shop-triptrus



6 Tempat Wisata Sejarah yang Wajib Dikunjungi di Semarang

TripTrus.Com -  Semarang menjadi salah satu kota di Indonesia yang menjadi saksi perjuangan rakyat melawan penjajah. Tidak heran, di kota lumpia ini banyak ditemui bangunan bekas zaman kolonial yang masih berdiri kokoh. "Tak jarang pula, kawasan bersejarah di Semarang menjadi objek wisata yang kerap dikunjungi turis lokal maupun mancanegara yang ingin mengetahui soal sejarah bangsa Indonesia." Jika Anda berkesempatan mengunjungi Semarang, jangan lewatkan tempat wisata bersejarah berikut ini: 1. Lawang Sewu   Upload foto lama... #kangen #semarang #lawangsewu #fotolama A post shared by bibilombok (@bibibolang) onJan 3, 2018 at 6:40am PST Cerita tentang kisah-kisah mistis yang terjadi di Lawang Sewu justru menjadi daya tarik tersendiri. Tempat ini dulunya dibangun saat Belanda masih menduduki Indonesia, dan difungsikan sebagai kantor pusat perusahaan kereta api saat itu. Disebut Lawang Sewu karena bangunan ini memiliki jumlah pintu yang sangat banyak – sewu dalam bahasa Jawa berarti seribu. Jika tertarik merasakan nuansa yang lebih mencekam, Anda bisa menjelajahi Lawang Sewu di malam hari dengan dampingan pemandu. 2. Masjid Besar Kauman   "Gerbang Masjid Agung Kauman Semarang" #smg470 #semaranghebat #semarang #oudestad #oldtown #kotalamasemarang #arsitekturindonesia #arsitektur #architecture #architecturephotography #masjidindonesia #masjid #masjidagungsemarang #masjidkaumansemarang #mosque #mosqueindonesia A post shared by Suwito (@suwitowito21) onMay 28, 2017 at 11:00pm PDT Dilihat dari bentuk bangunanya, Masjid Besar Kauman memang tidak lagi memiliki rupa yang sama dengan saat awal didirikan. Namun, masjid ini masih menjaga cerita sejarah sebagai masjid tertua yang ada di Pulau Jawa. Berdasarkan prasasti yang tertulis dalam bahasa Belanda di gerbang masuk, Masjid Besar Kauman dibangun pada abad ke-18, tepatnya di tahun 1750. 3. Kota Lama Semarang   "Walk" . Tentang pejalan . . . . #streetphotography#photography#photohunt#mind#street#streetphoto#streetphotographyindonesia#hunting#ig_street#snapseed#street#mobilephotography#urbanlife#photograph#insta_pic#instagood#instaphoto#dimension#humaninterest#humaninterestphotography#portrait#urban#semarang#jawatengah A post shared by angga (@noviannuliangga) onAug 14, 2017 at 5:21am PDT