shop-triptrus



Traveling Ke Banyuwangi Semakin Mudah Dengan Ojek Motor

Fenomena ojek motor di kota-kota besar Indonesia seakan sudah menjadi kebutuhan. Kehadirannya dianggap sebagai jawaban atas permasalahan kemacetan di jalanan perkotaan. Perlahan namun pasti tren ojek motor mulai menginspirasi tumbuhnya usaha jasa serupa di kota kecil. Salah satunya Banyuwangi. Meskipun arus kendaraan di Kabupaten Banyuwangi tidak termasuk yang mengalami kendala kemacetan, namun ternyata hal ini tidak menyurutkan tekad beberapa kelompok masyarakat setempat untuk terjun dalam bisnis jasa transportasi ojek motor.Sebagai kabupaten wisata, Banyuwangi memiliki wilayah yang luas, dengan sebaran lokasi wisata yang merata di berbagai penjuru dan jaraknya cukup berjauhan satu dengan lainnya, maka kebutuhan transportasi wisata yang efisien sangat dibutuhkan bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke Banyuwangi. Utamanya bagi Anda yang akan menjelajahi alias mbolang ke kota yang berjuluk Kota Gandrung menggunakan transportasi umum seperti para backpacker atau traveler yang terdiri 2-3 orang, maka selama di Banyuwangi tentu sangat membutuhkan jasa transportasi yang mampu mengakomodasi rencana perjalanan yang fleksibel dan ekonomis. Ojek motor adalah jawaban yang tepat.Jasa ojek motor di Banyuwangi umumnya dilakukan baik oleh komunitas maupun perorangan yang terbagi dalam beberapa jenis layanan.Ada ojek motor yang memang mengkhususkan diri melayani pengantaran ke obyek wisata di Banyuwangi, ada ojek motor yang menyediakan aneka jasa, seperti sewa motor dan tour guide.Selain itu juga ada ojek yang fokus melayani jasa pengiriman barang, namun tidak tertutup kemungkinan bersedia melayani jasa ojek wisata.Berikut ini beberapa alternatif jasa ojek motor yang tersedia dan bisa dimanfaatkan para solo traveller selama berwisata di Banyuwangi. 1. MoJek Wisata Banyuwangi MoJek (Motor Ojek) Wisata Banyuwangi melayani jasa pelayanan wisata ke seluruh Banyuwangi. Pengelola MoJek siap mengantarkan kemanapun dan kapanpun wisatawan dengan motto : Aman, Nyaman, Ramah, safety dijalan, dan menyenangkan. Pihak MoJek membagi rute trip wisata Banyuwangi dalam beberapa jelompok, yaitu :1. Wisata Banyuwangi wilayah Barat : Kawah Ijen, air terjun , perkebunan Kalibendo.2. Wisata Banyuwangi wilayah Timur : Pantai Boom, Pantai cemara , wisata kota-kota, pantai blimbingsari3. Wisata Banyuwangi wilayah Utara : Baluran, Watudodol, Bangsring, villa Ketapang4. Wisata Banyuwangi wilayah Selatan : Pulau merah, wedi ireng, teluk hijau, pantai rejegwesi, pantai mustika.5. Wisata Banyuwangi wilayah ujung timur : alas purwo, G-land ,wisata ikan muncar, mangrove bedul, grajagan. Untuk menggunakan jasanya, pihak MoJek mematok tarif Rp 150.000/orang per trip wilayah. Tarif tersebut belum termasuk tiket masuk wisata yang harus ditanggung pengguna jasa. Bagi traveler yang berminat menggunakan jasa MoJek, dapat menghubungi via : Telepon : 082335355915 Pin BB : 5CE1EE4D 2. Karangasem Trans   Karangasem Trans yang bermarkas di depan Stasiun Karang Asem Banyuwangi menyediakan aneka jasa seperti ojek wisata, sewa motor dan homestay. Untuk jasa antar-jemput ke obyek wisata, mereka mematok harga sesuai dengan jarak lokasi, diantaranya : - Kawah ijen: 175 rb- TN Baluran: 175 rb (antar jemput)- Air terjun Kembar: 50 rb - Pantai Boom : 35 rb - Pulau Merah + Teluk Hijau (green bay): 400rb Sedangkan untuk sewa motor, penyewa akan dikenai tarif Rp 75 ribu per-24 jam. Kapanpun Anda membutuhkan jasa ojek wisata, Karangasem Trans siap dihubungi selama 24 jam. Alamat Karangasem Trans :Jl.stasiun karang asem BANYUWANGICall/WA :082 332 582 004 (rudy)085 331 273 535 (koko)Pin BB : 5A19DA70 3. Motocy   Motocy adalah sebuah perusahaan yang melayani jasa persewaan sarana transportasi dan akomodasi perjalanan pariwisata di kota Banyuwangi. Selain memiliki jasa ojek motor dan sewa motor, Motocy juga memberikan jasa lain seperti sewa mobil/jeep dan homestay. Dengan support selama 24 jam pelanggan akan mendapat kemudahan jika sewaktu-waktu datang ke Banyuwangi, karena Motocy siap memberikan layanan antar jemput. Motocy Banyuwangi :JL.Ikan Wijinongko Gg I Barat SDN Model No.5Kel. Sobo-BanyuwangiTelpon : 0333 3381434Mobile: 082 143 968 770 4. Bang Oji Bang Oji (Banyuwangi Ojek Wisata) dinahkodai oleh Marcellinus Franky Triawan, seorang pemandu wisata Banyuwangi yang juga anggota Kopiwangi (Komunitas Peduli Wisata Banyuwangi), sebuah komunitas resmi yang terdaftar di Pemkab Banyuwangi. Seakan ingin mensinergikan dengan profesinya, selain melayani jasa ojek ke berbagai tujuan obyek wisata di Banyuwangi, Franky - nama panggilannya - juga sekaligus menawarkan jasa sebagai pemandu wisata jika dibutuhkan oleh pengguna jasanya. Tentunya dengan tambahan ongkos.Untuk layanan jasa yang diberikan, Bang Oji mematok tarif yang bersahabat, sesuai dengan mottonya "Wisata Asik & Ga Bikin Kantong Berisik". Harga dan layanan fleksibel. Sebagai contoh, untuk jasa ojek ke Kawah Ijen, Bang Oji memasang tarif standar Rp 150 ribu untuk antar jemput dari starting point Stasiun Karang Asem atau Bandara Blimbingsari.Jika Anda tertarik menggunakan jasa Bang Oji, silakan menghubunginya melakukan kontak/WA di 081 357 054 740 atau 085 101 426 990. Anda juga bisa menghubungi Franky melalui akun medsosnya di www.facebook.com/marcellino.ndeso untuk mengenalnya lebih dekat. 5. Mas Jek   Sesuai dengan informasi di laman Facebook-nya, MASJEK yang beralamat di jalan KH Agus Salim Banyuwangi ini juga melayani jasa ojek online. MASJEK membagi jam operasionalnya dalam dua kelompok, untuk hari Kamis dan Sabtu aktif selama 24 jam, sedangkan untuk hari lainnya mulai aktif pada malam hari, yaitu pukul 18.00 WIB sampai 06.00 WIB. Tidak ada informasi tentang tarif jasanya, namun bagi Anda yang berminat menggunakan jasa MASJEK dapat menghubungi di nomer kontak 085 722 222 088 untuk melakukan pemesanan. 6. Bang Jek Bang Jek atau Banyuwangi Jasa Kirim, fokus utamanya memang melayani jasa pengiriman ke seluruh Banyuwangi, seperti antar barang, antar jemput anak sekolah, belanja di toko/mall, dan pesan antar makanan. Namun diluar jasa kurir, Bang Jek ternyata juga menerima aneka jasa lain seperti sebar brosur, laundri, cleaning service rumah.   Bukan tidak mungkin Bang Jek juga tidak akan menolak rejeki lain yang datang, semisal memberikan layanan ojek ke tempat-tempat wisata di sekitar Banyuwangi. Apalagi saat ini Bang Jek memiliki tim yang terdiri dari 6 orang yang siap memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya. Alamat kantor Bang Jek :Jl. Al Hilal no. 3 (belakang kantor KPU) Krasak, BanyuwangiKontak : 081 335 590 008Atau Anda juga bisa langsung menghubungi personil Bang Jek yang terdiri : Bang Jek 1 Tlp. 082 245 515 541 Pin 28BC2E3D   Bang Jek 2 Tlp. 082 245 515 540 Pin 29CCA8F7   Bang Jek 3 Tlp. 082 245 515 564 Pin 2AD07C8E   ‪‎Bang Jek 4 Tlp. 082 234 747 600 Pin 5D0388DB   Bang Jek 5 Tlp 082 232 450 130 Pin 5D1D95F0   Bang jek 6 Tlp 082 231 747 413 Pin 5E669AF6 7. OL Jek Ol Jek alias Oline Ojek adalah sebuah layanan jasa transportasi antar jemput dan jasa pengiriman dengan tarif terjangkau. Seperti juga Bang Jek, fokus Ol Jek sebenarnya adalah melayani jasa pengiriman barang, namun sejauh ada yang membutuhkan jasa ojek juga akan dilayani. Ol Jek mematok jasanya sebagai berikut :- Jasa antar/jemput Rp 8 ribu untuk 6 km pertama, selanjutnya dihitung Rp 2 ribu/km.- Jasa antar barang, belanja, kirim paket/dokumen dan sebagainya dipatok Rp 7 ribu untuk tujuan kota Banyuwangi dan sekitarnya. Jika Anda yang membutuhkan membutuhkan jasa Ol Jek, silahkan langsung menghubungi :Alamat: Jl. Bromo 76 BanyuwangiHP/WA: 085 656 002 160 Dengan keberadaan ojek motor di Banyuwangi yang menawarkan beragam jasa, tidak hanya wisatawan backpacker yang berencana mbolang ke Banyuwangi mendapatkan keuntungan dari banyaknya pilihannya, namun masyarakat lokal Banyuwangi pun dapat merasakan manfaatnya. Ojek online adalah suatu keniscayaan yang hadir karena faktor kebutuhan masyarakat modern yang didukung oleh kemajuan teknologi. Memang ojek motor di Banyuwangi belum secanggih ojek di kota besar yang sudah menerapkan aplikasi, namun kalau tujuannya baik dan manfaatnya sama-sama bisa dirasakan oleh penggunanya, mengapa tidak? Happy travelling! (Sumber: Artikel banyuwangibagus.com Foto murianews.com)
...more

