shop-triptrus



Ini Rekomendasi Destinasi Wisata Akhir Tahun yang Wajib Dikunjungi

TripTrus.Com - Memasuki bulan Desember, ini merupakan saat yang tepat untuk merencanakan agenda liburan akhir tahun. Tak perlu ke luar negeri, berikut rekomendasi wisata akhir tahun di Indonesia. Indonesia memiliki segudang destinasi wisata yang spektakuler. Mulai dari menikmati keindahan alam baik itu pantai, pegunungan, air terjun, hingga menelusuri situs bersejarah dapat dilakukan untuk mengisi waktu liburan di akhir tahun 2022.Bagi Anda yang ingin melakukan perjalanan akhir tahun, bisa mengunjungi beberapa destinasi wisata di bawah ini. 1. Nusa Tenggara Timur (NTT)       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Chris Coffman (@ctcoffman9) Bagi Anda yang ingin menghabiskan akhir tahun dengan berwisata ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Danau Kelimutu menjadi salah satu tempat yang sangat direkomendasikan. Danau Kelimutu merupakan danau kawah yang berlokasi di puncak Gunung Kelimutu (gunung berapi) yang berlokasi di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.Menyuguhkan keindahan alam yang ciamik, menariknya danau ini mempunyai tiga kubangan raksasa yang setiap kubangannya memiliki warna air yang selalu berubah di tiap tahunnya.  Warna air di salah satu tiga kubangan danau Kelimutu berwarna merah, kemudian warna ini bisa berubah menjadi hijau tua atau merah hati. Pemandangan ini tentunya akan sulit di didapatkan di tempat wisata manapun.2. Yogyakarta       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Riaulife Indonesia (@riaulifeindonesia) Yogyakarta menjadi salah satu tempat favorit untuk didatangi. Bagaimana tidak, semua jenis tempat wisata ada yang di Jogja pasti selalu memberikan kesan menyenangkan tersendiri bagi wisatawan. Mulai dari wisata budaya, kuliner,  hingga wisata alam dapat mengisi waktu liburan akhir tahun Anda. Jika ingin menikmati liburan dengan mengunjungi situs bersejarah, Candi Prambanan dan Tamansari bisa menjadi salah satu list destinasi. Kemudian jika hendak berwisata ke tempat alam, Gunungkidul, Kaliurang maupun Kulonprogo adalah pilihan yang tepat. Sebagai pertimbangan, di Kulonprogo, wisatawan dapat mengunjungi air terjun Kedung Pedut, Kalibiru, Goa Kebon Krambangan dan lainnya.  Lalu jika ingin berkunjung ke Gunungkidul, terdapat puluhan pantai nan eksotis yang siap memanjakan mata wisatawan. Di antara puluhan pantai tersebut, yang terpopuler adalah Pantai Baron,  Pantai Krakal, Pantai Drini, Pantai Wediombo, Pantai Siung, Pantai Ngobaran dan Pantai Timang.3. Bali       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Luna Sol Imagery (@lunasolimagery) Selain Jogja, Bali juga menjadi destinasi wisata favorit yang terkenal dengan keindahan alamnya. Namun, jika merasa bosan berkunjung ke destinasi pantai mainstream di Bali, rekomendasi tempat yang bisa dikunjungi adalah Kintamani.  Kintamani menawarkan salah spot terbaik untuk menikmati suasana Bali dari sudut pandang berbeda, yakni Desa Pinggan. Letaknya yang berada di ketinggian menghadirkan pemandangan desa berkabut dengan latar pegunungan yang memesona. Anda juga bisa mengunjungi Nusa Penida.4. Maluku       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Widjaja Tannady (@tannady_85) Mau menghabiskan waktu akhir tahun dengan berwisata ke tempat yang memiliki keindahan alam yang cantik? Maluku adalah jawabannya. Salah satu tempat yang dapat dikunjungi di Maluku adalah Pulau Kei.  Pantai Ngurbloat, Pantai Madwaer, Pantai Yenroa dan Goa Hawang menjadi bagian dari destinasi wisata yang dapat dikunjungi di Kei. Pantai-pantai di Pulau Kei memiliki pasir putih dengan air yang jernih dengan suasana yang sepi dan tenang, ini menjadikan Pantai di Kei  serasa milik pribadi.  Kemudian Goa Hawang memiliki air yang begitu jernih yang menjadikan wisatawan betah untuk berendam. 5. Malang       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Mel&Antho (@frenchtoasts_wanted) Punya rencana berlibur ke Malang? Kota ini terkenal dengan destinasi wisatanya yang beragam. Mulai dari wisata alam, kampung tematik, spot selfie, wahana bermain, hingga wisata budaya semuanya tersedia di Malang. Wisatawan dapat menghabiskan waktu liburannya ke beberapa tempat favorit seperti alun-alun Malang, Pantai Tiga Warna, Florawisata San Terra de Lafonte, Kampung Warna-warni Jodipan, Museum Angkut, hingga Malang Night Paradise. 6. Gorontalo       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh iPhone Sekon®️ (@iphonesekon) Pulau Cinta terletak di Teluk Tomini, Patoameme, Botumoito, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Sulawesi Utara menjadi destinasi yang direkomendasikan jika Anda berniat menghabiskan waktu akhir tahun untuk healing. Pasalnya, pulau yang semula tidak berpenghuni ini telah dikembangkan menjadi kawasan resort yang memiliki berbagai fasilitas eksklusif dan romantis. Pulau cinta ini biasa disebut sebagai Maldives Indonesia karena keindahaannya. [Baca juga : "5 Wisata Di Indonesia, Cocok Untuk Liburan Akhir Tahun 2022"] 7. Banten       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Jelajah Informasi di Banten (@lensabanten_official) Banten juga menawarkan beberapa destinasi wisata yang apik lho. Pulau Umang dan pulau Oar misalnya. Bahkan kedua tempat ini sudah terkenal dan menjadi destinasi favorit di Banten. Berada di Pandeglang,  Pulau Umang menyajikan pemandangan yang eksotis dengan sensasi layaknya pulau pribadi. Di pulau ini, wisatawan dapat melakukan diving dan snorkeling. Sementara itu, Pulau Oar, merupakan objek wisata yang berada di Desa Kertajaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.  Dijuluki sebagai Pulau Mini, pulau ini sangat cantik karena memiliki pasir putih yang lembut dengan air biru yang jernih. Tak hanya itu, di tengah pulau ini, terdapat sebuah area hutan yang masih cukup lebat. (Sumber: Artikel bisnis.com Foto @azzurashu) 
...more

