TripTrus.Com - Memasuki musim liburan, tentunya Anda sudah mulai mempersiapkan liburan bersama keluarga. Bagi beberapa orangtua, mungkin ini adalah saat pertama Anda untuk melakukan perjalanan bersama si Kecil. Melakukan traveling dengan balita tentunya selalu memberikan tantangan tersendiri bagi para orangtua.
"Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selama perjalanan, maka lakukan persiapan dengan baik, agar traveling bersama si Kecil jadi menyenangkan."
Berdasarkan pengalaman, beberapa orang mengatakan bepergian saat bayi dibawah usia 6 bulan lebih mudah dibandingkan usia lainnya. Mengapa? Karena pada usia tersebut, si Kecil hanya meminum ASI dan masih menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur, sehingga barang bawaan lebih sedikit dan lebih praktis. Barang bawaan semakin meningkat saat si Kecil memasuki masa MPASI. Selain pakaian dan keperluan lainnya, Anda juga harus mempersiapkan peralatan untuk membuat MPASI, terlebih jika Anda tidak menerapkan sistem Baby-Led Weaning (BLW) bagi si Kecil.
Mari tertawa, sebab duka lebih pantas fana. In frame : Richi || Nabil #sea #vitaminsea #mountain #mountainesia #tent #trip #payanganbeach #jember #explorejember #pesonaindonesia #wonderfulindonesia #wonderfuljatim #childadventures #pejalancilik #pesonajember #jemberbanget #wonderfuljember #jemberhype #jemberhitz #mampirjember #visitjember #traveling #travelinggram #travelersid #childtraveler #ayodolan #mainkesini #keluarbentar #dolanbentar #asaldolan
A post shared by Muhammad Sony Fajar Agustiar (@sonyfajaragustiar) onJul 8, 2017 at 9:53pm PDT
Sebenarnya barang-barang yang harus dipersiapkan ketika akan melakukan traveling dengan balita sama dengan barang-barang yang wajib dibawa traveling oleh orang dewasa. Hanya saja ada beberapa barang yang harus ditambahkan baik jenis maupun jumlahnya.
"Kira-kira apa saja sih barang-barang yang harus dipersiapkan saat traveling dengan balita?"
1. Pakaian dan Kaos kaki
Selayaknya orang dewasa, pakaian si Kecil harus disesuaikan dengan lokasi tujuan yang akan dikunjungi, apakah memiliki iklim dingin atau panas. Bawa pakaian secukupnya, dan pilih pakaian yang dapat di mix and match, serta pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. Anda harus memperhitungkan dengan cermat berapa banyak pakaian yang dibutuhkan. Memang balita membutuhkan pakaian lebih banyak karena bisa saja tanpa sengaja menumpahkan makanan, minuman atau lainnya, tapi jangan sampai berlebihan juga ya.
Selipkan juga beberapa celana panjang dan kaos kaki meski tujuan wisata Anda adalah pantai atau lokasi dengan cuaca panas. Kedua barang tersebut akan dibutuhkan saat udara berangin atau saat bepergian di malam hari. Atau jika si Kecil termasuk anak yang aktif, Anda dapat mengenakan celana panjang yang sedikit tebal seperti jeans, agar sekaligus dapat melindungi dari risiko cidera dan luka saat terjatuh.
Jangan lupa untuk membawa pakaian renang serta perlengkapannya jika berencana memasukkan acara berenang dalam agenda Anda. Terlebih jika hotel tempat Anda menginap menyediakan fasilitas kolam renang anak, si Kecil tentunya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk bermain air bukan?
2. Jaket, Topi dan Alas Kaki
Kemanapun tujuan Anda, jaket dan topi merupakan hal wajib yang harus diawa saat traveling bersama si Kecil. Pilih jaket yang tidak terlalu tebal jika tujuan liburan Anda bukanlah daerah dingin. Anda dapat mengenakan jaket pada si Kecil saat di pesawat maupun di kereta misalnya, agar terhindar dari angin yang cukup kencang dan pendingin udara yang terlalu dingin. Jangan lupa untuk membawa 2 buah alas kaki, sepatu dan sandal. Pilih yang nyaman dan jangan lupa untuk melibatkan si Kecil untuk memilih jaket, topi dan sepatunya, hal ini dapat meminimalisir kemungkinan ‘drama’ yang akan terjadi saat anak harus mengenakan barang-barang tersebut.
3. Perlengkapan Anak
Perlengkapan anak ini terdiri dari peralatan mandi, popok sekali pakai, tisu basah dan kering, sunblock, gunting kuku, sisir, cotton buds, gendongan, stroller – jika perlu, selimut, dan perlengkapan lain yang dirasa perlu. Anda tidak perlu membawa peralatan mandi komplit, cukup sabun, shampoo, minyak telon, krem bayi, sikat gigi serta pasta gigi. Bahkan saat ini tersedia sabun 2 in 1, yang dapat dipakai untuk mandi dan keramas. Bawa peralatan mandi ukuran kecil, dan tempatkan pada satu kantong antiair terpisah atau dapat disatukan dengan peralatan mandi Anda.
Pemilihan stroller dan gendongan bayi sepenuhnya menjadi pilihan Anda sebagai orangtua. Cari tahu kondisi jalanan pada lokasi tujuan Anda, apakah memungkinkan untuk membawa stroller? Karena pada beberapa tempat mungkin akan menjadi menyulitkan jika Anda membawa stroller. Jika Anda memutuskan membawa stroller, pilih stroller berukuran kecil dan ramping ya.
