shop-triptrus



Festival Lamaholot Masuk Kharisma Event Nusantara 2024

TripTrus.Com - Bro, nih, Festival Lamaholot di Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), udah masuk dalam list keren abis, yakni Kharisma Event Nusantara (KEN) Tahun 2024 menurut Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Yakobus Andreas Wuwur, si bos Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lembata, bilang ke RRI, Festival Lamaholot lulus kurasi dari Kemenparekraf, jadi bakal jadi bagian keren di Kharisma Event Nusantara bulan Oktober 2024 nanti.       View this post on Instagram A post shared by JMW (@jhoewain) Nah, Kharisma Event Nusantara sendiri tuh digalakkan sama Kemenparekraf buat ngebangun perekonomian lokal dengan ngadain kegiatan-kegiatan keren daerah. Festival Lamaholot 2024 bakal jadi ajang pameran budaya yang jadi fokus utama buat nunjukin keberagaman budaya daerah. Niatnya festival ini buat jaga-jaga dan ngasih perhatian ke budaya lokal biar makin kece dan menarik. Selain itu, harapannya sih Festival Lamaholot bisa jadi pemacu buat pariwisata daerah dengan bikin atraksi wisata yang bikin turis ngiler buat kesana. [Baca juga : "Festival Lampion Waisak, Pengalaman Mantap Dengan 1000 Lampion!"] Bos Pariwisata, Yakobus, bilang masuknya Festival Lamaholot di KEN 2024 ini lebih ke promosi tempat-tempat wisata lokal. "Kalau jumlah turisnya naik, pasti segala macem aktivitas ekonomi dan lain-lain juga ikutan hidup sendiri," katanya. Sebelumnya, Festival Lamaholot udah sukses banget diadain bulan Mei 2023 sebagai bagian dari acara keren Rally Wisata Bahari Pesona Empat Teluk. Yakobus juga mention, selain Festival Lamaholot, ada lima festival lain di NTT yang juga masuk dalam KEN 2024. Ada Festival Bale Nagi di Flores Timur, Festival Pesona Kebangsaan di Ende, Wolobobo Ngada Festival di Ngada, Festival Golo Koe di Manggarai Barat, dan Festival Lamaholot di Lembata. (Sumber Foto @jhoewain) 
...more

