Pacu kuda bogi atau pacu kuda menggunakan kereta joki sampai saat ini masih sering di pertandingkan di Solok, Sumatra Barat. Meski pesertanya sudah jauh berkurang, beberapa daerah yang masih memiliki kuda bogi seperti Sawahlunto, Padang, Solok, Agam, Bukittinggi, serta Payakumbuh tidak pernah absen dalam setiap pertandingan. Ini guna mempertahankan keberadaan pacu kuda bogi agar tidak punah.Pacu kuda bogi berbeda dengan pacu kuda biasa. Bila biasanya joki menggunakan pelana di punggung kuda, namun kuda bogi memakai kereta roda dua. Pacu kuda bogi sudah dikenal di Minangkabau sejak zaman Belanda. Dulunya, kereta bogi biasa dipakai bangsawan Belanda atau pejabat-pejabat pemerintahan di zaman itu.
Sumber:http://news.liputan6.com/read/ Foto:http://www.tabloidbijak.com/2015/09/pacuan-kuda-di-paguh-duku-kecamatan-vii.html
...moreTripTrus.Com - Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh meluncurkan sebanyak 101 event wisata selama tahun 2022. Peluncuran itu digelar di gedung Amel Convention Hall, Banda Aceh.
101 event wisata yang dikemas dalam Khazanah Piasan Nanggroe 2022 itu meliputi wisata berbasis alam, budaya dan sejarah. Dengan jumlah event yang terbilang banyak ini diharapkan bisa memperkuat posisi Aceh sebagai destinasi wisata yang patut diperhitungkan di Indonesia. Dari jumlah itu, tiga event wisata unggulan Aceh masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 Kemenparekraf, yakni Aceh Festival Ramadhan, Aceh Culinary Festival, dan Aceh Perkusi.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Lasqi Aceh Official (@dpw.lasqiaceh)
Salah satunya terpilih dalam Top Ten KEN 2022, yakni Aceh Culinary Festival yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin meyakini semakin banyak atraksi wisata, akan mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Rencong. Apalagi atraksi wisata tersebut juga akan dikemas dengan semenarik mungkin, agar wisatawan bisa betah dan bertahan lama di Aceh.
"Tahun ini Khazanah Piasan Nanggroe akan menampilkan 101 event wisata dan budaya yang merupakan hasil kurasi event-event berkualitas pengajuan dari 23 kabupaten/kota," kata Kadisbudpar Aceh Jamaluddin, selaku ketua panitia kegiatan. Menurut Jamaluddin, peluncuran Khazanah Piasan Nanggroe dan Festival The Light Of Aceh hari ini sebagai momentum kebangkitan industri dan promosi pariwisata di Aceh untuk pemulihan ekonomi masyarakat.
Sebelumnya, Khazanah Piasan Nanggroe 2022 atau yang selama ini dikenal sebagai Kalender of Event (CoE) merupakan kolaborasi Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh dan pemerintah kabupaten/kota serta instansi lainnya. “Event Khazanah Piasan Nanggroe dilandasi pada prinsip pembangunan keberlanjutan yakni meningkatkan kunjungan wisatawan, memberdayakan ekonomi lokal, dan memberikan dampak positif pada ekonomi, sosial, budaya, serta lingkungan,” katanya.
Aktivitas penyelenggaraan event dalam masa pandemi ini, kata Jamaluddin harus dilakukan dengan kombinasi online dan offline, adaptif dan inovatif, mengedepankan protokol kesehatan serta menerapkan CHSE atau 4K, yakni kesehatan, kebersihan, keamanan, dan kelestarian lingkungan. “Semakin banyak jumlah atraksi wisata akan semakin berkembang destinasi baru di Aceh, dan semakin terbukanya Aceh kepada wisatawan sebagai destinasi yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyambut baik agenda wisata di Aceh setelah sempat terhenti karena pandemi Covid-19. Meskipun sempat mengalami penurunan jumlah kunjungan wisatawan, Gubernur Nova yakin, tahun ini semangat wisata Aceh kembali bergeliat. Untuk itu, Pemerintah Aceh bergerak cepat menyusun event wisata semenarik mungkin agar mampu mendatangkan wisatawan domestik dan mancanegara untuk bisa berkunjung ke Aceh.
[Baca juga : "Pengamat: Pariwisata Indonesia Perlahan Bangkit Seiring Libur Lebaran"]
“Aktivitas wisata kita sempat mengalami penurunan akibat pandemi, namun kita harus yakin, tahun ini pandemi bisa mereda dan geliat wisata kembali bergeliat dan normal,” ujar Gubernur saat memberikan sambutan.
