shop-triptrus



Menhub Perbolehkan Power Bank Berkapasitas Kecil Masuk ke Pesawat

TripTrus.Com -  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan, power bank boleh dibawa ke kabin pesawat selama daya yang ditampung di bawah 100 Wh. Bahkan untuk power bank berkapasitas daya kecil bisa dibawa dua unit sekaligus. Ia melanjutkan, pelarangan membawa power bank berkapasitas besar merupakan aturan baku yang berlaku secara internasional. Aturan tersebut dikeluarkan oleh International Air Transport Association (IATA).   Berkaitan dengan adanya potensi risiko meledak/kebakaran pada Power Bank atau Baterai Lithium Cadangan, maka pada 9 Maret 2018, Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Dr. Ir. Agus Santoso, M.Sc., telah menandatangani Surat Edaran (SE) Nomor: SE. 015/Tahun 2018 tentang Ketentuan Membawa Pengisi Baterai Portabel (Power Bank) dan Baterai Lithium Cadangan Pada Pesawat Udara...Untuk keamanan bersama, jangan lupa untuk tag temanmu yang suka bepergian naik pesawat. #AturanBawaPowerBank// #repost @avsecangkasapura2 via #repogram A post shared by TripTrus.Com (@triptrus) onMar 15, 2018 at 8:47pm PDT "Sebenarnya power bank tetap boleh bagi mereka yang dikualifikasi di bawah 100 itu boleh. Yang tidak boleh itu yang besar. Kecil boleh bahkan kita boleh bawa dua," ujarnya setelah rakor teknis perhubungan darat di Hotel Bidakara, Jakarta. Namun, ia mengatakan penggunaan power bank di kabin pesawat tetap tidak diperbolehkan karena bisa mengancam keselamatan. Hal ini seperti yang terjadi di China Southern Airlines di mana power bank milik salah satu penumpang pesawat terbakar di bagasi kabin. Padahal saat itu power bank sedang tidak digunakan. Untungnya, insiden ini terjadi saat tengah menunggu waktu lepas landas di Bandara Baiyun International Guangzhou menuju Bandara Hongqiao International Airport di Shanghai, Minggu 25 Februari 2018 sore. Namun, tetap menyebabkan penerbangan menuju Shanghai delay selama tiga jam. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sebelumnya membatasi penggunaan power bank yang dibawa penumpang saat masuk ke kabin pesawat. Aturan itu dituangkan dalam Surat Edaran Keselamatan Nomor 015 Tahun 2018 yang ditetapkan 9 Maret 2018. Peraturan ini muncul sebagai upaya nyata perlindungan keselamatan dalam penerbangan di Indonesia. Dalam SE Keselamatan ini, maskapai domestik dan asing diinstruksikan untuk menanyakan kepada setiap penumpang pada saat proses lapor diri (check-in) terkait kepemilikan power bank atau baterai lithium cadangan. Maskapai juga harus memastikan bahwa power bankatau baterai lithium cadangan yang dibawa penumpang dan personel pesawat udara harus memenuhi beberapa ketentuan. Power bank atau baterai lithium cadangan yang dibawa di pesawat udara tidak terhubung dengan perangkat elektronik lain. Maskapai harus melarang penumpang dan personel pesawat udara melakukan pengisian daya ulang dengan menggunakan power bank  pada saat penerbangan. Power bank atau baterai lithium cadangan tersebut harus ditempatkan pada bagasi kabin dan dilarang pada bagasi tercatat. Peralatan yang boleh dibawa hanya yang mempunyai daya per jam (watt-hour) tidak lebih dari 100 Wh. (Sumber: Artikel inews.id, Foto flickr.com)
...more

Jelajahi Event Keren di Solo, Dari Haul Habib Ali hingga Sendratari Ramayana!

