TripTrus.Com - Sebagai pasangan, ada kalanya suatu hubungan mengalami kondisi naik dan turun. Tak bisa dipungkiri kesibukan sehari-hari, padatnya rutinitas, dan kehadiran anak-anak akan membuat setiap pasangan lupa akan romantisme awal pernikahan.
Meskipun hubungan berjalan baik tanpa ada suatu hambatan, para pasangan lama kelamaan akan merasakan sedikit kebosanan dan kadang kala rentan terlibat perselisihan kecil.
Untuk mengatasi hal semacam ini, nampaknya api cinta perlu disulut kembali. Ada banyak cara untuk menghangatkan kembali hubungan kamu dan pasangan, salah satunya ialah liburan bersama.
Sebagaimana dilansir dari Travel and Leisure, mengutip study dari Travelocity, sebanyak 56 persen pasangan yang sering melakukan perjalanan wisata memiliki hubungan percintaan yang lebih romantis dan kehidupan seks yang menggairahkan.
Hasil studi ini menjelaskan bahwa melakukan perjalanan wisata membuat dua orang yang menjalin hubungan lebih sering berkomunikasi dalam suasana yang lebih menenangkan.
Kunjungilah lokasi yang belum pernah kamu datangi bersama pasangan. Bangun kembali chemistry yang telah hilang. Perbedaan suasana tempat baru akan membuat kamu dan pasangan saling berkomunikasi dan makin intim.
Datangi tempat-tempat wisata yang romantis bersama pasangan. Buatlah suasana hati pasangan kamu menjadi nyaman dan bahagia. Jangan lupa pula untuk menggandeng tangan pasangan ke mana pun Kamu pergi. Kebiasaan ini akan membuat hubungan semakin dekat dan terikat. (Sumber: Artikel arah.com Foto pixabay.com)
...moreTripTrus.Com - Menjelajahi Indonesia memang selalu menarik dan tidak ada habisnya. Ribuan destinasi yang sudah dan belum populer seakan-akan memanggil para traveler untuk berkunjung ke sana. Tapi banyak hal yang harus kita persiapkan sebelum ngetrip. Dari sekian banyak item yang harus disiapkan, berikut ini ada 5 hal yang tidak boleh ketinggalan saat ngetrip.
1. Informasi destinasi
Cari tahu dan gunakan teknologi yang ada untuk mendapatkan informasi mengenai destinasi yang akan kamu datangi. Ada banyak sekali faktor yang tidak ada salahnya untuk diketahui seperti; lokasi, jarak tempuh, transportasi, cuaca, adat dan kebiasaan masyarakat lokal, kuliner khas, dan lain-lain. Semakin banyak yang kamu tahu, semakin matang pula persiapan kamu untuk ngetrip. Cara mendapatkan informasi pun lebih mudah dengan adanya berbagai kanal di Internet atau melalui traveler lain yang pernah ke destinasi tersebut.
2. Peralatan dan perlengkapan trip
Setelah kamu mendapatkan berbagai informasi yang diperlukan, kamu akan jadi lebih mudah menyiapkan apa saja yang harus dibawa. Peralatan dan perlengkapan yang harus dibawa, selain tergantung pada destinasinya, juga tergantung pada durasi trip kamu. Cari informasi mengenai cara mengemas barang bawaan supaya tidak perlu terlalu banyak tas, ransel atau koper yang harus dibawa. Jangan lupa cari tahu apa saja peralatan penting yang tidak boleh tidak dibawa.
3. Kebutuhan pribadi
Tiap orang pasti punya kebutuhan berbeda, untuk itu kamu harus bisa mengetahui apa saja yang harus dibawa pada saat ngetrip. Hal-hal yang berhubungan dengan ini adalah seperti; identitas diri, berapa banyak yang harus disiapkan untuk alokasi pengeluaran, cemilan yang dibawa/diperlukan, obat-obatan pribadi, pengisi daya untuk telepon dan peralatan elektronik, dan lain-lain. Semua itu harus kamu periksa kelengkapannya agar tidak menyulitkan diri kamu sendiri.
