shop-triptrus



Wisatawan Indonesia Nomor 3 Paling Digital di Dunia

TripTrus.Com - Travelport merilis hasil risetnya tentang potret wisatawan dunia. Ada 19 negara yang disurvei potret wisatawannya. Dan wisatawan Indonesia menempati posisi ketiga paling digital di dunia, setelah India dan Cina. Berikut hasil lengkap hasil riset Travelport seperti dipaparkan Mark Meehan, Managing Director Asia Pasific Travelport dan Raymond Setokusumo Predir PT Galileo Indonesia Perdana yang juga di Restoran Plataran Menteng. Travelport melakukan survei pada 11 ribu responden wisatawan global dengan rentang usia 19-55 tahun, khusus melihat penggunaan alat digital dalam merencanakan, memesan dan melakukan perjalanan. Dari 19 negara wisatawan yang disurvei, salah satunya Indonesia. Hasilnya menarik, traveler Indonesia ternyata berada di posisi tiga bisa paling digital. Ada empat tahapan perjalanan wisatawan yang disurvei: planning (perencanaan), booking (pemesanan), the journey (perjalanan) dan in destination (di tempat tujuan). The Global Digital Traveler Research yang dilakukan Travelport ini merupakan survei online memanfaatkan sampel wisatawan Toluna Research pada bulan Agustus 2017. Resoponden yang disurvei setidaknya telah melakukan satu penerbangan kembali tahun lalu. Wisatawan Indonesia menjadi salah satu yang diriset dikatakan Meehan, mengingat pertumbuhan pariwisata di Indonesia tumbuh secara signifikan sekitar 25,68 persen pada tahun ini, melampaui kawasan Asia Pasifik dan pasar negara berkembang lainnya. “Kami berharap dengan paparan riset ini, bisa menjadi acuan penyedia layanan perjalanan, agar tetap relevan dalam memberikan alat dan konten digital yang tepat waktu yang merupakan sarana penting dalam menjangkau dan memuaskan wisatawan Indonesia mulai dari mereka merencanakan perjalanan hingga kembali dari perjalanan mereka,” terang Meehan. Raymond menambahkan, itulah mengapa penting bagi pelaku di bisnis perjalanan dan wisata beradaptasi dengan perkembangan digital wisawatan Indonesia. Apakah itu agen wisata maupun airlines. Ia menyebut mengutip angka IATA (The International Air Transport Association) setidaknya ada 360 juta orang Indonesia akan melakukan perjalanan pada 2036. “Tahun 2016 saja angkanya sudah mencapai 120 juta, diprediksikan akan ada tambahan sekitar 235 juta penumbang baru,” imbuhnya. Menurut Raymond, dulu dukungan digital hanya untuk transaksi saja. “Sekarang dengan dukungan digital, airlines pun terus beradaptasi. Penumpang kini bisa menentukan posisi tempat duduk, menentukan maksimal bawaan mereka. Dulu dibatasi hanya satu batasan maksimal, sekarang dengan banyak pilihan. Kita jadi lebih fleksibel,” ujarnya. Meehan menambahkan temuan Travelport menunjukkan pentingnya alat digital bagi wisatawan sepanjang perjalanan mereka. “Kami mengindentifikasi adanya kebutuhan bagi industri perjalanan dan perhotelan global nilainya 7,6 triliun dolar Amerika untuk beradaptasi secara terus menerus untuk memberikan layanan yang responsif, relevan dan tepat waktu bagi pelanggan,” ujarnya. Travelport merupakan perusahaan teknologi yang menyediakan solusi digital baik untuk agen travel maupun airlines. Di Indonesia, Travelport menjadi rekanan bagi Panorama, Dwidaya, Smilling Tour juga Traveloka dalam membangun digital platform mereka. Total ada 400 perusahaan termasuk airlines yang sudah menjadi rekanan mereka. Ketika melakukan perencanaan perjalanan (planning), 93% wisatawan Indonesia menggunakan video dan foto di media sosial yang diunggah temannya dalam menentukan tujuan wisata mereka. Angka ini sangat tinggi dibanding negara lain di Asia Pasifik yang hanya 76%. Dan 71% wisatawan yang diriset menggunakan pencarian suara ketika mencari tujuan wisata, angka ini kedua setelah Cina hanya beda 1 persen dengan 72%. “Walau demikian menariknya, mereka masih membutuhkan konsultasi dengan agen perjalanan profesional dalam memutuskan perjalanan wisata mereka. Ini ditunjukkan dengan 84 persen wisatawan menggunakan konsultasi agen perjalanan,” terangnya. Saat pemesanan perjalanan, saking digitalnya wisatawan Indonesia, mereka akan memilih hotel yang memiliki fasilitas wifi di dalam kamar mereka. “Wisatawan Indonesia akan menolak jika hotel men-charge untuk wifi, sekitar 63 persen angkanya, beda sedikit dari angka global 61 persen,” ungkap Meehan. Dan ketika booking, 68% wisatawan melakukannya melalui ponsel pintar mereka. Bahkan untuk corporate trip pun, 35% bahkan melakukannya melalui aplikasi mobile. Dan 43% responden menyatakan frustasi jika harus memesan elemen-elemen perjalanan secara terpisah, semisal booking tiket pesawat, hotel atau trip wisata mereka secara terpisah. Ketika dalam perjalanan pun demikian, wisatawan Indonesia ingin selalu terhubung dengan keluarga atau koleganya. Ini ditunjukkan dengan 84% menyatakan bahwa ingin selalu terhubung saat bepergian apakah melalui telepon internet maupun video call. “Dalam perjalanan mereka tidak ingin dibuat ribet dengan urusan print tiket, ini terlihat dari 80 persen menyatakan boarding pass digital dan e-ticket membuat perjalanan lebih mudah,” terangnya. Saat sudah tiba di tujuan, 64% wisatawan bisnis sangat menghargai layanan concierge di ponsel pintar mereka. “Lalu 57 persen pelancong lebih memilih check in hotel melalui aplikasi dan 80 persen yang disurvei menyatakan akan memberikan review pada hotel dan restoran yang mereka kunjungi, sedangkan riset global menunjukkan hanya 75 persen memberikan review,” ujarnya. (Sumber: Artikel swa.co.id)
...more

