TRIPTRUS - Setelah kedatangan Gerhana Matahari Total dan Gerhana Bulan Penumbra beberapa hari yang lalu, Indonesia bakal kembali kedatangan fenomena alam yang tak kalah indahnya, yaitu hujan meteor.
Dilansir dari National Geographic, hujan meteor yang dinamakan hujan meteor Eta Aquarids dikabarkan akan terjadi selama sebulan penuh mulai pertengahan April mendatang, tepatnya mulai sekitar tanggal 20 April hingga 21 Mei. Waktu terbaik untuk melihat mereka antara tanggal 5 dan 7 Mei, ketika langit menjadi gelap selama bulan baru.
Terlihat bintik-bintik, kamu akan melihat potongan-potongan kecil dari puing-puing dari Komet Halley yang menabrak atmosfer Bumi dan terbakar. Mereka disebut Eta Aquarids seperti yang muncul dari konstelasi Aquarius.
Hujan meteor ini akan lebih terlihat di belahan bumi bagian selatan. Namun, orang-orang di belahan bumi utara dapat menangkapnya juga, terutama jika kamu dekat dengan garis khatulistiwa. Pada puncaknya, orang-orang di belahan bumi selatan dapat melihat hingga 30 meteor per jamnya. Bahkan, kalau kondisi cuaca menguntungkan, mereka yang berada di utara khatulistiwa masih bisa melihat 10 meteor setiap jam.
Untuk melihat hujan meteor, lebih baik untuk pergi ke luar selama setengah jam sebelum mandi, agar mata kamu menjadi diaklimatisasi untuk melihat dalam cahaya rendah. Selain itu, meteor akan lebih jelas terlihat, kalau cahaya dari lampu-lampu kota dan lampu jalan dimatikan.
Di Indonesia sendiri fenomena ini bisa disaksikan sekitar tanggal 15 hingga 25 April nanti, dengan puncaknya pada 22 sampai 23 April, hanya saja bukan hujan meteor Eta Aquarids, melainkan hujan meteor Lyrid. Hal ini disampaikan oleh Astronom dari Pusat Sain Antariksa LAPAN, Rhorom Priyatikanto.
“Intensitasnya sekitar 12 meteor setiap jamnya. Hujan meteor itu bisa dilihat di wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Riau. Syaratnya kondisi langit bersih, sehingga bisa dilihat dengan jelas,” sebut Rhorom seperti dikutip dariGoRiaucom, Jumat (1/4/2016).
Sumber: merdeka.com
Ia menyampaikan, arah pancaran meteor ini ada di dekat rasi Lyra yang terbit sekitar jam 21.00 WIB. Ini termasuk hujan meteor langka yang terjadi sekali dalam 415 tahun. “Baru sekali diamati pada tahun 1861, tapi serpihan ekornya masih tersisa sebagai meteor stream hingga kini,” ulasnya.
Perlu diketahui, lokasi pengamatan sangat menentukan hasil. Saran Rhorom, pilihlah suasana langit malam yang cerah dan tidak berawan, serta bebas dari polusi cahaya. “Misalnya di pinggiran kota. Itu juga tergantung prakiraan cuaca. Mungkin di Sumatera bagian utara atau daerah Nusa Tenggara berpeluang cerah,” sebut Rhorom.
Jadi, sudah siap untuk melihat fenomena alam ini? (Sumber: Artikel jadiberita.com Foto beritabekasi.com)
...moreTripTrus.Com - Kota Bukittinggi, yang jadi tempat lahirnya Wakil Presiden pertama sekaligus Proklamator RI, Bung Hatta, punya banyak destinasi seru, lho. Namanya juga Bukittinggi, kota ini ada di dataran tinggi Sumatera Barat, sekitar 100 km dari Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Suasana sejuk dan view bukit bikin perjalanan ke sana makin asyik, apalagi jalan yang berkelok-kelok dengan pemandangan tebing di kanan kiri.
View this post on Instagram
A post shared by Ikhsan Yody Farhan (@ikhsan.yody)
Bukittinggi juga terkenal sama Jam Gadang, tapi ada destinasi yang nggak kalah bersejarah dan bikin kita tambah pinter, yaitu Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta. Di sini kamu bisa ngintip kehidupan Bung Hatta kecil sampai perjuangannya buat memerdekakan Indonesia! Sebelum mampir, yuk cek dulu 6 fakta menarik tentang museum ini.
1. Dibangun Sekitar Tahun 1860
Rumah masa kecil Bung Hatta dibangun sekitar 1860-an dengan kayu sebagai material utama. Ada bangunan utama, paviliun, lumbung padi, dapur, dan kandang kuda. Bangunan utama buat ruang tamu, makan, dan kamar keluarga. Nah, paviliun jadi kamar tidur Bung Hatta kecil.
