shop-triptrus



Cunca Wulang

Cunca Wulang merupakan salah satu obyek wisata air terjun di daerah Manggarai Barat, Flores. Kata “cunca” memang berarti air terjun. Tempat ini berjarak sekitar 30 kilometer ke arah timur Labuan Bajo, yang bisa dicapai dalam waktu sekitar satu jam perjalanan. Lokasi ini memiliki aliran air lembah sungai yang jernih, dan dikelilingi formasi batu-batuan, sehingga membuat air terjun ini menjadi seperti miniatur Grand Canyon yang terdapat di Arizona, Amerika. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Wisata Edukasi ke Rumah Sejarah Kalijati di Subang Jawa Barat

TripTrus.Com - Subang, salah satu kabupaten di bagian utara Jawa Barat menjadi saksi sejarah penting di Indonesia. Terdapat museum berbentuk rumah yang menjadi saksi bisu kejadian penting pada masa itu. Di mana rumah tersebut menjadi lokasi penyerahan kekuasaan Belanda terhadap Jepang di Indonesia.   Biasa ke Kalijati (Subang) sesuka hati sih kalau lagi mumet banget. Tapi berasa seperti pecinta sejarah yang jahat karena selalu nggak punya waktu buat datang ke sini. Ini padahal nggak jauh amat dari rumah uwak sendiri -_- #RumahSejarahKalijati #8Maret1942 A post shared by Fajar Muhammad Rivai (@fajar.reconquista96) onSep 13, 2016 at 6:23pm PDT Sebagaimana kita tahu, Belanda telah menjajah Indonesia selama 350 tahun lamanya. Dan tepatnya pada tanggal 8 Maret 1942 Belanda kemudian menyerahkan kekuasaannya di Indonesia kepada Jepang. Rumah Sejarah Kalijati sendiri diresmikan sebagai museum pada tanggal 21 Juli 1986. Rumah Sejarah Kalijati dibangun untuk mengenang kejadian penting pada masa itu. Agar pengunjung yang datang dan mengunjungi lokasi tersebut mengetahui dengan jelas seperti apa kejadian dan bisa melihat foto-foto sejarah yang ada disana. [Baca juga : 4 Wisata Sejarah Dan Edukasi Di Bogor Ini Cocok Untuk Liburan] Berlokasi di kawasan Pangkalan Udara TNI AU Lanud Suryadarma Kalijati Subang, Rumah Sejarah Kalijati cukup mudah diakses dan mudah ditemukan keberadaannya. Perjalanan yang ditempuh baik dari Bandung maupun dari Jakarta kurang lebih sekitar 2 jam perjalanan darat. Rumah Sejarah Kalijati berada dibawah naungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Subang. Rumah yang menjadi museum ini berbentuk seperti rumah biasa pada umumnya yang terdiri atas beberapa ruangan dan terpajang foto maupun keterangan cerita kronologis peristiwa penting yang terjadi di rumah tersebut. Beberapa ruangan yang ada didalamnya juga menjelaskan miniatur kejadian yang terjadi saat penyerahan kekuasaan Belanda terhadap Jepang. Dimana terdapat ruangan yang ada seperangkat kursi dan di atas kursi tersebut ada keterangan nama-nama tokoh yang melakukan perundingan di masa itu. Pengunjung yang datang akan dipandu oleh petugas yang bertugas menjaga dan memandu pengunjung disana. Rumah yang dulunya digunakan sebagai tempat tinggal Perwira ini kini masih dalam kondisi terawat. Karena ada 3 petugas juga yang bertugas untuk menjaga dan membersihkan Rumah Sejarah Kalijati. Dengan mengunjungi museum Rumah Sejarah Kalijati, pengunjung merasa terbawa suasana masa lalu. Selain itu pengunjung bisa lebih mengenal sejarah dan kejadian penting yang terjadi saat itu. (Sumber: Artikel purwasuka.id, Foto tempatangker.com)
...more

Bandung Heboh Dengan Calender Of Event 2024, Pariwisata Dan Budaya Makin Keren, Braga Jadi Hits!