Pembangunan pariwisata di Aceh, kata Gubernur, juga mendapat prioritas untuk dikembangkan melalui tiga komponen yaitu Aksesbilitas, Amenitas dan Atraksi. Ia berharap masyarakat dunia bisa mengambil momentum ini untuk bisa mengenal lebih dekat wisata, seni dan budaya Aceh.
“Ini seperti perintah Presiden, kita harus melakukan pemulihan ekonomi nasional melalui pintu-pintu industri pariwisata,” ujar Gubernur Aceh, sekaligus meluncurkan Khazanah Piasan Nanggroe 2022 dan Festival The Light Of Aceh. (Sumber: Artikel acehprov.go.id Foto @riza_azhari)
...moreTripTrus.Com - Singkawang nih, gengs, kota yang punya vibes beda banget! Lo tau gak, ini kota dengan penduduk etnis Tionghoa paling banyak di Indo, sampe 42% dari total penduduknya! Gila gak tuh?
Jadi gini, setiap Cap Go Meh, kota ini rame banget sama parade mistis yang seru abis. Cap Go Meh itu apa sih? Ini tuh puncaknya perayaan Imlek, geng. Biasanya di tanggal 15 bulan pertama kalender Tionghoa, atau dua minggu abis Tahun Baru Imlek. Acara utama? Arak-arakan Tatung keliling kota! Lo bayangin, Tatung ini tuh kayak dukun yang katanya dirasuki roh dewa atau leluhur baik. Mereka ini bakal jalan kaki atau ditandu sambil pamerin atraksi-atraksi gokil.
View this post on Instagram
A post shared by Pesona Kalimantan (@pesona.kalimantan)
Eh, lo jangan salah, Tatung gak asal sembarang orang. Sebelum ikut parade, mereka wajib puasa 3 hari dulu biar badannya suci. Trus ada ritual di klenteng yang dipimpin pendeta buat manggil roh, minta izin dulu ke Dewa Toa Pek Kong. Konon katanya, Tatung ini punya kekuatan supranatural, bahkan bisa nyembuhin orang sakit. Jadi pas mereka diarak keliling pusat kota, vibes-nya tuh mistis tapi nagih!
[Baca juga : "Jalur Pendakian Ditutup? Ini Alasan Dan Info Penting Buat Lo!"]
Nah, pas parade, atraksinya bikin merinding tapi lo tetep gak mau kelewatan. Tatung-tatung ini ada yang ditandu kayak saudagar Tionghoa zaman dulu, ada juga yang jalan kaki sambil diuji kekebalannya pake benda tajam. Serem sih, tapi auranya keren banget, asli! Katanya mereka kebal karena roh dewa yang ngerasuki tubuh mereka.
Singkawang jadi kota dengan Cap Go Meh paling gede se-Indonesia, bahkan udah mendunia! Jadi buat lo yang belum pernah, ini wajib banget masuk bucket list! Psst, vibes-nya tuh gak cuma mistis tapi juga seru banget buat konten, geng. (Sumber Foto @mtbudianto)
...moreTripTrus.Com - Puasa Ramadhan biasanya membuat orang jadi lebih malas beraktivitas. Namun bukan berarti kamu harus terus bermalas-malasan di rumah. Ada banyak tempat wisata seru yang bisa kamu kunjungi selama bulan puasa.
Tak hanya sekadar destinasi jalan-jalan, beberapa lokasi tersebut bahkan memiliki latar belakang sejarah dan religi yang kaya. Hitung-hitung sembari berwisata, kamu juga bisa menambah pengetahuan tentang agama.
Penasaran? Yuk, kita simak daftar tempat wisata seru yang bisa dikunjungi selama Ramadhan.
1. Masjid Ampel
[ jumatan ] . Sudut pandang manusia berbeda beda, benar menurut kita belum tentu benar menurut orang lain. Saling menghargai pendapat satu sama lain mungkin sedikit solusi dan akan lebih baik. Ojok lali jumatan, awas sandal awas sandal wkwkwk. __________ . Foto teko @yusufampelpart - Happy Jum'ah - #Jum'ah #Ramadhan #ampel #masjidampel #masjidampelsurabaya #ampelsurabaya #Menujuramadhan
A post shared by Surabaya Punya Cerita (@surabayapunyacerita) onApr 26, 2018 at 8:36pm PDT
Masjid yang terletak di Surabaya ini sangat ramai dikunjungi selama bulan puasa. Turis datang berbondong-bondong berbagai penjuru daerah untuk beribadah di masjid besar ini. Selain itu letaknya juga sangat dekat dengan Embong Arab, yang menyediakan beragam kebutuhan berpuasa dan ibadah seperti kurma, sarung, dan mukena.
