TripTrus.Com - Tahun 2017 memang masih lama. Tapi, Pemerintah melalui beberapa kementrian telah menyepakati draf Surat Keputusan Bersama: Libur Bersama dan Cuti Bersama untuk tahun 2017.
Setidaknya terdapat 19 hari libur nasional dan cuti bersama dengan perincian 15 hari libur nasional dan 3 hari cuti bersama Hari Raya Idul Fitri dan 1 hari cuti bersama Hari Raya Natal. Kebijakan cuti bersama dan libur bersama ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976 dan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 1976 dan Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 1983.
(Foto @Amieykha)
Tujuan pengaturan ini untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pemanfaatan hari kerja, hari libur dan juga cuti. Sehingga produktivitas kerja lebih terjaga bahkan meningkat. Di sisi lain, sektor pariwisata dalam negeri juga akan terkena peningkatan ekonomi.
Dari uraian di atas kalian harus segera bersiap menyambut tahun 2017 dengan bahagia. Terlebih beberapa maskapai penerbangan menerapkan harga murah atau promosi dengan sistem memesan jauh-jauh hari. Hal ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh kalian. Dengan cara tersebut kalian dapat membuat strategi liburannya dengan mengkombinasikan jatah cuti di kantor.
(Foto detik.com)
Berikut tanggal libur pada tahun 2017 yang wajib dicatat oleh kalian:
Januari 2017
- Tanggal 1 Januari 2017 (Minggu) Tahun Baru Masehi, meskipun jatuh di hari libur biasanya Tanggal 1 Januari ini bisa dimanfaatkan sebagai liburan akhir tahun dal awal tahun baru.
- Tanggal 28 Januari 2017 (Sabtu) Tahun Baru Imlek 2568 Kongzili, hari libur ini kembali lagi jatuh di hari libur. Tidak mengapa, karena kalian bisa berlibur dengan nuansa Imlek di kota-kota pecinan di Indonesia.
Maret 2017
- Tanggal 28 Maret 2017 (Selasa) Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939, untuk hari libur ini kalian disarankan tidak berlibur ke Bali dan memilih destinasi lainnya.
April 2017
- Tanggal 14 April 2017 (Jumat) Wafat Isa Al Masih, menurut berbagai sumber bahwa bulan April adalah bulan awal terbaik untuk mengunjungi Pulau Dewata. Karena April merupakan musim panasnya Bali.
- Tanggal 24 April 2017 (Senin) Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, pada liburan ini kalian bisa mengunjungi kota Medan dan sekitarnya. Karena kota ini cenderung stabil cuacanya. Medan terkenal akan wisata kuliner, sejarah dan alam.
Mei 2017
- Tanggal 1 Mei 2017 (Senin) Hari Buruh Internasional, berhubung hari libur ini seringkali banyak demo, kalian diharapkan menghindari perkotaan terutama Ibu Kota yang pasti dipenuhi demo buru di berbagai titik.
- Tanggal 11 Mei 2017 (Kamis) Hari Raya Waisak 2561, hari libur yang jatuh pada hari kamis, kalian bisa mengajukan cuti sehari di hari berikutnya.
- Tanggal 25 Mei 2017, (Kami) Kenaikan Isa Al Masih, lagi-lagi pada bulan Mei 2017 hari libur jatuh di hari kamis. Sebisa mungkin untuk memanfaatkan cuti di hari Jumat.
Sebagai info tambahan, katanya Yogyakarta yang terkenal sebagai kota kalem, berpenduduk ramah dan juga dengan biaya hidup murah ini musim keringnya dimulai dari bulan mei loh. Jadi enggak ada salahnya berkunjung ke Yogyakarta di bulan mei.
Juni 2017
- Tanggal 25- 26 Juni 2017 (Sabtu-Minggu) Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah, hari libur yang dirayakan oleh umat muslim ini bisa dimaanfaatkan untuk berlibur di kampung halaman atau sekedar berkunjung untuk silahturahmi dengan sanak keluarga.
Agustus 2017
- Tanggal 17 Agustus 2017 (Kamis) Hari Kemerdekaan Indonesia ke 72, pada hari libur yang dirayakan seluruh rakyat Indonesia dipastikan akan meriah di berbagai kota dan daerah-daerah. Bukan tanpa alasan, setiap kota pasti memiliki cara tersediri merayakan kemerdekaan negaranya. Hari liburnya bertepatan dengan hari kamis bisa dijadikan alas an untuk mengajukan cuti di hari jumat. Kalian bisa memanfaatkan momen ini untuk mengexplore keunikan perayaan tujuh belasan di berbagai dan daerah-daerah di Indonesia.
September 2017
- Tanggal 1 September 2017 (Jumat) Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah, perayaan hari raya umat muslim ini diberbagai daerah dilaksanakan cukup menarik. Di antaranya di Semarang, saat Idul Adha akan ada tradisi sedekah bumi apitan. Tadisi ini dilakukan dengan mengarak tumpeng dan hasil bumi di jalan raya. Lain lagi kalau di Banyuwangi, masyarakat di sana melakukan tradisi jemur kasur. Tradisi ini dilakukan untuk menolak bala dan menjaga keharmonisan rumah tangga para penduduk Banyuwangi. Tradisi tersebut bisa jadi alasan kalian untuk berlibur dan menikmati liburan yang berkesan.
