TRIPTRUS - Bepergian ke sebuah tempat yang baru bersama pasangan yang belum menikah konon diyakini sebagai cara ampuh untuk saling mengenal karakter asli. Siapa yang tak ingin menikmati sensasi seru jalan-jalan di tempat yang indah dan romantis serta mencoba hal-hal seru bersama.Namun, menghabiskan waktu dengan pasangan lebih dari 24 jam, sekaligus menyesuaikan diri dalam lingkungan asing, ternyata tak mudah. Jika tak pandai-pandai berkompromi, liburan yang awalnya menyenangkan bisa berubah jadi mengerikan. Jangan sampai niat pergi berlibur dan bersenang-senang berduaan, malah membuat hubungan jadi runyam. Agar liburan Anda bersama kekasih lancar dan menyenangkan, ikuti beberapa tip berikut ini:1. Jangan bilang, “Terserah kamu, deh!”Pria umumnya lebih suka jika pasangannya memiliki sikap, apalagi ketika sedang berlibur bersama. Kedua belah pihak harus sama-sama senang. 2. Jangan memaksa traveling bersama kekasih, kalau belum terlalu yakin.Jika usia hubungan Anda masih seumur jagung, lebih baik tidak memaksakan untuk pergi ke tempat yang terlalu jauh selama berhari-hari. Kenali dulu kepribadiannya luar dan dalam, serta sifat dan kebiasaannya.3. Usahakan mengatur uang yang dititipkan pasangan dengan baik. Ini adalah salah satu usahanya untuk menguji apakah Anda pintar mengelola keuangan atau tidak. 4. Sebisa mungkin tidak membawa laptop dan pekerjaan.Kekasih pasti tak akan mau kalau Anda tetap sibuk di depan laptop. Kalau tak bisa karena mendadak mendapat pekerjaan tambahan sebelum cuti, komunikasikan dulu sebelum pergi kepada pasangan.5. Cari daerah wisata dan hiburan yang bisa dinikmati berdua.Hal ini untuk menghindari ada salah satu pihak yang merasa bosan atau tidak nyaman.6. Masing-masing harus membawa barang bawaan sendiri.Pria terkadang pusing melihat wanita yang menghambat pergerakannya dengan membawa terlalu banyak barang yang pada akhirnya tidak terlalu dibutuhkan.7. Ngambek itu tabu!Rugi besar jika berada di tempat yang menyenangkan, tapi tak bisa menikmatinya gara-gara ada salah satu pihak yang tak bisa menahan emosi. (Sumber: Artikel femina.co.id Foto kapanlagi.com)
...moreTripTrus.Com - Pariwisata Sulut mencoba kembali bangkit dengan berbagai event wisata yang sudah dikenal selama ini.
Industri pariwisata kembali menggeliat setelah dua tahun terpuruk karena pandemi Covid-19. Seiring dengan semakin terkendalinya penularan virus Corona dan jangkuan vaksinasi Covid-19 yang semakin meluas, pemerintah mulai melonggarkan kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat termasuk di sektor wisata.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Makatana MINAHASA (@natansumolang)
Kini pelaku pariwisata yang ditopang oleh pemerintah daerah berupaya melakukan promosi wisata. Salah satu bentuk promosi wisata adalah dengan menggelar berbagai event wisata, dengan tujuan utama mendatangkan kunjungan wisatawan.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekaraf) RI ikut membantu pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota mempromosikan wisatanya melalui program Karisma Event Nusantara (KEN).
Karisma Event Nusantara (KEN) merupakan salah satu strategi kolaborasi Kemenparekraf/Baparekraf RI dengan daerah melalui penyelenggaraan event berkualitas yang bertujuan untuk mempromosikan destinasi pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, pemberdayaan potensi lokal, serta memberikan dampak positif terhadap ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Sebanyak 110 event pariwisata dan ekonomi kreatif telah berhasil ditetapkan masuk dalam program KEN tahun 2022 yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.
Proses penilaian berdasarkan pada nilai keunikan event (unique selling proposition), peran event dalam menjaga kelestarian lingkungan (environmentally friendly) serta bagaimana event berkontribusi sebagai penggerak ekonomi lokal di daerah.
5 event wisata Sulut di KEN
Dai 110 event wisata yang masuk dalam program KEN 2022 tersebut, lima diantaranya merupakan event wisata yang akan digelar di Sulawesi Utara.
Kelima event tersebut adalah Likupang Tourism Festival, Tomohon Internastional Flower Festival, Festival Pesona Selat Lembeh, Bunaken Festival dan Festival Danau Tondano.
1. Likupang Tourism Festival
Waktu: 29 – 31 Juli 2022Lokasi: Kabupaten Minahasa Utara
Likupang Tourism Festival merupakan event pariwisata yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara, dan menjadi event unggulan Minahasa sejak tahun 2021. Event ini diisi dengan beragam lomba, atraksi, pameran, pertunjukan seni budaya, konser musik, seminar pariwisata berkelanjutan hingga kegiatan penanaman karang serta mangrove.
Pada tahun 2022, event Likupang Tourism Festival akan bertemakan “Minahasa Utara Hebat” yang memiliki keunikan dengan menonjolkan kearifan budaya lokal yang berbasis bahari.