2. Kampung Ramadhan
π Halo Bro Sis! Apakah kamu termasuk orang yang ingin keuntungan berlipat-lipat, tapi bingung harus bagaimana? Jika YA, semoga info berikut COCOKπ buat kalian semua. Ada 1200-1500 porsi takjil setiap hari πππ yang akan disediakan Kampoeng Ramadhan Jogokariyan (KRJ) Yogyakarta 2016 selama Ramadhan. Dana yang dibutuhkan cukup besar yaitu Rp 196.800.000,- untuk menyediakan 36.000 porsi selama 30 hari. Kabar gembiranya, bro sis pun dapat berpartisipasi dalam menyediakan porsi takjil di KRJ 2016. Hanya dengan Rp 7.000,- kalian sudah mendapatkan kesempatan menyumbang 1 bagian dari 36.000 porsi takjil di KRJ 2016. . “Barang siapa menjamu orang yang berpuasa maka ia akan mendapatkan pahala seperti seperti orang yang berpuasa itu tanpa dikurangi sedikitpun dari pahalanya” (HR. Tirmidzi) Jadilah salah satu dari orang-orang yang beruntung dan dilipat gandakan pahala puasanya oleh Allah SWT. Berapapun porsi yang kalian berikan akan tetap diterima π dengan cara mengirimkan dana ke: Rek. Bank Muamalat 5310065412 a.n SUDIWAHYONO CQ BIRO RT MASJID JOGOKARIYAN Konfirmasi transfer π³ ke Sdr. Rizki (+62 858-7860-3556) via WA / Telegram / Telp. Atau datang langsung π ke Masjid Jogokariyan Jl. Jogokariyan no. 36 Mantrijeron, Yogyakarta. ___________________________________________ Textπ masjidjogokariyan.com // π· @dianrockmad #makandijogja #MDJramadhan #MDJramadhan2016
A post shared by MAKANDIJOGJA™ OFFICIAL (@makandijogja) onJun 9, 2016 at 7:17am PDT
Bagi kamu yang tinggal di sekitar Yogyakarta, Kampung Ramadhan bisa menjadi lokasi pas untuk dikunjungi. Tinggal meluncur saja ke daerah Kauman, yang letaknya kurang lebih satu kilometer dari pusat kota. Kawasan ini sangat kental dengan nuansa religi, karena kabarnya pemuka agama terkenal K.H. Ahmad Dahlan dilahirkan di sini.
Di bulan-bulan biasa, kampung ini tak ubahnya seperti kampung lain di Yogyakarta. Namun begitu memasuki bulan Ramadhan, bakal ada banyak penjaja makanan dan takjil khas bulan puasa. Cocok sekali disambangi bagi yang doyan wisata kuliner.
[Baca juga : 5 Tempat Wisata Ramadhan Ini Selalu Banjir Pengunjung]
3. Masjid Raya Baiturrahman
Jak kenoe Rakan .. Tajak saweu bumoe seuramoe mekkah. Bumoe syariat Islam yang penouh dengeun para Aulia Allah. πππ #serambimekah #masjidrayabaiturrahman
A post shared by Aula Ramadani (@olarezpect) onMay 19, 2018 at 7:57am PDT
Sesuai dengan namanya, masjid ini merupakan salah satu terbesar di Aceh. Berdiri sejak 1612, Masjid Raya Baiturrahman punya arsitektur indah dan hampir mirip dengan Taj Mahal di India. Masyarakat Negeri Serambi Mekkah sangat bangga dengan masjid yang tetap kokoh berdiri meski dihantam tsunami 2004 silam.
Begitu memasuki bulan Ramadhan, Masjid Raya Baiturrahman selalu ramai. Ada banyak aktivitas yang dilakukan masyarakat setempat untuk mengisi bulan puasa.
