TripTrus.Com - Perkembangan zaman membuat kopi tak lagi hanya sebatas minuman tetapi telah menjelma menjadi gaya hidup. Ajakan untuk ngopi berarti ajakan untuk nongkrong santai sambil berbincang-bincang bersama rekan sejawat. Dalam hal ini, bukan saja kenikmatan aroma dan rasa kopi yang penting, tetapi juga kebersamaan yang tercipta.
Kopi Gayo . . . #kopigayo #kebunkopi #kopiumang #kopi #singleorigin #acehtengah #kopitakengon #penikmatkopi #pecandukopi #sukakopi #carikopi #maukopi #coffe #kopihitam #kopisusu #kopiindonesia #kopijava #kopitoraja #kopikintamani #kopilampung #kopikerinci #arabika #pohonkopi
A post shared by Coffe Arabica Gayo (@peminatkopi) onFeb 9, 2018 at 6:26pm PST
"Tak heran, industri kopi semakin lama semakin populer. Aneka bisnis berbasis kopi mulai bermunculan dan menawarkan pengalaman baru bagi para penikmatnya. Misalnya, aktivitas minum kopi yang diracik sendiri. Lainnya, jelajah destinasi wisata kopi di berbagai daerah penghasil kopi di Indonesia."
1. Takengon
Takengon menawarkan banyak tempat wisata diantaranya Danau Lut Tawar di Dataran Tinggi Gayo. Objek wisata kopi dengan ketinggian 1.100 meter ini menyuguhkan pemandangan alam yang memesona dengan hawa yang sejuk.
Sambil menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan, Anda bisa menyeruput segelas kopi Gayo, hasil perkebunan milik warga yang diolah secara tradisional. Petani kopi di Takengon memang bukan hanya menanam kopi, tetapi juga mengolahnya supaya bisa langsung dinikmati. Inilah magnet yang menarik wisatawan dan penggemar kopu untuk berkunjung.
2. Lampung
Lampung memproduksi sekitar 100.000 ton biji kopi per tahun. Daerah ini adalah salah satu penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia. Bagi penggemar kopi hitam yang militan, kopi lampung bisa masuk dalam daftar Anda.
Salah satu wisata kopi sekaligus perkebunan kopi di Lampung adalah Liwa, Lampung Barat. Jika berkunjung ke daerah ini, Anda akan segera mencium aroma kental seduhan kopi di udara yang berasal dari warung-warung sepanjang jalan. Begitu menariknya daerah ini, Liwa juga menjadi salah satu lokasi adegan di film Filosofi Kopi (2015). Apakah Anda tertarik untuk berkunjung ke sana?
3. Ambarawa
Jika Anda penggemar kopi dan sedang berada di Ambarawa, maka Kampung Kopi Banaran tak boleh terlewatkan. Perkebunan kopi yang berada di bawah pengelolaan PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero), tepatnya di wilayah Areal Perkebunan Kopi Kebun Getas Afdeling Assinan kini memiliki fungsi lain sebagai destinasi wisata kopi. Berada di Jalan Raya Semarang – Solo Km. 35 membuat Anda tak sulit mencapainya. Anda hanya perlu berkendara sekitar 1 km dari Terminal Bawen.
Kampung Kopi Banaran berada di ketinggian 480-600 meter dpl. Suhu udara mencapai 23-27 derajat Celcius. Jadi, suasananya sangat sejuk. Untuk menjelajahinya, Anda bisa menyewa mobil golf dan berkeliling selama 30 menit. Selain melihat perkebunan kopi dari dekat, Anda juga dapat mengamati proses pemeliharaan kebun kopi.
Namun, yang paling penting adalah mencicipi kenikmatan kopi Banaran yang benar-benar menggoyang lidah pecinta minuman berkafein ini. Oh, ya, Anda juga bisa membeli oleh-oleh kopi dalam kemasan praktis.
4. Bali
Bukan hanya pesona alam dan keindahan budayanya yang menarik wisatawan untuk berkunjung ke Bali. Kota Dewata ini ternyata memiliki destinasi wisata kopi yang menarik.
Menurut sejarah, perkebunan kopi di Bali dimulai oleh para petani dari Lombok pada awal abad ke-20. Daerah yang dianggap ideal karena kesuburan tanah dan iklimnya yang sesuai adalah Kintamani. Awalnya, kopi yang ditanam adalah kopi robusta karena tahan lama dan mengandung kafein tinggi. Namun, jenis itu kini diganti dengan kopi arabika karena harganya lebih tinggi dan rasanya tidak terlalu asam.
Jika berkunjung ke Bali, jangan lewatkan kesempatan untuk melihat cara pengolahan kopi paska panen yang khasK. Kopi Bali diproses dengan cara tradisional, yaitu dengan proses basah. Artinya, kulit dan daging kopi dibuang sebelum bijinya mengering. Biasanya, buah kopi dikeringkan dahulu untuk kemudian diproses. Ini yang menyebabkan kopi Bali memiliki warna yang lebih terang daripada jenis kopi lainnya
5. Toraja
Siapa yang tidak mengenal kopi Toraja? Bukan hanya masyarakat lokal, kenikmatan rasa kopi Toraja juga sudah diakui oleh masyarakat internasional. Dengan merk dagang Toraja Arabica Coffee, kopi ini dapat dengan mudah ditemukan pada kedai kopi papan atas di Denmark, Swedia, Finlandia, dan sebagainya.
