shop-triptrus



Wanita Lebih Suka Traveling Ketimbang Pria

TRIPTRUS - Setujukah Anda dengan pernyataan di atas? Sebelum Anda menjawab, mari kita lihat hasil-hasil penelitian dan survey di bawah ini: Wanita – terlepas dari muda, tua, lajang, menikah ataupun janda terbukti lebih suka dan karenanya sering traveling atau liburan ketimbang pria. Menurut The American Consumer, dalam sebuah hubungan pria dan wanita, yang lebih banyak merencanakan detil perjalanan, merekomendasikan destinasi favorit kepada kerabat ataupun senang melakukan research tentang sebuah trip adalah wanita. Wanita juga suka traveling dengan teman-teman wanitanya, tanpa merasa harus ada pria di kelompok itu. Dalam 6 tahun belakangan ini, terdapat kenaikan hingga 230% di mana kelompok wanita pergi traveling tanpa pria. Menurut grup peneliti Yesawich, Pepperdien, Brown & Russell, 87% wanita pergi traveling untuk melihat pemandangan indah, sementara pria hanyalah 72%. Mayoritas traveler di dunia ternyata bukan pria dewasa, melainkan wanita berusia sekitar 40-an. Sementara itu, menurut kebanyakan agen travel di Amerika Serikat, pelanggan terbesar mereka bukanlah pria, melainkan wanita yang berusia di antara 25-39 tahun. Sumber: Foto citizen6.liputan6.com Ditambahkan lagi, lebih banyak wanita yang melakukan solo-traveling atau traveling sendirian dibandingkan pria, yaitu sebanyak 73%. Biasanya wanita senang traveling sendirian karena 2 alasan: mereka menjunjung tinggi kemandirian dan merasa bahwa mereka cukup kompeten secara intelek untuk berpetualang sendirian. Sumber: Artikel tokopedia.com Foto @JKTjalanjalan
...more

5 Tips Biar Liburan Gak Ngebuat Dompet Jebol di Akhir Tahun!

TripTrus.Com - Waktunya bener-bener udah deket buat prepare liburan seru di akhir tahun. Nah, biar liburan kamu makin asyik dan kaga bikin kantong bolong, ada beberapa tips jitu yang bisa kamu terapin, mulai dari perencanaan yang nggak abal-abal sampe siapin duit cadangan. Liburan yang seru dan nggak bikin boros itu mungkin banget, asalkan kita pinter-pinter atur budget biar finansial tetep oke dan cash flow nggak kacau.       View this post on Instagram A post shared by Museum of Modern & Contemporary Art in Nusantara (@museummacan) Yuk, simak tips hemat liburan akhir tahun yang bakal bikin dompet aman dan hati senang! Jadi, biar liburan kamu gak ngebut ngeborosin, cara kita atur budget liburan bisa jadi penentu utama. Nah, nih, tips-tipsnya! 1. Jangan Liburan di Tanggal Ramai atau Saat Musim Liburan Kalo kamu mau hemat, hindarin banget liburan di tanggal merah, libur nasional, atau saat orang pada cuti panjang, misalnya libur Idul Fitri atau libur anak sekolah. Selain tempat wisata pada rame, jalan-jalan juga pada macet, harganya bisa melejit. Makanya, pilih tanggal sebelum tanggal merah biar liburan kamu lebih enjoy. 2. Rencanain Dana yang Nggak Bikin Kehabisan Nah, setelah tentuin kapan liburan, langsung aja atur anggaran dengan jujur dan sesuai keadaan. Ini penting, biar kamu nggak bengong tengah jalan gara-gara kehabisan duit. Rencanain dana sesuai keadaan beneran penting, biar kita tau mau liburan yang kayak gimana. Mewah atau sederhana yang penting berkesan. Biar pengeluarannya bisa kita atur dengan hati-hati. 3. Jangan Terlalu Mepet Pesan Tiket dan Penginapan Setelah tanggal dan anggaran fix, langkah berikutnya pesen tiket dan tempat nginep jauh-jauh hari. Misalnya, liburan tanggal 1 Desember, pesen tiketnya udah dari H-2 minggu atau H-4 minggu sebelumnya. Nggak sedikit yang pas pesen tiket dan hotel dikejar deadline, harganya malah bisa mahal. Jadi, better amanin dari jauh-jauh hari. [Baca juga : "Jateng Geber Ratusan Event Buat Nge-boost Pariwisata Di 2024"] 4. Kejar Promo dan Diskon, Bro! Untungnya pesen tiket dan hotel jauh-jauh hari, kita bisa ngejar promo dan diskon, nih. Sekarang kan udah banyak banget platform yang nyediain tiket pesawat, kereta, bus, sampe tempat nginep online. Mereka sering banget ngasih promo atau diskon tiap bulannya. Jadi, buruan cek biar bisa hemat di akomodasi. 5. Bawa BeKal Buat Hemat Biar lebih hemat lagi, boleh banget bawa bekal pas liburan, asal nggak dilarang ya. Nggak perlu bekal yang ribet, cukup bawa makanan instan yang tinggal dihangatkan, sambel, atau mie instan kalo liburan ke luar negeri. Jadi, kamu bisa makan dengan nyaman tanpa perlu keluarin duit banyak di tempat wisata. Jadi, itu dia tips hemat liburan yang bisa kamu coba. Ingat, liburan itu nggak harus bikin dompet berasa kempes. Ada juga liburan yang bisa irit, kok. Selamat berlibur, yaa!  (Sumber Foto @el.journeys) 
...more

Ini Alasan Mengapa Ibu Rumah Tangga Harus Pergi Berlibur!

