TripTrus.Com - Kalau lo lagi nyusun itinerary ke Labuan Bajo, satu hal yang nggak boleh lo skip: sunset-an. Serius, ini bukan sekadar matahari terbenam biasa—ini tuh paket lengkap antara laut biru, gugusan pulau kecil, sama langit yang berubah warna jadi dramatis banget. Gue jamin, sekali lo lihat, bakal susah move on. Apalagi vibes di ujung barat Pulau Flores ini emang beda, ada feel tenang tapi tetap aesthetic buat feed Instagram lo.
1. Bukit Cinta — Panorama Romantis di Puncak Bukit
Salah satu spot yang wajib lo datengin adalah Bukit Cinta. Dari atas sini, lo bisa dapet view 360 derajat yang super luas—laut, pulau, dan langit jingga jadi satu frame. Anak muda, fotografer, sampai pasangan juga sering nongkrong di sini karena suasananya romantis banget. Tapi ya, jangan dadakan datang pas matahari udah mau hilang—datanglah minimal satu jam sebelumnya biar lo bisa nikmatin gradasi warna langit dari awal.
2. Kampung Ujung — Sunset Dekat Pelabuhan
View this post on Instagram
A post shared by Villa (@hekovilla)
Kalau lo tipe yang lebih suka suasana santai tapi tetap dapet view cakep, coba melipir ke Kampung Ujung. Di sini, lo bisa lihat kapal nelayan sama ferry lalu-lalang sambil nunggu sunset. Vibes-nya lebih lokal, lebih chill, dan nggak terlalu ramai. Cocok buat lo yang pengin menikmati senja tanpa banyak distraksi, tapi tetap berasa “hidup”.
3. Pulau Kalong — Sunset dan Saksikan Keluarnya Kelelawar
Nah, kalau lo mau pengalaman yang anti-mainstream, wajib banget ke Pulau Kalong. Jadi gini, setelah matahari tenggelam, ribuan kelelawar bakal keluar dari pulau ini dan terbang bareng—kayak scene film gitu. Sunset-nya udah cakep, ditambah bonus fenomena alam yang unik banget. Ini sih bukan cuma estetik, tapi juga experience yang susah lo temuin di tempat lain.
[Baca juga : "The Big Three Labuan Bajo: 3 Pulau Wajib Banget Lo Kunjungi"]
4. Puncak Waringin — Sunset dari Ketinggian
Buat lo yang pengin lihat semuanya dari ketinggian tanpa halangan, Puncak Waringin adalah jawaban paling aman. Dari sini, lo bisa lihat Labuan Bajo secara keseluruhan—laut, kota, dan pulau-pulau kecil kelihatan jelas. Enaknya lagi, tempatnya cukup luas, jadi cocok banget buat datang ramean bareng temen atau keluarga sambil bawa camilan biar makin santai.
5. Pelabuhan Labuan Bajo — Sunset di Tengah Aktivitas Laut
Sementara itu, kalau lo pengin sunset dengan nuansa yang lebih “hidup”, coba stay di Pelabuhan Labuan Bajo. Di sini, lo bakal lihat siluet kapal, aktivitas nelayan, dan warna langit yang berubah pelan-pelan—semuanya nyatu jadi pemandangan yang dinamis. Nggak sepi, tapi justru itu yang bikin beda dari spot lainnya.
Biar pengalaman lo makin maksimal, ada beberapa tips simpel: datang lebih awal biar dapet full moment perubahan langit, pilih musim kemarau sekitar April sampai Oktober supaya cuaca clear, dan jangan lupa bawa jaket tipis karena angin laut bisa lumayan dingin pas senja. Kamera atau HP juga wajib standby, karena trust me—ini sayang banget kalau nggak diabadikan.
Intinya, sunset di Labuan Bajo itu bukan cuma soal pemandangan, tapi soal pengalaman. Dari yang romantis, tenang, sampai yang penuh aktivitas, semuanya punya karakter sendiri. Tinggal lo pilih aja, mau menikmati senja versi lo yang kayak gimana. (Sumber Foto @suriadin_252000)
...moreTripTrus.Com - Wisata ke Bogor menikmati keindahan alam, belum lengkap tanpa mengunjungi perkebunan teh Malasari yang berada di Desa Wisata Malasari, Bogor, Jawa Barat. Perkebunan teh ini tak hanya menyajikan keindahan landmark nan hijau, tetapi juga memiliki keunikan tersendiri dari bentuk perkebunannya.