4. Obat-obatan
Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selama perjalanan, sakit atau cidera bisa datang kapan saja. Untuk itu persiapkan obat-obatan yang biasa diberikan untuk si Kecil, misalnya obat turun panas, diare, antimemar, pembalut berperekat, serta cairan antiseptik. Atau jika si Kecil memiliki penyakit khusus seperti asma atau alergi, jangan lupa obat-obatan yang mungkin dibutuhkan.
5. Botol Minum dan Alat Makan
Membawa botol minum akan membantu Anda mengontrol seberapa banyak air putih yang masuk ke tubuh anak setiap harinya, serta dapat menghemat pengeluaran Anda dengan membeli air kemasan ukuran besar yang harganya relatif lebih murah. Selain itu ada baiknya jika mempersiapkan peralatan makan, terlebih jika Anda membawa bayi dibawah usia 1 tahun. Tidak perlu peralatan makan lengkap, cukup sendok dan tempat makan bertutup agar lebih praktis.
6. Makanan dan Minuman
Bawa beberapa camilan favorit si Kecil untuk menemaninya selama perjalanan dan disela kunjungan ke tempat wisata. Tempatkan pada kotak makan berukuran kecil yang bertutup rapat. Makanan ini akan menjadi sedikit beragam jika si Kecil memasuki usia MPASI. Jika selama ini Anda bermusuhan dengan bubur instan dan puree kemasan, ada baiknya jika Anda sedikit melonggarkan aturan saat traveling. Jangan lupa untuk membiarkan si Kecil menyicip bubur kemasan tersebut sebelum perjalanan, dan pilih rasa yang memang disukai, sehingga Anda tidak kerepotan saat si Kecil harus menyantap makanan tersebut.
7. Mainan
Hal terakhir yang jangan sampai terlupakan adalah mainan. Si Kecil akan cepat merasa bosan, untuk itu jangan lupa membawa beberapa mainan favoritnya. Pilih yang berukuran kecil sehingga dapat disimpan dalam tas kecil kemanapun Anda pergi. Anda juga dapat membawakan mainan yang sesuai dengan aktifitas saat traveling dengan balita, misalnya jika akan berenang, bawa ban renang dan bola tiup. Atau jika akan berkunjung ke pantai, bawa serta juga set peralatan bermain pasir.
Bagaimana persiapan traveling dengan si Kecil kali ini? Selain ketujuh poin di atas, hal terpenting yang perlu dipersiapkan adalah mental anak dan orangtua. Persiapkan mental Anda dan si Kecil sejak awal, libatkan anak dalam berbagai persiapan, ceritakan tujuan traveling dengan balita Anda, dan buat si Kecil merasa nyaman selama traveling. Jika mood si Kecil bagus, tentunya saat traveling Anda akan menyenangkan.
Jadi sudah siapkah barang-barang yang dibutuhkan selama traveling? (Sumber: Artikel ruparupa.id, Foto freepik.com)
...moreTari Jaipong lahir dari kreatifitas seorang seniman Bandung bernama Gugum Gumbira yang menaruh perhatian besar pada kesenian rakyat seperti tari pergaulan Ketuk Tilu. Gugum Gumbira memang sangat mengenal pola-pola gerak tari tradisional Ketuk Tilu, seperti gerak bukaan, pencugan, nibakeun, dan gerakan-gerakan lainnya. Pada awal kemunculannya, Tari Jaipong disebut dengan Ketuk Tilu Perkembangan karena tarian ini memang dikembangkan dari tari Ketuk Tilu.Karya Gugum Gumbira yang pertama kali dikenal masyarakat adalah Tari Jaipong "Daun Pulus Keser Bojong" dan "Rendeng Bojong". Dari kedua jenis tarian itu, muncullah sejumlah nama penari Jaipong yang terkenal seperti Tati Saleh, Eli Somali, Yeti Mamat, dan Pepen Dedi Kurniadi. Kemudian pada tahun 1980-1990-an, Gugum Gumbira kembali menciptakan tari lainnya seperti Toka-toka, Setra Sari, Sonteng, Pencug, dan lain-lain. Kembali lagi muncul penari-penari Jaipong yang handal seperti Ine Dinar, Aa Suryabrata, Yumiati Mandiri, Asep Safaat, Iceu Effendi, dan beberapa penari lainnya.Bisa dikatakan, Tari Jaipong sudah menjadi salah satu ikon keseniaan Jawa Barat, dan sering dipertontonkan pada acara-acara penting untuk menghibur tamu dari negara asing yang datang ke Jawa Barat. Juga, saat melakukan misi kesenian ke mancanegara. Padahal di awal kemunculannya, tarian ini sempat menjadi perbincangan hangat, terlebih karena gerakan-gerakannya yang dianggap erotis dan vulgar. Tapi hal itu justru membuat Tari Jaipong mendapatkan perhatian dari media, termasuk ditayangkannya Tari Jaipong pada tahun 1980 di TVRI Stasiun Pusat Jakarta. Semenjak itu, Tari Jaipong semakin populer dan frekuensi pementasannya pun semakin bertambah.Kelahiran Tari Jaipong pun menginspirasi para penggerak seni tari tradisional untuk lebih aktif lagi menggali jenis tarian rakyat yang sebelumnya kurang mendapat perhatian. Kemunculan jenis tarian ini juga membuka lahan usaha bagi para penggiat seni yang membuka kursus untuk belajar Tari Jaipong. Sementara pengusaha hiburan malam memanfaatkan Tari Jaipong untuk memikat pengunjung tempat usahanya.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Alas Purwo terletak di Banyuwangi, Jawa Timur dan memiliki luas 434 ribu kilometer, menjadikannya hutan terbesar di Indonesia. Meskipun terkenal dengan cerita mistis yang berkembang di kalangan masyarakat, Alas Purwo berada di dalam kawasan wisata Taman Nasional Alas Purwo. Berikut adalah 5 fakta unik tentang Alas Purwo.
