shop-triptrus



5 Tips Agar Liburan Jadi Lebih Bermakna

TripTrus.Com - Sering menyesal karena waktu libur terasa cepat berakhir? Mungkin salah satu alasannya karena kegiatan liburan dilakukan terlalu terencana. "Jangan lakukan kesalahan yang sama, karena berikut ini ada lima tips agar waktu libur jadi lebih bermakna"   •• Bahkan langit sore seakan mengejek dalam bisunya. Lewat hening seakan berkata : "Hei kau manusia bumi, belajarlah menikmati sunyi! ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Loc 📍: Nyang Nyang Beach Uluwatu, Bali ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ #baliisland #dikasjourney #jalanjalan #jalanmelali #vacationinbali #asalpiknik #maimelali #tamasyamen #melalidibali #wisataindonesia #thebaliguru #igersbali #thediscoverer #mainkesini #folkindonesia #balidaily #indotravellers #tamasyamen #travelerbali #infowisatabali #indoflashlightbali #milusikmelali #indoflashlightbali #indoflashlight #jalanjalanmenbali #explorebali #obyekwisatabali #ayomelali #infomelali #ayominggat A post shared by dhika S kdk🔵 (@dikasjourney_) onDec 25, 2017 at 8:13pm PST 1. Kerja SosialMelakukan kegiatan amal bukan hanya memberikan sesuatu dalam bentuk uang atau barang. Meluangkan waktu dan tenaga untuk mengajar atau melestarikan lingkungan juga termasuk sebagai kegiatan terpuji tersebut.  Kerja sosial di destinasi wisata bisa jadi pilihannya, seperti yang bisa dilakukan bersama kelompok Indonesia Mengajar, Taman Bacaan Pelangi, Jakarta Animal Aid Network, Yayasan Widya Sari, Sahabat Anak, OFI, Bali Sea Turtle Rescue sampai Sumatra Rainforest Institute.  2. Lupakan Urusan KantorSelesaikanlah urusan kantor sebelum pergi berlibur, agar punya alasan tepat untuk tak menjawab telepon, pesan pendek, atau e-mail dari teman kantor saat sedang bersantai.  Jangan merasa bersalah saat melakukannya, karena libur adalah hak semua tenaga kerja.3. Di Luar RuangWaktu libur memang paling pas untuk berdiam diri di kamar sambil makan camilan, membaca buku, mendengarkan musik, atau menonton film. Jika cuaca sedang cerah, sempatkanlah berkegiatan di luar ruang, sekadar ke minimarket atau menyiram tanaman, agar jasmani dan rohani menjadi lebih segar.  Waktu yang pas untuk melakukannya ialah pada pukul 9 pagi atau pukul 4 sore. 4. Kunjungi Kerabat LamaSelain keluarga dan teman, jangan lupa untuk mengunjungi kerabat yang sudah lama tidak bertemu, misalnya teman sekolah atau teman di kantor lama. Saat bertemu, tentu saja perbincangannya jadi tak membosankan karena banyak hal baru yang diketahui.5. Lakukan SpontanLiburan yang paling menyenangkan ialah liburan yang dilakukan tanpa rencana alias spontan. Sebuah studi mengungkapkan kalau orang yang melakukan liburan secara spontan dan mandiri terbilang lebih bahagia dibandingkan dengan yang melakukannya secara terencana dan bersama orang lain. Cara berpikir seperti ini membuat liburan terasa bukan seperti waktu kerja yang butuh kedisiplinan.  Tak punya rencana ke mana-mana? Silakan bermalas-malasan di rumah karena tak ada yang melarang. (Sumber: Artikel cnnindonesia.com Foto freepik.com)
...more

Siap Berpetualang Dalam Pesona Budaya Kepulauan Rempah?