Sama seperti di beberapa kota besar di Indonesia lainnya, Semarang juga memiliki wisata kota tua yang menarik untuk dikunjungi. Di kawasan Kota Lama, Anda akan menjumpai puluhan gedung-gedung kuno dengan arsitektur khas Eropa klasik yang dibangun pada zaman kolonial Belanda. Di sekitarnya juga terdapat kanal-kanal air yang sampai sekarang masih terjaga kondisinya. Turis yang datang lebih sering berfoto dengan latar bangunan kuno tersebut. 4. Gereja Blenduk   Jon Cuan Quotes: "Karena hidup butuh cuan dan liburan!" A post shared by Dhayan Amiey (@amieykha) onAug 1, 2017 at 4:09am PDT Salah satu landmark di kawasan Kota Lama Semarang adalah Gereja Blenduk. Uniknya, tempat ibadah umat Kristiani ini tidak dibangun dengan menara-menara yang menjulang seperti gereja lain pada umumnya. Sebaliknya, bangunannya memiliki kontur fisik yang memiliki kubah, dan sangat menonjol. Dengan gaya artsitektur neo-klasik, gereja yang dibangun pada tahun 1753 ini masih difungsikan sebagai tempat ibadah sampai saat ini. 5. Gedung Kesenian Sobokartti   Blue hour #bluehour #sobokartti #eos #eosm #canonšŸ“· A post shared by Tjahjono Rahardjo (@tjahjonorahardjo) onSep 27, 2017 at 2:48pm PDT Bagi pencinta seni dan sejarah, tempat ini wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda di Semarang. Gedung Kesenian Sobokartti didirikan oleh Herman Thomas Karsten di tahun 1929 karena kecintaannya terhadap budaya Jawa. Sampai saat ini, gedung teater masih sering menampilkan pertunjukan kesenian berupa pedalangan, tari tradisional, membatik, membuat wayang, serta pentas karawitan. 6. Kelenteng Sam Poo Kong   Panas bener . . . . #vsco #sampookong A post shared by qonita izza (@kntazza) onJan 3, 2018 at 8:09pm PST Dibangun di atas lahan seluas 3,7 hektare, Klenteng Sam Poo Kong menjadi magnet wisata di kota Semarang. Bangunan kuno ini pertama kali didirikan pada tahun 1724 oleh masyarakat Tionghoa di Semarang. Meski telah banyak mengalami perubahan bentuk bangunan, masih banyak turis yang datang untuk melakukan wisata religi. Itulah beberapa tempat wisata bersejarah yang bisa Anda kunjungi di Semarang. Untuk menjelajahinya, tentu dibutuhkan waktu lebih dari sehari. Karena itulah, memilih akomodasi terbaik saat berwisata menjadi prioritas untuk kenyamanan liburan Anda. (Sumber: Artikel bisnis.com, Foto vakansinesia.com)
...more