TripTrus.Com - Nih, bro, Solo udah jadi makin asyik, loh! Solo sekarang masuk dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN), yang artinya mereka mewakili banget Indonesia di ajang internasional ini. Bukan main, Solo juga ngadain banyak event seru nih. Menurut info yang gue dapet dari website resmi Pemerintah Kota Solo, mereka punya rencana ngadain event seru banget sampe Desember 2023. Nah, yang seru, nggak cuma event budaya, tapi juga ada yang religius.       View this post on Instagram A post shared by Rere (@fthhrre) 1. Haul Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi (1-5 November 2023) Ini acara tahunan buat mengenang Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi yang biasanya banyak banget pengunjungnya. Nggak cuma warga Solo, lho, dari Sumatra, Kalimantan, sampe negara-negara kayak Yaman, Dubai, Malaysia, Singapura, dan Afrika, suka ikutan juga! Tahun ini, mereka bakal ngadain Haul Al Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi yang ke-112 di Masjid Riyadh. Acaranya dimulai dari 1-3 November buat Rauhah, terus puncaknya di 4-5 November buat Haul dan Maulid. Kalo mau tau lebih lengkap, cek Instagram resmi mereka di @masjidriyadhsolo. 2. Peringatan Hari Wayang Dunia (7 November 2023) Nih, tanggal 7 November tuh jadi Hari Wayang Dunia, karena UNESCO ngakuin seni budaya wayang sebagai "Masterpiece of The Oral and Intangible Heritage of Humanity" pada tahun 2003. Nah, Kota Solo ngadain event buat ngelucu-lucuin ini sehari sebelumnya, tanggal 6 November 2023 di Pendopo Kecamatan Surakarta. 3. Sriwedari Berkicau (12 November 2023) Buat yang suka lomba burung berkicau, Solo juga punya nih. Ini digelar sama PBI Cabang Surakarta. Harga tiketnya bervariasi dari 110 ribu sampe 1,1 juta, tapi hadiahnya bisa sampe 7 juta! Acaranya bakal digelar tanggal 12 November 2023 di Taman Sriwedari Kota Surakarta, dimulai jam 09.00 WIB. 4. International Mask Festival (17-18 November 2023) Festival topeng internasional ini digelar selama dua hari, tanggal 17-18 November 2023 di Ndalem Djojokoesoeman. Ada pertunjukan seni topeng dan pameran kerajinan topeng dari berbagai negara. Event ini diselenggarakan oleh SIPA Community dan udah berlangsung selama 9 tahun sejak tahun 2014. Kalo mau tau lebih, cek Instagram resminya di @internationalmaskfest. [Baca juga : "Event Keren Di Jawa Tengah November 2023, Cekidot Jadwalnya!"] 5. Peringatan Hari Keris Dunia (25 November 2023) Buat yang suka budaya Jawa, tanggal 25 November 2023, ada Peringatan Hari Keris Dunia di Museum Keris Nusantara, Jalan Bhayangkara Nomor 2 Sriwedari. Tahun ini, eventnya cuma berlangsung sehari aja, beda banget sama tahun-tahun sebelumnya yang tiga hari. 6. Sendratari Ramayana (24 November & 8 Desember 2023) Solo juga punya Sendratari Ramayana yang rutin tiap tahun. Bulan November bakal ada Sendratari Ramayana Sinta Obong tanggal 24 di Sanggar Kembang Setaman. Terus, bulan Desember, tanggal 8 ada Sendratari Ramayana Kusyalawa (Sinta Tundung) di Sanggar Bengkel Seni Adanu Jumantoro. Jadi, buat yang mau liburan atau cari pengalaman seru, Solo punya banyak event asyik buat dinikmati, bro!  (Sumber Foto @primadarmawan_) 
...more

Kaya Bangunan Kuno, Gombong Diusulkan Jadi Cagar Budaya

TripTrus.Com - Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen memiliki ratusan buah gedung tua yang megah. Ada yang difungsikan sebagai obyek wisata, rumah tinggal, sekolah maupun kantor pemerintah. Namun sayang baru satu gedung yang sudah diproses untuk menjadi bangunan cagar budaya yaitu SMP Negeri I Gombong. "Padahal ditilik umur dan keunikan arsitekturnya, banyak yang layak jadi cagar budaya seperti rumah nenek pengusaha Martha Tilaar di Jalan SEmpor Lama Gombong yang kini tengah dipugar oleh ahli warisnya," ujar Sekretaris LSM Lembah Luk Ulo Kebumen, Ir Misbah Sukmadi, Selasa (01/10/2013). Berdasarkan kajian LSM Lembah Luk Ulo, sebagian besar gedung-gedung itu berumur diatas 100 tahun seperti Benteng Van der Wijck yang berumur 195 tahun karena berdiri tahun 1818. Di dekat nya, ada ratusan gedung tua yang masih dipertahankan bentuk aslinya dan difungsikan sebagai kompleks Sekolah Calon Tamtama TNI AD, rumah-rumah dinas anggota TNI, Rumah Sakit Umum DKT Gombong dan rumah-rumah pribadi warga masyarakat. Terpisah, Wakil Kepala SMPN I Gombong, Drs Dharmadi, menjelaskan bahwa proses pemberian status cagar budaya bagi gedung SMP Negeri I Gombong sudah dilakukan sejak 2005 lalu. Bahkan, gaung pemberian status cagar budaya sudah didengar oleh sejumlah kolektor barang antik. Diantaranya ada berniat membeli lantainya yang terbuat dari potongan-potongan batu granit hitam buatan Swedia dengan penawaran Rp 1,1 miliar. "Namun tawaran itu kami tolak karena kami ingin mempertahankan keaslian bangunan ini yang dibangun hampir bersamaan dengan Benteng van der Wijck dan RSU DKT Gombong. Saat ini kami tengah menunggu penyerahan Surat Keputusan (SK) tentang status cagar budaya dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala sehingga ada sumber anggaran untuk pemeliharaan gedung ini. Saat ini yang sudah keluar baru SK Juru Kunci Cagar Budaya untuk petugas penjaga sekolah," jelas Dharmadi. (Sumber: Artikel-Foto beritakebumen.info)
...more

Masjid Jogokariyan, Bukan Cuma Tempat Ibadah, Tapi Juga Mesin Penggerak Ekonomi Umat!