Mudik Tapi Tidak Bosan: Tips Menghabiskan Waktu Liburan Lebaran di Kota Asal

TripTrus.Com - Halo, Sobat Triptrus! Lebaran selalu menjadi momen yang sangat dinanti-nanti oleh masyarakat Indonesia, terutama untuk merayakannya bersama keluarga di kampung halaman. Namun, kadangkala saat tiba di kota asal, kita merasa bosan karena kurangnya kegiatan selama liburan. Oleh karena itu, dalam artikel ini, akan dibahas beberapa tips untuk menghabiskan waktu liburan Lebaran di kota asal tanpa merasa bosan. Berikut adalah beberapa tipsnya:       View this post on Instagram A post shared by Berita Daerah Nasional (@mediapromodaerah) 1. Menjelajahi Kuliner Lokal Kota asal biasanya memiliki kuliner khas yang berbeda dari kota lainnya. Cobalah untuk menjelajahi kuliner lokal dan mencicipi makanan yang belum pernah dicoba sebelumnya. 2. Berolahraga Manfaatkan waktu liburan Lebaran untuk berolahraga di tempat-tempat olahraga di kota asal seperti lapangan atau taman. 3. Menjelajahi Tempat Wisata Cobalah untuk menjelajahi tempat-tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi di kota asal, mulai dari objek wisata alam hingga objek wisata sejarah atau budaya. 4. Mengunjungi Kerabat atau Teman Gunakan waktu liburan Lebaran untuk mengunjungi kerabat atau teman yang sudah lama tidak bertemu, sehingga selain berkumpul bersama, kita juga bisa mempererat hubungan dengan mereka. 5. Belajar Hal Baru Manfaatkan waktu liburan Lebaran untuk belajar hal-hal baru seperti memasak makanan khas dari kota asal atau belajar menggambar melalui kelas online. 6. Berbelanja Manfaatkan waktu luang untuk berbelanja oleh-oleh di pusat perbelanjaan atau di pasar tradisional. [Baca juga : "Ide Wisata Liburan Lebaran Yang Seru: 5 Destinasi Populer Di Indonesia"] 7. Menghadiri Acara Budaya atau Agama Manfaatkan momen Lebaran untuk menghadiri acara budaya atau agama yang ada di kota asal dan memperdalam pengetahuan kita tentang budaya atau agama, serta merasakan suasana Lebaran yang berbeda dari kota tempat tinggal kita. Semoga tips-tips tersebut bisa membantu Sobat Triptrus menghabiskan waktu liburan Lebaran di kota asal tanpa merasa bosan. Selamat menikmati momen Lebaran dan menikmati waktu berkumpul bersama keluarga dan kerabat terdekat di kota asal! (Sumber: Artikel Shalahudin Hikam Al Ayubi Foto @eventpemalang) 
...more