4. Masjid Terapung
" Indahnya alam ciptaan Tuhan, Alangkah damainya ditepian pantai, Disitu terserlah kebesaranMu, Ya Allah bagi mereka yang cinta padaMu... Indahnya langit tidak bertiang, Lautan luas terbentang, Fajar dan senja silih berganti, Semuanya tunduk dan patuh padaMu " #masjidtengkutengahzaharah #masjidterapung
A post shared by ΩΨ§Ω Ω
ΨΩ
Ψ― Ψ΄ΩΩΩ (@wmshafiqwz) onMay 21, 2018 at 12:10am PDT
Bagi yang sedang berada di Makassar, Masjid terapung juga bisa dijadikan pilihan wisata bulan Ramadan. Letaknya tak jauh dari pusat kota dan sangat mudah dijangkau.
Tak hanya beribadah, banyak pengunjung sering datang ke Masjid Terapung Amirul Mukminin untuk mengagumi arsitekturnya. Apalagi bangunan unik ini dibangun di atas perairan Pantai Losari.
5. Masjid Istiqlal
Via @fahryadam Selamat bersantap sahur kawan GNFI! π΄ Lokasi : Masjid Istiqlal, Jakarta #Indonesia #GoodNews #news #beritabaik #masjidistiqlal #jakarta #GoodNewsFromIndonesia #GNFI #puasa #ramadan
A post shared by Good News From Indonesia (@gnfi) onMay 16, 2018 at 2:04pm PDT
Masyarakat Indonesia patut bangga dengan masjid yang dibangun di era kepemimpinan Presiden Soekarno ini. Karena ukurannya yang begitu besar, Masjid Istiqlal kini masuk dalam daftar salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara.
Sejumlah tamu penting kenegaraan pernah berkunjung ke masjid kebanggaan warga Jakarta ini. Mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama, adalah salah satunya. Nah, Masjid Istiqlal jadi lokasi tepat juga nih untuk wisata religi dan beribadah sambil menunggu waktu berbuka. (Sumber: Artikel banksinarmas.com, Foto flickr.com)
...moreBerwisata ke kepulauan tentu sudah biasa di negara kita yang terdiri dari 17.000 pulau. Tapi kepulauan yang seluruhnya adalah atol, cuma ada satu di Indonesia. Kepulauan ini mempunyai kawasan terumbu karang atol terbesar ketiga di dunia setelah Kwajifein di Kepulauan Marshall dan Suvadiva di Kepulauan Maladewa lho! Namanya Taka Bonerate, yang dalam bahasa Bugis mempunyai arti “hamparan karang di atas pasir”. Taka Bonerate terletak di Laut Flores bagian utara, sebelah tenggara Pulau Selayar, Sulawesi Selatan.
Berkeliling kawasan Taka Bonerate terdiri dari gugusan pulau-pulau gosong karang dan rataan terumbu yang luas dan tenggelam, serta 21 buah pulau kecil yang terbentuk dari endapan pasir dan pecahan terumbu karang. Luas total area dari atol di Taka Bonerate ini mencapai 220.000 Ha. Hanya tujuh pulau di Taka Bonerate yang berpenghuni, yaitu Rajuni Besar, Rajuni Kecil, Tarupa Besar, Latondu Besar, Jinato, Pasitallu Tengah, dan Pasitallu Timur. Penduduknya terdiri dari dua etnis utama, yaitu Bajo dan Bugis. Karena keragaman biota bawah lautnya yang harus dilindungi, kawasan Taka Bonerate ditetapkan sebagai Taman Nasional.
Di Taka Bonerate, banyak hamparan pasir timbul yang biasanya dikenal sebagai ‘gusung’, namun disebut sebagai ‘bungin’ di sana. Bungin ini akan muncul apabila air sedang surut, dan tenggelam saat air pasang. Karakteristik pulau-pulaunya sama, yaitu berpasir putih. Tidak semua pulau bisa disinggahi, karena ada beberapa pulau yang termasuk dalam zona inti, yaitu zona yang kondisinya masih asli dan belum terganggu manusia, sehingga perlu dilindungi dan dihindarkan dari berbagai macam akivitas.
Potensi terumbu karang yang cukup luas menjadikan Taka Bonerate sebagai surga penyelam. Kawasan ini mempunyai puluhan dive spot yang tersebar di seluruh kawasan. Beberapa dive spot andalan yaitu di perairan Tinabo Kecil, Pulau Tinanja, serta wall reef di Latondu dan Jinato. Petugas Taman Nasional rutin mengadakan reef check serta observasi spot-spot diving baru. Salah satu spot yang unik adalah “sumur ikan” di Taka Lamungan, berupa lubang di dalam laut dengan ratusan ikan berenang keluar masuk di dalamnya.Tidak hanya snorkeling atau diving, karena di Taka Bonerate kita juga bisa berpartisipasi dalam melestarikan lingkungannya. Ada beberapa program, seperti penanaman pohon di Pulau Tinabo, transplantasi terumbu karang, serta ikut serta dalam pelepasan penyu ke laut. Kita akan diminta memberikan donasi dalam jumlah tertentu jika ingin mengikuti program-program tersebut. Donasinya tentu saja akan digunakan demi kelestarian alam Taka Bonerate.
