shop-triptrus



3 Wisata Sejarah di Tangerang Selatan

TripTrus.Com -  Pada masa penjajahan Belanda, wilayah ini masuk ke dalam Karesidenan Batavia dan mempertahankan karakteristik tiga etnis, yaitu suku Sunda, suku Betawi, dan Tionghoa. Pembentukan wilayah ini sebagai kota otonom berawal dari keinginan warga di kawasan Tangerang Selatan untuk menyejahterakan masyarakat. Pada tahun 2000, beberapa tokoh dari kecamatan-kecamatan mulai menyebut-nyebut Cipasera sebagai wilayah otonom. Warga merasa kurang diperhatikan Pemerintah Kabupaten Tangerang sehingga banyak fasilitas terabaikan. Pada 27 Desember 2006, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menyetujui terbentuknya Kota Tangerang Selatan. Calon kota otonom ini terdiri atas tujuh kecamatan, yakni, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Pondok Aren, Serpong, Serpong Utara dan Setu. Pada 29 Oktober 2008, pembentukan Kota Tangerang Selatan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto, dengan tujuh kecamatan hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang yang telah disetujui oleh DPRD Kabupaten Tangerang pada 27 Desember 2006. 1. Situ Gintung       View this post on Instagram Bersandar melepas mentari, tanda tlah tiba saatnya kita ngopi :) . Lokasi: Situ Gintung, lewat pintu masuk kuburan lurus terus, ketemu lapangan tempat adu burung lurus, belokan ke dua setelah warung. . #dolanae #situgintung #tangsel #danausitugintung #tangerangselatan #kelanapesonaindonesia #senja #ngopi #tempatngopi #wisata #banten #jelajahbanten #visitbanten #ciputat #siluet #indonesia_photography #danau #jalanjalansore #mancingmania #mancing #pariwisata #pesonaindonesia #wonderfulindonesia #wonderfulplaces #travelphoto #travelphotography #indotravellers #instanusantarajakarta #enjoyjakarta #geonusantara A post shared by Febri Amar (@febriamar) onDec 11, 2018 at 11:19pm PST Pada masa penjajahan Belanda, wilayah ini masuk ke dalam Karesidenan Batavia dan mempertahankan karakteristik tiga etnis, yaitu suku Sunda, suku Betawi, dan Tionghoa. Pembentukan wilayah ini sebagai kota otonom berawal dari keinginan warga di kawasan Tangerang Selatan untuk menyejahterakan masyarakat. Pada tahun 2000, beberapa tokoh dari kecamatan-kecamatan mulai menyebut-nyebut Cipasera sebagai wilayah otonom. Warga merasa kurang diperhatikan Pemerintah Kabupaten Tangerang sehingga banyak fasilitas terabaikan. Pada 27 Desember 2006, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menyetujui terbentuknya Kota Tangerang Selatan. Calon kota otonom ini terdiri atas tujuh kecamatan, yakni, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Pondok Aren, Serpong, Serpong Utara dan Setu. Pada 29 Oktober 2008, pembentukan Kota Tangerang Selatan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto, dengan tujuh kecamatan hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang yang telah disetujui oleh DPRD Kabupaten Tangerang pada 27 Desember 2006. Awal pembentukan situ (danau) ini adalah sebagai waduk yang berfungsi sebagai tempat penampungan air hujan dan untuk perairan ladang pertanian di sekitarnya, dibuat antara tahun 1932-1933 dengan luas awal 31 ha. Kapasitas penyimpanannya mencapai 2,1 juta meter kubik. Situ ini adalah bagian dari Daerah Aliran Ci Sadane merupakan salah satu sungai utama Provinsi Banten dan Jawa Barat sumber berasal dari Gunung Salak dan Gunung Pangrango di (Kabupaten Bogor, sebelah selatan Kabupaten Tangerang) yang mengalir ke Laut Jawa panjang sungai ini sekitar 80 km dan bendungan aliran Kali Pesanggrahan. Di tengah-tengah situ terdapat sebuah pulau kecil yang menyambung sampai ke tepi daratan seluas kurang lebih 1,5 ha yang bernama Pulau Situ Gintung beserta hutan tanaman yang berada sekitarnya. Semenjak tahun 1970-an kawasan pulau dan salah satu tepi Situ Gintung dimanfaatkan sebagai tempat wisata alam dan perairan di mana terdapat restoran,kolam renang,dan outbond. Terhitung tahun 2011 Situ Gintung berubah nama menjadi Bendungan Gintung (sesuai dengan PP No. 37 Tentang Bendungan Tahun 2010). 2. Stasiun Sudimara       View this post on Instagram Jangan berharap akan menjadi pemenang jika tidak pernah kalah, taklukan apa yang ingin kamu taklukan dengan perjuangan! . Foto : @jonasiagianmoto #stasiunsudimara #ciputat #tangsellife #guetangsel #ilovetangsel #initangsel #tangsel #tangerangselatan A post shared by Tangsel Life (@tangsel.life) onOct 23, 2018 at 6:20pm PDT Stasiun Kereta Api Sudimara (SDM) atau yang selanjutnya disebut dengan Stasiun Sudimara, merupakan salah satu stasiun kereta api yang berada di bawah manajemen  PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta yang berada pada ketinggian + 28 m di atas permukaan lain, dan merupakan stasiun kereta api kelas III. Stasiun Sudimara terletak di Jalan Raya Jombang, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Lokasi stasiun ini berada di sebelah selatan Pasar Jombang. Bangunan Stasiun Sudimara yang lama merupakan bangunan peninggalan masa Hindia Belanda meski fasade bangunan ini sedikit mengalami perubahan dengan penambahan ruangan di sebelah kanan bagian depan. Pembangunan stasiun ini bersamaan dengan pembangunan jalur kereta api Duri-Rangkasbitung sepanjang 76 kilometer. Pengerjaan jalur kereta api ini dilakukan oleh Staatsspoorwegen (SS), perusahaan kereta api milik Pemerintah Hindia Belanda, pada tahun 1899 berbarengan dengan pengerjaan jalur kereta api Duri-Tangerang. Peresmian stasiun ini