shop-triptrus



7 Pantai Tersembunyi Di Banyuwangi Yang Bikin Lo Speechless!

TripTrus.Com - Banyuwangi tuh emang nggak ada matinya! Buat lo yang suka jalan-jalan sambil nikmatin pantai-pantai kece, Banyuwangi wajib banget masuk list! Di sini ada banyak pantai tersembunyi yang nggak kalah keren sama yang udah terkenal. Selain Ijen yang hits, lo bakal dikejutkan sama keindahan alam yang jarang orang tahu. Check this out, 7 pantai rahasia yang bisa bikin lo speechless! 1. Pantai Pulau Merah (Red Island) Lo doyan sunset? Pantai Pulau Merah wajib banget di-check! Lokasinya di Desa Sumberagung, Pesanggaran, sekitar 2,5 jam dari pusat kota Banyuwangi. Pasir pantainya unik, merah bercampur putih, dan ada pulau kecil yang bisa lo jelajahi pas air laut lagi surut. Buat yang suka surfing, ombaknya pas banget buat latihan, tapi hati-hati, ombaknya kenceng!  2. Pantai Wedi Ireng Pantai yang satu ini punya pasir hitam vulkanik yang khas, ditambah dengan pasir putih yang bikin lo betah lama-lama di sini. Lokasinya di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, sekitar 2-3 jam perjalanan dari Banyuwangi. Bisa berenang atau snorkeling di sini, tapi jangan lupa hati-hati sama ombaknya yang kadang cukup besar. Lo juga bisa naik perahu lokal ke pulau dekat situ, lo harus coba deh!  3. Pantai Sukamade        View this post on Instagram A post shared by BANYUWANGI PUNYA (@banyuwangipunya) Mau liat penyu bertelur? Di Pantai Sukamade, lo bisa banget nemuin penyu-penyu hijau bertelur di malam hari! Lokasinya di Sarongan Village, Meru Betiri National Park, sekitar 3-4 jam perjalanan dari Banyuwangi. Jangan lupa, lo bisa nginep di penginapan lokal dan bantu penyu kecil ke laut. Dijamin pengalaman yang nggak bisa lo lupain!  4. Pantai Teluk Hijau  Kalo lo suka pantai yang asri dengan pemandangan menawan, Teluk Hijau jawabannya. Pasir putih, air laut biru toska, dan hutan hijau di sekitar pantai bikin lo bener-bener serasa di surga. Bisa dikelilingi monyet juga lho, yang kadang nongol di sekitar pantai. Akses ke sini bisa lewat darat pakai kendaraan off-road, atau naik perahu tradisional dari Rajegwesi Beach. [Baca juga : "Pantai Banyuwangi Buat Semua Jenis Peselancar!"] 5. Pantai Senggrong  Suka snorkeling? Senggrong di Alas Purwo National Park wajib dicoba. Banyak banget terumbu karang dan ikan warna-warni yang bakal bikin lo betah di dalam air. Tapi, pantainya agak terpencil, jadi lo harus berangkat pagi banget buat ngeburu sunrise dan menikmati keindahan bawah laut sebelum ombak tinggi datang.   6. Pantai Parang Ireng Pantai ini punya pemandangan yang unik banget. Di sebelah kiri ada pasir kasar kayak merica, sebelah kanan ada batu karang hitam hijau, dan di tengah ombak biru yang gila banget! Lokasinya di Alas Purwo National Park, dan karena tempatnya tersembunyi, lo bisa nanya sama warga lokal atau petugas taman nasional buat sampai ke sana.  7. Pantai Plengkung (G-Land)  Untuk lo yang suka surfing, G-Land pasti udah nggak asing lagi. Pantai yang ada di Alas Purwo National Park ini terkenal dengan ombaknya yang besar banget, sampai jadi tempat favorit para surfer internasional. Bisa diakses lewat Bali atau lewat darat, perjalanan agak berat tapi sebanding sama ombak dan pemandangan yang bakal lo dapetin. Jadi, siap-siapin kamera dan packing barang lo! Banyuwangi siap buat lo jelajahi, dan lo bakal ngerasain petualangan yang nggak bakal lo lupain. Jangan lupa jaga kebersihan ya, biar pantai-pantai kece ini tetap bisa dinikmati generasi berikutnya!   (Sumber Foto @riiieen_) 
...more

