shop-triptrus



4 Lokasi Wisata di Sumbar Ini Ternyata Bekas Tambang yang Ditinggalkan

TripTrus.Com - Keindahan lokasi wisata terkadang dapat muncul dari mana saja, bahkan dari sisa-sisa kerusakan. Hal ini nampaknya terjadi di Sumatera Barat. Belakangan ini banyak muncul destinasi wisata di Sumbar yang ternyata merupakan sisa-sisa atau bekas tambang yang sudah tak terpakai dan di tinggalkan begitu saja. Cekungan di bukit dan darat, serta air yang terkumpul ternyata menciptakan sebuah danau atau bukit yang berbentuk unik. Bermula dari satu orang mengunggah foto-fotonya di sosial media hingga menjadi viral. Akhirnya banyak wisatawan yang berdatangan ke lokasi tersebut tanpa memikirkan kondisi lokasi masih labil atau sudah aman. Tempat itu pun kemudian menjadi daya tarik untuk berfoto-foto, akhirnya jadi lokasi wisata dadakan. Berikut ini Langgam.id rangkum destinasi wisata di Sumbar yang merupakan bekas tambang. 1.  Danau Biru, Sawahlunto       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Delvi Gustia Nasution (@delvigustia) Danau Biru berlokasi di daerah Parambahan, Kota Sawahlunto dan tepat berada dalam lingkungan proyek tambang batu bara. Danau ini terbentuk dari bekas galian tambang batu bara.Untukmencapai lokasi ini berjarak sekitar 13 kilometer dari pusat kota Sawahlunto. Sebelum menuju lokasi, sebaiknya siapkan kondisi kendaran. Karena untuk melihat danau yang indah ini kamu harus melewati jalan yang berkerikil dan belum diaspal. Hal ini wajar, karena Danau Biru bukan lokasi wisata yang di kelola pemerintah. Jadi wajar jika jalan menuju lokasi belum memadai dan masih banyak ditemukan parkir liar. 2. Lubang Mbah Suro, Sawahlunto       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh FauzanMa'arij (@fauzanmrj) Kota Sawahlunto merupakan kota bekas tambang batu bara terbesar di Sumatra. Sudah  sepatutnya Sawahlunto menjadi salah satu destinasi favorit untuk wisata tambang. Lubang Mbah Suro merupakan destinasi wisata edukasi di Sumbar dan sudah dikelola oleh Pemko Sawahlunto. Untuk memasuki lubang tambang Mbah Suro kita membayar kira-kira Rp. 5.000. Sebelum memasuki lubang tambang, kita akan diberikan perlengkapan keamanan dan pemandu yang akan menjelaskan sejarah dan fungsi lubang tambang Mbah Suro dahulu. [Baca juga : "6 Objek Wisata Di Bandung Perpanjang Periode Tutup Sementara"] 3. Danau Hijau, Kabupaten Sijunjung       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Budi Ca'uih (@mr_cauih) Danau Hijau terletak di di ujung Nagari Bukit Bual, kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung. Lokasi danau hijau ini cukup jauh dari pusat kota, kita-kira sekitar 15 menit dari Tanjung Ampalu, dan 45 menit dari Muaro Sijunjung. Disebut danau hijau karena airnya memang berwarna hijau. Awalnya danau ini hanya sekadar genangan air di tengah bukit akibat galian bekas tambang. Danau Hijau ini tiba-tiba menjadi viral seiring dengan viral nya Danau Biru di Sawahlunto. 4. Gunung Harun, Kabupaten Pesisir Selatan       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Adhex Yha (@adhexyha) Gunung Harun, merupakan tambang emas yang di masa kolonial dikenal sebagai tambang emas Salido. Konon, orang dari berbagai bangsa sampai ke puncaknya untuk mendapatkan emas. Hingga kini dipercaya masih ada beberapa orang yang rutin mencari emas di ketinggiannya. (Sumber: Artikel langgam.id Foto @velrones ) 
...more

