TripTrus.Com - Nih, bro, ada info seru nih! Kampanye Sadar Wisata 5.0 baru aja umumin Desa Wisata yang juara. Gila, tahun 2024 ini, duitnya mencapai Rp465 miliar dari Bank Dunia! Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, bakal ngasih apresiasi buat desa-desa yang menang. Tujuannya? Supaya para pebisnis di desa wisata semangat bangun potensi daerahnya, bro!
Katanya sih, malam penghargaan itu buat kasih semangat biar terus menggila dan promosiin produk desa mereka dengan presisi. Seru kan? Pemenangnya ada lima kategori. Ada desa-desa kece dari Yogyakarta sampe Sumatera Utara. Nama-namanya keren abis, kayak Kampung Wisata Sosromenduran dan Desa Wisata Lumban Suhi-suhi!
View this post on Instagram
A post shared by Binuangsaiyo23 (@binuangsaiyo23)
Nah, kategori kedua, Local Champion Terbaik. Mereka yang memimpin di sini adalah orang-orang hebat dari desa-desa kayak Candirejo, Kadipaten, Poncokusumo, Jerowaru, dan Papagarang. Keren banget, kan? Terus, ada juga yang dapet Diseminasi Sadar Wisata. Ini buat tiga desa juara, dari Wakatobi sampe Lombok Tengah. Bikin bangga deh!
Yang keempat, Inovasi Produk dan Pemasaran. Juara pertamanya tuh dari Yogyakarta, Kampung Wisata Patehan. Ada juga juara dari Lumajang, Pasrujambe, dan Magelang, Kampung Wisata Mendut. Terakhir, kategori Kelembagaan. Kampung Wisata Purbayan di Yogyakarta bawa pulang juara pertama. Ada juga desa dari Malang dan Pulau Sibandang, Sumatera Utara, yang ikut jadi pemenang. Keren abis!
Menurut Sandiaga Uno, desa-desa ini jadi pemain utama bangun Indonesia. Tahun depan, programnya bakal lebih gila lagi dengan stok sumber daya manusia yang oke! Dia bilang, program ini langkah nyata dari pemerintah buat sentuh langsung 45 juta orang di pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Mantap, kan?
Tapi, ini nggak berhenti di sini. Ada langkah kolaboratif yang perlu dilakuin, katanya. Melibatkan institusi pendidikan, dunia usaha, pemerintah daerah, media, dan komunitas. Makanya, komunitas jadi tulang punggungnya!
[Baca juga : "Woles, Bro! Pariwisata 2024 Makin Naik, Ahli Bilang: Jangan Abaiin Waktu Endemi!"]
Sandi juga ngomongin soal desa wisata yang akan diakui dunia suatu hari nanti. Udah masuk UNTWO, Organisasi PBB buat Pariwisata Dunia, loh! Keren banget! Nggak cuma itu, Bank Dunia juga ikutan meramaikan. Mereka setuju kucurin tambahan duit sekitar Rp465 miliar buat Kampanye Sadar Wisata 2024. Nggak main-main, kan?
Selain dari Bank Dunia, Kemenparekraf juga siapkan duit tambahan. Mereka lagi ngebahas anggarannya, siapin semuanya dengan baik. Sandiaga pastiin nih, duitnya bakal bantu desa-desa wisata buat naikin SDM dan memperkuat kelembagaan. Biar hasilnya maksimal, pastinya harus diatur dengan baik, tepat sasaran, dan gak boleh telat.
Pokoknya, acara ini seru banget, bro! Ada penghargaan, ada janji Bank Dunia, dan semangat buat bangun Indonesia lebih hebat lagi. Keren, kan? 🔥 (Sumber Foto @jumpareni)
...moreTripTrus.Com - Banda Neira itu, salah satu pulau di Kepulauan Banda, Maluku, bro. Walaupun nggak gede-gede banget, tapi pesonanya tuh udah go internasional. Keindahannya nggak cuma bisa lo denger di cerita-cerita aja, coy!
