shop-triptrus



Sejarah Masjid Al-Makmur Raden Saleh

TripTrus.Com - Salah satu Masjid tua di Jakarta yang dibangun pada tahun 1923/1924. Masjid ini merupakan pindahan dari sebuah Mushola/Masjid sederhana dari kayu dan gedek, yang kurang lebih sejak tahun 1850 pernah berada dalam kebun luas pelukis termasyhur Raden Saleh. Istrinya Raden Saleh yang diceraikan (1864), menjual tanah beserta rumahnya kepada keluarga Alatas. Kurang lebih tiga puluh tahun sesudahnya bekas rumah Raden Saleh dibeli (1897) oleh Vereeniging voor Ziekenverpleging, yang membuka Koningin Emma Ziekenhuis, yaitu Rumah sakit Cikini, pada tahun berikutnya. Masjid ini dipindahkan dengan cara memanggulnya secara bergotong-royong beberapa meter ke arah timur ke tempat sekarang, yakni di tepi Ciliwung dan Jl. Raden Saleh. Pemindahan ini dilakukan demi kepentingan jemaat, supaya dapat menggunakan air Ciliwung yang masih bersih pada awal ke-20. Sayid Ismail bin Sayid Abdullah bin Alwi Alatas menjual sebagian tanah bekas milik istri Raden Saleh kepada Koningin Emma Stichting untuk membangun dan mengurus Rumah Sakit Cikini. Pada tahun 1906 pengadilan memenangkan Sayid Ismail sebagia pemilik tanah yang sah. Maka, ia menjual tanah tempat Masjid ini berdiri kepada rumah sakit (1923). Pada tahun 1924 pihak rumah sakit ingin supaya Masjid yang masih berdiri di atas tanah yang dibelinya itu dipindahkan lebih jauh. Tetapi, jemaat maupun beberapa tokoh umat Islam di Batavia menentang rencana itu, karena tanah ini dianggap wakaf dari Raden Saleh untuk membangun Masjid. Sebuah panitia yang didukung antara lain oleh H. Agus Salim kemudian membangun masjid kembali hingga menjadi yang kokoh seperti sekarang. Pada tahun 1932/1934 terjadi perombakan dan penambahan gedung dengan dukungan Sarikat Islam. Menara masjid ini luar biasa untuk Jakarta, karena tidak lancip di atas, melainkan membentuk kubah. Masalah tanah baru selesai pada tahun 1991, waktu pihak Rumah Sakit Cikini menyerahkan tanahnya kepada Pengurus Masjid Al-Makmur. Dua tahun kemudian dilaksanakan pemugaran dan perluasan lagi. (Sumber: Artikel jakarta.go.id Foto sindonews.com)
...more