View this post on Instagram
View keren dari perkebunan teh malasari dan liat indahnya gunung salak dan gunung gede pangrango dalan satu frame ketika matahari sedang terbit. Hamparan kebun teh hijau dan pemandangan di baliknya yang sangat luar biasaπ. π Referensi Foto : (@abee_aries), (@s.annwar) π Partner : @indoflashlight Lokasi.π Perkebunan Teh malasari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia. || #indoflashlight #indoflashlightjabar #indoflashlightbogor #bogor #jawabarat #indonesia #kemenpar #perkebunantehmalasari
A post shared by Indoflashlightbogor (@indoflashlightbogor) onOct 3, 2018 at 3:31pm PDT
Bentuknya yang mirip terasering dan tertata rapi merupakan peninggalan leluhur penduduk Malasari dan pemerintah kolonial Belanda. Tak heran jika, traveler yang memilih berwisata ke perkebunan ini akan takjub dengan eksotismenya. Destinasi wisata ini menjadi spot paling diincar traveler milenial.
Ada banyak spot keren untuk traveler berswafoto. Mulai dari hamparan hijau perkebunan teh, hingga kemegahan Gunung Salak dan Gunung Gede. Berada di dataran tinggi perkebunan teh ini, Anda dapat menikmati dua gunung fenomenal ini di Bogor.
[Baca juga : "Beginilah Kisah Kawasan Pecinan Temanggung"]
Karena perkebunan teh ini termasuk peninggalan Belanda, tidak heran jika di sana Anda juga akan menemukan beberapa peninghalan yang cukup tua seperti Pendopo Boepati 1947. Pendopo ini merupakan cikal bakal Pemerintahan Kabupaten Bogor.
Desa Wisata Malasari merupakan jantungnya Halimun, merupakan desa yang memiliki kekayaan biodiversitas tertinggi di Pulau Jawa. Untuk mencapai perkebunan teh Malasari, traveler harus melewati Gerbang Taman Nasional Halimun. Anda harus berhati-hati, sebab jalan untuk menuju ke sini agak berbatu dan berkelok. Tetapi juga sudah berada di perkebunan, akan terbayar dengan pemandangan kebun teh yang memesona. (Sumber: Artikel inews.id Foto vakansinesia.com)
...moreTripTrus.Com - Tahun baru tinggal menghitung hari, nih! Banyak di antara kalian yang mungkin berencana untuk merayakan malam tahun baru di Bali. Itu adalah pilihan yang tepat karena Pulau Dewata memang memiliki sederet spot ciamik yang menjadi lokasi penyelenggaraan pesta untuk menyambut malam pergantian tahun.
Pssst, beberapa pesta itu akan menghadirkan musisi-musisi ternama, lho. Kalau mau tahu, ayo simak dulu informasi penting ini!
1. Atlas Beach Fest
View this post on Instagram
A post shared by Aditya Dimas Prasetyo (@adityadimas68)
Siapa yang ingin berpesta ria di pinggir pantai selama tiga hari, dari 30 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023, bareng belasan musisi? Yuk, datang ke Holyfest: New Year New Hope. Acara ini akan digelar di Atlas Beach Fest khusus untuk merayakan malam tahun baru. Enggak tanggung-tanggung, ada empat panggung spesial yang disiapkan untuk memberikan pengalaman terbaik buat kamu.
Jadi, bersiaplah untuk nyanyi bareng Krewella, Timmy Trumpet, Kshmr, Niki, Clean Bandit, Fiersa Besari, Lyodra, Vierratale, dan masih banyak lagi. Siapkan juga kostum dan outfits terkece karena akan ada OOTD Competition dan Costume Competition.
2. Garuda Wisnu Kencana
View this post on Instagram
A post shared by Indra Ardiaputra (@pakindro)
Menghabiskan liburan akhir tahun di Bali, sempatkan mampir ke Garuda Wisnu Kencana! Tepat pada saat malam pergantian tahun, kamu dapat ikut seru-seruan di Bali Countdown 2023. Acara ini akan menampilkan pertunjukan kembang api musikal pertama dan terbesar di Bali.
Selain itu, ada banyak musisi papan atas yang bakal tampil. Sebut saja Sheila on 7, Kahitna, Ungu, Navicula, Dialog Dini Hari, dan lainnya. Sebelum nonton penampilan mereka, kamu bisa isi energi dulu sambil icip-icip aneka makanan di Pasar Kuliner.