5 Desa Wisata Keren Di Lombok Yang Bikin Pengen Balik Lagi!

TripTrus.Com - Event MotoGP di Sirkuit Mandalika emang jadi daya tarik baru buat para turis datang ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Nggak cuma nonton balapan motor, tapi juga menikmati panorama alam yang kece banget. Tapi tunggu dulu, Lombok nggak cuma soal pantai cantik dan gunung doang, lho! Di sini lo juga bisa eksplorasi budaya yang keren abis! Buat lo yang suka wisata alam plus budaya, ada nih desa-desa wisata di Lombok yang nawarin pengalaman otentik yang beda banget. Yuk, intip 5 desa wisata yang wajib banget lo kunjungi! 1. Desa Sade Desa Sade ini rumahnya orang Sasak, suku asli Lombok, dan punya rumah tradisional yang atapnya unik banget, terbuat dari ilalang dan wajib diganti tiap 8 tahun sekali! Lantainya tanah liat yang dipoles pake kotoran kerbau atau sapi, biar nggak retak dan nggak berdebu. Di sini lo bisa ngeliat kehidupan sehari-hari warga lokal, dan yang nggak kalah keren, mereka bikin tenun ikat yang udah turun-temurun. Kalo lo mampir nonton MotoGP, wajib banget sempetin ke Desa Sade karena deket banget sama sirkuit Mandalika. 2. Desa Sukarara       View this post on Instagram A post shared by Sanggar Kayu Ulin (@sanggarkayuulin) Masih di sekitar Lombok Tengah dan nggak jauh dari Sirkuit Mandalika, ada Desa Sukarara, pusatnya kerajinan tenun ikat Lombok. Di sini lo bisa langsung ngeliat proses pembuatan tenun, mulai dari nyiapin benang sampe teknik tenun yang ribet. Jangan kaget kalo liat cewek-cewek di sini asyik menenun di depan rumahnya, karena ini emang aktivitas sehari-hari mereka. Lo juga bisa beli kain tenun keren sebagai upaya dukung budaya lokal yang masih lestari. 3. Desa Banyumulek Geser dikit ke Lombok Barat, tepatnya di Kecamatan Kediri, lo bisa kunjungi Desa Banyumulek yang terkenal sama kerajinan tembikarnya. Warga di sini udah lama banget produksi tembikar, dan lo bisa langsung ngeliat gimana proses pembuatannya. Mereka masih pake cara tradisional yang udah diwarisin turun-temurun. Mau liat proses pembakaran tembikar? Datengnya pagi-pagi ya, soalnya mulai dibakar jam 11-an. Selain itu, lo juga bisa beli tembikar yang udah jadi buat oleh-oleh. [Baca juga : "10 Spot Wisata Kece Di Lombok Buat Lo Yang Nonton Motogp Mandalika"] 4. Desa Tetebatu Di lereng Gunung Rinjani setinggi 700 MDPL, Desa Tetebatu nawarin pemandangan alam yang cakep banget, kayak sawah terasering dan hutan tropis. Tempat ini pas buat trekking sambil nikmatin suasana alam yang damai. Lo bisa ketemu petani lokal, belajar cara tradisional nanem padi, dan coba kopi khas Lombok. Desa Tetebatu ini juga sempet jadi wakil Indonesia di World Best Tourism Village UNWTO 2021, lho! 5. Desa Senaru  Kalo lo pengen naik Gunung Rinjani, Senaru adalah gerbang utama yang ada di sisi utara Lombok. Selain jadi titik awal pendakian, desa ini juga punya air terjun keren, Tiu Kelep dan Sendang Gile, yang airnya dari Danau Segara Anak. Udara seger banget di sini, dan warga lokalnya ramah. Lo juga bisa mampir ke Desa Adat Senaru yang punya rumah tradisional paling tua di Lombok, atap ilalang, pagar bambu anyam, dan lantai tanah. Jadi, kalo lo lagi nonton MotoGP di Mandalika, jangan cuma balik hotel doang ya! Luangin waktu buat main ke desa-desa wisata ini. Pengalaman lo bakal jadi lebih kaya dan nggak bakal gampang dilupain, karena bisa ngerasain langsung kehidupan Lombok yang autentik dan asik banget! (Sumber Foto @canafotografia) 
...more

