TripTrus.Com - Indonesia negara yang kita cintai, memiliki alam yang indah. Diseluruh bentang pulau Indonesia sangat mudah mudah untuk menemukan tempat-tempat yang indah memanjakan mata. Sebagai orang Indonesia, kita patut berbangga hidup di negara yang dikelilingi oleh ribuan pulau yang tak tertandingi.
Hebatnya, banyak turis ingin datang dari negara lain untuk menikmati pemandangan Indonesia. Berikut adalah tempat wisata di Indonesia yang populer dan sering dikunjungi turis mancanegara.
1. Pantai Parai Tengiri (Bangka Belitung)
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh ᕼEᖇᒪIᑎᗪᗩ ᒍEᑭᖇᗩTᒍEᑭᖇET (@linzherlinda)
Tentu saja beberapa dari anda pernah melihat film populer "Laskar Pelangi", yang berlatar di Pulau Belitung? Selain plot yang menarik, lokasi film juga menarik perhatian penonton. Tidak seperti pantai lainnya, pantai Parai Tenggiri memiliki struktur yang lembut dengan perairan berwarna biru kehijauan dan pasir putih yang lembut.
Ombak di pantai ini juga tenang, itulah salah satu alasan mengapa pantai ini menarik bagi para perenang. Selain berenang, Anda juga bisa memancing, parasailing, diving, snorkeling dan lainnya.
2. Nusa Dua (Bali)
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Nusa Penida Tour & Travel (@goexplorenusapenida)
Pulau dewata, keindahan dan pesona tempat ini memang tidak bisa dipungkiri. Untuk menarik wisatawan domestik dan asing Bali memiliki destinasi wisata yang sangat indah bernama Nusa Dua. Tempat pantai dengan pasir putih lembut dan air biru jernih. Berbagai fasilitas bisa Anda pilih dengan berkunjung ke sini. Dari hotel dan resor bergaya, restoran dan pusat perbelanjaan hingga berselancar di pantai.
Selain Pulau Gili Trawangan, Nusa Tenggar Barat memiliki wisata lain yang tak kalah populer dan cocok untuk para pendaki, yaitu Gunung Rinjani. Gunung ini merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia.
[Baca juga : "Kembali Pasarkan Wisata Indonesia Di Kancah Dunia"]
3. Gunung Rinjani (Lombok)
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Leham (@mardiasetyo_06)
Gunung Rinjanimenawarkan beberapa pemandangan terindah di Asia dengan hamparan bunga Edelweiss dan Danau Segara Anak. Ini juga bisa menjadi tempat yang menarik bagi pejalan kaki untuk mendirikan tenda, mandi air hangat atau memancing.
Namun sebelum itu, persiapan mental dan kekuatan fisik perlu dilakukan dengan matang sebelum memutuskan untuk mendaki agar tidak terjadi hambatan di tengah jalan. (Sumber: Artikel prsoloraya.pikiran-rakyat.com Foto @travellingwithjoyce)
...moreTripTrus.Com - Pada tahun 1816 dibentuk Districh Cilegon atau Kewedanaan Cilegon oleh pemerintah Hindia Belanda dibawah Keresidenan Banten di Serang. Rakyat Cilegon ingin membebaskan diri dari penindasan penjajahan Belanda. Puncak perlawanan rakyat Cilegon kepada Kolonial Belanda yang dipimpin oleh KH. Wasyid yang dikenal dengan pemberontakan Geger Cilegon 1888 tepatnya pada tanggal 9 Juli 1888, mengilhami rakyat Cilegon yang ingin membebaskan diri dari penindasan penjajah dan melepaskan diri dari kelaparan akibat Tanam Paksa pada masa itu.
Pada masa 1924, di Kewedanaan Cilegon telah ada perguruan pendidikan yang berbasis Islam yaitu perguruan Al-Khairiyah dan madrasah Al-Jauharotunnaqiyah Cibeber. Dari perguruan pendidikan tersebut melahirkan tokoh-tokoh pendidikan yang berbasis Islam di Cilegon. Pada masa kemerdekaan, dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia rakyat Cilegon telah menunjukan semangat juangnya. Jiwa patriotisme rakyat Cilegon dan Banten pada umumnya dizaman revolusi fisik mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 telah ditunjukan dan terkenal dengan Tentara Banten.
1. Rumah Dinas Walikota Cilegon
View this post on Instagram
Rumdin walikota Cilegon.. Indah bukan. @pemkotcilegon @ilovecilegon @cilegoneksiss @halocilegon
A post shared by ADI HARYADI (@adyvanhoutten93) onOct 25, 2018 at 10:38pm PDT
Rumah dinas Walikota Cilegon terletak di Jl. Jenderal Ahmad Yani, Jombang Wetan, Kec. Cilegon, Kota Cilegon, Banten 42416, merupakan bekas gedung kawedanan, sebagai kantor Asisten Residen Gubbels, hingga kini bangunan berarsitektur Eropa ini masih terpelihara dengan baik.
Bangunan ini menjadi saksi atas tragedi berdarah “Geger Cilegon” yang terjadi pada tahun 1888, dipimpin oleh KH. Wasyid.
Rumah bergaya Eropa bercorak oud Holland atau Belanda Kuno ini menggunakan serambi yang disangga oleh tiang-tiang bergaya doria, sebuah gaya dengan bantalan di bagian atasnya berbentuk segi empat dan badan tiangnya dihiasi motif gerigi bertaut. Model bangunan rumah ini oleh V.I van de Wall disebut sebagai gaya echt Indisch atau gaya Hindia Belanda yang sebenarnya. Daun pintu dan jendela pada bangunan ini memiliki corak tersendiri berjenis jalousie window atau jendela yang disusun dari tumpukan kayu yang tertata rapi horizontal.
Denah bangunan ini berbentuk empat persegi panjang, menghadap kearah timur. Didepan bangunan utama terdapat bangunan berbentuk joglo (semacam tempat pertemuan) dengan empat tiang utama ditengah dan sepuluh tiang kecil yang menopang atap bersusun dua.
Bangunan utama terdapat 5 terap anak tangga dibagian muka.Bagian serambi bangunan ini ditopang oleh 6 buah pilar berbentuk persegi empat berwarna putih,dua buah pilar dikiri dan kanan berbentuk pilaster (tiang semu). Dinding serambi berdaun jendela terbuat dari kayu berjenis jalosie window. Atap bangunan berbentuk limasan dengan konstruksi kayu. Gentingnya terbuat dari tembikar berwarna coklat, yang kini sudah diganti dengan genting berglasir.
