shop-triptrus



Jangan Khawatir, Traveling dengan Keluarga Sebenarnya Tidak Ribet Kok!

TripTrus.Com - Pergi traveling dengan keluarga bisa menjadi momen yang sangat menyenangkan. Tapi, bisa jadi super ribet juga. Berbeda dengan traveling bersama teman, traveling dengan keluarga lebih kompleks karena adanya perbedaan generasi, perbedaan selera, dan perbedaan kemampuan fisik.   Kedua kalinya, dan ibu d paringi sehat... sehat trs nggih bu. #borobudurtemple #liburankeluargabesar A post shared by Mom Eva05 (@evavanezie6273) onDec 28, 2017 at 8:37am PST "Agar momen traveling dengan keluarga bisa tetap nyaman dan menyenangkan, Anda harus bisa menempatkan diri sebagai orang yang bisa diandalkan selama traveling." Anggota keluarga yang masih dianggap muda biasanya memang diharapkan untuk membuat kegiatan traveling keluarga jadi seru. Oleh sebab itu, cek tips-tips di bawah ini, ya! 1. Buat Rencana Perjalanan Rencana perjalanan sudah pasti dibutuhkan setiap kali Anda pergi traveling. Namun, jika pergi traveling dengan keluarga, pastikan rencana yang Anda buat sudah benar-benar rinci! Rencanakan sejak sebelum berangkat, tempat apa saja yang akan dikunjungi dan kegiatan per harinya. Tak ada salahnya mencari terlebih dahulu di mesin pencari Google soal tempat-tempat yang akan dikunjungi tersebut, mulai dari lokasinya, transportasi apa yang akan digunakan, hingga harga tiket masuknya. Hal ini perlu dilakukan agar tak membuang waktu saat sampai di tujuan dan tidak membuat anggota keluarga yang lain ikut bingung. Spontanitas bukan hal yang cocok untuk dilakukan saat traveling bersama keluarga. 2. Sesuaikan Tempat Tujuan Orang tua, orang dewasa, dan anak kecil memiliki selera yang berbeda ketika pergi traveling. Nah, pastikan tidak ada yang boleh egois dalam menentukan tempat tujuan, ya! Pilihlah tempat-tempat wisata yang family-friendly. Misalnya, berkeliling di taman wisata lebih cocok untuk keluarga dibandingkan mencoba olahraga ekstrem. Hindari juga tempat-tempat yang terlalu luas, banyak tanjakan, atau banyak anak tangga agar orang tua dan anak kecil tidak kelelahan, kecuali jika ada fasilitas khusus yang bisa mereka gunakan. Agenda traveling juga jangan terlalu padat, ya! Beri waktu rehat bagi orang tua dan anak kecil. Nikmatilah setiap momennya dengan santai dan penuh kenyamanan. 3. Menentukan Tempat Makan Ketika berkunjung ke suatu tempat, biasanya kita sudah semangat ingin mencoba kuliner lokal khas tempat tersebut atau restoran hits yang ada di sana. Namun, lagi-lagi selera makan keluarga belum tentu cocok mencoba makanan-makanan yang baru. Usahakan untuk mencari tempat makan yang memiliki beragam menu sehingga setiap anggota keluarga mempunyai pilihan makanan yang disuka. Sesekali makan di restoran dengan menu yang familiar dengan makanan di rumah juga tak apa jika Anda tidak ingin repot. Dan jangan lupa, jadwal makan tak boleh terlambat ya! 4. Sediakan Waktu Terpisah Pergi berlibur bersama keluarga bukan berarti harus terus bersama setiap waktu. Berilah agenda untuk pergi sendiri agar tiap individu bisa menikmati suasana di tempat berlibur. Tak perlu yang jauh-jauh, kok! Misalnya, beri sedikit waktu di pagi hari agar orang tua bisa jalan pagi di sekeliling hotel. Waktu ini juga bisa dimanfaatkan untuk melihat toko-toko lokal di sekitarnya dan membeli cenderamata. Anda juga bisa hang outsendiri di malam hari setelah anggota keluarga yang lain sudah duluan beristirahat. 5. Jaga Emosi Meskipun terdengar klise, tapi yang satu ini perlu untuk selalu diingat. Anda bersama keluarga Anda ingin menciptakan banyak kenangan yang indah saat berlibur bersama. Jadi, jangan sampai ada momen yang rusak karena rasa kesal atau marah. Ingatlah bahwa semua hambatan yang dihadapi saat traveling pasti ada solusinya. Jernihkan pikiran Anda dan ajak keluarga untuk bekerja sama ketika mengalami hambatan. (Sumber: Artikel journal.sociolla.com, Foto freepik.com)
...more

Dromomania, Penyakit Para Travelers!