TripTrus.Com - Kalau lo lagi di Jogja, pasti pernah denger nama Masjid Jogokariyan. Masjid ini bukan sekadar tempat sholat, tapi juga jadi pusat pemberdayaan ekonomi yang bikin warga sekitar makin sejahtera. Dari bagi-bagi zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sampai bikin UMKM lokal naik kelas, masjid ini sukses membuktikan kalau tempat ibadah juga bisa jadi penggerak ekonomi! Dari Mushola Kecil Jadi Masjid Viral Awalnya, Masjid Jogokariyan cuma seukuran mushola kecil di pinggiran Jogja. Dibangun di tahun 1960-an, tempat ini cuma dipakai buat sholat dan ngaji. Tapi, karena makin banyak warga yang pengen belajar agama, akhirnya dibangunlah masjid lebih besar di lahan 700 m² dan diresmikan tahun 1967. Sayangnya, dulu jamaahnya masih dikit. Masjid baru rame kalau ada sholat Maghrib, Isya, Tarawih, atau pengajian. Sampai akhirnya di tahun 1999, Ustadz Muhammad Jazir diangkat jadi ketua masjid. Dari sini, berbagai program kece mulai digagas buat bikin masjid ini makin hidup! Strategi Gokil Biar Masjid Selalu Rame! Gimana cara biar warga rajin ke masjid? Pengurus Masjid Jogokariyan punya cara unik! Sholat Berjamaah Berhadiah Umroh Lo sering sholat di masjid? Nah, makin rajin ke sini, makin gede peluang lo buat dapet doorprize umroh! Strategi ini sukses bikin orang yang tadinya males ke masjid jadi semangat dateng. Jaminan Keamanan Full Di sini, ada CCTV dan petugas keamanan 24 jam. Kalau ada jamaah kehilangan barang, masjid bakal langsung ganti barang yang hilang dengan yang baru. Mindsetnya? “Masjid harus jadi tempat paling aman buat semua orang.” Beras Gratis untuk Warga Kurang Mampu Masjid ini juga punya sistem ATM Beras buat warga miskin. Tinggal gesek kartu, langsung dapet beras buat kebutuhan sehari-hari! Semua datanya dicatat rapi biar bantuan tepat sasaran. [Baca juga : "KEN 2025, List Event Paling Kece Buat Liburan Lo!"] Kas Masjid Selalu Nol Rupiah, Kok Bisa? Di sini, saldo infak gak boleh numpuk! Semua dana yang masuk harus langsung disalurin buat jamaah, kayak bantuan modal usaha, renovasi rumah warga yang gak layak, sampai sembako buat fakir miskin. Lo tau gak? Dari dulu cuma bisa ngumpulin Rp 5-8 juta per bulan, sekarang donasi yang masuk tembus Rp 3,4 miliar per bulan! Kenapa? Karena warga percaya, uang mereka bakal langsung dimanfaatin dengan baik, bukan cuma disimpen di rekening masjid. “Masyarakat itu butuh fasilitas dan pelayanan yang baik. Kalau puas, mereka pasti mau infaq dengan senang hati.” – Ustadz Jazir Warga Makin Makmur Berkat Masjid Masjid Jogokariyan gak cuma fokus ke ibadah, tapi juga bantu ekonomi warga naik kelas. Banyak yang dulunya pengangguran, sekarang punya usaha sendiri. Bahkan ada yang bisnisnya udah jalan sampai Rp 5 miliar per bulan! Contohnya, ada pedagang bakmi jawa yang dulunya cuma keliling, sekarang bisa buka warung di lokasi strategis berkat bantuan masjid. Ada juga UMKM yang produknya dibeli buat kebutuhan acara masjid, jadi omzetnya makin naik! Kampung Ramadhan Jogokariyan: Surga UMKM & Takjil Gratis!       View this post on Instagram A post shared by banyu_bieru (@banyu_bieru) Setiap Ramadhan, masjid ini bikin event Kampung Ramadhan Jogokariyan. Lebih dari 300 UMKM ikut jualan di sini! Dari makanan berbuka, pakaian muslim, sampai pernak-pernik Islami, semuanya ada. Yang paling keren? 3.200 paket takjil & makan berat gratis disiapin tiap hari buat semua yang mampir ke masjid! Selain itu, ada juga acara talkshow, tabligh akbar, buka bersama, dan banyak lagi buat bikin Ramadhan makin seru. Masjid yang Bikin Hidup Makin Hidup! Masjid Jogokariyan berhasil membuktikan kalau tempat ibadah bisa jadi pusat ekonomi, sosial, dan keagamaan sekaligus. Dari program-programnya yang unik, warga sekitar gak cuma makin rajin ibadah, tapi juga makin sejahtera. Kalau lo main ke Jogja, mampir ke Masjid Jogokariyan, ya! Siapa tau lo dapet inspirasi buat bikin masjid di daerah lo jadi sekeren ini. 🚀✨ (Sumber Foto @el_garage_malang)
...more

Kepri Ngajak Lo Party Desember 2025!

