TRIPTRUS - Berlibur dengan batita bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Apalagi jika Ibu telah menyiapkan segalanya dengan baik. Tapi bagaimana agar liburan jadi lebih menyenangkan?
Banyak hal yang perlu disiapkan ketika akan berlibur dengan si Kecil. Dari mulai menentukan tempat tujuan berlibur, mengecek penginapan, transportasi dan berbagai hal penting lainnya. Tapi tentu saja hal terpenting yang perlu Ibu persiapkan adalah mental Ibu dan Ayah siap untuk membawa si Kecil menikmati waktu liburan.Persiapkan rencana berlibur sejak jauh hari. Sehingga Ibu dan Ayah bisa membuat jadwal liburan dengan matang. Ketika berlibur dengan anak usia 12-24 bulan, Ibu bisa membawanya pergi ke berbagai tempat yang dapat menambah wawasannya, misalnya ke kebun binatang atau pantai. Ingat bahwa Ibu membawa si Kecil jalan-jalan, sehingga jangan sampai ia tertidur atau kelelahan mengikuti jadwal liburan. Pastikan untuk mengecek jarak tempat wisata atau lokasinya, agar si Kecil tidak bosan dalam perjalanan.Kerjasama antara Ibu dan Ayah selama berlibur juga sangat penting. Pastikan Ibu membagi tugas menggendong, menyiapkan makanan, memandikan anak, dan lainnyaApa saja yang harus disiapkan?Keuntungan traveling dengan batita adalah ia sudah bisa mengonsumsi makanan orang dewasa, sehingga Ibu tidak perlu repot menyiapkan makanan untuknya. Dengan demikian, Ibu tidak perlu membawa seluruh peralatan makan si Kecil. Sebaiknya setiap akan pergi ke restoran, cek menu terlebih dahulu, pastikan ada menu makanan yang bisa disantap si Kecil.
Apa saja yang harus disiapkan jika bepergian dengan menggunakan mobil, kereta api atau pesawat terbang bersama batita? Simak tip berikut:
Traveling dengan pesawat terbang :- Bawa makanan kecil, minuman atau permen untuk bekal di pesawat. Permen/minuman dapat diberikan pada saat take off dan landing untuk mengurangi tekanan udara. - Siapkan ear plug agar telinganya tidak sakit saat mengalami tekanan udara di kabin.- Bawa mainan favoritnya. Beberapa penerbangan selalu menyediakangoody-bag untuk anak kecil. Namun ada baiknya Ibu menyiapkan mainan favorit untuk membuatnya sibuk.- Siapkan tas khusus untuk keperluan si Kecil, agar Ibu tidak repot.-Jika bepergian ke luar negeri, pastikan si Kecil telah mendapatkan imunisasi standarnya.
-Bawa stroller yang ringan dan baby sling (gendongan bayi) agar tidak merepotkan Ibu.
- Pastikan Ibu telah mengecek cuaca di tempat tujuan.Traveling dengan mobil/ kendaraan di darat- Jika bepergian dengan mobil, pastikan untuk berhenti setelah 2 jam untuk pergi ke toilet, memberi makan dan mengajak si Kecil untuk bermain sebentar.- Jika memungkinkan, sebaiknya perjalanan dilakukan menjelang waktu tidurnya agar ia tidak rewel atau kelelahan.- Siapkan tas berisi mainan favoritnya. Berikan mainan satu demi satu agar ia tidak bosan.- Siapkan CD lagu kesukaannya, jangan ragu untuk menyanyikan lagu tersebut agar ia tidak bosan.- Siapkan bantal kecil dan selimut kecil.- Jika bepergian dengan mobil, siapkan car seat.- Jika pergi dengan kereta, pastikan Ibu membawa tas perlengkapan si Kecil yang berisi makanan, popok, tisu basah, dan lainnya.Daftar barang untuk dibawa saat berlibur:- Jaket- Sepatu dan kaus kaki- Piyama- Selimut kecil- Topi- Popok- Krim popok- Obat-obatan- Tabir surya- Celemek makan- Mainan- Botol minum- 1 set peralatan makan- Sabun pencuci alat makan- CemilanJaga kesehatan tubuh si Kecil dengan asupan Nutrisi. Nutrisi adalah zat dalam makanan yang dibutuhkan organisme.
