shop-triptrus



Mengenal 5 Fakta Menarik tentang Alas Purwo, Hutan Keramat di Jawa Timur

TripTrus.Com - Alas Purwo terletak di Banyuwangi, Jawa Timur dan memiliki luas 434 ribu kilometer, menjadikannya hutan terbesar di Indonesia. Meskipun terkenal dengan cerita mistis yang berkembang di kalangan masyarakat, Alas Purwo berada di dalam kawasan wisata Taman Nasional Alas Purwo. Berikut adalah 5 fakta unik tentang Alas Purwo.       View this post on Instagram A post shared by Jasa Foto Banyuwangi (@osingstudio) 1. Pantangan Alas Purwo dikenal sebagai tempat yang sangat dikeramatkan, sehingga ketika mengunjungi tempat tersebut, jangan pernah melanggar pantangan. Jika melanggar pantangan, bisa jadi sial akan menimpa selama berada di Alas Purwo. Beberapa pantangan yang harus dihindari, antara lain pikiran buruk atau niat jelek. 2. Orang Hilang Karena hutan ini sangat luas dan ditumbuhi pohon yang lebat, akan sangat sulit mencari orang yang hilang di Alas Purwo. Beberapa kasus orang hilang pernah terjadi di Alas Purwo, diduga karena melanggar pantangan atau melakukan hal-hal yang tidak baik selama berada di hutan. Ada yang percaya bahwa orang-orang yang hilang tersebut masuk ke portal gaib yang ada di Alas Purwo. Jika benar masuk ke portal dimensi gaib, tentu manusia mana pun akan kesulitan untuk menemukan orang hilang tersebut. 3. Tempat Pertapaan Di Alas Purwo terdapat beberapa tempat sakral yang dijadikan lokasi pertapaan. Di dalam Alas Purwo terdapat banyak gua, salah satunya adalah Gua Istana. Gua Istana sering didatangi oleh Presiden pertama Indonesia, Soekarno, untuk bertapa. Di dalam Gua Istana, terdapat berbagai benda pusaka yang telah tersimpan sejak dulu. Ada mitos yang berkembang bahwa siapa yang bertapa dan tertidur dalam tidurnya bertemu seorang sosok ratu, maka hal baik akan didapatkannya. Sampai sekarang, Gua Istana masih sering didatangi oleh orang-orang yang ingin mencalonkan diri untuk mendapatkan kekuasaan, seperti menjadi pejabat publik, kepala daerah, hingga calon legislatif atau wakil rakyat. 4. Makhluk Halus Salah satu pakar spiritual, Ki Joko Gondrong, mengatakan bahwa Alas Purwo dihuni oleh banyak sosok gaib seperti genderuwo, jin, dan setan berwujud lain. Para makhluk halus di Alas Purwo adalah pengikut Nyi Roro Kidul. Selain itu, sering bermunculan siluman-siluman berwujud hewan di kawasan hutan tersebut. "Alas Purwo angker karena letaknya strategis di paling ujung dan banyak pertapa di sana. Angkernya hutan tersebut menjadi sarang dedemit dan jin yang menjadi penganut ratu pantai selatan," ujar Ki Joko Gondrong seperti dilansir dari Detik Travel. [Baca juga : "Mudik Tapi Tidak Bosan: Tips Menghabiskan Waktu Liburan Lebaran Di Kota Asal"] 5. Pemandangan Indah Manfaatkan momen Lebaran untuk menghadiri acara budaya atau agama yang ada di kota asal dan memperdalam pengetahuan kita tentang budaya atau agama, serta merasakan suasana Lebaran yang berbeda dari kota tempat tinggal kita. (Sumber Foto @baayx__) 
...more

