Bila Anda berada di pusat Kota Yogyakarta, dan hendak menempuh perjalanan ke arah Magelang menuju Candi Borobudur, maka sebelum sampai ke Candi Borobudur Anda akan disajikan pemandangan candi yang terlihat tidak utuh. Candi tersebut bernama Candi Mendut. Candi yang bercorak Budha ini biasa digunakan sebagai tempat upacara-upacara pemujaan.Dilihat dari sejarahnya, berdasarkan Prasasti Karangtengah berangka tahun 824 Masehi, nama Candi Mendut berasal dari kata venu vana mandira yang memiliki arti candi yang berada di tengah hutan bambu. Namun beberapa peneliti masih meragukan nama itu, yang sebenarnya lebih cocok diberikan kepada Candi Ngawen.Pintu Candi Mendut menghadap ke barat. Pada bagian luarnya terdapat relief-relief yang menceritakan kisah-kisah Dewa Budha. Sebelah utara candi, terdapat relief Dewi Tara yang diyakini sebagai sakti Budha. Di sebelah timur, terdapat relief Awalokiteswara. Di sebelah selatan, terdapat kisah Manjusri. Sementara, di bagian lainnya terdapat relief raja-raja dari Dinasti Sailendra.Pada dinding tangga tergambar relief cerita Jetaka. Cerita yang juga dikenal dengan nama cerita Tantri ini mengisahkan tentang makhluk-mahkluk khayangan seperti burung berkepala dua dan bidadari-bidadari. Memasuki ruangan dalam candi, pengunjung akan menemukan sebuah patung Budha Cakyamuni. Patung itu terlihat duduk dengan posisi tangan dalam sikap Dharmacakraprawartana Mudra. Salah satu yang menarik dari Candi Mendut adalah jika dilihat dari kejauhan bentuk candi ini seperti kubus yang bagian atasnya sudah tidak utuh. Bagian atas Candi ini sempat runtuh dan tidak diperbaiki kembali. Beberapa bagian candi juga pernah runtuh dan mengalami pemugaran. Dasar Candi Mendut kini terbuat dari batu bata kemudian dilapisi dengan batu asli seperti yang bisa dilihat pengunjung saat ini.Di sekitar Candi Mendut terdapat berbagai penjual pernak-pernik khas Yogyakarta. Bagi pengunjung yang suka dengan wisata belanja, mengunjungi Candi Mendut bukanlah suatu hal membosankan. Apalagi suasana sekitar candi yang nyaman dan asri membuat pengunjung makin betah berlama-lama di tempat ini.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Di Aceh daerah yang berjuluk “Serambi Mekah” ini , ternyata ada juga kampung Pecinan. Ini menunjukan kalau masyarakat Aceh juga toleran. Kampung Cina alias Pecinan di Aceh terdapat di kawasan Peunayong.
Begitu memasuki jalan Panglima Polem, kita akan menemukan Vihara Dharma Bhakti, tengara tempat ibadah warga etnis Tionghoa.
View this post on Instagram
Cliché
A post shared by Rei (@rraishagebrina) onMar 24, 2018 at 11:04pm PDT
Di kawasan yang terletak di pinggir Krueng, Aceh, hidup beragam etnis dengan berbagai agama dan kepercayaan. Di Peunayong, selain Vihara Dharma Bhakti, juga ada Vihara Buddha Sakyamuni, Vihara Maitri, dan Vihara Dewi Samudera.
[Baca juga : "Mirip Gunung Fuji, Waduk Embung Kledung Tereksotis Di Temanggung"]
Ketiga vihara ini berdampingan dengan Gereja Protestan Indonesia bagian Barat. Di dekatnya lagi ada Gereja Methodist. Lalu, tak jauh dari situ, di ujung Jalan Panglima Polem, berdiri megah sebuah masjid. "Toleransi dalam ibadah di Peunayong ini sangat baik. Satu sama lain saling menghargai,” ujar Kho Khie Siong, salah satu tokoh Tionghoa, beberapa waktu lalu.
Konon, menurut sejarah hubungan antara Aceh dan Cina sudah terjalin sejak abad ke-17 Masehi. Para pedagang Cina datang silih berganti ke Aceh. ”Mereka tinggal di perkampungan Cina dekat pelabuhan,” papar Kho Khie Siong.
