shop-triptrus



Saat Liburan, Kaum Millennial Lebih Suka Pamer Foto Olahraga

TripTrus.Com - Anak muda zaman sekarang, ternyata cenderung lebih suka mengunggah selfie saat sedang berolahraga, ketika mereka sedang berlibur. Menurut sebuah survei, hal tersebut karena mereka terinspirasi oleh para selebriti yang sering mengunggah foto saat sedang berolahraga. "Survei yang dilakukan oleh situs pemesanan akomodasi online Hotels.com itu menyatakan bahwa anak muda millennial lebih suka memajang foto di gym, dibandingkan foto di pantai saat sedang liburan."   When it’s -20 degrees Celsius outside, it’s hard not to think about last summer’s vacation on Maui! #family #familyvacation #snorkeling #maui #itscoldoutside #familytime #itsinmynature A post shared by Heather (@heatherwilsonoutdoors) onDec 27, 2017 at 8:37pm PST Dalam survei tersebut, diketahui bahwa 15 persen anak muda memilih mengunggah foto saat sedang berolahraga outdoor dan 10 persen yang mengunggah foto saat menggunakan pakaian renang (10 persen). Survei terhadap 8.400 orang dewasa di 28 negara itu dilakukan oleh OnePoll pada 31 Maret sampai 21 Juni. Demikian dilansir dari Indian Express, Selasa 19 September 2017. 38 persen wisatawan muda mengaku bahwa mereka berolahraga untuk bertemu orang baru, 29,8 persen mereka ingin mencari alternatif tempat baru. Sementara itu, 55 persen di antaranya berolahraga, demi menjaga suasana hati dan 32,7 persen mengatakan mereka ingin menjaga berat badan saat liburan. "Tak hanya itu, mereka juga ternyata memilih hotel, atau penginapan berdasarkan fasilitas kebugarannya." “Menjaga kebugaran saat ini sangat penting, sehingga kaum millennial. Jadi, mereka memilih hotel berdasarkan bagaimana hotel tersebut akan membantu mereka tetap sehat saat liburan,” ujar Jessica Chuang, direktur Hotels.com. (Sumber: viva.co.id Foto freepik.com)
...more