3. Finns Beach Club
View this post on Instagram
A post shared by Raymond Howe (@raymaxhowe)
Penyuka electronic music, ayo merapat ke Pulau Dewata saat malam tahun baru. Di salah satu beach club di Canggu, Finns Beach Club, akan ada pertunjukan spesial dari sederet DJ ternama dunia. Ada yang bisa nebak atau mungkin sudah sempat dengar sekilas tentang Finns New Years Eve 2023? Mereka adalah Diplo, Gorgon City, Hayden James, dan Elderbrook.
4. Savaya
View this post on Instagram
A post shared by Glamor And Luxury (@glamorandluxury)
Kamu merasa sudah terlalu sering menghabiskan pesta tahun baru di tengah kota? Kali ini, kamu mau sesuatu yang beda? Ada rekomendasi bagus, nih. Kamu bisa menghabiskan malam tahun baru di Savaya, salah satu beach club yang punya pemandangan hutan Uluwatu dan berlatar belakang Samudera Hindia. Mantap banget, kan?
Eits, itu baru keistimewaan pertama. Pada 31 Desember 2022 nanti, kamu juga bisa menikmati penampilan salah satu musisi pemenang Grammy Award. Dia adalah DJ sekaligus penulis lagu, Black Coffee. Yuk, segera ajak teman, keluarga, atau pasanganmu untuk menikmati momen langka ini!
[Baca juga : "Simak 5 Tips Hadiri Event Tahun Baru 2023 Berikut!"]
5. Sundays Beach Club
View this post on Instagram
A post shared by iqafadzul• (@ah.wanderlust)
Menghabiskan malam pergantian tahun di tepi pantai sambil mendengarkan alunan musik dan melihat api unggun, itulah pengalaman yang akan kamu dapatkan kalau datang ke NYE Beach Festival. Event ini akan digelar pada 31 Desember 2022 di Sundays Beach Club, Bali.
Selain keseruan yang sudah disebutkan tadi, di pesta malam tahun baru di Bali ini, kamu juga bisa menikmati pertunjukan fire dancers, water drum performance, dan pesta kembang api tepat saat tengah malam. Lengkap banget, kan? Itulah tadi lima rekomendasi tempat untuk merayakan malam tahun baru di Bali. Masing-masing tempat menawarkan pemandangan, aktivitas, ambience, dan line-up musisi yang berbeda. Kamu tinggal pilih sesuai seleramu.
Supaya kamu dan semua orang yang datang ke event tersebut tetap nyaman dan aman di tengah kerumunan, pihak penyelenggara melangsungkan acara dengan memperhatikan protokol kesehatan. Kamu sendiri juga harus tetap pakai masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan secara berkala, ya! (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto @sumberkimabeach)
...moreSelain memiliki pantai-pantai yang eksotis, Banyuwangi juga memiliki beberapa air terjun indah nan permai yang letaknya bersembunyi di balik kaki gunung dengan pepohonan rimbun. Air Terjun Antogan salah satunya, destinasi wisata ini menjadi salah satu pilihan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten paling timur dari Pulau Jawa ini.
Begitu tiba di air terjun ini, mata pengunjung langsung dimanjakan oleh pemandangan jernihnya air yang jatuh dari ketinggian sekitar 7 meter. Suasana sejuk juga begitu terasa di sekitar lokasi air terjun ini. Perasaan tenang dan santai menjadi momen menyenangkan apalagi saat kaki kita merasakan kesejukan air terjun ini.
Air Terjun Antogan terletak di Dusun Krajan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Air terjun di kawasan ini berasal dari mata air Longon di Kaki Gunung Raung. Selain air terjun, di kawasan ini juga terdapat tempat pemandian Antogan Indah yang dapat menjadi alternatif bagi pengunjung sehabis menikmati sejuknya Air Terjun Antogan.
Konon Air Terjun Antogan dahulu dijadikan tempat bertapanya Pangeran Jogo Pati atau lebih dikenal dengan nama Pangeran Jogo Pati. Selain itu, kawasan sekitar air terjun ini dahulu juga digunakan para pejuang untuk bersembunyi sambil terus melawan penjajah Belanda. Banyaknya lorong persembunyian yang berada di antara batu-batu besar menjadi tempat yang aman untuk bersembunyi. Antogan sendiri berasal dari kata Pesantogan, yang berarti tempat berkumpul.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Sebagai Ibu Kota Indonesia, Jakarta menjadi salah satu magnet tersendiri untuk dikunjungi oleh para traveller. Di kota metropolitan ini, kamu tak hanya bisa menikmati pemandangan gedung gedung pencakar langit saja, namun kamu juga bisa menikmati ragam wisata yang ada. Seperti salah satunya wisata bangunan bersejarah yang sangat seru untuk dijelajahi.
