TripTrus.Com - Berlibur semestinya tak melulu soal belanja, spot foto menarik, atau berburu makanan enak. Wisata budaya bisa jadi salah satu pilihan menghabiskan waktu berlibur yang menarik. Melihat berbagai budaya masyarakat Indonesia lengkap dengan kearifan masyarakat lokalnya tak hanya akan menyisakan pengalaman tak terlupakan, namun juga akan menambah wawasan Anda. Berikut ini Kompas.com merangkum 3 acara yang bertema wisata budaya yang akan digelar selama bulan Februari 2019.
1. Cap Go Meh di Singkawang
View this post on Instagram
#capgomehsingkawang
A post shared by STEVEN DAVID (@stevn_david) onMar 1, 2018 at 12:31am PST
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Kalimantan Barat akan menggelar perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang pada tanggal 5 hingga 19 Februari 2019. Perayaan ini dilaksanakan pada hari ke-15 setelah perayaan Tahun Baru Imlek.
Perayaan yang digelar secara rutin setiap tahunnya ini merupakan salah satu acara andalan untuk mendatangkan wisatawan mancanegara ke Kalimantan Barat. Tahun lalu, tercatat sebanyak 26 Duta Besar dari negara sahabat datang untuk melihat festival ini. Dalam perayaan ini Anda daat menyasikan ratusan orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur yang biasa disebut tatung atau loya oleh warga sekitar melakukan parade mengelilingi kota dengan atraksi- atraksi ekstrem. Ada juga orang memukul gendang untuk mengusir roh jahat.
[Baca juga : "14 Kota Tua Di Indonesia Yang Sangat Apik Dan Instagramable"]
2. Festival Pulau Penyengat di Tanjungpinang
View this post on Instagram
@Regranned from @shaniachairani - Pakaian adat Melayu mempunyai warna yang berbeda dan masing-masing mempunyai artinya. Baju yang berwarna merah, merupakan yang diperuntukan untuk Raja dan Putri Raja, beserta keturunannya. Baju bewarna kuning diperuntukan untuk pegawai kerajaan dan keluarganya. Baju bewarna hijau diperuntukan Rakyat biasa dan keturunannya. . . Photo by : @nahorthoseahutagaol . . Cc to : @discovery_tanjungpinang @traveller_kepri @genpi_bintan @discovery_kepri @genpitanjungpinang @genpi_id @genpi_bintan @serbatanjungpinang @jheipul @kemenpar @pesonaid_travel @genpi.kepri @yopiefranz @robbysunata @wisatapenyengat @kemenpar @donkardono @mansyurebo . ---------------------------------------------------------------------- . #FPP2018 #FestivalPulauPenyengat #SulltanRiau #Mesjid #Penyengat #Visitpulaupenyengat #Wisatapulaupenyengat #Tanjungpinang #visittanjungpinang #Tanjungpinang #kepri #PesonaTanjungpinang #wonderfulriauislands #kemenpar #genpi_id #discovery_kepri #discovery_tanjungpinang #pesonaindonesia - #regrann
A post shared by Wonderful Riau Archipelago (@discovery_tanjungpinang) onFeb 10, 2018 at 6:35am PST
Festival ini telah dilaksanakan sejak tahun 2016. Festival ini merupakan acara unggulan Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau yang berpusat di Kota Tanjungpinang. Tahun ini festival ini akan digelar pada tanggal 14 hingga 18 Februari 2019 di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang. Dalam festival ini Anda akan menyaksikan berbagai perlombaan seperti Lomba Panggak Gasing, Lomba Jong, Lomba Dayung Sampan, Lomba Sampan Layar, Lomba Ngambat Itik, Lomba Pukul Bantal, Lomba Berbalas Pantun, Lomba Syarhil Gurindam, Carnaval Fashion, Lomba Berzanzi, Lomba Melukis dan Mewarnai, Festival Kuliner Melayu, dan Lomba Becak Hias.
3. Pesona Bau Nyale di Mandalika
View this post on Instagram
Ketika kita mengeluh: “Apa yg aku buat ni semua sia sia. " ALLAH menjawab : (فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ) "Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji zarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya ” (Al Zalzalah : 7) . . #opponesia #oppocameraphone #pesonabaunyale2017
A post shared by an (@anprmst_) onFeb 16, 2017 at 4:54am PST
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Barat akan menggelar acara bertajuk Pesona Bau Nyale pada tanggal 20 Februari 2019 di kawasan Mandalika. Pesona Bau Nyale merupakan core event kegiatan budaya di pesisir pantai selatan Pulau Lombok tepatnya di pantai Kuta, Seger, dan Aan di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Bau Nyale merupakan suatu kejadian alam yang diabadikan dalam legenda Putri Mandalika yang bijaksana yang menjadi rebutan dan ingin dipersunting oleh beberapa putra mahkota dari kerajaan-kerajaan Lombok. Bagaimana, tertarik? Jika iya, segera siapkan rencana perjalanan Anda. Selamat berlibur. (Sumber: Artikel travel.kompas.com Foto breakingnews.co.id)
...moreTripTrus.Com - Pengen coba tempat liburan anti mainstream? Selagi masih ada waktu, coba deh visit tempat liburan terbaru. Destinasi wisata kekinian ini harus masuk ke daftar liburan 2018 kamu nih. Seru banget menjelajahi keindahan surga tersembunyi di Indonesia.
