TripTrus.Com - Lagi rame nih, lima gunung di Indonesia resmi ditutup buat pendakian. Lo pasti penasaran, kan? Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, ngumumin penutupan ini karena cuaca lagi ngambek, alias ekstrem banget akhir-akhir ini. Nih, lima gunung yang ditutup: Gunung Gede Pangrango, Merbabu, Halimun Salak, Merapi, sama Rinjani.
View this post on Instagram
A post shared by Boyke Jaguar (@bjaguars)
"Gue kasih tau ya, pendakian ke lima gunung itu ditutup demi keamanan. Masukan dari BMKG, PVMBG, dan pengelola taman nasional bikin keputusan ini makin mantap," kata Raja Juli waktu inspeksi ke TWA Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar, Jumat (27/12).
Jadi, lo jangan maksa naik gunung deh, soalnya cuaca ekstrem ini beneran bahaya. Belom ada tanggal pasti kapan jalur pendakian dibuka lagi. "Nanti kita umumkan kalau BMKG sama PVMBG udah kasih lampu hijau," tambahnya.
Tenang, penutupan ini nggak cuma diem aja. Selama jalur ditutup, Balai Taman Nasional bakal sibuk benerin ekosistem dan fasilitas. Jadi pas dibuka lagi nanti, pendakian makin asik!
[Baca juga : "Pendakian Semeru Tutup Sementara, Lo Jangan Nekat!"]
Eh, tapi Gunung Lawu nggak kena aturan ini ya. Kata Raja Juli, pengelolaan Lawu tuh di bawah Perhutani, bukan Kementerian Kehutanan. Jadi buat lo yang ngebet mendaki, mungkin bisa coba ke sana. Tapi inget, tetap waspada cuaca ya!
Ada kabar baik juga nih. Jalur pendakian ke Gunung Semeru udah dibuka lagi, tapi cuma sampai Ranu Kumbolo. "Dari puncak masih ada batas jarak aman 3,5 km," jelasnya. Jadi buat lo yang mau naik Semeru, siap-siap aja nikmatin Ranu Kumbolo.
Penutupan ini juga pas banget momennya sama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Presiden Prabowo katanya mau momen ini jadi damai, aman, nyaman, dan tentunya seru! Menteri Raja Juli sendiri lagi muter-muter ngecek total 134 TWA dan 57 taman nasional biar semua siap nerima pengunjung. "Gue pastiin, semuanya harus ready buat lo semua yang mau liburan," ujarnya.
Jadi, buat lo yang udah planning naik gunung akhir tahun ini, coba deh cek ulang lokasi pendakian lo. Kalau masuk daftar lima gunung yang ditutup, ya mending tunda dulu. Lo juga bisa manfaatin waktu buat explore gunung atau destinasi lain yang aman.
Inget, keselamatan itu yang utama. Jangan sampe lo nekat dan malah kenapa-kenapa. Cuaca bisa berubah kapan aja, dan kita harus respect sama alam. Keep safe dan selamat berpetualang! (Sumber Foto @annissa.fauziah)
...moreTripTrus.Com - Lo tau gak sih, sekarang tuh Bali udah bukan satu-satunya jawaban buat healing. Di 2025 ini, Sumba lagi naik daun parah, bro! Jadi gini, Time Out baru aja ngerilis list destinasi paling kece di Asia buat tahun ini, dan Sumba tuh nongol di sana. Gak cuma itu, Forbes Travel Guide juga udah masukin Sumba ke daftar destinasi yang wajib dikunjungi. Fix, ini bukan kaleng-kaleng! Sekarang makin banyak orang mulai melirik spot liburan yang anti-mainstream. Jadi buat lo yang udah bosen ke tempat yang itu-itu aja, Sumba jawabannya.
View this post on Instagram
A post shared by Ranar Pradipto Indonesia AFPSI***QPSA (@ranarpradiptoindonesia_)
📍 Sumba – Surga Tersembunyi Buat Lo yang Butuh Healing Tapi Tetep Mau Jalan-Jalan Seru
Sumba tuh beneran definisi "hidden paradise". Suasananya adem banget, cocok buat ngilang bentar dari drama kota. Lo bisa nemuin tempat-tempat keren yang belum terlalu rame turis, jadi vibe-nya tuh masih asri dan berasa eksklusif. Bayangin aja, lo bisa explore pulau ini sambil ngerasain adventure yang beda dari biasanya. Gak heran deh Sumba mulai banyak dilirik sama traveler kekinian. Udara fresh, view cakep, plus masih banyak spot yang belum kejamah—combo sempurna buat liburan lo!
🏝️ Pantai-Pantainya Bikin Lo Pengen Nambah Jatah Cuti
Nihiwatu, bro! Pantai ini tuh pernah dinobatin jadi salah satu yang terbaik di dunia. Pasirnya halus, lautnya biru toska, dan ombaknya cocok banget buat lo yang suka surfing atau sekadar leyeh-leyeh sambil mikir masa depan. Trus, jangan lupa mampir ke Weekuri Lagoon—airnya sebening itu sampe bisa ngaca sambil selfie. Lo yang feed Instagram-nya gitu-gitu aja, dijamin naik kelas abis dari sini. Spotnya tuh fotogenik parah! Momen sunset di sini juga bisa jadi alasan lo gak pengen pulang-pulang.
