shop-triptrus



Stop! Pikiran inilah yang sering menghambat Anda untuk traveling.

TripTrus.Com -Traveling saat ini sudah berubah menjadi life style setiap orang. Hampir semua orang dari setiap lapisan sosial membutuhkan kegiatan bersenang-senang ini untuk memanjakan dirinya. Dengan gaya low budget atau high budget, traveling dilakukan hampir di setiap hari libur nasional dengan beragam tujuan, mulai dari dalam hingga luar negeri. Namun kadang keraguan juga datang menghampiri beberapa orang sehingga rencananya untuk traveling selalu menemui jalan buntu. Mungkin juga karena informasi yang mereka dapatkan dari beragam media akhirnya membuat mereka khawatir untuk pergi dan akhirnya munculah mitos-mitos yang selalu menghambat rencana traveling. Apa saja kira-kira mitos traveling yang sering dipikirkan oleh traveler, berikut daftarnya. Mitos 1: Traveling Itu Mahal Traveling mewah itu akan sangat bagus untuk orang-orang yang sudah pensiun, menikmati ragam fasilitas mewah, makanan serba mahal, juga berwisata dengan gaya. Beruntungnya Anda tidak harus menunggu untuk pensiun untuk melakukan itu semua. Dengan gaya low budget tentu Anda bisa traveling kemanapun dan kapanpun.   Mitos 2: Dunia Itu Berbahaya Bahkan ketika Anda berada di rumah atau kota tempat tinggal saja juga selalu ada bahaya. Namun hal-hal baik di luar sana ternyata bisa lebih banyak ditemui. Sudahlah, matikan televisi Anda yang sering memberitakan hal-hal buruk yang membuat khawatir. Asalkan dipersiapkan dengan benar dan Anda berhati-hati ketika traveling, semua akan menjadi aman-aman saja.    Mitos 3: Mustahil Mencari Kerja Di Luar Negeri Orang Indonesia memang rata-rata menginginkan Anda hadir ke kantor ketika kerja. Tapi jika Anda bisa bernegosiasi dengan atasan Anda dan bertanggung jawab dengan setiap pekerjaan Anda, harusnya pekerjaan bisa dilakukan di mana saja. Atau jika memang tidak berhasil, cari saja pekerjaan di luar negeri. Cari sebuah forum dan dapatkan kesempatan itu. Lumayan untuk menambah biaya perjalanan Anda.   Mitos 4: Orang-Orang Terlalu Khawatir Mungkin terlalu jauh dan biasanya memikirkan hal yang tidak-tidak. Larangan untuk tidak pergi dari anggota keluarga atau teman Anda ini sebenarnya wajar-wajar saja, tapi dengan memberikan pengertian kepada mereka Anda pasti akan mendapatkan restu. Atasi rasa khawatir mereka dengan memberikan jadwal dan rute perjalanan Anda, nama hotel, dan informasi lainnya agar mereka juga bisa mengontrol.   Mitos 5: Menghambat Karier Memang kadang Anda harus meninggalkan pekerjaan Anda dan segala rutinitas hidup, tapi traveling itu benar-benar memberi manfaat. Bepergian ke tempat baru tentu Anda akan mendapatkan hal-hal baru bahkan membuat Anda jadi lebih kreatif. Untuk hal ini kami berani kasih garansi.   Mitos 6: Hilang Kontak Dengan Teman Pemikiran yang salah besar, karena dengan traveling justru komunikasi Anda dengan teman akan kembali terbangun. Coba saja upload foto-foto perjalanan Anda ke sosial media, selanjutnya mereka pasti akan bertanya sedang di mana dan tentu saja “Jangan lupa oleh-oleh, ya.”   Mitos 7: Harus Mengikuti Buku Petunjuk Pada dasarnya buku petunjuka hanya digunakan untuk panduan. Pergi ke suatu destinasi yang disarankan buku bukanlah suatu kewajiban, jadi jangan terlalu kaku dan sesuaikan saja dengan perjalanan Anda. Jika Anda punya rencana lain yang lebih seru dan bermanfaat, kenapa tidak untuk dilakukan? (Sumber: Artikel maximindonesia.co.id)
...more

Destinasi Seru Dan Anti Mainstream Di Jember Yang Mungkin Belum Lo Tau!