TripTrus.Com - Apakah Anda sangat gelisah bila belum memiliki rencana menghabiskan liburan yang akan datang? Anda sering mengambil beberapa barang kebutuhan dari dalam tas atau koper meski berada di rumah? Bila Anda selalu haus ingin bertualang, kemungkian Anda mengidap dromomania, atau penyakit 'gila traveling'. Kondisi medis ini menggambarkan orang-orang yang memiliki keinginan tak tertahan untuk berkelana ke tempat-tempat yang jauh. Ingin tahu apakah Anda hanya sekedar hobi traveling atau malah memiliki kecanduan bertualang ke seluruh dunia? Perhatikan 20 tanda-tandanya, seperti diberitakan News.com.au berikut:1. Anda tak pernah membongkar tuntas isi koper2. Anda bisa mengumpat dalam beberapa bahasa asing3. Satu-satunya alasan Anda bekerja adalah untuk menabung untuk membiayai perjalanan Anda berikutnya.4. Para pramugari menyambut dan memanggil nama Anda, tanpa melihat tiket Anda lebih dulu5. Anda memiliki lebih banyak teman di luar negeri daripada di rumah6. Anda telah merencanakan perjalanan berikutnya sebelum Anda menyelesaikan petualangan. Atau, Anda segera merencanakantraveling segera setelah Anda tiba di rumah7. Para pengelana seringkali meminta petunjuk Anda tentang lokasi di negeri/asing dan Anda tahu bagaimana mengarahkan mereka.8. Anda lebih banyak berada di pesawat daripada naik mobil. 9. Anda memiliki botol-botol kecil berisi sabun yang melebihi jumlah standar.10. Anda merasa aneh bila terbangun di rumah 11. Anda sering melengkungkan guling di leher seperti halnya bantal traveling. 12. Ruangan Anda penuh dengan suvenir dari berbagai tempat 13. Anda memiliki setumpuk uang dari negara berbeda dan ahli dalam hal mengkonversi mata uang. 14. Anda panik membayangkan tinggal di satu tempat terlalu lama.15. Merasa sulit tidur tanpa suara dan getaran mesin jet16. Anda dapat mengepak semua kebutuhan traveling kurang dari lima menit,17. Semua daftar kebutuhan Anda hampir seluruhnya berkaitan dengan traveling 18. Anda lebih sering mengenakan t-shirt atau pakaian lain yang bertuliskan nama-nama negara.19. Setiap kali duduk di kursi kerja, spontan Anda mencari sabuk pengaman20. Anda sedih bila keluar rumah tapi bukan dalam perjalanan untuk petualangan. Menurut berita yang dilansir oleh News Australia, dromomania adalah sebuah kondisi psikologis yang membuat seseorang selalu ingin pergi dalam jarak jauh dengan perasaan yang tidak bisa ditahan-tahan. Mengenali tanda-tanda orang terkena sindrom dromomania sebenarnya sangat mudah. Beberapa di antara tanda-tandanya adalah bekerja karena ingin mengumpulkan duit buat jalan-jalan dan bisa mengucapkan sumpah serapah dengan banyak bahasa. (Sumber: Artikel viva.co.id)  
...more

TNGGP Kembangkan Tempat Wisata Curug Goong

TripTrus.Com - Taman Nasional Gunung Gede Pangarango (TNGGP) Cianjur, Jawa Barat, segera mengembangkan tempat wisata Curug Goong di Kampung Tabrik, Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong. Kabid Wilayah I Cianjur, Diah Kurani di Cianjur Senin (27/11), mengatakan, pengembangan dan pengelolaan tempat wisata tersebut harus bersama dengan warga meskipun kawasan tersebut masuk ke dalam kawasan taman nasional. "Kami sudah merencanakan pengembangan tersebut dapat dilakukan dalam waktu dekat," katanya. Pihaknya mendukung pengembangan wilayah tersebut, seiring dengan pengerlolaan tempat wisata yang masuk dalam kawasan TNGGP, salah satunya Curug Goong yang mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal dan wisatawan luar daerah.   Jalannya itu loh... aduhai menggetarkan, treknya pendek tapi menegangkan. Adventure hari ini puas banget, curugnya berasa milik pribadi. Seeepppiiiiii.....😍😍😍😘😘😘 . . . 📌 Lokasi : Curug Goong, Kp.Tabrik, Gekbrong, Cianjur 📷 Foto : @upit8 . . . #curugmania #curuggoong A post shared by Curug Mania (@curugmania) onMar 20, 2017 at 1:20am PDT Bahkan pihaknya juga akan mengambangkan tempat wisata baru lainnya yang masuk ke dalam kawasan taman nasional di wilayah Cianjur seperti di Kecamatan Pacet."Kita akan melakukan hal yang sama di wilayah lain di Cianjur seperti Curug yang ada di Kecamatan Pacet," katanya. Sementara Uden Ketua Kelompok Tani yang selama ini, ikut serta mengelola tempat wisata Curug Goong, mengatakan, sejak satu tahun terakhir, keberadaan curug atau air terjun yang memiliki ketinggian 40 meter itu, mulai banyak dikunjungi wisatawan. Bahkan setiap minggunya seratusan wisatawan lokal dan luar Cianjur, mengunjungi curug berhawa pegunungan yang dikelilingi pohon-pohon besar itu."Hari biasa seratusan orang datang ke curug ini. Kalau akhir pekan jumlahnya meningkat dua kali-lipat," katanya. Pihaknya dan warga berharap keberadaan curug tersebut, dapat mendukung harapan mereka agar Kampung Tabrik dijadikan destinasi wisata baru di Cianjur, sebagai kawasan agro wisata bernuansa alam. "Harapan kami kedepan kampung kami dapat dijadikan tempat wisata bernuansa alam dan pertanian," katanya. (Sumber: Artikel republika.co.id Foto jabar.tribunnews.com)
...more