Menparekraf Sebut Wisata Alam RI Risikonya Rendah Covid-19

TripTrus.Com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengklaim Indonesia yang mengandalkan pariwisata alam bakal lebih 'aman' dalam penyebaran Covid-19. Utamanya jika dibandingkan dengan negara-negara yang mengandalkan pariwisata dari sisi modernitas. "Di era pandemi covid-19 ini. Ke depan salah satu yang paling diuntungkan adalah wisata alam. Karena wisata alam risikonya sangat rendah dan kebetulan Indonesia dalam hal ini dibandingkan negara-negara lain, kita memang kekuatannya adalah salah satu dalam wisata alam. Seperti kita lihat di Danau Toba, di Bali dan tempat-tempat lain," kata Wishnutama diskusi virtual Reaktivasi Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru, Rabu. Dengan karakteristik wisata alam yang melimpah ruah dari ujung timur ke barat, Indonesia diklaim bakal diuntungkan. Nasib berbeda disebut Wishnutama justru berpotensi akan dialami oleh negara-negara lain. "Kalau wisata yang sifatnya kota itu kurang diuntungkan dalam kondisi pandemi Covid-19, misalnya seperti Hong Kong, Singapura atau Sydney atau itu kota-kota tersebut cenderung beresiko tinggi untuk dikunjungi oleh wisatawan dalam kondisi covid-19," jelasnya. Dengan keyakinan Indonesia memiliki peluang lebih aman dalam karakteristik berwisata, maka pemerintah ke depan bakal lebih mengutamakan quality tourism dibanding pariwisata. Namun, Wishnutama mengaku banyak masyarakat yang salah persepsi dengan pariwisata berkualitas. Alhasil, stigma yang ada justru mengarah kepada hal yang negatif. Padahal, menurut Wishnutama, pariwisata ini akan menjadi tren baru usai pandemi covid-19. [Baca juga : "5 Masjid Tertua Dan Bersejarah Di Kudus - Part 3"] "Persepsi orang-orang pada saat kita bicara quality tourism itu seperti Dubai, Singapura, yang gedung bertingkat tinggi dan lain sebagainya. Sebetulnya menurut kami quality tourism yang tidak melulu harus seperti tidak melulu harus seperti gedung pencakar langit hotel dan lain sebagainya," katanya. Ia mengambil contoh beberapa lokasi seperti Bhutan, Maldives, Ko Samui, Halong Bay. Semua lokasi itu menawarkan pengalaman yang berbeda. Indonesia sangat mempunyai potensi yang luar biasa ke arah quality tourism. (Sumber: Artikel cnbcindonesia.com Foto instagram.com/ghofiru.rifqi12) 
...more