Desa-Desa Wisata Tertinggi di Indonesia dengan Budaya Lokal yang Menarik

TripTrus.Com - Puluhan desa wisata di Indonesia telah masuk dalam daftar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 yang diberikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Ragam potensi dan keunikan menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung yang ingin berwisata ke desa tersebut. Desa-desa wisata ini memiliki beragam potensi, mulai dari ekonomi kreatif hingga kearifan lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakat setempat. Beberapa desa wisata yang masuk dalam ADWI 2023 terletak di dataran tinggi.       View this post on Instagram A post shared by Manha Tour & Travel (@manhatourtravel) Keindahan alam dan kearifan lokal dari desa wisata menjadi paket wisata yang lengkap dan menarik bagi wisatawan, baik dalam maupun luar negeri. Berikut adalah daftar desa wisata yang memiliki lokasi tertinggi di Indonesia, mengutip laman resmi kemenparekraf.go.id: 1. Kampung Bena Inire Berada di Nusa Tenggara Timur (NTT), tepatnya di Desa Tiwu Riwu, Jerebu'u, Ngada. Desa wisata ini berada di kaki Gunung Inerie dengan ketinggian mencapai 2.245 mdpl. Kampung Bena Inire memiliki udara dan hawa sejuk, lengkap dengan rumah-rumah adat yang sudah ada sejak zaman Megalitikum. Berbeda dengan bangunan rumah pada umumnya, rumah adat di Kampung Bena Inire masih sangat tradisional. Bahkan atap rumah terbuat dari alang-alang dan lantai rumahnya terbuat dari bebatuan gunung. Kearifan lokal yang terus dijaga di sini adalah menenun. 2. Desa Argosari Berada di ketinggian 2.000 mdpl, Desa Argosari di kaki Gunung Bromo termasuk dalam desa tertinggi di Indonesia. Tepatnya ada di Senduro, Lumajang, Jawa Timur. Desa Argosari terkenal dengan pemandangan "Negeri di Atas Awan" yang mampu memukau siapa saja yang berkunjung. Desa ini merupakan tempat tinggal Suku Tengger, warga Desa Argosari juga masih sangat kental dengan adat istiadat. Salah satunya adalah Upacara Karo yang diadakan pada bulan ke-2 Tahun Saka Hindu Tengger. Upacara Karo bertujuan untuk mengembalikan kesucian dan penghapusan dosa warga Suku Tengger. Tentunya kearifan lokal seperti ini menjadi daya tarik wisata bagi Desa Wisata Argosari. 3. Desa Kete Kesu Terletak di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, dan merupakan salah satu desa tertinggi di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi. Desa ini berada di Kampung Bonoran, Kelurahan Tikunna Malenong, Sanggalangi, Toraja Utara, dengan ketinggian sekitar 1.400 mdpl di lereng-lereng pegunungan. Selain menikmati pemandangan perbukitan, Sobat Parekraf juga dapat menyaksikan budaya leluhur yang masih terjaga hingga kini. Salah satu kearifan lokal yang lestari di Desa Kete Kesu adalah pemakaman adat yang diletakkan di gua-gua di atas tebing. Selain itu, Sobat Parekraf dapat melihat Tongkonan, rumah tradisional Toraja yang merupakan sebuah rumah panggung dengan atap seperti tanduk kerbau yang menjulang tinggi, lengkap dengan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. 4. Desa Sembungan Salah satu desa tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 2.300 mdpl, terletak di Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah. Desa wisata ini memiliki pemandangan alam yang indah dan kearifan lokal yang masih terjaga, sehingga mendapat peringkat 1 Desa Rintisan ADWI 2022. Desa Sembungan dijuluki Desa Tertinggi di Pulau Jawa dan menyediakan berbagai destinasi wisata populer yang mempesona, seperti Puncak Sikunir, Gunung Pakuwaja, Telaga Cebong, dan Curug Sikarim. Budaya lokal di Desa Sembungan juga dilestarikan, seperti adat Ruwat Gimbal yang diadakan setiap tanggal 1 dalam kalender Jawa Suro. Ruwat Gimbal adalah upacara adat pemotongan rambut pada anak berambut gimbal untuk membersihkan dari hal buruk dan biasanya digelar antara bulan Agustus-September. [Baca juga : "Tempat Wisata Favorit Orang Indonesia Ternyata Bukan Hanya Bali!"] 5. Desa Wisata Ranupani Desa tertinggi di Indonesia selanjutnya, terletak di Kecamatan Senduro, Lumajang, Jawa Timur, dengan ketinggian 2.100 mdpl. Desa Wisata Ranupani adalah basecamp resmi pendakian Gunung Semeru dan memiliki daya tarik wisata berupa Danau Ranupani, danau tertinggi di Indonesia dengan luas sekitar 7.500 meter persegi. Selain itu, di desa wisata ini juga terdapat Rumah Budaya Ranupani yang sering digunakan untuk pergelaran tari dan musik tradisional. Desa Wisata Ranupani masih menjaga adat istiadat leluhur dengan menggelar tradisi Unan-unan setiap 5 tahun sekali, tepatnya pada tahun "Landung" menurut penanggalan tradisional. Tradisi Unan-unan adalah menanam kepala kerbau yang ditujukan untuk membersihkan desa agar selamat dari malapetaka. (Sumber Foto @indah_dp) 
...more