Desa-Desa Wisata Tertinggi di Indonesia dengan Budaya Lokal yang Menarik

TripTrus.Com - Puluhan desa wisata di Indonesia telah masuk dalam daftar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 yang diberikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Ragam potensi dan keunikan menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung yang ingin berwisata ke desa tersebut. Desa-desa wisata ini memiliki beragam potensi, mulai dari ekonomi kreatif hingga kearifan lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakat setempat. Beberapa desa wisata yang masuk dalam ADWI 2023 terletak di dataran tinggi.       View this post on Instagram A post shared by Manha Tour & Travel (@manhatourtravel) Keindahan alam dan kearifan lokal dari desa wisata menjadi paket wisata yang lengkap dan menarik bagi wisatawan, baik dalam maupun luar negeri. Berikut adalah daftar desa wisata yang memiliki lokasi tertinggi di Indonesia, mengutip laman resmi kemenparekraf.go.id: 1. Kampung Bena Inire Berada di Nusa Tenggara Timur (NTT), tepatnya di Desa Tiwu Riwu, Jerebu'u, Ngada. Desa wisata ini berada di kaki Gunung Inerie dengan ketinggian mencapai 2.245 mdpl. Kampung Bena Inire memiliki udara dan hawa sejuk, lengkap dengan rumah-rumah adat yang sudah ada sejak zaman Megalitikum. Berbeda dengan bangunan rumah pada umumnya, rumah adat di Kampung Bena Inire masih sangat tradisional. Bahkan atap rumah terbuat dari alang-alang dan lantai rumahnya terbuat dari bebatuan gunung. Kearifan lokal yang terus dijaga di sini adalah menenun. 2. Desa Argosari Berada di ketinggian 2.000 mdpl, Desa Argosari di kaki Gunung Bromo termasuk dalam desa tertinggi di Indonesia. Tepatnya ada di Senduro, Lumajang, Jawa Timur. Desa Argosari terkenal dengan pemandangan "Negeri di Atas Awan" yang mampu memukau siapa saja yang berkunjung. Desa ini merupakan tempat tinggal Suku Tengger, warga Desa Argosari juga masih sangat kental dengan adat istiadat. Salah satunya adalah Upacara Karo yang diadakan pada bulan ke-2 Tahun Saka Hindu Tengger. Upacara Karo bertujuan untuk mengembalikan kesucian dan penghapusan dosa warga Suku Tengger. Tentunya kearifan lokal seperti ini menjadi daya tarik wisata bagi Desa Wisata Argosari. 3. Desa Kete Kesu Terletak di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, dan merupakan salah satu desa tertinggi di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi. Desa ini berada di Kampung Bonoran, Kelurahan Tikunna Malenong, Sanggalangi, Toraja Utara, dengan ketinggian sekitar 1.400 mdpl di lereng-lereng pegunungan. Selain menikmati pemandangan perbukitan, Sobat Parekraf juga dapat menyaksikan budaya leluhur yang masih terjaga hingga kini. Salah satu kearifan lokal yang lestari di Desa Kete Kesu adalah pemakaman adat yang diletakkan di gua-gua di atas tebing. Selain itu, Sobat Parekraf dapat melihat Tongkonan, rumah tradisional Toraja yang merupakan sebuah rumah panggung dengan atap seperti tanduk kerbau yang menjulang tinggi, lengkap dengan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. 4. Desa Sembungan Salah satu desa tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 2.300 mdpl, terletak di Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah. Desa wisata ini memiliki pemandangan alam yang indah dan kearifan lokal yang masih terjaga, sehingga mendapat peringkat 1 Desa Rintisan ADWI 2022. Desa Sembungan dijuluki Desa Tertinggi di Pulau Jawa dan menyediakan berbagai destinasi wisata populer yang mempesona, seperti Puncak Sikunir, Gunung Pakuwaja, Telaga Cebong, dan Curug Sikarim. Budaya lokal di Desa Sembungan juga dilestarikan, seperti adat Ruwat Gimbal yang diadakan setiap tanggal 1 dalam kalender Jawa Suro. Ruwat Gimbal adalah upacara adat pemotongan rambut pada anak berambut gimbal untuk membersihkan dari hal buruk dan biasanya digelar antara bulan Agustus-September. [Baca juga : "Tempat Wisata Favorit Orang Indonesia Ternyata Bukan Hanya Bali!"] 5. Desa Wisata Ranupani Desa tertinggi di Indonesia selanjutnya, terletak di Kecamatan Senduro, Lumajang, Jawa Timur, dengan ketinggian 2.100 mdpl. Desa Wisata Ranupani adalah basecamp resmi pendakian Gunung Semeru dan memiliki daya tarik wisata berupa Danau Ranupani, danau tertinggi di Indonesia dengan luas sekitar 7.500 meter persegi. Selain itu, di desa wisata ini juga terdapat Rumah Budaya Ranupani yang sering digunakan untuk pergelaran tari dan musik tradisional. Desa Wisata Ranupani masih menjaga adat istiadat leluhur dengan menggelar tradisi Unan-unan setiap 5 tahun sekali, tepatnya pada tahun "Landung" menurut penanggalan tradisional. Tradisi Unan-unan adalah menanam kepala kerbau yang ditujukan untuk membersihkan desa agar selamat dari malapetaka. (Sumber Foto @indah_dp) 
...more