Dayak Kuping Panjang

Tradisi memanjangkan cuping telinga menjadi salah satu keunikan budaya di Kalimantan. Meski sebenarnya tidak semua suku melakukannya, tapi budaya ini sudah terlanjur melekat dengan masyarakat dayak secara umum. Namun sayangnya dari waktu ke waktu, tradisi ini semakin menghilang, dan saat ini hanya tinggal sedikit orang Dayak yang masih memiliki cuping telinga panjang, itu pun umumnya generasi tua.Salah satunya di Kampung Bena Baru yang dihuni sekitar 700 jiwa penduduk. Kampung Bena Baru adalah salah satu kampung pedalaman suku Dayak Kenyah yang berada di Sungai Kelay, Kecamatan Sambaliung. Kehidupan masyarakat di tempat ini masih berjalan berdampingan dengan tradisi dan kultur lokal, lengkap dengan upacara adat dan tari-tarian khasnya. Sebagian peralatan kerja dan rumah tangga merupakan hasil buatan tangan sendiri. Tapi bukan berarti penduduk kampung ini merasa asing terhadap perkembangan teknologi seperti televisi, telepon seluler, dan alat-alat elektronik lainnya. Kampung yang baru dibuka pada tahun 1980-an ini memiliki sekitar 20 orang nenek yang memiliki telinga cuping panjang. Daun telinga cuping panjang tidak hanya diperuntukkan bagi wanita, tetapi juga untuk laki-laki. Proses pemanjangan cuping telinga mulai dilakukan sejak bayi. Hal ini umumnya dikaitkan dengan tingkatan sosial seseorang dalam masyarakat Dayak. Bagi suku Dayak Kayan, misalnya, telinga cuping panjang menunjukkan kalau orang tersebut berasal dari kalangan bangsawan. Sementara bagi perempuan, telinga cuping panjang menunjukkan apakah dia seorang bangsawan atau budak karena kalah perang atau tidak mampu membayar utang.Di kalangan masyarakat Dayak Kayan, pemanjangan cuping daun telinga ini biasanya menggunakan pemberat berupa logam berbentuk lingkaran gelang atau berbentuk gasing ukuran kecil. Dengan pemberat ini daun telinga akan terus memanjang hingga beberapa sentimeter.Di desa-desa yang berada di hulu Sungai Mahakam, telinga cuping panjang digunakan sebagai identitas yang menunjukkan umur seseorang. Begitu bayi lahir, ujung telinganya diberi manik-manik yang cukup berat. Jumlah manik-manik yang menempel di telinganya akan bertambah satu untuk setiap tahun.Tetapi ada juga anggapan yang mengatakan kalau tujuan pembuatan telinga panjang bukanlah untuk menunjukkan status kebangsawanan, tetapi justru untuk melatih kesabaran. Jika dipakai setiap hari, kesabaran dan kesanggupan menahan derita semakin kuat.Sementara bagi suku Dayak Kenyah, antara laki-laki dan perempuan memiliki aturan panjang cuping telinga yang berbeda. Kaum laki-laki tidak boleh memanjangkan cuping telinganya sampai melebihi bahunya, sedangkan perempuan boleh memanjangkannya hingga sebatas dada. Proses memanjangkan cuping daun telinga ini diawali dengan penindikan daun telinga sejak masih berumur satu tahun. Setiap tahun, satu buah anting atau subang perak digantungkan di telinga mereka. Gaya anting atau subang perak yang digunakan pun berbeda-beda, yang akan menunjukkan perbedaan status dan jenis kelamin. Gaya anting kaum bangsawan tidak boleh dipakai oleh orang-orang biasa. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Tarik Wisatawan, Ende Siap Gelar 3 Festival Wisata di 2022

TripTrus.Com - Pemerintah Kabupaten Ende di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, menyiapkan tiga kegiatan festival yang akan digelar pada tahun ini untuk menarik minta kunjungan wisatawan ke daerah itu.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh 江 • 🌻 (@lechiinx) "Festival yang akan kami gelar yaitu pertama Festival Budaya dan Parade Pesona Pariwisata yang dijadwalkan pada April-Juni 2022," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ende Martinus Satban ketika dihubungi dari Kupang, Sabtu. Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan kegiatan promosi pariwisata di Kabupaten Ende pada 2022. Ia menyebutkan kegiatan kedua yaitu Festival Kelimutu yang dijadwalkan akan digelar pada Agustus. Selain itu, Festival Paralayang yang akan digelar pada Oktober-November. Martinus menjelaskan kegiatan festival ini dihadirkan untuk mempromosikan kekayaan pariwisata sekaligus menarik minat kunjungan wisatawan ke Ende. Kegiatan dalam bentuk festival, kata dia, juga berlangsung lama sehingga diharapkan dapat mendorong lama tinggal wisatawan di Ende. [Baca juga : "Kalender Event Wisata Jogja Bulan April 2022, Ada Sarkem Fest!"] "Semakin lama wisatawan di Ende tentu ada belanja yang bisa berdampak pada berbagai sektor ekonomi di masyarakat," katanya. Ia mengatakan waktu pelaksanaan beberapa festival ini masih bersifat tentatif karena disesuaikan dengan situasi di lapangan, salah satunya terkait kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Martinus menambahkan selain festival pariwisata, pihaknya juga menata dan merancang destinasi wisata yang sudah dibangun pemerintah daerah setempat untuk menunjang kunjungan wisatawan. "Kami juga mendampingi desa wisata untuk berinovasi menjadi desa wisata berbasis komunitas sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan," katanya. (Sumber: Artikel okezone.com Foto @florestourism) 
...more

