shop-triptrus



Pelaku Industri Wisata Siap Terapkan Protokol Kesehatan

TripTrus.Com - Pelaku industri pariwisata khususnya di sektor hotel dan restoran sudah siap menyambut pemulihan pariwisata di era new normal. Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menyebut, penerapan protokol kesehatan jadi poin utama yang harus dilakukan pelaku industri wisata sektor perhotelan dan restoran. "Saat ini hotel-hotel dan restoran siap menjalankan protokol kesehatan dengan acuan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No 328 tahun 2020. Kami dari pelaku usaha sekarang buat ekspose untuk penerapan tersebut buat promosi produk dan kepercayaan bagi pengunjung. Jadi mereka lihat proses kami lakulan protokol tersebut," kata Maulana saat dihubungi Kontan.co.id pada Rabu. Dengan penerapan protokol kesehatan di industri pariwisata maka akan meningkatkan kepercayaan diri para wisatawan dan pengunjung. Maulana menyebut ada dua jenis wisatawan domestik di Indonesia. Pertama, wisatawan leisure yang memang ingin berekreasi. Kedua, business tourism. Maulana menyebut potensi wisatawan leisure besar akan terjadi pada Natal dan Tahun Baru. Apalagi ada kebijakan libur Lebaran atau cuti bersama yang dialihkan pada akhir tahun nanti. [Baca juga : "Menparekraf Sebut Wisata Alam RI Risikonya Rendah Covid-19"] Ia berharap pemerintah bisa mendorong business tourism terlebih dahulu, yang nantinya akan membuat hotel kembali aktif. "Pergerakan business tourism itu kan kebanyakan domestik, mayoritas dari kegiatan pemerintah. Kami berharap kegiatan di hotel dari pemerintah bisa (diaktifkan) agar hotel dan restoran kembali aktif," imbuhnya. Maulana menambahkan dari kebijakan protokol kesehatan di hotel dan restoran akan menambah biaya operasional hampir 10% dari total biaya. (Sumber: Artikel nasional.kontan.co.id Foto syta.org) 
...more

Daftar Terminal Bandara Internasional Soekarno Hatta

TripTrus.Com - Bandara Soekarno Hatta ( kode bandara : CGK) Jakarta terbagi menjadi beberapa terminal. Berikut adalah pembagian pelayanan maskapai dan terminal bandara yang digunakan : TERMINAL 1 Terminal 1 merupakan terminal penerbangan domestik Terminal 1A : Lion Air dan Wings Air   untuk keberangkatan & kedatangan rute Pulau Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Ambon & Papua :{ Pontianak (PNK), Palangkaraya (PKY), Banjarmasin (BDJ), Balikpapan (BPN), Surabaya (SUB) Tarakan (TRK), Semarang (SRG), Yogyakarta (JOG) Solo (SOC)  Pontianak (PNK), Palangkaraya (PKY), Banjarmasin (BDJ) Balikpapan (BPN) dan Tarakan (TRK)  } Terminal 1B: Lion Air untuk keberangkatan & kedatangan rute Pulau Sumatera ,Lombok (LOP) dan Denpasar (DPS) }, Kartika Airlines, dan Express Air. Terminal 1C: Batik Air, Citilink, Kalstar, Trigana air dan Airfast Indonesia. TERMINAL 2 Terminal 2D dan 2E merupakan sub terminal yang khusus  penerbangan internasional, Terminal 2F digunakan untuk penerbangan domestik. Terminal 2D: Air China, All Nippon Airways (ANA),  Cathay Pacific, Cebu Pacific, China Airlines, China Southern Airlines, Emirates, Eva Air, Japan Airlines, Jetstar, Kuwait Airlines, Lufthansa, Malaysia Airlines, Philippine Airlines, Qantas, Qatar Airways, Saudi Arabian Airlines, Singapore Airlines, Thai Airways International, Tiger Airways, Turkish Airlines, Valuair, dan Yemenia. Terminal 2E: Air Asia Internasional, Etihad, KLM Royal Dutch Airlines, Korean Air, Lion Air Internasional (Malindo Air & Thai Lion Air), dan Royal Brunei. Terminal 2 F : Sriwijaya Air, Nam Air, Air Asia Domestik TERMINAL 3 Ultimate Garuda Indonesia penerbangan Domestik & Internasional. Baca selengkapnya tentang terminal 3 Ultimate Bandara Halim perdana kusuma (HLP) :  Untuk penerbangan Citilink menggunakan Bandara Halim perdana kusuma untuk rute penerbangan dari & ke : Palembang, Yogyakarta, Semarang & Malang. Sementara Batik air selain menggunakan bandara Soekarno hatta, juga tersedia penerbangan dari / ke Bandara Halim perdana Kusuma (HLP) untuk rute penerbangan dari & ke : Bengkulu, Kupang, Lombok, Padang, Pekanbaru, Pontianak, Yogyakarta & Solo . Jadi Batik air di Jakarta  menggunakan bandara Soekarno Hatta & Halim Perdana Kusuma. (Sumber: Artikel qtiket.com - Foto BakaNekoBaka)
...more

