shop-triptrus



Alasan Bali Jadi Destinasi Honeymoon Paling Gokil Buat Lo!

TripTrus.Com - Lo dan pasangan baru nikah bakal seneng banget kalau milih Bali buat honeymoon! Gue aja yang skeptis awalnya, tapi setelah liat sendiri keindahannya, fix, Bali tuh tempat sempurna buat ngabisin waktu bareng setelah stress ngurusin nikahan. Lo bisa santai abis, nggak usah mikir kerjaan atau apapun. Hotel-hotel di Bali itu udah kayak surga, nyediain sarapan sampe kekenyangan, trus tinggal leyeh-leyeh nunggu makan siang. Plus, spa di Bali beneran kayak seni, lama-lama malah nagih!       View this post on Instagram A post shared by Adit (@adit.syahfiar) Kalau lo suka yang spiritual, dateng deh ke Pura Ulun Danu. Tempatnya cakep abis, ada danau yang ngelilingin pura dengan pemandangan yang super indah. Bahkan lo bisa liat upacara keagamaan khas Bali di pagi hari. Kalo lo mau yang lebih spesial, coba Pedanda Blessing di Candidasa. Katanya sih, pengalaman spiritualnya berasa banget, cocok buat honeymoon. Terus, Bali itu penuh sama keindahan alam yang bikin lo susah napas saking bagusnya! Ya, kecuali Kuta sih, lo tau sendiri kan gimana rame dan bisingnya. Tapi begitu lo keluar sedikit dari pusat kota, lo bakal dimanjain sama gunung berapi, pantai emas atau hitam, sawah berundak, dan desa-desa tradisional. Lo bisa liat pemandangan ini semua dari balkon hotel lo kalo lagi males jalan. [Baca juga : "Kapan Waktu Terbaik Buat Jalan-Jalan Berbagai Tempat Di Indonesia?"] Kalo lo suka aktivitas, cobain deh naik Gunung Batur. Sunrise di sana tuh nggak ada tandingannya! Tapi kalo lo pengen lebih santai, lo juga bisa nginep di Sanak Retreat, di tengah sawah Jatiluwih yang keren banget. Oh iya, honeymoon di Bali juga kesempatan bagus buat lo berdua belajar masak bareng. Gue sama pasangan ambil kelas masak di Ubud, pusat seni di Bali. Di sana, kita belajar bikin makanan lokal kayak ikan bakar daun pisang, kari ikan, bayam, dan sambal. Rasanya puas banget, apalagi kalo bisa masakin pasangan lo nanti di rumah! Dan yang nggak kalah penting, karena ini honeymoon, lo harus banget nikmatin momen-momen romantis. Bali itu affordable banget buat honeymoon yang spesial. Mulai dari private villa, spa treatment, sampe makan malam romantis, semuanya bisa lo dapetin dengan harga yang lebih terjangkau dibanding tempat honeymoon populer lainnya. Nggak heran Bali masuk top 5 destinasi terbaik versi Lonely Planet! Jadi, kalo lo lagi mikirin honeymoon, Bali itu jawabannya. (Sumber Foto @baliislandgetaway) 
...more