Hidangan Khas Berbuka Puasa

Di saat bulan Ramadhan, berbagai jenis makanan yang biasanya jarang didapat tiba-tiba bisa muncul selama sebulan penuh. Mulai dari pusat penjualan makanan berbuka puasa sampai ke rumah makan dan restoran ternama di bulan Ramadhan menghidangkan berbagai jenis makanan yang mengundang selera untuk langsung disantap begitu tiba waktu berbuka puasa. Apa saja ragam hidangan khas berbuka puasa? Baca di sini, dong. KolakYang satu ini sudah pasti dikenal sebagai hidangan khas berbuka puasa yang paling populer. Potongan pisang, ubi jalar, singkong, nangka dan kolang-kaling direbus di dalam kuah santan dengan gula aren yang diberi daun pandan dan kayu manis serta jahe. Rasa kuah kolak yang manis dan kandungan karbohidrat yang ada di buah-buahan dalam kolak akan menggantikan tenaga yang hilang setelah berpuasa. KurmaBuah yang sekilas terlihat seperti buah kelapa sawit ini datang dari Timur Tengah. Menurut hadits, Nabi Muhammad selalu menyantap tiga butir kurma pada saat berbuka puasa. Kandungan gula yang tinggi tapi ramah untuk tubuh dari buah kurma dapat membantu mengembalikan energi yang hilang saat berpuasa. Di saat bulan Ramadhan, berbagai jenis kurma dari berbagai daerah di Timur Tengah dapat ditemukan di mana-mana. Buah kurma sendiri punya banyak kandungan yang baik untuk kesehatan tubuh sehingga tepat untuk dijadikan hidangan khas berbuka puasa. Kolang-kalingBiasanya yang satu ini mungkin cuma bisa dinikmati kalau kamu beli es campur jika sedang tidak bulan Ramadhan. Tapi di saat bulan Ramadhan, buah yang berasal dari pohon Aren (arenga pinnata) ini lebih sering terlihat dibuat jadi bahan minuman atau campuran minuman segar untuk hidangan khas berbuka puasa. Buah yang juga dikenal dengan nama buah atap ini juga memiliki kandungan air yang tinggi. Juga memiliki kandungan serat, karbohidrat, dan berbagai kandungan mineral, sehingga dapat melegakan dahaga dan rasa lapar sekaligus meski tidak dikonsumsi dengan jumlah banyak. Ini yang menyebabkan kolang-kaling jadi salah satu bahan makanan ideal untuk yang sedang berdiet. Jajanan PasarKalau yang ini banyak sekali jenisnya. Mulai dari berbagai macam kue basah seperti kue pisang, kue cucur, gandasturi, kue bugis, bika ambon, kue lapis, dan lain-lain. Lalu belum lagi berbagai makanan lain seperti lemper, arem-arem, sosis solo, bacang, risoles, pastel, tahu goreng, pisang goreng, bakwan udang, panada, dan ratusan makanan lain yang terlalu banyak untuk dibayangkan, sudah pasti jadi bagian penting hidangan khas berbuka puasa bagi banyak orang. Rasanya yang gurih dan porsinya yang relatif tidak besar bisa memancing selera makan sebelum lanjut ke makanan besar. Blewah & Timun SuriApakah teman-teman pernah memperhatikan, kalau tiap bulan Ramadhan buah Timun Suri dan Blewah mudah sekali ditemukan di mana-mana dan harganya pun relatif murah. Tapi di luar bulan Ramadhan, hidangan khas berbuka puasa ini tidak begitu mudah ditemukan. Meski keduanya berasal dari jenis tanaman yang berbeda, tapi warna dan rasanya tidak jauh berbeda. Keduanya mempunyai rasa manis yang menghilangkan dahaga setelah seharian berpuasa. Es BuahTampaknya tidak perlu menyebut satu-persatu buah apa saja yang ada di Indonesia yang bisa dicampurkan menjadi es buah. Jenisnya pun bermacam-macam seperti Es Ketimun Serut dari Aceh atau Es Palu Butung dari Sulawesi, tapi tujuannya tetap sama, yaitu menghilangkan dahaga setelah satu hari penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Rasa buah yang segar serta berbagai vitamin dan kandungan bergizi lainnya ditambah dengan sirup dan susu kental manis akan membuat dahaga hilang dengan sekejap. Meski di luar bulan Ramadhan es buah tetap dapat dijumpai, tapi kesegarannya membuatnya jadi hidangan khas berbuka puasa yang digemari oleh banyak orang. Nah, itu dulu hidangan khas berbuka puasa yang kita bahas. Apa hidangan khas berbuka puasa yang jadi favorit kamu? Ceritain dong di comment di bawah.
...more