TripTrus.Com - Bro, sis … lo siap‑siap capcus ke Kepulauan Riau (Kepri) akhir tahun ini? Karena Pemprov Kepri — lewat Dinas Pariwisata Kepulauan Riau — udah ngerilis 9 event kece yang bakal mewarnai bulan Desember 2025. Mulai dari budaya, kuliner, olahraga, sampai pesta tahun baru — semua dijamin “rame & berkesan”, cocok banget buat lo yang pengin liburan beda dari biasanya. Daftar Event “Gila Sabar” Desember di Kepri:       View this post on Instagram A post shared by Guntur sakti (@guntursakti) Gurindam 12 Purnama — di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, tanggal 6–7 Desember 2025. Cocok banget buat lo yang doyan suasana santai + nuansa tradisional. Lomba Jong Indera Sakti ke-1 Penyengat — juga di Pulau Penyengat tanggal 20–21 Desember 2025. Asik buat lo yang penasaran pengalaman lokal. A Delightful Magical Dinner — di Nongsa Resort, Batam, pada 24 Desember 2025. Dinner romantis & vibes eksklusif banget deh, bro‑sis! BTN Kepri Moonrun — di Tanjungpinang, tanggal 27–28 Desember. Buat lo yang suka olahraga sambil liburan, ini pas! Gerakan Wisata Bersih Kepri — di kawasan Gurindam 12, 28 Desember. Gaul & ramah lingkungan, cocok bagi lo pencinta alam dan wisata sustainable. Festival Gonggong Bintan — di Bintan, tanggal 30–31 Desember 2025. Siap‑siap makan gonggong & nikmatin budaya lokal yang asik! Bintan Resort Carnival — di Lagoi, Bintan, tepat di 31 Desember 2025. Party kit alis liburan plus suasana resort, pas banget buat lo yang pengen tutup tahun dengan gaya. Dan beberapa acara lain yang juga nggak kalah seru, semua tersebar di Batam, Bintan, Tanjungpinang — bikin akhir tahun lo makin warna‑warni. [Baca juga : "Jabodetabek Desember 2025: Bazar, Live Music & Holiday Vibes On!"] Kenapa Lo Gak Boleh Skip Kesempatan Ini. Bro sis, event‑event ini nggak cuma sekadar ajang nongkrong doang. Menurut Kepala Dispar Kepri, tujuan utamanya bukan cuma “bikin rame”, tapi juga ngasih kesan mendalam buat pengunjung dan membantu geliat ekonomi lokal — UMKM, pelaku wisata, seniman, semua kebagian manfaat. Jadi, selain lo bakal dapat pengalaman seru, lo juga bantu tumbuhin ekonomi warga setempat. Plus, susunan acaranya variatif banget — ada budaya, wisata alam, olahraga, kuliner, sampai pesta akhir tahun. Jadi lo bisa pilih event yang paling cocok sama mood lo: santai, petualangan, atau jalan‑jalan sambil party. Kalau lo tanya gue: “Worth it nggak?”. Jawabannya: banget layak — apalagi buat lo generasi milenial, gen Z, pencari pengalaman seru sebelum tahun baru, dan yang pengen liburan kece sambil nambah cerita. (Sumber Foto @discoverykepri)
...more