Tujuan utama dari event ini adalah promosi potensi pariwisata Likupang memperkenalkan kearifan budaya lokal di Minahasa Utara, meningkatkan ekonomi lokal dan mengenalkan produk destinasi berbasis alam maupun budaya, serta meningkatkan lapangan kerja dan perekonomian yang didorong oleh sektor pariwisata.
Adapun rincian kegiatan Likupang Tourism Festival 2022 yaitu Atraksi Kesenian, Pameran, Penanaman Karang dan Mangrove, Lomba Bakar Ikan, Lomba Batoto, Seminar Lingkungan, Lomba Lari Lintas Alam, Fin Swim, Pelatihan Pengelolaan Sampah, dan acara hiburan lainnya.
2. Tomohon International Flower Festival
Waktu: 8-12 Agustus 2022Lokasi: Kota Tomohon
Event Tomohon International Flower Festival telah berlangsung sejak 2008. Adapun tujuan penyelenggaraan event ini adalah dalam rangka turut serta mempromosikan Tomohon sebagai destinasi wisata dunia, sentra industri florikultura di wilayah Indonesia Timur, serta juga sebagai kota penyelenggara event bertemakan bunga ber-skala internasional.
Selain daripada itu, event ini juga bertujuan untuk meningkatkan sektor ekonomi, diantaranya adalah terbukanya lapangan kerja di berbagai sektor (EKRAF, UMKM dan entrepreneurship), meningkatnya kunjungan wisatawan, semakin banyak investor yang berinvestasi di Kota Tomohon dan meningkatnya pembangunan hotel atau penginapan, café dan resto, objek wisata, serta industri pariwisata lainnya.
Pada tahun 2022, Tomohon International Flower Festival akan diselenggarakan secara hybrid dengan rincian kegiatan yaitu pelaksanaan perlombaan parade bunga di area jalan parade sepanjang 3 km. Nantinya akan ditampilkan 10 hingga 15 float kendaraan hias bunga serta peragaan kostum karnaval bertema bunga.
Selain itu di event Tomohon International Flower Festival juga akan diadakan Tourism, Trade, Investment and Floriculture Expo.
3. Festival Pesona Selat Lembeh
Waktu: 6-10 Oktober 2022Lokasi: Kota Bitung
Festival Pesona Selat Lembeh menjadi salah satu kegiatan yang diselenggarakan untuk memaksimalkan 5 Pesona yang ada di Kota Bitung.
Berawal dari kegiatan kemasyarakatan di industri perikanan sejak tahun 2009, event ini kemudian dijadikan kegiatan tahunan Kota Bitung serta terus dikembangkan agar bisa menjadi kegiatan yang bertaraf nasional bahkan internasional dan dapat memberikan beragam nilai guna dalam upaya pembangunan kepariwisataan di Kota Bitung.
Adapun target capaian bagi masyarakat Kota Bitung diantaranya adalah meningkatkan kecintaan terhadap kota Bitung, meningkatkan indeks kebahagiaan warga, meningkatkan rasa bangga terhadap Kota dan Pemerintah Kota, memberikan dampak ekonomi terutama kepada para pekerja di sektor pariwisata.
Di tahun 2022 ini, Festival Pesona Selat Lembeh akan hadir dengan beberapa rangkaian acara yaitu Sailing Pass, Kampung Wisata Award, Explore Kampung Wisata, Bitung International Underwater Photography Competition, Coral Transplantation, Mural competition, Pengucapan Virtual, dan 360 Virtual Exhibition dan Virtual Bazaar.
4. Bunaken Festival
Waktu: 27-28 Oktober 2022Lokasi: Kota Manado
Event yang diawali pada tahun 2014 dan akan diselenggarakan kembali di 2022 dengan konsep “Eco-tourism and Environmental awareness based on SDGs (Sustainable Development Goals)”. Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulawesi Utara selaku penyelenggara, berkomitmen untuk membangun sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Bunaken.
Di tahun 2022 ini, event Bunaken Festival akan dilaksanakan dengan adaptasi konsep baru sesuai protokol kesehatan. Tentunya dengan beberapa rangkaian acara yang baru dan lebih menarik. Adapun rangkaian acara tersebut diantaranya adalah Traditional “Katinting” Boat Parade, Clean Bunaken, Performing Arts and Culture, Fashion on the Beach, Coral Planting, 100 of Babies Sea Turtle being Released, dan Mangroove Tree Planting.
Selain itu hadir juga konsep terbaru serta penerapan inovasi dan adaptasi yang menyesuaikan dengan kondisi era pandemi ini yaitu Cashless Payment for Homestay in Bunaken.
[Baca juga : "Pengamat: Pariwisata Indonesia Perlahan Bangkit Seiring Libur Lebaran"]
5. Festival Danau Tondano
Waktu: 3-5 November 2022Lokasi: Kabupaten Minahasa
Festival Danau Tondano adalah salah satu gelaran untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Minahasa yang dilaksanakan dan diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa sejak tahun 2007. Di tahun 2022 ini, Festival Danau Tondano akan kembali diselenggarakan dengan tema “Minahasa Rebound”.