Mei di Surabaya? Banyak Event Gokil + Oleh-Oleh Wajib Borong Nih

TripTrus.Com - Buat lo yang doyan keluyuran, Surabaya bulan ini bener-bener rame kayak pasar malam. Acara dari ujung ke ujung kota ada semua—dari festival, konser, sampe lomba lari juga ada. Pokoknya kalau lo stay di Surabaya atau sekadar mampir, kudu banget catet tanggal-tanggal penting ini. Jangan sampe lo cuma rebahan di hotel, rugi banget sih. Event-nya nggak cuma buat yang tua doang, yang muda, anak gaul, sampe emak-emak juga bisa ikutan. Lo bakal nemu yang seru, lucu, bahkan yang edukatif juga ada. Jadi siapin kalender lo, siapin outfit kece, dan siapin tenaga buat muter-muter kota! 1–31 Mei: Surabaya Shopping Festival – Surga Para Dompet Hunter! Siap-siap, ini bukan belanja biasa coy, ini mah marathon belanja sebulan penuh! Dari mall elit sampe pusat grosir, semua diskonan tumpah ruah. Lo bisa dapet gadget, baju, sampe makanan dengan harga sadis. Buat lo yang suka ngerusak dompet sendiri (atau dompet gebetan, ups!), bulan ini waktunya balas dendam. Yang penting jangan sampe kartu ATM lo nangis. 4 Mei: Medic Air Run FK Unair – Lari Dapet Keringat & Jodoh? Bukan cuma olahraga, ini tuh ajang cari jodoh juga bisa! Ada rute 5K, 10K, sampe Half Marathon. Start-nya di FK Unair, finish-nya? Bisa aja di hati dia. Sambil lari, sambil cuci mata, siapa tau nemu partner sefrekuensi. Abis finish, bisa healing dikit sambil stretching bareng stranger yang mendadak akrab. 6–10 Mei: Munaslub Apeksi VII – Pejabat Kumpul, Lo Bisa Numpang Narsis! Oke, ini agak seriusan. Tapi serius bukan berarti boring. Di sini semua kepala daerah ngumpul buat bahas masa depan kota-kota di Indo. Lo dateng aja, siapa tau bisa selfie bareng walikota atau minimal numpang eksis di story temen. 8–10 Mei: Festival Kuliner Legendaris + Indonesia City Expo – Makan Enak, Liat Pembangunan! Gaspol buat para perut lapar dan mata penasaran. Lo bisa nikmatin makanan khas Surabaya dari yang klasik sampe yang jarang ada. Rawon? Ada. Rujak cingur? Wajib. Plus sambil ngintip-ngintip perkembangan kota-kota di expo, siapa tau dapet ide buka bisnis di kampung lo. 9 Mei: Karnaval Budaya Apeksi – Tontonan yang Bikin Merinding Keren! Lo suka budaya dan warna-warni? Wajib mampir ke parade ini. Kostum nyentrik, tarian daerah dari Sabang sampe Merauke, semuanya numplek jadi satu. Berasa nonton pembukaan Asian Games versi lokal, tapi vibes-nya tetep gokil. 9–11 Mei: Event Bertubi-tubi! – Dari Nikah, Komunitas, Sampai Healing Bareng Keluarga! Weekend lo nggak bakal nganggur. Lo bisa ke Wedding Fair (buat yang baper atau nyari vendor), mampir ke Creative Community Days (buat cari inspirasi), atau ngajak bocil-bocil ke Dream Lake Graha Natura. Pilih aja sesuai mood lo, semuanya fun abis! 14 Mei: Cross Musea – Gabut Pintar di Museum Dr. Soetomo! Lo yang ngerasa otaknya perlu di-charge budaya, cocok banget kesini. Museum dari berbagai daerah gabung jadi satu. Koleksi-koleksi sejarah, seni, sampe artefak unik bisa lo nikmatin sambil sok-sokan jadi anak artsy buat konten IG lo. 17–18 Mei: Festival Rujak Uleg + Lomba Perahu Layar – Tradisi & Kuliner dalam Sekali Gas! Bayangin lo uleg rujak rame-rame sambil ketawa bareng stranger, terus lanjut nonton lomba perahu layar tradisional. Ini vibes-nya beneran Suroboyoan banget. Lo bakal ngerasain sensasi jadi bagian dari budaya asli kota ini. 21–23 Mei: Hospital Expo’25 – Medis, Tapi Tetep Estetik! Buat lo yang ada di dunia medis, atau sekadar pengen liat alat-alat kesehatan canggih, ini ajang wajib. Lokasinya di Grand City Mall & Convex, jadi habis liat alat CT Scan, bisa langsung hunting kopi cantik buat istirahat otak. 24 Mei: Festival Musik Surabaya Hebat – Musik Lokal, Joget Total! Musisi lokal naik panggung, lo tinggal dateng bawa badan dan mood asik. Dari genre akustik sampe beat kenceng, lo bisa party ringan tapi hati senang. Sambil joget, sambil dukung musisi lokal yang makin keren. 25 Mei: Surabaya Vaganza – Parade Kece di Jalanan Kota! Tugu Pahlawan sampe Balai Pemuda jadi runway buat parade budaya dan kendaraan hias yang epic. Ini semacam fashion show tapi versi budaya Indonesia. Lo yang suka konten, siapin HP dan tripod lo, feed Instagram lo bakal naik level. 28 Mei – 1 Juni: Surabaya Pestapora – Anak Senja Merapat!       View this post on Instagram A post shared by Surabaya Pestapora (@surabayapestapora) Di THP Kenjeran, lo bakal nemuin vibes festival anak indie: musik chill, instalasi seni, dan crowd yang estetik. Dateng bareng temen, gebetan, atau sendiri juga oke—yang penting feel-nya dapet banget. 31 Mei: Penutup Spektakuler – Tiga Event, Satu Tanggal, Nggak Bisa Gak Dateng! Di tanggal ini, lo bisa dapet tiga event sekaligus: Surabaya Tourism Awards (ngasih penghargaan buat pejuang pariwisata), Ruwatan & Wayang Kulit di Tugu Pahlawan (buat yang kangen nuansa tradisional), dan konser Hari Jadi Surabaya bareng NDX Aka—fix, nostalgia vibes-nya bikin mewek tipis-tipis. [Baca juga : "Mei Gak Boleh Rebahan Doang! Ini Deretan Event Keren Buat Healing & Eksis"] Abis puas keliling event, waktunya lo mikirin orang rumah. Surabaya punya banyak oleh-oleh yang wajib lo bawa, dari yang klasik sampe kekinian: Spikoe Kuno – Lapis legit nostalgia, lembut dan manisnya pas. Sambal Bu Rudy – Sambel legenda yang wajib dibawa pulang, cocok buat semua nasi. Kue Kacang – Cemilan jadul tapi nagih, cocok buat ngopi. Ikan Asap – Aroma khas dan rasa gurihnya nempel di lidah! Kerupuk Ikan Kenjeran – Kriuknya parah, cocok buat ngunyah sambil Netflix-an. Almond Crispy – Snack modern yang crunchy-nya bikin ketagihan. Lapis Kukus Pahlawan – Oleh-oleh pemenang award, cocok buat semua kalangan. Mei 2025 di Surabaya tuh bukan cuma rame, tapi juga berwarna. Lo bisa eksplor budaya, belanja gila-gilaan, nonton konser, sampe makan kuliner legend. Terus jangan balik ke kota lo tangan kosong—oleh-oleh khas Surabaya banyak yang wajib banget dibawa pulang. Jadi, siapin diri lo buat full experience di Kota Pahlawan. Let’s go jalan-jalan gaya lo, gaya gue, gaya kita semua! (Sumber Foto @kingcula)
...more