Tari Rondang Bulan, Tari Keceriaan Khas Tapanuli Selatan

Gerakan tari yang lincah dan sedikit riang terlihat dari tarian yang satu ini. Mimik-mimik wajah penuh senyum tawa terlihat dari ekspresi wajah para penari yang menampilkan tari ini di atas panggung. Inilah tari rondang bulan, tarian khas dari Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.Tari rondang bulan merupakan tarian yang menggambarkan keceriaan gadis-gadis Mandailing. Ini terlihat dari ekspresi penari yang mencerminkan keceriaan sepanjang tarian. Di atas panggung para penari ini melakukan aksi gerakan-gerakan lenggak lenggok sambil sesekali membentuk lingkaran. Sambil mengitari lingkaran para penari ini menjentikan jari jemari dengan sesekali bertepuk tangan.  Tari rondang bulan di Tapanuli Selatan biasanya ditarikan dengan riang gembira di bawah pancaran sinar bulan purnama. Rondang Bulan sendiri dalam bahasa Tapanuli Selatan berarti terang bulan. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

5 Tips Traveling Bersama Keluarga yang Akan Dikenang Selamanya

TripTrus.Com - Selain berguna untuk merekatkan kembali hubungan keluarga yang merenggang akibat rutinitas keseharian, liburan keluarga juga menjadi momen yang tepat untuk mengajarkan anak tentang segala hal yang ada di alam terbuka. "Namun, alih-alih ingin bersenang-senang, banyak keluarga yang justru kesulitan saat traveling bersama keluarga."   Sisa kemaren.... meskipun air terjunnya setenga alami... tp bagi anak" ketemu air itu sangat mengasikan... #liburanawaltahun #liburankeluargabesar #lahat #tanggemanik A post shared by Ayin Warika (@ayin_warika) onJan 1, 2018 at 5:57pm PST Seperti disusun tim Liputan6.com, berikut beberapa tips agar aktivitas wisata bersama keluarga menjadi menyenangkan dan meninggalkan kesan yang mendalam. 1. Booking di AwalMembayar segala sesuatunya di awal akan membantu Anda agar tidak perlu repot saat sedang di perjalanan maupun saat sampai di lokasi tujuan wisata. Jangan sampai anak-anak Anda tidur di rumah ibadah atau di pelataran stasiun karena Anda kehabisan tempat penginapan. 2. Perhatikan IklimTerdengar sederhana memang. Namun tahu lebih awal mengenai iklim dan cuaca selama di perjalanan dan di tempat tujuan wisata, akan membantu orang tua untuk memilihkan pakaian yang tepat dan nyaman bagi anak-anak. Dengan semua perlengkapan pakaian yang tersedia, tidak ada alasan bagi anak untuk berpakaian yang sama pada cuaca dan iklim normal. 3. Libatkan AnakMelibatkan anak dalam memilih tempat wisata yang akan dituju, lebih baik ketimbang harus berlama-lama di depan monitor dengan perangkat browsing. Mengetahui lebih awal kehendak dan minat anak, dapat meminimalisasi kebosanan anak saat berada di tempat tujuan wisata, dan tentu menjadikan perjalanan wisata bersama mereka menjadi sangat menyenangkan. 4. Beri Mereka KameraIni tidak berlebihan. Bagi anak-anak setelah balita, pemberian kamera saat berwisata akan mendorong mereka mengamati lingkungan dari sudut pandang mereka sendiri. Anda akan terkejut dengan hasil jepretan mereka, sudut pandang anak-anak terhadap suatu kejadian akan memudahkan Anda untuk memetakan minat mereka saat dewasa. 5. Buat Jurnal PerjalananBiasakan untuk mengajak mereka menggambar atau menulis segala hal yang telah mereka lihat saat berwisata, baik pemandangan alam, keindahan fauna, maupun makanan yang belum pernah mereka coba sebelumnya. Ajaklah mereka untuk menulis apapun yang pernah mereka lihat, di balik kartu pos bergambar tujuan wisata yang Anda kunjungi, akan menjadi kenangan liburan keluarga yang tak akan terlupakan saat mereka dewasa kelak. (Sumber: Artikel liputan6.com, Foto freepik.com)
...more

Tradisi Bakar Batu Jelang Buka Puasa di Papua

TRIPTRUS - Kaum muslim yang berada di Wamena, Pengunungan tengah Papua memiliki tradisi unik saat bulan puasa. Adalah tradisi bakar batu. Tradisi itu adalah memasak menggunakan batu yang dipanasi dengan dibakar di atas api sejak nenek moyang warga Papua sebelum memeluk agama Islam. Selama bulan Ramadan, tradisi ini tetap dilakukan untuk memasak makanan berbuka puasa. Karena memasak dengan cara bakar batu memakan waktu lama, warga memanggang batu di atas kayu bakar hingga membara. Menunggu batu siap digunakan para kaum perempuan membersihkan sayuran, umbi-umbian, dan daging ayam yang telah dicuci bersih. Begitu batu siap, warga membuat lubang kecil dan menaruh alang alang sebagai alas, lalu batu panas dimasukkan ke dalam lubang beralas alang-alang. Bahan makanan seperti singkong betatas serta jagung ditaruh di atas batu panas disusul sayur-mayur yang terdiri daun singkong dan daun betatas, daging ayam lalu ditutup menggunakan daun pisang. Butuh waktu sekitar 2 jam hingga tak ada asap yang keluar dari lubang dan seluruh bahan makanan matang dan siap untuk berbuka puasa Komunitas Muslim Wamena yang berjumlah sekitar 24 kepala keluarga. (Sumber: Artikel dan Foto tv.liputan6.com)
...more