Kawasan ini, lanjutnya, dikenal dengan nama Peunayong. Kata Peunayong sendiri berarti memayungi atau melindungi. Dalam sejarah disebutkan, di kawasan inilah penguasa Aceh Sultan Iskandar Muda memberikan perlindungan dan menjamu tamu kerajaan yang datang darei Eropa dan Cina.
Warga Cina yang tinggal di Banda Aceh merupakan generasi ke-4 atau ke-5. Merupakan suku Khek, yang berasal dari Provinsi Kwantung, Cina. Mereka belum bercampur dengan suku Kong Hu Cu, Hai Nan, dan HokKian.
"Warga Cina paling banyak tinggal di Peunayong," pungkas pria yang akrab disapa Aky ini. (Sumber: Artikel hindochinatown.com Foto tribunnews.com)
...moreTripTrus.Com - Tahun baru tinggal menghitung hari, nih! Banyak di antara kalian yang mungkin berencana untuk merayakan malam tahun baru di Bali. Itu adalah pilihan yang tepat karena Pulau Dewata memang memiliki sederet spot ciamik yang menjadi lokasi penyelenggaraan pesta untuk menyambut malam pergantian tahun.
Pssst, beberapa pesta itu akan menghadirkan musisi-musisi ternama, lho. Kalau mau tahu, ayo simak dulu informasi penting ini!
1. Atlas Beach Fest
View this post on Instagram
A post shared by Aditya Dimas Prasetyo (@adityadimas68)
Siapa yang ingin berpesta ria di pinggir pantai selama tiga hari, dari 30 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023, bareng belasan musisi? Yuk, datang ke Holyfest: New Year New Hope. Acara ini akan digelar di Atlas Beach Fest khusus untuk merayakan malam tahun baru. Enggak tanggung-tanggung, ada empat panggung spesial yang disiapkan untuk memberikan pengalaman terbaik buat kamu.
Jadi, bersiaplah untuk nyanyi bareng Krewella, Timmy Trumpet, Kshmr, Niki, Clean Bandit, Fiersa Besari, Lyodra, Vierratale, dan masih banyak lagi. Siapkan juga kostum dan outfits terkece karena akan ada OOTD Competition dan Costume Competition.
2. Garuda Wisnu Kencana
View this post on Instagram
A post shared by Indra Ardiaputra (@pakindro)
Menghabiskan liburan akhir tahun di Bali, sempatkan mampir ke Garuda Wisnu Kencana! Tepat pada saat malam pergantian tahun, kamu dapat ikut seru-seruan di Bali Countdown 2023. Acara ini akan menampilkan pertunjukan kembang api musikal pertama dan terbesar di Bali.
Selain itu, ada banyak musisi papan atas yang bakal tampil. Sebut saja Sheila on 7, Kahitna, Ungu, Navicula, Dialog Dini Hari, dan lainnya. Sebelum nonton penampilan mereka, kamu bisa isi energi dulu sambil icip-icip aneka makanan di Pasar Kuliner.
3. Finns Beach Club
View this post on Instagram
A post shared by Raymond Howe (@raymaxhowe)
Penyuka electronic music, ayo merapat ke Pulau Dewata saat malam tahun baru. Di salah satu beach club di Canggu, Finns Beach Club, akan ada pertunjukan spesial dari sederet DJ ternama dunia. Ada yang bisa nebak atau mungkin sudah sempat dengar sekilas tentang Finns New Years Eve 2023? Mereka adalah Diplo, Gorgon City, Hayden James, dan Elderbrook.
4. Savaya
View this post on Instagram
A post shared by Glamor And Luxury (@glamorandluxury)
Kamu merasa sudah terlalu sering menghabiskan pesta tahun baru di tengah kota? Kali ini, kamu mau sesuatu yang beda? Ada rekomendasi bagus, nih. Kamu bisa menghabiskan malam tahun baru di Savaya, salah satu beach club yang punya pemandangan hutan Uluwatu dan berlatar belakang Samudera Hindia. Mantap banget, kan?
Eits, itu baru keistimewaan pertama. Pada 31 Desember 2022 nanti, kamu juga bisa menikmati penampilan salah satu musisi pemenang Grammy Award. Dia adalah DJ sekaligus penulis lagu, Black Coffee. Yuk, segera ajak teman, keluarga, atau pasanganmu untuk menikmati momen langka ini!
