shop-triptrus



7 Lautan Penuh Lumba-Lumba ini Ada di Indonesia, Keren!

TRIPTRUS - Lumba-lumba adalah mamalia laut yang dikenal sangat ramah. Bahkan ia kerap membantu orang-orang yang kebetulan tenggelam di dalam lautan. Lumba-lumba juga memiliki suara ultrasonik yang konon bisa digunakan untuk terapi orang yang memiliki sindrom autis. Terpenting lagi, lumba-lumba juga bisa dilatih untuk melakukan atraksi-atraksi yang sangat hebat di lautan. Barangkali anda semua sudah melihat lumba-lumba di tempat pertunjukan, atau di kebun binatang dan taman air. Tapi pernahkah anda semua menyaksikan lumba-lumba di alam terbuka? Melihat mereka berenang dan meloncat di pinggiran kapal yang melintas. Tak perlu jauh-jauh, Indonesia memiliki banyak spot yang bisa anda gunakan untuk melihat lumba-lumba. Mari simak selengkapnya. 1. Perairan Misool, Raja Ampat – Papua Perairan di Misool, Raja Ampat memang dikenal sangat indah. Lautnya yang masih jernih dipadu dengan pulau yang masih alami membuat lokasi ini bak secuil surga di bumi Papua.  Anda yang menyukai pengalaman menyelam dan menyusuri keindahan bawah laut akan menyukai Misool yang tidak ada bandingannya. Perairan di Misool dikenal sangat kaya akan biota laut. Di kawasan ini memiliki banyak spesies hiu kecil dan juga paus. Untuk anda yang menyukai lumba-lumba yang ramah, kawasan ini memiliki 3 spesies lumba-lumba. Biasanya mereka akan keluar dan mengikuti kapal-kapal wisatawan yang melintas. 2. Teluk Kiluan – Lampung Teluk Kiluan dapat ditempuh sekitar 3-4 jam dari pusat Bandar Lampung. Lokasi ini menjadi primadona wisatawan yang sangat menyukai petualangan bahari yang tiada batas. Pengunjung bisa menyewa kapal untuk berlayar sambil menikmati indahnya pemandangan dan jika beruntung bisa melihat atraksi lumba-lumba yang sangat memukau. Kawasan ini memiliki dua jenis lumba-lumba yang jumlahnya diperkirakan ada ratusan. Pertama adalah lumba-lumba hidung botol dan yang kedua adalah lumba-lumba paruh panjang. Lumba-lumba jenis paruh panjang memiliki tubuh yang relatif kecil dan suka sekali melompat di udara untuk menghibur semua orang. 3. Pantai Lovina – Bali Pantai Lovina adalah pantai yang paling dikenal di Bali meski suasananya masih sangat alami. Terletak di ujung utara Bali, pantai ini menyajikan pengalaman berharga bagi semua wisatawan yang ingin menikmati kehidupan lumba-lumba. Biasanya, saat bagi datang, mereka akan meloncat-loncat di lautan beriringan dengan kapal laut di sebelahnya. Atraksi dari lumba-lumba di Bali bagian Buleleng ini lambat laun menjadi incaran banyak orang. Terutama mereka yang tidak menyukai suasana gegap gempita di Bali bagian selatan. Pantai dengan puluhan lumba-lumba ini bisa membuat wisatawan, bahkan anda merasa nyaman dan ingin berlama-lama di sana. 4. Kawasan Pulau Peucang – Banten Pulau Peucang memang belum banyak diketahui oleh wisatawan di Indonesia. Meski demikian, kawasan ini menyajikan pengalaman yang sangat berharga, salah satunya adalah berenang dengan lumba-lumba di laut lepas. Ya, berenang dengan mamalia laut ini tanpa harus naik kapal laut yang kadang sangat berisik. Di dunia ini, mungkin hanya ada dua spot wisata yang menyajikan pengalaman berenang dengan lumba-lumba. Pertama adalah di Florida, Amerika dan yang kedua di Pulau Peucang, Banten, Indonesia. Bila anda kebetulan berada di kawasan Banten, jangan lupa untuk mampir dan menikmati sensasi berenang dengan para lumba-lumba di laut lepas. 5. Perairan Taman Nasional Komodo – Nusa Tenggara Timur Perairan di kawasan Taman Nasional Komodo juga dikenal menyajikan pengalaman bertemu dengan lumba-lumba yang mengesankan. Lumba-lumba ini biasanya keluar saat pagi hari. Kala matahari masih akan keluar di ufuk timur, lumba-lumba mulai melakukan aktivitas paginya dengan melompat-lompat di udara. Biasanya mamalia laut ini terlihat di perairan yang menuju Pulau Padar dan Pulau Kalong. Pulau Padar adalah situs warisan budaya dunia UNESCO sejak tahun 1991. Dari pulau ini, kadang anda bisa menyaksikan lumba-lumba yang bergerak dengan bebas di lautan. 6. Perairan Pulau Siladen – Sulawesi Utara Pulau Siladen terletak di kawasan Taman Nasional Bunaken. Turis yang datang ke sini tak lagi hanya menikmati taman bawa laut yang sangat indah itu. Tapi juga mencari peruntungan untuk bertemu dengan kawanan lumba-lumba. Biasanya mereka suka menampakkan diri permukaan laut atau berenang di dalam air. Lumba-lumba biasanya akan muncul di pagi hari. Mereka suka sekali mengikuti kapal-kapal yang bergerak menuju Pulau Siladen. Mereka biasanya berjumlah 20-30 ekor dan akan mengawal wisatawan yang takjub menyaksikan tingkah mereka. 7. Kepulauan Derawan – Kalimantan Timur Kepulauan Derawan adalah spot baru dalam tujuan penyelam di Indonesia. Setelah Bunaken dan raja Ampat, kawasan ini juag dikenal memiliki keindahan bawah laut yang sangat luar biasa. Bahkan bisa dibilang terbaik di kawasan Pulau Kalimantan. Di tempat ini pelancong juga bisa berenang di Danau Kakaban yang banyak menyimpan ubur-ubur tak beracun. Selain wisata bawah laut serta ubur-ubur yang unik. Kawasan ini juga menyajikan pengalaman melihat lumba-lumba. Hewan ini biasanya suka keluar begitu mendengar suara mesin dari kapal. Mereka akan berenang di sisi kiri dan kanan kapal seperti seorang penyambut. Inilah  tujuh lautan di Indonesia yang dikenal memiliki banyak sekali lumba-lumba. Pesona laut Indonesia yang sangat mempesona. (Sumber: Artikel boombastis.com Foto dw.com)
...more