Menjelajahi Pesona White Sand Island Bintan yang Memukau

TripTrus.Com -  Kalau kamu pengin cari suasana pantai dan laut yang biru memukau. Lengkap dengan keindahan pasirnya yang putih dan angin sepoi-sepoi, sepertinya Pulau Beralas Pasir adalah lokasi yang tepat. Pulau yang lebih dikenal dengan sebutan White Sand Island ini sebenarnya milik pribadi. Tapi sudah dibuka untuk masyarakat umum sejak dua tahun lalu.       View this post on Instagram #whitesandislandbintan #rentalmobilbintan #aldearentcarbintan A post shared by rental mobil wisata bintan (@arcbintan) onSep 22, 2017 at 9:07pm PDT Di pulau ini, kamu bisa menikmati suasana pantai yang kece dan belum begitu ramai oleh wisatawan lain. Berenang, snorkeling, maupun mengarungi laut dengan kano, tinggal pilih mana yang paling seru untuk dilakukan. [Baca juga : "5 Wisata Mini Eropa Yang Bisa Kamu Kunjungi Di Indonesia"] Untuk mencapai lokasi White Sand Island ini cuma perlu menempuh perjalanan berkendara selama satu jam dari Kota Tanjungpinang kok. Harga tiket masuk per orangnya dipatok 100 ribu rupiah dan sudah termasuk fasilitas antar jemput ke pulau.So, siap menambah target lokasi liburan selanjutnya? Mari! (Sumber: Artikel netz.id Foto bintan-resort.com)
...more

