shop-triptrus



10 Destinasi Menarik Pulau Morotai

TripTrus.Com - Sebagai sebuah negara kepulauan, tentu tidak mengherankan jika sampai detik ini, Indonesia ternyata masih menyimpan berbagai misteri keindahan alam yang menunggu untuk ditemukan. Dan salah satunya adalah Pulau Morotai, yang berlokasi di sisi utara Pulau Halmahera, Propinsi Maluku Utara. Bahkan, banyak juga yang bilang kalau keindahan Morotai sebanding, atau bahkan lebih indah jika dibandingkan dengan Raja Ampat yang sudah lebih dulu terkenal. Apakah Anda sudah berencana untuk berpetualang jauh dari rumah dan masih mencari-cari ide destinasi wisata yang wajib dikunjungi? Kalau iya, maka wisata Morotai jelas adalah jawaban yang jangan sampai Anda lewatkan. Berikut ini adalah berbagai destinasi menarik serta hal-hal seru yang bisa anda temukan hanya di Pulau morotai! Penasaran? Simak ulasannya berikut ini! 1. Pulau Dodola       View this post on Instagram Pulau Dodola Morotai... ๐Ÿ˜๐Ÿ’•๐Ÿ๐Ÿ–๐ŸŒŠ #dodola #pulaudodola #dodolaisland #morotai #morotaiisland #pulaumorotai #exploremorotai #maluku #indonesia #pantaimorotai #beach #beachlover #mylife #mytrip #myadventure #doctorlife #pantai #pantaiindonesia #wonderfullindonesia #wonderfulindonesia #indonesiaindah #djispark #drone #dji #djiamazing #myholiday #lovebeach #loveislove #lovemylife #adventure A post shared by Jesslyn Sanusi, dr, SpOG (@jesslyn_sanusi) onAug 29, 2018 at 8:56am PDT Seperti yang sudah Anda ketahui, Maluku sebagai sebuah propinsi kepulauan memiliki berbagai pulau dan masing-masing sama-sama wajib dikunjungi minimal sekali seumur hidup. Tak terkecuali Morotai, yang juga dikelilingi oleh berbagai pulau kecil yang bisa Anda kunjungi dengan mudah menggunakan perahu. Salah satunya adalah Pulau Dodola, yang terbagi jadi Dodola Besar dan Dodola Kecil, dan terpisahkan jarak sejauh 500 meter saja. Tapi, ketika kondisi air laut sedang surut, kedua pulau ini akan terlihat seolah jadi satu! Pantai pasir putih yang menyebar di pesisir pulau adalah daya tarik utamanya. Dan tentunya, lokasi ini sangat jauh dari keramaian jadi suasananya dijamin berbeda! Anda juga bisa menikmati hiburan air menaiki jetski atau menghabiskan waktu sambil snorkeling atau menyelam. Yang hobi memancing juga akan dimanjakan di sini! 2. Pulau Sumsum Salah satu wisata Morotai yang satu ini bukan hanya indah, tapi juga punya nilai sejarah. Konon, dulu Pulau Sumsum adalah markas peristirahatan Jenderal Douglas MacArthur, pemimpin pasukan sekutu di area Asia Pasifik. Karena itulah Pulau Sumsum juga dikenal di dunia dengan nama Zum-Zum McArthur Island. Di sini, Anda bisa temukan pantai cantik berpasir putih serta berbagai situs bersejarah lainnya, seperti bekas rumah tinggal Jenderal MacArthur, Monumen MacArthur, dan tempat pendaratan tank amfibi. 3. Pulau Kolorai       View this post on Instagram Anak-Anak Pulau Kolorai . Hidup mereka, disini.. Disini, mereka bahagia.. . . . #AnakPantai #AnakPulau #PulauKolorai #Morotai #KabupatenPulauMorotai #MalukuUtara #NorthMaluku #KoloraiIsland #MorotaiIsland #EastIndonesia #Indonesia #VisitIndonesia A post shared by Yosef Frista Hans Bertiyan (@yosef_hans_bertiyan) onJul 22, 2018 at 1:20am PDT Satu lagi pulau cantik yang juga jadi salah satu wisata Morotai andalan yang wajib Anda kunjungi. Di sini, Anda bisa menikmati tenangnya nuansa pantai yang sepi dengan angin sepoi-sepoi yang menemani dan deburan ombak yang tenang. Jadi, Anda bisa berenang di laut dengan nyaman, atau ber-snorkeling ria bersama teman atau keluarga. Pulau ini juga merupakan pulau di mana para nelayan Morotai tinggal, sehingga Anda juga bisa berinteraksi dengan warga lokal maupun mengamati aktivitas para nelayan saat akan melaut atau pulang dari laut. Kalau memungkinkan, kunjungi Pulau Kolorai ketika Festival Kolorai diadakan! Sebab, para wisatawan bisa mengikuti berbagai kegiatan festibal, seperti Susiru, Tikar Adat, dan Kabilano. 4. Air Kaca Morotai       View this post on Instagram Air Kaca pada masa Perang Dunia II merupakan sumber mata air yang sangat penting bagi pasukan AS. Mata air ini juga sering digunakan Jenderal Mac Arthur untuk mandi dan menurut cerita ketika Mac Arthur mandi di tempat ini, dia dapat melihat ramalan dalam berperang nanti. Wisata Air Kaca adalah salah satu objek wisata yang dapat Anda temukan di Kab. Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara. - The air kaca in the days of world war II the main source of water that is essential for us forces. Springs this general mac arthur also often used to wash and the story when mac arthur a bath in this place, he could see oracle in fight later. The air kaca tourism is one of objects tours that you can find in the morotai island district, north maluku province. - #morotai #morotaiisland #morotaidaloha #morotaitrip #morotaiindah #morotaihits #morotaisantai #morotaibeach #morotaiselatan #morotaiofficial #morotaiscooterclub #instagram #ternate #maluku #malukuutara #northmaluku #hopping #hoppingisland #hoppingislandmorotai #exploremorotai #pesonamorotai #morotaitourism #wonderfulmorotai #barondamorotai #museumswadaya #museum #airkaca #airkacamorotai #wisataairkaca #wisatasejarah A post shared by danny be ๐Ÿ”ต (@terdalam_) onJul 9, 2018 at 4:53pm PDT Inilah salah satu objek wisata Morotai yang paling terkenal. Lokasi ini sebenarnya adalah sebuah sumber mata air, yang saking jernihnya sampai menyerupai kaca. Konon, sumber mata air ini juga dimanfaatkan sebagai tempat mandi Jenderal MacArthur, sehingga lokasi ini juga dikenal dengan nama Mata Air MacArthur. Sampai sekarang, sumber mata air ini masih dipergunakan oleh warga lokal untuk kebutuhan mereka sehari-hari. 5. Pulau Kokoya       View this post on Instagram Repost from @sistalukito #malukuislands_indonesia_repost . . Can never get enough of Morotai D'aloha! Back at this island for the third time, this time for my surface interval between divings with a group of sharks and ship wreck. Loc : Pulau Kokoya, Morotai - Halmahera