7 Destinasi Liburan Akhir Tahun Yang Ramah di Kantong

TripTrus.Com- Ingin bisa liburan akhir tahun dengan hemat? Cari tahu destinasi mana saja yang bisa dituju di sini! Akhir tahun dikenal sebagai periode liburan yang mahal bagi sebagian besar orang. Bukan hanya anak-anak yang libur sekolah pada periode ini, tapi orang tua atau para pekerja kantoran pada umumnya juga libur dari pekerjaannya. Momen akhir tahun menjadi waktu yang pas untuk untuk liburan bersama seluruh keluarga ataupun sahabat. Alhasil, harga tiket pesawat dan hotel meningkat secara signifikan. Ingin ikut serta dalam kemeriahan libur akhir tahun tapi budget Anda terbatas? Ini dia 10 destinasi yang bisa Anda jadikan pilihan untuk liburan akhir tahun, yang bukan hanya menyenangkan, tapi juga ramah di kantong. 1. Malang Malang merupakan tempat yang tepat untuk bersenang-senang. Hawa sejuk dan beragam destinasi menarik membuat kota ini tidak pernah sepi pengunjung. Menaiki biangala di Alun-Alun Kota Baru, paralayang di Batu, bermain air di Air Terjun Coban Rondo, berkeliling Jatim Park 1 dan Jatim Park 2, berfoto di Museum Angkut, menghabiskan malam di Batu Night Spectacular, dan menikmati es krim di Toko Oen merupakan rangkaian aktivitas yang wajib dilakukan selagi berkunjung ke Malang. Bukan itu saja, biaya makan, transportasi, dan berbagai aktivitas di Malang pun tergolong murah!   Colourfull . . . #kampungwarnawarnimalang #malangkota #visimalang #visitjawatimur A post shared by Aulia Risky Chandra (@aulriskichandra) onJan 3, 2017 at 3:52am PST Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Malang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,8 jutaan! 2. Yogyakarta Popularitas Jogjakarta sebagai destinasi liburan favorit tidak perlu dipertanyakan lagi. Suasana tenang, biaya hidup —dan warganya— yang bersahabat menjadikan kota ini dicintai banyak orang. Tahun ini, setelah dijadikan lokasi syuting “Ada Apa dengan Cinta? 2”, Jogjakarta semakin naik daun. Jika ingin mengintip lokasi yang didatangi Cinta dan Rangga, Anda dapat berkunjung ke Istana Ratu Boko, Bukit Rhema, Pantai Parangtritis, Punthuk Setumbu, dan tidak ketinggalan menonton Papermoon Puppet Theater. Sempurnakan kunjungan di Jogjakarta dengan menginap di Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman.   Akan selalu ada hal yang dirindukan...... . . πŸ“·@ekoprasetyo_24 πŸ™πŸ‘Œ . . #streetphotography #jogja #malioboro #latepost #instapic #instagood #instagram #instalike #indonesia A post shared by Hanna Setyani (@hannasetyani_er) onDec 7, 2017 at 12:47am PST Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Yogyakarta untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,1 jutaan! 3. Bali Ide tentang liburan biasanya tidak jauh dari pikiran tentang Bali. Bali dan liburan dapat disebut sebagai satu kesatuan. Tidak lengkap rasanya jika tidak menghabiskan liburan akhir tahun di destinasi favorit mayoritas traveler ini. Walau harga tiket pesawat dan hotel memang cenderung lebih mahal saat akhir tahun, tapi bukan tidak mungkin Anda tetap bisa liburan dengan hemat di sana. Lakukanlah aktivitas misalnya berkunjung ke tempat-tempat, seperti Air Terjung Aling-Aling, Danau Tamblingan, Bukit Campuhan, Bukit Asah, Pasih Uug, dan Pantai Tegal Wangi, yang dapat dinikmati secara cuma-cuma.   Selamt malam....Bali....πŸ’› I want to see a beautiful sunset... #bali #gohome #wonderfulplace #trip #travel #ζ—… #ζ—…θ‘Œε€§ε₯½γ #ζ΅·ε€–ζ—…θ‘Œ #ζ΅· #η©Ί #γΎγŸεΈ°γ£γ¦γγ‚‹ #ε₯½γγͺ場所 #indonesia #seminyak #kerobokan #canggu #ubud #amed #legian #kuta #beach #seminyakbeach #sunset #こんばんわ #今ζ—₯も寒い一ζ—₯γ§γ—γŸ #明ζ—₯はもっと寒いらしい #γ‚γ€œζš–γ‹γ„γ¨γ“γ«εΈ°γ‚ŠγŸγ„β€οΈŽ←εΈŒζœ› A post shared by tomo7030 (@tomo7030momo) onDec 7, 2017 at 3:00am PST Tiket pesawat pulang-pergi Surabaya-Bali untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1 jutaan! 4. Palembang Selain makan pempek, selama berada di Palembang Anda dapat menyambangi Taman Kambang Iwak yang berlokasi di tengah kota, berfoto dengan latar belakang Jembatan Ampera, melihat cantiknya pagoda di Pulau Kemaro, bertualang di Punti Kayu atau Bukit Serelo, juga wisata air di Curup Maung Lahat dan Curug Tujuh Kenangan. Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Palembang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp800 ribuan! 5. Medan Banyak aktivitas seru —dan murah— yang dapat Anda lakukan ketika berkunjung ke Medan, mulai dari melihat warisan Kesultanan Deli di Istana Maimun dan mengintip kehidupan bangsawan Medan di Tjong A Fie Mansion, trekking di Bukit Lawang, seru-seruan di Air Terjun Dua Warna Sibolangit, bertualang di Tangkahan, melihat pagoda tertinggi di Indonesia di Taman Alam Lumbini, wisata kuliner di Merdeka Walk, dan tentunya menikmati kecantikan Danau Toba.   Tuntutlah ilmu sampai ke negri cina.. Pepatah lama.😊 Location, vihara gunung timur #medan #viharagunungtimur #pepatah #jumat #art #2017 #raunraun #cagarbudaya #tempoedoeloe #medanheritage A post shared by Saiful Anwar NaSuTiOn (@bg.ipul.nst) onNov 23, 2017 at 10:43pm PST Tiket pesawat pulang-pergi Pekanbaru-Medan untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,1 jutaan! 6. Padang Isi libur akhir tahun Anda di Padang dengan mengunjungi Danau Laut Tinggal yang berwarna toska, melihat megahnya Masjid Raya Sumatera Barat, melintasi Jembatan Akar di Bayang Utara, bermain air di Lubuak Tampuruang, berfoto di Kelok Sembilan, mengintip kebudayaan Minang di Istana Pagaruyung, melihat hijaunya Lembah Harau, dan menyambangi Jam Gadang yang iconic. Selama berada di sana, pastikan Anda memanjakan lidah dan perut dengan menyantap makanan Padang yang kelezatannya masyhur.   Katakan, ooo. Pada mama, ooo! Cinta bukan hanya harta dan tahta. Pastikan, ooo. Pada semua, ooo! Hanya cinta yang sejukan dunia... Sepenggal lirik milik @de19wa yang berjudul Cukup Siti Nurbaya. Ya, sepanjang Jelajah Sumbar ini begitu banyak percakapan "cocoklogi", jadi lirik tersebut menjadi pengantar untuk foto dari atas Jembatan Siti Nurbaya, yang memperlihatkan kita bagaimana jalur air yang digunakan Kota Tua Padang ini. A post shared by Dhayan Amiey (@amieykha) onDec 3, 2017 at 6:23am PST Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Padang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,4 jutaan! 7. Balikpapan Di destinasi yang sering disebut sebagai Kota Beriman atau Kota Minyak ini Anda dapat menghabiskan libur akhir tahun di Bukit Bangkirai yang cocok dijadikan lokasi foto, bermain di Pantai Kilang, bersantai di Danau Cermin, atau bertualang di Bukit Batu Dinding. Tidak perlu ragu, jadikan akhir tahun sebagai waktu yang tepat untuk terbang ke Kalimantan dan berkunjung ke Balikpapan!   "Menjamah sedu ayu meluangkan waktumu" Sore - Setengah Lima A post shared by Dhayan Amiey (@amieykha) onJul 9, 2017 at 5:43am PDT Tiket pesawat pulang-pergi Makassar-Balikpapan untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1 jutaan! (Sumber: Artikel skyscanner.co.id Foto pexels.com)
...more