5 Destinasi Anti Mainstream di Indonesia untuk Liburan Akhir Tahun

TripTrus.Com - Akhir tahun tidak sampai satu bulan lagi. Pada momen ini, biasanya kamu akan mulai mencari destinasi-destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Bagi kamu yang berjiwa petualang dan menyukai sesuatu yang baru, pilihan tempat untuk liburan akhir tahun boleh jadi adalah destinasi yang baru atau tidak biasa.Liburan ke destinasi anti mainstream bisa membuat kamu merasakan pengalaman yang baru dan berbeda. Tapi, kamu tentu perlu mempersiapkan diri lebih, karena destinasi-destinasi anti mainstream itu dapat memberikan kamu suasana atau kondisi yang berbeda dari biasanya.Berikut rekomendasi 5 destinasi anti mainstream di Indonesia untuk liburan akhir tahun, seperti dilansir Pegipegi. 1. Pantai Pulau Merah, Banyuwangi       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Sinta Waty (@sinta_waty.1570) Kamu bisa menikmati pemandangan laut lepas yang cantik dan memesona di Pantai Pulau Merah, Banyuwangi, Jawa Timur. Daya tarik pantai ini adalah panorama matahari terbenamnya yang berwarna merah. Kamu juga bisa surfing dan camping di area Pantai Pulau Merah.Lokasi pantai ini masih sekitar 67 kilometer dari Kota Banyuwangi dan lewat jalur darat biasanya ditempuh selama 90 menit. Namun akses jalannya sudah cukup baik, sehingga memudahkan perjalanan menuju ke Pantai Pulau Merah.2. Desa Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Martin Juan (@martinjuan645) Jika kamu pernah mendengar sebutan 'Negeri di Atas Awan dari Timur Indonesia', Desa Wae Rebo ini lah tempatnya. Lokasinya berada di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Di sini kamu bisa merasakan pemandangan yang begitu asri dengan udara sejuk dan segar,.Kabut akan menyelimuti desa ini setiap pagi dan sore. Kamu juga bisa melihat rumah khas Desa Wae Rebo berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang yang tampak berjejer. Kamu juga bisa merasakan menginap di rumah tersebut. Untuk sampai ke Desa Wae Rebo, kamu perlu menyewa motor atau mobil dari Labuan Bajo dan waktu tempuhnya sekitar 5-11 jam, tergantung kendaraan dan rute jalan yang dipilih.3. Kawah Putih Tinggi Raja, Simalungun       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Oky Syeiful Harahap (@oky.harahap) Kota Medan bisa jadi pilihan liburan akhir tahun kamu, dengan berkunjung ke Kawah Putih Tinggi Raja yang terletak di Dolok Marawa, Silau Kahean, Kabupaten Simalungun. Kamu bisa menyaksikan kombinasi panorama indah antara bukit kapur berwarna putih dengan danau berwarna biru kehijauan.Air danaunya berasal dari sumber mata air panas yang ada di sekitar bukit tersebut. Kawah Putih Tinggi Raja menghadirkan ketenangan berkat nuansanya yang sangat alami dan udaranya yang segar. Seperti surga tersembunyi, kawah yang berada di dalam hutan pohon ini sekaligus menjadi bentuk keaslian sejarah dan kemurnian alam selama ratusan tahun.Terdapat tiga rute yang biasa dilalui pengunjung untuk sampai ke area ini. Pertama, rute Medan-Lubuk Pakam-Galang-Banun Purba-Dolok Tinggi Raja. Kedua, rute Medan-Lubuk Pakam-Galang-Dolok Tinggi Raja. Dan ketiga, rute Masihul-Nagori Dolok-Dolok Tinggi Raja.4. Bukit Tanarara, Sumba Timur, NTT       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Rensia Erlyana Majid (@rensimajid) Bukit Tanarara di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, pernah menjadi lokasi syuting film Marlia Si Pembunuh dalam Empat Babak. Jika sudah pernah menonton film itu, kamu pasti sadar betapa indahnya Bukit Tanarara. Hamparan savana yang begitu luar serta warnanya yang dapat berubah sesuai musim akan membuat wisatawan terkagum-kagum.Kamu bisa duduk sejenak di suatu titik dan saksikanlah perpaduan bukit-bukit yang membentuk pola kesatuan yang sangat indah. Karena letaknya juga di ketinggian, kamu bisa menikmati proses matahari terbit dan terbenam. Berkunjung ke Bukit Tanarara ketika akhir tahun juga pilihan yang tepat.Jarak bukit ini dari Kabupaten Sumba Timur sekitar 19 kilometer. Perjalanan Anda tidak akan membosankan karena melewati hamparan savana yang indah dan sesekali bertemu dengan gerombolan hewan yang sedang menyeberangi jalan. [Baca juga : "5 Destinasi Wisata Horor Di Indonesia, Mana Yang Paling Seram?"] 5. Desa Pinggan, Kintamani       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Alex.wm (@alex.wm20) Kalau kamu tetap memilih Bali sebagai destinasi liburan akhir tahun, bisa menjajal berkunjung ke Desa Pinggan, Kintamani untuk wisata anti mainstream. Dijamin kamu akan memperoleh suasana Bali dari sudut pandang yang berbeda. Pemandangan Desa Pinggan yang berkabut dikarenakan lokasinya di ketinggian.Desa ini juga berlatar pengunungan indah. Kamu bisa juga mengabadikan foto dengan latar matahari terbit yang mengagumkan. Apabila kamu melihat ke bawah, akan tampak area persawahan yang begitu asri meski berbalut kabut. Oleh karena itu, pastikan Anda memakai baju atau jaket tebal karena suhu di desa ini sangat dingin.Untuk bisa sampai ke Desa Pinggan, kamu bisa berkendara lewat jalur darat selama 2 jam 15 menit dari Denpasar. Di Desa Pinggan juga masih beoum ramai didatangi wisatawan. (Sumber: Artikel cnnindonesia.com Foto @harsgarden) 
...more

Melirik Pantai Wisata Jember

Wisata bahari di pantai selatan Jember mulai dilirik investor asing. Bahkan, perusahaan Korea sudah menyurvei tiga pantai unggulan di Jember. Mereka tertarik serta ingin menanamkan modal. Sebab, pantai di Jember dinilai potensial. Plt Kepala Kantor Wisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember M. Satuki menyatakan, tiga pantai tersebut adalah Pantai Watu Ulo, Papuma, dan Payangan. ”Belum ada kesepakatan apa pun. Namun, mereka sangat mengapresiasi keindahan laut Jember,” katanya. Selain potensi wisata laut, mereka sempat melihat wisata pegunungan. Bahkan, lanjut Satuki, investor Jakarta juga turut melakukan survei. ”Yang paling antusias adalah investor Korea. Siang hari sudah diantar keliling pantai, mereka minta datang lagi malamnya,” jelasnya. Pihaknya memanfaatkan kesempatan itu untuk menunjukkan keindahan Pantai Papuma. Pihaknya men-setting makan malam di tepi pantai seperti di Legian Bali untuk meyakinkan para investor. Bahkan, mereka diyakinkan langsung oleh Bupati Faida. Sejumlah investor yang singgah di Jember tersebut datang setelah menyaksikan karnaval dunia JFC. Mereka semakin yakin setelah tiga menteri dan kepala daerah di Jatim turut datang ke Jember. ”Karena kami menangkap peluang itu,” imbuhnya. Satuki optimistis kedatangan para investor tersebut berdampak baik bagi kemajuan Jember. Selain itu, multiplier effect bakal terus mengalir ke Jember. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat dapat terealisasi dengan optimal. Dia menambahkan, pergelaran JFC selama empat hari pekan lalu mampu mendatangkan 800 ribu wisatawan domestik. Sementara itu, wisatawan asing mencapai 200 ribu orang. ”Apalagi pada pekan bersamaan ada Mata Najwa yang dihadiri tiga menteri,” ujarnya. Dia mengaku seluruh hotel di Jember penuh. Bukan hanya hotel kelas bintang, hotel kelas melati pun dipenuhi pengunjung. ”Banyak homestay yang dihuni wisatawan,” ucapnya. Multiplier effect lain selama pelaksanaan JFC juga dirasakan pelaku UMKM di Jember. Meski demikian, mereka mengakui bahwa penjualan suvenir perlu ditingkatkan. Perjalanan paket wisata juga perlu direalisasikan selama ada momen agenda wisata semacam itu. Sebab, konsep terintegrasi sangat diperlukan dalam menunjang efektivitas promosi potensi wisata di Jember. (Sumber: Artikel jawapos.com Foto eruvierda.wordpress.com)
...more