View this post on Instagram
A post shared by Jasa Foto Banyuwangi (@osingstudio)
1. Pantangan
Alas Purwo dikenal sebagai tempat yang sangat dikeramatkan, sehingga ketika mengunjungi tempat tersebut, jangan pernah melanggar pantangan. Jika melanggar pantangan, bisa jadi sial akan menimpa selama berada di Alas Purwo. Beberapa pantangan yang harus dihindari, antara lain pikiran buruk atau niat jelek.
2. Orang Hilang
Karena hutan ini sangat luas dan ditumbuhi pohon yang lebat, akan sangat sulit mencari orang yang hilang di Alas Purwo. Beberapa kasus orang hilang pernah terjadi di Alas Purwo, diduga karena melanggar pantangan atau melakukan hal-hal yang tidak baik selama berada di hutan. Ada yang percaya bahwa orang-orang yang hilang tersebut masuk ke portal gaib yang ada di Alas Purwo. Jika benar masuk ke portal dimensi gaib, tentu manusia mana pun akan kesulitan untuk menemukan orang hilang tersebut.
3. Tempat Pertapaan
Di Alas Purwo terdapat beberapa tempat sakral yang dijadikan lokasi pertapaan. Di dalam Alas Purwo terdapat banyak gua, salah satunya adalah Gua Istana. Gua Istana sering didatangi oleh Presiden pertama Indonesia, Soekarno, untuk bertapa. Di dalam Gua Istana, terdapat berbagai benda pusaka yang telah tersimpan sejak dulu. Ada mitos yang berkembang bahwa siapa yang bertapa dan tertidur dalam tidurnya bertemu seorang sosok ratu, maka hal baik akan didapatkannya. Sampai sekarang, Gua Istana masih sering didatangi oleh orang-orang yang ingin mencalonkan diri untuk mendapatkan kekuasaan, seperti menjadi pejabat publik, kepala daerah, hingga calon legislatif atau wakil rakyat.
4. Makhluk Halus
Salah satu pakar spiritual, Ki Joko Gondrong, mengatakan bahwa Alas Purwo dihuni oleh banyak sosok gaib seperti genderuwo, jin, dan setan berwujud lain. Para makhluk halus di Alas Purwo adalah pengikut Nyi Roro Kidul. Selain itu, sering bermunculan siluman-siluman berwujud hewan di kawasan hutan tersebut. "Alas Purwo angker karena letaknya strategis di paling ujung dan banyak pertapa di sana. Angkernya hutan tersebut menjadi sarang dedemit dan jin yang menjadi penganut ratu pantai selatan," ujar Ki Joko Gondrong seperti dilansir dari Detik Travel.
[Baca juga : "Mudik Tapi Tidak Bosan: Tips Menghabiskan Waktu Liburan Lebaran Di Kota Asal"]
5. Pemandangan Indah
Manfaatkan momen Lebaran untuk menghadiri acara budaya atau agama yang ada di kota asal dan memperdalam pengetahuan kita tentang budaya atau agama, serta merasakan suasana Lebaran yang berbeda dari kota tempat tinggal kita. (Sumber Foto @baayx__)
...moreTripTrus.Com - Halo Sobat Triptrus, bagaimana kabar puasanya? Apakah berjalan lancar? Ramadan merupakan bulan yang suci bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Selain beribadah, Ramadan juga menjadi momen yang tepat untuk mengeksplorasi wisata sejarah Islam di Indonesia. Berikut ini adalah beberapa tempat wisata sejarah Islam di Indonesia yang bisa dikunjungi selama Ramadan.
View this post on Instagram
A post shared by Nuur Ahad (@nuur_ainnisaa)
1. Masjid Istiqlal, DKI Jakarta
Masjid Istiqlal adalah salah satu tempat wisata sejarah Islam yang paling terkenal di Indonesia. Terletak di Jakarta, masjid ini memiliki arsitektur yang megah dan indah, serta dapat menampung ribuan jamaah sekaligus. Selain beribadah, pengunjung juga dapat menikmati keindahan bangunan masjid dan mengunjungi museum di dalamnya.
2. Keraton Yogyakarta, DI Yogyakarta
Keraton Yogyakarta adalah istana yang dibangun oleh Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1755. Istana ini memiliki nilai sejarah yang tinggi dan merupakan pusat kebudayaan Jawa. Di dalam istana, pengunjung dapat menikmati keindahan arsitektur bangunan, mengunjungi museum, dan menyaksikan pertunjukan seni dan budaya Jawa.