- Tanggal 21 September 2017 (Kamis) Tahun Baru Islam 1439 Hijriah, beragam tradisi unik dilakukan umat muslim Indonesia dalam merayakan tahun baru. Di Cirebon, r ibuan santri Pondok Pesantren Jagastru Kota Cirebon, Jawa Barat, menggelar atraksi sepak bola dan tongkat api. Dan di Kuningan dalam rangka memeriahkan tahun baru hijriah menggelar pawai ratusan lampion dan obor. Pawai dilakukan di sejumlah jalan protokol Kuningan.
Jadi, banyak tradisi-tradisi unik dan menarik yang bisa dikunjungi saat berlibur.
Desember 2017
- Tanggal 1 Desember 2017 (Jumat) Maulid Nabi Muhammad SAW, peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW yang jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah, dirayakan dengan berbagai cara oleh umat Islam di Indonesia. Ragam perayaan itu umumnya berakar dari kebiasaan dan adat istiadat daerah setempat. Oleh karena itu, di manapun kalian berlibur sempatkanlah untuk ikut serta dalam perayannya yang pasti mernarik untuk diikuti.
- Tanggal 25 Desember 2017 (Senin) Hari Raya Natal, hari raya umat nasrani ini bisa dibilang sebagai liburan akhir tahun dan biasanya peak season. Oleh karena ini kalian disarankan untuk mereservasi tiket dari jauh-jauh hari. Berbagai destinasi seperti Bali, Lombok, Sumba bisa dinikmati pada liburan ini.
Silakan sebarkan artikel ini untuk teman-teman dan kerabat kamu! Kemanapun liburan kalian, pastikan cari dan temukan di triptrus.com. (Sumber: Artikel-Foto @Amieykha)
...moreSelain dikenal dengan objek wisata jam gadang, Sumatera Barat juga ternyata memiliki satu destinasi eko-wisata yakni Pusat Konservasi Penyu di Kota Pariaman. Di sini, kita dapat melihat bagaimana penyu-penyu yang hidup di kawasan Pariaman dipelihara dalam sebuah penangkaran.
Untuk bisa menuju pusat konservasi yang terletak di Jalan Syeh Abdul Arif, Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara, Sumatera Barat, tidaklah begitu sulit. Dari Pusat Kota Pariaman hanya memerlukan waktu 10 menit untuk sampai ke destinasi ini.
Begitu sampai di pusat konservasi ini, aneka jenis tukik seperti menyambut keberadaan kita. Ada beberapa jenis tukik yang bisa kita lihat di sini seperti penyu lekang, penyu hijau dan penyu sisik. Sejak 2009 tempat penangkaran penyu ini telah melakukan penangkaran kurang lebih 30.000 ekor tukik. Setelah melewati masa penangkaran, sebagian besar tukik-tukik tersebut kemudian dilepaskan ke laut.
Untuk dapat lebih dekat dan bahkan ingin menyentuh tukik-tukik ini, UPTD Pusat Konservasi Penyu Pariaman ini memiliki beberapa fasilitas yang dapat dikunjungi pengunjung seperti, ruang inkubasi peneluran penyu, hacthery, dan ruang karantina. Pengelola juga menyediakan ruang informasi untuk pengunjung yang ingin mengetahui lebih banyak informasi mengenai tukik-tukik yang ada di pusat konservasi ini.
Selain berfungsi sebagai pusat konservasi, saat ini UPTD Pusat Konservasi Penyu Pariaman juga menjadi salah satu objek eko-wisata. Tidak hanya wisatawan dari Pariaman dan Padang pada umumnya, namun wisatawan mancanegara juga menjadikan destinasi wisata ini sebagai salah satu tempat yang mereka kunjungi ketika berada di Pariaman.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Pandemi Covid-19 mengubah banyak hal dalam kehidupan. Termasuk pilihan destinasi wisata banyak orang ketika berlibur. Wisatawan kini lebih suka berlibur dan mencari tempat terbuka dan destinasi yang menawarkan pemandangan alam terbuka.
Andhini Putri, VP Marketing Transport & Financial Services Traveloka mengatakan wisatawan domestik lebih memilih destinasi wisata yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Dikutip dari ANTARA, minat masyarakat untuk berwisata pun semakin tinggi. Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh kerinduan akan bepergian.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Nehemia Evan Gavrilla (@youka_and_picko_dog)
"Kita kan ada banyak banget ya di Indonesia yang menawarkan keindahan alam. Jadi memang secara minat lebih tinggi dan trennya selain destinasi yang menawarkan banyak kegiatan outdoor, orang juga banyak yang roadtrip," kata Andhini dalam peluncuran program "#PromoTengahTahun Traveloka" pada Rabu.
Selama satu tahun belakangan, ada perubahan tren kenaikan wisatawan untuk melakukan roadtrip. Ini karena dengan roadtrip wisatawan bisa berhenti ke sejumlah destinasi dalam satu kali jalan. "Dari sisi akomodasi ada tren staycation, jadi berlibur dalam kota tuh jadi sesuatu yang kita lihat di 2021. Kalau kita bandingin di 2019, tren ini naiknya dua kali lipat," ujar Andhini.
Sementara itu, Amalia Yaksa, Vice President Marketing & Distribution Channel, PT Citilink Indonesia mengatakan rute penerbangan menuju Bali dan Yogyakarta masih menjadi primadona untuk orang berlibur, khususnya selama pandemi COVID-19.
