TripTrus.Com - Subang memiliki potensi daya tarik yang tidak kalah dari Bandung maupun Lembang. Kabupaten di sisi utara Bandung ini menawarkan destinasi yang lengkap mulai dari gunung hingga pantai. Dengan kekayaan potensi alamnya tersebut, akan ada banyak destinasi wisata Subang yang mungkin akan menjadi tren wisata selanjutnya.
Nah berikut ini adalah 6 rekomendasi tempat wisata Subang terbaik yang bisa kamu jadikan referensi destinasi selama liburan.
1. Bukit Pamoyanan
View this post on Instagram
A post shared by 🇷❙⭕ & 🇷❙🇺 P░e░n░d░a░k░i░ C░i░l░i░k (@rioriuadventure)
Mencari tempat camping yang asyik untuk menikmati sunrise di Subang? Bukit Pamoyan bisa jadi pilihan. Dari atas bukit ini kamu bisa menikmati panorama matahari terbit lengkap dengan lautan awan yang apik. Dengan keindahan tersebut tidak heran jika setiap sore mulai banyak tenda yang berdiri memenuhi kawasan puncak. Sambil bersantai di dalam tenda, kamu bisa menikmati pemandangan malam bertabur bintang dan matahari terbit saat fajar tiba. Tiket masuk kawasan bukit ini juga tidak terlalu mahal, hanya sekitar Rp5.000,00 per orang.
2. Curug Cileat
View this post on Instagram
A post shared by Iman (@_kopites_man)
Tersembunyi di balik hutan dan persawahan, pesona keasrian dari Curug Cileat ini benar-benar sangat terjaga seperti Air Terjun Grojogan Sewu. Tingginya yang mencapai 100 meter lebih ini membuat objek wisata ini menjadi air terjun tertinggi di Subang. Bahkan saking tingginya, dari jauh kamu sudah bisa merasakan segarnya hembusan embun air terjun yang terbang tertiup angin. Untuk menuju kawasan air terjun ini, kamu harus melewati jalan panjang menyusuri sungai dan hutan.
Lelah selama perjalanan akan langsung terbayarkan saat sudah tiba di lokasi karena pemandangannya sangat menawan. Alamat persis dari air terjun ini berada di daerah Cibogo, Cupunagara, Gardusayang, Cisalak, Subang. Tempat ini buka selama 24 jam namun waktu terbaik berkunjung tentu saja saat pagi hari.
3. Pantai Cirewang Indah
View this post on Instagram
A post shared by SUBANG INFO (@subang.info)
Berlokasi di desa Pangarengan, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pantai Cirewang Indah yang diresmikan pada tahun 2013 silam adalah pantai dengan tanah timbul yang saat ini luasnya sekitar 500 meter persegi. Pantai ini dikenal dengan pohon-pohon bakau yang mencegah abrasi. Salah satu destinasi wisata di Subang ini tak hanya menawarkan pemandangan laut lepas, tapi juga Teluk Sidaon di mana terdapat banyak kepiting. Tak heran, penduduk sekitar sering memancing di teluk tersebut. Untuk berjalan-jalan di sekitar pantai ini tidak dikenakan biaya, namun jika kamu ingin menaiki perahu maka harga sewanya adalah Rp15.000.
4. Kebun Teh Ciater
View this post on Instagram
A post shared by Arif Tesgi (@semuakegemaran)
Untuk kamu yang suka berburu sunrise, jangan lewatkan destinasi wisata di Subang yang satu ini: Kebun Teh Ciater. Kebun teh ini tidak memiliki jam operasional sehingga kamu bisa berkemah di tempat yang disediakan di kawasan kebun teh atau stand by mulai pukul 04.00 WIB untuk “mengejar” matahari terbit. Setelah menikmati hangatnya mentari dengan semilir angin perkebunan yang sejuk, kamu bisa mengelilingi perkebunan dan mengunjungi pabrik teh untuk melihat langsung proses pengolahan daun teh. Biaya masuk kawasan ini terjangkau yaitu Rp5.000 per orang.
5. Curug Sadim
View this post on Instagram
A post shared by Kota Subang (@kotasubang)
Curug cantik yang wajib kamu kunjungi di Subang adalah Curug Sadim. Keindahan dari air terjun setinggi 10 meter ini tidak jauh berbeda dengan salah satu tempat wisata Kuningan terkenal, Curug Putri Palutungan.
Air terjun ini mempunyai kolam-kolam kecil di sepanjang aliran sungainya yang bisa kamu jadikan tempat bermain air. Tempat ini juga menyediakan area camping yang nyaman dengan suasana sejuk khas perkebunan teh.
Tempat tujuan wisata dengan tiket masuk yang sangat terjangkau ini menjadi salah satu lokasi favorit warga Subang dan sekitarnya untuk piknik. Jika tidak mau camping, kamu hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp12.5000,00 saja.
Lokasi curug sadim ini sendiri berada di daerah Cicadas, Sagalaherang, Subang. Kamu bisa mengunjungi curug Sadim antara pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap harinya.
[Baca juga : "6 Destinasi Wisata Lampung Barat Paling Hits Untuk Dikunjungi"]
6. Desa Wisata Cibuluh Subang
View this post on Instagram
A post shared by GenPI Subang (@genpisubang)
Di Kabupaten Subang terdapat sebuah desa yang memiliki panorama dan fasilitas yang amat lengkap layaknya surga yang tersembunyi. Desa tersebut bernama Cibuluh. Desa Cibuluh sendiri terletak di ketinggian 650 meter di atas permukaan laut sehingga masuk kategori wilayah pegunungan.
Desa Cibuluh yang terletak di Kabupaten Subang tersebut memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Desa dengan luas total wilayah 563.298 Ha, tersebut memiliki fasilitas seperti persawahan, perkebunan, pemakaman, perkantoran, klinik, puskesmas dan prasarana umum lainnya.