dilakukan pada 1 Oktober 1899. Proyek jalur kereta api Duri-Rangkasbitung ini merupakan bagian dari proyek besar jalur kereta api jalur Barat jilid 2 (Westerlijnen-2) hingga Merak. Pengerjaan proyek jalur kereta api ini dilaksanakan searah. Setelah jalur rel Duri-Rangkasbitung selesai, maka dilanjutkan jalur rel Rangkasbitung-Serang-Cilegon (1900), dan Cilegon-Merak (1914). Pada awal mulanya, Stasiun Sudimara ini berfungsi sebagai stasiun lintasan kereta api saja (Stopplaats), namun kemudian berubah menjadi stasiun kecil (halte) untuk melayani warga sekitar yang menjual hasil perkebunannya ke Batavia Zuid (sekarang Jakarta Kota) maupun Tanah Abang. Pada 16 Maret 1954, Direksi Djawatan Kereta Api menaikkan Stasiun Sudimara menjadi stasiun kelas IV. Sekarang, stasiun ini menjadi stasiun kelas III. Akan tetapi sejak dioperasikan KRL (Kereta Listrik), atau dalam bahasa menterengnya disebut Commuter Line hingga Stasiun Maja di Tangerang, Stasiun Sudimara ini menjadi stasiun yang tergolong ramai, sibuk dan padat jadwal lintasannya. Hal ini juga tak terlepas dari perkembangan hunian yang ada di sekitar stasiun tersebut, karena Ciputat merupakan daerah penyangga Kota Jakarta. [Baca juga : "13 Bangunan Bersejarah Di Pandeglang"] 3. Monumen Palagan Lengkong       View this post on Instagram MONUMEN PALAGAN LENGKONG. Monumen yang terletak di wilayah Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten, untuk sampai ke lokasi diperlukan usaha yang lebih karena letaknya tidak di jalur utama penghubung Kota Tangerang dengan Serpong, masuk dalam kawasan perumahan Bumi Serpong Damai. Sesampainya di lokasi yang pertama dijumpai adalah sebuah rumah dengan papan informasi di halaman depan, isinya menyatakan bahwa lokasi tersebut merupakan kawasan cagar budaya. Di rumah tersebut pada 25 Januari 1946 terjadi pertemuan antara Mayor Daan Mogot, Direktur Akademi Militer Tangerang, dengan tentara Jepang yang bertujuan untuk melucuti persenjataan tentara Jepang agar tidak jatuh ke tangan tentara Belanda. Perundingan dengan pihak Tentara Jepang dibawah pimpinan Kapten Abe dilakukan oleh Mayor Daan Mogot, Mayor Wibowo dan Taruna Alex Sajoeti, taruna Akademi Militer Tangerang. Letusan senjata dan rentetan mitraliur yang terjadi secara tiba-tiba ketika perundingan tengah berlangsung dan berujung pada terjadinya pertempuran tak seimbang yang berakhir dengan tewasnya 34 taruna dan 3 perwira TRI, yaitu Mayor Daan Mogot, Letnan Soebianto, dan Letnan Soetopo. Sedangkan Mayor Wibowo dan lebih dari 20 Taruna lainnya ditawan oleh Tentara Jepang. Sayangnya, saat ini rumah tersebut tidak digunakan sebagai museum hanya sebagai penanda lokasi saja. Lalu bergerak ke arah belakang rumah baru lah nampak terdapat monumen yang terletak di sisi kanan dari rumah. Monumen yang berbentuk bidang cekung setinggi lebih dari 2 meter berlapiskan marmer hitam dan tiang bendera yang terdapat di bagian atas dinding. Pada dinding monumen terdapat tulisan tinta emas yang berisikan catatan sejarah singkat terjadinya Peristiwa Lengkong dan nama-nama mereka yang gugur dalam peristiwa tersebut serta diapit oleh dinding-dinding rumput yang memunggungi jalan masuk yang membuat lokasinya jadi tersembunyi dari pandangan mata. . #monumenperistiwalengkong #monumenpalaganlengkong #lengkongwetan #tangerangselatan #bsd #wisatasejarah #sejarahkemerdekaan #gowessejarah #mayordaanmogot A post shared by azwar muhlis (@azwar_muhlis) onDec 24, 2016 at 7:20pm PST Monumen Palagan Lengkong terletak di Jl. Bukit Golf Utara No.2, Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310 Daan Mogot adalah tentara PETA dengan pangkat mayor. Pada tanggal 25 Januari 1946, mayor bernama lengkap Elias Daniel Mogot itu ditugaskan untuk melucuti senjata tentara Jepang di Tangerang. Ketika itu Jepang telah resmi dinyatakan kalah dari Sekutu dalam Perang Dunia II. Misi pasukan Mayor Daan Mogot adalah untuk mencegah senjata Jepang jatuh ke tangan Belanda. Mayor Daan Mogot memimpin 70 taruna tentara menuju tempat bermukim tentara Jepang di daerah Lengkong. Sampai di sana, Mayor Daan Mogot mengutarakan tujuan kedatangannya kepada Kapten Abe yang merupakan pimpinan pasukan Jepang. Proses pelucutan senjata yang mulanya berjalan damai menjadi pertempuran. Dalam baku tembak di Hutan Lengkong tersebut pasukan Mayor Daan Mogot terdesak dan kalah. Mayor Daan Mogot beserta dua perwira dan 34 taruna gugur. Untuk mengenang perjuangan Daan Mogot, di bekas lokasi pertempuran didirikan Monumen Palagan Lengkong. Bangunan yang kerap disebut Monumen Lengkong tersebut berada di bagian depan Perumahan BSD. Tugu peringatan di daerah Lengkong tersebut berbentuk persegi panjang dengan tinggi lebih dari dua meter. Seluruh bangunan didominasi warna gelap. Permukaan depan Monumen Lengkong berupa bidang lengkung dari marmer hitam. Di atasnya tertulis rangkaian kata menggunakan tinta emas yang berbunyi : “Pada Hari Jumat petang tanggal 25 Januari 1946, telah terjadi peristiwa berdarah di Lengkong / Serpong, dimana pasukan dari Akademi Militer Tangerang yang dipimpin oleh Mayor Daan Mogot yang tengah merundingkan penyerahan senjata dari Pasukan Jepang di Lengkong kepada Pasukan TRI secara tiba-tiba sekali telah dihujani tembakan dan diserbu oleh Pasukan Jepang, sehingga mengakibatkan gugurnya 34 Taruna Akademi Militer Tangerang dan 3 Perwira TRI, diantaranya Mayor Daan Mogot sendiri”. (Sumber: Artikel gpswisataindonesia.info Foto tangselmedia.com)
...more