6 Fakta tentang Banda Neira. Zaman dulu, Banda Neira tuh udah terkenal banget sebagai pulau penghasil pala yang harganya mahal banget. Saking berharganya, Belanda dulu mau nuker Banda Neira sama Manhattan (Niuew Amsterdam) dari Inggris, loh. Pulau ini juga pernah dijajah gara-gara kekayaan alamnya yang gila-gilaan, terutama pala sama rempah-rempah lainnya. Nggak cuma itu, Banda Neira juga punya benteng-benteng yang dibangun pas zaman penjajahan. Dan lo tau nggak, keindahan Banda Neira sampai diabadikan di uang rupiah! Dulu, Belanda pernah ngirim empat pahlawan kita buat diasingin di Banda Neira. Nih, gue kasih tau rumah-rumah pengasingan mereka:
1. Rumah Pengasingan dr. Cipto Mangunkusumo
Rumah pengasingan dr. Cipto Mangunkusumo itu lokasinya di Jalan Pendidikan, Kelurahan Dwiwarna, Kecamatan Banda, Maluku Tengah. Deket banget sama Istana Mini Banda Neira yang dulunya markasnya pemerintah Belanda, bro. Rumah pengasingan ini juga deket sama rumah pejabat dan kantor pemerintahan Belanda. Cipto diasingin di sini selama 13 tahun, sebelum akhirnya dipindahin ke Ujungpandang. Rumahnya bergaya Indis, atapnya perisai tumpuk, dan dibagi jadi rumah utama, gudang, dapur, sama kamar mandi.
2. Rumah Pengasingan Iwa Kusumasumantri
Sebelum akhirnya dipindahin ke Ujungpandang sampai Jepang masuk ke Indonesia, Iwa Kusumantri diasingin di Banda Neira sampai tahun 1941. Gara-gara tulisan pedasnya di koran Matahari Indonesia pada 17 Juli 1930, bro. Selama di Banda Neira, dia tinggal di sebuah bangunan satu lantai yang luasnya 358 meter persegi, lokasinya di Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Dwiwarna, Kecamatan Banda, Maluku Tengah. Letaknya deket banget sama Gedung Klasis Gereja Banda.
[Baca juga : "6 Taman Makam Pahlawan Yang Bisa Jadi Tempat Wisata Alternatif Buat Ngerayain Kemerdekaan RI"]
3. Rumah Pengasingan Bung Hatta
View this post on Instagram
A post shared by Els (@laelinuraj)
Bareng sama Sutan Sjahrir, Bung Hatta juga diasingin ke Banda Neira. Bung Hatta nyewa rumahnya De Vries, tuan tanah lokal. Lokasinya nggak jauh dari Rumah Pengasingan Bung Sjahrir, tepatnya di Jalan Dr. Rehatta, Nusantara, Kecamatan Banda, Maluku Tengah. Di rumah ini, banyak barang-barang bersejarah, kayak mesin ketik yang dipake buat nulis ide-ide brilian Hatta. Dulunya, di belakang rumah ini juga ada sekolah buat anak-anak Banda. Rumah ini sempat dibom sekutu pada 1944 dan hancur lebur, tapi dibangun lagi, dan sekarang jadi tempat wisata sejarah yang wajib lo kunjungi kalo ke Banda Neira.
4. Rumah Pengasingan Sutan Sjahrir
Sutan Sjahrir diasingin ke Banda Neira selama 6 tahun, dari 11 Februari 1936, setelah dipindahin dari Boven Digoel. Rumah Pengasingan Sutan Syahrir ada di Jalan Said Tjong Baadillah, Kelurahan Nusantara, Kecamatan Banda, Maluku Tengah. Dulunya rumah ini milik keluarga Baadillah, terus disewa oleh Sutan Syahrir selama masa pengasingannya di Banda Neira. Di sana, lo bisa liat koleksi barang-barang Syahrir, kayak gramofon dengan piringan hitamnya, mesin ketik, dan foto-foto jadul. Lo cuma perlu bayar Rp20 ribu buat sekali kunjungan, dan rumah ini buka dari jam 07.00 sampai 18.00 WIT setiap hari.
Banda Neira, pulau yang cakep ini punya pemandangan alam yang keren banget, hasil bumi yang melimpah, plus sejarahnya yang bener-bener bikin penasaran. (Sumber Foto @ukhtipetualang)
...moreTripTrus.Com - Masyarakat Indonesia rupanya hobi berwisata dan menjelajah destinasi yang baru di dunia. Tak sekadar dadakan, akan tetapi tren masyarakat Indonesia ingin berlibur juga memiliki perencanaan yang matang.
Hal itu terungkap dalam survei Travelport, platform travel niaga yang melakukan survei terhadap wisatawan global dengan 11 ribu responden.