Selain instagramable, kamu juga bisa menikmati ruang terbuka tempat berkumpul santai. Lumayan untuk menambah koleksi foto kece badai. Yuk, intip 5 spot tempat wisata tersembunyi di Indonesia dengan pemandangan mewah!
1. Sudah Berkunjung ke Danau Labuan Cermin, Kalimantan Timur? Nikmati Pemandangan Indah yang Spektakuler
Simply fall in love with life 🌻 . . . #travelgram #exploreindonesia #indotravellers #labuancermin
A post shared by Vira Prisandi (@viraprisandi) onJun 21, 2018 at 2:14am PDT
Jika berkunjung ke Danau Labuan Cermin, pasti kamu akan terpesona dengan air danau yang jernihnya memanjakan mata. Dikelilingi pepohonan hijau rimbun, sangat mendukung kalau kamu ingin melepaskan penat.
2. Pulau Moyo, Sumbawa Destinasi Menakjubkan Cocok untuk Kamu si Petualang Sejati
Legendary "Mata Jitu Waterfall", 📍Moyo Island, Sumbawa NTB - Indonesia #hiddenparadise #moyoisland #pulaumoyo #sumbawa #sumbawabesar #ntb #indonesia #photooftheday #dedikevinmolajake #pesonaindonesia #matajitu #travelblogger #travel #traveling #traveler #traveller #sumbawaisland #hiddenparadise #paradiseisland #beautiful #beautifuldestinations #pieceofheaven #matajituwaterfall #beautifulplace #pesonaindonesia #wonderfulindonesia #lensaindonesia #beautifulview #amazingplace #travelphotography
A post shared by Dedi Kevin Molajake (@dedi_kevin_molajake) onJun 19, 2018 at 7:02am PDT
Suasana Pulau Moyo masih sangat alami dan nggak ramai pengunjung. Jika kamu senang menjelajah, sebaiknya kamu harus liburan ke sini. Ada pantai, hutan tropis, hingga air terjun Mata Jitu yang airnya berwarna hijau kebiruan.
3. Tertarik Melihat Birunya Air di Pulau Labengki, Sulawesi Tenggara? Pasti Bikin Nggak Mau Pulang Deh
Blue Lagoon in Labengki is the definition of amazing. We had to do a vertical rock climbing a teeny bit before getting to the lagoon. Stones can be a bit sharp, be sure to bring hand gloves. Water was clear and cold, we just float around while some of us jumped into the water from the rock cliff. . #labengki #indonesia #wonderful #wonderfulindonesia #bluelagoon #kakabantrip #akujalanjalanloh #sultra #exploresultra #exploreindonesia #indahnyaindonesia #travelgram #travel #travelrack #asia #celebes #wanderlust #sulawesitenggara
A post shared by Elisse (@elissems) onAug 21, 2018 at 7:26pm PDT
Rasakan sensasi berkunjung ke mini Raja Ampat di Pulau Labengki. Surga tersembunyi Indonesia ini nggak terlalu jauh dari pusat kota Kendari. Ada sebuah laguna cantik bernama Blue Lagoon, memiliki air berwarna biru jernih dengan hamparan karang dan biota laut di dalamnya.
4. Dapatkan Pengalaman Seru Menginap Sambil Menikmati Jutaan Bintang dalam Pantai Ora, Maluku
PANTAI ORA Pantai Ora adalah suatu pantai yang terletak pulau Seram, kecamatan Seram Utara, Maluku Tengah, Maluku, Indonesia. Pantai yang berlokasi di ujung barat teluk Sawai ini berada di sebelah desa Saleman dan desa Sawai, di tepi hutan Taman Nasional Manusela. Pantai Ora memiliki karakteristik pantai yang berpasir putih dengan air yang sangat jernih dan tenang dengan kekayaan terumbu karang, ikan dan aneka ragam biota laut lainnya. Pantai Ora dan desa Sawai merupakan objek wisata di teluk Sawai yang setiap tahunnya dapat menyedot sekitar 500 wisatawan dari dalam dan luar negeri (2013). Pantai Ora memiliki resor penginapan yang mengambang di atas pantai. Sementara di desa Sawai terdapat pondok wisata yang berada di antara pemukiman penduduk yang juga terapung di pantai. Berbagai kegiatan wisata yang dapat dilakukan di pantai Ora antara lain wisata alam, wisata tirta, snorkeling, selam, wisata kuliner, jelajah gua dan fotografi. #wisata #pantai #ora #pantaiora #maluku #wisatamaluku #wisataalam #wisataindonesia
A post shared by Andika Tirta Dwi Saputra (@andika_tds) onAug 18, 2018 at 8:13pm PDT
Mau liburan ke Maldives tapi mahal? Coba ke Pantai Ora, keindahan panoramanya begitu indah. Jernihnya laut di sini membuatmu dapat melihat karang dan ikan tropis tanpa harus menyelam.