Memilih Trip Impian

TripTrus.Com - Memanfaatkan waktu libur untuk menjelajah Nusantara bisa dibilang jadi salah satu kegiatan favorit orang Indonesia mulai beberapa tahun ini. Ini wajar saja, mengingat luasnya negara kita dan ribuan destinasi wisata dari Sabang hingga Merauke dan dari Miangas hingga Rote. Banyak traveler yang memberanikan diri pergi berbekal peta dan cerita teman atau blog yang dibaca. Tapi banyak juga mereka yang menggunakan jasa para pelaksana trip (trip operator) independen untuk menjelajah Indonesia. Tapi, apa yang terjadi apa bila uang yang sudah dibayarkan ternyata berbuah kekecewaan akibat trip yang diikuti ternyata tidak sesuai dengan harapan? Atau yang lebih parah lagi, uang yang sudah dibayarkan ternyata menguap begitu saja karena trip operator yang dipilih mangkir atau lenyap tanpa jejak begitu saja. Untuk itu, lihat beberapa tips dari TripTrus.com untuk agar trip impian kamu tidak berubah jadi mimpi buruk. 1. Pilih Trip Yang Pas Buat Kamu Sebelum memulai memilih trip operator yang tripnya akan kamu ikuti, pilih dulu trip yang sesuai dengan alokasi waktu (tanggal libur/cuti), bujet, dan destinasi serta kegiatan yang diinginkan. Karena kemungkinan besar akan sulit, misalnya, untuk melakukan kegiatan snorkeling atau diving  apabila mengikuti trip ke daerah pegunungan. Teliti dulu itinerary yang ada untuk melihat kemampuan kamu untuk mengikuti trip yang kamu inginkan. Cari juga informasi mengenai tempat yang akan didatangi, mungkin saja saat ikut trip nanti informasi itu bisa jadi bahan pembicaraan yang menarik dengan peserta trip lain. 2. Lakukan Background Check Setelah menemukan trip impian kamu, langkah berikut ini adalah pilih trip operator yang mengadakan trip ke destinasi yang kamu inginkan. Lalu cari  tahu mengenai pengalaman dan reputasi trip operator dengan melihat berbagai informasi. Misalnya dengan menelusur kegiatan trip yang pernah  dilakukan oleh trip operator tersebut lewat media sosial atau foto-foto yang trip operator itu tampilkan di website atau meminta nomor telepon atau email orang yang bisa memberikan rekomendasi untuk trip operator tersebut. Lihat juga apakah trip operator tersebut melakukan promosi tripnya di berbagai forum dan marketplace, lalu cari tahu apakah trip operator ini sudah dipercaya oleh website tertentu - misalnya memiliki status Trusted Operator di TripTrus.com - atau rekomendasi dari para peserta lain yang pernah mengikuti trip oleh sang trip operator. 3. Bandingkan Harga Dengan Service Yang Didapatkan Untuk lebih memastikan pilihan trip dan trip operatornya, perkirakan apakah harga yang ditawarkan sesuai dengan service dan fasilitas yang diberikan oleh trip operator pada saat trip berlangsung. Lihat apa saja yang termasuk dan tidak termasuk dalam biaya trip agar kamu bisa lebih siap apabila harus melakukan pembayaran di luar biaya trip.Siapkan juga dana cadangan yang dapat digunakan misalnya untuk membeli oleh-oleh, membeli makanan yang tidak ada dalam fasilitas trip tersebut, atau menyewa kendaraan, peralatan atau mengikuti kegiatan lain pada saat trip.  4. Minta Informasi Lebih Lengkap Sebelum Trip Dimulai Setelah mendaftarkan diri mengikuti trip, jangan lupa untuk menanyakan informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan trip dan destinasi yang dituju, misalnya; peralatan dan perlengkapan yang harus atau tidak boleh dibawa, persiapan fisik sebelum trip (misalnya dengan meminum obat-obatan tertentu). Tanya juga apakah akan ada pertemuan atau briefing sebelum trip diadakan. Ini juga berguna untuk memperkenalkan diri dengan para peserta lainnya. Mungkin saja dari mereka kamu jadi dapat ide dan rekomendasi tujuan wisata lain dan trip operator lain yang direkomendasikan. Gampang, kan?
...more

Film-Film Indonesia Yang Membuat Ingin Traveling!