7 Tips Merencanakan Traveling Hemat Bersama Keluarga

TripTrus.Com - Traveling bersama keluarga tentunya keinginan semua orang. Terutama untuk Anda yang tinggal di kota besar, rutinitas pekerjaan pasti membuat Anda penat dan jenuh. Selain berlibur menikmati wisata, traveling bersama keluarga juga bisa dijadikan moment untuk mendekatkan anggota keluarga satu sama lain.   Hari sabtu nya kitahhhh.... 😜 . . #thelodgemaribaya#liburankita #liburankeluargabesar #ibusayanganak #ibukekinian #anak #sayangkeluarga #lembangbandung#nissan A post shared by Desy Napilah (@desynapilah) onAug 7, 2017 at 6:46am PDT Tapi, ada hal yang perlu dipikirkan sebelum Anda berangkat traveling, yakni uang. Tidak mau kan setelah Anda berlibur, Anda kehabisan uang? Untuk mencegah hal tersebut, berikut ini SCOOP akan menginformasikan “7 Tips Merencanakan Traveling Hemat Bersama Keluarga”. 1. Beli Tiket Promo Banyak cara mendapatkan tiket promo, misalnya Anda membelinya saat travel fair, early bird, atau promo–promo lain dari maskapai penerbangan. 2. Cari Akomodasi Dengan Harga Miring Menginaplah di budget hotel, service apartment, atau guest house. Pastikan penginapan yang Anda pilih bisa menerima tamu anak–anak, karena ada beberapa penginapan yang memberlakukan batasan usia. 3. Makan Makanan Lokal atau di Restoran Fast Food Makanlah apa yang dimakan penduduk setempat, jika tidak cocok lebih disarankan untuk makan di restoran fast food. Jangan mencari makanan Indonesia ketika traveling di luar negeri kecuali di Singapura dan Malaysia, karena harga makanan Indonesia di luar negeri cukup mahal. 4. Ajari Anak Traveling, Bukan Shopping Hindarkan anak–anak menjadi konsumtif dengan membatasi apa yang mereka beli selama traveling. Banyak ilmu yang bisa diambil ketika traveling, bukan hanya berkeliling dari satu mal ke mal lain di sepanjang perjalanan. 5. Naik Transportasi Lokal atau Jalan Kaki Selain menghemat biaya, mengajak keluarga naik transportasi lokal atau berjalan kaki akan menciptakan kesan tersendiri sekaligus mengajari anak belajar berinteraksi dengan penduduk setempat. Membiarkan anak membeli tiket sendiri dan mengantre akan membuat anak belajar mandiri dan disiplin. 6. Diskusi Keluarga Sebelum Berangkat Diskusi sebelum berangkat traveling amatlah penting. Dalam diskusi tersebut, Anda bisa menentukan biaya yang akan dikeluarkan selama berpergian, seperti alokasi belanja, tempat–tempat yang akan dikunjungi, sampai perlu tidaknya Anda membawa stroller. Diskusi di awal akan menghindarkan kesalahpahaman saat traveling. Jangan sampai family travel yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi ajang perselisihan. 7. Buat Itinerary, Budget Planning, dan Packing Yang Teliti Setelah selesai berdiskusi, susunlah itinerary dan perkiraan budget. Jadwal perjalanan dan perkiraan pengeluaran akan membuat traveling lebih terencana dalam hal waktu dan uang. Ketelitian packing juga penting agar tidak ada barang bawaan yang tertinggal, terutama perlengkapan untuk anak. Ayo, segera ajukan cuti! Dan, selamat menikmati liburan hemat bersama keluarga! Enjoy your trip! (Sumber: Artikel gramedia.com, Foto freepik.com)
...more