Di dalam survei terungkap, wisatawan Indonesia menyukai kegiatan penelitian untuk membuat rencana perjalanan. Sebanyak 93 persen menggunakan video dan foto dari media sosial. Padahal, rata-rata masyarakat Asia Pasifik adalah 76 persen.
Sebanyak 71 persen wisatawan Indonesia menggunakan pencarian suara atau voice search. Angka itu tertinggi kedua setelah masyarakat China di 72 persen. Sebanyak 84 persen masyarakat Indonesia masih lebih memilih untuk berkonsultasi dengan agen perjalan profesional.
"Sektor pariwisata Indonesia telah mencatat pertumbuhan signifikan 25,68 persen sepanjang tahun ini, melampaui kawasan Asia Pasifik dan pasar negara berkembang lainnya," ujar Managing Director Asia Pacific Travelport, Mark Meehan dalam keterangan tertulis, Rabu (15/11).
Sebanyak 68 persen pelancong Indonesia memesan perjalanan mereka melalui smartphone. Angka ini tertinggi di seluruh dunia. Saat dalam perjalanan, sebanyak 80 persen wisatawan Indonesia mengatakan boarding pass digital dan e-ticket membuat perjalanan menjadi lebih mudah. Lalu sebanyak 84 persem wisatawan merasa penting untuk dapat tetap dapat berhubungan atau melakukan kontak saat bepergian. Lalu saat tiba di tempat tujuan sebanyak 83 persen pelancong Indonesia menghargai waktu untuk diri mereka sendiri selama dalam perjalanan bisnis. Mark menilai kebutuhan bagi industri perjalanan dan perhotelan global bahkan mencapai USD 7,6 triliun.
"Karena itu perhotelan wajib beradaptasi secara terus menerus untuk memberikan layanan yang responsif, relevan dan tepat waktu bagi pelanggan," katanya.
Dia mendorong penyedia layanan perjalanan harus tetap relevan, memberikan alat dan konten digital tepat waktu yang merupakan sarana penting untuk menjangkau dan memuaskan wisatawan Indonesia. Hal itu dimuli sejak saat mereka melakukan penelitian sampai mereka kembali dari perjalanan mereka.
"Kami platform travel niaga perjalanan Travelport siap mendukung pertumbuhan digital industri di Indonesia," katanya. (Sumber: Artikel jawapos.com)
...moreWilayah Kecamatan Sukasari yang berada di seberang Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, selama 50 tahun lalu nyaris tak pernah dilirik investor untuk menanamkan modal di bidang apa pun.Sebab, lokasinya tak bisa dijangkau kendaraan roda empat akibat tak tersedianya jaringan jalan yang memadai. Salah satu moda transportasi yang ada hanya lewat jalur Waduk Jatiluhur dengan ojek perahu. Itu pun ongkosnya sangat mahal.Tapi, sejak 2015, ketika Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi membuka jalan kabupaten dengan betonisasi, Sukasari ternyata menyimpan potensi pariwisata yang memukau. Dan investor pun satu per satu mulai berdatangan dan menyatakan siap menanamkan modalnya, terutama di bidang pariwisata.Pemantauan Tempo, Jumat, 2 September 2016, menunjukkan sejumlah potensi wisata yang bisa dijadikan destinasi wisata oleh para investor dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, yakni Tanggul Kutamanah, tebing Gunung Buleud, Gunung Manik, Pantai Paranggombong, serta panorama eksotik kawasan Gunung Pasirmuncang.Tanggul Kutamanah, yang berfungsi membendung bagian barat daya Waduk Jatiluhur, memiliki ciri khas panorama indah yang menjorok ke perairan lepas waduk, sangat pas jika dijadikan obyek wisata rumah peristirahatan terapung lengkap dengan kuliner cobek ikan betutu, ikat khas waduk Jatiluhur yang konon punya daya tahan seksual.Lalu tebing Gunung Buleud serta Manik yang menjulang ke langit dan masih perawan bisa dieksplorasi buat destinasi petualangan panjat tebing serta pendakian. Pantai Paranggombong cocok buat wisata pantai dengan ojek perahu menuju perairan lepas waduk dan