4 Mitos Tentang Solo Traveling yang Tak Boleh Anda Percaya

TripTrus.Com - Salah satu cara untuk menantang diri sendiri adalah dengan melakukan solo traveling. Berpetualang menyusuri tempat baru seorang diri akan memberikan banyak hal positif untuk Anda. Mulai dari kepercayaan diri dan keberanian yang bertambah, lebih mengenal siapa Anda sebenarnya, hingga punya banyak kenalan baru. Sayangnya, keinginan untuk bersolo traveling seringkali tertunda karena mitos-mitos sepele yang membuat Anda enggan untuk melakukannya. Kira-kira apa saja ya? Dirangkum dari notable.ca, Rabu berikut ini mitos tentang solo traveling yang tak boleh Anda percaya. 1. Solo Traveling Membosankan Selama melakukan solo traveling Anda tentu akan pergi ke tempat-tempat menarik seperti objek wisata atau cafe bukan? Perasaan bosan tak akan menghantui Anda saat mengunjungi destinasi seperti ini. Ditambah lagi canggihnya teknologi bisa membuat Anda bertemu dan berkenalan dengan traveler lain dari penjuru dunia dengan mudah. Anda bisa berkomunikasi dengan teman baru dan momen traveling pun jadi lebih menyenangkan. 2. Solo Traveling Tidak Aman Tak ada tempat yang aman di dunia ini. Tapi, kalau terus dihantui dengan pikiran kalau solo traveling tidak aman, justu tak akan membuat Anda maju. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menjaga keamanan selama perjalanan liburan seperti berpakaian seperti cari informasi tempat wisata, penduduk lokal, dan masih banyak lagi. 3. Solo Traveling Tidak Menyenangkan Traveling sendirian adalah kegiatan yang sangat menyenangkan dan baik untuk jiwa Anda. Sensasi yang berbeda pun bakal Anda rasakan selama melakukan kegiatan ini. Hal membahagiakan yang dapat dirasakan adalah Anda bisa menantang sejauh mana keberanian yang dimiliki serta lebih mengenal diri sendiri. Anda pasti akan merasa bangga akan pencapaian ini. 4. Solo Traveling Bukan Hal yang Keren Keren mana jadi mandiri atau bergantung dengan orang lain saat traveling? Anda tentu setuju kalau bisa berkeliling dan menjelajah tempat baru seorang diri adalah hal yang membanggakan. Anda tak perlu merepotkan teman, kekasih, atau keluarga. Selain itu, banyak hal yang bisa Anda dapatkan selama melakukan kegiatan ini. Pengalaman ini pasti akan jadi sesuatu yang tak akan terlupakan seumur hidup Anda. Jadi, tunggu apalagi. Lakukan solo traveling selagi Anda bisa. (Sumber: Artikel liputan6.com)  
...more

5 Tips Biar Liburan Gak Ngebuat Dompet Jebol di Akhir Tahun!

TripTrus.Com - Waktunya bener-bener udah deket buat prepare liburan seru di akhir tahun. Nah, biar liburan kamu makin asyik dan kaga bikin kantong bolong, ada beberapa tips jitu yang bisa kamu terapin, mulai dari perencanaan yang nggak abal-abal sampe siapin duit cadangan. Liburan yang seru dan nggak bikin boros itu mungkin banget, asalkan kita pinter-pinter atur budget biar finansial tetep oke dan cash flow nggak kacau.       View this post on Instagram A post shared by Museum of Modern & Contemporary Art in Nusantara (@museummacan) Yuk, simak tips hemat liburan akhir tahun yang bakal bikin dompet aman dan hati senang! Jadi, biar liburan kamu gak ngebut ngeborosin, cara kita atur budget liburan bisa jadi penentu utama. Nah, nih, tips-tipsnya! 1. Jangan Liburan di Tanggal Ramai atau Saat Musim Liburan Kalo kamu mau hemat, hindarin banget liburan di tanggal merah, libur nasional, atau saat orang pada cuti panjang, misalnya libur Idul Fitri atau libur anak sekolah. Selain tempat wisata pada rame, jalan-jalan juga pada macet, harganya bisa melejit. Makanya, pilih tanggal sebelum tanggal merah biar liburan kamu lebih enjoy. 2. Rencanain Dana yang Nggak Bikin Kehabisan Nah, setelah tentuin kapan liburan, langsung aja atur anggaran dengan jujur dan sesuai keadaan. Ini penting, biar kamu nggak bengong tengah jalan gara-gara kehabisan duit. Rencanain dana sesuai keadaan beneran penting, biar kita tau mau liburan yang kayak gimana. Mewah atau sederhana yang penting berkesan. Biar pengeluarannya bisa kita atur dengan hati-hati. 3. Jangan Terlalu Mepet Pesan Tiket dan Penginapan Setelah tanggal dan anggaran fix, langkah berikutnya pesen tiket dan tempat nginep jauh-jauh hari. Misalnya, liburan tanggal 1 Desember, pesen tiketnya udah dari H-2 minggu atau H-4 minggu sebelumnya. Nggak sedikit yang pas pesen tiket dan hotel dikejar deadline, harganya malah bisa mahal. Jadi, better amanin dari jauh-jauh hari. [Baca juga : "Jateng Geber Ratusan Event Buat Nge-boost Pariwisata Di 2024"] 4. Kejar Promo dan Diskon, Bro! Untungnya pesen tiket dan hotel jauh-jauh hari, kita bisa ngejar promo dan diskon, nih. Sekarang kan udah banyak banget platform yang nyediain tiket pesawat, kereta, bus, sampe tempat nginep online. Mereka sering banget ngasih promo atau diskon tiap bulannya. Jadi, buruan cek biar bisa hemat di akomodasi. 5. Bawa BeKal Buat Hemat Biar lebih hemat lagi, boleh banget bawa bekal pas liburan, asal nggak dilarang ya. Nggak perlu bekal yang ribet, cukup bawa makanan instan yang tinggal dihangatkan, sambel, atau mie instan kalo liburan ke luar negeri. Jadi, kamu bisa makan dengan nyaman tanpa perlu keluarin duit banyak di tempat wisata. Jadi, itu dia tips hemat liburan yang bisa kamu coba. Ingat, liburan itu nggak harus bikin dompet berasa kempes. Ada juga liburan yang bisa irit, kok. Selamat berlibur, yaa!  (Sumber Foto @el.journeys) 
...more