"Terus sekarang yang lagi naik daun itu Labuan Bajo, orang pengin lihat pulau, pengin ngerasain pantai di tempat lain," ujar Amalia.
Seperti diketahui, Citilink, maskapai bertarif rendah (low-cost carrier) yang juga merupakan anak perusahaan maskapai BUMN Garuda Indonesia menggandeng Traveloka dengan memberikan promosi tengah tahun di lima kota Indonesia guna memulihkan geliat industri pariwisata Tanah Air yang terdisrupsi pandemi COVID-19.
[Baca juga : "Libur Lebaran 2021, Tempat Wisata Boleh Beroperasi Dengan Prokes"]
Program tersebut dapat ditemukan melalui produk Tiket Pesawat yang ada di aplikasi Traveloka. #PromoTengahTahun menawarkan harga khusus untuk "regular zone section" dengan potongan harga 20 persen untuk periode booking dari tanggal 16-27 Juni 2021.
Promo ini berlaku untuk rute keberangkatan dari Jakarta, Medan, Yogyakarta, Surabaya atau Makassar ke seluruh destinasi domestik. (Sumber: Artikel suara.com Foto @sukawisata )
...moreTRIPTRUS - Anda penggemar kopi dan suka jalan-jalan? Mungkin ini bisa dijadikan tantangan baru saat merencanakan perjalanan. Jika biasanya hanya mencicipi kuliner khas suatu tempat, mungkin kini Anda bisa berburu sesuatu yang lebih spesifik, kopi. Sebagai penghasil kopi nomor empat dunia, Indonesia pasti memiliki sentra-sentra produksi kopi di berbagai daerah.
Ada beberapa jenis kopi yang ditanam petani Indonesia, sejak masa penjajahan Belanda. Dua jenis yang paling terkenal adalah kopi Arabika, dan Robusta. Dua lainnya adalah kopi Liberika dan Ekselsa, yang memiliki cita rasa berbeda. Belakangan, terdapat penggolongan baru yakni kopi Luwak, yang merupakan kopi sisa pembuangan Luwak. Kopi yang banyak terdapat di Jawa dan Sumatera ini, terkenal sangat enak dan mahal harganya.
Tanaman kopi hanya bisa tumbuh di dataran tinggi, sehingga tentu saja banyak obyek wisata yang juga bisa dinikmati di daerah asal kopi berikut:
1. Kopi Gayo
Memiliki aroma dan kenikmatan yang khas. Hal ini terbentuk dari letak dataran tinggi Gayo, Aceh, dan beberapa unsur lingkungan sekitarnya. Kopi Arabica Gayo memiliki peringkat premium dan banyak diekspor ke negara-negara Eropa selain ke Amerika Serikat dan Asia. Sebagian besar komoditas kopi arabika Gayo tersebut dikembangkan di tiga Kabupaten yaitu Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues. Nah, Anda tentu saja bisa berwisata ke tempat lain di Aceh, serta menikmati kuliner khas lainnya seperti mie Aceh.
2. Kopi Sidikalang
Ini adalah nama sebuah kecamatan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Udara yang sejuk dan dingin, dengan tanah pegunungan yang kaya mineral di kawasan Bukit Barisan menghasilkan biji kopi Sidikalang yang bermutu tinggi. Kopi Sidikalang sangat terkenal akan kenikmatan cita rasanya, bahkan telah diakui mampu bersaing dengan kopi Brazil. Kopi Sidikalang kerap disebut sebagai ikonnya Kopi Sumatra. Komoditas ini istimewa karena tumbuh di dataran tinggi vulkanis. Wisata lainnya yang bisa Anda kunjungi saat ke Sumatera Utara, tentu saja ada Danau Toba, dan kuliner di Medan yang enak-enak.
3. Kopi Arang
Kopi ini diolah secara unik di Jember. Salah satu kopi terbaik di Jawa, berasal dari daerah Jawa Timur yang terkenal dengan nama Java Jampit. Kopi ini diproses dengan cara digosongkan. Uniknya, setelah diseduh air panas, akan tercium sedikit aroma cabe. Wisata lainnya yang bisa dinikmati di Jawa Timur, melimpah ruah dari gunung hingga ke pantai.
4. Kopi Toraja
Komoditi yang juga mendunia adalah Kopi Toraja, Sulawesi Selatan. Kopi Toraja juga mempunyai rasa yang khas yaitu ada perpaduan rasa tanah. Kopi Toraja terdiri dari 2 macam yakni Arabika dan Robusta. Kandungan asamnya rendah serta memiliki body yang berat. Beberapa jenis kopi meninggalkan rasa pahit cukup lama di mulut, namun tidak dengan Kopi Toraja, rasa pahitnya langsung hilang. Sebelum ke Toraja, Anda bisa mampir di Makassar dan menikmati keindahan alam serta kuliner. Sedangkan di Tana Toraja, Anda bisa menikmati wisata alam dan budaya yang unik.