kuliner seafood. Adapun kawasan gunung Pasirmuncang bisa disulap menjadi kawasan wisata alam dan petualangan.Menurut Bupati Dedi, saat ini sudah ada satu investor yang siap membangun kawasan wisata rumah terapung dengan mengadaptasi destinasi wisata Sampireun di Garut. "Izinnya sudah saya teken dan akan mulai melakukan pekerjaan medio awal 2017," katanya.Dedi berujar, Kecamatan Sukasari, yang terdiri atas Desa Kutamanah, Kertamanah, Sukasari, Tajur Sidang, Parung Banteng, dan Ciririp, memang disiapkan untuk pengembangan pariwisata, perikanan, dan peternakan. "Tapi semuanya harus berkonsepkan alam dan budaya lokal," ucapnya.Bupati yang konsen terhadap persoalan budaya, terutama budaya Sunda, itu menuturkan, dua tiga tahun mendatang, daerah sendang Waduk Jatiluhur yang sebelumnya terisolasi selama 50 tahunan pasca-pembangunan Waduk Djuanda itu akan menjelma menjadi sebuah kawasan pariwisata yang menggiurkan dan menjanjikan serta dipastikan bisa mengalahkan kawasan wisata seperti Pasawahan-Wanayasa-Bojong.Sebab, setelah dibangunnya jalan lingkar barat sejauh 63 kilometer dengan lebar 8 meter, lokasinya akan menjadi sangat strategis. Sebab, jalur jalannya akan terkoneksi dengan jalur Karawang, Jonggol, dan Cianjur. Jadi para pelancong yang datang dari Jabodetabek, Cianjur, dan Bandung akan dengan mudah menjangkaunya.Camat Sukasari Fauzi mengatakan, sejak ada jalan lingkar barat, di sejumlah titik lokasi sudah bermunculan vila, tempat wisata kuliner, dan pemancingan. "Berderet, mulai Desa Kutamanah hingga Ciririp. "Kami bersyukur, selain menghidupkan denyut pergaulan sosial, hal itu mulai mendongkrak perekonomian warga," ujarnya. (Sumber: Artikel traveli.tempo.co Foto piknikasik.com)
...moreTripTrus.Com - Gengs, lo tau nggak sih? Indonesia tuh makin dilirik dunia, apalagi di dunia traveling! Tahun 2025 ini, TripAdvisor baru aja ngumumin tiga destinasi terbaik di Indo yang berhasil bikin dunia ngelirik—dan yes, semuanya dapet penghargaan Travelers' Choice Awards: Best of the Best! Gokil banget gak tuh?
Dari yang suka healing di pantai tropis, city life yang hustle banget, sampai petualangan alam yang bikin lo speechless, semuanya lengkap. Dan tiga tempat kece itu adalah Bali, Jakarta, sama Flores. Udah siap explore lebih dalam bareng gue?
1. Bali – Surga Tropis Buat Lo yang Suka Healing + Budaya
View this post on Instagram
A post shared by DJBALI TOUR (@djbalitour)
Bali tuh beneran nggak ada matinya, bro! Tiap tahun masuk list top destinasi di dunia, dan 2025 pun masih eksis banget. Lo yang demen alam, budaya, plus hiburan, semua ada di sini. Bayangin aja, pagi lo bisa yoga di Ubud sambil liat sawah, siang lanjut ke pantai, dan malam nonton tari tradisional sambil makan babi guling. Kombo mantap, kan?
Kalau lo pengen vibes yang lebih nyatu sama alam, coba deh jalan ke Bukit Campuhan—adem parah! Dan kalo lo main ke Nusa Penida, mampir ke Pantai Kelingking yang bentuk tebingnya tuh epic banget. Bahkan pantai ini masuk top pantai terbaik dunia 2024 lho!
Jangan lupa ke Pura Luhur Uluwatu juga. Sunset-nya di tebing itu bener-bener bikin speechless. Bali tuh bukan cuma soal pantai, tapi juga soal pengalaman spiritual, kuliner lokal yang unik, sampe budaya yang super kaya. Lo bisa banget dapet semuanya di satu pulau ini doang!
2. Jakarta – Kota Sibuk Tapi Banyak Hidden Gem Buat Lo Jelajahi
Siapa bilang Jakarta cuma soal macet dan gedung tinggi? Ternyata kota ini berhasil juga masuk list destinasi terbaik Asia versi TripAdvisor. Lo bisa ngeliat dua sisi Jakarta—modern yang penuh mall megah dan klasik yang penuh sejarah. Lo udah pernah naik ke puncak Monas belum? View-nya tuh mantap, apalagi kalau langit cerah.