Utara . . ๐Ÿ“ท @galuhkartikad . . Silahkan kunjungi dan follow @sistalukito untuk melihat galeri keiindahan nusantara yang lainya . . #pulaukokoya #morotai #halmaherautara #malukuislands A post shared by Explore Maluku ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ (@malukuislands_indonesia) onSep 22, 2017 at 2:46am PDT Pulau cantik berikutnya yang dapat Anda kunjungi ketika masih di Morotai adalah Pulau Kokoya, yang juga menawarkan keindahan pantai berpasir putih dan lembut sebagai tempat bersantai. Berbeda dengan pulau-pulau lainnya, Pulau Kokoya tidak berpenghuni, sehingga Anda dijamin akan merasa seolah sedang berada di pulau pribadi! Untuk pergi ke Kokoya, Anda bisa naik kapal cepat yang erangkat dari Kota Duraba. Dan setibanya di sana, Anda bisa menikmati berbagai aktivitas seperti memancing, berenang, snorkeling, dan diving. Dan karena banyaknya terumbu karang yang tersebar mengelilingi pulau, Anda bisa menikmati pemandangan ikan-ikan cantik dan hamparan terumbu karang yang masih alami. [Baca juga : "6 Tempat Wisata Di Banda Neira"] 6. Pantai Rorasa       View this post on Instagram Seperti ombak menghempas pantai kemudian kembali ke laut kembali lagi ke tepi menghempas pantai yang sama. Namun, Air yang kembali tidak sama seperti rasa yang muncul dalam diri menghempas pikiran memunculkan emosi namun sebenarnya rasa dan riak yang terjadi tidak pernah sama. ๐Ÿ“Pantai Rorasa - Morotai, Indonesia ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ#morotai #morotaiisland #pesonaindonesia #genpimorotai #pesonamorotai #pantairorasa #beach #likebeach #beautifulbeach A post shared by Efrid. Claudya .Wangka (@efrid_photo) onJan 13, 2019 at 1:04am PST Sebagai salah satu destinasi wisata Morotai paling populer, maka jangan heran jika pulau yang satu ini lebih ramai jika dibandingkan dengan pulau-pulau lainnya. Tapi, Anda masih bisa menikmati suasana Pantai Rorasa yang lebih sepi jika Anda datang pada hari biasa, bukan saat akhir pekan. Untuk bisa menjangkau Pantai Rorasa, Anda bisa berangkat dari berbagai kota di Morotai, termasuk Kota Daruba dan pergi menuju Desa Buho Buho. 7. Museum Perang Dunia II       View this post on Instagram Dari sini sejarah Perang Dunia ke II di mulai, jejaknya begitu nyata, seakan baru kemarin peristiwa besar itu terjadi. Konon dari sini bom atom Sekutu di bawa dan di jatuhkan di Nagasaki dan Hiroshima Jepang. Jika benar, tidak salah adagium Tanpa Morotai Indonesia bukan Indonesia. Eh... Bisa bekerja sambil liburan di satu waktu, kurang greget apa coba ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€ Masih banyak yang belum di jelajahi dari alam Morotai. Balik lagi di satu kesempatan. Nikmat Allah mana lagi yang engkau dustakan. #morotai #museumperangduniaii A post shared by Hendra Kasim (@hend_kasim) onNov 10, 2018 at 6:33pm PST Seperti yang sudah Anda ketahui, kawasan Pasifik menjadi salah satu lokasi penting berlangsungnya Perang Dunia II. Dan karena alasan itulah mengapa tentara Jepang datang dan menjajah Indonesia. Karena itu, tidak mengherankan jika Anda bisa menemukan lokasi bersejarah yang berkaitan dengan peristiwa penting ini, seperti Museum Perang Dunia II. Apalagi Morotai menjadi lokasi terjadinya Battle of Morotai. Di sini, Anda bisa menemukan berbagai benda bersejarah yang berkaitan dengan peristiwa peperangan tersebut. Ada juga benda-benda yang dulunya merupakan koleksi pribadi para warga sebelum disumbangkan ke museum. Dan selain wisatawan domestik, Anda juga bisa bertemu dengan para wisatawan mancanegara, terutama para veteran perang yang datang dari Amerika dan Australia. 8. Air Terjun Bunga Kokota Bukan hanya pantai, masih ada berbagai jenis keindahan alam yang jadi destinasi wisata Morotai populer. Salah satunya adalah Air Terjung Bunga Kokota yang berlokasi di Desa Mira yang ada di kawasan lereng Gunung Bakulu. Anda juga bisa menemukan sebuah gua sedalam 4 menetr di salah satu titik air terjun yang ada di lokasi ini, sehingga Anda juga bisa berpetualang memasuki gua. Akan tetapi, tentu jangan lupa untuk perhatikan dan jaga keselamatan diri, ya! 9. Tanjung Gorango       View this post on Instagram #tanjunggorango#morotai A post shared by Baiq Dian Zoelaeha (@dizetland) onDec 25, 2018 at 12:20am PST Tak perlu diragukan lagi, berkunjung ke Morotai bisa diibaratkan seperti surge bagi Anda penggemar wisata pantai. Salah satunya adalah Tanjung Gorango yang menawarkan keindahan pasir pantai putih dan deburan ombak yang tenang. Bongkahan karang dan jajaran tebing memberikan sentuhan keindahan alam tersendiri, sehingga lokasi ini jelas wajib Anda abadikan ke dalam foto dan diunggah kea kun media sosial Anda. Teman-teman Anda yang melihat foto-foto tersebut dijamin akan merasa iri! 10. Pulau Tabailenge       View this post on Instagram Surga Dari Desa Bere-bere adalah Pulau Tabailenge....๐Ÿ๐Ÿ–Sebuah Pulau yg begitu Bersih dan Asri di kelilingi Indahnya Pasir Putih yg begitu halus Keindahan Bawah lautnya membuat kita Tak Mau berhenti bermain dengan Laut. #100CoEWonderfull2019 #10CoEpilihanNetizen โ™ก#PulauDodola โ™ก#PulauMitita โ™ก#PulauTabailenge โ™ก#PulauTelur/Pasirputih โ™ก#pulauKoloray โ™ก#Tanjung Gurango โ™ก#Tanjung Sopi โ™ก#Air Terjun Raja โ™ก#Gua Popogu โ™ก#Museum Swadaya #CoE2019PropinsiMalukuUtara #GenpiMorotai #Repost A post shared by IkHa Bilo (@ikha_bilo) onJan 21, 2019 at 3:58pm PST Berlokasi di sisi timur Morotai, Pulau Tabailenge adalah destinasi wisata Morotai lainnya dengan hamparan pantai berpasir putih yang dikontras dengan jajaran pepohonan hijau nan subur dan bentangan air laut berwarna biru jernih. Untuk mencapai Pulau Tabailenge, Anda bisa berangkat naik kapal selama 15 menit dari Desa Bere-Bere. Itulah daftar berbagai lokasi wisata Morotai yang wajib Anda kunjungi minimal sekali seumur hidup! Bagi Anda yang sudah pernah berkunjung ke Morotai, mana destinasi wisata yang sudah Anda kunjungi dan jadi favorit Anda? (Sumber: Artikel gotravelly.com Foto indonesia.travel)
...more