5 Festival Kece 2025 yang Bikin Liburan Lo Nggak Cuma Healing Tapi Juga Berfaedah!

TripTrus.Com - Bro-sis traveler! Tahun 2025 ini tuh vibes-nya gak main-main, bro-sis! Dari ujung barat sampe timur, banyak festival kece yang siap lo sambangin buat healing, cari konten estetik, nambah insight budaya, sampe explore hal baru yang pastinya gak zonk! Lo bisa nikmatin parade, musik, kuliner, seni, sampe bazar handmade—all in one package! Jadi, dari sekarang mending lo tandain kalender, siapin outfit kece, dan gas bareng bestie buat eksplor festival hits ini. Cek deh, list paling kece tahun ini yang udah gue acak-acak tapi tetep gokil buat lo! 1. Tong Tong Night Market – Malang, 24–27 Juli 2025 Lo suka vibes pasar malam yang nostalgic tapi pengen versi glow up? Tong Tong Night Market di Malang ini jawabannya, bro-sis! Empat malam penuh lampion lucu, live music indie, booth jajanan lokal kekinian, sampe street food yang packaging-nya Instagramable banget. Bayangin aja lo nyicipin dessert viral sambil chill bareng DJ set low-key—suasana taman jadi magical dan cozy parah! Mulai dari penganan tradisional yang dibikin aesthetic, sampe spot foto temaram buat konten story lo yang dreamy abis. Terus, tiap malam ada live performance, musisi muda nongol satu-satu bawa vibe yang slow tapi nagih. Dan nih ya, sesi akhir acara ada workshop DIY & mini talk soal upcycle barang bekas—lo bakal pulang gak cuma kenyang, tapi juga makin sustainable mindset-nya. Gas gak tuh? 2. Solo Keroncong Festival – Solo, 25–26 Juli 2025 Nah buat lo yang mau ngerasain kombinasi musik tradisional tapi tetap nempel di lidah Gen Z, Solo Keroncong Festival ini destinasi lo, sis bro! Diadain dua hari di area Gladag sampe Puro Mangkunegaran yang epic abis, event ini bukan sekadar konser, tapi juga cultural healing spot. Paduan antara keroncong klasik + hip hop fusion bikin telinga lo happy dan hati lo adem. Ada juga workshop bareng musisi muda, diskusi musik santai, sampe spot bazar makanan tradisional yang dikemas dengan vibe cafe kekinian. Jangan skip juga experience “Becik Ketitik” yang dalam tapi catchy banget—kayak quote kehidupan yang lo bawa pulang. Lo bakal makin cinta budaya tapi tetap relevan sama zaman. 3. Asia Africa Festival – Bandung, 25–27 Juli 2025       View this post on Instagram A post shared by bdg.humas (@humas_bandung) Siap-siap, Bandung bakal geger sama event satu ini, bro-sis traveler! Asia Africa Festival balik lagi dan kali ini vibes-nya makin rame, makin niat! Bayangin lo nyusurin jalan Braga sampe Cikapundung Barat, sambil jajan kuliner lokal, hunting barang UMKM kekinian, dan cari angle buat feed IG lo yang on point. Acara full tiga hari ini ada parade budaya, fashion show, sampe penampilan komunitas lokal dan internasional yang bikin lo merasa kayak lagi di festival luar negeri—padahal lokal pride, bro! Jangan lupa mampir ke Asia Africa Corner, tempat nongki sambil cicip makanan khas, fashion bazar, sampe barang limited edition yang punya story. Tips gue: dateng hari kedua atau ketiga biar dapet vibes paling maksimal dan food stall yang lebih chill! [Baca juga : "Juli Full Gaya! 5 Festival Paling Kece Buat Lo Yang Doyan Healing Plus Budaya"] 4. Alunan Budaya Pringgasela Raya – Lombok Timur, 20–26 Juli 2025 Mau dapet experience budaya yang autentik tapi tetap kekinian? Cuss ke Desa Pringgasela Raya, Lombok Timur. Selama tujuh hari penuh, lo bakal disuguhin tenun Sasak asli, upacara adat, musik tradisional, dan talkshow seru seputar pelestarian budaya. Highlight-nya? Demo langsung dari para penenun, workshop bikin motif tenun lo sendiri (yes, bikin bukan cuma beli!), plus pertunjukan tari dan musik adat yang dikurasi biar tetap cocok sama selera Gen Z. Jangan heran kalo malem terakhir lo bakal baper gara-gara staging-nya yang megah dan nuansa budaya Lombok yang deep banget. Siap-siap bawa pulang bukan cuma oleh-oleh, tapi juga pengalaman yang soulful abis! 5. Kenduri Seni Melayu – Batam, 16–18 Mei 2025 Bro-sis, ini nih festival yang cocok buat lo yang cinta budaya Melayu tapi pengen tampil modern. Kenduri Seni Melayu di Batam bawa suasana Melayu serumpun—dari Indonesia, Brunei, Malaysia, sampe Singapura—semua tumplek blek dalam satu panggung kece di Harbourbay! Mulai dari fashion show etnik, bazar kuliner khas Melayu modern, live music lintas negara, sampe workshop batik dan kriya, semua bisa lo temuin di sini. Jangan lupa juga ada kompetisi seni tradisional ala Gen Z yang fresh. Dan penutupnya? Panggung kolosal plus kembang api yang bakal bikin malem terakhir lo pecah banget. Cocok buat lo yang suka vibes internasional tapi rooted ke budaya lokal. Tahun 2025 tuh bukan sekadar nyari liburan doang, tapi soal bikin momen yang memorable, meaningful, dan pastinya penuh warna! Dari festival keroncong sampe night market, dari vibes Melayu sampai parade budaya internasional—semuanya bisa jadi story kece buat lo share di medsos. Jadi jangan cuma wacana, yuk atur waktu, ajak bestie lo, dan eksplor festival-festival ini bareng. Karena hidup tuh terlalu singkat buat liburan yang biasa aja. Let’s make 2025 your most colorful journey ever! (Sumber Foto @nanang_malik)
...more