Bali Kecil di Jawa Barat

Lihat sendiri Bali kecil di Jawa Barat dengan ikut trip ke Batu Karas: http://triptr.us/CX TRIPTRUS - Sekitar 40 kilometer dari Pantai Pangandaran, terdapat sebuah kawasan yang terkenal dan jadi salah satu favorit bagi penggemar olahraga selancar, yaitu Batu Karas. Pantai yang terletak di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ini bahkan mendapatkan julukan sebagai "Little Bali" (Bali Kecil) berkat pemandangan pantainya yang mirip dengan pantai-pantai di Bali tapi tidak seramai di Bali.Jika selama ini TripTroops cuma bermimpi ingin belajar berselancar, maka di Batu Karas adalah tempat yang cocok. Ukuran teluk yang relatif tidak besar membuat para peselancar tidak harus mengayuh terlalu jauh untuk mencapai garis ombak. Ada tiga titik yang terkenal sebagai tempat berselancar di Batu Karas. Untuk para pemula, Legok Pari dengan ombaknya yang tenang dan tidak terlalu besar adalah tempat favorit untuk belajar berselancar. Sepanjang pantai ini pun banyak tempat penyewaan papan selancar dan tempat belajar berselancar. Sementara, arus pasang di Karang lebih cocok untuk yang sudah lebih mahir berselancar. Terakhir adalah Bulak Benda, dengan ombak tinggi yang digemari oleh peselancar profesional. Ombak di Bulak Benda biasanya membentuk tembok air atau gulungan ombak berbentuk pipa yang menantang untuk ditaklukkan oleh para peselancar.Tapi Batu Karas bukan cuma sekadar tempat berselancar saja. Ada banyak kegiatan lain yang bisa dilakukan di sana. Mulai dari berenang - mengingat ombak yang cukup tenang - di pinggiran pantai, menaiki jet ski atau banana boat adalah beberapa kegiatan yang dapat dilakukan di Batu Karas. Di sana juga terdapat beberapa kawasan dengan jalur hiking, trekking dan kawasan untuk berkemah. Jika ke Batu Karas, jangan lupa ke Karang Nunggal, sebuah pantai kecil dengan pemandangan yang menakjubkan dengan karang tinggi di pinggiran pantainya. Pemandangan matahari terbenam di Batu Karas akan membuat kunjungan ke sana jadi lebih lengkap dan berkesan. Oleh situs 'Lonely Planet', Batu Karas dinobatkan sebagai salah satu pantai terindah di Asia pada tahun 2012. Pemandangan pantai yang indah dengan pasir hitamnya, tebing yang menghijau serta ombak yang menantang membuat Batu Karas jadi destinasi yang harus dikunjungi untuk nge-trip.
...more

Liburan Akhir Tahun di Jakarta? Cek 8 Tempat Hits yang Wajib Lo Kunjungi!