Memilih Trip Impian

TripTrus.Com - Memanfaatkan waktu libur untuk menjelajah Nusantara bisa dibilang jadi salah satu kegiatan favorit orang Indonesia mulai beberapa tahun ini. Ini wajar saja, mengingat luasnya negara kita dan ribuan destinasi wisata dari Sabang hingga Merauke dan dari Miangas hingga Rote. Banyak traveler yang memberanikan diri pergi berbekal peta dan cerita teman atau blog yang dibaca. Tapi banyak juga mereka yang menggunakan jasa para pelaksana trip (trip operator) independen untuk menjelajah Indonesia. Tapi, apa yang terjadi apa bila uang yang sudah dibayarkan ternyata berbuah kekecewaan akibat trip yang diikuti ternyata tidak sesuai dengan harapan? Atau yang lebih parah lagi, uang yang sudah dibayarkan ternyata menguap begitu saja karena trip operator yang dipilih mangkir atau lenyap tanpa jejak begitu saja. Untuk itu, lihat beberapa tips dari TripTrus.com untuk agar trip impian kamu tidak berubah jadi mimpi buruk. 1. Pilih Trip Yang Pas Buat Kamu Sebelum memulai memilih trip operator yang tripnya akan kamu ikuti, pilih dulu trip yang sesuai dengan alokasi waktu (tanggal libur/cuti), bujet, dan destinasi serta kegiatan yang diinginkan. Karena kemungkinan besar akan sulit, misalnya, untuk melakukan kegiatan snorkeling atau diving  apabila mengikuti trip ke daerah pegunungan. Teliti dulu itinerary yang ada untuk melihat kemampuan kamu untuk mengikuti trip yang kamu inginkan. Cari juga informasi mengenai tempat yang akan didatangi, mungkin saja saat ikut trip nanti informasi itu bisa jadi bahan pembicaraan yang menarik dengan peserta trip lain. 2. Lakukan Background Check Setelah menemukan trip impian kamu, langkah berikut ini adalah pilih trip operator yang mengadakan trip ke destinasi yang kamu inginkan. Lalu cari  tahu mengenai pengalaman dan reputasi trip operator dengan melihat berbagai informasi. Misalnya dengan menelusur kegiatan trip yang pernah  dilakukan oleh trip operator tersebut lewat media sosial atau foto-foto yang trip operator itu tampilkan di website atau meminta nomor telepon atau email orang yang bisa memberikan rekomendasi untuk trip operator tersebut. Lihat juga apakah trip operator tersebut melakukan promosi tripnya di berbagai forum dan marketplace, lalu cari tahu apakah trip operator ini sudah dipercaya oleh website tertentu - misalnya memiliki status Trusted Operator di TripTrus.com - atau rekomendasi dari para peserta lain yang pernah mengikuti trip oleh sang trip operator. 3. Bandingkan Harga Dengan Service Yang Didapatkan Untuk lebih memastikan pilihan trip dan trip operatornya, perkirakan apakah harga yang ditawarkan sesuai dengan service dan fasilitas yang diberikan oleh trip operator pada saat trip berlangsung. Lihat apa saja yang termasuk dan tidak termasuk dalam biaya trip agar kamu bisa lebih siap apabila harus melakukan pembayaran di luar biaya trip.Siapkan juga dana cadangan yang dapat digunakan misalnya untuk membeli oleh-oleh, membeli makanan yang tidak ada dalam fasilitas trip tersebut, atau menyewa kendaraan, peralatan atau mengikuti kegiatan lain pada saat trip.  4. Minta Informasi Lebih Lengkap Sebelum Trip Dimulai Setelah mendaftarkan diri mengikuti trip, jangan lupa untuk menanyakan informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan trip dan destinasi yang dituju, misalnya; peralatan dan perlengkapan yang harus atau tidak boleh dibawa, persiapan fisik sebelum trip (misalnya dengan meminum obat-obatan tertentu). Tanya juga apakah akan ada pertemuan atau briefing sebelum trip diadakan. Ini juga berguna untuk memperkenalkan diri dengan para peserta lainnya. Mungkin saja dari mereka kamu jadi dapat ide dan rekomendasi tujuan wisata lain dan trip operator lain yang direkomendasikan. Gampang, kan?
...more

Sejarah Singkat Pabrik Gula Madukismo Jogja

TripTrus.Com - Pabrik Gula Madukismo didirikan pada tahun 1955 pada awalnya bernama Pabrik Gula Padokan. Pada masa pejajahan Belanda pabrik ini hancur lebur dan selanjutnya dirintis kembali oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Selanjutnya didirikan kembali Pabrik Gula Padokan dengan nama Pabrik Gula Madukismo. Gagasan pendirian Pabrik Gula Madukismo bertujuan menolong rakyat karena banyak dari karyawan pabrik yang kehilangan pekerjaan semenjak pabrik tersebut dihancurkan oleh Belanda. Pembangunan kembali Pabrik Gula Madukismo diharapkan dapat menampung lebih banyak lagi orang bekerja dan terlibat dalam usaha Pabrik Gula Madukismo.   black smoke๐Ÿ’จ •••••••• Lokomotif PG Madukismo nomor 3 yang sedang menarik lori isi tebu menuju penggilingan dan seorang pegawai yang sedang menabur pasir supaya roda gak selip #pgmadukismo #pabrikgulamadukismo #madubaru #madukismo #loritebu #dieselhidrolik #veblokomotivbau #karlmarx #babelsberg A post shared by Novian Ananda Perdana (@novian_rf_daop6yk) onMay 23, 2018 at 2:30am PDT Akan banyak para petani terlibat proses penanaman, pemeliharaan, panen dan pabrik sendiri akan banyak menyerap tenaga kerja terutama pada saat musim giling. Perjalanan Wisata Agro Industri adalah melihat proses dari produksi yang dilakukan Pabrik Gula Madukismo. Wisatawan dapat menaiki gerbong yang ditarik lokomotif tua. Wisata ini biasanya dilaksanakan saat musim giling yaitu bulan Mei – September.Wisatawan dapat menyaksikan dari dekat proses produksi gula secara langsung. Proses ini diawali dengan pemerahan nira untuk mendapatkan sari gula kemudian pemurnian nira dengan cara sulfitasi, penguapan nira, kristalisasi, puteran gula dan pengemasan gula. [Baca juga : "Banten Lama, Cerita Yang Memudar"] Saat musim penggilingan tebu datang pada bulan Mei – September, wisatawan dapat melihat ritual cembengan yang dilaksanakan warga sekitar dan karyawan pabrik. Ritual tersebut bertujuan memohon doa restu agar proses penggilingan berjalan dengan lancar. Selama ritual, wisatawan dapat melihat kirab tebu temanten dan berbagai acara kesenian lainnya seperti pasar malam, jathilan dan wayang kulit semalam suntuk. Selain mencermati proses produksi gula, wisatawandapat melihat mesin-mesin tua yang menjadi alat produksi Pabrik Gula Madukismo. Pabrik Gula Madukismo dengan Jembatan Sungai Kwai di Thailand Besi – besi bekas dari mesin produksi di Pabrik Gula Madukismo ini pernah diangkut ke Thailand yang selanjutnya digunakan untuk membangun Jembatan Sungai Kwai. Jembatan tersebut merupakan penghubung antara Thailand dengan Burma yang dahulu merupakan lokasi pertempuran hebat pada masa Perang Dunia ke 2 dan sudah pernah dipakai dalam pembuatan film The Bridge of the River Kwai termasuk dalam Best Movie yang dalam penayangannya berhasil memenangkan 7 Oscar pada tahun 1957.   Pabrik Gula Madukismo dengan Jembatan Sungai Kwai di Thailand Besi – besi bekas dari mesin produksi di Pabrik Gula Madukismo ini pernah diangkut ke Thailand yang selanjutnya digunakan untuk membangun Jembatan Sungai Kwai. Jembatan tersebut merupakan penghubung antara Thailand dengan Burma yang dahulu merupakan lokasi pertempuran hebat pada masa Perang Dunia ke 2 dan sudah pernah dipakai dalam pembuatan film The Bridge of the River Kwai termasuk dalam Best Movie yang dalam penayangannya berhasil memenangkan 7 Oscar pada tahun 1957. #pabrikgulamadukismo #yogya_istimewa A post shared by Rbt (@bintang_rbt78) onAug 3, 2017 at 11:04pm PDT Sekarang jembatan yang dibangun dari besi bekas dari Pabrik Gula Madukismo menjadi obyek wisata ziarah andalan negara Thailand untuk mengenang para pekerja romusa dan pertempuran dengan Sekutu. (Sumber: Artikel njogja.co.id Foto @noviannuliangga )
...more