5. Kopi Kintamani
Selain Kopi Gayo, gerai kopi tersohor ‘Starbucks’ ternyata menggunakan Kopi Kintamani sebagai bahan bakunya. Kintamani yang terletak di Bangli, Bali, merupakan sebuah kawasan yang terkenal akan hawa pegunungannya yang sejuk dan juga jenis anjingnya. Memiliki aroma yang lembut dan manis, kopi ini diperoleh dari perkebunan yang menggunakan sistem pengairan subak. Wisata lainnya yang bisa dinikmati di sana rasanya tak perlu dijelaskan lagi. Hampir tak ada pelancong yang tak mengenal Bali dan keindahan alam serta busayanya.
6. Kopi Flores
Kopi yang satu ini dinikmati pasar di Amerika. Kopi Flores berbiji besar, warna berkilau, aroma coklat yang kuat serta menyajikan rasa berat di lidah dengan tingkat keasamaan yang tinggi. Kopi arabika ini berasal dari kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Wisata lainnya yang bisa dinikmati di Flores dan sekitarnya adalah pesona pantai yang masih tak terjamah.
7. Kopi Wamena
Wamena adalah sebuah kota kecil yang terletak di lembah pegunungan Jaya Wijaya, Papua. Iklimnya sangat dingin berkisar 15 derajat celcius. Kopi Arabika Wamena tumbuh di lembah Baliem, tanpa menggunakan pupuk kimia. Meski pengolahannya organik dan tradisional, namun para petani sangat memperhatikan kualitas dari kopi tersebut. Wisata lainnya di Papua tentu saja meliputi pemandangan alam dan wisata budayanya. (Sumber: Artikel indonesiana.tempo.co Foto wisataindonesia.biz)
...moreTRIPTRUS - Beraktivitas di alam bebas seperti mendaki gunung, sudah menjadi hobi di kalangan masyarakat dari berbagai usia. Untuk beberapa keadaan atau beberapa orang, menahan keinginan untuk mendaki gunung terasa cukup sulit, apalagi jika keinginan tersebut muncul ketika tengah melaksanakan ibadah puasa.
Mendaki gunung saat bulan puasa, bukanlah hal yang tak mungkin karena sudah banyak dijumpai peziarah-peziarah yang mendaki gunung sambil berpuasa. Walau bagaimanapun, kondisi seperti ini memang memerlukan persiapan yang lebih matang, baik persiapan fisik, mental, perlengkapan dan peralatan.
Berikut tips-tips yang bisa diterapkan saat melakukan pendakian selama berpuasa :
Asupan makanan yang tepat.
Pendakian gunung memerlukan energi yang cukup besar, sehingga membutuhkan makanan yang sehat untuk menjaga stamina anda, khususnya ketika sedang menjalankan puasa. Waktu sahur adalah waktu yang tepat untuk memberikan asupan makanan yang dibutuhkan. Beberapa makanan yang sehat untuk dikonsumsi diantaranya adalah sayur-sayuram, buah-buahan, susu, madu, dan lain sebagainya. Konsumsi daging juga sangat direkomendasikan karena daging lebih lama bertahan di dalam lambung sehingga bisa memberikan rasa kenyang yang lebih lama.
Pilih gunung dengan trek yang ringan dan berhutan.
Semakin berat medan pendakian maka tenaga yang dibutuhkan akan lebih besar. Maka dari itu pemilihan gunung sebagai lokasi pendakian haruslah tepat dengan kondisi tubuh yang sedang berpuasa. Gunung yang memiliki hutan juga merupakan lokasi pendakian yang cocok karena bisa melindungi diri dari panasnya sinar matahari yang bisa menyebabkan tubuh lebih cepat haus dan dehidrasi. Dengan adanya hutan, kondisi trek pendakian terasa lebih lembab dan lebih teduh.
Gunakan tutup kepala atau payung.
Paparan sinar matahari secara langsung memungkinkan terjadinya dehidrasi yang lebih cepat, apalagi tubuh sedang dalam kondisi berpuasa yang mengharuskan pendaki untuk tidak makan dan minum. Dengan adanya penutup kepala seperti topi ataupun yang lainnya, bisa cukup membantu ketahanan tubuh. Payung juga berguna untuk masalah ini, namun dirasa cukup merepotkan jika kondisi alam sedang berangin.
Efisiensi perlengkapan.
Jangan terlalu banyak membawa perlengkapan, agar tidak memberatkan perjalanan, apalagi jika perlengkapan tersebut tidak terlalu diperlukan. Sebaiknya, bawa perlengkapan yang memiliki fungsi ganda seperti jaket anti air. Gunakan pula perlengkapan yang cocok untuk kegiatan outdoor seperti pakaian quick dry, yang tak hanya bisa kering dengan cepat, namun juga lebih bersahabat dengan suhu tubuh.
Rute yang tepat.
Pilihlah rute pendakian yang paling pendek dan dengan jalur pendakian yang lebih mudah. Dengan begitu, tenaga yang diperlukan bisa lebih sedikit. Gunakanlah rute pendakian yang resmi dan ikuti petunjuk yang berlaku untuk keselamatan.
Manajemen waktu istirahat.
Ketika masih dalam kondisi berpuasa, jangan ambil waktu terlalu lama untuk beristirahat. Ketika terlalu lama beristirahat, panas tubuh akan berkurang dan membuat tubuh harus berusaha mendapatkan performa terbaiknya lagi ketika perjalanan kembali dimulai. Hal ini tentu membuat tubuh terasa lebih lelah. Hendaklah beristirahat untuk mengantur nafas serta memberikan sugesti diri bahwa dalam keadaan berpuasa masih sanggup untuk mencapai puncak.