Pintu masuk bagian depan berukuran besar (tinggi 3 meter) berjumlah 4 buah, keempatnya merupakan pintu rangkap, artinya memiliki dua lapis daun pintu. Daun pintu rangkap pertama terbuat dari bahan kayu dengan hiasan potongan kayu susun kebawah (jalosie) dan seperempat bagian berbentuk panil biasa, daun pintu rangkap kedua terbagi kedalam 4 bagian, 3 panil teratas diberi kaca, sebuah panil yang terletak dibawah berbentuk panil kayu biasa.
Pada bagian belakang bangunan ini terdapat halaman yang luas dan bangunan tambahan berbentuk barak. Bangunan yang disebelah kanan diperuntukkan untuk kantor, dan yang disebelah kiri diperuntukkan untuk garasi.
Dibagian selatan terdapat bangunan yang digunakan sebagai kantor. Bentuk bangunan ini bujur sangkar, atap bangunan bergaya joglo.
2. Stasiun Cilegon
View this post on Instagram
Menunggu kereta terakhir.... #keretaapirangkasmerak #stasiuncilegon #poejalankaki #kotacilegon
A post shared by Poe Saputra (@saputrapoe) onAug 3, 2018 at 4:56am PDT
Stasiun Cilegon (CLG) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Jombang Wetan, Jombang, Cilegon. Stasiun yang terletak pada ketinggian +14 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta.
Stasiun ini mulai dibuka pada tanggal 1 Desember 1899, dengan petak jalan Stasiun Serang-Stasiun Anyer Kidul sepanjang 27 km. Bangunannya terdiri dari dua buah ruangan: ruangan pertama adalah ruangan kontrol perjalanan kereta api dan ruang kepala stasiun, sedangkan ruang kedua merupakan loket dan administrasi. Bangunan stasiun ini merupakan salah satu dari lima bangunan cagar budaya yang ada di Kota Cilegon.
3. Stasiun Krenceng
View this post on Instagram
Stasiun Kereta Api Kerenceng #shootonVIVOv9 #fotography #stasiunkrenceng #banten
A post shared by @ dinioktvni__ onJul 8, 2018 at 8:38am PDT
Stasiun Krenceng (KEN) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kebonsari, Citangkil, Cilegon. Stasiun yang terletak pada ketinggian +16,15 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Stasiun ini memiliki tiga jalur dengan jalur 1 sebagai sepur lurus.
Stasiun kereta api Krenceng didirikan pada masa pemerintahan Kolonial Belanda, sekitar tahun 1896 oleh Staatspoorwegen (Perusahaan Kereta Api Negara). Stasiun kereta ini menjadi penghubung dan jalur yang cukup vital menuju Batavia, melalui Serang, Rangkasbitung, dan Serpong.
Dahulu stasiun ini merupakan persimpangan menuju Anyer kidul lalu jalur ini ditutup pada tahun 1981 dan hanya digunakan hanya untuk kereta api babarandek (batu bara rangkaian pendek) tujuan Nambo dari Cigading.
Hanya ada satu kereta api yang melayani penumpang di stasiun ini, yaitu KA Lokal Merak.
[Baca juga : "3 Wisata Sejarah Di Tangerang Selatan"]
4. Rumah Maulana Hasanudin
Rumah Maulana Hasanudin terletak di Jalan Umar nomor 175-A, Lingkungan Temu Putih, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon. Tipe rumah mewah pada zamannya itu bergaya oud indische stujl atau bergaya klasik Indis atau Hindia lama ini menggunakan serambi depan tinggi dan luas, sebelum 1974 masih digunakan sebagai tempat tinggal oleh Tuan Hanibal. Tetapi setahun berikutnya kosong tak berpenghuni sampai 1994. Kini rumah itu digunakan sebagai tempat pusat pendidikan anak sholeh Yayasan Maulana Hasanudin.
Kawasan perkampungan ini berada di Jalan Kyai Haji Undulusi, Kampung Pekuncen, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Provinsi Banten. Kawasan ini merupakan permukiman kuno, hal ini terlihat dari beberapa bangunan rumah tradisional yang terdapat di sepanjang Jalan Kyai Haji Undulusi.
Salah satu rumah kuna yang ada di kawasan ini adalah rumah tinggal Ibu Tuasmah. Rumah tinggal ini tepat berada di depan Masjid Agung Kampung Pekuncen, dimana di bagian selatan berbatasan dengan Jalan Kyai Haji Undulusi, di utara berbatasan dengan rumah penduduk, bagian barat dan timur juga berbatasan dengan rumah penduduk. Menurut keterangan Ibu Tuasmah (70 tahun), rumah ini merupakan peninggalan dari orang tuanya yang berprofesi sebagai petani dan pedagang.
Rumah yang berukuran 12,60 m x 15,70 m tersebut, dibagi menjadi dua bagian dimana bagian barat ditempati oleh Ibu Tuasmah beserta keluarganya sedangkan bagian timur ditempati oleh Ibu Maadiah (adik ibu Tuasmah) beserta keluarganya. Bangunan ini disekat menggunakan pasangan bata berplester di bagian tengah, yang berfungsi sebagai pemisah antara rumah Ibu Tuasmah dan Ibu Maadiah. Ketebalan dinding penyekat bangunan tidak setebal dinding asli yang mempunyai ketebalan 26 cm. Dinding bangunan asli terbuat dari bata mentah dengan plesteran dari tanah dan kapur. Untuk mempermudah, selanjutnya bangunan ini akan disebut dengan rumah tinggal Ibu Tuasmah.
Bangunan ini berdenah segi empat dengan atap berbentuk pelana dan penutup atap berupa genteng tanah liat. Semula, penutup atap bangunan ini berupa “welit” yaitu daun pohon kelapa yang dikeringkan. Bangunan lebih tinggi 60 cm dibandingkan permukaan tanah di sekitarnya. Bangunan mempunyai selasar (teritisan) di bagian depan (selatan) selebar 90 cm yang atapnya berbeda dengan atap bangunan inti, sehingga atap bagian depan terlihat bersusun dua. Atap teritisan tersebut ditopang oleh empat tiang kayu serta beberapa konsul kayu yang menempel di dinding bangunan. Selasar atau teras depan ini berfungsi sebagai ruang transisi antara lingkungan luar dengan rumah tinggal. Bagian ini bersifat profan atau terbuka. (Sumber: Artikel gpswisataindonesia.info Foto id.railfansid.wikia.com)
...moreTripTrus.Com - Menyusul sukses Pasar Karetan yang dirancang Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Jawa Tengah, GenPI dari daerah lain tak mau kalah. Giliran GenPI Sumatera Barat (Sumbar) yang akan membuat Pasar Siti Nurbaya.