Klik di sini untuk informasi menariknya.
Sumber: Artikel nutriclub.co.id Foto wisatain.com
...moreTripTrus.Com - Pemerintah Indo udah setujuin 27 hari libur nasional dan cuti bersama di tahun 2024, geng! Cek jadwal liburmu, siapa tau bisa ngejalanin solo trip atau kumpul-kumpul sama bestie! Ada 17 hari libur nasional dan 10 hari cuti bersama nih. Masa yang pas buat merencanakan petualangan ke tempat baru.
View this post on Instagram
A post shared by Hendra Bangkit Pramana๐ฎ๐ฉ (@hendraar)
Keputusan ini diumumin lewat Keputusan Bersama No. 855/2023, No. 3/2023, dan No. 4/2023. Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja, dan Menteri PANRB udah tanda tanganin keputusan ini di Jakarta. Mereka bilang, ini jadi pedoman buat instansi pemerintah dan swasta buat atur hari libur dan cuti bersama tahun 2024.
Waktunya libur nasional 2024 juga oke banget buat ngejalin silaturahmi sama keluarga yang beda provinsi sambil jalan-jalan.
[Baca juga : "5 Event Seru Dari November Sampe Desember Bikin Gebrakan Di Tangerang"]
Jadi, catet tanggalnya, guys:
Libur Nasional Tahun 2024:
Januari: 1 Januari (Tahun Baru 2024)
Februari: 8 Februari (Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW), 10 Februari (Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili)
Maret: 11 Maret (Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946), 29 Maret (Wafat Isa Al Masih) dan 31 Maret (Hari Paskah)
April: 10-11 April (Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah)
Mei: 1 Mei (Hari Buruh Internasional) 9 Mei (Kenaikan Isa Al Masih) dan 23 Mei (Hari Raya Waisak 2568 BE)
Juni: 1 Juni (Hari Lahir Pancasila), 17 Juni (Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah)
Juli: 7 Juli (Tahun Baru Islam 1446 Hijriah)
Agustus: 17 Agustus (Hari Kemerdekaan Republik Indonesia)
September: 16 September (Maulid Nabi Muhammad SAW)
Desember: 25 Desember (Hari Raya Natal)
Libur Cuti Bersama 2024:
Februari: 9 Februari (Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili)
Maret: 12 Maret (Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946)
April: 8, 9, 12, 15 April (Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah)
Mei: 10 Mei (Kenaikan Isa Al Masih) dan 24 Mei (Hari Raya Waisak)
Juni: 18 Juni (Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah)
Desember: 26 Desember (Hari Raya Natal)
Ayuk, mulai rencanakan perjalanan kalian sekarang, teman-teman! Biar nggak kelewatan kesempatan liburan panjang ini. Semoga perjalanan kalian menyenangkan dan aman! ๐ดโ๏ธ (Sumber Foto @hkusmanto)
...moreTripTrus.Com - Ada lima acara keren yang bakal menggelegar dari sekarang sampe Desember akhir di Kota Tangerang, guys! Infonya, nih!
View this post on Instagram
A post shared by KOTRET (@komunitastamanpotret)
Banyak acara seru yang bakal bikin gempar dunia pariwisata, keagamaan, dan olahraga di kota ini. Ada lima acara keren yang pastinya bikin Kota Tangerang makin asik. Nah, buat kalian yang di sini, diharap mampir dan ikutan ramein setiap acaranya. Bos Disbudpar, Rizal Ridolloh, ngomong kalo empat acara ini diharapkan bisa nambahin pundi-pundi ekonomi dan wisata di Kota Tangerang, lho. Gak cuma itu, diharapkan juga bisa nambahin jumlah pengunjung yang datang ke Kota Tangerang.