[Baca juga : "Simak 5 Tips Hadiri Event Tahun Baru 2023 Berikut!"]
5. Sundays Beach Club
View this post on Instagram
A post shared by iqafadzul• (@ah.wanderlust)
Menghabiskan malam pergantian tahun di tepi pantai sambil mendengarkan alunan musik dan melihat api unggun, itulah pengalaman yang akan kamu dapatkan kalau datang ke NYE Beach Festival. Event ini akan digelar pada 31 Desember 2022 di Sundays Beach Club, Bali.
Selain keseruan yang sudah disebutkan tadi, di pesta malam tahun baru di Bali ini, kamu juga bisa menikmati pertunjukan fire dancers, water drum performance, dan pesta kembang api tepat saat tengah malam. Lengkap banget, kan? Itulah tadi lima rekomendasi tempat untuk merayakan malam tahun baru di Bali. Masing-masing tempat menawarkan pemandangan, aktivitas, ambience, dan line-up musisi yang berbeda. Kamu tinggal pilih sesuai seleramu.
Supaya kamu dan semua orang yang datang ke event tersebut tetap nyaman dan aman di tengah kerumunan, pihak penyelenggara melangsungkan acara dengan memperhatikan protokol kesehatan. Kamu sendiri juga harus tetap pakai masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan secara berkala, ya! (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto @sumberkimabeach)
...moreTripTrus.Com - Nih, berita terkini nih! Jakarta masuk jadi salah satu kota wajib buat dikunjungi di tahun 2024. Keren banget kan! Loncat dari urutan ke-7 menurut majalah perjalanan asal Amerika, 'Lonely Planet'. Bikin Jakarta melibas Praha dan Izmir gitu.
Kabarnya, Jakarta dapet gelar 'Best Cities to Visit in 2024'. Makin kece, Jakarta diakui sebagai destinasi wisata kelas dunia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, ngegombalin, "Ini momentum penting, guys, buat Jakarta jadi destinasi wajib buat para pencinta jalan-jalan."
View this post on Instagram
A post shared by Siti Nurohni (@siti.nurohni)
Dikutip dari si Sandiaga, Jakarta pada semester pertama 2023 udah dikunjungi 798.163 turis asing, loh. Ini bukti banget kalo Jakarta emang oke buat jadi spot liburan. Apalagi, ini seiring rencana pindah Ibu Kota baru.
Katanya, Jakarta punya banyak spot seru, mulai dari belanja di Tanah Abang, Sarinah, Pasar Baru, sampe ngejar produk ekonomi kreatif khas Jakarta. Udah gitu, bisa mampir ke Monumen Nasional atau jalan-jalan di kawasan Mangrove di Jakarta Utara.
Tapi, nih, Jakarta punya trik seru buat kita, yang kadang-kadang terlupakan. Gak cuma Bali yang jadi bintang, Jakarta juga bisa, loh! Masa iya Bali terus yang paling ngetop? Nah, versi Lonely Planet, Jakarta berhasil ngegeser Bali, guys! Jakarta merajai sebagai kota pilihan wisata terbaik 2024.
Menurut Sandiaga Uno, tahun lalu kita juara lewat Raja Ampat sebagai tempat pelarian terbaik. Sekarang, Jakarta berhasil ngegulirin gelar Best Cities to Travel. Sandiaga langsung terima penghargaannya di London. Keren, kan?
[Baca juga : "27 Hari Libur Nasional 2024, Cek Jadwalmu Untuk Petualangan Seru!"]
Jakarta emang padat, tapi banyak banget atraksi pariwisatanya. Dari belanja budget di Tanah Abang sampe hura-hura di mal mewah kayak Grand Indonesia. Kalo malam, bisa jalan-jalan di Jakarta Selatan yang asik banget.
Gak cuma itu, Jakarta juga punya produk kreatif yang legendaris di Sarinah, plus kuliner enak di Blok M, Pecenongan, Pasar Baru, Mangga Dua, sampe Kelapa Gading. Coba aja rasain, sensasi metropolitan Jakarta bakal nempel banget pas jalan-jalan.