TripTrus.Com - "Guys, dengerin nih, tahun 2024 bakal jadi puncaknya acara seru di Kota Bandung! Pj Wali Kota kita, si Bambang Tirtoyuliono, bilang kita harus nge-boost potensi pariwisata dan kebudayaan. Makin kece, loh, karena sekarang Bandung udah punya infrastruktur pariwisata yang oke banget, ditambah ada event-event keren sepanjang tahun 2024 yang masuk dalam Calendar of Event (COE)!" Bambang cerita pas lagi mampir ke Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bandung. Dia bilang, "COE udah kita luncurin, bro. Ini harus sampe ke telinga banyak orang. Kita pengen tarik turis lokal dan internasional, COE ini keren abis!" Dia juga dorong Disbudpar bekerja sama sama Diskominfo buat terus nge-branding dan komunikasi publik yang oke tentang Bandung, supaya tingkat kunjungan wisata ke Kota Bandung makin naik.       View this post on Instagram A post shared by Zia & Dinda (@ziadinda_) "Kita harus informasin lebih banyak lagi soal destinasi wisata di Bandung, bro. Banyak yang cuma tau beberapa aja, padahal di Bandung banyak banget, kan? Kita coba explore potensi-potensi baru buat jadi pilihan wisata," tambahnya. Dia contohin Braga, tuh. Menurut dia, Braga harus di-makeover biar enak buat para wisatawan. "Gue pengen Braga jadi tempat yang bisa dinikmati sama orang Bandung dan luar Bandung. Jangan sampe rame kendaraan. Gue pengen Braga jadi objek wisata Bandung yang keren," ujar Bambang. Selain itu, Bambang bilang potensi budaya juga harus terus di-upgrade dengan ngasih lebih banyak ruang buat para budayawan. "Ada banyak gedung seni keren di Bandung, kayak Bandung Creative Hub, Padepokan Mayang Seni Sunda, Teras Sunda Cibiru, gitu. Trus taman-taman juga bisa dipake buat pertunjukan seni. Kebudayaan harus lebih bisa eksis dan beri nilai buat Bandung. Ada 1200 lingkungan seni dan 120 maestro yang harus kita dorong. Ada BCH, Mayang Sunda, kita harus rancang supaya temen-temen budayawan bisa ekspresi diri dengan maksimal," paparnya. [Baca juga : "Bro, NTB Nyemplungin 36 Event Keren Buat Tahun 2024 Nih!"] Dia berharap, dengan peningkatan kualitas wisata dan budaya, Bandung bisa jadi lebih keren lagi. "Ayo, kita wujudin visi misi Kota Bandung, bikin Bandung jadi lebih kece lagi!" serunya. Nah, Kepala Disbudpar Kota Bandung, Arief Syaifudin, nambahin, "Kolaborasi itu kuncinya, guys, buat tingkatin potensi wisata dan budaya. Kita optimal banget di kerjaan ini, soalnya Bandung punya perusahaan-perusahaan besar buat promosi. Kita kerja sama sama perusahaan-perusahaan itu, contohnya Bandung Great Sale, bisa dapet uang sampai Rp69 miliar, lho!" Soal budaya juga lagi disiapin, guys. Disbudpar lagi ngerjain revisi Perda Cagar Budaya buat selesain masalah cagar budaya di Kota Bandung. "Kita lagi susun revisi perda, semoga bisa selesain urusan cagar budaya Bandung ke depannya," pungkasnya. Seru, ya, rencananya Kota Bandung! (Sumber Foto @dogdays_photolab) 
...more

Cap Go Meh Singkawang, Vibes Mistis, Atraksi Gila, Lo Harus Dateng!