Tren Foto Liburan Orang Indonesia

TripTrus.Com - Riset-riset yang dilakukan di luar negeri menunjukkan bahwa bagi generasi milenial, jumlah "likes" merupakan mata uang sosial yang mendefinisikan status pergaulan di media sosial.  "Salah satu syarat untuk memperoleh banyak "likes" adalah foto yang memukau, sehingga banyak milenial berlomba memajang foto terbaik."   Kemarin kau campak aku, hari ini kau ludahi aku, esok mungkin kau akan memohon padaku. Kemarin kau puja aku, hari ini kau banggakan aku, esok mungkin kau akan memjatuhkanku. ΩŠΨ§Ω…Ω‚Ω„Ψ¨ Ψ§Ω„Ω‚Ω„ΩˆΨ¨ Ψ«Ψ¨Ψͺ Ω‚Ω„Ψ¨ΩŠ ΨΉΩ„Ω‰ Ψ―ΩŠΩ†Ωƒ "Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.” [HR.Tirmidzi 3522, Ahmad 4/302, al-Hakim 1/525, Lihat Shohih Sunan Tirmidzi III no.2792] . . . πŸ“ŒRanggon Hills, Taman Nasional Halimun Salak, Bogor. . . . #explorebogor #visitbogor #bogorpisan #bogohkabogor #welovebogor #gallerybogor #wonderfulindonesia #instabogor #instasunda #bogorzone #jalanjalan #keluarbentar #nature #ngabolang #bogor #surgabogor A post shared by N I S A L U T F I A N A (@nisalutfianaa) onDec 27, 2017 at 9:41pm PST Frame A Trip, perusahaan rintisan Indonesia di bidang fotografi liburan, melakukan riset tren "likes" dan perilaku konsumen Indonesia dari layanan fotografi liburan selama 2017. Mereka menemukan hasil yang serupa dengan riset global dengan demografi orang Indonesia."Data kami menunjukkan 50 persen pelanggan Frame A Trip ternyata berusia 25-34 tahun yang merupakan kaum milenial Indonesia," kata Dian Sastrowardoyo, pendiri Frame A Trip, dalam siaran pers. "Dari sampling kami juga menemukan jumlah 'likes' akan bertambah 96,9 persen jika unggahan foto di Instagram diambil oleh fotografer profesional," tambah dia. Selain itu, jasa fotografi untuk berlibur di Indonesia lebih diminati oleh kaum perempuan (86 persen). Jasa itu 67 persen digunakan untuk foto bersama keluarga, di mana 77 persen adalah foto keluarga dengan anak. Layanan ini juga digunakan untuk foto dengan teman (17 persen), dengan pasangan (13 persen) dan sisanya untuk foto sendiri (tiga persen). Hasil riset ini mengindikasikan kaum milenial Indonesia yang berkeluarga dominan menggunakan jasa fotografer profesional saat berlibur.Selama 2017, Frame A Trip melayani pasar wisatawan asal Indonesia dengan perjalanan liburan yang tujuannya didominasi wilayah benua Asia (71 persen). Tiga negara tujuan liburan terpopuler mereka Indonesia, Jepang dan Singapura.Secara lebih spesifik di tingkat kota, Bali menduduki urutan pertama, diikuti oleh Paris, Tokyo, London, serta Kyoto sebagai 5 kota destinasi paling favorit. Dari segi lokasi foto, foto luar ruangan di perkotaan paling disukai.Ketika dipotret oleh fotografer profesional, wisatawan Indonesia cenderung memilih foto luar ruangan dengan latar perkotaan (68 persen), di mana mayoritas mengambil latar perkotaan dengan obyek ciri khas dari kota destinasi wisata, seperti Menara Eiffel di Paris atau Big Ben di London. Hanya sepertiga yang suka foto luar ruangan berlatar suasana alam, di mana pantai (83 persen) jadi pilihan utama foto liburan, dalam hal ini yang terkenal pantai Melasti di Bali. (Sumber: Artikel antaranews.com Foto freepik.com)
...more

Berencana Traveling Di Indonesia Oktober 2024? Ini Semua Yang Harus Lo Tau!