Hal Yang Harus Dibawa Ketika Berpergian Ketika Ramadhan

TripTrus.Com - Berpergian jauh memang seringkali menjadi aktivitas yang dilakukan oleh sebagian besar orang, bahkan ketika sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Islam memberikan keringanan bagi orang yang sedang dalam perjalanan jauh untuk tidak berpuasa dan dapat meng-qadha' puasa tersebut di luar bulan Ramadan.       View this post on Instagram A post shared by Mr.H (@mr.kc_3563) Meskipun begitu, masih banyak umat muslim yang tetap berniat untuk berpuasa selama perjalanan jauh seperti saat mudik, silaturahmi, atau berlibur ke tempat wisata, baik sendirian maupun bersama keluarga menggunakan kendaraan pribadi. Agar perjalananmu menjadi lebih menyenangkan dan tidak melelahkan, berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu bawa ketika berpergian selama bulan Ramadan: 1. Makanan dan minuman untuk berbuka dan sahur Sebelum memulai perjalanan yang memakan waktu yang lama selama bulan Ramadan, penting untuk memastikan bahwa Anda membawa persediaan yang cukup untuk berbuka puasa dan sahur. Oleh karena itu, pastikan untuk mempersiapkan makanan dan minuman yang mudah disimpan dan dimakan selama perjalanan, seperti roti, kue, kurma, dan air minum yang aman dan cukup. Dengan membawa persediaan yang cukup, Anda dapat memastikan bahwa Anda memiliki energi dan kekuatan yang cukup untuk menjalankan kegiatan dan tugas sehari-hari tanpa merasa lapar atau kelelahan karena tidak makan atau minum yang cukup. Dalam hal ini, selalu ingat bahwa kesehatan dan keamanan Anda selama bulan suci Ramadan harus menjadi prioritas utama, dan membawa persediaan yang tepat dapat membantu Anda mencapai tujuan ini dengan mudah dan nyaman. 2. Obat-obatan Sebelum memulai ibadah puasa di bulan Ramadan, sangat penting bagi Anda untuk memastikan bahwa Anda membawa obat-obatan yang biasa Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan Anda. Pastikan untuk membawa persediaan obat-obatan yang dapat meredakan sakit kepala, obat flu, atau obat untuk kondisi medis tertentu yang mungkin Anda alami selama berpuasa. Selain itu, penting juga untuk membawa obat-obatan yang dapat membantu mengatasi masalah pencernaan atau kondisi kesehatan lainnya yang mungkin timbul selama bulan Ramadan, seperti obat maag atau obat untuk mengatasi gangguan lambung. Dengan membawa persediaan obat-obatan yang cukup, Anda dapat memastikan bahwa Anda tetap sehat dan nyaman selama berpuasa tanpa mengganggu ibadah puasa Anda. Selain itu, pastikan juga untuk membawa obat-obatan dengan dosis yang tepat dan bawa dokumen medis yang relevan jika diperlukan. Dengan demikian, Anda dapat merasa aman dan siap menghadapi tantangan kesehatan apa pun yang mungkin Anda alami selama bulan suci Ramadan. 3. Pakaian yang sesuai Sangat penting untuk memilih dengan teliti pakaian yang akan Anda pakai untuk perjalanan Anda, terutama jika Anda berencana untuk menghabiskan waktu yang lama dalam perjalanan tersebut. Oleh karena itu, sangat dianjurkan agar Anda memilih pakaian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga sesuai dengan iklim tempat tujuan yang akan Anda kunjungi. Memilih pakaian yang tepat dapat memberikan manfaat besar bagi kenyamanan dan kesehatan Anda selama perjalanan, karena pakaian yang cocok dapat membantu Anda menghindari masalah seperti dehidrasi atau kelelahan yang disebabkan oleh cuaca yang tidak sesuai. Karenanya, pastikan untuk mempertimbangkan dengan matang jenis pakaian yang akan Anda bawa serta kondisi cuaca yang akan Anda hadapi selama perjalanan. 4. Al-Quran dan perlengkapan ibadah Sangat disarankan untuk membawa Al-Quran serta perlengkapan ibadah seperti sajadah dan tasbih selama perjalanan Anda. Hal ini akan memudahkan Anda untuk melaksanakan ibadah shalat dan membaca Al-Quran di mana saja, terutama ketika Anda sedang berada di tempat yang sulit untuk mencari tempat ibadah atau tidak ada tempat ibadah yang tersedia. Dengan membawa perlengkapan ibadah, Anda tidak perlu khawatir tentang mencari tempat ibadah yang sesuai atau terganggu oleh keadaan sekitar ketika melakukan ibadah. Selain itu, membawa Al-Quran dan perlengkapan ibadah juga dapat membantu Anda mempertahankan rutinitas ibadah Anda selama perjalanan. Oleh karena itu, pastikan untuk menyediakan dan membawa perlengkapan ibadah yang diperlukan agar Anda dapat dengan mudah melaksanakan ibadah shalat dan membaca Al-Quran di mana saja dan kapan saja selama perjalanan. 5. Power bank atau charger Sebelum memulai perjalanan selama bulan suci Ramadan, sangat penting untuk memastikan bahwa Anda membawa peralatan yang diperlukan untuk menjaga ponsel Anda tetap terisi daya. Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah membawa power bank atau charger agar Anda dapat mengisi daya ponsel Anda selama perjalanan. Terutama jika Anda mengandalkan ponsel untuk membaca Al-Quran atau menemukan jadwal shalat selama bulan Ramadan, Anda akan membutuhkan daya baterai yang cukup untuk menjalankan aplikasi dan fungsi ponsel Anda. Dalam hal ini, pastikan untuk memilih power bank atau charger yang dapat mengisi daya ponsel Anda dengan cepat dan efisien. Selain itu, pastikan juga untuk membawa kabel USB yang kompatibel dengan ponsel Anda. Dengan membawa peralatan pengisian daya yang cukup, Anda dapat memastikan bahwa ponsel Anda selalu siap digunakan saat Anda membutuhkannya selama perjalanan Anda. Dalam kesimpulannya, membawa peralatan pengisian daya yang cukup adalah suatu hal yang sangat penting selama perjalanan, terutama jika Anda bergantung pada ponsel untuk berbagai keperluan selama ibadah di bulan Ramadan. 6. Uang tunai dan kartu kredit Sebelum memulai perjalanan selama bulan suci Ramadan, sangat penting untuk memastikan bahwa Anda membawa uang tunai dan kartu kredit yang cukup untuk memenuhi kebutuhan selama perjalanan. Pastikan untuk membawa jumlah uang tunai yang cukup untuk membeli makanan dan minuman selama berpuasa atau kebutuhan lainnya yang mungkin Anda butuhkan selama perjalanan. Selain itu, pastikan juga untuk membawa kartu kredit atau kartu debit yang dapat digunakan untuk transaksi keuangan lainnya yang mungkin Anda perlukan, seperti membeli tiket transportasi atau menginap di hotel. Dalam hal ini, pastikan untuk memeriksa saldo rekening bank Anda dan batas transaksi kartu kredit sebelum perjalanan, dan pastikan bahwa Anda membawa kartu dengan batas yang cukup untuk kebutuhan selama perjalanan. Selain itu, pastikan juga untuk menyimpan uang tunai dan kartu Anda di tempat yang aman dan terpisah untuk menghindari risiko kehilangan atau pencurian. Dengan membawa uang tunai dan kartu kredit yang cukup dan disimpan dengan aman, Anda dapat merasa tenang dan nyaman selama perjalanan dan dapat memenuhi kebutuhan finansial Anda dengan mudah dan efisien. 7. Dokumen penting Sebelum memulai perjalanan selama bulan suci Ramadan, sangat penting untuk memastikan bahwa Anda membawa dokumen-dokumen penting yang dibutuhkan selama perjalanan. Pastikan untuk membawa tiket perjalanan Anda, baik tiket pesawat, kereta api, atau bus, dan simpan di tempat yang aman agar tidak hilang. Selain itu, pastikan juga untuk membawa paspor atau kartu identitas yang masih berlaku, terutama jika Anda berencana untuk melakukan perjalanan internasional. Pastikan untuk memeriksa tanggal kadaluwarsa dokumen Anda sebelum perjalanan, dan pastikan untuk memperpanjang atau memperbarui jika diperlukan. Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau perlu menjalani perawatan medis selama perjalanan, pastikan untuk membawa surat keterangan medis atau resep obat dari dokter Anda. Ini akan membantu memudahkan jika ada situasi darurat atau jika Anda membutuhkan perawatan medis selama perjalanan. Dalam hal ini, pastikan untuk membawa dokumen-dokumen tersebut dalam tas atau dompet yang mudah diakses, namun tetap aman dan terlindungi dari kerusakan atau kehilangan. Selain itu, pastikan juga untuk membuat salinan dokumen penting Anda dan simpan di tempat yang terpisah, seperti di email atau di cloud storage, untuk menghindari risiko kehilangan atau pencurian. Dengan membawa dokumen-dokumen penting yang diperlukan selama perjalanan, Anda dapat memastikan bahwa perjalanan Anda berjalan dengan lancar dan Anda siap menghadapi situasi darurat atau keadaan yang tidak terduga selama perjalanan. [Baca juga : "Tips Berpergian Ketika Ramadhan"] Setelah membaca beberapa tips penting yang harus dibawa ketika berpergian selama bulan suci Ramadan, diharapkan dapat membantu Anda mempersiapkan diri secara optimal sebelum berangkat. Meskipun demikian, perlu diingat bahwa daftar perlengkapan yang diperlukan dapat berbeda-beda tergantung pada tujuan perjalanan dan kebutuhan individu. Namun, dengan mempersiapkan diri dengan baik dan membawa perlengkapan yang diperlukan selama perjalanan, Anda dapat menikmati bulan suci Ramadan dengan tenang dan nyaman, serta menjalankan ibadah dengan optimal. Terakhir, semoga tips dan informasi yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat bagi Anda dan membantu Anda dalam merencanakan perjalanan selama bulan suci Ramadan. Kurang lebihnya kami mohon maaf, sampai jumpa di artikel-artikel lainnya. (Sumber: Artikel Shalahudin Hikam Al Ayubi Foto @alaniadita) 
...more

