan bagi para pengunjung.
Asal usul nama Batu Lawang karena terdapat sebuah batu berbentuk kodok berukuran besar yang berada dipuncak bukit, posisinya membelah dua gunung yaitu: Gunung Batur dan Gunung Gede. Karena itu akhirnya tempa ini diberi nama Batu Lawang yang memiliki arti batu yang saying besar yang dijadikan pintu.
Boleh dibilang, Batu Lawang menjadi tempat tujuan wisata kalian, selain mata kita dimanjakan oleh pemandangan bukit-bukit yang disesaki pepohonan, dari atas Batu Lawang kalian bisa melihat luasnya Kota Cilegon, Kawasan Industri sepanjang bibir pantai Banten hingga birunya Selat Sunda yang dipenuhi oleh lalu lalang kapal menuju Pelabuhan Merak.
Bagi kalian Warga Cilegon atau sekitarnya dan mungkin para pejalan bisa mengunjungi Batu Lawang. Berikut foto-foto keindahan Batu Lawang dari beberapa teman pejalan yang pernah mengunjunginya, karena tempat ini Instagram-able banget!
Sumber: Artikel Amieykha dan Foto Tracking Sepeda
...moreTripTrus.Com - Indonesia merupakan salah satu negara yang disebut sebut memiliki tingkat toleransi tinggi. Betapa tidak, hampir di seluruh kota/kabupaten dari Sabang sampai Merauke terdapat berbagai etnis yang hidup berdampingan secara damai dengan masyarakat pribumi. Tak terkecuali etnis Tionghoa.
Ratusan tahun sudah mereka bermukim di bumi pertiwi dan hidup berdampingan secara rukun dengan masyarakat pribumi. Berbagai sendi kehidupan mulai perekonomian hingga kebudayaan menjadi hal yang tak dapat lagi dipisahkan dari kedua belah pihak.
Sejarah panjang tersebut tampaknya masih membekas sampai detik ini. Berbagai bangunan bergaya oriental masih dapat kita jumpai di seluruh tempat. Masyarakat biasa menyebutnya dengan istilah “Pecinan”. Khusus di Kabupaten Temanggung, komplek Pecinan masih dapat dijumpai di Kecamatan Parakan, wilayah yang disinyalir menjadi pusat aktifitas etnis Tionghoa kala itu.
[Baca juga : "Kopi Aren Organik Sumut Jadi Kawasan Agro Wisata"]
Tembok-tembok tua nan kokoh lengkap dengan jendela serta daun pintu berbahan kayu berwarna memudar menjadi penanda jejak sejarah bahwa mereka telah lama menyatu dengan penduduk setempat.
Sejarah menyebut, pada tahun 1700 ada beberapa pendatang yang membuat bangunan rumah tinggal dengan gaya arsitektur Cina di pemukiman tersebut. Mulai dari Siek Kian Ing pada tahun 1700, Tiong Tiam Tjing (1703), Go Hong Ging (1790) dan Seik Siang I (1793). Ada pula rumah keluarga Lie yang dibangun pada tahun 1870 dan sekarang ditempati oleh generasi ketujuh.
View this post on Instagram
They can imitate you, but they can't duplicate you Coz you got something spesial -dessert,dawin- ----------------------------- 🏡 Rumah keluarga Li, atau dulu disebut rumah OBL temanggung 📷 xiaomi redmi2 by @sthopesofia #jelajahsejarah #rumahobl #exploretemanggung #kotatoeamagelang #komunitasktm #explorejateng #hijabtraveller #mytripwithhijab #capgomeh #jelajahpecinantemanggung #pecinantemanggung
A post shared by Rahma Setiani, SIP (@setianirahma) onFeb 28, 2016 at 6:12pm PST
“Di kawasan Pecinan Parakan juga terdapat sebuah rumah milik etnis Tionghoa yang kami anggap sebagai situs istimewa dan masuk ke dalam inventarisasi Kota Pusaka di Temanggung. Selain bentuk fisik bangunan yang masih asli, tempat yang telah berusia lebih dari dua abad ini juga pernah dikunjungi oleh keturunan dinasti asal Tiongkok langsung,” beber Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung, Woro Andijani.
Terpisah, Lidya Samsetyagraha, salah seorang warga keturunan bahkan memberikan bukti nyata lain bahwa selama ini telah terjadi akulturasi kebudayaan asli Tiongkok dengan masyarakat setempat. Seperti tercermin pada sajian kuliner yang biasa terhidang saat perayaan Imlek di banyak lokasi.
Yakni lontong cap go meh. Sebenarnya di dalam tatanan budaya masyarakat Tionghoa sendiri, makanan ini sama sekali tidak ada. Akan tetapi justru menjadi salah satu sajian khas pada rangkaian perayaan cap go meh oleh warga keturunan yang tinggal di Indonesia.
“Makanan ini merupakan bukti nyata adanya asimilasi dengan kebudayaan lokal sekaligus kesetaraan kami yang telah membumi layaknya penduduk lain di negara ini,” pungkasnya. (Sumber: Artikel merdeka.com Foto Klenteng Kong Ling Bio)
...moreTripTrus.Com - Bro sis, lo udah nyiapin agenda buat Mei 2025 belum? Jangan sampe cuma scroll medsos doang sambil rebahan ya. Soalnya, sepanjang bulan Mei ini, Indonesia rame banget sama event kece dari ujung barat sampe timur. Ada yang nuansanya budaya, ada juga yang bisa lo nikmatin sambil kulineran atau ngejoget bareng crowd di festival musik. Cocok banget buat lo yang pengen liburan sambil eksplor hal-hal baru dan tetap eksis di feed Instagram lo!