TripTrus.Com - Indonesia itu terdiri dari lebih dari 13.000 pulau, masing-masing punya vibe yang unik dan keragaman yang kece abis. Makanya, gak heran deh kalo Indonesia jadi salah satu destinasi wisata paling hits, terutama di Asia Tenggara! Dari candi kuno yang megah sampai resort mewah di pinggir pantai, semua ada di sini. Nah, kalo lo mau kabur dari rutinitas yang hectic, bulan Oktober bisa jadi pilihan yang pas! Cuaca di bulan Oktober? Asik banget! Sinarnya matahari nongkrong hampir sepanjang hari, tapi tetep adem. Hujan juga kadang muncul, bikin suasana sejuk. Musim puncak udah lewat, bro, jadi Oktober tuh waktu yang tepat buat mendaki gunung berapi yang ada di kepulauan Indonesia. Suhu rata-rata sekitar 28°C pas siang dan 25°C pas malam. Kelembapan juga rendah, jadi jangan lupa bawa banyak air biar gak dehidrasi! Kalo lo mau trekking, bulan Oktober itu waktunya. Pulau-pulau kayak Sumatra dan Sulawesi lagi ngerasain bulan terpanas, dan hujan baru dateng di bulan November. Seru kan? Ngomongin aktivitas seru, Indonesia punya banyak pilihan! Lo bisa stay di resort Bali yang bikin betah, sambil nikmatin kuliner enak yang udah terkenal di seluruh dunia. Di Bali, villa-villa kece siap bikin lo nyaman. Santai sambil minum kopi atau koktail di samping kolam, sambil nikmatin sunset cakep, dijamin pengalaman liburan lo bakal gak terlupakan! Jangan sampe ketinggalan untuk jelajahi Candi Borobudur di Yogyakarta, candi Buddha terbesar di dunia. Candi ini ada lebih dari 500 patung Buddha unik yang dibangun sejak abad ke-8 SM. Lo juga bisa merasakan tradisi unik dari suku Toraja yang terkenal dengan cara pemakaman mereka yang beda. Kalo suka petualangan, trekking di hutan Kalimantan bisa jadi pilihan, nemuin berbagai satwa liar, dan jalan-jalan di jembatan kanopi. [Baca juga : "5 Tempat Wisata Kekinian Di Lebak Yang Wajib Lo Kunjungi"] Kalo lo pengen pantai, Indonesia punya banyak pilihan yang menawan! Pantai Pink di Lombok dengan pasirnya yang cantik bisa bikin lo betah. Atau lo bisa berenang sama ubur-ubur di Pulau Derawan, yang unik banget! Naik perahu ke Kakaban dan nikmati keindahan bawah lautnya. Di Ulun Danu Bratan, lo bisa lihat arsitektur kuno yang kece di tengah Danau Beratan. Semua aktivitas ini bikin liburan lo makin berkesan!       View this post on Instagram A post shared by therealaditiya (@aditiyaleoadafa) Karena Oktober tuh hangat, pakai baju ringan itu keputusan yang tepat. Ikutin cuaca tropis Indonesia, suhu gak pernah dingin. Bawa pakaian dari bahan katun biar nyaman. Cewek, coba deh pakai rok panjang atau dress, bisa juga jeans biar terlindung dari matahari. Baju renang atau bikini juga bisa dipake di resort tanpa khawatir. Cowok? Pakaian kasual aja cukup. Celana pendek sama kaos lengan pendek itu pilihan yang oke! Udah siap untuk jalan-jalan di Indonesia bulan Oktober? Semua kegiatan yang udah disebutkan pasti bikin trip lo makin berkesan! Indonesia itu gede banget, jadi sediakan waktu yang cukup biar bisa nikmatin semuanya. Oh iya, di bulan Oktober, suhu mulai sejuk sebelum musim hujan tiba. Cuacanya nyaman banget, jadi lo bisa eksplor tanpa masalah. Musim hujan biasanya datang dari November sampai Maret, tapi bulan-bulan lainnya tetep hangat dan tropis, bro! Terus, Oktober itu waktu yang pas banget buat ke Bali. Dari April sampai Oktober adalah waktu terbaik buat jalan-jalan di sana. Kelembapan rendah, suhu nyaman, dan lo bisa jelajahi tempat-tempat dengan lebih santai. Plus, Oktober tuh low season, jadi budget liburan lo bisa lebih hemat! (Sumber Foto @peterandyen) 
...more