[Baca juga : "Healing Maksimal! Ini 3 Tempat Terbaik Di Indonesia 2025 Menurut TripAdvisor"]
⚔️ Budaya Lokal yang Bikin Merinding Tapi Keren Banget
Sumba gak cuma soal alam, tapi juga budaya yang kuat banget. Coba deh tonton Pasola, tradisi lempar tombak yang cuma ada setahun sekali, biasanya di bulan Februari atau Maret. Serunya gak ketulungan, apalagi kalo lo nonton langsung di lokasi. Ada juga makam megalitik di Anakalang yang vibe-nya tuh mistis tapi bikin penasaran. Banyak banget cerita sejarah dan kepercayaan lokal yang bikin lo ngerasa lagi napak tilas ke masa lalu. Jadi bukan cuma liburan biasa, tapi juga nambah insight lo soal budaya Indo yang kaya banget.
☀️ Musim Terbaik Buat Mager Stylish di Sumba
Timing itu penting, bro! Kalo lo pengen dapet cuaca cerah tanpa drama hujan, cus ke Sumba pas musim kemarau, sekitar Mei sampe Oktober. Langit biru cerah, perfect banget buat nikmatin semua keindahan pulau ini. Dan lo tau gak? Bandara Tambolaka sekarang udah makin canggih, katanya sih bakal ada penerbangan internasional langsung. Jadi lo gak perlu transit berkali-kali sampe pegel. Tiket? Mending pantau dari sekarang biar dapet harga cuan. Trust me, ini momen yang pas buat liburan stylish lo!
Jadi bro, kalo selama ini lo masih stuck ke Bali, Jogja, atau Bandung buat liburan, sekarang saatnya buka peta dan tambahin Sumba ke wishlist lo. Di 2025 ini, Sumba bukan cuma hits, tapi juga jadi destinasi kece yang bakal bikin lo jadi trendsetter di circle lo. Mulai dari pantai cakep, budaya yang otentik, sampe akses yang makin gampang, semuanya lengkap di sini. Jangan sampe ketinggalan hype-nya sebelum jadi tempat sejuta umat. Yuk buruan siapin koper lo, Sumba nungguin! (Sumber Foto @filippo_cesarini)
...moreTripTrus.Com - Beberapa hari terakhir, dunia perfilman Indonesia menjadi buah bibir. Film Ada Apa Dengan Cinta 2 yang sudah tayang di Bioskop-bioskop seluruh Indonesia merupakan film yang ditunggu-tunggu. Film lanjutan dari film sebelumnya "Ada Apa Dengan Cinta" ini sangat menarik untuk dinikmati. Selain alur cerita tentang kisah cinta antara Rangga dan Cinta, film ini juga mengambil spot shooting di Yogyakarta yang notabene merupakan Kota Wisata.
Dengan setting Kota Yogyakarta tanpa sadar juga mengajak kita sebagai penonton untuk bisa mengexplorasi spot-spot unik di kota ini. 10 spot yang menjadi setting film ini pastinya akan lebih ngehits lagi di kalangan traveler. Banyak yang bilang spot-spot tersebut sangat instagram-able.
Di bawah ini, 10 spot film Ada Apa Dengan Cinta 2 di Yogyakarta, yang mungkin bisa jadi referensi sebagai destinasi wisata kalian.
Sumber Foto: aadc2.com
1. Restoran Bu Ageng. Jl. Tirtodipuran 13, Yogyakarta.Warung Bu Ageng sudah layaknya jadi tujuan wisata kuliner Yogyakarta. Dikenal dengan masakan omah, Warung Bu Ageng ini ternyata milik dari Ibunya Butet Kertaradjasa, seniman sekaligus budayawan Indonesia. Warung yang dibuka sejak tahun 2011 ini menawarkan menu yang akrab di lidah orang jawa. Dengan harga yang cukup terjangkau, Warung Bu Ageng cukup jadi referensi wisata kuliner Yogyakarta2. Kota Gede
Sumber Foto: aadc2.com
Kota Gede diambil dari nama kawasan lama Kota Gede, terletak di perbatasan dengan Kabupaten Bantul di sebelah selatan. Semula Kota Gede merupakan Ibu Kota Kesultanan Mataram. Kota Gede terkenal dengan sentra kerajinan perak yang terletak di Jalan Kemasan. Destinasi wisata lain Kota Gede terdapat Komplek Makam Raja Mataram, Reruntuhan Benteng, Rumah Tradisional Jawa, Masjid Agung Kota Gede dan Pasar Tradisional Kota Gede.
3. Istana Ratu Boko
Sumber Foto: aadc2.com
Istana Ratu Boko merupakan situs purbakala yang merupakan kompleks sejumlah sisa bangunan yang berada kira-kira 3km di sebelah selatan dari kompleks Candi Prambanan. Dengan luas sekitar 25ha dan terletak di di sebuah bukit pada ketinggian 196mdpl. Pemerintah pusat sekarang memasukkan kompleks Situs Ratu Boko ke dalam otorita khusus, bersama-sama dengan pengelolaan Candi Borobudur dan Candi Prambanan.