[Baca juga : "5 Tempat Wisata Indonesia Yang Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Asing"]
5. Siapa yang Nggak Tau Taman Nasional Baluran, Banyuwangi? Kece banget kayak Little Africa
Ku tak perduli tentang apa yang orang katakan tentangku, karena yg ku tau inilah jalanku yg mungkin banyak diantara mereka memandang sebelah mata sehingga yg terlihat hanya sebuah kekurangan. Ku kan terus berjalan sehingga pada suatu hari mereka membuka kedua matanya dan melihat siapa aku ini. --------------------------------------------------------------- . ACE JALAN JALAN --------------------------------------------------------------- . " Jalan Lagi, Jalan Terus Yuk Jalan Jalan" ---------------------------------------------------------------- Lokasi. : Taman Nasional Baluran Banyuwangi Jawa Timur . -------------------------------------------------------------- #acejalanjalan #baluranbayuwangi #banyuwangi #baluran #banyuwangi #opentrip #opentripbanyuwangi #mypermatawisata #sapanusantara #vloger #vlogerbogor #dirgahayurepublikindonrsia #indibesiamerdeka #visitbanyuwangi #wonderfullbanyuwangi
A post shared by ace burhanudin (@ace_burhanudin) onAug 20, 2018 at 5:16am PDT
Di Taman Nasional Baluran kamu bebas menjelajah padang savana seluas di Afrika. Ditambah lagi ada satwa liarnya juga loh, seperti banteng, rusa, monyet, hingga burung merak. Kawasan ini memiliki gunung, hutan evergreen, hutan mangrove, dan pantai berpasir putih.
So, manakah destinasi terkeren yang akan kamu kunjungi di liburan tahun 2018? Nggak perlu nunggu akhir tahun, kamu bisa ajukan cuti dari jauh hari kok. (Sumber: Artikel blog.jakmall.com Foto vakansinesia.com)
...moreTripTrus.Com - Wisata peninggalan sejarah atau wisata heritage semakin banyak diminati. Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta banyak jadi tujuan penggemar wisata heritage. Tapi selain 3 kota tersebut, kota-kota di bawah ini juga menyimpan kisah sejarah yang menarik untuk wisata heritage, baik dari segi bangunan maupun peninggalan lainnya.
1.Lasem
*update blog dulu ala-ala travel blogger* NEW BLOG POST: Kesengsem Lasem, Foto-foto Perjalanan Akhir Pekan di Tiongkok Kecil Jawa Tengah (link blog di bio). . Btw untuk foto-foto, vlog, dan artikel-artikel travel yang lama saya posting ulang di blog TRAVLESIA.COM . Silahkan follow atau sekedar scroll-scroll dan kasih double tap: @travlesia @travlesia @travlesia . Kapkhun khap! 🙏 . 📸 by mas @kermit_89 . #lasem #awesomelasem #kesengsemlasem #explorelasem #lasemkotatua #travelblog #travel #travelblogger #alexjourney #travlesia #indonesia
A post shared by Alex Zulfikar (@alexjourney.id) onMar 2, 2018 at 8:33pm PST
Kota Lasem terletak di Kabupaten Rembang. Wisata heritage Lasem menyuguhkan potret kehidupan pecinan di masa lampau dan percampurannya dengan budaya setempat. Klenteng Gie Yong Bo dan Klenteng Cu An Kiong terbuka bagi wisatawan untuk berkunjung dan mengambil foto. Setelahnya kamu harus mampir ke Omah Lawang Ombo, rumah tua yang pada abad 18 dulu digunakan sebagai gudang opium, lalu ke Masjid Jami’ Lasem yang di sekitarnya terdapat makam waliyullah dan banyak jadi tujuan ziarah.
Lasem punya sejarah yang panjang dalam pengelolaan keragaman budaya dan masyarakat. Bangunan-bangunan lama bergaya India-China bertebaran di penjuru Lasem dan jadi daya tarik tersendiri. Sebagai oleh-oleh, kamu bisa membeli batik Karangturi khas Lasem di rumah batik Bu Sutera yang teknik pembuatannya tradisional dan diwariskan turun-temurun.
[Baca juga : Menjelajah Lima Tempat Wisata Menarik Bernilai Sejarah Di Banten]
2. Cianjur
Tjiandjoer : Preanger Regentschappen. Tidak banyak yang tahu kalau dulunya Cianjur adalah ibukota Karesidenan Priangan. Dikarenakan letusan Gunung Gede, ibukota Karesidenan ini mulai tahun 1864 dipindahkan ke Bandung. Dengan masuknya Galuh (awal abad ke-19), wilayah Karesidenan Priangan bertambah menjadi 6 kabupaten; Cianjur, Bandung, Sumedang, Limbangan, Sukapura, dan Galuh. . . . #myheritagetrip #vakansinesia #photos #pic #pics #socialenvy #shopstemdesigns #picture #pictures #snapshot #art #beautiful #instagood #picoftheday #photooftheday #color #all_shots #exposure #composition #focus #capture #moment #hdr #hdrspotters #hdrstyles_gf #hdri #hdroftheday #hdriphonegraphy #hdr_lovers #awesome_hdr
A post shared by अदित्य (@adityaindi) onMar 24, 2018 at 6:13am PDT
Cianjur terkenal akan wisata heritage situs Gunung Padang yang bersejarah. Situs tersebut berupa kumpulan batuan megalitik yang banyak jadi objek penelitian. Di masa kolonial, Cianjur menjadi ibukota Karesidenan Priangan. Priangan atau Preanger lekat dengan sejarah VOC dan Preanger Stelsel, yang memerintahkan warga untuk menanam hasil bumi, terutama kopi. Setelah VOC bangkrut, Daendels membangun jalan raya Anyer-Panarukan yang melewati Cianjur. Makanya Cianjur kaya akan peninggalan sejarah yang bisa kamu telusuri.
