TripTrus.Com - Twin Geopark Pongkor dan Ciletuh merupakan satu dari delapan isu strategis, yang dibahas dalam Borderline Economic Summit (BES) di Hotel Royal Tulip, Gunung Geulis, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu. Berada di wilayah barat Kabupaten Bogor dengan luas 130.157,47 Ha, Geopark Pongkor berlokasi di 15 kecamatan berbeda. Geopark yang secara resmi diakui sebagai salah satu geopark yang diakui secara Nasional dan International ini setidaknya memiliki 98 objek wisata.
“Geopark Pongkor ini juga terbagi dalam dalam 11 area. Seperti geosite pongkor, panenjoan, manapa, tenjoleat, sundamanik, pabangbon, cianten, pamijahan, cibalay, tenjolaya dan area gunung panjang,” kata Bupati Bogor Ade Yasin.
Tak hanya terkenal dengan wisata edukasi pertambangan, geopark yang berhasil menyabet sertifikat Geopark Nasional dari Menteri Pariwisata Arief Yahya pada November 2018 silam ini, juga memiliki sejumlah keindahan alam lainnya, seperti curug atau air terjun. Curug Cibalay, Curug Lontar, Curug Piit di Desa Malasari, Curug Macan, Curug Cikaung, dan Curug Sawer. Merupakan sederet air tejun yang ada di Geopark Pongkor. Geopark ini juga memiliki potensi wisata geoheritage (warisan geologi yang terbentuk secara alami,red).
Selain curug, ada pula Tasaring Malasari, di bagian depan ada Undergrund Park, kemudian Kawaci (Kawasan Wist Cikaret), Kebun Teh Nirmala, Museum Tambang, Stone Park, dan Prasasti Pasir Jambu Batutulis, yang saat ini masih dikembangkan secara serius. Dengan segala kekayaan dan keindahan yang ada di Geopark Pongkor, rencananya geopark tersebut bakal digabungkan dengan Geopark Ciletuh, yang berada di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Bahkan, wacana ini juga masuk dalam salah satu dari delapan isu yang dibahas pada DES.
Geopark Ciletuh memiliki luas wilayah 126.100 Ha, yang mencakup delapan kecamatan berbeda dengan 50 objek wisata, yang terbagi dalam tiga area. Diantaranya, geoarea ciletuh, geoarea simpenan dan geoarea cisolok.
View this post on Instagram
A post shared by Indra Sutanto (@indrasutantoo) onFeb 1, 2020 at 7:55pm PST
Geopark Ciletuh dikenal dengan kelompok batuan tua di pulau jawa lengkap degan keindahan air terjunnya. Keunikan dan keindahan yang luar biasa yang belum banyak diketahui orang, pada kedua gopark tersebut, menjadi alasan fokusnya BES untuk membenahi kedua potensi wisata ini. “Geopark Pongkor dengan edukasi pertambangan alamdan keindahan ratusan curug di antara hutan tropisserta, Geopark Ciletuh dengan keunikan kelompokbatuan tua serta garis pantai yang memukau, bakal menjadi daya tarik untuk masyarakat untuk datang kedua geopark ini,” ujarnya.
Orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini menilai, secara umum keduanya memiliki karakteristik alam yang saling melengkapi. Malah jarak kedua geopark yang tidak terlalu jauh, menjadi dasar untuk mendorong kedua destinasi ini menjadi satu, dengan nama TwinGeopark. Salah satu upaya yang dilakukan, dengan mengembangkan akses transportasi udara dan jalan penghubung menuju kedua geopark. Sehingga memudahkan wisatawan untuk dapat melihat keindahan alam di kedua geopark tersebut dengan lebih mudah.
Untuk akses jalan penghubung, sambung Ade, pihaknya berencana akan membangun jalan sepanjang 70 kilometer. Mulai dari gerbang Geopark Pongkor di Leuwiliang, hingga Pelabuhan Ratu Sukabumi. Pihaknya juga akan mengembangkan jalan eksisting yang melintas kawasanTaman Nasional Gunung Halimun Salak, hingga kawasan Cikidang yang merupakan kawasan perkebunan. Sementara untuk jalur udara, Atang Sanjaya rencananya bakal dirubah menjadi bandara komersial.