Libur Akhir Tahun, 5 Tip Cermat Memilih Agen Perjalanan

TripTrus.Com - Liburan akhir tahun hampir tiba. Orang-orang ramai merencanakan perjalanan ke luar kota. Beberapa di antaranya tentu memilih tak repot mengurus ini-itu. Karenanya, mereka umumnya menyerahkan urusan pemesanan tiket hingga hotel ke online travel agent atau OTA. amun kudu jeli. Kalau tak pandai memilah dan memilih, alih-alih memperoleh untung, pelancong malah bakal buntung. Harus cerdik menentukan agen perjalanan, setidaknya yang memiliki beberapa kriteria berikut ini. 1. Yang menyediakan banyak pilihan bertransaksi Deputi CEO Pegipegi—situs online travel lokal Tanah Air—Ryan Kartawidjaja, kepada Tempo, beberapa waktu lalu, memberikan tip buat pelancong yang hendak memilih agen perjalanan supaya tak merugi. Salah satunya, tutur dia, yang menawarkan banyak pilihan bertransaksi. “Bisa transaksi lewat ATM, bank transfer, swalayan, atau inovasi lainnya, seperti pembayaran via hotel.” Dengan demikian, calon pembeli bisa leluasa menentukan sistem pembayaran yang dikehendaki. 2. Yang menawarkan beragam promo menari Kalau sudah berniat ingin berwisata, sebaiknya rajin mengunjungi laman-laman agen perjalanan daring. Sebab, umumnya, setiap bulan mereka mengeluarkan promo menarik. Entah berupa diskon tiket perjalanan, potongan harga masuk lokasi wisata, atau pemberian voucher hotel secara cuma-cuma. Program promo ini bisa dimanfaatkan untuk meminimalisasi bujet perjalanan. 3. Yang menawarkan beragam variasi destinasi Rugi memilih agen perjalanan online bila destinasi wisata yang ditawarkan itu-itu saja. Kalau begini kejadiannya, mending melancong sendiri tanpa menggunakan jasa mereka. Karena itu, sebaiknya memilih agen yang menawarkan destinasi-destinasi antimainstream dan bervariasi supaya tak bosan.   Ini anak baru yg katanya mau join sama kita", mesti diospek dulu biar cacam kayak cacamadventurecrew yg lain gengs ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€ Loc : Pantai Klayar, Pacitan, Jawa Timur . #explorepacitan #cacamadventure #pantaiklayar #liburakhirtahun A post shared by Rofi Al Latif (@rofiallatif) onDec 28, 2016 at 9:21pm PST 4. Yang banyak membuka jaringan kerja sama dengan maskapai penerbangan. Untungnya memilih agen perjalanan online yang terikat kerja sama dengan banyak maskapai ialah pelancong bisa dengan leluasa menyesuaikan pilihan pesawat dengan bujet yang sesuai dengan kantong. Kalau beruntung, mereka malah bisa memperoleh tiket dengan harga rendah. 5. Yang bekerja sama dengan banyak hotel. Hal ini memudahkan pelancong untuk mencari penginapan yang sesuai dengan bujet dan selera. Semakin banyak kerja sama yang dilakukan antara agen dan hotel, semakin besar pula kesempatan pelancong mendapatkan promo yang menarik. (Sumber: tempo.co Foto pexels.com)
...more