Di tengah kota berdiri sebuah pendopo yang pernah hancur akibat gempa tahun 1779 dan dibangun lagi jadi bentuk sekarang pada tahun 1780. Pendopo ini dibangun dengan gaya campuran Eropa yang terlihat dari bentuk tiang-tiang dan terasnya. Tak jauh dari pendopo, kamu akan menemukan kantor pos tertua di Cianjur. Kantor pos ini dulu menjadi pusat persuratan dan telegram di seantero Priangan. Selanjutnya jika kamu mampir ke Jalan Shanghai, kamu akan melihat banyak bangunan khas Tionghoa yang bercampur dengan khas lokal seperti di kawasan pertokoan yang atapnya berbentuk pelana, bangunan klenteng, dan wihara.
3. Gombong
Klenteng Kong Hwie Kiong Kebumen dibangun th 1898, dibangun kembali th 1969 dikarenakan Kelenteng Kong Hwie Kiong mengalami kerusakan berat di tahun 48-49. Entah mengapa klenteng ini menggunakan pelindung Dewi Samudra seperti banyak kerabatnya di pantai Utara. Padahal klenteng Kebumen terletak di tengah kota.
A post shared by sigit asmodiwongso rmt (@sigit_rmt) onMar 10, 2018 at 3:46pm PST
Belum banyak yang mengetahui Gombong, sebuah kota kecil di Kabupaten Kebumen, sebagai tujuan wisata heritage . Bangunan tua khas kolonial tersebar di sejumlah sudut kota, seperti Benteng van der Wijck, kompleks rumah sakit militer, gedung Chung Hwa Chung Hwi, pabrik rokok klembak menyan, dan gedung-gedung sekolah ala Hindia Belanda. Beberapa bangunan sudah beralih fungsi, namun bentuk aslinya masih dipertahankan. Salah satunya adalah Roemah Martha Tilaar, sebuah rumah tua yang kini menjadi museum dan rumah budaya.
Tak jauh dari pusat kota, tersebar berbagai tempat ibadah yang letaknya saling berdekatan. Misalnya Gereja Katolik Santo Mikael yang dulunya adalah gedung societeit dan kini menjadi gereja tertua di Gombong, Masjid Kauman, dan Klenteng Hok Tek Bio yang bisa dikunjungi oleh masyarakat umum. Sedikit ke pinggiran kota, terdapat wihara yang juga menyediakan tempat bagi kamu yang ingin wisata spiritual atau bermeditasi. Bangunan-bangunan tersebut menjadi bukti keragaman kota Gombong yang terus dipertahankan sampai sekarang.
Menarik kan mengetahui ternyata kota-kota kecil pun punya cerita sejarah dan peninggalannya masing-masing. Tambahkan ketiga kota di atas dalam wishlist wisata heritage kamu ya! (Sumber: Artikel reservasiku.com, Foto Kermit Rachmadijaya)
...moreSiapa yang sudah pernah jalan-jalan di kota Pekalongan? Tahukah kamu bahwa Pekalongan punya kawasan kota tua? Seperti halnya kota tua di Jakarta atau Semarang, di kawasan Jetayu yang merupakan kota tuanya Pekalongan juga memiliki bangunan-bangunan khas kolonial. Jetayu adalah nama jalan di Pekalongan Utara. Dalam perkembangannya, Jetayu meliputi sejumlah wilayah yang bentuknya mirip alun-alun di sekitar jalan tersebut. Jika kamu tertarik menjelajah Pekalongan, ada baiknya dimulai dari kawasan ini. Mengapa? Di sinilah titik nol pulau Jawa dan asal muasal kota Pekalongan dimulai. Ada apa saja di kawasan Jetayu Pekalongan?
1. Lapangan Jetayu
(Foto ohelterskelter.com)
Yang pertama kali saya ketahui dari Jetayu adalah lapangannya. Bukan lapangan bola atau lapangan badminton ya, lapangan jetayu adalah tanah lapang yang merupakan titik tengah dari kawasan ini. Bisa dibilang, lapangan jetayu merupakan salah satu landmark kota Pekalongan. Jangan lupa berfoto di ikon huruf B A T I K ya…kalau main ke sini. Penataan lapangan jetayu masih belum tertata rapi memang. Pedagang kaki lima, parkir di bahu jalan, tapi tetap menarik lho untuk disambangi. Jika malam datang, kamu bisa menyewa becak hias dan berkeliling kawasan jetayu.
2. Tugu MyPaal
(Foto alvianfoto.wordpress.com)
Di pinggiran lapangan Jetayu sebelah selatan, terdapat tugu kecil setinggi kurang lebih 1 meter. Di tugu ini terdapat tulisan Mypaal yang konon adalah titik nol pulau jawa (tepat di tengah pulau jawa).
