shop-triptrus



7 Tempat Keren Buat Nongkrong Sambil Nge-View Keindahan Danau Toba yang Makin Oke

TripTrus.Com - Lagi cari tempat liburan yang kece? Nah, mending coba merapat ke Danau Toba, brosis! Keren banget buat jadi spot liburan kalian. Di sana, kalian bisa nikmatin alam yang aduhai dan bikin hati adem.       View this post on Instagram A post shared by 𝗨𝗟 | 𝗔𝗲𝗿𝗶𝗮𝗹 𝗝𝗣𝗘𝗚 (@sulsam.idrus) Buat mendarat di danau vulkanik terbesar di dunia ini, kalian bisa pake pesawat dari Medan, Jakarta, atau Bali ke Bandara Internasional Silangit. Terus, tinggal numpang taksi aja ke Danau Toba. Nggak usah khawatir bingung mau ngapain, karena di Danau Toba banyak spot keren yang bisa nambahin serunya liburan kalian. Jangan sampai ketinggalan, yuk, mampir ke 7 spot hits berikut buat ngerasain pesonanya Danau Toba sambil tetep patuhi protokol CHSE di sana. Kuy, simak infonya, guys! 1. Bukit Holbung Luangkan waktu sekitar 15-20 menit aja, brosis, buat jalan kaki ke puncak Bukit Holbung. Tempat ini juga dikenal sebagai Bukit Teletubbies atau Teletubbies Hill. Pemandangannya keren abis, penuh padang rumput dan pepohonan yang oke buat camping. Kalian bisa bermalam di sini sambil ngeliat langit malam berbintang. Pagi-pagi bangun, kalian bakal disambut sunrise yang indah banget. 2. Puncak Gunung Pusuk Buhit Ini tempat sakral bagi masyarakat Batak, katanya tempat kelahiran Raja Batak. Meskipun perjalanannya agak panjang, pemandangannya pasti sepadan sama usaha kalian. Di sepanjang jalur berliku menuju puncak, kalian bisa dapetin pemandangan keren yang jarang ada. 3. Huta Ginjang Coba liat Danau Toba dari angle beda di Desa Huta Ginjang. Pemandangannya instagenic banget, dengan latar belakang perbukitan dan hutan pinus. Selain itu, kalian bisa manjain diri dengan fasilitas teropong bintang atau nyobain olahraga paralayang yang lagi hits di sini. 4. Menara Pandang Tele Samosir Menara Pandang Tele Samosir punya tampilan alam Danau Toba dengan matahari terbit dan terbenam yang kece, brosis. Setiap lantai menaranya beda-beda, tingginya sekitar 25 meter dengan tiga tingkat, cocok banget buat spot foto yang nggak kalah oke. 5. Bukit Tarabunga Ngga jauh dari Balige, Bukit Tarabunga bisa jadi pilihan buat yang pengen liburan di suasana yang tenang. Danau Toba bakal keliatan lebih eksotis pas matahari terbit dan terbenam. Banyak fotografer yang sering dateng ke sini buat motret keindahan Danau Toba yang bikin baper. [Baca juga : "Asik Banget! Pengen Bulan Madu Yang Seru? Coba Deh 5 Destinasi Keren Di Sumatera Utara"] 6. Desa Tongging Desa Tongging cocok banget buat yang mau "sembunyi" dari hiruk pikuk kota besar. Dari Danau Toba, kalian bisa lihat seluruh pemandangan indah Desa Tongging. Orangnya juga ramah banget, mayoritas petani atau peternak ikan. Jangan lupa nyobain hidangan tradisionalnya yang namanya arsik, ya. 7. Paropo Di Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Paropo wajib banget buat dikunjungi kalo lagi jalan-jalan ke Danau Toba. Tempat ini asyik buat liburan keluarga, banyak kegiatan seru seperti mancing dan camping. Karena keindahan Danau Toba dan desa yang alami, Paropo sering disebut sebagai Ranu Kumbolo-nya Sumatra Utara. Itulah tujuh spot kece yang bisa dikunjungi buat ngerasain keindahan Danau Toba dengan gaya yang makin estetik. Kalo lagi mau liburan ke Danau Toba, jangan lupa patuhi protokol kesehatan, ya! (Sumber Foto @sonangelyas) 
...more