Jelajahi Event Keren di Solo, Dari Haul Habib Ali hingga Sendratari Ramayana!

TripTrus.Com - Nih, bro, Solo udah jadi makin asyik, loh! Solo sekarang masuk dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN), yang artinya mereka mewakili banget Indonesia di ajang internasional ini. Bukan main, Solo juga ngadain banyak event seru nih. Menurut info yang gue dapet dari website resmi Pemerintah Kota Solo, mereka punya rencana ngadain event seru banget sampe Desember 2023. Nah, yang seru, nggak cuma event budaya, tapi juga ada yang religius.       View this post on Instagram A post shared by Rere (@fthhrre) 1. Haul Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi (1-5 November 2023) Ini acara tahunan buat mengenang Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi yang biasanya banyak banget pengunjungnya. Nggak cuma warga Solo, lho, dari Sumatra, Kalimantan, sampe negara-negara kayak Yaman, Dubai, Malaysia, Singapura, dan Afrika, suka ikutan juga! Tahun ini, mereka bakal ngadain Haul Al Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi yang ke-112 di Masjid Riyadh. Acaranya dimulai dari 1-3 November buat Rauhah, terus puncaknya di 4-5 November buat Haul dan Maulid. Kalo mau tau lebih lengkap, cek Instagram resmi mereka di @masjidriyadhsolo. 2. Peringatan Hari Wayang Dunia (7 November 2023) Nih, tanggal 7 November tuh jadi Hari Wayang Dunia, karena UNESCO ngakuin seni budaya wayang sebagai "Masterpiece of The Oral and Intangible Heritage of Humanity" pada tahun 2003. Nah, Kota Solo ngadain event buat ngelucu-lucuin ini sehari sebelumnya, tanggal 6 November 2023 di Pendopo Kecamatan Surakarta. 3. Sriwedari Berkicau (12 November 2023) Buat yang suka lomba burung berkicau, Solo juga punya nih. Ini digelar sama PBI Cabang Surakarta. Harga tiketnya bervariasi dari 110 ribu sampe 1,1 juta, tapi hadiahnya bisa sampe 7 juta! Acaranya bakal digelar tanggal 12 November 2023 di Taman Sriwedari Kota Surakarta, dimulai jam 09.00 WIB. 4. International Mask Festival (17-18 November 2023) Festival topeng internasional ini digelar selama dua hari, tanggal 17-18 November 2023 di Ndalem Djojokoesoeman. Ada pertunjukan seni topeng dan pameran kerajinan topeng dari berbagai negara. Event ini diselenggarakan oleh SIPA Community dan udah berlangsung selama 9 tahun sejak tahun 2014. Kalo mau tau lebih, cek Instagram resminya di @internationalmaskfest. [Baca juga : "Event Keren Di Jawa Tengah November 2023, Cekidot Jadwalnya!"] 5. Peringatan Hari Keris Dunia (25 November 2023) Buat yang suka budaya Jawa, tanggal 25 November 2023, ada Peringatan Hari Keris Dunia di Museum Keris Nusantara, Jalan Bhayangkara Nomor 2 Sriwedari. Tahun ini, eventnya cuma berlangsung sehari aja, beda banget sama tahun-tahun sebelumnya yang tiga hari. 6. Sendratari Ramayana (24 November & 8 Desember 2023) Solo juga punya Sendratari Ramayana yang rutin tiap tahun. Bulan November bakal ada Sendratari Ramayana Sinta Obong tanggal 24 di Sanggar Kembang Setaman. Terus, bulan Desember, tanggal 8 ada Sendratari Ramayana Kusyalawa (Sinta Tundung) di Sanggar Bengkel Seni Adanu Jumantoro. Jadi, buat yang mau liburan atau cari pengalaman seru, Solo punya banyak event asyik buat dinikmati, bro!  (Sumber Foto @primadarmawan_) 
...more