7 Spot Tersembunyi Di Bali Utara Yang Bakal Bikin Lo Terpukau!

TripTrus.Com - Lo udah pernah denger belum, kalo Bali bukan cuma soal pantai-pantai hits di selatan doang? Nah, di Bali Utara ini banyak banget surga tersembunyi yang jarang disentuh turis. Buat lo yang pengen vibe liburan yang beda, nggak terlalu rame, tapi tetep bisa ngecharge energi, Bali Utara emang cocok banget. Ini dia, 7 destinasi keren di Bali Utara yang pastinya worth buat dikunjungi! 1. Pantai Penimbangan – Surga Snorkeling yang Masih Alami       View this post on Instagram A post shared by I Gd Arya Wisnu K | Sewa Drone Bali (@aryawiznu) Pasir putih, tebing-tebing tinggi, dan air laut yang jernih? Cuma ada di Pantai Penimbangan, Buleleng! Buat lo yang hobi snorkeling atau diving, wajib banget mampir ke sini. Terumbu karangnya keren, ikannya warna-warni, dan yang paling penting, suasananya tenang banget. 2. Pantai Pemuteran – Snorkeling Sambil Ikut Konservasi Terumbu Karang Pantai Pemuteran ini punya pasir hitam vulkanik yang unik banget. Di sini lo nggak cuma bisa snorkeling aja, tapi juga bisa ikut dukung pelestarian lingkungan. Pengelola dan warga lokal bener-bener menjaga terumbu karang di sini biar tetep keren. Makanya, lo snorkeling di sini bukan cuma dapet pemandangan bawah laut yang keren, tapi juga ikut ngerawat alam. 3. Nonton Lumba-lumba Liar di Pantai Lovina Siapa sih yang nggak suka lumba-lumba? Nah, di Pantai Lovina, lo bisa nonton langsung lumba-lumba liar di pagi hari! Lo bakal diajak naik perahu tradisional buat nemuin mereka di laut. Pengalaman ini beda banget, lo nggak cuma liat lumba-lumba, tapi juga bisa merasakan hangatnya sunrise di pantai yang tenang ini. [Baca juga : "Festival Musik Outdoor Paling Kece Di Indonesia, Ngerasain Sensasi Asik Nonton Konser Di Alam Bebas"] 4. Pura Ulun Danu Bratan – Keindahan Pura di Tengah Danau Kalau lo mau lihat sisi spiritualnya Bali, wajib banget ke Pura Ulun Danu Bratan! Pura yang terkenal dengan arsitektur megah ini berdiri di tengah Danau Bratan. View-nya nggak ada tandingannya, bikin lo serasa di dunia lain. Udah arsitekturnya cakep, latarnya juga bisa bikin lo terpukau. 5. Danau Tamblingan – Spot Tenang di Tengah Hutan Tropis Cari tempat yang tenang buat chill? Danau Tamblingan jawabannya! Di sini lo bisa naik perahu tradisional atau jalan-jalan di hutan sekitar yang masih alami banget. Udara segar, pemandangan asri, bener-bener pas buat lo yang pengen lepas dari kebisingan kota. 6. Air Terjun Sekumpul – Perjalanan yang Bikin Lupa Segala Kepenatan Sekumpul ini salah satu air terjun paling spektakuler di Bali, tingginya lebih dari 80 meter dengan aliran yang deras! Perjuangan trekking-nya emang butuh effort, tapi worth it banget. Lo bakal ngeliat pemandangan yang nggak ada lawannya pas sampai. Suara gemuruh air, hijaunya hutan tropis sekitar, bikin hati tenang. 7. Air Terjun Aling-Aling – Petualangan Sejuk di Buleleng Air Terjun Aling-Aling ini tempat yang pas buat lo yang suka hiking. Lokasinya dikelilingi hutan tropis yang bikin seger, plus ada kolam alami yang jernih buat lo berendam. Kalau lo lagi butuh relaksasi, suasana damai di sini bakal bikin pikiran lo fresh lagi.  Jadi, kalau lo pengen sesuatu yang baru di Bali, Bali Utara jawabannya! Siap-siap eksplor keindahan Bali yang belum banyak orang tau, dan temuin ketenangan yang bikin hati adem di setiap sudut alamnya. (Sumber Foto @beta.adna) 
...more

Aktivasi Kereta Diharapkan Tingkatkan Wisata Pangandaran

TripTrus.Com - Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyambut baik wacana pengaktivan kembali rute kereta Banjar-Cijulang. Pengaktifan rute tersebut akan menunjang pariwisata Pangandaran yang menguntungkan baik Pemkab Pangandaran dan PT KAI.   stasiun kereta api pangandaran, doeloe.... #keretaapi #sikuik #banjarpangandaran #stasiunpangandaran #pangandarantrip #pangandaranhitz #pangandarantempodoeloe #terowonganwilhelmina #natgeoadventure #mytripmyadventure #mypangandaran #ptkai #kabpangandaran #stasiunkereta #indonesianrailways A post shared by Dani Setiawan (@danistiaone) onNov 15, 2016 at 1:31am PST Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengapresiasi rencana PT KAI menghidupkan kembali rute Banjar-Cijulang yang sempat dihentikan karena kendala ekonomi. "Kereta bagus akan sangat bantu kalau diaktifkan lagi itu. Geliat wisata akan ada orang datang dari Jakarta kesini dan dari mana-mana". Menurutnya, perlu ada alternatif lain transportasi umum yang murah menuju Pangandaran. Selama ini, sebagian besar masyarakat menggunakan bus saja. Jika ada yang menggunakan kereta tetap harus memakai bus setelah transit di stasiun Banjar. Sementara transportasi udara ke bandara Nusawiru terbilang mahal. "Masyarakat perlu angkutan umum yang mudah dan murah, tidak macet kan kalau pakai kereta dan cepat juga," ujarnya. Untuk saat ini, kata dia, Pemkab Pangandaran belum mengambil langkah apapun dalam upaya realisasi rencana tersebut. Sebab Pemkab Pangandaran menunggu koordinasi dengan PT KAI agar tidak tumpang tindih tupoksi. Karena itu, Pemkab Pangandaran  menanti arahan lebih lanjut dari PT KAI untuk merealisasikan wacana tersebut. "Kami perlu koordiansi dengan KAI. Mana yang perlu tanggungjawab kami? supaya masing-masing ada fokus yang dikerjakan apa," ucapnya.   "Jangan sesali sesuatu yg telah kamu lakukan di masa lalu, sesali sesuatu yg tak mampu kamu raih untuk masa depan." IF : KA Lodaya (80) melewati jembatan Cikawung, Daop V Purwokerto.. . . . #railfans #railfansindonesia #railfansbanjar #photography #keretaapi #keretaapikita #kalodaya #semboyan35 #skaidaop2bd #stasiunbanjar #stasiunlangen A post shared by Muhammad Lucky Rinaldy (@muhammad_lucky_rinaldy) onMar 11, 2018 at 6:29am PDT Sebelumnya, rute kereta Banjar-Cijulang mempunyai panjang jalur sekitar 82 kilometer dan melewati sejumlah stasiun. Jalur ini ditutup perlahan-lahan setelah dibangun pada penjajahan Belanda.  Jalur Pangandaran-Cijulang ditutup sekitar tahun 1981 akibat jalur yang sudah lanjut usia. Sedangkan jalur Banjar-Pangandaran menyusul ditutup sekitar 1984. Jalur Banjar-Banjarsari sempat diperbaiki pada 1997. Namun, jalur ini kembali ditutup ketika era krisis ekonomi di akhir kepemimpinan Presiden Soeharto. (Sumber: Artikel republika.co.id, Foto Danumurthi Mahendra)
...more