Indahnya Liburan Ramadhan, di Pulau Seribu Masjid

TripTrus.Com - Tanpa terasa, bulan suci Ramadhan 1438 H, bulan yang penuh berkah bagi seluruh umat Islam, akan segera berakhir. Sebagai sebuah pulau yang mendapat julukan Seribu Masjid, Lombok dapat menjadi pilihan berlibur yang sangat dianjurkan, khususnya bagi wisatawan muslim disaat Ramadhan berlangsung. Liburan Mengesankan Berlibur di Lombok saat Ramadhan suasananya memang akan sangat mendukung. Selain karena memang mayoritas penduduknya muslim, biasanya selama Ramadhan akan diisi dengan berbagai kegiataan keagamaan yang akan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita. Oleh sebab itu Pemerintah Provinsi NTB, bersama dengan Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, telah menyiapkan berbagai rangkaian acara selama bulan suci ini berlangsung. Hal ini dijelaskan oleh HL. Moh. Faozal, Kadispar NTB, saat bertemu dalam jumpa pers Khasanah Ramadhan di kantornya, Jum’at (21/4) lalu. “Untuk tahun ini Pemprov bekerjasama dengan salah satu media nasional dalam melaksanakan kegiatan “Khasanah Ramadhan Semarakan Pulau Seribu Masjid” yang akan berlangsung mulai 25 Mei mendatang,” jelas Faozal. Rangkaian Kegiatan Ramadhan “Kegiatan akan diawali dengan Tabligh Akbar yang rencananya akan mendatangkan Ust. Yusuf Mansyur yang terkenal dengan keajaiban sedekahnya. Selain itu kami juga berencana mendatangkan empat imam besar dari Saudi Arabia, Yordania, Maroko dan Mesir yang akan menjadi imam sholat tarawih sekaligus mengisi kajian Ramadhan secara bergantian selama empat minggu di Masjid Hubul Wathan, Islamic Center, Mataram,” tegas Kadispar NTB ini. Sebanyak hampir 28 rangkaian kegiatan lainnya setelah Launching yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 5 Mei mendatang antara lain, bazaar Ramadhan, pameran, tadarus qur’an, reuni qori-qoriah MTQ 2016, i’tikaf, kuliner halal khas Ramadhan, pameran buku, sekaligus bedah buku, pameran dan lomba foto, table top, pameran tour and travel halal tourism, pameran seni budaya Islam, talk show, pengobatan gratis oleh tim mercy dan masih banyak lagi. Harapannya dengan adanya seluruh rangkaian acara diatas selama Ramadhan, akan dapat memancing datangya tamu atau wisatawan, khususnya wisatawan muslim ke Lombok sebanyak-banyaknya. Karena dengan rangkaian acara diatas dipastikan akan dapat menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih bermakna. Hampir seluruh kegiatan dipusatkan di Masjid Hubul Wathan, Islamic Center. Menurut Faozal, dengan kehadiran keempat imam besar ini nantinya diharapkan sholat tarawih akan lebih khususk, karena terasa seperti berada di Mekkah atau wilayah Arab lainnya. Bahkan sensasi umroh juga akan terasa ketika para wisatawan berkunjung ke Lombok selama bulan Ramadhan tahun ini. Seluruh kegiatan nantinya akan dimulai pada (25/5) hingga H-5 menjelang Idul Fitri, yang diujung rangkaiannya akan ditutup dengan pawai seribu lampion saat malam takbiran, ini sekaligus mencerminkan Lombok sebagai Pulau Seribu Masjid yang menjujung kebhinekaan. (Sumber: Artikel lombokinsider.com Foto flickr.com/antonemus)
...more