✨ SEBA BADUY (1–4 Mei 2025 – Lebak, Banten)
View this post on Instagram
A post shared by Iwan Kristiana (@iwankristiana)
Event ini vibes-nya beda banget, sob. Lo bisa ngintip budaya Baduy yang masih super tradisional tapi magis abis! Kegiatan ini jadi ajang warga Baduy Luar nganterin hasil bumi ke Pemda Banten sebagai simbol perdamaian dan rasa syukur. Lo bakal ngerasain atmosfer yang damai, jauh dari hiruk-pikuk kota, cocok buat lo yang lagi pengen detoks digital.
🎭 SEMARANG NIGHT CARNIVAL (4 Mei 2025 – Semarang, Jateng) Lo suka lampu-lampu gemerlap dan kostum nyentrik? Nah, SNC ini tuh parade malam yang bikin jalanan Semarang jadi panggung catwalk penuh warna. Banyak performance unik dari berbagai komunitas dan pelajar. Lo bisa hunting foto estetik buat feed lo. Pokoknya, vibes-nya asik banget!
🧘♀️ BALI SPIRIT FESTIVAL (7–11 Mei 2025 – Gianyar, Bali) Lo yang suka yoga, meditasi, dan healing vibes ala-ala Ubud, wajib banget datang ke sini. Festival ini bukan cuma soal gerakan, tapi juga jiwa dan pikiran. Banyak banget workshop, kelas spiritual, sampai pertunjukan seni dari penjuru dunia. Bisa banget buat recharge energi lo yang udah mulai soak!
🍜 FESTIVAL KULINER LEGENDARIS SURABAYA (8–10 Mei 2025 – Surabaya, Jatim) Geng perut lapar, mari merapat! Lo bisa nyobain makanan legendaris khas Suroboyo yang udah melegenda dari zaman kakek-nenek. Dari rawon, rujak cingur, sampe lontong balap, semua ada di sini. Sambil makan, lo juga bakal disuguhi live music dan pertunjukan seni. Bener-bener paket lengkap!
🏖️ PESONA BELITUNG BEACH FESTIVAL (8–12 Mei 2025 – Belitung, Babel) Pantai, musik, dan sunset kece, siapa yang nolak? Di event ini, lo bisa ngerasain keindahan pantai Belitung sambil nikmatin festival musik dan lomba seru kayak beach volleyball sampe lomba layangan. Pas buat lo yang doyan vitamin-sea tapi tetep pengen ada hiburannya juga.
📚 MINANGKABAU LITERACY FESTIVAL (8–12 Mei 2025 – Padang, Sumbar) Buat lo yang suka dunia literasi, ini surganya! Banyak diskusi buku, workshop penulisan, sampai pertunjukan budaya Minang yang kece banget. Bisa ketemu penulis-penulis top juga. Lo gak cuma dapet ilmu, tapi juga kenalan baru. Siapa tau jodoh juga, kan?
💃 FESTIVAL MUARO PADANG (8–12 Mei 2025 – Padang, Sumbar) Kalo lo demen sama vibes festival rakyat, ini cocok! Ada parade budaya, kuliner khas Minang, sampe atraksi seru di tepi sungai Muaro. Acaranya tuh gabungan antara adat dan hiburan kekinian. Lo bisa happy-happy sekaligus belajar soal budaya lokal.
🎨 SEMARAK BUDAYA INDONESIA (9–10 Mei 2025 – Solo, Jateng) Solo gak pernah kehabisan ide buat bikin acara kece. Di event ini, lo bakal disuguhin tarian tradisional, pameran kriya, sampe fashion show kain-kain etnik. Lo bisa banget liat langsung gimana budaya Indonesia dipoles jadi kekinian. Estetik parah!
⛰️ FESTIVAL PARALAYANG BUKIK MARANDO (16–23 Mei 2025 – Pasaman Barat, Sumbar) Lo adrenaline junkie? Wajib terbang ke Sumbar! Paralayang di sini tuh epic, view-nya gunung dan sawah yang hijau banget. Selain itu, ada juga hiburan lokal dan stand-stand kuliner buat ngisi tenaga abis terbang. Lo bakal ngerasa kayak burung, tapi tetep stylish!
🚤 LOMBA PERAHU LAYAR (17 Mei 2025 – Surabaya, Jatim) Balik lagi ke Suroboyo, kali ini ada event seru di laut! Lomba perahu layar ini bukan cuma adu cepat, tapi juga adu estetik perahu yang dihias kece abis. Bisa sekalian piknik pinggir laut sambil nonton. Bawa sunscreen, jangan lupa!
[Baca juga : "Mei 2025, Liburan Panjang, Waktunya Ngebebas Dan Manfaatin Semua Tanggal Merah!"]