Hmmm enaknyaa 😚. @pasarsitinurbaya pasar zaman now. Follow Instagram: @genpisumbar @genpipadang @kemenpar @pdgcity Credit to @pasarsitinurbaya #KotaPadang #PdgCity #PadangCity #Padang #pasarsitinurbaya #genpisumbar #genpisumbar #westsumatera #WisataHalal #HalalTourism #PesonaIndonesia #wonderfulindonesia ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Akun ini berisi Konten tentang Informasi Kota Padang
A post shared by Padang City Guide 17 (@pdgcity) onDec 6, 2017 at 4:48pm PST
Silakan datang ke lapangan bola Gunung Padang, Muaro Padang, Sumbar. Acaranya sudah mulai on 26 November 2017 nanti. Di Pasar Siti Nurbaya ini akan ada Festival Jajanan Minang, Permainan Anak Nagari, Kesenian Minang, lomba vlog Instagram dan Pasa Siti Nurbaya. Di peluncuruan pasar ini panitia juga akan memberikan aneka hadiah menarik.
Pasar Siti Nurbaya menawarkan konsep pasar kuliner tradisional dengan konsep dan makanan yang dijual adalah tempo dulu. Pengunjung akan dibawa bernostalgia ke zaman dahulu, zaman Siti Nurbaya memadu kasih dengan Syamsul Bahri.
Aris Purnama, Koordinator Genpi Sumbar menjelaskan, pasar sejatinya adalah tempat bertemu penjual dan pembeli. Tapi itu dulu. Sekarang sebuah pasar bisa menjadi destinasi wisata baru. Seperti yang digagas oleh Genpi Sumbar dengan membuat Pasar Siti Nurbaya.
"Pasar Siti Nurbaya tidak hanya sebuah konsep, tapi benar benar sebuah pasar. Bedanya, pasar ini didesain semenarik mungkin dengan mengkombinasikan dengan objek foto sehingga menjadi Social Media Friendly dan Instagramable," ujar Aris, Rabu (22/11).
Aris mengungkapkan, Pasar Siti Nurbaya diambil dari legenda Gunung Padang. Sebuah novel yang pernah ditulis oleh Marah Rusli dengan judul Siti Nurbaya. Novel ini juga pernah diangkat menjadi film.
Gunung Padang dan Batang Arau adalah kawasan yang menjadi ikon Kota Padang. Dahulunya pelabuhan ini adalah pelabuhan tersibuk di pesisir barat Pulau Sumatera. Tempat berlabuh kapal kapal dari Eropa dan India untuk berdagang. Batang Arau juga dikenal sebagai cikal bakal Kota Padang sebagai pusat perdagangan.
"Hingga saat ini di sepanjang Batang Arau masih berdiri kokoh bangunan tua, bukti bahwa dulu Kawasan ini adalah sentra pedagangan," kata dia.
Membangkitkan semangat tersebut, Genpi Sumbar memilih lokasi di kaki Gunung Padang sebagai pasar yang akan dikembangkan. Apalagi saat ini kawasan ini menjadi destinasi wisata sekaligus masyarakat Kota Padang berolah raga hiking.
Pengunjung akan menikmati masakan tradisional Minangkabau, seperti Lamang Tapai, Goreng pisan dengan ketan, kolak pisang, kolak ubi, lontong gulai paku dan cubadak, lontong pical, sate, soto dan masih banyak kuliner lainnya. Sesangkan untuk minuman disediakan kopi Solok Rajo, Sorbat, Bandrek, daun kawa, dan minuman tradisional lainnya.
"Semua menu tersebut akan dibuat dan dijual oleh ibu-ibu di Kelurahan Batang Arau, kita memberdayakan potensi masyarakat," ujar Aris.
Untuk yang hobi berfoto dan selfie, juga disediakan tempat foto yang menarik. Ada perahu hias, sepeda ontel, bendi, pelaminan Minangkabau tempo dulu dan spot menarik lainnya. Genpi Sumbar juga menyediakan hadiah menarik bagi pengunjung yang mengunggah foto dan vlognya ke instagram.
Tidak hanya sampai disitu, pengunjung juga akan dihibur oleh kesenian tradisional Minangkabau, yang pemainnya adalah pemuda pemudi Kelurahan Batang Arau. "Akan ada penampilan tari piring, tari payung, randai, silek, dan satu lagi akan ada tari balance madam, sebuah tari langka yang merupakan tari bangsawan Spanyol," kata Aris.
Selain itu juga digelar pemilihan Syamsul Bahri dan Siti Nurbaya tingkat pelajar. Peserta akan mengenakan baju kurung dan baju taluak balango. Aris menambahkan, dalam sebulan nanti, Pasar Siti Nurbaya akan digelar tiga kali. Bila nanti terbukti mendapat antusias yang bagus, rencananya akan diadakan tiap Ahad.
"Sementara kita coba bikin tiga kali dalam sebulan. Nantinya akan dibikin tiap minggu. Besok Pak Walikota, Kadispar Kota Padang, Camat dan Lurah kecamatan Padang Selatan akan mengadakan pertemuan guna menyukseskan acara ini," kata Aris.
Stafsus Menpar Bidang Komunikasi Don Kardono, melalui Koordinator GenPI Nasional, Mansyur Ebo, menambahkan, ada banyak kreasi pasar yang sedang dipersiapkan. Diantaranya Pasar Pancingan Lombok, Pasar Baba Born Tjit Palembang, dan Pasar Karetan Kendal. Semua berbasis pada atraksi pariwisata, untuk memperkuat daya tarik dan daya saing destinasi.
#SumbarBanget from @elzakir - Pasa siti nurbya, walaupun hujan sesekali menemani, semua tetap datang dan bergembira, What a happy market!! . . @genpi_id @genpisumbar @genpipadangpanjang @minangtourism @gadihminangkabau @ranah_minang01 @wonderful.minang @gadihbujang_minang @pasarsitinurbaya @infosumbar #genpi #genpisumbar #pasarsitinurbaya #minangkabau #pasarrakyat #market #peoplemarket #beach #padang #taplau #pasasitinurbaya #sitinurbaya #infosumbar
A post shared by Sumatera Barat Banget (@sumbar.banget) onDec 5, 2017 at 12:41am PST
“Kami selalu menggabungkan alam, budaya, dan dikombinasi dengan manmade. Tiga kombinasikan dalam pariwisata itu akan saling menguatkan,” ujar Don Kardono. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi semangat anak-anak muda dalam berkreasi. Menciptakan pasar-pasar dengan berbagai karakter, sesuai daerahnya. “Seperti yang di Radja Pendapa Camp yang menggabungkan antaraadventure, nature, culture dan ada banyak sentuhan buatan atau manmade. Itu sangat kreatif,” kata Arief Yahya. (Sumber: Artikel republika.co.id Foto @Amieykha)
...moreTripTrus.Com - Bro, ada berita asik nih! Jadi, Kementerian PUPR lagi sibuk ngerjain Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur. Mereka lagi ngaspal jembatan kaca keren abis, nih, sepanjang 120 meter! Katanya, ini bakalan jadi ikon baru di Bromo.
Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur, yang bener-bener ngacir, lagi ngebutin pekerjaan KSPN Bromo Tengger Semeru fase pertama. Mereka bikin Terminal Wisata Seruni Point dan upgrade infrastruktur di Cemorolawang, tempat yang kece buat nyante sebelum naik ke puncak Seruni Point buat ngeliat matahari terbit.
View this post on Instagram
A post shared by ويدي فراتاما (@_widi_pratama)
Si Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman, J Wahyu Kusumosusanto, ngomong kalau mereka juga ngerjain Jembatan Kaca keren itu sepanjang 120 meter. Ini dikerjain oleh Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur (BGTS), Direktorat Jenderal Bina Marga. Jembatan ini udah lulus uji beban, loh, bisa bawa beban sampe 8,4 ton atau setara dengan 100 orang. Gokil, kan?
Pokoknya, Terminal Seruni Point dan Jembatan Kaca ini rencananya bakal jadi spot keren dan daya tarik baru di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Kementerian PUPR pun ngebet banget, targetnya selesai Januari 2024. Progresnya udah hampir 100%, bro, dan bakal diresmikan awal 2024.
Ini pekerjaan dimulai dari September 2022, dan kontraktornya PT Sasmito, dibantu sama konsultan manajemen konstruksi KSO PT Yodya Karya-Indah Karya. Nih, kalau lo mau liburan ke Bromo, udah ada spot baru yang kece abis!
[Baca juga : "Yow! Kepoin Nih, Ada Trend Wisata Kece Di Indonesia Buat Tahun 2024!"]
Buat tambah seru, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tuh gede banget, bro! Di sana ada pegunungan di Jawa Timur, yang melibatkan kabupaten-kabupaten keren kayak Pasuruan, Malang, Lumajang, dan Probolinggo. Ukurannya gila, loh, 50.276,3 hektar!
Selain indah alamnya, di sana juga ada budaya Suku Tengger yang kental. Gak cuma buat wisata, tapi juga buat konservasi, penelitian, dan pendidikan. Keren banget, kan?
Terus, ada sembilan desa wisata yang jadi penyangga kawasan Bromo Tengger Semeru. Mereka punya program-program unik, misalnya budi daya bunga Edelweiss di Wonokitri, tracking seru di Podokoyo, sampe paket wisata edukasi dan river tubing di Wringinanom. Desa-desa ini semangat banget dalam ngembangin pariwisata mereka.
Jadi, biar semakin rame, mereka ikutan Program Kampanye Sadar Wisata 5.0. Ada forum seru, loh, yang jadi wadah buat desa-desa wisata ini kolaborasi dengan pihak-pihak lain. Ada juga Traveloka, Asosiasi Travel Agent Indonesia, ExxonMobil Cepu Limited, PLN, CSR Forum Jawa Timur, Bank Mandiri, Universitas Bina Nusantara Malang, dan kepala dinas pariwisata dari kabupaten-kabupaten di wilayah Bromo - Tengger - Semeru. Jadi, kawasan Bromo ini bakal makin seru, bro! Udah kayak surganya traveler! (Sumber Foto @nursalim_anggrekbromo)
...moreTRIPTRUS -- Bagi kamu yang ingin menikmati snorkeling di air yang biru dan pemandangan laut yang tidak kalah indah dengan Kepulauan Karimun Jawa, gak usah jauh-jauh ke luar Jakarta. Kamu bisa snorkeling seru di Pulau Harapan di Kabupaten Kepulauan Seribu yang dapat dicapai dalam waktu kurang lebih tiga jam dari pelabuhan Muara Angke. Pulau Harapan adalah pusat dari kelurahan Pulau Harapan -- bagian dari Kecamatan Kepulauan Seribu Utara -- yang di dalamnya terdapat 30 pulau dan dulunya memiliki nama Pulau Pelemparan, karena dijadikan tempat pengasingan bagi masyarakat suku Bugis dari Sulawesi.
Untuk mencapai Pulau Harapan, kamu harus berjalan kaki dari dermaga di Pulau Kelapa, yang letaknya bersebelahan dengan Pulau Harapan dan terhubung dengan satu jembatan. Warna air hijau kebiruan yang jernih membuat kamu makin tidak sabar untuk segera mengenakan goggle, fin dan snorkel lalu menikmati snorkeling seru di Pulau Harapan.
Di sekitar Pulau Harapan ada banyak sekali titik snorkel yang bisa kamu kunjungi, sehingga satu atau dua hari saja rasanya tidak cukup untuk memuaskan diri menikmati semua titik bermain air yang menyenangkan itu. Titik-titik snorkeling seru di Pulau Harapan adalah di Pulau Genteng, Pulau Bira, Pulau Perak, Pulau Macan dan beberapa gosong (pulau pasir) di sekitar Pulau Harapan.
Keindahan alam bawah laut yang ada di sekitar Pulau Harapan sangat bertolak belakang dengan kondisi ibukota Jakarta. Terumbu karang yang masih terjaga dan pantai pasir putih yang begitu indah, menjadi hiburan bagi mata yang penat melihat kemacetan dan keruwetan Ibukota. Ikan-ikan yang berkeliaran pun tidak takut menghampiri tangan yang memegang roti. Tapi hati-hati, banyak sekali
Menurut salah seorang penduduk Pulau Harapan, dibutuhkan waktu satu tahun lebih untuk membiasakan ikan-ikan dengan kehadiran manusia yang menyelam atau snorkeling. Dulu setelah terumbu karang di Kepulauan Seribu mulai pulih, ikan-ikan yang tinggal di sekitar terumbu karang tidak mau mendekati manusia. Tapi perlahan-lahan ikan-ikan itu mulai terbiasa dengan kehadiran manusia. Mereka bahkan langsung menghampiri tangan yang ditepukkan di permukaan air.