TripTrus.Com - Siapa bilang liburan ke Jember itu biasa aja? Nih, Jember di Jawa Timur punya hidden gems yang gak kalah kece dari kota lain, loh! Mulai dari gunung epic, pantai-pantai keren, kebun binatang mini, sampai museum unik. Buat lo yang pengen liburan dengan vibes beda, wajib banget dateng ke sini. Nih, ada 5 spot wisata di Jember yang mungkin lo belum tau. Catet yaa! 1. Gunung Argopuro – Jalur Terpanjang Pulau Jawa! Lo demen hiking? Coba deh jelajah Gunung Argopuro yang juga dikenal dengan nama Gunung Argapura. Gunung ini keren banget buat lo yang mau pengalaman mendaki dengan tantangan maksimal, karena jalurnya sepanjang 63 km, alias yang terpanjang di Jawa. Kebayang gak tuh, lo bisa nikmatin pemandangan super indah sepanjang jalan. Plus, suasananya masih sepi, cocok buat yang nyari ketenangan. 2. Tanjung Papuma – Pantai Pasir Putih Hits Abis       View this post on Instagram A post shared by Adrian Hartanto Lokaria (@adrianloa) Kalo urusan pantai, gak ada matinya! Apalagi kalo lo main ke Tanjung Papuma. Di sini, lo bakal nemuin pasir putih yang bersih banget dan view laut yang cakep parah! Nama "Papuma" tuh singkatan dari "Pasir Putih Malikan", dan letaknya ada di Desa Lojejer, Wuluhan, Jember. Buat spot foto, udah pasti juara, deh. Pokoknya gak bakal nyesel lo ke sini! 3. Pantai Watu Ulo – Pantai Ular di Jawa Timur Pantai yang satu ini emang unik banget! Watu Ulo itu artinya "batu ular" dalam bahasa Jawa, dan sesuai banget sama pemandangannya. Di sini ada batu panjang yang bentuknya mirip ular sepanjang 110 meter dengan lebar 4 meter. Lo bisa langsung main ke Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu buat nikmatin pantai dan batu ular ini, gak usah jauh-jauh ke luar negeri buat cari spot epic kayak gini! [Baca juga : "7 Spot Tersembunyi Di Bali Utara Yang Bakal Bikin Lo Terpukau!"] 4. Jember Mini Zoo – Kebun Binatang Mini Buat Semua Usia Buat lo yang mau wisata edukasi sekaligus seru-seruan bareng keluarga, pasangan, atau geng lo, Jember Mini Zoo pilihan pas! Buka sejak 2021, tempat ini punya 300-an satwa yang seru buat diliat, kayak kura-kura Afrika, musang Asia Timur, sampai burung hantu. Selain itu, lo bisa coba aktivitas keren kayak ngasih makan kelinci, outbond, atau belajar perah susu sapi. Yakin gak penasaran? 5. Museum Huruf Jember – Tempat Belajar Aksara dan Bahasa Nusantara Nah, buat yang demen sejarah atau lagi cari wisata edukasi, ada Museum Huruf Jember yang bakal kasih lo insight baru soal aksara dari Nusantara dan dunia. Lokasinya di Jalan Bengawan Solo, Jember, museum ini keren buat nambah wawasan lo soal asal-muasal berbagai aksara yang ada di Indonesia dan sekitarnya. Cocok banget buat yang mau liburan sambil belajar hal baru! Jember emang punya vibes yang beda buat lo yang pengen liburan asik dan gak mainstream. Dari list ini, spot mana nih yang bakal lo cobain duluan? Jangan lupa ajak orang tersayang, ya! (Sumber Foto @titisnitiswari) 
...more

Ini 6 Peran Sentral Traveler dalam Menjaga Kelestarian Alam

TRIPTRUS - 22 April merupakan momen penting bagi setiap orang, perusahaan, dan pemerintah untuk menunjukkan komitmen mereka kepada alam dan generasi mendatang. Tanggal yang tiap tahun diperingati sebagai Hari Bumi ini juga menunggu peran lebih wisatawan, untuk menghargai dan melestarikan tempat yang pernah dan akan mereka kunjungi. Maggie Ozner, seorang Traveler WWF pernah mengatakan, “Ketika saya melakukan perjalanan, dan melihat keajaiban keindahan alam, saya menyadari ini semua akan hilang dikemudian hari. Hanya keinginan untuk melipatgandakan usaha memelihara dan menjaganya yang dapat memulihkan itu semua.” Wisatawan atau traveler sesungguhnya memiliki peran sentral untuk mengelola dan tetap kriitis dalam melestarikan keindahan alam yang mereka kagumi. Seperti dikutip dari lama WWF, Jumat (22/4/2016), berikut beberapa usaha yang bisa dilakukan traveler dalam perannya menjaga kelestarian alam. 1. Mengurangi KarbonMeningkatnya suhu bumi tentu mempengaruhi berbagai tempat, termasuk spesies di dalamnya dan mata pencaharian masyarakat. Bagi Anda para traveler, mulailah untuk memiliki gaya hidup cinta alam yang Anda kerap kagumi dengan memakai bahan bakar kendaraan ramah lingkungan. Kontribusi Anda juga bisa dilakukan dengan lebih banyak menanam pohon. Nampaknya Anda perlu membuat komitmen untuk setidaknya menamam satu pohon di tiap tempat yang Anda kunjungi saat berwisata. 2. Tidak Buang Sampah SembaranganBanyak orang mengaku cinta kepada alam dan di waktu bersamaan juga membuang sampah tidak pada tempatnya. Gaya hidup tidak mau repot ini sebenarnya bisa disiasati, misalnya saat traveling, Anda bisa menggunakan botol air mineral daur ulang, sehingga Anda tidak perlu lagi membeli air kemasan dan membuangnya sembarangan. 3. Hindari Membeli Sesuatu yang DilindungiBerbelanja di tempat wisata tentu sungguh mengasyikan, apalagi jika pusat perbelanjaan tersebut menyediakan beranekarupa koleksi barang unik. Namun Anda perlu diperhatikan, apakah benda yang Anda beli sudah benar? Membeli souvenir di tempat wisata dari produk bagian-bagian hewan yang dilindungi, tentu sama halnya dengan memperpanjang kejaharan terhadap satwa liar yang semakin hari semakin sedikit keberadaannya. 4. Meningkatkan Gaya Hidup Ramah LingkunganTraveler tanpa memiliki gaya hidup ramah lingkungan sama hal dengan omong kosong. Gaya hidup ramah lingkungan tentu modal awal untuk menjadi seorang penjelajah. Tepat di Hari Bumi ini berjanjilah pada diri sendiri, untuk tetap melestarikan keindahan alam dan budaya di berbagai tempat yang Anda kunjungi. 5. Ajari Anak-anak Traveling dan Cinta LingkunganMempersiapkan generasi masa depan yang cinta lingkungan adalah hal mutlak yang perlu diberikan orangtua pada anaknya. Mengajak anak menikmati keindahan alam sambil mengedukasi arti penting keletarian alam merupakan cara tepat menciptakan generasai cinta alam dan lingkungan. 6. Berikan DonasiIni cara terakhir yang bisa dilakukan traveler untuk memberikan kontribusinya pada kelestarian alam. Banyak organisasi nirlaba di luar sana yang perlu dukungan untuk tetap berdiri menjaga kelestarian alam. Tidak melulu soal uang, sambil traveling Anda juga bisa berkontribusi dengan memberikan edukasi pada anak-anak di pedalaman. (Sumber: Artikel liputan6.com Foto liputan6.com)
...more