Asyiknya Jalan-jalan Wisata Budaya, Cek Destinasi Keren Ini, Bro!

TripTrus.Com - Nah, buat yang lagi ngeplan liburan, gue punya nih rekomendasi tempat-tempat keren buat wisata budaya. Sebelum mulai rencanain trip, cek dulu info tentang destinasi yang kamu mau kunjungi, biar nggak nyasar.       View this post on Instagram A post shared by R O Y G Y L A N G (@roy_gylang) Berikut ini beberapa tempat asyik yang bisa kamu masukin ke dalam list perjalananmu: 1. Museum Ullen Sentalu, Yogyakarta Yogyakarta memang udah terkenal banget sebagai destinasi wisata. Kalo kamu suka yang berbau budaya, cobain deh mampir ke Museum Ullen Sentalu. Di sini kamu bakal diajak jalan-jalan sejarah Kerajaan Mataram yang akhirnya jadi awal mula Keraton Solo dan Yogyakarta di Jawa Tengah. 2. Istana Tirta Gangga, Bali Bali emang hits banget buat liburan, apalagi pantainya dan kulinerannya. Tapi kalo kamu pengen cari destinasi budaya, coba deh mampir ke Istana Tirta Gangga. Ini istana peninggalan Kerajaan Karangasem. Selain sejarahnya yang menarik, pemandangan dan taman airnya juga bikin hati adem. 3. Desa Adat Ratenggaro, Sumba Buat penggemar budaya, ngunjungi desa adat itu wajib banget. Salah satunya tuh Desa Adat Ratenggaro di Sumba. Di sini kamu bisa dapetin pengalaman budaya zaman megalitikum dengan 304 kuburan batu megalitikum. Selain itu, kamu juga bisa nyoba baju adat dan liat rumah adat setinggi 15 meter. [Baca juga : "5 Tempat Keren Buat Nongkrong Yang Punya Budaya Unik Di Indo!"] 4. Desa Penglipuran, Bali Bali juga punya desa adat yang udah terkenal banget sebagai destinasi budaya, namanya Desa Penglipuran. Di sini, budaya tradisional Bali masih kuat banget dalam kehidupan sehari-hari. Nyaksikan mereka menjalankan tradisi di era modern tuh pasti seru banget, baik buat turis lokal maupun internasional. 5. Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Buat yang tinggal di Jakarta dan mau merasakan wisata budaya tapi waktu terbatas, tenang aja. Taman Mini Indonesia Indah bisa jadi pilihan menarik. Di sini ada anjungan dari seluruh Indonesia yang representatif. Selain itu, ada kereta gantung dan atraksi seru lainnya yang bisa kamu nikmatin. Jadi, gak ada alasan buat bosen atau gak tahu mau ngapain lagi, kan? Yuk, atur rencana jalan-jalan ke tempat-tempat keren ini sekarang juga! (Sumber Foto @dhevyfransisca) 
...more