Sandiaga Ungkap Indonesia Tourism Fund Bakal Jalan Di 2024, Bikin Liburan Makin Keren!

TripTrus.Com - Buat kalian yang udah nunggu-nunggu jadwal liburan, ada kabar seru nih! Sandiaga Uno, si Menparekraf, mengumumin kalau Indonesia Tourism Fund (ITF) bakal diaktifin tahun depan. Jadi, liburanmu bisa makin asyik dan ekonomi makin kinclong, Bro! Rencananya, ITF ini jadi andalan buat melejitkan industri pariwisata kita. Sandiaga berharap ITF mulai ngejalanin misinya di kuartal kedua 2024. Rencananya, bakal ada dana sekitar Rp 2 triliun buat tahun depan, dan kabarnya bakal terus nambah seiring berjalannya waktu. Makin banyak duitnya, makin mantul dong liburannya! Nah, buat apa aja sih duit dari ITF ini? Bakal digunakan buat promosi wisata, branding negara, dan acara keren seputar pariwisata. Sandiaga bilang, setiap tahun bakal diajukan acara internasional apa yang bakal dikasih prioritas pake duit ITF ini. Buat ngatur duit ITF, Sandiaga janji bakal kolaborasi lintas kementerian. Kementerian Keuangan, BUMN, dan beberapa kementerian lainnya bakal turut andil. Trus, soal sumber duitnya, nanti dari pemerintah. Katanya sih, sektor pariwisata udah banjirin lebih dari Rp 200 triliun buat negara, jadi ini buat ngasih balik ke sektor pariwisata. Erick Thohir, yang jadi Menko Marves Ad Interim, bilang ide ITF ini keluar dari diskusi bareng-bareng sama Menparekraf dan menteri BUMN. Presiden Jokowi juga udah kasih restu buat ITF ini, lho! [Baca juga : "Bos-Bos Pariwisata Buka Suara Soal Rintangan Yang Menanti Di 2024"] Bicara soal event, Sandiaga ogah banget bikin acara yang cuma sepi manfaat. Contoh kasus MotoGP, dampak ekonominya bisa ngehasilin duit sampe Rp 4,5 triliun. Nah, nanti bakal ada seleksi ketat buat pilih event apa yang bakal dapet dukungan dari ITF. Trus, buat kalian yang udah nggak sabar pengen liburan di destinasi super prioritas, kayak Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang, kabarnya bakal ada dana tambahan sekitar Rp 1,2 triliun. Jadi, semoga bisa bikin destinasi-dedestinasi ini makin oke! Sandiaga juga nge-highlight soal konektivitas, yang lagi jadi pembicaraan serius. Kita bakal fokus ngehubungin 13 bandara yang jadi pusat peningkatan jumlah wisatawan, termasuk Komodo Internasional Airport di Labuan Bajo. Targetnya, 12-15 juta wisman tahun 2024. Wah, bakal rame banget nih! Jadi, semuanya bergerak ke arah positif, nih! Yuk, nantikan event-event keren hasil dukungan dari ITF. Semoga pariwisata kita makin unggul dan membuka banyak peluang baru, geng! (Sumber Foto @kemenparekraf.go.id) 
...more