Setelah puas snorkeling seru di Pulau Harapan, jangan lupa untuk segera menuju ke Pulau Bulat. Pulau yang jika dilihat dari atas memiliki garis pantai yang berbentuk lingkaran ini, adalah tempat paling oke buat kamu yang suka duduk termenung sambil menikmati sunset.
Tidak hanya itu saja, di sekitar Pulau Harapan kamu juga bisa mengunjungi pusat penangkaran penyu sisik di Pulau Kelapa Dua dan pusat penangkaran dan rehabilitasi elang bondol di Pulau Kotok Besar. Buat kamu yang belum tahu, Elang Bondol adalah maskot kota Jakarta. Sayangnya banyak Elang yang ada di pusat rehabilitasi ini adalah burung yang tidak bisa terbang karena bulunya dicabuti oleh pemilik atau orang yang menangkapnya. Selain Elang Bondol, di pulau itu juga jadi tempat penangkaran Elang Laut.
Jadi, gak usah bingung kalau mau snorkeling seru di Pulau Harapan. Tinggal pilih aja trip yang ada di TripTrus terus langsung cuss deh ke sana.
...moreTRIPTRUS - Laporan Indonesia Islamic Finance Report menyebut Indonesia menyimpan berbagai peluang bisnis syariah. Ini salah satunya. Bisnis keuangan syariah Indonesia diyakini tengah memasuki tahap baru yang lebih menjanjikan. Dengan populasi muslim terbesar, beragam peluang bisnis Islami terhampar luas di Tanah Air.
Mengutip laporan terbaru Indonesia Islamic Finance Report (IIFR) 2016, peluang bisnis syariah di Indonesia diantaranya terbentang di sektor wisata halal, kuliner halal, dan fashion Islami.
Khusus di bisnis wisata halal, IIFR menyebut Indonesia masih memiliki peluang besar dalam mengembangkan sektor ini.
Dilihat dari jumlah wisatawan, Indonesia baru bisa mendatangkan 936 ribu wisatawan muslim pada 2013. Jumlah ini lebih kecil dibandingkan Malaysia 3,264 juta dan Uni Emirate Arab 2,143 juta orang.
"Saat ini bisnis hotel khusus syariah masih sangat terbatas, ini menjadi peluang investasi di sektor perhotelan dan jasa," kata IIFR dalam laporannya.
IIFR mencatat Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat ini baru mencatat dua hotel yang mengantongi lisensi syariah. Yaitu Sofyan Hotel Betwai di Jakarta dan Tuara Natama Hotel di Sidempuan, Jawa Barat.
Sertifikasi halal memang belum kewajiban bagi semua hotel. Namun ini menjadi pijakan bagi traveler muslim yang butuh pelayanan penunjang ibadah.
Hotel yang menyediakan sajadah, arah kiblat, pemisahan ruang olahraga dan fasilitas rekreasi bakal mengundang turis asing.
Selain hotel syariah, IIFR juga melihat peluang bisnis syariah di jasa travel. Bahkan peluang ini terus bertumbuh seiring meningkatkan kebutuhan para turis muslim.
Beberapa diantara bisnis travel yang berpeluang tumbuh adalah wisata sejarah dan budaya, wisata alam dan ecotourism, wisata belanja, wisata olahraga, dan wisata kuliner.
Jadi buruan mulai kembangkan bisnis wisata halal, sebelum kembali menjadi penonton. (Sumber: Artikel dream.co.id)
...moreTRIPTRUS - Jet lag atau pengar udara adalah kelainan waktu tidur sementara atau merasa lelah dan kebingungan setelah perjalanan panjang dengan melintasi beberapa zona waktu menggunakan pesawat terbang. Akibat dari jet lag, gejala yang umumnya terjadi adalah gangguan pada pola tidur Anda dan membuat Anda merasa selalu mengantuk dan kelelahan.
Foto: klikhotel.com
Gejala-gejala Jet Lag
Jet lag memiliki gejala yang berbeda-beda antara orang satu dengan orang lainnya. Jarak dan jumlah zona waktu yang dilintasi akan berpengaruh kepada tingkat keparahan gejala yang muncul.
Kasus jet lag biasanya mulai dirasakan setelah melintasi setidaknya tiga zona waktu. Jika Anda melakukan penerbangan pendek dan melintasi kurang dari tiga zona waktu, Anda hanya akan merasakan gejala ringan dari jet lag. Gejala yang terjadi biasanya membaik dalam dua hari, tergantung kepada kecepatan tubuh Anda dalam menyesuaikan diri dengan zona waktu yang baru, gejala-gejalanya antara lain:
Gangguan tidur. Ini adalah gejala yang paling umum dari jet lag, misalnya insomnia, tidur berlebihan, bangun terlalu cepat.
Gangguan pencernaan seperti konstipasi atau diare.
Merasa kelelahan dan kehabisan energi.
Merasa tidak enak badan.
Kebingungan, sulit untuk konsentrasi, atau berpikir seperti biasanya.
Gangguan menstruasi pada wanita.
Kehilangan selera makan.
Mual dan muntah.
Gangguan ingatan.
Cemas dan mudah marah.
Pusing dan sakit kepala.
Otot-otot terasa sakit.
Jika Anda sering melakukan perjalanan antar zona waktu, baik untuk urusan bisnis atau berlibur, disarankan bagi Anda untuk menemui dokter spesialis gangguan tidur.
Foto: kabarimbocom
Apa yang Menyebabkan Terjadinya Jet Lag?
Jet lag adalah dampak dari perjalanan jarak jauh dengan pesawat hingga melintasi beberapa zona waktu. Akibatnya, kebiasaan fisik tubuh menjadi terganggu. Di bawah ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi risiko Anda mengalami jet lag:
Jam internal Jam internal atau ritme sirkadian adalah jam biologis yang mengatur siklus tubuh selama 24 jam. Jika jam internal terganggu, tubuh dapat mengalami jet lag. Jam biologis sendiri tersebar di seluruh tubuh dan terdiri dari kelompok-kelompok sel yang saling berinteraksi. Seluruh kelompok sel ini dikendalikan oleh jam utama di dalam otak yang bertugas menyelaraskan seluruh jam internal tubuh. Secara berkelanjutan, tubuh memiliki respons tersendiri terhadap cahaya dan kegelapan, yaitu kondisi yang juga menentukan waktu bangun dan tidur. Rutinitas ini akan terganggu ketika seseorang melakukan perjalanan jauh menuju zona waktu yang berbeda. Hanya dalam penerbangan selama beberapa jam, tubuh sudah bisa berada di zona waktu yang berbeda. Perjalanan yang cukup cepat ini membuat tubuh harus menyelaraskan dan menyusun ulang ritme sirkadian. Beberapa penyesuaian yang harus dilakukan tubuh antara lain:
Perbedaan kemunculan cahaya.