TripTrus.Com - Dengan menonton film, seseorang bisa memindahkan tubuhnya melalui visual yang dihadirkan fil tersebut. Banyak orang beranggapan bahwa film dapat menginspirasi seseorang dalam hidupnya. Terlebih dala sebuah film traveling, seseorang akan menjadi lebih penasaran dengan sebuah destinasi yang tersajikan dan bisa menjadi inspirasi seseorang untuk memulai sebuah perjalanan. Berikut ini film-film Indonesia berlatar lokasi-lokasi cantik di Indonesia dan akan memikat kalian hingga menginspirasi untuk memulai sebuah perjalanan. 1. Laskar Pelangi (Foto: indonesianfilmcenter.com) Film yang tayang di tahun 2008 ini bisa dibilang sebagai film penggerak pariwisata di Indonesia. Film berisi tentang cita-cita anak-anak pulau yang penuh dengan pesan moral ini membuat Belitong menjadi primadona pariwisata Indonesia. Bahkan wisatawan berbondong-bondong untuk mengekslorasi Belitong. Beberapa objek wisata dan infrastruktur penunjang dibangun di pulau ini.Dengan daya pikat Sekolah Laskar Pelangi, Pantai Tanjung Tinggi hingga terkenalnya Mie Atep membuat wisatawan lokal dan mancanegara menjadikannya daftar destinasi yang harus dikunjungi. 2. Pendekar Tongkat Emas (Foto: anakfilm.com) Sebelum film ini tayang, banyak yang beranggapan bahwa Sumba hanya daerah yang gersang. Tapi anggapan itu tumbang setelah Film Pendengkar Tongkat Emas tayang di bioskop-bioskop. Keindahan Sumba tersaji dalam film ini, panorama alam yang indah, jernihnya aliran sungai, lautan yang menggoda dan rumah-rumah adata yang ikonik menambah daya pikat Sumba. Di sisi lain juga masyarakat Sumba dikenal sebagai penduduk yang ramah. Walau bukan sebagai film pariwisata, dengan latar belakang keindahan Sumba Film Pendekar Tongkat Emas ini bisa jadi ispirasi untuk traveling. 3. Mirror Never Lies (Foto: cinemapoetica.com) Film bercerita tentang seoarng gadis bernama Pakis yang berusaha menemukan sang ayah yang hilang ketika sedang melaut ini mengangkat keindahan laut Wakatobi dan kebiasaan sehari-hari Suku Bajo. Film drama The Mirror Never Lies dapat memvisualisasikan keindahan Wakatobi, sehingga film karya Kamila Andini membuat adanya ketertarikan lainnya di kalangan traveler. Keseharian Suku Bajo, pantai dan bawah laut yang indah menjadikannya semakin menawan untuk dikunjungi. 4. Denias: Senandung di Atas Awan (Foto: asiapacificscreenacademy.com) Film arahan sutradara Ari Sihasale ini mengambil latar belakang di Puncak Gunung Pikhe, Papua menceritakan seorang anak kecil bernama Denias yang berjuang keras meraih segala mimpinya untuk dapat bersekolah. Film berjudul Denias: Senandung di Atas Awan mengajak penontonnya untuk berlari-lari dan bermain di hamparan padang savanna yang luas. 5. Lost in Papua (Foto: chelemichelle.wordpress.com) Banyak unsur-unsur budaya lokal masyarakat tradisional Papua yang ditonjolkan di film ini Dan kisah ini diangkat dari fakta asli rakyat di Pedalaman Hutan Boven Digoel, Papua menjadi tempat bersejarah di mana dulu Bung Hatta dan teman-teman seperjuangannya pernah dibuang. Film yang menceritakan sekelompok anak muda yang mencoba menerobos rimba ujung timur pulau Papua, untuk mengungkap sebuah misteri yang berhubungan dengan suku-suku terasing. Film ini selain menawarkan alur cerita yang menarik juga mampu mengisi hiburan masyarakat dengan nuansa yang berbeda yaitu dengan keindahan hutan dan budaya-budaya suku di Papua. Penonton juga dapat dapat mengenal lebih jauh lagi tentang kondisi Papua dengan alamnya yang masih asri dan keragaman suku papua.Lost in Papua adalah sebuah film yang bertujuan untuk menunjukkan keindahan alam dan kekayaan wisata budaya di Papua Selatan serta segala misterinya yang belum pernah Anda lihat. Film ini memasukkan unsur-unsur lokal seperti pertunjukan budaya khas masyarakat tradisional Papua. 6. Rayya Cahaya di Atas Cahaya (Foto: youtube.com)Rayya, Cahaya Diatas Cahaya adalah film drama Indonesia yang akan dirilis pada 20 September 2012. Film ini disutradarai oleh Viva Westi. Film ini dibintangi oleh Titi Sjuman dan Tio Pakusadewo. Film ini bisa dibilang sebagai road film, di mana film melakukan perjalanan panjang dari Jakarta hingga Bali. Dalam perjalanan tersebut penonton bisa melihat bagaimana keindahan Indonesia di beberapa prongan scene di film ini. Film ini selain menyuguhkan latar belakang yang menarik juga membuat penonton terkagum-kagum dengan dialog-dialog cerdas pemerannya. (Sumber: Artikel amieykha Foto kapanlagi.com)
...more