3. Museum Batik
(Foto kota-kreatif.blogspot.com)
Ikon kota Pekalongan lain di kawasan jetayu adalah museum batik. Ada apa saja di sini? Ada koleksi batik dari berbagai daerah di tanah air, tidak hanya Pekalongan. Koleksi batik para tokoh penting di negeri ini juga ada lho. Yang menarik dari museum batik adalah bagian workshop membatiknya. Pengunjung berkesempatan untuk membatik secara langsung dengan arahan instruktur secara gratis.
Jam operasional museum sampai pukul 3 sore saja ya, paling pas memang pagi ke sininya. Masuknya bayar? Iya, cukup 5000 saja. Seluruh area museum dilengkapi CCTV, jangan macam-macam deh hehhe. Ada aturan kamu tidak boleh memotret di dalam ruang pamer museum, jadi sebaiknya sembunyikan kameramu *ups.
4. Masjid Al-ikhlas
(Foto wikimasjid.wordpress.com)
Tepat di samping museum batik Pekalongan, ada masjid yang cukup menarik perhatian. Kubah emas dan desainnya benar-benar mirip di almanak. Toilet, kamar mandi, tempat wudhu, dan tempat sholatnya nyaman lho. Jangan lupa tetap waspada menjaga barang-barang pribadi saat beribadah.
5. Gereja Kristen Indonesia
(Foto stpetruspekalongan.blogspot.com)
Di sebelah utara lapangan Jetayu, ada bangunan berpilar tinggi warna putih. Itulah GKI Pekalongan yang menurut saya arsitektur luarnya tak bolehi dilewatkan untuk difoto. Untuk memasuki area gereja kita perlu ijin terlebih dahulu ke petugas keamanan.
6. Kantor Pos Pekalongan
(Foto kbmahadislam.blogspot.com)Lokasinya di arah barat lapangan jetayu. Bangunan yang berdesain art deco ini masih digunakan lho untuk kantor pos besar Pekalongan.
7. Pabrik Limun
(Foto akberpekalongan.wordpress.com)Soda kampung alias limun alias orson masih establised lho di Pekalongan. Lokasi pabriknya di belakang museum batik. Berjalan kaki saja lewat sebelah utara museum dan 100m ke depan kami akan menemukan bangunan khas jaman dulu yang menarik perhatian.
Bukan cuma minumannya yang otentik dari jaman dulu, tempatnya pun demikian. Kaya akan nuansa heritage. Sudah siap menjelajah kawasan kota tua Jetayu Pekalongan? Yuk…mari.....!!! (Sumber: Artikel pekalongankita.wordpress.com Foto lifestyle.liputan6.com)
...moreTripTrus.Com - Bandara Soekarno Hatta ( kode bandara : CGK) Jakarta terbagi menjadi beberapa terminal. Berikut adalah pembagian pelayanan maskapai dan terminal bandara yang digunakan :
TERMINAL 1
Terminal 1 merupakan terminal penerbangan domestik
Terminal 1A : Lion Air dan Wings Air untuk keberangkatan & kedatangan rute Pulau Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Ambon & Papua :{ Pontianak (PNK), Palangkaraya (PKY), Banjarmasin (BDJ), Balikpapan (BPN), Surabaya (SUB) Tarakan (TRK), Semarang (SRG), Yogyakarta (JOG) Solo (SOC) Pontianak (PNK), Palangkaraya (PKY), Banjarmasin (BDJ) Balikpapan (BPN) dan Tarakan (TRK) }
Terminal 1B: Lion Air untuk keberangkatan & kedatangan rute Pulau Sumatera ,Lombok (LOP) dan Denpasar (DPS) }, Kartika Airlines, dan Express Air.
Terminal 1C: Batik Air, Citilink, Kalstar, Trigana air dan Airfast Indonesia.
TERMINAL 2
Terminal 2D dan 2E merupakan sub terminal yang khusus penerbangan internasional, Terminal 2F digunakan untuk penerbangan domestik.
Terminal 2D: Air China, All Nippon Airways (ANA), Cathay Pacific, Cebu Pacific, China Airlines, China Southern Airlines, Emirates, Eva Air, Japan Airlines, Jetstar, Kuwait Airlines, Lufthansa, Malaysia Airlines, Philippine Airlines, Qantas, Qatar Airways, Saudi Arabian Airlines, Singapore Airlines, Thai Airways International, Tiger Airways, Turkish Airlines, Valuair, dan Yemenia.
Terminal 2E: Air Asia Internasional, Etihad, KLM Royal Dutch Airlines, Korean Air, Lion Air Internasional (Malindo Air & Thai Lion Air), dan Royal Brunei.
Terminal 2 F : Sriwijaya Air, Nam Air, Air Asia Domestik
TERMINAL 3 Ultimate
Garuda Indonesia penerbangan Domestik & Internasional. Baca selengkapnya tentang terminal 3 Ultimate
Bandara Halim perdana kusuma (HLP) : Untuk penerbangan Citilink menggunakan Bandara Halim perdana kusuma untuk rute penerbangan dari & ke : Palembang, Yogyakarta, Semarang & Malang. Sementara Batik air selain menggunakan bandara Soekarno hatta, juga tersedia penerbangan dari / ke Bandara Halim perdana Kusuma (HLP) untuk rute penerbangan dari & ke : Bengkulu, Kupang, Lombok, Padang, Pekanbaru, Pontianak, Yogyakarta & Solo . Jadi Batik air di Jakarta menggunakan bandara Soekarno Hatta & Halim Perdana Kusuma.