“Pengembangan ini juga didukung dengan upaya pengembangan landasan udara Atang Sanjaya menjadi bandara komersial. Pengembangan bandara komersial ini, akan membuka gerbang bagi wisatawan mancanegara. Upaya ini tentu membutuhkan kerjasama lintas sektoral terutama terkait pembiayaandan pembangunan infrastruktur yang ada,” bebernya.
[Baca juga : "Catat Tanggal Libur Nasional 2020 Dan Tentukan Liburanmu!"]
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku sangat menyambut baik akan wacana ini. Pasalnya, Jawa Barat sendiri memili potensi alam yang sangat luar biasa, yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. UU menilai, konsep tersebut merupakan cerminan dari kolaborasi, komunikasi dan inovasi dari dua daerah berbeda, yang memiliki komitmen dan cita-cita yang sama. TwinGeopark sendiri, merupakan salah konsep pengembangan pariwisata yang ada di Jawa Barat.
“Tentu saya sangat mendukung konsep dan gagasan ini. Apalagi tujuan dari konsep ini sangat jelas, ingin meningkatkan potensi pariwisata yang ada di Jawa Barat, tentu kami akan dukung ini. Tapi tetap semuanya jangan sampai ada yang melanggar rule. Itu saja,” singkat Uu. (Sumber: Artikel-Foto metropolitan.id)
...moreTripTrus.Com - Nusa Penida Festival (NPF) bakal bikin heboh Pulau Nusa Penida, Klungkung, Bali, nih, pada bulan Oktober 2023. NPF ini comeback setelah tiga tahun ga ada gegara COVID-19.
Menurut jadwal Dispar Klungkung, Nusa Penida Festival bakal berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 5 sampai 7 Oktober 2023. Lokasinya di Lapangan Umum Sampalan, Nusa Penida, Klungkung.
View this post on Instagram
A post shared by ayupuspa17 (@ayupuspa11189)
Pertama, tanggal 5 Oktober 2023, ada pembukaan dengan acara ritual di Pantai Batununggul. Ritual ini diiringi Tari Pendet Pasepan yang ditarikan oleh 500 cewek dari Desa Sampalan. Selain itu, ada pameran UMKM, pementasan tari Bali, fashion show, bondres, dan musik.
Nah, tanggal 6 Oktober 2023, ada kegiatan bersih pantai, penanaman terumbu karang, pelepasan tukik, pementasan seni janger dan kecak (Jangecak) kolosal, juga hiburan dan pemeran.
Terakhir, tanggal 7 Oktober 2023, bakal ada perlombaan perahu tradisional dan banyak hiburan musik serta budaya lainnya.
Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistiawati, cerita kalau acara ini bakal ngefokusin kebangkitan pariwisata setelah pandemi dan kunjungan wisata ke Nusa Penida yang mulai ramai lagi dari April 2023. Ada upacara pakelem dan doa buat lancarin acara, sekaligus buat bersyukur atas perkembangan pariwisata Nusa Penida setelah COVID-19. Ritualnya akan diikuti oleh 500 penari dari Desa Adat Dalem Setra Batununggul.
NPF juga bakal diselingi dengan musik, pembersihan pantai, lomba perahu layar, dan senam zumba. Duit yang disiapin buat acara ini sekitar Rp 700 juta dari APBD Klungkung.
Pastinya, rangkaian acara ini bakal bawa banyak turis ke Nusa Penida. Selain promosi dari Dispar Klungkung, agen perjalanan wisata juga diharapkan ikut andil dalam acara ini.
Nusa Penida Festival udah digelar sejak tahun 2014 saat waktu kunjungan wisata lagi pada puncaknya. Tempat dan waktunya bakal pindah-pindah antara tiga pulau di Nusa Penida (Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan).