🌺 FESTIVAL ISEN MULANG (17–23 Mei 2025 – Palangka Raya, Kalteng) Festival ini tuh semacam all-in-one package buat lo yang mau liat budaya Dayak lebih dekat. Dari lomba masak tradisional, seni bela diri, sampe fashion show etnik, semua ada! Bener-bener kaya budaya tapi dikemas kekinian. Jangan heran kalo tiba-tiba lo pengen stay lebih lama di Kalimantan.
🍉 FESTIVAL RUJAK ULEG (17–18 Mei 2025 – Surabaya, Jatim) Lo suka rujak? Di sini bukan cuma makan doang, tapi lo juga bisa ikutan nguleg rame-rame bareng ratusan orang. Seru, unik, dan rame! Ini tuh salah satu tradisi Suroboyo yang paling pecah, lo bakal dapet pengalaman yang gak biasa.
🥁 GELAR MELAYU SERUMPUN (20–24 Mei 2025 – Medan, Sumut) Event ini cocok buat lo yang pengen kenalan sama budaya Melayu. Ada musik, tari, kuliner, dan fashion yang semuanya berbau Melayu. Lo bakal ngerasa kayak lagi di negeri seberang tapi masih di Indonesia. Estetik dan edukatif!
🍴 JOGJA INTERNATIONAL FOOD EXPO (20–24 Mei 2025 – Bantul, DIY) Kalo lo foodie sejati, ini surganya! Dari makanan lokal sampe internasional, semuanya ada. Lo bisa nyobain kuliner unik dari berbagai negara, sambil nikmatin suasana Jogja yang hangat. Siapin perut kosong dan memori HP buat foto makanan!
🌍 KIRAB 1000 TENONG (20–24 Mei 2025 – Banjarnegara, Jateng) Tenong alias tempat makanan khas Jawa ini bakal dirayain dalam bentuk parade unik. Ada 1000 tenong diarak sambil diramein musik tradisional dan performance budaya. Lo bakal ngerasain momen spiritual dan kekeluargaan yang hangat banget.
🎶 KERONCONG PLESIRAN IX (24 Mei 2025 – Kulon Progo, DIY) Musik keroncong emang klasik, tapi jangan salah, dibawain dengan gaya modern tuh jadi beda vibes-nya. Festival ini ngebuktiin kalau musik jadul bisa banget jadi tren baru asal dikemas kreatif. Lo bisa chill di alam sambil dengerin musik santai.
🌊 FESTIVAL TUMPAH RUAH (27–31 Mei 2025 – Jambi) Festival ini literally tumpah ruah! Semua elemen budaya dan kreativitas warga Jambi disatuin jadi satu event meriah. Dari seni, musik, sampe lomba-lomba lucu ada semua. Cocok buat lo yang demen eksplor kota-kota non-mainstream.
🏝️ FESTIVAL PESONA AEKHULA (28 Mei–1 Juni 2025 – Nias Barat, Sumut) Nias tuh gak cuma surfing doang! Di festival ini, lo bakal liat budaya Nias yang unik banget, dari tarian perang, pameran kerajinan tangan, sampe kuliner lokal yang bikin nagih. Lo bakal sadar, Indonesia tuh kaya banget sama budaya yang belum tentu lo kenal sebelumnya.
🖼️ PALEMBANG ART AND CULTURE FESTIVAL (28 Mei–1 Juni 2025 – Palembang, Sumsel) Seni dan budaya Palembang gak boleh diremehkan, gengs! Di event ini, semuanya dipamerin dari lukisan, kerajinan, sampe tari tradisional. Lo bisa banget belajar sejarah sambil nikmatin suasana festival yang fun dan penuh warna.
🍲 UBUD FOOD FESTIVAL (30 Mei–1 Juni 2025 – Gianyar, Bali) Ubud tuh udah dikenal sebagai surga kuliner, dan festival ini jadi bukti nyatanya. Banyak chef top hadir, demo masak, talkshow, dan tentunya, makan-makan! Cocok buat lo yang pengen eksplor rasa baru sekaligus healing di alam Bali.
Nah, lo udah liat sendiri kan betapa serunya bulan Mei 2025 ini? Event-nya gak kaleng-kaleng, dari budaya, kuliner, sampe extreme sport juga ada. Tinggal pilih yang sesuai mood lo. Jangan sampe lo nonton doang di Instastory orang lain. Yuk, siapin waktu, ajak bestie lo, dan buruan cus ke salah satu event kece ini. Karena hidup tuh soal momen, bukan cuma scroll-scroll doang! (Sumber Foto @rifkybombogie)
...moreTripTrus.Com - Dengan segala hiruk-pikuknya, ternyata Jakarta masih memiliki banyak lokasi yang sangat erat dengan Sejarah Indonesia. Dan bagi warga Jakarta dengan segala kesibukannya yang padat, liburan waktu singkat di Ibukota menjadi salah satu alternatif untuk mengisi hari libur mereka. Di Jakarta banyak museum-museum yang wajib dikunjungi, selain sebagai tempat liburan yang menyenangkan, Museum juga dapat memberikan edukasi lebih bagi anak-anak sekolah. Jadi, Museum apa saja yang wajib dikunjungi di Kota Jakarta?
1. Museum Sejarah Jakarta
Museum Sejarah Jakarta atau yang lebih dikenal sebagai Museum Fatahillah atau Museum Batavia adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat dengan luas lebih dari 1.300 meter persegi.