TRIPTRUS - Selamat datang di Festival Teluk Jailolo 2016. Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat – Maluku Utara kembali akan menggelar Festival Teluk Jailolo 2016 pada tanggal 2 hingga 7 Mei 2016 mendatang. Festival Teluk Jailolo yang ke-delapan ini akan mengangkat tema “Pesona Budaya Kepulauan Rempah ”. Dalam catatan sejarah dunia internasional, Maluku Utara adalah bumi penghasil rempah-rempah terbaik se-dunia. Karena itulah bangsa-bangsa Eropa berlomba menjelajah setengah bumi hanya untuk menjalin hubungan dagang dengan wilayah nusantara yang kaya akan rempah-rempah, khususnya Maluku Utara. Maluku, secara historis meliputi empat kerajaan besar Islam yang sejak masa nya (abad XV – XVIII) memainkan peranan penting dan strategis dalam jalur perdagangan rempah-rempah, terutama sebagai produsen cengkeh terbesar di dunia. Keempat kerajaan besar di Maluku Utara – Jailolo, Bacan, Ternate, Tidore, menjalin ikatan persaudaraan dalam falsafah Moloku Kie Raha. Dalam bahasa lokal, Moloku Kie Raha berarti persaudaraan penguasa empat gunung, dimana gunung diartikan sebagai kerajaan. Dengan demikian, Moluku Kie Raha dapat dimaknai sebagai persaudaraan empat kerajaan besar. Sejarah Maluku Utara tidak bisa dipisahkan dari kekayaan rempah-rempah yang dimilikinya, terutama cengkih. Di Maluku Utara, cengkih baru dibudidayakan mulai tahun 1450. Kekayaan akan rempah-rempah tersebut telah menyebabkan para pedagang Cina, Melayu, Jawa, Arab, Persia, dan Gujarat datang di daerah-daerah ini dengan membawa tekstil, beras, perhiasan dan kebutuhan hidup lainnya untuk ditukar dengan rempah-rempah. Rempah-rempah ini juga yang mendatangkan Portugis sebagai bangsa Eropa yang pertama kali mengunjungi Maluku pada tahun 1511, yang disusul Spanyol dan Belanda. Hal ini menunjukkan bahwa sejak jaman dulu Maluku Utara telah mampu memikat bangsa-bangsa asing untuk datang. Penasaran dengan menariknya sejarah akan Moluku Kie Raha dan eksistensi Kepulauan Rempah di Nusantara? Ini waktunya Anda berkemas, siapkan ransel atau koper, pesan tiket pesawat, dan kemudian berangkat ke Festival Teluk Jailolo. Siap berpetualang dalam Pesona Budaya Kepulauan Rempah? (Sumber: Artikel-Foto jailolofest.com)
...more

5 Tempat Keren Buat Diving di Indonesia yang Bikin Kamu Terpesona!

TripTrus.Com - Indonesia memang terkenal banget sama destinasi pariwisatanya yang keren, termasuk yang bawah lautnya. Buat kalian yang suka banget sama dunia bawah laut, 5 tempat diving di Indonesia ini wajib banget dicoba, deh! Selain bisa liat pemandangan bawah laut yang gokil, di sini juga bisa dapet sensasi seru banget yang bisa bikin adrenalin kamu naik. Kamu bakal bisa liat semua jenis biota laut langsung dari deket banget. Jadi, kalau kamu diving di 5 tempat ini, dipastikan kamu bakal nganga, guys! Bunaken Bunaken Pertama-tama, kita punya Bunaken, bro. Pemandangan bawah laut di sini juara banget. Bahkan walaupun udah sering dikunjungi, keindahan lautnya tetep nggak luntur, guys. Air lautnya jernih bening, banyak banget ikan warna-warni yang berenang di sini. Gak cuma itu, udaranya juga sejuk banget. Jadi, gak heran deh kalau Bunaken selalu rame pengunjung. Wakatobi Wakatobi Selanjutnya, ada Wakatobi di Sulawesi Tenggara. Keindahan bawah laut di sini sebanding sama Raja Ampat, guys. Terumbu karangnya cantik banget, bikin mata kamu nggak mau berkedip. Ikan-ikan warna-warni berenang di bawah laut Wakatobi kayaknya udah jadi temen wajib para penyelam. Mereka friendly banget, kayaknya mau diajak main sama kamu. Makanya, Wakatobi dijuluki sebagai tempat diving terbaik di Indonesia. Labuan Bajo Labuan Bajo Nah, kalau kamu suka diving dan pengen liat pemandangan bawah laut yang keren, Labuan Bajo adalah pilihan yang oke banget, guys. Terumbu karangnya bagus banget, banyak juga ikan-ikan cantik yang bisa kamu temuin di sini. Kalau lagi beruntung, kamu bisa nemuin udang karang atau lobster di sela-sela terumbu karang. Selain itu, di sekitar Labuan Bajo, ada pulau-pulau cantik juga. Kamu bahkan bisa liat Komodo, hewan endemik yang langka, dari deket. [Baca juga : "Pendakian Keren Bakal Dibuka Lagi Setelah Dua Tahun 'Liburan'!"] Gili Trawangan Gili Trawangan Nggak bisa lupain Gili Trawangan kalau kita lagi ngomongin tempat diving terbaik di Indonesia, guys. Pulau kecil ini ada di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pantainya keren abis, air lautnya jernih dan pasir putihnya halus banget. Pemandangan bawah laut di sini juga nggak kalah seru. Kep. Derawan Kepulauan Derawan Terakhir, kita punya Kepulauan Derawan di Kalimantan Timur. Di sini ada 31 pulau dengan keindahan bawah laut yang keren banget, guys. Terumbu karangnya masih bagus banget, dan banyak banget biota laut yang bisa kamu liat. Keanekaragaman biota lautnya yang unik bikin Derawan jadi destinasi wisata bahari yang populer banget. Yang paling keren, selain snorkeling dan diving, kamu juga bisa berenang bareng ubur-ubur di Derawan. Tempat yang paling oke buat snorkeling atau diving adalah Pulau Sangalaki, yang terkenal banget sebagai tempat penyu hijau bertelur. Jadi, itu dia 5 tempat diving terbaik di Indonesia. Semoga bisa jadi inspirasi buat liburan kamu, bro! (Sumber Foto @3will_bunaken) 
...more