2. Bung Hatta Tinggal di Sini Sampai Umur 11
Bung Hatta lahir di Bukittinggi, dulu namanya Fort De Kock, tanggal 12 Agustus 1902. Di rumah ini, dia tinggal sampai usia 11 tahun sebelum pindah ke Padang buat sekolah. Meski cuma 11 tahun, rumah ini berperan besar banget dalam pembentukan karakter Bung Hatta. Di sini, dia belajar disiplin, sederhana, dan penuh kasih sayang.
[Baca juga : "5 Tempat Hits Di Bali Yang Bikin Lo Ngerasa Kayak Julia Roberts Di Eat Pray Love"]
3. Dibangun Ulang Tahun 1994
Rumah aslinya sempat runtuh tahun 1960-an, tapi kemudian dibangun ulang di tahun 1994 atas ide dari Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta. Proses pembangunan dimulai tanggal 15 Januari 1995, dan diresmikan pada 12 Agustus 1995, pas hari ulang tahun Bung Hatta dan 50 tahun Indonesia Merdeka.
4. Perabotannya Masih Asli, Lho!
Rumah ini dibangun ulang tapi tetep pakai konsep asli. Sebagian besar perabotan di dalam rumah juga masih asli, warisan dari masa kecil Bung Hatta. Bahkan sepeda ontel yang sering dipakai Bung Hatta masih ada, tersimpan di paviliun belakang.
5. Info Sejarah Bung Hatta Lengkap Banget
Di museum ini, kamu bisa lihat gimana sederhananya kamar Bung Hatta. Kamar kecil dengan lemari penuh buku. Selain itu, ada info tentang silsilah keluarga Bung Hatta dan foto-foto perjuangannya dalam meraih kemerdekaan Indonesia.
6. Lokasi Dekat Jantung Kota Bukittinggi
Museum ini gampang banget dijangkau, lokasinya di Jalan Soekarno-Hatta No.37, Bukittinggi. Hanya butuh waktu jalan kaki 15 menit dari Jam Gadang. Serunya lagi, masuk museum ini gratis! Buka setiap hari dari jam 08.00-17.00 WIB.Jadi, kapan mau ke sini? Jangan sampai kelewatan, ya! (Sumber Foto @khairawwrrr)
...moreSiapa yang sudah pernah jalan-jalan di kota Pekalongan? Tahukah kamu bahwa Pekalongan punya kawasan kota tua? Seperti halnya kota tua di Jakarta atau Semarang, di kawasan Jetayu yang merupakan kota tuanya Pekalongan juga memiliki bangunan-bangunan khas kolonial. Jetayu adalah nama jalan di Pekalongan Utara. Dalam perkembangannya, Jetayu meliputi sejumlah wilayah yang bentuknya mirip alun-alun di sekitar jalan tersebut. Jika kamu tertarik menjelajah Pekalongan, ada baiknya dimulai dari kawasan ini. Mengapa? Di sinilah titik nol pulau Jawa dan asal muasal kota Pekalongan dimulai. Ada apa saja di kawasan Jetayu Pekalongan?
1. Lapangan Jetayu
(Foto ohelterskelter.com)
Yang pertama kali saya ketahui dari Jetayu adalah lapangannya. Bukan lapangan bola atau lapangan badminton ya, lapangan jetayu adalah tanah lapang yang merupakan titik tengah dari kawasan ini. Bisa dibilang, lapangan jetayu merupakan salah satu landmark kota Pekalongan. Jangan lupa berfoto di ikon huruf B A T I K ya…kalau main ke sini. Penataan lapangan jetayu masih belum tertata rapi memang. Pedagang kaki lima, parkir di bahu jalan, tapi tetap menarik lho untuk disambangi. Jika malam datang, kamu bisa menyewa becak hias dan berkeliling kawasan jetayu.
2. Tugu MyPaal
(Foto alvianfoto.wordpress.com)
Di pinggiran lapangan Jetayu sebelah selatan, terdapat tugu kecil setinggi kurang lebih 1 meter. Di tugu ini terdapat tulisan Mypaal yang konon adalah titik nol pulau jawa (tepat di tengah pulau jawa).
3. Museum Batik
(Foto kota-kreatif.blogspot.com)
Ikon kota Pekalongan lain di kawasan jetayu adalah museum batik. Ada apa saja di sini? Ada koleksi batik dari berbagai daerah di tanah air, tidak hanya Pekalongan. Koleksi batik para tokoh penting di negeri ini juga ada lho. Yang menarik dari museum batik adalah bagian workshop membatiknya. Pengunjung berkesempatan untuk membatik secara langsung dengan arahan instruktur secara gratis.
Jam operasional museum sampai pukul 3 sore saja ya, paling pas memang pagi ke sininya. Masuknya bayar? Iya, cukup 5000 saja. Seluruh area museum dilengkapi CCTV, jangan macam-macam deh hehhe. Ada aturan kamu tidak boleh memotret di dalam ruang pamer museum, jadi sebaiknya sembunyikan kameramu *ups.