6 Tujuan Wisata Kota Tua Jakarta

TripTrus.Com - Kota Tua sebagai salah satu landmark kota Jakarta menyimpan sejuta pesona bagi siapa saja yang mengunjunginya. Setiap akhir pekan, kawasan ini selalu saja ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Bangunan-bangunan tempo dulu zaman Kolonial Belanda adalah salah satu suguhan wisata yang enak dipandang. Selain itu, ternyata Kota Tua masih memiliki objek wisata lainnya yang siap mencuri perhatian banyak wisatawan. Berikut adalah 6 tujuan wisata Kota Tua yang sayang jika Anda lewatkan! 1. Museum Fatahillah   Ber #commuterline kita ke #museumfatahillah #kotatuajakarta #museumwayangjakarta ๐Ÿ˜๐Ÿ˜ A post shared by @ bettyardi onJun 13, 2018 at 3:12am PDT Museum Fatahillah ini dikenal juga dengan Museum Sejarah Jakarta atau Museum Batavia. Pada zaman pendudukan Belanda, gedung ini merupakan balai kota, pengadilan, sekaligus penjara bawah tanah. Tapi kini, bangunan berwarna putih yang terlihat klasik ini beralih fungsi menjadi sebuah museum yang menyimpan beragam barang antik, mulai dari furnitur antik zaman Belanda, prasasti dan arca, hingga alat musik Gambang Kromong. Sedangkan pada bagian luar gedung terhampar sebuah lapangan yang dikenal dengan Lapangan Fatahillah. Pada akhir pekan lokasi ini ramai pengunjung. Biasanya mereka melakukan aktifitas bersepeda ontel, fotografi atau duduk santai sambil menikmati WiFi gratis. Jam operasional : Hari Selasa – Minggu mulai pukul 09.00 – 15.00 WIB Harga : Rp. 2.000,- untuk dewasa dan Rp. 1.000,- untuk anak Alamat : Jalan Taman Fatahillah No 2, Jakarta Barat. Untuk menjangkau tempat ini dari terminal Blok M naik bus Transjakarta koridor 1 jurusan Blok M – Kota dan turun di halte Kota kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki hingga Museum Fatahillah. 2. Museum Bank Indonesia   JalanJalanZeru๐Ÿคฉ #museumbankindonesia A post shared by @ anugrah.christine onJun 23, 2018 at 6:02am PDT Di masa Indonesia baru merdeka, Museum Bank Indonesia menjadi pusat pengendali ekonomi dan moneter. Awalnya bangunan ini adalah sebuah rumah sakit bernama Binnen Hospital. Kemudian dalam perjalanannya dialihfungsikan menjadi sebuah bank yang bernama De Javasche Bank pada tahun 1828. Kemudian sejak tahun 1962, bangunan ini sudah tidak lagi difungsikan menjadi kantor pusat Bank Indonesia dan beralihfungsi menjadi sebuah museum. Meskipun demikian, kondisi bangunannya hingga kini masih terlihat sangat kokoh dengan perpaduan antara bangunan klasik dan modern. Museum Bank Indonesia menggunakan teknologi multimedia, panel statistik, display elektronik, dan diorama untuk mengisahkan peranan Bank Indonesia dalam perekonomian bangsa. Selain itu, pengunjung dapat juga melihat berbagai koleksi menarik seperti uang rupiah dari masa ke masa. Jam operasional : Selasa-Kamis 08.30-14.30, Sabtu-Minggu 09.00-16.00, Jumat 08.30-11.00 WIB Harga : Gratis Alamat : Jalan Pintu Besar Utara No.4, Kota Jakarta Barat Untuk menjangkau tempat ini dari terminal Blok M naik bus Transjakarta koridor 12 jurusan Pluit – Tanjung Priok dan turun di halte Kali Besar Barat. [Baca juga : Menyusuri Budaya Tionghoa Tangerang] 3. Museum Seni Rupa dan Keramik   Museum Seni Rupa dan Keramik. 2007 #wonderfulindonesia #museum #museumsenirupadankeramik #arsitekturphotography #jakarta #streetphotographyindonesia #streetphotographerscommunity #streetphotographyinternational #aboutstreetphotography #lensculture #visionofpictures #bnw_demand #bnwphotography #noiretblancphotographie #blackandwhitephotography #magnumphotos #maklumfoto #architecture #jakarta A post shared by Aran Kulow (@arankulow) onJun 6, 2018 at 2:40pm PDT Tampak luar, Museum Seni Rupa dan Keramik terlihat mewah dengan corak arsitektur Eropa yang dilengkapi dengan pilar-pilar besar. Dan ketika memasuki bagian dalam, keindahan museum semakin bertambah. Pengunjung dapat menyaksikan sekitar 350 lukisan dan 1350 jenis keramik, baik dari nusantara, Asia, hingga Eropa. Bagi Anda yang menyukai karya seni lukis dan kerajinan tangan berbentuk keramik, tempat ini menjadi pilihan yang tepat untuk menambah pengetahuan. Di tempat ini, pengunjung juga dapat mempelajari tentang cara membuat keramik. Jam operasional : Selasa – Minggu mulai pukul 9.00 – 15.00 WIB Harga : Rp. 2.000,- untuk dewasa, Rp. 1.000,- Mahasiswa, Rp. 600,- anak dan pelajar Alamat : Jalan Pos Kota No.2, Jakarta Barat Untuk menjangkau tempat ini dari terminal Blok M naik bus Transjakarta koridor 12 jurusan Pluit – Tanjung Priok dan turun di halte Museum Fatahillah. 4. Toko Merah   Hei! serunya di jakarta.. ada banyak cerita.. macet dienakin aja.. • • • #tokomerah #kotatua #jakarta #indonesia #whpgetlost A post shared by Aditya Dharma Putranto (@aditjaws) onJun 23, 2018 at 3:09am PDT Jika sedang berada di wilayah Kali Besar, tidak jauh dari tempat itu ada sebuah bangunan yang berwarna merah yang dikenal dengan sebutan Toko Merah. Warnanya yang merah menyala memang menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa saja yang melewati tepi sungai Ciliwung. Tapi sayangnya, Toko Merah adalah salah satu tempat di kawasan wisata Kota Tua yang tidak terbuka untuk publik luas. Pengunjung yang ingin bertandang ke tempat ini diharuskan mengurus perizinan yang diperlukan terlebih dahulu. Alamat : Jalan Kali Besar Barat 17, Jakarta Barat Untuk menjangkau tempat ini dari terminal Blok M naik bus Transjakarta koridor 12 jurusan Pluit – Tanjung Priok dan turun di halte Kali Besar Barat. 5. Jembatan Kota Intan   Minggu ini traveling ku gak jauh jauh cukup di ibu kota yang kata orang sangat bising dan macet. Tapi nyata nya ada juga tempat yang sepi dan nyaman buat bersantai. Sudah bertahun tahun aku di Jakarta tapi baru sekali ini aku bisa main ke tempat ini. Dan keturutan juga keinginan ku berfoto di tempat ini. Ada yang bertanya foto dimana itu? Nah aku kasih tau sekarang, itu lokasinya di kota tua dan tempat itu nama nya Jembatan Kota Intan Sunda Kelapa. Sejarahnya Jembatan ini sebenarnya sering mengalami pergantian nama sesuai pergantian zaman. Dan yang terakhir ini setelah Kemerdekaan nama nya Jembatan Kota Intan. Photo by @siska_endarwati #jakarta #wisatajakarta #kotatua #jembatankotaintan #traveling #traveler #instagram #tourismindonesia #like4like A post shared by TRAVEL AND LEISURE (@veronika.desi) onMar 18, 2018 at 4:48am PDT Jembatan yang satu ini merupakan satu-satunya jembatan sisa peninggalan zaman Kolonial Belanda yang ada di Jakarta. Jembatan Kota Intan ini awalnya adalah jembatan biasa yang dibangun pada tahun 1628 yang bernama Jembatan Engelse Brug atau Jembatan Inggris. Jembatan kayu ini memiliki panjang 30 meter dan lebar 4,43 meter. Jembatan tersebut berfungsi sebagai penghubung antara benteng Belanda (VOC) dan Inggris (IEC) yang saat itu berseberangan dan dibatasi oleh Kali Besar. Singkat cerita, pada tahun 1938 fungsi jembatan inipun diubah menjadi jembatan gantung. Tujuannya agar dapat diangkat untuk lalu lintas perahu dan mencegah kerusakan akibat banjir, namun bentuk dan gayanya tidak pernah diubah. Hingga kini Jembatan Kota Intan masih berdiri dengan kokoh dan berfungsi sebagai objek wisata. Jika akhir pekan, tempat ini banyak dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara. Harga : Gratis Alamat : Ancol, Pademangan, Jakarta Barat Untuk menjangkau tempat ini dari terminal Blok M naik bus Transjakarta koridor 1 jurusan Blok m – Kota. 6. Pelabuhan Sunda Kelapa   The fisherman. • • • • #pelabuhansundakelapa #fisherman #sundakelapaharbour #harbour #boat #ship #instagram A post shared by Buddy Trisatyo (@buddy.trisatyo) onJun 24, 2018 at 7:48pm PDT Pelabuhan Sunda Kelapa usianya lebih tua dari kota Jakarta. Pelabuhan ini sudah ada jauh sebelum Kota Jakarta terbentuk. Karena tempatnya yang strategis, sejak abad ke-12 pelabuhan ini sudah digunakan sebagai tempat persinggahan banyak kapal mancanegara yang datang untuk perdagangan. Selain itu, karena usianya inilah, Pelabuhan Sunda Kelapa udah mengalami lintas penguasa, mulai dari kerajaan Pajajaran, Portugis, Kerajaan Demak, dan Belanda. Sore hari ketika matahari mulai tenggelam adalah saat dimana pelabuhan ini terlihat begitu indah dan cantik. Tergambar jelas siluet kapal-kapal yang sedang bersandar di bibir dermaga. Harga : Gratis Alamat : kelurahan Penjaringan, kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara Untuk menjangkau tempat ini dari terminal Blok M naik bus Transjakarta koridor 1 jurusan Blok m – Kota dan dilanjutkan dengan menggunakan taxi. (Sumber: Artikel jakarta.panduanwisata.id, Foto vakansinesia.com)
...more