4. Sikap positif
Saat kamu ikutan trip yang pesertanya beragam, ini adalah salah satu hal paling penting yang harus selalu kamu bawa dan tampilkan. Jangan sampai hal-hal kecil yang terjadi pada saat trip membuat kamu bete dan jadi tidak bisa menikmati trip, bahkan sampai membuat para peserta trip lainnya jadi ikutan bad mood. Percaya, deh, senyum kamu akan membuat trip jadi lebih menyenangkan buat kamu dan teman-teman barumu.
5. Perlindungan asuransi
Banyak orang yang menyepelekan pentingnya perlindungan yang diberikan oleh asuransi. Tapi banyak juga orang yang telah merasakan manfaat yang diberikan oleh asuransi. Meskipun kita tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, ada baiknya melindungi diri sendiri atau orang-orang terdekat kita.
PT FWD Life Indonesia (FWD Life) menyediakan berbagai produk yang dapat membuat kamu merasa bebas pada saat ngetrip dengan perlindungan yang membuat kamu tidak perlu cemas dan khawatir apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Perlindungan dari FWD Life dapat diberikan kepada nasabah dengan usia hingga 70 tahun dan jangka perlindungan yang sangat luas (kecuali kejadian bunuh diri atau melukai diri sendiri). Tidak hanya perlindungan terhadap jiwa saja, FWD Life juga memberikan penggantian biaya medis bagi nasabahnya. FWD Life juga memiliki produk yang dirancang secara khusus untuk memberikan perlindungan untuk menghadapi risiko kecelakaan yang dapat muncul setiap saat dan dimana saja
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai perlindungan dari FWD Life, silahkan kunjungi http://www.fwd.co.id
...moreTripTrus.Com - Nusa Penida Festival (NPF) bakal bikin heboh Pulau Nusa Penida, Klungkung, Bali, nih, pada bulan Oktober 2023. NPF ini comeback setelah tiga tahun ga ada gegara COVID-19.
Menurut jadwal Dispar Klungkung, Nusa Penida Festival bakal berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 5 sampai 7 Oktober 2023. Lokasinya di Lapangan Umum Sampalan, Nusa Penida, Klungkung.
View this post on Instagram
A post shared by ayupuspa17 (@ayupuspa11189)
Pertama, tanggal 5 Oktober 2023, ada pembukaan dengan acara ritual di Pantai Batununggul. Ritual ini diiringi Tari Pendet Pasepan yang ditarikan oleh 500 cewek dari Desa Sampalan. Selain itu, ada pameran UMKM, pementasan tari Bali, fashion show, bondres, dan musik.
Nah, tanggal 6 Oktober 2023, ada kegiatan bersih pantai, penanaman terumbu karang, pelepasan tukik, pementasan seni janger dan kecak (Jangecak) kolosal, juga hiburan dan pemeran.
Terakhir, tanggal 7 Oktober 2023, bakal ada perlombaan perahu tradisional dan banyak hiburan musik serta budaya lainnya.
Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistiawati, cerita kalau acara ini bakal ngefokusin kebangkitan pariwisata setelah pandemi dan kunjungan wisata ke Nusa Penida yang mulai ramai lagi dari April 2023. Ada upacara pakelem dan doa buat lancarin acara, sekaligus buat bersyukur atas perkembangan pariwisata Nusa Penida setelah COVID-19. Ritualnya akan diikuti oleh 500 penari dari Desa Adat Dalem Setra Batununggul.
NPF juga bakal diselingi dengan musik, pembersihan pantai, lomba perahu layar, dan senam zumba. Duit yang disiapin buat acara ini sekitar Rp 700 juta dari APBD Klungkung.
Pastinya, rangkaian acara ini bakal bawa banyak turis ke Nusa Penida. Selain promosi dari Dispar Klungkung, agen perjalanan wisata juga diharapkan ikut andil dalam acara ini.
Nusa Penida Festival udah digelar sejak tahun 2014 saat waktu kunjungan wisata lagi pada puncaknya. Tempat dan waktunya bakal pindah-pindah antara tiga pulau di Nusa Penida (Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan).
[Baca juga : "9 Event Besar Di Jawa Timur Oktober 2023"]
NPF udah masuk dalam kalender wisata nasional juga, jadi satu dari tujuh event di Bali, Karisma Event Nusantara (KEN) tahun 2023. Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, udah launch event ini.
Ini bener-bener jadi promosi buat wisata, dengan menghormati warisan budaya para leluhur dalam ngelola wilayah pesisir dengan kearifan lokal, budaya seni tetep terjaga, dan perekonomian serta kemasyarakatan yang tumbuh terus.