Pulau Ular Laut di Bima

TRIPTRUS - Dari ratusan spesies ular di seluruh dunia, spesies ular laut gelang (Laticauda colubrina) adalah salah satu ular yang bisanya paling kuat, bahkan lebih kuat dari ular King Cobra. Bahkan mendengar kata ular saja kebanyakan orang sudah bergidik ketakutan, apalagi berhadapan langsung dengan ular itu sendiri.Tapi di Bima, Nusa Tenggara Barat, ada sebuah pulau yang penuh dengan ular laut. Pulau yang terletak kurang lebih 500 meter dari pantai Oi Caba di Kecamatan Wera ini adalah sebuah pulau batu kecil yang tidak dihuni oleh manusia. Dengan menaiki perahu dari pantai, pulau ini dapat dicapai dalam waktu kurang lebih 20 menit. Pulau ular ini oleh masyarakat sekitar diberi nama Nusa Nipa. Sedangkan warga Ende, Flores menjuluki pulau ini dengan nama Nuca Nepa Lale, atau pulau ular yang indah. Sementara, warga Manggarai memberi nama Nuha Ula Bungan, atau pulau ular yang suci. Bagi masyarakat sekitar, ular-ular di pulau ini bukanlah sesuatu yang ditakuti. Sejak pulau ular mulai dikenal dan dikunjungi, masyarakat sekitar mendapatkan rezeki dengan menjadi guide dan menyewakan kapal ke pulau itu. Masyarakat sekitar yang mendatangi pulau itu tidak merasa takut sedikitpun menyentuh ular-ular itu. Mereka bahkan dengan santai memasukkan tangan ke celah-celah tebing batu untuk mengambil ular yang bersembunyi. Ular laut di pulau ini juga bahkan mendatangi orang apabila dipanggil. Meskipun begitu, pengunjung dari daerah lain tidak bisa sembarang menyentuh ular begitu sampai di pulau itu. Kabarnya, ular di pulau harus terlebih dahulu dipegang oleh orang lokal, jika tidak bisa digigit oleh ular itu. Untuk memegang ular tidak perlu menggenggam dengan erat, cukup biarkan ular berkeliaran di tangan anda. Menurut cerita rakyat setempat, pulau ular ini sebenarnya adalah kapal dagang Portugis yang terkena kutukan. Para awak kapal berubah menjadi ular laut sementara kapalnya berubah menjadi pulau dan dua pohon Kamboja di pulau itu merupakan tiang kapalnya. Oleh karena itu, pengunjung dilarang membawa pergi ular dari pulau, karena dapat mendatangkan bencana.Ular laut memang termasuk tidak agresif seperti kebanyak spesies ular lainnya. Tapi bila mengunjungi pulau ular pengunjung diharapkan berhati-hati melangkah, karena ular yang terkejut apabila terinjak dapat menggigit untuk mempertahankan dirinya. Tiap tahun ada beberapa nelayan yang terpatuk ular laut saat ingin menyingkirkan ular dari jala. Jika berkunjung ke pulau ular, selain bisa "bermain" dengan ular yang ada di pulau itu, pengunjung juga dapat melihat pemandangan Gunung Sangiang yang berdiri tegar di kejauhan dengan puncaknya yang bermahkota kabut serta beberapa pulau karang yang indah di sekitar pulau ular.
...more