Sumut Gaskeun! Kalender Event 2025 Siap Bikin Wisatawan Ketagihan

TripTrus.Com - Gokil, Sumut makin hits nih! Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumatera Utara baru aja ngeluarin Kalender Event 2025 yang bakal seru abis! Tema besarnya, "Discover North Sumatra: The Heart of Indonesia," jadi bukti kalo Sumut itu pusatnya Indonesia banget, cuy.       View this post on Instagram A post shared by BUMI SIGUPAI ABDYA (@bumi_abdya) Pj Gubsu, Agus Fatoni, bilang bakal ada 24 event kece yang dihelat sepanjang tahun 2025, dari yang skala nasional sampai internasional. Kata dia, ini pertama kalinya Sumut ngerilis Kalender Event, dan siap-siap aja banyak banget acara dari budaya, seni, sampai alam yang keren banget, bahkan ada desa wisata juga buat para wisatawan lokal dan mancanegara. Menurut Fatoni, acara ini tuh bakal jadi media buat ngenalin potensi wisata Sumut yang udah terkenal banget, mulai dari alam yang bikin nganga, keberagaman budaya, sampai tradisi yang masih kental. “Sumut tuh emang jantungnya Indonesia. Kami pengen orang-orang makin sadar kalo Sumut itu nggak cuma punya keindahan alam, tapi juga kaya akan budaya,” kata Fatoni di peluncurannya di Pos Bloc Medan. [Baca juga : "Mataram Bikin 15 Event Kece Buat Tarik Wisatawan 2025!"] Selain itu, Kadis Budparekraf Sumut, Zumri Sulthony, juga ngejelasin kalo jumlah wisatawan ke Sumut udah naik signifikan. “Wisatawan mancanegara dan domestik udah banyak yang dateng ke sini, bahkan sampai November 2024, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat 229.013 orang. Ini udah ngalahin target 200.000,” ungkap Zumri. Yang lebih keren lagi, Kalender Event 2025 ini bukan cuma hasil kerja keras pemerintah aja, tapi ada sinergi antara Pemprov Sumut, pemerintah daerah, dan para pelaku wisata yang udah barengan bikin acara yang bakal ngeboost ekonomi lokal. Zumri juga percaya, dengan banyaknya event yang digelar, posisi Sumut bakal makin kuat jadi destinasi wisata utama. “Kalender event ini bakal ngasih lebih dari 50 acara sepanjang tahun 2025, tersebar di seluruh daerah Sumut. Ini bakal jadi momentum buat explore semua pesona yang ada di Sumut, dari alam sampe sejarah yang nggak bakal terlupakan,” tutup Zumri. So, buat lo yang suka traveling, jangan sampe ketinggalan deh! (Sumber Foto @ridhotoyotamedan)
...more