10 Panduan Menjadi Tour Leader dan Tour Guide Handal

TripTrus.Com - Jadi tour leader dan tour guide sama asyiknya. Selain bisa keliling sejumlah tempat di dalam negeri, juga berkesempatan melanglang buana ke sejumlah negara. Bukan cuma gratis tapi juga dibayar. Lalu bagaimana menjadi tour leader dan tour guide yang andal dan diidolakan wisatawan? Di Indonesia, tour leader biasanya disediakan biro perjalanan. Dia pimpinan rombongan berangkat bersama-sama dengan rombongan ke obyek yang dituju. Fasilitas yang diberikan biro perjalanan wisata kepada tour leader terdiri atas tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi di tempat yang sama dengan di mana para peserta menginap, fasilitas makan selama perjalanan, dan uang saku yang besarnya bervariasi antara Rp. 250.000 hingga Rp. 1.000.000 per harinya. Penghasilan profesi ini cukup menggiurkan. Tapi itu tergantung dari profesionalitas dan pengalamannya.  Di beberapa biro perjalanan wisata di Eropa, penghasilan tour leader berkisar pada angka USD 40 – USD 120/hari, tergantung dari durasi dan tingkat kesulitan dari program perjalanan tersebut. Untuk paket city tour yang hanya berdurasi 3-6 jam honornya USD 40-50. Untuk perjalanan selama berhari-hari sebagai pemandu wisata sekaligus sebagai kepala rombongan (tour leader) berkisar USD 70 – 120/hari. Itu belum termasuk tips yang diberikan peserta yang biasanya berkisar USD 2-3/peserta/hari. Belum juga termasuk komisi dari para merchant, jika rombongan yang di pimpinnya berbelanja di tempat mereka. Para merchant kadang memberikan komisi antara 10-20% dari jumlah total penjualan kotor yang didapatnya dari sebuah rombongan. Nah berikut ini 10 panduan menjadi pemandu andal dan disenangi wisatawan:  1. Menarik penampilannya Biasanya pemandu yang berpenampilan menarik, unik, bersih, dan menyenangkan akan disukai wisatawan. 2. Luas pengetahuannya Pemadu wisata yang berpengetahuan luas bukan hanya seputar obyek wisata yang dikunjungi namun juga banyak hal lain, biasanya mendapat pujian lebih wisatawan. 3. Pengalaman atau jam terbangnya tinggi Pemandu yang jam terbangnya tinggi sudah pasti punya wawasan yang jauh lebih baik ketimbang yunior. Dan itu mendapat nilai plus tersendiri. 4. Punya skill  khusus, misalnya dia juga seorang travel writer dan atau travel photographer Biasanya seorang travel writer/photographer terbiasa mengeksplorasi suatu obyek lebih dalam sebelum bisa menghasilkan suatu karya yang layak untuk dipublikasikan dengan begitu pengetahuannya otomatis lebih luas dan dalam pula. 5. Ramah Pemandu yang ramah dengan setiap wisatawan tentu akan disenangi daripada yang sok tahu.  6. Humoris Pemandu yang berjiwa humoris hingga membuat wisatawan tertawa minimal tersenyum akan membuat perjalanan jadi berkesan. 7. Cekatan Pemandu yang dinamis, gesit atau cekatan pasti lebih disukai daripadi lamban dan malas. 8. Kreatif Pemandu yang kreatif dalam menyampaikan ceritanya atau mengemas perjalanannya hingga berkesan akan mendapat sanjungan lebih dari wisatawan. 9.  Lancar dan cakap berkomunikasi Pemandu yang rapi dalam menyampaikan ceritanya dengan bahasa dan suara yang memikat akan disenangi wisatawan. 10. Jujur dan tulus Kedua sifat ini menjadi modal dasar pemandu. Kalau dia jujur dan tulus melakukan setiap pekerjaannya akan terpancar dari aura dan prilakunya. Dan itu amat disukai wisatawan. Dewasa ini profesi pemandu wisata dan pimpinan rombongan makin diminati biro perjalanan maupun komunitas tertentu mengingat semakin bertambahnya minat orang melakukan perjalanan dan juga bermunculan obyek dan paket-paket wisata baru. Menjadi pemandu wisata dan ketua rombongan yang tidak profesional atau dengan kata lain tidak memenuhui kriteria di atas bisa menjadi bumerang bagi pariwisata setempat. Ingatlah seorang pemandu wisata menjadi corong pariwisata daerah tersebut. Jika dia baik dan menyenangkan, wisatawan akan menceritakan kesenangannya itu kepada wisatawan lain. Sebaliknya kalau mengecewakan, mereka akan mengabarkan kekecewaannya kepada yang lain hingga enggan bertandang. (Sumber: branxco.blogspot.co.id Foto vakansinesia.com)    
...more