April Saatnya ke Cirebon, Ada Festival Pesona Cirebon

TRIPTRUS.COM - Cirebon, Jawa Barat, segera menggelar festival "pesona Cirebon" pada bulan April mendatang yang bertujuan mengenalkan potensi wisata daerah tersebut ke publik. "Kami akan adakan festival 'pesona Cirebon' bulan April, ini bertujuan untuk mengangkat wisata, budaya dan juga sejarah Cirebon," kata Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Arief Natadiningrat, di Cirebon, Sanin. Festival yang semula direncanakan dengan nama festival "pesona bahari Cirebon" kemudian diganti, karena untuk memperkenalkan keseluruhan Cirebon ke Publik bukan hanya baharinya saja. Cirebon merupakan salah satu kota yang kaya akan budaya, sejarah dan peninggalan atau artevak kuno, untuk itu perlu dipamerkan dan juga dipublikasikan kepada masyarakat luas. "Pesona Cirebon itu lebih menyeluruh, mengingat Cirebon begitu banyak sejarah dan budaya yang perlu diletahui khalayak," ujarnya. Dalam festival itu akan ditampilkan semua kesenian Cirebon juga makanan khas Cirebon, karena temanya adalah Cirebon. Sultan berharap, dengan adanya festival Cirebon bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas dan juga pariwisata yang ada bisa semakin maju. "Kami ingin mengenalkan dan mengangkat pariwisata Cirebon, karena dengan berkembangnya pariwisata, maka perekonomianpun akan mengikutinya," ujarnya. (Sumber: Artikel dan Foto kompas.com)
...more

7 Tempat Wisata di Bogor untuk Libur Lebaran

TripTrus.Com - Bagi warga Bogor maupun warga Jakarta yang tidak mudik ke luat kota, beberapa destinasi wisata di Kota Hujan bisa jadi pilihan. Dikutip dari Tribunnewsbogor, berikut tujuh destinasi wisata di Bogor yang bisa disambangi Anda dan keluarga saat libur Lebaran. 1. Taman Ade Irma Suryani Taman yang juga dikenal dengan sebutan Taman Topi ini berlokasi di pusat Kota Bogor, tepatnya Jalan Dewi Sartika. Anak-anak bisa menikmati belasan wahana permainan. Ada juga destinasi wisata air. Dari Stasiun Bogor, Anda hanya perlu berjalan kaki menuju pintu masuk Taman Topi menuju Jalan Kapten Muslihat. 2. Kebun Raya Bogor Kebun Raya Bogor bisa disambangi saat libur Lebaran. Tak hanya itu, Anda juga bisa mengunjungi Museum Zoologi yang menyimpan koleksi fauna. Anda bisa masuk dari beberapa pintu. Antara lain pintu masuk di sebelah kantor pos di Jalan Ir H DJuanda, Pintu Masuk di Jalan Otto Iskandar Dinata depan Pasar Bogor, pintu masuk di Jalan Pajajaran depan Plaza Keboen Raya, atau pintu masuk di sebrang Kampus IPB Baranangsiang. 3. SKI Tajur Sumber Karya Indah (SKI) Tajur berada di Jalan Raya Katulampa, Kota Bogor. Selain dikenal sebagai lokasi berjualan tas, SKI Tajur juga terkenal oleh wisata permainannya. Anak-anak bisa bermain Flying Fox, Bola Air, Buggy Kart, Ufo Coaster, Trampoline, dan lain-lain. Anda pun tak harus membayar tiket masuk, hanya membayar parkir kendaraan saja. Anda tinggal membeli tiket permainan untuk setiap wahana. 4. Jungle Fest Lokasi wisata ini berada di Komplek Bogor Nirwana Residence. Di sini, wisatawan bisa menikmati beragam jenis wahana. Ada sembilan wahana yanga da di dalam lokasi wisata Jungle Fest. Antara lain Sparkle Bumper dan Lumino Swing. 5. The Jungle Waterpark Tempat wisata ini terletak tidak jauh dari lokasi wisata Jungle Fest. Di sini Anda bisa menikmati aneka wahana air. Ada beragam jenis wahana air di dalam The Jungle Water Park. Antara lain Wave Pool, Giant Aquarium, dan Kawah Ratu yang jadi primadona di The Jungle Waterpark. Selain menikmati liburan dengan bermain air, pengunjung juga bisa berwisata edukasi melalui aquarium raksasa yang menyimpan beragam jenis ikan asli Indonesia. 6. Taman Safari Anda bisa berwisata edukasi sambil menyapa hewan-hewan yang dilepas secara liar di Taman Safari. Ada juga Baby Zoo, kolam renang, serta aneka wahana dan pertunjukan atraksi hewan. 7. Jungleland Lokasi wisata ini terletak di kawasan Bukit Sentul, Kabupaten Bogor. Ada puluhan wahana permainan yang bisa dinikmati di Jungleland. Tempat wisata ini total memiliki 30 wahana. Beberapa wahana ekstrem yang populer antara lain Discovery dan Zee Force. Selain itu ada pula Dino World dan Mini Drop yang cocok untuk anak-anak. (Sumber: Artikel kompas.com Foto flickr.com/Seika)
...more