TripTrus.Com - Nggak kebayang mau liburan kemana pas akhir tahun? Jangan bingung, Jakarta juga punya banyak banget tempat asyik yang nggak kalah keren buat lo explore. Gak perlu jauh-jauh keluar kota, soalnya Jakarta punya segudang destinasi yang seru banget buat lo yang lagi nyari tempat liburan bareng keluarga, temen, atau pacar. Mau tau tempat-tempat hits yang wajib banget lo datengin? Nih, gue kasih list-nya! 1. Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Di TMII, lo bisa jalan-jalan keliling anjungan daerah, nonton di Keong Emas, atau main air di wahana seru. Pengen piknik? Ada juga taman hijau yang luas banget buat santai bareng keluarga. Seru banget kan? 2. Taman Impian Jaya Ancol       View this post on Instagram A post shared by Ancol Hits (@ancolhits) Lo yang suka liburan lengkap, Ancol jawabannya! Mau ke pantai, Dunia Fantasi, atau Sea World, semuanya ada di sini. Semua umur bisa enjoy, mulai dari bocah-bocah sampai yang udah dewasa. Gak bakal bosen deh! 3. Dunia Fantasi (Dufan) Kalo lo lagi pengen liburan seru, Dufan di Ancol bisa jadi pilihan. Wahana kayak Hysteria yang bikin deg-degan sampe Istana Boneka yang santai, semuanya ada di sini. Pokoknya, adrenalin lo bakal ke-push banget deh! 4. Kebun Binatang Ragunan Buat lo yang suka sama satwa, Ragunan wajib banget dikunjungi. Ada lebih dari 2.000 satwa dan 20.000 pohon buat lo jelajahi. Plus, lo bisa mampir ke Pusat Primata Schmutzer, buat liat primata Indonesia yang unik dan langka. [Baca juga : "Pacitan, Spot Liburan Juara Yang Lo Wajib Cek!"] 5. Tebet Eco Park Tebet Eco Park, tempat hits di Jakarta Selatan ini jadi tempat yang pas banget buat lo yang pengen healing. Lo bisa jalan-jalan, piknik, atau olahraga bareng temen-temen. Tapi ingat, lo harus daftar lewat aplikasi JAKI biar bisa masuk! 6. Kota Tua Tempat yang penuh sejarah dan pastinya instagramable banget! Lo bisa foto-foto di spot-spot kece sambil belajar sejarah Jakarta. Plus, ada pertunjukan seni tradisional yang bikin liburan lo makin berwarna, seperti wayang atau tari. 7. Museum Ismail Marzuki (Planetarium) Lo yang suka sama bintang atau pengen belajar soal luar angkasa, Planetarium di Jakarta bisa jadi destinasi seru. Nikmatin pertunjukan bintang yang keren atau sekadar nyantai di museum yang udah ada dari zaman Soekarno. 8. Jakarta AQuarium Safari Buat lo yang suka sama dunia bawah laut atau pengen interaksi langsung sama satwa laut, Jakarta AQuarium Safari di Neo Soho Podomoro City jadi tempat yang pas. Banyak banget satwa laut yang bisa lo liat dan foto-foto bareng. Jangan lupa buat nonton pertunjukan seru yang ada di sini! Udah deh, itu dia 8 tempat yang wajib lo datengin buat liburan akhir tahun ini. Gak perlu jauh-jauh, Jakarta punya segalanya buat bikin liburan lo seru dan gak terlupakan. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan ajak temen-temen lo atau pacar lo buat jalan-jalan ke sini! (Sumber Foto @greciamanda) 
...more