Terus, Kota Tua juga wajib banget lo kunjungin. Serasa balik ke jaman kolonial, sambil mampir ke Museum Fatahillah atau ngopi santai di sekitaran. Kalau laper, cus ke Glodok! Chinatown-nya Jakarta ini surganya kuliner—ada bakmi legendaris, kwetiau, sampe es kopi jadul yang masih eksis.
Buat lo yang doyan shopping, Grand Indonesia sampe Plaza Indonesia tuh udah kayak surganya barang branded. Nggak heran kalau banyak turis juga betah di sini. Jakarta tuh paket komplit buat lo yang pengen city vibes tapi tetap bisa nikmatin budaya lokal.
[Baca juga : "Tradisi Wisata Nyentrik Di Indo Yang Bikin Lo Takjub Dan Nggak Bisa Lupa!"]
3. Flores – Buat Lo yang Cari Petualangan Anti-Mainstream!
Lo suka alam yang masih raw dan pengalaman yang beda dari yang lain? Flores jawabannya! Pulau ini tuh hidden gem Indo yang makin naik daun. TripAdvisor sampai rekomendasiin Labuan Bajo sebagai base camp lo buat mulai petualangan. Dari sini, lo bisa island hopping ke Taman Nasional Komodo. Serius, ngeliat komodo dari dekat tuh bikin merinding saking epic-nya!
Pulau Padar juga nggak kalah cakep, dengan view bukitnya yang iconic. Flores juga punya desa-desa adat yang vibes-nya tuh kuat banget. Misalnya Kampung Bena, lo bisa liat langsung tradisi megalitik yang masih dilestarikan.
Terus, Wae Rebo? Wah ini sih definisi “worth the hike”! Letaknya di atas gunung, dengan rumah-rumah kerucut yang super aesthetic. Perjalanan ke sana emang butuh effort, tapi begitu sampe, lo bakal ngerasa kayak ada di dunia lain.
Yuk, Mulai Rencanain Trip Lo ke Spot Terbaik Indo!
Masuknya Bali, Jakarta, dan Flores ke dalam top destinasi 2025 versi TripAdvisor buktiin kalau Indonesia tuh kaya banget akan pesona. Dari yang demen rebahan di pantai, ngulik budaya kota, sampai lo yang adventurous sejati, semuanya ada. Lo bisa mulai dari destinasi yang deket rumah dulu, atau langsung tancap gas buat roadtrip ke daerah yang belum pernah lo jamah.
Pokoknya, jangan nunggu nanti-nanti, gengs! Atur jadwal liburan lo dari sekarang, siapin itinerary, dan ajak circle lo buat ikut seru-seruan bareng. Lo nggak cuma dapet foto kece buat feed IG, tapi juga pengalaman yang nggak bisa lo beli di mana-mana. Jadi, siap jelajahi Indo dan temuin keajaiban di setiap sudutnya? Let’s go! (Sumber Foto @danielkordan)
...moreTripTrus.Com - Berbeda dengan bidang usaha lain yang mengalami kelesuan, usaha wisata justru makin moncer saja. Begitu tingginya minat berwisata masyarakat di seluruh dunia saat ini sehingga bahkan sampai merubah daya beli masyarakat. Kini orang lebih suka berwisata daripada menghabiskan uang untuk belanja. Pertanyaannya, tren wisata dunia apa saja yang akan ditahun 2018?
Ini adalah hasil survey independen booking.com, sebuah website wisata asal Belanda. Perusahaan layanan wisata ini melakukan survey kepada 18.500 wisatawan dari berbagai negara yakni Inggris, Amerika Serikat, Brasil, China, Jerman, Italia, Spanyol, Prancis, India dan Rusia dengan responden lebih dari 1.000 dari masing-masing negara.
Bukan hanya itu, para responden juga berasal dari Australia, Argentina, Belgia, Kanada, Denmark, Hong Kong, Kroasia, Indonesia, Jepang, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Swedia, Thailand dan Taiwan (masing-masing sekitar 500 responden). Responden menyelesaikan survei online pada Agustus 2017. Hasilnya, inilah delapan tren wisata dunia dan bakal booming pada 2018:
Mewujudkan impian yang terpendam
Mengunjungi tempat-tempat yang masuk dalam daftar keajaiban dunia adalah pilihan yang paling banyak disuka. Sebanyak 47 persen responden memilih tempat-tempat ini dalam daftar perjalanan mereka tahun 2018. Pelancong yang lain memilih kelezatan lokal, pulau yang indah, dan ada lagi yang memburu obyek wisata menegangkan di seluruh dunia.