Wow, Ternyata Banyak Manfaat Liburan Sekolah Bagi Pelajar

TripTrus.Com - Usai sudah PAS (Penilaian Akhir Semester). Para pelajar telah menerima rapor (laporan nilai akhir semester) dengan perasaan beragam. Ada yang pasrah dan sedih. Banyak pula pelajar yang senang karena mendapatkan nilai akademik rapor yang baik. Kini mereka memasuki masa liburan sekolah semester ganjil. Beberapa pelajar berencana berlibur ke luar kota bersama teman-temannya ataupun dengan keluarga. Liburan merupakan waktu yang paling dinantikan pelajar walaupun untuk liburan banyak hal yang bisa dilakukan dari mulai yang sederhana hingga liburan yang menggunakan biaya mahal. Baik liburan dalam kota ataupun luar kota. Liburan di dalam negeri ataupun ke luar negeri. Berikut ini ada 10 manfaat dan pentingnya liburan bagi para pelajar : 1. Menyegarkan tubuh, jiwa dan pikiran  Mengisi liburan membuat tubuh, jiwa dan pikiran pelajar diharapkan kembali segar setelah jenuh melakukan aktivitas dan rutinitas selama sekitar satu semester berkutat dengan kegiatan belajar yang padat dan melelahkan. 2. Bertemu dengan teman baru  Tidak sedikit para pelajar yang memperoleh teman baru selama kegiatan liburan berlangsung. 3. Membangkitkan semangat baru  Liburan dapat mengembalikan mood pelajar menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya, sehingga memiliki semangat baru untuk meraih prestasi akademik pada semester mendatang.   #liburanmurah #liburansekolah #belajardialam A post shared by lembah pasir sumbul park (@pineglamping) onJun 19, 2018 at 6:22pm PDT 4. Menikmati waktu berkualitas dengan sahabat dan keluarga tercinta [Baca juga : Ini Yang Perlu Dilakukan Di Minggu Pertama Setelah Menikah] 5. Mengagumi ciptaan Allah  Liburan menjadi ajang untuk mengagumi alam semesta ciptaan Allah. 6. Hidup relatif labih lama Suatu penelitian menyebutkan bahwa orang yang mengisi waktu dengan liburan memiliki peningkatan signifikan dalam penurunan serangan jantung. 7. Menjaga sel otak Hasil penelitian melaporkan bahwa ada hubungan positif antara liburan dengan fungsi intelektual (sel otak). Hal ini sangat bermanfaat buat pelajar. 8. Meningkatkan kepuasan hidup Hasil penelitian lain mengungkapkan bahwa ada suatu peningkatan dalam kepuasan hidup setelah liburan 9. Menurunkan ketegangan   Latepost.....keseruan pagi ini #ancolbeachcitymall #jalan2 #mainairlaut #edisiliburanlebaran #liburansekolah #pantaiancol A post shared by irfan safwan (@irfan.safw4n) onJun 19, 2018 at 10:53am PDT Penelitian menemukan bahwa perasaan tertekan menurun signifikan setelah liburan. Pelajar tidak mengalami stres usai menjalani liburan sekolah. 10. Memperbaiki hubungan persahabatan dan keluarga Liburan ternyata dapat memperbaiki hubungan persahabatan dan keluarga menjadi lebih harmonis. Hubungan pelajar dengan teman-temannya dan keluarga kian terjalin dengan baik usai liburan bersama mereka. Demikian 10 manfaat dan pentingnya liburan bagi pelajar. Mengisi kegiatan liburan bersama teman-teman ataupun keluarga bisa menjadikan para pelajar memiliki semangat baru menyongsong kegiatan belajar, sehingga diharapkan para pelajar mencapai prestasi akademik secara optimal. Selamat liburan! (Sumber: Artikel bernas.id, Foto freepik.com)
...more