TripTrus.Com - Singkawang nih, gengs, kota yang punya vibes beda banget! Lo tau gak, ini kota dengan penduduk etnis Tionghoa paling banyak di Indo, sampe 42% dari total penduduknya! Gila gak tuh? Jadi gini, setiap Cap Go Meh, kota ini rame banget sama parade mistis yang seru abis. Cap Go Meh itu apa sih? Ini tuh puncaknya perayaan Imlek, geng. Biasanya di tanggal 15 bulan pertama kalender Tionghoa, atau dua minggu abis Tahun Baru Imlek. Acara utama? Arak-arakan Tatung keliling kota! Lo bayangin, Tatung ini tuh kayak dukun yang katanya dirasuki roh dewa atau leluhur baik. Mereka ini bakal jalan kaki atau ditandu sambil pamerin atraksi-atraksi gokil.       View this post on Instagram A post shared by Pesona Kalimantan (@pesona.kalimantan) Eh, lo jangan salah, Tatung gak asal sembarang orang. Sebelum ikut parade, mereka wajib puasa 3 hari dulu biar badannya suci. Trus ada ritual di klenteng yang dipimpin pendeta buat manggil roh, minta izin dulu ke Dewa Toa Pek Kong. Konon katanya, Tatung ini punya kekuatan supranatural, bahkan bisa nyembuhin orang sakit. Jadi pas mereka diarak keliling pusat kota, vibes-nya tuh mistis tapi nagih! [Baca juga : "Jalur Pendakian Ditutup? Ini Alasan Dan Info Penting Buat Lo!"] Nah, pas parade, atraksinya bikin merinding tapi lo tetep gak mau kelewatan. Tatung-tatung ini ada yang ditandu kayak saudagar Tionghoa zaman dulu, ada juga yang jalan kaki sambil diuji kekebalannya pake benda tajam. Serem sih, tapi auranya keren banget, asli! Katanya mereka kebal karena roh dewa yang ngerasuki tubuh mereka. Singkawang jadi kota dengan Cap Go Meh paling gede se-Indonesia, bahkan udah mendunia! Jadi buat lo yang belum pernah, ini wajib banget masuk bucket list! Psst, vibes-nya tuh gak cuma mistis tapi juga seru banget buat konten, geng.  (Sumber Foto @mtbudianto) 
...more

Gaung Festival Pesona Takabonarate 2017 Angkat Wisata Bahari Selayar

Triptrus.Com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sebentar lagi punya gawean besar. Kepulauan yang ada di Sulawesi Selatan itu bersiap menggelar kegiatan Festival Pesona Takabonerate 2017 yang akan berlangsung pada 23 hingga 27 Oktober 2017 mendatang. Seperti kesuksesan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, Festival Pesona Takabonerate yang ke-9 ini diharapkan dapat menjadi daya tarik maksimal sekaligus mendatangkan banyak wisatawan ke daerah yang dikenal dengan keindahan wisata baharinya itu. "Meski acaranya di bulan Oktober, tapi kita akan melakukan peluncuran festival dalam waktu dekat ini. Berbarengan dengan Hari Jadi Kabupaten Selayar bulan September ini, kami memiliki unggulan di wisata bahari, pantai-pantai kami sangat indah, festival ini harus mengangkat pesona wisata bahari kami," ujar Bupati Kepulauan Selayar Muh Basli Ali. Berbagai kegiatan dan acara menarik telah dipersiapkan guna menarik minat lebih banyak lagi wisatawan ke daerah yang dikenal dengan Taman Nasional Takabonerate itu. Diantaranya lomba atraksi bahari seperti balap sampan, besak hias, renang massal serta lomba jolloro hias. "Yang menarik juga tidak ketinggalan lomba tarik tambang di atas kapal," ujar Bupati Basli Ali.Berbagai acara seru lainnya juga dapat dinikmati masyarakat serta wisatawan. Seperti wisata kuliner seafood, lomba wisata pantai Tinabo, snorkling, transplantasi karang, pelepasan tukik dan acara penanaman bibit pohon yang mengangkat tema "Sebuah Nama Untuk Sejuta Pohon". "Melalui kegiatan ini kami sekaligus ingin mengajak keterlibatan langsung masyarakat dan wisatawan dalam pelestarian alam di Takabonerate," ujar bupati. Selain itu juga akan diisi pementasan seni suku Bajo dan permainan rakyat yang dipusatkan di Benteng Kepulauan Selayar. Ada juga atraksi seni tari dan musik, under water exhibition (eksibisi bawah laut) dan jelajah pulau Suku Bajo. Lebih lanjut Basli Ali mengatakan, pariwisata memang menjadi salah satu sektor yang tengah diperhatikan Pemkab Kepulauan Selayar. Hal ini tidak lepas dari ragam potensi yang dimiliki salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan ini. Bahkan ia mengatakan telah mempersiapkan 50 kegiatan pariwisata di tahun 2018. Sebagai upaya untuk lebih meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat dan sukses atas rencana festival di Takabonerate itu. Wisata bahari dengan sentuhan budaya atau culture akan membuat Kepulauan Selayar semakin populer di negeri ini. "Selamat berfestival! Salam Pesona Indonesia!," ujar Arief Yahya. Ia mengatakan, penyelenggaraan festival merupakan salah satu cara yang paling efektif dalam mempromosikan satu daerah atau destinasi pariwisata yang ujungnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebuah event, ujar Menpar Arief Yahya, memiliki manfaat ganda. Yaitu manfaat langsung dan tidak langsung. Manfaat yang pertama adalah memperkenalkan destinasi, dan kedua bisa menjadi ikon untuk mendatangkan wisatawan langsung pada saat event berjalan. Selanjutnya memacu masyarakat lokal dalam mengembangkan kreatifitas dan secara langsung terlibat dalam kepariwisataan. “Tidak kalah pentingnya sebuah event atau festival akan menggairahkan dan membangkitkan kesenian dan kebudayaan lokal yang merupakan modal dasar pembangunan kepariwisataan,” kata Arief Yahya. Karena itu Menpar yakin "Festival Pesona Takabonerate" dan deretan kegiatan pariwisata lainnya akan menjadi salah satu ikon yang bisa mencitrakan Kepulauan Selayar sebagai destinasi pariwiasta berkualitas sehingga makin menarik kedatangan wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. (Sumber: Artikel indopos.co.id Foto indonesia-tourism.com)
...more