Desa dengan pemandangan yang luar biasa tersebut juga dikenal dengan beragam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), mulai dari makanan hingga peralatan berbahan dasar bambu yang biasa dipakai oleh masyarakat sekitar untuk memasak, menjemur pakaian, alat musik hingga hiasan rumah. (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto @sanusi_uchiha)
...moreTripTrus.Com - Setiap orang pasti memiliki caranya masing-masing untuk mengisi waktu di bulan Ramadan, terutama menjelang waktu berbuka puasa atau yang kerap disebut dengan ngabuburit. Ada yang mengisinya dengan berdoa serta melakukan kegiatan rohani, ada yang menyiapkan hidangan untuk berbuka puasa, ada yang memilih untuk refreshing sembari menunggu azan Magrib berkumandang, lalu ada pula yang menunggu waktu buka puasa dengan cara yang lain dari biasanya.
Berkat suku dan budaya masyarakatnya yang beragam, umat Muslim dari berbagai daerah di Indonesia memiliki tradisi unik dan menyenangkan tersendiri saat ngabuburit, lho, Wegonesia. Penasaran apa saja kegiatannya? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
1. Asmara Subuh, Palembang
Jangan buru-buru mengira bahwa tradisi ini berhubungan dengan cari jodoh. Sesungguhnya, Asmara Subuh adalah tradisi yang dilakukan warga Palembang dengan membakar sejumlah petasan di sepanjang Jembatan Ampera. Tak ada sumber pasti yang menyebutkan asal-usul nama tradisi yang dilakukan pada hari pertama Ramadan ini, begitu pula kapan pertama kali tradisi ini ada. Selain di Jembatan Ampera, Asmara Subuh juga dilakukan di sejumlah tempat di Palembang, salah satunya di pelataran Benteng Kuto.
2. Panjat Tebing, Madiun
Selama bulan Ramadan, anak-anak di kota Madiun kerap berkumpul di kawasan Stadion Wilis menjelang waktu berbuka puasa. Bukan untuk bermain sepak bola seperti yang biasa dilakukan anak-anak pada umumnya, mereka berkumpul untuk melakukan panjat tebing dengan memanfaatkan fasilitas panjat tebing yang tersedia di stadion!
Jangan bayangkan bidang panjat dengan kemiringan ekstrem dan jarak pijakan yang jauh, yang menjadi sasaran panjat mereka tebing dengan pijakan yang tidak terlalu sulit, dengan jarak satu pijakan ke pijakan lainnya yang cukup dekat dan tidak terjal. Dibandingkan dengan bermain sepak bola atau permainan lain yang menguras tenaga, aktivitas ini tampaknya cukup digemari karena tergolong lebih ringan namun tetap menyenangkan untuk dilakukan sambil menunggu waktu berbuka puasa.
3. Kumbohan, Lamongan
Kumbohan merupakan tradisi mencari ikan di Sungai Bengawan Solo yang kerap dilakukan oleh warga Lamongan sembari menunggu waktu buka puasa. Tradisi ini sudah dilakukan oleh warga sejak lama tiap kali air sungai surut, sehingga ikan-ikan menjadi mabuk atau munggut dan menjadi mudah ditangkap. Jenis ikan yang ditangkap bermacam-macam, dari mulai bandeng hingga udang.
Para warga, dari yang muda hingga paruh baya, laki-laki maupun perempuan, terlihat cukup antusias dalam menangkap ikan. Hasil tangkapan warga biasanya akan dibawa pulang untuk dimasak sebagai hidangan berbuka puasa atau dibagikan kepada saudara dan juga tetangga.
4. Perahu Layar Mini, Surabaya
Sementara itu, warga pesisir memanfaatkan lokasi sekitar tempat tinggal mereka untuk menciptakan permainan yang menghibur, yakni adu balap perahu layar mini di Rawa Tambak, pesisir utara Pantai Kenjeran Surabaya. Miniatur perahu layar dibuat menggunakan kayu, lidi, dan sehelai kain ataupun kertas yang cukup tebal sebagai layar.
Para peserta balap menghias layar perahu masing-masing agar tampak lebih menarik. Ada yang menuliskan kata-kata lucu dan memancing tawa, ada pula yang menggambar aneka bentuk wajah. Tinggal tunggu saja kepada siapa angin laut berpihak, karena pemenangnya, tentu tak bisa mengatur ke mana angin laut bertiup.
[Baca juga : "Desa Poopoh Bersolek Menuju Anugerah Desa Wisata Indonesia"]
5. Menonton Kereta Api, Madiun
Deretan sepeda motor terlihat memadati kawasan sekitar jalur kereta api Madiun. Mereka yang datang umumnya adalah seorang bapak dengan anak-anaknya, serta segerombol anak muda yang ingin menghabiskan waktu menjelang buka puasa. Mereka memarkir motor di tepi luar pembatas rel kereta, lalu duduk santai di atas motor masing-masing sambil asyik menonton kereta yang melintas.
Bagi warga Madiun, ngabuburit sambil menonton kereta api adalah sebuah hal yang lumrah. Dibandingkan yang lain, aktivitas yang satu ini adalah yang paling tidak biasa dan cenderung berbahaya, mengingat jarak antara kereta api dan warga yang menonton cukup dekat. (Sumber: Artikel wego.com Foto @tv90an)
...moreTripTrus.Com - Nih, bro, Solo udah jadi makin asyik, loh! Solo sekarang masuk dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN), yang artinya mereka mewakili banget Indonesia di ajang internasional ini. Bukan main, Solo juga ngadain banyak event seru nih.
Menurut info yang gue dapet dari website resmi Pemerintah Kota Solo, mereka punya rencana ngadain event seru banget sampe Desember 2023. Nah, yang seru, nggak cuma event budaya, tapi juga ada yang religius.
View this post on Instagram
A post shared by Rere (@fthhrre)
1. Haul Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi (1-5 November 2023)
Ini acara tahunan buat mengenang Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi yang biasanya banyak banget pengunjungnya. Nggak cuma warga Solo, lho, dari Sumatra, Kalimantan, sampe negara-negara kayak Yaman, Dubai, Malaysia, Singapura, dan Afrika, suka ikutan juga! Tahun ini, mereka bakal ngadain Haul Al Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi yang ke-112 di Masjid Riyadh. Acaranya dimulai dari 1-3 November buat Rauhah, terus puncaknya di 4-5 November buat Haul dan Maulid. Kalo mau tau lebih lengkap, cek Instagram resmi mereka di @masjidriyadhsolo.