Destinasi Seru dan Aman Buat Solo Traveler Perempuan di Indonesia!

TripTrus.Com -  Traveling memang seru banget buat kamu yang pengen nikmatin suasana baru. Biasanya, traveling dilakuin sama temen atau keluarga. Tapi, ada juga yang suka jalan sendirian, alias solo traveler. Nah, khususnya buat para cewek, kamu juga bisa loh jadi solo traveler tanpa takut! Di negara kita, banyak banget destinasi keren yang cocok buat solo traveler. Nah, solo traveling ini bisa jadi cara seru buat eksplor tempat baru dan temuin jati diri sendiri. Tapi ya, sebagai cewek, yang namanya keamanan emang penting banget diutamain. Makanya, kamu perlu banget pilih kota yang aman dan terjamin. Nih, berikut beberapa rekomendasi kota yang aman di Indonesia buat solo traveler perempuan: 1. Seru Banget! Semarang, Kota Asik untuk Solo Traveler Perempuan! Kalo kamu lagi cari destinasi solo traveling yang oke, cobain deh ke Semarang! Kota ibu kota Jawa Tengah ini terkenal banget dengan arsitektur kolonial dan sejarahnya yang kaya. Bukan cuma itu, Semarang juga punya banyak museum keren, seperti Museum Lawang Sewu dan Galeri Seni Kontemporer Semarang. Yang paling keren, Semarang ini adalah kota yang aman buat kamu solo traveler perempuan. Penduduknya tuh ramah dan bersahabat banget. Jadi, kamu nggak perlu khawatir soal keamanan dan bisa betah menikmati perjalananmu dengan tenang. Jangan lupa juga cobain kuliner Semarang yang legendaris, seperti lumpia semarang, wingko babat, dan nasi ayam. Pasti bikin lidah kamu bergoyang dan perut kenyang! Jadi, buat kamu yang pengen solo traveling tapi masih mikir soal keamanan, Semarang adalah pilihan yang tepat. Nikmatin suasana kota yang kaya sejarah, eksplor museum-museum keren, dan menikmati kuliner lezat. Semarang, siap untuk petualanganmu! 2. Asyik Banget! Solo, Kota Kekinian buat Solo Traveler Perempuan! Hayo, ada yang mau ke Solo? Nah, Solo itu loh, salah satu kota di Jawa Tengah yang oke banget buat kamu yang suka solo traveling. Kota ini terkenal banget dengan budaya tradisional Jawanya, seperti batik dan wayang kulit. Seru banget bisa merasakan nuansa kentalnya! Di Solo juga banyak tempat bersejarah yang keren abis, contohnya Keraton Kasunanan dan Keraton Mangkunegaran. Nah, buat kamu solo traveler perempuan, jangan khawatir ya, Solo ini adalah kota yang aman banget. Penduduknya ramah-ramah dan welcoming banget. Gimana, seru kan? Jadi, Solo adalah destinasi yang ideal buat kamu yang mau solo traveling. Bisa merasakan budaya tradisional, explore tempat-tempat sejarah yang menarik, dan tentunya dapet pengalaman seru tanpa khawatir soal keamanan. Jangan lupa juga cobain kuliner khas Solo yang enak-enak, seperti nasi liwet, soto, dan serabi solo. Pasti bikin lidah kamu bergoyang! Jadi, buat kamu yang lagi nyari destinasi solo traveling yang kekinian dan aman, Solo adalah pilihan yang pas. Jelajahi budaya tradisional, kunjungi tempat-tempat bersejarah, dan rasakan serunya solo traveling di Kota Solo! 3. Wow, Yogyakarta Keren Buat Solo Traveler Perempuan! Siapa yang nggak kenal sama Yogya? Nah, Yogya itu tujuan yang super populer buat wisatawan, termasuk buat kamu yang suka berlibur sendirian. Kota ini keren banget, deh! Budayanya kaya, sejarahnya bikin terpukau, dan wisata alamnya indah banget. Nggak heran banyak yang suka ke sini! Yogya juga adalah kota yang aman banget buat solo traveler perempuan. Jadi, kamu nggak perlu khawatir soal keamanan deh. Penduduknya juga ramah-ramah dan welcoming