Cari Udara Segar Saat Long Weekend? Yuk ke Sukabumi

TripTrus.Com - Liburan panjang akhir pekan, asyiknya mencari tempat yang sejuk dan dekat. Coba ke Sukabumi saja! Menuju daerah Jawa Barat, bukan cuma Bandung dan Bogor yang bisa dijadikan destinasi wisata. Tetapi bagi traveler yang suka suasana segar dan nyaman, Sukabumi bisa jadi pilihan. Wisata alam menjadi daya tarik utamanya. Sukabumi punya berbagai atraksi alam dengan berbagai pilihan. Wilayah seluas 4.128 km2 ini punya danau, sungai, lereng gunung sampai pantai yang mempesona. Komplit untuk traveler yang suka menjelajah berbagai spot-spot natural. Pantai Pelabuhan Ratu misalnya, yang menjadi incaran wisatawan saat menuju Sukabumi. Meskpun terbilang mainstream, pantai ini masih menjadi idola lho.   Stand alone on sand beach - #vsco #vscocam #vscofilm #momentpalabuhanratu A post shared by M.Radi Abdul G (@l2adi) onDec 12, 2017 at 1:56pm PST Destinasi lainnya yang juga bisa dikunjungi adalah berbagai wisata air yang seru. Seperti Air Terjun Curug Cingangsa, Sungai Citarik dan Sungai Ciratih. Sukabumi juga terkenal dengan tempat wisata rafting atau arung jeram. Bisa liburan bersama juga pastinya.   sungai citarik Sukabumi #ArungJeram #Rafting #Sukabumi #Citarik #sungaicitarik #CitarikRiver #PelabuhanRatu ~ by @bogorrayanews A post shared by The Jawa Barat Post (@jawabaratpost) onNov 25, 2017 at 7:12am PST Salah satu yang menjadi daya tarik Sukabumi akhir-akhir ini adalah kemping dengan fasilitas seperti hotel. Di dalam tenda, sudah ada kasur, bahkan makanan pun sudah disediakan. Beberapa pilihannya adalah Tanakita atau Bravo Camp.Mau wisata serba lengkap? Cobalah ke Kawasan Geopark Ciletuh di selatan Sukabumi. Ini adalah kawasan alam yang memiliki teluk, pantai cantik, air terjun, perbukitan indah, semua tumplek dalam satu area.   A post shared by Geopark Ciletuh (@geoparkciletuh) onJul 30, 2015 at 7:51am PDT Salah satu yang harus dikunjungi adalah Pantai Kunti. Namanya mungkin agak seram, namun pemandangannya pun luar biasa indah. Traveler yang suka memancing, tempat ini bisa jadi alternatifnya.   Pulau Kunti.. Menuju ke Pulau Kunti, harus pake perahu sekitar 30 menitan dari Pantai Palangpang. Menyusuri pantai bebatuan, dan pasir putih rasanya sesuatu. Pantai ini namanya "kunti" mengingatkan pada sosok horor. Tapi suer..yang mejeng itu bukan kunti yaa.. #geopark #ciletuh #geoparkciletuh #pulaukunti #pantaikunti #pesonajawabarat #pesonaindonesia #wonderfulindonesia A post shared by Nchie Hanie (@nchiehanie) onAug 3, 2017 at 4:14pm PDT Jangan pulang traveling tanpa oleh-oleh. Dari Sukabumi, kamu bisa membawa mochi atau bika ambon khas sukabumi. Dua-duanya enak dan pas untuk buah tangan kerabat.Perjalanan ke Sukabumi, paling cocok ditempuh dengan mobil pribadi. Traveler bisa pergi ke satu tempat dengan tempat lainnya, tanpa harus memikirkan jam berangkat dan membuat traveling lebih efektif dan efisien. Yuk ke Sukabumi! (Sumber: Artikel detik.com Foto vakansinesia.com)
...more

Beberapa Nada Tunggu di Stasiun Kereta

TripTrus.Com - Di antara banyak moda transportasi, kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang nyaman digunakan untuk berpergian. Terlebih PT. KAI sebagai Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang menyelenggarakan jasa angkutan kereta api beberapa tahun belakangan ini mulai berbenah untuk melengkapi berbagai fasilitas penunjang perjalanan kereta api semakin nyaman. Selain memiliki jalur tersendiri yang membuat kereta api bisa menghemat waktu perjalanan, perjalanan dengan kereta api menyuguhkan pemandangan yang indah. Di balik itu semua, jika dicermati, di beberapa stasiun memiliki nada tunggu kereta yang unik dan berbeda dengan stasiun-stasiun lainnya. Biasanya nada-nada tersebut merupakan instrument dari beberapa lagu keroncong di Indonesia. Berikut ini merupakan beberapa stasiun dengan nada tunggunya: 1. Stasiun Jatinegara – Juwita Malam 2. Stasiun Cirebon – Warung Pojok 3. Stasiun Purwokerto – Di Tepi Sungai Serayu 4. Stasiun Solo Balapan – Bengawan Solo 5. Stasiun Tawang – Gambang Semarang 6. Stasiun Cepu – Suwe Ora Jamu 7. Stasiun Tugu – Sepasang Mata Bola 8. Stasiun Pasar Turi – Jembatan Merah Itukah beberapa nada tunggu stasiun kereta di Pulau Jawa, bikin kalian jadi ingin berkertaria kembalikan? (Sumber: Artikel-Foto Amieykha)
...more