Selain makanan enak, Jakarta juga punya potensi buat pengembangan pariwisata sejarah, budaya, dan alam. Bisa mampir ke museum-museum keren atau Monumen Nasional buat ngecek sejarah Indonesia. Pengen alam? Dateng aja ke kawasan mangrove di Angke Kapuk, Jakarta Utara. Keren, kan, Jakarta emang gak kalah seru dari Bali! #JakartaKeren #Wisata2024 (Sumber Foto @dyahlistyowardhani)
...moreIndonesia menyimpan ribuan potensi wisata dan salah satu yang terkenal hingga ke mancanegara adalah Taman Nasional Way Kambas. Taman Nasional Way Kambas Adalah salah satu perwakilan ekosistem hutan dataran rendah, dimana di salah satu lokasinya ada tempat pelatihan gajah pertama di Indonesia.Gajah-gajah yang dilatih, ditempatkan di pusat latihan gajah. Dan dapat dijadikan gajah tunggang, atraksi, pengangkut kayu atau membantu membajak sawah. Pusat pelatihan gajah ini berdiri tahun 1985.Pengunjung juga dapat berkemah di lokasi perkemahan yang ada di dalam lokasi Taman Nasional Way Kambas.Menarik bukan? Jangan lupa mampir ke Way Kambas saat Anda berkunjung ke Lampung.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Kalau lo lagi cari destinasi liburan yang bisa bikin pikiran fresh sekaligus memanjakan mata, wisata bahari di Indonesia jelas nggak pernah gagal. Sebagai negara kepulauan dengan ribuan pulau yang membentang dari Sabang sampai Merauke, Indonesia punya deretan pantai, pulau eksotis, hingga surga bawah laut yang diakui dunia. Nah, bulan Juli jadi salah satu waktu paling ideal buat menjelajahi keindahan tersebut. Memasuki puncak musim kemarau, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia cenderung cerah, ombak lebih bersahabat, dan air laut terlihat jauh lebih jernih. Jadi, buat lo yang hobi snorkeling, diving, island hopping, atau sekadar rebahan santai di pantai, sekarang saatnya mulai menyusun rencana liburan.
View this post on Instagram
A post shared by Alvin Bromo™ (@alvinalhuda)
1. Kepulauan Derawan
Salah satu destinasi yang wajib masuk bucket list adalah Kepulauan Derawan di Kalimantan Timur. Gugusan pulau ini terkenal sebagai salah satu surga bawah laut terbaik di Indonesia. Saat Juli tiba, kondisi laut biasanya sedang prima dengan visibilitas yang sangat baik sehingga aktivitas snorkeling maupun diving terasa makin maksimal. Salah satu pengalaman yang paling unik adalah berenang bersama ubur-ubur tanpa sengat di Danau Kakaban. Selain itu, Pulau Maratua dan Pulau Sangalaki juga menawarkan panorama bawah laut yang penuh warna dengan terumbu karang yang masih terjaga. Buat penyelam berpengalaman, Barracuda Point menjadi lokasi favorit karena sering menghadirkan fenomena barracuda tornado yang spektakuler.
2. Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air
Kalau lo lebih suka suasana tropis yang lengkap dengan kafe, pantai cantik, dan kehidupan malam yang seru, trio Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air di Lombok bisa jadi pilihan yang tepat. Ketiga pulau ini punya karakter yang berbeda. Gili Trawangan cocok buat lo yang ingin menikmati suasana ramai dan berbagai aktivitas seru. Sebaliknya, Gili Meno menawarkan atmosfer yang tenang sehingga pas untuk honeymoon atau healing tipis-tipis. Sementara itu, Gili Air berada di tengah-tengah, memadukan suasana santai dengan sentuhan kehidupan lokal yang masih terasa kental. Selama Juli, air laut di kawasan ini begitu jernih sehingga snorkeling bersama penyu di Turtle Point atau menyelam di berbagai dive site menjadi pengalaman yang sayang untuk dilewatkan. Kalau lagi santai, lo juga bisa mengelilingi pulau menggunakan sepeda karena kendaraan bermotor hampir tidak ada.