Tarik Wisatawan, Ende Siap Gelar 3 Festival Wisata di 2022

TripTrus.Com - Pemerintah Kabupaten Ende di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, menyiapkan tiga kegiatan festival yang akan digelar pada tahun ini untuk menarik minta kunjungan wisatawan ke daerah itu.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh 江 • 🌻 (@lechiinx) "Festival yang akan kami gelar yaitu pertama Festival Budaya dan Parade Pesona Pariwisata yang dijadwalkan pada April-Juni 2022," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ende Martinus Satban ketika dihubungi dari Kupang, Sabtu. Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan kegiatan promosi pariwisata di Kabupaten Ende pada 2022. Ia menyebutkan kegiatan kedua yaitu Festival Kelimutu yang dijadwalkan akan digelar pada Agustus. Selain itu, Festival Paralayang yang akan digelar pada Oktober-November. Martinus menjelaskan kegiatan festival ini dihadirkan untuk mempromosikan kekayaan pariwisata sekaligus menarik minat kunjungan wisatawan ke Ende. Kegiatan dalam bentuk festival, kata dia, juga berlangsung lama sehingga diharapkan dapat mendorong lama tinggal wisatawan di Ende. [Baca juga : "Kalender Event Wisata Jogja Bulan April 2022, Ada Sarkem Fest!"] "Semakin lama wisatawan di Ende tentu ada belanja yang bisa berdampak pada berbagai sektor ekonomi di masyarakat," katanya. Ia mengatakan waktu pelaksanaan beberapa festival ini masih bersifat tentatif karena disesuaikan dengan situasi di lapangan, salah satunya terkait kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Martinus menambahkan selain festival pariwisata, pihaknya juga menata dan merancang destinasi wisata yang sudah dibangun pemerintah daerah setempat untuk menunjang kunjungan wisatawan. "Kami juga mendampingi desa wisata untuk berinovasi menjadi desa wisata berbasis komunitas sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan," katanya. (Sumber: Artikel okezone.com Foto @florestourism) 
...more