"Selain bersejarah, bangunan bersejarah ini pun terkenal sebagai destinasi yang murah dan mempunyai spot yang Instagramable banget."
Jadi, kamu nggak perlu takut isi dompet akan terkuras dan tentunya masih tetap bisa mengabadikan momen dengan background yang ciamik. Penasaran dengan destinasi tersebut? Berikut 5 destinasi wisata bangunan bersejarah di Jakarta yang Instagramable!
1. Museum Fatahillah
Hari ini berkunjung ke museum Fatahila dengan tiket masuk 5K untuk dewasa 2K untuk pelajar atau anak anak kita dapat melihat sejarah Batavia Ayo jelajah museum #arch #architecture #bangunanbersejarahindonesia #cityscape #iphoneography #iphonephotography #instacanvas #hdr #hdrama #hdrphoto #jakarta #jakartaphotoclub #kotatua #museum #museumfatahillah #snapseed #urbanlandscape #urbanphotography
A post shared by Pri A (@pria16) onJan 6, 2018 at 8:55pm PST
Museum Fatahillah yang memiliki nama resmi Museum Sejarah Jakarta, merupakan sebuah museum yang terletak di Kawasan Kota Tua Jakarta. Gedung yang awalnya adalah balai kota Batavia ini dibangun pada tahun 1707-1712 atas perintah Gubernur Jendral Joan Van Hoorn dan menyerupai Istana Dam yang berada di Amsterdam.
Museum ini terdiri atas bangunan utama dan beberapa bagian lainnya yang mempunyai fungsi masing-masing pada masanya. Dan kini, Museum Fatahillah dijadikan sebagai museum bersejarah yang memiliki banyak acara reguler serta acara lainnya untuk menghidupkan kembali kehidupan serta aktivitas-aktivitas di sekitarnya. Mulai dari menampilkan banyak tarian, peragaan busana, parade mobil vintage, festival makanan, dan lain-lain.
Tak hanya itu, di sini kamu juga bisa menemukan banyak spot foto terbaik dengan bertemakan old & vintage. Banyak dari masyarakat Jakarta atau luar Jakarta yang datang untuk foto pre-wedding, foto buku tahunan, atau sekedar berfoto dan bermain di museum ini.
2. Museum Bahari
Kids loves to seek unusual knowledge, they love the museum #maritimemuseum #kotatuajakarta
A post shared by Diana Marcella (@marcella_diana) onJan 4, 2018 at 3:46pm PST
Museum Bahari merupakan museum yang menyimpan banyak koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Marauke. Museum ini berlokasi di seberang Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta. Bangunan ini dulunya adalah gudang yang berfungsi untuk menyimpan, memilih dan mengepak hasil bumi, seperti rempah-rempah yang merupakan komoditi utama VOC yang sangat laris di pasaran Eropa.
Museum Bahari menyimpan 126 koleki benda-benda sejarah kelautan. Terutama kapal dan perahu-perahu niaga tradisional. Di antara puluhan miniatur yang dipajang terdapat 19 koleksi perahu asli dan 107 buah miniatur, foto-foto dan biota laut lainnya.
Buat kamu yang tertarik dengan wisata bahari, rasanya kamu wajib ke sini untuk mengenal sejarah bahari lebih dalam. Dan tentunya kamu masih bisa berfoto-foto dengan banyaknya spot yang instagramable!
3. Galangan VOC
Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak mau mencari sahabat . ----------- ----------- π· by : me if. ka @tamagraph thks to @kitaina.id and @jktgoodguide π . . . . #shotoniphone #explorejakarta
A post shared by #CANGKIRSEBE (@madmusss) onSep 29, 2017 at 6:38am PDT
Galangan VOC masih ada di Kawasan Kota Tua Jakarta, tepatnya di dekat Pelabuhan Sunda Kelapa. Bangunan yang pernah digunakan sebagai kantor pusat kegiatan perusahaan dagang Hindia Belanda, VOC ini diperkirakan dibangun pada tahun 1628.