Arab & Indian Heritage di Jakarta

TripTrus.Com - Ada dua mesjid di area Batavia Tua yang dibangun pada abad 18 dan 19, yaitu Mesjid An-Nawier dan Mesjid Langgar Tinggi di Pekojan, yang sekarang dikenal dengan Kampung Arab terletak di Jakarta Barat. Langgar Tinggi Mosque Nama Pekojan konon adalah kependekan dari kata “Khoja” atau “Kaja” sebuah area di India. Tetapi, “Khoja” ini juga adalah nama ikat kepala yang dikenakan oleh kaum pria di prooinsi Banten. Itulah mengapa tentara Banten yang bertikai dengan Pageran Fatahillah, penemu Jakarta, aman tinggal di area ini. Tentunya, Jakarta dan Batavia menjadi pelabuhan internasional yang sibuk, penuh dengan para pedagang dari kelompok etnis yang berbeda-beda yang masing-masing membentuk komunitasnya, dan kemudian bergabung di tempat yang dinamakan “Kampung”. An-Nawier Mosque Mesjid An-Nawier-yang dikenal juga sebagai Mesjid Pekojan, di area Pekojan- dibangun tahun 1749 AD (atau 1880 H menurut kalender Islam), oleh Syarifa Fatimah binti Husen Al Idrus. Mesjid ini mesjid terbesar dan tertua di Jakarta Tua serta memiliki lemen-elemen yang unik. Denah mesjid ini berbentuk L dengan kapasitas 2,000 orang. Atapnya disangga oleh 33 pilar, melambangkan 33 holy verses yang biasa dilantunkan setelah shalat usai. Di luar mesjid terdapat kubah setinggi 17 meter menyerupai mercusuar. Menurut cerita yang beredar, pada masa lalu ketika berlangsung pemberontakan melawan Kolonial, tentara pejuang Indonesia biasanya berlindung di tempat sempit ini dan merasa nyaman. Berjalan dari mesjid ini ke mesjid Langgar Tinggi, kita akan melewati jembatan Kambing di atas sungai Angke. Jembatan ini dulunya menghubungkan kita ke tempat penjagalan kambing. Kini  tempat penjagalan ini sudah tidak ada lagi, namun masyarakat Arab yang masih tinggal di sini masih memlihara kambing dan memperjualbelikannya, sebagimana mereka telah melakukannya selama 200 tahun. Menjejak di mesjid Langgar Tinggi atau Mesjid Tinggi, orang akan mengerti mengapa mesjid ini dinamakan demikian, tak lebih karena mesjid ini terdiri dari 2 lantai, yang amat jarang ditemukan di masa ini.  Mesjid Langgar Tinggi, yang treletak di sepanjang sungai Angke konon dibangun pada tahun 1829 AD (atau di 1249 H menurut kalender Islam). Lantai atas tempat orang shalat terbuat dari kayu, dan masih dalam kondisi yang baik sampai sekarang. Sementara di lantai bawah, terdapat tempat untuk penjaga mesjid Arsitekturnya adalah perpaduan antara moroislam dan kolonial yang menggunakan elemen  Cina dan Jawa. Disain pilarnya bergaya klasik Eropa, penyangga pilarnya bergaya Cina dan lantainya bergaya Jawa. Mimbarnya didatangkan dari Palembang, Sumatera Selatan. (Sumber: Artikel jakarta-tourism.go.id Foto panoramio.com)
...more