Pulau Tinabo
Letak Pulau Tinabo cukup strategis, yaitu di tengah kawasan Taka Bonerate. Pulaunya kecil, dan dikelilingi oleh pantai berpasir putih serta air laut yang jernih. Karena itulah Pulau Tinabo menjadi pusat wisata di kawasan Taka Bonerate, dan satu-satunya pulau yang memiliki fasilitas resort serta dive centre. Dermaga dan resort di Tinabo menghadap ke arah barat, sehingga pengunjung disuguhi oleh pemandangan sunset yang cantik setiap harinya. Mau lihat sunrise? Tinggal jalan saja 5 menit ke bagian belakang pulau yang menghadap ke arah timur.
Tinggal di Tinabo yang definitely in the middle of nowhere dan tidak berpenghuni, bakal bikin kamu serasa punya pulau pribadi. Butuh waktu kurang dari satu jam untuk mengelilingi pulau ini. Pulau tetangga yang berpenghuni jaraknya sekitar 45 menit dengan kapal motor. Karena enggak ada polusi dan minim cahaya, kalau malam hari bintang-bintang dan milky way kelihatan sangat jelas. Stargazing is a must!
Bagi penikmat pemandangan bawah laut, kita bisa melakukan beach entry untuk diving ataupun snorkeling di halaman depan pulau. Di sekeliling Pulau Tinabo ini ada beberapa titik penyelaman, seperti Ibel Orange yang mempunyai gundukan karang membentuk bukit di bawah laut, Softcoral Point yang didominasi oleh soft coral, serta Kampung Nudi yang terkenal sebagai tempat ngumpulnya si imut nudibranch. Selain itu, hanya di Tinabo kita bisa bermain-main dengan puluhan baby shark yang berenang bebas di pinggir pantai depan resort!
Pulau Selayar
Selayar biasa dijadikan tempat transit bagi yang mau berkunjung ke Taka Bonerate. Tapi jangan hanya transit tanpa ke mana-mana, karena Selayar punya pantai-pantai dan dive spot yang ciamik! Coba menyeberang ke Pulau Pasi Gusung di sebelah barat Selayar. Di pulau tersebut ada beberapa dive spot serta pantai pasir putih, seperti Pantai Liang Tarusu, Pantai Liang Kareta, dan Pantai Je’neiya. Bahkan di salah satu dive spot-nya kita bisa menemukan dugong lho!
Pantai Bonetappalang dan Pantai Pinang di sisi timur Selayar malah punya dive spot yang lebih oke dari pantai barat. Tapi jika ingin berkunjung ke pantai timur Selayar harus memperhatikan musim, karena jika sedang angin timur, akses ke sana ditutup. Selain pantai, wisata sejarah di Selayar pun bisa. Seperti ke Jangkar Raksasa, Gong Nekara, atau Perkampungan Tua Bitombang, yaitu perkampungan penduduk asli yang sudah berusia ratusan tahun.
AksesUntuk mencapai Taka Bonerate memang bukan hal yang mudah dan memakan banyak waktu. Pertama, kita harus menuju Pulau Selayar terlebih dahulu. Ada dua cara untuk menuju Selayar, yaitu dengan pesawat atau bus. Rute pesawat ke Selayar bisa dicapai dari Makassar, yaitu dari Bandara Sultan Hasanuddin. Dua maskapai yang melayani rute Makassar – Selayar PP adalah Aviastar dan Wings Air. Perjalanannya memakan waktu sekitar 45 menit. Sedangkan jika menggunakan bus, perjalanan memakan waktu sekitar 10 jam dari Terminal Bus Malengkeri Makassar menuju Kota Benteng, Selayar.
Dari Kota Benteng, kita masih harus melakukan perjalanan darat selama 1.5 jam menuju Pelabuhan Pattumbukang yang terletak di ujung selatan Pulau Selayar. Setelah itu perjalanan dilanjutkan dengan kapal kayu yang menempuh sekitar 4 – 5 jam untuk menuju Taka Bonerate, tepatnya ke Pulau Tinabo. Untuk menuju Pelabuhan Pattumbukang serta kawasan Taka Bonerate, kita harus menyewa mobil dan kapal sendiri, karena enggak ada angkutan umum serta kapal reguler untuk menuju ke sana. Mahal memang. Oleh karena itu disarankan bersama rombongan, atau ikut trip gabungan yang diatur oleh agen wisata.