Wisata Laut Di Pulau Pahawang

Pulau Pahawang dan beberapa pulau di sekitarnya mulai banyak dikunjungi traveler nusantara dan manca negara Selatan. Kalau selama ini Provinsi Lampung banyak dikenal dengan obyek wisata seperti Gunung Krakatau, Taman Nasional Way Kambas atau Teluk Kiluan, kini wilayah Lampung Selatan mulai jadi favorit para penggemar wisata bahari. Pahawang adalah nama desa yang terletak di kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesaran. Pulau seluas 1.084 hektar yang terletak tidak jauh dari Teluk Punduh ini terbagi menjadi dua pulau, yaitu Pahawang Besar dan Pahawang Kecil. Pulau Pahawang punya enam desa, yaitu Suakbuah, Penggetahan, Jeralangan, Kalangan, Pahawang, dan Cukuhnyai.Untuk mencapai Pulau Pahawang, traveler harus menggunakan perahu motor selama kurang lebih satu jam perjalanan dari Dermaga Ketapang, kecamatan Padang Cermin. Perjalanan menuju Pulau Pahawang Besar bisa dinikmati dengan melihat jernihnya air laut dan berbagai satwa laut yang dapat terlihat dari perahu yang ditumpangi. Perahu biasanya akan membawa ke Pulau Pahawang Besar, yang merupakan tempat tinggal sebagian besar penduduk. Para traveler biasanya menginap di penginapan atau homestay yang terdapat di Pulau Pahawang Besar. Untuk menikmati alam bawah air dan pemandangan di sekitar Pahawang, traveler dapat menggunakan perahu motor yang dapat disewa untuk satu hari penuh. Gugus karang di bawah laut Pulau Pahawang terasa sungguh menakjubkan. Ditambah air laut yang berwarna hijau toska serta ikan-ikan yang berkeliaran di antara karang membuat kita betah berlama-lama snorkeling di sini. Perahu juga bisa mampir di Pulau Pahawang Kecil, yang jaraknya 10 menit dari Pulau Pahawang Besar. Di Pulau Pahawang Kecil ini terdapat satu cottage pribadi yang dimiliki oleh warga negara asing. Pemandangan pasir putih di pantai serta latar belakang barisan bukit ditambah suasana yang tenang membuat Pulau Pahawang Kecil jadi sulit untuk ditinggalkan. Di Pahawang Kecil ada sebuah area bernama Tanjung Putus yang menyambungkan antara Pulau Tanjung Putus dan Pulau Pahawang Keci. Nama Tanjung Putus diberikan karena apabila air laut pasang jembatan alami ini terendam air, sehingga hanya dapat dijejaki jika air berada dalam kondisi surut. Tanjung Putus juga merupakan salah satu spot menyelam atau snorkeling favorit traveler.  Spot snorkeling lain yang diminati oleh para traveler di sekitar Pulau Pahawang adalah Pulau Kelagian. Kelagian berjarak sekitar 45 menit dari Pahawang Besar. Sama seperti spot-spot snorkeling di Pahawang dan Tanjung Putus, Pulau Kalegian juga memiliki pemandangan alam bawah laut yang menawan. Pulau Kalegian juga memiliki pemandangan matahari terbenam yang luar biasa indahnya. Jadi, jangan lupa untuk menyaksikan ini sambil beristirahat setelah seharian sibuk snorkeling.
...more