2. Peringatan Hari Wayang Dunia (7 November 2023)
Nih, tanggal 7 November tuh jadi Hari Wayang Dunia, karena UNESCO ngakuin seni budaya wayang sebagai "Masterpiece of The Oral and Intangible Heritage of Humanity" pada tahun 2003. Nah, Kota Solo ngadain event buat ngelucu-lucuin ini sehari sebelumnya, tanggal 6 November 2023 di Pendopo Kecamatan Surakarta.
3. Sriwedari Berkicau (12 November 2023)
Buat yang suka lomba burung berkicau, Solo juga punya nih. Ini digelar sama PBI Cabang Surakarta. Harga tiketnya bervariasi dari 110 ribu sampe 1,1 juta, tapi hadiahnya bisa sampe 7 juta! Acaranya bakal digelar tanggal 12 November 2023 di Taman Sriwedari Kota Surakarta, dimulai jam 09.00 WIB.
4. International Mask Festival (17-18 November 2023)
Festival topeng internasional ini digelar selama dua hari, tanggal 17-18 November 2023 di Ndalem Djojokoesoeman. Ada pertunjukan seni topeng dan pameran kerajinan topeng dari berbagai negara. Event ini diselenggarakan oleh SIPA Community dan udah berlangsung selama 9 tahun sejak tahun 2014. Kalo mau tau lebih, cek Instagram resminya di @internationalmaskfest.
[Baca juga : "Event Keren Di Jawa Tengah November 2023, Cekidot Jadwalnya!"]
5. Peringatan Hari Keris Dunia (25 November 2023)
Buat yang suka budaya Jawa, tanggal 25 November 2023, ada Peringatan Hari Keris Dunia di Museum Keris Nusantara, Jalan Bhayangkara Nomor 2 Sriwedari. Tahun ini, eventnya cuma berlangsung sehari aja, beda banget sama tahun-tahun sebelumnya yang tiga hari.
6. Sendratari Ramayana (24 November & 8 Desember 2023)
Solo juga punya Sendratari Ramayana yang rutin tiap tahun. Bulan November bakal ada Sendratari Ramayana Sinta Obong tanggal 24 di Sanggar Kembang Setaman. Terus, bulan Desember, tanggal 8 ada Sendratari Ramayana Kusyalawa (Sinta Tundung) di Sanggar Bengkel Seni Adanu Jumantoro.
Jadi, buat yang mau liburan atau cari pengalaman seru, Solo punya banyak event asyik buat dinikmati, bro! (Sumber Foto @primadarmawan_)
...moreTripTrus.Com - Liburan akhir tahun sudah di depan mata. Perusahaan marketplace mencatat kenaikan transaksi pembelian dan destibasi favorit menjelang akhir tahun ini.
Travel and Entertainment Business Senior Lead Tokopedia Mirna Puspita mengungkapkan bahwa lonjakannya meningkat hampir 3,5 kali lipat. Hal tersebut tak terlepas dari momentum liburan akhir tahun yang cenderung dimanfaatkan masyarakat untuk wisata bersama keluarga atau kerabat ke destinasi yang diinginkan.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Paket Wisata Jogja by WisataJogja.com (@wisatajogja_com)
Kota wisata yang paling diminati menjelang liburan akhir tahun, ada beberapa wilayah destinasi terpopuler untuk pembelian tiket pesawat, di antara lain:
Jakarta
Medan
Bali
Surabaya
Di sisi lain, wilayah destinasi yang paling banyak diminati oleh masyarakat untuk pembelian tiket kereta, di antaranya:
Jabodetabek
Yogyakarta
Surabaya
Semarang
Bandung
[Baca juga : "5 Destinasi Anti Mainstream Di Indonesia Untuk Liburan Akhir Tahun"]
Selain itu, transaksi pemesanan hotel lewat marketplace menjelang liburan akhir tahun juga mengalami tren peningkatan
"Batam, Medan, Samarinda, Sleman dan Balikpapan menjadi beberapa wilayah dengan pertumbuhan transaksi pemesanan hotel tertinggi. Rata-rata peningkatan transaksi pemesanan hotel di berbagai daerah tersebut mencapai hampir 2 kali lipat," jelas Mirna. (Sumber: Artikel cnnindonesia.com Foto @firmanm05)
...moreTripTrus.Com - Jika di Jakarta terdapat Kota Tua yang dianggap sebagai Jakarta-nya tempo dulu, maka di Depok juga terdapat kawasan yang merupakan kota tua-nya depok yaitu yang disebut dengan Depok Lama. Kawasan Depok Lama ini meliputi seluruh Kelurahan Depok termasuk Jalan Pemuda dan sekitarnya, Jalan Siliwangi dan sekitarnya, Jalan Kartini dan sekitarnya, Stasiun KA Depok (dahulu bernama stasiun Depok Lama) dan sebagian Jalan Dewi Sartika. Tapi tidak hanya di Kawasan Depok Lama terdapat tempat dan situs bangunan bersejarah di Depok, masih banyak di luar kawasan tersebut yang juga mempunyai nilai sejarah.
Salah satu kawasan Depok Lama yaitu di sepanjang Jalan Pemuda di Kel. Depok, Kec. Pancoran Mas. Di sini masih dapat ditemui bangunan-bangunan bersejarah dengan arsitektur Belanda.