Atur waktu pendakian yang tepat dan sesuai.
Waktu pendakian juga sangat penting sebagai pertimbangan dalam pendakian. Jika tak ingin terlalu lama mendaki dalam kondisi berpuasa, mengambil start pendakian di malam hari bisa menjadi alternatif yang baik. Tiba di puncak pada pagi hari dan turun pada siang hari. Anda juga bisa menentukan waktu yang lebih cocok, agar ibadah dan hobi tetap bisa berlangsung.
Cari teman perjalanan yang cocok.
Seperti yang telah diketahui, puasa tak hanya menahan lapar dan haus, namun juga menahan emosi. Kadangkala ketika tubuh terasa lelah banyak hal menjengkelkan yang bisa saja muncul dari teman seperjalanan yang kurang cocok. Selain itu ajak juga teman yang bisa menghormati keadaan anda yang sedang berpuasa, bukan malah menjadi penyebab anda tergoda untuk membatalkan puasa.
Atur tempo perjalanan
Ketika berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman seperti biasanya, sehingga lebih mudah lelah. Untuk itu atur tempo perjalanan yang tidak terlalu cepat, sehingga energi bisa lebih dihemat.
Jangan memaksakan diri.
Ketika kondisi tubuh benar-benar sudah lelah dan dirasa tak sanggup untuk melanjutkan puasa dan pendakian maka jangan pernah memaksakan diri. Ingatlah selalu bahwa pendakian yang sukses adalah berhasil kembali dengan selamat.
Dalam setiap pendakian, kesiapan fisik, mental dan perlengkapan memang sangat dibutuhkan, apalagi jika dalam kondisi berpuasa. Niat yang kuat untuk tetap beribadah dan tetap melakukan aktivitas pendakian merupakan motivasi terbaik. Beberapa hal di atas bisa menjadi masukkan untuk kesuksesan pendakian dan kesuksesan ibadah anda. Selamat mendaki! (Sumber: Artikel wisatagunung.com Foto explore1ndonesia.blogspot.com)
...moreBenteng Fort Rotterdam, atau yang akrab juga disebut dengan Benteng Ujung Pandang, merupakan peninggalan bersejarah dari Kesultanan Gowa yang pernah berjaya pada abad ke-17. Kesultanan ini sebenarnya memiliki 17 buah benteng yang mengitari Makassar, yang menjadi ibukota kesultanan. Tetapi benteng yang paling megah di antara benteng-benteng lainnya adalah Benteng Fort Rotterdam. Hingga saat ini, keaslian benteng masih terpelihara.Lokasi benteng mudah dijangkau karena terletak di dalam kota Makassar, tepatnya berada di depan pelabuhan laut kota Makassar. Jaraknya sekitar dua kilometer dari Pantai Losari. Dengan gaya arsitektur era 1600-an, benteng ini terlihat mencolok dari bangunan Di sekitarnya sehingga mudah dikenali. Temboknya memiliki ketebalan hampir dua meter, berwarna hitam, dan terlihat kokoh menjulang setinggi hampir lima meter. Pintu utama benteng berukuran kecil. Jika dilihat dari ketinggian, bentuk benteng menyerupai penyu yang sedang menuju pantai.Benteng ini dibangun pada tahun 1545, oleh Raja Gowa X, yaitu Imanrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung atau Karaeng Tunipalanga Ulaweng. Seperti halnya arsitektur benteng yang bergaya Portugis, benteng ini berbentuk segi empat, dan berbahan dasar campuran batu dan tanah liat yang dibakar hingga kering. Pada masa pemerintahan Raja Gowa XIV, tembok benteng kemudian diganti menjadi batu padas berwarna hitam.Pada masa penjajahan Belanda, sebagian benteng ini pernah porak-poranda akibat pecahnya perang antara armada perang VOC yang dipimpin oleh Gubernur Jendral Admiral Cornelis Janszoon Speelman dengan Kesultanan Gowa sejak tahun 1666. Penyerangan itu sendiri bertujuan untuk menguasai jalur perdagangan rempah-rempah dan sekaligus memperluas daerah kekuasaan Belanda. Setelah menggempur Kesultanan Gowa selama setahun lebih, pasukan perang pimpinan Speelman berhasil menang dan memaksa Sultan Hasanuddin menandatangani Perjanjian Bongaya pada tanggal 18 November 1667.Bagian benteng yang hancur kembali dibangun oleh Gubernur Jenderal Speelman tapi disesuaikan dengan gaya arsitektur Belanda. Benteng yang tadinya berbentuk persegi empat dan memiliki empat bastion, ditambah lagi dengan satu bastion di sebelah barat. Bastion adalah bangunan kokoh yang ditempatkan lebih tinggi di setiap sudut benteng dan di atasnya ditempatkan kanon atau meriam. Nama benteng kemudian diubah menjadi Fort Roterdam, sesuai dengan tempat kelahiran Speelman. Dan saat itu, Benteng Fort Rotterdam difungsikan sebagai pusat perdagangan dan gudang hasil bumi serta rempah-rempah, sekaligus menjadi pusat pemerintahan Belanda di wilayah Timur Nusantara.Tidak perlu membayangkan suasana seram dan angker saat akan mengunjungi benteng tua ini karena tempat bersejarah ini bukanlah tempat yang kosong melompong. Benteng ini digunakan pemerintah setempat sebagai Pusat Kebudayaan Makassar dan difungsikan sebagai perkantoran sehingga membuat lingkungan benteng menjadi bersih, rapi, dan terawat. Selain dapat melihat-lihat benteng secara gratis, pengunjung juga bisa mendatangi Museum La Galigo dan juga melihat ruangan sempit tempat Pangeran Diponegoro ditahan setelah ditangkap Belanda di Jawa.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Bro, Puncak Waringin di Labuan Bajo itu emang the real deal buat lo yang suka banget sama senja. Tempat ini bisa dibilang surganya yang ngasih kesempatan buat lo santai sambil menikmati view Labuan Bajo dari atas, bro. Ketinggian Puncak Waringin sekitar 45-54 meter di atas laut, jadi lo bisa ngeliat sebagian gede Labuan Bajo dari sini, ga heran banget kalo jadi tempat favorit buat turis dan lokal buat nge-chill dan menikmati senja.