Karapan Sapi Madura

Karapan sapi yang merupakan perlombaan pacuan sapi yang berasal dari Madura Jawa Timur, bagi kebanyakan masyarakat Madura karapan sapi tidak hanya sebuah pesta rakyat atau acara yang diselenggarakan tiap tahun yang diwarisi secara turun temurun. Tetapi karapan sapi bagi masyarakat Madura adalah bentuk symbol prestise yang dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat Madura, karena sapi yang digunakan untuk pertandingan merupakan sapi sapi yang berkualitas sangat baik tentu dengan perlakuan yang istimewa pula.Pulau Madura tidak hanya dikenal sebagai penghasil garam, tetapi juga penghasil sapi sapi pacuan yang berkualitas sangat baik. Tidak jarang sang pemilik sapi mempersiapkan sapi pacuannya dengan memberikan pijatan khusus dan makanan tidak kurang dari 80 butir telur setiap harinya, agar stamina dan kekuatan sapi sapi tersebut terjaga. Bahkan perlakuan istimewa sapi sapi tersebut dibeberapa rumah terlihat ada yang menghiasi garasi bukan kendaraan mobil tetapi malah sapi tersebut yang berada digarasi rumah. Maklum saja karena untuk sapi yang memenangkan pertandingan dapat mencapai harga Rp 75 juta per ekornya.Dalam perayaan karapan sapi ini, harga diri para pemilik sapi dipertaruhkan. Kalau mereka dapat memenangkan pertandingan, selain hadiah uang didapat biasanya hadiah dari pertaruhan juga mereka dapatkan. Kalau mereka kalah dalam pertandingan ini, harga diri pemilik jatuh dan mereka habis uang yang tidak sedikit untuk karapan sapi ini. Karena perawatan sapi – sapi sebelum pertandingan mahal, dan biasanya mereka menyewa dukun agar menjaga sapinya selamat dari serangan jampi-jampi musuh mereka.Perayaan besar karapan sapi ini diadakan 1 kali dalam setahun, tetapi untuk menuju final harus memenuhi beberapa tahapan terlebih dahulu. Ada dua macam perayaan karapan sapi di Madura, yang pertama adalah Presiden Cup dan Bupati Cup. Untuk Bupati cup biasanya diadakan 2 kali dalam setahun, para pemenang dari bupati cup ini biasanya akan melanjutkan pertandingannya ke Presiden cup, untuk para fotografer momen yang bagus adalah pada saat Bupati Cup. Karena Bupati Cup biasanya diadakan dipinggiran kota, garis pembatas hanya terbuat dari anyaman bambu yang membuat acara ini semakin tradisional, tetapi faktor keamanan karapan sapi Bupati Cup ini sangat kurang jadi berhati hatilah pada saat mengambil momen foto. Yang meriah setelah bupati cup adalah Presiden Cup, acara ini sangat meriah dan ramai. Karena sebagian besar yang mengikuti Presiden Cup ini biasanya adalah para pemenang di Bupati Cup, acara besar ini diselenggarakan di kota Bangkalan dan perayaannya antara bulan September atau Oktober.Dalam even karapan sapi para penonton tidak hanya disuguhi adu cepat sapi dan ketangkasan para jokinya, tetapi sebelum memulai para pemilik biasanya melakukan ritual arak-arakan sapi disekelilingi pacuan disertai alat musik seronen perpaduan alat musik khas Madura sehingga membuat acara ini menjadi semakin meriah.Panjang rute lintasan karapan sapi tersebut antara 180 sampai dengan 200 meter, yang dapat ditempuh dalam waktu 14 sd 18 detik. Tentu sangat cepat kecepatan sapi – sapi tersebut, selain kelihaian joki terkadang bamboo yang digunakan untuk menginjak sang joki melayang diudara karena cepatnya kecepatan sapi sapi tersebut. Untuk memperoleh dan menambah kecepatan laju sapi tersebut sang joki, pangkal ekor sapi dipasangi sabuk yang terdapat penuh paku yang tajam dan sang joki melecutkan cambuknya yang juga diberi duri tajam kearah bokong sapi. Tentu saja luka ini akan membuat sapi berlari lebih kencang, tetapi juga menimbulkan luka disekitar pantat sapi. Setelah bertanding sapi tersebut diberikan beberapa waktu agar luka itu sembuh, tetapi sapi yang dipertandingan dikarapan ini hanya 2 sampai dengan 3 kali saja diberikan pertandingan dan tidak boleh lebih.Jarak pemenang terkadang selisih sangat tipis, bahkan tidak jarang hanya berjarak 1 sampai dengan 2 detik saja, dan hal ini terkadang membuat pihak yang kalah memprotes. Tetapi mereka diberikan kesempatan untuk bertanding lagi dengan yang kalah, dan saat yang membahagiakan bagi para pemenang. Selain mendapat hadiah, biasanya hadiah taruhan jg mereka dapatkan. Selain harga sapi pemenang dapat membumbung tinggi harganya.Karapan Sapi di Madura merupakan pagelaran yang sangat unik, selain sudah diwarisi secara turun menurun tradisi ini juga terjaga sampai sekarang. Even ini dijadikan sebagai even pariwisata di Indonesia, dan tidak hanya turis local dari mancanegara pun banyak yang menyaksikan karapan sapi ini. Semoga kedepannya semakin meriah dan ajang taruhan yang menghiasi karapan sapi tersebut bisa hilang. Kalau Anda mampir ke Surabaya, tidak ada salahnya melihat jadwal dan menonton karapan sapi tersebut. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Letusan Krakatau, Kramat Karam, dan Klenteng Tjoe Soe Kong