Dulunya, galangan kapal ini dijadikan tempat menyimpan dan memperbaiki kapal-kapal besar yang akan berlayar ke perairan terbuka selama berbulan-bulan atau bahkan tahunan. Selain kapal besar, terdapat pula kapal-kapal kecil yang dibuat di sini. Pada masanya, Galangan VOC menjadi suatu bandar terpenting di Asia dan pendukung bagi jaringan niaga sedunia yang menggunakan kapal layar.
Galangan VOC sempat direncanakan ingin dirubuhkan, namun rencana tersebut tidak terlaksana karena bangunan ini merupakan cagar budaya. Dan konon katanya, bangunan ini sekarang jadi restoran. Penasaran dengan setiap sudut bangunan ini? Langsung aja kunjungi dan cari spot terbaik untuk foto!
4. Pelabuhan Sunda Kelapa
kalo jalan sama anak lakik ya gini, manjat manjat ππ . . . . . . . . . in frame: @carlosteezo @axel_naga @kevinsinaga7 . . . . . . . #harbour#harbourlife#harbourcity#port#citylife#dock#coast#jakarta#jakartaphotography#portrait#lifeportrait#harbourviews#travel#explorejakarta#enjoyjakarta#whywhiteworks#InfoJakarta#scenery#urbancity#instajakarta#urbanphotography#urbanstyle#urbanexploring#urbanscape#streetphotography#container#petikemas#instajakarta#instadaily#pelabuhansundakelapa
A post shared by Lulu Napitupulu (@carouselcaroline) onJan 7, 2018 at 7:48am PST
Layaknya pelabuhan pada umumnya, di Pelabuhan Sunda Kelapa kamu dapat menikmati sisi bahari Indonesia. Pasalnya selain dapat mengambil foto dengan background laut maupun kapal-kapal yang bersandar, kamu juga bisa melihat aktivitas dan kegiatan nelayan serta warga sekitar yang sedang bekerja. Pelabuhan Sunda Kelapa memang menjadi daya tarik utama para traveller yang mengunjungi Kawasan Kota Tua Jakarta.
Selain mendapat wisata bangunan bersejarah, di pelabuhan ini kamu juga bisa menyewa jasa sampan milik para nelayan. Dengan sampan yang disewakan ini, kamu dapat berkeliling sembari menikmati suasana yang ditawarkan Pelabuhan Sunda Kelapa. Biaya sewanya pun tergolong murah, sekitar 50 ribu rupiah saja.
Dan kalau kamu pintar mengambil angle foto, kamu dapat mendapatkan banyak foto menarik, mulai dari suasana pantai utara Jawa, sisi unik kapal pinisi hingga aktivitas bongkar muat barang yang terjadi di sini.
5. Gedung Arsip Nasional
"Jangan mengharapkan bangsa lain respek terhadap bangsa ini, bila kita sendiri gemar memperdaya sesama saudara sebangsa, merusak dan mencuri kekayaan ibu pertiwi " - Bung Hatta - Like this quote #begrateful #godisgood #indonesiahebat #indonesianheritage #budayaindonesia #respectandhonor #iloveournation #iloveindonesia #museumarchitecture #gedungarsipnasional #unityindiversity #indonesiaberkarya #kitaindonesia #pedulibangsaku #portraitphotography #vintage #vintagephotography #indonesiantourism #artphotography #streetstyle #meninstyle #fashionman #instavsco
A post shared by anggaborne (@anggaborn) onOct 18, 2017 at 4:38am PDT
Gedung Arsip Nasional dibangun pada tahun 1760 oleh Reiner de Klerk (1710-1750), selain sebagai arsitek gedung ini Reiner de Klerk juga tercatat sebagai gubernur jendral VOC pada tahun 1777. Awalnya sebelum dijadikan museum, gedung ini berfungsi sebagai tempat peristirahatan Reyner de Klerk.
Seiring berjalannya waktu, Gedung Arsip Nasional silih berganti fungsinya, mulai dari panti ashuan, Departemen Pertambangan, sampai yang terakhir dijadikan museum. Bahkan tak sedikit yang menjadikan Gedung Arsip Nasional sebagai tempat resepsi dan akad pernikahan.