Dia juga ngebocorin kalo semua acara ini bisa dihadiri semua orang, alias terbuka untuk umum dan gratis! Buat warga Kota Tangerang dan yang di luar kota, jangan lupa dateng ya, bawa keluarga, teman, sahabat, atau pacar biar makin rame!
[Baca juga : "Event Pariwisata Sulawesi Selatan Di Desember 2023"]
Oke, ini dia empat acara keren yang bakal digelar di Kota Tangerang:
Festival Cisadane: 22-26 November di Bantaran Sungai Cisadane. Ada seni, budaya, kuliner, sampe olahraga.
Kejuaraan Jantung Sehat Tingkat Nasional: 2-3 Desember di GOR Dimyati Kecamatan Tangerang. Pesertanya dari seluruh Indonesia, loh!
Kejurnas Panjat Tebing: 14-17 Desember di Tangerang City Sport Climbing Center. Bakal ada atlet panjat tebing top dari seluruh Indonesia.
Cullinary Day: Desember 2023 di Taman Elektrik. Kuliner khas Kota Tangerang nongol semua, guys!
Kejurnas Balap Motor: Desember 2023 di Selapajang. Pembalap motor keren dari seluruh Indonesia bakal ngegas di sini.
Buat yang mau dateng, cari info lebih lanjut di sosial media resmi Pemkot Tangerang, misalnya @tangerangkota, @tangerangtv, atau @humas_kota_tangerang. Kabarnya, bisa aja nih acara makin nambah. Kalo ada yang baru, pasti diumumin terus, jadi stay tuned aja terus, guys. (Sumber Foto @tempo.co)
...moreTripTrus.Com - Indonesia, negeri keren banget, gak hanya punya alam bagus, tapi juga budaya yang seru banget. Nah, biar makin banyak orang yang tahu, mereka sering bikin acara-acara keren di seluruh penjuru Indonesia. Mulai dari Sabang sampai Merauke, tiap bulan pasti ada yang asyik. Berdasarkan info dari Instagram, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dan sumber-sumber kece lainnya, ini dia 6 event wisata seru di Indonesia yang bakal berlangsung sampe Oktober 2023. Check it out, bro!
View this post on Instagram
A post shared by KOMUNITAS SANGGAR SENI RAJA MUDA (@sanggar_tari_musik_raja_muda)
1. Festival Kataloka
Di Maluku, tepatnya di Kabupaten Seram Bagian Timur, ada desa keren banget namanya Petuanan Negeri Kataloka. Tiap tahun, mereka bikin Festival Kataloka yang keren banget. Acaranya mulai tanggal 15 sampe 20 Oktober. Tujuannya simpel, mereka mau lestarikan budaya nenek moyang mereka. Bakal ada pawai keren, acara snorkeling, lomba seru, dan makan-makan rame-rame. Bakal asyik banget, deh!
2. Festival Gendang Melayu
Di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, tanggal 17-23 Oktober, mereka bikin Festival Gendang Melayu. Acaranya ngeliat banget budaya Melayu. Ada konser musik gendang Melayu, pameran seni dari etnis-etnis di Sumatera Selatan, lomba nyanyi, dan bazar buat jualan produk lokal. Keren banget, bro!
3. Festival Pesona Raja Ampat
Raja Ampat, si surga bawah laut di Papua Barat Daya. Nah, dari tanggal 18-23 Oktober 2023, mereka bakal ada Festival Pesona Raja Ampat dengan tema "Miracle Raja Ampat: Embrace Culture Preserve Nature." Ini acara bagus buat yang suka laut dan alam. Bisa diving, lihat pertunjukan seni tradisional, ikut perlombaan, dan beli oleh-oleh lokal.