Surga Bawah Laut Taka Bonerate

Kunjungi surga bawah laut Taka Bonerate dengan mengikuti trip: http://triptr.us/Bq TRIPTRUS - Dari sekian banyak atol di seluruh dunia, Indonesia adalah lokasi dari atol ketiga terbesar di dunia setelah Atol Kwajalein di Kepulauan Marshals dan Atol Suvadiva di Maladewa. Atol itu adalah Taka Bonerate, atol terbesar di Indonesia yang berada di Laut Flores dan merupakan bagian dari Kabupaten Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan. Atol itu merupakan bagian dari Taman Nasional Taka Bonerate yang mempunyai luas lebih dari 530 ribu hektar, dengan luas atol sekitar 220 ribu hektar dan meliputi 21 pulau karang di daerah itu.Taka Bonerate sendiri berarti "pulau karang di atas pasir", kawasan ini terkenal sebagai surga bawah laut yang menjadikannya tempat idaman para penggemar diving dan snorkeling. Untuk mencapai Taka Bonerate, bisa menggunakan bus atau pesawat ke Selayar, lalu meneruskan perjalanan dengan kapal laut selama beberapa jam. Tapi perjalanan ke sana tidak akan membosankan. Pemandangan yang menakjubkan dapat dilihat baik di lautan maupun di pulau-pulau dalam kawasan TN Taka Bonerate.Salah satu pulau favorit pengunjung TN Taka Bonerate adalah Pulau Tinabo. Meski tidak terlalu banyak tempat penginapan di pulau ini, tapi pemandangan di Tinabo benar-benar mengagumkan. Bahkan tanpa harus masuk ke dalam air pun kita dapat melihat sekilas pemandangan bawah laut yang sangat indah. Untuk memasuki TN Taka Bonerate, diperlukan izin bagi tiap pengunjung, termasuk izin untuk membawa kamera. Tapi harga yang dibayarkan untuk izin bisa dibilang worth it untuk menangkap keindahan Taka Bonerate ke dalam kameramu.Ada banyak sekali dive spot di Taka Bonerate yang tersebar dari Pulau Tinabo hingga ke berbagai pulau-pulau lainnya. Kalau tidak ingat waktu, bisa-bisa seluruh kulit tubuh jadi keriput karena terlalu lama berada di dalam air. Dive spot yang terkenal di Taka Bonerate adalah di sekitar Pulau Tinabo Kecil, Pulau Tinanja, serta di Pulau Jinato dan Pulau Latondu serta di Kahabia, Belang-Belang, dan Taka Lamungan. Kurang lebih 260 spesies karang, 295 spesies ikan dan 24 spesies moluska akan menemani para penyelam, karena Taka Bonerate adalah salah satu kawasan bawah laut dengan keaneka ragaman hayati terbesar di dunia.
...more