Cara Menghindari Penipuan Berkedok Open Trip dan Tour Leader

TripTrus.Com - Beberapa kasus penipuan di dunia wisata berkedok sebagai operator open trip atau tour leader penyelenggara wisata. Untuk terhindar dari operator open trip dan tour leader bermasalah, ada berbagai upaya pencegahan yang dapat dilakukan. "Untuk open trip, bisa mencari referensi dari teman yang sudah pernah menggunakan jasa open trip itu, biasanya memang dari word of mouth (kabar langsung dari orang dekat)," kata CEO Triptrus.com, platform marketplace digital yang menaungi operator tur independen, Bramantyo Sakti dihubungi KompasTravel. Wisatawan yang rajin juga biasanya akan melakukan cek terhadap situs, media sosial, komentar para pengguna jasa operator open trip. [Baca juga : Ini Arti "Open Trip" Sesungguhnya] Bram menyebutkan, operator open trip yang memiliki jejak buruk, biasanya akan dibicarakan di forum wisatawan online. Bisnis open trip dengan jejak buruk bisnisnya juga akan lesu dan tak digunakan lagi. Sayangnya masih ada beberapa oknum yang akhirnya hanya mengganti nama operatornya. Inilah yang patut diwaspadai.  Selain operator open trip, perorangan yakni tour leader juga dapat membuka jasa perjalanan wisata. Untuk menghindari kasus penipuan berkedok tour leader, Ketua Dewan Penasehat Asosiasi Tour Leader Indonesia, Rudiana mengatakan ada berbagai upaya pencegahan. "Jangan gunakan jasa tour leader dari travel agent abal-abal," kata Rudiana dihubungi KompasTravel. Jika pada akhirnya memilih menggunakan jasa tour leader yang tidak bernaung dalam agen perjalanan, Rudiana menyarankan agar wisatawan melihat jejak kerja sang tour leader. "Bisa tanya rekomendasi orang-orang, minimal sudah bawa 10 kali dan kualitasnya memang bagus," jelas Rudiana. Alternatif lain adalah melihat apakah tour leader tersebut termasuk dalam Asosiasi Tour Leader Indonesia.Tour leader yang tergabung dalam asosiasi menurut Rudiana biasanya telah memenuhi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia. Selain itu, akan lebih mudah jika ada pengaduan atas kerja tour leader yang kurang memuaskan. "Teliti sebelum membeli. Artinya jangan mudah percaya untuk penawaran open trip yang sumbernya tidak jelas, apalagi tanpa menggunakan travel agent yang terpercaya, fatal akibatnya," jelas Rudiana.  Baru-baru ini terjadi kasus tour leader meninggalkan sekelompok turis Indonesia saat berwisata di Maroko. Sekelompok turis Indonesia ditinggalkan saat ingin menyeberang dari Maroko ke Spanyol. (Sumber: Artikel travel.kompas.com Foto vakansinesia.com)
...more

Bumi Ageung Cikidang, Rumah Museum Yang Bersejarah di Cianjur

TripTrus.Com - "Bumi Ageung Cikidang" yang berarti Rumah besar yang berada di daerah bernama Cikidang adalah rumah milik Bupati Cianjur, Raden Adipati Aria Prawiradiredja II.  Raden Adipati Aria Prawiradiredja II  merupakan Bupati Cianjur yang ke-9 yang menjabat selama periode 1862-1910 (48 tahun). Rumah cantik ini beliau bangun pada tahun 1886 sebagai rumah peristirahatannya. (Foto: tribunnews.com) Pada tahun 1910 Bumi Ageung diwariskan kepada putrinya bernama Raden Ayu Tjitjih Wiarsih, di masa kepemilikan beliau, rumah ini berperan penting dalam kemerdekaan, dikarenaKAN Bumi Ageung digunakan sebagai tempat perumusan pembentukan tentara PETA yang dipimpin oleh Gatot Mangkoepradja di tahun 1943-45. Bumi Ageung direnovasi pertama kali pada tahun 1950 setelah nyaris hancur karena menjadi sasaran bom pasukan Jepang dan Belanda. Pada 9 Agustus 1949 Bumi Ageung juga menjadi saksi bisu peristiwa penyerahan kekuasaan Belanda kepada tentara Republik wilayah kota Cianjur, selain itu sempat dijadikan tempat perlindungan manula, perempuan dan anak-anak keturunan pada saat terjadi kerusuhan etnis di Cianjur sekitar tahun 1962-1963.   (Foto: tribunnews.com) Beralamat di Jalan Mochamad Ali, Kelurahan Solokpandan, Cianjur, jalan yang konon dibuat Dandeles sebagai Jalan Raya Pos, Bumi Ageung dikelilingi oleh kawasan kota tua Cianjur yang tumbuh berkembang di era kolonial, seperti beberapa bangunan: Stasiun Cianjur, Pecinan, Pendopo (Rumah Dinas Bupati) Walaupun beberapa bagian dari Bumi Ageung sudah berganti rupa, Bumi Ageung tetap syarat dengan sejarah. Oleh karena itu pada tahun 2010 ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya Nasional bedasarkan SK Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Yang di mana Bumi Ageung sekarang diurus oleh Keluarga generasi ke-5 dan dijadikan sebagai rumah museum di Cianjur.   (Sumber: Artikel-Foto Rahmat Fajar dan Amieykha )
...more