Rumah Ulu, Rumah Bernilai Estetis Pembentuk Keluarga Harmonis

Rumah tradisional bukan semata warisan budaya dalam bentuk material yang tersusun berupa elemen-elemen bangunan saja. Lebih dari wujud fisiknya, rumah tradisional mempunyai peran penting dalam membentuk ruang-ruang sosial dan simbolik, sekaligus sebagai representasi budaya bagi penghuninya. Indonesia sebagai negara kesatuan yang kaya akan kebudayaan mempunyai begitu banyak warisan rumah tradisional, salah satunya adalah rumah ulu di Sumatera Selatan. Rumah Ulu merupakan rumah tradisional masyarakat yang bermukim di kawasan hulu Sungai Musi, Sumatera Selatan. Nama rumah ulu berasal dari kata uluan yang bermakna pedesaan, uluan juga sebutan bagi masyarakat yang tinggal di bagian hulu Sungai Musi. Semua bagian rumah ulu terbuat dari kayu, dengan bagian bawah ditopang oleh batang pohon unglen. Pemilihan batang pohon unglen bukan tanpa sebab, batang pohon ini diyakini bisa bertahan hingga ratusan tahun.Pembangunan rumah ulu harus mengikuti beberapa peraturan yang sudah disepakati, peraturan tersebut antara lain seperti, pembangunannya harus menghadap ke depan garis aliran air. Hal ini dimaksudkan supaya rumah yang dibangun bisa terbebas dari banjir bandang yang sewaktu-waktu bisa datang. Selain itu, pembangunan rumah ulu juga harus mengikuti sistem ulu-ulak (ilir), yaitu jika lahan yang akan dibangun rumah masih luas dan berencana ingin membangun rumah ulu berikutnya, maka pembangunan rumah harus dilakukan dari bagian yang paling hulu. Sistem ulu-ulak (ilir) bukan sekadar pengaturan pembangunan rumah, tetapi juga menjadi pengaturan ruang secara sosial. Rumah di bagian ulu diperuntukkan bagi mereka yang mempunyai usia lebih tua dalam garis keluarga, begitu seterusnya hingga ke rumah paling hilir yang ditempati oleh keturunan yang paling muda. Sistem ini juga berlaku di dalam pembagian ruang di dalam rumah.Secara umum, rumah ulu dibagi menjadi tiga bagian yaitu, ruang depan, ruang tengah, dan ruang belakang. Ketiga bagian tersebut terbagi menjadi beberapa bagian, seperti garang atau lintut, haluan dan kakudan, ruang gedongan atau ambin, dan ruangan dapur. Garang atau lintut merupakan ruangan yang difungsikan sebagai tempat untuk bercengkrama para pemilik rumah, yang biasa dilakukan setiap sore hari setelah melakukan rutinitas kerja.Sementara haluan dan kakudan merupakan ruangan khusus yang digunakan sebagai tempat istirahat. Haluan diperuntukkan bagi laki-laki, sedangkan kakudan diperuntukkan bagi para perempuan. Di bagian lain terdapat gedongan atau ambin, ruangan ini terdapat di bagian tengah rumah ulu yang lantainya lebih tinggi di antara bagian yang lain. Tempat ini difungsikan oleh orang yang dianggap paling tua di dalam rumah untuk memberikan wejangan kepada para anak dan cucu, nasihat tersebut juga bisa dalam bentuk dongengan sebelum tidur.Seiring perkembangan zaman, rumah ulu makin jarang ditemukan. Meski demikian, salah satu bentuk rumah tradisional ini masih bisa ditemukan di halaman belakang Museum Balaputera Dewa, dan menjadi salah satu koleksi terbesar museum. Menurut catatan museum, rumah ulu tersebut berusia 200 tahun dan diambil dari Desa Asemkelat, Kecamatan Pangandonan, Kabupaten Ogan Komering Ilir.Menjaga dan melestarikan rumah ulu bukan berarti setiap masyarakat saat ini harus membangun rumah ulu sebagai tempat tinggal, melainkan lebih kepada melestarikan nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam rumah tradisional tersebut. Mengingat dalam rumah ulu terdapat nilai-nilai adiluhung seperti menghormati orang yang lebih tua, menyayangi orang yang lebih muda, dan membangun keluarga yang harmonis. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Daftar 16 Event Pariwisata Danau Toba 2022, Balige Jadi Tuan Rumah Dua Kegiatan