3. Masjid Agung Demak, Jawa Tengah
Masjid Agung Demak adalah masjid tertua di Indonesia yang dibangun pada abad ke-15 oleh Sultan Raden Patah. Masjid ini memiliki arsitektur yang khas dan bersejarah, serta menjadi simbol penting perkembangan Islam di Indonesia. Selama Ramadan, pengunjung dapat menikmati keindahan masjid dan mengikuti kegiatan keagamaan di dalamnya.
[Baca juga : "Hal Yang Harus Dibawa Ketika Berpergian Ketika Ramadhan"]
4. Makam Sunan Ampel, Surabaya
Makam Sunan Ampel adalah makam yang menjadi tempat peristirahatan terakhir dari Sunan Ampel, seorang ulama dan wali Songo yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Jawa Timur. Makam ini memiliki nilai sejarah dan keagamaan yang tinggi, serta menjadi tempat ziarah bagi umat Islam di Indonesia. Selama Ramadan, pengunjung dapat mengunjungi makam dan berdoa di dalamnya.
Itulah beberapa tempat wisata sejarah Islam di Indonesia yang bisa dikunjungi selama Ramadan. Selain mengeksplorasi keindahan dan sejarah bangunan, kita juga dapat memperdalam pengetahuan dan keimanan tentang agama Islam. Semoga perjalanan wisata sejarah Islam di Indonesia selama Ramadan ini menjadi momen yang berkesan dan penuh berkah bagi Sobat Triptrus. (Sumber: Artikel Shalahudin Hikam Al Ayubi Foto @sulthon_deleali2)
...moreTripTrus.Com - Dalam melakukan perjalanan wisata, umumnya akan memakan biaya sedikit lebih mahal apabila dilakukan seorang diri. Namun, tidak demikian jika dilakukan bersama rombongan.
Hal tersebut menjadi salah satu alasan Dhayan Amiey membentuk JKTjalanjalan pada 29 Maret 2012, bersama seorang teman semasa masih duduk di bangku sekolah menengah. “Kami bentuk komunitas supaya jika mau ke mana-mana itu sudah terjadwal. Tujuannya jelas, bisa arrange sendiri atau kalau pakai trip operator tidak bingung memilihnya, dan budget bisa ditekan,” kata Dhayan. Saat ini, JKTjalanjalan (Triple-J) telah memiliki 50-an anggota yang kebanyakan berasal dari kaum pekerja. Syarat untuk menjadi anggota sangatlah mudah. Dalam setahun, Triple-J memiliki agenda empat kali trip. Dengan ikut minimal dua kali saja, maka sudah dianggap sebagai anggota. “Kalau sekarang cukup dengan sering ikut kegiatan selain jalan-jalan, seperti ngopi bareng atau kegiatan charity sudah bisa dianggap anggota,” kata pria lajang kelahiran Jakarta, 3 Oktober 1990 itu. Dhayan menjelaskan, dalam satu kali trip terdapat kuota minimal sebanyak 5-10 orang. Setiap trip bersifat terbuka, tidak hanya untuk member . Ada beberapa partisipan non-member yang rajin mengikuti trip Triple-J. Tak hanya itu, Triple-J juga aktif dalam kegiatan #1Traveler1Book , sebuah kampanye sosial di mana para traveler membawa minimal satu buah buku untuk dibagikan ke masyarakat sekitar destinasi wisata mereka. Buku-buku tersebut tentu saja buku bertema edukasi dengan target usia taman kanakkanak hingga SMP. Ada misi penting yang dibawa oleh komunitas ini. Mereka ingin mengajak masyarakat bukan hanya mengenal potensi wisata di Indonesia, juga memberi arti di setiap destinasi yang dikunjungi. “Tidak sekadar foto-foto lalu upload di media sosial,” kata Dhayan.
Sumber: Artikel dan Foto infonitas.com
...moreTripTrus.Com - Bro-sis traveler, tahun ini coba deh rayain 17 Agustus lo dengan cara beda dari biasanya. Gak cuma ikutan lomba makan kerupuk atau nonton karnaval, tapi cobain trip singkat ke TPU Tanah Kusir. Gratis masuk, parkir pun santuy—cocok buat lo yang pengen nostalgia kemerdekaan sambil dapetin vibes perjuangan asli. Apalagi, nama Tanah Kusir ini punya cerita unik—dulu tanah ini milik tuan tanah Tionghoa yang ngasih ke kusirnya gara-gara insiden buang angin pas jamuan sama pembesar Belanda. Dari kejadian kocak itu, lahirlah nama “Tanah Kusir” yang sekarang jadi tempat istirahat terakhir tokoh-tokoh besar bangsa.
1. Makam Bung Hatta — Semangat Merdeka yang Merakyat
Bayangin, di hari kemerdekaan lo berdiri di depan makam Bung Hatta—sang proklamator yang milih dimakamkan di pemakaman rakyat biasa, bukan di TMP Kalibata. Alasannya? Karena beliau berjuang seumur hidup buat rakyat dan pengen tetap dekat sama mereka. Pas lo ziarah, atmosfernya hangat, sederhana, tapi dalem banget maknanya. Jalan setapak menuju makam juga adem, bikin lo ke-flashback ke perjuangan kemerdekaan yang beliau jalani. Ini tuh kayak reminder nyata kalau merdeka itu hasil kerja keras dan hati yang tulus.