Visi dan misi dari event ini yaitu Minahasa maju dalam ekonomi dan budaya, berdaulat, adil dan sejahtera, serta mewujudkan kemandirian ekonomi dengan mendorong sektor pertanian, perikanan dan pariwisata.
Adapun tujuannya adalah mempromosikan kawasan pariwisata di Kabupaten Minahasa. Dampak ekonomi yang diharapkanadalah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta pelaku usaha wisata di sekitar Danau Tondano serta pemberdayaan masyarakat industri pariwisata dengan melibatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
Keunikan utama dalam event ini terletak pada Danau Tondano itu sendiri. Danau Tondano merupakan danau yang memiliki nilai sejarah dan memiliki daya tarik serta nilai jual wisata. Beberapa rangkaian acara yang akan dilaksanakan diantaranya adalah Festival Perahu Wisata, Pentas Seni dan Budaya, dan Festival Kuliner. (Sumber: Artikel zonautara.com Foto @wirabuanaraya)
...moreTripTrus.Com - Buat lo yang doyan keluyuran, Surabaya bulan ini bener-bener rame kayak pasar malam. Acara dari ujung ke ujung kota ada semua—dari festival, konser, sampe lomba lari juga ada. Pokoknya kalau lo stay di Surabaya atau sekadar mampir, kudu banget catet tanggal-tanggal penting ini. Jangan sampe lo cuma rebahan di hotel, rugi banget sih. Event-nya nggak cuma buat yang tua doang, yang muda, anak gaul, sampe emak-emak juga bisa ikutan. Lo bakal nemu yang seru, lucu, bahkan yang edukatif juga ada. Jadi siapin kalender lo, siapin outfit kece, dan siapin tenaga buat muter-muter kota!
1–31 Mei: Surabaya Shopping Festival – Surga Para Dompet Hunter!
Siap-siap, ini bukan belanja biasa coy, ini mah marathon belanja sebulan penuh! Dari mall elit sampe pusat grosir, semua diskonan tumpah ruah. Lo bisa dapet gadget, baju, sampe makanan dengan harga sadis. Buat lo yang suka ngerusak dompet sendiri (atau dompet gebetan, ups!), bulan ini waktunya balas dendam. Yang penting jangan sampe kartu ATM lo nangis.
4 Mei: Medic Air Run FK Unair – Lari Dapet Keringat & Jodoh?
Bukan cuma olahraga, ini tuh ajang cari jodoh juga bisa! Ada rute 5K, 10K, sampe Half Marathon. Start-nya di FK Unair, finish-nya? Bisa aja di hati dia. Sambil lari, sambil cuci mata, siapa tau nemu partner sefrekuensi. Abis finish, bisa healing dikit sambil stretching bareng stranger yang mendadak akrab.
6–10 Mei: Munaslub Apeksi VII – Pejabat Kumpul, Lo Bisa Numpang Narsis!
Oke, ini agak seriusan. Tapi serius bukan berarti boring. Di sini semua kepala daerah ngumpul buat bahas masa depan kota-kota di Indo. Lo dateng aja, siapa tau bisa selfie bareng walikota atau minimal numpang eksis di story temen.
8–10 Mei: Festival Kuliner Legendaris + Indonesia City Expo – Makan Enak, Liat Pembangunan!
Gaspol buat para perut lapar dan mata penasaran. Lo bisa nikmatin makanan khas Surabaya dari yang klasik sampe yang jarang ada. Rawon? Ada. Rujak cingur? Wajib. Plus sambil ngintip-ngintip perkembangan kota-kota di expo, siapa tau dapet ide buka bisnis di kampung lo.
9 Mei: Karnaval Budaya Apeksi – Tontonan yang Bikin Merinding Keren!
Lo suka budaya dan warna-warni? Wajib mampir ke parade ini. Kostum nyentrik, tarian daerah dari Sabang sampe Merauke, semuanya numplek jadi satu. Berasa nonton pembukaan Asian Games versi lokal, tapi vibes-nya tetep gokil.
9–11 Mei: Event Bertubi-tubi! – Dari Nikah, Komunitas, Sampai Healing Bareng Keluarga!
Weekend lo nggak bakal nganggur. Lo bisa ke Wedding Fair (buat yang baper atau nyari vendor), mampir ke Creative Community Days (buat cari inspirasi), atau ngajak bocil-bocil ke Dream Lake Graha Natura. Pilih aja sesuai mood lo, semuanya fun abis!
14 Mei: Cross Musea – Gabut Pintar di Museum Dr. Soetomo!
Lo yang ngerasa otaknya perlu di-charge budaya, cocok banget kesini. Museum dari berbagai daerah gabung jadi satu. Koleksi-koleksi sejarah, seni, sampe artefak unik bisa lo nikmatin sambil sok-sokan jadi anak artsy buat konten IG lo.
17–18 Mei: Festival Rujak Uleg + Lomba Perahu Layar – Tradisi & Kuliner dalam Sekali Gas!
Bayangin lo uleg rujak rame-rame sambil ketawa bareng stranger, terus lanjut nonton lomba perahu layar tradisional. Ini vibes-nya beneran Suroboyoan banget. Lo bakal ngerasain sensasi jadi bagian dari budaya asli kota ini.