4 Lokasi Wisata di Sumbar Ini Ternyata Bekas Tambang yang Ditinggalkan

TripTrus.Com - Keindahan lokasi wisata terkadang dapat muncul dari mana saja, bahkan dari sisa-sisa kerusakan. Hal ini nampaknya terjadi di Sumatera Barat. Belakangan ini banyak muncul destinasi wisata di Sumbar yang ternyata merupakan sisa-sisa atau bekas tambang yang sudah tak terpakai dan di tinggalkan begitu saja. Cekungan di bukit dan darat, serta air yang terkumpul ternyata menciptakan sebuah danau atau bukit yang berbentuk unik. Bermula dari satu orang mengunggah foto-fotonya di sosial media hingga menjadi viral. Akhirnya banyak wisatawan yang berdatangan ke lokasi tersebut tanpa memikirkan kondisi lokasi masih labil atau sudah aman. Tempat itu pun kemudian menjadi daya tarik untuk berfoto-foto, akhirnya jadi lokasi wisata dadakan. Berikut ini Langgam.id rangkum destinasi wisata di Sumbar yang merupakan bekas tambang. 1.  Danau Biru, Sawahlunto       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Delvi Gustia Nasution (@delvigustia) Danau Biru berlokasi di daerah Parambahan, Kota Sawahlunto dan tepat berada dalam lingkungan proyek tambang batu bara. Danau ini terbentuk dari bekas galian tambang batu bara.Untukmencapai lokasi ini berjarak sekitar 13 kilometer dari pusat kota Sawahlunto. Sebelum menuju lokasi, sebaiknya siapkan kondisi kendaran. Karena untuk melihat danau yang indah ini kamu harus melewati jalan yang berkerikil dan belum diaspal. Hal ini wajar, karena Danau Biru bukan lokasi wisata yang di kelola pemerintah. Jadi wajar jika jalan menuju lokasi belum memadai dan masih banyak ditemukan parkir liar. 2. Lubang Mbah Suro, Sawahlunto       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh FauzanMa'arij (@fauzanmrj) Kota Sawahlunto merupakan kota bekas tambang batu bara terbesar di Sumatra. Sudah  sepatutnya Sawahlunto menjadi salah satu destinasi favorit untuk wisata tambang. Lubang Mbah Suro merupakan destinasi wisata edukasi di Sumbar dan sudah dikelola oleh Pemko Sawahlunto. Untuk memasuki lubang tambang Mbah Suro kita membayar kira-kira Rp. 5.000. Sebelum memasuki lubang tambang, kita akan diberikan perlengkapan keamanan dan pemandu yang akan menjelaskan sejarah dan fungsi lubang tambang Mbah Suro dahulu. [Baca juga : "6 Objek Wisata Di Bandung Perpanjang Periode Tutup Sementara"] 3. Danau Hijau, Kabupaten Sijunjung       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Budi Ca'uih (@mr_cauih) Danau Hijau terletak di di ujung Nagari Bukit Bual, kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung. Lokasi danau hijau ini cukup jauh dari pusat kota, kita-kira sekitar 15 menit dari Tanjung Ampalu, dan 45 menit dari Muaro Sijunjung. Disebut danau hijau karena airnya memang berwarna hijau. Awalnya danau ini hanya sekadar genangan air di tengah bukit akibat galian bekas tambang. Danau Hijau ini tiba-tiba menjadi viral seiring dengan viral nya Danau Biru di Sawahlunto. 4. Gunung Harun, Kabupaten Pesisir Selatan       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Adhex Yha (@adhexyha) Gunung Harun, merupakan tambang emas yang di masa kolonial dikenal sebagai tambang emas Salido. Konon, orang dari berbagai bangsa sampai ke puncaknya untuk mendapatkan emas. Hingga kini dipercaya masih ada beberapa orang yang rutin mencari emas di ketinggiannya. (Sumber: Artikel langgam.id Foto @velrones ) 
...more