Ini Rekomendasi Destinasi Wisata Akhir Tahun yang Wajib Dikunjungi

TripTrus.Com - Memasuki bulan Desember, ini merupakan saat yang tepat untuk merencanakan agenda liburan akhir tahun. Tak perlu ke luar negeri, berikut rekomendasi wisata akhir tahun di Indonesia. Indonesia memiliki segudang destinasi wisata yang spektakuler. Mulai dari menikmati keindahan alam baik itu pantai, pegunungan, air terjun, hingga menelusuri situs bersejarah dapat dilakukan untuk mengisi waktu liburan di akhir tahun 2022.Bagi Anda yang ingin melakukan perjalanan akhir tahun, bisa mengunjungi beberapa destinasi wisata di bawah ini. 1. Nusa Tenggara Timur (NTT)       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Chris Coffman (@ctcoffman9) Bagi Anda yang ingin menghabiskan akhir tahun dengan berwisata ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Danau Kelimutu menjadi salah satu tempat yang sangat direkomendasikan. Danau Kelimutu merupakan danau kawah yang berlokasi di puncak Gunung Kelimutu (gunung berapi) yang berlokasi di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.Menyuguhkan keindahan alam yang ciamik, menariknya danau ini mempunyai tiga kubangan raksasa yang setiap kubangannya memiliki warna air yang selalu berubah di tiap tahunnya.  Warna air di salah satu tiga kubangan danau Kelimutu berwarna merah, kemudian warna ini bisa berubah menjadi hijau tua atau merah hati. Pemandangan ini tentunya akan sulit di didapatkan di tempat wisata manapun.2. Yogyakarta       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Riaulife Indonesia (@riaulifeindonesia) Yogyakarta menjadi salah satu tempat favorit untuk didatangi. Bagaimana tidak, semua jenis tempat wisata ada yang di Jogja pasti selalu memberikan kesan menyenangkan tersendiri bagi wisatawan. Mulai dari wisata budaya, kuliner,  hingga wisata alam dapat mengisi waktu liburan akhir tahun Anda. Jika ingin menikmati liburan dengan mengunjungi situs bersejarah, Candi Prambanan dan Tamansari bisa menjadi salah satu list destinasi. Kemudian jika hendak berwisata ke tempat alam, Gunungkidul, Kaliurang maupun Kulonprogo adalah pilihan yang tepat. Sebagai pertimbangan, di Kulonprogo, wisatawan dapat mengunjungi air terjun Kedung Pedut, Kalibiru, Goa Kebon Krambangan dan lainnya.  Lalu jika ingin berkunjung ke Gunungkidul, terdapat puluhan pantai nan eksotis yang siap memanjakan mata wisatawan. Di antara puluhan pantai tersebut, yang terpopuler adalah Pantai Baron,  Pantai Krakal, Pantai Drini, Pantai Wediombo, Pantai Siung, Pantai Ngobaran dan Pantai Timang.3. Bali       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Luna Sol Imagery (@lunasolimagery) Selain Jogja, Bali juga menjadi destinasi wisata favorit yang terkenal dengan keindahan alamnya. Namun, jika merasa bosan berkunjung ke destinasi pantai mainstream di Bali, rekomendasi tempat yang bisa dikunjungi adalah Kintamani.  Kintamani menawarkan salah spot terbaik untuk menikmati suasana Bali dari sudut pandang berbeda, yakni Desa Pinggan. Letaknya yang berada di ketinggian menghadirkan pemandangan desa berkabut dengan latar pegunungan yang memesona. Anda juga bisa mengunjungi Nusa Penida.4. Maluku       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Widjaja Tannady (@tannady_85) Mau menghabiskan waktu akhir tahun dengan berwisata ke tempat yang memiliki keindahan alam yang cantik? Maluku adalah jawabannya. Salah satu tempat yang dapat dikunjungi di Maluku adalah Pulau Kei.  Pantai Ngurbloat, Pantai Madwaer, Pantai Yenroa dan Goa Hawang menjadi bagian dari destinasi wisata yang dapat dikunjungi di Kei. Pantai-pantai di Pulau Kei memiliki pasir putih dengan air yang jernih dengan suasana yang sepi dan tenang, ini menjadikan Pantai di Kei  serasa milik pribadi.  Kemudian Goa Hawang memiliki air yang begitu jernih yang menjadikan wisatawan betah untuk berendam. 5. Malang       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Mel&Antho (@frenchtoasts_wanted) Punya rencana berlibur ke Malang? Kota ini terkenal dengan destinasi wisatanya yang beragam. Mulai dari wisata alam, kampung tematik, spot selfie, wahana bermain, hingga wisata budaya semuanya tersedia di Malang. Wisatawan dapat menghabiskan waktu liburannya ke beberapa tempat favorit seperti alun-alun Malang, Pantai Tiga Warna, Florawisata San Terra de Lafonte, Kampung Warna-warni Jodipan, Museum Angkut, hingga Malang Night Paradise. 6. Gorontalo       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh iPhone Sekon®️ (@iphonesekon) Pulau Cinta terletak di Teluk Tomini, Patoameme, Botumoito, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Sulawesi Utara menjadi destinasi yang direkomendasikan jika Anda berniat menghabiskan waktu akhir tahun untuk healing. Pasalnya, pulau yang semula tidak berpenghuni ini telah dikembangkan menjadi kawasan resort yang memiliki berbagai fasilitas eksklusif dan romantis. Pulau cinta ini biasa disebut sebagai Maldives Indonesia karena keindahaannya. [Baca juga : "5 Wisata Di Indonesia, Cocok Untuk Liburan Akhir Tahun 2022"] 7. Banten       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Jelajah Informasi di Banten (@lensabanten_official) Banten juga menawarkan beberapa destinasi wisata yang apik lho. Pulau Umang dan pulau Oar misalnya. Bahkan kedua tempat ini sudah terkenal dan menjadi destinasi favorit di Banten. Berada di Pandeglang,  Pulau Umang menyajikan pemandangan yang eksotis dengan sensasi layaknya pulau pribadi. Di pulau ini, wisatawan dapat melakukan diving dan snorkeling. Sementara itu, Pulau Oar, merupakan objek wisata yang berada di Desa Kertajaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.  Dijuluki sebagai Pulau Mini, pulau ini sangat cantik karena memiliki pasir putih yang lembut dengan air biru yang jernih. Tak hanya itu, di tengah pulau ini, terdapat sebuah area hutan yang masih cukup lebat. (Sumber: Artikel bisnis.com Foto @azzurashu) 
...more