Dengan interior dan benda-benda antik di dalamnya, Gedung Arsip Nasional patut menjadi cagar budaya sejarah Indonesia. Dan tentunya, buat kamu yang hobi foto-foto bergaya old & vintage, gedung ini merupakan salah satu rekomendasi destinasi wisata bangunan bersejarah yang wajib kamu kunjungi. (Sumber: Artikel goersapp.com, Foto Amieykha)
...moreTripTrus.Com - Subang memiliki potensi daya tarik yang tidak kalah dari Bandung maupun Lembang. Kabupaten di sisi utara Bandung ini menawarkan destinasi yang lengkap mulai dari gunung hingga pantai. Dengan kekayaan potensi alamnya tersebut, akan ada banyak destinasi wisata Subang yang mungkin akan menjadi tren wisata selanjutnya.
Nah berikut ini adalah 6 rekomendasi tempat wisata Subang terbaik yang bisa kamu jadikan referensi destinasi selama liburan.
1. Bukit Pamoyanan
View this post on Instagram
A post shared by π·ββ & π·βπΊ Pβeβnβdβaβkβiβ Cβiβlβiβk (@rioriuadventure)
Mencari tempat camping yang asyik untuk menikmati sunrise di Subang? Bukit Pamoyan bisa jadi pilihan. Dari atas bukit ini kamu bisa menikmati panorama matahari terbit lengkap dengan lautan awan yang apik. Dengan keindahan tersebut tidak heran jika setiap sore mulai banyak tenda yang berdiri memenuhi kawasan puncak. Sambil bersantai di dalam tenda, kamu bisa menikmati pemandangan malam bertabur bintang dan matahari terbit saat fajar tiba. Tiket masuk kawasan bukit ini juga tidak terlalu mahal, hanya sekitar Rp5.000,00 per orang.
2. Curug Cileat
View this post on Instagram
A post shared by Iman (@_kopites_man)
Tersembunyi di balik hutan dan persawahan, pesona keasrian dari Curug Cileat ini benar-benar sangat terjaga seperti Air Terjun Grojogan Sewu. Tingginya yang mencapai 100 meter lebih ini membuat objek wisata ini menjadi air terjun tertinggi di Subang. Bahkan saking tingginya, dari jauh kamu sudah bisa merasakan segarnya hembusan embun air terjun yang terbang tertiup angin. Untuk menuju kawasan air terjun ini, kamu harus melewati jalan panjang menyusuri sungai dan hutan.
Lelah selama perjalanan akan langsung terbayarkan saat sudah tiba di lokasi karena pemandangannya sangat menawan. Alamat persis dari air terjun ini berada di daerah Cibogo, Cupunagara, Gardusayang, Cisalak, Subang. Tempat ini buka selama 24 jam namun waktu terbaik berkunjung tentu saja saat pagi hari.
3. Pantai Cirewang Indah
View this post on Instagram
A post shared by SUBANG INFO (@subang.info)
Berlokasi di desa Pangarengan, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pantai Cirewang Indah yang diresmikan pada tahun 2013 silam adalah pantai dengan tanah timbul yang saat ini luasnya sekitar 500 meter persegi. Pantai ini dikenal dengan pohon-pohon bakau yang mencegah abrasi. Salah satu destinasi wisata di Subang ini tak hanya menawarkan pemandangan laut lepas, tapi juga Teluk Sidaon di mana terdapat banyak kepiting. Tak heran, penduduk sekitar sering memancing di teluk tersebut. Untuk berjalan-jalan di sekitar pantai ini tidak dikenakan biaya, namun jika kamu ingin menaiki perahu maka harga sewanya adalah Rp15.000.
4. Kebun Teh Ciater
View this post on Instagram
A post shared by Arif Tesgi (@semuakegemaran)
Untuk kamu yang suka berburu sunrise, jangan lewatkan destinasi wisata di Subang yang satu ini: Kebun Teh Ciater. Kebun teh ini tidak memiliki jam operasional sehingga kamu bisa berkemah di tempat yang disediakan di kawasan kebun teh atau stand by mulai pukul 04.00 WIB untuk “mengejar” matahari terbit. Setelah menikmati hangatnya mentari dengan semilir angin perkebunan yang sejuk, kamu bisa mengelilingi perkebunan dan mengunjungi pabrik teh untuk melihat langsung proses pengolahan daun teh. Biaya masuk kawasan ini terjangkau yaitu Rp5.000 per orang.
5. Curug Sadim
View this post on Instagram
A post shared by Kota Subang (@kotasubang)
Curug cantik yang wajib kamu kunjungi di Subang adalah Curug Sadim. Keindahan dari air terjun setinggi 10 meter ini tidak jauh berbeda dengan salah satu tempat wisata Kuningan terkenal, Curug Putri Palutungan.