7 Alasan Pentingnya Liburan Bersama Pasangan Tercinta

TripTrus.Com - Bagi Anda yang sudah memiliki pasangan, tentu keinginan untuk pergi traveling bersama selalu ada. Selain untuk melepaskan penat dari padatnya kegiatan sehari-hari, liburan bersama pasangan juga merupakan cara terbaik untuk semakin mengenal sifat pasangan Anda.   . Tak ada yang lebih indah selain dua orang yang bertemu karena saling dipertemukan, sama-sama berhenti sebab telah selesai mencari. . . . . . . . . . . . . . . . If: @mutiarapujipangestu_ @yovinda_pratama . 📷: @jonihepi . 📌: Top selfie, hutan pinus kragilan, Magelang, Jawa tengah. ========================================================== #exploremagelang#explorenusantara#explorejawatengah#topselfiekragilan#wisatamagelang#jatengkeren#ayodolan#demendolan#keluarbentar#friendzonetraveller#jogjajateng#zonafotografi#indotraveller#parapejalan#indoflashlight#lensajawatengah#coupletraveler#pesonajawatengah#wonderfullocation#folkindonesia#lifefolkindonesia#thisisindonesia#indopejalan#pesonamagelang A post shared by Yovinda Yoga P.F (@yovinda_pratama) onJan 2, 2018 at 7:38pm PST Saat liburan tentu Anda dan pasangan akan berada jauh dari rumah dan memiliki ketergantungan terbatas dengan orang lain. Sehingga, mau tidak mau Anda dan pasangan akan bergantung satu sama lain dan akan semakin terlihat sifat asli kepribadian masing-masing. "Jika Anda ingin hubungan Anda bersama pasangan semakin kuat, maka liburan bersama adalah salah satu jalan yang dapat Anda ambil untuk mengukur kecocokan sifat asli dari masing-masing individu. Berpergian jauh juga dapat membuat Anda dan pasangan menunjukkan kepribadian apa adanya." Dilansir dari huffingtonpost, inilah alasan mengapa liburan dengan pasangan sangat penting untuk dilakukan. 1. Memperkuat Ikatan Sebagai Pasangan Liburan adalah cara yang lebih baik untuk memperkuat ikatan antara Anda dan pasangan, dimana Anda dan pasangan benar-benar berada di luar zona aman. Anda dan pasangan akan belajar bagaimana menavigasi jalan untuk menuju tempat tujuan, lebih menghargai uang, berinteraksi dengan orang baru, melihat keragaman budaya baru, dan semua itu akan menciptakan ikatan kohesif diantara Anda dan pasangan juga hubungan asmara kalian. 2. Bersinergi dan Menjadi Pasangan Yang Kuat Dengan traveling, Anda akan belajar bagaimana menjadi sebuah tim yang solid. Anda akan belajar mengisi kekurangan masing-masing. Kerja tim dalam sebuah hubungan asmara adalah aspek yang sangat penting untuk mengukur seberapa kuat hubungan Anda dengan pasangan. Hal ini juga diperlukan saat akan mengambil keputusan penting bersama. 3. Kompromi Kompromi satu sama lain wajib dilakukan setiap pasangan. Terutama saat menghadapi hal-hal yang tidak sesuai dengan ekspektasi Anda. Liburan dan traveling bersama akan menunjukkan apakah pasangan Anda bersedia untuk kompromi dengan kondisi itu. 4. Tes Kesabaran Yang Sebenarnya Saat liburan sendiri adalah sebuah ujian kesabaran ketika hal-hal yang sudah Anda persiapkan tidak bekerja sebagaimana mestinya, seperti kehilangan koper di bandara, hingga penerbangan yang tertunda. Dengan pergi bersama-sama, Anda dapat melihat seberapa baik pasangan Anda untuk menanggapi masalah-masalah dan mencari jalan keluarnya bersama. 5. Mengetahui Apa Yang Dilakukan Pasangan Saat Keluar Dari Zona Nyaman Perbedaan bahasa, makanan, budaya akan membuat Anda dan pasangan harus beradaptasi. Anda akan melihat seberapa baik pasangan Anda, beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Saat traveling dan liburan, adaptasi adalah salah satu hal yang harus Anda dan pasangan hadapi. Anda akan melihat bagaimana cara pasangan Anda beradaptasi, dan menangani perubahan yang terjadi dengan hidupnya. 6. Melihat Bagaimana Pasangan Memperlakukan Orang Lain Kemungkinannya adalah, Anda dan pasangan akan berinteraksi dengan banyak orang yang berbeda saat berpergian bersama-sama. Biasanya, interaksi ini mungkin tidak seperti yang biasa Anda lihat di rumah. Liburan memungkinkan Anda untuk melihat bagaimana pasangan Anda memperlakukan orang lain, terutama dalam kapasitasnya sebagai yang dilayani atau sebagai seorang pelanggan. Melihat bagaimana pasangan Anda menghargai orang-orang tanpa melihat latar belakangnya. Jika Anda melihat pasangan Anda melakukan sesuatu yang kasar atau bersifat sombong, kemungkinan besar itu adalah sifat alami dari pasangan Anda yang sebenarnya. 7. Mengetahui Bagaimana Pasangan Memperlakukan Uang Saat liburan dan traveling Anda dan pasangan akan lebih berhati-hati dalam mengatur keuangan yang terbatas, apalagi jika Anda dan pasangan liburan di luar negeri dan tidak memiliki siapapun yang Anda dan pasangan kenal di negara tersebut. Itu akan memperlihatkan bagaimana cara pasangan Anda mengatur keuangan, serta kemampuan mengoptimalkan keuangan dan liburan menjadi menyenangkan. (Sumber: Artikel liputan6.com, Foto freepik.com)
...more