Buka Puasa dengan Makanan Khas Tradisional Indonesia Di Bulan Ramadhan

TRIPTRUS - Berbagai makanan tradisional tentunya tidak lepas dari uniknya bulan suci ini. Setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas tradisional sebagai makanan untuk berbuka puasa. Berikut beberapa makanan tradisional tersebut. 1. Sate Susu Sate susu ini terbuat dari kulit susu sapi. Cara pembuatannya tak berbeda dengan sate pada umumnya. Kulit susu sapi dipotong kecil-kecil, lalu dilumuri bumbu kemudian dibakar. Untuk bumbunya sendiri ada dua macam, yakni bumbu khas Bali atau diberi bumbu kuning seperti Sate padang. Saat Ramadhan, penjual sate susu banyak terlihat di Kampung Jawa, Bali. Satu porsi Sate Susu berisi 10 tusuk. Harganya berkisar antara Rp 15.000 – 20.000. Jika Anda penggemar sate, tak ada salahnya sekali-kali merasakan Ramadhan di Bali agar bisa mencicipi Sate Susu sebagai menu berbuka puasa. Jangan lupa pesan lontong agar ritual bersantap Anda terasa lebih lengkap! 2. Ketan Bintul Ketan Bintul merupakan olahan ketan yang menjadi menu favorit warga Serang, Banten pada bulan puasa. Beras ketan dikukus bersama santan dan garam. Setelah matang, ketan dipotong berbentuk persegi dan diberi alas daun pisang. Santap ketan yang sudah matang dengan menaburi bubuk serundeng yang terbuat dari parutan kelapa yang diberi bumbu parutan bawang merah, bawang putih, lengkuas, gula, garam, dan daun salam, kemudian disangrai hingga berwarna kecokelatan. Rasa ketan bintul perpaduan antara gurih, manis, dan bahkan pedas. Ketan bintul diperkirakan populer menjadi santapan khas Ramadhan sejak abad ke-15. Kabarnya para sultan juga menjadikan makanan ini sebagai santapan favorit berbuka puasa. Masyarakat percaya, bila seseorang berbuka puasa dengan ketan bintul maka seakan-akan menghargai dan menghormati para sultan. Harga ketan bintul di pasaran sekitar Rp 2.000 per potong. 3. Jongkong Anjuran berbuka puasa dengan yang manis sepertinya dituruti oleh warga Medan, Sumatera Utara. Hal itu terlihat dari salah satu makanan khas Ramadhan di kota ini, yaitu jongkong. Jongkong terbuat dari tepung beras yang dicampur air, lalu dimasak sambil terus diaduk hingga mengental. Saat memasak, daun pandan turut dimasukkan untuk memberikan warna hijau dan aroma wangi pada jongkong. Setelah matang, jongkong dibiarkan hingga dingin dan mengental, lalu dimasukkan ke dalam daun pisang dan diberi santan, parutan kelapa muda, gula merah, dan sedikit gula pasir. Setelah bahan dimasukkan semua, jongkong dimasak kembali dengan cara dikukus. Setelah itu, jongkong siap disantap. Kondisi perut yang kosong karena berpuasa sehari penuh akan sulit mencerna makanan yang terlalu padat, sehingga jongkong cocok menjadi hidangan berbuka puasa karena teksturnya yang lembut. Jongkong dijual dengan harga berkisar antara Rp 3.000 – 5.000 per buah. Sebaiknya jongkong langsung dimakan hari itu juga karena tidak tahan lama. 4. Bubur Kampiun Kalau kolak biasa kita hanya bisa merasakan satu jenis bahan makanan saja, maka kita bisa mencicipi beragam jenis bahan makanan dalam Bubur Kampiun. Hidangan khas Sumatera Barat yang kerap kita jumpai ini berisi beberapa campuran, antara lain bubur sumsum, kolak ubi, pisang, candil, bubur delima, dan ketan. Seluruh bahan tersebut kemudian disiram santan dan gula merah cair. Di daerah asalnya, Bubur Kampiun biasa disebut Bubua Kampiun. Asal mula nama bubur ini cukup unik. Sekitar tahun 1960-an, pasca perang PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia, 1958-1961), para tokoh adat mengadakan berbagai acara untuk menghilangkan trauma para warga, seperti lomba layang-layang, lomba sepakbola, lomba membuat pecal, dan lomba kreasi bubur. Salah satu peserta lomba kreasi bubur adalah seorang nenek bernama Amai Zona. Ia terlambat datang, sehingga tak sempat membuat dari awal dan hanya memasukkan bubur-bubur yang tak habis ia jual pada pagi harinya. Di akhir acara, para juri mengumunkan bahwa yang menjadi juara (champion) pada lomba kreasi bubur adalah nenek tersebut. Saat ditanya nama bubur kreasinya, Amai Zona spontan menjawab Bubua Kampiun. Sejak saat itulah bubur campur aduk miliknya menjadi populer, dan kerap dijumpai saat Ramadhan. Harga semangkuk Bubur Kampiun berkisar antara Rp 9.000 – 12.000. 5. Pisang Ijo Jangan salah kira. Es Pisang Ijo khas Makassar ini bukan dibuat dari pisang berwarna hijau, melainkan pisang raja atau pisang kepok biasa. Hanya saja, pisang tersebut dibungkus oleh lembaran dadar yang terbuat dari adonan tepung terigu yang diberi pewarna hijau dari air daun suji atau pandan. Cara membuat Pisang Ijo tergolong mudah. Pisang yang sudah dibungkus dadar hijau diiris tipis-tipis, lalu diberi tambahan bubur sum-sum, es serut, kuah santan, dan sirup coco pandan atau frambozen. Sensasi dingin es serut dan perpaduan rasa gurih dan manis Pisang Ijo akan melepas dahaga kita usai berpuasa sehari penuh. Pisang Ijo dijual dengan harga berkisar antara Rp 7.000 – Rp 10.000. 6. Kue Bingka Kue Bingka adalah salah satu santapan khas Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kue ini biasa dibuat dalam bentuk bunga berkelopak enam. Bentuk yang menarik ini biasanya segera menarik perhatian calon pembeli. Di daerah asalnya, Suku Banjar biasa menyantap kue ini sebagai hidangan berbuka puasa. Tekstur Kue Bingka lembut, dan rasanya manis. Ada pula yang bervariasi dengan membuat berbagai rasa baru, seperti pandan, nangka, cokelat, dan keju. Bahan utama pembuat Kue Bingka antara lain tepung terigu, santan, gula pasir, dan garam Harya seloyan Kue Bingka bervariasi, mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 50.000, tergantung ukuran dan bahan yang digunakan. Di luar bulan puasa, Kue Bingka laris sebagai oleh-oleh bahkan hingga ke luar negeri seperti Australia, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura. Nah, bagaimana dengan daerah anda? Apa nama makanan khas traditional yang selalu menjadi favorit untuk buka puasa? Bagi anda yang ingin mengetahui Bali lebih jauh, bisa daftar Promo Paket Liburan Bali Ramadhan Juni 2015. (Sumber: Artikel wisatabaliaga.com Foto wego.com)
...more