Ketenaran kopi Toraja dapat Anda nikmati jika berkunjung ke perkebunan kopi Sulotco yang terletak di Bittuang, tepatnya di Bolokan, Kabupaten Tana Toraja. Tak hanya sedapnya aroma kopi, tetapi Anda dapat berwisata kopi dengan menjelajah perkebunan kopi seluas 800 ha. Perkebunan ini asalnya adalah milik seorang Warga Negara Belanda bernama H.J. Stock van Dykk. Saat Belanda hengkang dari Indonesia, kepemilikan lahan pun berganti dan dikuasai oleh Jepang hingga kemudian diambil alih oleh negera Indonesia selepas kemerdekaan. Kini, Perkebunan dikelola oleh PT. Sulotco Jaya Abadi dan terus mengembangkan produksi kopi khas Toraja.
6. Manggarai
Kopi Manggarai mungkin belum terlalu dikenal di kalangan pecinta kopi yang masih awam. Sebenarnya, kopi yang berasal dari Manggarai Timur, NTT, ini telah dinobatkan sebagai kopi Indonesia terbaik 2015 dalam kontes yang diselenggarakan oleh Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia.
Untuk pengalaman yang lebih banyak, cobalah datang ke Kampung Melo di Sanggar Budaya Compang Toe, Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. Di sini, Anda akan dapat merasakan enaknya kopi khas Manggarai tersebut.
7. Wamena
Destinasi wisata kopi lain yang bisa Anda kunjungi adalah Wamena, sebuah kota kecil yang berada di Lembah Baliem Pegunungan Jayawijaya, Papua. Cuaca di daerah ini sangat dingin, mencapai 15-20 derajat Celcius. Tak heran, masyarakatnya suka minum kopi untuk menghangatkan badan.
Wamena merupakan salah satu daerah penghasil kopi arabika yang cukup terkenal. Rasa kopinya sangat berbeda karena tumbuh di lahan yang subur tanpa menggunakan pupuk kimia. Nah, apabila Anda memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Wamena, ini saatnya mencecap kehangatan kopi tubruk dengan sederhana. (Sumber: Artikel aeroticket.com, Foto nontonthehighestreet.com)
...moreTRIPTRUS - Dari ratusan spesies ular di seluruh dunia, spesies ular laut gelang (Laticauda colubrina) adalah salah satu ular yang bisanya paling kuat, bahkan lebih kuat dari ular King Cobra. Bahkan mendengar kata ular saja kebanyakan orang sudah bergidik ketakutan, apalagi berhadapan langsung dengan ular itu sendiri.Tapi di Bima, Nusa Tenggara Barat, ada sebuah pulau yang penuh dengan ular laut. Pulau yang terletak kurang lebih 500 meter dari pantai Oi Caba di Kecamatan Wera ini adalah sebuah pulau batu kecil yang tidak dihuni oleh manusia. Dengan menaiki perahu dari pantai, pulau ini dapat dicapai dalam waktu kurang lebih 20 menit. Pulau ular ini oleh masyarakat sekitar diberi nama Nusa Nipa. Sedangkan warga Ende, Flores menjuluki pulau ini dengan nama Nuca Nepa Lale, atau pulau ular yang indah. Sementara, warga Manggarai memberi nama Nuha Ula Bungan, atau pulau ular yang suci. Bagi masyarakat sekitar, ular-ular di pulau ini bukanlah sesuatu yang ditakuti. Sejak pulau ular mulai dikenal dan dikunjungi, masyarakat sekitar mendapatkan rezeki dengan menjadi guide dan menyewakan kapal ke pulau itu. Masyarakat sekitar yang mendatangi pulau itu tidak merasa takut sedikitpun menyentuh ular-ular itu. Mereka bahkan dengan santai memasukkan tangan ke celah-celah tebing batu untuk mengambil ular yang bersembunyi. Ular laut di pulau ini juga bahkan mendatangi orang apabila dipanggil. Meskipun begitu, pengunjung dari daerah lain tidak bisa sembarang menyentuh ular begitu sampai di pulau itu. Kabarnya, ular di pulau harus terlebih dahulu dipegang oleh orang lokal, jika tidak bisa digigit oleh ular itu. Untuk memegang ular tidak perlu menggenggam dengan erat, cukup biarkan ular berkeliaran di tangan anda.
Menurut cerita rakyat setempat, pulau ular ini sebenarnya adalah kapal dagang Portugis yang terkena kutukan. Para awak kapal berubah menjadi ular laut sementara kapalnya berubah menjadi pulau dan dua pohon Kamboja di pulau itu merupakan tiang kapalnya. Oleh karena itu, pengunjung dilarang membawa pergi ular dari pulau, karena dapat mendatangkan bencana.Ular laut memang termasuk tidak agresif seperti kebanyak spesies ular lainnya. Tapi bila mengunjungi pulau ular pengunjung diharapkan berhati-hati melangkah, karena ular yang terkejut apabila terinjak dapat menggigit untuk mempertahankan dirinya. Tiap tahun ada beberapa nelayan yang terpatuk ular laut saat ingin menyingkirkan ular dari jala. Jika berkunjung ke pulau ular, selain bisa "bermain" dengan ular yang ada di pulau itu, pengunjung juga dapat melihat pemandangan Gunung Sangiang yang berdiri tegar di kejauhan dengan puncaknya yang bermahkota kabut serta beberapa pulau karang yang indah di sekitar pulau ular.
...moreTripTrus.Com - Pemkab Raja Ampat bakal bikin heboh dengan Festival Raja Ampat bulan Oktober 2023. Masalahnya, kita masih nunggu kabar resmi soal tanggal pastinya, nih. Ellen Risamasu, sang Kapten Pariwisata Raja Ampat, sempet cerita, "Festival Raja Ampat tahun ini ada, tapi tanggalnya masih sebatas rencana, bro."