TRIPTRUS - Siapa bilang ibu rumah tangga tidak perlu liburan? Justru ibu rumah tangga, terlebih ibu rumah tangga yang telah memiliki anak harus sering merasakan liburan. Tidak banyak orang yang tahu jika pekerjaan ibu rumah tangga itu juga berat dan penuh tanggung jawab. Ibu rumah tangga bekerja mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan masalah rumah tangga mulai dari pagi sampai malam. Bisa dibayangkan bukan, betapa menjadi seorang ibu rumah tangga itu tidak mudah. Apalagi bila ia merangkap menjadi wanita yang bekerja sembari mencari uang tambahan. Kesibukan dan lelahnya bisa dua kali lipat rasanya. Liburan adalah moment yang sangat dinantikan oleh semua orang, terlebih ibu rumah tangga. Banyak hal yang menyenangkan yang akan dinikmati. Apalagi bila liburan dinikmati bersama orang-orang tersayang. Tentu saja liburan tersebut akan sangat spesial dan mengesankan. Semua orang bisa saja pergi liburan, tetapi yang biasa menjadi kendala adalah tidak punya waktu, sibuk, tidak ada teman berlibur dan belum punya dana yang cukup (itu pasti). Namun, bagi ibu rumah tangga apa yang menjadi kendalanya? Apa pun hambatannya, seorang ibu rumah tangga harus mempunyai waktu untuk berlibur. Hal ini sangat penting karena: 1. Liburan akan menghilangkan kejenuhan dan kebosanan Rutinitas pekerjaan yang monoton dan tidak pernah habis akan menimbulkan rasa bosan dan jenuh. Apalagi ibu rumah tangga, ia tidak memiliki batasan waktu bekerja dan hari libur seperti orang kantoran lainnya. Belum lagi dengan urusan untuk mengatur keuangan rumah tangga, ibu akan merasakan beban tersendiri. Itulah sebabnya, ibu rumah tangga juga perlu pergi liburan, paling tidak liburan bersama keluarga di akhir pekan akan menyegarkan kembali pikiran dan suasana hati yang sudah mulai jenuh. Bila pikiran dan hati ibu senang, tentu saja ia akan lebih semangat dalam mengurus rumah tangga. 2. Liburan dapat mempererat hubungan keluarga terlebih hubungan suami istri Dengan liburan otomatis quality time antara anggota keluarga akan tercipta, terlebih lagi hubungan suami istri. Hubungan yang mungkin sudah mulai hambar dan monoton, bisa kembali bergairah dengan adanya kebersamaan menikmati serunya waktu berlibur. Liburan dapat memperbaiki keadaan rumah tangga yang sedang renggang. 3. Liburan adalah saat indah bersama keluarga yang perlu diabadikan Saat indah nan menyenangkan bersama keluarga yang Anda cintai pasti merupakanmoment spesial yang wajib untuk diabadikan. Dengan liburan, Anda menciptakanmoment baru yang bisa Anda abadikan untuk bahan kenangan dan cerita bersama keluarga. 4. Liburan adalah saat Anda bisa bersantai, bermalas-malasan dan melakukan semua hal yang Anda sukai Saat liburan, ibu rumah tangga bisa melupakan tanggung jawabnya sebagai seorang istri dan ibu walaupun hanya sesaat. Saat liburan, ibu bisa menemukan jati dirinya lagi, melakukan apa saja yang disukai tanpa harus merasa terbebani dengan pekerjaan rumah, mengurus anak, melayani suami dan tugas-tugas lainnya. Saat liburanlah, ibu bisa bersantai dan bersenang-senang. 5. Liburan dapat mengembalikan romantisme pasangan Anda Seringkali orang menganggap romantisme hanya milik pasangan yang sedang berpacaran atau pasangan yang baru mengawali pernikahan. Tetapi justru, romantisme itu dibutuhkan saat hubungan pernikahan itu sudah berlangsung sekian lama. Tak dipungkiri, orang yang sudah menjalin pernikahan lama agak susah menciptakan dan mendapatkan romantisme antara suami istri. Terlebih lagi bila telah memiliki anak, kesempatan untuk berdua dengan pasangan pasti sangat kecil. Nah, saat liburanlah saat yang tepat Anda berdua-duan dengan pasangan, mengembalikan romantisme seperti dulu lagi. Sediakan waktu liburan bersama pasangan tanpa harus diganggu oleh anak-anak dan pekerjaan. Semua ibu rumah tangga sangat membutuhkan saat-saat seperti itu. 6. Liburan membuat Anda mendapatkan pengalaman dan hal-hal baru yang mungkin belum pernah Anda alami Memilih tujuan atau tempat berlibur juga sangat mempengaruhi. Carilah destinasi liburan yang tidak biasanya. Misalnya liburan ke luar negri, travelling ke tempat-tempat yang belum pernah Anda pijak, piknik ke alam terbuka dan tempat liburan lainnya yang diminati. Dengan begitu, pengalaman dan hal baru dapat Anda rasakan. Selain menambah pengalaman baru, wawasan dan pengetahuan ibu pun akan bertambah. Karena pengalaman-pengalaman seperti itu akan membekas di ingatan ibu. Tentu saja sebagai memori yang indah dan tak terlupakan. Sudahkah ibu pergi berlibur? (Sumber: Artikel keluarga.com Foto bintang.com) 
...more