4. Bukit Punthuk SetumbuEksotisme sunrise berlatar belakang Gunung Merapi Merbabu dan Candi Borobudur, tidak heran jika Bukit Punthuk Setumbu menjadi spot terbaik untuk menikmati sunrise. Bukit setinggi kurang lebih 400mdpl yang terletak di gugusan Pegunungan Menoreh.5. Rumah Doa Bukit Rhema, Dusun Gombong-Desa Kembanglimus.
Tidak jauh dari Bukit Punthuk Setumbu terdapat bangunan tua dengan bentuk unik menyerupai burung dara. Masyarakat sekitar biasa menyebutnya dengan sebutan Gereja Ayam/Gereja Manuk-manukan atau Gereja Merpati. Menurut cerita bangunan ini diperuntukan untuk berdoa dan sebagai pusat rehabilitasi narkoba. Dengan kondisi saat ini, bangunan ini menyimpan kemegahan sekaligus aura mistis.
6. Sellie Coffee. Jl. Gerilya 822, Prawirotaman II.Pertumbuhan tempat nongkrong di Yogyakarta semakin pesat, banyak cofee shop bermunculan di kota ini. Salah satu diantaranya yaitu Sellie Coffee, Coffee Shop ini tampak menarik dengan interior berkonsep jadul. Untuk harganya sendiri, Sellie Coffee tidak terlalu mahal. Jadi kalau sedang liburan di Yogyakarta, bisa mampir dan menikmati seduhan kopi di sini. 7. Klinik Kopi. Jl. Kaliurang Km 7, Sinduharjo-Sleman.Ketika kalian mengunjungi Klinik Kopi, kalian tidak hanya bisa menikmati kopi dengan cara seduh yang berbeda. Lebih dari itu, klinik kopi merupakan tempat asik untuk berbicara tentang kopi. Tidak ada menu pasti di sana, jika hendak memesan silakan berbica langsung dengan Baristanya. Walau berlokasi di tengah ramainya daerah Gejayan, Yogyakarta, atmosfir klinik ini seperti berada di tengah hutan jati.8. Sate Klathak Pak Bari. Jl. Kedaton, Pleret-BantulAda yang bilang jika berkunjung ke suatu kota atau daerah tidak lengkap rasanya tidak mencicipi kuliner khasnya. Sate Klathak adalah sate kambing yang dibakar di atas bara api yang dihasilkan dari batu bara. Tidak hanya gudeg yang menjadi khas Yogyakarta, sate klathakpun bisa jadi kuliner alternatif jika berkunjung ke Kota Istimewa ini.9. Pantai ParangkusumoKonon menurut cerita, Pantai Parangkusumo adalah pantai yang dikeramatkan oleh masyarakatnya. Masyarakat Yogyakarta hingga kini masih meyakini ada hubungan spesial antara Keraton Yogyakarta dengan penguasa pantai selatan, Nyi Roro Kidul. Meskipun hanya cerita turun menurun, masyarakat masih melakukan semedi di Pantai Parangkusumo.10. GreenHost Hotel. Jl. Prawirotaman II No 629, Brontokusuman.Berlokasi di Jl. Gerilya atau dikenal juga sebagai Jl. Prawirotaman II, penginapan ini menawarkan konsep ramah lingkungan. Hotel ini sangat memanfaatkan lorong-lorong untuk menanam sayuran. Dengan konsep tersebut dapat dipastikan menginap di GreenHost Hotel bisa membuat liburan semakin menyenangkan. (Sumber: Artikel Amieykha Foto aadc2.com)
...moreTripTrus.Com- Tempat ini berusia 157 tahun dan sudah berhenti beroperasi sejak 1998. Setelah 20 tahun kosong, kini pabrik tersebut disulap menjadi cagar wisata budaya yang kekinian tanpa menghapuskan unsur sejarah dengan nama De Tjolomadoe.
Masa depan bukan hanya tempat yang kamu tuju, namun tempat yang kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan di lanjutkan tindakan nyata 👌😉 . . #detjolomadoe #karanganyar
A post shared by ARINTAN (@arintanlt) onApr 18, 2018 at 5:15am PDT
Gagasan Presiden Jokowi sejak masih menjabat sebagai Wali Kota Solo kini terwujud berkat sinergi empat perusahaan BUMN yang membentuk perusahaan join venture bernama PT Sinergi Colomadu. Proses pembangunan cagar budaya ini memakan waktu hanya 351 hari.
Soft launching De Tjolomadoe ditandai dengan konser kelas dunia bertajuk "Hitman David Foster and Friends", yang menghadirkan penyanyi Internasional seperti David Foster, Anggun C Sasmi, Brian McKnight, Yura Yunita, Dira Sugandi, Sandhy Sondoro, dan band IV of Spades.
[Baca juga : Seba Baduy Angkat Potensi Wisata Banten]
Empat perusahaan BUMN yang terdiri dari PT PP (Persero) Tbk, PT PP Properti Tbk, PT Taman Wisata Candi Prambanan, Borobudur, dan Ratu Boko (Persero), dan PT Jasa Marga Properti membentuk joint venture dengan nama PT Sinergi Colomadu.