4. Masjid Al-ikhlas
(Foto wikimasjid.wordpress.com)
Tepat di samping museum batik Pekalongan, ada masjid yang cukup menarik perhatian. Kubah emas dan desainnya benar-benar mirip di almanak. Toilet, kamar mandi, tempat wudhu, dan tempat sholatnya nyaman lho. Jangan lupa tetap waspada menjaga barang-barang pribadi saat beribadah.
5. Gereja Kristen Indonesia
(Foto stpetruspekalongan.blogspot.com)
Di sebelah utara lapangan Jetayu, ada bangunan berpilar tinggi warna putih. Itulah GKI Pekalongan yang menurut saya arsitektur luarnya tak bolehi dilewatkan untuk difoto. Untuk memasuki area gereja kita perlu ijin terlebih dahulu ke petugas keamanan.
6. Kantor Pos Pekalongan
(Foto kbmahadislam.blogspot.com)Lokasinya di arah barat lapangan jetayu. Bangunan yang berdesain art deco ini masih digunakan lho untuk kantor pos besar Pekalongan.
7. Pabrik Limun
(Foto akberpekalongan.wordpress.com)Soda kampung alias limun alias orson masih establised lho di Pekalongan. Lokasi pabriknya di belakang museum batik. Berjalan kaki saja lewat sebelah utara museum dan 100m ke depan kami akan menemukan bangunan khas jaman dulu yang menarik perhatian.
Bukan cuma minumannya yang otentik dari jaman dulu, tempatnya pun demikian. Kaya akan nuansa heritage. Sudah siap menjelajah kawasan kota tua Jetayu Pekalongan? Yuk…mari.....!!! (Sumber: Artikel pekalongankita.wordpress.com Foto lifestyle.liputan6.com)
...moreTripTrus.Com - Percayalah, guys, Desa Wisata Serangan di Kota Denpasar bakal jadi pusat perhatian abis direvitalisasi gede-gedean sama pemerintah tahun depan! Ngomongin dana, gak main-main nih, bakal disupport dari APBD hingga DAK Kemenparekraf, pokoknya full support deh. Biar kalian tahu, ini bukan cuma sekedar renovasi biasa, tapi untuk mendukung KEK Kura-Kura dan KEK Sanur yang lagi dibangun keras-keras.
Gimana nih hasil briefing sama Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa? Katanya, Desa Wisata Serangan akan dibuat jadi spot kuliner keren banget, guys! Dia udah mulai rapihin tempatnya dengan bikin jogging track supaya wisatawan bisa joging sambil menikmati Serangan. Dan nanti, tahun 2024, Kemenparekraf udah siapkan duit sekitar Rp6 miliar buat ngerapihin Desa Serangan ini.
View this post on Instagram
A post shared by Dinas Pariwisata Kota Denpasar (@denpasartourism)
Berita gila lainnya, dana buat proyek ini gak cuma dari pemerintah aja, loh! Ada sumbangan dari CSR kayak LPS juga. Duit dari APBD udah di-alokasikan Rp5 miliar buat jogging track, terus DAK Kemenparekraf juga nyumbang Rp6 miliar. Mulai kelihatan seru, kan?
Menurut Arya Wibawa, Desa Wisata Serangan punya potensi besar buat di-explore, guys! Udah gitu, selain pesona lautnya, di sini juga campur aduk budayanya, ada suku Bugis dan Bali. Desa Wisata Serangan ini, sebenernya, lahir dari usaha bersama warganya dan pemerintah setempat beberapa tahun lalu. Dulu Serangan tuh pulau terpisah dari Bali, tapi sejak ada jembatan, jadilah dia kampung kuliner dan desa wisata.
Nah, rencananya, Desa Wisata Serangan ini bakal jadi pusat kuliner keren di Denpasar. Biar bisa mencapai target itu, ratusan pebisnis kuliner di sana udah diajarin masak sama chef-chef terkenal kayak Chef William Wongso dan Rinrin Marinka. Ini serius, guys, kerja sama LPS sama Pemerintah Kota Denpasar.
Hermawan Wibowo, yang ngurusin proyek ini, berharap pelatihan ini bisa naikin kemampuan pebisnis kuliner di Serangan. Supaya nanti bisa bikin produk kulinernya yang jadi andalan dan ciri khas pulau itu. Pokoknya, targetnya sih biar Serangan ini jadi pusat kuliner yang dikenal di Indonesia dan juga luar negeri.
[Baca juga : "Cerita Makam Era "N*Zi" Di Megamendung, Bogor Yang Bikin Geleng-Geleng"]
Chef William Wongso dan Chef Marinka juga udah ngasih arahan langsung ke ratusan pebisnis Serangan ini. Mereka juga diskusi bareng pakar budaya Pulau Serangan buat bikin keunggulan kuliner yang ada di sana makin keliatan. Kayaknya sih, tahun depan, kita bakal dengerin lebih banyak tentang kuliner Serangan yang bikin ngiler!