Perbedaan datangnya gelap atau malam.
Perbedaan waktu makan.
Perbedaan suhu udara.
Arah perjalanan Arah perjalanan Anda juga akan menentukan tingkat keparahan jet lag yang dialami. Saat bepergian ke arah barat, gejala jet lag yang dialami biasanya juga lebih ringan. Hal ini disebabkan tubuh lebih mudah menyesuaikan diri dengan hari yang lebih panjang. Dengan kata lain, waktu yang dijalani akan bertambah saat bepergian ke barat dan begitu pula sebaliknya. Lebih mudah untuk menunda waktu tidur beberapa jam daripada memaksakan untuk tidur lebih cepat.
Faktor risiko Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko Anda mengalami jet lag atau memperparah kondisi jet lag yang Anda alami:
Jumlah zona waktu yang dilintasi cukup banyak.
Usia yang sudah senja.
Sering bepergian menggunakan pesawat, terutama bagi seorang pilot, awak pesawat, dan pebisnis yang sering ke luar negeri.
Mengalami dehidrasi.
Mengonsumsi minuman keras dan kopi selama penerbangan.
Kurang tidur.
Mengalami stres.
Pengobatan Jet Lag
Jet lag bukanlah kondisi medis yang serius dan berkelanjutan. Kondisi ini akan membaik dengan sendirinya dalam jangka waktu sekitar dua hari. Untuk mengurangi dampak dari jet lag, Anda bisa berusaha membuat penyesuaian pada jam biologis di zona waktu yang baru, terutama dalam hal:
Makan. Usahakan makan sesuai dengan jam makan di zona waktu yang baru.
Tidur. Ikuti jam tidur pada zona waktu yang baru.
Beraktivitas. Lakukan aktivitas di luar ruangan agar tubuh lebih mudah menyesuaikan dengan rutinitas yang baru.
Jika Anda diharuskan mengonsumsi obat ketika bepergian jauh dan melintasi beberapa zona waktu, tanyakan kepada dokter sebelum Anda pergi. Dokter akan memberi tahu waktu yang tepat untuk mengonsumsi obat setelah Anda tiba di lokasi tujuan.
Melatonin Melatonin adalah hormon yang dikeluarkan tubuh pada malam hari dan berfungsi memberi tahu otak jika tubuh membutuhkan tidur. Selain melatonin, jam internal di dalam tubuh juga dipengaruhi oleh cahaya alami. Hormon melatonin akan berhenti diproduksi saat cahaya menyinari tubuh dan membantu Anda untuk bangun. Saat Anda kesulitan untuk tidur di malam hari setelah tiba di zona waktu yang baru, Anda mungkin akan diberikan obat yang mengandung melatonin untuk memudahkan tidur. Obat yang mengandung melatonin sangat efektif jika dikonsumsi tiga jam sebelum waktu tidur Anda. Tapi kepastian apakah obat ini efektif untuk mengatasi jet lag masih belum bisa dibuktikan secara pasti. Bicarakan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi atau membeli obat-obatan jenis apa pun untuk mengatasi jet lag.
Pil tidur Obat ini sangat membantu bagi beberapa orang yang mengalami jet lag. Tapi karena obat ini bisa membuat kecanduan, maka dokter jarang menganjurkan konsumsi obat ini lebih dari beberapa hari. Obat ini juga menimbulkan efek samping, seperti sakit kepala, diare, dan hidung berair.
Mencegah Jet Lag
Tidak ada cara yang bisa digunakan untuk mencegah jet lag, terlebih jika Anda bepergian melintas beberapa zona waktu. Tapi Anda bisa menurunkan efek dari jet lag itu sendiri. Jika perjalanan yang Anda lakukan tidak terlalu lama, misalnya sekitar 3 hari, Anda bisa tetap menjalani zona waktu daerah asal agar jam biologis tubuh tidak terganggu. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan efek dari jet lag:
Mengubah rutinitas tidur. Sesuaikan waktu tidur dengan waktu tempat tujuan Anda beberapa hari sebelum berangkat.
Tidur yang cukup. Usahakan untuk tidur secukupnya sebelum Anda melakukan penerbangan. Kelelahan bisa memperburuk gejala jet lag yang Anda alami.
Check in secara daring. Hindari stres dengan melakukan check in secara daring. Keramaian di bandara bisa menimbulkan stres, suatu kondisi yang akan memperparah jet lag.
Menghindari dehidrasi. Pastikan untuk mengonsumsi banyak air putih ketika dalam perjalanan dan setelah Anda sampai di tujuan. Hal ini bertujuan melawan efek dari udara kering di dalam kabin pesawat dan mencegah dehidrasi.
Batasi konsumsi kafein dan minuman keras. Sebaiknya hindari minuman yang mengandung alkohol dan kafein. Kedua bahan ini bisa meningkatkan risiko dehidrasi dan memperparah gejala jet lag yang dialami.
Istirahat selama perjalanan. Lakukan tidur beberapa waktu selama Anda dalam perjalanan.
Sampai di tujuan lebih awal. Jika Anda bepergian jauh misalnya untuk sebuah rapat yang penting, Anda bisa tiba di tujuan beberapa hari lebih awal. Ini untuk memberikan tubuh waktu untuk beradaptasi dengan perubahan pola tidur yang terjadi. (Sumber: Artikel alodokter.com Foto jogja.semberani.com)
...moreTRIPTRUS - Bulan Ramadhan tidak lama lagi akan kembali datang. Para umat Muslim di Indonesia tentunya tidak sabar menunggu datangnya bulan yang penuh keberkahan ini. Salah satu hal unik yang bisa ditemukan di bulan Ramadhan adalah banyaknya pedagang yang menjajakan berbagai sajian untuk berbuka puasa, atau ta’jil. Bagi para wisatawan kuliner, kami menampilkan sepuluh kota besar di Indonesia dan tempat-tempat populer di kota itu untuk berburu hidangan berbuka puasa.
1. Banda Aceh
Para pemburu kuliner di kota Banda Aceh dan sekitarnya pasti sudah langsung bergerak menuju pasar ramadhan yang berlokasi di sepanjang Jalan Lampisang, atau jalan Banda Aceh-Meulaboh. Berbagai peunajoh atau penganan seperti Kue Boi, Meuseukat Halua Breuh (semacam dodol), Timpan yang terbuat dari telur dan berisi srikaya dan kelapa, boh rom-rom, rujak aceh dan berbagai makanan yang hanya bisa ditemukan saat bulan Ramadhan sudah menanti pembeli mulai jam 4 sore.