11 Event Unggulan Jawa Tengah Tahun 2022

TripTrus.Com - Pemerintah provinsi jawa tengah kembali meluncurkan kalender wisata tahun 2022 yang dapat diunduh secara gratis di sini. Dari 197 event yang terhimpun sampai dengan akhir tahun 2021, ada 11 event unggulan yang diusulkan dalam kalender wisata nasional Kemenparekraf RI. Event-event unggulan tersebut tidak hanya digelar oleh pemerintah daerah, melainkan juga komunitas/ institusi budaya dan lainnya. Ini dia 11 event unggulan Jawa Tengah Tahun 2022 : 1. Solo Menari (29 April) - Kota Surakarta       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Adif Marhaendra (@adif_dgb) Pagelaran yang diselenggarakan untuk memeriahkan hari tari dunia yang jatuh pada tanggal 29 April. Acara ini menampilkan tari tradisi jawa yang memiliki keunikan, penuh dengan filosofi, dan adiluhung. 2. Semarang Night Carnival (Mei) - Kota Semarang       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Salatiga Costume (@salatigakostum) Saksikan kemeriahan parade kostum kreasi yang unik dan cank serta dibawakan oleh ratusan peserta dalam semarang night carnival. Snc diselenggarakan pada awal mei bertepatan dengan hari jadi kota Semarang ke- 475. Acara semakin semarak dengan penampilan seni tradisi khas budaya lokal.  3. International Mask Festival (17-18 Juni) - Kota Surakarta        Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh @angga_wangi Internaotinal Mask Festival merupakan acara tahunan berskala internasional yang mengusung konsep pertunjukkan seni topeng dan  pameran kerajinan topeng. Acara ini telah berlangsung sejak tahun 2014. 4. Moro Borobudur (Juli) - Kabupaten Magelang       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Jasa Live Streaming (@jasalivestreaming.id) Moro Borobudur merupakan festival seni musikal kontemporer yang diselenggarakan sejak tahun 2020. Moro Borobudur yang berarti ‘datang ke Borobudur’ mengajak wisatawan untuk menikmati seni dan tradisi yang ada di sekitar borobudur serta didukung hiburan musik yang memikat. Kehadiran event Moro Borobudur di masa pandemi covid -19 membuktikan jika pariwisata dan event pertunjukan tetap bergeliat di borobudur. 5. Solo Keroncong Festival (16-17 Juli) - Kota Surakarta        Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Soloevent (@soloevent) Solo Keroncong festival  dihelat untuk terus menghidupkan eksistensi musik keroncong di Indonesia dengan menampilkan musisi kenamaan. 6. Festival Arak-Arakan Cheng Ho (27-28 Juli) - Kota Semarang       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh jelajahbahagia (@jelajahbahagia) Festival Arak-Arakan Cheng Ho sebagai bentuk peringatan kedatangan Laksamana Cheng Ho ke Semarang 617 tahun lalu. Acara dimulai dengan kirab membawa patung dewa dengan berjalan kaki dari Klenteng Tay Kak Sie di pecinan menuju Klenteng Sam Poo Kong di Gedong Batu. Festival  tahunan ini dimeriahkan pula dengan pertunjukan kesenian tradisional yang menampilkan perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa. 7. Dieng Culture Festival (26-28 Agustus) - Kabupaten Banjarnegara       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh untung suropati (@dieng_craft) Sebuah festival berkelas yang memadukan keindahan alam dengan keunikan budaya serta tradisi di dataran tinggi dieng. Dieng Culture Festival atau festival dieng akan menyuguhkan pertunjukan musik jazz di atas awan di tengah suhu yang dingin, ragam kesenian tradisional, dan puncaknya ialah ritual pencukuran rambut gimbal anak gembel Dieng.  8. Festival Gedongsongo (September) - Kabupaten Semarang       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Nugroho DS (@nugroho.ds_) Festival Gedongsongo adalah ajang promosi potensi wisata, budaya, kuliner khas, hotel dan homestay serta ekonomi kreatif.  Penampilan kesenian daerah turut memeriahkan acara. Pada puncak acara ialah 'resik-resik Candi Gedongsongo’ sebagai  ungkapan syukur kepada tuhan yang maha kuasa dan pengharapan agar masyarakat kabupaten semarang diberikan keselamatan dan kehidupan yang lebih baik. 9. Festival Payung Indonesia (2-4 September) - TBC       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Festival Payung Indonesia (@festival_payung_indonesia) Festival tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 2014 oleh mataya arts & heritage. Festival payung indonesia adalah festival rakyat yang melibatkan perajin payung tradisi, beragam komunitas kreatif, pelestari seni tradisi, seniman kontemporer, fotografer, fashion designer, artis, dan lain-lain. [Baca juga : "Yogyakarta Luncurkan Kalender Wisata 2022, Ini 12 Event Unggulan"] 10. Solo International Performing Arts (8-10 September 2022) - Kota Surakarta        Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Puri Senjani Apriliani 🇮🇩 (@me_purisenja) Solo international performing arts atau sipa adalah gelaran mahakarya seni pertunjukan meliputi seni musik, tari, drama, dll. Gelaran spektakuler ini diikuti oleh para seniman dari dalam maupun luar negeri. Sipa mulai digelar di Benteng Vastenburg pada tahun 2013.  11. Festival Kota Lama (15-25 September 2022) - Kota Semarang        Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Professional Orchestra|Singer (@suryavocaliaorchestra) Obati kerinduanmu di Festival Kota Lama, sebuah event tahunan yang diadakan sejak tahun 2012. Pengunjung bisa menikmati nostalgia pasar sentiling dengan pameran kuliner legendaris,pameran klithikan, dan pameran mobil antik. Selain itu, ada jelajah kota lama sembari mengenang memori manis atau sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengetahui sejarah kota lama. Tidak hanya itu, festival kota lama kali ini akan dimeriahkan oleh pagelaran wayang, gamelan, musik, dengan sederet bintang tamu dan fashion show serta bazaar. (Sumber: Artikel visitjawatengah.jatengprov.go.id Foto @mahkotaenterprise) 
...more