Gaung Festival Pesona Takabonarate 2017 Angkat Wisata Bahari Selayar

Triptrus.Com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sebentar lagi punya gawean besar. Kepulauan yang ada di Sulawesi Selatan itu bersiap menggelar kegiatan Festival Pesona Takabonerate 2017 yang akan berlangsung pada 23 hingga 27 Oktober 2017 mendatang. Seperti kesuksesan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, Festival Pesona Takabonerate yang ke-9 ini diharapkan dapat menjadi daya tarik maksimal sekaligus mendatangkan banyak wisatawan ke daerah yang dikenal dengan keindahan wisata baharinya itu. "Meski acaranya di bulan Oktober, tapi kita akan melakukan peluncuran festival dalam waktu dekat ini. Berbarengan dengan Hari Jadi Kabupaten Selayar bulan September ini, kami memiliki unggulan di wisata bahari, pantai-pantai kami sangat indah, festival ini harus mengangkat pesona wisata bahari kami," ujar Bupati Kepulauan Selayar Muh Basli Ali. Berbagai kegiatan dan acara menarik telah dipersiapkan guna menarik minat lebih banyak lagi wisatawan ke daerah yang dikenal dengan Taman Nasional Takabonerate itu. Diantaranya lomba atraksi bahari seperti balap sampan, besak hias, renang massal serta lomba jolloro hias. "Yang menarik juga tidak ketinggalan lomba tarik tambang di atas kapal," ujar Bupati Basli Ali.Berbagai acara seru lainnya juga dapat dinikmati masyarakat serta wisatawan. Seperti wisata kuliner seafood, lomba wisata pantai Tinabo, snorkling, transplantasi karang, pelepasan tukik dan acara penanaman bibit pohon yang mengangkat tema "Sebuah Nama Untuk Sejuta Pohon". "Melalui kegiatan ini kami sekaligus ingin mengajak keterlibatan langsung masyarakat dan wisatawan dalam pelestarian alam di Takabonerate," ujar bupati. Selain itu juga akan diisi pementasan seni suku Bajo dan permainan rakyat yang dipusatkan di Benteng Kepulauan Selayar. Ada juga atraksi seni tari dan musik, under water exhibition (eksibisi bawah laut) dan jelajah pulau Suku Bajo. Lebih lanjut Basli Ali mengatakan, pariwisata memang menjadi salah satu sektor yang tengah diperhatikan Pemkab Kepulauan Selayar. Hal ini tidak lepas dari ragam potensi yang dimiliki salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan ini. Bahkan ia mengatakan telah mempersiapkan 50 kegiatan pariwisata di tahun 2018. Sebagai upaya untuk lebih meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat dan sukses atas rencana festival di Takabonerate itu. Wisata bahari dengan sentuhan budaya atau culture akan membuat Kepulauan Selayar semakin populer di negeri ini. "Selamat berfestival! Salam Pesona Indonesia!," ujar Arief Yahya. Ia mengatakan, penyelenggaraan festival merupakan salah satu cara yang paling efektif dalam mempromosikan satu daerah atau destinasi pariwisata yang ujungnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebuah event, ujar Menpar Arief Yahya, memiliki manfaat ganda. Yaitu manfaat langsung dan tidak langsung. Manfaat yang pertama adalah memperkenalkan destinasi, dan kedua bisa menjadi ikon untuk mendatangkan wisatawan langsung pada saat event berjalan. Selanjutnya memacu masyarakat lokal dalam mengembangkan kreatifitas dan secara langsung terlibat dalam kepariwisataan. “Tidak kalah pentingnya sebuah event atau festival akan menggairahkan dan membangkitkan kesenian dan kebudayaan lokal yang merupakan modal dasar pembangunan kepariwisataan,” kata Arief Yahya. Karena itu Menpar yakin "Festival Pesona Takabonerate" dan deretan kegiatan pariwisata lainnya akan menjadi salah satu ikon yang bisa mencitrakan Kepulauan Selayar sebagai destinasi pariwiasta berkualitas sehingga makin menarik kedatangan wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. (Sumber: Artikel indopos.co.id Foto indonesia-tourism.com)
...more