(Sumber: Artikel qtiket.com - Foto BakaNekoBaka)
...moreTripTrus.Com - Bagi warga Bogor maupun warga Jakarta yang tidak mudik ke luat kota, beberapa destinasi wisata di Kota Hujan bisa jadi pilihan.
Dikutip dari Tribunnewsbogor, berikut tujuh destinasi wisata di Bogor yang bisa disambangi Anda dan keluarga saat libur Lebaran.
1. Taman Ade Irma Suryani
Taman yang juga dikenal dengan sebutan Taman Topi ini berlokasi di pusat Kota Bogor, tepatnya Jalan Dewi Sartika. Anak-anak bisa menikmati belasan wahana permainan. Ada juga destinasi wisata air. Dari Stasiun Bogor, Anda hanya perlu berjalan kaki menuju pintu masuk Taman Topi menuju Jalan Kapten Muslihat.
2. Kebun Raya Bogor
Kebun Raya Bogor bisa disambangi saat libur Lebaran. Tak hanya itu, Anda juga bisa mengunjungi Museum Zoologi yang menyimpan koleksi fauna.
Anda bisa masuk dari beberapa pintu. Antara lain pintu masuk di sebelah kantor pos di Jalan Ir H DJuanda, Pintu Masuk di Jalan Otto Iskandar Dinata depan Pasar Bogor, pintu masuk di Jalan Pajajaran depan Plaza Keboen Raya, atau pintu masuk di sebrang Kampus IPB Baranangsiang.
3. SKI Tajur
Sumber Karya Indah (SKI) Tajur berada di Jalan Raya Katulampa, Kota Bogor. Selain dikenal sebagai lokasi berjualan tas, SKI Tajur juga terkenal oleh wisata permainannya. Anak-anak bisa bermain Flying Fox, Bola Air, Buggy Kart, Ufo Coaster, Trampoline, dan lain-lain.
Anda pun tak harus membayar tiket masuk, hanya membayar parkir kendaraan saja. Anda tinggal membeli tiket permainan untuk setiap wahana.
4. Jungle Fest
Lokasi wisata ini berada di Komplek Bogor Nirwana Residence. Di sini, wisatawan bisa menikmati beragam jenis wahana. Ada sembilan wahana yanga da di dalam lokasi wisata Jungle Fest. Antara lain Sparkle Bumper dan Lumino Swing.
5. The Jungle Waterpark
Tempat wisata ini terletak tidak jauh dari lokasi wisata Jungle Fest. Di sini Anda bisa menikmati aneka wahana air. Ada beragam jenis wahana air di dalam The Jungle Water Park. Antara lain Wave Pool, Giant Aquarium, dan Kawah Ratu yang jadi primadona di The Jungle Waterpark.
Selain menikmati liburan dengan bermain air, pengunjung juga bisa berwisata edukasi melalui aquarium raksasa yang menyimpan beragam jenis ikan asli Indonesia.
6. Taman Safari
Anda bisa berwisata edukasi sambil menyapa hewan-hewan yang dilepas secara liar di Taman Safari. Ada juga Baby Zoo, kolam renang, serta aneka wahana dan pertunjukan atraksi hewan.
7. Jungleland
Lokasi wisata ini terletak di kawasan Bukit Sentul, Kabupaten Bogor. Ada puluhan wahana permainan yang bisa dinikmati di Jungleland. Tempat wisata ini total memiliki 30 wahana. Beberapa wahana ekstrem yang populer antara lain Discovery dan Zee Force.
Selain itu ada pula Dino World dan Mini Drop yang cocok untuk anak-anak. (Sumber: Artikel kompas.com Foto flickr.com/Seika)
...moreTripTrus.Com - Liburan Lebaran adalah saat yang tepat untuk bersama keluarga, teman, dan sahabat dalam mengeksplorasi tempat-tempat wisata yang indah. Tasikmalaya memiliki beberapa destinasi wisata menarik, baik yang alami maupun buatan, yang dapat Anda kunjungi. Berikut adalah beberapa objek wisata di Tasikmalaya yang patut Anda kunjungi:
View this post on Instagram
A post shared by kiky_kawaii (@kiky_kawaii)
1. Situ Gede
Situ Gede merupakan simbol kota Tasikmalaya. Terletak di Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Situ Gede memiliki luas sekitar 47 hektar dan sebuah pulau di tengahnya, serta makam keramat Eyang Prabudilaya. Situ Gede juga berfungsi sebagai sumber air untuk pengairan persawahan dan kolam ikan. Di tempat ini, wisatawan dapat menikmati keindahan alam dengan menyewa perahu dan menikmati ikan bakar mujaer yang tersedia di warung makan di sekitar Situ Gede.
2. Situ Cibeureum
Terletak di Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Situ Cibeureum memiliki luas sekitar 21 hektar. Selain berfungsi sebagai sumber air untuk pengairan persawahan dan kolam ikan, Situ Cibeureum juga memiliki suasana sejuk yang cocok untuk berfoto dan memancing.