5 Tempat Wisata Sejarah Proklamasi Indonesia

TripTrus.Com - Proklamasi. Dari Jakarta, lalu disebarkan ke seantero negeri. Tercetuslah Indonesia sebagai sebuah negara yang bebas merdeka. Perjalanan proklamasi Indonesia memang sangat menarik diikuti. Ada banyak tempat wisata sejarah yang menceritakan perjuangan bangsa Indonesia. Menariknya, tempat-tempat tersebut berlokasi tak jauh dari Jakarta. Berikut 5 tempat wisata sejarah proklamasi Indonesia. 1. Rumah Rengasdengklok Rumah ini merupakan saksi perjuangan proklamasi karena dijadikan tempat Soekarno-Hatta disembunyikan oleh golongan muda yang mendesak untuk segera diumumkan kemerdekaan Indonesia. Rumah ini dianggap aman karena saat itu Rengasdengklok merupakan wilayah kekuasaan tentara Peta dan jauh dari kekuasaan Jepang. Rumah ini milik Djiaw Kie Siong, seorang penduduk lokal yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Di sini masih ada dipan asli yang digunakan untuk tidur Bung Hatta. Sementara itu, dipan milik Soekarno sudah dibawa ke Bandung. Alamat: Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 33, Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41352 Jam buka: pukul 09.00–16.00 WIB   2. Monumen Kebulatan Tekad Monumen yang dibangun pada 1950 ini dimaksudkan untuk memperingati peristiwa Rengasdengklok, peristiwa saat golongan muda dan tua sepakat memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Lokasi ini awalnya berdiri markas Peta. Di belakang tugu ada relief yang menceritakan peristiwa kemerdekaan. Menariknya, saat itu tugu ini dibangun dengan biaya Rp 17.500. Setiap tahun, pada 16 Agustus, tempat ini selalu diadakan acara renungan malam. Alamat: Jalan Raya Tugu Proklamasi, Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat Jam buka: 24 Jam   3. Museum Perumusan Naskah Proklamasi Museum ini awalnya milik seorang petinggi militer Jepang Laksamana Tadashi Maeda. Soekarno dan Hatta yang dijemput oleh Ahmad Subardjo dari Rengasdengklok langsung ke rumah ini untuk melakukan perumusan teks proklamasi. Rumah ini dianggap aman karena Maeda merupakan sahabat Subardjo. Sebagai petinggi militer, rumah ini aman dari pengaruh dan pengawasan angkatan darat Jepang. Alamat: Jalan Imam Bonjol Nomor 1, RT 009, RW 004, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310   4. Taman Proklamasi Taman ini mempunyai sejumlah monumen penting. Di antaranya, patung proklamator Indonesia, Soekarno dan Moh Hatta; replika naskah proklamasi; dan tugu peringatan satu tahun kemerdekaan Indonesia. Berdekatan dengan patung para proklamator, menjulang Tugu Petir. Tugu Petir tak kalah monumental. Di sisi Tugu Petir ini, proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan pada 17 Agustus 1945 oleh Soekarno. Alamat: Jalan Proklamasi, RT 010 RW 002, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta Jam buka: Pukul 05.00–21.00 WIB   5. Radio Republik Indonesia RRI punya peranan penting menyebarkan kabar proklamasi. Tepat pukul 19.00 WIB, teks proklamasi dari kantor berita Domei (sekarang Kantor Berita Antara) sampai di tangan Yusuf Ronodipuro, Bachtiar Lubis, dan Suprapto. Mereka penyiar radio Hoso Kanri Kyoku (Sekarang RRI). Dari situ, RRI memiliki peran awal untuk menyebarkan berita Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Saat ini, RRI masih mengudara dan tetap hadir untuk memberikan informasi berita kepada masyarakat. Alamat: Jalan Medan Merdeka Barat 4–5, Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10110. Jam buka: Tidak terbuka untuk umum (Sumber: Artikel-Foto klasika.kompas.id)
...more