5 Hal Kecil Yang Bikin Ngetrip Jadi Gak Oke

TripTrus.Com - Kita semua ingin trip yang sempurna. Apalagi, dengan waktu dan uang yang kita habiskan, liburan yang enggak bisa dinikmati membuat ngetrip jadi terasa sia-sia. TripTrus dan ZAP punya solusi untuk 5 hal kecil yang bikin ngetrip kurang oke jadi mengesankan. 1. Cuaca Tidak Mendukung Pasti pada enggak mau kan kalo sampai di tempat ngetrip terus seharian hujan, atau ada badai yang bikin kita gak bisa ke mana-mana? Sebenarnya tidak susah buat menghindari kejadian ini. Sebelum ngetrip, cek dulu ramalan cuaca daerah yang mau dikunjungi. Bikin juga tujuan alternatif yang bisa dikunjungi meskipun hujan. Jangan lupa bawa payung dan jas hujan untuk menghindari tubuh dari air hujan. 2. Kondisi Badan Tidak Fit Bayangkan begini, kamu ngetrip ke destinasi impian tapi begitu di sana kondisi badan ngedrop. Wah, jadi percuma repot-repot nabung dan bikin jadwal kunjungan ke sana-sini. Untuk itu, persiapkan kondisi tubuh sebelum ngetrip. Hindari deh yang namanya kurang tidur, beraktivitas yang berlebihan, makan-makanan yang bisa bikin pencernaan bermasalah. Bawa juga suplemen penambah tenaga dan cemilan sehat buat isi perut selama ngetrip. Jangan lupa minum air putih yang cukup ya. 3. Foto Ngetrip Kurang Oke Kamu pasti gak mau dong kalau foto-foto ngetrip kamu ternyata buram, tidak fokus, atau kena photobomb (ada penampakan yang tidak diinginkan di foto). Kalau yang ini bisa diatasi dengan cari tahu terlebih dulu cara menggunakan kamera kamu, baca berbagai tips dari para fotografer kawakan buat cara ambil foto-foto yang keren. Sebelum ambil foto, lihat juga keadaan sekeliling, untuk menghindari kejadian kayak gambar di atas. 4. Kurang Informasi Tujuan Ngetrip Pernah sampai di tempat ngetrip tapi enggak tahu mau ke mana atau apa yang mau dilakukan di sana? Kalau yang ini bisa diatasi dengan mengumpulkan informasi sebelum ngetrip. Cari tahu obyek-obyek yang bisa dikunjungi, tanya ke penduduk setempat dan traveler lain mengenai apa yang bisa dilakukan di sana. Atau, kalau mau nekad, langsung saja jalan. Kadang, sedikit nyasar malah bisa memberikan kita pengalaman ngetrip yang tak terlupakan. Kalau mau lebih gampang, ikutan ngetrip yang diadakan oleh trip operator yang handal. 5. Tumbuh Bulu di Area yang Tidak Diinginkan Tumbuhnya bulu di area yang tidak diinginkan adalah masalah umum yang hampir dimiliki oleh semua orang, apalagi wanita. Banyak cara untuk menghilangkan bulu yang tidak diinginkan tersebut, namun, mana yang terbaik. Selama ini kaum wanita menghilangkan bulu dengan cara mencukur atau waxing, bahkan ada yang mencabut bulu. Tapi dengan Treatment Hair Removal dari ZAP bulu-bulu yang tidak diinginkan bisa hilang secara permanen. Bandingkan saja dengan teknik mencukur atau waxing yang hanya bersifat sementara dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Dengan Permanent Hair Removal dari ZAP, bulu-bulu akan tercabut sampai ke akarnya dan iritasi sangat jarang terjadi. Ini bisa dimungkinkan karena teknologi yang digunakan oleh ZAP telah memiliki sertifikasi nasional dan ZAP sendiri sudah sangat berpengalaman. Jadi, sebelum ngetrip, datang deh ke ZAP yang ada di sembilan lokasi (Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Tangerang, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta). Atau, telepon ke 08 7878 927 927 untuk layanan ZAP Home Service di Jabodetabek dan Bandung yang memungkinkan kamu melakukan treatment di rumah.
...more