TripTrus.Com - "emak, bapak si nona mati, sayang disayang tiap malam saya tangisin, Kramat Karem ada lagunya", tiga kalimat tersebut adalah lirik Keramat Karam, lagu yang dinyanyikan almarhum Masnah Pang Tjin Nio dengan iringan Gambang Kromong (GK) Naga Mustika. Lagu itu mengabadikan saat-saat ketika sekujur kawasan pantai Tangerang dilanda tsunami akibat letusan Gunung Krakatau. Tidak diketahui siapa pencipta lagu ini. Cerita tutur masyarakat Tionghoa Tangerang, atau Cina Benteng, menyebutkan lagu itu muncul tidak lama setelah tsunami melanda sekujur kawasan pantai dan menewaskan banyak orang.       View this post on Instagram Nothing can dim the light, which shines from within.. A post shared by Emma ( I am a nature lover ) (@tinjj88) onJul 30, 2017 at 9:25pm PDT Versi lain lagu ini digubah Sanusi dan dinyanyikan dengan irama ragtime Orkes Kerontjong Sinar Djakarta. Yang membedakan, versi gambang keromong mendayu-dayu, versi keroncong agak sedikit menghentak. Liriknya juga relatif berbeda. Cerita tentang letusan Gunung Krakatau 1883 dan dampaknya terhadap kawasan pantai Tangerang dan Batavia terekam dalam cerita tutur di Klenteng Tjoe Soe Kong dan ditulis Tio Tek Hong dalam buku Keadaan Jakarta Tempo Doeloe. Tjoe Soe Kong adalah klenteng tertua di Tangerang. Letaknya di Kampung Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Warga sekitar, terutama keturunan Tionghoa Benteng, lebih suka menyebutnya Klenteng Tanjung Kait. Sedangkan nama lain klenteng ini adalah Rong Jia Yi Da Bo Gong Miao dan Qing Shui Zhu Sui. Buku saku yang dikeluarkan pengelola menyebutkan Klenteng Tjoe Soe Kong dibangun akhir abad ke-17. Andries Teisseire, pedagang gula Belanda yang mencari komoditas sampai ke Tangerang, menulis adanya klenteng ini saat berkunjung ke Tanjung Kait tahun 1792. Informasi resmi menyebutkan klenteng dibangun imigran dari Propinsi Anxi, Hokkian, Tiongkok Selatan. Semula, klenteng dibangun dengan sangat sederhana, dan menjadi daya tarik setelah mendapat banyak sumbangan benda-benda khas klenteng dari pedagang-pedagang Cina di Batavia. Berbeda dari kebanyakan klenteng di pesisir Pulau Jawa, Klenteng Tjoe Soe Kong tidak dibangun untuk menghormati dewa, tapi seorang shinshe yang hidup di era Dinasti Song. Tjoe Soe Kong, nama tabib itu, berasal dari Propinsi Cuanciu, Propinsi Hokkian. Selama hidup, Soe Kong mengabdikan diri untuk mengobati penduduk yang sakit. Ia mendatangi rumah-rumah penduduk yang sakit, mengobati, dan memberi obat, tapi tak pernah mau diberi imbalan. Versi lain menyebutkan Tjoe So Kong lahir saat Cina diperintah Kaisra Ren Cong dari Dinasti Song. Tahun 1083, wilayah Anxi dilanda kekeringan parah. Tjoe Soe Kong memimpin upacara meminta hujan, dan berhasil. Ia diminta menetap di Anxi, tepat di kaki Gunung Peng Lai. Setelah meningal, masyarakat Anxi yang petani tebu mendirikan klenteng untuk menghormati Tjoe Soe Kong. Di Mauk, masyarakat Tionghoa -- yang juga menanam tebu dan membuat gula -- mendirikan klenteng yang sama. Semula, Klenteng Tjoe Soe Kong di Mauk berupa gubuk tapi menjadi bukti masyarakat yang mapan. Klenteng menjadi pusat pertemuan komunitas Tionghoa di Mauk dan kampung-kampung lain sepanjang pantai Tangerang. [Baca juga : "Menjelajahi Pesona White Sand Island Bintan Yang Memukau"] Tahun 1883, saat Gunung Krakatau meletus, Klenteng Tjoe Soe Kong adalah satu-satunya bangunan selamat dari tsunami. Rumah-rumah penduduk di sekitar klenteng tersapu air bah. Banyak keluarga kehilangan orang tercinta. Seorang seniman orkes gambang, saat itu gambang belum dikenal, mengabadikannya dalam lagu berjudul Kramat Karam atau Gambang Kramat. Wirya Dharma, sesepuh warga Tionghoa Mauk dan generasi kelima imigran asal Anxi, mengatakan klenteng direnovasi tahun 1959 oleh Lim Tiang Pah -- anak Lim Tju Ban, anak Lim Tjeng Houw yang selamat dari tsunami karena berlindung di klenteng. Kini, klenteng diperbesar, indah, dan menjadi salah satu tempat wisata di Tangerang. Penduduk juga membangun altar untuk Hok Tek Ceng Sin, dewa bumi yang banyak dipuja penduduk Tionghoa di pesisir Pulau Jawa. Ada pula altar untuk Embah Rachman, Empe Dato, dan Dewi Neng. Bagian belakang klenteng adalah vihara Buddha. Pada hari-hari tertentu, klenteng menggelar acara yang dihadiri warga dari luar Tangerang. Klenteng Tjoe Soe Kong juga saksi bisu Pembantaian Cina 1740 di Batavia. Saat itu, ratusan warga Tionghoa Batavia yang selamat melarikan diri ke Mauk. Sebagian menetap, dan lainnya melanjutkan pelarian sampai ke seberang Sungai Cisadane dan menetap di desa-desa di Kecamatan Panongan saat ini. (Sumber: Artikel sportourism.id Foto onthehardway.blogspot.com)
...more