[Baca juga : "9 Event Besar Di Jawa Timur Oktober 2023"]
NPF udah masuk dalam kalender wisata nasional juga, jadi satu dari tujuh event di Bali, Karisma Event Nusantara (KEN) tahun 2023. Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, udah launch event ini.
Ini bener-bener jadi promosi buat wisata, dengan menghormati warisan budaya para leluhur dalam ngelola wilayah pesisir dengan kearifan lokal, budaya seni tetep terjaga, dan perekonomian serta kemasyarakatan yang tumbuh terus.
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, bilang promosi pariwisata lewat Nusa Penida Festival udah bawa perubahan besar di Nusa Penida. Makanya, di gelaran Nusa Penida Festival tahun ini, ada pertunjukan keren banget, yaitu tarian kecak dan janger kolosal yang ceritanya tentang pembelajaran dari manusia pasca COVID-19. Mereka bakal tampil dengan mencampurkan Tari Sanghyang, yang khas dari Nusa Lembongan. (Sumber Foto @genpi_id)
...moreTripTrus.Com - Liburan panjang akhir pekan, asyiknya mencari tempat yang sejuk dan dekat. Coba ke Sukabumi saja! Menuju daerah Jawa Barat, bukan cuma Bandung dan Bogor yang bisa dijadikan destinasi wisata. Tetapi bagi traveler yang suka suasana segar dan nyaman, Sukabumi bisa jadi pilihan. Wisata alam menjadi daya tarik utamanya.
Sukabumi punya berbagai atraksi alam dengan berbagai pilihan. Wilayah seluas 4.128 km2 ini punya danau, sungai, lereng gunung sampai pantai yang mempesona. Komplit untuk traveler yang suka menjelajah berbagai spot-spot natural.
Pantai Pelabuhan Ratu misalnya, yang menjadi incaran wisatawan saat menuju Sukabumi. Meskpun terbilang mainstream, pantai ini masih menjadi idola lho.
Stand alone on sand beach - #vsco #vscocam #vscofilm #momentpalabuhanratu
A post shared by M.Radi Abdul G (@l2adi) onDec 12, 2017 at 1:56pm PST
Destinasi lainnya yang juga bisa dikunjungi adalah berbagai wisata air yang seru. Seperti Air Terjun Curug Cingangsa, Sungai Citarik dan Sungai Ciratih. Sukabumi juga terkenal dengan tempat wisata rafting atau arung jeram. Bisa liburan bersama juga pastinya.
sungai citarik Sukabumi #ArungJeram #Rafting #Sukabumi #Citarik #sungaicitarik #CitarikRiver #PelabuhanRatu ~ by @bogorrayanews
A post shared by The Jawa Barat Post (@jawabaratpost) onNov 25, 2017 at 7:12am PST
Salah satu yang menjadi daya tarik Sukabumi akhir-akhir ini adalah kemping dengan fasilitas seperti hotel. Di dalam tenda, sudah ada kasur, bahkan makanan pun sudah disediakan. Beberapa pilihannya adalah Tanakita atau Bravo Camp.Mau wisata serba lengkap? Cobalah ke Kawasan Geopark Ciletuh di selatan Sukabumi. Ini adalah kawasan alam yang memiliki teluk, pantai cantik, air terjun, perbukitan indah, semua tumplek dalam satu area.
A post shared by Geopark Ciletuh (@geoparkciletuh) onJul 30, 2015 at 7:51am PDT
Salah satu yang harus dikunjungi adalah Pantai Kunti. Namanya mungkin agak seram, namun pemandangannya pun luar biasa indah. Traveler yang suka memancing, tempat ini bisa jadi alternatifnya.