4 Destinasi Wisata Indonesia Yang Pernah Jadi Lokasi Syuting Film Hollywood

TripTrus.Com - Keindahan panorama serta budayanya yang agung membuat Indonesia dilirik banyak sineas film luar negeri. Beberapa dari mereka bahkan pernah menjadikan destinasi-destinasi wisata di Indonesia sebagai tempat syuting film mereka. Berikut tempat wisata di Indonesia yang pernah muncul di film-film Hollywood. Hutan mangrove di Kalimantan ternyata pernah dijadikan latar tempat untuk film populer Anaconda - The Hunt of Blood Orchid. Film yang dibintangi oleh Johnny Messner dan KaDee Strickland ini menampilkan hutan belantara di Kalimantan dan kehidupan hewan-hewan di dalamnya. Candi Prambanan, Yogyakarta Keagungan Candi Prambanan pernah muncul di film The Philosophers pada tahun 2013 lalu. Film yang dibintangi Cinta Laura dan Bonnie Wright ini memiliki genre fiksi ilmiah. Tidak hanya Candi Prambanan saja, destinasi wisata lain seperti Pulau Belitung dan Gunung Bromo juga menjadi tempat syuting film ini.  Ubud, Bali Bali menjadi tempat wisata di Indonesia yang paling populer bagi turis mancanegara. Beberapa tempat eksotis di Bali bahkan pernah menjadi lokasi syuting film Hollywood seperti Desa Ubud. Desa Ubud pernah dijadikan lokasi pengambilan gambar film Eat, Pray, Love yang dibintangi oleh aktris ternama Julia Roberts. Karangasem, Bali Tidak hanya Ubud saja yang berhasil menarik perhatian sineas film Hollywood, Karangasem ternyata juga pernah menjadi lokasi syuting film Hollywood berjudul Alex Cross. Film yang disutradari oleh Rob Cohen ini menampilkan panorama indah Karangasem yang dikelilingi pegunungan dan pantai. (Sumber: Artikel-Foto teen.co.id)
...more

Cara Menghindari Penipuan Berkedok Open Trip dan Tour Leader

TripTrus.Com - Beberapa kasus penipuan di dunia wisata berkedok sebagai operator open trip atau tour leader penyelenggara wisata. Untuk terhindar dari operator open trip dan tour leader bermasalah, ada berbagai upaya pencegahan yang dapat dilakukan. "Untuk open trip, bisa mencari referensi dari teman yang sudah pernah menggunakan jasa open trip itu, biasanya memang dari word of mouth (kabar langsung dari orang dekat)," kata CEO Triptrus.com, platform marketplace digital yang menaungi operator tur independen, Bramantyo Sakti dihubungi KompasTravel. Wisatawan yang rajin juga biasanya akan melakukan cek terhadap situs, media sosial, komentar para pengguna jasa operator open trip. [Baca juga : Ini Arti "Open Trip" Sesungguhnya] Bram menyebutkan, operator open trip yang memiliki jejak buruk, biasanya akan dibicarakan di forum wisatawan online. Bisnis open trip dengan jejak buruk bisnisnya juga akan lesu dan tak digunakan lagi. Sayangnya masih ada beberapa oknum yang akhirnya hanya mengganti nama operatornya. Inilah yang patut diwaspadai.  Selain operator open trip, perorangan yakni tour leader juga dapat membuka jasa perjalanan wisata. Untuk menghindari kasus penipuan berkedok tour leader, Ketua Dewan Penasehat Asosiasi Tour Leader Indonesia, Rudiana mengatakan ada berbagai upaya pencegahan. "Jangan gunakan jasa tour leader dari travel agent abal-abal," kata Rudiana dihubungi KompasTravel. Jika pada akhirnya memilih menggunakan jasa tour leader yang tidak bernaung dalam agen perjalanan, Rudiana menyarankan agar wisatawan melihat jejak kerja sang tour leader. "Bisa tanya rekomendasi orang-orang, minimal sudah bawa 10 kali dan kualitasnya memang bagus," jelas Rudiana. Alternatif lain adalah melihat apakah tour leader tersebut termasuk dalam Asosiasi Tour Leader Indonesia.Tour leader yang tergabung dalam asosiasi menurut Rudiana biasanya telah memenuhi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia. Selain itu, akan lebih mudah jika ada pengaduan atas kerja tour leader yang kurang memuaskan. "Teliti sebelum membeli. Artinya jangan mudah percaya untuk penawaran open trip yang sumbernya tidak jelas, apalagi tanpa menggunakan travel agent yang terpercaya, fatal akibatnya," jelas Rudiana.  Baru-baru ini terjadi kasus tour leader meninggalkan sekelompok turis Indonesia saat berwisata di Maroko. Sekelompok turis Indonesia ditinggalkan saat ingin menyeberang dari Maroko ke Spanyol. (Sumber: Artikel travel.kompas.com Foto vakansinesia.com)
...more