View this post on Instagram
A post shared by Arief Naufal (@arief.naufal)
Nah, biasanya festival ini digelar tiap tanggal 18-21 Oktober, guys. Tapi, denger-denger, festival Raja Ampat kali ini bakal beda dari yang lain, guys.
Kali ini, mereka bakal gabungin tiga event seru dalam satu keseruan besar. Ada Festival Raja Ampat, Festival Gemar Makan Ikan, dan Festival Suling Tambur dalam satu paket!
Ellen Risamasu ngejelasin, "Jadi, di event ini ada tiga festival, bro: Festival Raja Ampat, Festival Gemar Makan Ikan, dan Festival Suling Tambur. Seru, kan?"
[Baca juga : "Party Bareng! Nusa Penida Festival 2023 Bikin Heboh Pulau Nusa Penida"]
Kata Ellen, Festival Raja Ampat ini juga penting banget buat ngebantu Raja Ampat masuk dalam jajaran UNESCO Global Geopark. Jadi, gak cuma keren, tapi juga punya sejarah, nih!
Terus, Ellen juga cerita kalo pariwisata Raja Ampat sempet tutup gara-gara pandemi COVID-19 dari 2020 sampe 2022. Makanya, sekarang mereka berusaha benerin niatan wisatawan buat mampir ke Raja Ampat, dengan bikin Festival Bahari ini. Keren, ya, upaya mereka!
Jadi, siap-siap deh buat Festival Raja Ampat 2023 yang bakal bikin kita makin cinta sama keindahan alam Indonesia! (Sumber Foto @paula_cortez28)
...moreTripTrus.Com - Buat lo yang doyan keluyuran, Surabaya bulan ini bener-bener rame kayak pasar malam. Acara dari ujung ke ujung kota ada semua—dari festival, konser, sampe lomba lari juga ada. Pokoknya kalau lo stay di Surabaya atau sekadar mampir, kudu banget catet tanggal-tanggal penting ini. Jangan sampe lo cuma rebahan di hotel, rugi banget sih. Event-nya nggak cuma buat yang tua doang, yang muda, anak gaul, sampe emak-emak juga bisa ikutan. Lo bakal nemu yang seru, lucu, bahkan yang edukatif juga ada. Jadi siapin kalender lo, siapin outfit kece, dan siapin tenaga buat muter-muter kota!
1–31 Mei: Surabaya Shopping Festival – Surga Para Dompet Hunter!
Siap-siap, ini bukan belanja biasa coy, ini mah marathon belanja sebulan penuh! Dari mall elit sampe pusat grosir, semua diskonan tumpah ruah. Lo bisa dapet gadget, baju, sampe makanan dengan harga sadis. Buat lo yang suka ngerusak dompet sendiri (atau dompet gebetan, ups!), bulan ini waktunya balas dendam. Yang penting jangan sampe kartu ATM lo nangis.
4 Mei: Medic Air Run FK Unair – Lari Dapet Keringat & Jodoh?
Bukan cuma olahraga, ini tuh ajang cari jodoh juga bisa! Ada rute 5K, 10K, sampe Half Marathon. Start-nya di FK Unair, finish-nya? Bisa aja di hati dia. Sambil lari, sambil cuci mata, siapa tau nemu partner sefrekuensi. Abis finish, bisa healing dikit sambil stretching bareng stranger yang mendadak akrab.
6–10 Mei: Munaslub Apeksi VII – Pejabat Kumpul, Lo Bisa Numpang Narsis!
Oke, ini agak seriusan. Tapi serius bukan berarti boring. Di sini semua kepala daerah ngumpul buat bahas masa depan kota-kota di Indo. Lo dateng aja, siapa tau bisa selfie bareng walikota atau minimal numpang eksis di story temen.
8–10 Mei: Festival Kuliner Legendaris + Indonesia City Expo – Makan Enak, Liat Pembangunan!
Gaspol buat para perut lapar dan mata penasaran. Lo bisa nikmatin makanan khas Surabaya dari yang klasik sampe yang jarang ada. Rawon? Ada. Rujak cingur? Wajib. Plus sambil ngintip-ngintip perkembangan kota-kota di expo, siapa tau dapet ide buka bisnis di kampung lo.
9 Mei: Karnaval Budaya Apeksi – Tontonan yang Bikin Merinding Keren!
Lo suka budaya dan warna-warni? Wajib mampir ke parade ini. Kostum nyentrik, tarian daerah dari Sabang sampe Merauke, semuanya numplek jadi satu. Berasa nonton pembukaan Asian Games versi lokal, tapi vibes-nya tetep gokil.
9–11 Mei: Event Bertubi-tubi! – Dari Nikah, Komunitas, Sampai Healing Bareng Keluarga!
Weekend lo nggak bakal nganggur. Lo bisa ke Wedding Fair (buat yang baper atau nyari vendor), mampir ke Creative Community Days (buat cari inspirasi), atau ngajak bocil-bocil ke Dream Lake Graha Natura. Pilih aja sesuai mood lo, semuanya fun abis!
14 Mei: Cross Musea – Gabut Pintar di Museum Dr. Soetomo!
Lo yang ngerasa otaknya perlu di-charge budaya, cocok banget kesini. Museum dari berbagai daerah gabung jadi satu. Koleksi-koleksi sejarah, seni, sampe artefak unik bisa lo nikmatin sambil sok-sokan jadi anak artsy buat konten IG lo.