2. Makam Buya Hamka — Merdeka dalam Iman dan Pikiran
View this post on Instagram
A post shared by Dr.Hendra Kholid, MA (@hendrakholid)
Habis dari Bung Hatta, lo lanjut ke makam Buya Hamka—tokoh ulama dan penulis besar yang juga ikut ngejaga semangat kemerdekaan lewat karya-karyanya. Vibes-nya religius tapi tetap nyatu sama rasa cinta tanah air. Dalam bukunya Dari Hati ke Hati, Buya bahkan ngajak pembacanya buat ziarah ke makam Sultan Salahuddin al-Ayubi di Damaskus. Artinya, perjuangan itu gak cuma lokal tapi juga universal. Buat lo yang Gen Z atau milenial, momen ini pas banget buat nge-recharge iman dan nasionalisme sekaligus.
[Baca juga : "Gaskeun Napak Tilas Dari Rengasdengklok Sampe Tugu Proklamasi, Jejak Heroik Menuju 17 Agustus!"]
3. Makam Para Pahlawan Lain — Museum Kemerdekaan Tanpa Dinding
Jangan salah, Tanah Kusir bukan cuma tempatnya Bung Hatta dan Buya Hamka. Ada banyak tokoh nasional yang juga dimakamkan di sini, kayak KH Saifudin Zuhri, Muhammad Roem, Syafruddin Prawiranegara, AR Sutan Mansur, AR Baswedan, Perdana Menteri Abdul Halim, Wilopo, Burhanuddin Harahap, Fajrul Falakh, sampai Gubernur DKI legendaris Ali Sadikin. Dan yang bikin makin merinding, lo bakal nemu banyak makam pejuang kemerdekaan yang nisannya dikasih tanda bendera merah putih. Liat bendera itu berkibar di atas nisan di bulan Agustus rasanya kayak ngeliat semangat juang mereka masih hidup, nyampe ke hati lo langsung. Satu kompleks ini beneran kaya “museum hidup” yang nyimpen cerita perjuangan tanpa pagar dan tanpa tiket masuk.
Jadi bro-sis traveler, kalau mau 17 Agustus yang beda dan lebih berasa, cobain deh mampir ke TPU Tanah Kusir. Lo bisa selfie di depan makam pahlawan sambil tetep sopan, upload ke sosmed dengan caption: “Merdeka itu bukan cuma di kata, tapi di hati. Ziarah vibes, freedom feels.” Dan yang paling penting, perjalanan ini gratis, santai, tapi punya makna dalam buat ngisi spirit kemerdekaan lo tahun ini. Ke makam ini juga gampang banget diakses, bro-sis—tinggal naik Minitrans atau Mikrotrans, turun di pemberhentian bus stop yang jaraknya gak jauh dari gerbang TPU Tanah Kusir. (Sumber Foto @winartorachmat)
...moreTripTrus.Com - Guys, lo pada pernah denger gak nih, ada makam keren abis di Megamendung, Bogor, yang katanya punya kisah unik dari masa "N*zi" Jerman? Lokasinya keren banget, deh, di Jalan Pasir Muncang, Desa Sukaresmi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Jadi gini, ada sepuluh makam tentara Kriegsmarine Jerman yang nyempil di sana. Tempatnya tuh di kaki Gunung Pangrango, setinggi 3.019 mdpl, jadi bener-bener atas awan gitu. Mantap, kan?
Nah, kalo lo lagi asik-asik jalan dari Tol Gadog, Bogor ke Puncak, pasti lo bakal nemuin papan penunjuk di kanan jalan yang nyebutin 'Situs Makam Jerman'. Udah tau, kan, lo udah deket banget sama tempat seru ini.
View this post on Instagram
A post shared by Alexander Agung (@alexander79agung)
Di ujung makam ada tugu keren namanya 'Deutsch-Ostasiatische Kreuzergeschwader 1914', yang menghormati Armada Penjelajah Asia Timur Jerman. Mereka berperang di Kepulauan Falkland/Malvinas pada 8 Desember 1914, loh.
Trus, ada tulisan 'ERRICHTET VON EMIL UND THEODOR HELFFERICH 1926' di papan nama bawah. Dulu, dua saudara Jerman, Emil dan Theodor Hellferich, punya tanah luas di sana. Mereka bikin pabrik teh dari untung perkebunan mereka dengan kabel khusus angkut daun teh. Saudara mereka yang paling tua, Karl Helfferich, bahkan jadi wakil perdana menteri di Kekaisaran Jerman-Austria.
Makanya, mereka berdua bangun monumen buat mengenang Armada Jerman Asia Timur yang dipimpin oleh Admiral Graf Spee, dan akhirnya tenggelam gara-gara serangan Inggris.
Di monumen itu, ada tulisan Jerman yang artinya kurang lebih: 'Untuk kru Armada Jerman Asia Timur yang berani pada tahun 1914. Dibangun abis oleh Emil dan Theodor Helfferich'.
Lo tau gak, dulu pas perang, ada aksi heroik dari pejuang Indonesia yang ngehadang tentara Jerman era N*zi. Nah, ini bukan sembarang tentara Jerman, guys, tapi tentara Belanda yang bersekongkol dengan Jerman. Jadi, ada sekitar 250 serdadu Jerman yang diterjunkan ke Indonesia pake kapal selam pas perang udah mau kelar. Di waktu yang sama, Indonesia lagi berantem keras sama Belanda dalam Perang Kemerdekaan.