TripTrus.Com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mengumumkan Calendar of Event Pariwisata Danau Toba tahun 2022. Peluncuran tersebut dihadiri Menparkeraf, Sandiaga Salahuddin Uno bersama Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Jimmy Bernando Panjaitan dan Direktur Pemasaran Pariwisata, Wahyu Dito Galih Indharto.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh wiki syafril (@wiki_pravda) Sebanyak 16 kegiatan akan mengisi acara mulai bulan April sampai Oktober 2022. Diantara kegiatan itu, Balige, Kabupaten Toba akan menjadi tuan rumah dua kegiatan. Berikut daftarnya: 1. 16-17 April Festival Gondang Naposo, di Pangururan, Samosir.  2. 26-27 Juni, Danau Toba Rally 2022, Parapat, Simalungun.  3. 01-03 Juli Festival Bunga dan Buah di Berastagi, Karo.  4. 19-21 Juli W20 Summit di Parapat Simalungun.  5. 22-24 Juli Toba Caldera World Music Festival di Toba Caldera Resort, Toba.  6. Pesta Oang-oang, Salak Pakpak Bharat.  7. Festival Sisingamangaraja di Bakti Raja, Humbang Hasundutan. 8. 20-21 Agustus Samosir Jamming Paradise di Pangururan Samosir.  9. 23-35 Agustus Pesta Budaya Njuah-Njuah di Sidikalang Dairi.  10. 26-28 Agustus Toba Fashion Week di Balige, Toba.  11. 4 September Tour de Sinabung, Merek, Karo.  12. 16-17 September Samosir Lake Toba Ultra Marathon di Pusuk Buhit, Samosir.  13. 16-18 September Tao Silalahi Arta Festival di Silalahi, Dairi.  14. 23-25 September Lake Toba Asia Pasific Rally Championship (APRC) di Parapat Simalungun.  15. 20-22 Oktober Kongres I Kebudayaan Batak Toba di Balige Toba.  16. 29-30 Oktober Karo Music Camp di Tongging, Karo. Menparkeraf, Sandiaga Uno, menyampaikan agar semua pihak turut menyukseskan enam belas event besar itu. Calendar of Event Pariwisata Danau Toba tahun 2022 merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten, komunitas se-kawasan Danau Toba, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan juga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.  "Saya mengajak semua pihak termasuk teman-teman dunia usaha untuk bisa memanfaatkan event-event tersebut melalui kolaborasi aktif agar bisa menggarap semua potensi lapangan usaha yang ada," harap Sandiaga. [Baca juga : "Pengamat: Pariwisata Indonesia Perlahan Bangkit Seiring Libur Lebaran"] Sementara itu, Jimmy menyampaikan rasa bahagianya mengingat Provinsi Sumatera Utara mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan event nasional berdasar hasil keputusan Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022.  "Terimakasih kepada Bapak Menteri Menteri pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Ibu Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (events), dan Panitia Seleksi KEN atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami,” pungkas Jimmy. (Sumber: Artikel wahananews.com Foto @goadvmdn) 
...more