17–18 Mei: Festival Rujak Uleg + Lomba Perahu Layar – Tradisi & Kuliner dalam Sekali Gas!
Bayangin lo uleg rujak rame-rame sambil ketawa bareng stranger, terus lanjut nonton lomba perahu layar tradisional. Ini vibes-nya beneran Suroboyoan banget. Lo bakal ngerasain sensasi jadi bagian dari budaya asli kota ini.
21–23 Mei: Hospital Expo’25 – Medis, Tapi Tetep Estetik!
Buat lo yang ada di dunia medis, atau sekadar pengen liat alat-alat kesehatan canggih, ini ajang wajib. Lokasinya di Grand City Mall & Convex, jadi habis liat alat CT Scan, bisa langsung hunting kopi cantik buat istirahat otak.
24 Mei: Festival Musik Surabaya Hebat – Musik Lokal, Joget Total!
Musisi lokal naik panggung, lo tinggal dateng bawa badan dan mood asik. Dari genre akustik sampe beat kenceng, lo bisa party ringan tapi hati senang. Sambil joget, sambil dukung musisi lokal yang makin keren.
25 Mei: Surabaya Vaganza – Parade Kece di Jalanan Kota!
Tugu Pahlawan sampe Balai Pemuda jadi runway buat parade budaya dan kendaraan hias yang epic. Ini semacam fashion show tapi versi budaya Indonesia. Lo yang suka konten, siapin HP dan tripod lo, feed Instagram lo bakal naik level.
28 Mei – 1 Juni: Surabaya Pestapora – Anak Senja Merapat!
View this post on Instagram
A post shared by Surabaya Pestapora (@surabayapestapora)
Di THP Kenjeran, lo bakal nemuin vibes festival anak indie: musik chill, instalasi seni, dan crowd yang estetik. Dateng bareng temen, gebetan, atau sendiri juga oke—yang penting feel-nya dapet banget.
31 Mei: Penutup Spektakuler – Tiga Event, Satu Tanggal, Nggak Bisa Gak Dateng!
Di tanggal ini, lo bisa dapet tiga event sekaligus: Surabaya Tourism Awards (ngasih penghargaan buat pejuang pariwisata), Ruwatan & Wayang Kulit di Tugu Pahlawan (buat yang kangen nuansa tradisional), dan konser Hari Jadi Surabaya bareng NDX Aka—fix, nostalgia vibes-nya bikin mewek tipis-tipis.
[Baca juga : "Mei Gak Boleh Rebahan Doang! Ini Deretan Event Keren Buat Healing & Eksis"]
Abis puas keliling event, waktunya lo mikirin orang rumah. Surabaya punya banyak oleh-oleh yang wajib lo bawa, dari yang klasik sampe kekinian:
Spikoe Kuno – Lapis legit nostalgia, lembut dan manisnya pas.
Sambal Bu Rudy – Sambel legenda yang wajib dibawa pulang, cocok buat semua nasi.
Kue Kacang – Cemilan jadul tapi nagih, cocok buat ngopi.
Ikan Asap – Aroma khas dan rasa gurihnya nempel di lidah!
Kerupuk Ikan Kenjeran – Kriuknya parah, cocok buat ngunyah sambil Netflix-an.
Almond Crispy – Snack modern yang crunchy-nya bikin ketagihan.
Lapis Kukus Pahlawan – Oleh-oleh pemenang award, cocok buat semua kalangan.
Mei 2025 di Surabaya tuh bukan cuma rame, tapi juga berwarna. Lo bisa eksplor budaya, belanja gila-gilaan, nonton konser, sampe makan kuliner legend. Terus jangan balik ke kota lo tangan kosong—oleh-oleh khas Surabaya banyak yang wajib banget dibawa pulang. Jadi, siapin diri lo buat full experience di Kota Pahlawan. Let’s go jalan-jalan gaya lo, gaya gue, gaya kita semua! (Sumber Foto @kingcula)
...moreTripTrus.Com - Bro-sis, gue bocorin nih daftar event paling hits yang lagi ngegas banget di Jogja Januari 2026! Di awal tahun ini, Jogja tuh bener-bener hidup lagi dan siap manjain lo semua yang doyan jalan, olahraga, nonton konser sampe ngulik seni serta edukasi kece abis! Pokoknya dari yang suka lari-lari santai, teater keren, sampe pameran sejarah yang edukatif—semua ada, dan cocok banget buat lo jadikan alasan buat liburan asik atau sekedar staycation sambil seru-seruan bareng squad. Jadi kalo lo lagi nyusun itinerary buat traveling ke Jogja, jangan skip event-event gokil di bawah ini karena tiap acara punya vibe masing-masing yang bikin feed lo makin on point! Dari lanskap alam kece buat trail run sampai panggung musik penuh energi, semua nunggu buat lo sambangi!
1. Kulon Progo Trail Run – Lari Bareng Alam Sermo yang Epic!
View this post on Instagram
A post shared by Allen Pradyta (@allprasc)
Bros & sis yang suka ngegas, siapin sepatu lari lo buat Kulon Progo Trail Run 2026 tanggal 11 Januari! Ini bukan sekadar lari biasa, tapi lo bakal diajak ngeksplor Waduk Sermo yang pemandangannya juara banget, sambil ngelewatin jalur perbukitan Menoreh yang asik buat hunting konten pake drone atau handphone lo. Total jaraknya 11K, cocok buat lo yang suka tantangan fisik plus butuh feel alam yang beda dari kota besar. Selain itu, ada hadiah total sampai Rp10 juta yang bikin semangat lo makin membara! Gila sih, bro-sis, ini kombinasi olahraga & exploration yang kudu banget lo masukin bucket list traveling lo tahun ini biar instagram lo makin kece abis!