5 Wisata Paralayang Terbaik di Indonesia, Wajib Dikunjungi

TripTrus.Com - Bukit Paralayang Watugupit di Jogja menawarkan keindahan alam yang begitu menakjubkan. Pemandangan alam yang indah tersebut berada di Bantul, Daerah Istimewa, Yogyakarta, tepatnya di area wisata Pantai Parangtritis. Total biaya masuk ke tempat ini, kamu akan dikenakan tarif Rp5.000 per orangnya. Di obyek wisata ini, kamu bisa melihat hamparan Pantai Parangtritis yang menakjubkan. Jika datang pada waktu sore hari, kamu juga bisa menikmati sunset yang tentunya sangat menawan. Untuk itu, buat kamu yang tengah berada di Jogja, wajib mengunjungi wisata paralayang satu ini. 1. Bukit Santiong, Subang       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Cecep Ma'assalamah (@cecep_ma.assalamah) Wisata paralayang terbaik di Indonesia yang wajib dikunjungi selanjutnya, yaitu Bukit Santiong. Obyek wisata yang terletak di Subang, Jawa Barat, ini menawarkan panorama alam yang begitu menawan. Berada di ketinggian 150 meter, kamu bisa bermain paralayang dan gantole. Harga tiket masuk di Bukit Santiong cukup terjangkau, yakni hanya Rp10 ribu per orang. Apabila ingin bermain paralayang, kamu harus membayar Rp400 ribu per orang. Dengan biaya masuk yang sangat terjangkau, kamu sudah bisa menikmati keindahan alam yang memesona. Salah satu wisata paralayang yang wajib dikunjungi adalah Gunung Mas Bogor. Tidak hanya dapat bermain paralayang, para pengunjung juga bisa menikmati panorama alam yang indah dan memesona. Banyak sekali fasilitas di obyek wisata Gunung Mas Bogor, mulai dari kolam renang, flying fox, lapangan volley, dan masih banyak lagi. Wisata alam ini berada di Jl. Raya Puncak 8 Km, Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Para pengunjung. Adapun harga tiket masuk di kawasan Gunung Mas Bogor relatif murah, yakni Rp6.000/orang. Untuk itu, buat kamu yang berada di Jawa Barat tidak ada salahnya mengunjungi tempat wisata di Jawa Barat ini. 2. Puncak Lawang, Bukittinggi       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Rang Awak Group Official (@rangawakgroupofficial) Destinasi wisata paralayang yang indah dan memesona selanjutnya, yaitu Puncak Lawang. Obyek wisata yang berada di Kota Bukitinggi, Sumatera Barat ini, menawarkan panorama alam yang menakjubkan. Dari atas ketinggian, pengunjung dapat melihat bukit-bukit yang masih hijau dan asri. Buat kamu yang ingin bermain paralayang, dari atas ketinggian juga akan dimanjakan dengan hamparan air bening Minanjau yang indah dan memesona. Untuk itu, disarankan membawa kamera untuk mengabadikan momen terbang terbaikmu. Selain itu, obyek wisata Puncak Lawang juga menyediakan berbagai fasilitas lengkap. Di tempat ini, kamu bisa beristirahat di gubuk-gubuk sederhana dari kayu dan bambu sambil menikmati udara sejuk yang membuat kamu betah di sini. 3. Gunung Panten, Majalengka       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Nengah Jun (@nengahjun) Gunung Panten Majalengka menjadi salah satu obyek wisata paralayang terbaik di Indonesia. Wisatawan yang berkunjung di tempat ini bisa menikmati pemandangan dataran tinggi wisata paralayang, sambil menikmati suguhan kerlip lampu yang bercahaya dari pusat Kota Majalengka. Selain pemandangan kotanya yang dikagumi warga, kawasan ini juga menyediakan sejumlah spot Instagrammable seperti lampu berbentuk cinta yang menyala terang dan menghadap ke arah cahaya lampu kota.  [Baca juga : "11 Event Unggulan Jawa Tengah Tahun 2022"] Untuk berkunjung ke sini, pengelola menyediakan tiket masuk dengan harga yang terjangkau yakni Rp10.000 dengan fasilitas parkir yang juga luas. Buat kamu yang sedang berada di Majalengka, tidak ada salahnya mengunjungi destinasi wisata alam yang menakjubkan ini. (Sumber: Artikel merdeka.com Foto @paralayangmajalengkaofficial) 
...more

Ngabuburit, Cara Seru Jalan-Jalan di Bulan Puasa!