Semoga aja usaha ini berhasil, deh. Chef Wongso juga bilang, UMKM itu butuh dukungan, terutama soal duit. Makanya, kegiatan kayak gini bisa jadi suntikan semangat buat pebisnis kuliner di Serangan. Chef Marinka juga ngasih masukan, katanya kuliner Serangan ini punya potensi banget buat diangkat ke level internasional. Jadi, tinggal nunggu waktu aja nih, guys, kita bakal bangga sama kuliner Serangan! (Sumber Foto @glhastdwa_20)
...moreTripTrus.Com - Traveling bersama keluarga tentunya keinginan semua orang. Terutama untuk Anda yang tinggal di kota besar, rutinitas pekerjaan pasti membuat Anda penat dan jenuh. Selain berlibur menikmati wisata, traveling bersama keluarga juga bisa dijadikan moment untuk mendekatkan anggota keluarga satu sama lain.
Hari sabtu nya kitahhhh.... 😜 . . #thelodgemaribaya#liburankita #liburankeluargabesar #ibusayanganak #ibukekinian #anak #sayangkeluarga #lembangbandung#nissan
A post shared by Desy Napilah (@desynapilah) onAug 7, 2017 at 6:46am PDT
Tapi, ada hal yang perlu dipikirkan sebelum Anda berangkat traveling, yakni uang. Tidak mau kan setelah Anda berlibur, Anda kehabisan uang?
Untuk mencegah hal tersebut, berikut ini SCOOP akan menginformasikan “7 Tips Merencanakan Traveling Hemat Bersama Keluarga”.
1. Beli Tiket Promo
Banyak cara mendapatkan tiket promo, misalnya Anda membelinya saat travel fair, early bird, atau promo–promo lain dari maskapai penerbangan.
2. Cari Akomodasi Dengan Harga Miring
Menginaplah di budget hotel, service apartment, atau guest house. Pastikan penginapan yang Anda pilih bisa menerima tamu anak–anak, karena ada beberapa penginapan yang memberlakukan batasan usia.
3. Makan Makanan Lokal atau di Restoran Fast Food
Makanlah apa yang dimakan penduduk setempat, jika tidak cocok lebih disarankan untuk makan di restoran fast food. Jangan mencari makanan Indonesia ketika traveling di luar negeri kecuali di Singapura dan Malaysia, karena harga makanan Indonesia di luar negeri cukup mahal.
4. Ajari Anak Traveling, Bukan Shopping
Hindarkan anak–anak menjadi konsumtif dengan membatasi apa yang mereka beli selama traveling. Banyak ilmu yang bisa diambil ketika traveling, bukan hanya berkeliling dari satu mal ke mal lain di sepanjang perjalanan.
5. Naik Transportasi Lokal atau Jalan Kaki
Selain menghemat biaya, mengajak keluarga naik transportasi lokal atau berjalan kaki akan menciptakan kesan tersendiri sekaligus mengajari anak belajar berinteraksi dengan penduduk setempat. Membiarkan anak membeli tiket sendiri dan mengantre akan membuat anak belajar mandiri dan disiplin.
6. Diskusi Keluarga Sebelum Berangkat
Diskusi sebelum berangkat traveling amatlah penting. Dalam diskusi tersebut, Anda bisa menentukan biaya yang akan dikeluarkan selama berpergian, seperti alokasi belanja, tempat–tempat yang akan dikunjungi, sampai perlu tidaknya Anda membawa stroller. Diskusi di awal akan menghindarkan kesalahpahaman saat traveling. Jangan sampai family travel yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi ajang perselisihan.
7. Buat Itinerary, Budget Planning, dan Packing Yang Teliti
Setelah selesai berdiskusi, susunlah itinerary dan perkiraan budget. Jadwal perjalanan dan perkiraan pengeluaran akan membuat traveling lebih terencana dalam hal waktu dan uang. Ketelitian packing juga penting agar tidak ada barang bawaan yang tertinggal, terutama perlengkapan untuk anak.
Ayo, segera ajukan cuti! Dan, selamat menikmati liburan hemat bersama keluarga! Enjoy your trip! (Sumber: Artikel gramedia.com, Foto freepik.com)
...moreTripTrus.Com - Bro-sis traveler, lo lagi ngerasa stuck sama rutinitas kota Jakarta yang padet banget? Saatnya cabut bentar dan jelajahi Kepulauan Seribu, bro! Di sini lo bisa island hopping, snorkeling, main air, sambil nikmatin sunset yang bikin hati adem. Dalam 2-3 hari aja, lo bisa explore Pulau Ayer, Tidung, Pramuka, Macan, Pelangi, Harapan, sampai Dolphin. Seru kan? Santai, romantis, dan pastinya feed Instagram lo auto kece maksimal!