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, bilang promosi pariwisata lewat Nusa Penida Festival udah bawa perubahan besar di Nusa Penida. Makanya, di gelaran Nusa Penida Festival tahun ini, ada pertunjukan keren banget, yaitu tarian kecak dan janger kolosal yang ceritanya tentang pembelajaran dari manusia pasca COVID-19. Mereka bakal tampil dengan mencampurkan Tari Sanghyang, yang khas dari Nusa Lembongan. (Sumber Foto @genpi_id)
...moreTripTrus.Com - Bangsa Portugis adalah bangsa Eropa yang pertama kali menjejakkan kaki di pulau Jawa pada abad ke-16 dalam rangka pencarian pulau rempah-rempah yang legendaris. Walau mereka tidak mendominasi pulau Jawa, peninggalan mereka masih nyata terlihat yaitu 2 gereja portugis dan musik keroncong.
Keroncong adalah musik Indonesia yang dipengaruhi oleh musik asli Portugis yang bernama Fado, diperkenalkan oleh para pelaut dan budak dari kapal-kapal dagang di abad 16. Perjalanan musik ini dimulai dari Goa di India ke Malaka sampai Tugu.
Keroncong mendampingi Moresco, tarian yang mengandung pengaruh Spanyol yaitu seperti Polka namun dibawakan dalam gerakan yang lebih perlahan.
Pada proses akulturasi keroncong yang aslinya dimainkan dengan akat musik gesek, dalam perjalanannya ditambahkan dengan sentuhan flute dan gamelan. Di tahun 1960, Keroncong sekali lagi dipopulerkan oleh Jenderal Polisi Hugeng bersama band nya The Hawaiian Seniors yang terkenal pada masa itu, dengan menambah elemen tertentu dari the Moluccas dan Hawaii.
Bangsa Inggris yang sempat berkuasa dalam masa yang cukup singkat yaitu selama masa Gubernur Jendral Sir Stamford Raffles (1811-1815) juga meninggalkan gereja Anglican yang sampai sekarang masih berdiri di area Menteng. (Sumber: Artikel-Foto jakarta-tourism.go.id)
...moreTripTrus.Com - Lagi cari tempat liburan yang kece? Nah, mending coba merapat ke Danau Toba, brosis! Keren banget buat jadi spot liburan kalian. Di sana, kalian bisa nikmatin alam yang aduhai dan bikin hati adem.
View this post on Instagram
A post shared by 𝗨𝗟 | 𝗔𝗲𝗿𝗶𝗮𝗹 𝗝𝗣𝗘𝗚 (@sulsam.idrus)
Buat mendarat di danau vulkanik terbesar di dunia ini, kalian bisa pake pesawat dari Medan, Jakarta, atau Bali ke Bandara Internasional Silangit. Terus, tinggal numpang taksi aja ke Danau Toba. Nggak usah khawatir bingung mau ngapain, karena di Danau Toba banyak spot keren yang bisa nambahin serunya liburan kalian. Jangan sampai ketinggalan, yuk, mampir ke 7 spot hits berikut buat ngerasain pesonanya Danau Toba sambil tetep patuhi protokol CHSE di sana. Kuy, simak infonya, guys!
1. Bukit Holbung
Luangkan waktu sekitar 15-20 menit aja, brosis, buat jalan kaki ke puncak Bukit Holbung. Tempat ini juga dikenal sebagai Bukit Teletubbies atau Teletubbies Hill. Pemandangannya keren abis, penuh padang rumput dan pepohonan yang oke buat camping. Kalian bisa bermalam di sini sambil ngeliat langit malam berbintang. Pagi-pagi bangun, kalian bakal disambut sunrise yang indah banget.
2. Puncak Gunung
Pusuk Buhit Ini tempat sakral bagi masyarakat Batak, katanya tempat kelahiran Raja Batak. Meskipun perjalanannya agak panjang, pemandangannya pasti sepadan sama usaha kalian. Di sepanjang jalur berliku menuju puncak, kalian bisa dapetin pemandangan keren yang jarang ada.