6 Spot Snorkeling Keren Di Sekitar Bali

TripTrus.Com - Bali tuh nggak cuma surga di darat, tapi juga di bawah laut, bro. Selain pantai berpasir emas dan sawah hijau yang memanjakan mata, di bawah ombaknya ada dunia bawah laut yang bikin lo ngiler. Bayangin aja, lo bisa ngeliat ikan-ikan warna-warni, terumbu karang yang ngejreng, manta ray, sampai penyu laut yang kalem berenang.       View this post on Instagram A post shared by @_iiiiizzzz Jadi, siapin masker snorkel lo, pegang sirip renang, dan siap-siap terjun ke laut biru bareng Bryony Holland, traveler keren yang doyan snorkeling. 1. Gili Meno Gili Meno ini bener-bener tempat buat chill, bro. Pulau kecil ini super laid-back, cocok buat lo yang pengen santai di atas dan bawah air. Pantainya sepi, lo bisa langsung nyemplung ke laut yang tenang dan jernih buat lihat keindahan bawah lautnya. Di utara pulau, lo bisa ketemu sama 'Meno Wall', spot snorkeling yang bikin mimpi lo ketemu karakter 'Finding Nemo' jadi kenyataan! Penyu hawksbill sama leatherback lewat dengan santai, sementara stingray berwarna biru ngeluncur di antara karang-karang. 2. Tulamben Nah, Tulamben ini nggak cuma desa nelayan yang sepi di pesisir timur laut Bali, tapi juga rumah dari bangkai kapal USAT Liberty! Kapal ini tenggelam di tahun 1942 dan sekarang jadi tempat sembunyi keren buat terumbu karang dan ikan-ikan. Lo bisa snorkeling di atas bangkai kapal ini yang udah diselimuti karang berwarna-warni dan ikan-ikan aneh kayak frogfish, lionfish, sampai moray eel. Serius deh, lo bakal ngerasa kayak lagi di dunia lain! 3. Nusa Penida Nusa Penida ini gampang banget dicapai dari Bali. Di bawah permukaan lautnya yang bening, lo bakal nemuin parade ikan-ikan tropis yang nggak habis-habis. Salah satu spot keren di sini adalah Crystal Bay, di mana airnya bener-bener sejernih namanya. Coralnya subur, lengkap sama ikan-ikan neon, trigger fish, sampai penyu yang malas-malasan berenang. Kalau lo beruntung, lo bisa juga ngeliat manta ray yang super keren! 4. Padang Bai Padang Bai terkenal banget sama Blue Lagoon-nya, bro! Pantai kecil yang tersembunyi ini airnya anget dan super bening, cocok buat snorkeling santai. Karang-karangnya bertebaran di sekitar pantai, dengan ikan-ikan lucu kayak cuttlefish, moorish idol, dan kadang-kadang penyu hawksbill juga. Selain Blue Lagoon, ada juga Bias Tugal sama Jepun, tempat snorkeling lain yang nggak kalah keren dan jauh dari keramaian turis. [Baca juga : "Kapan Waktu Terbaik Buat Jalan-Jalan Berbagai Tempat Di Indonesia?"] 5. Amed Amed tuh kayak Bali versi jadul, desa nelayan yang tenang di pesisir timur laut. Lo bisa snorkeling langsung dari pantai, dan Jemeluk Bay adalah tempat paling kece di sini. Coral-coralnya ngejreng, lengkap sama ikan trevally, parrotfish, sampai lionfish. Buat lo yang doyan eksplorasi, ada bangkai kapal Jepang yang cuma 7 km dari Jemeluk. Kapalnya kecil dan nggak seramai Tulamben, jadi lo bisa nikmatin suasana snorkeling yang lebih tenang. 6. Pulau Menjangan Buat lo yang mau cari tempat snorkeling yang sepi dan alami, Pulau Menjangan jawabannya! Pulau kecil ini ada di barat laut Bali, bagian dari Taman Nasional Bali Barat. Airnya super jernih, penuh sama ikan tropis dan terumbu karang berwarna-warni. Lo bisa snorkeling sambil ngerasa kayak punya dunia bawah laut pribadi. Jadi, kalo lo lagi cari spot snorkeling yang nggak cuma indah tapi juga penuh petualangan, Bali dan sekitarnya punya semuanya. Dari ketenangan Gili Meno sampai sejarah misterius di Tulamben, setiap tempat kasih pengalaman yang beda-beda tapi tetap bikin lo terpana. Udah siap belum buat explore surga bawah laut Bali yang nggak ada duanya ini? Jangan lupa bawa gear snorkeling lo dan siap-siap buat dapetin pengalaman seru yang nggak bakal lo lupain! (Sumber Foto @francesco_ansaloni) 
...more