4 Tempat Bersejarah di Kota Cilegon

TripTrus.Com - Pada tahun 1816 dibentuk Districh Cilegon atau Kewedanaan Cilegon oleh pemerintah Hindia Belanda dibawah Keresidenan Banten di Serang. Rakyat Cilegon ingin membebaskan diri dari penindasan penjajahan Belanda. Puncak perlawanan rakyat Cilegon kepada Kolonial Belanda yang dipimpin oleh KH. Wasyid yang dikenal dengan pemberontakan Geger Cilegon 1888 tepatnya pada tanggal 9 Juli 1888, mengilhami rakyat Cilegon yang ingin membebaskan diri dari penindasan penjajah dan melepaskan diri dari kelaparan akibat Tanam Paksa pada masa itu. Pada masa 1924, di Kewedanaan Cilegon telah ada perguruan pendidikan yang berbasis Islam yaitu perguruan Al-Khairiyah dan madrasah Al-Jauharotunnaqiyah Cibeber. Dari perguruan pendidikan tersebut melahirkan tokoh-tokoh pendidikan yang berbasis Islam di Cilegon. Pada masa kemerdekaan, dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia rakyat Cilegon telah menunjukan semangat juangnya. Jiwa patriotisme rakyat Cilegon dan Banten pada umumnya dizaman revolusi fisik mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 telah ditunjukan dan terkenal dengan Tentara Banten. 1. Rumah Dinas Walikota Cilegon       View this post on Instagram Rumdin walikota Cilegon.. Indah bukan. @pemkotcilegon @ilovecilegon @cilegoneksiss @halocilegon A post shared by ADI HARYADI (@adyvanhoutten93) onOct 25, 2018 at 10:38pm PDT Rumah dinas Walikota Cilegon terletak di Jl. Jenderal Ahmad Yani, Jombang Wetan, Kec. Cilegon, Kota Cilegon, Banten 42416, merupakan bekas gedung kawedanan, sebagai kantor Asisten Residen Gubbels, hingga kini bangunan berarsitektur Eropa ini masih terpelihara dengan baik. Bangunan ini menjadi saksi atas tragedi berdarah “Geger Cilegon” yang terjadi pada tahun 1888, dipimpin oleh KH. Wasyid. Rumah bergaya Eropa bercorak oud Holland atau Belanda Kuno ini menggunakan serambi yang disangga oleh tiang-tiang bergaya doria, sebuah gaya dengan bantalan di bagian atasnya berbentuk segi empat dan badan tiangnya dihiasi motif gerigi bertaut. Model bangunan rumah ini oleh V.I van de Wall disebut sebagai gaya echt Indisch atau gaya Hindia Belanda yang sebenarnya. Daun pintu dan jendela pada bangunan ini memiliki corak tersendiri berjenis jalousie window atau jendela yang disusun dari tumpukan kayu yang tertata rapi horizontal. Denah bangunan ini berbentuk empat persegi panjang, menghadap kearah timur. Didepan bangunan utama terdapat bangunan berbentuk joglo (semacam tempat pertemuan) dengan empat tiang utama ditengah dan sepuluh tiang kecil yang menopang atap bersusun dua. Bangunan utama terdapat 5 terap anak tangga dibagian muka.Bagian serambi bangunan ini ditopang oleh 6 buah pilar berbentuk persegi empat berwarna putih,dua buah pilar dikiri dan kanan berbentuk pilaster (tiang semu). Dinding serambi berdaun jendela terbuat dari kayu berjenis jalosie window. Atap bangunan berbentuk limasan dengan konstruksi kayu. Gentingnya terbuat dari tembikar berwarna coklat, yang kini sudah diganti dengan genting berglasir. Pintu masuk bagian depan berukuran besar (tinggi 3 meter) berjumlah 4 buah, keempatnya merupakan pintu rangkap, artinya memiliki dua lapis daun pintu. Daun pintu rangkap pertama terbuat dari bahan kayu dengan hiasan potongan kayu susun kebawah (jalosie) dan seperempat bagian berbentuk panil biasa, daun pintu rangkap kedua terbagi kedalam 4 bagian, 3 panil teratas diberi kaca, sebuah panil yang terletak dibawah berbentuk panil kayu biasa. Pada bagian belakang bangunan ini terdapat halaman yang luas dan bangunan tambahan berbentuk barak. Bangunan yang disebelah kanan diperuntukkan untuk kantor, dan yang disebelah kiri diperuntukkan untuk garasi. Dibagian selatan terdapat bangunan yang digunakan sebagai kantor. Bentuk bangunan ini bujur sangkar, atap bangunan bergaya joglo. 2. Stasiun Cilegon       View this post on Instagram Menunggu kereta terakhir.... #keretaapirangkasmerak #stasiuncilegon #poejalankaki #kotacilegon A post shared by Poe Saputra (@saputrapoe) onAug 3, 2018 at 4:56am PDT Stasiun Cilegon (CLG) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Jombang Wetan, Jombang, Cilegon. Stasiun yang terletak pada ketinggian +14 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Stasiun ini mulai dibuka pada tanggal 1 Desember 1899, dengan petak jalan Stasiun Serang-Stasiun Anyer Kidul sepanjang 27 km. Bangunannya terdiri dari dua buah ruangan: ruangan pertama adalah ruangan kontrol perjalanan kereta api dan ruang kepala stasiun, sedangkan ruang kedua merupakan loket dan administrasi. Bangunan stasiun ini merupakan salah satu dari lima bangunan cagar budaya yang ada di Kota Cilegon. 3. Stasiun Krenceng       View this post on Instagram Stasiun Kereta Api Kerenceng #shootonVIVOv9 #fotography #stasiunkrenceng #banten A post shared by @ dinioktvni__ onJul 8, 2018 at 8:38am PDT Stasiun Krenceng (KEN) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kebonsari, Citangkil, Cilegon. Stasiun yang terletak pada ketinggian +16,15 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Stasiun ini memiliki tiga jalur dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Stasiun kereta api Krenceng didirikan pada masa pemerintahan Kolonial Belanda, sekitar tahun 1896 oleh Staatspoorwegen (Perusahaan Kereta Api Negara). Stasiun kereta ini menjadi penghubung dan jalur yang cukup vital menuju Batavia, melalui Serang, Rangkasbitung, dan Serpong. Dahulu stasiun ini merupakan persimpangan menuju Anyer kidul lalu jalur ini ditutup pada tahun 1981 dan hanya digunakan hanya untuk kereta api babarandek (batu bara rangkaian pendek) tujuan Nambo dari Cigading. Hanya ada satu kereta api yang melayani penumpang di stasiun ini, yaitu KA Lokal Merak. [Baca juga : "3 Wisata Sejarah Di Tangerang Selatan"] 4. Rumah Maulana Hasanudin Rumah Maulana Hasanudin terletak di Jalan Umar nomor 175-A, Lingkungan Temu Putih, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon. Tipe rumah mewah pada zamannya itu bergaya oud indische stujl atau bergaya klasik Indis atau Hindia lama ini menggunakan serambi depan tinggi dan luas, sebelum 1974 masih digunakan sebagai tempat tinggal oleh Tuan Hanibal. Tetapi setahun berikutnya kosong tak berpenghuni sampai 1994. Kini rumah itu digunakan sebagai tempat pusat pendidikan anak sholeh Yayasan Maulana Hasanudin. Kawasan perkampungan ini berada di Jalan Kyai Haji Undulusi, Kampung Pekuncen, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Provinsi Banten. Kawasan ini merupakan permukiman kuno, hal ini terlihat dari beberapa bangunan rumah tradisional yang terdapat di sepanjang Jalan Kyai Haji Undulusi. Salah satu rumah kuna yang ada di kawasan ini adalah rumah tinggal Ibu Tuasmah. Rumah tinggal ini tepat berada di depan Masjid Agung Kampung Pekuncen, dimana di bagian selatan berbatasan dengan Jalan Kyai Haji Undulusi, di utara berbatasan dengan rumah penduduk, bagian barat dan timur juga berbatasan dengan rumah penduduk. Menurut keterangan Ibu Tuasmah (70 tahun), rumah ini merupakan peninggalan dari orang tuanya yang berprofesi sebagai petani dan pedagang. Rumah yang berukuran 12,60 m x 15,70 m tersebut, dibagi menjadi dua bagian dimana bagian barat ditempati oleh Ibu Tuasmah beserta keluarganya sedangkan bagian timur ditempati oleh Ibu Maadiah (adik ibu Tuasmah) beserta keluarganya. Bangunan ini disekat menggunakan pasangan bata berplester di bagian tengah, yang berfungsi sebagai pemisah antara rumah Ibu Tuasmah dan Ibu Maadiah. Ketebalan dinding penyekat bangunan tidak setebal dinding asli yang mempunyai ketebalan 26 cm. Dinding bangunan asli terbuat dari bata mentah dengan plesteran dari tanah dan kapur. Untuk mempermudah, selanjutnya bangunan ini akan disebut dengan rumah tinggal Ibu Tuasmah. Bangunan ini berdenah segi empat dengan atap berbentuk pelana dan penutup atap berupa genteng tanah liat. Semula, penutup atap bangunan ini berupa “welit” yaitu daun pohon kelapa yang dikeringkan. Bangunan lebih tinggi 60 cm dibandingkan permukaan tanah di sekitarnya. Bangunan mempunyai selasar (teritisan) di bagian depan (selatan) selebar 90 cm yang atapnya berbeda dengan atap bangunan inti, sehingga atap bagian depan terlihat bersusun dua. Atap teritisan tersebut ditopang oleh empat tiang kayu serta beberapa konsul kayu yang menempel di dinding bangunan. Selasar atau teras depan ini berfungsi sebagai ruang transisi antara lingkungan luar dengan rumah tinggal. Bagian ini bersifat profan atau terbuka. (Sumber: Artikel gpswisataindonesia.info Foto id.railfansid.wikia.com)
...more