Nostalgia masa lalu
Mengenang masa lalu adalah kesenangan semua orang. Sebagian wisatawan selalu ingin mengunjungi tempat masa kecil mereka. Dalam hal ini wisatawan sangat suka mengunjungi tempat wisata yang pernah mereka kunjungi di masa lalu dan menikmati perubahan detail yang ada di tempat wisata itu.
Sebanyak 60 persen responden memilih wisata ini untuk mengisi liburan mereka pada 2018 dan membagikan postingan mereka melalui media social setelanya.
Datang ke tempat-tempat budaya popular
Banyaknya informasi melalui internet seperti website, blog, media sosial dan berbagai tempat shooting film adalah tujuan wisata yang bakal banyak didatangi orang pada 2018 nanti. Lebih dari 39 persen wisatawan memilih sebuah tempat untuk dikunjungi karena melihat melalui Youtube, dan 22 persen memilih mengunjungi tempat penyelenggaraan olahraga besar dan terutama tempat-tempat yang menjadi setting film-film terkenal.
Jalan-jalan untuk kesehatan
Wisata untuk kesehatan juga masuk sebagai tren wisata dunia di tahun 2018 nanti. Sebanyak 33 persen orang ingin bepergian ke tempat yang membuat mereka menjadi sehat. Tempat yang dimaksud adalah tempat yang memungkinkan mereka bisa berjalan kaki menikmati suasana, hiking, trekking dan kegiatan menyehatkan lainnya. Termasuk dalam golongan ini adalah wisata yang menawarkan berbagai hiburan sekaligus olahraga seperti bersepeda, olahraga air dan tempat-tempat untuk meditasi.
Intuisi ekonomi
Tahun 2018 akan banyak wisatawan yang lebih suka bepergian sendiri, menciptakan peta perjalanan sendiri dan merancang rencana perjalanan sendiri dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi seperti website yang menjual jasa ticketing, booking hotel, pesawat dan sebagainya.
Melancong bersama teman
Jika tidak sendirian maka teman adalah orang yang paling banyak diinginkan untuk berwisata. Tahun 2018 banyak orang memilih pergi wisata dengan teman-temannya. Ini berarti mereka lebih mementingkan mendapatkan kesenangan ketimbang tempat yang dituju. Mereka bakal memilih tempat yang membuat mereka bisa bersenang-senang, mengurangi stress dan membangun hubungan pertemanan yang lebih baik melalui wisata.
Hidup seperti penduduk setempat
Banyak orang mulai suka menginap di Homestay atau rumah sewa yang memungkinkan mereka bisa menikmati situasi seadanya tempat itu. Wisatawan 2018 juga sangat ingin menikmati makanan local, kisah hidup orang local dan berinteraksi dengan para pemilik rumah dan warga lokal di tempat mereka menginap. Maka tahun 2018 para pemilik homestay harus bersiap-siap meladeni keingintahuan mereka mengenai segala sesuatu yang bersifat lokal.
Itulah delapan tren wisata dunia yang bakal meledak di 2018 nanti. Indonesia adalah salah satu negeri yang menjadi incaran para wisatawan dunia. Sudah siapkan Anda menerima kedatangan orang-orang dari berbagai negara menginap dan menikmati suasana desa Anda? (Sumber: dasun.desa.id Foto Simon Sees)
...moreTripTrus.Com - Tanpa terasa, bulan suci Ramadhan 1438 H, bulan yang penuh berkah bagi seluruh umat Islam, akan segera berakhir. Sebagai sebuah pulau yang mendapat julukan Seribu Masjid, Lombok dapat menjadi pilihan berlibur yang sangat dianjurkan, khususnya bagi wisatawan muslim disaat Ramadhan berlangsung.
Liburan Mengesankan
Berlibur di Lombok saat Ramadhan suasananya memang akan sangat mendukung. Selain karena memang mayoritas penduduknya muslim, biasanya selama Ramadhan akan diisi dengan berbagai kegiataan keagamaan yang akan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita. Oleh sebab itu Pemerintah Provinsi NTB, bersama dengan Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, telah menyiapkan berbagai rangkaian acara selama bulan suci ini berlangsung.