Wisata Laut Di Pulau Pahawang

Pulau Pahawang dan beberapa pulau di sekitarnya mulai banyak dikunjungi traveler nusantara dan manca negara Selatan. Kalau selama ini Provinsi Lampung banyak dikenal dengan obyek wisata seperti Gunung Krakatau, Taman Nasional Way Kambas atau Teluk Kiluan, kini wilayah Lampung Selatan mulai jadi favorit para penggemar wisata bahari. Pahawang adalah nama desa yang terletak di kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesaran. Pulau seluas 1.084 hektar yang terletak tidak jauh dari Teluk Punduh ini terbagi menjadi dua pulau, yaitu Pahawang Besar dan Pahawang Kecil. Pulau Pahawang punya enam desa, yaitu Suakbuah, Penggetahan, Jeralangan, Kalangan, Pahawang, dan Cukuhnyai.Untuk mencapai Pulau Pahawang, traveler harus menggunakan perahu motor selama kurang lebih satu jam perjalanan dari Dermaga Ketapang, kecamatan Padang Cermin. Perjalanan menuju Pulau Pahawang Besar bisa dinikmati dengan melihat jernihnya air laut dan berbagai satwa laut yang dapat terlihat dari perahu yang ditumpangi. Perahu biasanya akan membawa ke Pulau Pahawang Besar, yang merupakan tempat tinggal sebagian besar penduduk. Para traveler biasanya menginap di penginapan atau homestay yang terdapat di Pulau Pahawang Besar. Untuk menikmati alam bawah air dan pemandangan di sekitar Pahawang, traveler dapat menggunakan perahu motor yang dapat disewa untuk satu hari penuh. Gugus karang di bawah laut Pulau Pahawang terasa sungguh menakjubkan. Ditambah air laut yang berwarna hijau toska serta ikan-ikan yang berkeliaran di antara karang membuat kita betah berlama-lama snorkeling di sini. Perahu juga bisa mampir di Pulau Pahawang Kecil, yang jaraknya 10 menit dari Pulau Pahawang Besar. Di Pulau Pahawang Kecil ini terdapat satu cottage pribadi yang dimiliki oleh warga negara asing. Pemandangan pasir putih di pantai serta latar belakang barisan bukit ditambah suasana yang tenang membuat Pulau Pahawang Kecil jadi sulit untuk ditinggalkan. Di Pahawang Kecil ada sebuah area bernama Tanjung Putus yang menyambungkan antara Pulau Tanjung Putus dan Pulau Pahawang Keci. Nama Tanjung Putus diberikan karena apabila air laut pasang jembatan alami ini terendam air, sehingga hanya dapat dijejaki jika air berada dalam kondisi surut. Tanjung Putus juga merupakan salah satu spot menyelam atau snorkeling favorit traveler.  Spot snorkeling lain yang diminati oleh para traveler di sekitar Pulau Pahawang adalah Pulau Kelagian. Kelagian berjarak sekitar 45 menit dari Pahawang Besar. Sama seperti spot-spot snorkeling di Pahawang dan Tanjung Putus, Pulau Kalegian juga memiliki pemandangan alam bawah laut yang menawan. Pulau Kalegian juga memiliki pemandangan matahari terbenam yang luar biasa indahnya. Jadi, jangan lupa untuk menyaksikan ini sambil beristirahat setelah seharian sibuk snorkeling.
...more