21–23 Mei: Hospital Expo’25 – Medis, Tapi Tetep Estetik!
Buat lo yang ada di dunia medis, atau sekadar pengen liat alat-alat kesehatan canggih, ini ajang wajib. Lokasinya di Grand City Mall & Convex, jadi habis liat alat CT Scan, bisa langsung hunting kopi cantik buat istirahat otak.
24 Mei: Festival Musik Surabaya Hebat – Musik Lokal, Joget Total!
Musisi lokal naik panggung, lo tinggal dateng bawa badan dan mood asik. Dari genre akustik sampe beat kenceng, lo bisa party ringan tapi hati senang. Sambil joget, sambil dukung musisi lokal yang makin keren.
25 Mei: Surabaya Vaganza – Parade Kece di Jalanan Kota!
Tugu Pahlawan sampe Balai Pemuda jadi runway buat parade budaya dan kendaraan hias yang epic. Ini semacam fashion show tapi versi budaya Indonesia. Lo yang suka konten, siapin HP dan tripod lo, feed Instagram lo bakal naik level.
28 Mei – 1 Juni: Surabaya Pestapora – Anak Senja Merapat!
View this post on Instagram
A post shared by Surabaya Pestapora (@surabayapestapora)
Di THP Kenjeran, lo bakal nemuin vibes festival anak indie: musik chill, instalasi seni, dan crowd yang estetik. Dateng bareng temen, gebetan, atau sendiri juga oke—yang penting feel-nya dapet banget.
31 Mei: Penutup Spektakuler – Tiga Event, Satu Tanggal, Nggak Bisa Gak Dateng!
Di tanggal ini, lo bisa dapet tiga event sekaligus: Surabaya Tourism Awards (ngasih penghargaan buat pejuang pariwisata), Ruwatan & Wayang Kulit di Tugu Pahlawan (buat yang kangen nuansa tradisional), dan konser Hari Jadi Surabaya bareng NDX Aka—fix, nostalgia vibes-nya bikin mewek tipis-tipis.
[Baca juga : "Mei Gak Boleh Rebahan Doang! Ini Deretan Event Keren Buat Healing & Eksis"]
Abis puas keliling event, waktunya lo mikirin orang rumah. Surabaya punya banyak oleh-oleh yang wajib lo bawa, dari yang klasik sampe kekinian:
Spikoe Kuno – Lapis legit nostalgia, lembut dan manisnya pas.
Sambal Bu Rudy – Sambel legenda yang wajib dibawa pulang, cocok buat semua nasi.
Kue Kacang – Cemilan jadul tapi nagih, cocok buat ngopi.
Ikan Asap – Aroma khas dan rasa gurihnya nempel di lidah!
Kerupuk Ikan Kenjeran – Kriuknya parah, cocok buat ngunyah sambil Netflix-an.
Almond Crispy – Snack modern yang crunchy-nya bikin ketagihan.
Lapis Kukus Pahlawan – Oleh-oleh pemenang award, cocok buat semua kalangan.
Mei 2025 di Surabaya tuh bukan cuma rame, tapi juga berwarna. Lo bisa eksplor budaya, belanja gila-gilaan, nonton konser, sampe makan kuliner legend. Terus jangan balik ke kota lo tangan kosong—oleh-oleh khas Surabaya banyak yang wajib banget dibawa pulang. Jadi, siapin diri lo buat full experience di Kota Pahlawan. Let’s go jalan-jalan gaya lo, gaya gue, gaya kita semua! (Sumber Foto @kingcula)
...moreTripTrus.Com - Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh meluncurkan sebanyak 101 event wisata selama tahun 2022. Peluncuran itu digelar di gedung Amel Convention Hall, Banda Aceh.
101 event wisata yang dikemas dalam Khazanah Piasan Nanggroe 2022 itu meliputi wisata berbasis alam, budaya dan sejarah. Dengan jumlah event yang terbilang banyak ini diharapkan bisa memperkuat posisi Aceh sebagai destinasi wisata yang patut diperhitungkan di Indonesia. Dari jumlah itu, tiga event wisata unggulan Aceh masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 Kemenparekraf, yakni Aceh Festival Ramadhan, Aceh Culinary Festival, dan Aceh Perkusi.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Lasqi Aceh Official (@dpw.lasqiaceh)
Salah satunya terpilih dalam Top Ten KEN 2022, yakni Aceh Culinary Festival yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin meyakini semakin banyak atraksi wisata, akan mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Rencong. Apalagi atraksi wisata tersebut juga akan dikemas dengan semenarik mungkin, agar wisatawan bisa betah dan bertahan lama di Aceh.
"Tahun ini Khazanah Piasan Nanggroe akan menampilkan 101 event wisata dan budaya yang merupakan hasil kurasi event-event berkualitas pengajuan dari 23 kabupaten/kota," kata Kadisbudpar Aceh Jamaluddin, selaku ketua panitia kegiatan. Menurut Jamaluddin, peluncuran Khazanah Piasan Nanggroe dan Festival The Light Of Aceh hari ini sebagai momentum kebangkitan industri dan promosi pariwisata di Aceh untuk pemulihan ekonomi masyarakat.