4. Festival Tanjung Waka
Gak kalah cantik dari Raja Ampat, Kabupaten Kepulauan Sula di Maluku Utara juga punya acara seru, Festival Tanjung Waka tanggal 21-24 Oktober. Mereka fokus banget buat lestarikan lingkungan dan budaya lokal. Ada tarian tradisional, kampanye pelestarian lingkungan, dan atraksi atraktif lainnya. Keren!
[Baca juga : "Asyiknya Jalan-jalan Wisata Budaya, Cek Destinasi Keren Ini, Bro!"]
5. Likupang Tourism Festival
Festival ini udah mulai dari Juli, tapi puncaknya bakal diadakan tanggal 26-28 Oktober di Minahasa Utara. Ada banyak acara seni, lomba, konser musik, pameran makanan lokal, dan juga hal-hal tentang pelestarian alam. Seru banget, bro!
6. Ubud Writers Festival
Buat yang suka baca atau nulis, coba dateng ke Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) di Ubud, Bali tanggal 18-22 Oktober 2023. Acara ini udah jalan selama 20 tahun! Bakal ada lebih dari 150 penulis, pemikir, dan seniman dari berbagai negara. Bisa diskusi ide, ngeliat pertunjukan seni, dan masih banyak lagi. Mantap!
Nah, itu dia 6 rekomendasi event wisata seru di Indonesia sampe akhir Oktober 2023. Gak usah bingung mau liburan ke mana, cukup dateng ke yang paling dekat dari rumah, ya! Gak bakal nyesel deh. Safe travels, bro! (Sumber Foto @spektakel.id)
...moreTripTrus.Com - Setelah mengalami vakum selama dua tahun akibat pandemi COVID-19, Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng akan menggelar kembali Lovina Festival. Festival Lovina rencananya akan digelar pada bulan Juli 2023.
Hal ini memberikan harapan baru bagi pelaku pariwisata dan UKM di Buleleng. Lovina Festival memiliki daya tarik yang besar bagi wisatawan mancanegara maupun domestik. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait persiapan festival yang akan berlangsung di Pantai Lovina.
View this post on Instagram
A post shared by Anjar Tri Astuti (@triastutianjar)
"Kami telah mendorong komunitas seni dan para pelaku industri pariwisata di kawasan Lovina untuk bersama-sama menyelenggarakan Lovina Festival yang pertama kali setelah pandemi COVID-19," ujar Kepala Dispar Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, pada Kamis (20/4/2023).
Dalam menentukan waktu penyelenggaraan, Dody mempertimbangkan periode high season pada bulan Juli. High season diharapkan dapat menarik minat sebanyak mungkin dari wisatawan mancanegara.
Selama tiga hari, wisatawan dapat menikmati Lovina Festival yang menampilkan pertunjukan seni dan budaya serta kuliner khas Buleleng. Festival ini akan lebih mengutamakan perkembangan sektor seni dan budaya serta ekonomi kreatif. "Dalam penyelenggaraan Lovina Festival tahun ini, akan diadopsi banyak ide dan gagasan baru," jelasnya.
[Baca juga : "Pengaruh Pertandingan FIFA Matchday Indonesia Vs Argentina Terhadap Pariwisata Menurut Sandiaga"]
Event ini juga menjadi momentum untuk memulihkan sektor pariwisata di kawasan Lovina. Melalui Lovina Festival, Dispar Buleleng akan menunjukkan bahwa Lovina sebagai kawasan wisata memiliki beragam talenta seni dan budaya yang khas.
"Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan seni dan budaya kepada para tamu wisatawan yang akan menjadikan Lovina Festival sebagai agenda tetap setiap tahun, sehingga mereka dapat kembali pada periode high season berikutnya, bahkan mengajak keluarga dan kerabat mereka untuk datang ke sini," tambahnya. (Sumber Foto @cityzens_reports)
...moreTripTrus.Com - Jawa Timur (Jatim) lagi-lagi unjuk gigi nih di dunia pariwisata! Tahun ini, Jatim jadi provinsi paling banyak nyumbang festival di Karisma Event Nusantara (KEN) 2025, total ada 11 festival yang lolos kurasi Kementerian Pariwisata. Gokil! ๐ฅ
View this post on Instagram
A post shared by Chandra Performing Art School (@chandraperformingartschool)
Nah, ini dia daftar festival kece yang bakal bikin pariwisata Jatim makin bersinar: ๐ญ Ngawi Batik Fashion ๐ฆ Festival Nasional Reog Ponorogo & Grebeg Suro ๐ฅ Festival Musik Tong-Tong Sumenep ๐ญ Segoro Topeng Kaliwungu Lumajang ๐ Festival Ronthek Pacitan ๐๏ธ Eksotika Bromo ๐ญ Banyuwangi Ethno Carnival ๐ Festival Gandrung Sewu Banyuwangi ๐ Tong Tong Night Market Malang ๐ฒ Festival Rujak Uleg Surabaya ๐ Jember Fashion Carnaval
[Baca juga : "Jabar Makin Kece! 3 Event Keren Masuk Karisma Event Nusantara 2025"]
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, bangga banget nih sama pencapaian ini. Gimana nggak? Jatim udah tiga tahun berturut-turut jadi penyumbang festival terbanyak di KEN! "Alhamdulillah, ini prestasi yang harus kita syukuri. Ini bukti kalau Jatim terus berkembang dan punya peran besar buat industri pariwisata Indonesia," kata Khofifah, Senin (24/2/2025).
Bukan cuma banyak festival, Jember Fashion Carnaval juga masuk Top 10 KEN 2025! Udah pada tahu dong, ini salah satu karnaval mode terbesar di dunia? Nggak cuma soal fashion, tapi juga menggabungkan budaya, seni, dan pariwisata.
Selain itu, festival-festival ini diprediksi bakal ngebantu ekonomi lokal karena bisa narik wisatawan lokal maupun mancanegara. Tahun 2024 aja kunjungan turis asing tertinggi dalam 5 tahun! Tahun depan, siapa tahu lebih gila lagi?
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim juga gaspol buat terus dukung festival daerah. Kepala dinasnya, Evy Afianasari, bilang kalau mereka bakal all out supaya event-event ini makin berkembang dan dikenal lebih luas. "Kami berkomitmen buat promosiin festival ini biar makin dikenal dan bawa dampak positif buat masyarakat, sekaligus memperkenalkan Jatim sebagai destinasi wisata kelas dunia!" katanya. Jatim makin di depan nih urusan wisata! Lo udah siap belum buat nonton langsung festival-festival kece ini? ๐โจ (Sumber Foto @banyuwangiethnocarnival.id)
...moreTripTrus.Com - Bro-sis traveler! Pernah kepikiran gak, escape dari hectic-nya kota tapi tetep dapet ilmu dan pengalaman yang bikin lo mikir? Nah, trip ke Kepulauan Seribu—khususnya ke Pulau Kelor, Cipir, dan Onrust—ini bisa jadi jawaban lo.
View this post on Instagram
A post shared by Agus Hamonangan (@agushamonangan)
Tapi jangan bayangin yang biasa-biasa aja, bro sis! Ini bukan cuma pantai-pantai cakep, tapi tempat-tempat ini tuh literally museum terbuka yang nyimpen kisah-kisah Batavia dari zaman penjajahan sampe tragedi kemanusiaan. Lo bakal nemuin sejarah VOC, penjara Jepang, karantina haji, bahkan horor mistis yang bikin bulu kuduk merinding tapi tetap nagih. Penasaran? Sikat terus, kita mulai dari yang kecil tapi bulet—Pulau Kelor!