Pulau Kunti.. Menuju ke Pulau Kunti, harus pake perahu sekitar 30 menitan dari Pantai Palangpang. Menyusuri pantai bebatuan, dan pasir putih rasanya sesuatu. Pantai ini namanya "kunti" mengingatkan pada sosok horor. Tapi suer..yang mejeng itu bukan kunti yaa.. #geopark #ciletuh #geoparkciletuh #pulaukunti #pantaikunti #pesonajawabarat #pesonaindonesia #wonderfulindonesia
A post shared by Nchie Hanie (@nchiehanie) onAug 3, 2017 at 4:14pm PDT
Jangan pulang traveling tanpa oleh-oleh. Dari Sukabumi, kamu bisa membawa mochi atau bika ambon khas sukabumi. Dua-duanya enak dan pas untuk buah tangan kerabat.Perjalanan ke Sukabumi, paling cocok ditempuh dengan mobil pribadi. Traveler bisa pergi ke satu tempat dengan tempat lainnya, tanpa harus memikirkan jam berangkat dan membuat traveling lebih efektif dan efisien. Yuk ke Sukabumi! (Sumber: Artikel detik.com Foto vakansinesia.com)
...moreTripTrus.Com - Generasi millennial, dikenal sebagai generasi yang lebih memilih menghabiskan uang untuk berlibur dibandingkan membeli rumah. Demi memperoleh pengalaman liburan yang sedang tren, mereka rela merogoh kocek yang tidak sedikit.
"Jelas bukan sembarangan destinasi liburan, generasi millennial memiliki beberapa kriteria tertentu yang dijadikan pertimbangan layak atau tidaknya mereka mengunjungi destinasi wisata."
Selain berjuta misteri masa lampau, Lasem memiliki Batik motif yang sangat khas. Dikarenakan motif Batik Lasem tercipta dari berbagai unsur, seperti: Sejarah, Alam dan Budaya perpaduan antara Jawa dengan Tionghoa. Coraknyapun menggambarkan falsafah hidup dan moral. Serta warnanya yang memiliki cirri khas serupa merah darah ayam atau dalam bahasa Jawa “abang getih pitik”. Setidaknya setelah UNESCO pada tahun 2009 mengakui batik sebagai warisan dunia, batik Lasem mengalami perkembangan. Usaha batik di Lasem memang semakin menggeliat, berbagai showroom, workshop batik baru tumbuh dan menjadi salah satu tujuan turis ke Lasem. Setidaknya ada satu hal yang mesti diperhatikan, yaitu regenerasi pembatik yang memasuki usia senja. Karena hal tersebut menjadi kunci keberlangsungan Batik Lasem. Regram 📷@iwetramadhan
A post shared by Vakansi Indonesia (@vakansinesia) onJan 8, 2018 at 5:28pm PST
Destinasi berkarakter instagramable merupapak salah satu kriteria generasi millennial menentukan destinasi liburan. Hal tersebut diperkuat oleh pernyataan travel Expedia, studi pada traveler muda usia 18-34 menemukan bahwa 2 dari 3 responden mengatakan, Instagrammability sebuah lokasi adalah faktor penting sebelum mereka memesan tiket.
Bagi generasi millennial, Lasem bisa dimasukkan ke dalam salah satu detinasi liburan mereka. Berbagai sudut Lasem sangat instagramable., dikarenakan begitu banyak bangunan tua bergaya Cina Hindia, yang masih berdiri kokoh. Aksen bangunan seperti jendela dan pintu berbagai warna menjadi pemanis dalam bingkai foto. Beberapa workshop batik dan juga beberapa klenteng bisa menjadi latar untuk berfoto.
Selain berkarakteristik instagramable, Lasem juga bisa memberikan berbagai pengetahuan bagi generasi millennial. Karena Lasem sendiri dikenal sebagai Tiongkok Kecil yang memiliki sejarah serta budaya yang menarik untuk diketahui.
Tunggu apalagi? Siapkan perlengkapan berfotomu sebelum berkunjung ke Lasem ya! (Sumber: Artikel-Foto Amieykha)
...moreUntuk Trip ke Tanjung Bira, klik di: http://triptr.us/Ba
TRIPTRUS - Suku Bugis dan Makassar terkenal akan ketangguhan mereka di laut. Dengan Pinisi, mereka mengarungi tujuh samudra. Di Tanah Beru, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pembuatan Pinisi sudah dilakukan secara turun temurun. Hampir semua pria yang ada di Tanah Beru bekerja sebagai pembuat perahu pinisi. Perahu buatan para pengrajin ini bahkan sudah dikenal ke seluruh dunia.