Baluran: Sepotong Afrika di Pulau Jawa

Ingin tahu seperti apa Baluran yang dibilang sepotong Afrika di Pulau Jawa? Ikuti tripnya di: http://triptr.us/Bm TRIPTRUS - Dataran sabana di Benua Afrika yang penuh dengan satwa liar berkeliaran dengan bebas tidak hanya bisa disaksikan di layar kaca atau cuma dilihat foto-fotonya di Internet saja. Di pesisir Utara Pulau Jawa, tepatnya di Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur hamparan sabana yang menguning seperti di Afrika terhampar di Taman Nasional Baluran.Nama Baluran diambil dari puncak tertinggi di area itu, yaitu Gunung Baluran (1,294 mdpl). Pada tahun 1937 Gubernur Jenderal Hindia Belanda menetapkan Baluran sebagai kawasan perlindungan dengan menjadikannya suaka margasatwa. Pemerintah Indonesia, lewat Menteri Pertanian dan Agraria, menetapkan Baluran sebagai suaka margasatwa pada tahun 1962. Lalu Suaka Margasatwa Baluran mendapatkan status sebagai Taman Nasional. Keputusan ini diumumkan bertepatan dengan hari Strategi Pelestarian se-Dunia pada tanggal 6 Maret 1980. Pemandangan sabana di Baluran adalah salah satu sabana terindah di Indonesia. Untuk itu, Baluran juga dikenal dengan nama Afrika Kecil di Pulau Jawa.Dengan menempuh perjalanan sekitar satu jam kilometer dari kota Banyuwangi, Jawa Timur, kita dapat mencapai gerbang masuk taman nasional ini. Taman nasional seluas 250 kilometer persegi ini hampir setengahnya (40%) merupakan dataran sabana. Di sini, berbagai satwa seperti Banteng Jawa, Kerbau liar dan Rusa dapat dilihat berkeliaran. Selain itu, sabana Baluran juga merupakan habitat bagi monyet ekor panjang, burung merak, burung rangkong, dan ayam hutan. Daerah yang paling terkenal di sabana Baluran adalah Bekol. Padang rumput yang luas inilah yang membuat Baluran mendapatkan julukannya sebagai "tiruan" sabana Afrika. Di pinggir sabana Bekol, terdapat hutan rimbun yang menyambut sejak kita memasuki gerbang masuk TN Baluran. Tapi Baluran tidak hanya berupa lansekap sabana saja. Pantai Bama yang terletak sekitar 15 kilometer dari gerbang masuk TN Baluran menampilkan pemandangan laut yang menakjubkan dengan air yang biru kehijauan dan ombak yang yang tak henti bergulung. Pantai Bama juga merupakan tempat yang keren untuk olahraga air seperti snorkeling, diving dan canoing. Lalu bagi penggemar mendaki gunung, Gunung Baluran yang berdiri menjulang di pinggir sabana Baluran mengundang kita untuk mendakinya. Di atas gunung Baluran terdapat kawah dengan lebar 600 meter dan sumber air yang tidak pernah kering sepanjang tahun. Selain itu, terdapat pula Gua Jepang, yang jadi sakti pertempuran tentara Indonesia dengan tentara Jepang. Gua dengan luas 12 kilometer ini terbagi menjadi dua ruangan. Dulunya, salah satu ruangan dijadikan tempat penyimpanan senjata oleh tentara Jepang, sementara ruangan satu lagi untuk menjaga dari serangan tentara Indonesia.   Photos taken from: commons.wikimedia.org, travelboogie.wordpress.com, indonesia.travel
...more

Bintan Vibes, Dari Pantai Hits sampe Spot Hidden Gem yang Bikin Lo Auto Healing

TripTrus.Com - Bro-Sis traveler, lo tau nggak, Pulau Bintan itu semacam hidden paradise yang deket banget ama Singapura sama Johor Bahru, cuy—tapi kerasa jauh banget vibes-nya. Pulau terbesar di Kepulauan Riau ini, bener-bener bisa jadi pilihan liburan lo selanjutnya yang anti mainstream. Dari pantai pasir putih yang nyaris kayak Maldives, hidden gem yang masih sepi, sampai kolam laguna biru buatan yang Instagrammable banget—semua ada di sini. Jadi, siap-siap catet spot-spot epic buat isi feed lo dan bikin temen-temen lo auto mupeng! 1. Pantai Trikora       View this post on Instagram A post shared by GenPI BINTAN (@genpi_bintan) Bro, lo pasti bakal langsung nge-fall sama Pantai Trikora yang punya pasir putih ngebayangin Maldives tuh, karena memang vibe-nya mirip banget! Lo bisa ngarah ke Pantai Trikora 3 yang paling kapok terkenal di kalangan warga Tanjungpinang. Jaraknya sekitar 27 km atau satu jam motoran sambil dengar lagu favorit—pas sampe, lo disuguhi view tenang, ada gazebo buat chill, toilet dan kelapa muda yang ready stock. Selfie? Bebas. Santai? Juara. 2. Pantai Pengudang Nah, kalau lo cari spot yang bener-bener “private”, Pantai Pengudang ini surga tersembunyi beneran. Di sini lo bisa liat perkawinan indah pasir putih, ilalang, bukit, dan juga karang-karang keren yang ditaro alam dengan epic. Atmosfernya tenang abis, cocok banget buat healing atau content buat feed lo. Nuansa lokalnya dapet, tapi tetap aesthetic dan worth banget untuk lo datengin biar feed lo tambah artsy. 