AkomodasiPenginapan di kawasan Taka Bonerate hanya ada di Pulau Tinabo, yaitu Tinabo Island Resort. Jangan bayangkan resort mewah dengan berbagai fasilitas ya, karena penginapannya hanya berupa bungalow kayu dengan 3 kamar dan 1 shared bathroom di dalamnya. Juga tidak ada restoran dan warung dengan berbagai menu. Jadi untuk urusan makan, lebih baik pesan sepaket dengan penginapannya, dan bawa snack yang bisa dibeli sejak di Selayar.Meskipun tidak berfasilitas super lengkap, tapi resort di Tinabo ini cukup nyaman. Harganya juga cukup bersahabat, yaitu Rp. 200 ribu per malam, belum termasuk makan 3 kali. Selain itu, resort ini juga dilengkapi dengan dive centre. Para backpacker yang budgetnya mepet, bisa saja kok numpang tidur di beberapa gazebo kecil atau membangun tenda di sekeliling pulau ini.
Telepon Penting:Balai Taman Nasional Taka BonerateJl. S. Parman no. 40 Benteng, Kab. Kepulauan Selayar – Sulawesi Selatan 92812Telp. / Fax : 0414 – 21565Email : infotntakabonerate@gmail.comWebsite : www.tntakabonerate.com
Tips:
Jadwal pesawat menuju Selayar sering berubah-ubah. Jadi, sering-sering saja cek ulang ke agen maskapai yang bersangkutan.
Di Kota Benteng, jangan lupa untuk mengisi formulir dan membayar biaya perizinan masuk kawasan di Kantor Balai Taman Nasional Taka Bonerate. Karcis masuk pengunjung sebesar Rp 5.000/hari. Ditambah karcis untuk kegiatan snorkeling Rp 15.000/hari, serta kegiatan diving Rp 25.000/hari.
Musim kunjungan terbaik ke Taka Bonerate adalah bulan April – Juni dan bulan Oktober – Desember.
Aktivitas utama di Taka Bonerate adalah snorkeling dan diving. Jika tidak membawa alat sendiri, bisa menyewa di Selayar atau di Pulau Tinabo.
Untuk diving, per dive-nya sekitar Rp. 350 ribu sudah termasuk dengan alat.
Di Pulau Tinabo ada sinyal hp, tapi enggak ada sinyal internet. So, bye bye social media.
Listrik di Tinabo menyala hanya 12 jam dalam sehari, yaitu dari jam 18.00 hingga jam 06.00.
Bawa uang tunai dan perbekalan sejak dari Makassar atau Selayar, karena di Taka Bonerate enggak ada mini market apalagi ATM!
Profile Berangan Trip:
Bring you to awesome destinations in Indonesia
Bingung karena gak ada teman jalan? Atau terlalu repot buat ngurusin semuanya sendiri? Budget yang terbatas? Itu bukan masalah kalau kamu pergi bersama kami. Yang jelas, destinasi keinginanmu enggak hanya sekedar menjadi angan-angan. Join trip-nya BERANGAN yuk! Kami bakal membawa kamu ke berbagai tempat di Indonesia.
Website: http://berangan.com/
Twitter: @Berangan_Trip
Facebook: Berangan Trip
...moreTripTrus.Com - Saat traveling banyak sekali peralatan yang kita bawa. Terkadang kegiatan packing bisa menjadi sesuatu yang mebingungkan serta memusingkan, karena terlalu banyaknya banyak barang-barang yang tidak muat untuk dibawa ke dalam carrier atau ransel. Mungkin barang-barang di bawah ini bisa sangat berguna saat kamu berpergian.
1. Kanebo
Sumber: Foto tokopedia.com
Pasti kalian tahu kalau handuk saat keadaan basah bisa membuat menjadi lembab dan berbau. Untuk pejalan seperti kita, Kanebo bisa menjadi alternative pengganti handuk. Selain ukurannya yang kecil sehingga tidak memakan tempat, daya serap Kanebo juga sangat cepat dibandingkan handuk. Tapi ada yang perlu diperhatikan, agar Kanebo tidak bau maka sebelum dan sesudah pemakaian sebaiknya direndam lauran air berisi sabun atau shampoo.