10 Obyek Wisata di Pacitan Yang Patut Dikunjungi

Pacitan merupakan sebuah kabupaten, yang terletak di ujung barat daya Jawa Timur, lebih kurang sekitar 270 Km dari kota Surabaya. Untuk menuju Pacitan, akan memakan waktu sekitar 5 - 6 jam perjalanan. Secara geografis, Pacitan berbatasan dengan Samudera Hindia dan dikelilingi oleh pegunungan kapur (karst). Pacitan juga memiliki daya tarik wisata alam yang menawan karena kontur wilayah yang dikelilingi oleh pegunungan. Di sini, Anda akan menjumpai banyak pantai-pantai indah yang bisa Anda kunjungi. Selain itu juga terdapat goa-goa yang akan memberi kesan menarik dalam kunjungan wisata Anda. Memiliki goa yang berjumlah cukup banyak, Pacitan juga mempunyai julukan Kota 1001 Goa. Wisata alam Pacitan ini sangat cocok bagi Anda yang gemar menjelajah alam. Beberapa tempat wisata Pacitan diantaranya adalah: 1. Goa Gong Goa gong merupakan objek wisata yang cukup terkenal di kawasan jawa timur. Goa ini terletak 37 km dari Pusat Kota Pacitan, tepatnya di desa bomo, kecamatan punung, pacitan, jawa timur. Untuk menuju ke Goa Gong dapat dijangkau dengan menggunakan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Goa dengan stalagtit dan stalagmitnya yang dinominasikan sebagai goa terindah di Asia Tenggara ini mampu memukau setiap wisatawan baik domestik maupun mancanegara.Selain itu, Goa ini menjadi sangat menarik karena kondisinya yang sangat menakjubkan. Di goa ini para pengunjung dapat menikmati berbagai bentuk stalaktit dan stalakmitn yang tumbuh alami di dalam goa dengan panorama yang sangat cantik. Di dalam goa suasananya tidaklah gelap karena disetiap sisi goa terdapat lampu berwarna biru dan hijau yang semakin membuat kondisi goa sangat indah dengan perpaduan warna lampu yang menerangi setiap sudut goa. 2. Goa Tabuhan Gua Tabuhan merupakan salah satu gua yang memiliki keunikan tersendiri. Gua Tabuhan diambil dari bahasa jawa tabuhan yang mempunya arti alat musik yang dimainkan. Gua Tabuhan dihiasi oleh stalaktit stalagmit batu kapur yang menghasilkan bunyi sesuai tangga nada ketika dipukul. Gua ini menjadi salah satu situs peninggalan purbakala dengan berbagai temuan fosil, termasuk gigi manusia yang masih menempel di dindingnya. Debur ombak atau kicauan burung merupakan musik alam yang sangat khas. Akan tetapi, di Gua Tabuhan, Anda akan mendengar alunan musik gamelan Jawa dari stalaktit dan stalagmit yang dimainkan para seniman. Letaknya berada di Dusun Tabuhan, Desa Wereng, Kecamatan Punung, Pacitan, dan berjarak sekitar 40 km dari Kota Pacitan. Begitu tiba di area gua yang berada kurang lebih 40 km dari Pacitan ini, mulut gua akan langsung menarik perhatian Anda. Lubang selebar 16 m di lereng kawasan karst ini dihiasi dengan puluhan stalaktit batu kapur berwarna putih. Stalaktit-stalaktit ini begitu kokoh, mengingatkan YogYES pada gigi-gigi taring raksasa yang sedang menguap. Rongga gua luas dan lebar, dengan beberapa ceruk gelap di pojok-pojoknya. Meski sebuah jalur setapak bersemen sudah dibangun di dalam gua, namun Anda harus tetap berhati-hati dalam melangkah. Beberapa stalaktit masih meneteskan air dan membuat licin di beberapa bagian.   3. Goa Lureng Jaran Luweng Jaran merupakan goa terpanjang di Indonesia. Luweng Jaran terletak di desa Jlubang, Kec. Punung, Pacitan, Jawa Timur. Ditemukan pertama kali oleh penduduk setempat, kemudian di eksplorasi pertama kali oleh tim Ekspedisi Gabungan Anglo – Australian, yang didampingi oleh Penelusur Gua dari Indonesia pada tahun 1984.Goa Luweng Jaran ini memang tidak setenar Goa Gong dan Goa Tabuhan. Tapi, goa ini menawarkan sensai yang tidak dimiliki goa-goa lainnya. Disinilah kamu bisa menikmati petualangan menuju ke perut bumi. Goa Luweng Jaran ini punya lorong yang sangat panjang dan terhubung dengan goa lainnya. Konon,panjang lorong goa ini mencapai 48kilometer. Sepanjang goa, kamu bisa menikmati pemandangan ornamen-ornamen unik yang terbentuk secara alami.   4. Goa Song Terus Masih di Kecamatan Punung, tepatnya di Desa Mendolo Lor, ada sebuah goa yang diyakini menjadi tempat tinggal manusia purba, yaitu Goa Song Terus. Sejak ditemukannya kerangka manusia purba berusia 10 ribu tahun pada 1999, goa ini menjadi destinasi utama para arkeolog untuk meneliti sejarah manusia purba.Tentu tidak ada yang tahu nama sebenarnya dari manusia purba ini. Namun, warga sekitar sepakat menamainya Mbah Sayem. Mbah Sayem sendiri adalah seorang laki-laki berusia sekitar 40-50 tahun. Ketika ditemukan, ia sedang menggenggam alat batu dan alat kerja dari tulang.   5. Pantai Taman Pantai Taman berlokasi di Desa hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan tepatnya di teluk Pacitan. Anda dapat mencapai pantai ini dari arah solo, yogya dan surabaya melalui jalur lintas selatan. Posisi pantai ini tidak jauh dari jalur tersebut. Pantai yang membentang luas beradu dengan ombak pantai selatan yang besar memberikan pemandangan pantai yang indah. Tapi tidak hanya itu saja yang akan anda dapatkan di pantai Taman ini. Di pantai ini juga terdapat penangkaran penyu langka yang terbuka untuk umum. Jangan lupa untuk ikut mencoba Flying Fox terpanjang di Indonesia sepanjang 450 meter dari puncak bukit hingga Pantai Taman. Anda bisa melakukan wisata edukasi, kegiatan alam bebas dan wisata keluarga di satu tempat.   6. Pantai Teleng Ria Pantai Teleng Ria ini berada di Teleng ria, Sidoharjo, Pacitan. Pantai ini berbentuk melengkung sempurna sebagai bibir teluk Pacitan. Pemandangan pantai yang indah semakin bertambah indah dengan hijaunya Gunung Limo yang mengelilingi pantai tersebut. Di pantai ini terdapat banyak gardu pandang yang dapat digunakan untuk bersantai bersama keluarga. Jangan lupa untuk bermain-main dengan pasir putih di sepanjang pantai. Untuk oleh-oleh, anda bisa membeli ikan segar di Tempat Pelelangan Ikan yang ada di pantai ini. Berbagai fasilitas yang ada di pantai ini antara lain gardu pandang, kolam renang, penginapan, rumah makan, bumi perkemahan dan pemancingan. Anda bisa merencanakan banyak hal untuk berkunjung ke tempat wisata ini. 7. Pantai Srau Tersembunyi dan masih alami, Pantai Srau bisa dibilang adalah salah satu pantai yang paling indah di Pulau Jawa. Letaknya diDesa Candi, Kecamatan Pringkuku, sekitar 25 km dari Pacitan.Saat berkunjung kemari, kamu tidak hanya disuguhi satu, melainkan tiga pantai yang punya kekhasannya sendiri.Di pantai pertama, pasir putih sehalus bedak berpadu dengan buih putih dari ombak besar khas pantai selatan. Pantai kedua, pasirnya lebih kasar dan dikelilingi jejeran batu karang sehingga kamu bisa bermain air dengan lebih aman. Pantai yang ketiga sedikit berbeda dengan dua pantai lainnya. Tanpa hamparan pasir, pantai ini berupa jejeran batu karang yang bisa kamu gunakan untuk duduk sembari menikmati pemandangan. 8. Pantai Klayar Pantai Klayar ini terletak di Kecamatan Donorojo, sekitar 45 km dari kota Pacitan. Di sinilah kita bisa menemukan seruling laut, keunikan Pantai Klayar yang tidak akan kalian temui di pantai-pantai lainnya. Pantai Klayar memiliki air laut yang biru dan ombak yang sangat besar, sehingga pengunjung tidak diperbolehkan untuk berenang. Bibir pantai dihiasi tumbuhan pohon kelapa dan gubug-gubug/lincak-lincak yang beratap daun kering, karang-karang diwilayah pasang surut juga masih terawat dengan alami.   Wisatawan juga bisa menyusuri karang-karang untuk menemukan kerang-kerangan Mollusca, dan bintang laut Echinodermata. Disamping itu juga di sepanjang batuan juga terdapat limpet dan rumput laut yang tumbuh disekitar bebatuan, Wisatawan bisa melihat langsung masyarakat setempat memanjat pohon kelapa guna diambil air deresan (bahan baku untuk pembuatan gula jawa) atau hanya untuk disuguhkan langsung kepada wisatawan sambil menikmati keeksotisan alam pantai Klayar. 9. Pantai Banyu Tibo Pantai Banyu Tibo terletak di Desa Widoro, Kecamatan Donorejo, masih segaris dengan Pantai Klayar. Jika mau menikmati pantai ini, datanglah saat surut pada pagi atau sore hari. Jika pasang tiba, tempat ini tak akan bisa dinikmati karena pantainya tergolong sempit.   Banyu tibo mempunyai makna ‘air jatuh’.Ya, pantai berpasir putih ini dinamai demikian karena keberadaan air terjun mungil yang terletak tepat di bibir pantai.Meski di pantai, kamu tetap bisa menikmati segarnya air tawar yang tumpah dari air terjun. Ya, puas-puaskan bermain di pantai dan sebelum pulang ke rumah, basuh rasa lengket di tubuhmu dengan air terjun itu. Tak ingin berenang atau basah-basahan? Kamu cukup duduk di atas batu-batu karang di sekitar pantai sembari menikmati pemandangan.   10. Sungai Maron   Sungai Maron berada di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan. Sungai Maron mengalir bermuara menuju Pantai Ngiroboyo. Sungai Maron adalah sungai yang vital bagi Desa Dersono dan Desa Sendang. Makanya, sungai ini terlihat bersih dan asri karena menjadi sumber air dan habitat alami ikan air tawar yang bisa dimanfaatkan warga desa.   Yang menarik, di sungai ini sering diadakan lomba dayung setiap tahunnya. Lomba ini untuk senang-senang dan tertawa-tawa saja, bahkan banyak peserta yang ujung-ujungnya malah tercebur sungai dan bukannya berkonsentrasi untuk menaklukkan garis finish.
...more