Merasakan Nuansa Kesejukan di Air Terjun Coban Baung

Terletak di Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur, air terjun ini menjadi salah satu destinasi wisata dengan pemandangan indah di Pasuruan. Inilah Air Terjun Coban Baung, air terjun dengan suasana yang sejuk dan pepohonan di sekelilingnya menjadi daya tarik tersendiri buat air terjun ini. Gemuruh air terjun langsung menyambut pengunjung begitu tiba di air terjun yang berada dalam kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Baung ini. Derasnya air terjun yang jatuh dari atas bebatuan seperti mengajak pengunjung untuk menceburkan diri ke dalam sungai yang berada tepat di bawah air terjun. Namun, ada larangan dari pihak pengelola untuk para pengunjung yang ingin mandi dan berenang di sekitar area air terjun ini. Selain menyajikan air terjun, kawasan ini juga menyajikan suasana penuh kesejukan khas kawasan hutan. Udara yang masih terasa segar juga begitu terasa di sini sehingga memberikan nuansa kenyamanan saat kita menghirupnya. Buat pengunjung yang suka berkemah di alam terbuka, Taman Wisata Alam Gunung Baung menyediakan fasilitas camping ground. Fasilitas ini disediakan untuk pengunjung yang ingin bermalam sambil menikmati segarnya udara dan gemericik air terjun di sekitar kawasan ini. Menginap di area hutan terbuka tentunya akan menjadi pengalaman yang menyenangkan buat pengunjung yang belum pernah merasakannya. Untuk sampai ke air terjun setinggi sekitar 100 meter ini tidaklah sulit. Pengunjung harus menempuh perjalanan baik dengan angkutan umum maupun mobil pribadi dengan jarak sekitar 65 km dari Kota Surabaya dan menghabiskan waktu tempuh sekitar 90 menit. Begitu tiba di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Baung, pengunjung harus berjalan kaki lagi sekitar 200 meter menuruni anak tangga dengan pemandangan pepohonan di sepanjang perjalanan. Untuk masuk ke lokasi wisata ini pengunjung hanya dikenai tiket masuk sebesar Rp. 3.000. Dengan harga yang relatif terjangkau, pengunjung sudah bisa menikmati segarnya udara dan pemandangan air terjun yang menawan. Sumber:http://www.indonesiakaya.com/
...more

Rekomendasi Wisata 2024, Kali Biru Genyem Papua Surga Tersembunyi Yang Bikin Mata Ngiler!

TripTrus.Com - Sob, tahun 2024 nih, ada destinasi keren banget buat liburan, yaitu Kali Biru Genyem di Papua! Tempat ini bener-bener keren, bikin nganga deh. Mulai dari gunung sampe pantai, Papua punya potensi pariwisata yang nggak main-main, geng! Kali Biru Genyem, located di Berab, Nimbokrang, Jayapura, Papua, adalah spot alam yang lagi hits banget. Kolam alami dengan air biru jernih yang masih alami banget. Bahkan, banyak yang upload foto Kali Biru di media sosial, loh.       View this post on Instagram A post shared by Papua Digital Media Kabupaten Jayapura (@pdmkabupatenjayapura) Nggak cuma itu, di sini juga bisa lihat burung Cenderawasih, yang mana langka banget. Udah kayak masuk surga gitu, bisa nyemplung di kolam air jernihnya, tapi tetep harus hati-hati ya, karena kedalamannya sampe 5 meter. Siang hari paling oke buat mampir ke Kali Biru Genyem, pas matahari bisa bikin airnya keliatan makin kece. Selain renang, bisa juga selfie ria dengan latar belakang alam Papua yang alami banget. Tempatnya di kaki gunung, udaranya seger banget. Pemandangan sungai yang cantik plus udara sejuk, cocok banget buat refreshing dari rutinitas yang bikin bosen. Uniknya lagi, Kali Biru Genyem ini di hutan lindung, jadi bisa sambil ngelihat burung langka Papua, terutama burung Cendrawasih. Kalau beruntung, bisa aja ketemu hewan langka ini lagi asyik-asyiknya di hutan lindung. [Baca juga : "Wih, Pulau Mansinam Di Papua Katanya Bakal Dirombak Jadi Tempat Wisata Religi Yang Keren Abis Tahun"] Gak cuma alamnya, di sini juga bisa lihat kebudayaan lokal di Kampung Berab Genyem. Penginapan juga ada, atau bisa ikutan paket wisata edukasi, misalnya belajar menganyam noken langsung dari masyarakat setempat. Perjalanan dari Bandara Sentani ke Kali Biru Genyem memang agak jauh, sekitar dua jam lah. Tapi jangan khawatir, pemandangan alam Papua bakal nemenin perjalanan kamu, geng! Selama perjalanan, kamu bisa nikmatin pemandangan perbukitan dan pegunungan yang bikin hati adem. Jadi, gimana? Pengen coba explore Kali Biru Genyem di Jayapura, Papua? Mantap, deh! Nggak bakal nyesel, pasti bakal dapet pengalaman liburan yang beda dari yang lain! (Sumber Foto @seto.buntel) 
...more