3. Huta Ginjang
Coba liat Danau Toba dari angle beda di Desa Huta Ginjang. Pemandangannya instagenic banget, dengan latar belakang perbukitan dan hutan pinus. Selain itu, kalian bisa manjain diri dengan fasilitas teropong bintang atau nyobain olahraga paralayang yang lagi hits di sini.
4. Menara Pandang
Tele Samosir Menara Pandang Tele Samosir punya tampilan alam Danau Toba dengan matahari terbit dan terbenam yang kece, brosis. Setiap lantai menaranya beda-beda, tingginya sekitar 25 meter dengan tiga tingkat, cocok banget buat spot foto yang nggak kalah oke.
5. Bukit Tarabunga
Ngga jauh dari Balige, Bukit Tarabunga bisa jadi pilihan buat yang pengen liburan di suasana yang tenang. Danau Toba bakal keliatan lebih eksotis pas matahari terbit dan terbenam. Banyak fotografer yang sering dateng ke sini buat motret keindahan Danau Toba yang bikin baper.
[Baca juga : "Asik Banget! Pengen Bulan Madu Yang Seru? Coba Deh 5 Destinasi Keren Di Sumatera Utara"]
6. Desa Tongging
Desa Tongging cocok banget buat yang mau "sembunyi" dari hiruk pikuk kota besar. Dari Danau Toba, kalian bisa lihat seluruh pemandangan indah Desa Tongging. Orangnya juga ramah banget, mayoritas petani atau peternak ikan. Jangan lupa nyobain hidangan tradisionalnya yang namanya arsik, ya.
7. Paropo
Di Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Paropo wajib banget buat dikunjungi kalo lagi jalan-jalan ke Danau Toba. Tempat ini asyik buat liburan keluarga, banyak kegiatan seru seperti mancing dan camping. Karena keindahan Danau Toba dan desa yang alami, Paropo sering disebut sebagai Ranu Kumbolo-nya Sumatra Utara.
Itulah tujuh spot kece yang bisa dikunjungi buat ngerasain keindahan Danau Toba dengan gaya yang makin estetik. Kalo lagi mau liburan ke Danau Toba, jangan lupa patuhi protokol kesehatan, ya! (Sumber Foto @sonangelyas)
...moreTripTrus.Com - Memasuki tahun 2018, Banyuwangi merilis 'Top 77 Calender of Event Banyuwangi Indonesia Festival 2018’ di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata (Kemenpar).
Udah check long weekend di tahun 2018 ??! ・ ・ #banyuwangi #majesticbanyuwangi #sunriseofjava #wonderfulindonesia #pesonaindonesia #indonesia #tourism #travel #destination #banyuwangifestival #banyuwangiethnocarnival #tourdeijen #gandrungsewu
A post shared by RickhadPradana #RP (@uncleicad) onFeb 1, 2018 at 4:01am PST
Berbagai acara tersebut akan menjadi wisata atraktif yang mengeksplorasi seni budaya, keindahan alam, olahraga hingga beragam potensi daerah yang bisa jadi pilihan menarik untuk wisatawan. Calender of Event tersebut dilaunching langsung oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.
Menpar mengapresiasi konsistensi Banyuwangi yang aktif mengemas acara dalam rangka mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi, tiap tahunnya.
"Banyuwangi jadi kota kecil yang diambil paling banyak event-nya buat jadi 100 event terbaik Indonesia. Dua masuk top 100, dan satu masuk top 10 yaitu Banyuwang Etno Carnival," tuturnya saat pidato pembukaan acara.
Anas mengatakan 77 acara tersebut diharapkan akan mendongkrak kunjungan pariwisata di Kota Banyuwangi. Selain itu juga untuk mendukung program Kemenpar Visit Indonesia Wonderfull Indonesia, dengan target 17 juta wisatawan mancanegara di 2018.
Menurutnya agenda Banyuwangi Festival yang telah digelar rutin sejak 2012 bisa menjadi panduan bagi wisatawan yang ingin menikmati beragam potensi wisata Banyuwangi.
”Banyuwangi Festival kami yakini sebagai cara ampuh untuk meningkatkan awareness orang pada Banyuwangi. Dan sudah terbukti, banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara menikmati aneka atraksi wisata di Banyuwangi Festival,” kata Anas.
Ia juga menambahkan, Banyuwangi Festival tahun ini lebih istimewa dengan berbagai atraksi wisata baru berbasis potensi dan kearifan lokal.