6 Event Keren Buat Liburan di Indonesia Sampe Akhir Oktober 2023. Jangan Sampai Ketinggalan!

TripTrus.Com - Indonesia, negeri keren banget, gak hanya punya alam bagus, tapi juga budaya yang seru banget. Nah, biar makin banyak orang yang tahu, mereka sering bikin acara-acara keren di seluruh penjuru Indonesia. Mulai dari Sabang sampai Merauke, tiap bulan pasti ada yang asyik. Berdasarkan info dari Instagram, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dan sumber-sumber kece lainnya, ini dia 6 event wisata seru di Indonesia yang bakal berlangsung sampe Oktober 2023. Check it out, bro!       View this post on Instagram A post shared by KOMUNITAS SANGGAR SENI RAJA MUDA (@sanggar_tari_musik_raja_muda) 1. Festival Kataloka Di Maluku, tepatnya di Kabupaten Seram Bagian Timur, ada desa keren banget namanya Petuanan Negeri Kataloka. Tiap tahun, mereka bikin Festival Kataloka yang keren banget. Acaranya mulai tanggal 15 sampe 20 Oktober. Tujuannya simpel, mereka mau lestarikan budaya nenek moyang mereka. Bakal ada pawai keren, acara snorkeling, lomba seru, dan makan-makan rame-rame. Bakal asyik banget, deh! 2. Festival Gendang Melayu Di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, tanggal 17-23 Oktober, mereka bikin Festival Gendang Melayu. Acaranya ngeliat banget budaya Melayu. Ada konser musik gendang Melayu, pameran seni dari etnis-etnis di Sumatera Selatan, lomba nyanyi, dan bazar buat jualan produk lokal. Keren banget, bro! 3. Festival Pesona Raja Ampat Raja Ampat, si surga bawah laut di Papua Barat Daya. Nah, dari tanggal 18-23 Oktober 2023, mereka bakal ada Festival Pesona Raja Ampat dengan tema "Miracle Raja Ampat: Embrace Culture Preserve Nature." Ini acara bagus buat yang suka laut dan alam. Bisa diving, lihat pertunjukan seni tradisional, ikut perlombaan, dan beli oleh-oleh lokal. 4. Festival Tanjung Waka Gak kalah cantik dari Raja Ampat, Kabupaten Kepulauan Sula di Maluku Utara juga punya acara seru, Festival Tanjung Waka tanggal 21-24 Oktober. Mereka fokus banget buat lestarikan lingkungan dan budaya lokal. Ada tarian tradisional, kampanye pelestarian lingkungan, dan atraksi atraktif lainnya. Keren! [Baca juga : "Asyiknya Jalan-jalan Wisata Budaya, Cek Destinasi Keren Ini, Bro!"] 5. Likupang Tourism Festival Festival ini udah mulai dari Juli, tapi puncaknya bakal diadakan tanggal 26-28 Oktober di Minahasa Utara. Ada banyak acara seni, lomba, konser musik, pameran makanan lokal, dan juga hal-hal tentang pelestarian alam. Seru banget, bro! 6. Ubud Writers Festival Buat yang suka baca atau nulis, coba dateng ke Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) di Ubud, Bali tanggal 18-22 Oktober 2023. Acara ini udah jalan selama 20 tahun! Bakal ada lebih dari 150 penulis, pemikir, dan seniman dari berbagai negara. Bisa diskusi ide, ngeliat pertunjukan seni, dan masih banyak lagi. Mantap! Nah, itu dia 6 rekomendasi event wisata seru di Indonesia sampe akhir Oktober 2023. Gak usah bingung mau liburan ke mana, cukup dateng ke yang paling dekat dari rumah, ya! Gak bakal nyesel deh. Safe travels, bro! (Sumber Foto @spektakel.id) 
...more