3. Pulau Weh
Di ujung paling barat Indonesia, Pulau Weh di Sabang juga menyimpan pesona bahari yang luar biasa. Banyak orang mengenalnya sebagai lokasi Titik Nol Kilometer Indonesia, padahal keindahan bawah lautnya nggak kalah memikat. Saat musim kemarau, kondisi laut di sekitar Pulau Weh sangat tenang sehingga cocok untuk snorkeling maupun diving. Pantai Iboih dan Pulau Rubiah menjadi lokasi favorit bagi wisatawan yang baru pertama kali menyelam karena airnya tenang dan biota lautnya sangat beragam. Sementara itu, penyelam berpengalaman bisa mencoba tantangan drift dive di Arus Balee atau mengeksplorasi bangkai kapal bersejarah Sophie Rickmers yang kini menjadi habitat berbagai jenis ikan dan terumbu karang. Setelah puas bermain air, jangan lupa mampir ke Monumen Nol Kilometer untuk mengabadikan momen di titik paling barat Indonesia.
[Baca juga : "Nggak Cuma Healing, Di Sini Bisa Ngerasain Kisah Cinta Paling Tragis Yang Pernah Ada Di Tanah Lebak"]
4. Pulau Karimunjawa
Kalau lo tinggal di Pulau Jawa dan ingin liburan tanpa harus terbang terlalu jauh, Karimunjawa di Jawa Tengah bisa menjadi destinasi yang nggak kalah menarik. Gugusan pulau ini menawarkan kombinasi pantai berpasir putih, laut biru yang bening, serta kehidupan bawah laut yang masih alami. Bulan Juli menjadi waktu terbaik untuk berkunjung karena ombak relatif tenang sehingga perjalanan antarpulau terasa lebih nyaman. Aktivitas island hopping menjadi agenda wajib, terutama menuju Pulau Menjangan Kecil dan Pantai Tanjung Gelam yang terkenal dengan panorama matahari terbenamnya. Selain snorkeling dan diving, Karimunjawa juga memiliki penangkaran hiu yang memungkinkan wisatawan berinteraksi langsung dari jarak dekat. Kabar baiknya lagi, destinasi ini masih ramah di kantong sehingga cocok buat lo yang ingin menikmati liburan berkualitas tanpa harus menguras tabungan.
5. Pulau Belitung
Pilihan berikutnya adalah Belitung, destinasi yang memiliki ciri khas berupa batu-batu granit raksasa yang berpadu indah dengan air laut berwarna biru kehijauan. Pemandangan seperti ini sulit ditemukan di tempat lain sehingga Belitung punya daya tarik tersendiri. Pantai Tanjung Tinggi menjadi salah satu ikon wisata yang semakin populer setelah muncul dalam film Laskar Pelangi. Sementara itu, Pantai Tanjung Kelayang menjadi titik awal favorit untuk menjelajahi pulau-pulau kecil di sekitarnya. Lo bisa mampir ke Pulau Lengkuas yang memiliki mercusuar tua peninggalan kolonial atau singgah di Pulau Pasir yang hanya muncul ketika air laut surut. Setelah puas menjelajah, jangan lupa mencicipi aneka hidangan laut segar khas Belitung yang terkenal lezat dan cocok dinikmati sambil melihat panorama pantai.
Bukan tanpa alasan Juli disebut sebagai salah satu musim terbaik untuk wisata bahari di Indonesia. Cuaca yang lebih stabil membuat perjalanan laut menjadi lebih nyaman, sementara air yang jernih menghadirkan pengalaman menyelam dan snorkeling yang jauh lebih memuaskan. Pemandangan bawah laut terlihat semakin jelas, warna terumbu karang tampak lebih hidup, dan kesempatan bertemu berbagai biota laut juga lebih besar dibandingkan saat musim hujan.
Jadi, kalau lo masih bingung mau liburan ke mana bulan Juli nanti, lima destinasi bahari ini layak banget masuk daftar perjalanan. Mulai dari Derawan yang eksotis, trio Gili yang selalu bikin rindu, Pulau Weh dengan keindahan bawah lautnya, Karimunjawa yang tenang, hingga Belitung yang terkenal dengan batu granit ikoniknya, semuanya menawarkan pengalaman berbeda yang sama-sama berkesan. Tinggal pilih destinasi yang paling sesuai dengan gaya liburan lo, ajak keluarga atau sahabat, lalu siap-siap menikmati pesona laut Indonesia yang nggak pernah gagal bikin gue dan lo pengin balik lagi. (Sumber Foto @baliautrement)
...moreTripTrus.Com - Buat lo yang lagi cari alternatif liburan ga jauh-jauh dari Jakarta, Pantai Indah Kapuk (PIK) bisa jadi pilihan pas banget! Bukan cuma tempat nongkrong hits, PIK juga punya segudang aktivitas seru buat lo dan keluarga. Udah terkenal sebagai kawasan elite di Jakarta, PIK juga gampang banget dijangkau karena akses transportasinya lengkap, dari tol sampai TransJakarta. Bahkan, tahun ini PIK masuk Proyek Strategis Nasional lho! Langsung aja, ini dia beberapa aktivitas yang bisa lo cobain di PIK buat ngisi liburan.