3 Wisata Sejarah di Tangerang Selatan

TripTrus.Com -  Pada masa penjajahan Belanda, wilayah ini masuk ke dalam Karesidenan Batavia dan mempertahankan karakteristik tiga etnis, yaitu suku Sunda, suku Betawi, dan Tionghoa. Pembentukan wilayah ini sebagai kota otonom berawal dari keinginan warga di kawasan Tangerang Selatan untuk menyejahterakan masyarakat. Pada tahun 2000, beberapa tokoh dari kecamatan-kecamatan mulai menyebut-nyebut Cipasera sebagai wilayah otonom. Warga merasa kurang diperhatikan Pemerintah Kabupaten Tangerang sehingga banyak fasilitas terabaikan. Pada 27 Desember 2006, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menyetujui terbentuknya Kota Tangerang Selatan. Calon kota otonom ini terdiri atas tujuh kecamatan, yakni, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Pondok Aren, Serpong, Serpong Utara dan Setu. Pada 29 Oktober 2008, pembentukan Kota Tangerang Selatan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto, dengan tujuh kecamatan hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang yang telah disetujui oleh DPRD Kabupaten Tangerang pada 27 Desember 2006. 1. Situ Gintung       View this post on Instagram Bersandar melepas mentari, tanda tlah tiba saatnya kita ngopi :) . Lokasi: Situ Gintung, lewat pintu masuk kuburan lurus terus, ketemu lapangan tempat adu burung lurus, belokan ke dua setelah warung. . #dolanae #situgintung #tangsel #danausitugintung #tangerangselatan #kelanapesonaindonesia #senja #ngopi #tempatngopi #wisata #banten #jelajahbanten #visitbanten #ciputat #siluet #indonesia_photography #danau #jalanjalansore #mancingmania #mancing #pariwisata #pesonaindonesia #wonderfulindonesia #wonderfulplaces #travelphoto #travelphotography #indotravellers #instanusantarajakarta #enjoyjakarta #geonusantara A post shared by Febri Amar (@febriamar) onDec 11, 2018 at 11:19pm PST Pada masa penjajahan Belanda, wilayah ini masuk ke dalam Karesidenan Batavia dan mempertahankan karakteristik tiga etnis, yaitu suku Sunda, suku Betawi, dan Tionghoa. Pembentukan wilayah ini sebagai kota otonom berawal dari keinginan warga di kawasan Tangerang Selatan untuk menyejahterakan masyarakat. Pada tahun 2000, beberapa tokoh dari kecamatan-kecamatan mulai menyebut-nyebut Cipasera sebagai wilayah otonom. Warga merasa kurang diperhatikan Pemerintah Kabupaten Tangerang sehingga banyak fasilitas terabaikan. Pada 27 Desember 2006, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menyetujui terbentuknya Kota Tangerang Selatan. Calon kota otonom ini terdiri atas tujuh kecamatan, yakni, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Pondok Aren, Serpong, Serpong Utara dan Setu. Pada 29 Oktober 2008, pembentukan Kota Tangerang Selatan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto, dengan tujuh kecamatan hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang yang telah disetujui oleh DPRD Kabupaten Tangerang pada 27 Desember 2006. Awal pembentukan situ (danau) ini adalah sebagai waduk yang berfungsi sebagai tempat penampungan air hujan dan untuk perairan ladang pertanian di sekitarnya, dibuat antara tahun 1932-1933 dengan luas awal 31 ha. Kapasitas penyimpanannya mencapai 2,1 juta meter kubik. Situ ini adalah bagian dari Daerah Aliran Ci Sadane merupakan salah satu sungai utama Provinsi Banten dan Jawa Barat sumber berasal dari Gunung Salak dan Gunung Pangrango di (Kabupaten Bogor, sebelah selatan Kabupaten Tangerang) yang mengalir ke Laut Jawa panjang sungai ini sekitar 80 km dan bendungan aliran Kali Pesanggrahan. Di tengah-tengah situ terdapat sebuah pulau kecil yang menyambung sampai ke tepi daratan seluas kurang lebih 1,5 ha yang bernama Pulau Situ Gintung beserta hutan tanaman yang berada sekitarnya. Semenjak tahun 1970-an kawasan pulau dan salah satu tepi Situ Gintung dimanfaatkan sebagai tempat wisata alam dan perairan di mana terdapat restoran,kolam renang,dan outbond. Terhitung tahun 2011 Situ Gintung berubah nama menjadi Bendungan Gintung (sesuai dengan PP No. 37 Tentang Bendungan Tahun 2010). 2. Stasiun Sudimara       View this post on Instagram Jangan berharap akan menjadi pemenang jika tidak pernah kalah, taklukan apa yang ingin kamu taklukan dengan perjuangan! . Foto : @jonasiagianmoto #stasiunsudimara #ciputat #tangsellife #guetangsel #ilovetangsel #initangsel #tangsel #tangerangselatan A post shared by Tangsel Life (@tangsel.life) onOct 23, 2018 at 6:20pm PDT Stasiun Kereta Api Sudimara (SDM) atau yang selanjutnya disebut dengan Stasiun Sudimara, merupakan salah satu stasiun kereta api yang berada di bawah manajemen  PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta yang berada pada ketinggian + 28 m di atas permukaan lain, dan merupakan stasiun kereta api kelas III. Stasiun Sudimara terletak di Jalan Raya Jombang, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Lokasi stasiun ini berada di sebelah selatan Pasar Jombang. Bangunan Stasiun Sudimara yang lama merupakan bangunan peninggalan masa Hindia Belanda meski fasade bangunan ini sedikit mengalami perubahan dengan penambahan ruangan di sebelah kanan bagian depan. Pembangunan stasiun ini bersamaan dengan pembangunan jalur kereta api Duri-Rangkasbitung sepanjang 76 kilometer. Pengerjaan jalur kereta api ini dilakukan oleh Staatsspoorwegen (SS), perusahaan kereta api milik Pemerintah Hindia Belanda, pada tahun 1899 berbarengan dengan pengerjaan jalur kereta api Duri-Tangerang. Peresmian stasiun ini dilakukan pada 1 Oktober 1899. Proyek jalur kereta api Duri-Rangkasbitung ini merupakan bagian dari proyek besar jalur kereta api jalur Barat jilid 2 (Westerlijnen-2) hingga Merak. Pengerjaan proyek jalur kereta api ini dilaksanakan searah. Setelah jalur rel Duri-Rangkasbitung selesai, maka dilanjutkan jalur rel Rangkasbitung-Serang-Cilegon (1900), dan Cilegon-Merak (1914). Pada awal mulanya, Stasiun Sudimara ini berfungsi sebagai stasiun lintasan kereta api saja (Stopplaats), namun kemudian berubah menjadi stasiun kecil (halte) untuk melayani warga sekitar yang menjual hasil perkebunannya ke Batavia Zuid (sekarang Jakarta Kota) maupun Tanah Abang. Pada 16 Maret 1954, Direksi Djawatan Kereta Api menaikkan Stasiun Sudimara menjadi stasiun kelas IV. Sekarang, stasiun ini menjadi stasiun kelas III. Akan tetapi sejak dioperasikan KRL (Kereta Listrik), atau dalam bahasa menterengnya disebut Commuter Line hingga Stasiun Maja di Tangerang, Stasiun Sudimara ini menjadi stasiun yang tergolong ramai, sibuk dan padat jadwal lintasannya. Hal ini juga tak terlepas dari perkembangan hunian yang ada di sekitar stasiun tersebut, karena Ciputat merupakan daerah penyangga Kota Jakarta. [Baca juga : "13 Bangunan Bersejarah Di Pandeglang"] 3. Monumen Palagan Lengkong       View this post on Instagram MONUMEN PALAGAN LENGKONG. Monumen yang terletak di wilayah Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten, untuk sampai ke lokasi diperlukan usaha yang lebih karena letaknya tidak di jalur utama penghubung Kota Tangerang dengan Serpong, masuk dalam kawasan perumahan Bumi Serpong Damai. Sesampainya di lokasi yang pertama dijumpai adalah sebuah rumah dengan papan informasi di halaman depan, isinya menyatakan bahwa lokasi tersebut merupakan kawasan cagar budaya. Di rumah tersebut pada 25 Januari 1946 terjadi pertemuan antara Mayor Daan Mogot, Direktur Akademi Militer Tangerang, dengan tentara Jepang yang bertujuan untuk melucuti persenjataan tentara Jepang agar tidak jatuh ke tangan tentara Belanda. Perundingan dengan pihak Tentara Jepang dibawah pimpinan Kapten Abe dilakukan oleh Mayor Daan Mogot, Mayor Wibowo dan Taruna Alex Sajoeti, taruna Akademi Militer Tangerang. Letusan senjata dan rentetan mitraliur yang terjadi secara tiba-tiba ketika perundingan tengah berlangsung dan berujung pada terjadinya pertempuran tak seimbang yang berakhir dengan tewasnya 34 taruna dan 3 perwira TRI, yaitu Mayor Daan Mogot, Letnan Soebianto, dan Letnan Soetopo. Sedangkan Mayor Wibowo dan lebih dari 20 Taruna lainnya ditawan oleh Tentara Jepang. Sayangnya, saat ini rumah tersebut tidak digunakan sebagai museum hanya sebagai penanda lokasi saja. Lalu bergerak ke arah belakang rumah baru lah nampak terdapat monumen yang terletak di sisi kanan dari rumah. Monumen yang berbentuk bidang cekung setinggi lebih dari 2 meter berlapiskan marmer hitam dan tiang bendera yang terdapat di bagian atas dinding. Pada dinding monumen terdapat tulisan tinta emas yang berisikan catatan sejarah singkat terjadinya Peristiwa Lengkong dan nama-nama mereka yang gugur dalam peristiwa tersebut serta diapit oleh dinding-dinding rumput yang memunggungi jalan masuk yang membuat lokasinya jadi tersembunyi dari pandangan mata. . #monumenperistiwalengkong #monumenpalaganlengkong #lengkongwetan #tangerangselatan #bsd #wisatasejarah #sejarahkemerdekaan #gowessejarah #mayordaanmogot A post shared by azwar muhlis (@azwar_muhlis) onDec 24, 2016 at 7:20pm PST Monumen Palagan Lengkong terletak di Jl. Bukit Golf Utara No.2, Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310 Daan Mogot adalah tentara PETA dengan pangkat mayor. Pada tanggal 25 Januari 1946, mayor bernama lengkap Elias Daniel Mogot itu ditugaskan untuk melucuti senjata tentara Jepang di Tangerang. Ketika itu Jepang telah resmi dinyatakan kalah dari Sekutu dalam Perang Dunia II. Misi pasukan Mayor Daan Mogot adalah untuk mencegah senjata Jepang jatuh ke tangan Belanda. Mayor Daan Mogot memimpin 70 taruna tentara menuju tempat bermukim tentara Jepang di daerah Lengkong. Sampai di sana, Mayor Daan Mogot mengutarakan tujuan kedatangannya kepada Kapten Abe yang merupakan pimpinan pasukan Jepang. Proses pelucutan senjata yang mulanya berjalan damai menjadi pertempuran. Dalam baku tembak di Hutan Lengkong tersebut pasukan Mayor Daan Mogot terdesak dan kalah. Mayor Daan Mogot beserta dua perwira dan 34 taruna gugur. Untuk mengenang perjuangan Daan Mogot, di bekas lokasi pertempuran didirikan Monumen Palagan Lengkong. Bangunan yang kerap disebut Monumen Lengkong tersebut berada di bagian depan Perumahan BSD. Tugu peringatan di daerah Lengkong tersebut berbentuk persegi panjang dengan tinggi lebih dari dua meter. Seluruh bangunan didominasi warna gelap. Permukaan depan Monumen Lengkong berupa bidang lengkung dari marmer hitam. Di atasnya tertulis rangkaian kata menggunakan tinta emas yang berbunyi : “Pada Hari Jumat petang tanggal 25 Januari 1946, telah terjadi peristiwa berdarah di Lengkong / Serpong, dimana pasukan dari Akademi Militer Tangerang yang dipimpin oleh Mayor Daan Mogot yang tengah merundingkan penyerahan senjata dari Pasukan Jepang di Lengkong kepada Pasukan TRI secara tiba-tiba sekali telah dihujani tembakan dan diserbu oleh Pasukan Jepang, sehingga mengakibatkan gugurnya 34 Taruna Akademi Militer Tangerang dan 3 Perwira TRI, diantaranya Mayor Daan Mogot sendiri”. (Sumber: Artikel gpswisataindonesia.info Foto tangselmedia.com)
...more