"Semoga inisiasi De Tjolomadoe ini dapat memacu BUMN untuk berinovasi dan bersinergi, sehingga bisa menjalankan peran sebagai agen pembangunan yang bukan hanya bersifat fisik namun juga menguatkan karakter dan budaya bangsa," kata Rini M Soemarno Menteri BUMN RI. (Sumber: Artikel liputan6.com, Foto Heru Wijaya)
...moreTripTrus.Com - Pulau Komodo, destinasi keren abis di Indonesia, lagi ngehits buat jadi tempat liburan favorit buat turis dari seluruh dunia. Gak mau ketinggalan, pemain timnas Argentina dan Lyon, Nicolás Tagliafico, juga ikutan santai di pulau eksotis ini setelah pertandingan melawan timnas Indonesia semalem. Serunya aktivitas Tagliafico selama liburan dijamin bikin gregetan, yang pasti keliatan banget di Instagram Story-nya yang bikin fans heboh.
Tagliafico, yang jago banget main di posisi bek kiri dan punya skill tingkat tinggi, berbagi momen asyik selama petualangannya di Pulau Komodo lewat Instagram Story. Kayanya pemandangan keren dan keanekaragaman hayati Pulau Komodo berhasil bikin Tagliafico betah di sana. Liburan di Pulau Komodo bukan cuma buat Tagliafico buat santai dan nikmatin alamnya yang indah, tapi juga buat refreshing pikiran setelah pertandingan seru melawan timnas Indonesia. Pilihan dia buat liburan ke pulau ini nunjukin minatnya sama wisata alam dan pengen eksplor tempat baru di luar lapangan sepak bola.
[Baca juga : "Curug Di Sentul Emang Asyik Buat Anak-Anak, Bro!"]
Enggak bisa dipungkiri, kunjungan Nicolás Tagliafico ke Pulau Komodo udah nambahin pengalaman seru banget dan ninggalin kesan mendalam. Aktivitas-aktivitas menarik yang dia bagikan di Instagram Story-nya jadi inspirasi buat banyak fans dan turis lainnya buat mau jelajah kekayaan alam Indonesia, khususnya Pulau Komodo.
Dengan gabungan keindahan alam yang nggak ada duanya dan aktivitas seru, kunjungan Nicolás Tagliafico ke Pulau Komodo jadi bukti bahwa olahraga dan petualangan alam bisa saling melengkapi. Semoga kunjungannya ini bisa jadi inspirasi buat pemain sepak bola lainnya dan ajak lebih banyak orang buat eksplor kekayaan alam Indonesia yang bikin melongo. (Sumber Foto Nicolas Tagliafico)
...moreTripTrus.Com - Bro‑sis traveler, bulan November 2025 bakal jadi bulan yang super seru buat lo yang doyan jalan-jalan, nongkrong, dan cari pengalaman baru di Jawa Barat. Dari Bandung sampai Cianjur, berbagai event keren siap bikin feed Instagram lo makin kece, vibe lo makin hidup, dan tentunya lo bisa ketemu banyak orang baru yang satu frekuensi. Jadi buat lo para milenial dan gen Z yang nggak mau ketinggalan hype, catet tanggalnya, siapin outfit paling hits, dan siapin kamera biar momen lo nggak cuma seru tapi juga memorable banget. Ini bukan sekadar daftar event biasa, tapi paket lengkap hiburan, budaya, musik, dan lifestyle yang bikin November lo penuh warna.
Mulai dari Indonesia Hijabfest yang berlangsung tanggal 30 Oktober sampai 2 November di Bandung, event ini wajib banget buat lo yang pengen update tren hijab tapi tetap kekinian dan stylish. Bayangin bro‑sis, lo bisa nongkrong, foto-foto kece, sambil ngobrol sama influencer dan designer muda yang lagi hype. Ada talkshow, bazar fashion, dan workshop inspiratif yang bikin pengalaman lo nggak cuma seru tapi juga dapat insight soal gaya dan kreativitas. Jadi kalau lo ke Bandung akhir Oktober sampai awal November, pastiin event ini masuk bucket list lo karena vibesnya asik banget buat generasi muda yang pengen gabung di komunitas fashion dan lifestyle urban.
View this post on Instagram
A post shared by ɴɢᴏᴘɪɴʏᴀ ᴅɪ *ᴅᴀʜᴀɴ (@dahankopi)
Nah, kalo lo suka musik dan open-air vibes, Doomsday Open Air Festival tanggal 2 November di Bandung bakal jadi surga buat lo. Lo bisa move, dengerin live music, dan nongkrong bareng teman dalam suasana santai tapi penuh energi. Bro‑sis, event ini cocok banget buat lo yang pengen break dari rutinitas harian tapi tetap pengen seru-seruan sambil nikmatin udara segar Bandung. Selain musik, vibe komunitas di sini bikin lo ngerasa terhubung sama orang-orang yang sama-sama cinta musik dan pengalaman seru. Jadi jangan sampai kelewatan momen fun ini yang bakal bikin November lo lebih hidup.