1. Main Seru di Aloha PIK
Kalau lo suka tempat yang vibes-nya tropical, Aloha PIK wajib banget didatengin! Tempat ini punya playground seru buat anak-anak, pantai pasir putih buat santai, dan food court buat lo yang mau kulineran. Dengan konsep ala Hawaii, spot ini super instagramable. Plus, yang paling penting, masuknya gratis dan buka tiap hari dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam.
2. Nyantai di Pantai Pasir Putih PIK 2
Lo yang mau chill bisa ke Pantai Pasir Putih PIK 2. Pemandangannya keren banget, ada pasir putih yang bersih dan gedung-gedung megah di sekitar. Lo bisa jalan santai, sepedaan, atau sekadar nikmatin kuliner bareng keluarga di sini. Lokasinya di daerah Kamal Muara, Jakarta Utara, dan deket sama banyak spot hits lainnya di PIK 2.
3. Kulineran ala Chinatown di Pantjoran PIK
View this post on Instagram
A post shared by @bubumaika
Nah, kalau lo suka wisata kuliner, mampir ke Pantjoran PIK! Di sini ada banyak banget tenant makanan, baik yang halal maupun non-halal. Suasana dan dekorasi ala Tionghoa bikin lo serasa lagi di Chinatown asli, apalagi dengan dominasi warna merah dan adanya pagoda tertinggi di Jakarta yang jadi ikon tempat ini.
[Baca juga : "Destinasi Seru Dan Anti Mainstream Di Jember Yang Mungkin Belum Lo Tau!"]
4. Main Skuter di Pantai San Antonio
Lo suka aktivitas yang seru tapi santai? Coba main skuter di Pantai San Antonio! Ada lintasan panjang buat lo jalan-jalan atau main skuter, sepeda, bahkan mobil listrik kecil buat anak-anak sampai dewasa. Sambil jalan, lo bisa liat pemandangan laut dan mampir ke kafe-kafe di sekitar buat nyantai.
5. Nongkrong Keren di Cove at Batavia PIK
Ini dia spot hits buat nongkrong ala anak muda, Cove at Batavia. Tempatnya didesain mirip area di Los Angeles, keren banget buat foto-foto! Di sini ada banyak tenant makanan dari pizza, burger, gelato, sampai seafood. Mending dateng sore-sore biar dapet view sunset yang epic banget langsung ke arah laut.
Gimana, udah ada bayangan mau ngapain aja di PIK? Jangan lupa siapin outfit yang kece dan kamera buat foto-foto, karena setiap sudut di sini worth it banget buat diabadikan. Jadi, tunggu apa lagi? Langsung deh ajak temen, pacar, atau keluarga buat seru-seruan bareng di PIK! (Sumber Foto @jkt.spot)
...moreTripTrus.Com - Indonesia emang jadi sorotan dunia, terutama soal jalan-jalan. Ada banyak pilihan, dari budaya, alam, sampe kuliner yang bikin mata traveler dari mana-mana melek banget. Nah, di antara itu semua, destinasi budaya di Indo tuh asik banget buat dicoba, gaes! Berkunjung, Belajar, dan Bergaya di Destinasi Budaya Indo.
View this post on Instagram
A post shared by Dartha Sii Muggle (@dartha_muggle)
Jadi, apa sih untungnya ngeksplor budaya di Indo selain dari sekadar jalan-jalan? Ini nih, manfaatnya yang gak cuma nambahin followers doang, tapi juga nambahin ilmu dan pengalaman loh!