1. Monumen Cornelis Chastellain
View this post on Instagram
Selamat Hari Bela Negara! 19 Desember Tugu putih ini merupakan sebuah monumen pembebasan kaum budak yang didirikan pada 28 Juni 1914 atau tepatnya 200 tahun setelah wasiat dari Cornelis Chastelein mulai berlaku. Tapi tugu yang ada sekarang itu bukanlah yang asli sejak tahun 1914, karena baru dibangun kembali 28 Juni 2014. Alasannya adalah pada 1960 tugu ini sempat dihancurkan karena dianggap sebagai simbol antek-antek Belanda. Yuk, #ProtectAndPromote tugu bersejarah ini! 📷 @munzilalaily #WHCI2016 #WarisanDuniaKita #YOVETAGE #YOVETAGEDepok #DepokPeduliSejarah
A post shared by #DepokPeduliSejarah (@yovetage.dpk) onDec 19, 2018 at 6:12am PST
Monumen ini sekarang berada di halaman depan dalam areal Rumah Sakit Harapan Depok, rumah sakit pertama yang berdiri di Depok. Monumen ini didirikan pertama kali pada tahun 1914 masih di zaman pemerintahan kolonial Belanda dan merupakan tugu pertama yang ada di Depok ketika itu. Pada tahun 1960, tugu ini dihancurkan. Tidak ada yang tahu pasti kenapa tugu tersebut dihancurkan. Pada tahun 2002, Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) merencanakan pembangunan kembali tugu tersebut namun belum mendapatkan izin dari pemerintah dengan alasan bahwa Cornelis Chastelein bukanlah seorang pejuang atau pahlawan dan sebuah tulisan kalimat pada tugu yang dianggap berbau SARA. Baru pada tahun 2014 tugu ini baru dibangun kembali setelah mendapat ijin serta dihilangkannya tulisan yang dianggap berbau SARA.
Letak Monumen/Tugu Cornelis Chastellain berada di jalan Pemuda, Kel. Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok. Berjarak kurang lebih 2 km dari Gedung Walikota Depok, Jl. Margonda. Kini tugu tersebut dianggap sebagai Titik Nol Km Depok.
2. Rumah Sakit Harapan Depok
View this post on Instagram
Tugu Cornelis Chastelein #exploredepok #history #cagarbudaya #depok #cornelischastelein #bekaskantorkepresidenandepok
A post shared by Enco Butarbutar (@enco_butarbutar) onDec 10, 2017 at 3:37am PST
Masih berada di kawasan Jalan Pemuda, dahulunya bangunan yang dijadikan rumah sakit ini adalah bangunan kantor dari Cornelis Chastellain yang merupakan pusat pemerintahan kotapraja Depok dimasa lampau. Diperkirakan bangunan tersebut dibangun pada tahun 1880.
3. SDN Pancoran Mas 2
View this post on Instagram
🚸SDN PANCORAN MAS 2🚸 Sepintas tak ada yang menarik dari 6 obyek foto berikut. Dalam kebersahajaannya, obyek foto ini justeru eksis membisu di daerah elite yi di bilangan Jln Pemuda di kantong Belanda Depok. Setelah ditilik lebih jauh, kita akhirnya melotot melihat tiang ramping penyangga bangunan yang adalah besi² baja tempo doeloe yang tak berkarat dimakan zaman & semua ruang kelas yang kita intai disini hanya menggambarkan bahwa bangunan tempo doeloe yang terbilang kuno & kini menjadi SDN Pancoran Mas 2 itu kurang kasihsayang dari pemkot maupun warga Depok. Egp. Itulah. Konservasi apapun selalu mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan. #sdnpancoranmas2 #streetphotography #gedungsekolah #eksismembisu #konservasi #pemkotdepok #egp #wargadepok #jlnpemuda #kantongbelandadepok #depokcity #westjavaindonesia PP, 23 Mei 2018.
A post shared by Parlin Pakpahan (@parlin_pakpahan_) onMay 23, 2018 at 2:21am PDT
Bangunan sekolah dasar ini dahulunya merupakan satu areal dengan bangunan RS Harapan Depok. Dimasa lalu, Cornelis Chastellain menggunakan bangunan ini sebagai tempat ia mengajar kepada para budak pekerjanya.
4. GPIB Immanuel
View this post on Instagram
1st Sunday 2019 Happy Sunday. Gbu #church #christian #lutheranchurch #worship #withmywife #pray and #prayer #joy #preperation #beforeandafter #starting #weekendworship #happysunday #1stsunday #gpibimmanueldepok #depok #depoklama #westjava #indonesia
A post shared by LOttositagram (@ottoberlindo) onJan 6, 2019 at 3:00am PST
Bagunan gereja ini dibangun pada tahun 1714. Awalnya bernama Gereja Jemaat Masehi dan kemudian berganti nama menjadi GPIB Immanuel.
Sayangnya, Kawasan Depok Lama menurut YLCC, sekarang hampir 75 persen bangunan tua yang tersisa telah mengalami alih fungsi. Hal ini dikarenakan belum ditetapkannya bangunan-bangunan di Kawasan Depok Lama sebagai Cagar Budaya dan Kawasan Wisata Sejarah, sementara desakan atas nama kebutuhan ekonomi semakin tinggi sehingga terjadi perubahan fungsi bangunan menjadi minimarket, ruko dll.
5. Jembatan Panus
View this post on Instagram
. Panus. . . #jembatanpanus #panus #stevanusleander #depok #kotadepok
A post shared by Chin Mi (@aliakbarfikri) onJul 29, 2018 at 7:39pm PDT
Jembatan yang dibangun pada tahun 1917 oleh Stefanus Leander ini pada masa lalu jembatan ini merupakan jalan yang penghubung utama antara Depok dengan Bogor. Jembatan Panus menghubungkan Jalan Siliwangi dengan Jalan Tole Iskandar. Jembatan ini tidak lebar (sekitar 4 meter) dan hanya dapat dilalui satu kendaraan, karena itu bila ada dua kendaraan yang akan lewat dari dua arah yang berbeda harus dilakukan secara bergantian. Yang menarik, pada tiang-tiang beton penyangga jembatan ini terdapat garis ukur untuk mengukur ketinggian air sungai Ciliwung yang ada di bawahnya. Ketinggian air sungai Ciliwung yang berada di bawah Jembatan Panus ini juga menjadi indikator atau barometer debit air sungai Ciliwung setelah bendungan Katulampa di Bogor untuk kewaspadaan terhadap banjir di Jakarta.