Buat lo yang lebih suka chill sambil hunting kuliner atau produk lokal, Pasar Tani tanggal 2 dan 7 November di Bandung pas banget buat lo. Lo bisa jalan santai, nyicipin makanan khas, dan beli produk pertanian lokal sambil ngobrol santai sama teman atau keluarga. Suasana pasar yang ramah, plus aroma kopi dan jajanan lokal, bikin lo betah berlama-lama di sini. Event ini bukan cuma tempat belanja, tapi juga pengalaman lifestyle yang mendukung UMKM lokal sambil tetap seru. Jadi, sambil nikmatin weekend, lo bisa dapet pengalaman baru dan kenangan yang asik.
Puncaknya, West Java Festival 2025 tanggal 8-9 November di Kiara Artha Park Bandung jadi event yang nggak boleh dilewatkan. Dengan tema “Gapura Panca Waluya”, lo bakal disuguhin pentas budaya Sunda, workshop kreatif, bazar UMKM, dan penampilan artis papan atas. Bro‑sis, ini kesempatan langka buat ngerasain budaya lokal secara fun dan interaktif. Lo bisa belajar sambil main, foto-foto kece, atau sekadar menikmati suasana meriah bareng teman-teman. Vibes festival yang hidup ini bikin lo ngerasa makin dekat sama kekayaan budaya Jabar tanpa kehilangan sisi kekinian yang lo cari.
[Baca juga : "Eksplor Seru Kota Wali Demak, Sejarah, Budaya Dan Vibes Kekinian!"]
Pas barengan sama festival utama, Kujang Kencana jadi surga buat yang doyan shopping atau kuliner. Tanggal 8-9 November, lo bisa berburu barang-barang unik dari UMKM lokal, sekaligus nyobain makanan khas Jabar. Spot ini cocok buat lo yang pengen belanja sambil santai, ngopi, atau sekadar liat-liat aktivitas masyarakat lokal. Jadi setelah nikmatin event utama, lo bisa mampir ke sini buat pengalaman lifestyle yang bikin November lo makin lengkap, plus jadi momen hangout yang fun dan kekinian banget.
Tanggal 15 November, Balzture 2025 bakal jadi event seru buat lo yang hobi travelling dan penasaran sama destinasi wisata alternatif di Jabar. Event ini nggak cuma hiburan, tapi juga ngasih insight soal wisata lokal yang jarang diketahui. Lo bisa ketemu traveler lain, tukar pengalaman, dan explore spot-spot unik yang bisa jadi destinasi selanjutnya. Bro‑sis, buat lo yang suka jalan-jalan sambil belajar budaya dan lifestyle lokal, event ini sempurna banget buat memperluas horizon dan bikin feed Instagram makin kece.
Roots Soul Festival tanggal 23 November di Cianjur bakal jadi surga buat pecinta musik soul dan alam. Lo bisa camping sambil dengerin alunan musik yang menenangkan, sambil menikmati udara segar dan pemandangan alam Cianjur yang asik banget. Bro‑sis, event ini cocok banget buat lo yang pengen recharge setelah minggu-minggu sibuk, sambil larut dalam vibes santai dan soulful. Jadi November lo nggak cuma seru tapi juga bikin hati adem dan pikiran fresh.
Penutup November, Now Playing Fest tanggal 30 November di Bandung bakal jadi event yang bikin akhir bulan lo makin hangat. Konser musik dan hiburan malam bikin suasana cozy tapi tetap energik. Lo bisa nongkrong bareng teman, bikin kenangan, dan bikin feed sosial media makin hype. Bro‑sis, event ini sempurna buat nutup bulan dengan vibes yang memorable, plus kesempatan buat ketemu orang baru atau sekadar seru-seruan bareng komunitas.
Jadi bro‑sis traveler, itulah rangkaian event seru di Jawa Barat buat November 2025. Dari fashion, musik, budaya, bazar, sampai wisata alternatif, semuanya ada dan siap bikin pengalaman lo penuh warna. Lo tinggal pilih mana yang cocok buat style dan mood lo, ajak teman, pasangan, atau solo trip juga bisa. Yang pasti, catat tanggalnya, siapin outfit kece, dan kamera, karena bulan November bakal jadi bulan yang nggak bakal lo lupain buat eksplorasi seru di Jabar! (Sumber Foto @doomsday_open_air)
...moreTripTrus.Com - Akhir tahun tidak sampai satu bulan lagi. Pada momen ini, biasanya kamu akan mulai mencari destinasi-destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Bagi kamu yang berjiwa petualang dan menyukai sesuatu yang baru, pilihan tempat untuk liburan akhir tahun boleh jadi adalah destinasi yang baru atau tidak biasa.Liburan ke destinasi anti mainstream bisa membuat kamu merasakan pengalaman yang baru dan berbeda. Tapi, kamu tentu perlu mempersiapkan diri lebih, karena destinasi-destinasi anti mainstream itu dapat memberikan kamu suasana atau kondisi yang berbeda dari biasanya.Berikut rekomendasi 5 destinasi anti mainstream di Indonesia untuk liburan akhir tahun, seperti dilansir Pegipegi.