View this post on Instagram
A post shared by Arief Subagja (@riefbagja)
🏝️ 1. Pulau Ayer: Terapung & Santai Maksimal
Pulau Ayer tuh unik banget, bro-sis, karena konsepnya pulau terapung! Lo bisa nginep di villa-villa nyaman, lengkap AC, kamar mandi pribadi, sama teras yang view-nya langsung laut. Mau makan? Ada restoran kece yang siapin hidangan lezat. Tapi inget, pas weekend bisa rame banget. Dari Jakarta, cuma 30 menit naik speedboat dari Marina Ancol, jadi cocok banget buat liburan singkat tapi memorable.
🌉 2. Pulau Tidung: Jembatan Cinta & Snorkeling
Setelah Pulau Ayer, lo bisa lanjut ke Pulau Tidung. Di sini ada Jembatan Cinta yang ikonik banget buat foto-foto hits. Terumbu karangnya juga kece parah buat snorkeling atau diving, bro-sis. Fasilitas penginapan lengkap, dari homestay murah sampai resort kece. Perjalanannya sekitar 2-3 jam dari Muara Angke. Memang pas weekend rame, tapi pengalaman liburan lo dijamin menyenangkan dan penuh warna.
🐢 3. Pulau Pramuka: Edukasi & Alam Asri
Bro-sis, kalo lo suka alam dan edukasi, Pulau Pramuka juaranya! Di sini ada konservasi penyu, lo bisa liat langsung penyu-penyu dilepas ke laut, belajar tentang pelestarian lingkungan. Penginapannya sederhana tapi nyaman, plus banyak warung makan lokal. Jaraknya 2-3 jam dari Jakarta, suasananya tenang dan cocok banget buat refreshing sekaligus dapet pengalaman edukatif yang nggak bakal lo lupain.
[Baca juga : "Natuna: Hidden Gem Di Ujung Nusantara Yang Penuh Pesona Dan Makna"]
🌴 4. Pulau Macan: Liburan Mewah & Private
Kalau mau santai tapi classy, Pulau Macan pilihan tepat. Resort-nya eksklusif, bungalow dan villa keren dengan view laut, plus restoran mewah yang nyajiin makanan organik lokal. Lo bisa snorkel, kayak, atau spa santai. Memang biaya agak tinggi, tapi worth it banget buat pengalaman liburan yang private, tenang, dan unforgettable. Dari Jakarta, sekitar 2-3 jam naik perahu, bro-sis.
🌈 5. Pulau Pelangi: Santai & Alam Lestari
Pulau Pelangi terkenal dengan pasir putih bersih dan air laut super jernih. Suasananya tenang, alam masih asri, cocok banget buat lo yang pengen liburan santai tanpa gangguan. Bisa foto-foto, berenang, atau sekadar nikmatin vibe alam. Jaraknya nggak jauh dari Jakarta, gampang diakses, bikin lo puas banget liburan tanpa drama macet kota.
🐬 6. Pulau Harapan & Dolphin: Serunya Island Hopping
Bro-sis traveler, jangan lupa singgah ke Pulau Harapan dan Dolphin. Di Harapan, lo bisa nikmatin sunset romantis, snorkeling, atau sekadar santai di pantai. Pulau Dolphin? Spot kece buat liat lumba-lumba liar, pengalaman jarang ada di Jakarta. Waktu singkat tapi memori maksimal, cocok banget buat lo yang pengen getaway singkat tapi epic.
💡 Tips Liburan Seru & Anti Ribet
Booking jauh-jauh hari biar harga oke.
Bawa perlengkapan sendiri: sunblock, kamera underwater, powerbank.
Tetap jaga kebersihan, bro-sis! Sampah dibawa pulang.
Bawa cash, soalnya jarang ada ATM di pulau kecil.
Dengan tips ini, liburan lo nggak cuma seru tapi juga aman dan nyaman, bro-sis. Dari island hopping, snorkeling, sunset sampai edukasi alam, semua lengkap. Jadi siapin tas lo, ajak teman, dan rasain petualangan pulau-pulau di Kepulauan Seribu yang kekinian maksimal! (Sumber Foto @jamilbot)
...moreTripTrus.Com - Puasa emang bikin energi lo agak low, tapi bukan alasan buat rebahan doang! Buat lo yang doyan jalan-jalan, Ramadan bukan penghalang buat eksplor tempat-tempat kece kayak Jogja, Bandung, Surabaya, atau bahkan luar negeri. Nah, biar liburan lo tetep asik tanpa ganggu ibadah, coba ikutin tips-tips ini, bro!
View this post on Instagram
A post shared by British Muslim Travel & Lifestyle Magazine (@british_muslim_magazine)
1. Cek Dulu Dompet Lo!
Sebelum mikirin destinasi, pastiin dulu duit lo cukup buat jalan-jalan. Jangan sampe udah ngebet ke luar kota atau luar negeri, tapi dompet tipis. Biar aman, lo bisa mulai nabung dari jauh-jauh hari atau cari tiket promo biar budget tetap aman terkendali.