Desa Poopoh Bersolek Menuju Anugerah Desa Wisata Indonesia

TripTrus.Com - Desa Poopoh terletak di Kabupaten Minahasa, tepatnya di Kecamatan Tombariri. Desa tersebut pernah dikukuhkan sebagai role model Desa Ekowisata pada 17 Agustus 2018 silam. Namun desa ini seakan tenggelam oleh ingar bingar Taman Laut Bunaken di ranah pariwisata lokal maupun internasional.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Desa Poopoh Kec. Tombariri (@desa_poopoh) Padahal, bagian pesisir wilayah penyangga di Taman Nasional Bunaken, khususnya Poopoh seharusnya diproyeksikan sebagai Desa Ekowisata. Inilah yang menjadi salah satu agenda dari Asosiasi Pariwisata DPD IPI Sulut & GenPI Sulut untuk kembali mengangkat pariwisata Sulut, khususnya Poopoh sebagai Desa Ekowisata. Berbagai macam kegiatan dilaksanakan pada 19 Februari 2022 lalu. Mulai dari kegiatan pembersihan pantai bersama-sama dengan para pejabat desa, juga dilakukan kegiatan promosi melalui akun-akun sosial media para anggota DPD IPI Sulut & GenPI Sulut maupun akun resmi dari GenPI sendiri. Tak ketinggalan, dalam kegiatan ini juga termasuk di dalamnya diving dan snorkeling di pantai Tanjung Kelapa yang juga terkenal akan spot diving dan snorkeling yang tak kalah dengan Taman Laut Bunaken.  [Baca juga : "5 Wisata Paralayang Terbaik Di Indonesia, Wajib Dikunjungi"]"Dengan adanya kegiatan ini bisa membangkitkan pariwisata di daerah Minahasa yang belum tersentuh seperti potensi wisata yang ada di Desa Poopoh agar lebih dikenal oleh masyarakat luas," harap Kepala Seksi 2 BTNB, Hendriks A Rundengan yang turun langsung bersama dengan DPD IPI Sulut dan GenPI Sulut pada acara tersebut. Bahkan, kata Hendriks, Poopoh akan didukung penuh oleh BTNB untuk mengikuti Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 yang dicanangkan oleh Menparekraf Sandiaga Uno. "Semangat Poopoh, semangat kita semua. Mari kita bersama-sama mewujudkan Poopoh sebagai sustainable ecotourism yang bisa mengangkat pariwisata Desa Poopoh dan bisa memberdayakan masyarakat pesisir," ucap Hendrik. (Sumber: Artikel sulut.inews.id Foto @debrytiwow) 
...more

Berencana Traveling Di Indonesia Oktober 2024? Ini Semua Yang Harus Lo Tau!