Baluran Tutup Sementara Sampai 15 Feb 2024 Untuk Perbaikan Gara-Gara Lonjakan Pengunjung Natal

TripTrus.Com - Baluran, bro, yang jadi destinasi alam di ujung timur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, bakal tutup sebentar nih, mulai 15 Januari sampe 15 Februari 2024. Kata Joko Mulyono, si juru bicara Taman Nasional Baluran, mereka harus benahin area wisata ini, abis kena serbuan pengunjung yang dateng pas libur Natal dan Tahun Baru 2024. Gila aja, bro, pengunjungnya sampe 23.600 orang!       View this post on Instagram A post shared by Ayu Utami Saraswati (@ayuutamis) Kabar penutupan ini keluar lewat surat edaran dari Kepala Balai Taman Nasional Baluran, Johan Setiawan. Mereka tutup sekaligus buat ngecek dan evaluasiin kunjungan wisata. Selama bulan penutupan, tim pengelola bakal ngasih perbaikan dan pemeliharaan buat tempat-tempat di Taman Nasional Baluran, terutama yang ada di sepanjang jalur dari Batangan ke Padang Sabana (Bekol) dan dari Bekol ke Pantai Bama. [Baca juga : "Bro, NTB Nyemplungin 36 Event Keren Buat Tahun 2024 Nih!"] Cek juga nih, mereka bakal bangun dan rawat tempat buat usaha kecil menengah di dunia pariwisata, kayak yang di jalur Batangan-Pantai Bama. Katanya sih, dari pintu utama sampe Pantai Bama ditutup, tapi dari Watunumpuk ke Pantai Merak tetep buka. Mudah-mudahan, setelah diperbaikin, Baluran bisa makin keren dan ramah buat pengunjung, gitu kata Joko Mulyono. (Sumber Foto @adiantooooo) 
...more

Bermain Bersama Orangutan di Tanjung Puting

Untuk ke Tanjung Puting, ikuti trip di: http://triptr.us/Bc TRIPTRUS - Di tenggara Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, terdapat sebuah hamparan hutan seluas 416 ribu hektar lebih yang merupakan wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Meski dikenal di dunia sebagai tempat suaka bagi Orangutan, Tanjung Puting juga merupakan suaka bagi dua spesies primata endemik lain, yaitu Bekantan (nasalis larvatus) dan Monyet Daun Merah (pesbytis rubicunda), serta ratusan spesies lainnya. Untuk mencapai TNTP, dari Bandara Iskandar di Pangkalan Bun, ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat, Anda bisa menggunakan "Klotok" - perahu motor yang sering ditemui di sungai-sungai Kalimantan - atau dengan speedboat. Dibandingkan dengan klotok, tentu saja perjalanan menggunakan speedboat akan memakan waktu yang lebih singkat. Namun klotok punya keunggulan lain, yaitu dapat berfungsi sebagai tempat menginap selama Anda melakukan perjalanan karena di atas klotok dilengkapi dengan toilet dan tersedia listrik. Klotok awalnya digunakan sebagai alat transportasi yang membawa kayu gelondongan dari hulu sungai ke pelabuhan. Tapi kini dengan maraknya perjalanan ke TNTP, klotok banyak yang berubah fungsi sebagai alat transportasi dan sekaligus tempat makan dan menginap wisatawan. Menginap di atas klotok bukan berarti Anda bisa punya privasi, karena Anda akan tidur di atas geladak klotok. Tapi ini berarti Anda bisa tidur sambil menikmati hamparan bintang yang terlihat jelas di langit malam. Ada tiga pusat rehabilitasi orangutan di TNTP, yaitu Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, dan Camp Leakey. Di tiap pusat rehabilitasi, para pengunjung bisa memberi makan orangutan yang berkeliaran di sana dan merasakan hangatnya "sambutan" dari para orangutan. Tempat yang paling populer di Tanjung Puting adalah Camp Leakey. Didirikan pada tahun 1971 oleh Dr. Birute Galdikas dan mantan suaminya Rod Brindamour. Tempat itu mengambil nama dari Louis Leakey, guru dari Dr. Galdikas. Leakey sendiri juga merupakan guru dari Jane Goodall (yang mempelajari Simpanse) dan Dian Fossey (yang mempelajari Gorilla). Menghabiskan waktu beberapa hari di Tanjung Puting bisa membuat Anda tidak ingin pergi karena terpesona dengan keindahan alam Taman Nasional Tanjung Puting.   Photos courtesy of: ShutterStock, commons.wikimedia.org, pbase.com, himpalaunas.com
...more