Jelajah Budaya Bintan, Dari Panglong Sampai Vihara 500 Lohan

TripTrus.Com - Bro dan Sis traveler, siap-siap deh buat pengalaman yang nggak cuma selfie doang! Pulau Bintan itu nggak cuma keren karena pantainya, resornya, atau sunsetnya, tapi dia nyimpen warisan budaya yang gue yakin bakal bikin lo chill sekaligus mikir. Dari desa tradisional yang rumah panggungnya unyu sampai kuil kuno yang penuh aura spiritual—semua bisa lo temuin di Bintan. Jadi jangan cuma bawa baju pantai, bawa juga rasa penasaran lo buat ngebongkar kisah di baliknya. Yuk, mulai jejak budaya kita! 1. Kampung Panglong – Rumah Panggung & Dapur Arang yang Khas Di Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, ada Kampung Panglong yang vibe-nya tuh beda, bro. Rumah-rumah panggung kayu berdiri di atas, jalurnya setapak, suasananya tuh kaya lo lagi time travel ke masa lalu Melayu. Nah, dapur arang kubah di situ itu, mirip rumah es-kimo, dulu Panglong ini jadi produsen arang terbesar di Bintan tahun 1920-an. Meskipun sekarang produksi arangnya udah nggak jalan, bangunan uniknya tetep ada, jadi saksi bisu sejarah. Lo bisa ngerasain banget atmosfer budaya tradisional yang udah berdiri kokoh meski zaman udah ganti. 2. Masjid Raya Sultan Riau – Majestic & Penuh Arsitektur Multikultur       View this post on Instagram A post shared by Rizky Budiarto (@buruhurban) Abis dari Panglong, lo bisa nyebrang ke Pulau Penyengat buat mampir ke Masjid Raya Sultan Riau. Warnanya kuning-hijau yang mencolok, bikin kesan kerajaan Melayu yang elegan. Arsitekturnya tuh ga biasa: campuran gaya Melayu, Arab, India, bahkan Turki. Uniknya lagi, bangunan ini pake putih telur sebagai bahan perekat, loh—ya, putih telur! Cocok sama pasir dan kapurnya, jadi selain indah juga awet strong. Di dalemnya ada Al-Quran tulisan tangan tua yang umurnya lebih dari 150 tahun, bikin suasana mistis plus ngebawa lo ke zaman dimana religi dan arsitektur jadi satu kesatuan sakral. 3. Desa Senggarang – Jejak Tionghoa & Kehidupan Nelayan yang Damai Sis, kalo lo suka suasana adem, damai, dan tradisional, Desa Senggarang wajib masuk list. Ini tempat imigran Tionghoa periode abad ke-18 menetap. Ada kuil Lau Ya Keng dan Kuil Banyan Tree yang udah lebih dari 200 tahun umurnya, plus rumah panggung, gang-gang kecil, cermin di atas pintu (katanya tolak roh jahat) yang bikin nuansanya magis. Loe bisa nongkrong sambil ngerasain kayak di kampung halamannya orang-orang tua, sambil nyicipin jajanan lokal yang sederhana tapi rasanya ngena. [Baca juga : "Liburan Santuy Dekat Pelabuhan Merak, Nih Spot Hitsnya!"] 4. Grotto Santa Maria – Ziarah & Kedamaian Tropis Buat lo yang pengen merenung sambil adem udara laut, Grotto Santa Maria di dekat Pantai Trikora jadi spot yang pas. Ada jalan salib, ada patung Bunda Maria beratnya sekitar 250 kg yang menyambut lo di area ini. Tempat ini dibangun sejak tahun 1960-an oleh komunitas Katolik kecil, tapi spiritualitas dan ketenangannya tuh berasa banget. Alam tropis + suara ombak + doa + patung-patung di sepanjang jalan → kombinasi yang bikin hati relax tapi juga mikir betapa kayanya keragaman budaya dan iman di Bintan. 5. Vihara Ksitigarbha Bodhisattva alias Kuil 500 Lohan – Patung Banyak & Meditasi Visual Terakhir bro & sis, jangan lupakan Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, yang terkenal juga sebagai Kuil 500 Lohan. Begitu masuk halaman, lo bakal disuguhi ratusan patung Arhat / Lohan, masing-masing dengan ekspresi dan detail yang beda-beda, lo bisa liat wajah damai, serius, kontemplatif, semuanya tertata rapi. Atmosfernya sunyi tapi kuat, cocok banget buat yang pengen break sejenak dari hiruk pikuk. Di sinilah lo merasakan kekayaan spiritual dan visual yang bukan cuma Instagrammable, tapi juga punya kedalaman makna. Bro & Sis traveler, Pulau Bintan itu bukan cuma destinasi liburan biasa—ini panggung hidup budaya, sejarah, religi, dan spiritualitas yang saling bersinergi. Setiap sudut punya cerita: dari Panglong yang kayak museum terbuka sampai kuil dan masjid yang berbicara lewat arsitektur dan ritual. Jadi waktu loe ke Bintan, jangan cuma selfie di pantai atau resort doang, tapi explore juga warisan budaya yang bikin lo makin ngerti tentang manusia, lingkungan, sejarah. Loe bakal pulang nggak cuma dengan kulit yang gosong, tapi dengan hati yang kaya oleh makna. Selamat jelajah, bro & sis, semoga petualangan budaya lo paling memorable! (Sumber Foto @genpiindonesia)
...more