Kisah awal pembuatan pinisi berasal dari legenda yang menceritakan sebuah kapal yang terpecah jadi tiga bagian di desa Ara, Tanah Beru, dan Lemo-lemo. Legenda ini menjadi pemersatu ketiga desa tersebut, yaitu dengan bekerjasama mereka dapat menaklukkan lautan. Kapal pinisi terbagi menjadi dua jenis, Lamba atau lambo. Kapal pinisi modern berukuran besar ini lebih populer dan menggunakan tenaga motor sebagai penggerak – selain layar. Jenis lain adalah Palari, yang berukurang lebih kecil dan banyak digunakan sebagai kapal nelayan.
Yang unik dari pembuatan pinisi adalah, meski kapal dibuat di Tanah Beru, tapi tidak ada satupun pria dari desa itu yang berlayar dengan pinisi. “Tugas” itu diserahkan kepada para pelaut dari Tanjung Bira. Sementara dari desa Lemo, kebanyakan bertindak sebagai pemodal pembuatan kapal pinisi.
Kini, pinisi tidak terbatas pada penggunaan sebagai kapal dagang atau kapal nelayan. Banyak pesanan pinisi datang dari luar negeri. Dan di Tanah Beru Anda bisa melihat beberapa orang asing yang berlibur menikmati pantai pasir putih di Tanjung Bira, sekaligus melihat perkembangan pembuatan kapal yang mereka pesan.
...moreTripTrus.Com - Bro sis traveler, lo tau gak sih kalau sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945 dibacain, ada drama sejarah yang seru banget kayak film action tapi versi nyata? Nah, gue ajak lo buat ikutin jejaknya langsung dari Karawang sampe Jakarta. Kita bakal mulai dari Rumah Rengasdengklok, lanjut ke Museum Perumusan Naskah Proklamasi, dan finish di Tugu Proklamasi—persis kayak alur sejarah aslinya. Perjalanannya gak cuma bikin lo lebih ngerti perjuangan, tapi juga ngasih vibes heroik yang gak bakal lo dapet di tempat lain. Yuk, siapin mental, ini trip sejarah yang bikin lo makin respect sama para pejuang!
1. Rumah Rengasdengklok
View this post on Instagram
A post shared by @my_ate
Oke, kita mulai dari sini bro sis! Tahun 1945, para pemuda kayak Wikana dan kawan-kawan punya misi penting—“menculik” Bung Karno dan Bung Hatta ke rumah milik Djiaw Kie Siong di Rengasdengklok. Tujuannya? Biar mereka cepet ngumumin kemerdekaan tanpa pengaruh Jepang. Rumahnya sederhana banget, tapi lo bakal ngerasain aura tegang dan deg-degan kayak lagi nonton adegan klimaks film sejarah. Spot ini cocok banget buat lo yang mau foto sambil ngebayangin momen heroik sebelum bangsa ini resmi merdeka.
2. Museum Perumusan Naskah Proklamasi
Abis dari Rengasdengklok, kita lanjut ke Jakarta ke bekas rumah Laksamana Maeda. Nah bro sis, di sinilah para tokoh kayak Bung Karno, Bung Hatta, dan Achmad Soebardjo ngerumuskan teks proklamasi tengah malam. Bayangin aja, mereka kerja dikejar waktu sambil mikirin kata demi kata yang bakal mengubah nasib satu bangsa. Interiornya masih mempertahankan nuansa aslinya, jadi lo bener-bener bisa kebawa suasananya. Spot ini gak cuma bersejarah, tapi juga fotogenik banget buat lo yang suka ambience vintage.
[Baca juga : "Agustus Full Vibes: Festival Lokal Gak Main-Main, Bro-Sis Traveler Wajib Cek!"]