Healing Maksimal! Ini 3 Tempat Terbaik di Indonesia 2025 Menurut TripAdvisor

TripTrus.Com - Gengs, lo tau nggak sih? Indonesia tuh makin dilirik dunia, apalagi di dunia traveling! Tahun 2025 ini, TripAdvisor baru aja ngumumin tiga destinasi terbaik di Indo yang berhasil bikin dunia ngelirik—dan yes, semuanya dapet penghargaan Travelers' Choice Awards: Best of the Best! Gokil banget gak tuh? Dari yang suka healing di pantai tropis, city life yang hustle banget, sampai petualangan alam yang bikin lo speechless, semuanya lengkap. Dan tiga tempat kece itu adalah Bali, Jakarta, sama Flores. Udah siap explore lebih dalam bareng gue? 1. Bali – Surga Tropis Buat Lo yang Suka Healing + Budaya       View this post on Instagram A post shared by DJBALI TOUR (@djbalitour) Bali tuh beneran nggak ada matinya, bro! Tiap tahun masuk list top destinasi di dunia, dan 2025 pun masih eksis banget. Lo yang demen alam, budaya, plus hiburan, semua ada di sini. Bayangin aja, pagi lo bisa yoga di Ubud sambil liat sawah, siang lanjut ke pantai, dan malam nonton tari tradisional sambil makan babi guling. Kombo mantap, kan? Kalau lo pengen vibes yang lebih nyatu sama alam, coba deh jalan ke Bukit Campuhan—adem parah! Dan kalo lo main ke Nusa Penida, mampir ke Pantai Kelingking yang bentuk tebingnya tuh epic banget. Bahkan pantai ini masuk top pantai terbaik dunia 2024 lho! Jangan lupa ke Pura Luhur Uluwatu juga. Sunset-nya di tebing itu bener-bener bikin speechless. Bali tuh bukan cuma soal pantai, tapi juga soal pengalaman spiritual, kuliner lokal yang unik, sampe budaya yang super kaya. Lo bisa banget dapet semuanya di satu pulau ini doang! 2. Jakarta – Kota Sibuk Tapi Banyak Hidden Gem Buat Lo Jelajahi Siapa bilang Jakarta cuma soal macet dan gedung tinggi? Ternyata kota ini berhasil juga masuk list destinasi terbaik Asia versi TripAdvisor. Lo bisa ngeliat dua sisi Jakarta—modern yang penuh mall megah dan klasik yang penuh sejarah. Lo udah pernah naik ke puncak Monas belum? View-nya tuh mantap, apalagi kalau langit cerah. Terus, Kota Tua juga wajib banget lo kunjungin. Serasa balik ke jaman kolonial, sambil mampir ke Museum Fatahillah atau ngopi santai di sekitaran. Kalau laper, cus ke Glodok! Chinatown-nya Jakarta ini surganya kuliner—ada bakmi legendaris, kwetiau, sampe es kopi jadul yang masih eksis. Buat lo yang doyan shopping, Grand Indonesia sampe Plaza Indonesia tuh udah kayak surganya barang branded. Nggak heran kalau banyak turis juga betah di sini. Jakarta tuh paket komplit buat lo yang pengen city vibes tapi tetap bisa nikmatin budaya lokal. [Baca juga : "Tradisi Wisata Nyentrik Di Indo Yang Bikin Lo Takjub Dan Nggak Bisa Lupa!"] 3. Flores – Buat Lo yang Cari Petualangan Anti-Mainstream! Lo suka alam yang masih raw dan pengalaman yang beda dari yang lain? Flores jawabannya! Pulau ini tuh hidden gem Indo yang makin naik daun. TripAdvisor sampai rekomendasiin Labuan Bajo sebagai base camp lo buat mulai petualangan. Dari sini, lo bisa island hopping ke Taman Nasional Komodo. Serius, ngeliat komodo dari dekat tuh bikin merinding saking epic-nya! Pulau Padar juga nggak kalah cakep, dengan view bukitnya yang iconic. Flores juga punya desa-desa adat yang vibes-nya tuh kuat banget. Misalnya Kampung Bena, lo bisa liat langsung tradisi megalitik yang masih dilestarikan. Terus, Wae Rebo? Wah ini sih definisi “worth the hike”! Letaknya di atas gunung, dengan rumah-rumah kerucut yang super aesthetic. Perjalanan ke sana emang butuh effort, tapi begitu sampe, lo bakal ngerasa kayak ada di dunia lain. Yuk, Mulai Rencanain Trip Lo ke Spot Terbaik Indo! Masuknya Bali, Jakarta, dan Flores ke dalam top destinasi 2025 versi TripAdvisor buktiin kalau Indonesia tuh kaya banget akan pesona. Dari yang demen rebahan di pantai, ngulik budaya kota, sampai lo yang adventurous sejati, semuanya ada. Lo bisa mulai dari destinasi yang deket rumah dulu, atau langsung tancap gas buat roadtrip ke daerah yang belum pernah lo jamah. Pokoknya, jangan nunggu nanti-nanti, gengs! Atur jadwal liburan lo dari sekarang, siapin itinerary, dan ajak circle lo buat ikut seru-seruan bareng. Lo nggak cuma dapet foto kece buat feed IG, tapi juga pengalaman yang nggak bisa lo beli di mana-mana. Jadi, siap jelajahi Indo dan temuin keajaiban di setiap sudutnya? Let’s go! (Sumber Foto @danielkordan)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Dieng Plateau
17 - 19 Jul 2026
Treaking Gunung Papandayan
17 - 18 Jul 2026
Open Trip Pulau Pari
18 - 19 Jul 2026
×

...