Desa Poopoh Bersolek Menuju Anugerah Desa Wisata Indonesia

TripTrus.Com - Desa Poopoh terletak di Kabupaten Minahasa, tepatnya di Kecamatan Tombariri. Desa tersebut pernah dikukuhkan sebagai role model Desa Ekowisata pada 17 Agustus 2018 silam. Namun desa ini seakan tenggelam oleh ingar bingar Taman Laut Bunaken di ranah pariwisata lokal maupun internasional.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Desa Poopoh Kec. Tombariri (@desa_poopoh) Padahal, bagian pesisir wilayah penyangga di Taman Nasional Bunaken, khususnya Poopoh seharusnya diproyeksikan sebagai Desa Ekowisata. Inilah yang menjadi salah satu agenda dari Asosiasi Pariwisata DPD IPI Sulut & GenPI Sulut untuk kembali mengangkat pariwisata Sulut, khususnya Poopoh sebagai Desa Ekowisata. Berbagai macam kegiatan dilaksanakan pada 19 Februari 2022 lalu. Mulai dari kegiatan pembersihan pantai bersama-sama dengan para pejabat desa, juga dilakukan kegiatan promosi melalui akun-akun sosial media para anggota DPD IPI Sulut & GenPI Sulut maupun akun resmi dari GenPI sendiri. Tak ketinggalan, dalam kegiatan ini juga termasuk di dalamnya diving dan snorkeling di pantai Tanjung Kelapa yang juga terkenal akan spot diving dan snorkeling yang tak kalah dengan Taman Laut Bunaken.  [Baca juga : "5 Wisata Paralayang Terbaik Di Indonesia, Wajib Dikunjungi"]"Dengan adanya kegiatan ini bisa membangkitkan pariwisata di daerah Minahasa yang belum tersentuh seperti potensi wisata yang ada di Desa Poopoh agar lebih dikenal oleh masyarakat luas," harap Kepala Seksi 2 BTNB, Hendriks A Rundengan yang turun langsung bersama dengan DPD IPI Sulut dan GenPI Sulut pada acara tersebut. Bahkan, kata Hendriks, Poopoh akan didukung penuh oleh BTNB untuk mengikuti Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 yang dicanangkan oleh Menparekraf Sandiaga Uno. "Semangat Poopoh, semangat kita semua. Mari kita bersama-sama mewujudkan Poopoh sebagai sustainable ecotourism yang bisa mengangkat pariwisata Desa Poopoh dan bisa memberdayakan masyarakat pesisir," ucap Hendrik. (Sumber: Artikel sulut.inews.id Foto @debrytiwow) 
...more