10 Tempat dan Situs Bangunan Bersejarah di Depok

TripTrus.Com - Jika di Jakarta terdapat Kota Tua yang dianggap sebagai Jakarta-nya tempo dulu, maka di Depok juga terdapat kawasan yang merupakan kota tua-nya depok yaitu yang disebut dengan Depok Lama. Kawasan Depok Lama ini meliputi seluruh Kelurahan Depok termasuk Jalan Pemuda dan sekitarnya, Jalan Siliwangi dan sekitarnya, Jalan Kartini dan sekitarnya, Stasiun KA Depok (dahulu bernama stasiun Depok Lama) dan sebagian Jalan Dewi Sartika. Tapi tidak hanya di Kawasan Depok Lama terdapat tempat dan situs bangunan bersejarah di Depok, masih banyak di luar kawasan tersebut yang juga mempunyai nilai sejarah. Salah satu kawasan Depok Lama yaitu di sepanjang Jalan Pemuda di Kel. Depok, Kec. Pancoran Mas. Di sini masih dapat ditemui bangunan-bangunan bersejarah dengan arsitektur Belanda. 1. Monumen Cornelis Chastellain       View this post on Instagram Selamat Hari Bela Negara! 19 Desember Tugu putih ini merupakan sebuah monumen pembebasan kaum budak yang didirikan pada 28 Juni 1914 atau tepatnya 200 tahun setelah wasiat dari Cornelis Chastelein mulai berlaku. Tapi tugu yang ada sekarang itu bukanlah yang asli sejak tahun 1914, karena baru dibangun kembali 28 Juni 2014. Alasannya adalah pada 1960 tugu ini sempat dihancurkan karena dianggap sebagai simbol antek-antek Belanda. Yuk, #ProtectAndPromote tugu bersejarah ini! 📷 @munzilalaily #WHCI2016 #WarisanDuniaKita #YOVETAGE #YOVETAGEDepok #DepokPeduliSejarah A post shared by #DepokPeduliSejarah (@yovetage.dpk) onDec 19, 2018 at 6:12am PST Monumen ini sekarang berada di halaman depan dalam areal Rumah Sakit Harapan Depok, rumah sakit pertama yang berdiri di Depok. Monumen ini didirikan pertama kali pada tahun 1914 masih di zaman pemerintahan kolonial Belanda dan merupakan tugu pertama yang ada di Depok ketika itu. Pada tahun 1960, tugu ini dihancurkan. Tidak ada yang tahu pasti kenapa tugu tersebut dihancurkan. Pada tahun 2002, Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) merencanakan pembangunan kembali tugu tersebut namun belum mendapatkan izin dari pemerintah dengan alasan bahwa Cornelis Chastelein bukanlah seorang pejuang atau pahlawan dan sebuah tulisan kalimat pada tugu yang dianggap berbau SARA. Baru pada tahun 2014 tugu ini baru dibangun kembali setelah mendapat ijin serta dihilangkannya tulisan yang dianggap berbau SARA. Letak Monumen/Tugu Cornelis Chastellain berada di jalan Pemuda, Kel. Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok. Berjarak kurang lebih 2 km dari Gedung Walikota Depok, Jl. Margonda. Kini tugu tersebut dianggap sebagai Titik Nol Km Depok. 2. Rumah Sakit Harapan Depok       View this post on Instagram Tugu Cornelis Chastelein #exploredepok #history #cagarbudaya #depok #cornelischastelein #bekaskantorkepresidenandepok A post shared by Enco Butarbutar (@enco_butarbutar) onDec 10, 2017 at 3:37am PST Masih berada di kawasan Jalan Pemuda, dahulunya bangunan yang dijadikan rumah sakit ini adalah bangunan kantor dari Cornelis Chastellain yang merupakan pusat pemerintahan kotapraja Depok dimasa lampau. Diperkirakan bangunan tersebut dibangun pada tahun 1880. 3. SDN Pancoran Mas 2       View this post on Instagram 🚸SDN PANCORAN MAS 2🚸 Sepintas tak ada yang menarik dari 6 obyek foto berikut. Dalam kebersahajaannya, obyek foto ini justeru eksis membisu di daerah elite yi di bilangan Jln Pemuda di kantong Belanda Depok. Setelah ditilik lebih jauh, kita akhirnya melotot melihat tiang ramping penyangga bangunan yang adalah besi² baja tempo doeloe yang tak berkarat dimakan zaman & semua ruang kelas yang kita intai disini hanya menggambarkan bahwa bangunan tempo doeloe yang terbilang kuno & kini menjadi SDN Pancoran Mas 2 itu kurang kasihsayang dari pemkot maupun warga Depok. Egp. Itulah. Konservasi apapun selalu mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan. #sdnpancoranmas2 #streetphotography #gedungsekolah #eksismembisu #konservasi #pemkotdepok #egp #wargadepok #jlnpemuda #kantongbelandadepok #depokcity #westjavaindonesia PP, 23 Mei 2018. A post shared by Parlin Pakpahan (@parlin_pakpahan_) onMay 23, 2018 at 2:21am PDT Bangunan sekolah dasar ini dahulunya merupakan satu areal dengan bangunan RS Harapan Depok. Dimasa lalu, Cornelis Chastellain menggunakan bangunan ini sebagai tempat ia mengajar kepada para budak pekerjanya. 4. GPIB Immanuel       View this post on Instagram 1st Sunday 2019 Happy Sunday. Gbu #church #christian #lutheranchurch #worship #withmywife #pray and #prayer #joy #preperation #beforeandafter #starting #weekendworship #happysunday #1stsunday #gpibimmanueldepok #depok #depoklama #westjava #indonesia A post shared by LOttositagram (@ottoberlindo) onJan 6, 2019 at 3:00am PST Bagunan gereja ini dibangun pada tahun 1714. Awalnya bernama Gereja Jemaat Masehi dan kemudian berganti nama menjadi GPIB Immanuel. Sayangnya, Kawasan Depok Lama menurut YLCC, sekarang hampir 75 persen bangunan tua yang tersisa telah mengalami alih fungsi. Hal ini dikarenakan belum ditetapkannya bangunan-bangunan di Kawasan Depok Lama sebagai Cagar Budaya dan Kawasan Wisata Sejarah, sementara desakan atas nama kebutuhan ekonomi semakin tinggi sehingga terjadi perubahan fungsi bangunan menjadi minimarket, ruko dll. 5. Jembatan Panus       View this post on Instagram . Panus. . . #jembatanpanus #panus #stevanusleander #depok #kotadepok A post shared by Chin Mi (@aliakbarfikri) onJul 29, 2018 at 7:39pm