Pesona Pulau Bawah, Wisata Terbaik di Kepulauan Riau

TripTrus.Com - Membahas destinasi wisata terbaik di Kepulauan Riau tidak akan ada habisnya. Salah satu wisata terbaik yang ada di Kepulauan Riau adalah Pulau Bawah. Dari unggahan Instagram Ninjarod, Selasa (29/12/2020), Pulau Bawah merupakan pulau tersembunyi yang belum banyak diketahui orang Indonesia, tetapi namanya sudah terkenal di luar negeri.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Nadya Capricorina (@neadyea) Hal ini terbukti dari kunjungan wisatawan yang semakin hari semakin banyak datang ke Pulau Bawah yang disebut sebagai surga bagi turis asing, karena ekosistem dan habitatnya masih asli seperti zaman dulu. Pulau dengan luas 300 hektare tersebut berada di jantung Pulau Anambas, Kepulauan Riau dan hanya bisa diakses melalui jalur laut atau pesawat terbang yang bisa mendarat di laut. Dari Bandara Batam, membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 70 menit perjalanan. Pulau Bawah memiliki tiga laguna dengan air yang bening hingga 13 pantai dengan pasir putih yang lembut. Menariknya, wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bawah dibatasi maksimal 70 orang untuk menjaga ekosistem yang ada. Ada banyak kegiatan menarik yang bisa dilakukan di Pulau Bawah. Wisatawan bisa menjajal olahraga air hingga trekking ke hutan melihat satwa liar di habitat aslinya. Apalagi Pulau Bawah punya 13 pantai perawan yang indah. [Baca juga : "Pelaku Usaha Wisata Minta Pariwisata Bali Dibuka Akhir Juli 2021"] Harga yang ditawarkan cukup fantastis, yakni sekitar Rp30 juta. Namun, harga tersebut sebanding dengan fasilitas yang ditawarkan seperti pemandangan alam dan bawah air yang menakjubkan. Jika pengunjung ingin menginap, ada sejumlah villa yang menawarkan fasilitas menginap. Hanya saja, biaya menyewa villa di Pulau Bawah sangat mahal yakni 1.800 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp24 juta per kamar dan satu malam. (Sumber: Artikel inews.id Foto @elviraputriayu) 
...more

Rumah Tegel Lasem, Saksi Bisu Kejayaan Masa Lampau!