Menu Buka Puasa Gratis di 5 Masjid Yogyakarta Ini Seperti Rumah Makan

TripTrus.Com - Siapa yang suka berbuka puasa dengan hidangan gratis yang tersedia di masjid-masjid saat bulan Ramadhan? Jika Anda sedang berada di kota Yogyakarta, maka siap-siap untuk makan gratis di beberapa masjid besar di kota pelajar tersebut. Tak sekedar takjil, namun hidangan yang disediakan mirip dengan rumah makan. Menunya adalah nasi lengkap dengan lauk pauk dan minuman. Sebuah hadist Rasulullah SAW yang berbunyi: “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga" Rupanya membuat banyak sekali muslimin terpacu untuk bersedekah. Mereka beramai-ramai menyumbang untuk hidangan berbuka puasa di masjid-masjid kota Yogyakarta agar para musafir dapat menikmati hidangan tersebut. Dimana saja masjid yang menyediakan hidangan berbuka layaknya rumah makan tersebut? yuk simak berikut ini seperti dilansir laman jogjastudent.com: 1. Masjid Gedhe Kauman   19 Mei 2018 (17:28 wib). . #latepost #jogja #mahasiswajogja #masjidgedhekauman A post shared by Taufik A. Nurrohim (@tata_amertha96) onMay 19, 2018 at 2:06pm PDT Masjid ini letaknya di barat alun-alun Yogyakarta, dan selalu ramai dikunjungi jama’ah. Saat Ramadhan ada hidangan berbuka yang disediakan dan khusus hari Kamis, pihak keraton akan memasak menu tongseng atau gule kambing untuk buka puasa. 2. Masjid Jogokaryan   Pulang kerja, Ngaji dulu... Dunia dpt, akhirat jg dpt.. #masjidjogokaryan #majelisjejaknabi A post shared by Hengky Irawan (@bang_hengkyirawan) onFeb 8, 2018 at 2:02am PST Masjid Jogokaryan terletak di Jalan Jogokaryan no.36 Yogyakarta. Berbagai acara yang meramaikan Ramadhan selalu digelar disana, hingga lokasi tersebut kerap disebut Kampung Ramadhan. Buka puasa di masjid Jogokaryan luar biasa istimewanya karena per hari menyediakan 1200-1500 piring makanan lengkap untuk jamaah. [Baca juga : Inilah Kisah Warga Pekojan Semarang Melestarikan Bubur India] 3. Masjid Kampus UGM   Ngabuburit di hari ke 3 Ramadhan #masjidkampusugm #ramadhankareem A post shared by wahyumultazam (@wahyumultazam) onMay 19, 2018 at 3:28am PDT Menu buka puasa gratis di masjid kampus UGM ini juga terbilang banyak, yakni 1000 porsi di 10 hari pertama, lalu 750 porsi, dan 500 porsi untuk 10 hari kedua dan 10 hari terakhir Ramadhan. Mengapa makin sedikit, karena umumnya mahasiswa mulai berkurang di hari-hari akhir bulan suci tersebut karena sudah pulang kampung. 4. Masjid kampus Ahmad Dahlan   Indahnya malam ini, Ya Allah. berkahi lah setiang langkah hambaMu ini, semoga di Ramadhan ini banyak hikmah yang dapat ku petik. pantas kan dan cukupkan lah aku untuk terus berjalan, berikhtiar menyempurnakan agama ini, menjalankan segala apa yang di perintahkan dan dituntunkan. Aaaminnn ya Rabb A post shared by fathya fikri izzuddin (@izzuddinfathya) onMay 20, 2018 at 6:22am PDT Masjid kampus Ahmad Dahlan bahkan mengeluarkan daftar menu yang menggiurkan untuk buka puasa selama satu bulan. Mulai dari tongseng sampai rica-rica enthok ada dalam daftar menu masjid kampus tersebut. Luar biasa. 5. Masjid Nurul Islam Jakal   A post shared by ุงู‡ุฏู†ูŠ ู…ุง ุงูˆุญูŠ ู…ูุชุญ ุงู„ุฑุญู…ู‡ (@ihdiny) onDec 6, 2017 at 2:36am PST Letaknya di Jalan Raya Kaliurang KM 6,5 dan selalu ramai saat buka puasa, karena ada nasi padang yang akan menemani buka puasa jamaahnya. Jangan heran, sebab ada rumah makan padang Sederhana yang terletak di sebelah masjid tersebut. Selain ke 5 masjid tersebut, ada pula berbagai masjid lain yang menyediakan menu buka puasa gratis yang istimewa di kota Yogyakarta dan bisa Anda nikmati saat Ramadhan. Nah, silahkan jelajahi sendiri setiap sudut kota Yogya sembari berburu takjil dan hidangan gratisnya.  (Sumber: Artikel-Foto sidomi.com)
...more

5 Fakta Sejarah Tentang Pulau Penyengat

TripTrus.Com - Pulau Penyengat adalah sebuah pulau di wilayah Kepulauan Riau. Belanda menyebutnya sebagai PUlau Mars. Pulau ini terletak di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang berjarak kurang lebih 2 km dari pusat kota. Pulau ini berukuran panjang 2.000 meter dan lebar 850 meter, berjarak lebih kurang 35 km dari Pulau Batam.  Pulau ini dapat ditempuh dari pusat Kota Tanjung Pinang dengan menggunakan perahu bermotor atau lebih dikenal pompong yang memerlukan waktu tempuh kurang lebih 15 menit. Pulau Penyengat merupakan salah satu objek wisata di Kepulauan Riau. Berdasarkan informasi yang dihimpun batamnews dari wikipedia dan berbagai sumber, berikut adalah keistimewaan Pulau Penyengat.       View this post on Instagram Goes to Pulau Penyengat.. . Pulau Penyengat di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, sedang bersiap untuk mengadakan Festival Pulau Penyengat 2019 yang diadakan pada 14-18 Februari. Acara ini dipusatkan di Balai Adat Melayu Pulau Penyengat. Banyak kegembiraan dapat ditemukan di Festival kali ini. Wisatawan yang datang dapat menikmati lebih dari 20 kegiatan seni budaya di sana, seperti lomba dayung, lomba dayung bantal di laut, lomba tangkap bebek di laut, lomba gurindam 12, dan kompetisi becak bermotor dekoratif. Tiga acara teratas adalah Malay Fashion Penyengat Serantau, Short Film Netizen Stinger Halal Competition, dan the Halal Competition Stinger Pattern Tour. #FestivalPulauPenyengat2019 #PulauPenyengatFest2019 #FestivalPulauPenyengatKepri #PesonaPulauPenyengatFest2019 #EnjoyPulauPenyengatFest2019 #WonderfulFestPulauPenyengat #YukKePenyangatFestival2019 #PesonaFestPulauPenyengat2019 #SemarakFestivalPenyengat2019 #PesonaWisataPulauPenyengat #PesonaIndonesia A post shared by Edy Singomoto (@singomoto) onFeb 13, 2019 at 5:35pm PST 1. Pusat pemerintahan Kerajaan Riau Pulau Penyengat pernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Riau. Ketika itu namanya menjadi Pulau Penyengat Inderasakti.  Pada 1803, Pulau Penyengat awalnya dibangun sebagai pusat pertahanan. Pulau ini kemudian dibangun menjadi negeri dan  berkedudukan Yang Dipertuan Muda Kerajaan Riau-Lingga. Ketika itu, Sultan berkediaman resmi di Daik-Lingga. Pada tahun 1900, Sultan Riau-Lingga pindah ke Pulau Penyengat.  Sejak itu lengkaplah peran Pulau Penyengat sebagai pusat pemerintahan, adat istiadat, agama Islam dan kebudayaan Melayu. 2. Pulau bersejarah Pulau Penyengat merupakan pulau yang bersejarah. Pulau ini memiliki kedudukan penting dalam peristiwa jatuh bangunnya Imperium Melayu.  Peran penting tersebut berlangsung selama 120 tahun, sejak berdirinya Kerajaan Riau di tahun 1722, sampai akhirnya diambil alih sepenuhnya oleh Belanda pada 1911. 3. Jadi kubu pertahanan perang saudara di Johor Awalnya pulau ini hanya sebuah tempat persinggahan armada-armada pelayaran yang melayari perairan Pulau Bintan, Selat Malaka dan sekitarnya.  Namun pada tahun 1719 ketika meletus perang saudara memperebutkan tahta Kesultanan Johor. Perang tersebut antara Raja Kecil, keturunan Sultan Mahmud Syah melawan Tengku Sulaiman, keturunan Sultan Abdul Jalil Riayatsyah. Pulau Penyengat mulai dijadikan kubu pertahanan oleh Raja Kecil. Ia memindahkan pusat pemerintahannya dari Kota Tinggi (Johor) ke Riau di Hulu Sungai Carang (Pulau Bintan).  Perang saudara itu dimenangkan oleh Tengku Sulaiman dan saudaranya. Mereka dibantu lima orang bangsawan Bugis Luwu, yaitu Daeng Perani, Daeng Marewah, Daeng Chelak, Daeng Kemasi dan Daeng Menambun.  Selanjutnya, Tengku Sulaiman mendirikan kerajaan baru yaitu Kerajaan Johor-Riau-Lingga, pada 4 Oktober 1722. Sedangkan Raja Kecil menyingkir ke Siak dan mendirikan Kesultanan Siak. 4. Ada banyak bangunan bersejarah Bangunan bersejarah di Pulau Penyengat di antaranya yaitu Masjid Raya Sultan Riau, Mushaf Al-Quran, Istana Kantor dan Balai adat Melayu. Monumen Bahasa Melayu juga didirikan di pulau ini. Pada tanggal 19 Agustus 2013, diletakkan batu pertama pembangunan Monumen Bahasa Melayu di areal dalam bekas Benteng Kursi, Pulau Penyengat, oleh Gubernur Kepulauan Riau, HM Sani.  Pembangunan monumen ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan Pemerintah Provinsi Kepri terhadap jasa-jasa Raja Ali Haji sebagai pahlawan nasional di bidang bahasa. Selain itu juga untuk lebih mengenalkan tentang asal dan arti bahasa Melayu yang dipakai di Kepulauan Riau dan Lingga, serta bahasa Indonesia yang digunakan saat ini. [Baca juga : "4 Tempat Bersejarah Di Kota Cilegon"] 5. Pulau Mas Kawin Pulau penyengat menjadi mas kawin Sultan Kasultanan Riau III Sultan Mahmud Syah untuk Raja Hamidah yang kemudian dikenal sebagai Engku Puteri Raja Hamidah. Mereka menikah pada tahun 1803. Engku Puteri Raja Hamidah merupakan putri dari Yang Dipertuan Muda (YDM) Riau IV, Raja Haji Fisabilillah. Setelah menikah dengan Sultan Mahmud Syah dan diberikan Pulau Penyengat, ia kemudian bermukim di pulau tersebut hingga akhir hayat pada 1844. Hingga saat ini, banyak keturunan Engku Puteri Raja Hamidah yang dimakamkan di tempat tersebut. Engku Puteri Raja Hamidah sendiri dimakamkan di kompleks pemakaman Dalam Besar.  Pada kompleks tersebut, juga dimakamkan Raja Ali Haji yang dikenal sebagai pengarang Gurindam Dua Belas dan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Di kompleks itu pula dimakamkan Raja Ahmad dan Yang Dipertuan Muda (YDM) Riau IX, Raja Abdullah. (Sumber: Artikel batamnews.co.id Fotokebudayaan.kemdikbud.go.id)
...more