3. Karang Resik
Objek wisata buatan yang baru saja diresmikan pada akhir Ramadan ini menyajikan suasana perkampungan Korea, Jepang, India, Yunani, dan Belanda. Di sini banyak tempat yang instagenic sangat cocok bagi wisatawan yang gemar swafoto. Dengan harga tiket masuk Rp35 ribu, wisatawan dapat mengunjungi seluruh anjungan dan merasakan sensasi liburan keliling Asia dan Eropa. Karang Resik berada di wilayah Kecamatan Cipedes.
4. Tee Jay Water Park
Bagi wisatawan yang gemar dengan wahana permainan air, Tee Jay Water Park adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi. Terletak di area mall Asia Plaza Jalan K.H. Zenal Mustofa, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, tempat ini menawarkan berbagai wahana permainan air, seperti kolam ombak dan seluncuran pagoda. Harga tiket masuk sebesar Rp30 ribu, sangat terjangkau bagi wisatawan dan keluarga.
[Baca juga : "Tempat Wisata Religi Yang Populer Di Jawa Tengah Untuk Libur Lebaran: 3 Masjid Yang Harus Dikunjungi"]
5. Curug Badak Batu Hanoman
Salah satu curug atau air terjun di Tasikmalaya, menjadi destinasi wisata alam yang populer. Terletak di Desa Suka Setia, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, curug ini dikelola oleh KPH Perhutani Tasikmalaya dan buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Untuk mencapai lokasi curug, wisatawan perlu berjalan kaki sejauh sekitar 250 meter dari tempat parkir. Di sekitar curug terdapat hutan pinus yang asri dan cocok untuk berswafoto, serta menawarkan suasana alam yang sejuk dan menyegarkan. (Sumber Foto @alwi_212la1)
...moreTripTrus.Com - Penyedia paket travel kini menawarkan paket wisata murah. Misalnya Shine Project, yang pekan lalu mengajak wisatawan berlibur sehari ke tiga pulau di Kepulauan Seribu, Minggu, 15 April 2018.
Wisatawan cukup mengumpulkan uang Rp 85 ribu, dan pihak Shine Project mengantar ke pulau-pulau itu. Titik kumpul di dermaga Tempat Pelelangan Ikan Muara Kamal, Jakarta Utara. Kapal-kapal motor disediakan untuk mengantar pengunjung. Perjalanan dimulai sekitar pukul 08.00.
Tiga pulau yang dikunjungi adalah Pulau Kelor, Onrust, dan Cipir. Ketiga pulau ini termasuk dalam Taman Arkeologi Onrust dan dikelola oleh Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta.
Pulau pertama yang didatangi adalah Pulau Kelor, perjalanan dilalui dengan waktu sekitar 45 menit. Pulau Kelor termasuk pulau yang kecil, ukurannya hanya 0,28 kilometer persegi. Pandangan bisa menyapu pulau dari ujung ke ujung.
Forget the maps.. Follow your instincts.. #photos #photoshoot #photooftheday #photoshare_everything #l4l #l4f #f4f #mantublr #followme #photo #picoftheday #populer #ff #fff #lfl #jakarta #bogor #sukabumi #bandung #jayapura #jayapurapapua #papua #shootoftheday #shoot #shootandshare #asia #jenjajkt #pulaucipir #pulauonrust #explorejakarta
A post shared by Uupik Shivdhaasani (@shivdhaasani) onApr 18, 2018 at 3:50pm PDT
Air di pantai ini cukup bening dan bersih. Pasirnya juga putih dan halus. Pengunjung anak-anak dan dewasa bisa bermain air atau berenang. Jika tak ikut dalam rombongan agen wisata, pengunjung harus membayar tiket Rp 5 ribu per orang.
Bangunan yang sangat menonjol di Pulau Kelor adalah Benteng Martello yang terbuat dari tumpukan batu bata. Benteng ini berbentuk lingkaran di pojok pulau. Tingginya 9 meter dari permukaan laut. Menurut informasi yang tertera pada papan pengumuman, benteng ini dibangun Belanda pada 1850 sebagai bagian dari sistem pertahanan laut kota Batavia.
Diameter luar benteng 14 meter dengan tebal dinding 2,5 meter. Benteng ini tampak masih kokoh dengan jendela-jendela di sekelilingnya. Tempat ini pun menjadi latar foto para pengunjung. Selain gedung yang membentuk lingkaran, ada juga puing-puing benteng di luarnya, sampai di tepi pantai.
Di sekitar benteng ada pohon-pohon sebagai tempat berteduh. Di Pulau Kelor, wisatawan bisa memilih duduk di tembok pinggir pantai, bermain air, duduk di gazebo, atau piknik dengan tikar di bawah pohon. Pulau ini tak berpenghuni namun ada 10 petugas yang menjaganya. Pengunjung juga bisa memesan tenda seharga Rp 100 ribu per malam yang muat hingga 7 orang.
Pukul 11.00, wisatawan beranjak dari Pulau Kelor dan naik kapal menuju Pulau Onrust yang waktunya hanya sekitar 5 menit. Pulau Onrust berbeda, tak miliki pantai berpasir melainkan dikelilingi tembok. Konon, luas pulau ini awalnya 12 hektare namun mengalami abrasi dan kini luasnya tinggal 7,5 hektare.
Tapi kelebihannya, pulau ini sangat sejuk karena banyak pohon rindang. Jarak setiap pohon hanya sekitar 7-10 meter. Sehingga pas menjadi tempat berekreasi di siang hari.