Hal ini dijelaskan oleh HL. Moh. Faozal, Kadispar NTB, saat bertemu dalam jumpa pers Khasanah Ramadhan di kantornya, Jum’at (21/4) lalu. “Untuk tahun ini Pemprov bekerjasama dengan salah satu media nasional dalam melaksanakan kegiatan “Khasanah Ramadhan Semarakan Pulau Seribu Masjid” yang akan berlangsung mulai 25 Mei mendatang,” jelas Faozal.
Rangkaian Kegiatan Ramadhan
“Kegiatan akan diawali dengan Tabligh Akbar yang rencananya akan mendatangkan Ust. Yusuf Mansyur yang terkenal dengan keajaiban sedekahnya. Selain itu kami juga berencana mendatangkan empat imam besar dari Saudi Arabia, Yordania, Maroko dan Mesir yang akan menjadi imam sholat tarawih sekaligus mengisi kajian Ramadhan secara bergantian selama empat minggu di Masjid Hubul Wathan, Islamic Center, Mataram,” tegas Kadispar NTB ini.
Sebanyak hampir 28 rangkaian kegiatan lainnya setelah Launching yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 5 Mei mendatang antara lain, bazaar Ramadhan, pameran, tadarus qur’an, reuni qori-qoriah MTQ 2016, i’tikaf, kuliner halal khas Ramadhan, pameran buku, sekaligus bedah buku, pameran dan lomba foto, table top, pameran tour and travel halal tourism, pameran seni budaya Islam, talk show, pengobatan gratis oleh tim mercy dan masih banyak lagi.
Harapannya dengan adanya seluruh rangkaian acara diatas selama Ramadhan, akan dapat memancing datangya tamu atau wisatawan, khususnya wisatawan muslim ke Lombok sebanyak-banyaknya. Karena dengan rangkaian acara diatas dipastikan akan dapat menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih bermakna. Hampir seluruh kegiatan dipusatkan di Masjid Hubul Wathan, Islamic Center.
Menurut Faozal, dengan kehadiran keempat imam besar ini nantinya diharapkan sholat tarawih akan lebih khususk, karena terasa seperti berada di Mekkah atau wilayah Arab lainnya. Bahkan sensasi umroh juga akan terasa ketika para wisatawan berkunjung ke Lombok selama bulan Ramadhan tahun ini.
Seluruh kegiatan nantinya akan dimulai pada (25/5) hingga H-5 menjelang Idul Fitri, yang diujung rangkaiannya akan ditutup dengan pawai seribu lampion saat malam takbiran, ini sekaligus mencerminkan Lombok sebagai Pulau Seribu Masjid yang menjujung kebhinekaan. (Sumber: Artikel lombokinsider.com Foto flickr.com/antonemus)
...moreTripTrus.Com - Pulau Sangalaki di Kalimantan Timur emang jadi destinasi keren yang wajib masuk list liburanmu tahun depan. Pantainya? Gokil banget, pasir putihnya lembut abis. Lu bisa jalan di situ sambil menikmati keindahan ombak yang bikin hati adem. Nah, kata Sulaiman, seorang wisatawan asal Balikpapan, nggak cuma itu aja, bawah laut Pulau Sangalaki juga bikin nganga. Lu bakal keblinger liat kecantikannya.
View this post on Instagram
A post shared by 𝐕.𝐎 ♘ 🐣 (@viosaperiba)
"Buat ngerasain pesona bawah laut, lu bisa coba menyelam di spot-spot keren, kayak Manta Run, Sherwood Forest, Manta Parade, Manta Avenue, Ridge, Light House, The Rockies, Channel Entrance, Coral Gardens, Town, dan Sandy Ridge," kata dia sambil nyengir.
[Baca juga : "Target Makin Gede, NTB Incar Lima Juta Wisatawan Di 2024 Dengan Serangkaian Event Keren!"]
Di pulau ini, banyak banget penyu, bro. Lu bisa dapet ilmu seputar binatang ikonik ini. Selain itu, lu juga bisa liat gimana mereka manggung buat ngeluarin anak penyu ke laut lepas. Keren, kan? Jadi, siap-siapin jadwal buat petualangan seru di Pulau Sangalaki, Berau! (Sumber Foto @noverasari)
...moreTripTrus.Com - Habis lamanya stuck di rumah, pasti kangen banget pengen jalan-jalan, kan? Nah, buat yang lagi mikirin liburan setelah pandemi, gak perlu deh jauh-jauh ke luar negeri buat dapetin pengalaman seru. Soalnya, liburan #DiIndonesiaAja juga bisa bikin kamu ketagihan sama pengalaman luar negeri, loh!