Keindahan Bawah Laut Gorontalo

Mau lihat langsung keindahan bawah laut Gorontalo? Klik di: http://triptr.us/Bl TRIPTRUS - Di bagian utara Sulawesi, banyak sekali keindahan yang bawah laut untuk dinikmati. Contoh saja Taman Laut Bunaken, Wakatobi, atau Togean yang keindahannya sudah dikenal oleh dunia. Di provinsi Gorontalo, ada dua taman laut yang tidak kalah indahnya dengan nama-nama itu. Taman Laut Olele dan Taman Laut Bilitia, adalah gerbang tersembunyi yang menyimpan pemandangan bawah air yang menakjubkan. Kedua taman laut ini terletak di Teluk Tomini, di arah selatan Gorontalo. Oleh karena itu tidak mengherankan jika kedua taman laut ini punya pemandangan bawah air yang sama indahnya. Taman Laut Olele terletak di Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Dengan menempuh sekitar kurang lebih 1 jam dari Gorontalo dengan kendaraan darat, atau sekitar 30 menit jika menaiki speedboat dari Gorontalo. Sebelum menceburkan diri ke Taman Laut Olele, kita sudah bisa menghela nafas lega melihat sebaran pasir putih dan pemandangan birunya air laut yang seakan-akan mengundang kita untuk segera mengenakan tabung oksigen atau snorkel dan segera melihat pemandangan bawah air yang bisa membuat love at first sight. Salah satu hal yang unik yang bisa ditemui di Taman Laut Olele adalah banyakknya bunga karang besar bernama Salvador Dali sponge (Petrosia lignosa) yang tersebar di sekitar Taman Laut Olele. Spon itu diberi nama karena bentuknya yang mengingatkan orang pada lukisan maestro aliran surealisme, Salvador Dali. Jajaran berbagai jenis terumbu karang dengan beragam warna, ratusan spesies laut yang berenang di antara para penyelam. Ada sembilan dive spot di Olele yang punya keunggulan dan keunikan masing-masing. Bagi penyelam pemula Taman Laut Olele adalah tempat yang pas untuk belajar menyelam atau snorkeling. Suasana pantai yang sepi dan air laut yang tenang sangat ideal untuk belajar menguasai peralatan olahraga bawah air. Pesona Taman Laut Olele membuat banyak penyelam yang lebih senang terdiam menikmati pemandangan di depan mereka, sehingga seringkali terjadi kemacetan karena serombongan penyelam akan terhambat oleh penyelam lain yang sedang asyik menikmati pemandangan di hadapan mereka. Pemerintah Gorontalo menetapkan kawasan Olele sebagai Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD) sejak tahun 2006, setelah setahun sebelumnya menetapkan Desa Olele sebagai kawasan wisata. Di Olele juga mulai banyak muncul rumah-rumah penduduk yang ditawarkan sebagai tempat menginap bagi para pengunjung. Sementara itu, di seberang Pantai Botuhuwato, Desa Kramat, Kecamatan Managgu, terdapat Pulau Bitilia - dengan Taman Laut Bitilia - yang secara pesat mulai dijadikan incaran para wisatawan nusantara dan mancanegara sebagai destinasi olahraga menyelam dan snorkeling. Untuk mencapai Pulau Bitilia diperlukan waktu sekitar 30 menit dengan perahu motor dari Botuhuwato atau dari Pantai Boleamo Indah. Sama seperti Olele, Taman Laut Bitilia juga memiliki daya tarik yang tidak henti-hentinya membuat para penyelam berdecak kagum. Tapi tidak seperti Olele, Ombak di Bitilia sedikit lebih besar, tapi relatif tidak akan menyulitkan kegiatan menyelam atau snorkeling. Membayangkan keindahan bawah air Taman Laut Olele dan Taman Laut Bitilia rasanya tidak cukup jika tidak merencanakan untuk suatu hari, kalau bisa dalam waktu dekat, mengunjungi keduanya.   Photos courtesy of: indonesia.travel, fllickr.com, vivanews.co.id, murexdive.com
...more