2. MKN UII Run 7K – Rayain Anniversary Bareng Komunitas Fun!
Bro-sis yang doyan event komunitas dan suka vibe santai tapi tetep fun, MKN UII Run 7K tanggal 17 Januari ini pas banget buat lo! Jadi ini tuh acara lari santai 7 kilometer yang diselenggarain buat ngerayain 10 tahun Magister Kenotariatan UII. Rutenya asik banget ngeliling area Fakultas Hukum UII, cocok buat lo yang pengen olahraga sambil nongkrong bareng temen, tuker story Instagram, atau sekedar cari vibe baru di Jogja. Lo yang daftar juga bakal dapet race pack eksklusif selain kesempatan buat rebut total hadiah sampe Rp6 juta. Pokoknya event ini tuh yang balance antara performance sama fun vibes bareng komunitas yang kekinian banget!
3. GMC Fun Run 2025 – Jogging Santai Komunitas Sehat!
Nah kalo lo cari sesuatu yang chill tapi tetep sehat, GMC Fun Run 2025 tanggal 18 Januari ini bakal jadi momen yang pas banget. Event ini tuh bagian dari perayaan 25 tahun Gadjah Mada Medical Center, jadi suasananya bukan kompetitif tapi lebih ke ajang silaturahmi dan gaya hidup sehat bareng komunitas. Lo cukup bayar Rp150 ribu aja buat join, dan udah dapet fasilitas kece plus suasana yang nyaman buat jalan-jalan santai sambil nikmatin pemandangan Jogja. Cocok banget buat lo yang baru mulai olahraga atau pengen quality time bareng keluarga & temen sambil nyari vibe hidup sehat!
4. JEC Fun Run – Lari Seru Buat Keluarga & Squad Lo!
Bro sis, tutup rangkaian olahraga Januari ini dengan JEC Fun Run tanggal 25 Januari! Ini event lari santai kategori 3K dan 5K yang friendly banget buat semua umur, jadi lo bisa ajak keluarga atau squad lo ikutan bareng. Acara ini juara banget buat lo yang cari hangout sehat sambil dapetin medali finisher lucu dan kesempatan menang doorprize kece di garis finish! Emang sih lari santai, tapi vibes yang tercipta di Jogja Expo Center tuh rame, penuh semangat, dan bener-bener bikin lo ngerasa bagian dari gaya hidup aktif yang kekinian banget!
5. Pelatnas Metronom: Mukti Entutz – Komika Bikin Ketawa PeDe!
Kalo lo butuh hiburan yang beda dari yang lain, Pelatnas Metronom: Mukti Entutz tanggal 17 Januari di Taman Budaya Embung Giwangan siap ngebuat lo ngakak! Ini bukan lari, bukan konser musik, tapi pertunjukan komedi cerdas yang nge-satir dunia sepakbola—ya bro sis, lo kira sepakbola cuma bola doang? Di acara ini, Mukti Entutz bakal bawain jokes yang relate banget buat traveler kekinian yang ngerti meme dan kultur sepakbola masa kini. Tiketnya affordable dari Rp100 ribu sampai Rp350 ribu, jadi worth banget buat lo pecinta komedi & penikmat hiburan yang beda!
[Baca juga : "8 Event Kece Buat Lo Yang Hobi Jalan Juga Nyantai"]
6. Pementasan Teater “Air” – Seni Kontemporer yang Bikin Lo Ngelam!
Sis & bro yang suka art vibe, markirin tanggal 23 Januari karena Pementasan Teater “Air” di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta tuh acara yang kudu lo datengin. Ini produksi dari Unit Studi Sastra dan Teater UNY, dan tiketnya cuma mulai Rp20 ribu yang super ramah di kantong anak muda. Selain nambah wawasan, lo bakal ngerasain seni pertunjukan kontemporer yang elegan banget buat konten estetis di feed lo. Cocok buat lo yang lagi cari inspirasi baru atau sekedar liat sisi seni Jogja yang gak kalah keren dari musik atau olahraga!
7. Pameran Pangastho Aji – Belajar Sejarah Kerajaan Jogja!
Bro sis yang suka sejarah, jangan lewatkan Pameran Pangastho Aji yang berlangsung sampai 24 Januari di kompleks Keraton Yogyakarta. Lo bisa ngulik cerita kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono VIII lewat artefak autentik dan arsip sejarah yang jarang banget lo liat di tempat lain. Ini bukan sekadar pameran biasa, tapi pengalaman edukatif yang bisa lo share di TikTok atau Reels sambil nge-tag lokasi yang bernilai budaya tinggi. Pokoknya event ini bikin lo makin #CultureSmart kalau lo beneran pengen explore sisi lain Jogja!
8. Awalan Fest – Punk Rock Vibes di Maguwoharjo!
Lo fans musik alternatif? Awalan Fest tanggal 24 Januari di Stadion Maguwoharjo kudu banget lo sambangi! Deretan headliner kayak Superman Is Dead, The Jeblogs, dan Rebellionrose siap nge-drop energi panggung yang liar abis! Tiket presale udah tersedia mulai Rp125 ribu, jadi worth banget buat lo yang pengen ngerasain vibes konser musik punk rock langsung dan nge-capture momen live buat konten lo. Ini tuh event yang pas banget buat lo yang nganggep musik sebagai lifestyle!