TripTrus.Com - Indonesia itu terdiri dari lebih dari 13.000 pulau, masing-masing punya vibe yang unik dan keragaman yang kece abis. Makanya, gak heran deh kalo Indonesia jadi salah satu destinasi wisata paling hits, terutama di Asia Tenggara! Dari candi kuno yang megah sampai resort mewah di pinggir pantai, semua ada di sini. Nah, kalo lo mau kabur dari rutinitas yang hectic, bulan Oktober bisa jadi pilihan yang pas! Cuaca di bulan Oktober? Asik banget! Sinarnya matahari nongkrong hampir sepanjang hari, tapi tetep adem. Hujan juga kadang muncul, bikin suasana sejuk. Musim puncak udah lewat, bro, jadi Oktober tuh waktu yang tepat buat mendaki gunung berapi yang ada di kepulauan Indonesia. Suhu rata-rata sekitar 28°C pas siang dan 25°C pas malam. Kelembapan juga rendah, jadi jangan lupa bawa banyak air biar gak dehidrasi! Kalo lo mau trekking, bulan Oktober itu waktunya. Pulau-pulau kayak Sumatra dan Sulawesi lagi ngerasain bulan terpanas, dan hujan baru dateng di bulan November. Seru kan? Ngomongin aktivitas seru, Indonesia punya banyak pilihan! Lo bisa stay di resort Bali yang bikin betah, sambil nikmatin kuliner enak yang udah terkenal di seluruh dunia. Di Bali, villa-villa kece siap bikin lo nyaman. Santai sambil minum kopi atau koktail di samping kolam, sambil nikmatin sunset cakep, dijamin pengalaman liburan lo bakal gak terlupakan! Jangan sampe ketinggalan untuk jelajahi Candi Borobudur di Yogyakarta, candi Buddha terbesar di dunia. Candi ini ada lebih dari 500 patung Buddha unik yang dibangun sejak abad ke-8 SM. Lo juga bisa merasakan tradisi unik dari suku Toraja yang terkenal dengan cara pemakaman mereka yang beda. Kalo suka petualangan, trekking di hutan Kalimantan bisa jadi pilihan, nemuin berbagai satwa liar, dan jalan-jalan di jembatan kanopi. [Baca juga : "5 Tempat Wisata Kekinian Di Lebak Yang Wajib Lo Kunjungi"] Kalo lo pengen pantai, Indonesia punya banyak pilihan yang menawan! Pantai Pink di Lombok dengan pasirnya yang cantik bisa bikin lo betah. Atau lo bisa berenang sama ubur-ubur di Pulau Derawan, yang unik banget! Naik perahu ke Kakaban dan nikmati keindahan bawah lautnya. Di Ulun Danu Bratan, lo bisa lihat arsitektur kuno yang kece di tengah Danau Beratan. Semua aktivitas ini bikin liburan lo makin berkesan!       View this post on Instagram A post shared by therealaditiya (@aditiyaleoadafa) Karena Oktober tuh hangat, pakai baju ringan itu keputusan yang tepat. Ikutin cuaca tropis Indonesia, suhu gak pernah dingin. Bawa pakaian dari bahan katun biar nyaman. Cewek, coba deh pakai rok panjang atau dress, bisa juga jeans biar terlindung dari matahari. Baju renang atau bikini juga bisa dipake di resort tanpa khawatir. Cowok? Pakaian kasual aja cukup. Celana pendek sama kaos lengan pendek itu pilihan yang oke! Udah siap untuk jalan-jalan di Indonesia bulan Oktober? Semua kegiatan yang udah disebutkan pasti bikin trip lo makin berkesan! Indonesia itu gede banget, jadi sediakan waktu yang cukup biar bisa nikmatin semuanya. Oh iya, di bulan Oktober, suhu mulai sejuk sebelum musim hujan tiba. Cuacanya nyaman banget, jadi lo bisa eksplor tanpa masalah. Musim hujan biasanya datang dari November sampai Maret, tapi bulan-bulan lainnya tetep hangat dan tropis, bro! Terus, Oktober itu waktu yang pas banget buat ke Bali. Dari April sampai Oktober adalah waktu terbaik buat jalan-jalan di sana. Kelembapan rendah, suhu nyaman, dan lo bisa jelajahi tempat-tempat dengan lebih santai. Plus, Oktober tuh low season, jadi budget liburan lo bisa lebih hemat! (Sumber Foto @peterandyen) 
...more