PDT Jembatan yang dibangun pada tahun 1917 oleh Stefanus Leander ini pada masa lalu jembatan ini merupakan jalan yang penghubung utama antara Depok dengan Bogor. Jembatan Panus menghubungkan Jalan Siliwangi dengan Jalan Tole Iskandar. Jembatan ini tidak lebar (sekitar 4 meter) dan hanya dapat dilalui satu kendaraan, karena itu bila ada dua kendaraan yang akan lewat dari dua arah yang berbeda harus dilakukan secara bergantian. Yang menarik, pada tiang-tiang beton penyangga jembatan ini terdapat garis ukur untuk mengukur ketinggian air sungai Ciliwung yang ada di bawahnya. Ketinggian air sungai Ciliwung yang berada di bawah Jembatan Panus ini juga menjadi indikator atau barometer debit air sungai Ciliwung setelah bendungan Katulampa di Bogor untuk kewaspadaan terhadap banjir di Jakarta. Kini jembatan ini hanya digunakan untuk akses ke sebuah kawasan perumahan dan sekitarnya, karena telah dibuatkan sebuah jembatan pengganti (dibangun pada tahun 1992) yang lebih lebar di sisi jembatan Panus. Walau demikian, jembatan pengganti ini disebut dengan Jembatan Panus Baru, dan jembatan sebelumnya disebut Jembatan Panus Lama. 6. Rumah Cimanggis       View this post on Instagram Landhuis Cimanggis - Depok, Jawa Barat. 🏚 Setelah terabaikan bertahun-tahun, baru di September 2018 Landhuis Tjimanggis akhirnya ditetapkan sebagai cagar budaya. Sempat hanya dianggap sebagai ‘peninggalan penjajah yang korup’ sehingga dinilai layak diratakan dengan tanah. 🏚 Bukankah banyak gedung-gedung tua peninggalan kolonial di seluruh dunia, saksi bisu perjalanan suatu bangsa, yang akhirnya memperkuat identitas warga, dahulu kala memang dibangun dari hasil korupsi para penjajah? 🏚 Bukan tentang hasil rasywah Gubernur Jenderal VOC Van Der Parra. Tapi nilai dan pelajaran di baliknya, yang membuat Depok, penghubung Batavia dan Buitenzorg, menjadi suatu kota yang tumbuh dengan ingatan. 🏚 Kota yang tumbuh dengan suatu benang merah dalam rentetan sejarah. Apakah kita memilih menjadi bagian dari pencerah, atau ikut arus dalam pembangunan tanpa arah? Bukankah justru mereka menjadi pengingat bahwa kita sudah tidak lagi terjajah? 🏚 #rumahcimanggis A post shared by iqbal himawan (@iqbalhimawan_) onJan 11, 2019 at 7:44am PST Rumah ini dahulunya adalah tempat tinggal dari istri Gubernur Jendral VOC Robertus Van Der Parra. Kondisi bangunan yang dibangun selama 3 tahun tersebut 1775-1778, kini dalam keadaan rusak. Lokasi rumah ini berada di lahan RRI Radar Cimanggis, Depok.  Walaupun telah mendapatkan rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya agar Rumah Cimanggis ini menjadi Benda Cagar Budaya namun khabar terakhir yang beredar menyebutkan bahwa di areal tersebut akan dibangun sebuah kampus besar bernama Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).   7. Rumah Pitung / Rumah Kapiten Cina Ada yang menyebut bahwa rumah tersebut adalah rumah singgah Pitung, jawara dan pahlawan Betawi. Ada pula yang menyebutnya sebagai Rumah Kapiten Cina, karena berada di kawasan pecinan Depok yaitu Pondok Cina. Sisa bangunan peninggalan bersejarah ini berada di dalam area perbelanjaan Margo City yang berada di Jalan Margonda, Pondok Cina, Depok. Sekarang bangunan tersebut dijadikan sebuah cafe diluar bangunan utama Margo City. 8. Masjid Jami Riyadussolihin Masjid yang terletak di Kampung Cikambangan, Kel. Kalimulya, Kec. Cilodong ini adalah masjid tertua yang ada di Depok. Dari bentuk fisik bangunan, masjid ini tidak memiliki kubah sebagaimana masjid-masjid saat ini. Konon masjid ini dibangun oleh Sunan Kalijaga saat melakukan penyebaran agama Islam di Depok. Ada juga yang memperkirakan bahwa masjid ini sudah ada sejak jaman Kerajaan Muara Beres periode tahun 1567-1579. Masyarakat setempat mengenal masjid ini dengan nama Masjid Jublegan. [Baca juga : "Letusan Krakatau, Kramat Karam, Dan Klenteng Tjoe Soe Kong"] 9. Tugu Batu Sawangan       View this post on Instagram Boro boro modip motor Ama Turing jauh, Spion beda sebelah aja belom tau di ganti 😂😭 . . . . . . . . . Selamat pagi Bang karbat yang punya lapak di Parung Bingung, kapan jualan kopi liong di marih . . .#latepost #pulangmalutakkpulangrindu #pulangmalugakpulangrindu #sunriceditanahanarky #depok #parungbingung #sawangan A post shared by Aditya Wahyu Kuntadi (@adityawahyu_k) onAug 25, 2017 at 3:37pm PDT Tugu yang dibuat pada tahun 1979 dan lokasinya berada di Jalan Muchtar Sawangan ini merupakan simbol untuk mengingat perjuangan masyarakat sekitar bersama TKR melawan tentara Nica Belanda yang coba memasuki wilayah Sawangan pada tahun 1949. 10. Tugu Gong Bolong Tugu yang terletak di perempatan Jalan Tanah Baru ini di atas tugu terdapat sebuah replika Gong Bolong. Replika tersebut diambil dari cerita legenda masyaraka Tanah Baru mengenai Gong Bolong yang konon pada masa lalu di daerah Curug Agung, Tanah Baru sering terdengar bunyi-bunyian musik yang berasal dari gamelan. Setelah ditemukan, ternyata bunyi dari gamelan tersebut tidak ada yang memainkan. Ketika seorang tokoh ingin mengangkat seluruh perangkat gamelan tersebut namun tidak sanggup dilakukan sendirian dan hanya gong bolong dan alat pukulnya, gendang serta bende yang mampu diangkatnya. Setelah kembali ingin mengangkat perangkat gamelan lainnya, ternyata telah raib atau hilang. Demikian sedikit dari banyak tempat dan situs bangunan bersejarah di Depok. Semoga bermanfaat buat pembaca. (Sumber: Artikel depoknetizen.blogspot.com Foto x.detik.com)
...more