9. Padzchestra – Orkestra & Pop Fusion yang Elegan!
Bro sis yang pengen ngerasain sisi lain dari musik, Padzchestra juga tampil tanggal 24 Januari di Auditorium Dwiyarkara. Kolaborasi klasik & pop modern bareng Kunto Aji bakal ngehasilin sound yang unik banget! Tiketnya mulai dari Rp140 ribu sampai Rp248 ribu, dan cocok buat lo yang suka estetika musik yang classy sekaligus kekinian. Cocok banget buat lo pamerin di story sambil dengerin not musik yang nendang!
10. Study Abroad Expo IDP – Kuliah di Luar Negeri? Cus!
Dan buat bro sis yang lagi mikir soal masa depan, Study Abroad Expo IDP tanggal 29 Januari di Sahid Raya Hotel & Convention tuh acara kece yang gratis! Lo bisa dapetin info langsung dari institusi pendidikan mancanegara tanpa keluarin uang, networking bareng senior, dan nanya soal beasiswa yang bikin peluang lo makin terbuka lebar. Event ini tuh opsi edukatif yang gak kalah penting sama konser atau olahraga.
Bro-sis traveler, Jogja awal Januari 2026 tuh udah siap banget manjain lo dengan beragam event yang nge-blend banget antara olahraga, musik, seni, sejarah, sampai edukasi beasiswa! Pokoknya lo punya banyak pilihan buat nambah pengalaman liburan yang beda dari biasanya, dari yang bener-bener aktif sampe yang santai tapi penuh konten kece buat feed lo. Jangan lupa catet tanggalnya, ajak squad atau keluarga lo, dan siapin kamera buat capture momen tak terlupakan di Jogja! (Sumber Foto @deeahprasetyo)
...moreTRIPTRUS - Lumba-lumba adalah mamalia laut yang dikenal sangat ramah. Bahkan ia kerap membantu orang-orang yang kebetulan tenggelam di dalam lautan. Lumba-lumba juga memiliki suara ultrasonik yang konon bisa digunakan untuk terapi orang yang memiliki sindrom autis. Terpenting lagi, lumba-lumba juga bisa dilatih untuk melakukan atraksi-atraksi yang sangat hebat di lautan.
Barangkali anda semua sudah melihat lumba-lumba di tempat pertunjukan, atau di kebun binatang dan taman air. Tapi pernahkah anda semua menyaksikan lumba-lumba di alam terbuka? Melihat mereka berenang dan meloncat di pinggiran kapal yang melintas. Tak perlu jauh-jauh, Indonesia memiliki banyak spot yang bisa anda gunakan untuk melihat lumba-lumba. Mari simak selengkapnya.
1. Perairan Misool, Raja Ampat – Papua
Perairan di Misool, Raja Ampat memang dikenal sangat indah. Lautnya yang masih jernih dipadu dengan pulau yang masih alami membuat lokasi ini bak secuil surga di bumi Papua. Anda yang menyukai pengalaman menyelam dan menyusuri keindahan bawah laut akan menyukai Misool yang tidak ada bandingannya.
Perairan di Misool dikenal sangat kaya akan biota laut. Di kawasan ini memiliki banyak spesies hiu kecil dan juga paus. Untuk anda yang menyukai lumba-lumba yang ramah, kawasan ini memiliki 3 spesies lumba-lumba. Biasanya mereka akan keluar dan mengikuti kapal-kapal wisatawan yang melintas.
2. Teluk Kiluan – Lampung
Teluk Kiluan dapat ditempuh sekitar 3-4 jam dari pusat Bandar Lampung. Lokasi ini menjadi primadona wisatawan yang sangat menyukai petualangan bahari yang tiada batas. Pengunjung bisa menyewa kapal untuk berlayar sambil menikmati indahnya pemandangan dan jika beruntung bisa melihat atraksi lumba-lumba yang sangat memukau.
Kawasan ini memiliki dua jenis lumba-lumba yang jumlahnya diperkirakan ada ratusan. Pertama adalah lumba-lumba hidung botol dan yang kedua adalah lumba-lumba paruh panjang. Lumba-lumba jenis paruh panjang memiliki tubuh yang relatif kecil dan suka sekali melompat di udara untuk menghibur semua orang.
3. Pantai Lovina – Bali
Pantai Lovina adalah pantai yang paling dikenal di Bali meski suasananya masih sangat alami. Terletak di ujung utara Bali, pantai ini menyajikan pengalaman berharga bagi semua wisatawan yang ingin menikmati kehidupan lumba-lumba. Biasanya, saat bagi datang, mereka akan meloncat-loncat di lautan beriringan dengan kapal laut di sebelahnya.
Atraksi dari lumba-lumba di Bali bagian Buleleng ini lambat laun menjadi incaran banyak orang. Terutama mereka yang tidak menyukai suasana gegap gempita di Bali bagian selatan. Pantai dengan puluhan lumba-lumba ini bisa membuat wisatawan, bahkan anda merasa nyaman dan ingin berlama-lama di sana.
4. Kawasan Pulau Peucang – Banten
Pulau Peucang memang belum banyak diketahui oleh wisatawan di Indonesia. Meski demikian, kawasan ini menyajikan pengalaman yang sangat berharga, salah satunya adalah berenang dengan lumba-lumba di laut lepas. Ya, berenang dengan mamalia laut ini tanpa harus naik kapal laut yang kadang sangat berisik.
Di dunia ini, mungkin hanya ada dua spot wisata yang menyajikan pengalaman berenang dengan lumba-lumba. Pertama adalah di Florida, Amerika dan yang kedua di Pulau Peucang, Banten, Indonesia. Bila anda kebetulan berada di kawasan Banten, jangan lupa untuk mampir dan menikmati sensasi berenang dengan para lumba-lumba di laut lepas.