Minitrip Paket Wisata Heritage on Wheels Mulai Beroperasi

TripTrus.Com - Minitrip paket wisata Heritage on Wheels  yang diselenggarakan oleh Milangkori ini sangat menarik untuk diikuti.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Milangkori Tour Travel (@milangkoriofficial) Paket wisata berbasis budaya, sejarah serta potensi lokal ini unik karena menggunakan moda transportasi bus klasik dengan kunjungan ke situs- situs heritage kawasan perkotaan Purworejo dan Kutoarjo. [Baca juga : "Nikmati Sensasi Off Road Di Hutan Wisata Punti Kayu Hanya Rp80 Ribu"] Rute pertama yang sudah diuji coba mulai dari  Pendopo Kabupaten Purworejo, eks HKS atau SMAN 7 Purworejo, Pendopo eks Kabupaten Kutoarjo,  dan Rumah Kolekturan Kutoarjo. (Sumber: Artikel dinparbud.purworejokab.go.id Foto @milangkoriofficial  ) 
...more

Enam Event Jateng Keren Bikin Gegana Di 2024, Siap Menghibur Kamu Dari Culinary Hingga Tradisi Lokal

TripTrus.Com - Wohoo! Nih, Jateng siap bikin heboh di 2024 dengan enam event keren yang bakal jadi bahan obrolan kita! Gak kalah nih sama kalender kegiatan Jakarta! Gini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah udah nentuin enam event seru banget buat Jawa Tengah Calendar of Events (Jtcoe) bulan Januari 2024. Solo juga bakal jadi tuan rumah satu acara keren, loh!       View this post on Instagram A post shared by Magelang Travel Photografer (@badrikaaa) Ini dia daftarnya yang bisa lo samperin di awal tahun 2024: Festival Durian di Kabupaten Pekalongan, Januari 2024. Khusus buat pecinta durian yang doyan sensasi kuliner unik, loh! Sadran Lepen Lamuk Gunung di Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung, Januari 2024. Acara tradisional yang bakal nampilin tarian dan musik khas Jawa Tengah. Betah deh pasti! Haul Syekh Sjangkung di Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, 27 Januari 2024. Momen keagamaan yang penuh makna, bro! Haul Sunan Prawoto di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Januari 2024. Ini acara sakral buat ngumpul, doa-doa, dzikir, dan serangkaian kegiatan keagamaan lainnya. Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede, Solo, 28 Januari 2024. Solo bakal rame dengan karnaval budaya yang pamerin kekayaan tradisional dan seni khas Jawa Tengah. Perayaan Ta’sis Menara di Desa Kauman, Kudus, 30 Januari 2024. Ritual perayaan yang penuh makna dengan nilai-nilai keagamaan dan tradisi lokal, pasti seru! Nah, ini baru awalnya, bro! Peluncuran Jawa Tengah Calendar of Events tahun 2024 jadi tanda dimulainya rangkaian event keren di sini. Jtcoe 2024 bakal hadirin 220 event seru, tersebar di 35 kabupaten/kota. Ini gak cuma soal seni pertunjukan dan festival, tapi juga ada event olahraga dan MICE, lho! [Baca juga : "Surabaya, Ngeventnya Makin Seru, Delapan Event Asyik Di Januari 2024"] Jateng juga punya event unggulan yang masuk nominasi Karisma Event Nusantara 2024. Ada Dieng Culture Festival, Festival Arak-arakan Cheng Ho, Festival Kota Lama, Festival Gunung Slamet, Solo Menari, Solo Keroncong Festival, Grebeg Sudiro, International Mask Festival, Java Balloon Attraction, dan Moro Borobudur. Gak cuma itu, Jateng juga siap bikin kita kagum dengan event olahraga dan kreatif berskala nasional dan internasional, kayak Solo International Performing Arts (SIPA), Festival Payung Indonesia (Fespin), Borobudur Marathon, Tour De Borobudur, dan Mesastila 100. Jadi, prepare diri lo buat dihibur dan kagum sama kekayaan budaya, olahraga, dan kreativitas Jawa Tengah lewat rangkaian event spektakuler sepanjang tahun 2024! Let's get the party started! (Sumber Foto @solonyaman) 
...more