TRIPTRUS - Di bulan Ramadan, ada aktivitas yang selalu dilakukan orang Indonesia, yaitu ngabuburit ke berbagai tempat yang menjadi destinasi wisata. Ngabuburit memang cara paling asyik untuk jalan-jalan di bulan puasa.Tempat tujuan ngabuburit sering kali merupakan tempat-tempat yang menjadi tujuan wisata. Ada taman kota, pantai, pusat perbelanjaan, pusat wisata kuliner, masjid dll. Menghabiskan hari sambil menunggu waktu berbuka puasa, memang menjadi kegiatan yang sering dilakukan umat muslim Indonesia.Ini sebabnya ngabuburit menjadi semacam kegiatan wisata jarak pendek yang dilakukan di berbagai kota di Indonesia. Hal itu juga yang menjadi alasan, ngabuburit pasti seru dilakukan di berbagai daerah.Travel Highlight kali ini pun menyoroti kegiatan ngabuburit sebagai sebuah momen mengunjungi destinasi wisata di bulan Ramadan. Banyak hal yang bisa dilakukan, mulai dari kota dimana kita tinggal. Di Jakarta misalnya, ada Monas, Taman Suropati atau Taman Menteng dan destinasi wisata lain yang ramai untuk ngabuburit.Masjid-masjid bersejarah di berbagai kota juga menjadi tempat tujuan ngabuburit. Selain itu, pusat perbelanjaan seperti mal juga berusaha menarik pengunjung dengan aneka kegiatan Ramadan. Pun demikian dengan hotel, yang berusaha memikat tamu dengan aneka sajian makanan berkelas untuk berbuka puasa.Jika Anda sedang traveling ke berbagai kota di Indonesia, ini adalah kesempatan emas untuk bisa merasakan ngabuburit di sana. Di Yogyakarta, ngabuburit di Jl Malioboro pasti asyik. Atau, bergabunglah dengan warga lokal di Bundaran UGM atau di alun-alun keraton.Di Makassar juga seru untuk ngabuburit. Warga dan wisatawan meramaikan Pantai Losari menunggu matahari terbenam. Setelah itu parade wisata kuliner sudah menunggu mereka di kawasan itu. Di Surabaya, Jembatan Suramadu dan berbagai taman kota adalah tempat favorit untuk ngabuburit. Di Banda Aceh apalagi, dengan budaya Islam yang kuat, ngabuburit pun rasanya sangat berbeda.Jalan-jalan sore menjelang buka puasa, tidak hanya bisa dilakukan di negeri sendiri. Di Kuala Lumpur, Malaysia ngabuburit juga seru dilakukan di depan Menara Petronas, Dataran Merdeka atau ke kawasan pecinan di Petaling Street. Di Singapura, ngabuburit di Marina Bay bersama patung Merlion rasanya tiada dua.Bagaimana dengan para traveler di berbagai negara muslim nan jauh di Timur Tengah? Puasa yang lebih lama di musim panas menjadi tantangan mereka. Tapi kegiatan ngabuburitnya tetap seru untuk dilakukan. Semua orang mengakui, ngabuburit di Masjidil Haram, Mekkah adalah pengalaman terbaik sedunia.Traveling dan ngabuburit adalah dua hal yang saling melengkapi. Ngabuburit adalah bukti bahwa kegiatan traveling alias jalan-jalan, memang tidak mempermasalahkan waktu, tempat, jarak dan musim. Selamat jalan-jalan dan ngabuburit! (Sumber: Artikel travel.detik.com ; Foto travelmatekamu.com)
...more

Tak Hanya Jakarta dan Semarang, 6 Kota Tua di Indonesia Ini Juga Patut Kamu Kunjungi!