Warung makan di Pulau Kelor juga lebih ramai. Di sini, wisatawan dapat makan siang dengan menu nasi seperti di daratan. Di sini bangunan sejarahnya lebih beragam. Ada gedung VOC, barak karantina haji, komplek makam Belanda, komplek makam pribumi, dan penjara.
Sewaktu masyarakat menunaikan haji menggunakan kapal, mereka akan dibawa dulu ke Onrust untuk diperiksa kesehatannya. Begitu pula ketika mereka pulang, untuk memastikan kesehatan para jamaah dan tidak membawa sakit yang menular. Namun barak-barak penginapan haji ini hanya menyisakan ubin dan sedikit tiang.
[Baca juga : Dari 4 Tipe Traveller Indonesia Ini, Kamu Tipe Yang Mana?]
Dari Onrust, kita dapat melihat pulau lainnya seperti Kelor, Cipir, dan Pulau Bidadari. Perjalanan berikutnya ke Pulau Cipir yang jaraknya sangat dekat. Di sini ada pantai yang pasirnya bercampur dengan karang-karang kecil.
Ada dua dermaga sehingga kapal leluasa bersandar. Wisatawan pun bebas berfoto ria di jembatan dermaga, pantai, atau di tembok. Di pulau ini juga ada peninggalan Belanda, misalnya meriam yang menghadap ke laut.
Pilihan permainannya pun beragam, seperti banana boat seharga Rp 40 ribu dan donat boat Rp 45 ribu. Namun pengunjung harus antre menggunakan kamar kecil karena hanya ada 1 titik kamar kecil yang berisi 4 toilet.
Pada malam hari, Shine Project mengajak wisatawan menerbangkan lampion yang dibakar dengan korek. Sebagian lampion berhasil mengudara dan ada juga yang tercebur ke laut.
Nurul Azizah, salah satu wisatawan yang mengikuti destinasi ala Shine Project, mengatakan perjalanan ke tiga pulau ini sangat seru. Apalagi mahasiswa sejarah Universitas Gadjah Mada ini baru pertama kali ke Pulau Seribu.
"Jalan-jalan ini adalah pengalaman berharga karena saya dapat melihat secara langsung peninggalan sejarah Indonesia, bukan sebatas teks," ujarnya.
Azizah paling tertarik dengan peninggalan bekas karantina haji. "Semester lalu saya belajar tentang sejarah Islam di Indonesia. Pas lihat gedungnya, saya bisa membayangkan lebih real soal perjalanan haji itu," ucap dia.
Selain paket wisata, pengunjung tiga pulau juga dapat berangkat dengan kapal-kapal yang bersandar di Muara Kamal. Beberapa kapal juga membuat rute perjalanan ke tiga pulau ini, dengan biaya Rp 75 ribu per orang. Penumpang kapal minimal 5 orang. Namun, pengunjung membayar tiket Rp 5 ribu setiap pulaunya.
Ada juga pilihan antar-jemput ke satu pulau. "Ongkosnya Rp 150 ribu per orang, bisa ditelepon waktu jemputnya," ujar Iwan Kamal, salah satu pemilik kapal. (Sumber: Artikel travel.tempo.co, Foto Agni Minardi)
...moreTripTrus.Com - Berkembangnya era internet di Indonesia semakin memperkenalkan istilah open trip. Bentuk wisata satu ini juga digemari oleh generasi muda, khususnya generasi milenial. Apa sebenarnya open trip ini? " Open trip adalah perjalanan oleh orang yang mem-booking destinasi sendiri, tetapi tiket dan akomodasinya sudah ada. Jadi tidak tergantung grup," kata Ketua Dewan Penasehat Indonesia Tour Leader Association, Rudiana saat dihubungi KompasTravel. Rudiana mencontohkan, misal A memesan tur wisata selama di Thailand, tetapi tiket penerbangan dan hotel sudah membeli sebelumnya.
Menurut Rudiana, open trip juga dapat diselenggarakan atas inisiatif agen perjalanan atau perorangan. Misalnya sebuah agen perjalanan menyelenggarakan perjalanan dengan destinasi, jadwal, dan rute yang telah ditentukan. "Biasanya harga open trip memang lebih murah karena memutuskan sendiri dan menyesuaikan bujet. Makanya banyak diambil oleh anak muda," jelas Rudiana.
[Baca juga : 4 Kuliner Khas Cianjur Yang Unik Dengan Rasa Menggigit]
Senada dengan Rudiana, CEO Triptrus.com yang merupakan platform marketplace digital yang menaungi operator tur independen, Bramantyo Sakti, mengatakan open trip lebih digandrungi oleh anak muda yang tidak mengutamakan kenyamanan dan fasilitas saat berwisata. "Kalau dari segi agen perjalanan ini untuk memenuhi kuota peserta, kalau dari segi traveller memudahkan karena tidak perlu cari orang banyak agar bisa wisata," jelas Bram. Sejak 2010, era kemunculan media sosial juga menjadi penanda pertumbuhan open trip. Menurut Bram, wisata ala open trip sangat sesuai untuk menjelajah wilayah Indonesia yang masih minim informasi mengenai transportasi, akomodasi, dan amenitas. (Sumber: Artikel travel.kompas.com Foto vakansinesia.com)
...more