Gedung ini dulu adalah sebuah Stadhuis (bahasa Belanda untuk Balai Kota) yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah Gubernur Jendral Johan van Hoorn. Bangunannya menyerupai Istana Dam di Amsterdam, terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara.
Pada tanggal 30 Maret 1974, gedung ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah. Museum ini memiliki luas lebih dari 1.300 meter persegi. Pekarangan dengan susunan konblok, dan sebuah kolam dihiasi beberapa pohon tua.
Baca selengkapnya di link ini.
2. Museum Wayang
Museum Wayang adalah sebuah museum yang berlokasi di Jalan Pintu Besar Utara Nomor 27, Jakarta Barat. Gedung yang tampak unik dan menarik ini telah beberapa kali mengalami perombakan. Pada awalnya bangunan ini bernama De Oude Hollandsche Kerk (Gereja Lama Belanda) dan dibangun pertamakali pada tahun 1640.
Tahun 1732 diperbaiki dan berganti nama De Nieuwe Hollandse Kerk (Gereja Baru Belanda) hingga tahun 1808 akibat hancur oleh gempa bumi pada tahun yang sama. Di atas tanah bekas reruntuhan inilah dibangun gedung Museum Wayang dan diresmikan pemakaiannya sebagai museum pada 13 Agustus 1975. Meskipun telah dipugar, beberapa bagian gereja lama dan baru masih terlihat pada bangunan ini.
Baca selengkapnya di link ini.
3. Museum Nasional Republik Indonesia
Museum Nasional Republik Indonesia atau lebih dikenal Museum Gajah, adalah sebuah museum yang terletak di Jakarta Pusat dan persisnya di Jalan Merdeka Barat Nomor 12. Museum ini merupakan museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara.
Cikal bakal museum ini lahir tahun 1778, tepatnya tanggal 24 April, pada saat pembentukan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (Ikatan Kesenian dan Ilmu Batavia). J.C.M. Radermacher, ketua perkumpulan itu, menyumbang sebuah gedung yang bertempat di Jalan Kalibesar beserta dengan koleksi buku dan benda-benda budaya yang nanti menjadi dasar untuk pendirian museum.
Baca selengkapnya di link ini.
4. Museum Seni Rupa dan Keramik
Museum Seni Rupa dan Keramik terletak di Jalan Pos Kota No 2, Kotamadya Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Indonesia. Museum yang tepatnya berada di seberang Museum Sejarah Jakarta itu memajang keramik lokal dari berbagai daerah di Tanah Air, dari era Kerajaan Majapahit abad ke-14, dan dari berbagai negara di dunia.
Gedung yang dibangun pada 12 Januari 1870 itu awalnya digunakan oleh Pemerintah Hindia-Belanda untuk Kantor Dewan Kehakiman pada Benteng Batavia (Ordinaris Raad van Justitie Binnen Het Kasteel Batavia). Saat pendudukan Jepang dan perjuangan kemerdekaan sekitar tahun 1944, tempat itu dimanfaatkan oleh tentara KNIL dan selanjutnya untuk asrama militer TNI.
Baca selengkapnya di link ini.
5. Museum Taman Prasasti
Museum Taman Prasasti Berada di Jalan Tanah Abang No. 1, Jakarta Pusat. Museum seluas 1,2 ha ini merupakan museum terbuka yang menampilkan karya seni dari masa lampau tentang kecanggihan para pematung, pemahat, kaligrafer dan sastrawan. Museum ini merupakan sebuah museum cagar budaya peninggalan masa kolonial Belanda yang memiliki koleksi prasasti nisan kuno serta miniatur makam khas dari 27 provinsi di Indonesia, beserta koleksi kereta jenazah antik.
Beberapa koleksi di mesium ini adalah prasasti dari zaman Belanda dan akam beberapa tokoh Belanda, Inggris dan Indonesia atau Hindia Belanda Seperti A.V. Michiels (tokoh belanda di perang Buleleng), Dr. H.F. Roll (pendiri STOVIA) dan J.H.R. Kohler (Tokoh Operasi Belanda di Aceh).
Baca selengkapnya di link ini.
6. Museum Tekstil
Meseum Tekstil Bertempat di Jalan Aipda K.S. Tubun No.4, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Museum ini secara resmi dibuka pada tanggal 28 Juli 1976 dan berdiri dengan menempati gedung tua di atas areal seluas 16.410 meter persegi. useum Tekstil merupakan sebuah cagar budaya yang secara khusus mengumpulkan, mengawetkan, serta memamerkan karya-karya seni yang berkaitan dengan pertekstilan Indonesia.
Meseum ini merupakan yang terbesar di Indonesia useum ini mempunyai koleksi-koleksi sekitar 1.000 buah. Keistimewaan museum ini terletak pada koleksi-koleksinya yang kebanyakan merupakan koleksi tekstil tradisional Indonesia.
Baca selengkapnya di link ini.
7. Museum Satria Mandala
Museum Satria Mandala terletak di Jalan Jenderal Gatot Subroto no.14, Jakarta Selatan. Museum Satria Mandala adalah museum sejarah perjuangan Tentara Nasional Indonesia.
Museum yang diresmikan pada tahun 1972 oleh mantan Presiden Indonesia, Soeharto ini awalnya adalah rumah dari salah satu istri mantan Presiden Indonesia, Soekarno, yaitu istrinya yang bernama Ratna Sari Dewi Soekarno. di dalam mesium terdapat beberapa benda unik peninggalan perang seperti koleksi ranjau, rudal, torpedo, tank, meriam bahkan helikopter dan pesawat terbang.