Atraksi primadona wisatawan juga bakal dikemas lebih menarik, seperti Festival Banyuwangi Kuliner dan Art Week (12-15 April), Jazz Pantai Banyuwangi, (12-13 Mei), Banyuwangi Ethno Carnival (29 Juli), Ijen Summer Jazz (22 September), dan Festival Gandrung Sewu (20 Oktober).
Sejumlah atraksi baru dihadirkan, seperti Festival Tahu-Tempe (9-13 Februari) untuk memperkenalkan kampung pembuatan tahu dan tempe di Banyuwangi dan Festival Imlek yang akan menampilkan tradisi khas warga Tionghoa (17 Maret).
Selain itu, ada Festival Karya Tari (31 Maret), Fishing Festival (7 April), Festival Cokelat (12 Mei), dan Festival Kuntulan (3-6 Oktober).
”Atraksi-atraksi baru kami harapkan semakin memperkaya dan memperkuat posisi Banyuwangi dalam peta persaingan pariwisata. Seperti Fishing Festival, akan kami padukan dengan paket-paket wisata memancing yang kini sedang tren. Juga Festival Cokelat untuk mengangkat kakao kami yang sudah rutin diekspor ke berbagai negara,” kata Anas.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata MY Bramuda menambahkan, pendekatan sport tourism tetap mewarnai pergelaran Banyuwangi Festival 2018. Mulai dari Banyuwangi Underwater Festival (4-6 April), International Ijen Green Run (8 April), Banyuwangi International BMX (30 Juni), dan Tour de Ijen (26-29 September).
”Khusus sport tourism ini memang kami mengambil pasar yang sangat segmented, tak banyak tergarap daerah lain. Secara konsisten ini mulai membuahkan hasil, di mana komunitas-komunitas BMX se-Indonesia, misalnya, rutin berlatih di Banyuwangi karena kami punya sirkut berstandar internasional,” ujarnya di sela acara Bramuda.
Ada juga berbagai atraksi fesyen, seperti Green and Recycle Fashion Week (24 Maret), Banyuwangi Fashion Festival (14 Juli), Banyuwangi Batik Festival (17 November), dan Festival Kebaya (5 Desember). “Kini aja juga festival untuk menumbuhkan empati sosial masyarakat seperti Festival Anak Berkebutuhan Khusus (10 Februari) dan Festival Anak Yatim (13-15 September),” tutup Bramuda. (Sumber: Artikel kompas.com, Foto flickr.com/miftaharjo)
...moreTRIPTRUS - Jangan ngaku pecinta laut jika masih merusaknya. Laut bukan hanya dinikmati tanpa memikirkan kelestarian biota yang hidup di dalamnya. Laut juga bukan tebu yang dinikmati manisnya setelah sepah kemudian dibuang. Beberapa pantangan berikut wajib kamu ketahui sebelum memutuskan masuk ke dalam laut.
Snorkeling merupakan kegiatan air yang sangat menyenangkan. Dengan ini traveler bisa melihat keindahan terumbu karang serta ikan warna-warni yang cantik. Snorkeling biasanya dilakukan di perairan yang dangkal dengan karakteristik ombak yang tenang. Namun tak banyak dari traveler yang memahami aturan mainnya. Berikut Travelingyuk lansir dari Detik Travel 5 pantangan saat snorkeling di laut.
1. Menginjak Terumbu Karang
resiko paling besar yang dihadapi para terumbu karang ini adalah kaki-kaki para snorkeler. Bagaimana tidak hampir semua traveler yang berenang di laut baik sengaja maupun tidak sengaja pasti pernah menginjak terumbu karang. Terlebih mereka para pemula yang hanya snorkelingan karena ikut-ikutan tren, mereka tidak peduli atau tidak mau peduli dengan kelestarian alam bawah laut.
Menginjak atau menabrak karang sama halnya dengan membunuh mereka. Tabrakan ini bisa terjadi baik saat melakukan kayuhan dengan sepatu katak atau saat berdiri mengambil nafas. Menginjak atau menabrak karang sebetulnya adalah dua hal yang sangat haram dilakukan saat snorkelingan. So, lebih berhati-hati lagi ya saat berenang di atas terumbu karang.