Ini 6 Peran Sentral Traveler dalam Menjaga Kelestarian Alam

TRIPTRUS - 22 April merupakan momen penting bagi setiap orang, perusahaan, dan pemerintah untuk menunjukkan komitmen mereka kepada alam dan generasi mendatang. Tanggal yang tiap tahun diperingati sebagai Hari Bumi ini juga menunggu peran lebih wisatawan, untuk menghargai dan melestarikan tempat yang pernah dan akan mereka kunjungi. Maggie Ozner, seorang Traveler WWF pernah mengatakan, “Ketika saya melakukan perjalanan, dan melihat keajaiban keindahan alam, saya menyadari ini semua akan hilang dikemudian hari. Hanya keinginan untuk melipatgandakan usaha memelihara dan menjaganya yang dapat memulihkan itu semua.” Wisatawan atau traveler sesungguhnya memiliki peran sentral untuk mengelola dan tetap kriitis dalam melestarikan keindahan alam yang mereka kagumi. Seperti dikutip dari lama WWF, Jumat (22/4/2016), berikut beberapa usaha yang bisa dilakukan traveler dalam perannya menjaga kelestarian alam. 1. Mengurangi KarbonMeningkatnya suhu bumi tentu mempengaruhi berbagai tempat, termasuk spesies di dalamnya dan mata pencaharian masyarakat. Bagi Anda para traveler, mulailah untuk memiliki gaya hidup cinta alam yang Anda kerap kagumi dengan memakai bahan bakar kendaraan ramah lingkungan. Kontribusi Anda juga bisa dilakukan dengan lebih banyak menanam pohon. Nampaknya Anda perlu membuat komitmen untuk setidaknya menamam satu pohon di tiap tempat yang Anda kunjungi saat berwisata. 2. Tidak Buang Sampah SembaranganBanyak orang mengaku cinta kepada alam dan di waktu bersamaan juga membuang sampah tidak pada tempatnya. Gaya hidup tidak mau repot ini sebenarnya bisa disiasati, misalnya saat traveling, Anda bisa menggunakan botol air mineral daur ulang, sehingga Anda tidak perlu lagi membeli air kemasan dan membuangnya sembarangan. 3. Hindari Membeli Sesuatu yang DilindungiBerbelanja di tempat wisata tentu sungguh mengasyikan, apalagi jika pusat perbelanjaan tersebut menyediakan beranekarupa koleksi barang unik. Namun Anda perlu diperhatikan, apakah benda yang Anda beli sudah benar? Membeli souvenir di tempat wisata dari produk bagian-bagian hewan yang dilindungi, tentu sama halnya dengan memperpanjang kejaharan terhadap satwa liar yang semakin hari semakin sedikit keberadaannya. 4. Meningkatkan Gaya Hidup Ramah LingkunganTraveler tanpa memiliki gaya hidup ramah lingkungan sama hal dengan omong kosong. Gaya hidup ramah lingkungan tentu modal awal untuk menjadi seorang penjelajah. Tepat di Hari Bumi ini berjanjilah pada diri sendiri, untuk tetap melestarikan keindahan alam dan budaya di berbagai tempat yang Anda kunjungi. 5. Ajari Anak-anak Traveling dan Cinta LingkunganMempersiapkan generasi masa depan yang cinta lingkungan adalah hal mutlak yang perlu diberikan orangtua pada anaknya. Mengajak anak menikmati keindahan alam sambil mengedukasi arti penting keletarian alam merupakan cara tepat menciptakan generasai cinta alam dan lingkungan. 6. Berikan DonasiIni cara terakhir yang bisa dilakukan traveler untuk memberikan kontribusinya pada kelestarian alam. Banyak organisasi nirlaba di luar sana yang perlu dukungan untuk tetap berdiri menjaga kelestarian alam. Tidak melulu soal uang, sambil traveling Anda juga bisa berkontribusi dengan memberikan edukasi pada anak-anak di pedalaman. (Sumber: Artikel liputan6.com Foto liputan6.com)
...more

Calendar of Events 2025 Bali, 56 Acara Keren Bikin Turis Betah Nongkrong di Pulau Dewata!