Panduan Keren Event Wisata 2026, Lampung dan Jawa Barat Bakal Super Seru

TripTrus.Com - Bro-Sis Traveler, siap-siap tahun 2026 bakal penuh vibes event wisata yang seru, kultur, sampai olahraga hits! Dari Lampung yang nge-hits banget sama festival kuliner budaya sampai Jawa Barat yang racik event kece sepanjang Januari, semua info ini wajib lo catet biar nggak ketinggalan jalan-jalan bareng temen-temen lo! Paling seru, berbagai kegiatan mulai dari wayang golek, fun run, sampai konser jazz ada semua, bikin liburan lo makin rame dan penuh momen IG-able abis! Jadi siapin jadwal lo, catet tanggal pentingnya, dan jangan sampe event favorit lo lewat gitu aja, Bro-Sis! Ini baru awal dari seluruh calendar of events yang disiapin buat bikin tahun lo makin legendary!       View this post on Instagram A post shared by HOG CREATIVE (@ho.g.creative) Lampung Maju: Festival, Budaya, & Kuliner yang Bikin Lo Betah! Bro-Sis Traveler, di Lampung tuh bukan sekadar wisata alam doang — event sepanjang tahun 2026 siap ngebuat feed lo penuh sama foto-foto kece dan pengalaman nyata banget! Mulai Januari, lo bisa nongkrong di Srawung Seni Sawah sambil nikmatin vibes lokal, lanjut ke Lampung Event Kuliner yang manjangin lidah lo dari 30 Jan – 8 Feb! Ga cuman itu, tiap bulan bakal ada festival unik kayak Festival Mangrove Pasir Sakti, Festival Tirta Kali Medek, sampe Tanggamus Expo yang rame banget! Terus pas April-Mei, kontes Muli Mekhanai jadi ajang keren buat liat budaya asli Lampung yang penuh warna, diselingi juga kegiatan seru kayak Festival Megou Pak dan Trail Run buat lo yang suka sporty vibes! Apalagi pas pertengahan tahun, Lampung makin ramai sama acara besar kayak Krakatau Festival, Tubaba Art Festival #10, Festival Kuda Lumping sampai Festival Literasi — semua itu bakal nyajiin pengalaman budaya lokal yang kuat plus festival keren buat lo jalan-jalan sama squad atau keluarga! Tentu aja, event-event ini juga bantu ngangkat ekonomi lokal dan bikin Lampung makin dikenal secara nasional maupun internasional, Bro-Sis.  [Baca juga : "8 Event Kece Buat Lo Yang Hobi Jalan Juga Nyantai"] Jawa Barat Januari 2026: Game On! Culture, Race, & Fun Vibes! Bro-Sis Traveler, kalo lo lagi ngerencanain liburan Januari 2026, Jawa Barat tuh pilihan yang gila serunya! Opening bulan ini dimulai dengan Pagelaran Wayang Golek Putra Giri Harja 3 di Bandung tanggal 3 Januari — cocok banget buat lo yang pengen liat seni tradisional klasik yang masih nge-hits abis. Selama bulan Januari juga ada Nyawang Bulan sepanjang 3–31 Januari buat lo yang pede sama tradisi lokal, plus series Longser setiap Selasa di Gedung Rumentangsiang yang asik banget buat nuansa budaya yang chill tapi penuh cerita. Gak ketinggalan, ada pertunjukan Lutung Kasarung The Shadow Theatre di Dago yang bakal kasih lo vibes seni teatrikal yang unik banget! Buat lo yang suka aktivitas fisik, event kayak Jago Race, Babaturan Ganesha Fun Run, Tahura Trail Running, dan juga Bogor Color Run Festival siap bikin Bulan Januari lo makin rame dan sporty! Dan buat tutup bulan Januari, ada Jazz Hujan: Intimate Jazz Concert di Bogor yang bakal jadi pengalaman musik yang vibes banget buat lo yang suka relaxing sambil nikmatin sunset dan musik. Pokoknya Jawa Barat Januari 2026 tuh udah kayak festival marathon, Bro-Sis! Akhirnya, Bro-Sis Traveler, jelas banget kalo 2026 bakal jadi tahun yang penuh dengan event kece di dua wilayah hits: Lampung dan Jawa Barat. Lo bisa ngebuild itinerary lo dari festival kuliner dan budaya yang rame di Lampung sampe event sport & culture mashup di Jawa Barat yang Instagram-worthy banget! Semua ini bukan cuma buat lo yang suka jalan-jalan, tapi juga buat lo yang pengen ngulik budaya lokal, ngerasain event komunitas, dan bikin cerita liburan lo makin legit. Jadi siapin packing list, camera, dan tentu aja semangat loe buat explore semua event keren ini bareng squad! Jangan lupa catet tanggal-tanggal pentingnya biar gak sampe nyesel karena event favorit lo udah kelar tanpa lo datengin! (Sumber Foto @ho.g.creative)
...more