Lima Sub Event Dirilis Dalam Cap Go Meh Singkawang 2019

TripTrus.Com -  Festival Cap Go Meh yang dihelat di Singkawang, Kalimantan Barat dijamin seru. Pasalnya terdapat lima sub event yang akan digelar. Lima sub event yang akan digelar terdiri dari live musik, expo, hingga parade seni budaya dengan aroma mistis kuat. Semuanya diramu untuk menghadirkan experience berbeda bagi wisatawan.       View this post on Instagram Cap Go Meh 2018 Singkawang 十五。元宵节。 #capgomeh #capgomehsingkawang2018 #capgomehsingkawang A post shared by Yuan Wu (@nyian_ng) onMar 2, 2018 at 2:40am PST Venuenya tersebar di beberapa spot Kota Singkawang. Mulai Lapangan Kridasana hingga Pusat Kota Singkawang. Deretan terbaiknya terdiri, pentas seni dan budaya, live musik dari artis nasional, atraksi tatung, expo Cap Go Meh, hingga replika 12 naga.“Cap Go Meh ini festival luar biasa. Dengan eksotisme yang ditawarkan, event ini selalu sukses menarik kunjungan wisatawan dalam jumlah besar. Apalagi, Cap Go Meh memiliki daya tarik berupa Tatung yang selalu menunjukan berbagai keajaiban,” ungkap Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam keterangan tertulis yang diterima Gatra.com, Selasa.Pada 2018, Festival Cap Go Meh mampu menghadirkan banyak wisatawan. PHRI Kota Singkawang sampai menghitung tingkat okupansi hotel dan kunjungan restoran naik 200%. Mereka terhanyut oleh keunikan yang ditawarkan Festival Cap Go Meh. Dan, pesona terbaik ini terus berlanjut di tahun 2019. [Baca juga : "Catat! Ini Jadwal Wisata Budaya Nusantara Sepanjang Februari 2019"]Menjadi satu paket dengan Perayaan Tahun Baru Imlek 2570, Festival Cap Go Meh 2019 akan dibuka 3 Februari. Selang sehari berikutnya, Pentas Festival Seni dan Budaya hingga Expo di sajikan di Lapangan Kridasana. Kemeriahan ini bisa dinikmati 17 hari full mulai 4-20 Februari 2019. Ada 80 stand Expo Cap Go Meh akan menyajikan beragam produk UMKM unggulan yang dimiliki Singkawang.“Pastikan parade seni dan budaya tidak terlewatkan. Sebab, ada beragam tarian yang akan ditampilkan di sana. Panggung ini juga menampilkan keindahan budaya dari daerah lain. Hal ini pun menjadi bukti tingginya toleransi di Singkawang. Mereka tetap merawat keberagaman hingga menjadi kekuatan yang positif,” terang Menpar lagi.Menegaskan eksotisnya, adrenalin festival mulai dinaikan 17 Februari 2019. Ritualnya dimulai prosesi Buka Mata Replika 12 Naga. Lokasinya ada di Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Pusat Kota Singkawang. Pada 2018, festival menyertakan 9 Replika Naga. Waktu itu, 9 Replika Naga ini pun memecahkan rekor MURI. Ada juga pertunjukan Barongsai dengan pemain dari etnis Dayak, Melayu, Jawa, dan lainnya.Setelah ritual Buka Mata Replika 12 Naga dilakukan, kemeriahan dilanjutkan Festival Pawai Lampion. Lazim digelar malam hari, Festival Pawai Lampion ini menjadi fenomena dengan keindahan warnanya. Dikemas dalam konsep Festival Lampion, rekor MURI pun kembali diraih. Jumlah lampoin dihadirkan mencapai 20.067 buah.Usai menikmati warna warni lampion, wisatawan diajak menikmati nuansa religi di Kota Singkawang. Prosesi Tolak Bala oleh para Rohaniawan atau Tatung diberikan, 18 Februari 2019. Berikutnya, ada prosesi Sembahyang Dewa Langit (Ket Sam Thoi). Kedua sub event ini digelar di Kota Singkawang. Nuansa religi ini juga ikut menegaskan status Singkawang sebagai Kota Seribu Kelenteng.“Kota Singkawang ini sangat menginspirasi. Sebab, kota ini juga sangat riligius. Masyarakatnya bebas beribadah sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing. Nuansa ini tentu selalu menjadi daya tarik wisata,” tutur Menteri asal Banyuwangi tersebut.Perayaan puncak festival akan digelar 19 Februari 2019. Festival Cap Go Meh menyajikan aksi-aksi unik dari para Tatung. Aksi ini bisa dinikmati di sepanjang jalan utama Kota Singkawang. Ada juga Altan & Lelang, lalu prosesi ditutup dengan pembakaran Replika 12 Naga di Vihara Buddhayana Roban (Chai Thong). Menpar menambahkan, aksi Tatung menjadi bagian ritual yang paling ditunggu.“Aksi dari para Tatung ini yang paling dinanti. Wisatawan tertarik dengan keajaiban yang ditawarkan oleh para Tatung. Aksi mereka khas dan sangat unik. Yang jelas, Festival Cap Go Meh Singkawang 2019 ini jangan sampai terlewatkan. Segera atur perjalanan ke sana karena semuanya terbaik,” lanjutnya lagi.Selain atraksi, aksesibilitas dan amenitas luar biasa ditawarkan oleh Singkawang. Aksesibilitas menuju ke Kota Singkawang juga sangat mudah. Bila melalui jalur darat, wisatawan pun bisa menggunakan bus Damri dari Bandara Supadio, Pontianak. Tarif yang ditawarkan sekitar Rp100 Ribu per trip. Bagi para wisatawan asal Malaysia maka aksesibilitasnya jauh lebih sederhana. Mereka bisa menempuh jalur darat langsung dari Kuching menuju Singkawang melalui pintu PLBN Aruk di Sambas, Kalbar. Staf Khusus Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti menerangkan, Festival Cap Go Meh 2019 ini menawarkan beragam kemudahan aksesibilitas. “Festival Cap Go Meh ini venue terbaik untuk berlibur. Daya tarik yang ditawarkan sungguh luar biasa. Selain atraksinya, wisatawan juga bisa menikmati beragam kuliner khas Singkawang. Sebab, festival ini juga memiliki stand kuliner Singkawang. Untuk aksesibilitas, jalan menuju Singkawan ini sangat bagus. Jalannya lebar dan mulus. Ini memang sudah menjadi komitmen Presiden Joko Widodo,” kata Esthy.Lalu, bagaimana dengan amenitas. Ada beragam hotel yang ditawarkan Kota Singkawang. Sebut saja Hotel Swiss-Belinn Singkawang dengan rate Rp800 Ribu semalam. Harga ramah pun ditawarkan Airy Singkawang Tengah Salam Diman 129 dengan banderol Rp261 Ribu per malang. Untuk hotel dengan harga di bawah Rp200 Ribu diantaranya, Wahana Inn, Astina Graha, juga Airy Graha Wahana.“Mengingat anemo besar publik terhadap Festival Cap Go Meh ini, lebih baik segera pesan kamar hotel dari sekarang. Harapannya, bisa mendapatkan hotel sesuai dengan kriteria yang paling diinginkan. Jadi, segera pesan juga tiket pesawat menuju Pontianak sebagai kota transit menuju Singkawang lebih awal,” tutup Esthy. (Sumber: Artikel gatra.com Foto indonesia-heritage.net)
...more