1. Nambahin Wawasan Budaya yang Luar Biasa
Pas liburan, kan, tujuannya buat nambah ilmu juga, bukan cuma buat foto-foto cantik. Dengan ngerasain budaya dari destinasi budaya, ilmu lo tentang Indo makin kece dan beragam banget! Bukan cuma dari tampilan fisik aja, misalnya, cara orang berpakaian, rumahnya, dan makanannya, tapi juga cara hidup mereka yang bisa banget bikin lo mikir dan belajar banyak.
Mulai dari ujung Sumatra sampe ujung Papua, Indo punya banyak budaya yang beda-beda. Ini ngasih lo inspirasi buat jalan-jalan ke tempat-tempat unik lainnya yang mungkin sebelumnya gak kepikiran buat lo kunjungin!
2. Bantu Lestarikan Budaya Lokal
Eh, tapi, lo tau gak, dengan jalan-jalan ke destinasi budaya, lo juga bisa bantu melestarikan budaya lokal, lho? Gimana caranya? Gampang! Setelah balik dari liburan, lo bisa cerita ke temen-temen dan keluarga lo tentang pengalaman lo. Kalo mereka penasaran, bisa jadi mereka bakal jadiin tujuan berikutnya buat dicheck!
Jadi, dengan nyebutin nama tempat dan ceritain keunikan budayanya, lo udah bantu promosiin destinasi budaya Indo. Dengan begitu, destinasi ini tetep bisa tumbuh dan dikenal banyak orang, baik dari Indo maupun luar negeri. Asyik, kan?
[Baca juga : "10 Spot Keren Dan Ide Liburan Seru Di 10 Destinasi Pariwisata Andalan!"]
3. Pelajaran Unik Dari Setiap Daerah
Gak cuma itu, lo juga bisa belajar banyak tentang keunikan setiap daerah di Indo. Beda bahasa, beda makanan, bahkan beda kondisi alam. Semua bisa lo temuin di destinasi budaya! Rasanya kaya jalan-jalan ke negara berbeda setiap lo pindah satu daerah ke daerah lainnya.
Jadi, lo bisa punya wawasan yang lebih luas dan paham tentang keberagaman budaya di Indo. Gak heran kalo banyak orang suka banget jalan-jalan ke tempat-tempat kayak gini!
4. Jadi Sumber Inspirasi
Wisata budaya juga bisa jadi inspirasi buat lo, loh! Terutama buat yang berprofesi sebagai pengusaha. Ide-ide kreatif bisa banget muncul dari budaya lokal yang lo temuin. Contohnya, buat industri esensial atau industri kreatif, lo bisa buka lapangan pekerjaan baru atau bahkan bikin produk dengan ciri khas daerah tertentu.
Dengan begini, lo gak cuma jalan-jalan doang, tapi juga bisa ngembangin bisnis lo. Keren, kan? Jadi, tunggu apa lagi, gaes? Mulai sekarang, coba eksplorasi destinasi budaya Indo yang unik dan bikin hidup lo makin berwarna! ✌️😎 (Sumber Foto @massidiq_)
...moreTripTrus.Com - Yo, Desember udah di depan mata nih, bulan paling rame buat jalan-jalan di Indo! Banyak banget acara seru, dari tradisi unik sampai konser musik keren, bikin akhir tahun lo makin pecah. Nah, gue udah rangkumin nih beberapa event kece yang sayang banget kalo dilewatin. Yuk, simak biar lo bisa atur liburan lo sekarang juga!
View this post on Instagram
A post shared by GenPi Sumbar (@genpisumbar)
1. Seni Budaya yang Bikin Lo Makin Cinta Indonesia
Event seni dan budaya ini bukan cuma seru, tapi juga bikin lo makin cinta sama keberagaman Indo.
Festival Tumbe (1–4 Desember, Banggai Laut, Sulsel) Lo bakal ngeliat tradisi "Tumbe," ritual adat khas Banggai buat persiapan pernikahan adat. Ada pawai perahu tradisional yang dihias super cantik, tari-tarian lokal, dan bazar makanan khas yang dijamin bikin lo betah nongkrong.
Pesona Minangkabau (5–8 Desember, Tanah Datar, Sumbar) Di sini, lo bisa liat prosesi adat Minang kayak prosesi "Manjalang Mintuo" (mengunjungi mertua) dan pacu jawi (balapan sapi di sawah). Plus, jajanan Minang otentik kayak rendang sama galamai bakal memanjakan lidah lo.