1. Pulau Kelor: Kecil-Kecil Nyimpen Horor
Lo ngira pulau kecil itu minim cerita? Salah besar, bro sis! Pulau Kelor tuh kayak kapsul waktu yang dikemas dalam benteng Martello yang bulet dan menjulang 9 meter, dibangun Belanda buat jagain jalur laut mereka. Bentengnya sendiri punya aura vintage eerie, cocok buat lo yang suka spot foto creepy aesthetic. Di sekitar sini juga pernah jadi area pemakaman Belanda–pribumi, walaupun nisannya udah ngilang, tapi lo masih bisa liat pecahan tulang dan karang yang nyempil di pasir. Suasananya bikin lo berasa kayak time traveler, nyium aroma laut sambil dengerin suara burung—damai tapi juga sendu. Saran gue: buka playlist lo pake instrumental misterius, biar vibesnya makin kerasa.
2. Pulau Cipir: Instagramable, Tapi Sejarahnya Bikin Mikir
Begitu lo nyampe di Pulau Cipir, kesan pertama pasti: “wah, cakep juga ya!”—pasir putih, pepohonan, dan vibes chill kayak resort murah tapi classy. Tapi tunggu dulu, Cipir punya cerita kelam yang gak kalah intens. Dulu sekitar tahun 1911, tempat ini jadi rumah sakit karantina buat jamaah haji. Bangunannya sekarang udah jadi reruntuhan berlorong yang rada spooky, kayak museum horror tapi beneran. Masuk ke dalam lorong-lorongnya, lo bisa ngebayangin perjuangan orang-orang zaman dulu lawan penyakit sambil nunggu waktu ke tanah suci. Di balik dinding kusam dan tembok retak, ada napas sejarah yang diem-diem nyentil hati. Buat lo yang jiwanya mellow dan mikir dalem, Cipir ini bukan cuma tempat healing tapi juga tempat refleksi.
[Baca juga : "Pensiun Rasa Liburan? Nih 7 Kota Healing Buat Lo Yang Mau Slow Living Tapi Tetep Gaul!"]
3. Pulau Onrust: Ramai di Masa Lalu, Sepi yang Penuh Cerita
Pulau Onrust tuh ibaratnya pulau yang hidupnya hectic banget di masa lalu. Dari VOC, Inggris, Jepang, sampe kisah pemberontakan, semua numpuk di satu titik. Namanya aja udah “Onrust” alias gak pernah istirahat. Tahun 1613, VOC udah mulai ngebangun galangan kapal di sini—ada dock, gudang rempah, benteng lima bastion. Bahkan James Cook pun sempet mampir! Lanjut ke era Jepang, jadi penjara dan karantina. Pas era Kartosuwiryo, dijadiin tempat kurungan juga. Sekarang, lo bisa keliling lihat pondasi batu bata, museum kecil, sampe—kalau berani—ngejar kisah mistis soal Maria van de Velde yang katanya suka muncul malem-malem. Serem tapi seru, bro sis! Lo bisa ngerasa lo lagi main film indie sejarah–thriller gitu.
Nah bro-sis traveler, trip virtual kita udah kelar nih, tapi vibes dan pelajaran dari Pulau Kelor, Cipir, dan Onrust masih nempel banget di kepala. Tiga pulau, tiga rasa: dari adventure vibes, sejarah kolonial, sampe horor mistis—semuanya ada. Ini bukan cuma jalan-jalan, tapi perjalanan jiwa dan pikiran. Jadi kapan nih kita beneran gas? Lo tinggal siapin OOTD yang vintage, kamera buat ngabadin vibe spooky nan estetik, plus mental yang siap buat menelusuri masa lalu. Remember bro-sis, jangan cuma jadi turis yang sekedar lewat—jadilah explorer sejati yang nyelam sampe ke akar cerita tiap pulau. Let's go ngabluurrr beneran, yuk! (Sumber Foto @tchua86)
...moreTripTrus.Com - Nagari Harau di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, akan menyelenggarakan Festival Seni & Budaya Pasa Harau selama tiga hari dari 13-15 Juli 2018.
Nama "pasa" dalam Festival Seni & Budaya Pasa Harau berasal dari bahasa daerah Minangkabau yang berarti pasar. Festival ini akan menampilkan pentas seni, permainan tradisional dan olahraga, seperti pacu jawi, pacu itik, silek lancah dan minum 1001 Kopi Kawa, upacara adat, pameran kuliner dan pameran kerajinan tangan.