Pulau Sangiang, Liburan Lo Gak Cuma Healing, Tapi Juga Nambah Cerita Mistis & Seru!

TripTrus.Com - Bro-sis traveler, lo udah pernah denger belum soal Pulau Sangiang? Ini pulau deket banget dari Jakarta, cuma nyebrang sejam dari Anyer, tapi vibes-nya udah kayak lagi liburan ke pulau terpencil di luar negeri. Sangiang tuh masuk wilayah Banten, tapi rasanya bener-bener beda! Lo bakal ngerasain campuran antara alam yang masih perawan, laut sebening kaca, sampe spot-spot yang katanya punya aura mistis. Pokoknya, cocok banget buat lo yang butuh short escape dari penatnya hidup di kota.       View this post on Instagram A post shared by Provinsi Banten (@explorebanten) 🌴 1. Pulau yang Masih Alami & Anti-Mainstream Banyak yang belum tau kalau Pulau Sangiang tuh dulunya bekas cagar alam dan sempat jadi taman wisata alam. Jadi lo kebayang dong gimana alaminya? Pantai-pantainya masih bersih, hutannya rindang banget, dan yang paling gokil: belum serame pulau lain yang udah rame tenda dan warung. Lo bisa tracking di tengah hutan tropis sambil dengerin suara burung, atau sekadar rebahan di pasir putih tanpa harus rebutan spot. 🌊 2. Surga Buat Lo yang Demen Snorkeling & Diving Buat lo yang suka ngabisin waktu di bawah laut, Sangiang itu surganya. Airnya jernih banget, sampe dasar laut aja bisa keliatan dari atas perahu. Karangnya warna-warni, ikannya lucu-lucu, bahkan ada spot kapal karam yang bisa lo explore juga! Spot favorit biasanya di sekitaran Pantai Batu Mandi. Lo gak perlu punya lisensi diving dulu buat nikmatin, snorkeling aja udah cukup buat bikin lo speechless. 🏝️ 3. Pantainya Gak Cuma Cantik, Tapi Penuh Cerita Setiap pantai di Sangiang tuh punya karakter sendiri, bro-sis. Ada Pantai Pasir Panjang yang sepi dan cocok buat camping, ada juga Pantai Batu Mandi yang sering dijadiin basecamp wisatawan. Tapi di balik keindahannya, ada juga cerita-cerita lokal yang katanya mistis. Katanya sih dulu pulau ini sempat punya pemukiman, terus ditinggalin. Nah, beberapa bangunan bekas masih bisa lo temuin kalau lo jalan ke bagian tengah pulau. Serem-serem seru, gak sih? 