banget, jadi kamu pasti bakal nyaman dan dapet pengalaman seru di sini. Di Yogya, kamu bisa menjelajahi berbagai tempat wisata yang keren, misalnya candi Prambanan. Seru banget, kan? Kamu bisa merasakan nuansa sejarah yang kental dan keindahan alamnya yang bikin hati tenang. Nggak cuma itu, Yogya juga punya kuliner enak banget yang wajib kamu cobain. Ada gudeg, bakpia, wedang ronde, dan masih banyak lagi. Pasti bikin perut kamu bahagia! Jadi, buat kamu yang lagi nyari destinasi solo traveling yang keren, aman, dan penuh petualangan, Yogya adalah pilihan yang nggak bakal ngecewain. Nikmati kekayaan budaya, jelajahi tempat-tempat wisata yang epic, dan rasakan serunya solo traveling di Kota Yogya! Nggak sabar mau ke sini, kan? Yuk, persiapkan diri kamu dan rasakan serunya Yogya sekarang juga! 4. Denpasar, Serunya Solo Travel di Pusat Pulau Bali! Siapa yang nggak kenal sama Denpasar? Pusat Pulau Bali ini punya pesona yang bikin kamu nggak bisa berhenti jatuh cinta! Pantainya yang indah, puranya yang memukau, dan atraksi budayanya yang keren, semuanya ada di Denpasar! Kota ini juga punya banyak museum seru, seperti Museum Bali dan Museum Le Mayeur. Kamu bisa melihat koleksi-koleksi keren dan mengeksplorasi kekayaan budaya Bali yang memukau di sini. Nggak cuma itu, Denpasar juga termasuk kota yang aman banget buat solo traveler perempuan. Kamu bisa menjelajahi kota ini dengan tenang dan nyaman tanpa harus khawatir soal keamanan. Penduduknya ramah-ramah dan senang membantu, jadi kamu pasti akan merasa welcome dan dijaga di sini. Tapi ingat, meskipun kota-kota ini aman, tetaplah berhati-hati dan waspada ya. Jangan ragu untuk meminta bantuan jika kamu butuh, dan selalu berpegang pada instingmu sendiri. [Baca juga : "Nikmati Liburan Seru Tanpa Bikin Kantong Jebol! Yuk, Staycation Ala Anak Muda!"] 5. Bandung, Kota Keren Buat Solo Travel dengan View dan Kuliner Mantap! Siapa yang nggak suka Bandung? Kota di Jawa Barat ini punya segudang keindahan yang bikin betah berlama-lama. Mulai dari iklimnya yang sejuk, pemandangan yang indah, sampai makanan-makanannya yang enak banget! Nggak cuma itu, Bandung juga punya banyak pusat perbelanjaan keren buat kamu yang suka shopping. Paris Van Java Mall dan Cihampelas Walk adalah beberapa tempat yang wajib dikunjungi. Di sini kamu bisa belanja sepuasnya dan menemukan berbagai barang kece yang nggak bisa kamu lewatkan. Yang paling penting, Bandung juga termasuk kota yang aman untuk solo traveler perempuan. Kamu bisa menjelajahi Bandung dengan tenang dan nyaman tanpa harus khawatir soal keamanan. Penduduknya ramah-ramah dan suka membantu, jadi kamu pasti akan merasa welcome dan dijaga dengan baik. Jadi, jangan ragu buat menjadikan Bandung sebagai destinasi solo travelmu. Di sini kamu bisa menikmati suasana sejuk, menikmati pemandangan yang indah, mencicipi kuliner-kuliner lezat, dan merasakan keramahan penduduk setempat. Siapkan backpackmu, siapkan kamera, dan siapkan perutmu buat menjelajahi Bandung yang seru dan menarik! Nah, jadi buat kamu yang suka solo traveling, Yogyakarta, Solo, Semarang, Bandung, dan Denpasar adalah pilihan kota yang aman dan seru buat kamu. Di sini kamu bisa menikmati kekayaan budaya, menjelajahi tempat-tempat wisata yang indah, dan merasakan keramahan penduduk setempat. Jadi, persiapkan dirimu dan jangan ragu untuk merencanakan solo travel ke kota-kota ini. Serunya petualangan menanti di Denpasar dan kota-kota lainnya! (Sumber Foto @shintaarfany26) 
...more