Baca selengkapnya di link ini.
8. Museum Kebangkitan Nasional
Museum Kebangkitan Nasional terletak di jalan Abdurrahman Saleh No.26, sebelum RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Museum Kebangkitan Nasional adalah sebuah gedung yang dibangun sebagai monumen tempat lahir dan berkembangnya kesadaran nasional dan juga ditemukannya organisasi pergerakan modern pertama kali dengan nama Boedi Oetomo.
Dalam perjalanannya, gedung tersebut selalu beralih fungsi, sempat menjadi sekolah kedokteran yang didirikan oleh Belanda dengan nama School tot Opleiding van Inlandsche Artsen disingkat STOVIA. Di dalam museum terdapat beberapa koleksi sebanyak 2.042 buah anatara lain oto, lukisan, patung, diorama, peta/maket/sketsa, angunan, mebel, jam dinding, gantungan lonceng, perlengkapan kesehatan, pakaian dan senjata.
Baca selengkapnya di link ini.
9. Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution
Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution terletak di jalan Teuku Umar No. 40, Jakarta Pusat. Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution juga dikenal sebagai Museum Sasmitaloka Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution merupakan salah satu museum pahlawan nasional yang terbuka untuk umum dari hari Selasa hingga hari Minggu, dari pukul 08:00 hingga pukul 14:00 WIB.
Museum ini semula adalah kediaman pribadi dari Pak Nasution yang ditempati bersama dengan keluarganya sejak menjabat sebagai KSAD tahun 1949 hingga wafatnya pada tanggal 6 September 2000.
Baca selengkapnya di link ini.
10. Museum Bahari
Museum Bahari terletak di Jalan Pasar Ikan No. 1 Sunda Kelapa, Jakarta Utara. Buka dari 09.00 - 15.00 WIB, dari Selasa hingga Minggu. Pada hari libur sekolah, museum tetap dibuka. Museum Bahari adalah museum yang menyimpan koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia.
Di dalam museum terdapat beberapa koleksi antara lain jenis perahu tradisional dengan aneka bentuk, gaya dan ragam hias, hingga kapal zaman VOC. Selain itu ada pula berbagai model dan miniatur kapal modern dan perlengkapan penunjang kegiatan pelayaran. Sedikitnya ada 126 koleksi benda-benda sejarah kelautan.
Baca selengkapnya di link ini.
11. Museum Adam Malik
Museum Adam Malik terletak di Jalan Diponegoro No.29 Jakarta Pusat. Mulanya merupakan tempat tinggal Mantan Wakil Presiden RI Adam Malik. Diresmikan tanggal 5 September 1985 (satu tahun setelah Adam Malik wafat) oleh Ibu Tien Soeharto.
Dalam rumah yang kini telah dijadikan museum ini tersimpan berbagai benda bersejarah, terdiri dari 13 jenis koleksi yaitu lukisan, ikon Rusia, lukisan Cina, keramik, buku-buku, senjata tradisional, patung batu dan perunggu, ukiran kayu, batu permata, emas, tekstil, kristal, dan alat fotografi. di dalam terdapat terdapat seperangkat kursi gaya Eropa dan lemari Cina, seekor harimau yang sudah diawetkan serta dilengkapi pula dengan tiga buah lonceng antik.
Baca selengkapnya di link ini.
=================================================================
Amieykha – Jejaka kelahiran Jakarta ini merupakan founder dari JKTjalanjalan, komunitas traveling. Dia adalah seorang Traveler Kelas Pekerja yang jadwal travelingnya tidak menentu.
...moreTripTrus.Com - Bocoran dari pemerintah NTB, khususnya Dinas Pariwisata, mereka baru aja ngelempar Calendar of Event NTB buat tahun ini. Ada 36 acara pariwisata yang siap banget ngeramein NTB sepanjang tahun, guys!
Jamaluddin Malady, Kepala Dinas Pariwisata NTB, ceritanya pas lagi ngeluncurin kalender itu di Desa Wisata Bilabante, Lombok Tengah, pada Selasa (2/1/2024), dia bilang, "Ada 36 event kita luncurkan, tapi ini bisa saja bertambah dan jumlahnya bisa lebih karena ada beberapa event juga belum masuk."
View this post on Instagram
A post shared by Tiara and Friends band (@tiarandfriends)
Nah, katanya sih kalender ini mencakup segala macam event, mulai dari yang bercorak budaya, olahraga, sampe yang religi gitu. Dia berharap para pebisnis pariwisata, kayak transportasi, hotel, tour guide, dan travel pariwisata, bisa siap-siap dengan baik.
"Jadi, nanti saat mereka ajak tamu, baik yang lokal atau turis internasional, pasti ada tempat keren buat dikunjungin atau acara seru yang bisa dinikmati," ujarnya semangat.
[Baca juga : "Liburan Seru Di Jogja 2024, Daftar Event Gokil Yang Harus Kamu Datengin!"]
Trus, dia berdoa banget sih tahun ini gak ada halangan kayak pandemi Covid-19 yang bikin ribet. Targetnya dari 36 event ini, Pemprov NTB mengharapkan sekitar 2,5 juta wisatawan bakal mampir dan merasakan pesona NTB.