2. Padang
Di ibukota Sumatra Barat ini, para pemburu kuliner sudah tentu mengenal Pasar Pabukoan yang berpusat di sekitar area parkir Lapangan Imam Bonjol. Lokasi yang berdekatan dengan Poltabes Padang ini menjajakan berbagai penganan khas Sumatra Barat seperti Lamang Tapai, Lopis Sarabi, Bubur Kampiun, dan berbagai gulai, seperti gulai usus, gulai banak (otak), gulai itiak (bebek), serta banyak makanan lain yang akan membuat air liur mengalir dengan hanya membayangkannya saja.
3. Medan
Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, Medan terkenal dengan kekayaan khasanah kulinernya. Pengaruh budaya Melayu dan budaya Tionghoa, ditambah beragam masakan tradisionalnya membuat Medan jadi salah satu ibukota wisata kuliner. Dan di bulan Ramadhan, hampir seluruh kota Medan dipenuhi dengan pusat-pusat jajanan yang menjual hidangan berbuka puasa. Seputar kampus Universitas Sumatra Utara (USU) adalah salah satu contoh tempat mendapatkan hidangan ta’jil. Lalu Anda dapat merasakan nikmatnya hidangan bubur sop di Masjid Raya Al-Maksum yang dibagikan gratis mulai pukul 15.00. Atau Anda bisa mengarah ke Kampoeng Ramadhan di Kecamatan Medan Johor yang menyajikan berbagai makanan khas budaya Melayu.
4. Jakarta
Ibukota negara Indonesia, sebagai tempat merantau dari berbagai daerah, adalah tempat yang tumpah ruah dengan jajanan berbuka puasa. Contoh saja Pasar Ramadhan Benhil yang terletak di depan Pasar Bendungan Hilir, yang tidak pernah sepi dari pengunjung mulai dari awal hingga akhir bulan Ramadhan. Lokasinya yang berdekatan dengan jalan protocol seperti Jl. Sudirman dan Jl. Gatot Subroto jadi tempat persinggahan bagi para pekerja yang pulang dari kantor untuk berbelanja makanan buka puasa. Lalu ada lagi Kawasan Kramat Raya, Jakarta Pusat, yang menyajikan berbagai jenis makanan dari Sumatra Barat. Baik di Benhil maupun di Kramat, beragam makanan dari berbagai daerah di Indonesia memenuhi meja-meja yang menggelar jajanan berbuka puasa. Cocok untuk orang-orang yang rindu kampung halaman.
5. Bogor
Kota hujan ini juga ngetop dengan pasar kaget di kawasan Banjarjati. Para penjual terlihat kerepotan saat waktu sudah mendekati saat berbuka puasa dan biasanya hampir semua jajanan ludes terjual saat adzan Maghrib. Berbagai jenis minuman, seperti es buah dan kolak, lauk pauk, serta kurma bisa mudah ditemukan di pasar kaget ini. Harga yang lebih murah dan variasi yang beragam jadi tujuan para pembeli untuk mendapatkan hidangan berbuka puasa.
6. Bandung
Kota ini adalah salah satu surga bagi wisata kuliner. Berbagai inovasi makanan di Kota Kembang menarik para wisatawan kuliner, meski tidak di bulan Ramadhan. Bayangkan saja apa yang dapat Anda temukan saat bulan Ramadhan tiba. Kota Bandung makin dipenuhi dengan penjaja makanan, mulai jajanan yang sudah tenar seperti kue bolu pisang, brownies, gepuk, kredok, dan cireng, maupun makanan tradisional seperti surabi, lumpia basah, batagor, dan martabak. Atau kalau tidak mau terlalu repot, di hampir seluruh pinggir jalan kota Bandung Anda dapat minggir sebentar untuk menikmati es buah atau es rumput laut.
7. Yogyakarta
Kawasan Kauman, Yogyakarta, jadi salah satu tujuan untuk mencari hidangan berbuka puasa. Pasar Sore Ramadhan Kauman tiap hari selama bulan Ramadhan ramai sesak dengan pembeli yang ingin mencari hidangan berbuka puasa. Berbagai jenis pepes, botok, kicak dan kipo (kue khas Ramadhan yang terbuat dari tepung ketan). Lalu ada juga kawasan sekitar kampus Universitas Gadjah Mada banyak dipenuhi para mahasiswa yang berjualan berbagai makanan untuk berbuka puasa.
8. Surabaya
Pasar Atum adalah nama yang langsung masuk ke ingatan orang-orang yang mencari hidangan berbuka puasa di ibukota Jawa Timur ini. Atau bisa juga bergerak ke depan Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang tiap bulan Ramadhan dipenuhi banyak pedagang hidangan bulan puasa. Mulai dari kue dolar, bongko menthuk, bikang atau kue lumpur, semua sudah siap menanti pembeli selepas waktu solat Ashar.
9. Denpasar
Meski mayoritas penduduk pulau dewata ini beragama Hindu, bulan Ramadhan memunculkan pasar kaget yang menjual hidangan berbuka puasa. Sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, di depan kampus Universitas Udayana, adalah tempat yang terkenal sebagai tujuan untuk mendapatkan hidangan berbuka puasa. Para penjual dan pembeli pun tidak terbatas pada kaum Muslim saja, sehingga keramaian dan kenikmatan mencari hidangan berbuka puasa juga dirasakan oleh umat agama lainnya.
10. Makassar
Kota yang terkenal dengan keindahan Pantai Losari ini juga terkenal dengan dahsyatnya variasi kuliner khas Sulawesi Selatan. Anda dapat menikmati segarnya es palu butung dan pisang epe di sekitar kawasan Pantai Losari. Atau berbagai makanan seperti jalangkote, lumpia, dan barongko di pusat jajanan buka puasa sekitar Jl. Mappanyukki. Mulai pukul 14.00 WITA kawasan ini dipenuhi pedagang dan pembeli yang ingin mendapatkan hidangan berbuka puasa.
...moreTripTrus.Com - Bro-sis traveler, lo udah pernah denger belum soal Pulau Sabu (atau Savu) di NTT? Serius, pulau ini tuh hidden gem yang vibes-nya beda banget dari destinasi mainstream. Begitu lo nyampe, suasananya langsung kerasa magis: angin kencang dari laut, bentang alam kering tapi eksotis, bukit warna-warni yang kayak lukisan digital, sampai kampung adat yang masih memegang budaya leluhur dengan bangga. Penduduk lokalnya ramah banget, lo bakal ngerasa kayak lagi main ke rumah besar keluarga jauh yang super hangat. Pokoknya, Sabu tuh tempat dimana traveling bukan cuma soal foto-foto, tapi pengalaman hidup yang ngeselin — eh bukan, ngangenin maksud gue!