5 Gunung Seru Buat Hiking Tahun Baru, Bisa Jadi Opsi Buat Lo yang Mau Lari dari Keramaian!

TripTrus.Com - Yo, tahun baru udah deket nih! Gimana kalo lo nggak ikut-ikutan nonton kembang api atau makan malam biasa aja? Coba deh tahun ini coba ngerayainnya dengan cara yang beda, kayak naik gunung! Lo nggak perlu jadi pendaki pro kok, ada banyak gunung kece yang bisa lo jajakin, apalagi buat yang masih newbie. Gue udah siapin 5 rekomendasi gunung seru buat lo yang pengen punya pengalaman tahun baru yang nggak biasa. Yuk, simak! 1. Gunung Andong Lo yang baru pertama kali mau coba hiking, Gunung Andong di Magelang bisa jadi pilihan pas banget. Ketinggiannya 1.726 mdpl dan jalurnya tuh nggak terlalu susah. Lo bakal dapet pemandangan keren banget, apalagi pas sunrise. Dijamin, bakal bikin lo merasa seperti di dunia lain! 2. Gunung Sikendil       View this post on Instagram A post shared by Irfan (@muhamadirfan_01) Sunrise di Gunung Sikendil ini juara banget, bro! Ketinggiannya cuma 1.800 mdpl, jadi buat lo yang belum berpengalaman mendaki, pasti nggak bakal kesulitan. Selama perjalanan, lo bakal disuguhi pemandangan pegunungan yang keren banget, apalagi kalo lo lagi liburan tahun baru di sana. Bener-bener, deh, suasananya bikin hati adem! 3. Gunung Prau Gue rekomendasiin banget buat lo yang pengen liat sunrise kece, Gunung Prau harus banget ada di list lo. Ketinggiannya 2.590 mdpl, dan jalurnya tuh gampang banget! Pendakian nggak bakal makan waktu lama, jadi cocok buat pemula yang pengen nyobain tantangan pertama naik gunung. Ditambah lagi, sunrise di sini tuh paling killer, bro! [Baca juga : "5 Tips Biar Liburan Akhir Tahun Lo Lancar Dan Aman Di Jalan!"] 4. Gunung Bismo Gunung Bismo yang ada di Wonosobo ini punya ketinggian 2.365 mdpl, dan cocok banget buat lo yang pengen hiking sambil nikmatin udara segar dan kesejukan. Jalur pendakian lewat Sikunang cuma butuh sekitar 2 jam, jadi nggak terlalu berat buat lo yang baru nyoba. Sepanjang perjalanan, lo bakal dimanjain dengan pepohonan rindang, bikin suasana makin adem! 5. Gunung Pakuwaja Kalo lo pengen liat pemandangan keren perbukitan Dieng, Gunung Pakuwaja di Wonosobo bisa jadi spot yang kece banget. Dengan ketinggian 2.421 mdpl, pendakian menuju puncak cuma butuh 1,5 jam. Selain pemandangan Dieng yang hijau, lo juga bisa liat gunung-gunung besar kayak Sindoro dan Slamet dari kejauhan. Ini bakal jadi momen tahun baru lo yang nggak terlupakan! Gue yakin lo nggak bakal nyesel deh ngerayain tahun baru dengan cara yang beda kayak gini. Naik gunung nggak cuma seru, tapi juga bisa bikin lo merasa lebih dekat sama alam dan dapet pengalaman yang bener-bener beda. Jadi, udah siap ngajakin temen-temen atau keluarga buat merayakan tahun baru di puncak gunung? Buruan pilih gunung yang lo suka, dan rasain sensasi liburan yang nggak bakal terlupakan! (Sumber Foto @ryanf_jr) 
...more

Gaskeun, 7 Festival Paling Gokil 2025 Buat Lo Healing, Hunting & Explore!