Event Seru Akhir Tahun di Jakarta yang Wajib Lo Kunjungi!

TripTrus.Com - Eits, siapa bilang akhir tahun cuma buat nunggu libur panjang doang? Jakarta lagi penuh banget dengan event seru yang bakal bikin lo betah keluar rumah! Mulai dari festival, konser, hingga pameran yang sayang banget kalo sampe kelewatan. Jadi, kalau lo lagi nyari kegiatan seru buat ngehabisin waktu di bulan November dan Desember, lo harus baca daftar event kece ini. Dijamin, akhir tahun lo bakal penuh keseruan! 1. Pokémon Festival 2024, 5 Desember 2024 - 5 Januari 2025 di Central Park & Neo Soho Mall       View this post on Instagram A post shared by Surianto, S.I.Kom., M.I.Kom (Surianto Cunk) (@suriantocunk_mc) Lo masih inget Pokémon? Kalo iya, festival ini wajib banget lo datengin! Di sini lo bisa main kartu Pokémon, foto-foto di Pokémon Illumination Park yang instagramable banget, sampe ketemu karakter Pokémon favorit lo langsung! 2. Jakarta Pet Expo 2024, 27-30 November 2024 di JIExpo, Kemayoran Lo pecinta binatang? Wajib banget dateng ke Jakarta Pet Expo! Semua yang lo butuhin buat hewan peliharaan lo ada di sini, mulai dari makanan, aksesoris, sampe obat-obatan. Seru abis buat lo yang hobi dunia pet! 3. Rockaroma Festival 2024, 21 Desember 2024 di Gambir Expo, Kemayoran Lo anak rock? Jangan sampe kelewatan Rockaroma Festival! Ada band-band kece kayak Real Friends, Superman Is Dead, dan Deadsquad yang siap bikin lo headbang abis. Tiketnya mulai Rp150.000, jadi buruan beli sebelum kehabisan! 4. Motion IME Festival 2024, 7-8 Desember 2024 di Gambir Expo, Kemayoran Festival ini bakal seru banget! Ada musik, budaya pop, sampe fashion show. Bikin lo makin gaul dan kece, plus ada event charity yang sayang banget buat dilewatin! 5. Big Bang Festival 2024, 21 Desember 2024 - 1 Januari 2025 di JIExpo, Kemayoran Gak cuma buat belanja, Big Bang Festival juga jadi ajang pameran yang penuh dengan diskon besar-besaran! Dari fashion, elektronik, sampe produk kecantikan, semua ada di sini. Jangan sampe kehabisan! [Baca juga : "5 Hal Keren Yang Wajib Lo Lakuin Kalo Ke Banyuwangi"] 6. Everblast Festival 2024, 30 November 2024 di Gambir Expo, Kemayoran Buat lo yang kangen sama band-band hits jaman dulu, Everblast Festival ini tempat yang pas buat nostalgia. Line-up internasional kayak Two Door Cinema Club, Sleeping with Sirens, dan JET siap bikin lo teriak-teriak! 7. WONDERLOVE New Year Eve Concert, 31 Desember 2024 di La Piazza Kelapa Gading Mau ngerayain tahun baru dengan gaya? WONDERLOVE New Year Eve Concert bisa jadi pilihan tepat. Lo bisa nonton konser penyanyi hits kayak Mahalini, Rizky Febian, Juicy Luicy, sambil nonton kembang api yang keren banget! 8. Pameran Furnitur Bertutur, 4 Oktober - 27 Desember 2024 di Museum Sejarah Jakarta, Kota Tua Buat lo yang suka desain interior, jangan sampe kelewatan Pameran Furnitur Bertutur. Banyak banget pilihan furnitur kece yang bisa bikin rumah lo makin aesthetic. 9. Sunset di Kebun, 15 Desember 2024 di Istana Anak-Anak Indonesia, TMII Acara yang cocok banget buat lo yang bawa keluarga atau anak kecil. Dengerin musik enak sambil piknik bareng Tulus, Nadin Amizah, Fiersa Besari, dan musisi lainnya. Balita juga bisa nonton gratis! 10. Misao Art Exhibition 2024, 7-15 Desember 2024 di Outsider Art JKT, Hadiprana Boutique Mall Buat lo yang suka seni, Misao Art Exhibition bakal kasih lo pengalaman unik banget. Wajib banget datang buat liat karya seni yang keren abis! So, udah siap ngeramein akhir tahun lo di Jakarta? Jangan sampe ketinggalan event-event keren ini, ya! Segera siapin diri, beli tiket, dan ajak temen-temen lo buat barengan ngerasain serunya setiap acara. Tahun baru bakal jadi lebih spesial kalo lo isi dengan hal-hal seru, kan? Yuk, jangan sampai FOMO, dan pastiin lo jadi bagian dari keseruan Jakarta di akhir tahun ini! (Sumber Foto @zoetwodots) 
...more