TripTrus.Com - Bali gak ada matinya, bro! Dinas Pariwisata Bali baru aja nge-launch Calendar of Events 2025 yang bakal nge-hype banget. Ada 56 acara kece yang bakal bikin turis, baik lokal maupun asing, makin betah dan pengen lama-lama di Bali. Event-event ini bakal diselenggarain dari Februari sampai Desember 2025, mulai dari 5th Multilateral Naval Conference di Pelabuhan Benoa, Pawai Ogoh-ogoh di Denpasar, sampai Mekotek di Desa Munggu, Badung. Ada juga Pesta Kesenian Bali XLVII di Denpasar, Penglipuran Village Festival di Desa Penglipuran, dan Festival Taman Sukasada Ujung di Karangasem.       View this post on Instagram A post shared by Adi Prayogo (@adi_py) Tjok Bagus Pemayun, Kepala Dinas Pariwisata Bali, bilang kalau acara-acara ini tujuannya biar wisatawan bisa stay lebih lama. Soalnya, Bali tuh nggak cuma terkenal karena wisata budaya, tapi juga event-event keren yang bakal selalu rame. "Kami harap acara-acara ini bisa bikin wisatawan betah dan ingin datang lagi," ujarnya. [Baca juga : "Sumut Gaskeun! Kalender Event 2025 Siap Bikin Wisatawan Ketagihan"] Meskipun beberapa event udah ada sebelumnya, tahun ini bakal ada beberapa yang baru, dan Tjok berharap dampaknya lebih besar dari sebelumnya. Tjok juga bilang kalau event-event ini selalu laku banget di kalangan turis, baik yang datang dari luar negeri maupun dalam negeri. "Kami minta pengelola acara buat nyatet gak cuma jumlah transaksi, tapi juga seberapa banyak orang asing yang dateng dan pengen balik lagi. ASITA juga jadi andalan buat jualin event-event ini ke calon wisatawan," lanjutnya. Tjok percaya banget kalau Calendar of Events 2025 bisa ningkatin kunjungan turis ke Bali. Targetnya sih, 6-6,5 juta turis asing dan 10-10,5 juta turis domestik datang ke Bali sepanjang tahun ini. Tapi, ada tantangan juga nih. Masalah jalan macet, sampah, dan alih fungsi lahan masih jadi PR, tapi Dispar Bali udah siap nge-solve itu. "Kami udah punya peta masalah, tinggal ditindaklanjuti," kata Tjok. Ngomong-ngomong, Wakil Ketua PHRI Bali, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, bilang buat capai target kunjungan turis 2025, perlu strategi. Salah satunya dengan nambahin direct flight bareng airline dan promosi bareng buat ngenalin event-event internasional yang bakal rame banget! (Sumber Foto @dekz_chotz11)
...more

Pesona Kelembutan Pasir Putih Pantai Bandengan

Selain dikenal sebagai kota ukiran, Jepara juga dikenal dengan wisata pantainya. Ada beberapa pantai indah nan eksotis di kota kelahiran R.A. Kartini ini. Salah satunya adalah Pantai Bandengan yang memiliki pesona pasir putih yang lembut. Pantai Bandengan berada dekat dengan pusat Kota Jepara. Diperlukan sekitar 30 menit dari pusat kota untuk bisa merasakan nikmatnya suasana Pantai Bandengan. Hembusan angin pantai yang sejuk, mendengar suara deburan ombak, dan memandang laut lepas yang indah merupakan pesona yang bisa Anda dapatkan di sini. Putihnya pasir dengan teksturnya yang lembut membuat Anda betah berlama-lama bermain dengan hamparan pasir di pantai yang terletak di Desa Bandengan, Kecamatan Jepara.Selain menikmati pemandangan pantai, Anda dapat pula mencoba olahraga air seperti jetski. Kapal karet yang biasa digunakan untuk berarum jeram di sungai juga dapat Anda coba untuk bersenang-senang menikmati arus ombak di pantai ini. Keasyikan bermain perahu karet di laut lepas dengan deburan ombak yang menghantam perahu akan memberikan kesenangan yang berbeda ketika Anda menghabiskan waktu di Pantai Bandengan. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Berwisata ke Tempat Asal 7 Kopi Terbaik di Indonesia