1. Pantai Pulau Merah, Banyuwangi
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Sinta Waty (@sinta_waty.1570)
Kamu bisa menikmati pemandangan laut lepas yang cantik dan memesona di Pantai Pulau Merah, Banyuwangi, Jawa Timur. Daya tarik pantai ini adalah panorama matahari terbenamnya yang berwarna merah. Kamu juga bisa surfing dan camping di area Pantai Pulau Merah.Lokasi pantai ini masih sekitar 67 kilometer dari Kota Banyuwangi dan lewat jalur darat biasanya ditempuh selama 90 menit. Namun akses jalannya sudah cukup baik, sehingga memudahkan perjalanan menuju ke Pantai Pulau Merah.2. Desa Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Martin Juan (@martinjuan645)
Jika kamu pernah mendengar sebutan 'Negeri di Atas Awan dari Timur Indonesia', Desa Wae Rebo ini lah tempatnya. Lokasinya berada di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Di sini kamu bisa merasakan pemandangan yang begitu asri dengan udara sejuk dan segar,.Kabut akan menyelimuti desa ini setiap pagi dan sore. Kamu juga bisa melihat rumah khas Desa Wae Rebo berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang yang tampak berjejer. Kamu juga bisa merasakan menginap di rumah tersebut. Untuk sampai ke Desa Wae Rebo, kamu perlu menyewa motor atau mobil dari Labuan Bajo dan waktu tempuhnya sekitar 5-11 jam, tergantung kendaraan dan rute jalan yang dipilih.3. Kawah Putih Tinggi Raja, Simalungun
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Oky Syeiful Harahap (@oky.harahap)
Kota Medan bisa jadi pilihan liburan akhir tahun kamu, dengan berkunjung ke Kawah Putih Tinggi Raja yang terletak di Dolok Marawa, Silau Kahean, Kabupaten Simalungun. Kamu bisa menyaksikan kombinasi panorama indah antara bukit kapur berwarna putih dengan danau berwarna biru kehijauan.Air danaunya berasal dari sumber mata air panas yang ada di sekitar bukit tersebut. Kawah Putih Tinggi Raja menghadirkan ketenangan berkat nuansanya yang sangat alami dan udaranya yang segar. Seperti surga tersembunyi, kawah yang berada di dalam hutan pohon ini sekaligus menjadi bentuk keaslian sejarah dan kemurnian alam selama ratusan tahun.Terdapat tiga rute yang biasa dilalui pengunjung untuk sampai ke area ini. Pertama, rute Medan-Lubuk Pakam-Galang-Banun Purba-Dolok Tinggi Raja. Kedua, rute Medan-Lubuk Pakam-Galang-Dolok Tinggi Raja. Dan ketiga, rute Masihul-Nagori Dolok-Dolok Tinggi Raja.4. Bukit Tanarara, Sumba Timur, NTT
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Rensia Erlyana Majid (@rensimajid)
Bukit Tanarara di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, pernah menjadi lokasi syuting film Marlia Si Pembunuh dalam Empat Babak. Jika sudah pernah menonton film itu, kamu pasti sadar betapa indahnya Bukit Tanarara. Hamparan savana yang begitu luar serta warnanya yang dapat berubah sesuai musim akan membuat wisatawan terkagum-kagum.Kamu bisa duduk sejenak di suatu titik dan saksikanlah perpaduan bukit-bukit yang membentuk pola kesatuan yang sangat indah. Karena letaknya juga di ketinggian, kamu bisa menikmati proses matahari terbit dan terbenam. Berkunjung ke Bukit Tanarara ketika akhir tahun juga pilihan yang tepat.Jarak bukit ini dari Kabupaten Sumba Timur sekitar 19 kilometer. Perjalanan Anda tidak akan membosankan karena melewati hamparan savana yang indah dan sesekali bertemu dengan gerombolan hewan yang sedang menyeberangi jalan.
[Baca juga : "5 Destinasi Wisata Horor Di Indonesia, Mana Yang Paling Seram?"]
5. Desa Pinggan, Kintamani
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Alex.wm (@alex.wm20)
Kalau kamu tetap memilih Bali sebagai destinasi liburan akhir tahun, bisa menjajal berkunjung ke Desa Pinggan, Kintamani untuk wisata anti mainstream. Dijamin kamu akan memperoleh suasana Bali dari sudut pandang yang berbeda. Pemandangan Desa Pinggan yang berkabut dikarenakan lokasinya di ketinggian.Desa ini juga berlatar pengunungan indah. Kamu bisa juga mengabadikan foto dengan latar matahari terbit yang mengagumkan. Apabila kamu melihat ke bawah, akan tampak area persawahan yang begitu asri meski berbalut kabut. Oleh karena itu, pastikan Anda memakai baju atau jaket tebal karena suhu di desa ini sangat dingin.Untuk bisa sampai ke Desa Pinggan, kamu bisa berkendara lewat jalur darat selama 2 jam 15 menit dari Denpasar. Di Desa Pinggan juga masih beoum ramai didatangi wisatawan. (Sumber: Artikel cnnindonesia.com Foto @harsgarden)
...moreTripTrus.Com - Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh meluncurkan sebanyak 101 event wisata selama tahun 2022. Peluncuran itu digelar di gedung Amel Convention Hall, Banda Aceh.