2. Menyentuh atau Menabrak Terumbu Karang
Deretan terumbu karang yang tumbuh di perairan dangkal akan terlihat menarik terlebih jika terkena sorotan cahaya matahari. Warna-warni terumbu karang sangat menggoda untuk disentuh. Kebanyakan snorkeler penasaran bagaimana rasanya menyentuh karang di dasar laut tersebut hingga akhirnya baik disengaja atau pun tidak mereka menyentuh terumbu karang tersebut.
Padahal sentuhan manusia terhadap terumbu karang dapat meningkatkan potensi kematian pada spesies itu. Kalau sudah mati karang ini akan berubah menjadi cokelat dan tidak indah lagi. So, sebaiknya jika snorkeling cukuplah menikmati keindahan terumbu karang dengan melihat atau memfotonya saja tanpa menyentuhnya langsung.
3. Memberi Makan Ikan
Mungkin Anda pernah memperhatikan bagaimana para wisatawan yang melakukan snorkeling, memancing ikan agar mau mendekatinya. Tepat sekali, mereka membawa makanan berupa roti atau mie instan dan menebarkan di wilayah penyelamannya. Kegiatan memberi makan ikan ini memang menyenangkan, ikan-ikan akan datang mengerubungi kita dan saat itu adalah waktu terbaik untuk berfoto-foto.
Tapi perlu diketahui bahwa memberi makan ikan akan memberikan efek negatif pada hewan air itu. Mereka akan terbiasa dengan makanan pemberian dan buruknya lagi mereka akan ketergantungan yang berujung pada hilangnya nafsu makan mereka pada makanan alami. Hasilnya mereka akan mati kelaparan karena hal tersebut.
4. Memegang Biota Laut
Kadang untuk menujukkan ekspresi snorkeling yang paling kece seseorang rela melakukan hal-hal yang di larang. Melihat teman bisa foto bareng ikan-ikan imut membuat kita termotivasi untuk menyaingi dan melakukan lebih salah satunya dengan tidak hanya berfoto bareng ikan tapi memegangnya pula.
Hal ini sebenarnya sangat berbahaya bagi si ikan itu sendiri. Banyak kasus ikan mati di spot snorkeling yang disebabkan oleh manusia yang menangkap dan memainkannya. Seharusnya tidak perlu menyentuh ikan apalagi menangkap dan bermain-main dengan hewan ini. Cukup dekati dari jarak yang aman dan ambil gambar yang bagus dengan kamera kedap air.
5. Buang Sampah ke Laut
Biasanya wisatawan yang berenang sambil memberi makan ikan akan membuang sampahnya begitu saja di laut. Sampah ini berasal dari botol plastik yang digunakan sebagai wadah roti atau jajanan lain untuk memberi makan ikan. Mereka malas untuk membawanya lagi hingga ke tepi pantai hasilnya tinggal saja di tengah laut.
Tak heran jika beberapa perairan di Indonesia yang menjadi spot snorkeling makin dipenuhi dengan sampah plastik. Sampah yang menumpuk ini akan membuat alam bawah laut rusak parah dan tidak ada yang tersisa untuk generasi yang hidup setelah kita. So, nikmati pantainya tapi jangan merusaknya guys! (Sumber: Artikel travelingyuk.com Foto JKTjalanjalan)
...moreTripTrus.Com - Destructive Fishing Watch (DFW) bikin komentar soal Indo yang lagi siap-siap jadi host buat Konferensi KTT Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023. Mohamad Abdi Suhufan, yang juga jadi pengamat dan koordinator DFW, ngerasa kalau Indo dengan ngegelar KTT AIS Forum 2023 bakal jadi pelopor nangani masalah global yang ada hubungannya sama laut.
Nah, kalau kita ngomongin wilayah Indo, menurut dia, Jakarta tuh punya potensi gede banget buat tumbuh dan jadi penyangga hidup buat orang pinggiran, terutama dengan pariwisata lautnya. "Kaya di Kepulauan Seribu, pariwisata lautnya bakal makin meletup," kata Abdi, katanya gitu deh, di Jakarta, Kamis (21/9/2023).
Dia bilang, peluang berkembangnya pariwisata laut itu berdasarkan sumber daya alam yang ada, kayak rumah buat ikan-iakan, terumbu karang, mangrove, dan hewan-hewan langka yang dilindungi. Abdi ngomongin kalau pariwisata laut bisa tumbuh pesat kalo ada kerja sama kuat antara pemerintah dan masyarakat di pinggiran.