TripTrus.Com - Yo bro-sis traveler! Tahun 2025 udah kayak panggung raksasa buat lo yang demen jalan-jalan plus eksplor budaya lokal. Gak cuma sekadar ngumpulin likes dari foto liburan, tapi beneran lo bisa ngerasain vibe asli dari tiap tempat. Mulai dari ujung timur Papua sampe Lampung, dari laut sampe gunung, dari bunga sampe buah—semuanya kece banget dan pastinya ready buat jadi itinerary lo. Nih gue acak-acak dulu ya, biar makin greget bacanya! 1. Krakatau 2025: Epic, Serem, dan Spooky Tapi Seru Banget       View this post on Instagram A post shared by Parekraf Lampung Barat (@pariwisata_lampungbarat) Lo udah pernah nonton letusan gunung dari deket belum? Di Festival Krakatau, bro-sis bakal disajiin pengalaman yang beneran ngena! Dari naik kapal ke tengah laut, dengerin sejarah meletusnya Krakatau, sampe momen puncaknya—liat letusan mini yang nyala di kegelapan malam. Ditambah lagi ada musik tradisional, ritual budaya, dan jajanan laut yang fresh banget. Vibes-nya tuh antara serem, sakral, tapi juga eksotis. Cocok buat lo yang doyan tantangan dan konten beda dari yang lain. Trust me, ini festival bukan kaleng-kaleng! 2. Festival Bunga dan Buah Karo: Biar Feed Lo Warna-Warni! Sis, lo yang pengen liburan penuh warna wajib mampir ke Karo, Sumatera Utara. Di sana, Festival Bunga dan Buah tuh literally kaya taman surga. Ladang bunga celosia dan mawar sepanjang mata memandang, ditambah buah-buah tropis kayak jeruk, alpukat, sampe pisang khas Karo—semuanya bisa lo foto, makan, dan jadi konten kece. Lo juga bisa ikutan demo masak, merangkai bunga, bahkan hunting budaya lokal. Dijamin fresh banget suasananya, apalagi udaranya adem dan sejuk. Perfect buat lo yang pengen healing dengan gaya stylish! 3. Danau Lindu: Ketika Alam dan Tradisi Bersatu Bro, lo mesti cobain nginep dan festivalan di Danau Lindu, Sulawesi Tengah. View-nya kayak lukisan, dan vibe-nya super tenang. Ada lomba perahu tradisional, tur ke gua-gua dan air terjun, sampe night fishing pake cara lokal yang unik. Musik etnik dan makanan khas daerahnya juga nambahin suasana makin syahdu. Tempat ini pas banget buat lo yang pengen santai, connect sama alam, dan ngobrol-ngobrol bareng warga lokal. Satu kata: damai! 4. Penglipuran Village: Feel Bali yang Beda dari Biasanya Kalau lo bosan sama Bali yang ramai banget, yuk cabut ke Kampung Penglipuran. Di Festival Penglipuran lo bisa explore kampung yang bener-bener terjaga kearifan lokalnya. Jalan kaki keliling gang batu, ikut workshop masak dan tenun, sampe nikmatin atraksi seni kayak tari kecak dan gamelan. Suasananya tenang, hijau, dan bersih banget—kayak healing dengan bonus pelajaran budaya. Feed Instagram lo bakal classy dan deep. Nggak cuma travel, tapi juga nambah wawasan. [Baca juga : "Juli 2025 Gak Cuma Liburan, Ini Event Kece Buat Lo Keliling Indo!"] 5. Gunung Slamet: Naik Gunung Gak Cuma Buat Capek-capekan Buat lo yang anak alam banget, Festival Gunung Slamet bisa jadi pilihan epic. Ada pendakian bareng, kompetisi foto alam, sampe workshop pelestarian hutan dan hidup ala survival. Yang seru, lo bisa nikmatin sunrise dari puncak bareng komunitas hiking sambil dengerin live musik akustik di pos pendakian. Nggak cuma naik gunung, tapi juga jadi lebih deket sama alam dan punya kesadaran lingkungan yang naik level. Plus, momen lo disana bakal super keren buat dijadiin konten! 6. Festival Batanghari: Ngopi-ngopi Manja di Pinggir Sungai Bayangin lo naik kapal tradisional sambil nikmatin kuliner lokal kayak pangek ikan lais, lapis legit, atau soto khas Jambi. Di Festival Batanghari ini, lo bakal diajak chill di pinggiran sungai sambil liat seni dan musik Melayu, plus bisa ngobrol-ngobrol santai sama warga. Vibenya tuh tropical chill tapi tetap kental sama budaya. Pas banget buat lo yang pengen nikmatin suasana tenang tapi tetep dapet sensasi traveling yang meaningful. 7. Biak Munara Wampasi: Tradisi Khas Papua yang Anti-Mainstream Last but not least, Festival Biak Munara Wampasi di Papua adalah pengalaman travel yang gak bisa lo dapetin di tempat lain. Lo bakal diajak liat langsung tradisi snap mor—anak-anak muda nangkep ikan rame-rame di laut pake tangan kosong! Terus lanjut bakar batu bareng warga, parade budaya, dan tarian adat. Healing di pantai Bosnik dan diving di pulau Padaido juga bisa jadi bonus. Full experience yang lo dapetin dari budaya, alam, dan masyarakat lokal yang ramah abis! Bro-sis traveler, semua festival ini tuh nggak cuma seru, tapi juga penuh makna. Lo bisa nikmatin budaya, makan enak, dapet konten keren, dan pastinya ngerasa lebih hidup. Lo tinggal pilih: mau suasana pantai, pegunungan, danau, atau kota adat—semuanya ada! Pokoknya, jangan sampe tahun ini lo cuma scroll medsos liat orang lain yang jalan-jalan. Yuk, bareng-bareng kita bikin tahun 2025 jadi paling memorable! LOSSS, gaskeun itinerary lo sekarang juga! (Sumber Foto @ruraltrips)
...more