"Semoga dengan kalender event ini, pariwisata NTB bisa makin melesat dan ngasih pengalaman seru buat setiap pengunjungnya," begitu harapannya. Seru, kan? Tunggu aja apa lagi yang bakal muncul di tahun ini! (Sumber Foto @insmedia_indonesia)
...moreTripTrus.Com - Bro-Sis Traveler, siap-siap tahun 2026 bakal penuh vibes event wisata yang seru, kultur, sampai olahraga hits! Dari Lampung yang nge-hits banget sama festival kuliner budaya sampai Jawa Barat yang racik event kece sepanjang Januari, semua info ini wajib lo catet biar nggak ketinggalan jalan-jalan bareng temen-temen lo! Paling seru, berbagai kegiatan mulai dari wayang golek, fun run, sampai konser jazz ada semua, bikin liburan lo makin rame dan penuh momen IG-able abis! Jadi siapin jadwal lo, catet tanggal pentingnya, dan jangan sampe event favorit lo lewat gitu aja, Bro-Sis! Ini baru awal dari seluruh calendar of events yang disiapin buat bikin tahun lo makin legendary!
View this post on Instagram
A post shared by HOG CREATIVE (@ho.g.creative)
Lampung Maju: Festival, Budaya, & Kuliner yang Bikin Lo Betah!
Bro-Sis Traveler, di Lampung tuh bukan sekadar wisata alam doang — event sepanjang tahun 2026 siap ngebuat feed lo penuh sama foto-foto kece dan pengalaman nyata banget! Mulai Januari, lo bisa nongkrong di Srawung Seni Sawah sambil nikmatin vibes lokal, lanjut ke Lampung Event Kuliner yang manjangin lidah lo dari 30 Jan – 8 Feb! Ga cuman itu, tiap bulan bakal ada festival unik kayak Festival Mangrove Pasir Sakti, Festival Tirta Kali Medek, sampe Tanggamus Expo yang rame banget! Terus pas April-Mei, kontes Muli Mekhanai jadi ajang keren buat liat budaya asli Lampung yang penuh warna, diselingi juga kegiatan seru kayak Festival Megou Pak dan Trail Run buat lo yang suka sporty vibes!
Apalagi pas pertengahan tahun, Lampung makin ramai sama acara besar kayak Krakatau Festival, Tubaba Art Festival #10, Festival Kuda Lumping sampai Festival Literasi — semua itu bakal nyajiin pengalaman budaya lokal yang kuat plus festival keren buat lo jalan-jalan sama squad atau keluarga! Tentu aja, event-event ini juga bantu ngangkat ekonomi lokal dan bikin Lampung makin dikenal secara nasional maupun internasional, Bro-Sis.
[Baca juga : "8 Event Kece Buat Lo Yang Hobi Jalan Juga Nyantai"]
Jawa Barat Januari 2026: Game On! Culture, Race, & Fun Vibes!
Bro-Sis Traveler, kalo lo lagi ngerencanain liburan Januari 2026, Jawa Barat tuh pilihan yang gila serunya! Opening bulan ini dimulai dengan Pagelaran Wayang Golek Putra Giri Harja 3 di Bandung tanggal 3 Januari — cocok banget buat lo yang pengen liat seni tradisional klasik yang masih nge-hits abis. Selama bulan Januari juga ada Nyawang Bulan sepanjang 3–31 Januari buat lo yang pede sama tradisi lokal, plus series Longser setiap Selasa di Gedung Rumentangsiang yang asik banget buat nuansa budaya yang chill tapi penuh cerita.
Gak ketinggalan, ada pertunjukan Lutung Kasarung The Shadow Theatre di Dago yang bakal kasih lo vibes seni teatrikal yang unik banget! Buat lo yang suka aktivitas fisik, event kayak Jago Race, Babaturan Ganesha Fun Run, Tahura Trail Running, dan juga Bogor Color Run Festival siap bikin Bulan Januari lo makin rame dan sporty! Dan buat tutup bulan Januari, ada Jazz Hujan: Intimate Jazz Concert di Bogor yang bakal jadi pengalaman musik yang vibes banget buat lo yang suka relaxing sambil nikmatin sunset dan musik. Pokoknya Jawa Barat Januari 2026 tuh udah kayak festival marathon, Bro-Sis!
Akhirnya, Bro-Sis Traveler, jelas banget kalo 2026 bakal jadi tahun yang penuh dengan event kece di dua wilayah hits: Lampung dan Jawa Barat. Lo bisa ngebuild itinerary lo dari festival kuliner dan budaya yang rame di Lampung sampe event sport & culture mashup di Jawa Barat yang Instagram-worthy banget! Semua ini bukan cuma buat lo yang suka jalan-jalan, tapi juga buat lo yang pengen ngulik budaya lokal, ngerasain event komunitas, dan bikin cerita liburan lo makin legit. Jadi siapin packing list, camera, dan tentu aja semangat loe buat explore semua event keren ini bareng squad! Jangan lupa catet tanggal-tanggal pentingnya biar gak sampe nyesel karena event favorit lo udah kelar tanpa lo datengin! (Sumber Foto @ho.g.creative)
...moreTRIPTRUS - Lumba-lumba adalah mamalia laut yang dikenal sangat ramah. Bahkan ia kerap membantu orang-orang yang kebetulan tenggelam di dalam lautan. Lumba-lumba juga memiliki suara ultrasonik yang konon bisa digunakan untuk terapi orang yang memiliki sindrom autis. Terpenting lagi, lumba-lumba juga bisa dilatih untuk melakukan atraksi-atraksi yang sangat hebat di lautan.