2. Peniti
Sumber: Foto aliexpress.com
Peniti? Ya benda kecil ini identik dengan kaum perempuan. Tapi jangan salah, kalau peniti ini mempunya fungsi darurat ketika kita sedang mengalami: mengaitkan tali tas terputus, menutup tas yang resletingnya rusak hingga mengaitkan tali sandal yang terputus.
3. Penjepit Kertas Besar
Sumber: Foto amazon.com
Penjepit kertas merupakan salah satu alat sederhana yang tanpa diduga memiliki banyak kegunaan. Dengan kemampuan serbagunya, tidak ada salahnya jika benda satu ini menjadi benda yang harus kita bawa saat berpergian, karena bisa berfungsi sebagai: menjepit uang kertas, mengaitkan kunci dan bisa sebagai sarana menggantung pakaian saat hendak dijemur.
4. Penjepit Kertas Kecil
Sumber: Foto sweetclipart.com
Kalau penjepit kertas kecil ini tidak kalah mutifungsi. Ibarat kata “kecil-kecil si cabe rawit”. Berbentuk kecil melingkar yang fleksibel untuk dirubah bentuknya, penjepit ini tidak hanya berfungsi sebagai penjempit kertas. Berguna saat perbaikan darutat selama perjalanan atau fungsi-fungsi lainnya seperti: Manjadi tarikan resleting yang rusak sementara waktu, pangganti kepala kancing yang terlepas juga menjadi pengait buatan untuk menggantungkan pakaian dan benda lainnya.
5. Selotip
Sumber: Foto alibaba.com
Selotip akan menjadi penyelamat kita disaat barang-barang bawaan kita medadak rusak seperti: sandal terputus, resleting rusak, membersihkan debu dan pasir yang menempel di pakaian dan juga bisa sebagai plester luka (tambahkan tissue). Atau mungkin sebagai perekat pembungkus oleh-oleh.
6. Kantong Plastik
Sumber: Foto kaskus.co.id
Benda yang satu ini adalah benda terkahir yang patut kita pertimbangkan untuk dibawa. Berfungsi sebagai pengganti dry bag, kantong plastik bisa untuk menyimpan pakaian kotor, tempat menyimpan gadget dikala hujan juga menjadi penyelamat dokumen- dokumen kertas yang kita bawa.
Ya, 6 benda-benda diatas memang terlihat sepele tapi mempunya fungsi yang serbaguna dan menjadi penyelamat kita disaat darurat. Jadi, jangan lupa sisipkan benda- benda tersebut didalam carrier atau ransel anda. (Sumber: Artikel Amieykha)
...moreSetiap wilayah di Indonesia memiliki senjata tradisional yang menjadi ciri khas dari daerah tersebut. Jika Aceh memiliki rencong dan Jawa Barat memiliki kujang maka Sulawesi Utara memiliki salah satu senjata tradisionalnya yang bernama pedang bara Sangihe.
Pedang bara Sangihe dahulu dikenal sebagai salah satu senjata yang digunakan oleh salah satu Pahlawan Sulawesi Utara bernama Hengkeng U Nang. Sejak kecil Hengkeng U Nang diketahui rajin mengasah keahliannya bergulat dan juga ketangkasannya dalam bermain pedang bara.
Hengkeng U Nang yang berasal dari Timeno Kiawang Siau ini dikenal mahir memainkan pedang bara. Bahkan ketika berperang dia tidak jarang menggunakan pedang bara untuk melawan musuh-musuhnya. Pahlawan yang lahir pada tahun 1590 ini bahkan pernah diangkat menjadi Kontraktor Proyek Pembangunan Armada Angkatan Laut pada tahun 1612.
Pedang bara Sangihe memiliki gagang dua cabang. Tidak hanya pada gagang, pada ujung pedang bara juga memiliki dua cabang yang diantara dua cabang tersebut terdapat gerigi-gerigi. Pedang bara Sangihe menjadi salah satu senjata tradisional kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara dan menjadi salah satu kekayaan kebudayaan yang dimiliki Indonesia.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Taman Nasional Gunung Gede Pangarango (TNGGP) Cianjur, Jawa Barat, segera mengembangkan tempat wisata Curug Goong di Kampung Tabrik, Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong.
Kabid Wilayah I Cianjur, Diah Kurani di Cianjur Senin (27/11), mengatakan, pengembangan dan pengelolaan tempat wisata tersebut harus bersama dengan warga meskipun kawasan tersebut masuk ke dalam kawasan taman nasional. "Kami sudah merencanakan pengembangan tersebut dapat dilakukan dalam waktu dekat," katanya.