2. Survei Itu Wajib, Itinerary Jangan Lupa!
Jangan sotoy langsung cus tanpa riset! Apalagi kalau tujuan lo ke luar negeri, lo harus tau dulu durasi puasanya. Ada negara yang puasanya mirip Indonesia, tapi ada juga yang sampai 21 jam kayak di Eropa! Jadi, tentuin destinasi sesuai preferensi lo. Selain itu, cek juga tempat-tempat buat buka puasa biar gak kelaparan di jalan.
3. Destinasi Adem Biar Gak Ngeluh Haus
Lo pasti males kan jalan-jalan tapi kepanasan dan gak bisa minum? Makanya, pilih destinasi yang adem. Kalau di dalam negeri, lo bisa pilih tempat kayak Lembang, Batu, atau dataran tinggi lain. Kalau ke luar negeri, mending ke negara yang lagi musim dingin atau seenggaknya gak terlalu panas.
[Baca juga : "Gak Loyo! 5 Tips Traveling Pas Puasa Biar Tetep On Fire"]
4. Pagi dan Sore, Waktu Jalan Paling Aman!
Jalan siang bolong pas puasa? Big no! Mending jalan pagi habis sahur, pas energi masih full. Kalau gak sempet, sore juga bisa, sekalian nunggu buka puasa. Jadi, lo tetep bisa nikmatin jalan-jalan tanpa harus tersiksa kepanasan atau kelelahan.
5. Jangan Milih Destinasi yang Ribet Dijangkau
Lo emang suka tantangan, tapi jangan sampe liburan lo berubah jadi survival mode. Hindari tempat-tempat yang harus jalan kaki jauh atau mendaki berat, kecuali lo mau uji nyali buat nahan haus dan lelah. Mending pilih tempat yang transportasinya gampang dijangkau.
6. Sahur Itu Wajib, Jangan Skip!
Mau kuat jalan-jalan pas puasa? Jangan pernah skip sahur! Ini kunci utama biar lo tetep strong seharian. Makan yang bergizi dan cukup serat biar gak gampang lemes. Kalau lo nekat gak sahur, siap-siap deh cranky dan males-malesan pas jalan.
7. Ibadah Tetep Nomor Satu!
Jangan sampe karena traveling, lo jadi lupa ibadah. Kalau susah cari masjid, lo bisa sholat di tempat yang memungkinkan. Jangan juga jadikan capek sebagai alasan buat batal puasa. Ada banyak cara seru buat nunggu buka, kayak baca buku, nonton film, atau main game di hape lo.
Nah, itu dia 7 tips biar traveling pas Ramadan tetep seru tanpa ganggu ibadah lo. Jangan lupa ajak temen atau keluarga biar makin rame dan makin asik! Gimana, siap jalan-jalan sambil puasa? (Sumber Foto @zahoraproject)
...moreTripTrus.Com - Pariwisata Sulut mencoba kembali bangkit dengan berbagai event wisata yang sudah dikenal selama ini.
Industri pariwisata kembali menggeliat setelah dua tahun terpuruk karena pandemi Covid-19. Seiring dengan semakin terkendalinya penularan virus Corona dan jangkuan vaksinasi Covid-19 yang semakin meluas, pemerintah mulai melonggarkan kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat termasuk di sektor wisata.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Makatana MINAHASA (@natansumolang)
Kini pelaku pariwisata yang ditopang oleh pemerintah daerah berupaya melakukan promosi wisata. Salah satu bentuk promosi wisata adalah dengan menggelar berbagai event wisata, dengan tujuan utama mendatangkan kunjungan wisatawan.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekaraf) RI ikut membantu pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota mempromosikan wisatanya melalui program Karisma Event Nusantara (KEN).
Karisma Event Nusantara (KEN) merupakan salah satu strategi kolaborasi Kemenparekraf/Baparekraf RI dengan daerah melalui penyelenggaraan event berkualitas yang bertujuan untuk mempromosikan destinasi pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, pemberdayaan potensi lokal, serta memberikan dampak positif terhadap ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Sebanyak 110 event pariwisata dan ekonomi kreatif telah berhasil ditetapkan masuk dalam program KEN tahun 2022 yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.
Proses penilaian berdasarkan pada nilai keunikan event (unique selling proposition), peran event dalam menjaga kelestarian lingkungan (environmentally friendly) serta bagaimana event berkontribusi sebagai penggerak ekonomi lokal di daerah.
5 event wisata Sulut di KEN
Dai 110 event wisata yang masuk dalam program KEN 2022 tersebut, lima diantaranya merupakan event wisata yang akan digelar di Sulawesi Utara.