Sebelumnya, Khazanah Piasan Nanggroe 2022 atau yang selama ini dikenal sebagai Kalender of Event (CoE) merupakan kolaborasi Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh dan pemerintah kabupaten/kota serta instansi lainnya. “Event Khazanah Piasan Nanggroe dilandasi pada prinsip pembangunan keberlanjutan yakni meningkatkan kunjungan wisatawan, memberdayakan ekonomi lokal, dan memberikan dampak positif pada ekonomi, sosial, budaya, serta lingkungan,” katanya.
Aktivitas penyelenggaraan event dalam masa pandemi ini, kata Jamaluddin harus dilakukan dengan kombinasi online dan offline, adaptif dan inovatif, mengedepankan protokol kesehatan serta menerapkan CHSE atau 4K, yakni kesehatan, kebersihan, keamanan, dan kelestarian lingkungan. “Semakin banyak jumlah atraksi wisata akan semakin berkembang destinasi baru di Aceh, dan semakin terbukanya Aceh kepada wisatawan sebagai destinasi yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyambut baik agenda wisata di Aceh setelah sempat terhenti karena pandemi Covid-19. Meskipun sempat mengalami penurunan jumlah kunjungan wisatawan, Gubernur Nova yakin, tahun ini semangat wisata Aceh kembali bergeliat. Untuk itu, Pemerintah Aceh bergerak cepat menyusun event wisata semenarik mungkin agar mampu mendatangkan wisatawan domestik dan mancanegara untuk bisa berkunjung ke Aceh.
[Baca juga : "Pengamat: Pariwisata Indonesia Perlahan Bangkit Seiring Libur Lebaran"]
“Aktivitas wisata kita sempat mengalami penurunan akibat pandemi, namun kita harus yakin, tahun ini pandemi bisa mereda dan geliat wisata kembali bergeliat dan normal,” ujar Gubernur saat memberikan sambutan.
Pembangunan pariwisata di Aceh, kata Gubernur, juga mendapat prioritas untuk dikembangkan melalui tiga komponen yaitu Aksesbilitas, Amenitas dan Atraksi. Ia berharap masyarakat dunia bisa mengambil momentum ini untuk bisa mengenal lebih dekat wisata, seni dan budaya Aceh.
“Ini seperti perintah Presiden, kita harus melakukan pemulihan ekonomi nasional melalui pintu-pintu industri pariwisata,” ujar Gubernur Aceh, sekaligus meluncurkan Khazanah Piasan Nanggroe 2022 dan Festival The Light Of Aceh. (Sumber: Artikel acehprov.go.id Foto @riza_azhari)
...moreTripTrus.Com - Membahas destinasi wisata terbaik di Kepulauan Riau tidak akan ada habisnya. Salah satu wisata terbaik yang ada di Kepulauan Riau adalah Pulau Bawah. Dari unggahan Instagram Ninjarod, Selasa (29/12/2020), Pulau Bawah merupakan pulau tersembunyi yang belum banyak diketahui orang Indonesia, tetapi namanya sudah terkenal di luar negeri.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Nadya Capricorina (@neadyea)
Hal ini terbukti dari kunjungan wisatawan yang semakin hari semakin banyak datang ke Pulau Bawah yang disebut sebagai surga bagi turis asing, karena ekosistem dan habitatnya masih asli seperti zaman dulu. Pulau dengan luas 300 hektare tersebut berada di jantung Pulau Anambas, Kepulauan Riau dan hanya bisa diakses melalui jalur laut atau pesawat terbang yang bisa mendarat di laut. Dari Bandara Batam, membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 70 menit perjalanan.
Pulau Bawah memiliki tiga laguna dengan air yang bening hingga 13 pantai dengan pasir putih yang lembut. Menariknya, wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bawah dibatasi maksimal 70 orang untuk menjaga ekosistem yang ada. Ada banyak kegiatan menarik yang bisa dilakukan di Pulau Bawah. Wisatawan bisa menjajal olahraga air hingga trekking ke hutan melihat satwa liar di habitat aslinya. Apalagi Pulau Bawah punya 13 pantai perawan yang indah.
[Baca juga : "Pelaku Usaha Wisata Minta Pariwisata Bali Dibuka Akhir Juli 2021"]
Harga yang ditawarkan cukup fantastis, yakni sekitar Rp30 juta. Namun, harga tersebut sebanding dengan fasilitas yang ditawarkan seperti pemandangan alam dan bawah air yang menakjubkan. Jika pengunjung ingin menginap, ada sejumlah villa yang menawarkan fasilitas menginap.
Hanya saja, biaya menyewa villa di Pulau Bawah sangat mahal yakni 1.800 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp24 juta per kamar dan satu malam. (Sumber: Artikel inews.id Foto @elviraputriayu)
...moreTripTrus.Com - Destructive Fishing Watch (DFW) bikin komentar soal Indo yang lagi siap-siap jadi host buat Konferensi KTT Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023. Mohamad Abdi Suhufan, yang juga jadi pengamat dan koordinator DFW, ngerasa kalau Indo dengan ngegelar KTT AIS Forum 2023 bakal jadi pelopor nangani masalah global yang ada hubungannya sama laut.