101 event wisata yang dikemas dalam Khazanah Piasan Nanggroe 2022 itu meliputi wisata berbasis alam, budaya dan sejarah. Dengan jumlah event yang terbilang banyak ini diharapkan bisa memperkuat posisi Aceh sebagai destinasi wisata yang patut diperhitungkan di Indonesia. Dari jumlah itu, tiga event wisata unggulan Aceh masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 Kemenparekraf, yakni Aceh Festival Ramadhan, Aceh Culinary Festival, dan Aceh Perkusi.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Lasqi Aceh Official (@dpw.lasqiaceh)
Salah satunya terpilih dalam Top Ten KEN 2022, yakni Aceh Culinary Festival yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin meyakini semakin banyak atraksi wisata, akan mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Rencong. Apalagi atraksi wisata tersebut juga akan dikemas dengan semenarik mungkin, agar wisatawan bisa betah dan bertahan lama di Aceh.
"Tahun ini Khazanah Piasan Nanggroe akan menampilkan 101 event wisata dan budaya yang merupakan hasil kurasi event-event berkualitas pengajuan dari 23 kabupaten/kota," kata Kadisbudpar Aceh Jamaluddin, selaku ketua panitia kegiatan. Menurut Jamaluddin, peluncuran Khazanah Piasan Nanggroe dan Festival The Light Of Aceh hari ini sebagai momentum kebangkitan industri dan promosi pariwisata di Aceh untuk pemulihan ekonomi masyarakat.
Sebelumnya, Khazanah Piasan Nanggroe 2022 atau yang selama ini dikenal sebagai Kalender of Event (CoE) merupakan kolaborasi Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh dan pemerintah kabupaten/kota serta instansi lainnya. “Event Khazanah Piasan Nanggroe dilandasi pada prinsip pembangunan keberlanjutan yakni meningkatkan kunjungan wisatawan, memberdayakan ekonomi lokal, dan memberikan dampak positif pada ekonomi, sosial, budaya, serta lingkungan,” katanya.
Aktivitas penyelenggaraan event dalam masa pandemi ini, kata Jamaluddin harus dilakukan dengan kombinasi online dan offline, adaptif dan inovatif, mengedepankan protokol kesehatan serta menerapkan CHSE atau 4K, yakni kesehatan, kebersihan, keamanan, dan kelestarian lingkungan. “Semakin banyak jumlah atraksi wisata akan semakin berkembang destinasi baru di Aceh, dan semakin terbukanya Aceh kepada wisatawan sebagai destinasi yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyambut baik agenda wisata di Aceh setelah sempat terhenti karena pandemi Covid-19. Meskipun sempat mengalami penurunan jumlah kunjungan wisatawan, Gubernur Nova yakin, tahun ini semangat wisata Aceh kembali bergeliat. Untuk itu, Pemerintah Aceh bergerak cepat menyusun event wisata semenarik mungkin agar mampu mendatangkan wisatawan domestik dan mancanegara untuk bisa berkunjung ke Aceh.
[Baca juga : "Pengamat: Pariwisata Indonesia Perlahan Bangkit Seiring Libur Lebaran"]
“Aktivitas wisata kita sempat mengalami penurunan akibat pandemi, namun kita harus yakin, tahun ini pandemi bisa mereda dan geliat wisata kembali bergeliat dan normal,” ujar Gubernur saat memberikan sambutan.
Pembangunan pariwisata di Aceh, kata Gubernur, juga mendapat prioritas untuk dikembangkan melalui tiga komponen yaitu Aksesbilitas, Amenitas dan Atraksi. Ia berharap masyarakat dunia bisa mengambil momentum ini untuk bisa mengenal lebih dekat wisata, seni dan budaya Aceh.
“Ini seperti perintah Presiden, kita harus melakukan pemulihan ekonomi nasional melalui pintu-pintu industri pariwisata,” ujar Gubernur Aceh, sekaligus meluncurkan Khazanah Piasan Nanggroe 2022 dan Festival The Light Of Aceh. (Sumber: Artikel acehprov.go.id Foto @riza_azhari)
...moreTripTrus.Com - Subang memiliki potensi daya tarik yang tidak kalah dari Bandung maupun Lembang. Kabupaten di sisi utara Bandung ini menawarkan destinasi yang lengkap mulai dari gunung hingga pantai. Dengan kekayaan potensi alamnya tersebut, akan ada banyak destinasi wisata Subang yang mungkin akan menjadi tren wisata selanjutnya.
Nah berikut ini adalah 6 rekomendasi tempat wisata Subang terbaik yang bisa kamu jadikan referensi destinasi selama liburan.
1. Bukit Pamoyanan
View this post on Instagram
A post shared by 🇷❙⭕ & 🇷❙🇺 P░e░n░d░a░k░i░ C░i░l░i░k (@rioriuadventure)
Mencari tempat camping yang asyik untuk menikmati sunrise di Subang? Bukit Pamoyan bisa jadi pilihan. Dari atas bukit ini kamu bisa menikmati panorama matahari terbit lengkap dengan lautan awan yang apik. Dengan keindahan tersebut tidak heran jika setiap sore mulai banyak tenda yang berdiri memenuhi kawasan puncak. Sambil bersantai di dalam tenda, kamu bisa menikmati pemandangan malam bertabur bintang dan matahari terbit saat fajar tiba. Tiket masuk kawasan bukit ini juga tidak terlalu mahal, hanya sekitar Rp5.000,00 per orang.