Menikmati Eksotisnya Pulau Samalona di Bumi Makassar

Nusantara mempunyai beribu-ribu pulau yang indah. Pulau-pulau tersebut berderet dari Sabang hingga Merauke dalam kesatuan negara Republik Indonesia. Salah satu pulau terindah yang dimiliki Indonesia adalah Pulau Samalona. Pulau tersebut berada dalam wilayah Indonesia timur, tepatnya di kawasan administrasi pemerintahan Kota Makassar, Sulawesi Selatan.Untuk menuju Pulau Samalona, pengunjung harus menempuh jarak sekitar 2 km dengan menggunakan perahu motor. Jasa sewa perahu motor bisa ditemukan di dermaga Kota Makassar yang letaknya tidak jauh dari Pantai Losari. Lalu lintas di dermaga tersebut selalu sibuk. Pasalnya, dermaga ini tidak hanya melayani wisatawan yang ingin berkunjung ke pulau, tapi juga melayani lalu-lintas warga dan para pedagang.Harga sewa perahu motor bervariasi, tergantung tujuan dan sifat penyewaan. Terdapat dua sifat penyewaan perahu motor, yakni bersifat pribadi atau umum. Yang dimaksud pribadi di sini perahu motor disewa secara penuh dan akan menemani wisatawan sampai kunjungan selesai. Harga sewa perahu secara pribadi menuju Pulau Samalona berkisar Rp500.000 – akan lebih murah jika pengunjung pandai menawar harga. Sedangkan jika bersifat umum, wisatawan akan bergabung dengan penumpang lain yang satu tujuan dan kembali sesuai dengan jam yang sudah ditentukan. Tentu dengan harga sewa yang berbeda.Dari dermaga Kota Makassar, perjalanan menuju Pulau Samalona dengan menggunakan perahu motor memerlukan waktu sekitar 30 menit. Ketika tiba di Pulau Samalona, pengunjung akan disambut hamparan pasir putih dan air laut yang jernih. Saking jernihnya, pengunjung dapat melihat indahnya terumbu karang langsung dari atas perahu.Luas Pulau Samalona semakin menyusut dari tahun ke tahun. Di penghujung 2012, luas pulau ini hanya sekitar 2 hektare. Walau kecil, pulau ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang wisata, seperti penginapan, kamar bilas, dan kedai. Jika pengunjung ingin melihat keindahan bawah laut, juga tersedia jasa sewa alat-alat diving dan snorkeling lengkap dengan pemandu jika diinginkan. Harga sewa alat-alat snorkeling Rp50.000-Rp100.000, tergantung kepandaian pengunjung dalam menawar harga.Pamandangan bawah laut Pulau Samalona terkenal hingga penjuru dunia. Tidak heran jika setiap hari selalu ada wisatawan baik lokal maupun asing yang menyempatkan diri untuk datang ke pulau ini. Jika bosan bermain air, silakan merapat ke kedai. Di kedai ini, tersedia olahan masakan khas daerah pesisir, seperti ikan dan kepiting bakar.Pulau Samalona merupakan kekayaan milik nusantara yang harus dijaga dan dilestarikan. Jangan sampai promosi wisata yang sedang digencarkan justru semakin merusak kealamian pulau ini. Apalagi banyak yang percaya bahwa Pulau Samalona yang luasnya selalu menyusut dari tahun ke tahun ini diyakini akan tenggelam di tahun 2020. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Ini Arti "Open Trip" Sesungguhnya

TripTrus.Com - Berkembangnya era internet di Indonesia semakin memperkenalkan istilah open trip. Bentuk wisata satu ini juga digemari oleh generasi muda, khususnya generasi milenial. Apa sebenarnya open trip ini? " Open trip adalah perjalanan oleh orang yang mem-booking destinasi sendiri, tetapi tiket dan akomodasinya sudah ada. Jadi tidak tergantung grup," kata Ketua Dewan Penasehat Indonesia Tour Leader Association, Rudiana saat dihubungi KompasTravel. Rudiana mencontohkan, misal A memesan tur wisata selama di Thailand, tetapi tiket penerbangan dan hotel sudah membeli sebelumnya. Menurut Rudiana, open trip juga dapat diselenggarakan atas inisiatif agen perjalanan atau perorangan. Misalnya sebuah agen perjalanan menyelenggarakan perjalanan dengan destinasi, jadwal, dan rute yang telah ditentukan. "Biasanya harga open trip memang lebih murah karena memutuskan sendiri dan menyesuaikan bujet. Makanya banyak diambil oleh anak muda," jelas Rudiana. [Baca juga : 4 Kuliner Khas Cianjur Yang Unik Dengan Rasa Menggigit] Senada dengan Rudiana, CEO Triptrus.com yang merupakan platform marketplace digital yang menaungi operator tur independen, Bramantyo Sakti, mengatakan open trip lebih digandrungi oleh anak muda yang tidak mengutamakan kenyamanan dan fasilitas saat berwisata. "Kalau dari segi agen perjalanan ini untuk memenuhi kuota peserta, kalau dari segi traveller memudahkan karena tidak perlu cari orang banyak agar bisa wisata," jelas Bram. Sejak 2010, era kemunculan media sosial juga menjadi penanda pertumbuhan open trip. Menurut Bram, wisata ala open trip sangat sesuai untuk menjelajah wilayah Indonesia yang masih minim informasi mengenai transportasi, akomodasi, dan amenitas. (Sumber: Artikel travel.kompas.com Foto vakansinesia.com)
...more