Mei Gak Boleh Rebahan Doang! Ini Deretan Event Keren Buat Healing & Eksis

TripTrus.Com - Bro sis, lo udah nyiapin agenda buat Mei 2025 belum? Jangan sampe cuma scroll medsos doang sambil rebahan ya. Soalnya, sepanjang bulan Mei ini, Indonesia rame banget sama event kece dari ujung barat sampe timur. Ada yang nuansanya budaya, ada juga yang bisa lo nikmatin sambil kulineran atau ngejoget bareng crowd di festival musik. Cocok banget buat lo yang pengen liburan sambil eksplor hal-hal baru dan tetap eksis di feed Instagram lo! ✨ SEBA BADUY (1–4 Mei 2025 – Lebak, Banten)       View this post on Instagram A post shared by Iwan Kristiana (@iwankristiana) Event ini vibes-nya beda banget, sob. Lo bisa ngintip budaya Baduy yang masih super tradisional tapi magis abis! Kegiatan ini jadi ajang warga Baduy Luar nganterin hasil bumi ke Pemda Banten sebagai simbol perdamaian dan rasa syukur. Lo bakal ngerasain atmosfer yang damai, jauh dari hiruk-pikuk kota, cocok buat lo yang lagi pengen detoks digital. 🎭 SEMARANG NIGHT CARNIVAL (4 Mei 2025 – Semarang, Jateng) Lo suka lampu-lampu gemerlap dan kostum nyentrik? Nah, SNC ini tuh parade malam yang bikin jalanan Semarang jadi panggung catwalk penuh warna. Banyak performance unik dari berbagai komunitas dan pelajar. Lo bisa hunting foto estetik buat feed lo. Pokoknya, vibes-nya asik banget! 🧘‍♀️ BALI SPIRIT FESTIVAL (7–11 Mei 2025 – Gianyar, Bali) Lo yang suka yoga, meditasi, dan healing vibes ala-ala Ubud, wajib banget datang ke sini. Festival ini bukan cuma soal gerakan, tapi juga jiwa dan pikiran. Banyak banget workshop, kelas spiritual, sampai pertunjukan seni dari penjuru dunia. Bisa banget buat recharge energi lo yang udah mulai soak! 🍜 FESTIVAL KULINER LEGENDARIS SURABAYA (8–10 Mei 2025 – Surabaya, Jatim) Geng perut lapar, mari merapat! Lo bisa nyobain makanan legendaris khas Suroboyo yang udah melegenda dari zaman kakek-nenek. Dari rawon, rujak cingur, sampe lontong balap, semua ada di sini. Sambil makan, lo juga bakal disuguhi live music dan pertunjukan seni. Bener-bener paket lengkap! 🏖️ PESONA BELITUNG BEACH FESTIVAL (8–12 Mei 2025 – Belitung, Babel) Pantai, musik, dan sunset kece, siapa yang nolak? Di event ini, lo bisa ngerasain keindahan pantai Belitung sambil nikmatin festival musik dan lomba seru kayak beach volleyball sampe lomba layangan. Pas buat lo yang doyan vitamin-sea tapi tetep pengen ada hiburannya juga. 📚 MINANGKABAU LITERACY FESTIVAL (8–12 Mei 2025 – Padang, Sumbar) Buat lo yang suka dunia literasi, ini surganya! Banyak diskusi buku, workshop penulisan, sampai pertunjukan budaya Minang yang kece banget. Bisa ketemu penulis-penulis top juga. Lo gak cuma dapet ilmu, tapi juga kenalan baru. Siapa tau jodoh juga, kan? 💃 FESTIVAL MUARO PADANG (8–12 Mei 2025 – Padang, Sumbar) Kalo lo demen sama vibes festival rakyat, ini cocok! Ada parade budaya, kuliner khas Minang, sampe atraksi seru di tepi sungai Muaro. Acaranya tuh gabungan antara adat dan hiburan kekinian. Lo bisa happy-happy sekaligus belajar soal budaya lokal. 🎨 SEMARAK BUDAYA INDONESIA (9–10 Mei 2025 – Solo, Jateng) Solo gak pernah kehabisan ide buat bikin acara kece. Di event ini, lo bakal disuguhin tarian tradisional, pameran kriya, sampe fashion show kain-kain etnik. Lo bisa banget liat langsung gimana budaya Indonesia dipoles jadi kekinian. Estetik parah! ⛰️ FESTIVAL PARALAYANG BUKIK MARANDO (16–23 Mei 2025 – Pasaman Barat, Sumbar) Lo adrenaline junkie? Wajib terbang ke Sumbar! Paralayang di sini tuh epic, view-nya gunung dan sawah yang hijau banget. Selain itu, ada juga hiburan lokal dan stand-stand kuliner buat ngisi tenaga abis terbang. Lo bakal ngerasa kayak burung, tapi tetep stylish! 