Masjid Tertua Di Indonesia Yang Bikin Terasa Adem

TripTrus.Com - Kita tau Indo punya banyak masjid yang memikat, dari yang canggih modern sampe yang jadul banget, tapi punya arti sejarah gede buat Islam di sini.       View this post on Instagram A post shared by John Santosa (@johnsantosa) Yuk, langsung cek daftarnya: 1. Masjid Saka Tunggal Banyumas, 1288 Masjid pertama yang direkam sejarahnya di Indo ada di Maluku, nih. Masjid Saka Tunggal Banyumas, lahir tahun 1288. Bangunannya sederhana, ukuran 10x10 meter, pake bahan gaba-gaba alias pelepah sagu, dan atapnya dari rumbia. Masjid ini legendaris banget, jadi saksi sejarah Islam di Maluku, katanya di sana juga nyimpan Mushaf Alquran paling kuno di Indo. 2. Masjid Wapauwe Maluku, 1414 Di urutan kedua, ada Masjid Wapauwe di Maluku Timur, yang berdiri sejak 1414. Ukurannya sama kaya Masjid Saka Tunggal, pake bahan gaba-gaba dan atap rumbia. Juga jadi saksi perkembangan Islam di Maluku, lho! 3. Masjid Sunan Ampel, 1421 Masjid kuno dari Surabaya ini udah berdiri sejak 1421, jadi udah 602 tahun lamanya. Sunan Ampel, salah satu wali yang terkenal, jadi yang nginisiasi pembangunan masjid ini. Di belakang masjid, ada kompleks makam Sunan Ampel yang selalu rame pengunjung, khususnya pas Ramadhan. 4. Masjid Mantingan, 1481 Masjid yang satu ini ada di Desa Mantingan, Jepara. Dibangun tahun 1481, oleh Ratu Kalinyamat untuk mengenang suaminya, Sultan Hadiri yang meninggal gara-gara konflik. Luas kompleksnya sekitar 7 hektar, ada masjid, makam, sama museum. Masjid ini juga punya 114 relief di dindingnya, keren kan? 5. Masjid Kuno Bayan Beleq, Abad ke-15 Masjid kuno dari Lombok ini diperkirakan dibangun sekitar 500 tahun lalu. Lokasinya di Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Tapi, belum pasti siapa yang ngebangunnya. Ada yang bilang Syeh Gus Abdul Razak, ada juga yang ngomong Sunan Prapen yang bikin. 6. Masjid Agung Sang Cipta Rasa, 1498 Masjid tua yang satu ini juga punya nama lain, Masjid Agung Cirebon. Dibangun tahun 1498, jadi udah berdiri dari jaman Sunan Gunung Jati. Arsitekturnya kental banget nuansa Jawa dan Arab. Ada satu tiang utama yang katanya dibuat dari pecahan kayu kecil-kecil yang disatukan. Konon, itu lambang kegotong-royongan. [Baca juga : "Nih, 5 Pantai Keren Banget Di Likupang Yang Harus Dikunjungi!"] 7. Masjid Agung Demak, 1500-an Masjid legendaris ini didirikan di Demak pada 1500-an, oleh Raden Patah, sultan pertama Kesultanan Demak. Katanya, tempat pertemuan para Wali Songo. Ini masjid yang punya peran penting banget dalam sejarah Islam di Nusantara. 8. Masjid Sultan Suriansyah, 1525-1550 Masjid tua dari Kalimantan ini dibangun antara 1525-1550. Lokasinya di Banjarmasin, tepatnya di tepi Sungai Kuin. Sultan Suriansyah, yang jadi raja Banjar pertama yang masuk Islam, juga punya makam deket sini. 9. Masjid Menara Kudus , 1549 Masjid kuno lagi dari Kalimantan, didirikan sekitar 1549. Masjid ini juga deket Sungai Kuin di Banjarmasin. Ada makam Sultan Suriansyah juga di sekitar situ, lho. 10. Masjid Raya Baiturrahman, 1612 Masjid Raya Baiturrahman, atau dikenal juga sebagai Masjid Kesultanan Aceh, berdiri di Banda Aceh sejak 1612. Bangunannya udah dirombak ulang sama Belanda tahun 1879. Masjid ini jadi simbol keislaman, budaya, dan nasionalisme Aceh. Itulah deretan masjid-masjid kuno di Indonesia yang bikin adem iman! (Sumber Foto @fa_amelia) 
...more