Kini jembatan ini hanya digunakan untuk akses ke sebuah kawasan perumahan dan sekitarnya, karena telah dibuatkan sebuah jembatan pengganti (dibangun pada tahun 1992) yang lebih lebar di sisi jembatan Panus. Walau demikian, jembatan pengganti ini disebut dengan Jembatan Panus Baru, dan jembatan sebelumnya disebut Jembatan Panus Lama.
6. Rumah Cimanggis
View this post on Instagram
Landhuis Cimanggis - Depok, Jawa Barat. 🏚 Setelah terabaikan bertahun-tahun, baru di September 2018 Landhuis Tjimanggis akhirnya ditetapkan sebagai cagar budaya. Sempat hanya dianggap sebagai ‘peninggalan penjajah yang korup’ sehingga dinilai layak diratakan dengan tanah. 🏚 Bukankah banyak gedung-gedung tua peninggalan kolonial di seluruh dunia, saksi bisu perjalanan suatu bangsa, yang akhirnya memperkuat identitas warga, dahulu kala memang dibangun dari hasil korupsi para penjajah? 🏚 Bukan tentang hasil rasywah Gubernur Jenderal VOC Van Der Parra. Tapi nilai dan pelajaran di baliknya, yang membuat Depok, penghubung Batavia dan Buitenzorg, menjadi suatu kota yang tumbuh dengan ingatan. 🏚 Kota yang tumbuh dengan suatu benang merah dalam rentetan sejarah. Apakah kita memilih menjadi bagian dari pencerah, atau ikut arus dalam pembangunan tanpa arah? Bukankah justru mereka menjadi pengingat bahwa kita sudah tidak lagi terjajah? 🏚 #rumahcimanggis
A post shared by iqbal himawan (@iqbalhimawan_) onJan 11, 2019 at 7:44am PST
Rumah ini dahulunya adalah tempat tinggal dari istri Gubernur Jendral VOC Robertus Van Der Parra. Kondisi bangunan yang dibangun selama 3 tahun tersebut 1775-1778, kini dalam keadaan rusak. Lokasi rumah ini berada di lahan RRI Radar Cimanggis, Depok. Walaupun telah mendapatkan rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya agar Rumah Cimanggis ini menjadi Benda Cagar Budaya namun khabar terakhir yang beredar menyebutkan bahwa di areal tersebut akan dibangun sebuah kampus besar bernama Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).
7. Rumah Pitung / Rumah Kapiten Cina
Ada yang menyebut bahwa rumah tersebut adalah rumah singgah Pitung, jawara dan pahlawan Betawi. Ada pula yang menyebutnya sebagai Rumah Kapiten Cina, karena berada di kawasan pecinan Depok yaitu Pondok Cina. Sisa bangunan peninggalan bersejarah ini berada di dalam area perbelanjaan Margo City yang berada di Jalan Margonda, Pondok Cina, Depok. Sekarang bangunan tersebut dijadikan sebuah cafe diluar bangunan utama Margo City.
8. Masjid Jami Riyadussolihin
Masjid yang terletak di Kampung Cikambangan, Kel. Kalimulya, Kec. Cilodong ini adalah masjid tertua yang ada di Depok. Dari bentuk fisik bangunan, masjid ini tidak memiliki kubah sebagaimana masjid-masjid saat ini. Konon masjid ini dibangun oleh Sunan Kalijaga saat melakukan penyebaran agama Islam di Depok. Ada juga yang memperkirakan bahwa masjid ini sudah ada sejak jaman Kerajaan Muara Beres periode tahun 1567-1579. Masyarakat setempat mengenal masjid ini dengan nama Masjid Jublegan.
[Baca juga : "Letusan Krakatau, Kramat Karam, Dan Klenteng Tjoe Soe Kong"]
9. Tugu Batu Sawangan
View this post on Instagram
Boro boro modip motor Ama Turing jauh, Spion beda sebelah aja belom tau di ganti 😂😭 . . . . . . . . . Selamat pagi Bang karbat yang punya lapak di Parung Bingung, kapan jualan kopi liong di marih . . .#latepost #pulangmalutakkpulangrindu #pulangmalugakpulangrindu #sunriceditanahanarky #depok #parungbingung #sawangan
A post shared by Aditya Wahyu Kuntadi (@adityawahyu_k) onAug 25, 2017 at 3:37pm PDT
Tugu yang dibuat pada tahun 1979 dan lokasinya berada di Jalan Muchtar Sawangan ini merupakan simbol untuk mengingat perjuangan masyarakat sekitar bersama TKR melawan tentara Nica Belanda yang coba memasuki wilayah Sawangan pada tahun 1949.
10. Tugu Gong Bolong
Tugu yang terletak di perempatan Jalan Tanah Baru ini di atas tugu terdapat sebuah replika Gong Bolong. Replika tersebut diambil dari cerita legenda masyaraka Tanah Baru mengenai Gong Bolong yang konon pada masa lalu di daerah Curug Agung, Tanah Baru sering terdengar bunyi-bunyian musik yang berasal dari gamelan. Setelah ditemukan, ternyata bunyi dari gamelan tersebut tidak ada yang memainkan. Ketika seorang tokoh ingin mengangkat seluruh perangkat gamelan tersebut namun tidak sanggup dilakukan sendirian dan hanya gong bolong dan alat pukulnya, gendang serta bende yang mampu diangkatnya. Setelah kembali ingin mengangkat perangkat gamelan lainnya, ternyata telah raib atau hilang.
Demikian sedikit dari banyak tempat dan situs bangunan bersejarah di Depok. Semoga bermanfaat buat pembaca. (Sumber: Artikel depoknetizen.blogspot.com Foto x.detik.com)
...moreTripTrus.Com - Keberadaan warga keturunan etnis Cina di Cianjur merupakan salah satu ragam heterogenitas penduduk kota Cianjur. Dari perjalanan panjang sejarah kota Cianjur, warga Cianjur keturunan Cina memiliki jasa yang cukup besar dalam perekonomian Cianjur. Berbagai peninggalan bersejarah dari masa kolonial Belanda yang dibangun oleh warga keturunan Cina banyak tersebar di Cianjur, terutama di wilayah ibukota Cianjur.