🚤 LOMBA PERAHU LAYAR (17 Mei 2025 – Surabaya, Jatim) Balik lagi ke Suroboyo, kali ini ada event seru di laut! Lomba perahu layar ini bukan cuma adu cepat, tapi juga adu estetik perahu yang dihias kece abis. Bisa sekalian piknik pinggir laut sambil nonton. Bawa sunscreen, jangan lupa! [Baca juga : "Mei 2025, Liburan Panjang, Waktunya Ngebebas Dan Manfaatin Semua Tanggal Merah!"] 🌺 FESTIVAL ISEN MULANG (17–23 Mei 2025 – Palangka Raya, Kalteng) Festival ini tuh semacam all-in-one package buat lo yang mau liat budaya Dayak lebih dekat. Dari lomba masak tradisional, seni bela diri, sampe fashion show etnik, semua ada! Bener-bener kaya budaya tapi dikemas kekinian. Jangan heran kalo tiba-tiba lo pengen stay lebih lama di Kalimantan. 🍉 FESTIVAL RUJAK ULEG (17–18 Mei 2025 – Surabaya, Jatim) Lo suka rujak? Di sini bukan cuma makan doang, tapi lo juga bisa ikutan nguleg rame-rame bareng ratusan orang. Seru, unik, dan rame! Ini tuh salah satu tradisi Suroboyo yang paling pecah, lo bakal dapet pengalaman yang gak biasa. 🥁 GELAR MELAYU SERUMPUN (20–24 Mei 2025 – Medan, Sumut) Event ini cocok buat lo yang pengen kenalan sama budaya Melayu. Ada musik, tari, kuliner, dan fashion yang semuanya berbau Melayu. Lo bakal ngerasa kayak lagi di negeri seberang tapi masih di Indonesia. Estetik dan edukatif! 🍴 JOGJA INTERNATIONAL FOOD EXPO (20–24 Mei 2025 – Bantul, DIY) Kalo lo foodie sejati, ini surganya! Dari makanan lokal sampe internasional, semuanya ada. Lo bisa nyobain kuliner unik dari berbagai negara, sambil nikmatin suasana Jogja yang hangat. Siapin perut kosong dan memori HP buat foto makanan!  🌍 KIRAB 1000 TENONG (20–24 Mei 2025 – Banjarnegara, Jateng) Tenong alias tempat makanan khas Jawa ini bakal dirayain dalam bentuk parade unik. Ada 1000 tenong diarak sambil diramein musik tradisional dan performance budaya. Lo bakal ngerasain momen spiritual dan kekeluargaan yang hangat banget. 🎶 KERONCONG PLESIRAN IX (24 Mei 2025 – Kulon Progo, DIY) Musik keroncong emang klasik, tapi jangan salah, dibawain dengan gaya modern tuh jadi beda vibes-nya. Festival ini ngebuktiin kalau musik jadul bisa banget jadi tren baru asal dikemas kreatif. Lo bisa chill di alam sambil dengerin musik santai. 🌊 FESTIVAL TUMPAH RUAH (27–31 Mei 2025 – Jambi) Festival ini literally tumpah ruah! Semua elemen budaya dan kreativitas warga Jambi disatuin jadi satu event meriah. Dari seni, musik, sampe lomba-lomba lucu ada semua. Cocok buat lo yang demen eksplor kota-kota non-mainstream. 🏝️ FESTIVAL PESONA AEKHULA (28 Mei–1 Juni 2025 – Nias Barat, Sumut) Nias tuh gak cuma surfing doang! Di festival ini, lo bakal liat budaya Nias yang unik banget, dari tarian perang, pameran kerajinan tangan, sampe kuliner lokal yang bikin nagih. Lo bakal sadar, Indonesia tuh kaya banget sama budaya yang belum tentu lo kenal sebelumnya. 🖼️ PALEMBANG ART AND CULTURE FESTIVAL (28 Mei–1 Juni 2025 – Palembang, Sumsel) Seni dan budaya Palembang gak boleh diremehkan, gengs! Di event ini, semuanya dipamerin dari lukisan, kerajinan, sampe tari tradisional. Lo bisa banget belajar sejarah sambil nikmatin suasana festival yang fun dan penuh warna. 🍲 UBUD FOOD FESTIVAL (30 Mei–1 Juni 2025 – Gianyar, Bali) Ubud tuh udah dikenal sebagai surga kuliner, dan festival ini jadi bukti nyatanya. Banyak chef top hadir, demo masak, talkshow, dan tentunya, makan-makan! Cocok buat lo yang pengen eksplor rasa baru sekaligus healing di alam Bali. Nah, lo udah liat sendiri kan betapa serunya bulan Mei 2025 ini? Event-nya gak kaleng-kaleng, dari budaya, kuliner, sampe extreme sport juga ada. Tinggal pilih yang sesuai mood lo. Jangan sampe lo nonton doang di Instastory orang lain. Yuk, siapin waktu, ajak bestie lo, dan buruan cus ke salah satu event kece ini. Karena hidup tuh soal momen, bukan cuma scroll-scroll doang! (Sumber Foto @rifkybombogie)
...more