Kerinci, Atap Sumatera Yang Menantang

Mau menaklukkan tantangan Gunung Kerinci, gunung tertinggi di Sumatera? Ikuti trip di: http://triptr.us/Bo TRIPTRUS - Jika Gunung Himalaya punya julukan sebagai "Atap Dunia," maka Gunung Kerinci di Indonesia punya julukan sebagai "Atap Pulau Sumatera." Dengan ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut (mdpl), wajar jika Kerinci dinobatkan sebagai penyangga langit Sumatera.Para pendaki gunung nusantara pun menjadikan ini salah satu gunung yang harus dikunjungi. Gunung yang juga dikenal dengan nama Gunung Gadang, Berapi Kurinci, Korinci, atau Puncak Indrapura adalah gunung tertinggi di Sumatera sekaligus gunung api tertinggi di Indonesia. Kerinci terletak di Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jambi, masuk pada jajaran pegunungan Bukit Barisan, dan lokasinya sekitar 130 km sebelah selatan Kota Padang. Dari kaki gunung ini, hamparan hutan lebat terlihat hijau menutupi wajah asli Kerinci. Hutan di Gunung Kerinci juga merupakan habitat bagi berbagai spesies seperti gajah sumatera, harimau sumatera, macan tutul, tapir, kuskus, serta berbagai primata seperti siamang dan monyet ekor panjang dan ratusan jenis burung. Jalur pendakian Gunung Kerinci bisa dibilang lengkap - yang menyebabkan gunung ini jadi favorit bagi pecinta alam dan pendaki dari Indonesia dan luar negeri - mulai dari jalur beraspal, jalur sungai, jalur dengan bebatuan cadas, pasir, rumput dan pepohonan, hingga jalur menanjak dengan kemiringan 60 derajat. Untuk mendaki Gunung Kerinci, ada baiknya memulai dari Pos Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi. Sebelumnya, para pendaki harus melapor dulu ke Taman Nasional Kerinci Seblat di Sungai Penuh. Dengan menempuh dua-tiga hari melalui medan yang relatif berat, para pendaki dapat mencapai puncak Gunung Kerinci. Ada baiknya para pendaki menggunakan pemandu yang berpengalaman, mengingat kawasan Gunung ini penuh dengan jalur yang bisa dengan mudah membuat pendaki pemula jadi tersasar. Sebelum mencapai Puncak Kerinci, ada banyak kawasan wisata yang bisa dikunjungi. Misalnya Goa Kasah yang menjadi habitat kelelawar dan dahulunya merupakan tempat tinggal manusia purba. Ada juga Batu Berukir serta berbagai bentukan batu lain di Desa Muak dan sekitarnya, yang jaraknya sekitar 23 km dari kota Sungai Penuh. Buat yang ingin cross country, di Desa Koto Tebu Tinggi ada air terjun tujuh tingkat yang menantang untuk ditelusuri sampai ke tingkat paling atas. Belum lagi Danau Kerinci, di kaki Gunung Kerinci, yang merupakan obyek wisata yang cukup populer dikunjungi wisatawan lokal. Satu lagi yang tidak bisa dilewatkan jika naik ke Kerinci, yaitu Danau Gunung Tujuh. Danau tertinggi di Asia Tenggara ini berada pada ketinggia 1.996 mdpl dan dikelilingi tujuh gunung yang termasuk dalam jajaran Bukit Barisan. Tapi tentu saja, pemandangan terindah bisa dilihat saat mencapai puncak Gunung Kerinci di ketinggian 3.805 mdpl. Dari puncaknya dapat terlihat pemandangan kota Jambi, Padang, dan Bengkulu. Samudera Hindia juga dapat terlihat jelas dari puncak Gunung Kerinci.   Photos courtesy of: rantinghijau.wordpress.com, Wikipedia
...more

Catat! Ini Jadwal Wisata Budaya Nusantara Sepanjang Februari 2019

TripTrus.Com - Berlibur semestinya tak melulu soal belanja, spot foto menarik, atau berburu makanan enak. Wisata budaya bisa jadi salah satu pilihan menghabiskan waktu berlibur yang menarik. Melihat berbagai budaya masyarakat Indonesia lengkap dengan kearifan masyarakat lokalnya tak hanya akan menyisakan pengalaman tak terlupakan, namun juga akan menambah wawasan Anda. Berikut ini Kompas.com merangkum 3 acara yang bertema wisata budaya yang akan digelar selama bulan Februari 2019. 