5 Tempat Wisata Sejarah Di Karawang Yang Wajib Dikunjungi

TripTrus.Com - Selain dikenal dengan destinasi wisata alamnya, Kabupaten Karawang ternyata memiliki banyak tempat wisata sejarah yang penting untuk dikunjungi. Ketika hari kerja maupun menjelang libur akhir pekan bersama keluarga, tidak ada salahnya berkunjung ke beberapa tempat wisata bersejarah yang sudah dirangkum Redaksi portaljabar.net dari berbagai sumber berikut ini: 1. Monumen Rawagede       View this post on Instagram Monumen Rawagede . Sudah beberapa kali mendengar cerita tentang Monumen Rawagede, and finally I visited it, one of historical tourism destination in Karawang. Pak Sukarman yang merupakan sejarawan Karawang sekaligus guide disini, senantiasa menceritakan secara detail kisah dibalik Monumen Rawagede ini. Selalu senang belajar sejarah dengan beliau. . Kalau kamu berkunjung kesini dan belum puas dengan penjelasan guidenya, kamu bisa membeli CD dan buku terkait Peristiwa Rawagede karangan pak Sukarman.😊 - Diabadikan oleh @novrianh #MokaKarawang #VisitKarawang #HayuKaKarawang #Karawang #ExtraordinaryKarawang A post shared by Nunung Nurhayati Suwanda (@nunungns) onOct 25, 2018 at 7:01pm PDT Tempat wisata sejarah ini berada di Jl. Monumen Rawagede, Desa Mekarjaya, Kecamatan Rawamerta. Monumen Rawa Gede ini ditujukan untuk mengenang korban sipil yang dibunuh tentara Belanda. Pada dasarnya monumen ini adalah sebuah taman makam pahlawan dan korban kejahatan perang melawan kekejaman penjajah Belanda. Kita dapat mengunjungi objek wisata ini dengan mudah karena letaknya yang berada di tepi jalan. 2. Monumen Kebulatan Tekad       View this post on Instagram 🇮🇩🇲🇨 A post shared by BUNENG♡ (@shanty_nuravianti) onMar 19, 2019 at 8:57am PDT Monumen Kebulatan Tekad berada di Jl. Raya Rengasdengklok, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok. Monumen ini hanya menempati area seluas 1500 meter persegi. Namun begitu, suasana asli klasik tempo dulu masih dipertahankan. Monumen perjuangan ini didirikan untuk mengenang sejarah awal proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk mengunjungi monumen ini kita dapat menggunakan bantuan GPS pada kendaraan pribadi atau ponsel. Antau kita bisa dengan memanfaatkan kendaraan umum yang tersedia. 3. Situs Candi Jiwa       View this post on Instagram Mencari ketenangan jiwa di candi jiwa wkwk A post shared by fakhri akmalluddin (@fakhriakmaludin) onJun 29, 2016 at 5:39am PDT Lokasi tempat wisata sejarah ini berada di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Karawang. Selain dapat melihat situs Candi Jiwa di Karawang ini, kita juga akan disuguhi pemandangan sawah yang terhampar. Ini karena situs Candi Jiwa ini terletak di tengah sawah. 4. Rumah Rengasdengklok       View this post on Instagram CNY di rumah Popo-Kungkung 💕 * * #family #familypic #familyphoto #chinesenewyear #imlek #gongxifacai #EugenioJaden #EmerickJenssen #doubleJ #Jbrother #JadenJenssen #EJF #rengasdengklok #rumahsejarah #rumahsejarahrengasdengklok #babadjiauw #djiauwkiesiong A post shared by Grace Julian Sari (@grajuls) onFeb 18, 2018 at 5:03am PST Rumah Sejarah Djiauw Kie Siong adalah rumah yang persinggahan Soekarno dan Hatta. Ketika itu keduanya dibawa ke Rengasdengklok oleh pemuda dari Perkumpulan Menteng 31 seperti Wikana, Aidit, dan Soekarni. Peristiwa tersebut terjadi pada 16 Agustus 1945 pukul 04.00 WIB agar Soekarno dan Hatta dapat mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. [Baca juga : "10 Candi Termegah Di Indonesia, Yuk Dikunjungi!"] 5. Bendungan Walahar       View this post on Instagram Lah walahar. A post shared by MUHAMMAD RIFQI MUNAWWAR | MRM (@sakiwjr) onApr 16, 2017 at 1:53am PDT Bendungan Walahar terletak di Desa Walahar Kecamatan Ciampel. Tempat ini digunakan sejak tanggal 30 November 1925. Dibangun pada masa penjajahan Belanda, dimana dalam pembangunannya mengandalkan tenaga pribumi. Maka tidak heran jika arsitekturnya mengingatkan kita pada bentuk bangunan sisa penjajahan Belanda lainnya yang masih bisa kita temui di berbagai pelosok tanah air. Bendungan yang membagi air Sungai Citarum ini difungsikan untuk mengatur debit dan sirkulasi air dalam mengairi areal pesawahan di Karawang seluas ±87.507 ha. (Sumber: Artikel portaljabar.net Foto id.wikipedia.org)
...more