5 Kuliner Khas Kei yang Sangat Menggiurkan

Selain keindahan alamnya, Kei mempunyai banyak kuliner yang sangat menggugah selera.  Makanan khas masyarakat Kei sangat lekat dengan kondisi alamnya di mana singkong dan hasil laut menjadi bahan baku utama kuliner mereka. 5 kuliner khas Kei yang sangat menggiurkan adalah 1. Embal Merupakan salah satu makanan pokok masyarakat Kei yang berasal dari singkong. Bentuk, rasa dan cara menikmatinya pun bermacam-macam, bisa dimakan dengan ikan asar, ikan kuah, sayur dll pada saat makan besar, bisa pula dimakan sebagai penganan dengan dicelup ke dalam teh. Ada embal yang berbentuk bubuk, goreng, embal swami dan embal busa (dicetak). Saat ini Embal juga sudah diproduksi oleh masyarakat sebagai oleh-oleh dengan berbagai rasa. 2. Lad Lad atau tumis rumput laut adalah makanan khas masyarakat Kei yang sangat lezat sebagai lauk pauk. Varian dari Lad adalah rumput laut segar ditumis singkat dengan bawang merah, bawang putih dan cabai atau dicampur dengan kelapa parut seperti urap. Masyarakat Kei bisa menyantap Lad dengan nasi, embal atau ketupat sebagai teman lauk utama berupa ikan. Rasa lezat rumput laut segar yang baru saja dipanen membuat selera makan kita menjadi bertambah. Rumput laut mempunyai kandungan protein tinggi.   3. Ikan Asar Proses pembuatan ikan asar Ini adalah salah satu menu utama masyarakat kuliner masyarakat Kei, yang berupa ikan yang diolah dengan cara diasap. Biasanya ikan asar berbahan baku ikan laut seperti ikan komo (tongkol), ikan sapuda (kakap), atau ikan semandar (baronang). Ikan asar dimakan dengan embal, sambal colo-colo dan sirsir atau lad. Rasa gurih ikan sangat terasa karena masyarakat Kei terbiasa memasak dengan bahan baku ikan yang masih segar. “Di sini ikannya hanya mati sekali,” seloroh mereka tentang kesegaran ikan-ikannya, “Bukan ikan yang mati 4 kali seperti di Jawa!”    4. Sirsir Sirsir, ikan asar, dan embal bubuk Sayuran khas Kei ini berupa tumisan daun singkong dan bunga pepaya yang ditambah santan pukat. Sama seperti Lad, Sirsir dimakan sebagai lauk embal dan ikan asar. Rasa segar dan sedikit pahit menjadi sensasi sendiri bagi mereka yang menyantap menu tradisional ini. Keunikan rasa makanani ini membuat masyarakat Kei sampai mempunyai lagu tentang sirsir   5. Kue Langar Penganan khas Kei ini terbuat dari singkong yang disangrai setengah matang dan ketika masih hangat disiram dengan santan kemudian digumpal-gumpal dibentuk seperti anyaman kemudian digoreng dengan minyak panas. Langar sudah dibuat juga dalam bentuk stik dengan berbagai varian rasa seperti keju, cokelat, pandan dan rasa lainnya dan bisa dijadikan oleh-oleh khas Kei. Hampir seluruh makanan tradisional masyarakat Kei tersebut dapat dengan mudah dijumpai dan dicicipi di Pasar Malam Kota Tua, di mana para penjualnya pun berjejer dengan menggunakan penerangan berupa pelita secara tradisional. Jejeran penjual makanan di Pasar Malam Kota Tual Jadi sudah saatnya kita kunjungi Kepulauan Kei, Maluku Tenggara dan  nikmati pesona alam serta kelezatan kuliner khas masyarakatnya.  
...more

Gombong, Kota Pusaka Yang Terlupakan!