Explore Banten Lama: Surga Sejarah & Religi buat Lo yang Mau Healing Plus Belajar!

TripTrus.Com -  Bro-sis traveler, lo udah pernah denger soal kawasan Banten Lama belum? Kalau belum, fix lo harus catet destinasi ini di bucket list lo! Tempat ini bukan cuma spot healing yang adem dan tenang, tapi juga sarat banget sama nilai sejarah era Kesultanan Banten. Jadi lo bisa liburan sambil nambah insight, apalagi buat lo yang demen vibes klasik dan budaya lokal yang kental. Yuk kita bahas spot-spot kece di sini! 1. Masjid Agung Banten: Ikonik Banget, Bro!       View this post on Instagram A post shared by Rangga El Haris Fatin (@rangga_elharis) Lo bakal langsung ngerasa vibes kesultanan pas nginjekin kaki di Masjid Agung Banten. Arsitekturnya tuh klasik Jawa banget, tapi ada sentuhan Belanda dan Tiongkok juga, hasil kolaborasi multikultur zaman dulu. Didirikan tahun 1566, masjid ini jadi saksi sejarah penting Kesultanan Banten. Menaranya ikonik dan bisa lo panjat buat liat view sekitar yang bikin hati adem. Wajib foto-foto di sini buat feed lo makin classy. 2. Benteng Speelwijk: Sisa Kolonial yang Masih Berdiri Gagah Buat lo yang suka hunting foto dengan nuansa vintage, Benteng Speelwijk ini surganya! Dulu benteng ini dibangun sama Belanda buat ngadepin Kesultanan Banten, tapi sekarang jadi spot keren buat belajar sejarah dan nikmatin arsitektur kolonial yang megah. Lo bakal nemuin sisa-sisa bangunan bata merah yang makin estetik kalau difoto pas sunset. Bawa outfit vintage lo, terus explore deh! 3. Keraton Surosowan: Bekas Istana Raja, Sekarang Jadi Tempat Ngedate Sejarah Nah ini dia, bro-sis, bekas pusat pemerintahan Kesultanan Banten yang vibe-nya masih kerasa sampe sekarang. Walaupun cuma tinggal puing-puing fondasi, Keraton Surosowan tetap punya daya tarik misterius yang kuat. Lo bisa bayangin gimana megahnya kerajaan ini dulu. Cocok juga buat lo yang pengin ngedate sambil ngobrolin sejarah, romantis plus intelek gitu deh. 4. Vihara Avalokitesvara: Toleransi Itu Nyata, Bro! Lo kira kawasan Banten Lama cuma buat religi Islam doang? Nope! Di sini juga ada Vihara Avalokitesvara yang kece banget dan vibe-nya tenang parah. Vihara ini jadi bukti nyata toleransi dan keberagaman sejak zaman dulu. Banyak patung-patung keren dan arsitektur ala Tiongkok yang bikin lo ngerasa kayak lagi di film kolosal Asia. Respect banget buat nilai keberagaman di sini. [Baca juga : "Trip Nostalgia Sejarah Dan Mistis: Jelajah Tiga Pulau, Tiga Cerita, Tiga Vibes!"] 5. Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama: Belajar Tanpa Bosan Buat lo yang pengin dapet konteks sejarah lebih deep, mampir ke museum ini deh. Di sini lo bisa liat koleksi benda-benda peninggalan zaman Kesultanan, mulai dari keramik, senjata, sampe artefak yang bikin lo amazed. Jangan takut bosen, bro-sis, karena penataannya udah cukup modern dan informatif. Worth it banget buat lo yang demen sejarah atau pengin ngerti akar budaya lokal. 6. Danau Tasikardi: Nyantai Sambil Flashback ke Zaman Sultan Danau Tasikardi tuh dulunya dipakai buat tempat penampungan air buat keluarga Kesultanan. Tapi sekarang jadi spot piknik yang super chill. Lo bisa sewa perahu, duduk di tepi danau sambil nyemil dan ngobrol-ngobrol santai. Sambil menikmati pemandangan, lo juga bisa ngebayangin gimana kehidupan bangsawan Banten zaman old. Healing sambil belajar sejarah? Gaskan aja! 7. Makam Sultan Maulana Hasanuddin: Wisata Religi Bikin Hati Tenang Ini nih, spot yang cocok banget buat lo yang pengin dapet ketenangan batin. Makam Sultan Maulana Hasanuddin, pendiri Kesultanan Banten, selalu ramai didatengin buat ziarah. Tempat ini dijaga banget kesuciannya, dan suasananya bikin lo refleksi diri. Jalan-jalan religi emang beda feels-nya, bro-sis. Selain wisata hati, lo juga bisa belajar banyak soal perjuangan dakwah Islam di Nusantara. 8. Menara Masjid Agung: Panjat Dikit, View-nya Goks! Menara masjid ini tuh ikonik banget dan jadi spot wajib buat lo yang mau dapet view kota tua dari ketinggian. Desainnya unik, mirip mercusuar, dan lo bisa naik ke atas buat ngeliat keseluruhan area Banten Lama. Wajib bawa kamera atau HP lo full baterai, karena spot ini fotogenik abis. Dijamin story lo makin keren dan edukatif! Bro-sis traveler, jangan cuma jadi penonton di sosmed liat orang healing ke tempat-tempat bersejarah. Sekali-kali, lo juga harus ngerasain vibes keren di Banten Lama. Selain dapet konten kece, lo juga bisa nambah ilmu dan rasa cinta ke sejarah negeri sendiri. Seru, mendidik, plus bisa jadi ajang quality time bareng keluarga atau temen. Yuk, ajak yang lain juga buat explore bareng! (Sumber Foto @tmidaliu_)
...more