Grebek Sudiro, Tradisi Jawa-Tionghoa yang Gokil Abis di Solo!

TripTrus.Com - Lo udah denger belum soal Grebek Sudiro? Kalo belum, sini gue kasih tau, bro! Ini tuh acara keren yang jadi bukti nyata akulturasi budaya Jawa sama Tionghoa di Solo. Vibes-nya naik level banget, kayak Solo jadi panggung budaya internasional gitu!       View this post on Instagram A post shared by dhawisa07 (@dhawisa07) Grebek Sudiro tuh tradisi yang asalnya dari Jawa. Kata "Grebek" sendiri artinya syukuran ala Jawa, sedangkan "Sudiro" diambil dari nama kampung Sudiroprajan yang deket banget sama Pasar Gede. Nah, di acara ini, ada dua kegiatan utama yang nggak boleh lo skip: Sedekah Bumi – Ini tuh ajang syukuran buat warga sama pedagang Pasar Gede. Semacam doa bareng biar rezeki lancar. Kirab Budaya – Bayangin deh, tarian Jawa digabung sama barongsai dan liong. Vibes-nya estetik parah, bro! Pokoknya epic banget. Grebek Sudiro udah ngehits dari tahun 2007, gengs. Awalnya acara ini diinisiasi sama tiga tokoh keren: Oei Bengki, Sarjono Lelono Putro, sama Kamajaya. Mereka pengen banget bikin kampung Sudiroprajan jadi naik kelas, kayak Kampung Sewu gitu. Tiap tahun temanya beda-beda, bikin acara ini nggak pernah bosenin. [Baca juga : "Cap Go Meh Singkawang, Vibes Mistis, Atraksi Gila, Lo Harus Dateng!"] Lampion kece yang bikin Solo makin estetik? Udah pasti ada. Ditambah jajanan khas Tionghoa yang ngilerin abis. Lo tau nggak, pemerintah Solo udah masukin Grebek Sudiro ke kalender resmi mereka. Jadi, jangan sampai lo kudet soal acara ini. Grebek Sudiro ini juga bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) yang digarap sama Kemenparekraf. Jalan Jenderal Sudirman, Balai Kota Solo, dan Pasar Gede dihias full sama 5000 lampion cantik, gengs! Kebayang kan vibes-nya? Selain itu, ada 20 booth UMKM yang jualan makanan enak sama aksesoris kece. Plus, ada karnaval budaya yang ngegabungin Jawa sama Tionghoa. Pokoknya, seru banget buat lo yang suka vibes budaya unik dan instagrammable. Jadi, jangan lupa tandain kalender lo, bro. Grebek Sudiro tuh bukan sekadar event biasa, tapi pengalaman gokil yang bakal bikin lo makin cinta sama budaya Indonesia! (Sumber Foto @sevendrone)
...more