3. Pantai Senggiling Bro-Sis, kalau lo demen pantai yang masih virgin—Pantai Senggiling kudu masuk list. Pasirnya seputih kapas, air jernih kehijauan yang bikin adem di mata, dan sekelilingnya masih rapat hutan. Lo juga bakal disapa sama batu granit gede-gede yang nge-add drama ke latar foto lo. Atmosfernya tenang, almost private, pokoknya tempatnya perfect buat lo yang pengen mood reset tapi tetep looking fly. 4. White Sands Island (Pulau Beralas Pasir) Cuy, ini nih spot eksklusif yang sayang banget kalo dilewatkan—White Sands Island alias Pulau Beralas Pasir. Lo mesti naik boat dari Pantai Trikora buat nyampe ke pulau pasir putih ini—mini heaven banget. Bisa snorkel nonton biota laut warna-warni, bikin feed full warna cerah. Mau chill aja? Siap. Mau staycation di resort? Bisa juga. Pokoknya vibes lo bener-bener on-point. 5. Lagoi Bay Lo bisa pacaran sama sunrise sunrise vibes di Lagoi Bay, area pantai yang nggak cuma mewah tapi juga ada yang gratis alias buat umum bisa main di situ tanpa bayar. Fasilitasnya udah mantul: toilet, area parkir dan tempat sholat aman. Mau staycation? Banyak resort kece sekitar sana—coba aja Four Points by Sheraton Bintan—tapi kalau cuma mau hangout santuy, lo bisa aja main-main di Lagoi Bay doang. 6. Treasure Bay – Crystal Lagoon Ini yang paling wow: Crystal Lagoon di Treasure Bay, kolam air laut buatan terbesar di Asia Tenggara gais. Luasnya sampe 6,3 hektar, airnya biru muda bening banget—bikin mata lo langsung adem. Ada wahana Bumper Boat, Pirates Adventure, Choo Choo Train buat lo yang mau main seru bareng temen-temen. Tiketnya mulai sekitar Rp120 ribu. Cakep buat lo yang nyari liburan fun dan membawa vibes mewah tapi ga bikin kantong bolong. [Baca juga : "Festival Nusantara September 2025, Gaskeun Explore Budaya & Kreativitas Lo! Batch 1"] 7. Bukit Pasir Busung & Danau Biru Bro-Sis yang demen eksplor—coba mampir ke Bukit Pasir Busung & Danau Biru. Dulu bekas tambang, sekarang jadi gurun mini yang pasirnya keemasan dan dibentendi danau biru cantik—kontras banget! Cocok banget buat lo yang cari tempat foto estetik, editing minimal tapi hasil maksimal. Instagram lo auto aesthetic vibes—plus, sensasi middle-of-nowhere-nya dapet banget, serasa jadi traveller sejati. 8. Pulau Penyengat Yoi, spot heritage di Pulau Penyengat ini bakalan kasih lo flashback ke zaman kerajaan Melayu. Cuma butuh sekitar 15 menit naik kapal dari Tanjungpinang. Lo bisa jelajah Masjid Raja Riau Penyengat, Benteng Bukit Kursi, Balai Adat sampai makam-makam bersejarah. Estetika bangunan klasik dan aura sejarahnya kental—instagram story lo bakal jadi edukatif sekaligus estetik. Sip banget buat lo yang suka travel sekaligus belajar budaya. 9. Vihara Patung Seribu Bosen sama pantai? Bro, lo bisa cek Vihara Patung Seribu yang dramatis abis. Ada sekitar 580 patung manusia setinggi 1,7–2 meter, masing-masing beda ekspresi dan detail bajunya. Atmosfernya kayak masuk film oriental—semua megah dan unik. Tiket lokal cuma sekitar Rp5.000—murah banget untuk suasana spiritual plus visual yang epic buat kabarin ke temen lo "gue main ke vihara pas ramai patung tuh". 10. Kampung Wisata Panglong Bro-Sis yang pengen blend sama budaya lokal, Kampung Panglong jawabannya. Di sini ada rumah arang tradisional—mirip igloo tapi dari bata—dibuat sama Suku Laut, masyarakat nelayan asli. Lo bisa lihat aktivitas harian mereka, dapur arang, sampai ritual tradisional mereka. Atmosfer autentik abis, membawa lo ke sisi Bintan yang jarang diangkat di feed—antique vibes tapi tetep kekinian! 11. Bintan Mangrove Kalau lo demen alam dan adventures—hutan bakau alias mangrove di Bintan bisa jadi opsi kece. Naik boat keliling mangrove sambil lewatin dedaunan rimbun dikelilingin air hijau tenang, suasana sejuk abis. Cocok buat lo yang mau kabur dari hiruk-pikuk kota tapi tetep pengen tetap belle sama alam. Feed lo juga bakal dapet cerita "eksplorasi mangrove". 12. Air Terjun Gunung Bintan       View this post on Instagram A post shared by Pringadi Abdi Surya (@pringadisurya) Last but not least: Air Terjun Gunung Bintan. Lo cuma perlu naik mobil sekitar 35 menit dari Tanjungpinang terus sampe di spot air terjun yang dikelilingi pepohonan! Suaranya gemericik dan airnya dingin bikin lo langsung seger. Plus, energinya pas buat yang mau hiking dulu, lalu treat-nya mandi air alami. Atmosfer rainforest tropis dapet; cocok banget buat stories “gue lagi di hutan tropis, kayak film”. Duh, bro & sis traveler, abis baca ini gue yakin lo udah kebayang-gayang pengen packing ini-itu buat meluncur ke Bintan. Dari pantai glam abis kayak Trikora dan White Sands, spot hidden keren kayak Pengudang dan Senggiling, sampai kolam laguna insta-famous dan heritage vibes di Penyengat sama Vihara Patung Seribu—semua seru-seru! Ditambah lagi vibes lokal di Kampung Panglong, petualangan hijau di mangrove, dan kesegaran alami di air terjun—Bintan tuh lengkap banget buat berbagai mood liburan lo. Jadi, kapan lo siap ngegas ke Bintan? Nih bocoran biar feed, hati, dan vibe lo langsung overjoy! (Sumber Foto @win_wahyush)
...more