Pihaknya mendukung pengembangan wilayah tersebut, seiring dengan pengerlolaan tempat wisata yang masuk dalam kawasan TNGGP, salah satunya Curug Goong yang mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal dan wisatawan luar daerah.
Jalannya itu loh... aduhai menggetarkan, treknya pendek tapi menegangkan. Adventure hari ini puas banget, curugnya berasa milik pribadi. Seeepppiiiiii.....ππππππ . . . π Lokasi : Curug Goong, Kp.Tabrik, Gekbrong, Cianjur π· Foto : @upit8 . . . #curugmania #curuggoong
A post shared by Curug Mania (@curugmania) onMar 20, 2017 at 1:20am PDT
Bahkan pihaknya juga akan mengambangkan tempat wisata baru lainnya yang masuk ke dalam kawasan taman nasional di wilayah Cianjur seperti di Kecamatan Pacet."Kita akan melakukan hal yang sama di wilayah lain di Cianjur seperti Curug yang ada di Kecamatan Pacet," katanya.
Sementara Uden Ketua Kelompok Tani yang selama ini, ikut serta mengelola tempat wisata Curug Goong, mengatakan, sejak satu tahun terakhir, keberadaan curug atau air terjun yang memiliki ketinggian 40 meter itu, mulai banyak dikunjungi wisatawan.
Bahkan setiap minggunya seratusan wisatawan lokal dan luar Cianjur, mengunjungi curug berhawa pegunungan yang dikelilingi pohon-pohon besar itu."Hari biasa seratusan orang datang ke curug ini. Kalau akhir pekan jumlahnya meningkat dua kali-lipat," katanya.
Pihaknya dan warga berharap keberadaan curug tersebut, dapat mendukung harapan mereka agar Kampung Tabrik dijadikan destinasi wisata baru di Cianjur, sebagai kawasan agro wisata bernuansa alam. "Harapan kami kedepan kampung kami dapat dijadikan tempat wisata bernuansa alam dan pertanian," katanya. (Sumber: Artikel republika.co.id Foto jabar.tribunnews.com)
...moreTripTrus.Com - Gengs, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pastiin kita bakal diberikan sejumlah event kelas dunia yang keren banget, seperti konser Coldplay dan Piala Dunia U-17 yang bakal diselenggarain bulan November 2023 buat bangunin ekonomi kita.
Vinsensius Jemadu, yang urusin urusan event dan produk wisata di Kemenparekraf, bilang di acara "The Weekly Brief with Sandi Uno" kalau mereka lagi ngobrolin semua persiapan yang perlu dijalanin buat dua event gede ini.
View this post on Instagram
A post shared by Coldplay (@coldplay)
Coldplay, band top asal Inggris, bakal menggebrak panggung musik Indo di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta Pusat tanggal 15 November 2023. Ini bukan main-main, gengs, konsernya bakal dibanjiri penonton. Pastinya, ini bakal nambahin kunjungan turis lokal dan mancanegara, loh!
Selain ngecek hotel buat para pengunjung, kita juga harus pastiin kualitas pelayanan hotelnya oke nih, biar wisnus dan wisman yang dateng puas banget. Mereka jadi lebih lama tinggal setelah konser.
[Baca juga : "Jelajahi Event Keren Di Solo, Dari Haul Habib Ali Hingga Sendratari Ramayana!"]
Sementara itu, Piala Dunia FIFA U-17 bakal diselenggarain dari 10 November sampe 2 Desember 2023. Ada sekitar 52 pertandingan yang diperkirain bakal nontonin 10 hingga 18 ribu penonton tiap pertandingan. Harapannya, ini bakal nambahin permintaan tinggi buat hotel, transportasi, kuliner, sampe produk ekonomi kreatif, bro!
Gak cuma itu, event-event keren ini juga bakal bantu kita memperkuat citra Indo sebagai tuan rumah event internasional, gak cuma olahraga, tapi juga MICE, dan festival. Citra yang lebih bagus ini pastiin bakal buka peluang buat investasi, kerja sama internasional, dan promosi budaya serta destinasi wisata Indo.
Keren, kan? Jadi, buat temen-temen yang punya bisnis di industri pariwisata dan ekonomi kreatif, ini waktu yang pas buat kasih pelayanan terbaik di hotel, restoran, dan jualan produk ekonomi kreatif. Gaspol! (Sumber Foto @pankaj.nangia)
...more