View this post on Instagram
A post shared by Agung Afif (@gungafif)
1. Kelabba Maja: Bukit Warna-warni yang Bikin Lo Ngelirik Dua Kali
Bro, kalau lo tipe yang suka nyari spot antimainstream, Kelabba Maja itu juaranya. Bayangin tebing-tebing warna marun, pink, abu-abu, coklat, bahkan biru, disusun alam secara random tapi estetik banget. Banyak yang bilang tempat ini kayak mini Grand Canyon versi Indonesia, tapi versi yang lebih halus dan vibes-nya lebih “sakral.” Penduduk lokal percaya kalau Kelabba Maja adalah tempat para dewa bersemayam, dan beneran berasa sih auranya. Lo jalan dikit aja serasa masuk level lain di video game petualangan. Pas kena cahaya matahari, warnanya berubah-ubah — bikin lo pengen foto tiap dua langkah. Serius, ini spot yang bakal bikin IG lo makin rame dan temen-temen lo pada nanya, “Bro, ini di mana? Kok keren banget?!”
2. Kampung Adat Namata: Tempat Lo Ngobrol Sama Sejarah yang Masih Hidup
Sis, kalau lo suka budaya lokal, di sinilah tempatnya: Kampung Adat Namata. Ini bukan kampung wisata yang dibuat-buat, tapi beneran kampung asli yang udah berdiri dari zaman para leluhur dulu. Rumah tradisionalnya masih dijaga, ada batu-batu megalitik yang gede-gede banget, dan atmosfernya bikin lo ngerasa mellow karena sejarahnya kerasa banget. Yang unik, tamu yang masuk biasanya dipakein kain tenun tradisional sebagai bentuk penghormatan. Lo bisa ngobrol sama tetua adat, denger cerita soal asal-usul suku, dan ngeliat gimana adat dipegang kuat bahkan di era digital kayak sekarang. Keren banget bro, kayak nonton film dokumenter tapi lo ikut jadi pemerannya.
3. Pantai Raemea: Surga Tenang Buat Lo yang Mau Healing Tanpa Drama
Kalau lo bro atau sis yang butuh suasana tenang buat rehat dari dunia yang ribut melulu, Pantai Raemea tuh cocok banget buat lo. Pantainya luas, pasirnya putih, dan air lautnya jernih kayak kaca. Ada hembusan angin adem yang bikin kepala langsung enteng. Enaknya lagi, pantai ini nggak penuh turis, jadi lo bisa leyeh-leyeh sambil denger suara ombak tanpa gangguan. Warga lokalnya juga friendly habis, mereka suka senyum-senyum dan ngajak ngobrol tanpa maksud macem-macem. Makanan lautnya? Wah, segar banget dan harganya manusiawi! Cocok buat lo yang suka nyari tempat healing tapi tetep aesthetic buat foto ala Gen Z.
4. Tradisi & Ritual Sabu: Budaya yang Beneran Hidup, Bukan Sekadar Pertunjukan
Bro-sis traveler, budaya Sabu tuh hidup banget dan masih jadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Salah satu ritual uniknya adalah upacara syukur yang dilaksanakan setelah bulan purnama. Warga bakal nurunin sesaji ke laut lewat perahu kecil sebagai bentuk terima kasih mereka. Setelah itu ada atraksi tradisional kayak adu ayam dan tarian kuda yang energinya bikin bulu kuduk lo merinding. Lo bakal ngerasa kayak balik ke masa lalu tapi dengan perasaan haru dan kagum. Ini bukan tontonan buat turis doang — lo bakal ngeliat masyarakat beneran menjalankan warisan leluhur dengan bangga.
[Baca juga : "Catat, Event Keren November 2025 Di Jabar Seru Abis"]
5. Tenun Sabu: Kain yang Nggak Cuma Indah, Tapi Punya Jiwa
Sis, kalau lo doyan fashion lokal, lo pasti jatuh cinta sama tenun khas Sabu. Motifnya unik banget, berwarna kuat tapi tetap elegan, dan masing-masing motif punya filosofi sendiri. Tenun-tenun ini dibuat dengan teknik tradisional, pakai pewarna alami, dan ditenun tangan oleh perempuan lokal yang udah belajar sejak kecil. Jadi kalau lo beli, itu bukan sekadar kain — itu karya seni, identitas budaya, dan wujud dedikasi yang panjang. Dipakai juga cakep banget, cocok buat foto-foto atau sekadar koleksi. Dijamin lo bakal sayang banget sama hasilnya!
6. Lanskap & Kehidupan Pulau Sabu: Kering, Kasar, Tapi Eksotis Abis
Pulau Sabu itu punya karakter unik: tanahnya kering, anginnya kencang, dan vegetasinya jarang — tapi justru itu yang bikin pemandangannya beda dari pulau lain. Ada area dataran rendah yang luas, ada bukit batu, ada padang rumput yang keliatan dramatis pas sore hari. Penduduknya banyak yang bekerja sebagai petani lahan kering atau nelayan, jadi lo bakal ngeliat sisi kehidupan yang sederhana tapi kuat. Alamnya liar, tapi indah. Kasar, tapi berkarakter. Untuk traveler yang suka tempat anti-mainstream, Sabu itu definisi nyata “beautifully raw.”
7. Tips Buat Lo yang Mau Trip ke Sabu ala Bro-Sis Traveler
Ambil waktu kunjungan pas musim kering biar jalanan lebih gampang dilewatin dan spot alam keliatan maksimal. Hormati adat saat masuk kampung tradisional — biasanya lo bakal diminta pakai tenun sebagai bentuk sopan santun.
Karena banyak spot yang masih alami, siapin stamina buat trekking kecil-kecilan. Ajak ngobrol warga lokal, mereka punya banyak cerita keren dan bikin pengalaman lo makin dalem.
Bro-sis traveler, Pulau Sabu itu bukan cuma destinasi buat liburan; ini tempat buat lo ngerasain budaya, alam, dan vibe yang beda dari kebanyakan pulau di Indonesia. Lo bakal pulang dengan foto keren, hati hangat, dan kepala penuh cerita seru. Jadi kalau lo mau eksplor NTT, jangan cuma main ke tempat yang rame — sempetin ke Sabu. Siapa tau, ini jadi trip paling gokil yang pernah lo alamin! (Sumber Foto @marcus_lindenlaub_photography)
...more