3. Tugu Proklamasi
Nah, ini dia titik klimaksnya bro sis! Di lapangan Pegangsaan Timur 56, Bung Karno ngebacain teks proklamasi di depan rakyat. Sekarang lokasinya udah jadi Tugu Proklamasi yang megah, lengkap dengan patung Soekarno–Hatta, Tugu Petir, dan Tugu Wanita. Berdiri di sini tuh bikin lo merinding, ngerasain momen bersejarah itu kayak bener-bener lagi terjadi. Foto di sini sambil kasih caption nasionalis? Auto keren dan penuh makna, cuy!
Nah bro sis traveler, itu tadi perjalanan sejarah dari Rengasdengklok sampe Tugu Proklamasi—napak tilas perjuangan yang jaraknya emang cuma puluhan kilometer, tapi nilai sejarahnya gak ternilai. Dari suasana tegang di rumah kecil, obrolan serius tengah malam di rumah Maeda, sampe teriakan kemerdekaan di Pegangsaan Timur—semuanya ngebentuk satu cerita yang bikin lo sadar kalau kemerdekaan itu hasil perjuangan dan keberanian nyata. Jadi, kalau mau liburan yang bikin bangga sekaligus nambah wawasan, cobain deh trip sejarah ini. Gaskeun, bro sis! (Sumber Foto @digitamagabumon)
...moreSelain populer sebagai negeri Laskar Pelangi, eksotisme pulau Bangka Belitung tak hanya berhenti di situ saja. Pantai lain yang juga menjadi aset wisata di pulau ini adalah Pantai Pasir Padi.Pantai ini terletak di 7 km dari Pangkalpinang yang merupakan ibukota provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Bisa jadi, pantai ini merupakan satu-satunya kawasan wisata yang cukup ramai dikunjungi masyarakat Pangkalpinang. Karakteristik pantai ini selain berpasir putih juga laut biru dengan ombak yang cukup tenang. Matahari terbit dan tenggelam terlihat cukup sempurna jika dipandang dari pantai ini. Tak mengherankan, jika pantai ini bukan hanya didatangi masyarakat sekitar namun juga wisatawan mancanegara.Keunikan lain dari pantai sepanjang hampir 300 meter ini adalah ombak tenang serta kontur pasir yang padat, putih dan halus. Selain bisa menikmati keindahan pantai dengan berjalan kaki, Anda juga bisa menikmatinya dengan menggunakan kendaraan bermotor roda 2 ataupun menggunakan sepeda.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Jakarta, ibu kota Indonesia, terkenal banget di seluruh dunia. Dengan luas 6.392 kilometer persegi, Jakarta jadi kota terbesar di Indonesia dan pusat ekonomi, budaya, serta politik yang berpengaruh ke pasar Asia lainnya. Saking padatnya, Jakarta masuk urutan kedua sebagai wilayah urban terpadat di dunia, hanya kalah dari Tokyo.
Nah, selain jadi pusat ekonomi, Jakarta juga punya identitas unik lewat safari-nya yang bikin pengalaman liburan lo makin berkesan. Safari di Jakarta jadi daya tarik utama buat wisatawan yang datang ke Indonesia, terutama yang pengen eksplorasi budaya dan agama.
Ternyata, belakangan ini, jumlah wisatawan ke Jakarta terus meningkat! Selain kuil-kuil kuno, Indonesia juga punya beberapa safari keren yang udah dipromosiin sama pemerintah. Jakarta sering banget jadi tempat persinggahan buat turis yang mau nikmatin safari malam sebelum lanjut ke tujuan wisata lain, kayak Bali, Lombok, Pulau Komodo, dan Yogyakarta.
Jungle safari di Jakarta itu pengalaman yang wajib banget lo coba minimal sekali seumur hidup! Jadi, jangan sampai ketinggalan, yuk ke Jakarta dan kunjungi tempat safari yang kece-kece berikut ini!