5. Perairan Taman Nasional Komodo – Nusa Tenggara Timur
Perairan di kawasan Taman Nasional Komodo juga dikenal menyajikan pengalaman bertemu dengan lumba-lumba yang mengesankan. Lumba-lumba ini biasanya keluar saat pagi hari. Kala matahari masih akan keluar di ufuk timur, lumba-lumba mulai melakukan aktivitas paginya dengan melompat-lompat di udara.
Biasanya mamalia laut ini terlihat di perairan yang menuju Pulau Padar dan Pulau Kalong. Pulau Padar adalah situs warisan budaya dunia UNESCO sejak tahun 1991. Dari pulau ini, kadang anda bisa menyaksikan lumba-lumba yang bergerak dengan bebas di lautan.
6. Perairan Pulau Siladen – Sulawesi Utara
Pulau Siladen terletak di kawasan Taman Nasional Bunaken. Turis yang datang ke sini tak lagi hanya menikmati taman bawa laut yang sangat indah itu. Tapi juga mencari peruntungan untuk bertemu dengan kawanan lumba-lumba. Biasanya mereka suka menampakkan diri permukaan laut atau berenang di dalam air.
Lumba-lumba biasanya akan muncul di pagi hari. Mereka suka sekali mengikuti kapal-kapal yang bergerak menuju Pulau Siladen. Mereka biasanya berjumlah 20-30 ekor dan akan mengawal wisatawan yang takjub menyaksikan tingkah mereka.
7. Kepulauan Derawan – Kalimantan Timur
Kepulauan Derawan adalah spot baru dalam tujuan penyelam di Indonesia. Setelah Bunaken dan raja Ampat, kawasan ini juag dikenal memiliki keindahan bawah laut yang sangat luar biasa. Bahkan bisa dibilang terbaik di kawasan Pulau Kalimantan. Di tempat ini pelancong juga bisa berenang di Danau Kakaban yang banyak menyimpan ubur-ubur tak beracun.
Selain wisata bawah laut serta ubur-ubur yang unik. Kawasan ini juga menyajikan pengalaman melihat lumba-lumba. Hewan ini biasanya suka keluar begitu mendengar suara mesin dari kapal. Mereka akan berenang di sisi kiri dan kanan kapal seperti seorang penyambut.
Inilah tujuh lautan di Indonesia yang dikenal memiliki banyak sekali lumba-lumba. Pesona laut Indonesia yang sangat mempesona. (Sumber: Artikel boombastis.com Foto dw.com)
...moreTripTrus.Com - Bro, lo yang rencana mau muncak ke Semeru awal Januari, better cancel dulu deh. Jalur pendakian Gunung Semeru bakal tutup sementara dari 2 sampai 16 Januari 2025. Alasan? Cuaca ekstrem yang bakal bikin lo nggak nyaman bahkan bahaya, kata Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraja.
View this post on Instagram
A post shared by Endy Langobelen (@endylangobelen)
"Kondisi cuaca di awal tahun 2025 diprediksi bakal ekstrem, jadi kita tutup dulu jalurnya biar aman," ucap si Pak Rudi pas di Malang, Senin. Pengumumannya udah resmi banget, keluar lewat Surat Nomor PG.12/T.8/TU/KSA.5.1/B/12/2024.
BTW, keberangkatan terakhir buat muncak tuh tanggal 31 Desember 2024, dan lo yang masih di atas kudu turun paling lambat 1 Januari 2025. "Ini buat antisipasi aja biar nggak ada hal-hal nggak diinginkan," tambah Pak Rudi, serius banget loh.
Eh, jangan sok rebel ya, dia juga wanti-wanti biar lo pada nggak coba-coba muncak ilegal. "Kami harap semua pengunjung patuh dan nggak maksa naik," katanya.
[Baca juga : "Liburan Januari Di Indonesia, Hujan-Hujan Asik Atau Skip Dulu?"]
Kabar lain, Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani, bilang kalo selama penutupan nggak ada tiket yang dijual. "Periode 2-16 Januari 2025 nggak ada yang booking tiket," katanya simpel.
FYI aja nih, Semeru tuh baru buka lagi 23 Desember 2024 setelah tutup lima tahun, bro. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sendiri yang ngumumin pembukaan ini sehari sebelumnya. Tapi nggak bisa sembarangan loh, cuma boleh sampai Ranu Kumbolo dan itu juga kuotanya cuma 200 pendaki per hari. Plus, lo wajib bawa guide dari PPGST. Tiketnya? Online dong, nggak ada offline! Langsung aja ke https://bookingsemeru.bromotenggersemeru.org/kapasitas.
Jadi, buat lo yang ngebet banget muncak, better sabar dulu sampe cuaca normal lagi. Jangan nekat, bro. Safety first! (Sumber Foto @afisenafahmifikri_)
...moreTripTrus.Com - Objek wisata di Pulau Sumba semakin hari semakin diminati wisatawan, khususnya mancanegara. Bupati Sumba Barat, Agustinus Niga Dapawole mengatakan, hingga 2015 wisatawan Asing masih mendominasi pengunjung di Pulau Sumba ."Jumlah wisatawan asing 9 ribu dan domestiknya 4 ribu," kata Agustinus di Kementrian Pariwisata, Jakarta Pusat.