Yuk ke Kudus, Lihat Museum Jenang Pertama di Indonesia

TripTrus.Com - Museum yang dibangun oleh pabrik jenang Mubarok Food di Jalan Sunan Muria Kudus, Desa Glantengan, Kecamatan Kota itu adalah yang pertama di Indonesia. Selain dikenal sebagai kota Kretek dan wisata religi, diam-diam Kudus juga mempunyai Museum Jenang. Namanya " Museum Jenang Kudus" . Museum yang dibangun oleh pabrik jenang Mubarok Food di Jalan Sunan Muria Kudus, Desa Glantengan, Kecamatan Kota itu adalah yang pertama di Indonesia. Dari alun-alun arah utara sekitar 300 meter. Museum Jenang meneguhkan bahwa Kudus juga kota penghasil jenang terbesar di Jawa Tengah. Ini melengkapi destinasi sebelumnya yaitu makam Syeh Ja'far Shodiq atau Sunan Kudus dan Raden Umar Said atau Sunan Muria.   #museumjenangkudus# A post shared by Octa Kiem Ing (@octakieming) onMay 1, 2018 at 12:43am PDT Museum Jenang tepatnya di lantai dua, gedung dan showroom Mubarok Food Cipta Delicia Kudus. Direktur Utama Mubarok Food Cipta Delicia, Muhammad Hilmy mengatakan, museum yang dibuatnya itu, menggambarkan suasana di wilayah Kabupaten Kudus. Selain itu, menceritakan aktvitas masyarakat setempat pada tahun 1930-an, di Pasar Bubar Menara, sebagai pasar pertama jenang Kudus. [Baca juga : 4 Kuliner Khas Kudus Yang Siap Bikin Perut Anda Kenyang] " Museum Jenang ini satu-satunya dan pertama di Indonesia, kita ingin mengangkat citra Kudus melalui produk jenang," kata Hilmy, dikutip dari keterangan pers tertulis, Jumat 23 Juni 2017. Pria ini menjelaskan, di dalam Museum Jenang disajikan berbagai kisah Kudus tempo doeloe, awal adanya pembuatan jenang. Kemudian menggambarkan suasana komplek Masjid Menara dan makam Sunan Kudus yang tersusun rapi di dalam maket dan sebuah kitab Alquran besar di sampingnya. Tidak hanya itu. Di sebuah ruangan yang cukup luas tersebut, juga berdiri sebuah rumah adat khas Kudus. Selain itu, miniatur menara setinggi lima meter dan kisah perjalanan Mubarok Food Cipta Delisia dari masa ke masa. " Di sini bertemunya seni, budaya, bisnis, pariwisata, ekonomi dan berbagai aspek lainnya. Maka kami dedikasikan Mubarok Food sentra bisnis dan budaya," tandasnya. Menurut Hilmy, jika wisatawan ingin melihat peta wilayah Kudus, secara garis besar bisa melihat Musem Jenang. Sejarah produk jenang, sampai ramainya pengunjung di komplek menara dan masjid Al Quds serta makam Sunan Kudus juga tergambar lengkap. Adapun cerita jenang Khas Kudus, katanya, dimulai dari produk milik H Mabruri dan istrinya Hj Alawiyah. Pasangan suami istri tersebut memulai bisnisnya membuat jenang. Jenang tersebut dijual di Pasar Bubar Menara pada tahun 1930. " Awalnya belum ada merk, kemudian seiring jalannya waktu akhirnya dinamai Sinar 33. Nomor itu diambil dari nomor rumah, yang juga sebagai tempat produksi. Kini namanya Mubarok Food," imbuhnya.   setelah hampit 1,5th walk uot dari tempat kerja ini, dan sekarang kembali lagi jebule apik setengah kaget ora percoyo lek iki biyen aq melu gawe ngasi 80% walaupun akhire dipecat 😂 #museumjenangkudus A post shared by yocky (@yockyjs) onMay 29, 2018 at 10:37pm PDT Menurut Hilmy, jumlah pengunjung Musem Jenang sampai saat ini cukup lumayan. Kebanyakan merupakan wisatawan yang ingin berbelanja jenang. Lalu penasaran mampir dan masuk. Mereka senang karena bisa mengetahui sejarah jenang sambil berfoto selfie secara gratis. " Jumlah pengunjung meski belum banyak, sudah lumayan, tujuan utamanya membeli oleh-oleh. Museum ini kami sediakan secara gratis untuk siapa saja yang ingin berkunjung," terangnya. (Sumber: Artikel travel.dream.co.id, Foto youtube.com)
...more