1. Cap Go Meh di Singkawang       View this post on Instagram #capgomehsingkawang A post shared by STEVEN DAVID (@stevn_david) onMar 1, 2018 at 12:31am PST   Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Kalimantan Barat akan menggelar perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang pada tanggal 5 hingga 19 Februari 2019. Perayaan ini dilaksanakan pada hari ke-15 setelah perayaan Tahun Baru Imlek. Perayaan yang digelar secara rutin setiap tahunnya ini merupakan salah satu acara andalan untuk mendatangkan wisatawan mancanegara ke Kalimantan Barat. Tahun lalu, tercatat sebanyak 26 Duta Besar dari negara sahabat datang untuk melihat festival ini. Dalam perayaan ini Anda daat menyasikan ratusan orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur yang biasa disebut tatung atau loya oleh warga sekitar melakukan parade mengelilingi kota dengan atraksi- atraksi ekstrem. Ada juga orang memukul gendang untuk mengusir roh jahat. [Baca juga : "14 Kota Tua Di Indonesia Yang Sangat Apik Dan Instagramable"] 2. Festival Pulau Penyengat di Tanjungpinang       View this post on Instagram @Regranned from @shaniachairani - Pakaian adat Melayu mempunyai warna yang berbeda dan masing-masing mempunyai artinya. Baju yang berwarna merah, merupakan yang diperuntukan untuk Raja dan Putri Raja, beserta keturunannya. Baju bewarna kuning diperuntukan untuk pegawai kerajaan dan keluarganya. Baju bewarna hijau diperuntukan Rakyat biasa dan keturunannya. . . Photo by : @nahorthoseahutagaol . . Cc to : @discovery_tanjungpinang @traveller_kepri @genpi_bintan @discovery_kepri @genpitanjungpinang @genpi_id @genpi_bintan @serbatanjungpinang @jheipul @kemenpar @pesonaid_travel @genpi.kepri @yopiefranz @robbysunata @wisatapenyengat @kemenpar @donkardono @mansyurebo . ---------------------------------------------------------------------- . #FPP2018 #FestivalPulauPenyengat #SulltanRiau #Mesjid #Penyengat #Visitpulaupenyengat #Wisatapulaupenyengat #Tanjungpinang #visittanjungpinang #Tanjungpinang #kepri #PesonaTanjungpinang #wonderfulriauislands #kemenpar #genpi_id #discovery_kepri #discovery_tanjungpinang #pesonaindonesia - #regrann A post shared by Wonderful Riau Archipelago (@discovery_tanjungpinang) onFeb 10, 2018 at 6:35am PST   Festival ini telah dilaksanakan sejak tahun 2016. Festival ini merupakan acara unggulan Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau yang berpusat di Kota Tanjungpinang. Tahun ini festival ini akan digelar pada tanggal 14 hingga 18 Februari 2019 di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang. Dalam festival ini Anda akan menyaksikan berbagai perlombaan seperti Lomba Panggak Gasing, Lomba Jong, Lomba Dayung Sampan, Lomba Sampan Layar, Lomba Ngambat Itik, Lomba Pukul Bantal, Lomba Berbalas Pantun, Lomba Syarhil Gurindam, Carnaval Fashion, Lomba Berzanzi, Lomba Melukis dan Mewarnai, Festival Kuliner Melayu, dan Lomba Becak Hias. 3. Pesona Bau Nyale di Mandalika       View this post on Instagram Ketika kita mengeluh: “Apa yg aku buat ni semua sia sia. " ALLAH menjawab : (فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ) "Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji zarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya ” (Al Zalzalah : 7) . . #opponesia #oppocameraphone #pesonabaunyale2017 A post shared by an (@anprmst_) onFeb 16, 2017 at 4:54am PST   Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Barat akan menggelar acara bertajuk Pesona Bau Nyale pada tanggal 20 Februari 2019 di kawasan Mandalika. Pesona Bau Nyale merupakan core event kegiatan budaya di pesisir pantai selatan Pulau Lombok tepatnya di pantai Kuta, Seger, dan Aan di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Bau Nyale merupakan suatu kejadian alam yang diabadikan dalam legenda Putri Mandalika yang bijaksana yang menjadi rebutan dan ingin dipersunting oleh beberapa putra mahkota dari kerajaan-kerajaan Lombok. Bagaimana, tertarik? Jika iya, segera siapkan rencana perjalanan Anda. Selamat berlibur. (Sumber: Artikel travel.kompas.com Foto breakingnews.co.id)
...more