TripTrus.Com - Berkunjung ke Lasem, Anda akan disambut oleh suasana kampung Pecinan dan menarik kita ke abad 16. Sebagai kota yang kerap disebut sebagai “Tiongkok kecil”, Lasem hadir dengan peninggalan kelenteng serta rumah – rumah berarsitektur Tionghoa dan Indis. Salah satu bangunan kuno yang menarik untuk jadi destinasi Anda saat mengunjungi Lasem adalah Rumah Tegel. Bangunan tua di Jalan Raya Lasem ini terletak di samping Masjid Jami Lasem. Untuk masuk ke rumah ini kita harus melalui lorong menuju halaman belakang Rumah Tegel Lasem.  Foto: bayuwinata.wordpress.com Menjejak kaki di rumah ini Anda akan merasakan suasana asri nan rindang dengan taman yang luas. Rumah berarsitektur Indis ini dulunya milik seorang Kapitan Lasem bernama Lie Thiam Kwie, yang merupakan seorang pengusaha tegel. Di halaman belakang terdapat pabrik yang telah berdiri sejak tahun 1910.  Di sisi selasar belakang rumah masih terdapat beberapa contoh tegel yang diproduksi oleh Rumah Tegel serta furnitur – furnitur antik yang mempercantik ruangan. Terpajang juga foto mendiang pemilik pabrik tegel, Lie Thiam Kwie. Semua pernak - pernik yang terpajang di sini seolah menjadi narasi kejayaan pabrik ini. Rumah Tegel Lasem dahulu sangat terkenal dan kerap mengirimkan tegel-tegel ke wilayah Rembang, Juwana, Pati, Blora, Surabaya, Semarang dan Kudus. Stasiun Lasem pun menggunakan pabrik hasil produksi dari Rumah Tegel Lasem. Pabrik tegel ini menggunakan mesin yang didatangkan langsung dari Leipzig, Jerman. Oleh sebab itu, merek dagang dari pabrik Lie Thiam Kwie adalah LZ. Foto: tumblr.com Seiring berjalannya waktu, permintaan untuk tegel kian berkurang. Kondisi pabrik pun kian memprihatinkan. Kini, pabrik tegel legendaris dari Lasem ini harus beralih fungsi menjadi pabrik paving block karena kalah bersaing dengan keramik.  Rumah Tegel Lasem hadir untuk mewakili sisa kejayaannya di masa lampau. (Sumber: Artikel suara.com Foto hellosemarang.com)
...more