6 Objek Wisata Yang Bisa Disinggahi Saat Napak Tilas Banten Lama

TripTrus.Com - Berkunjung ke  Serang  ibukota Provinsi Banten tak lengkap rasanya jika tak menginjakkan kaki ke Banten Lama. Di kawasan situs sejarah di Kecamatan Kasemen ini terdapat destinasi wisata sejarah dan ziarah yang menarik untuk disusuri di  akhir pekan. Bahkan untuk mendukung gagasan Gubernur Banten Wahidin Halim yang akan menjadikan Banten Lama sebagai ikon Provinsi Banten, Dinas Pariwisata  akan melakukan pengembangan destinasi dan atraksi penunjang di sekitar Kawasan Keraton Kesultanan Banten. Saat ini yang tengah dilakukan adalah penataan kembali.  "Revitalisasi melalui  pembangunan fisik masih berlangsung,  belum selesai. Setelah kegiatan hari ulang tahun Banten dan Hari Santri banyak pengunjung yang ingin melihat proses perubahan yang sedang dilaksanakan," kata Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nur Cahyati, Sabtu, 10 November 2018. Rampung revitalisasi, ia yakin kunjungan wisatawan pun akan berlipat. Ayo, intip ada objek wisata apa saja di Banten Lama.  1. Keraton  Sorosowan       View this post on Instagram A post shared by Septian Riezsky Adhietya (@septianadhietya) onMar 6, 2019 at 9:17am PST Pada masa jayanya Banten disebut pula Kota Intan. Bukti itu ditunjukan  di Keraton Sorosowan yang  dibangun mirip sebuah benteng Belanda yang kokoh dengan bastion (sudut benteng  berbentuk intan) pada empat sudut bangunannya. Di atas lahan 3 hektar, keraton ini dibangun sekitar 1522-1526  pada masa pemerintahan Maulana Hasanuddin, pendiri  Kesultanan Banten. Saat ini, bangunan di dalam dinding keraton tak ada lagi yang utuh.  Namun, masih ada sisa  reruntuhan dinding dan pondasi kokoh. 2. Istana Kaibon       View this post on Instagram Keraton kaibon didirikan tahun 1815, keraton ini adalah yang kedua di banten setelah keraton surosowan. Penjelasan lengkapnya, cari aja sendiri di gugel Terima Kasih mata kuliah studi kebantenan. karena tugasmu, aku jadi tau tempat-tempat bersejarah kayak gini 😂 #explorebanten #bantenlama #kesultananbanten A post shared by akbar gama refarjan (@akbar_gama) onMar 9, 2019 at 6:14am PST Keraton Kaibon dibangun untuk Ratu Aisyah. Sang ratu merupakan ibunda Sultan Syaifudin. Kaibon artinya keibuan. Kala itu Sang Sultan ke-21 itu masih belia, umurnya baru 5 tahun sehingga belum bisa memegang tampuk pemerintahan. Arsitektur Keraton Kaibon ini unik karena dikelilingi  saluran air. Keraton Kaibon ini dihancurkan oleh pemerintah Belanda pada tahun 1832, bersamaan dengan keraton Surosowan. Kini, yang masih tersisa hanya lah gerbang dan pintu-pintu besar yang dikenal dengan nama Pintu Paduraksa yang modelnya khas Bugis. 3. Benteng Speelwijk       View this post on Instagram my first "golden-hour" sunset... #exploreserang #banten #indonesia #prayforbanten #bantenbangkit #bentengspeelwijk #pesonaindonesia #wonderfulindonesia A post shared by 🌏 Blogger,Host,Speaker (@rivopahlevi) onDec 28, 2018 at 3:57am PST Benteng Speelwijk  terletak di sisi utara Kesultanan Surosowan. Arsitek yang membangun adalah kepercayaan Sultan Ageng Tirtayasa, seorang keturunan Tionghoa yang kelak bergelar Pangeran Cakradana. Bangunan inilah yang menjadi salah satu alasan Kesultanan Banten memiliki pertahanan yang sulit ditembus dari laut oleh para penjajah dari Eropa yang hendak memasuki nusantara. Berdasarkan situs Kemendikbud,  arsitek Belanda Hendrik Lucaszoon Cardeel juga berperan dalam pembangunan Speelwijk. Lucaszoon membangun Speelwijk pada 1682, lalu dipugar pada 1685 dan 1731. Ia melakukan perubahan atas bangunan yang dirancang arstitek Tionghoa tersebut. Pada  area kawasan Benteng Speelwijk itu terdapat Kerkhoff atau pemakaman  orang-orang Belanda. Salah satu makam yang paling besar dan menarik di antara makam-makam tersebut merupakan makam Komandan Hugo Pieter Faure (1717-1763). [Baca juga : "Jembatan Gantung Situ Gunung Primadona Baru Wisata Sukabumi"] 4. Masjid Agung       View this post on Instagram Melompat dengan penuh harapan semoga kelak bertemu di masa depan dengan keberhasilan menggapai cita-cita bersama para sahabat tercinta.. ❤️ . . Selamat sore menjelang malam Warga Serang, selamat menantikan adzan Maghrib. . . Foto: @anisaput29 . . #infoserang #visitserang #masjidagungbanten #tourism #indonesia #Beautifulview #beautifuldestinations A post shared by Info Serang (@infoserang) onMar 10, 2019 at 4:00am PDT Masjid Agung Banten merupakan satu dari  masjid tertua di Indonesia yang penuh dengan nilai sejarah tinggi. Setiap harinya masjid ini ramai dikunjungi para peziarah yang datang tidak hanya dari Banten dan Jawa Barat, tetapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Masjid ini dikenali dari bentuk menaranya yang sangat mirip dengan bentuk sebuah bangunan mercusuar. Tempat ibadah ini  dibangun pertama kali pada 1556 oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1562-1557), sultan pertama dari Kesultanan Banten. Ia adalah putra pertama Sunan Gunung Jati. 5. Vihara Avalokitesvara       View this post on Instagram The Kingdom Of Banten -Vihara Avalokitesvara- Lumayan rame yg ibadah 😆 #vihara #viharaavalokitesvara #viharabanten #banten #kingofbanten A post shared by Nadal YJ (@25nadalyj) onFeb 4, 2017 at 4:27am PST Kelenteng tua ini konon dibangun sejak abad ke-16. Pembangunan vihara ini juga tidak bisa dilepaskan dari Sunan Gunung Jati, salah satu dari sembilan wali penyebar agama Islam di Indonesia. Yang menarik gerbang  Vihara Avalokitesvara pada atap berhiaskan dua naga memperebutkan mustika sang penerang (matahari). Gerbang ini seolah menyambut pengunjung di pintu masuk sebelum pengunjung masuk lebih ke dalam vihara yang memiliki nama lain kelentang Tri Darma. 6. Meriam Ki Amuk       View this post on Instagram MERIAM KIAMUK Menurut cerita, Meriam Ki Amuk dipercaya mempunyai kekuatan gaib. Karena kekuatan suara dentumannya bisa membuat ciut hati pasukan musuh yang mendengarnya. Selain itu ketika meledak dapat membuat musuh kocar-kacir. Hal ini dibuktikan ketika melawan armada laut Portugis maupun Belanda yang akan mendarat di Pantai Banten pada abad ke-15 dan abad ke-18 Selain Kiamuk ada juga meriam si Jagur. Konon kedua meriam kembar ini Ki Amuk dan Si Jagur adalah jelmaan dari prajurit Demak yang dikutuk sehingga berubah wujud menjadi meriam. Dikisahkan, pada saat itu wilayah Pelabuhan Banten dikenal sebagai pelabuhan niaga rempah-rempah yang cukup terkenal sampai ke daratan Eropa sehingga banyak menjadi incaran bangsa asing Meriam ki amuk merupakan salah satu benda bersejarah yg berada di kawasan museum situs kepurbakalaan banten lama. Tulisan : https://daerah.sindonews.com/read/1009862/29/legenda-meriam-ki-amuk-jelmaan-prajurit-demak-yang-dikutuk-1433683186 Foto by @napriyani_ ----------- ----------- #meriamkiamuk #bantenlama #jelajah_serang #jelajahareawisata #kotaserang #kesultananbanten #bantenbagus #meriamantibelanda A post shared by Jelajah Serang (@jelajah_serang) onAug 16, 2018 at 5:18am PDT Meriam Ki Amuk terletak di depan Masjid Agung Banten. Meriam  milik Kesultanan Banten ini  konon digunakan untuk menjaga Pelabuhan Karangantu di Teluk  Banten dari serangan musuh. Suaranya yang menggelegar ketika meledak disebut membuat musuh kocar-kacir. Itu  dibuktikan ketika melawan armada laut Portugis maupun Belanda yang akan mendarat di Pantai Banten pada abad ke-15 dan abad ke-18. Selain Ki Amuk, ada kembaran meriam ini yakni Si Jagur. Keduanya dikisahkan adalah jelmaan dari prajurit Demak yang dikutuk sehingga berubah wujud menjadi meriam.  (Sumber: Artikel travel.tempo.co Foto wacana.co)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...