Menjelajahi Pesona White Sand Island Bintan yang Memukau

TripTrus.Com -  Kalau kamu pengin cari suasana pantai dan laut yang biru memukau. Lengkap dengan keindahan pasirnya yang putih dan angin sepoi-sepoi, sepertinya Pulau Beralas Pasir adalah lokasi yang tepat. Pulau yang lebih dikenal dengan sebutan White Sand Island ini sebenarnya milik pribadi. Tapi sudah dibuka untuk masyarakat umum sejak dua tahun lalu.       View this post on Instagram #whitesandislandbintan #rentalmobilbintan #aldearentcarbintan A post shared by rental mobil wisata bintan (@arcbintan) onSep 22, 2017 at 9:07pm PDT Di pulau ini, kamu bisa menikmati suasana pantai yang kece dan belum begitu ramai oleh wisatawan lain. Berenang, snorkeling, maupun mengarungi laut dengan kano, tinggal pilih mana yang paling seru untuk dilakukan. [Baca juga : "5 Wisata Mini Eropa Yang Bisa Kamu Kunjungi Di Indonesia"] Untuk mencapai lokasi White Sand Island ini cuma perlu menempuh perjalanan berkendara selama satu jam dari Kota Tanjungpinang kok. Harga tiket masuk per orangnya dipatok 100 ribu rupiah dan sudah termasuk fasilitas antar jemput ke pulau.So, siap menambah target lokasi liburan selanjutnya? Mari! (Sumber: Artikel netz.id Foto bintan-resort.com)
...more

Mataram Bikin 15 Event Kece Buat Tarik Wisatawan 2025!

TripTrus.Com - Dinas Pariwisata Mataram udah siapin 15 event kece buat tahun 2025, gengs! Targetnya sih ambisius banget, mau dapetin 500.000 wisatawan yang datang ke Mataram. Ada yang lokal, ada juga yang skala nasional, pokoknya bakal seru banget deh!       View this post on Instagram A post shared by Jeylani Ahmad (@jeywild_) Kepala Dispar Mataram, Cahya Samudra, bilang kalo mereka bakal optimalkan semua objek wisata keren yang ada di sana. Gak cuma Pantai Ampenan atau Loang Balok, tapi juga Teras Udayana sama bekas Bandara Selaparang di Rembiga yang udah ditata ulang. "Semua fasilitas yang ada bakal dimaksimalin buat mendukung event-event kece ini," katanya. Salah satu event gede yang bakal diadakan di eks Bandara Selaparang adalah Khazanah Ramadan. Dulu acara ini diadakan di Islamic Center, dan sekarang bakal digelar di tempat yang lebih besar. Jadi, gak cuma buat umat Muslim, acara ini juga bakal rame banget, dan pastinya bikin Mataram makin hits! [Baca juga : "Outlook Pariwisata 2025, Target Turis Makin Cuan Dengan Wisata Berkualitas!"] Terus, ada juga Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke-32 yang bakal digelar di Mataram pada 12-15 Februari 2025. Event nasional ini bakal ngundang sekitar 2.500 orang dari seluruh Indonesia! Kalo lo pengen kenalan sama dokter-dokter kece dari berbagai daerah sambil menikmati pesona Mataram, ini saat yang tepat! Selain itu, Dispar Mataram juga bakal adain Festival Kuliner "Ragi Genap" yang sebelumnya cuma lokal, tahun 2025 bakal lebih besar dan berskala nasional. Lo bakal bisa nyobain berbagai makanan khas dari Mataram dan NTB, plus kuliner dari daerah lain kayak Bali, NTT, dan banyak lagi. Pokoknya, dengan berbagai event kece ini, Dinas Pariwisata berharap bisa ngajak lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun internasional, buat mampir dan ngerasain serunya pariwisata di Mataram. Pasti bikin ekonomi lokal makin maju juga, deh! (Sumber Foto @baiq.ezty)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...