Kindly inform all of you we will have spectacular event on July, 13th to 15th 2018, these traditions of the Minangkabau will be presented at the Pasa Harau Art & Cultural Festival, the will be centered at the beautiful Harau Valley in Limo puluah koto Regency. Located about an hour’s drive from Bukittinggi city. The Harau Valley dubbed the Yosemite of Indonesia, has green rice fields hemmed in by huge granite rocks. Where refreshing waterfalls tumble down to irrigate the fields!!! โคโคโคโค Check it out and DON'T MISS IT!!!!! https://pasaharau.com/ Are you ready to find another heaven in Indonesia? Come on! #indonesia #pasaharau #pasaharauartandculturefestival #minangkabau #westsumatera #limopuluahkota #limapuluhkota #art #culture #wonderfulindonesia #pesonaindonesia #ayokeindonesia #welcometoindonesia #travelling #event #duniamenujuharau #roadtopasaharau2018 #beautifuldestinations
A post shared by siska oktaviani (@chu8y) onApr 10, 2018 at 2:17am PDT
"Sepanjang perayaan tiga hari tersebut, kami menargetkan bisa menerima 5.000 pengunjung, termasuk turis asing," kata direktur festival Dede Pramayoza.
Selain itu, pengunjung festival juga bisa berharap dapat menikmati pengalaman hidup nyata di Lembah Harau. Wisatawan akan tinggal di rumah-rumah lokal dan berinteraksi langsung dengan penduduk setempat di Lembah Harau. Mereka juga bisa ikut serta dalam workshop Seni Pertunjukan yang akan diadakan selama festival berlangsung.
Sementara itu, Menteri Pariwisata, Arief Yahya juga menyampaikan antusiasmenya untuk Festival Seni & Budaya Pasa Harau 2017. Dengan menarik partisipasi wisatawan internasional, acara ini dapat terus mendorong Lembah Harau di Sumatera Barat sebagai tujuan dunia. "Melalui festival ini, Kebanggaan Lembah Harau akan menyebar ke berbagai belahan dunia. Selamat datang di tanah orang Minangkabau!" Kata Menteri Arief Yahya. (Sumber: Artikel pedomanwisata.com, Foto republika.com)
...moreTripTrus.Com - Gunung Bromo merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Terkenal dengan kaldera atau lautan pasir dan kawah yang sangat eksotis, serta pemandangan matahari terbit (Bromo Sunrise Tour) yang sangat indah.
Kawasan Wisata Bromo terletak pada ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut, dan di himpit oleh empat kabupaten bagian dari pemerintahan Pripinsi Jawa Timur yakni Kabupaten Malang, Probolinggo, Pasuruan, dan Lumajang. Berikut ini mimin akan membahas mengenai 7 fakta unik dan menarik tentang gunung Bromo yang mungkin belum kalian ketahui.
1. Sejarah Terbentuknya Gunung BromoMenurut sejarah, terbentuknya Gunung Bromo dan lautan pasir berawal dari dua gunung yang saling berhimpitan satu sama lain. Gunung Tengger (4.000 m dpl) yang merupakan gunung terbesar dan tertinggi pada waktu itu. Kemudian terjadi sebuah letusan kecil, materi vulkanik terlempar ke tenggara sehingga membentuk lembah besar dan dalam.Kemudian terjadi letusan dahsyat yang menciptakan kaldera dengan diameter lebih dari 8 km. Karena dalamnya kaldera, materi vulkanik letusan gunung tersebut tertumpuk di dalam dan sekarang menjadi lautan pasir dan di duga dulu kala pernah terisi oleh air.Aktivitas lanjutan dari letusan gunung tersebut memunculkan lorong magma ditengah kaldera sehingga muncul gunung - gunung baru antara lain Lautan pasir, Gunung Widodaren, Gunung watangan, Gunung Kursi, Gunung Batok dan Gunung Bromo. 2. Komplek Pegunungan Tengger
Gunung Bromo merupakan salah satu gunung yang berada di Komplek Pegunungan Tengger. Pada hamparan pasir yang sangat luas (Laut Pasir) dengan gunung-gunung di tengahnya yaitu: G. Bromo (2.392 m dpl), G. Batok ( 2.440 m dpl), G. Widodaren (2.614 m dpl), G. Watangan (2.601 m dpl) dan G. kursi (2.581 m dpl).