🧭 4. Trekking Tipis-Tipis Buat Lo yang Doyan Jalan Jalan-jalan di Sangiang tuh asik banget, karena lo bisa tracking dari pantai ke bukit sambil liat view laut dari ketinggian. Trek-nya gak terlalu ekstrem, jadi cocok buat pemula juga. Lo bisa mampir ke Gua Kelelawar, liat padang ilalang, atau duduk santai di atas batu sambil liat kapal-kapal lewat di Selat Sunda. Kapan lagi bisa nikmatin pemandangan kayak gini tanpa harus naik pesawat jauh-jauh? [Baca juga : "Surga Di Ujung Timur Yang Lagi Viral, Bro-sis Traveler Wajib Cek!"] 🧳 5. Gak Ada Penginapan? Camping Aja, Bro! Pulau ini masih alami banget, jadi jangan harap ada resort atau hotel mewah. Tapi justru itu serunya. Lo bisa bawa tenda, bikin api unggun, dan tidur beratapkan langit penuh bintang. Bangun pagi langsung disambut suara ombak dan aroma laut yang seger banget. Gak ada sinyal? Justru itu momen lo buat disconnect from the world, reconnect sama diri sendiri. 📜 6. Jejak Sejarah & Bunker Jepang yang Bikin Merinding Lo yang suka sejarah atau cerita zaman dulu, wajib banget mampir ke bunker peninggalan Jepang. Konon katanya dulu Sangiang dijadiin pos militer strategis. Ada juga bekas rumah sakit yang katanya pernah jadi tempat evakuasi. Tempat-tempat ini sekarang kosong, tapi tetep bisa lo datengin kalau penasaran. Ada sensasi aneh sih pas masuk ke situ, tapi seru buat jadi bahan cerita ke temen lo! 📸 7. Estetik Buat Konten, Tapi Tetep Jaga Alam Ya! View di Pulau Sangiang tuh Instagramable banget. Sunset di atas bukit, snorkeling di laut biru, atau camping di pasir putih… semua bisa lo abadikan jadi konten yang kece. Tapi inget ya bro-sis, jangan tinggalin sampah, jangan rusak karang, dan hargai alam sekitar. Biar pulau ini tetap jadi hidden gem yang bisa dinikmati banyak generasi ke depan. ✨ So, lo nunggu apa lagi bro-sis? Pulau Sangiang tuh jawaban dari semua rasa penat lo di kota. Deket, murah, alamnya cakep, ada spot adventure, dan juga cerita mistis yang bikin liburan lo jadi lebih memorable. Cocok banget buat lo yang lagi cari tempat healing, tapi gak mau yang itu-itu aja. Yuk buruan agendain trip lo ke Pulau Sangiang sebelum makin viral dan rame! (Sumber Foto @jaseng_adventure)
...more