Simak 5 Tips Hadiri Event Tahun Baru 2023 Berikut!

TripTrus.Com - Tak terasa ya, kita sudah sampai di penghujung tahun 2022! Satu tahun berlalu dengan banyak kenangan indah, dan sebentar lagi kita akan memasuki tahun 2023 yang semoga akan lebih berwarna dibandingkan sebelumnya. Yuk tepuk bahu kita yang sudah berjuang untuk bertahan sampai sekarang dan siap-siap sambut tahun 2023 dengan meriah lewat beragam event tahun baruan yang bisa jadi pilihan. Mulai dari konser musik, pementasan, hingga festival kuliner siap untuk menemanimu melewati penghujung tahun 2022 ini! Sebelum ikutan, yuk simak dulu 5 tips nyaman hadiri event tahun baruan berikut supaya kamu bisa menikmati event tahun baruan nantinya! 1. Cek Daftar Event Yang Kamu Minati Event seperti apa kira-kira yang menarik perhatianmu? Apakah kamu tertarik dengan konser musik, festival kuliner, pagelaran budaya, atau jenis event lainnya? Yuk buat atau cari daftar event yang menarik perhatianmu supaya kamu bisa menentukan pilihan. Untuk memperbanyak referensimu, ayo cek event.indonesia.travel dan catat event-event yang akan datang! Sst, kamu juga bisa membaca mengenai bagaimana event-event tersebut berlangsung di tahun sebelumnya, lho. 2. Pilih Event Dengan Lokasi Dan Penyelenggaraan Yang Jelas Di balik suatu event, pasti ada event organizer atau penyelenggara yang mengadakannya. Banyak event bagus di Indonesia yang dihelat oleh penyelenggara-penyelenggara hebat, namun ada juga penyelenggara yang kurang profesional yang bikin event tidak aman. Supaya terhindar dari situasi-situasi tak diinginkan, penting buatmu untuk mempelajari dengan seksama mengenai penyelenggaraan event tahun baru pilihanmu. Beberapa hal yang perlu kamu cari tahu adalah siapa penyelenggaranya, apa maksud dan tujuan event tersebut diadakan, kapan dan bagaimana rangkaian program event itu akan berlangsung, serta di mana lokasi event tersebut. Jangan sampai kamu malah nyasar ke tempat tidak dikenal atau kelewatan tanggal event sehingga tidak bisa menikmati serunya tahun baruan! 3. Pesan Tiket, Akomodasi, Dan Transportasi Jauh-Jauh Hari        View this post on Instagram A post shared by Federica QianQian Lin📸林倩倩 (@federykkalin) Jika kamu sudah tahu mengenai tempat dan waktu penyelenggaraan event, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan akomodasi dan transportasi! Jangan sampai lupa untuk mempersiapkan tiket transportasi dan memesan akomodasi penginapan jika diperlukan. Pelajari dengan seksama mengenai transportasi terbaik yang bisa digunakan ke lokasi event serta penginapan terbaik yang ada di dekat venue. Jangan lupa untuk mempertimbangkan masalah biaya juga, ya! 4. Siapkan Kostum Sesuai Acara       View this post on Instagram A post shared by 𝑳𝒖𝒙𝒂 𝑨𝒏𝒑𝒖𝒍𝒊𝒏𝒈𝒂𝒎 (@_lu__xa_) Setiap event pasti memiliki kekhasannya masing-masing, termasuk mengenai kostum. Sebelum menghadiri event tahun baruan, coba cari tahu dahulu apakah event tersebut memiliki dresscode tertentu atau tidak. Jika terdapat dress code, ada baiknya kamu mengikutinya agar bisa lebih seru dalam menikmati event tersebut. Eits, tapi jangan lupa juga untuk tetap berbusana dengan rapi dan sopan, ya! Penting juga untukmu mempelajari budaya setempat di lokasi event tersebut untuk menyesuaikan busana yang kamu kenakan. [Baca juga : "Kunjungi 7 Tempat Wisata Cilegon"] 5. Nikmati Acara Tapi Tetap Waspada Di Lokasi       View this post on Instagram A post shared by Dundhee Yuwono (@dundhee89) Setelah semua persiapan kamu lakukan, sekarang saatnya enjoy the event! Namun, kamu harus tetap waspada dan peka terhadap sekitar karena hal-hal tak terduga bisa terjadi kapan saja. Misalnya saja, masalah mengenai kerumunan yang baru-baru ini sering terjadi. Yuk, coba pahami hal-hal yang harus dilakukan jika sewaktu-waktu terjebak di kerumunan supaya kamu tetap aman dari bahaya! Itulah 5 tips untuk kamu yang ingin menghadiri event tahun baruan! Ingat, pahami terlebih dahulu mengenai event yang ingin kamu kunjungi, siapkan semua keperluannya mulai dari akomodasi hingga kostum acara, dan yang terpenting tetap waspada sekaligus tetap menikmati event, ya! (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto @_____m.log) 
...more