Buat Para Jomblo, Ini 6 Tips Traveling Untuk Kalian

TripTrus.Com - Jomblo bukan akhir dari segalanya, cobalah untuk pergi traveling dan nikmatilah hidup. Siapa tahu anda menemukan pujaan hati dan jatuh cinta pada seseorang saat melakukan traveling. Bepergian seorang diri akan lebih mengasyikkan bila anda benar-benar bisa menikmati dan memanfaatkan setiap momen dalam kegiatan traveling yang anda lakukan. Berikut 6 Tips traveling bagi penyandang status Jomblo  :)  1. Pilih Tempat Liburan yang Asyik Setiap individu pasti mempunyai minat yang berbeda-beda dalam menentukan tempat tujuan wisata, agar tidak mati gaya pilihlah tempat tujuan wisata sesuai dengan minat dan selera anda seperti ke pantai, gunung, keliling kota wisata atau bahkan ke luar negeri. Tentukan, pilih dan nikmati liburan sobat wisesatravel meskipun sedang bepergian seorang diri. 2. Siapkan Pakaian yang Terbaik Dengan berpakaian dan berpenampilan yang oke tentunya akan menunjang rasa percaya diri sobat wisesatravel, untuk itu persiapkan pakaian dan aksesori yang terbaik dalam ransel atau koper agar bisa menunjang penampilan selama traveling. Namun jangan sampai berlebihan, berusahalah untuk menyesuaikan pakaian dengan tempat dan suasana tempat wisata tujuan anda, jangan malah menjadi bahan tertawaan karena memakai jas di teriknya sinar matahari pantai  :)3. Usahakan Menginap di Hotel Backpacker   Di beberapa kawasan wisata seperti Bali, banyak terdapat hotel maupun penginapan yang memang diperuntukkan bagi backpacker dari segala penjuru negeri ataupun luar negeri. Berusahalah membaur dengan mereka dengan menginap bersama sehingga memungkinkan anda untuk bertemu dan mengenal banyak orang. Karena biasanya hotel backpacker menyediakan kamar dormitory dengan banyak tempat tidur dalam satu kamar, siapa tahu cinta anda bisa bersemi dengan traveler dari luar negeri, bisa untung bukan? Namun faktor kewaspadaan harus tetap di jaga, karena bisa jadi ada beberapa traveler yang memanfaatkan kondisi seperti ini untuk melakukan kejahatan.   4. Ikuti Aktifitas dengan Banyak Orang Selama melakukan traveling usahakan melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang, dengan bertemu orang-orang baru jendela dunia anda akan terbuka, kesempatan untuk bertemu pujaan hati akan terbuka lebar. Ikutlah tur rombongan dalam jumlah yang besar untuk menikmati traveling sobat wisesatravel. Bila belum puas lakukan kegiatan-kegiatan outdor lain seperti rafting, cobalah untuk berkenalan dengan anggota rombongan rafting lainya    5. Bersikap Terbuka Biarkan pikiran positif sobat wisesatravel bekerja, dengan berpikiran positif akan membantu seorang jomblo menerima kedatangan orang-orang baru dalam hidupnya. Dengan pikiran terbuka akan lebih mudah menerima dan berkenalan dengan sosok baru selama melakukan aktifitas traveling, sehingga bisa di pastikan anda akan mempunyai banyak kenalan dan bisa menikmati kegiatan traveling meskipun pada awalnya hanya bepergian seorang diri.6. Menjadi Diri Sendiri Meskipun sedang menyandang status jomblo, selalu usahakan menjadi diri sendiri, jangan pernah merubah diri hanya untuk mengikuti tren supaya disukai banyak orang. Menjadi diri sendiri adalah modal terbaik dalam upaya merubah status jomblo para sobat wisesatravel. Lakukan apa yang anda suka selama itu tidak merugikan orang lain dan mengganggu ketertiban umum. Hormati orang disekeliling anda, niscaya orang lain akan menaruh hormat kepada anda.   Dengan menikmati traveling yang sobat wisesatravel lakukan, sedikit banyak akan membuka peluang bagi para jomblo untuk mendapatkan kembali sesuatu yang telah lama hilang. Selamat berjuang dan tetaplah semangat.  (Sumber: Artikel wisesatravel.com, Foto kataalien.wordpress.com)
...more