8 Tempat Glamping Kekinian Buat Liburan Bareng Keluarga, Dijamin Seru!

TripTrus.Com - Lo lagi bosen liburan ke tempat yang itu-itu aja? Waktunya coba glamping, bro! Ini bukan camping biasa, tapi lo bisa nikmatin suasana alam tanpa harus ribet bawa perlengkapan kayak biasa. Bayangin, lo bisa tidur di tenda mewah, sambil dikelilingi pemandangan alam yang keren abis. Glamping itu bisa jadi pilihan tepat buat lo yang pengen liburan di spot-spot kece yang susah dijangkau, tapi tetep pengen feel ala hotel bintang lima. Penasaran di mana aja? Langsung aja cek 8 destinasi glamping kekinian buat liburan bareng keluarga! 1. Bali Beach Glamping, Tanah Lot       View this post on Instagram A post shared by Escape Nomade | Luxury Tented Villas (@escapenomade) Lo bisa langsung nikmatin pantai, guys! Glamping di Bali Beach ini bikin lo bisa nge-chill sambil dengerin deburan ombak. Tenda glampingnya nyaman banget, ditambah ada infinity pool yang ngadep laut, spa, dan restoran romantis yang langsung di pinggir pantai. Pasti seru banget buat liburan bareng keluarga atau pacar! 2. Kaldera Toba, Danau Toba Buat lo yang pengen ngerasain glamping dengan vibe beda, coba ke Kaldera Toba! Di sini, tenda glampingnya tuh unik banget, berbentuk bubble transparan yang bikin lo bisa liat langit malam yang penuh bintang. Ditambah fasilitas kasur queen, sofa, dan meja kecil buat nongkrong santai. Pemandangan Danau Toba yang luas pastinya bikin liburan lo makin memorable. 3. Sang Giri Mountain Glamping, Bali Bali gak cuma soal pantai, bro! Di Sang Giri Mountain Glamping yang ada di Desa Jatiluwih, lo bakal ngerasain glamping dengan tenda-tenda bergaya Afrika, lengkap dengan pemandangan hutan tropis dan pegunungan yang keren banget. Dijamin bikin lo betah! 4. The Highland Park, Bogor Di sini lo bisa nikmatin pemandangan Gunung Salak yang kece, apalagi kalo malam bisa liat langit penuh bintang. Konsep glampingnya nggabungin budaya Barat dan Timur, ada pilihan tempat glamping kayak Apache Camps, Mongolia Camps, atau Tree House. Plus fasilitasnya lengkap banget, mulai dari TV, AC, mini zoo, sampai waterboom buat anak-anak. Jadi, buat yang bawa keluarga, ini pilihan tepat! [Baca juga : "5 Tips Biar Liburan Akhir Tahun Lo Lancar Dan Aman Di Jalan!"] 5. Jeeva Beloam Beach Camp Resort, Lombok Lokasinya langsung di Pantai Beloam, lo bakal bangun tidur sambil dengerin suara ombak! Tenda-tendanya unik banget, bergaya rumah tradisional Suku Sasak dengan atap alang-alang. Ini glamping yang bisa bikin lo merasa lebih dekat sama alam, tapi tetap dengan kenyamanan yang top. 6. Glamping De Loano, Purworejo Buat lo yang nyari ketenangan, tempat ini cocok banget! Glamping di tengah hutan pinus yang sepi banget, suara alam dan lampu kekuningan di malam hari bakal bikin suasana liburan lo jadi lebih hangat dan nyaman. Lo bisa nikmatin fasilitas lengkap kayak wifi dan colokan listrik, plus seru-seruan BBQ atau off-road bareng keluarga. 7. Glamping Songgolangit, Yogyakarta Di tengah hutan pinus yang asri, Glamping Songgolangit di Yogyakarta punya spot foto yang kece banget! Lo bisa dapetin fasilitas lengkap kayak kasur empuk dan kamar mandi pribadi. Kalau lo suka tantangan, ada flying fox dan jeep tour yang seru banget. Jangan lupa foto di jembatan kayu panjang atau rumah Hobbit, pasti Insta-worthy! 8. Rancabali Glamping Glamping di pinggir danau, dikelilingi hutan dan kebun teh, seru banget kan? Di sini, lo bisa pilih tenda dengan view langsung ke danau atau ke kebun teh. Jangan lupa makan di Pinisi Resto yang bentuknya kayak kapal, sambil nikmatin pemandangan danau yang indah. Lo juga bisa naik perahu keliling Situ Patenggang. Dijamin, liburan lo bakal berkesan! Udah kebayang kan serunya glamping? Gak perlu jauh-jauh ke luar negeri, Indonesia punya banyak destinasi glamping yang gak kalah kece. Selain bisa nikmatin alam, lo juga tetep bisa dapetin kenyamanan kayak di hotel. Jadi, buruan pilih destinasi favorit lo dan ajak keluarga liburan bareng! Siap-siap bawa pulang kenangan indah yang gak bakal terlupakan! (Sumber Foto @whatsnewindonesia_official) 
...more