TripTrus.Com - Mendengar kata Kota Tua pasti kita langsung terbayang Jakarta atau Semarang. Padahal di Indonesia ini banyak Kota Tua tak hanya di dua ibu kota tersebut. Nyatanya Kota Tua juga ada di Surabaya Hingga Banten. Di Kota Tua Jakarta misalnya, di sana traveler bisa lepaskan penat dengan berfoto dan kelilingi bangunan lawasnya. Satu di antaranya adalah Museum Fatahillah. Museum tersebut ternyata juga mengandung sejarah cukup unik yang tidak banyak diketahui orang. Pada zaman penjajahan Belanda, museum ini jadi pusat aktivitas rakyat pada abad ke-17-19. Saban sore, masyarakat berkumpul dan mengambil air bersih dari satu-satunya mata air di halaman depan balai kota. Rupanya, ada fungsi lain dari balai kota, yaitu tempat pelaksanaan hukuman mati dan pembantaian massal pemerintahan Belanda. "Nah, yuk sekarang kita tengok keunikan dan sejarah singkat Kota Tua di berbagai wilayah Indonesia." 1. Kota Tua Surabaya   Morning🏃🏾🏃🏾🏃🏾Surabaya Old city . . #jembatanmerahsurabaya #jembatanmerah #bangunantua #oldbulding #oldbuildinglover #kotatua #kotatuasurabaya #surabayaoldcity #oldwindow #oldwindows #oldwindowsframe #surabayaheritage #myheritagetrip A post shared by Yogi Irawanto🇲🇨🏃🏾🚴🏼📷 (@yogiirawanto) onNov 9, 2017 at 5:14am PST Tak kalah unik dari Jakarta, wisata Kota Tua Surabaya juga memiliki bangunan kuno yang cukup unik. Jalan-jalan di Kota Tua Surabaya, traveler bisa merasakan sensai Ibu Kota Jawa Timur ini pada masa lampau. Banyak bangunan bersejarah yang hingga kini masih terawat dan cukup instagram able jika dijadikan latar berfoto. Gedung-gedung tua di Surabaya juga sudah berdiri sejak ratusan tahun yang lalu. Misalnya saja Gedung Grahadi yang ada di Jalan Subernur Suryo. Gedung tersebut kini menjadi kantor Gubernur. Selain itu masih banyak pula bangunan lawas yang dialih fungsikan sebagai hotel, museum, dan kantor. 2. Kota Tua Bandung   Di suatu sudut kota tua Bandung . . #kotatuabandung A post shared by Mir'atul Azizah (@miratul.azizah) onOct 13, 2017 at 7:19pm PDT Disebut Paris Vas Java, Bandung juga menyimpan beragam destinasi indah yang sayang jika treveler lewatkan. Kota penuh sejarah ini juga memiliki sati bangunan tua yang jadi sejarah tonggak kemerdekaan Indonesia. Terlebih jik atraveler berjalan di Jalan Braga, Bandung. Bangunan-banguann tua nan kokoh akan menghiasi setiap mata memandang. Tahukah kamu traveler, jika di sana kamu juga bisa menjumpai roti khas Belanda. Selain Braga, nikmati pula Jalan Asia Afrika. Inilah jalan paling bersejarah di Bandung. Pasca peringatan ke-60 Konfrensi Asia-Afrika, Jalan Asia Afrika semakin cantik 3. Kota Tua Yogyakarta   #bankindonesiayogyakarta #oldbuildinglover #myheritagetrip #wheninyogyakarta #funrunheritage #kotatuayogyakarta #heritageyogyakarta #tricycle #becakjogja #becak A post shared by Yogi Irawanto🇲🇨🏃🏾🚴🏼📷 (@yogiirawanto) onAug 21, 2017 at 8:55am PDT Jogja merupakan kawasan bersejarah yang merupakan The Old Capital City yang menyimpan banyak cerita tentang lahirnya Mataram Islam. Tak sulit untuk menemukan bangunan tua di Jogja. Traveler hanya perlu lerjakan hingga unjung Malioboro. Di sana terlah berdiri kokoh beberapa bangunan tua, satu di antaranya digunakan sebagai kantor. Jangan lupa berfoto saat berkunjung di sana ya. 4. Kota Tua Banten Lama   Just stranger with some stories. . . . . #istanakaibon #BantenLama #serang #banten #sevenwanders #eksplorBanten #situssejarahindonesia #situssejarahbanten #peninggalansejarah #kaibon #bentengkaibonbanten #hijabtraveler #canoneosm3 #eksplorserang #ceritaSerang #genpibanten #instagrammble #museum #like #likes #follow #travelerblogger #writerfreelance #travelerWriter #blogger #missririn #writingarticle #storiesgram #visitbanten #wonderfulindonesia A post shared by Ririn Munawarah (@ririn20) onDec 18, 2017 at 7:49am PST Provinsi Banten tak hanya memiliki pantai-pantai indah di pesisir barat Pulau Jawa, namun juga wisata religi dan sejarah. Satu destinasi wisata sejarah yang cukup terkenal di Banten adalah Kawasan Kota Tua Banten Lama. Di kawasan ini, terdapat banyak situs peninggalan sejarah Kesultanan Banten. Wisatawan yang berkunjung ke sini akan dibawa nostalgia dengan suasana lawas Banten pada masa kesultanan. Berbagai destinasi wisata sebut saja Masjid Agung Banten, Keraton Surosowan, Benteng Spellwijk, Museum Kepurbakalaan Banten, Keraton Kaibon dan Vihara Avalokitesvara bisa kamu nikmati sekaligus di kawasan ini. 5. Kota Tua Medan   .. . . Old town . . #kotatuamedan #jlnhindu #kesawan #medanheritage A post shared by _ercege (@romigirsang) onDec 27, 2017 at 5:45am PST Pada zaman dahulu Kota Medan dikenal dengan nama Tanah Deli dan keadaan tanahnya berawa-rawa kurang lebih seluas 4000 Ha di Tanah Deli, traveler tak boleh melewatkan berjalan-jalan di kawasan Kota Lama. Bangunan ini berdiri sejak tahun 1900 dan telah menjadi saksi perkembangan Kota Medan. Selain itu traveler juga bisa mengunjungi satu bangunan tua yaitu Gedung London Sumatera. Gedung yang ini dibangun sejak tahun 1906 dan begitu mirip dengan bagunan Belanda. London Sumatera merupakan gedung pertama berlantai 5 yang mempunyai lift kala itu. Tertarik mengunjunginya? 6. Kota Tua Solo   Matahari pun mulai terbenam, mengiringi langkah ku di sebuah jalan panjang di sudut kota solo #spiritofjava#kotatuasurakarta#tantaman# A post shared by muhaemin89 (@muhaemin89) onOct 25, 2016 at 3:36am PDT Tak kalah bersejarah dari Jogja, solo juga menyimpan sisa-sia kejayaan peradaban kerajaan Mataram Jawa. Bangunan tua pun banyak kita jumpai di Solo. Sebut saja saat berjalan di kawasan Keraton Surakarta, banyak spot foto berlatar bangunan kuno yang epik. Jika kurang puas cobalah berkunjung ke Omah Lowo. Disebut demikian karena bangunan lawas bekas Belanda ini kini ditinggali oleh ratusan kelelawar. Rumah ini begitu iconik dan cukup menantang jika dijadikan latar fotomu. (Sumber:  Artikel msn.com, Foto Amieykha)
...more