Nah, kalau kita ngomongin wilayah Indo, menurut dia, Jakarta tuh punya potensi gede banget buat tumbuh dan jadi penyangga hidup buat orang pinggiran, terutama dengan pariwisata lautnya. "Kaya di Kepulauan Seribu, pariwisata lautnya bakal makin meletup," kata Abdi, katanya gitu deh, di Jakarta, Kamis (21/9/2023).
Dia bilang, peluang berkembangnya pariwisata laut itu berdasarkan sumber daya alam yang ada, kayak rumah buat ikan-iakan, terumbu karang, mangrove, dan hewan-hewan langka yang dilindungi. Abdi ngomongin kalau pariwisata laut bisa tumbuh pesat kalo ada kerja sama kuat antara pemerintah dan masyarakat di pinggiran.
Dia ngebentak juga nih, bahwa pemerintah sama swasta perlu dorong masyarakat biar jadi pemain utama yang bantu ekonomi biru di Jakarta. Supaya mereka bisa dapet untung besar dan kurangi risiko konflik. Lebih jauh lagi, menurut dia, masyarakat juga harus tingkatkan kemampuan dan kesadaran mereka soal wisata berkelanjutan, biar bisa jaga ekosistem laut biar nggak rusak dan tercemar.
[Baca juga : "Tiga Trofi Keren! Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi Di World Leisure Award 2023"]
Sementara itu, dia juga bilang yang perlu dilakuin adalah tingkatkan dan pastiin kalau infrastruktur dasar di wilayah pinggiran oke punya, kayak telekomunikasi, air bersih, sama listrik. Nah, buat yang belum tau, KTT AIS Forum 2023 bakal diadain di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, tanggal 11 Oktober 2023. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Indo ngomong kalau 51 negara kepulauan udah pasti bakal ikut acara keren ini. (Sumber Foto @samasamatrip)
...moreTripTrus.Com - Pantai Klayar di Pacitan, Jawa Timur, belakangan ini makin hits gara-gara viral di media sosial—dan jujur aja, emang se-worth it itu sih buat lo datengin. Bayangin aja, lo disuguhi hamparan pasir putih yang luas, ombak khas pantai selatan yang gede dan garang, plus pemandangan tebing-tebing tinggi yang bikin vibes-nya dramatis banget. Nggak cuma itu, ada juga batu karang unik yang bentuknya katanya mirip Sphinx—ya walaupun nggak plek ketiplek, tapi tetep aesthetic banget buat foto-foto, gue jamin feed Instagram lo auto naik kelas.
View this post on Instagram
A post shared by Aghiz khanza (@aghiz_khanza)
Kalau lo tipe yang suka eksplor, di sekitar pantai ini banyak bukit yang bisa lo daki. Dari atas, view-nya gila sih—laut biru luas, deburan ombak, sama garis pantai yang panjang keliatan jelas. Tapi ya, jangan sok jago juga ya, soalnya jalur ke atas masih minim fasilitas keamanan. Jadi tetap hati-hati, jangan cuma mikirin konten doang. Worth it banget sih, tapi tetep pakai logika.
Yang bikin Pantai Klayar beda dari pantai lain adalah fenomena “seruling laut”. Jadi ada celah di batu karang yang kalau kena ombak gede, airnya bakal nyembur tinggi sampai sekitar 10 meter sambil ngeluarin suara kayak siulan. Unik banget, asli! Momen ini juga sering jadi incaran fotografer, apalagi pas sunset—langit jingga, siluet karang, dan semburan air jadi kombinasi yang cakep banget.
[Baca juga : "Pantai Banyu Tibo Pacitan: Hidden Gem Dengan Air Terjun Yang Bikin Lo Auto Kagum"]
Lokasinya ada di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, sekitar 35 km dari pusat Kota Pacitan. Perjalanan ke sana kurang lebih satu jam, tapi siap-siap aja karena jalannya sempit, berkelok, naik-turun, dan kanan-kiri masih banyak bukit serta goa. Aksesnya juga masih lebih gampang pakai kendaraan pribadi, karena belum ada transportasi umum langsung ke lokasi. Kalau lo dari Solo atau Jogja, rutenya cukup panjang tapi seru buat road trip bareng temen atau keluarga.
Soal biaya, santai aja—tiket masuknya masih ramah di kantong, sekitar Rp10.000 per orang. Parkir juga murah, jadi nggak bakal bikin dompet lo nangis. Pantai ini juga masih tergolong alami dan belum terlalu ramai, jadi cocok banget buat lo yang pengen healing tanpa keramaian berlebihan.
Tapi inget ya, meskipun keliatannya menggoda, lo nggak disarankan buat berenang di sini. Ombaknya gede dan banyak karang tajam yang bisa bahaya. Jadi mending nikmatin aja view-nya, foto-foto, atau sekadar duduk santai sambil dengerin suara ombak.