Kelima event tersebut adalah Likupang Tourism Festival, Tomohon Internastional Flower Festival, Festival Pesona Selat Lembeh, Bunaken Festival dan Festival Danau Tondano.
1. Likupang Tourism Festival
Waktu: 29 – 31 Juli 2022Lokasi: Kabupaten Minahasa Utara
Likupang Tourism Festival merupakan event pariwisata yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara, dan menjadi event unggulan Minahasa sejak tahun 2021. Event ini diisi dengan beragam lomba, atraksi, pameran, pertunjukan seni budaya, konser musik, seminar pariwisata berkelanjutan hingga kegiatan penanaman karang serta mangrove.
Pada tahun 2022, event Likupang Tourism Festival akan bertemakan “Minahasa Utara Hebat” yang memiliki keunikan dengan menonjolkan kearifan budaya lokal yang berbasis bahari.
Tujuan utama dari event ini adalah promosi potensi pariwisata Likupang memperkenalkan kearifan budaya lokal di Minahasa Utara, meningkatkan ekonomi lokal dan mengenalkan produk destinasi berbasis alam maupun budaya, serta meningkatkan lapangan kerja dan perekonomian yang didorong oleh sektor pariwisata.
Adapun rincian kegiatan Likupang Tourism Festival 2022 yaitu Atraksi Kesenian, Pameran, Penanaman Karang dan Mangrove, Lomba Bakar Ikan, Lomba Batoto, Seminar Lingkungan, Lomba Lari Lintas Alam, Fin Swim, Pelatihan Pengelolaan Sampah, dan acara hiburan lainnya.
2. Tomohon International Flower Festival
Waktu: 8-12 Agustus 2022Lokasi: Kota Tomohon
Event Tomohon International Flower Festival telah berlangsung sejak 2008. Adapun tujuan penyelenggaraan event ini adalah dalam rangka turut serta mempromosikan Tomohon sebagai destinasi wisata dunia, sentra industri florikultura di wilayah Indonesia Timur, serta juga sebagai kota penyelenggara event bertemakan bunga ber-skala internasional.
Selain daripada itu, event ini juga bertujuan untuk meningkatkan sektor ekonomi, diantaranya adalah terbukanya lapangan kerja di berbagai sektor (EKRAF, UMKM dan entrepreneurship), meningkatnya kunjungan wisatawan, semakin banyak investor yang berinvestasi di Kota Tomohon dan meningkatnya pembangunan hotel atau penginapan, café dan resto, objek wisata, serta industri pariwisata lainnya.
Pada tahun 2022, Tomohon International Flower Festival akan diselenggarakan secara hybrid dengan rincian kegiatan yaitu pelaksanaan perlombaan parade bunga di area jalan parade sepanjang 3 km. Nantinya akan ditampilkan 10 hingga 15 float kendaraan hias bunga serta peragaan kostum karnaval bertema bunga.
Selain itu di event Tomohon International Flower Festival juga akan diadakan Tourism, Trade, Investment and Floriculture Expo.
3. Festival Pesona Selat Lembeh
Waktu: 6-10 Oktober 2022Lokasi: Kota Bitung
Festival Pesona Selat Lembeh menjadi salah satu kegiatan yang diselenggarakan untuk memaksimalkan 5 Pesona yang ada di Kota Bitung.
Berawal dari kegiatan kemasyarakatan di industri perikanan sejak tahun 2009, event ini kemudian dijadikan kegiatan tahunan Kota Bitung serta terus dikembangkan agar bisa menjadi kegiatan yang bertaraf nasional bahkan internasional dan dapat memberikan beragam nilai guna dalam upaya pembangunan kepariwisataan di Kota Bitung.
Adapun target capaian bagi masyarakat Kota Bitung diantaranya adalah meningkatkan kecintaan terhadap kota Bitung, meningkatkan indeks kebahagiaan warga, meningkatkan rasa bangga terhadap Kota dan Pemerintah Kota, memberikan dampak ekonomi terutama kepada para pekerja di sektor pariwisata.
Di tahun 2022 ini, Festival Pesona Selat Lembeh akan hadir dengan beberapa rangkaian acara yaitu Sailing Pass, Kampung Wisata Award, Explore Kampung Wisata, Bitung International Underwater Photography Competition, Coral Transplantation, Mural competition, Pengucapan Virtual, dan 360 Virtual Exhibition dan Virtual Bazaar.
4. Bunaken Festival
Waktu: 27-28 Oktober 2022Lokasi: Kota Manado
Event yang diawali pada tahun 2014 dan akan diselenggarakan kembali di 2022 dengan konsep “Eco-tourism and Environmental awareness based on SDGs (Sustainable Development Goals)”. Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulawesi Utara selaku penyelenggara, berkomitmen untuk membangun sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Bunaken.