View this post on Instagram
A post shared by Sinau Bhumi (@sinaubhumi)
Tempat ini baru aja direnovasi jadi salah satu dari 30 destinasi dan desa wisata di Flores, Lembata, Alor, Bima (Floratama). Kabarnya, ini masuk dalam peta perjalanan yang dikelola Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF).
Dulu sih, meski bagus, tempat ini agak risky, bro. Terutama pas musim hujan, tanah sekitar Puncak Waringin bisa labil dan rawan longsor. Tapi untungnya sekarang udah dipasang pagar pembatas sepanjang area Puncak Waringin, jadi lo bisa menikmati matahari terbenam di laut Labuan Bajo dengan aman dan nyaman. Ada juga tempat duduk buat santai di tengah-tengah, lho.
Di sebelah Gardu Pandang Puncak Waringin, sekarang ada gedung utama dengan arsitektur rumah adat Manggarai. Gedung ini punya viewing deck buat lihat pemandangan, bro.
Mereka juga nambahin beberapa fasilitas baru, kayak toilet, musala, pos jaga, dan ruang genset buat nambah kenyamanan pengunjung. Di luar area, ada taman, amphiteater, area parkir, dan jalan setapak, jadi semakin komplit deh.
[Baca juga : "Di Labuan Bajo, Cuss Ke Desa Budaya Compang To'e Melo, Bro!"]
Gak heran kalo Puncak Waringin sekarang jadi tempat kumpul warga. Gardu Pandang jadi salah satu spot terbaik buat lihat senja, selalu rame banget pas sore menjelang malam. Di sini lo bisa nikmatin pemandangan kota Labuan Bajo yang keren banget.
Lo pasti bakal terkesima, bro, lihat laut biru yang bersanding sama langit senja yang indah. Pelabuhan laut dan aktivitasnya terlihat jelas dari sini, tambahin lagi kapal-kapal dan pulau-pulau dengan pemandangan perbukitan yang keren.
Nah, yang seru lagi, Puncak Waringin ini ada di tengah kota Labuan Bajo, loh! Cuma kurang dari dua kilometer dari Bandara Komodo, jadi lo bisa nyampe sini dalam waktu sekitar 5 menit pake mobil. Di sekitar sini juga banyak hotel dan restoran, jadi kalo mau nginep atau mau makan enak, gampang banget, bro! (Sumber Foto @sampeyanndalem)
...moreTripTrus.Com - Kehidupan manusia tidak bisa terlepas dari kegiatan konsumsi. Konsumsi erat kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan.. Suatu konsumsi melewati suatu transaksi antara penjual dan pembeli. Berbelanja adalah cara pemenuhan kebutuhan.
Pasar merupakan salah satu tempat untuk berbelanja. Akan tetapi, bagaimana rasanya ketika berbelanja di tempat yang unik? Tentu sensasinya akan berbeda. Tempat wisata Pasar Papringan Temanggung merupakan destinasi yang pantas untuk dikunjungi. Keunikan pasarnya sangat berkesan.
Pasar Papringan merupakan tempat yang menarik di Temanggung. Sebagian besar wisatawan tertarik mengunjungi tempat ini, terbukti dengan suasana pasar yang tak pernah lengang. Sesuai dengan namanya yaitu Papringan, yang berasal dari kata “pring” yang berarti bambu, pasar ini berada di sebuah kebun bambu.
Ojo lali tiap minggu wage karo pon dolan rene yaaa 😆😆 sing ketemu mimin tak jajake wes . 🌿 Pasar Papringan, Ngadimulyo . #Temanggungku #pasarpapringan #jateng #eksplorejateng #explorejateng
A post shared by temanggungku (@temanggungku) onOct 1, 2017 at 4:20am PDT
Pepohonan bambu di pasar ini cukup rimbun. Tepatnya, pasar ini berada di Dusun Banaran Kelingan, Caroban, Kandangan, Temanggung. Lokasinya bisa ditemukan disini melalui google map : Peta Pasar Papringan
Pasar ini buka setiap hari Minggu Wage. Suasana pasar pada umumnya akan terasa panas dan sesak saat siang hari. Lain lagi dengan suasana Pasar Papringan. Teduhnya pasar diperoleh dengan adanya rerimbunan pohon bambu di sekitarnya.