View this post on Instagram
A post shared by 🌼 Silvia | S Family (@sfamilytrip)
Ini dia 7 alasan kenapa harus jalan-jalan #DiIndonesiaAja:
1. Dari Destinasi keren, Kuliner enak, sampe Atraksi seru, semuanya ada di sini!
Udah pada tau kan, Indonesia itu kaya banget budayanya, indah alamnya, dan sumber daya alamnya juga kece-kece. Enggak heran banyak turis asing pada kepincut dateng ke sini, entah buat belajar budaya atau sekadar liburan sambil nikmatin keindahan alamnya.
Buat yang lagi pengen liburan tapi masih adaptasi kebiasaan baru, gak perlu susah-susah pergi jauh-jauh. Semuanya bisa kamu dapetin di Indo aja, mulai dari pantai, hutan, gunung, sampe laut. Gak ketinggalan juga wisata sejarah, edukasi, dan wisata religi yang bisa jadi pilihan buat liburanmu.
Ngomongin kuliner, Indonesia punya makanan enak banget, dari yang tradisional sampe yang lagi hits di masyarakat. Selain itu, atraksi seru yang bakal bikin liburan kamu dan keluarga jadi luar biasa juga banyak banget!
2. Bisa bantu perekonomian lokal biar cepet bangkit setelah pandemi
Pariwisata itu kan salah satu sektor penting buat ekonomi kita. Akibat pandemi, pariwisata kita lagi lesu dan terhenti. Nah, dengan mulai liburan #DiIndonesiaAja, kamu bisa bantu banget nih buat ngegenjot ekonomi lokal dan nasional. Hotel, transportasi, dan industri kecil bisa tumbuh lagi.
3. Gak perlu nabung berbulan-bulan, udah bisa liburan asik
Gak perlu merogoh kocek dalam-dalam dan nabung lama-lama, kamu udah bisa wujudin impian liburanmu dengan liburan #DiIndonesiaAja. Banyak destinasi di Indonesia yang nggak kalah keren sama tempat-tempat di luar negeri. Pemerintah juga terus ngembangin destinasi wisata biar jadi yang terbaik di dunia.
[Baca juga : "7 Tempat Keren Buat Nongkrong Sambil Nge-View Keindahan Danau Toba Yang Makin Oke"]
4. Gak ribet urus Paspor dan VISA
Selain harus ngumpulin duit banyak, liburan ke luar negeri juga repot banget urus paspor dan visa. Dengan liburan domestik, gak perlu deh ribet-ribet urusan itu. Gak usah bawa-bawa mata uang asing juga. Cukup bawa uang rupiah dan daftar destinasi yang mau kamu kunjungi, langsung kemas-kemas barang dan jalan-jalan deh!
5. Bisa ajak keluarga biar makin seru
Liburan sama keluarga tuh moment yang ditunggu-tunggu banyak orang. Selain bisa buat refreshing, juga bisa mempererat hubungan. Buat liburan ke luar negeri, kadang sulit kan karena harus ngatur banyak hal.
Nah, dengan liburan domestik, kamu bisa ajak ortu, sepupu, atau bahkan keponakan buat liburan bareng. Gimana serunya jalan-jalan rame-rame sama keluarga? Pasti hangat, asik, dan penuh tawa!
6. Banyak spot foto keren buat ngehits di Instagram
Mau dapet foto-foto kece buat feed Instagram? Gak perlu jauh-jauh ke Eropa atau tempat eksotis lain, karena kamu bisa dapetin semuanya di Indonesia! Karena alamnya yang cakep, banyak spot foto instagrammable di Indonesia, mulai dari Pura Luhur Lempuyang, Diamond Beach, Gili Trawangan, Tanah Lot, Gunung Bromo, dan masih banyak lagi.
Nah, udah pada jelas kan kenapa harus liburan #DiIndonesiaAja? Yuk, langsung aja atur list destinasi yang mau kamu kunjungi! Ingat ya, tetap jaga protokol kesehatan pas liburan! Selamat jalan-jalan. (Sumber Foto @officialtripbromo.id)
...more