TripTrus.Com - Gombong merupakan sebuah kota kecamatan di wilayah Kabupaten Kebumen. Dalam tata ruang dan kota, Gombong masuk dalam kawasan perkotaan karena sebagian besar penghidupan masyarakatnya dari sumber-sumber sekunder (usaha dan jasa). Dalam sejarahnya, memang Gombong dikenal sebagai pusat perdagangan. Berdasarkan catatan keluarga Liem Siauw Lam, sejak tahun 1830an di wilayah Gombong sudah terbentuk komunitas Tionghoa. Selain itu juga ada komunitas saudagar dari para Bangsawan Kalang. Kedua elemen kelompok ini membentuk karakter Gombong yang kental dengan suasana perniagaan. Dalam segi budaya, Gombong merupakan tempat berbagai unsur budaya bersatupadu. Pertama unsur budaya Banyumasan yang berpadu dengan budaya Yogyakarta, kedua unsur Tionghoa dan ketiga unsur-unsur asli dari Gombong. Semua hal tersebut menjadikan Gombong sebuah daerah yang unik, khas dan memiliki berbagai potensi menarik untuk dijelajahi. Berikut ini beberapa destinasi yang wajib kamu kunjungi ketika di Gombong: 1. Benteng Van Der Wijck (Sumber: telusurindonesia.com) Benteng yang terletak di Desa Sidayu, Kecamatan Gombong merupakan benteng peninggalan kolonial Belanda pada abad 19 yang berbentuk hexagonal. Jika diperhatikan dari bentuk bangunannya, benteng ini lebih difungsikan sebagai pos logistik daripada sebuah benteng pertahanan. Dalam perjalanan waktu, benteng ini sempat menjadi sekolah anak-anak Euroasia, interniran tawanan perang dan markas beberapa kesatuan militer. Masih banyak fakta sejarah tentang Benteng Van Der Wijck yang belum terungkap, termasuk tahun pendiriannya yang masih menimbulkan polemik, namun terlepas dari itu benteng ini merupakan aset pusaka budaya penting yang dimiliki oleh Gombong dan wajib dijaga kelestariannya. 2. Waduk Sempor (Sumber: tripadvisor.com) Berlokasi hanya 7km dari sebelah utara Kecamatan Gombong, waduk ini merupakan bendungan serbaguna yang mendukung aktifitas sungai Cincingguling atau yang lebih dikenal sungai Sempor, yang mengalir dari utara di kaki Gunung Serayu Selatan. Air dari Waduk Sempor banyak digunakan untuk irigasi pertanian penduduk dan juga pembangkit listrik tenaga air. Dengan potensi pemandangan yang bagus dan suasana yang tenang, maka Waduk Sempor dijadikan destinasi wisata baik bagi masyarakat lokal ataupun luar daerah. Pada tahun 1967, pernah terjadi tragedi memilukan, di mana Waduk Sempor jebol dan memakan korban hingga 127 jiwa dan nama-nama para korban lantas diabadikan dalam monumen Sempor. 3. Legenda Rokok Klembek Menyan (Sumber: iqbalkautsar.com) Gombong sebagai sebuah kota perdagangan pada masanya, memiliki beberapa komoditi unggulan. Salah satunya tembakau yang diolah menjadi rokok siong di berbagai industri pabrik kecil ataupun rumahan. Yang menjadi ciri khas dari rokok siong Gombong adalah campuran klembak dan kemenyan. Hal tersebut membuat rokok siong Gombong memiliki aroma khas yang sangat kuat, bahkan kerapkali dihubung-hubungkan dengan aura mistis. Masa kejayaan rokok klembak menyan berlangsung dari tahun 40 hingga 60an, dan secara perlahan tergusur oleh rokok kretek yang datang dari luar daerah. Pada era kejayaan rokok klembek menyan bermunculan berbagai merk rokok klembek menyan yang terkenal, diantaranya: Togog, Sinden, Bangjo dan Sintren. Pada saat ini kejayaan rokok klembek menyan telah berlalu, yang tersisa hanya rokok bermerk Sintren. Masih diproduksi di pabrik berperalatan kuno dan dikerjakan oleh pekerja yang berusia lansia. 4. Gedung Cung Hwa Tsung Hwi (Sumber: @kebumenmuda) Sejak awal abad 19 pendatang Tionghoa diperkirakan sudah ada di Gombong. Ketika pendatang Tionghoa mulai banyak, mereka membentuk perkumpulan yang bernama Cung Hwa Tsung Hwi. Atsa dasar itu dibangunlah gedung perkumpulan yang berlokasi di kawasan pecinan Gombong yaitu di Jalan Sempor Lama. Sempat dijadikan sebuah sekolah Tionghoa pada tahun 40 hingga 60an. Meskipun fisik gedung ini banyak mengalami perubahan, masih banyak kisah menarik yang terkandung di dalamnya. Gedung ini merupakan saksi sejarah dinamika Tionghoa di tanah Gombong. Presiden Soekarno sempat mengeluarkan PP 10 tahun 1950 tentang pengaturan domisili etnis Tionghoa di Indonesia, gedung ini sempat dijadikan tempat penampungan. Saat ini gedung ini berfungsi sebagai sekertariat Yayasan AGH yang memberikan pelayanan kematian bagi masyarakat Tionghoa di Gombong. Di gedung tersebut juga kita bisa belajar aspek budaya Tionghoa dalam kematian dan proses pemakaman. Bahkan kita masih bisa melihat “peti kembang cengkeh” yang berharga mahal. 5. Roemah Martha Tilaar (Sumber: tribunnews.com) Inisiatif membangun Roemah Martha Tilaar ini dimulai berawal dari keinginan Ibu Martha Tilaar untuk memberikan kontribusi bagi Kota kelahirannya Gombong. Beralamat di Jalan Sempor Lama no. 28, Roemah Martha Tilaar menempatkan museum sebagai konteks dan aktivitas sebagai konten dan berinformasi tentang perjalanan hidup Ibu Martha Tilaar saat di Gombong. Roemah Martha Tilaar Gombong diperkirakan sudah berdiri sejak tahun 1920-an. Merupakan rumah keluarga Liem yang dikenal sebagai keluarga Tionghoa kaya pada waktu itu. Liem Siaw Lan kepala keluarga Liem merupakan seorang pengusaha dan mempunyai bisnis yang beragam, salah satunya adalah mengelola peternakan yang mensupply daging dan susu ke tangsi Belanda Van Der Wijk. Pada masa revolusi Indonesia rumah keluarga Liem digunakan sebagai dapur umum dan tempat perawatan tentara Indonesia yang terluka akibat pertempuran dengan tentara NICA. (Sumber: Artikel Rumah Martha Tilaar dan  Amieykha Foto Amieykha)
...more