Air terjun ini mempunyai kolam-kolam kecil di sepanjang aliran sungainya yang bisa kamu jadikan tempat bermain air. Tempat ini juga menyediakan area camping yang nyaman dengan suasana sejuk khas perkebunan teh.
Tempat tujuan wisata dengan tiket masuk yang sangat terjangkau ini menjadi salah satu lokasi favorit warga Subang dan sekitarnya untuk piknik. Jika tidak mau camping, kamu hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp12.5000,00 saja.
Lokasi curug sadim ini sendiri berada di daerah Cicadas, Sagalaherang, Subang. Kamu bisa mengunjungi curug Sadim antara pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap harinya.
[Baca juga : "6 Destinasi Wisata Lampung Barat Paling Hits Untuk Dikunjungi"]
6. Desa Wisata Cibuluh Subang
View this post on Instagram
A post shared by GenPI Subang (@genpisubang)
Di Kabupaten Subang terdapat sebuah desa yang memiliki panorama dan fasilitas yang amat lengkap layaknya surga yang tersembunyi. Desa tersebut bernama Cibuluh. Desa Cibuluh sendiri terletak di ketinggian 650 meter di atas permukaan laut sehingga masuk kategori wilayah pegunungan.
Desa Cibuluh yang terletak di Kabupaten Subang tersebut memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Desa dengan luas total wilayah 563.298 Ha, tersebut memiliki fasilitas seperti persawahan, perkebunan, pemakaman, perkantoran, klinik, puskesmas dan prasarana umum lainnya.
Desa dengan pemandangan yang luar biasa tersebut juga dikenal dengan beragam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), mulai dari makanan hingga peralatan berbahan dasar bambu yang biasa dipakai oleh masyarakat sekitar untuk memasak, menjemur pakaian, alat musik hingga hiasan rumah. (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto @sanusi_uchiha)
...moreTripTrus.Com - Berkunjung ke Lasem, Anda akan disambut oleh suasana kampung Pecinan dan menarik kita ke abad 16. Sebagai kota yang kerap disebut sebagai “Tiongkok kecil”, Lasem hadir dengan peninggalan kelenteng serta rumah – rumah berarsitektur Tionghoa dan Indis. Salah satu bangunan kuno yang menarik untuk jadi destinasi Anda saat mengunjungi Lasem adalah Rumah Tegel. Bangunan tua di Jalan Raya Lasem ini terletak di samping Masjid Jami Lasem. Untuk masuk ke rumah ini kita harus melalui lorong menuju halaman belakang Rumah Tegel Lasem.
Foto: bayuwinata.wordpress.com
Menjejak kaki di rumah ini Anda akan merasakan suasana asri nan rindang dengan taman yang luas. Rumah berarsitektur Indis ini dulunya milik seorang Kapitan Lasem bernama Lie Thiam Kwie, yang merupakan seorang pengusaha tegel. Di halaman belakang terdapat pabrik yang telah berdiri sejak tahun 1910. Di sisi selasar belakang rumah masih terdapat beberapa contoh tegel yang diproduksi oleh Rumah Tegel serta furnitur – furnitur antik yang mempercantik ruangan. Terpajang juga foto mendiang pemilik pabrik tegel, Lie Thiam Kwie. Semua pernak - pernik yang terpajang di sini seolah menjadi narasi kejayaan pabrik ini.
Rumah Tegel Lasem dahulu sangat terkenal dan kerap mengirimkan tegel-tegel ke wilayah Rembang, Juwana, Pati, Blora, Surabaya, Semarang dan Kudus. Stasiun Lasem pun menggunakan pabrik hasil produksi dari Rumah Tegel Lasem. Pabrik tegel ini menggunakan mesin yang didatangkan langsung dari Leipzig, Jerman. Oleh sebab itu, merek dagang dari pabrik Lie Thiam Kwie adalah LZ.
Foto: tumblr.com
Seiring berjalannya waktu, permintaan untuk tegel kian berkurang. Kondisi pabrik pun kian memprihatinkan. Kini, pabrik tegel legendaris dari Lasem ini harus beralih fungsi menjadi pabrik paving block karena kalah bersaing dengan keramik. Rumah Tegel Lasem hadir untuk mewakili sisa kejayaannya di masa lampau. (Sumber: Artikel suara.com Foto hellosemarang.com)
...moreTripTrus.Com - Masuk bulan Oktober 2023, di Wonosobo ada banyak acara seru yang bakal ada nih. Beberapa acara yang lagi hypes di Wonosobo udah dijepret dalam Calender of Event 2023.