Stasiun Bergaya Artdeco Peninggalan Belanda

TripTrus.Com - Keberadaaan transportasi kereta api di Indonesia telah hadir jauh sebelum negara ini merdeka. Kehadiarannya di Indonesia pertama kali ditandai dengan pembangunan jalur kereta api di desa Kemijen pada Juni 1864, oleh Gubernur jenderal Hindia Belanda, L.A.J Baron Sloet van den Beele. Jalur yang dibangun sepanjang 26 km menuju desa Tanggung kemudian dibuka untuk umum pada Agustus 1867. Keberhasilan pembangunan jalur kereta pertama di Indonesia tersebut kemudian menginspirasi hadirnya berbagai jalur kereta lain, bahkan tak hanya di Jawa, pembangunan jalur kereta api juga dibangun di berbagai pulau lain. Merunut sejarah panjang perkeretaapian di Indonesia, tak heran jika di berbagai kota di Indonesia terdapat bangunan stasiun yang tak hanya indah, tapi juga menyimpan segudang cerita sejarah. Tim Liputan6.com telah memilih 6 stasiun di berbagai daerah yang memiliki bentuk bangunan art deco peninggalan Belanda. Melansir dari situs resmi PT KAI, berikut stasiun tersebut: Stasiun Solo Jebres   "Solo Jebres Station & Mt.Lawu" #solo #stasiun #solojebres #kai #keretaapi #indonesianrailway #indonesia #jawa #jawatengah #centraljava #java #gununglawu #photographer #lawu #sunrise #morningglory #nikonindonesia #nikon #iamindonesia #iamnikon A post shared by Photographer (@yansantoso) onMay 10, 2017 at 4:59am PDT Solojebres merupakan stasiun kereta api yang terletak di Jalan Ledoksari No 1, Purwadiningratan, Jebres, Surakarta. Stasiun ini didirikan oleh Staatsspoorwegen di tahun 1884, yang kini menjadi stasiun heritage, bangunan cagar budaya yang dilindungi dan dilestarikan pemerintah. Stasiun Solo Jebres dahulu merupakan stasiun besar yang menjadi pemberhentian semua kereta api ekonomi yang ada di Indonesia. Stasiun Bogor Dibalik kesibukannya melayani penumpang, stasiun Bogor ternyata menyimpan sejarah panjang perkeretaapian di Indonesia. Dibangun pada 1881, stasiun yang berada pada ketinggian 246 meter di atas permukaan laut ini tiap hari melayani ribuan penumpang commuter line. Stasiun Belawan   Bagian sisi stasiun arah pelabuhan Belawan (8/12) #kalogers #visitmedan #itsheritage #stasiunbelawan #rameverywhere A post shared by see ram (@kalog.palembang) onNov 7, 2016 at 10:19pm PST NV Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) merupakan perusahaan kereta api milik swasta Belanda yang dibangun pada masa kolonial Hindia Belanda. Pembentukan DSM merupakan usulan Mr Cremer, manager perusahaan perkebunan tembakau bernama Deli Maatschappij . Dirinya menyarankan kepada pemerintah Hindia Belanda untuk membuka jalur kereta api yang memudahkan pengangkutan hasil produksi. Kemudian pada Januari 1883, dibangunlah jalan kereta api antara Belawan-Medan-Deli Tua-Timbang Langkat (Binjai). Stasiun Padalarang   Stasiun Podo Larang A post shared by Febrian Angga Prasetyo (@febrian_angga_prasetyo) onDec 11, 2017 at 2:59am PST Stasiun ini dibangun bersamaan dengan pembangunan jalur