Tiga wisawatan Asing yang kerap datang ke Sumba ialah dari warga negara Singapura, Prancis, dan Jepang. Wisata Alam menjadi wisata favorit yang ditawarkan di pulau Sumba , maka pengunjung yang datang ke Sumba harus memilih waktu yang tepat agar terhindar dari musim hujan. Ini penting untuk Anda yang ingin surfing.Agustinus menambahkan waktu yang terbaik untuk wisawatan mengunjungi pulau Sumba ialah Juli. "Bulan Juli paling bagus untuk surfing di pantai, cuacanya cerah , " tambahnya.Selain pantai, pulau Sumba juga memiliki air terjun yang indah yaitu air terjun lapopu yang airnya begitu jernih. Rumah- rumah di pedesaan Sumba juga begitu unik."Rumah bangunan di perkampungan Sumba ada tiga tingkat, tingkat pertama buat taruh makanan kemudian tingkat kedua buat tidur dan masak, tingkat ketiga buat duduk/ bale-bale pertemuan," tutupnya. (Sumber: Artikel metrotvnews.com Foto Lewaguy)
...moreTripTrus.Com - Mau liburan akhir tahun bingung tapi belum punya destinasi wisata? Bagi yang ingin menghabiskan libur panjang di Indonesia, ternyata ada beberapa destinasi baru terfavorit pilihan yang dilansir dari Traveloka Staycation Week 2022. Berikut ini deretannya, sekaligus rincian aktivitas menarik yang bisa dilakukan yang bisa jadi inspirasi liburan akhir tahun atau liburan kamu berikutnya:
1. Mengulik Sejarah di Sragen, Jawa Tengah
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh F3 Homemade (@f3_homemade)
Bagi penggemar wisata edukasi, Sragen di Provinsi Jawa Tengah memiliki banyak pesona wisata yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Jangan sia-siakan kesempatan untuk berkunjung ke Museum Prasejarah Sangiran yang menyimpan berbagai koleksi benda-benda purbakala. Tidak hanya menawarkan nilai sejarah, Sragen juga memiliki wisata alam yang indah. Keindahan alam Sragen, Gunung Kemukus, Gemolong Edupark dan air terjun Kedung Grujug bisa menjadi pilihan.
2. Pengalaman Berkunjung ke Negeri Dongeng di Biak Numfor, Papua
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Doto_Napi (@pieterson_21)
Jika ingin merasakan lanskap alam megah dan berwisata dengan suasana bak di film-film fiksi, kamu wajib mengunjungi destinasi wisata Negeri Dongeng, Kabupaten Biak Numfor yang terletak di timur Indonesia, tepatnya di Kampung Padwa, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor, Papua. Destinasi ini biasa juga dikenal dengan Negeri Dongeng Barupi Padwa Sup, yang menyuguhkan pemandangan alam dan hutan yang masih asri. Nikmati keindahan Telaga Biru Samares di Distrik Biak Timur dengan airnya yang jernih dan berwarna biru kehijauan. berpose di tengah hutan, pemandian alami ini semakin memberikan suasana bak di negeri dongeng.
3. Menikmati Keindahan Wisata Pantai di Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara
Bagi pecinta pantai yang anti mainstream, Bolaang Mongondow di Sulawesi Utara bisa menjadi pilihan utama. Dengan pesona wisata pantai yang indah dan belum banyak dijamah pengunjung, traveler dapat berkunjung ke Pantai Pasir Putih di Desa Pasir Putih, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Saat bersantai, kamu akan disuguhkan pemandangan jejeran Pulau Tiga Maelang dengan suasana pantai pasir yang bersih dan air laut yang jernih kebiruan. Tidak hanya menyuguhkan keindahan, tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas aktivitas menarik seperti snorkeling.
4. Menjelajahi Wisata Alam di Tabalong, Kalimantan Selatan
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Jhamy Hariadi S (@jami_hs)
Goa Liang Tapah di Tabalong cocok untuk kamu yang gemar wisata petualangan. Goa Liang Tapah merupakan salah satu wisata alam yang termasuk geosite di wilayah Geopark Meratus di Provinsi Kalimantan Selatan. Berlokasi sekitar 3 kilometer dari jalan utama Trans Kalimantan Tanjung-Koaro, Goa Liang Tapah cukup mudah dijangkau dengan kendaraan roda dua dan roda empat. Selama menjelajah area Goa Liang Tapah, pengunjung juga akan disuguhi pemandangan hamparan batuan stalagmit dan stalaktit, pegunungan Meratus, serta Telaga Bidadari. Perjalanan menelusuri Goa Liang Tapah akan menjadi pengalaman baru dalam menikmati panorama keindahan alam.
[Baca juga : "Ini Kota Yang Terpopuler Di Indonesia Buat Liburan Akhir Tahun"]
5. Menikmati Eksotisme Danau Biru di Majalengka, Jawa Barat
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Eny Lusia (@eny.lusia)
Memiliki letak geografis wilayah dataran tinggi dan dataran rendah, Majalengka di Provinsi Jawa Barat memiliki beragam keindahan alam yang memukau yang tidak kalah indah dengan Biak Numfor. Jika kamu ingin berwisata di pulau Jawa, Majalengka yang berjarak kurang dari 250 KM dari Jakarta bisa menjadi pilihan destinasi.
Bagi penikmat fotografi, Majalengka memiliki kenamaan blue lagoon bernama Telaga Nila. Sembari menikmati keindahan pemandangan air danau berwarna biru kehijauan, kamu juga bisa snorkeling dan melihat lebih dekat ikan warna-warni di telaga. Melengkapi pengalaman wisata air, Majalengka juga memiliki pilihan kegiatan seperti spot river tubing atau arung jeram. (Sumber: Artikel viva.co.id Foto @ardiansyah)
...more