7 Tempat Wisata di Bogor untuk Libur Lebaran

TripTrus.Com - Bagi warga Bogor maupun warga Jakarta yang tidak mudik ke luat kota, beberapa destinasi wisata di Kota Hujan bisa jadi pilihan. Dikutip dari Tribunnewsbogor, berikut tujuh destinasi wisata di Bogor yang bisa disambangi Anda dan keluarga saat libur Lebaran. 1. Taman Ade Irma Suryani Taman yang juga dikenal dengan sebutan Taman Topi ini berlokasi di pusat Kota Bogor, tepatnya Jalan Dewi Sartika. Anak-anak bisa menikmati belasan wahana permainan. Ada juga destinasi wisata air. Dari Stasiun Bogor, Anda hanya perlu berjalan kaki menuju pintu masuk Taman Topi menuju Jalan Kapten Muslihat. 2. Kebun Raya Bogor Kebun Raya Bogor bisa disambangi saat libur Lebaran. Tak hanya itu, Anda juga bisa mengunjungi Museum Zoologi yang menyimpan koleksi fauna. Anda bisa masuk dari beberapa pintu. Antara lain pintu masuk di sebelah kantor pos di Jalan Ir H DJuanda, Pintu Masuk di Jalan Otto Iskandar Dinata depan Pasar Bogor, pintu masuk di Jalan Pajajaran depan Plaza Keboen Raya, atau pintu masuk di sebrang Kampus IPB Baranangsiang. 3. SKI Tajur Sumber Karya Indah (SKI) Tajur berada di Jalan Raya Katulampa, Kota Bogor. Selain dikenal sebagai lokasi berjualan tas, SKI Tajur juga terkenal oleh wisata permainannya. Anak-anak bisa bermain Flying Fox, Bola Air, Buggy Kart, Ufo Coaster, Trampoline, dan lain-lain. Anda pun tak harus membayar tiket masuk, hanya membayar parkir kendaraan saja. Anda tinggal membeli tiket permainan untuk setiap wahana. 4. Jungle Fest Lokasi wisata ini berada di Komplek Bogor Nirwana Residence. Di sini, wisatawan bisa menikmati beragam jenis wahana. Ada sembilan wahana yanga da di dalam lokasi wisata Jungle Fest. Antara lain Sparkle Bumper dan Lumino Swing. 5. The Jungle Waterpark Tempat wisata ini terletak tidak jauh dari lokasi wisata Jungle Fest. Di sini Anda bisa menikmati aneka wahana air. Ada beragam jenis wahana air di dalam The Jungle Water Park. Antara lain Wave Pool, Giant Aquarium, dan Kawah Ratu yang jadi primadona di The Jungle Waterpark. Selain menikmati liburan dengan bermain air, pengunjung juga bisa berwisata edukasi melalui aquarium raksasa yang menyimpan beragam jenis ikan asli Indonesia. 6. Taman Safari Anda bisa berwisata edukasi sambil menyapa hewan-hewan yang dilepas secara liar di Taman Safari. Ada juga Baby Zoo, kolam renang, serta aneka wahana dan pertunjukan atraksi hewan. 7. Jungleland Lokasi wisata ini terletak di kawasan Bukit Sentul, Kabupaten Bogor. Ada puluhan wahana permainan yang bisa dinikmati di Jungleland. Tempat wisata ini total memiliki 30 wahana. Beberapa wahana ekstrem yang populer antara lain Discovery dan Zee Force. Selain itu ada pula Dino World dan Mini Drop yang cocok untuk anak-anak. (Sumber: Artikel kompas.com Foto flickr.com/Seika)
...more