7 Pantai Tersembunyi Di Banyuwangi Yang Bikin Lo Speechless!

TripTrus.Com - Banyuwangi tuh emang nggak ada matinya! Buat lo yang suka jalan-jalan sambil nikmatin pantai-pantai kece, Banyuwangi wajib banget masuk list! Di sini ada banyak pantai tersembunyi yang nggak kalah keren sama yang udah terkenal. Selain Ijen yang hits, lo bakal dikejutkan sama keindahan alam yang jarang orang tahu. Check this out, 7 pantai rahasia yang bisa bikin lo speechless! 1. Pantai Pulau Merah (Red Island) Lo doyan sunset? Pantai Pulau Merah wajib banget di-check! Lokasinya di Desa Sumberagung, Pesanggaran, sekitar 2,5 jam dari pusat kota Banyuwangi. Pasir pantainya unik, merah bercampur putih, dan ada pulau kecil yang bisa lo jelajahi pas air laut lagi surut. Buat yang suka surfing, ombaknya pas banget buat latihan, tapi hati-hati, ombaknya kenceng!  2. Pantai Wedi Ireng Pantai yang satu ini punya pasir hitam vulkanik yang khas, ditambah dengan pasir putih yang bikin lo betah lama-lama di sini. Lokasinya di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, sekitar 2-3 jam perjalanan dari Banyuwangi. Bisa berenang atau snorkeling di sini, tapi jangan lupa hati-hati sama ombaknya yang kadang cukup besar. Lo juga bisa naik perahu lokal ke pulau dekat situ, lo harus coba deh!  3. Pantai Sukamade        View this post on Instagram A post shared by BANYUWANGI PUNYA (@banyuwangipunya) Mau liat penyu bertelur? Di Pantai Sukamade, lo bisa banget nemuin penyu-penyu hijau bertelur di malam hari! Lokasinya di Sarongan Village, Meru Betiri National Park, sekitar 3-4 jam perjalanan dari Banyuwangi. Jangan lupa, lo bisa nginep di penginapan lokal dan bantu penyu kecil ke laut. Dijamin pengalaman yang nggak bisa lo lupain!  4. Pantai Teluk Hijau  Kalo lo suka pantai yang asri dengan pemandangan menawan, Teluk Hijau jawabannya. Pasir putih, air laut biru toska, dan hutan hijau di sekitar pantai bikin lo bener-bener serasa di surga. Bisa dikelilingi monyet juga lho, yang kadang nongol di sekitar pantai. Akses ke sini bisa lewat darat pakai kendaraan off-road, atau naik perahu tradisional dari Rajegwesi Beach. [Baca juga : "Pantai Banyuwangi Buat Semua Jenis Peselancar!"] 5. Pantai Senggrong  Suka snorkeling? Senggrong di Alas Purwo National Park wajib dicoba. Banyak banget terumbu karang dan ikan warna-warni yang bakal bikin lo betah di dalam air. Tapi, pantainya agak terpencil, jadi lo harus berangkat pagi banget buat ngeburu sunrise dan menikmati keindahan bawah laut sebelum ombak tinggi datang.   6. Pantai Parang Ireng Pantai ini punya pemandangan yang unik banget. Di sebelah kiri ada pasir kasar kayak merica, sebelah kanan ada batu karang hitam hijau, dan di tengah ombak biru yang gila banget! Lokasinya di Alas Purwo National Park, dan karena tempatnya tersembunyi, lo bisa nanya sama warga lokal atau petugas taman nasional buat sampai ke sana.  7. Pantai Plengkung (G-Land)  Untuk lo yang suka surfing, G-Land pasti udah nggak asing lagi. Pantai yang ada di Alas Purwo National Park ini terkenal dengan ombaknya yang besar banget, sampai jadi tempat favorit para surfer internasional. Bisa diakses lewat Bali atau lewat darat, perjalanan agak berat tapi sebanding sama ombak dan pemandangan yang bakal lo dapetin. Jadi, siap-siapin kamera dan packing barang lo! Banyuwangi siap buat lo jelajahi, dan lo bakal ngerasain petualangan yang nggak bakal lo lupain. Jangan lupa jaga kebersihan ya, biar pantai-pantai kece ini tetap bisa dinikmati generasi berikutnya!   (Sumber Foto @riiieen_) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Treaking Gunung Papandayan
31 Jul - 01 Aug 2026
Open Trip Dieng Plateau
31 Jul - 02 Aug 2026
Open Trip Pulau Pahawang Lampung
31 Jul - 02 Aug 2026
×

...