Hingga kini, masih dapat dikenal sebutan Jalan Shanghai, untuk salah satu lokasi perempatan di pusat kota Cianjur. Gedung Wisma Karya yang kini digunakan sebagai gedung olah raga tenis meja oleh KONI Cianjur juga merupakan salah satu bangunan peninggalan warga Cina yang memiliki berbagai fungsi. Tempat peribadatan berupa Vihara (klenteng), di Jl. Mangun Sarkoro pun menjadi saksi bisu eksistensi warga Cianjur keturunan Cina dari masa ke masa.
[Baca juga : Strategi Untuk Berlibur Dengan Hemat Saat Lebaran]
Kehadiran orang-orang Cina di Cianjur dimulai sekitar awal abad ke-19. Hal ini ditandai oleh didirikannya Kampung Cina di Cianjur berdasarkan besluit tanggal 9 Juni 1810. Pada saat itu Kabupaten Cianjur dipimpin oleh Raden Noh atau Raden Wiranagara, yang lebih dikenal dengan gelar Raden Adipati Wira Tanu Datar VI. Dengan didirikannya Kampung Cina pada waktu itu, diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan tanah-tanah kosong yang ada serta menanaminya dengan tanaman seperti tembakau, indigo atau kapas.
Pendirian Kampung Cina di Cianjur, waktunya juga bersamaan dengan pendirian kampung Cina di kabupaten-kabupaten lain yang ada di wilayah Priangan, seperti Bandung, Parakanmucang, Sumedang, Sukapura, Limbangan, dan Galuh. Salah satu pertimbangan penting yang dijadikan dasar pendirian kampung Cina adalah keberhasilan orang-orang Cina dalam meningkatkan kesejahteraan dan perdagangan di daerah Kedu dan daerah vorstenlanden lainnya.
Senang sekali bertemu dengan teman-teman baru yang seruu 😁 Weekend kemarin kami mendapat kunjungan dari #vakansinesia, rencananya sudah dari jauh-jauh hari dan Alhamdulillah bisa terealisasi.. kegiatan kami selama dua hari kemarin mengunjungi beberapa tempat bersejarah di kota Cianjur, tak lupa wisata kuliner di beberapa tempat yang hits 😋😋 dan konon sudah pernah diliput oleh beberapa stasiun tv swasta 👍🏻👍🏻 Sampaiii jumpaa di lainn waktu yaa manteman 😄🙏🏻🙏🏻 #winepunyacerita #heavenonearth #heavenlywine #teman
A post shared by WineNoviaR (@winenoviar) onDec 11, 2017 at 3:44am PST
Lokasi Kampung Cina di Cianjur terutama terdapat di wilayah ibukota Cianjur. Hal ini ditandai dengan populasi warga Cianjur keturunan Cina yang berpusat di Cianjur kota. Ciri lainnya yang menjadi tanda lokasi Kampung Cina, adalah bangunan ruko (rumah toko) dengan arsitektur khas yang banyak ditemukan di wilayah Cianjur kota. (Sumber: Artikel cianjur-heritage.blogspot.com, Foto vakansinesia.com)
...moreTripTrus.Com - Ingin Travelling disaat musim hujan? Kenapa Takut! travelling memang suatu kegiatan yang menyenangkan bagi semua manusia. bukan hanya sekedar gaya hidup saja, tapi saat ini travelling dijadikan sebagai salah satu kebutuhan manusia untuk menyegarkan pikiran dari kejenuhan rutinitas sehari-hari. bahkan saat ini travelling juga dijadikan suatu hobi terutama bagi kita yang tinggal di kota-kota besar.
Viajando... Traveling... #recorriendoargentina #rutasentrerrianas #viajandoconlluvia #rain #travelingrain
A post shared by Silvana Rosa (@sashayseuz) onJul 2, 2016 at 6:36am PDT
Jika semua rencana telah disusun secara matang. baik budget, destinasi mana saja yang akan dikunjungi dan penginapan telah di booking. rasanya guyuran hujan bukanlah jadi penghalang kita untuk melakukan travelling. dan rencana travelling kalian bisa berjalan dengan mulus jika semua persiapan matang dipersiapkan. namun, kita juga harus tetap waspada akan situasi tertentu. karena ada beberapa destinasi wisata yang cukup berbahaya untuk dikunjungi saat musim hujan. seperti pantai, pegunungan atau air tejun.
Tapi kalian tak perlu khawatir. Berikut kita berikan Tips Traveling saat musim hujan, agar kalian tetap aman dan nyaman saat travelling. dan berikut ini beberapa Tipsnya :
1. Tentukan Destinasi
Pastikan tempat wisata yang hendak kalian kunjungi tempat yang aman disaat musim hujan, karena travelling disaat musim hujan sangat berbeda dengan musim kemarau. disaat musim hujan, kita memang dituntut untuk lebih selektif memilih destinasi wisata yang akan kita kunjungi. kalian ga mau kan saat berlibur kalian terjebak banjir atau justru datang ketempat yang berbahaya untuk dikunjungi saat musim hujan. jangan sampai hal tersebut membuat liburan kalian jadi berantakan.
2. Cari Destinasi Wisata Indoor
saat musim penghujan seperti ini, rasanya memilih tempat wisata indoor merupakan pilihan yang tepat. terutama bagi kalian yang sudah berpasangan dan memiliki anak. karena wisata indoor lebih minim resiko disaat musim hujan.
sebelum berangkat, buatlah rute perjalanan kalian. mana saja tempat wisata indoor yang bisa dikunjungi. seperti museum, indoor themepark atau pameran benda bersejarah. jangan lupa kalian pastikan dahulu jam beroperasi tempat-tempat tersebut.