Menparekraf Sebut Wisata Alam RI Risikonya Rendah Covid-19

TripTrus.Com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengklaim Indonesia yang mengandalkan pariwisata alam bakal lebih 'aman' dalam penyebaran Covid-19. Utamanya jika dibandingkan dengan negara-negara yang mengandalkan pariwisata dari sisi modernitas. "Di era pandemi covid-19 ini. Ke depan salah satu yang paling diuntungkan adalah wisata alam. Karena wisata alam risikonya sangat rendah dan kebetulan Indonesia dalam hal ini dibandingkan negara-negara lain, kita memang kekuatannya adalah salah satu dalam wisata alam. Seperti kita lihat di Danau Toba, di Bali dan tempat-tempat lain," kata Wishnutama diskusi virtual Reaktivasi Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru, Rabu. Dengan karakteristik wisata alam yang melimpah ruah dari ujung timur ke barat, Indonesia diklaim bakal diuntungkan. Nasib berbeda disebut Wishnutama justru berpotensi akan dialami oleh negara-negara lain. "Kalau wisata yang sifatnya kota itu kurang diuntungkan dalam kondisi pandemi Covid-19, misalnya seperti Hong Kong, Singapura atau Sydney atau itu kota-kota tersebut cenderung beresiko tinggi untuk dikunjungi oleh wisatawan dalam kondisi covid-19," jelasnya. Dengan keyakinan Indonesia memiliki peluang lebih aman dalam karakteristik berwisata, maka pemerintah ke depan bakal lebih mengutamakan quality tourism dibanding pariwisata. Namun, Wishnutama mengaku banyak masyarakat yang salah persepsi dengan pariwisata berkualitas. Alhasil, stigma yang ada justru mengarah kepada hal yang negatif. Padahal, menurut Wishnutama, pariwisata ini akan menjadi tren baru usai pandemi covid-19. [Baca juga : "5 Masjid Tertua Dan Bersejarah Di Kudus - Part 3"] "Persepsi orang-orang pada saat kita bicara quality tourism itu seperti Dubai, Singapura, yang gedung bertingkat tinggi dan lain sebagainya. Sebetulnya menurut kami quality tourism yang tidak melulu harus seperti tidak melulu harus seperti gedung pencakar langit hotel dan lain sebagainya," katanya. Ia mengambil contoh beberapa lokasi seperti Bhutan, Maldives, Ko Samui, Halong Bay. Semua lokasi itu menawarkan pengalaman yang berbeda. Indonesia sangat mempunyai potensi yang luar biasa ke arah quality tourism. (Sumber: Artikel cnbcindonesia.com Foto instagram.com/ghofiru.rifqi12) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...