Fakta Tentang Gunung Bromo

TripTrus.Com - Gunung Bromo merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Terkenal dengan kaldera atau lautan pasir dan kawah yang sangat eksotis, serta pemandangan matahari terbit (Bromo Sunrise Tour) yang sangat indah. Kawasan Wisata Bromo terletak pada ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut, dan di himpit oleh empat kabupaten bagian dari pemerintahan Pripinsi Jawa Timur yakni Kabupaten Malang, Probolinggo, Pasuruan, dan Lumajang. Berikut ini mimin akan membahas mengenai 7 fakta unik dan menarik tentang gunung Bromo yang mungkin belum kalian ketahui. 1. Sejarah Terbentuknya Gunung BromoMenurut sejarah, terbentuknya Gunung Bromo dan lautan pasir berawal dari dua gunung yang saling berhimpitan satu sama lain. Gunung Tengger (4.000 m dpl) yang merupakan gunung terbesar dan tertinggi pada waktu itu. Kemudian terjadi sebuah letusan kecil, materi vulkanik terlempar ke tenggara sehingga membentuk lembah besar dan dalam.Kemudian terjadi letusan dahsyat yang menciptakan kaldera dengan diameter lebih dari 8 km. Karena dalamnya kaldera, materi vulkanik letusan gunung tersebut tertumpuk di dalam dan sekarang menjadi lautan pasir dan di duga dulu kala pernah terisi oleh air.Aktivitas lanjutan dari letusan gunung tersebut memunculkan lorong magma ditengah kaldera sehingga muncul gunung - gunung baru antara lain Lautan pasir, Gunung Widodaren, Gunung watangan, Gunung Kursi, Gunung Batok dan Gunung Bromo. 2. Komplek Pegunungan Tengger Gunung Bromo merupakan salah satu gunung yang berada di Komplek Pegunungan Tengger. Pada hamparan pasir yang sangat luas (Laut Pasir) dengan gunung-gunung di tengahnya yaitu: G. Bromo (2.392 m dpl), G. Batok ( 2.440 m dpl), G. Widodaren (2.614 m dpl), G. Watangan (2.601 m dpl) dan G. kursi (2.581 m dpl).  Dinding kaldera yang mengelilingi laut pasir sangat terjal dengan kemiringan ±60-80 derajat dan tinggi berkisar antara 200-600 meter. Di keliling kaldera Tengger terdapat beberapa gunung diantaranya adalah G. Penanjakan (2.770 m dpl.), G. Cemorolawang, G. Lingker (2.278m dpl.), G. Pundak Lembu (2.635 m dpl.), G. Jantur (2.705 m dpl.),G. Ider-ider (2.527 m dpl.) serta G. Mungal (2.480 m dpl.).  3. Menikmati Matahari Terbit  Salah satu keindahan yang paling menarik dan di tunggu di atas Gunung Bromo adalah Matahari terbit. Gumpalan awan yang menutup langit perlahan - lahan tembusoleh bola putih kekuning - kuningan. Cahaya merah merona diufuk timur perlahan - lahan timbulah temberang yang kian membesar hingga membentuk setengah lingkaran sang surya yang merah menyala.  Berangsur - angsur warnanya berubah menjadi keemasan. Udara sekitar yang mulanya sejuk mulai menerang. Mulailah suaau hari dan kehidupan yang baru. Semuanya mengingatkan kita akan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Kecuali di puncak Bromo, keindahan matahari terbit bisa di lihat di Puncak Pananjakan. 4. Upacara Kasada Gung Bromo Pada tanggal 14 dan 15 bulan 12 (tahun Jawa) atau bulan Desember/Januari (tahun Masehi) diadakan upacara Kasada. Dalam upacara ini dikorbankan sebagian hasil sawah, ladang dan ternak masyarakat sekitar dengan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain Upacara Kasodo juga di kenal Upacara Karo Dan Ayak-ayak. 5. Perjalanan Menuju Gunung Bromo Bila dari arah Probolinggo, kita naik bis menuju Sukapura, kemudian kita terus ke Ngadisari. Dari Ngadisari naik kuda atau berjalan kaki menuju Cemoro lawang ± 3 km. Di Cemoro lawang kita dapat bermalam di hotel atau losmen. Besok paginya kita dapat melanjutkan perjalanan ke kawah Gunung Bromo, yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki atau naik kuda yang disewakan oleh masyarakat setempat.6. Sejarah letusan Gunung BromoSelama abad ke-20 gunung yang terkenal sebagai tempat wisata menarik itu meletus sebanyak tiga kali, dengan jarak waktu yang teratur, yaitu 30 tahun. Letusan terbesar terjadi 1974, sedangkan letusan terakhir terjadi pada 2004. Sejarah letusan Bromo: 2004, 2001, 1995, 1984, 1983, 1980, 1972, 1956, 1955, 1950, 1948, 1040, 1939, 1935, 1930, 1929, 1928, 1922, 1921, 1915, 1916, 1910, 1909, 1907, 1908, 1907, 1906, 1907, 1896, 1893, 1890, 1888, 1886, 1887, 1886, 1885, 1886, 1885, 1877, 1867, 1868, 1866, 1865, 1865, 1860, 1859, 1858, 1858, 1857, 1856, 1844, 1843, 1843, 1835, 1830, 1830, 1829, 1825, 1822, 1823, 1820, 1815, 1804, 1775, dan 1767.Gunung Bromo ini merupakan anugrah tuhan yang diturunkan di indonesia, sungguh harus disyukuri akan keindahan alamnya di Bromo ini. (Sumber: Artikel awas-aja.com Foto javafantastictrip.com)
...more