Puncak Terhits Berburu Sunrise di Bogor, Kunjungi Bukit Batu Roti

TripTrus.Com - Selalu saja ada hal menarik ketika Anda memilih Bogor sebagai tujuan destinasi untuk berlibur. Mulai dari danau, pegunungan, hingga wisata alamnya selalu menjadi daya tarik wisatawan.       View this post on Instagram Moment sunrise memang paling ditunggu untuk di nikmati, bnyak tempat bagus untuk melihat sunrise tak terkecuali di puncak batu roti ini, tepatnya berada di ciampea bogor, pemandangan yg super indah ini, ingin rasanya kembali ksini. . 📍 Puncak batu roti, gunung kapur, ciampea, bogor . 📷 @rahmancosta92_ A post shared by M Bista Ilham (@bistailham_) onMay 22, 2018 at 4:13am PDT Salah satu destinasi yang menarik dan tak boleh dilewatkan adalah mengunjungi bukit batu roti. Ini merupakan gunung kapur di Ciampea Bogor. Berada di atas puncak roti, Anda akan melihat lanskap tercantik di Bogor. Pemandangan alamnya terlihat memesona, ditambah struktur bebatuan di puncaknya menarik untuk dijadikan background untuk Anda berswafoto. Bogor tak hanya memiliki gunung Pangrango. Kota hujan ini juga memiliki bukit kapur yang kerap diincar wisatawan. Bukit Kapur memiliki tiga puncak yang memiliki pemandangan yang sama indahnya. Bukit yang didominasi oleh tanah dan karst berketinggian tidak lebih dari 400 mdpl ini memberikan sensasi yang berbeda. [Baca juga : "Lokasi Wisata Bogor Dengan Spot Underwater Yang Keren Abis"] Salah satu puncak yang paling diincar wisatawan untuk berburu sunrise adalah puncak batu roti. Puncak yang dikenal dengan karstnya yang membentuk seperti roti jika dilihat dari bawah. Bisa dibilang Puncak Batu Roti adalah salah satu spot terbaik untuk melihat matahari terbit di Bogor Barat. Ditunjang dengan puncak karst yang mengerucut, membuat Anda dapat memandang ke sekelilingnya 180 derajat tanpa terhalang apa pun. (Sumber: Artikel inews.id Foto payungrimba.blogspot.com)
...more