TRIPTRUS - Anda penggemar kopi dan suka jalan-jalan? Mungkin ini bisa dijadikan tantangan baru saat merencanakan perjalanan. Jika biasanya hanya mencicipi kuliner khas suatu tempat, mungkin kini Anda bisa berburu sesuatu yang lebih spesifik, kopi. Sebagai penghasil kopi nomor empat dunia, Indonesia pasti memiliki sentra-sentra produksi kopi di berbagai daerah. Ada beberapa jenis kopi yang ditanam petani Indonesia, sejak masa penjajahan Belanda. Dua jenis yang paling terkenal adalah kopi Arabika, dan Robusta. Dua lainnya adalah kopi Liberika dan Ekselsa, yang memiliki cita rasa berbeda. Belakangan, terdapat penggolongan baru yakni kopi Luwak, yang merupakan kopi sisa pembuangan Luwak. Kopi yang banyak terdapat di Jawa dan Sumatera ini, terkenal sangat enak dan mahal harganya. Tanaman kopi hanya bisa tumbuh di dataran tinggi, sehingga tentu saja banyak obyek wisata yang juga bisa dinikmati di daerah asal kopi berikut: 1. Kopi Gayo Memiliki aroma dan kenikmatan yang khas. Hal ini terbentuk dari letak dataran tinggi Gayo, Aceh, dan beberapa unsur lingkungan sekitarnya. Kopi Arabica Gayo memiliki peringkat premium dan banyak diekspor ke negara-negara Eropa selain ke Amerika Serikat dan Asia. Sebagian besar komoditas kopi arabika Gayo tersebut dikembangkan di tiga Kabupaten yaitu Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues. Nah, Anda tentu saja bisa berwisata ke tempat lain di Aceh, serta menikmati kuliner khas lainnya seperti mie Aceh. 2. Kopi Sidikalang Ini adalah nama sebuah kecamatan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Udara yang sejuk dan dingin, dengan tanah pegunungan yang kaya mineral di kawasan Bukit Barisan menghasilkan biji kopi Sidikalang yang bermutu tinggi. Kopi Sidikalang sangat terkenal akan kenikmatan cita rasanya, bahkan telah diakui mampu bersaing dengan kopi Brazil. Kopi Sidikalang kerap disebut sebagai ikonnya Kopi Sumatra. Komoditas ini istimewa karena tumbuh di dataran tinggi vulkanis. Wisata lainnya yang bisa Anda kunjungi saat ke Sumatera Utara, tentu saja ada Danau Toba, dan kuliner di Medan yang enak-enak. 3. Kopi Arang Kopi ini diolah secara unik di Jember. Salah satu kopi terbaik di Jawa, berasal dari daerah Jawa Timur yang terkenal dengan nama Java Jampit. Kopi ini diproses dengan cara digosongkan. Uniknya, setelah diseduh air panas, akan tercium sedikit aroma cabe. Wisata lainnya yang bisa dinikmati di Jawa Timur, melimpah ruah dari gunung hingga ke pantai. 4. Kopi Toraja Komoditi yang juga mendunia adalah Kopi Toraja, Sulawesi Selatan. Kopi Toraja juga mempunyai rasa yang khas yaitu ada perpaduan rasa tanah. Kopi Toraja terdiri dari 2 macam yakni Arabika dan Robusta. Kandungan asamnya rendah serta memiliki body yang berat. Beberapa jenis kopi meninggalkan rasa pahit cukup lama di mulut, namun tidak dengan Kopi Toraja, rasa pahitnya langsung hilang. Sebelum ke Toraja, Anda bisa mampir di Makassar dan menikmati keindahan alam serta kuliner. Sedangkan di Tana Toraja, Anda bisa menikmati wisata alam dan budaya yang unik. 5. Kopi Kintamani Selain Kopi Gayo, gerai kopi tersohor ‘Starbucks’ ternyata menggunakan Kopi Kintamani sebagai bahan bakunya. Kintamani yang terletak di Bangli, Bali, merupakan sebuah kawasan yang terkenal akan hawa pegunungannya yang sejuk dan juga jenis anjingnya. Memiliki aroma yang lembut dan manis, kopi ini diperoleh dari perkebunan yang menggunakan sistem pengairan subak. Wisata lainnya yang bisa dinikmati di sana rasanya tak perlu dijelaskan lagi. Hampir tak ada pelancong yang tak mengenal Bali dan keindahan alam serta busayanya. 6. Kopi Flores Kopi yang satu ini dinikmati pasar di Amerika. Kopi Flores berbiji besar, warna berkilau, aroma coklat yang kuat serta menyajikan rasa berat di lidah dengan tingkat keasamaan yang tinggi. Kopi arabika ini berasal dari kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Wisata lainnya yang bisa dinikmati di Flores dan sekitarnya adalah pesona pantai yang masih tak terjamah. 7. Kopi Wamena Wamena adalah sebuah kota kecil yang terletak di lembah pegunungan Jaya Wijaya, Papua. Iklimnya sangat dingin berkisar 15 derajat celcius. Kopi Arabika Wamena tumbuh di lembah Baliem, tanpa menggunakan pupuk kimia. Meski pengolahannya organik dan tradisional, namun para petani sangat memperhatikan kualitas dari kopi tersebut. Wisata lainnya di Papua tentu saja meliputi pemandangan alam dan wisata budayanya. (Sumber: Artikel indonesiana.tempo.co Foto wisataindonesia.biz)
...more