Jadi, gini ceritanya, Pemkab Wonosobo udah sukses banget ngeramein beragam acara seru di bulan Juli dan Agustus sebelumnya.
View this post on Instagram
A post shared by πΈπ§ππ«ππs Van Mamatt77 (@andreasjulian77)
Tahun ini, mereka punya sekitar 51 acara, yang ada yang lokal juga ada yang nasional. Dari semua acara itu, ada beberapa yang paling ditunggu, kayak rangkaian perayaan Hari Jadi Wonosobo, acara seni, event olahraga, konser keren bareng Denny Caknan, sampe acara Java Ballon Attraction yang pada Agustus lalu bener-bener berhasil bikin heboh.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, si Agus Wibowo, cerita nih, mereka ngeluarin Calender of Event 2023 Kabupaten Wonosobo ini buat ngasih tau semua orang tentang acara seru di tahun 2023.
[Baca juga : "Dereten Event Wisata Di Yogyakarta Pada Oktober 2023, Catat!"]
Dia berharap banget biar masyarakat pada tahu jadwal acaranya dan bisa nambahin kunjungan wisata ke Wonosobo. Kan, semakin banyak pengunjung, semakin rame juga usaha-usaha kecil, ekonomi kreatif, dan hotel-hotel di sana.
Nah, diambil dari akun Instagram Disparbud Wonosobo, ini dia sebagian acara seru yang bakal digelar di Wonosobo pas bulan Oktober 2023:
Gebyar Promo Pariwisata
Festival Desa Wisata
Jambore Pokdarwis
Sindoro Sumbing Duathlon dan Mini Triathlon (27-28 Oktober 2023)
Seru banget, kan? Jangan sampe ketinggalan, guys! (Sumber Foto @hoeiscycling)
...moreTripTrus.Com - Sebagai kota dengan tingkat heterogen yang sangat tinggi, Jakarta menyimpan begitu banyak tempat ibadah bersejarah, yang tersebar di berbagai kawasannya. Terutama bagi Umat Islam, terdapat beberapa masjid yang menjadi tonggak sejarah keberadaan agama ini di Jakarta.
Masjid tersebut telah menjadi saksi perjalanan Umat Muslim di Jakarta selama puluhan bahkan ratusan tahun. Meski pada perkembangannya sudah melalui renovasi, tapi keberadaannya belum tergoyahkan sebagai lokasi ibadah.
1. Masjid Almakmur Cikini
Masjid Almakmur dibangun pada 1860 dan menjadi salah satu masjid tertua yang ada di Jakarta. Sempat mengalami sengketa tanah dengan pemerintah kolonial Belanda, masjid Almakmur Cikini akhirnya diresmikan berdiri oleh Agus Salim pada 1932 dan diperlebar ke belakang pada 1962 menyerupai bangunan aslinya.
2. Masjid Istiqlal
Meski bukan termasuk salah satu masjid tertua di Jakarta, namun Masjid Istiqlal mempunyai sejarah unik seputar pendiriannya. Masjid Istiqlal dibangun atas prakarsa beberapa tokoh nasional, seperti Agus Salim dan Wahid Hasyim.
Masjid yang dibangun sebagai simbol kemerdekaan RI ini merupakan masjid terbesar yang ada di Asia Tenggara. Uniknya, Masjid Istiqlal dibangun oleh arsitek keturunan Batak bernama Frederich Silaban yang justru beragama Kristen.
[Baca juga : "4 Tradisi Unik Di Indonesia Menyambut Ramadan"]
3. Masjid Luar Batang
Masjid yang berlokasi di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara ini memiliki sejarah yang panjang. Dibangun pada 1756, masjid ini awalnya hanya berbentuk mushala kecil. Bangunan Masjid Luar Batang terpengaruh budaya Tiongkok, India, dan Arab.
Pengaruh ini tak lepas dari peran Jakarta Utara sebagai kota pelabuhan dan tempat singgah orang-orang dari berbagai latar belakang etnis dan negara. Di awal tahun 2000, Masjid Luar Batang diresmikan sebagai bangunan cagar budaya yang dilindungi pemerintah. (Sumber: Artikel liputan6.com Foto @fakhmizakky)
...more