kereta api tahap ketiga yang menghubungkan Cianjur dan Bandung pada 1884. Dibangun dengan sentuhan art deco yang kental, bagian atap stasiun ini dibentuk sangat tinggi dan bertembok tebal. Keunikan lainnya yang dapat ditemui di stasiun ini adalah ditemukannya jendela-jendela besi dan brangkas. Dibangun oleh perusahaan Staatspoorwagen, lokasi stasiun ini berada di Kota Cianjur dan dikelilingi oleh pertokoan dan pemukiman padat. Stasiun Tuntang   Turing #tendbir ke #kedungjati #bringin #tuntang. Seru-seruan sama teman-teman. Gak kebut-kebutan kok. Yakin deh. #focusbikes #izalcomax #cycling #cyclist #gowes #outsideisfree @tendbircyclingclub_semarang @bikeaholic_smg A post shared by Aryanto Nugroho (@arynugroho77) onDec 9, 2017 at 10:58pm PST Meski memiliki ukuran yang kecil, stasiun Tuntang menyimpan cerita sejarah perkeretaapian yang panjang. Bangunan stasiun Tuntang hingga saat ini masih mempertahankan bentuk bangunan peninggalan dari peusahaan pemerintah Belanda, Nederlandsch Indische Spoorwe Maatsschappij dari tahun 1905. Stasiun ini hanya beroperasi hingga 1980-an, setelah jalur Ambawara – Kedungjati rusak dan ditinggalkan penumpang. Namun saat ini stasiun Tuntang masih digunakan menjadi jalur persinggahan kereta wisata dari Museum Kereta Api Ambarawa. Stasiun Sukabumi   Where the adventure begins... #sukabumi #stasiunsukabumi #oldbuilding #oldies A post shared by Nova•M (@novamayliana) onJun 17, 2017 at 2:18am PDT Setelah Nederlandsch Indische Spoorweg Maatscappij (NISM) berhasil membangun jalur kereta api Jakarta-Bogor pada 1873, pemerintah kolonial kemudian melanjutkan pembangunan jalur hingga sampai ke wilayah Priangan, Bandung, Sukabumi, dan Cianjur. Namun NISM menyatakan tidak sanggup membangun jalur kereta api tersebut karena harus membekah hutan di pegunungan Jawa barat. Proyek ini kemudian dilanjutkan oleh perusahaan kereta api negara staatspoorwegen, dan proyek pertam berhasil diselesaikan pada 1882. Bertepatan dengan tahun itu pula diresmikan pengoperasian staisun Sukabumi. Stasiun Cianjur   (peserta 066) Stasiun kereta api Cianjur ➖ ➖ #cianjurbangetpc1 #landscapephotography #landscape #geonusantara #indonesia_photography #serikat_fi #instanusantara #visitcianjur #likeforlike @getinsta.official #thatsdarling #getinsta #repost #infocianjur #radarcianjur #moodgrams #moodphotography #expofilm #infopendaki #instagram #natgeo #nationalgeographic A post shared by Cianjur.banget (@cianjur.banget) onNov 18, 2017 at 2:05pm PST Stasiun Cianjur (CJ) merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Sayang, Cianjur. Stasiun yang terletak pada ketinggian +439 m ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Stasiun ini dibangun oleh Staatsspoorwegen. Karena itu, bangunan stasiun mengadopsi bangunan yang bernuansa kental khas Eropa. Selain itu, bangunan Stasiun Cianjur termasuk bangunan tua yang dilindungi. (Sumber: Artikel bumn.go.id Foto jktjalanjalan)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...