Di tahun 2022 ini, event Bunaken Festival akan dilaksanakan dengan adaptasi konsep baru sesuai protokol kesehatan. Tentunya dengan beberapa rangkaian acara yang baru dan lebih menarik. Adapun rangkaian acara tersebut diantaranya adalah Traditional “Katinting” Boat Parade, Clean Bunaken, Performing Arts and Culture, Fashion on the Beach, Coral Planting, 100 of Babies Sea Turtle being Released, dan Mangroove Tree Planting.
Selain itu hadir juga konsep terbaru serta penerapan inovasi dan adaptasi yang menyesuaikan dengan kondisi era pandemi ini yaitu Cashless Payment for Homestay in Bunaken.
[Baca juga : "Pengamat: Pariwisata Indonesia Perlahan Bangkit Seiring Libur Lebaran"]
5. Festival Danau Tondano
Waktu: 3-5 November 2022Lokasi: Kabupaten Minahasa
Festival Danau Tondano adalah salah satu gelaran untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Minahasa yang dilaksanakan dan diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa sejak tahun 2007. Di tahun 2022 ini, Festival Danau Tondano akan kembali diselenggarakan dengan tema “Minahasa Rebound”.
Visi dan misi dari event ini yaitu Minahasa maju dalam ekonomi dan budaya, berdaulat, adil dan sejahtera, serta mewujudkan kemandirian ekonomi dengan mendorong sektor pertanian, perikanan dan pariwisata.
Adapun tujuannya adalah mempromosikan kawasan pariwisata di Kabupaten Minahasa. Dampak ekonomi yang diharapkanadalah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta pelaku usaha wisata di sekitar Danau Tondano serta pemberdayaan masyarakat industri pariwisata dengan melibatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
Keunikan utama dalam event ini terletak pada Danau Tondano itu sendiri. Danau Tondano merupakan danau yang memiliki nilai sejarah dan memiliki daya tarik serta nilai jual wisata. Beberapa rangkaian acara yang akan dilaksanakan diantaranya adalah Festival Perahu Wisata, Pentas Seni dan Budaya, dan Festival Kuliner. (Sumber: Artikel zonautara.com Foto @wirabuanaraya)
...moreTripTrus.Com - Sebagai pendongkrak perekonomian dari masa kolonial Belanda, warga keturunan Cina di Cianjur memiliki berbagai kegiatan usaha. Beberapa di antaranya tetap bertahan dari masa kolonial. Dalam bidang kuliner, terdapat tiga jenis penganan yang cukup dominan dan khas di sekitar kota Cianjur.
Warga Cianjur sudah tentu kenal dengan makanan tauco. Makanan ini berawal dari resep warga Cina yang datang ke Cianjur pada masa kolonial. Hingga sekarang, jenis makanan ini tetap bertahan dan mampu berkembang, bahkan telah diakui sebagai makanan khas kabupaten Cianjur. Produk tauco Cianjur resep warga Cina yang eksis hingga sekarang di antaranya yaitu Tauco Cap Meong. Salah satu varian olahan tauco yang menjadi khas Cianjur lainnya adalah Geco (tauge-tauco), hingga kini masih dapat di temukan di beberapa sudut jalan di Cianjur.
#geco #gecocianjur #kulinercianjur #kuliner #kentang #tahu #toge #tauco Geco nini 👍👍👍
A post shared by Limited Edition 'kuliner' (@kulinerlimitededition) onFeb 16, 2018 at 8:38pm PST
[Baca juga : Bangunan Bersejarah Pecinan Di Cianjur]
Selanjutnya terdapat manisan buah-buahan, yang merupakan salah satu olahan makanan dengan tujuan untuk membuat buah mampu bertahan lama. Resepnya diperoleh sejak jaman dahulu. Manisan buah juga telah dinobatkan sebagai makanan khas Cianjur. Kemudian, warga Cianjur sangat mengenal olahan roti. Salah satu yang terkenal yaitu pabrik roti Tan Keng Cu. Mengenai olahan ini, cukup unik bila ditelusuri sejarahnya. Pada awalnya roti diproduksi untuk memenuhi permintaan penduduk Eropa di Cianjur. Hingga kini, produksi roti Tan Keng Cu tetap bertahan dan telah mengalami perkembangan.
#tankengcu #rotitankengcu #roti #bread #kuliner #kulinercianjur #kulinerlegendaris #kulinerlegendariscianjur
A post shared by Limited Edition 'kuliner' (@kulinerlimitededition) onDec 24, 2017 at 1:35am PST
Selain tiga olahan khas yang cukup dominan, di Cianjur juga banyak ditemukan kuliner khas Cina seperti capcay, kwetiaw, siomay, bakso, bakpau, bacang, dll. Untuk mendapatkannya, cukup mendatangi toko-toko kue dan restoran Cina yang ada di sekitar Cianjur kota. (Sumber: Artikel cianjur-heritage.blogspot.com, Foto vakansinesia.com)
...more