6 Hal Yang Harus Dilakukan Saat Ikut Trip Ke Derawan

Kepulauan Derawan yang merupakan sebuah Kecamatan dari Kabupaten Derau, Kalimantan Timur. Keindahan Derawan membuatnya jadi destinasi wisata favorit baru para traveler dari mancanegara dan Indonesia. Derawan bahkan mendapatkan julukan sebagai The Second Raja Ampat (Raja Ampat Kedua) karena potensi wisata dan keindahan alamnya. Ingin tahu apa saja yang bisa dilakukan di Derawan? Di bawah ini ada 6 hal yang harus dilakukan saat ikut trip ke Derawan. 1. Island HoppingKepulauan Derawan terdiri dari enam pulau besar, yaitu Derawan, Sangalaki, Kakaban, Maratua, Panjang dan Samama. Belum lagi puluhan pulau kecil dan beberapa pulau gosong/gusung yang hanya bisa dikunjungi saat air laut sedang surut. Tiap pulau di kepulauan yang berada di Laut Sulawesi ni memiliki keindahan yang sama, baik di atas maupun di bawah lautnya. Jelajahi keindahan pulaunya, berbicanglah dengan para penduduknya, rasakan keramahan mereka. Kunjungi tempat-tempat seperti makan dengan nisan kepala kuda, atau makam Saba'ani - salah seorang kepala suku yang dihukum oleh Belanda di awal tahun 1900-an. 2. Snorkeling di Danau KakabanPulau Kakaban adalah salah satu fenomena alami fantastis yang ada di Kepulauan Derawan. Kakaban merupakan atol (pulau karang) yang di tengahnya terdapat Danau Kakaban. Keunikan Danau Kakaban adalah empat spesies ubur-ubur tanpa sengat (stingless jellyfish) yang hidup di danau ini. Selain di Kakaban, danau seperti ini ada di Palau, sebuah negara kepulauan Mikronesia -- dengan jumlah spesies lebih sedikit dibanding Danau Kakaban. Di Indonesia, danau seperti di Kakaban juga ada di Pulau Togean lho. 3. Mengunjungi Penangkaran PenyuDi Kepulauan Derawan ada penangkaran Penyu Hijau (Chelonia mydas) terbesar di Asia, yaitu di Pulau Sangalaki. Penyu ramah ini dulunya diburu untuk diambil dagingnya dan dijadikan hiasan. Tapi sejak adanya usaha konservasi oleh World Wildlife Fund Indonesia dan SK Bupati Berau pada tahun 2001 -- yang melarang eksploitasi dan pemanfaatan telur penyu -- populasi penyu hijau kini meningkat pesat. Jika beruntung, pada malam hari kamu bisa menyaksikan mereka bertelur di pantai Derawan atau ikut melepas tukik (anak penyu) ke laut. 4. Diving Sampai PuasKekayaan Derawan yang satu ini menyebabkan para traveler memberi julukan The Second Raja Ampat. Keanekaragaman satwa dan terumbu karang di kawasan laut di Derawan hanya bisa disaingi oleh Raja Ampat. Jadi jangan heran jika tiap pulau di Derawan punya diving point yang tidak kalah satu dengan yang lain. Sebut saja melihat ikan pari manta berkeliaran Manta Point dan menyelam sambil menelusuri Blue Light Caves di Pulau Kakaban, atau menyelam bersama penyu di Pulau Sangalaki di beberapa dive spot seperti Coral Gardens, Sherwood Forest dan Manta Parade. Belum puas? Kunjungi juga perairan Pulau Maratua, pulau terbesar di Kepulauan Derawan dengan dive site fantastis seperti Big Fish Country, Fusilier Alley, dan Fantasy Wall. 5. Wisata KulinerPernah mencoba Tehe-tehe, Kima-kima dan Elai? Di Derawan ketiganya bisa kamu dapatkan. Tehe-tehe adalah sejenis bulu babi yang bagian dalamnya dimasak dengan dicampur nasi. Kima (atau Kima-kima) adalah kerang berukuran besar yang dimasak dengan bumbu yang segar. Dan terakhir adalah Elai. Buah yang mirip dengan durian ini memiliki warna oranye, tidak seperti kebanyakan durian yang berwarna kekuningan. 6. Menikmati Keindahan LangitBangun pagi-pagi lalu duduk di sisi timur Pulau Derawan untuk menikmati matahari terbit yang indah. Di sore hari, pergilah ke sisi barat untuk menikmati matahari terbenam yang menakjubkan. Lalu, berbaringlah di pantai sambil menatap hamparan bintang yang terlihat jelas tanpa terhalangi oleh polusi udara. Bagaimana? Sudah ada gambaran jelas apa yang bisa dilakukan di Derawan? Atau ada hal lain yang perlu di tambahkan? Silahkan berikan komentar kamu di bawah.
...more