Waktu itu, beberapa dari serdadu Jerman ini bikin masalah. Ada yang dikira tentara Belanda, akhirnya tiga perwira dari mereka dimaki-maki dan dibinasain sama orang Indonesia. Ada juga yang either sakit parah atau kena tembak pas lagi naik kereta dari Bandung ke Jakarta. Jadi, delapan orang Jerman ini ngehadap maut, bro. Yang lainnya ada yang akhirnya selamat dan ngumpet di pulau Onrust sebelum akhirnya dipulangkan ke Jerman tahun 1946. Ada juga yang cabut ke Bogor buat ngindarin tentara Belanda, niatnya mau bantuin pejuang Indonesia. Kece, kan?
Di Deutscher Soldatendriedhof, ada 10 makam nih. Ada nama-nama keren macam Leutnant z.s W. Martens, Obergefreiter Willi Petschow, Oberleutnant zur See Willi Schlummer, dan lain-lain. Ceritanya, masing-masing dari mereka punya kisah dari masa perang dulu.
[Baca juga : "Deretan Event Seru 2024 Di Jawa Timur, Mode, Musik, Dan Kuliner Nusantara"]
Di depan situ ada dua makam yang namanya ilang ke mana. Mungkin lagi sibuk main kelereng di alam sana, siapa tahu. Tapi, kalau lo tengok nisan-nisan lainnya, ada nama, pangkat, jabatan, pokoknya komplit deh. Makam tanpa label itu punya nama keren, 'Grabmal des unbekannten Soldaten,' alias kuburan prajurit yang misterius gitu.
Cerita lainnya, di depan makam ada dua patung keren, Budha di kanan dan Ganesha serta Kala di kiri. Meski banyak yang heran, sebenernya gak ada hubungan sama mayat-mayat di sini. Katanya, dua saudara, Helfferich, beli patung itu dari tukang patung pinggir jalan setelah trip ke Candi Prambanan dan Borobudur di Yogyakarta. Jadi, di tempat ini, mayat-mayat misterius, patung Buddha, Ganesha, dan Kala.
Lanjut lagi, Deutscher Soldatenfriedhof di Megamendung ini pernah jadi spot uji nyali di salah satu stasiun TV keren di Indo. Tahun 2014, Citra Prima sama Rudi Kawilarang jadi host di acara seru. Mereka syuting di malam Arca Domas, serem banget deh. Nah, ada peserta yang kesurupan, dan kagetnya dia pake Bahasa Jerman pas kesurupan. Kayaknya yang di sana pada heboh banget tuh!
Makam tentara Jerman ini sampai sekarang masih ramai pengunjung, banyak yang penasaran gitu. Bahkan tiap tahun, orang dari Kedutaan Besar Jerman di Indo masih mampir ke sini. Seru banget, kan? (Sumber Foto @iwanskamah)
...moreTripTrus.Com - Pergi traveling dengan keluarga bisa menjadi momen yang sangat menyenangkan. Tapi, bisa jadi super ribet juga. Berbeda dengan traveling bersama teman, traveling dengan keluarga lebih kompleks karena adanya perbedaan generasi, perbedaan selera, dan perbedaan kemampuan fisik.
Kedua kalinya, dan ibu d paringi sehat... sehat trs nggih bu. #borobudurtemple #liburankeluargabesar
A post shared by Mom Eva05 (@evavanezie6273) onDec 28, 2017 at 8:37am PST
"Agar momen traveling dengan keluarga bisa tetap nyaman dan menyenangkan, Anda harus bisa menempatkan diri sebagai orang yang bisa diandalkan selama traveling."
Anggota keluarga yang masih dianggap muda biasanya memang diharapkan untuk membuat kegiatan traveling keluarga jadi seru. Oleh sebab itu, cek tips-tips di bawah ini, ya!
1. Buat Rencana Perjalanan
Rencana perjalanan sudah pasti dibutuhkan setiap kali Anda pergi traveling. Namun, jika pergi traveling dengan keluarga, pastikan rencana yang Anda buat sudah benar-benar rinci! Rencanakan sejak sebelum berangkat, tempat apa saja yang akan dikunjungi dan kegiatan per harinya. Tak ada salahnya mencari terlebih dahulu di mesin pencari Google soal tempat-tempat yang akan dikunjungi tersebut, mulai dari lokasinya, transportasi apa yang akan digunakan, hingga harga tiket masuknya. Hal ini perlu dilakukan agar tak membuang waktu saat sampai di tujuan dan tidak membuat anggota keluarga yang lain ikut bingung. Spontanitas bukan hal yang cocok untuk dilakukan saat traveling bersama keluarga.
2. Sesuaikan Tempat Tujuan
Orang tua, orang dewasa, dan anak kecil memiliki selera yang berbeda ketika pergi traveling. Nah, pastikan tidak ada yang boleh egois dalam menentukan tempat tujuan, ya! Pilihlah tempat-tempat wisata yang family-friendly. Misalnya, berkeliling di taman wisata lebih cocok untuk keluarga dibandingkan mencoba olahraga ekstrem. Hindari juga tempat-tempat yang terlalu luas, banyak tanjakan, atau banyak anak tangga agar orang tua dan anak kecil tidak kelelahan, kecuali jika ada fasilitas khusus yang bisa mereka gunakan. Agenda traveling juga jangan terlalu padat, ya! Beri waktu rehat bagi orang tua dan anak kecil. Nikmatilah setiap momennya dengan santai dan penuh kenyamanan.