Pulau Ular Laut di Bima

TRIPTRUS - Dari ratusan spesies ular di seluruh dunia, spesies ular laut gelang (Laticauda colubrina) adalah salah satu ular yang bisanya paling kuat, bahkan lebih kuat dari ular King Cobra. Bahkan mendengar kata ular saja kebanyakan orang sudah bergidik ketakutan, apalagi berhadapan langsung dengan ular itu sendiri.Tapi di Bima, Nusa Tenggara Barat, ada sebuah pulau yang penuh dengan ular laut. Pulau yang terletak kurang lebih 500 meter dari pantai Oi Caba di Kecamatan Wera ini adalah sebuah pulau batu kecil yang tidak dihuni oleh manusia. Dengan menaiki perahu dari pantai, pulau ini dapat dicapai dalam waktu kurang lebih 20 menit. Pulau ular ini oleh masyarakat sekitar diberi nama Nusa Nipa. Sedangkan warga Ende, Flores menjuluki pulau ini dengan nama Nuca Nepa Lale, atau pulau ular yang indah. Sementara, warga Manggarai memberi nama Nuha Ula Bungan, atau pulau ular yang suci. Bagi masyarakat sekitar, ular-ular di pulau ini bukanlah sesuatu yang ditakuti. Sejak pulau ular mulai dikenal dan dikunjungi, masyarakat sekitar mendapatkan rezeki dengan menjadi guide dan menyewakan kapal ke pulau itu. Masyarakat sekitar yang mendatangi pulau itu tidak merasa takut sedikitpun menyentuh ular-ular itu. Mereka bahkan dengan santai memasukkan tangan ke celah-celah tebing batu untuk mengambil ular yang bersembunyi. Ular laut di pulau ini juga bahkan mendatangi orang apabila dipanggil. Meskipun begitu, pengunjung dari daerah lain tidak bisa sembarang menyentuh ular begitu sampai di pulau itu. Kabarnya, ular di pulau harus terlebih dahulu dipegang oleh orang lokal, jika tidak bisa digigit oleh ular itu. Untuk memegang ular tidak perlu menggenggam dengan erat, cukup biarkan ular berkeliaran di tangan anda. Menurut cerita rakyat setempat, pulau ular ini sebenarnya adalah kapal dagang Portugis yang terkena kutukan. Para awak kapal berubah menjadi ular laut sementara kapalnya berubah menjadi pulau dan dua pohon Kamboja di pulau itu merupakan tiang kapalnya. Oleh karena itu, pengunjung dilarang membawa pergi ular dari pulau, karena dapat mendatangkan bencana.Ular laut memang termasuk tidak agresif seperti kebanyak spesies ular lainnya. Tapi bila mengunjungi pulau ular pengunjung diharapkan berhati-hati melangkah, karena ular yang terkejut apabila terinjak dapat menggigit untuk mempertahankan dirinya. Tiap tahun ada beberapa nelayan yang terpatuk ular laut saat ingin menyingkirkan ular dari jala. Jika berkunjung ke pulau ular, selain bisa "bermain" dengan ular yang ada di pulau itu, pengunjung juga dapat melihat pemandangan Gunung Sangiang yang berdiri tegar di kejauhan dengan puncaknya yang bermahkota kabut serta beberapa pulau karang yang indah di sekitar pulau ular.
...more

7 Lautan Penuh Lumba-Lumba ini Ada di Indonesia, Keren!

TRIPTRUS - Lumba-lumba adalah mamalia laut yang dikenal sangat ramah. Bahkan ia kerap membantu orang-orang yang kebetulan tenggelam di dalam lautan. Lumba-lumba juga memiliki suara ultrasonik yang konon bisa digunakan untuk terapi orang yang memiliki sindrom autis. Terpenting lagi, lumba-lumba juga bisa dilatih untuk melakukan atraksi-atraksi yang sangat hebat di lautan. Barangkali anda semua sudah melihat lumba-lumba di tempat pertunjukan, atau di kebun binatang dan taman air. Tapi pernahkah anda semua menyaksikan lumba-lumba di alam terbuka? Melihat mereka berenang dan meloncat di pinggiran kapal yang melintas. Tak perlu jauh-jauh, Indonesia memiliki banyak spot yang bisa anda gunakan untuk melihat lumba-lumba. Mari simak selengkapnya. 1. Perairan Misool, Raja Ampat – Papua Perairan di Misool, Raja Ampat memang dikenal sangat indah. Lautnya yang masih jernih dipadu dengan pulau yang masih alami membuat lokasi ini bak secuil surga di bumi Papua.  Anda yang menyukai pengalaman menyelam dan menyusuri keindahan bawah laut akan menyukai Misool yang tidak ada bandingannya. Perairan di Misool dikenal sangat kaya akan biota laut. Di kawasan ini memiliki banyak spesies hiu kecil dan juga paus. Untuk anda yang menyukai lumba-lumba yang ramah, kawasan ini memiliki 3 spesies lumba-lumba. Biasanya mereka akan keluar dan mengikuti kapal-kapal wisatawan yang melintas. 2. Teluk Kiluan – Lampung Teluk Kiluan dapat ditempuh sekitar 3-4 jam dari pusat Bandar Lampung. Lokasi ini menjadi primadona wisatawan yang sangat menyukai petualangan bahari yang tiada batas. Pengunjung bisa menyewa kapal untuk berlayar sambil menikmati indahnya pemandangan dan jika beruntung bisa melihat atraksi lumba-lumba yang sangat memukau. Kawasan ini memiliki dua jenis lumba-lumba yang jumlahnya diperkirakan ada ratusan. Pertama adalah lumba-lumba hidung botol dan yang kedua adalah lumba-lumba paruh panjang. Lumba-lumba jenis paruh panjang memiliki tubuh yang relatif kecil dan suka sekali melompat di udara untuk menghibur semua orang. 3. Pantai Lovina – Bali Pantai Lovina adalah pantai yang paling dikenal di Bali meski suasananya masih sangat alami. Terletak di ujung utara Bali, pantai ini menyajikan pengalaman berharga bagi semua wisatawan yang ingin menikmati kehidupan lumba-lumba. Biasanya, saat bagi datang, mereka akan meloncat-loncat di lautan beriringan dengan kapal laut di sebelahnya. Atraksi dari lumba-lumba di Bali bagian Buleleng ini lambat laun menjadi incaran banyak orang. Terutama mereka yang tidak menyukai suasana gegap gempita di Bali bagian selatan. Pantai dengan puluhan lumba-lumba ini bisa membuat wisatawan, bahkan anda merasa nyaman dan ingin berlama-lama di sana. 4. Kawasan Pulau Peucang – Banten Pulau Peucang memang belum banyak diketahui oleh wisatawan di Indonesia. Meski demikian, kawasan ini menyajikan pengalaman yang sangat berharga, salah satunya adalah berenang dengan lumba-lumba di laut lepas. Ya, berenang dengan mamalia laut ini tanpa harus naik kapal laut yang kadang sangat berisik. Di dunia ini, mungkin hanya ada dua spot wisata yang menyajikan pengalaman berenang dengan lumba-lumba. Pertama adalah di Florida, Amerika dan yang kedua di Pulau Peucang, Banten, Indonesia. Bila anda kebetulan berada di kawasan Banten, jangan lupa untuk mampir dan menikmati sensasi berenang dengan para lumba-lumba di laut lepas. 5. Perairan Taman Nasional Komodo – Nusa Tenggara Timur Perairan di kawasan Taman Nasional Komodo juga dikenal menyajikan pengalaman bertemu dengan lumba-lumba yang mengesankan. Lumba-lumba ini biasanya keluar saat pagi hari. Kala matahari masih akan keluar di ufuk timur, lumba-lumba mulai melakukan aktivitas paginya dengan melompat-lompat di udara. Biasanya mamalia laut ini terlihat di perairan yang menuju Pulau Padar dan Pulau Kalong. Pulau Padar adalah situs warisan budaya dunia UNESCO sejak tahun 1991. Dari pulau ini, kadang anda bisa menyaksikan lumba-lumba yang bergerak dengan bebas di lautan. 6. Perairan Pulau Siladen – Sulawesi Utara Pulau Siladen terletak di kawasan Taman Nasional Bunaken. Turis yang datang ke sini tak lagi hanya menikmati taman bawa laut yang sangat indah itu. Tapi juga mencari peruntungan untuk bertemu dengan kawanan lumba-lumba. Biasanya mereka suka menampakkan diri permukaan laut atau berenang di dalam air. Lumba-lumba biasanya akan muncul di pagi hari. Mereka suka sekali mengikuti kapal-kapal yang bergerak menuju Pulau Siladen. Mereka biasanya berjumlah 20-30 ekor dan akan mengawal wisatawan yang takjub menyaksikan tingkah mereka. 7. Kepulauan Derawan – Kalimantan Timur Kepulauan Derawan adalah spot baru dalam tujuan penyelam di Indonesia. Setelah Bunaken dan raja Ampat, kawasan ini juag dikenal memiliki keindahan bawah laut yang sangat luar biasa. Bahkan bisa dibilang terbaik di kawasan Pulau Kalimantan. Di tempat ini pelancong juga bisa berenang di Danau Kakaban yang banyak menyimpan ubur-ubur tak beracun. Selain wisata bawah laut serta ubur-ubur yang unik. Kawasan ini juga menyajikan pengalaman melihat lumba-lumba. Hewan ini biasanya suka keluar begitu mendengar suara mesin dari kapal. Mereka akan berenang di sisi kiri dan kanan kapal seperti seorang penyambut. Inilah  tujuh lautan di Indonesia yang dikenal memiliki banyak sekali lumba-lumba. Pesona laut Indonesia yang sangat mempesona. (Sumber: Artikel boombastis.com Foto dw.com)
...more