Pasar dengan luas 300 meter persegi ini dipadati oleh para pedagang dengan varian barang dagangannya masing-masing. Pasar ini menawarkan berbagai jenis makanan dan minuman tradisional. Nama setiap produknya juga unik.
Makanan tradisional yang dijajakan adalah samiler (keripik singkong), glanggem, manggleng (olahan dari singkong), rondo royal, nasi megono, ketan lupis, dan lain sebagainya.
Minuman khas yang dijual adalah kelapa muda, jamu, adon-adon, dll. Terdapat aturan khusus bagi pedangang makanan dan minuman, yaitu harus memakai bahan yang ramah lingkungan dan sehat.
Masakan tidak boleh mengandung MSG dan dilarang menggunakan plastik, serta mengganti plastik dengan besek. Kesehatan tubuh Anda dapat terjaga dengan sajian lezat yang ada di pasar unik daerah Temanggung ini.
Bagi Anda penyuka kerajinan, dapat menemukan beragam keunikan produk kerajinan dan beragam fungsinya. Di Pasar Papringan dapat ditemukan aneka kerajinan yang terbuat dari bambu, meliputi topi, radio yang dilapisi dengan bahan kayu, hingga sepeda yang sebagian rangkanya terbuat dari bambu. Semua kerajinan mempunyai desain yang penuh varian, baik itu ukuran, warna, maupun coraknya.
Alat Pembayaran yang Unik
Selamat siang Temanggung! Mungkin ada yang belum tau apa itu Pasar Papringan? Adalah semacam pasar pagi gitu yg diadakan tiap hari minggu wage. Pasar papringan bertempat di Dusun Kelingan, Desa Caruban, Kandangan. Disini dijual berbagai makanan dan jajanan, kerajinan, batik, dan ada juga Magno Radio yg mendunia itu lho! Uniknya, sistem transaksi di pasar papringan menggunakan uang pring. Jadi uang kalian ditukarkan pada saat dateng. 1 pring = 1000 rupiah. Jangan khawatir kalo kalian udah terlanjur menukarkan uang banyak tapi gk habis bisa dirupiahkan lagi kok. Yuk yg mau kesana next #PasarPapringan5 akan berlangsung 29 mei 2016. Photo source: @metrotv #exploretemanggung for #pasarpapringan
A post shared by TEMANGGUNG BERSENYUM (@exploretemanggung) onApr 25, 2016 at 11:40pm PDT
Uang adalah suatu alat pembayaran yang sah dan digunakan sebagai alat tukar dalam suatu transaksi jual beli. Inilah letak keunikan selanjutnya dari Pasar Papringan. Para pembeli dan pedagang tidak diperbolehkan bertransaksi menggunakan mata uang Rupiah.
Pihak penjual dan pembeli harus bertransaksi dengan koin bambu, dengan cara menukarkan uang Rupiah dengan koin bambu. Koin ini ada yang berbentuk bulat dan kotak.
Nilai yang tertulis dalam koin bambu tersebut ada empat macam, yaitu “1”,”5”,”10”, dan “50”. Nilai “1” tersebut senilai dengan Rp 1000,00, nilai “5” setara dengan Rp 5000.00, nilai “10” sebanding dengan Rp 10.000,00, dan nilai “50” mempunyai nilai yang sama dengan Rp 50.000,00.
Penukaran uang Rupiah dengan koin bambu tersebut dapat dilakukan di petugas pasar yang ada di area pasar.
Alat pembayaran yang tergolong unik ini merupakan suatu inovasi yang dapat menarik kunjungan dari wisatawan maupun pengunjung yang ingin menikmati sensasi berbelanja di Pasar Papringan yang terkenal dengan keunikannya.
Berbelanja sekaligus wisata adalah paket manfaat saat berkunjung ke pasar ini. Kegiatan berbelanja dengan koin bambu menyimpan kesan tersendiri. (Sumber: Artikel wisatane.com, Foto jateng.tribunnews.com)
...moreTripTrus.Com - Erupsi Gunung Agung di Bali telah mengganggu geliat pariwisata di provinsi yang berjuluk Pulau Dewata itu. Layanan penerbangan dari dan menuju Bali pun terganggu. Bahkan, sejumlah penerbangan internasional tak bisa mengangkut wisatawan mancanegara ke Bali. Demikian pula dengan penerbangan domestik yang membatalkan layanan penerbangan ke Pulau Seribu Pura itu.
Namun, destinasi wisata di Indonesia tak hanya Bali. Belum lama ini, salah satu media beken di Inggris, Metro menurunkan artikel tentang tempat-tempat wisata di Tanah Air selain Bali yang "wajib" masuk dalam daftar destinasi para turis.
Metro menulis Indonesia terdiri lebih dari 17 ribu pulau sekaligus menjadi rumah bagi beragam budaya, bahasa dan agama. Ada enam destinasi wisata di Indonesia yang masuk daftar versi Metro. Destinasi-destinasi itu memang kurang dikenal di mancanegara. Namun, tempat-tempat pelesir itu menyuguhkan pesona keindahan alam dan biaya yang relatif murah.