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Berlibur?

TRIPTRUS - Kapankah itu? Cobalah keberuntungan Anda saat peak season . Pilih bulan April, Mei, awal Juni, September, atau awal Oktober yang bisa dikatakan sebagai masa-masanya pergantian musim antara peak dan off season. Datang pada periode ini justru menguntungkan buat Anda. Berikut adalah alasan-alasan masuk akal yang membuat Anda merencanakan liburan lebih awal. 1. Tidak ada lagi kerumunan Anda tidak akan merasa tenggelam dalam lautan manusia yang justru bisa menyesakkan liburan Anda. Waktu Anda akan dihabiskan dengan kebingungan berpikir harus pergi ke arah mana karena (hampir) semua tempat dipenuhi oleh antrean, mulai dari taman bermain, tempat pertunjukkan, pasar oleh-oleh, resto, kafe, bar, pantai.... 2. Cuaca masih cukup ramah Pergantian iklim dan musim membuat suhu pada bulan-bulan ini tidak terlalu drastis. Anda tetap bisa merasakan hangatnya matahari siang dan sejuknya udara malam. Panas dan dingin tidak terlalu menyengat kulit Anda. 3. Hari-hari terasa lebih panjang Jumlah orang di sekitar memicu rasa sibuk dalam diri Anda. Makin banyak orang membuat Anda merasa makin terburu-buru dalam melakukan sesuatu. Bukankah Anda mengambil liburan untuk lari dari kesibukan? Saat jumlah turis berkurang, Anda bisa lebih santai dan tenang untuk menikmati pemandangan. Anda tidak perlu antre dan 'berperang' saat beli oleh-oleh. 4. Industri wisata lokal masih semangat untuk menyambut dan menghibur Anda Liburan belum sepenuhnya berakhir. Jadi, masih banyak objek wisata lokal yang bisa Anda kunjungi. Ditambah lagi, kesempatan Anda bertemu warga lokal lebih besar saat off season. Biasanya– sama seperti Anda – saat peak season, warga lokal pun lebih memilih liburan keluar kota. (Sumber: Artikel cleo.co.id Foto sewavilladibali.com)
...more