5 Hal Yang Tidak Boleh Ketinggalan Saat Ngetrip

TripTrus.Com - Menjelajahi Indonesia memang selalu menarik dan tidak ada habisnya. Ribuan destinasi yang sudah dan belum populer seakan-akan memanggil para traveler untuk berkunjung ke sana. Tapi banyak hal yang harus kita persiapkan sebelum ngetrip. Dari sekian banyak item yang harus disiapkan, berikut ini ada 5 hal yang tidak boleh ketinggalan saat ngetrip. 1. Informasi destinasi Cari tahu dan gunakan teknologi yang ada untuk mendapatkan informasi mengenai destinasi yang akan kamu datangi. Ada banyak sekali faktor yang tidak ada salahnya untuk diketahui seperti; lokasi, jarak tempuh, transportasi, cuaca, adat dan kebiasaan masyarakat lokal, kuliner khas, dan lain-lain. Semakin banyak yang kamu tahu, semakin matang pula persiapan kamu untuk ngetrip. Cara mendapatkan informasi pun lebih mudah dengan adanya berbagai kanal di Internet atau melalui traveler lain yang pernah ke destinasi tersebut. 2. Peralatan dan perlengkapan trip Setelah kamu mendapatkan berbagai informasi yang diperlukan, kamu akan jadi lebih mudah menyiapkan apa saja yang harus dibawa. Peralatan dan perlengkapan yang harus dibawa, selain tergantung pada destinasinya, juga tergantung pada durasi trip kamu. Cari informasi mengenai cara mengemas barang bawaan supaya tidak perlu terlalu banyak tas, ransel atau koper yang harus dibawa. Jangan lupa cari tahu apa saja peralatan penting yang tidak boleh tidak dibawa. 3. Kebutuhan pribadi Tiap orang pasti punya kebutuhan berbeda, untuk itu kamu harus bisa mengetahui apa saja yang harus dibawa pada saat ngetrip. Hal-hal yang berhubungan dengan ini adalah seperti; identitas diri, berapa banyak yang harus disiapkan untuk alokasi pengeluaran, cemilan yang dibawa/diperlukan, obat-obatan pribadi, pengisi daya untuk telepon dan peralatan elektronik, dan lain-lain. Semua itu harus kamu periksa kelengkapannya agar tidak menyulitkan diri kamu sendiri. 4. Sikap positif Saat kamu ikutan trip yang pesertanya beragam, ini adalah salah satu hal paling penting yang harus selalu kamu bawa dan tampilkan. Jangan sampai hal-hal kecil yang terjadi pada saat trip membuat kamu bete dan jadi tidak bisa menikmati trip, bahkan sampai membuat para peserta trip lainnya jadi ikutan bad mood. Percaya, deh, senyum kamu akan membuat trip jadi lebih menyenangkan buat kamu dan teman-teman barumu.  5. Perlindungan asuransi Banyak orang yang menyepelekan pentingnya perlindungan yang diberikan oleh asuransi. Tapi banyak juga orang yang telah merasakan manfaat yang diberikan oleh asuransi. Meskipun kita tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, ada baiknya melindungi diri sendiri atau orang-orang terdekat kita. PT FWD Life Indonesia (FWD Life) menyediakan berbagai produk yang dapat membuat kamu merasa bebas pada saat ngetrip dengan perlindungan yang membuat kamu tidak perlu cemas dan khawatir apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Perlindungan dari FWD Life dapat diberikan kepada nasabah dengan usia hingga 70 tahun dan jangka perlindungan yang sangat luas (kecuali kejadian bunuh diri atau melukai diri sendiri). Tidak hanya perlindungan terhadap jiwa saja, FWD Life juga memberikan penggantian biaya medis bagi nasabahnya. FWD Life juga memiliki produk yang dirancang secara khusus untuk memberikan perlindungan untuk menghadapi risiko kecelakaan yang dapat muncul setiap saat dan dimana saja Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai perlindungan dari FWD Life, silahkan kunjungi http://www.fwd.co.id
...more

ButikTrip.com
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Desa Adat Waerebo
22 - 23 Oct 2018
Tana Toraja - Tanjung Bira
24 - 28 Oct 2018
Open Trip Alor
24 - 28 Oct 2018
×

...