Bamboo Rafting di Loksado

Di pertengahan tahun 2012, sebuah penawaran dari maskapai penerbangan lokal membuat saya tertarik untuk segera packing dan pergi ke Banjarmasin. Seorang teman yang berdomisili di Banjarmasin menginformasikan sebuah kegiatan menarik yang belum pernah saya coba. Berbekal ransel dan tiket penerbangan murah, saya pun berangkat ke Banjarmasin. Tiba di Banjarmasin, saya jadi mengerti kenapa ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini mempunyai julukan “Kota Seribu Sungai”. Kota yang terletak di delta sungai Barito dan sungai Martapura ini terdiri dari “pulau-pulau” kecil yang dikepung oleh sungai. Setelah menyempatkan diri menikmati Ketupat Kandangan yang nikmat dan mengunjungi pasar terapung Lok Baintan, saya bergegas menuju Loksado – sebuah kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Dari Terminal Kandangan di Banjarmasin, saya menaiki bus dan menempuh perjalanan selama kurang lebih empat jam untuk mencapai Loksado. Tapi, setelah turun dari bus, saya masih harus menempuh sekitar 1 jam dengan menaiki ojek. Sebelum menaiki ojek, saya sudah mempersiapkan diri untuk menempuh jalur yang rusak dan tidak nyaman. Tapi ternyata saya salah. Jalur menuju Loksado melewati jalanan yang rapih dan pemandangan di kanan-kiri jalan teramat sangat indah. Bukit-bukit yang hijau serta udara yang segar membuat perjalanan menuju Loksado tidak terasa melelahkan. Tiba di Loksado, saya pun langsung beranjak menuju guesthouse yang direkomendasikan teman. Balkon di penginapan menampilkan pemandangan yang lagi-lagi membuat saya kehilangan kata-kata. Tapi saya ingat tujuan saya ke Loksado, yaitu mencoba Balanting Paring (bamboo rafting). Untungnya penginapan yang saya tempati bisa menawarkan bamboo rafting. Karena memang ini tujuan saya ke sini, langsung saya iyakan tawaran itu. Satu hal yang diinformasikan oleh informasi guesthouse tersebut adalah bamboo rafting lebih nyaman dilakukan pada saat sore hari, karena cuacanya tidak terlalu panas dibandingkan siang hari. Pada saat saya tiba di lokasi Sungai Loksado di mana bambu rafting tersebut dapat dilakukan, nampak dua orang turis dari Jerman yang sedang bersiap-siap untuk mencoba bamboo rafting.  Biasanya per rakit di kenakan biaya Rp 250,000, harga disamakan untuk turis lokal ataupun mancanegara dan satu rakit dapat menampung dua atau tiga orang dengan satu pemandu. Penumpang juga tergantung dari berat badan, bila terlalu berat biasanya pemandu akan menyarankan posisi duduk di atas rakit bambu tersebut agar penumpang merasa nyaman saat mengarungi Sungai Loksado yg sudah terkenal di mancanegara dari bamboo rafting-nya. Dari informasi bapak yang memandu rakit yang saya naiki, rakit bambu di Loksado kebanyakan tidak dimiliki langsung oleh pendayungnya, tapi ada beberapa yang didayung oleh pemilik rakit itu. Jika biasanya rafting menggunakan perahu karet dan mengenakan berbagai peralatan keamanan lengkap – seperti pelampung dan helm, bamboo rafting di Loksado tidak menggunakan alat-alat tersebut. Cuma berbekal nyali dan dayung dari bambu, para pengunjung yang menaiki rakit dari bambu akan mengarungi sungai Loksado selama dua jam. Menurut pemandu rakit saya, yang harus diperhatikan saat mengayuh dayung berupa sebatang bambu panjang itu adalah jangan sampai bambu jadi tersangkut pada bebatuan di dasar sungai, karena akan sulit untuk mengambil bambu yang tersangkut di dasar sungai, sehingga rakit tidak dapat dikayuh. Beberapa kali bambu yang saya gunakan tersangkut batu, bahkan bambu yang dipegang pemandu sempat hampir lepas karena tersangkut. Dan yang membuat saya sedikit kaget, bambu itu hampir mengenai kepala saya. Setelah sekitar dua jam mengayuh, akhirnya saya tiba di titik akhir perjalanan rakit. Meski lelah dan pakaian sebagian besar basah, tapi saya puas – bahkan mungkin kurang puas karena kegiatan yang mendebarkan itu membuat saya ingin mencoba lagi. Yang pasti, keesokan harinya saya sebelum meninggalkan Loksado sempat mampir ke Air terjun Haratai dgn menggunakan sepeda motor selama 45 menit dari penginapan. Akhirnya saya mengakiri perjalanan saya di Kalimantan Selatan ini dengan kebanggaan dan kenangan tersendiri.   Photos courtesy of: Marlina Liem Marlina Liem adalah seorang traveler yang ingin mengunjungi seluruh dunia. Tapi sebelum itu, Marlina ingin mengunjungi seluruh Indonesia. Trip-trip lain oleh Marlina dapat dilihat di Facebook (Marlina Liem).
...more

ButikTrip.com
remen-vintagephotography
×

...