Dinding kaldera yang mengelilingi laut pasir sangat terjal dengan kemiringan ±60-80 derajat dan tinggi berkisar antara 200-600 meter. Di keliling kaldera Tengger terdapat beberapa gunung diantaranya adalah G. Penanjakan (2.770 m dpl.), G. Cemorolawang, G. Lingker (2.278m dpl.), G. Pundak Lembu (2.635 m dpl.), G. Jantur (2.705 m dpl.),G. Ider-ider (2.527 m dpl.) serta G. Mungal (2.480 m dpl.).
3. Menikmati Matahari Terbit
Salah satu keindahan yang paling menarik dan di tunggu di atas Gunung Bromo adalah Matahari terbit. Gumpalan awan yang menutup langit perlahan - lahan tembusoleh bola putih kekuning - kuningan. Cahaya merah merona diufuk timur perlahan - lahan timbulah temberang yang kian membesar hingga membentuk setengah lingkaran sang surya yang merah menyala.
Berangsur - angsur warnanya berubah menjadi keemasan. Udara sekitar yang mulanya sejuk mulai menerang. Mulailah suaau hari dan kehidupan yang baru. Semuanya mengingatkan kita akan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Kecuali di puncak Bromo, keindahan matahari terbit bisa di lihat di Puncak Pananjakan. 4. Upacara Kasada Gung Bromo
Pada tanggal 14 dan 15 bulan 12 (tahun Jawa) atau bulan Desember/Januari (tahun Masehi) diadakan upacara Kasada. Dalam upacara ini dikorbankan sebagian hasil sawah, ladang dan ternak masyarakat sekitar dengan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain Upacara Kasodo juga di kenal Upacara Karo Dan Ayak-ayak.
5. Perjalanan Menuju Gunung Bromo
Bila dari arah Probolinggo, kita naik bis menuju Sukapura, kemudian kita terus ke Ngadisari. Dari Ngadisari naik kuda atau berjalan kaki menuju Cemoro lawang ± 3 km. Di Cemoro lawang kita dapat bermalam di hotel atau losmen. Besok paginya kita dapat melanjutkan perjalanan ke kawah Gunung Bromo, yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki atau naik kuda yang disewakan oleh masyarakat setempat.6. Sejarah letusan Gunung BromoSelama abad ke-20 gunung yang terkenal sebagai tempat wisata menarik itu meletus sebanyak tiga kali, dengan jarak waktu yang teratur, yaitu 30 tahun. Letusan terbesar terjadi 1974, sedangkan letusan terakhir terjadi pada 2004. Sejarah letusan Bromo: 2004, 2001, 1995, 1984, 1983, 1980, 1972, 1956, 1955, 1950, 1948, 1040, 1939, 1935, 1930, 1929, 1928, 1922, 1921, 1915, 1916, 1910, 1909, 1907, 1908, 1907, 1906, 1907, 1896, 1893, 1890, 1888, 1886, 1887, 1886, 1885, 1886, 1885, 1877, 1867, 1868, 1866, 1865, 1865, 1860, 1859, 1858, 1858, 1857, 1856, 1844, 1843, 1843, 1835, 1830, 1830, 1829, 1825, 1822, 1823, 1820, 1815, 1804, 1775, dan 1767.Gunung Bromo ini merupakan anugrah tuhan yang diturunkan di indonesia, sungguh harus disyukuri akan keindahan alamnya di Bromo ini. (Sumber: Artikel awas-aja.com Foto javafantastictrip.com)
...more