Intinya, Pantai Klayar itu paket lengkap: indah, unik, dan masih alami. Cocok buat lo yang lagi butuh kabur sebentar dari hiruk-pikuk kota. Jadi, kapan nih kita gas ke sana, lo ikut nggak? (Sumber Foto @lantulan_mifa_dana)
...moreTripTrus.Com - Sumatera Utara, dengan wilayah seluas 72.981,23 kilometer persegi, telah lama dikenal memiliki keindahan alam yang memukau. Tidak dapat dipungkiri, provinsi ini diberkahi dengan berbagai potensi wisata yang dapat memanjakan mata. Ketika berbicara tentang wisata di provinsi paling utara Pulau Sumatera ini, pasti yang pertama terlintas adalah Danau Toba. Danau alami yang begitu luas ini bahkan telah menjadi salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP) di Indonesia.
View this post on Instagram
A post shared by Erwinsyah Pasaribu (@erwinpasaribu_)
Namun, di balik pesona yang dimiliki Danau Toba, ternyata terdapat surga-surga tersembunyi lainnya di daerah ini.
Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika Anda juga dapat menikmati panorama indah di beberapa destinasi "tersembunyi" yang ada di Sumatera Utara, tentunya ketika situasi telah membaik dan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Berikut ini adalah informasi mengenai destinasi-destinasi tersebut.
1. Air Terjun Efrata
Air Terjun Efrata adalah salah satu surga tersembunyi yang tak akan mengecewakan mata Anda. Saat Anda mengunjungi tempat ini, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan aliran air yang menuruni bukit-bukit.
Lokasi air terjun ini berada di Desa Sosor Dolok, Kecamatan Harian, Samosir. Memotong-lika bukit yang membentang luas, air terjun ini mengalirkan air dari Bukit Barisan dan memiliki tinggi sekitar 20 meter.
Anda dapat duduk santai menikmati pemandangan di sekitar air terjun. Namun, Anda juga dapat bermain air dan merasakan kesegaran bermain di bawah aliran air terjun.
Rute menuju Air Terjun Efrata sangat mudah dijangkau, karena lokasinya yang dekat dengan Danau Toba. Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi destinasi ini jika Anda berada di sekitar Danau Toba.
2. Air Terjun Namu Belanga
Air Terjun Namu Belanga, terletak di Desa Rumah Galuh, Kabupaten Langkat, adalah destinasi selanjutnya yang wajib dikunjungi saat berwisata ke Sumatera Utara. Aliran airnya tidak hanya tenang, tetapi juga jernih bak kristal. Pemandangan ini benar-benar memukau dan dapat memberikan ketenangan serta melepaskan penat.
Kejernihan airnya memungkinkan Anda dengan mudah melihat dasar permukaan air tanpa ada hambatan. Namun, perlu diingat bahwa pemandangan ini hanya dapat dinikmati pada waktu-waktu tertentu, seperti saat musim penghujan.
Untuk mencapai Air Terjun Namu Belanga, Anda harus melewati jalur trekking yang menantang namun menawarkan panorama yang memukau. Destinasi wisata ini masih belum banyak diketahui orang, sehingga sangat cocok bagi Anda yang menginginkan ketenangan dan kedamaian.
3. Bukit Singgolom
Ketika mengunjungi Danau Toba, jangan lupa meluangkan waktu untuk mengunjungi Bukit Singgolom yang terletak di Desa Lintong Nihuta, Kabupaten Toba. Dari bukit ini, Anda dapat menikmati pesona keindahan Danau Toba yang memukau.
Tempat ini menjadi salah satu spot favorit bagi wisatawan untuk menikmati pemandangan luasnya danau biru dari Danau Toba serta keindahan Pulau Samosir. Bukit ini merupakan tempat yang sempurna bagi Anda yang ingin mencari ketenangan sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan perkotaan.
Selain itu, Anda juga dapat menyaksikan matahari terbenam yang memukau saat hari telah menjelang pukul 18.00 WIB. Tidak hanya menikmati pemandangan, para petualang juga dapat mendirikan tenda di puncak bukit ini untuk menghabiskan malam yang seru.
4. Kawah Putih Tinggi Raja
Salah satu objek wisata dengan pesona alam yang unik adalah Kawah Putih Tinggi Raja. Kawah ini terletak di kawasan Cagar Alam Dolok Tinggi Raja dan memiliki luas sekitar 4 hektar di tengah hutan yang lebat.
Sesampainya di sana, Anda akan terpesona oleh keindahan bukit kapur yang memukau dan aliran air panas yang menakjubkan. Tidak hanya itu, kolam air panas juga mempesona dengan warna biru kehijauan yang memikat.
Kawah ini terbentuk akibat panas bumi yang mengandung belerang. Dari sinilah terbentuk bukit putih dengan sumber air panas yang suhunya mencapai 90 derajat Celsius. Aliran air panas ini membentuk undakan batuan kapur dan kawah yang dapat digunakan untuk berendam.
Keberadaannya yang tersembunyi di dalam hutan lebat menjadikan Kawah Putih Tinggi Raja tidak diketahui banyak wisatawan. Untuk mencapainya, Anda harus menempuh perjalanan sejauh 95 kilometer dari Kota Medan.