Menikmati Hijaunya Green Canyon

Untuk trip ke Green Canyon dan Pangandaran, klik di: http://triptr.us/Bb TRIPTRUS - Terletak di dekat Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Green Canyon jadi salah satu primadona wisata Provinsi Jawa Barat. Sejak mulai dibuka sebagai obyek wisata pada tahun 1991, Green Canyon tidak pernah sepi dari pengunjung. Green Canyon sendiri bukanlah nama asli daerah itu, melainkan Cukang Taneuh (jembatan tanah). Wisatawan asing yang berkunjung mempopulerkan nama lembah yang hijau ini menjadi Green Canyon. Untuk mencapai Pantai Pangandaran, Anda dapat menggunakan bus dari Bandung dan menghabiskan waktu perjalanan selama kurang lebih empat jam. Dari Pantai Pangandaran, Anda dapat menyewa perahu yang akan membawa Anda menuju Green Canyon. Perjalanan 20 menit menuju Green Canyon tidak akan membosankan. Pemandangan Sungai Cilujang yang bisa dinikmati sepanjang perjalanan perahu akan membuat Anda berdecak kagum.   Beberapa tempat yang bisa dikunjungi saat berwisata di Green Canyon adalah Gua Kelelawar, yang oleh masyarakat setempat diberi nama Gua Lalay atau Gua Bau. Gua ini adalah tempat beristirahat para kelelawar yang akan beterbangan keluar saat malam hari tiba. Selain itu ada juga Kolam Putri, yang terletak di atas salah satu tebing Green Canyon. Airnya yang berwarna biru kehijauan kabarnya bisa membuat orang yang mandi di situ cepat mendapatkan jodoh. Dan yang paling tidak boleh dilewatkan adalah serunya lompat dari atas Batu Payung. Batu yang tingginya sekitar 5 meter ini jadi tempat yang seru untuk para wisatawan yang berkunjung ke Green Canyon.   Photos taken from: imgur.com
...more

Tarik Wisatawan, Ende Siap Gelar 3 Festival Wisata di 2022

TripTrus.Com - Pemerintah Kabupaten Ende di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, menyiapkan tiga kegiatan festival yang akan digelar pada tahun ini untuk menarik minta kunjungan wisatawan ke daerah itu.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh 江 • 🌻 (@lechiinx) "Festival yang akan kami gelar yaitu pertama Festival Budaya dan Parade Pesona Pariwisata yang dijadwalkan pada April-Juni 2022," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ende Martinus Satban ketika dihubungi dari Kupang, Sabtu. Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan kegiatan promosi pariwisata di Kabupaten Ende pada 2022. Ia menyebutkan kegiatan kedua yaitu Festival Kelimutu yang dijadwalkan akan digelar pada Agustus. Selain itu, Festival Paralayang yang akan digelar pada Oktober-November. Martinus menjelaskan kegiatan festival ini dihadirkan untuk mempromosikan kekayaan pariwisata sekaligus menarik minat kunjungan wisatawan ke Ende. Kegiatan dalam bentuk festival, kata dia, juga berlangsung lama sehingga diharapkan dapat mendorong lama tinggal wisatawan di Ende. [Baca juga : "Kalender Event Wisata Jogja Bulan April 2022, Ada Sarkem Fest!"] "Semakin lama wisatawan di Ende tentu ada belanja yang bisa berdampak pada berbagai sektor ekonomi di masyarakat," katanya. Ia mengatakan waktu pelaksanaan beberapa festival ini masih bersifat tentatif karena disesuaikan dengan situasi di lapangan, salah satunya terkait kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Martinus menambahkan selain festival pariwisata, pihaknya juga menata dan merancang destinasi wisata yang sudah dibangun pemerintah daerah setempat untuk menunjang kunjungan wisatawan. "Kami juga mendampingi desa wisata untuk berinovasi menjadi desa wisata berbasis komunitas sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan," katanya. (Sumber: Artikel okezone.com Foto @florestourism) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...