1. Puncak Highland
View this post on Instagram
A post shared by Bogor & Jakarta Driver Guide (@bogorprivatetour)
Puncak Highland berlokasi sekitar 68 km dari Jakarta. Tempat ini terkenal buat piknik, camping, dan berbagai kegiatan wisata alam. Puncak adalah safari terbaik di Jakarta, di mana lo bisa menikmati keindahan alam yang hijau banget, cocok banget buat bersantai. Ada kebun teh yang luas yang bikin tempat ini jadi surga buat para wisatawan. Lo bisa habisin seharian di safari park ini dan bawa pulang kenangan yang tak terlupakan! Cuma butuh dua jam berkendara dari Jakarta menuju Bogor. Ada bus reguler yang bisa lo naikin, atau bisa juga sewa mobil.
2. Taman Safari
Taman Safari yang ada di Bogor ini latar belakangnya Gunung Salak yang megah. Tempat ini jadi rumah bagi ribuan spesies flora dan fauna. Luas banget, sekitar 87 hektar, dan ada lebih dari 5.000 spesies pohon di sini. Keren banget, kan? Jangan sampai kelewatan! Dari Jakarta, sekitar satu jam perjalanan. Mobil sewaan gampang banget dicari. Kalau bisa, datang pas weekday biar nggak terlalu ramai.
[Baca juga : "5 Tempat Wisata Kekinian Di Lebak Yang Wajib Lo Kunjungi"]
3. Pulau Rinca
Pulau Rinca, yang juga dikenal sebagai Rindja Island, dekat dengan Pulau Komodo yang terkenal itu. Di sini ada komodo, babi hutan, kerbau, dan berbagai spesies burung. Trekking di Pulau Rinca bisa dimulai dari kantor tiket di Loh Buaya. Terdapat tiga jalur berbeda, dan yang tercepat cuma butuh 30 menit. Naik pesawat ke Bandara Labuan Bajo dari Bali atau Jakarta. Dari bandara, naik taksi ke kota cuma 10 menit.
4. Danau Sano
Danau Sano Nggoang ini ada di ketinggian 757 meter di atas permukaan laut, dan merupakan salah satu danau vulkanik terbesar di Indonesia. Kedalamannya mencapai 500 meter, jadi salah satu yang terdalam di dunia. Cocok banget buat lo yang hobi birdwatching dan menikmati keindahan alam. Tergantung budget dan waktu, lo bisa pilih terbang atau naik kapal ke Danau Sano dari Jakarta. Durasi penerbangan sekitar 90 menit, ada penerbangan setiap hari.
5. Camp Leakey
Camp Leakey ini terletak di tengah hutan hujan Borneo, dan jadi rumah bagi spesies orangutan. Tempat ini jadi lokasi riset yang buka cuma siang hari dengan tiket masuk yang dibatasi. Lo bisa lihat orangutan, tapi jangan kasih makan ya! Lo bisa terbang dari Jakarta ke Pangkalan Bun, terus naik mobil ke pelabuhan di Kumai. Lanjut naik klotok ke Camp Leakey, total perjalanan bisa memakan waktu sekitar 5 jam.
Jakarta itu pusat budaya dan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Provinsi ini dibagi jadi enam wilayah: Tengah, Utara, Selatan, Timur, Barat dan Kepulauan. Lo harus banget nikmatin safari-safari seru di Jakarta buat liburan yang beda dan keren di Indonesia. Selain itu, Jakarta juga kasih kesempatan buat lo menjelajahi keajaiban alam, baik di darat, langit, maupun laut. (Sumber Foto @jakartacityone)
...moreTripTrus.Com - Habis lamanya stuck di rumah, pasti kangen banget pengen jalan-jalan, kan? Nah, buat yang lagi mikirin liburan setelah pandemi, gak perlu deh jauh-jauh ke luar negeri buat dapetin pengalaman seru. Soalnya, liburan #DiIndonesiaAja juga bisa bikin kamu ketagihan sama pengalaman luar negeri, loh!