Festival Kopi Temanggung Sediakan 1000 Gelas Kopi Gratis

TripTrus.Com -  Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, bersama para pegiat kopi kembali bakal menggelar Festival Kopi Temanggung.       View this post on Instagram http://m.mediaindonesia.com/read/detail/174350-festival-kopi-temanggung-ke-4-digelar-september https://www.suaramerdeka.com/news/baca/107563/festival-kopi-temanggung-keempat-akan-dibuat-lebih-baik http://radarsemarang.com/2018/07/24/festival-kopi-2018-dirancang-lebih-menarik/ #festivalkopitemanggung2018 #festivalkopinusantara #festivalkopibogor2018 #festivalkopiflores #festivalkopitemanggung #festivalkopitanahairkita #pariwisatatemanggung #genpijateng #kopitemanggung #nikmatnyakopinegeritembakau #hipmijateng A post shared by festival kopi temanggung 2018 (@feskop_temanggung) onAug 20, 2018 at 9:27pm PDT Ketua Panitia Festival KopiTemanggung Ardhi Wiji Utomo mengatakan Festival Kopi yang diselenggarakan untuk keempat kalinya ini berlangsung di Gedung Pemuda Temanggung pada 28 September hingga 1 Oktober 2018. “Tahun ini akan ada 60 stan,” kata dia di Temanggung, Selasa, 25/9. Ardhi mengatakan arnimo tahun ini memang lebih besar ketimbang sebelumnya. Tahun lalu hanya ada 40 stan. Dari 60 stan yang ikut itu 42 di antaranya merupakan stan kopi dan 18 lainnya stan pendukung. “Misalnya kuliner dan lain-lain," katanya. [Baca juga : "Sejarah Singkat Pabrik Gula Madukismo Jogja"] Tujuan festival kopi ini adalah untuk memperkenalkan kopi Temanggung. Menurut Ardhi geliat usaha kopi di Temanggung semakin meningkat. Saat ini diperkirakan ada sekitar 100 merek kopi kemasan Temanggung. Festival juga akan jadi ajang pertemuan antara buyer pabrikan, eksportir kopi, dan kopi shop, dan petani kopi.  “Jika semua pihak terkait sudah saling kenal dan ada kesepakatan diharapkan nantinya ada ekspor kopi langsung dari Temanggung," kata Ardhi..       View this post on Instagram Makin dekat aja nih Festival Kopi Temanggung yang ke 4 . Ingat-ingat tanggalnya bro sist! Ramaikan acaranya!!!! 😉😉😉 • • • • #festivalkopitemanggung #rangopirakepenak #komunitaskopinusantara #ehayokngopi #kopisindoro #sindorocoffee #kopiarabika #arabicacoffee #kopihitam #blackcoffee #kopiindonesia #aselitemanggung #kopinusantara #coffee #coffeeaddict #kopilokal #kopijawa #javacoffee #hobikopi #kopienak #pecintakopi #sukakopi #coffeelovers #manualbrewing #kopitemanggung #temanggung #sindoro #jawatengah #kopijateng #indonesia A post shared by festival kopi temanggung 2018 (@feskop_temanggung) onSep 24, 2018 at 9:11pm PDT Guna memeriahkan acara panitia juga akan memnetaskan kesenian tradisional, seperti jaran kepang, topeng ireng, warokan, angklung, dan tarian dari Sanggar Didik Nini Thowok. Ada pula penampilan sembilan band akustik. Lalu pada hari terakhir festival, 1 Oktober 2018, karena bertepatan dengan Hari Kopi Internasional panitia akan menyediakan 1.000 gelas kopi gratis. (Sumber: Artikel-Foto tempo.co)
...more