Ide Wisata Liburan Lebaran Yang Seru: 5 Destinasi Populer di Indonesia

TripTrus.Com - Hai Sobat Triptrus! Hari raya Idul Fitri atau Lebaran adalah momen spesial yang sangat dinantikan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Ini merupakan waktu yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga dan teman-teman tercinta setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Di samping itu, momen libur Lebaran juga bisa dimanfaatkan untuk berlibur ke berbagai tempat wisata seru di Indonesia. Berikut adalah lima opsi destinasi wisata yang menarik untuk mengisi liburan Lebaran di Indonesia: 1. Bali       View this post on Instagram A post shared by Snehal | Neeraj (@travel_with_snehal) Bali selalu menjadi destinasi wisata yang populer di Indonesia. Selain keindahan alamnya yang memukau, Bali juga terkenal dengan kebudayaannya yang kaya dan ramah tamah penduduknya. Saat liburan Lebaran, Sobat Triptrus dapat berjemur di pantai, berselancar, menikmati pemandangan dari puncak gunung, dan menikmati kuliner khas Bali seperti bebek betutu, sate lilit, dan ayam betutu. 2. Yogyakarta Yogyakarta adalah kota yang kaya akan sejarah dan kebudayaan Indonesia. Terdapat banyak tempat wisata di Yogyakarta yang dapat dikunjungi, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, Kraton Yogyakarta, dan Goa Jomblang. Selain itu, Yogyakarta juga terkenal dengan kuliner khasnya seperti gudeg, nasi kucing, dan bakpia. 3. Lombok Lombok adalah pulau yang terletak di sebelah timur Bali. Pulau ini terkenal dengan keindahan pantainya yang memukau seperti pantai Kuta, pantai Tanjung Aan, dan pantai Senggigi. Selain itu, di Lombok juga terdapat Gunung Rinjani, gunung tertinggi kedua di Indonesia yang menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan. 4. Bandung Bandung adalah kota di Jawa Barat yang terkenal dengan keindahan alamnya seperti lembah Gunung Tangkuban Perahu, Kawah Putih, dan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Selain itu, Bandung juga terkenal dengan kulinernya seperti batagor, siomay, dan makanan khas Sunda. [Baca juga : "Ingin Liburan Yang Lebih Bermakna Dan Berkah Saat Bulan Ramadan? Simak Beberapa Tips Berwisata"] 5. Labuan Bajo Labuan Bajo adalah kota yang terletak di ujung barat Pulau Flores. Kota ini terkenal dengan keindahan alamnya seperti Pulau Komodo yang menjadi habitat hewan komodo, pulau-pulau kecil yang memukau seperti Pulau Padar dan Pulau Kelor, serta keindahan bawah lautnya yang menakjubkan. Saat liburan Lebaran, Sobat Triptrus dapat mengunjungi Labuan Bajo untuk menyaksikan hewan komodo secara langsung dan snorkeling di perairan Labuan Bajo. Itulah lima opsi destinasi wisata menarik untuk mengisi liburan Lebaran di Indonesia. Selamat menikmati liburan Sobat Triptrus! (Sumber: Artikel Shalahudin Hikam Al Ayubi Foto @jiaqianqianqian) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...