Namun, segala lelah perjalanan melintasi jalan berbatu akan terbayar lunas begitu Anda tiba di sana. Anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang sangat indah dan tempat yang tenang untuk relaksasi.
[Baca juga : "Nikmati Banyaknya Tanggal Merah Di Bulan Juni 2023 Dengan Menyusun Rencana Liburan Anda Dari Sekaran"]
5. Kolam Abadi Pelaruga
Kolam Abadi Pelaruga terletak di Kota Langkat, lebih tepatnya di Desa Galuh, Kecamatan Sungai Bingai. Nama "Pelaruga" berasal dari komunitas Pelaruga (Pemandu Alam Rumah Galuh) yang bertanggung jawab dalam menjaga dan melestarikan keindahan kolam pemandian alami ini.
Objek wisata ini awalnya dikenal dengan nama Air Terjun Teroh-Teroh, yang dalam bahasa Batak berarti "bawah". Selain itu, air di tempat wisata alam ini berasal dari mata air yang jernih dan bersih, sehingga aman untuk diminum.
Salah satu hal yang membuat kolam abadi ini begitu eksotis adalah kejernihan airnya yang berwarna biru kebiruan. Suasana di sekitar kolam sangat tenang, dengan udara sejuk yang mengalun di tengah hutan.
Sebenarnya, kolam abadi ini terbentuk dari mata air yang mengalir seperti air terjun di bagian atasnya. Ketika sinar matahari menyinari kolam ini, cahaya yang memantul menciptakan efek yang memukau, sehingga dasar kolam terlihat jelas seperti kaca yang transparan. (Sumber Foto @toky.harahap)
...moreTripTrus.Com - Pertempuran Lengkong adalah pertempuran antara pasukan dari Akademi Militer Tangerang yang dipimpin oleh Mayor Daan Mogot dalam rangka melucuti senjata tentara Jepang yang bermarkas di Desa Lengkong, Serpong, Tangerang Selatan.
Melucuti Tentara Jepang
Lima bulan setelah proklamasi kemerdekaan, markas tentara Jepang di Desa Lengkong ( Serpong, Banten) masih aktif. Pasukan dari Resimen IV TRI (Tentara Republik Indonesia) Tangerang diberi tugas untuk melucuti senjata tentara Jepang.
Tanggal 25 Januari 1946, Mayor Daan Mogot dengan didampingi sejumlah perwira, antara lain Mayor Wibowo, Letnan Soetopo, dan Letnan Soebianto Djojohadikusumo , serta sejumlah pasukan mendatangi markas tentara Jepang.
🔃: @canderesti Monumen Pertempuran Lengkong. Monumen Lengkong adalah sebuah monumen yang dibangun pemerintah Kota Tangerang dan BSD pada 1993 untuk memperingati Peristiwa Lengkong yang terjadi setelah berakhirnya Perang Pasifik. Monumen Lengkong sepertinya dirancang bukan sebagai tempat wisata sejarah, setidaknya karena tidak ditemukan tempat duduk di sekitar lokasi, yang membuat orang ingin cepat-cepat meninggalkan tempat itu setelah berkunjung. Monumen Lengkong mungkin hanya dipergunakan dan ramai dikunjungi setahun sekali ketika dilakukan acara peringatan yang dilakukan setiap tanggal 25 Januari. Lokasi Monumen Lengkong ini letaknya agak tersembunyi di bagian depan kawasan perumahan BSD, Tangerang. #ayokemuseum #monumenlengkong #tangerang
A post shared by Ayo ke Museum ! (@ayokemuseum) onApr 18, 2015 at 8:40am PDT
Ketika Mayor Daan Mogot dan Mayor Wibowo sedang mengadakan pembicaraan dengan Kapten Abe, pimpinan tentara Jepang, tiba-tiba terdengar rentetan letusan senapan. Keadaan yang tadinya aman berubah menjaadi pertempuran antara pasukan Indonesia dan pasukan Jepang.
[Baca juga : Mengenang Pertempuran Laskar Paling Heroik Di Serpong]
Karena kalah kuat, sebanyak 33 taruna dan 3 perwira gugur. Perwira yang gugur adalah Mayor Daan Mogot, Letnan Soebianto, dan Letnan Soetopo.
Monumen Palagan Lengkong
Mayor Daan Mogot gugur dalam usia 17 tahun. Untuk mengenang semangat dan kecintaannya pada Indonesia, nama Daan Mogot pun diabadikan menjadi nama jalan antara Grogol (Jakarta) hingga Pasar Lama (Tangerang).
Late post - -I'll Remember your merits for this country . . #TMPTaruna
A post shared by 蔡 雄 偪 (@tjoa_krisna_moeljadi) onNov 17, 2017 at 4:40am PST
Perang Lengkong merupakan peristiwa bersejarah yang sangat berarti bagi bangsa Indonesia. Untuk mengenang peristiwa itu, maka dibangunlah Monumen Palagan Lengkong. Monumen ini terletak di Jalan Bukit Golf Utara, BSD City. Selain itu dibangun pula Taman Makam Pahlawan Taruna di Jalan Daan Mogot Km 24,5 di Kota Tangerang. (Sumber: Artikel bobo.grid.id, Foto vakansinesia.com)
...more