Jelajah Kawasan Kota Tua Jetayu Pekalongan

Siapa yang sudah pernah jalan-jalan di kota Pekalongan? Tahukah kamu bahwa Pekalongan punya kawasan kota tua? Seperti halnya kota tua di Jakarta atau Semarang, di kawasan Jetayu yang merupakan kota tuanya Pekalongan juga memiliki bangunan-bangunan khas kolonial. Jetayu adalah nama jalan di Pekalongan Utara. Dalam perkembangannya, Jetayu meliputi sejumlah wilayah yang bentuknya mirip alun-alun di sekitar jalan tersebut. Jika kamu tertarik menjelajah Pekalongan, ada baiknya dimulai dari kawasan ini. Mengapa? Di sinilah titik nol pulau Jawa dan asal muasal kota Pekalongan dimulai. Ada apa saja di kawasan Jetayu Pekalongan? 1. Lapangan Jetayu (Foto ohelterskelter.com) Yang pertama kali saya ketahui dari Jetayu adalah lapangannya. Bukan lapangan bola atau lapangan badminton ya, lapangan jetayu adalah tanah lapang yang merupakan titik tengah dari kawasan ini. Bisa dibilang, lapangan jetayu merupakan salah satu landmark kota Pekalongan. Jangan lupa berfoto di ikon huruf B A T I K ya…kalau main ke sini. Penataan lapangan jetayu masih belum tertata rapi memang. Pedagang kaki lima, parkir di bahu jalan, tapi tetap menarik lho untuk disambangi. Jika malam datang, kamu bisa menyewa becak hias dan berkeliling kawasan jetayu. 2. Tugu MyPaal (Foto alvianfoto.wordpress.com) Di pinggiran lapangan Jetayu sebelah selatan, terdapat tugu kecil setinggi kurang lebih 1 meter. Di tugu ini terdapat tulisan Mypaal yang konon adalah titik nol pulau jawa (tepat di tengah pulau jawa). 3. Museum Batik (Foto kota-kreatif.blogspot.com) Ikon kota Pekalongan lain di kawasan jetayu adalah museum batik. Ada apa saja di sini? Ada koleksi batik dari berbagai daerah di tanah air, tidak hanya Pekalongan. Koleksi batik para tokoh penting di negeri ini juga ada lho. Yang menarik dari museum batik adalah bagian workshop membatiknya. Pengunjung berkesempatan untuk membatik secara langsung dengan arahan instruktur secara gratis. Jam operasional museum sampai pukul 3 sore saja ya, paling pas memang pagi ke sininya. Masuknya bayar? Iya, cukup 5000 saja. Seluruh area museum dilengkapi CCTV, jangan macam-macam deh hehhe. Ada aturan kamu tidak boleh memotret di dalam ruang pamer museum, jadi sebaiknya sembunyikan kameramu *ups. 4. Masjid Al-ikhlas (Foto wikimasjid.wordpress.com) Tepat di samping museum batik Pekalongan, ada masjid yang cukup menarik perhatian. Kubah emas dan desainnya benar-benar mirip di almanak. Toilet, kamar mandi, tempat wudhu, dan tempat sholatnya nyaman lho. Jangan lupa tetap waspada menjaga barang-barang pribadi saat beribadah. 5. Gereja Kristen Indonesia (Foto stpetruspekalongan.blogspot.com) Di sebelah utara lapangan Jetayu, ada bangunan berpilar tinggi warna putih. Itulah GKI Pekalongan yang menurut saya arsitektur luarnya tak bolehi dilewatkan untuk difoto. Untuk memasuki area gereja kita perlu ijin terlebih dahulu ke petugas keamanan. 6. Kantor Pos Pekalongan (Foto kbmahadislam.blogspot.com)Lokasinya di arah barat lapangan jetayu. Bangunan yang berdesain art deco ini masih digunakan lho untuk kantor pos besar Pekalongan. 7. Pabrik Limun (Foto akberpekalongan.wordpress.com)Soda kampung alias limun alias orson masih establised lho di Pekalongan. Lokasi pabriknya di belakang museum batik. Berjalan kaki saja lewat sebelah utara museum dan 100m ke depan kami akan menemukan bangunan khas jaman dulu yang menarik perhatian. Bukan cuma minumannya yang otentik dari jaman dulu, tempatnya pun demikian. Kaya akan nuansa heritage. Sudah siap menjelajah kawasan kota tua Jetayu Pekalongan? Yuk…mari.....!!! (Sumber: Artikel pekalongankita.wordpress.com Foto lifestyle.liputan6.com)
...more

Awal 20-an Adalah Usia Yang Paling Pas Untuk Memperbanyak Traveling. Kenapa?