Curug Cikondang, Pelengkap Liburan di Cianjur

TripTrus.Com -  Berkunjung ke Cianjur, rasanya belum lengkap jika tidak singgah ke perkebunan teh atau ke Curug Cikondang di Desa Sukadana, Kecamatan Cempaka, Cianjur, Jawa Barat. Keindahan alam Cianjur ini jaraknya tidak jauh dari situs Gunung Padang, hanya 7 km. Curug yang berada di ketinggian sekitar 50 meter, terletak di tengah perkebunan teh PTP VIII Penyairan ini akan membawa Anda pada situasi yang bisa memanjakan mata dan memanjakan pikiran. Karena disekitar lokasi terdapat juga sawah-sawah dengan sistem teras siring yang tidak kalah indah dengan yang ada di Bali. Bahkan di situs National Geographic Indonesia di sebutkan jika Curug Cikondang ini adalah Niagara Mini-nya Indonesia. Pasalnya, aliran air yang mengalir dari mulut curug begitu deras dengan diameter aliran sekitar 30 meter. Seperti wisata curug atau air terjun lainnnya, di Curug Cikondang juga diperlukan stamina yang ekstra. Karena untuk mencapai lokasi, pengunjung masih harus berjalan kaki sekitar satu kilometer lagi. Harga tiket masuk tidak mahal, hanya sayangnya karena dikelola warga sekitar, nominalnya sering berubah. Terkadang Rp 3.000 per orang dan di lain waktu bisa Rp 5.000 per orang. Selain itu, karena masih asri, dianjurkan untuk Anda menggunakan sepatu olahraga agar bisa meringankan langkah. Dengan kendaraan pribadi, dari Jakarta menuju Situs Gunung Padang butuh waktu perjalanan sekitar 2,5 jam ditambah 1 jam lagi jika ingin melanjutkan ke Curug Cikondang. Bahkan, untuk Anda yang berasal dari Bandung atau sekitarnya, Situs Gunung Padang dan Curug Cikondang bisa dinikmati satu hari tanpa menginap. Larangan Mandi Meski memiliki keindahan alam yang memanjakan mata dan pikiran. Ternyata, saat Anda ke curug ini lebih baik tidak melakukan aktivitas menceburkan diri atau coba-coba membasuh diri. Alasannya, Di sekitar curug ada penambangan emas dan timah yang sisa limbahnya mencemari air. Jika tidak tahan, kulit akan gatal-gatal atau memerah. Lebih baik, Anda keluarkan kamera ponsel atau kamera DSLR Anda untuk memgambil momen keindahan sekitar curug atau tepat berada di bawah air terjun yang jatuh saja. (Sumber: Artikel/Foto netralnews.com)
...more

Beberapa Nada Tunggu di Stasiun Kereta

TripTrus.Com - Di antara banyak moda transportasi, kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang nyaman digunakan untuk berpergian. Terlebih PT. KAI sebagai Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang menyelenggarakan jasa angkutan kereta api beberapa tahun belakangan ini mulai berbenah untuk melengkapi berbagai fasilitas penunjang perjalanan kereta api semakin nyaman. Selain memiliki jalur tersendiri yang membuat kereta api bisa menghemat waktu perjalanan, perjalanan dengan kereta api menyuguhkan pemandangan yang indah. Di balik itu semua, jika dicermati, di beberapa stasiun memiliki nada tunggu kereta yang unik dan berbeda dengan stasiun-stasiun lainnya. Biasanya nada-nada tersebut merupakan instrument dari beberapa lagu keroncong di Indonesia. Berikut ini merupakan beberapa stasiun dengan nada tunggunya: 1. Stasiun Jatinegara – Juwita Malam 2. Stasiun Cirebon – Warung Pojok 3. Stasiun Purwokerto – Di Tepi Sungai Serayu 4. Stasiun Solo Balapan – Bengawan Solo 5. Stasiun Tawang – Gambang Semarang 6. Stasiun Cepu – Suwe Ora Jamu 7. Stasiun Tugu – Sepasang Mata Bola 8. Stasiun Pasar Turi – Jembatan Merah Itukah beberapa nada tunggu stasiun kereta di Pulau Jawa, bikin kalian jadi ingin berkertaria kembalikan? (Sumber: Artikel-Foto Amieykha)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...