Apa saja itu? Berikut daftarnya:
1. Kuta Lombok
#indo #surflife #tropicallifestyle #lombokisland #lost #segar #kutalombok
A post shared by Danny Atzori (@chippylife1) onDec 10, 2017 at 3:59am PST
Jika wisman hendak mencari tempat tenang maka Pantai Kuta di Lombok adalah jawabannya. Kuta memiliki pantai indah dan banyak kafe untuk menongkrong.
“Kuta Lombok adalah destinasi sempurna jika anda ingin gaya hidup ala Bali yang mudah tanpa keramaian,” tulis Metro.
2. Taman Nasional Komodo
Pulau Padar, NTT. Siapa aja yg pernah main kesini ? 😍 #pulaupadar! 💘 #padarisland #komodo #pulaukomodo #komodoisland #tamannasionalkomodo #komodonationalpark #labuanbajo #manggarai #exploreflores #ntt #nusatenggaratimur #eastnusatenggara #explorentt #explorenusatenggaratimur #indonesia #exploreindonesia #lfl #rfr #fff #spamforspam #visitindonesia
A post shared by Kesepian 😥 (@eliza.carol) onDec 8, 2017 at 8:23pm PST
Destinasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini merupakan alam liar yang menjadi habitat bagi komodo. Hanya ada lima pulau di dunia yang semua di Taman Nasional Komodo -Pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang dan Gili Dasami, sebagai habitat spesies bernama ilmiah varanus komodoensis itu.
Untuk menjangkau Taman Nasional Komodo bisa ikut paket tur dari Lombok ataupun Flores. Yang pasti, wilayah sekitar Taman Nasional Komodo merupakan lokasi luar biasa untuk snorkeling. “Tak ada karang memutih yang rusak di sini. Hanya kehidupan laut yang sehat dan penuh warna,” sambung Metro.
3. Bukit Lawang
Good Morning everybody. Let's wake up and we do trekking to orangutan today. And we happy to introduce you to Thomas Leaf The Monkey. Thomas...please say hi.. Exploring to the north part of Indonesia! Wonderful Bukit Lawang www.butiktrip.com +6281213144604 butiktripinfo@gmail.com #tourprogram #travelagent #travelagents #travel #travelgram #touritinerary #wonderfulindonesia #traveller #travelling #tourpackage #gotouring #travelgrams #aseantourism #japantourist #japanesetraveler #singaporetour #singaporetraveler #singaporetravelagent #europeantraveler #butiktrip #orangutantrip #tourorangutan
A post shared by BUTIKTRIP (@butiktrip) onNov 21, 2017 at 7:09pm PST
Selama ini, banyak warga mancanegara menganggap orang utan hanya ada di Pulau Kalimantan atau yang di luar negeri lebih dikenal dengan sebutan Borneo. Padahal, di Pulau Sumatra ada Bukit Lawang yang juga menjadi habitat bagi orang utan.
Bukit Lawang menyajikan lokasi-lokasi untuk jelajah hutan sembari melihat orang utan yang terancam punah.
4. Kawah Ijen
Get lost and get wiser! . . #hiking #mountain #adventure #nature #volcano #triptrus #butiktrip #wonderfulindonesia #pesonaindonesia
A post shared by Brahmantya Sakti (@bramsakti) onDec 2, 2017 at 12:52am PST
Gunung berapi bukanlah hal asing bagi orang Indonesia. Namun, Gunung Ijen memiliki daya tarik istimewa.
Wisatawan yang mendaki Gunung Ijen pada malam hari akan disuguhi pemandangan fantastis. Yakni api biru yang keluar dari kawah.mTapi, pastikan untuk menggunakan masker. Sebab, asap sulfur dari Kawah Ijen tak hanya menimbulkan aruma menyengat, tapi juga berbahaya.
5. Malang
Warna tak selalu dituangkan diatas kertas Tdk hanya suku yg beragam, kreatifitas dpt diciptakan dimana & kapan saja Indahnya perbedaan #kampungwarnawarnimalang
A post shared by siti zuraedah (@zuraedah.siti) onDec 10, 2017 at 5:10pm PST
Belakangan ini Malang makin bergeliat. Ada Kampung Warna-Warni yang sekarang mendunia. Kampung Warna-Warni mulanya merupakan kawasan kumuh. Tapi, kini kondisinya sudah sangat jauh berbeda karena kaya warna sehingga menjadi atraksi tersendiri.
6. Gunung Bromo
There is a belief and a togerherness in the squad. We've got a happy camp. #togetherness #friendsip #friends #bromo #explorebromo #explorejatim #bromomount
A post shared by dhean eka radiansyah (@dheaneka) onDec 10, 2017 at 6:50am PST
Salah satu gunung api aktif di Jawa Timur ini memang layak dimasukkan dalam daftar destinasi yang wajib dikunjungi traveler Bromo terletak di antara sejumlah gunung api lainnya yang memiliki pemandangan mengesankan.
Wisatawan bisa naik ke kawah Bromo yang berasap, atau cukup melihatnya dari Cemoro Lawang. Sebagian besar ttaveler menyambangi Bromo untuk menyaksikan matahari terbit. Namun, Bromo tetap menyajikan panorama luar biasa sepanjang hari. Untuk itu, artikel penutup di Metro menyodorkan saran bagi para traveler. Bali memang tak harus dicoret dari daftar destinasi, tapi wisatawan perlu berpetualang lebih jauh lagi. (Sumber: republika.co.id Foto vakansinesia.com)
...more