3. Bawa Juga Payung dan Jas Hujan
di musim hujan seperti ini, payung dan jas hujan adalah barang yang paling wajib kalian bawa dalam koper atau tas ransel kalian. karena payung dan jas hujan mampu melindungi tubuh kalian dari guyuran hujan yang dapat membuat kondisi tubuh menurun dan pada akhirnya rencana liburan kalian berantakan.
untuk itu payung dan jas hujan wajib banget kalian bawa saat travelling di waktu musim penghujan seperti ini.
4. Baju Hangat
nah, selain payung dan jas hujan barang satu ini memang tak boleh ketinggalan untuk dibawa. karena baju hangat seperti jaket, long coat, sweater atau capuchon yang berbahan tebal sangat berguna untuk menahan hawa dingin yang datang menerpa tubuh kita.
sudah dipastikan jika kita berlibur disaat musim penghujan seperti ini suhu udara akan menjadi lembab dan dingin. apalagi jika kalian mengunjungi daerah puncak atau kawasan pegunungan. jadi Baju hangat sangatlah diperlukan dalam perjalanan.
5. Pilihlah Penerbangan Langsung
jika kalian berlibur ke tempat yang cukup jauh dan memerlukan pesawat sebagai alat transportasi utamanya, pastikan kalian memilih penerbangan langsung sebagai alternatifnya. karena melakukan perjalanan berlibur disaat musim hujan seperti ini, dengan memilih penerbangan langsung bukan transit atau connection flight adalah pilihan yang tepat. walaupun harga yang kalian peroleh sedikit lebih mahal dari penerbangan reguler biasanya.
Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir resiko delay yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi akibat cuaca yang tidak bersahabat. sebab, delay akibat cuaca tidak bisa di prediksi kapan akan berakhirnya. enggak mau dong waktu kalian hanya habis untuk menunggu keberangkatan pesawat yang belum tahu kepastiannya.
6. Bawalah Obat-obatan dan Peralatan Ekstra
berlibur disaat musim hujan seperti ini hal yang dipersiapkan memang sedikit lebih ekstra dibandingkan jika berlibur disaat musim panas. karena disaat musim penghujan seperti ini cuaca akan berubah-ubah tidak menentu.
oleh karena itu, ada baiknya jika kita juga tak lupa menyediakan obat-obatan dalam daftar barang bawaan yang wajib selalu ada dalam tas kita. karena hal tersebut bermanfaat untuk mengantisipasi penyakit yang biasa timbul disaat musim penghujan.
sediakanlah obat-obatan untuk penyakit ringan untuk yang sering dialami saat musim penghujan tiba seperti flu dan demam. selain itu, jangan lupa juga untukmembawa erlengkapan ekstra lainnya seperti BagPackcover anti air, casing underwater, Dry Bag dan sendal tahan air.
7. Berburu Kuliner Hangat
salah satu aktivitas yang bisa kalian lakukan pada saat hujan adalah berburu kuliner hangat bersama teman atau keluarga. contohnya jika kalian sedang menyambangi Kota Gudeg Yogya, kalian bisa mencicipi menu Bakmi Godog atau semangkuk wedang ronde sebagai penghangat tubuh. atau jika kalian saat berkunjung ke Bandung kalian bisa mencoba Cuanki Serayu, Batagor Kuah Kingsley atau segelas wedang bajigur. dijamin tubuh kalian akan selalu hangat dan fit.
8. Pastikan Tubuh dalam Keadaan Fit
pada saat musim penghujan saat ini seringkali membuat kondisi tubuh kita menurun, untuk itu sebelum melakukan travelling pastikan kondisi tubuh kalian dalam keadaan fit dan persiapkan kondisi tubuh kita dengan baik.
Jangan sampai pada saat travelling kalian tidak bisa menikmati suasana yang menyenangkan akibat kondisi tubuh yang sedang tidak fit. untuk itu jagalah selalu dengan mengkonsumsi vitamin C dan selalu makan makanan yang bergizi bagi tubuh. (Sumber: Artikel telusurindonesia.com, Foto freepik.com)
...moreTripTrus.Com - Eh bro, lo udah nge-list destinasi buat liburan akhir tahun belum? Jangan bilang belum, sih, Nataru kan emang momen paling ditunggu! Sekolah libur, kerjaan mulai slow, terus lo bisa punya banyak alasan buat kabur bareng keluarga atau geng lo. Indonesia tuh punya seabrek tempat seru, mulai dari pantai vibes santai sampe gunung yang adem banget. Dari yang mau healing atau sekadar update story biar nggak mati gaya, semuanya ada!
View this post on Instagram
A post shared by DANAU TOBA (@didanautoba)
Btw, kali ini gue mau spill nih beberapa spot yang diprediksi bakalan rame abis tahun ini. Siapa tau, lo jadi dapet inspirasi buat liburan, kan? Let’s go, bro, waktunya bikin rencana jalan-jalan lo makin asik!
Kata Kemenpar, ada 10 daerah yang bakal dibanjirin wisatawan pas Natal 2024 sama Tahun Baru 2025 nanti. Yang rame itu masih seputar Jawa kayak Jawa Tengah (17,10%), Jogja (15,77%), sama Jawa Barat (11,78%). Tapi, wilayah kayak Jabodetabek (10,34%), Jawa Timur (8,85%), Sumut (5,7%), dan Bali (5,55%) juga nggak kalah hits. Terus ada juga destinasi kayak Sumatera Barat, Lampung, sama Sulawesi Selatan yang mulai jadi favorit wisatawan. Pokoknya destinasi luar Jawa makin naik daun, bro!
Lo lebih suka pantai apa gunung? Kalau ngikutin data Kemenpar, mayoritas wisatawan pilih pantai, laut, atau danau (58,6%). Tapi, tempat-tempat kayak pusat kuliner (54,8%), gunung atau bukit (50%), kebun binatang (33,9%), sama desa wisata (28,4%) juga rame banget!
[Baca juga : "Liburan Kece Akhir Tahun Di Jogja, 9 Event Seru Buat Lo Gaskeun!"]