Mirip Gunung Fuji, Waduk Embung Kledung Tereksotis di Temanggung

TripTrus.Com - Travelling ke Temanggung, belum lengkap tanpa mengeksplor keindahan Gunung Kembar Sindoro dan Sumbing. Dua gunung ini menjadi ikon Temanggung yang memiliki pesona tersendiri. Karena berada di lereng gunung, Temanggung memiliki cuaca sejuk. Sama halnya Wonosobo, Temanggung juga memiliki objek wisata yang bernuansa alam, sunrise dan sunset yang menjadi andalannya.       View this post on Instagram Repost from @thisisindonesia | . . Embung Kledung, Kab. Temanggung, Jawa Tengah (Central Java) . Photo by @mas_saptanugraha . . #embungkledung #temanggung #jawatengah #centraljava #wonderfulindonesia #beautifulplaces #beautifulview #indonesiantravel #indonesianature #beautifulscenery #tourism #travel #paris #london #tokyo A post shared by Zoeeeeeenak (@zoeeeeeenak) onOct 7, 2018 at 2:03am PDT Tetapi, jika Anda berada di bagian selatan Gunung Sindoro, akan melihat keindahan waduk mini atau kolam raksasa Embung Kledung. Dengan layar belakang Gunung Sindoro, Anda akan melihat pemandangan yang mirip Gunung Fuji di Jepang. Embung Kledung dibangun dengan tujuan mengatasi kesulitan air pada musim kemarau dan pengembangan kawasan wisata baru. [Baca juga : "Perkebunan Teh Malasari Bogor, Spot Wisata Eksotis Peninggalan Belanda"] Daya tarik yang ditawarkan objek wisata ini adalah pemandangan waduk mini dengan latar Gunung Sindoro sambil melihat keindahan Gunung Sumbing dari kawasan perbukitan. Di Embung tersebut, traveler akan disuguhkan dengan pemandangan indah. Saat berada di sana, Anda akan merasa seperti di luar negeri. Suasananya yang dingin ditambah dengan pemandangan hijau paling digemari wisatawan. Jika ingin berkunjug ke tempat ini disarankan untuk datang pada pagi atau sore hari karena udaranya sejuk. (Sumber: Artikel inews.id Foto travel.detik.com)
...more

Melintasi Hadangan Pulau Sangiang

Ayo ikuti trip ke Pulang Sangiang di: http://triptr.us/Br TRIPTRUS - Provinsi Banten memiliki satu destinasi wisata yang kini mulai dilirik. Destinasi itu bernama Pulau Sangiang yang berada dalam wilayah Kabupaten Serang. Terletak di antara Pulau sumatera dan Pulau Jawa, Pulau Sangiang dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 45 menit dari Anyer dengan menggunakan kapal atau perahu bermotor. Pulau yang dijadikan Taman Wisata Alam oleh Pemerintah Indonesia ini awalnya ditetapkan sebagai cagar alam yang memiliki luas 700, 35 hektar (Ha). Kemudian pada tahun 1991, wilayah perairan di sekitarnya ditetapkan jadi Taman Wisata Alam Laut seluas 720 Ha, sehingga total Taman Wisata Alam Pulau Sangiang menjadi 1420,35 Ha. Lalu pada tahun 1993, Taman wisata Alam Pulau Sangiang ditetapkan menjadi seluas 528, 15 Ha. Pada waktu masa penjajahan Belanda, Pulau Sangiang memiliki nama Dwars-in-den-weg, atau kurang lebih berarti menghalangi jalan. Nama ini diambil karena lokasi Pulau Sangiang tepat berada di tengah penyempitan Selat Sunda yang membatasi Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Lalu menurut cerita penduduk setempat, pada masa penyebaran agama Islam oleh Wali Songo, Pulau Sangiang merupakan tempat pertemuan para wali untuk mengadakan rapat dan mengambil keputusan menjalankan penyebaran agama. Di masa penjajahan Jepang, Pulau Sangiang merupakan titik penyimpanan berbagai kekayaan bumi yang diambil Jepang di Indonesia sebelum dibawa ke negaranya. Sebagian besar Pulau Sangiang tidak dihuni oleh manusia untuk menjaga kelestarian alamnya. Tetapi di Pulau Sangiang terdapat sebuah pemukiman yang hanya berjumlah sekitar 50 kepala keluarga yang bernama Legon Waru. Para penduduk perkampungan ini berkomunikasi menggunakan 3 bahasa, yaitu Bahasa Sunda, Jawa, dan Lampung. Daya tarik Pulau Sangiang terdapat pada kelestarian alamnya baik kawasan daratan pulau yang masih dijaga keindahannya, maupun kawasan wisata laut penuh dengan biota laut seperti karang dan ratusan spesies ikan yang dapat dilihat di air yang jernih. Untuk penggemar wisata laut, Pulau Sangiang menyediakan fasilitas snorkeling maupun diving di beberapa kawasan seperti perairan Batu Raden, Pantai Perawan dan Legon Waru. Sementara, untuk penggemar trekking dan wisata budaya, Pulau Sangiang memiliki banyak gua dan benteng-benteng peninggalan masa penjajahan Jepang serta gua kelelawar yang di bawahnya merupakan tempat berkeliarannya ikan hiu yang siap memakan kelelawar yang jatuh dari atas gua. Keindahan alam Pulau Sangiang membuat banyak pengunjung yang pernah datang menobatkannya sebagai salah satu dari Seven Wonders of Banten (Tujuh Keajaiban Banten).   Photos courtesy of: commons.wikimedia.org, gunungtukung.blogspot.com, savingfunvacation.blogspot.com, panoramio.com
...more