View this post on Instagram
A post shared by 🌼 Silvia | S Family (@sfamilytrip)
Ini dia 7 alasan kenapa harus jalan-jalan #DiIndonesiaAja:
1. Dari Destinasi keren, Kuliner enak, sampe Atraksi seru, semuanya ada di sini!
Udah pada tau kan, Indonesia itu kaya banget budayanya, indah alamnya, dan sumber daya alamnya juga kece-kece. Enggak heran banyak turis asing pada kepincut dateng ke sini, entah buat belajar budaya atau sekadar liburan sambil nikmatin keindahan alamnya.
Buat yang lagi pengen liburan tapi masih adaptasi kebiasaan baru, gak perlu susah-susah pergi jauh-jauh. Semuanya bisa kamu dapetin di Indo aja, mulai dari pantai, hutan, gunung, sampe laut. Gak ketinggalan juga wisata sejarah, edukasi, dan wisata religi yang bisa jadi pilihan buat liburanmu.
Ngomongin kuliner, Indonesia punya makanan enak banget, dari yang tradisional sampe yang lagi hits di masyarakat. Selain itu, atraksi seru yang bakal bikin liburan kamu dan keluarga jadi luar biasa juga banyak banget!
2. Bisa bantu perekonomian lokal biar cepet bangkit setelah pandemi
Pariwisata itu kan salah satu sektor penting buat ekonomi kita. Akibat pandemi, pariwisata kita lagi lesu dan terhenti. Nah, dengan mulai liburan #DiIndonesiaAja, kamu bisa bantu banget nih buat ngegenjot ekonomi lokal dan nasional. Hotel, transportasi, dan industri kecil bisa tumbuh lagi.
3. Gak perlu nabung berbulan-bulan, udah bisa liburan asik
Gak perlu merogoh kocek dalam-dalam dan nabung lama-lama, kamu udah bisa wujudin impian liburanmu dengan liburan #DiIndonesiaAja. Banyak destinasi di Indonesia yang nggak kalah keren sama tempat-tempat di luar negeri. Pemerintah juga terus ngembangin destinasi wisata biar jadi yang terbaik di dunia.
[Baca juga : "7 Tempat Keren Buat Nongkrong Sambil Nge-View Keindahan Danau Toba Yang Makin Oke"]
4. Gak ribet urus Paspor dan VISA
Selain harus ngumpulin duit banyak, liburan ke luar negeri juga repot banget urus paspor dan visa. Dengan liburan domestik, gak perlu deh ribet-ribet urusan itu. Gak usah bawa-bawa mata uang asing juga. Cukup bawa uang rupiah dan daftar destinasi yang mau kamu kunjungi, langsung kemas-kemas barang dan jalan-jalan deh!
5. Bisa ajak keluarga biar makin seru
Liburan sama keluarga tuh moment yang ditunggu-tunggu banyak orang. Selain bisa buat refreshing, juga bisa mempererat hubungan. Buat liburan ke luar negeri, kadang sulit kan karena harus ngatur banyak hal.
Nah, dengan liburan domestik, kamu bisa ajak ortu, sepupu, atau bahkan keponakan buat liburan bareng. Gimana serunya jalan-jalan rame-rame sama keluarga? Pasti hangat, asik, dan penuh tawa!
6. Banyak spot foto keren buat ngehits di Instagram
Mau dapet foto-foto kece buat feed Instagram? Gak perlu jauh-jauh ke Eropa atau tempat eksotis lain, karena kamu bisa dapetin semuanya di Indonesia! Karena alamnya yang cakep, banyak spot foto instagrammable di Indonesia, mulai dari Pura Luhur Lempuyang, Diamond Beach, Gili Trawangan, Tanah Lot, Gunung Bromo, dan masih banyak lagi.
Nah, udah pada jelas kan kenapa harus liburan #DiIndonesiaAja? Yuk, langsung aja atur list destinasi yang mau kamu kunjungi! Ingat ya, tetap jaga protokol kesehatan pas liburan! Selamat jalan-jalan. (Sumber Foto @officialtripbromo.id)
...more