3. Menentukan Tempat Makan
Ketika berkunjung ke suatu tempat, biasanya kita sudah semangat ingin mencoba kuliner lokal khas tempat tersebut atau restoran hits yang ada di sana. Namun, lagi-lagi selera makan keluarga belum tentu cocok mencoba makanan-makanan yang baru. Usahakan untuk mencari tempat makan yang memiliki beragam menu sehingga setiap anggota keluarga mempunyai pilihan makanan yang disuka. Sesekali makan di restoran dengan menu yang familiar dengan makanan di rumah juga tak apa jika Anda tidak ingin repot. Dan jangan lupa, jadwal makan tak boleh terlambat ya!
4. Sediakan Waktu Terpisah
Pergi berlibur bersama keluarga bukan berarti harus terus bersama setiap waktu. Berilah agenda untuk pergi sendiri agar tiap individu bisa menikmati suasana di tempat berlibur. Tak perlu yang jauh-jauh, kok! Misalnya, beri sedikit waktu di pagi hari agar orang tua bisa jalan pagi di sekeliling hotel. Waktu ini juga bisa dimanfaatkan untuk melihat toko-toko lokal di sekitarnya dan membeli cenderamata. Anda juga bisa hang outsendiri di malam hari setelah anggota keluarga yang lain sudah duluan beristirahat.
5. Jaga Emosi
Meskipun terdengar klise, tapi yang satu ini perlu untuk selalu diingat. Anda bersama keluarga Anda ingin menciptakan banyak kenangan yang indah saat berlibur bersama. Jadi, jangan sampai ada momen yang rusak karena rasa kesal atau marah. Ingatlah bahwa semua hambatan yang dihadapi saat traveling pasti ada solusinya. Jernihkan pikiran Anda dan ajak keluarga untuk bekerja sama ketika mengalami hambatan. (Sumber: Artikel journal.sociolla.com, Foto freepik.com)
...moreTripTrus.Com - Traveling memang seru banget buat kamu yang pengen nikmatin suasana baru. Biasanya, traveling dilakuin sama temen atau keluarga. Tapi, ada juga yang suka jalan sendirian, alias solo traveler. Nah, khususnya buat para cewek, kamu juga bisa loh jadi solo traveler tanpa takut!
Di negara kita, banyak banget destinasi keren yang cocok buat solo traveler. Nah, solo traveling ini bisa jadi cara seru buat eksplor tempat baru dan temuin jati diri sendiri. Tapi ya, sebagai cewek, yang namanya keamanan emang penting banget diutamain. Makanya, kamu perlu banget pilih kota yang aman dan terjamin. Nih, berikut beberapa rekomendasi kota yang aman di Indonesia buat solo traveler perempuan:
1. Seru Banget! Semarang, Kota Asik untuk Solo Traveler Perempuan!
Kalo kamu lagi cari destinasi solo traveling yang oke, cobain deh ke Semarang! Kota ibu kota Jawa Tengah ini terkenal banget dengan arsitektur kolonial dan sejarahnya yang kaya. Bukan cuma itu, Semarang juga punya banyak museum keren, seperti Museum Lawang Sewu dan Galeri Seni Kontemporer Semarang.
Yang paling keren, Semarang ini adalah kota yang aman buat kamu solo traveler perempuan. Penduduknya tuh ramah dan bersahabat banget. Jadi, kamu nggak perlu khawatir soal keamanan dan bisa betah menikmati perjalananmu dengan tenang. Jangan lupa juga cobain kuliner Semarang yang legendaris, seperti lumpia semarang, wingko babat, dan nasi ayam. Pasti bikin lidah kamu bergoyang dan perut kenyang!
Jadi, buat kamu yang pengen solo traveling tapi masih mikir soal keamanan, Semarang adalah pilihan yang tepat. Nikmatin suasana kota yang kaya sejarah, eksplor museum-museum keren, dan menikmati kuliner lezat. Semarang, siap untuk petualanganmu!
2. Asyik Banget! Solo, Kota Kekinian buat Solo Traveler Perempuan!
Hayo, ada yang mau ke Solo? Nah, Solo itu loh, salah satu kota di Jawa Tengah yang oke banget buat kamu yang suka solo traveling. Kota ini terkenal banget dengan budaya tradisional Jawanya, seperti batik dan wayang kulit. Seru banget bisa merasakan nuansa kentalnya!
Di Solo juga banyak tempat bersejarah yang keren abis, contohnya Keraton Kasunanan dan Keraton Mangkunegaran. Nah, buat kamu solo traveler perempuan, jangan khawatir ya, Solo ini adalah kota yang aman banget. Penduduknya ramah-ramah dan welcoming banget.
Gimana, seru kan? Jadi, Solo adalah destinasi yang ideal buat kamu yang mau solo traveling. Bisa merasakan budaya tradisional, explore tempat-tempat sejarah yang menarik, dan tentunya dapet pengalaman seru tanpa khawatir soal keamanan. Jangan lupa juga cobain kuliner khas Solo yang enak-enak, seperti nasi liwet, soto, dan serabi solo. Pasti bikin lidah kamu bergoyang!