Panorama Pabangbon, Lokasi Wisata yang Lagi Hits di Bogor

TripTrus.Com - Panorama Pabangbon di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin berwisata dengan lokasi yang tak jauh dari Ibu Kota. Lokasi ini bahkan bisa menjadi lokasi selfie bagi yang ingin menikmati pemandangan alam Bogor. Seperti ditayangkan Liputan6 Siang SCTV, hanya dibutuhkan waktu sekitar satu setengah jam dari Kota Bogor untuk mengunjungi wisata Pabangbon.        View this post on Instagram 🍃Adventure 🍃 . . . #bogor #bogorhits #explorebogor #bogortraveller #visitbogor #bogorpisan #welovebogor #wisatabogor #pabangbonlewiliangbogor #pabangbon #pabangbonbogor #pabangbonhits #likeforlikes #likeforfollow #like4likes #liked #followforfollowback #lfl #fff A post shared by @ mirandaviarila854 onOct 21, 2018 at 2:51am PDT Harga tiket masuk ke kawasan ini pun terbilang murah. Per orang hanya dikenakan tarif Rp 10 ribu. Spot pertama di Panorama Pabangbon dan menjadi magnet wisatawan adalah rumah pohon pinus. Di sini pengunjung disuguhkan pemandangan alam Gunung Halimun yang indah dan dapat berselfie ria.  Spot berikutnya adalah perahu selfie yang identik dengan laut dijajarkan dengan pemandangan alam yang sangat hijau. Jangan lupa berfoto dengan wahana flying fox. Sambil bermain flying foxpengunjung bisa diberhentikan di tengah perjalanan untuk bisa berfoto dengan pemandangan perbukitan hijau nan indah. [Baca juga : "Peradaban Gunung Karst Di Ciampea Kabupaten Bogor Terancam Punah"] Wisata pohon pinus juga identik dengan hammock kain warna-warni yang digantungkan di pohon untuk melepas lelah sejenak dan menghirup udara kota Bogor yang sejuk.  Dari Panorama Pabangbon, wisatawan dapat mengunjungi Air Terjun Cilame yang jaraknya hanya sekitar 10 menit. Curug Cilame ini termasuk curug yang aman dan ramah wisatawan, karena pihak pengelola memberikan tangga khusus dan pegangan dari bambu. (Sumber: Artikel liputan6.com Foto youtube.com)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Dieng Plateau
10 - 12 Jul 2026
Treaking Gunung Papandayan
10 - 11 Jul 2026
Open Trip Pulau Pari
11 - 12 Jul 2026
Open Trip Pulau Tidung
11 - 12 Jul 2026
×

...