Fun fact: selama libur Nataru nanti, potensi duit yang muter di kalangan wisatawan Nusantara tuh sekitar Rp117,3 triliun. Sementara, wisatawan mancanegara bisa nambahin Rp22,55-Rp29,2 triliun. Duit segitu banyak bikin pemerintah daerah semangat banget promosiin destinasi wisata. Kemenpar juga udah nyiapin strategi biar wisatawan betah dan aman, kayak:
Ngebuat panduan wisata aman lewat Surat Edaran Menteri Pariwisata.
Ngecek kesiapan destinasi populer kayak Ancol, Taman Safari, dan pantai-pantai di Banten.
Kolaborasi sama mitra buat bikin promo liburan kece.
Buat lo yang suka ngeluh soal fasilitas, sabar ya! Kemenpar katanya lagi fokus ningkatin transportasi, akomodasi, sama fasilitas kayak air bersih, listrik, dan internet biar wisata lo makin nyaman. Jadi, udah tau mau ke mana? Pantai di Bali, kulineran di Jogja, atau sekadar staycation di Jabodetabek? Yang penting sih, pastiin liburan lo asyik, aman, dan Instagrammable!
Jadi gimana, udah kebayang belum lo bakal ke mana buat liburan Nataru kali ini? Apapun destinasinya, yang penting lo tetep enjoy, jaga kebersihan, dan patuhi aturan setempat, ya. Jangan lupa manfaatin promo-promo liburan biar makin hemat, tapi vibes-nya tetep kelas sultan! Yuk, siapin koper lo, dan bikin momen akhir tahun ini jadi kenangan paling epic buat lo dan orang-orang tersayang! (Sumber Foto @giiethaapermatachary)
...moreTripTrus.Com - Bila berbicara tentang Jakarta pasti ada satu hal yang paling melekat dengan Kota ini, yaitu “Kemacetan”. Memang kemacetan menjadi sesuatu hal biasa di Jakarta. Segala bentuk sumpah serapah selalu terlontar setiap hari oleh penduduknya maupun pendatang yang berkatifitas di Jakarta. Bagaimana tidak, kemacetan sudah seperti menu yang harus mereka santap setiap hari.
Kota Jakarta tercinta ini memang keras dan hanya orang-orang bermental baja yang bisa bertahan katanya. Di luar dari kemacetan serta segala sumpah serapah juga banyak hal-hal menarik yang bisa kita sebut kebahagian lain Kota Jakarta. Dan semestinya pula kita bisa menikmati Jakarta dengan segala kekurangan dan kelebihannya.
Dari itu kita intip hal-hal menarik apa saja yang bisa kita nikmati di Jakarta:
1. Jingga Senja Menggoda
“Bersepeda di kala senja. Mengejar mentari tengelam. Hangat jingga temani rasa, nikmati Jakarta”. Mengutip sepenggal lirik dari Banda Neira berjudul Senja di Jakarta, tidak ada salahnya kita menikmati kota ini dalam bentuk senja. Karena senja di Jakarta tidak kalah mengagumkan dari kota-kota lain di Indonesia. Banyak tempat-tempat yang bisa menyajikan senja yang menggoda, contoh:
Pelabuhan Sunda Kelapa
Sumber: Foto indahfajarwatii.blogspot.com
Stasiun Gambir
Sumber: Foto panoramio.com
Jembatan Four Season Kuningan
Sumber: Foto geospotter.org
2. Sejarah Dari Museum
Jika ada yang bilang Jakarta itu kotanya Mall, itu benar adanya. Tapi, ada yang perlu kita ketahui bahwa Jakarta adalah Kota pemilik Museum terbanyak di Indonesia. Tercatat ada sekitar 47 Museum ada di Jakarta. Selain harga tiket masuknya yang murah, museum-museum juga bisa menjadi tempat kita belajar sejarah bangsa Indonesia dan benda-benda karya seni lainnya yang menjadi koleksi museum tersebut, contoh:
Museum Fatahillah
Sumber: Foto yukpiknik.com
Museum Basoeki Abdullah
Sumber: Foto wikimedia.org
Museum Wayang
Sumber: Foto sindonews.net
3. Berburu Kuliner Malam
Jakarta kalau urusan kuliner jangan ditanya lagi. Juara!!! Berbagai jenis kuliner, mulai dari harga kaki lima hingga bintang lima semua tumpah ruah tersedia di Jakarta. Jadi jangan takut susah kulineran di Jakarta. Terlebih jika malam tiba, pusat kuliner malam bisa menjadi salah satu obat pusing dari kemacetan yang menyergap kota ini. Beberapa tempat kuliner malam bisa menjadi rekomendasi kalian untuk menuntaskan lapar,contoh:
Pasar Santa
Sumber: Foto 30harikotakubercerita.poscinta.com
Jajanan Rawamangun
Sumber: Foto jajanbeken.blogspot.com
4. Kesejukan Taman Kota
Di Kota tetangga tepatnya di Kota Bandung, banyak sekali taman-taman Kota yang disulap menjadi lebih menarik. Tanpa perlu membandingkannya, Jakarta juga memiliki taman-taman kota yang tidak kalah sejuknya. Meski tidak terlihat semanarik taman-taman Kota di Bandung, Taman Kota di Jakarta bisa menjadi tempat bersantai, berolah raga, foto-foto juga mengeluarkan segala ekspersi, contoh: Taman Menteng
Sumber: Foto forumtempatwisata.com
Taman Ayodya
Sumber: Foto jakartakita.com
Taman Suropati
Sumber: Foto tripadvisor.com
Mungkin hal-hal menarik di atas bisa menjadi tempat kita untuk sedikit bersembunyi dari kemacetan Kota Jakarta. Banyak orang berkata: “Bahagia Itu Sederhana”., jadi mari kita buat sederhana untuk menikmati Kota ini dan berbaghagialah di Jakarta. Enjoy Jakarta! (Sumber: Artikel Amieykha, Foto tourist-destinations.com)
...more