Hidup ini tak ubahnya sebuah rangkaian perjalanan. Kita akan melewati fase-fase kehidupan dengan tingkat komplektivitas yang beragam. Semakin bertambahnya umur, semakin bertambah pula tanggung jawab yang harus kita pikul. Apa yang kita lakukan di masa muda adalah refleksi dari apa yang akan kita dapatkan di masa tua Di masa tua nanti, ada banyak hal yang akan membuat kita sadar lalu perlahan akan menyesalinya. Salah satu hal paling sering disesalkan oleh generasi lanjut adalah seringnya membuang-buang kesempatan untuk traveling saat masih muda. Hal ini pernah dibuktikan oleh sebuah perusahaan travel di Inggris melalui sebuah survei. Hasil survei yang melibatkan responden dengan usia 35 tahun keatas tersebut menyebutkan bahwa 3/4 dari 2000 responden mengungkapkan penyeselannya karna tak sering traveling ketika masih muda Mark Twain, seorang penulis terkenal abad 19 juga pernah mengatakan hal yang kurang lebih sama "Twenty years from now you will be more disappointed by the things you didn’t do than by the ones you did do. So throw off the bowlines. Sail away from the safe harbor. Catch the trade winds in your sails. Explore. Dream. Discover" Selagi masih muda, kita memang sangat disarankan untuk sering-sering traveling mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Jangan pula ragu untuk sesekali mencoba solo traveling guna menempa mental dan memperkuat jati diri. Dengan traveling, kita akan semakin sadar bahwa dunia ini ternyata sangatlah luas. Bahkan lebih luas dari yang kita banyangkan. Dari rentang waktu yang masuk dalam hitungan muda, awal 20-an adalah waktu yang paling ideal untuk memperbanyak traveling. Awal 20-an yang dimaksud disini adalah antara 20 s/d 24 tahun. Kenapa awal 20-an adalah waktu yang ideal untuk memperbanyak traveling. 1. Masih mudah mencari teman perjalanan Rata-rata, mereka yang saat ini masih berusia di pertengahan 20-an tahun masih aktif di kampus. Bertemu dengan teman pun masih sangat mudah karna kesibukan yang dijalani masih sama yakni kuliah. Frekuensi pertemuan yang masih tinggi akan membuat kita lebih mudah untuk ngobrol dan merencakan perjalanan bersama teman-teman kampus. Beda halnya dengan mereka yang sudah lulus. Frekuensi pertemuan yang semaking berkurang serta perbedaan aktivitias membuat mereka susah untuk merencakan liburan bersama. Selagi masih punya banyak waktu untuk bertemu dan main bareng sahabat, manfaatkanlah itu untuk sering-sering traveling bersama. Tidak harus jauh-jauh sampai ke luar pulau atau keluar kota. Jalan-jalan ke pantai saat weekend pun juga bisa manfaatkan untuk menikmati quality time bersama teman. 2. Tuntutan hidup belum tinggi Semakin bertambanya umur, semakin tinggi pula tuntutan hidup yang harus kita penuhi. Sebelum dihadapkan pada tuntutan hidup yang lebih tinggi dan kompleks, nikmatilah masa muda dengan cara anak muda. Di usia 20 s/d 24 tahun, tuntutan hidup setidaknya belum seberat ketika kita telah menginjak angka 25 keatas. Saat usia kita telah memasuki angka 25, mau tak mau kita harus siap untuk menerima tuntutan yang lebih tinggi. Salah satu yang paling umum adalah tuntutan untuk menikah. Setiap orang tentu sudah punya perhitungan sendiri tentang kapan ia harus menikah. Tapi, kita tak bisa mengelak pada digit angka pada umur. Apalagi jika kita mulai mendapati satu persatu teman telah menemukan cintanya masing-masing. Menikah hanyalah satu dari sekian banyak tuntukan hidup yang harus kita hadapi ketika usia kita mulai beranjak ke angka 25. Masih banyak tuntutan-tuntutan lain yang harus kita hadapi sebagai manusia yang hidup di tengah masyarakat. 3. Untuk menabur benih pertemanan Mempunyai banyak teman tidak akan pernah ada ruginya sama sekali. Kalau kita sering traveling, kesempatan kita untuk bertemu orang-orang dari berbagai daerah dengan latar yang berbeda akan semakin besar. Mereka yang kita temui dalam perjalanan akan mudah untuk dijadikan teman karna pada dasarnya, orang yang gemar traveling juga suka menjalin pertemanan dengan siapa saja. Semakin sering sering kita traveling, semakin banyak pula teman yang akan kita dapat. Hidup dengan banyak teman adalah hidup yang menyenangkan. (Sumber: Artikel yukpiknik.com Foto JKTjalanjalan)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Treaking Gunung Papandayan
21 - 22 Aug 2026
Open Trip Dieng Plateau
21 - 23 Aug 2026
Open Trip Pulau Pari
22 - 23 Aug 2026
×

...