Bumi Ageung Cikidang, Rumah Museum Yang Bersejarah di Cianjur

TripTrus.Com - "Bumi Ageung Cikidang" yang berarti Rumah besar yang berada di daerah bernama Cikidang adalah rumah milik Bupati Cianjur, Raden Adipati Aria Prawiradiredja II.  Raden Adipati Aria Prawiradiredja II  merupakan Bupati Cianjur yang ke-9 yang menjabat selama periode 1862-1910 (48 tahun). Rumah cantik ini beliau bangun pada tahun 1886 sebagai rumah peristirahatannya. (Foto: tribunnews.com) Pada tahun 1910 Bumi Ageung diwariskan kepada putrinya bernama Raden Ayu Tjitjih Wiarsih, di masa kepemilikan beliau, rumah ini berperan penting dalam kemerdekaan, dikarenaKAN Bumi Ageung digunakan sebagai tempat perumusan pembentukan tentara PETA yang dipimpin oleh Gatot Mangkoepradja di tahun 1943-45. Bumi Ageung direnovasi pertama kali pada tahun 1950 setelah nyaris hancur karena menjadi sasaran bom pasukan Jepang dan Belanda. Pada 9 Agustus 1949 Bumi Ageung juga menjadi saksi bisu peristiwa penyerahan kekuasaan Belanda kepada tentara Republik wilayah kota Cianjur, selain itu sempat dijadikan tempat perlindungan manula, perempuan dan anak-anak keturunan pada saat terjadi kerusuhan etnis di Cianjur sekitar tahun 1962-1963.   (Foto: tribunnews.com) Beralamat di Jalan Mochamad Ali, Kelurahan Solokpandan, Cianjur, jalan yang konon dibuat Dandeles sebagai Jalan Raya Pos, Bumi Ageung dikelilingi oleh kawasan kota tua Cianjur yang tumbuh berkembang di era kolonial, seperti beberapa bangunan: Stasiun Cianjur, Pecinan, Pendopo (Rumah Dinas Bupati) Walaupun beberapa bagian dari Bumi Ageung sudah berganti rupa, Bumi Ageung tetap syarat dengan sejarah. Oleh karena itu pada tahun 2010 ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya Nasional bedasarkan SK Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Yang di mana Bumi Ageung sekarang diurus oleh Keluarga generasi ke-5 dan dijadikan sebagai rumah museum di Cianjur.   (Sumber: Artikel-Foto Rahmat Fajar dan Amieykha )
...more