Kaltara Rilis Kalender Wisata 2024 Dengan 30 Event Keren Yang Bakal Bikin Liburan Makin Seru!

TripTrus.Com - Nih, bro, kabar terkini dari Kaltara! Dinas Pariwisata Kalimantan Utara nyelenggarain acara seru banget, loh, di Penta City Shopping Venue, Balikpapan, Minggu kemaren. Mereka rilis kalender wisata 2024 alias Calendar of Event (CoE) yang keren abis! Ada 30 event keren yang bakalan bikin Kaltara makin asyik tahun depan, guys! Kepala Dinas Pariwisata Kaltara, Dr Njau Anau, bilang, "Ada 30 kegiatan keren di CoE 2024, dan ada yang masuk level nasional nih, seperti Top 100 Kharisma Event Nusantara dari Kemenparekraf RI, gitu." Dia cerita juga, tahun ini ada tiga event Kaltara yang masuk dalam Top 100 Kharisma Event Nusantara, geng! Mulai dari Musik Alam Fest 2K23 di Bulungan, Irau Tengkayu, sampe Gelar Adat Budaya Dumud di Tarakan. "Ini positif banget, harus kita tingkatkan terus biar Pariwisata Kaltara makin dikenal," ujar Njau Anau semangat.       View this post on Instagram A post shared by Amadea Theresia • MAMIMO (@amadeatheresia) Ini dia beberapa event seru yang masuk dalam CoE Kaltara 2024, bro: Ziarah Akbar 22 Wali Allah, Open Trail Gunung Rian, Karnival Budaya Malinau Kota, Festival Dedur Bulungan, sampe Kicau Mania Kaltara dan Irau Tana Tidung. Beneran, banyak pilihan seru abis! [Baca juga : "Target Makin Gede, NTB Incar Lima Juta Wisatawan Di 2024 Dengan Serangkaian Event Keren!"] Gak cuma itu, dalam acara peluncuran CoE Kaltara 2024, ada juga pameran UMKM dari Kaltara, guys! Mereka nunjukin produk keren daerahnya masing-masing biar makin banyak turis yang mampir ke Kaltara. Ada 24 booth UMKM dan agen travel yang ikutan nampilin produk dan destinasi keren dari Kaltara. Njau Anau berharap, kehadiran Top 30 CoE Kaltara 2024 bisa ngeboost ekonomi daerah, jadi masyarakat juga bisa merasakan langsung dampak positifnya. Buat mewujudkan harapan ini, Pemprov Kaltara bakal terus ngembangin potensi pariwisatanya. Mereka bakal kolaborasi sama pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat. "Gue yakin, dengan kerjasama yang oke, Kaltara bisa jadi destinasi pariwisata yang keren abis!" seru Njau Anau semangat. Yuk, kita tunggu aja kehadiran event keren di Kaltara tahun depan! (Sumber Foto @aping10.08) 
...more

Tips Mantap Buat Nge-Explore Bukit Kapur Ciampea Yang Asik Dan Gak Bikin Jebol Kocek!