10 Spot Wisata Kece Di Lombok Buat Lo Yang Nonton Motogp Mandalika

TripTrus.Com - MotoGP di Mandalika akhirnya hadir di Indonesia, dan lo gak cuma bisa nikmatin suara bising motor aja, tapi juga keindahan Lombok yang punya segudang destinasi wisata keren. Dari pantai yang kece badai, perbukitan hijau, sampai desa adat yang kental budaya, semua bisa lo explore gak jauh dari sirkuit. Jadi, sambil nonton MotoGP, sekalian healing tipis-tipis dong di Lombok! Nih, 10 spot wisata di Lombok yang wajib lo kunjungi: 1. Bukit Merese Mau sunrise atau sunset vibes yang keren abis? Bukit Merese jawabannya! Dari sini, lo bisa nikmatin pemandangan perbukitan hijau yang langsung nge-blend sama birunya pantai. Jaraknya juga deket, cuma 13 menit dari Sirkuit Mandalika. 2. Pantai Kuta Mandalika       View this post on Instagram A post shared by Dessy Herwanti (@dessyherwanti) Pantai hits ini gak boleh lo lewatkan. Dengan pasir putihnya yang halus dan bukit-bukit hijau yang kece, Pantai Kuta Mandalika bisa lo jangkau dalam 16 menit aja dari sirkuit. Bener-bener tempat buat chill maksimal! 3. Pantai Seger Di sini lo gak cuma bisa nikmatin indahnya pantai, tapi juga bisa ikutan seru-seruan main air kayak snorkeling dan surfing. Dan pas bulan tertentu, ada tradisi Bau Nyale ala Suku Sasak yang seru abis! 4. Pantai Gerupuk Pecinta surfing, ini pantai wajib buat lo! Ombaknya yang mantep banget bakal bikin lo ketagihan. Gak cuma itu, lo juga bisa lihat area konservasi atau sekadar chill sambil nikmatin angin pantai yang kencang. 5. Pantai Tanjung Aan  Hanya 2,8 km dari Sirkuit Mandalika, Pantai Tanjung Aan punya pasir putih dan terumbu karang yang asri. Mau snorkeling? Cocok banget, tinggal nyebur dan liat langsung terumbu karang yang masih terjaga. [Baca juga : "Liburan Seru Dan Kece Di Pantai Indah Kapuk, Yuk Cek Aktivitasnya!"] 6. Pantai Mawun Ini pantai buat lo yang nyari spot tenang dan adem. 30 menit aja dari sirkuit, lo bakal ketemu Pantai Mawun dengan air laut jernih plus pasir putih bersih. Bener-bener view yang gak akan bikin lo kecewa! 7. Pantai Batu Berang Ini pantai beda dari yang lain, ada hutan bakau yang rapi banget berjajar di bibir pantai. Jaraknya cuma 15 menit dari Sirkuit Mandalika, cocok buat lo yang pengen suasana pantai dengan vibes alam liar. 8. Desa Adat Sade  Kalo lo pengen tau budaya lokal Lombok, Desa Adat Sade kudu lo datengin. Rumah-rumah adat yang masih autentik dan tradisi menenun bikin lo berasa balik ke masa lalu yang penuh budaya. 9. Desa Wisata Ende  Di Desa Ende, lo bisa ngeliat langsung tradisi adat kayak tari Presean atau ritual minta hujan. Nuansa tradisional yang kental bikin tempat ini worth it banget buat dikunjungi, jaraknya pun gak jauh, sekitar 30 menit dari Mandalika. 10. Desa Mertak  Desa ini juga gak kalah seru! Dari ekowisata sampai atraksi bahari, Desa Mertak ngasih lo pengalaman wisata yang beda. Perjalanan cuma sekitar 30 menit dari sirkuit, udah bisa dapet view dan vibes kece. Nah, daripada cuma nonton MotoGP doang, mending explore juga spot-spot kece di Lombok ini. Dijamin, pengalaman nonton lo makin afdol sambil nikmatin pesona alam dan budaya Lombok. Gak cuma jadi kenangan, tapi bisa bikin lo pengen balik lagi ke sini! (Sumber Foto @fajarchandraaa) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...