Peninggalan Pusat Kekuasaan Majapahit di Trowulan

Ikuti trip ke Trowulan di TripTrus: http://triptr.us/Bu TRIPTRUS - Nama Kerajaan Majapahit pada masa jayanya dikenal di seluruh penjuru Asia. Meski berkedudukan di Pulau Jawa, jangkauan kekuasaan Majapahit meliputi seluruh Asia Tenggara. Bahkan penguasa Mongol pada masa itu, Kubilai Khan, tidak berhasil membuat Majapahit bertekuk lutut. Sisa-sisa sepak terjang Kerajaan Majapahit yang terjadi lebih dari 700 tahun yang lalu, peninggalan pusat kekuasaan Majapahit dapat dilihat di Situs Trowulan dan Museum Majapahit.Trowulan yang berada di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, awalnya ditemukan oleh Gubernur Jawa, Sir Thomas Raffles pada tahun 1811. Reruntuhan kuno itu tersebar di area hutan luas yang membuatnya sulit untuk dieksplorasi. Selain itu, banyak peninggalan Majapahit yang dicuri oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Mulai dari segala jenis perhiasan, koin emas, tembikar, hingga batu bata, tidak luput dari penjarahan oleh para pencuri. Oleh karena itu, didirikanlah Museum Trowulan yang kali pertama berdiri pada tahun 1932 hasil rancangan Henri Maclaine Pont, seorang arsitek yang juga merancang Aula Institut Teknologi Bandung. Pemerintah Indonesia memugar museum itu pada awal tahun 1980-an dan meresmikannya pada tahun 1987.Situs Trowulan merupakan salah satu situs warisan dunia yang ditetapkan oleh badan internasional milik PBB, UNESCO, dengan tujuan untuk melindungi situs itu dari penjarahan dan menjaga pelestariannya. Dengan luas kurang lebih 100 kilometer persegi. Pada awal ditemukan, Trowulan dianggap sebagai area pemukiman para warga Majapahit. Namun belakangan ditetapkan bahwa Trowulan merupakan pusat kekuasaan Kerajaan Majapahit, setelah ditemukannya banyak peninggalan yang dapat mendukung argumen itu. Ditambah pula, penjelasan kitab Kakawin Nagarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca. Trowulan sempat dihancurkan pada tahun 1478 saat Girindrawardhana berhasil mengalahkan Raja Kertabumi dan memindahkan ibukota Kerajaan Majapahit ke Daha (Kediri).Untuk berkunjung ke Trowulan juga tidak terlalu sulit. Dari Surabaya butuh waktu perjalanan sekitar 1 jam melewati rute Surabaya-Sidoarjo-Mojokerto. Trowulan berada di perlintasan Jalan Raya Surabaya-Jombang. Ciri khas desa Trowulan adalah banyaknya pengrajin batu, salah satu mata pencaharian masyarakat desa tersebut. Lalu untuk masuk ke situs Trowulan tidak ditarik biaya sama sekali. Tiap harinya ada ratusan orang yang mengunjungi Trowulan untuk bersembahyang, mengingat Kerajaan Majapahit dahulu menganut ajaran agama Hindu, hingga kini banyak umat Hindu yang datang karena mempercayai bahwa di situ adalah tempat persinggahan para dewa-dewa.Banyak yang bisa dikunjungi di situs Trowulan. Ada lima belas titik yang bisa TripTroops kunjungi. Misalnya Candi Wringin Lawang, yang konon adalah pintu gerbang Kerajaan Majapahit. Lalu ada Candi Tikus, berupa kolam yang di tengahnya ada sebuah candi kecil. Situs ini diberi nama Candi Tikus karena pada saat ditemukan pada tahun 1914, candi itu merupakan sarang bagi ribuan tikus. Tidak jauh dari Candi Tikus ada Kolam Segaran. Kolam ini bisa dibilang istimewa karena dahulu ini merupakan tempat pemandian bagi prajurit Majapahit dan tempat berekreasi para bangsawan. Kolam ini ditemukan Henry Maclaine Pont pada tahun 1926. Ada pula Gapura Bajang Ratu, yang oleh masyarakat setempat dikaitkan dengan legenda Raja Jayanegara yang ketika masa kecil terjatuh di gapura ini dan mengakibatkan cacat pada tubuhnya. Bajang Ratu sendiri berarti Raja yang kerdil atau cacat. Sekitar 10-15 menit perjalanan dengan kendaraan bermotor, dapat ditemukan Makam Putri Cempa. Makam yang bercorak bangunan Islam ini dipercaya sebagai makam salah satu istri atau selir raja Majapahit yang berasal dari Champa (Vietnam). Putri Cempa dikabarkan wafat pada tahun 1448 dan merupakan seorang muslimah yang menikah dengan salah seorang raja Majapahit yang berhasil dibujuk untuk memeluk agama Islam. Di salah satu bagian Situs Trowulan juga terdapat kompleks pemakaman Troloyo di Desa Sentonorejo yang di dalamnya terdapat beberapa batu nisan bercorak Islam. Makam-makam di Troloyo disebut sebagai pemakaman tertua bagi kaum muslim yang pernah ditemukan di Indonesia.Yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Trowulan adalah Museum Trowulan. Museum dengan luas 5,7 kilometer persegi ini menjadi tempat dipamerkannya berbagai koleksi dari hasil temuan di situs Trowulan. Saat ini museum itu lebih dikenal dengan nama Museum Majapahit dan juga menyimpan relik arkeologis dari berbagai situs arkeologi di Jawa Timur. Mulai dari zaman Raja Airlangga, Kediri, Singasari, dan tentunya Majapahit. Satu hal yang perlu diingat saat mengunjungi Situs Trowulan dan Museum Trowulan adalah agar tidak merusak lokasi atau benda-benda yang berada di sana. Photos courtesy of: Wikipedia
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...