Batu Lumuik Sungai Dareh, Kerajinan Unggulan Dharmasraya

Salah satu produk unggulan dari Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, adalah kerajinan perhiasan batu lumut. Batu indah berwarna kehijauan ini menjadi target buruan para pecinta batu akik dari berbagai tempat. Tidak hanya dari dalam negeri, para kolektor batu cincin dari mancanegara pun memburu batu mulia jenis giok ini. Batu lumut yang dalam dialek setempat disebut 'batu lumuik Sungai Dareh' yang berasal dari Sungai Batanghari ini terkenal sebagai batu perhiasan berkualitas tinggi.Seperti batu perhiasan pada umumnya, batu lumuik merupakan olahan dari batu mentah yang diperoleh dari dasar sungai. Batu mentah ini kemudian dipotong, dibentuk menggunakan gerinda, dan terakhir dihaluskan. Batu yang telah dihaluskan tersebut kemudian dipasangkan sebagai batu perhiasan pada cincin, gelang, kalung, dan sebagainya. Kualitas dan harga sebuah batu lumuik ditentukan pada kualitas kilauan, corak yang ada di dalam batu tersebut, dan pendaran cahaya yang dipantulkannya.Selain batu lumuik, daerah tepi Sungai Batanghari sebenarnya masih memiliki beberapa jenis batu cincin lain, yang dibedakan berdasarkan warna. Batu-batu tersebut di antaranya adalah jenis ‘limau manih’ (jeruk manis) yang berwarna kuning menyala, ‘cempaga limau manih’ yang berwarna kemerahan, dan 'kecubung Sumatera' yang berwarna ungu. Meskipun demikian, yang menjadi incaran nomor satu dari Dharmasraya adalah batu lumuik. Batu lumuik telah menjadi kebanggaan masyarakat dan pemerintah Kabupaten Dharmasraya. 'Batu lumuik Sungai Dareh' pun telah menjadi merek dagang yang terdaftar sebagai produk kerajinan resmi asal Dharmasraya. Batu perhiasan ini pun seakan telah menjadi simbol identitas bagi masyarakat Dharmasraya yang fungsinya bagaikan 'KTP'. Bahkan, muncul anggapan mereka yang menggunakan perhiasan batu lumuik pastilah orang dari Dharmasraya atau orang yang pernah singgah di Dharmasraya. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Destinasi Liburan Akhir Tahun Bersama Anak-Anak

TripTrus.Com - Akhir tahun hampir tiba, itu berarti saatnya kita untuk merencanakan liburan bersama anak-anak. Untuk mempermudah perencanaan, bisa dibaca rekomendasi destinasi berikut ini. 1. Lombok Tentunya banyak alasan untuk kita berkunjung ke Lombok. Tepi pantai yang berpasir lembut, air lautnya yang jernih hingga udara yang masih bagus selalu memanjakan mata dengan langit birunya. Pulau yang semakin hari semakin popular ini cocok menjadi destinasi wisata untuk keluarga. Dikarenakan Lombok memiliki destinasi unggulan pantai pasti akan dipastikan anak-anak menyukainya bermain pasir dan air. Di Lombok kita juga tidak akan bingung memlilih tempat untuk istirahat, berbagai macam penginapan menyajikan penawaran yang beragam seperi di Mataram, Senggigi dan Gili Trawangan. 2. Aceh Aceh juga bagus direkomendasikan untuk destinasi liburan akhir tahun bersama anak-anak. Setelah tsunami meluluhlantakan Aceh, Aceh mulai bangkit dan mulai kembali menata pariwisata mereka. Selain terkenal dengan Pulau Weh yang memiliki titik 0 kilometer Indonesia dan pantai-pantai eksotisnya, Aceh juga memiliki Museum Tsunami, Kapal Apung Lampulo, PLTD Apung. Untuk kuliner juga beragam, kita bisa santai di kafe-kafe untuk sekedar mengopi atau menikmati mie aceh hingga ayam tangkap. 3. Yogyakarta Kota Gudeg ini sudah tidak diragukan lagi keramahannya. Menjadi kota wisata dengan segala kemudahan dan kemurahannya, Yogyakarta menawarkan banyak hal kepada setiap pengunjungnya. Selain menjadi destinasi kuliner, kota ini juga memiliki garis pantai yang panjang yang menghadirkan berbagai pantai-pantai yang cantik dan sepi. Juga ada Komplek Candi Prambanan yang bisa diekspore dari Candi Plaosan, Candi Barong, Candi Ijo, Candi Sojiwan dan lainnya. 4. Bali Pernah merasa bosan ke Bali? Tentu tidak. Meskipun setiap akhir tahun Bali selalu penuh sesak oleh pengunjungnya, Bali jangan dihapus dari agenda liburan akhir tahun. Banyak destinasi untuk memanjaka anak-anak, mereka bisa diajak berkunjung ke Taman Burungm Taman Kupu-Kupu hingga beriteraksi dengan binatang di Bali Safari and Marine Park atau ke Uluwatu yang asri dan dipastikan kita akan kena jahil kera-kera liar di sana. Kalau urusan pantai, Bali memiliki banyak alternative seperti Pantai Kuta, Pantai Pandawa, Pantai Dreamland dan pantai-pantai lainnya. Kita juga mengunjungi Pulau Menjangan yang berlokasi di Bali Barat, di sana kita bisa bersnorkeling hingga berinteraksi dengan hewan Menjangan (sejenis rusa). Tapi jika berkunjung ke Pulau Menjangan mohon untuk tidak berisik, karena dipastikan banyak warga Bali yang beribadah. (Sumber: Artikel Amieykha Foto parenting.co.id)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...