Festival Rupat (6–8 Desember, Bengkalis, Riau) Selain seni Melayu seperti tari zapin, lo juga bakal disuguhi lomba sampan layar yang seru banget. Jangan lupa mampir ke pantai pasir putih Rupat yang instagrammable abis.
Pangandaran Festival (6–7 Desember, Pangandaran, Jabar) Event ini ngasih vibes liburan all-in-one: dari lomba paddleboard, pameran seni lukis pasir, sampe konser musik pantai buat bikin malam lo makin pecah.
Sultra Tenun Karnaval (7 Desember, Kendari, Sultra) Ini parade warna-warni banget, bro! Lo bisa liat kain tenun Sultra yang di-mix jadi busana kreatif. Ada juga live demo bikin tenun, cocok buat lo yang suka seni dan kerajinan.
2. Tradisi Unik yang Cuma Ada di Indo
Event ini bakal bikin lo kagum sama tradisi lokal yang out-of-the-box.
Perang Topat (10–18 Desember, Lombok Barat, NTB) Lo bakal liat perang ketupat yang bukan cuma seru, tapi juga punya makna menjaga harmoni antara umat Hindu dan Muslim di Lombok. Selain perang simbolis, ada juga bazar makanan tradisional khas Lombok!
Pesona Selat Lembeh (11–13 Desember, Bitung, Sulut) Snorkeling dan diving di Selat Lembeh udah juara, ditambah atraksi kayak lomba perahu hias dan festival kuliner seafood segar. Lo juga bisa explore spot underwater photography yang terkenal mendunia!
Lima Danau Festival (12–15 Desember, Solok, Sumbar) Kombinasi seni tradisional seperti randai dan tari piring dengan view epik lima danau: Danau Singkarak, Danau Talang, Danau Di Atas, Danau Di Bawah, dan Danau Kembar. Sunset-nya? Juara!
[Baca juga : "Event Seru Akhir Tahun Di Jakarta Yang Wajib Lo Kunjungi!"]
3. Musik dan Hiburan yang Bikin Malam Lo Pecah
Dari konser musik sampe festival, vibe-nya dijamin bikin lo happy.
Jogjarockarta Festival (15 Desember, Jogja) Pecinta musik rock, ini surganya lo! Ada lineup musisi top dari dalam dan luar negeri. Selain konser, ada merchandise area buat lo yang mau koleksi barang-barang band kesayangan.
Denpasar Festival (22–25 Desember, Bali) Event tahunan ini menampilkan seni kontemporer dan tradisional Bali. Ada tari kecak kolosal, fashion show kain endek, sampe pertunjukan musik indie yang cozy banget.
Swara Prambanan (31 Desember, Prambanan, Jogja) Malam tahun baru lo bakal beda di sini. Lo bakal disuguhi konser musik dengan latar megah Candi Prambanan yang dihias lighting spektakuler. Ada juga fireworks show buat penutup yang epik.
4. Event Lain yang Nggak Kalah Seru
Kalo lo suka pengalaman unik, cobain event ini!
Jelajah Ruang Menoreh Geo Heritage Run & Walk (7 Desember, Kulon Progo, Jogja) Lari atau jalan santai sambil explore alam Menoreh yang penuh sejarah geologi. Rutenya lewat kebun teh, hutan pinus, dan view sunset Gunung Merapi!
Festival Tanjung Waka (13–15 Desember, Kepulauan Sula, Malut) Kombinasi lomba dayung tradisional dan upacara adat khas Sula. Ada juga pameran mutiara Maluku Utara yang kece banget.
Festival 1000 Degan (15–25 Desember, Tegal, Jateng) Event ini cocok buat pecinta kuliner. Lo bisa nyobain 1000 jenis olahan kelapa muda, dari es degan sampe makanan modern kaya pudding dan cake degan.
Desember ini Indo tuh beneran kaya sama budaya, alam, sama hiburan. Jadi, lo udah tau mau kemana? Cus, catet tanggalnya, ajak temen, keluarga, atau pacar lo buat eksplor semua event ini. Jangan sampe ketinggalan, bro! 🌟 (Sumber Foto @udaunisawahlunto)
...more