Malang Mulai Seriusi Wisata Heritage

TripTrus.Com -  Pemkot Malang mulai mempopulerkan walking heritage tour. Tujuannya selain menggaet wisatawan, konsep wisata ini untuk kenalkan wisata heritage sekaligus melestarikan bangunan cagar budaya.    Edisi sedang aras-arasen nyari gambar baru, jadinya mixing 2 gambar (lama dan baru). Gedung KPPN Malang . . . #Malang #arema #KotaMalang #Malangjadul #Malanglawas #Malangkotabunga #Fotokuno #Fotojadul #Fotomalang #malangtempodulu #Malangtempodoeloe #malangheritage #sejarahmalang #foto #photography #oldphotos #vintage #vintagephotos #netherland #nederlandschindie #dutch #indonesia #History #Historical #throwback #sejarah #jamanlawas #jamanold #tempodoeloe A post shared by Malang Heritage (@malang.heritage) onApr 6, 2018 at 4:30am PDT Bentuk kegiatan walking heritage tour yang mulai diujicobakan yakni mengajak generasi muda berkunjung lalu diskusi di kawasan heritage. Di antaranya di sekitar Balai Kota Malang, kawasan Tugu hingga Kayutangan.   “Ini menjadi salah satu percobaan program wisata baru Kota Malang yang menawarkan wisata jalan-jalan dan mengenal heritage Kota Malang dari tempat yang satu ke tempat yang lain,” jelas Kepala Seksi Promosi Pariwisata Disbudpar Kota Malang,  Agung Bhuwana.  [Baca juga : Rumah Tegel Lasem, Saksi Bisu Kejayaan Masa Lampau!] Beberapa waktu lalu, kata Agung, mahasiswa UMM dan ITN sudah mulai mencoba  walking heritage tour.   Lebih lanjut dia mengatakan, selain bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, kegiatan tersebut juga menambah nilai wisata heritage dan budaya yang ada di Kota Malang. Hal tersebut dianggap menjadi instrument efektif Kota Malang untuk meningkatkan wisata tradisi. Atau wisata kebudayaan yang memang sudah ada sejak dulu. Lebih lanjut Agung  menyebutkan kawasan-kawasan di Kota Malang yang berpotensi digarap menjadi kawasan walking heritage tour. Di antaranya kawasan Jalan Ijen, koridor Pecinan, Koridor Celaket hingga Kayutangan.  Anggota tim Cagar Budaya Malang, Budi Fathoni belum lama ini membawa ratusan mahasiwanya melakukan  walking heritage tour. Menurut dia, generasi muda diajak mengenal lebih dalam  soal sejarah Kota Malang dari sisi tata arsitek Balai Kota Malang dan sekitarnya. Struktur detail bangunan Balai Kota Malang menurut Budi merupakan peninggalan zaman kolonial Belanda. Dimana hal ini sangat unik karena masih bisa berdiri sampai sekarang dan terjaga.  Tidak hanya di balai kota, mahasiswa juga diajak berkeliling ke kawasan bersejarah lainnya. Yakni kawasan Alun-Alun Merdeka, Kayutangan, Rajabali, sampai ke pertigaan PLN. (Sumber: Artikel malang-post.com, Foto Bramantiyo Marjuki)
...more