Barangkali anda semua sudah melihat lumba-lumba di tempat pertunjukan, atau di kebun binatang dan taman air. Tapi pernahkah anda semua menyaksikan lumba-lumba di alam terbuka? Melihat mereka berenang dan meloncat di pinggiran kapal yang melintas. Tak perlu jauh-jauh, Indonesia memiliki banyak spot yang bisa anda gunakan untuk melihat lumba-lumba. Mari simak selengkapnya.
1. Perairan Misool, Raja Ampat – Papua
Perairan di Misool, Raja Ampat memang dikenal sangat indah. Lautnya yang masih jernih dipadu dengan pulau yang masih alami membuat lokasi ini bak secuil surga di bumi Papua. Anda yang menyukai pengalaman menyelam dan menyusuri keindahan bawah laut akan menyukai Misool yang tidak ada bandingannya.
Perairan di Misool dikenal sangat kaya akan biota laut. Di kawasan ini memiliki banyak spesies hiu kecil dan juga paus. Untuk anda yang menyukai lumba-lumba yang ramah, kawasan ini memiliki 3 spesies lumba-lumba. Biasanya mereka akan keluar dan mengikuti kapal-kapal wisatawan yang melintas.
2. Teluk Kiluan – Lampung
Teluk Kiluan dapat ditempuh sekitar 3-4 jam dari pusat Bandar Lampung. Lokasi ini menjadi primadona wisatawan yang sangat menyukai petualangan bahari yang tiada batas. Pengunjung bisa menyewa kapal untuk berlayar sambil menikmati indahnya pemandangan dan jika beruntung bisa melihat atraksi lumba-lumba yang sangat memukau.
Kawasan ini memiliki dua jenis lumba-lumba yang jumlahnya diperkirakan ada ratusan. Pertama adalah lumba-lumba hidung botol dan yang kedua adalah lumba-lumba paruh panjang. Lumba-lumba jenis paruh panjang memiliki tubuh yang relatif kecil dan suka sekali melompat di udara untuk menghibur semua orang.
3. Pantai Lovina – Bali
Pantai Lovina adalah pantai yang paling dikenal di Bali meski suasananya masih sangat alami. Terletak di ujung utara Bali, pantai ini menyajikan pengalaman berharga bagi semua wisatawan yang ingin menikmati kehidupan lumba-lumba. Biasanya, saat bagi datang, mereka akan meloncat-loncat di lautan beriringan dengan kapal laut di sebelahnya.
Atraksi dari lumba-lumba di Bali bagian Buleleng ini lambat laun menjadi incaran banyak orang. Terutama mereka yang tidak menyukai suasana gegap gempita di Bali bagian selatan. Pantai dengan puluhan lumba-lumba ini bisa membuat wisatawan, bahkan anda merasa nyaman dan ingin berlama-lama di sana.
4. Kawasan Pulau Peucang – Banten
Pulau Peucang memang belum banyak diketahui oleh wisatawan di Indonesia. Meski demikian, kawasan ini menyajikan pengalaman yang sangat berharga, salah satunya adalah berenang dengan lumba-lumba di laut lepas. Ya, berenang dengan mamalia laut ini tanpa harus naik kapal laut yang kadang sangat berisik.
Di dunia ini, mungkin hanya ada dua spot wisata yang menyajikan pengalaman berenang dengan lumba-lumba. Pertama adalah di Florida, Amerika dan yang kedua di Pulau Peucang, Banten, Indonesia. Bila anda kebetulan berada di kawasan Banten, jangan lupa untuk mampir dan menikmati sensasi berenang dengan para lumba-lumba di laut lepas.
5. Perairan Taman Nasional Komodo – Nusa Tenggara Timur
Perairan di kawasan Taman Nasional Komodo juga dikenal menyajikan pengalaman bertemu dengan lumba-lumba yang mengesankan. Lumba-lumba ini biasanya keluar saat pagi hari. Kala matahari masih akan keluar di ufuk timur, lumba-lumba mulai melakukan aktivitas paginya dengan melompat-lompat di udara.
Biasanya mamalia laut ini terlihat di perairan yang menuju Pulau Padar dan Pulau Kalong. Pulau Padar adalah situs warisan budaya dunia UNESCO sejak tahun 1991. Dari pulau ini, kadang anda bisa menyaksikan lumba-lumba yang bergerak dengan bebas di lautan.
6. Perairan Pulau Siladen – Sulawesi Utara
Pulau Siladen terletak di kawasan Taman Nasional Bunaken. Turis yang datang ke sini tak lagi hanya menikmati taman bawa laut yang sangat indah itu. Tapi juga mencari peruntungan untuk bertemu dengan kawanan lumba-lumba. Biasanya mereka suka menampakkan diri permukaan laut atau berenang di dalam air.