TripTrus.Com - Bukit Kapur Ciampea, Bosen liburan yang gitu-gitu aja? Nah, buat lo yang di Jakarta atau sekitarnya, coba deh mampir ke Bukit Kapur Ciampea di Bogor. Gak cuman seru, tapi juga hemat, bro! Lokasinya sekitar 17 km dari pusat Kota Bogor, di kawasan Cibadak, kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Dijamin, pemandangan Bogor dan gunung Salak dari sini keren abis. Pemandangan Bogor dan gunung Salak yang gagah banget bisa lo nikmatin dari sini. Tingginya juga pas buat semua usia, jadi ga perlu khawatir.       View this post on Instagram A post shared by BOGOR TOURISM | Enjoy Bogor | Eat, Play & Relax (@enjoybogor) Oke, sebelum lo pada nyoba, dengerin dulu nih 7 tips ke Bukit Kapur Ciampea: 1. Gak punya kendaraan? Santai aja, transportasi umum gampang di sini. Naik angkot atau ojek aja, bisa banget! Ga usah khawatir buat lo yang gak punya kendaraan sendiri. Lo bisa naik angkot dari Stasiun Bogor, pilih aja nomor 02 atau 03 menuju Terminal Laladon (Rp4.000), terus dari situ naik lagi angkot ke arah Leuwiliang (Rp5.000). Nah, tergantung tujuan lo, kalo lo mau ke Puncak Batu Roti atau Goa AC, turun aja di Pertigaan Cibadak. Kalo ke Puncak Lalana, turun aja di 300 meter dari Pertigaan Cibadak, deket Gang Ashshibyan. Kalo Puncak Galau, turun aja di SMK Pandu. Ojek? Turun di basecamp Batu Roti, Lalana, atau Galau aja. 2. Mulai perjalanan di pagi hari atau camping aja di malam sebelumnya. Destinasi pertama cuma 15 menit treking doang, kok! Bikin perjalanan lo lebih seru, mulai deh pagi-pagi atau camping di Puncak Batu Roti buat nungguin sunrise. Jalur pendakian dari basecamp ke Puncak Batu Roti ada dua, yang landai dan yang terjal. Sekitar 15 menit aja dari basecamp, tapi hati-hati kalo malam karena jalurnya agak terjal. Bisa pasang tenda di area camping ground buat nikmatin lampu Bogor dan gunung Salak yang keren. Sinyal buat nelpon temen atau keluarga juga masih oke, jadi ga usah khawatir. 3. Nikmatin sunrise di Puncak Batu Roti sambil liatin Gunung Salak yang gagah. Ini dia spot paling oke buat nikmatin pagi di Bukit Kapur Ciampea. Puncak Batu Roti punya pemandangan yang keren banget ke arah timur. Kalo lagi beruntung dan ga berkabut, lo bisa liat Gunung Salak yang indah banget dari puncak ini. Harganya? Cuma Rp5.000 per orang, atau Rp10.000 kalo mau stay. Parkir motor cuma Rp5.000. 4. Jelajah Goa AC, tapi hati-hati barang lo, banyak monyet! Abis nikmatin sunrise, waktunya jalan-jalan ke hutan di sisi barat menuju Goa AC. Goa ini unik banget, ada monyetnya juga. Ga perlu bayar tiket lagi kalo lo udah bayar buat Puncak Batu Roti. Buat yang pengen turun ke dasar Goa AC, harus bareng pengelola dan pake perlengkapan keselamatan yang cukup. Jalan setapak ke Goa AC gampang dan jelas arahnya, sekitar 15-20 menit dari camping ground. Di area Goa AC, lo bisa nemuin sisa-sisa batuan berukir yang ngasih petunjuk sejarah. 5. Ke Puncak Lalana, rasain sensasi berbeda! Dari basecamp Puncak Batu Roti, kalo bawa kendaraan bisa lewat Raya Bogor Leuwiliang, kalo jalan kaki bisa lewat jalan setapak ke arah barat sampe di basecamp Puncak Lalana. Kalo ga bawa peralatan camping, lo bisa sewa di basecamp. Mereka juga punya guide buat bantu lo ke Puncak Galau tanpa turun ke bawah dan mendaki lagi. Puncak Lalana ini puncak tertinggi, ketinggian 385 mdpl. Harganya cuma Rp5.000. [Baca juga : "Gunung Kapur Ciampea, Liburan Alternatif 2024 Di Bogor Yang Makin Kece Dan Low Budget, Bro!"] 6. Terakhir, jangan lewatkan sunset di Puncak Galau! Destinasi terakhir nih, Puncak Galau. Ketinggian 354 mdpl, dan punya heli pad di puncaknya. Bisa diakses langsung dari Puncak Lalana atau dari basecamp Puncak Galau. Buat yang lanjut dari Puncak Lalana, disarankan mulai perjalanan saat matahari udah tinggi karena masih ada hewan berbahaya kayak ular hijau di semak-semak. Puncak Galau bisa jadi penutup hari lo yang udah jelajah Bukit Kapur Ciampea. Harganya Rp5.000 kalo start dari basecamp. 7. Ingat, pake pakaian outdoor dan sepatu yang nyaman! Meski gak tinggi-tinggi amat, medannya lumayan licin dan terjal. Walau Bukit Kapur ini ga sampe 500 mdpl, jalurnya tetep agak terjal, jadi tetep cocok buat pemula. Buat keselamatan, pastiin lo pake sepatu atau sandal yang pas buat mendaki, khususnya yang ga licin karena bakalan lewat beberapa batuan. Baju yang nyaman penting banget, dan ga disaranin pake bahan jeans. Nah, itu dia 7 tips buat lo yang mau menjelajahi Bukit Kapur Ciampea. Ayo, rencanain liburan lo sekarang, bisa one day trip atau cuma mampir ke salah satu destinasi, sesuai sama waktu dan kebutuhan lo. Jadi, kapan lo mau ke Bukit Kapur Ciampea, bro? Langsung ajak temen-temen lo buat liburan seru! (Sumber Foto @yourjourney_96) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...