Tren Pariwisata dan Kesiapan Indonesia sebagai Tuan Rumah KTT AIS Forum 2023

TripTrus.Com - Destructive Fishing Watch (DFW) bikin komentar soal Indo yang lagi siap-siap jadi host buat Konferensi KTT Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023. Mohamad Abdi Suhufan, yang juga jadi pengamat dan koordinator DFW, ngerasa kalau Indo dengan ngegelar KTT AIS Forum 2023 bakal jadi pelopor nangani masalah global yang ada hubungannya sama laut. Nah, kalau kita ngomongin wilayah Indo, menurut dia, Jakarta tuh punya potensi gede banget buat tumbuh dan jadi penyangga hidup buat orang pinggiran, terutama dengan pariwisata lautnya. "Kaya di Kepulauan Seribu, pariwisata lautnya bakal makin meletup," kata Abdi, katanya gitu deh, di Jakarta, Kamis (21/9/2023). Dia bilang, peluang berkembangnya pariwisata laut itu berdasarkan sumber daya alam yang ada, kayak rumah buat ikan-iakan, terumbu karang, mangrove, dan hewan-hewan langka yang dilindungi. Abdi ngomongin kalau pariwisata laut bisa tumbuh pesat kalo ada kerja sama kuat antara pemerintah dan masyarakat di pinggiran. Dia ngebentak juga nih, bahwa pemerintah sama swasta perlu dorong masyarakat biar jadi pemain utama yang bantu ekonomi biru di Jakarta. Supaya mereka bisa dapet untung besar dan kurangi risiko konflik. Lebih jauh lagi, menurut dia, masyarakat juga harus tingkatkan kemampuan dan kesadaran mereka soal wisata berkelanjutan, biar bisa jaga ekosistem laut biar nggak rusak dan tercemar. [Baca juga : "Tiga Trofi Keren! Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi Di World Leisure Award 2023"] Sementara itu, dia juga bilang yang perlu dilakuin adalah tingkatkan dan pastiin kalau infrastruktur dasar di wilayah pinggiran oke punya, kayak telekomunikasi, air bersih, sama listrik. Nah, buat yang belum tau, KTT AIS Forum 2023 bakal diadain di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, tanggal 11 Oktober 2023. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Indo ngomong kalau 51 negara kepulauan udah pasti bakal ikut acara keren ini. (Sumber Foto @samasamatrip) 
...more

6 Spot Snorkeling Keren Di Sekitar Bali

TripTrus.Com - Bali tuh nggak cuma surga di darat, tapi juga di bawah laut, bro. Selain pantai berpasir emas dan sawah hijau yang memanjakan mata, di bawah ombaknya ada dunia bawah laut yang bikin lo ngiler. Bayangin aja, lo bisa ngeliat ikan-ikan warna-warni, terumbu karang yang ngejreng, manta ray, sampai penyu laut yang kalem berenang.       View this post on Instagram A post shared by @_iiiiizzzz Jadi, siapin masker snorkel lo, pegang sirip renang, dan siap-siap terjun ke laut biru bareng Bryony Holland, traveler keren yang doyan snorkeling. 1. Gili Meno Gili Meno ini bener-bener tempat buat chill, bro. Pulau kecil ini super laid-back, cocok buat lo yang pengen santai di atas dan bawah air. Pantainya sepi, lo bisa langsung nyemplung ke laut yang tenang dan jernih buat lihat keindahan bawah lautnya. Di utara pulau, lo bisa ketemu sama 'Meno Wall', spot snorkeling yang bikin mimpi lo ketemu karakter 'Finding Nemo' jadi kenyataan! Penyu hawksbill sama leatherback lewat dengan santai, sementara stingray berwarna biru ngeluncur di antara karang-karang. 2. Tulamben Nah, Tulamben ini nggak cuma desa nelayan yang sepi di pesisir timur laut Bali, tapi juga rumah dari bangkai kapal USAT Liberty! Kapal ini tenggelam di tahun 1942 dan sekarang jadi tempat sembunyi keren buat terumbu karang dan ikan-ikan. Lo bisa snorkeling di atas bangkai kapal ini yang udah diselimuti karang berwarna-warni dan ikan-ikan aneh kayak frogfish, lionfish, sampai moray eel. Serius deh, lo bakal ngerasa kayak lagi di dunia lain! 3. Nusa Penida Nusa Penida ini gampang banget dicapai dari Bali. Di bawah permukaan lautnya yang bening, lo bakal nemuin parade ikan-ikan tropis yang nggak habis-habis. Salah satu spot keren di sini adalah Crystal Bay, di mana airnya bener-bener sejernih namanya. Coralnya subur, lengkap sama ikan-ikan neon, trigger fish, sampai penyu yang malas-malasan berenang. Kalau lo beruntung, lo bisa juga ngeliat manta ray yang super keren! 4. Padang Bai Padang Bai terkenal banget sama Blue Lagoon-nya, bro! Pantai kecil yang tersembunyi ini airnya anget dan super bening, cocok buat snorkeling santai. Karang-karangnya bertebaran di sekitar pantai, dengan ikan-ikan lucu kayak cuttlefish, moorish idol, dan kadang-kadang penyu hawksbill juga. Selain Blue Lagoon, ada juga Bias Tugal sama Jepun, tempat snorkeling lain yang nggak kalah keren dan jauh dari keramaian turis. [Baca juga : "Kapan Waktu Terbaik Buat Jalan-Jalan Berbagai Tempat Di Indonesia?"] 5. Amed Amed tuh kayak Bali versi jadul, desa nelayan yang tenang di pesisir timur laut. Lo bisa snorkeling langsung dari pantai, dan Jemeluk Bay adalah tempat paling kece di sini. Coral-coralnya ngejreng, lengkap sama ikan trevally, parrotfish, sampai lionfish. Buat lo yang doyan eksplorasi, ada bangkai kapal Jepang yang cuma 7 km dari Jemeluk. Kapalnya kecil dan nggak seramai Tulamben, jadi lo bisa nikmatin suasana snorkeling yang lebih tenang. 6. Pulau Menjangan Buat lo yang mau cari tempat snorkeling yang sepi dan alami, Pulau Menjangan jawabannya! Pulau kecil ini ada di barat laut Bali, bagian dari Taman Nasional Bali Barat. Airnya super jernih, penuh sama ikan tropis dan terumbu karang berwarna-warni. Lo bisa snorkeling sambil ngerasa kayak punya dunia bawah laut pribadi. Jadi, kalo lo lagi cari spot snorkeling yang nggak cuma indah tapi juga penuh petualangan, Bali dan sekitarnya punya semuanya. Dari ketenangan Gili Meno sampai sejarah misterius di Tulamben, setiap tempat kasih pengalaman yang beda-beda tapi tetap bikin lo terpana. Udah siap belum buat explore surga bawah laut Bali yang nggak ada duanya ini? Jangan lupa bawa gear snorkeling lo dan siap-siap buat dapetin pengalaman seru yang nggak bakal lo lupain! (Sumber Foto @francesco_ansaloni) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...