2. Curug Cileat
View this post on Instagram
A post shared by Iman (@_kopites_man)
Tersembunyi di balik hutan dan persawahan, pesona keasrian dari Curug Cileat ini benar-benar sangat terjaga seperti Air Terjun Grojogan Sewu. Tingginya yang mencapai 100 meter lebih ini membuat objek wisata ini menjadi air terjun tertinggi di Subang. Bahkan saking tingginya, dari jauh kamu sudah bisa merasakan segarnya hembusan embun air terjun yang terbang tertiup angin. Untuk menuju kawasan air terjun ini, kamu harus melewati jalan panjang menyusuri sungai dan hutan.
Lelah selama perjalanan akan langsung terbayarkan saat sudah tiba di lokasi karena pemandangannya sangat menawan. Alamat persis dari air terjun ini berada di daerah Cibogo, Cupunagara, Gardusayang, Cisalak, Subang. Tempat ini buka selama 24 jam namun waktu terbaik berkunjung tentu saja saat pagi hari.
3. Pantai Cirewang Indah
View this post on Instagram
A post shared by SUBANG INFO (@subang.info)
Berlokasi di desa Pangarengan, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pantai Cirewang Indah yang diresmikan pada tahun 2013 silam adalah pantai dengan tanah timbul yang saat ini luasnya sekitar 500 meter persegi. Pantai ini dikenal dengan pohon-pohon bakau yang mencegah abrasi. Salah satu destinasi wisata di Subang ini tak hanya menawarkan pemandangan laut lepas, tapi juga Teluk Sidaon di mana terdapat banyak kepiting. Tak heran, penduduk sekitar sering memancing di teluk tersebut. Untuk berjalan-jalan di sekitar pantai ini tidak dikenakan biaya, namun jika kamu ingin menaiki perahu maka harga sewanya adalah Rp15.000.
4. Kebun Teh Ciater
View this post on Instagram
A post shared by Arif Tesgi (@semuakegemaran)
Untuk kamu yang suka berburu sunrise, jangan lewatkan destinasi wisata di Subang yang satu ini: Kebun Teh Ciater. Kebun teh ini tidak memiliki jam operasional sehingga kamu bisa berkemah di tempat yang disediakan di kawasan kebun teh atau stand by mulai pukul 04.00 WIB untuk “mengejar” matahari terbit. Setelah menikmati hangatnya mentari dengan semilir angin perkebunan yang sejuk, kamu bisa mengelilingi perkebunan dan mengunjungi pabrik teh untuk melihat langsung proses pengolahan daun teh. Biaya masuk kawasan ini terjangkau yaitu Rp5.000 per orang.
5. Curug Sadim
View this post on Instagram
A post shared by Kota Subang (@kotasubang)
Curug cantik yang wajib kamu kunjungi di Subang adalah Curug Sadim. Keindahan dari air terjun setinggi 10 meter ini tidak jauh berbeda dengan salah satu tempat wisata Kuningan terkenal, Curug Putri Palutungan.
Air terjun ini mempunyai kolam-kolam kecil di sepanjang aliran sungainya yang bisa kamu jadikan tempat bermain air. Tempat ini juga menyediakan area camping yang nyaman dengan suasana sejuk khas perkebunan teh.
Tempat tujuan wisata dengan tiket masuk yang sangat terjangkau ini menjadi salah satu lokasi favorit warga Subang dan sekitarnya untuk piknik. Jika tidak mau camping, kamu hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp12.5000,00 saja.
Lokasi curug sadim ini sendiri berada di daerah Cicadas, Sagalaherang, Subang. Kamu bisa mengunjungi curug Sadim antara pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap harinya.
[Baca juga : "6 Destinasi Wisata Lampung Barat Paling Hits Untuk Dikunjungi"]
6. Desa Wisata Cibuluh Subang
View this post on Instagram
A post shared by GenPI Subang (@genpisubang)
Di Kabupaten Subang terdapat sebuah desa yang memiliki panorama dan fasilitas yang amat lengkap layaknya surga yang tersembunyi. Desa tersebut bernama Cibuluh. Desa Cibuluh sendiri terletak di ketinggian 650 meter di atas permukaan laut sehingga masuk kategori wilayah pegunungan.
Desa Cibuluh yang terletak di Kabupaten Subang tersebut memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Desa dengan luas total wilayah 563.298 Ha, tersebut memiliki fasilitas seperti persawahan, perkebunan, pemakaman, perkantoran, klinik, puskesmas dan prasarana umum lainnya.
Desa dengan pemandangan yang luar biasa tersebut juga dikenal dengan beragam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), mulai dari makanan hingga peralatan berbahan dasar bambu yang biasa dipakai oleh masyarakat sekitar untuk memasak, menjemur pakaian, alat musik hingga hiasan rumah. (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto @sanusi_uchiha)
...more