Maret 2023, Solo Full Event, Ini Sederet Acara yang Akan Digelar

TripTrus.Com - Kota Solo terus mengadakan berbagai macam acara guna menarik wisatawan. Sejak kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka pada 2020 lalu, Kota Solo terus bertransformasi menjadi kota wisata yang penuh destinasi. Dilansir tim suaramerdeka.com dari akun Instagram resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta @pariwisatasolo, berikut sederet acara yang akan digelar di Kota Solo selama bulan Maret.       View this post on Instagram A post shared by wilis palupi (@wilis.palupi) Dari tanggal 7-9 Maret akan diadakan Pameran Seni Rupa Jawa Tengah yang bertempat di Taman Budaya Jawa Tengah. Pada tanggal dan lokasi yang sama, juga akan diselenggarakan Festival Seni Karawitan Pelajar SMA dan SMK Se- Jawa Tengah. Selanjutnya, dari tanggal 9 hingga 12 Maret akan diadakan Solo Indonesia Culinary Festival (SICF).  Festival ini merupakan festival tahunan yang diselenggarakan Pemkot Solo dan memamerkan beragam kuliner nusantara bertempat Benteng Vastenburg. Sendratari Candra Purnama juga turut meramaikan dan dilaksanakan pada tanggal 10 Maret 2023 bertempat di Graha Wisata Niaga. Kemudian pada tanggal 13-16 Maret akan diperingati sebagai Hari Teater Dunia atau disingkat Hatedu yang ke-10. Pagelaran ini bertempat di Taman Budaya Jawa Tengah, Jebres. Memasuki bulan puasa, Pemkot Solo membuka Kampung Ramadhan sekaligus Ramadhan Lighht Festival dari tanggal 22 Maret-21 April dan bertempat di Balaikota Surakarta. Sedangkan untuk Bubur Samin dan Kampung Takjil juga akan terus digiatkan selama bulan puasa berlangsung.  Selain terdapat agenda tahunan dalam rangkaian acara di bulan Maret ini, terdapat beberapa kegiatan rutin yang bisa dinikmati wisatawan kapanpun. [Baca juga : "Inspirasi Event Malam Tahun Baru 2023 Di Bali"] Kegiatan rutin tersebut ialah Pementasan Wayang Orang Sriwedari yang main dari hari Senin-Sabtu pukul 19.30 bertempat di Gedung Wayang Orang Sriwedari. Di tempat yang sama, setiap hari Kamis pukul 20.00, akan ada pula pementasan Kethoprak Sriwedari yang bisa ditonton wisatawan dengan harga tiket masuk Rp 10.000 saja. Pada pementasan bulan Maret ini, nantinya Wayang Orang Sriwedari akan mementaskan 31. Disusul Atraksi Prajurit Keraton yang diadakan setiap hari Sabtu pukul 16.00. Itulah agenda event selama bulan Maret yang dapat anda jadikan referensi sebelum berwisata di Kota Bengawan. (Sumber: Artikel suaramerdeka.com Foto @ferrykurniawan_7) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...