Dia ngebentak juga nih, bahwa pemerintah sama swasta perlu dorong masyarakat biar jadi pemain utama yang bantu ekonomi biru di Jakarta. Supaya mereka bisa dapet untung besar dan kurangi risiko konflik. Lebih jauh lagi, menurut dia, masyarakat juga harus tingkatkan kemampuan dan kesadaran mereka soal wisata berkelanjutan, biar bisa jaga ekosistem laut biar nggak rusak dan tercemar.
[Baca juga : "Tiga Trofi Keren! Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi Di World Leisure Award 2023"]
Sementara itu, dia juga bilang yang perlu dilakuin adalah tingkatkan dan pastiin kalau infrastruktur dasar di wilayah pinggiran oke punya, kayak telekomunikasi, air bersih, sama listrik. Nah, buat yang belum tau, KTT AIS Forum 2023 bakal diadain di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, tanggal 11 Oktober 2023. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Indo ngomong kalau 51 negara kepulauan udah pasti bakal ikut acara keren ini. (Sumber Foto @samasamatrip)
...moreTripTrus.Com - Kalau lo belum tahu, di Kanekes, Lebak, Banten, ada suku asli Indonesia yang masih ngejaga tradisi dan budaya super ketat: Suku Baduy. Mereka hidup serasi banget sama alam, jadi gak heran deh kalau gaya hidup mereka beda dari kebanyakan orang luar. Nah, biar gak salah kaprah pas main ke sana, lo wajib paham dulu tentang kebiasaan unik mereka!
View this post on Instagram
A post shared by Ethnic Vibes (@ethnicvibes.id)
Sebelum nginjekin kaki di sana, yang harus lo tau pertama adalah: Suku Baduy ini terbagi dua, ada Baduy Luar sama Baduy Dalam. Banyak yang kira dua-duanya sama aja, padahal beda banget, bro! Baduy Luar lebih "gaul", mereka udah kenal sama hal-hal dari luar kayak sekolah, sosialisasi sama pendatang, bahkan menerima turis. Sementara, Baduy Dalam itu jauh lebih tertutup dan ketat ngikutin aturan leluhur mereka yang udah turun-temurun.
Kalau lo mau lihat Baduy Dalam, siap-siap trekking sekitar 12 km dari Baduy Luar, ngelewatin kebun, sungai, bahkan ada Jembatan Akar yang keren banget karena dibuat dari akar pohon sekitar sungai, plus bambu di bawahnya. Bener-bener natural dan mereka gak pake teknologi buat bikin semua itu!
[Baca juga : "Jalan Santuy Keliling Museum Di Kota Tua, Gak Butuh Ongkos Tapi Tetap Seru!"]
Di Baduy Dalam, teknologi dilarang keras, bro. Jadi gak ada tuh HP, radio, speaker, atau gadget lainnya. Mereka cuma komunikasi pake Bahasa Sunda dan aksara Hanacaraka. Yang menarik, dari cara berpakaian pun kelihatan bedanya: Baduy Dalam wajib pake baju putih atau biru tanpa kancing atau kerah, dan gak boleh pake alas kaki. Baduy Luar biasanya pake baju hitam atau biru tua.
Walaupun wisata ke desa Baduy diizinin, gak semua tempat bisa sembarang dimasukin. Ada area khusus yang cuma buat masyarakat Baduy aja. Plus, ada larangan buat teknologi, kayak HP, kamera, dan sejenisnya. Lo bahkan gak boleh sembarangan motret di sana tanpa izin, karena mereka punya kepercayaan soal menolak teknologi demi ngejaga keseimbangan alam.
Suku Baduy juga anti banget sama produk kimia. Jadi gak ada tuh sabun, pasta gigi, atau detergen. Intinya, kalo ke sana, lo harus ikut adat mereka, jaga kebersihan, bawa pulang sampah plastik, dan jangan sembarangan nebang pohon atau mencabut tanaman.
Itu dia, sedikit gambaran soal Suku Baduy dan aturan-aturannya. Jadi, udah siap berpetualang sambil ngehormatin kearifan lokal yang bikin mereka bertahan sampe sekarang? (Sumber Foto @world_traveler29)
...more