Biar Gak Ribet! 5 Tips Arus Balik Mudik yang Aman, Nyaman, dan Anti Drama

TripTrus.Com - Mudik udah selesai, waktunya balik ke realita! Tapi sebelum lo berangkat, jangan sampe perjalanan arus balik lo jadi ribet gara-gara kurang persiapan. Makanya, biar lo bisa sampai rumah dengan selamat, nyaman, dan tanpa drama, ada beberapa hal yang wajib lo siapin sebelum balik dari kampung halaman. Gak mau kan perjalanan lo malah jadi horor karena salah strategi? Simak nih tips-tipsnya!       View this post on Instagram A post shared by M I T S (@_balsptr) 1. Tentuin Tanggal Balik Biar Gak Ikut Macet Bareng Rombongan Lo gak mau kan kena macet berjam-jam di jalan cuma gara-gara salah pilih tanggal? Nah, buat yang pake transportasi umum, pastiin tiket lo udah fix dan jangan lupa cek jadwal keberangkatan. Kalau lo bawa kendaraan pribadi, coba deh pantau arus balik lewat TV, radio, atau aplikasi online biar bisa cari waktu yang lebih santai dan jalanan lebih lengang. Jangan sampe lo kejebak macet total karena gak mikirin strategi tanggal balik! 2. Cek Kendaraan Lo, Jangan Sampe Mogok di Jalan Kalau lo pake kendaraan pribadi, ini wajib banget! Cek mesin, rem, oli, lampu, AC, sampe ban, semuanya harus dalam kondisi prima. Jangan cuma modal nekat jalan doang, terus tiba-tiba mogok di tengah jalan. Percaya deh, lo gak mau repot dorong mobil pas lagi macet-macetnya, kan? Jadi sebelum jalan, mending servis dulu biar perjalanan lo aman dan gak ada kejadian yang bikin bete. [Baca juga : "Mudik Asik! 12 Tips Biar Perjalanan Lo Aman, Nyaman, Dan Nggak Ribet"] 3. Jaga Stamina, Jangan Maksain Nyetir Kalo Udah Loyo Gak cuma kendaraan yang harus fit, badan lo juga! Jangan maksa nyetir kalau udah capek atau ngantuk, bahaya banget, men! Istirahat yang cukup sebelum perjalanan, terus siapin obat-obatan kalo lo gampang masuk angin atau pusing di jalan. Kalo lo bawa penumpang, pastiin mereka juga nyaman, biar perjalanan makin asik. Ingat, keselamatan nomor satu, bro! 4. Gadget Jangan Ketinggalan, Powerbank Wajib Ada! Jangan sampe perjalanan lo jadi mati gaya gara-gara gadget lowbat! HP itu penting banget buat cek maps, komunikasi, sampe hiburan biar gak bosen. Jadi, pastiin powerbank lo penuh, bawa charger, dan kalau perlu, siapin colokan tambahan buat di mobil. Lo gak mau kan nyasar di jalan gara-gara HP mati pas lagi butuh? 5. Bawa Barang Secukupnya, Jangan Overload! Balik dari kampung biasanya bawa oleh-oleh seabrek, tapi inget, jangan sampe mobil lo jadi kayak truk pindahan! Bawaan yang terlalu banyak bisa bikin kendaraan lebih boros bensin, plus ribet sendiri buat ngatur di bagasi. Kalau barang lo kebanyakan, coba pake layanan kirim barang biar lebih praktis. Gak perlu repot, barang aman sampe tujuan! Udah siap buat arus balik? Jangan lupa, perjalanan balik mudik itu gak kalah penting dari perjalanan mudik. Kalo lo persiapin semuanya dengan matang, lo bisa sampai rumah dengan selamat, nyaman, dan tanpa ribet. Jadi, siapa nih yang udah gak sabar balik ke rutinitas? (Sumber Foto @canva.com)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...