Jadi, buat kamu yang lagi nyari destinasi solo traveling yang kekinian dan aman, Solo adalah pilihan yang pas. Jelajahi budaya tradisional, kunjungi tempat-tempat bersejarah, dan rasakan serunya solo traveling di Kota Solo!
3. Wow, Yogyakarta Keren Buat Solo Traveler Perempuan!
Siapa yang nggak kenal sama Yogya? Nah, Yogya itu tujuan yang super populer buat wisatawan, termasuk buat kamu yang suka berlibur sendirian. Kota ini keren banget, deh! Budayanya kaya, sejarahnya bikin terpukau, dan wisata alamnya indah banget. Nggak heran banyak yang suka ke sini!
Yogya juga adalah kota yang aman banget buat solo traveler perempuan. Jadi, kamu nggak perlu khawatir soal keamanan deh. Penduduknya juga ramah-ramah dan welcoming banget, jadi kamu pasti bakal nyaman dan dapet pengalaman seru di sini. Di Yogya, kamu bisa menjelajahi berbagai tempat wisata yang keren, misalnya candi Prambanan. Seru banget, kan? Kamu bisa merasakan nuansa sejarah yang kental dan keindahan alamnya yang bikin hati tenang.
Nggak cuma itu, Yogya juga punya kuliner enak banget yang wajib kamu cobain. Ada gudeg, bakpia, wedang ronde, dan masih banyak lagi. Pasti bikin perut kamu bahagia!
Jadi, buat kamu yang lagi nyari destinasi solo traveling yang keren, aman, dan penuh petualangan, Yogya adalah pilihan yang nggak bakal ngecewain. Nikmati kekayaan budaya, jelajahi tempat-tempat wisata yang epic, dan rasakan serunya solo traveling di Kota Yogya! Nggak sabar mau ke sini, kan? Yuk, persiapkan diri kamu dan rasakan serunya Yogya sekarang juga!
4. Denpasar, Serunya Solo Travel di Pusat Pulau Bali!
Siapa yang nggak kenal sama Denpasar? Pusat Pulau Bali ini punya pesona yang bikin kamu nggak bisa berhenti jatuh cinta! Pantainya yang indah, puranya yang memukau, dan atraksi budayanya yang keren, semuanya ada di Denpasar! Kota ini juga punya banyak museum seru, seperti Museum Bali dan Museum Le Mayeur. Kamu bisa melihat koleksi-koleksi keren dan mengeksplorasi kekayaan budaya Bali yang memukau di sini.
Nggak cuma itu, Denpasar juga termasuk kota yang aman banget buat solo traveler perempuan. Kamu bisa menjelajahi kota ini dengan tenang dan nyaman tanpa harus khawatir soal keamanan. Penduduknya ramah-ramah dan senang membantu, jadi kamu pasti akan merasa welcome dan dijaga di sini.
Tapi ingat, meskipun kota-kota ini aman, tetaplah berhati-hati dan waspada ya. Jangan ragu untuk meminta bantuan jika kamu butuh, dan selalu berpegang pada instingmu sendiri.
[Baca juga : "Nikmati Liburan Seru Tanpa Bikin Kantong Jebol! Yuk, Staycation Ala Anak Muda!"]
5. Bandung, Kota Keren Buat Solo Travel dengan View dan Kuliner Mantap!
Siapa yang nggak suka Bandung? Kota di Jawa Barat ini punya segudang keindahan yang bikin betah berlama-lama. Mulai dari iklimnya yang sejuk, pemandangan yang indah, sampai makanan-makanannya yang enak banget!
Nggak cuma itu, Bandung juga punya banyak pusat perbelanjaan keren buat kamu yang suka shopping. Paris Van Java Mall dan Cihampelas Walk adalah beberapa tempat yang wajib dikunjungi. Di sini kamu bisa belanja sepuasnya dan menemukan berbagai barang kece yang nggak bisa kamu lewatkan.
Yang paling penting, Bandung juga termasuk kota yang aman untuk solo traveler perempuan. Kamu bisa menjelajahi Bandung dengan tenang dan nyaman tanpa harus khawatir soal keamanan. Penduduknya ramah-ramah dan suka membantu, jadi kamu pasti akan merasa welcome dan dijaga dengan baik.
Jadi, jangan ragu buat menjadikan Bandung sebagai destinasi solo travelmu. Di sini kamu bisa menikmati suasana sejuk, menikmati pemandangan yang indah, mencicipi kuliner-kuliner lezat, dan merasakan keramahan penduduk setempat. Siapkan backpackmu, siapkan kamera, dan siapkan perutmu buat menjelajahi Bandung yang seru dan menarik!
Nah, jadi buat kamu yang suka solo traveling, Yogyakarta, Solo, Semarang, Bandung, dan Denpasar adalah pilihan kota yang aman dan seru buat kamu. Di sini kamu bisa menikmati kekayaan budaya, menjelajahi tempat-tempat wisata yang indah, dan merasakan keramahan penduduk setempat.
Jadi, persiapkan dirimu dan jangan ragu untuk merencanakan solo travel ke kota-kota ini. Serunya petualangan menanti di Denpasar dan kota-kota lainnya! (Sumber Foto @shintaarfany26)
...more