Lumba-lumba biasanya akan muncul di pagi hari. Mereka suka sekali mengikuti kapal-kapal yang bergerak menuju Pulau Siladen. Mereka biasanya berjumlah 20-30 ekor dan akan mengawal wisatawan yang takjub menyaksikan tingkah mereka.
7. Kepulauan Derawan – Kalimantan Timur
Kepulauan Derawan adalah spot baru dalam tujuan penyelam di Indonesia. Setelah Bunaken dan raja Ampat, kawasan ini juag dikenal memiliki keindahan bawah laut yang sangat luar biasa. Bahkan bisa dibilang terbaik di kawasan Pulau Kalimantan. Di tempat ini pelancong juga bisa berenang di Danau Kakaban yang banyak menyimpan ubur-ubur tak beracun.
Selain wisata bawah laut serta ubur-ubur yang unik. Kawasan ini juga menyajikan pengalaman melihat lumba-lumba. Hewan ini biasanya suka keluar begitu mendengar suara mesin dari kapal. Mereka akan berenang di sisi kiri dan kanan kapal seperti seorang penyambut.
Inilah tujuh lautan di Indonesia yang dikenal memiliki banyak sekali lumba-lumba. Pesona laut Indonesia yang sangat mempesona. (Sumber: Artikel boombastis.com Foto dw.com)
...moreTripTrus.Com - Liburan singkat dengan staycation sekarang jadi trend yang asyik banget buat kamu yang butuh refreshing. Biar nggak kantong jebol, jangan khawatir, kita punya beberapa tips staycation yang pasti bikin suasana makin seru dan nggak bikin kantong bolong.
Nah, buat tetap mengendalikan budget, kamu perlu bikin daftar kegiatan dan estimasi biaya untuk setiap kegiatan. Dengan begitu, staycation hemat bisa jadi solusi andalan biar nggak khawatir kehabisan uang.
Bagi kamu yang lagi merencanakan liburan, nggak ada salahnya nih buat staycation bareng keluarga atau sahabat dekat dalam waktu singkat. Nah, supaya nggak bikin kantong jebol, ini dia tips staycation hemat yang cocok banget buat kamu:
1. Anggaran Seru Buat Staycation
Pertama-tama, kamu harus bikin anggaran staycation supaya duitmu nggak keluar terlalu banyak. Gampang kok, kamu bisa siapin anggaran buat staycationmu dengan bikin list kegiatan seru yang mau kamu lakuin dan estimasi biayanya tiap kegiatan. Jadi, kamu udah siap mengatur keuanganmu dengan baik sebelum staycation dimulai.
2. Bawa Barang Seru Buat Kegiatan
Tips berikutnya nih, biar lebih hemat, bawa aja barang-barang pendukung kegiatan dari rumah pas staycation. Misalnya, mainan kesayanganmu, camilan kesukaanmu, atau barang lain yang kamu butuhin. Dengan memanfaatkan barang-barang yang udah kamu punya, pasti nggak bakal keluar duit lebih dari yang udah kamu siapin. Seru kan staycationmu dengan barang-barang favorit yang udah kamu bawa dari rumah!
3. Promo Hotel Kekinian Buat Staycationmu
Ini nih tips selanjutnya buat kamu yang mau staycation, cari aja promo hotel yang oke buat kantongmu. Bandingin antara satu hotel sama yang lainnya, dari segi promo, kualitas, dan fasilitas yang mereka tawarin. Jangan lupa, pastiin hotel yang kamu pilih punya fasilitas yang lengkap dan seru, biar staycation kamu sama keluarga makin asik dan nggak bikin bosen. Pokoknya, cari promo hotel yang keren dan bikin staycationmu jadi makin istimewa!
4. Pilih Waktu Liburan yang Oke Buat Staycation Seru
Oke, tips selanjutnya buat staycation-mu adalah: pilih waktu liburan yang pas banget! Jadi, jangan lupa untuk milih waktu liburan yang tepat supaya nggak bikin kantongmu jebol. Nah, caranya gampang, pilih aja bulan-bulan liburan yang lagi sepi pengunjung atau coba staycation di weekday. Kan kamu udah pada tahu, pas musim liburan atau weekend, susah banget dapet promo hotel atau kamar yang sesuai sama kamu. Jadi, pastiin kamu pilih waktu liburan yang cocok biar staycation-mu makin seru dan hemat!
[Baca juga : "Menelusuri Sejarah Di Mausoleum Van Motman, Destinasi Wisata Bersejarah"]
5. Nikmati Staycation Lebih Bebas dengan Bawa Kendaraan Sendiri
Eits, buat kamu yang udah punya keluarga, jangan lupa bawa kendaraan sendiri ya biar makin nyaman! Dengan bawa kendaraan sendiri, perjalanan kamu bakal makin seru dan nyaman banget, apalagi kalo kamu bawa mobil pribadi buat keluarga kamu. Jadi, nggak ada hambatan deh buat kamu nikmatin staycation seru bareng keluarga! Tinggal gas polll!
Itulah beberapa tips keren buat staycation hemat yang bisa kamu lakuin setelah pandemi usai, bro! Jadi, kamu bisa tetep nikmatin liburan seru tanpa bikin kantong jebol. Staycation dijamin makin asik deh setelah segala keterbatasan akhirnya berakhir. So, siap-siap buat merencanakan staycation seru bareng temen-temen atau keluarga tercinta! (Sumber Foto @manninglee1)
...more