Menjelajah Lima Tempat Wisata Menarik Bernilai Sejarah di Banten

TripTrus.Com -  Banten merupakan salah satu provinsi yang ada di wilayah Tatar Pasundan. Dulunya Banten merupakan bagian dari provinsi Jawa Barat sebelum akhirnya dilakukan pemekaran pada tahun 2000.  Provinsi yang memiliki 4 kota ini ternyata memiliki potensi wisata yang layak untuk kamu datangi. Wisata di Banten berikut ini tidak hanya sekadar menyajikan pemandangan yang indah, namun tersemat nilai edukatif akan sejarah di dalamnya. Lokasi-lokasi wisata berikut patut kamu datangi jika ingin mengenal peninggalan Banten di masa lampau. 1. Istana Keraton Kaibon   Bung @andibachtiar & Kang @Gol_A_Gong #IstanaKaibon #BaladaSiRoy #instadroid #andrography A post shared by Doneh Abe (@downnee) onJan 26, 2013 at 11:20pm PST Tempat bersejarah pertama ada istana keraton kaibon. Jika dilihat dari namanya, Kaibon sendiri berati keibuan. Nah, keraton ini dulunya dibangun karena pada kala itu sultan Syaifusin masih berusia lima tahun, sehingga tidak bisa atau belum mampu memegang pemerintahan, sehingga sang ibu, yakni Ratu Aisyah, yang jadi wali sementara dan dibangunlah istana ini. Sayangnya pada 1832 bangunan ini dihancurkan oleh Belanda. Meski sudah hancur, namun jejak peninggalan sejarah masih bisa kita temukan dari bebatuan seperti bangunan gerbang juga pintu-pintu kokoh besar. Dulunya bangunan ini memiliki corak islam yang kental seperti masjid yang memiliki pilar-pilar menjulang. 2. Masjid Agung Banten   "Banten Empire Mosque" Pertama kali eksplorasi di Banten Lama, melihat kemegahan Kesultanan Banten di masa lalu. Rekomendasi untuk yang berminat wisata sejarah. Menilik kembali bagaimana perdagangan global di masa keemasan Kerajaan Islam, serta masa awal era kolonialisme di Nusantara. #mosque #tower #masjidagungbanten A post shared by Nuansa Bayu Segara (@segaranuansabayu) onApr 6, 2018 at 6:18am PDT Banten merupakan salah satu daerah di Indonesia yang juga terkenal akan kentalnya budaya islam. Salah satu bukti tersebut dapat kita temukan dari Masjid Agung Banten. Masjid yang selalu ramai oleh para peziarah tidak hanya lokal saja, melainkan dari banyak penjuru tanah air. Yang menjadikan masjid ini unik adalah menaranya, di mana mirip sekali dengan mercusuar yang tinggi. Konon masjid ini dibangun pada tahun 1552 oleh Sultan Maulana Hasanuddin. Jika kamu tertarik berkunjung ke sini datang saja ke desa Banten, atau jika kamu dari Serang jarak yang ditempuh adalah 10 km atau sekitar 25 menit saja. [Baca juga : Lasem is Awesome!] 3. Benteng Speelwijk   #1585ad. Dibina oleh #belanda diatas keruntuhan #kesultananbanten #sejarahpastiberulang #bentengspeelwijk A post shared by ahmad idris (@ahmad.idrisss) onFeb 4, 2018 at 10:55pm PST Benteng Speelwijk berlokasikan di kampung Pamarican, atau bisa juga ditempuh selama lima belas menit jika kamu dari Serang. Mitosnya benteng ini merupakan bangunan peninggalan Belanda, namun ternyata bangunan ini sendiri dibangung oleh Kesultanan Banten di mana fungsi dari benteng ini sendiri adalah sebagai alat penahan jika sewaktu-waktu ada serangan laut. Bentuk bentengnya yang unik menjadikan daya tarik tersendiri bagi kamu yang ingin menyentuh atau bersinggungan dengan sejarah di masa lampau. 4. Danau Tasikardi   Gerimis Pagi Oleh : Aliza Mehayu "Eh, kapan datang?" Tanyamu, Pagi. "Jalan yuk, kita udah telat." Tanpa menunggu aku menjawab engkau sudah pergi menuju keramaian. Aku belum beranjak dari dudukku. Menikmati indahnya gerimis pagi. "Hayuk!" Kali ini kau agak berteriak. Kau menunjuk jam di pergelangan tanganmu. Jadwal kereta masih 15 menit lagi. Tapi kau selalu begitu, well prepared. Selalu dalam posisi standby. Selau pertama hadir, selalu menunggu bukan yang ditunggu. Aku yakin kau sudah tiga kali mengecek isi ranselmu. Memastikan tidak ada satu barangpun yang tertinggal. Aku selalu menyukaimu, Pagi. Berlari kecil aku mengejarmu. " Di kereta juga bisa liatin hujan," ucapmu ketika langkah kita sejajar. Ingin aku protes, "ini gerimis bukan hujan," tapi pasti kau sudah siap menjawabnya dengan argumen-argumen cerdasmu. Saat ini aku tidak sedang ingin beradu argumen, aku hanya ingin mensyukuri dan menikmati pagi. Foto : hasil gugling #danautasikardi #bantenlama #fiksimey A post shared by Meyliza (@alizamehayu) onFeb 8, 2017 at 2:21pm PST Selain menawarkan akan keindahan juga ketenangannya, Danai Tasikardi akan membawa kalian pada sejarah Banten di masa lampau. Danau yang berlokasikan di desa Margasana, Kramatwatu ini memiliki arti danau buatan. Danau yang dibuat oleh Sultan Banten ini dulunya difungsikan sebagai penampung air dari sungan Cibanten yang selanjutnya digunakan sebagai pengairan sawah-sawah penduduk. Juga, selain itu danau ini sendiri dipakai sebagai pemasok air di keraton. 5. Vihara Avalokitesvara   Belajar sejarah 😅 #viharaavalokitesvara #viharaavalokitesvarabanten #indonesia #banten A post shared by Ibnurestu (@restu_9) onJan 11, 2017 at 4:25am PST Vihara Avalokitesvara bisa dikatakan vihara tertua, sebab dibangun pada abad ke 16. Vihara sendiri konon tidak bisa dilepaskan dari sosok Sunan Gunung Jati dalam pembangunannya. Jika kamu dari Serang hanya dibutuhkan waktu 20 menit untuk sampai ke vihara yang berlokasikan di kecamatan Kasemen ini. Bangunan ini sempat mengalami musibah, namun tenang karena bentuk bangunannya sendiri masih utuh dan bisa dinikmati keindahan seni arsitekturnya yang bikin kagum. Bagaimana? Mengenal sejarah tetap bisa menyenangkan seperti berkunjung ke lokasi-lokasi di atas. Selain bersenang-senang kita juga mendapatkan ilmu di dalamnya. (Sumber: Artikel bantenbangkit.com, Foto Tanti Ruwani)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...