Baluran: Sepotong Afrika di Pulau Jawa

Ingin tahu seperti apa Baluran yang dibilang sepotong Afrika di Pulau Jawa? Ikuti tripnya di: http://triptr.us/Bm TRIPTRUS - Dataran sabana di Benua Afrika yang penuh dengan satwa liar berkeliaran dengan bebas tidak hanya bisa disaksikan di layar kaca atau cuma dilihat foto-fotonya di Internet saja. Di pesisir Utara Pulau Jawa, tepatnya di Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur hamparan sabana yang menguning seperti di Afrika terhampar di Taman Nasional Baluran.Nama Baluran diambil dari puncak tertinggi di area itu, yaitu Gunung Baluran (1,294 mdpl). Pada tahun 1937 Gubernur Jenderal Hindia Belanda menetapkan Baluran sebagai kawasan perlindungan dengan menjadikannya suaka margasatwa. Pemerintah Indonesia, lewat Menteri Pertanian dan Agraria, menetapkan Baluran sebagai suaka margasatwa pada tahun 1962. Lalu Suaka Margasatwa Baluran mendapatkan status sebagai Taman Nasional. Keputusan ini diumumkan bertepatan dengan hari Strategi Pelestarian se-Dunia pada tanggal 6 Maret 1980. Pemandangan sabana di Baluran adalah salah satu sabana terindah di Indonesia. Untuk itu, Baluran juga dikenal dengan nama Afrika Kecil di Pulau Jawa.Dengan menempuh perjalanan sekitar satu jam kilometer dari kota Banyuwangi, Jawa Timur, kita dapat mencapai gerbang masuk taman nasional ini. Taman nasional seluas 250 kilometer persegi ini hampir setengahnya (40%) merupakan dataran sabana. Di sini, berbagai satwa seperti Banteng Jawa, Kerbau liar dan Rusa dapat dilihat berkeliaran. Selain itu, sabana Baluran juga merupakan habitat bagi monyet ekor panjang, burung merak, burung rangkong, dan ayam hutan. Daerah yang paling terkenal di sabana Baluran adalah Bekol. Padang rumput yang luas inilah yang membuat Baluran mendapatkan julukannya sebagai "tiruan" sabana Afrika. Di pinggir sabana Bekol, terdapat hutan rimbun yang menyambut sejak kita memasuki gerbang masuk TN Baluran. Tapi Baluran tidak hanya berupa lansekap sabana saja. Pantai Bama yang terletak sekitar 15 kilometer dari gerbang masuk TN Baluran menampilkan pemandangan laut yang menakjubkan dengan air yang biru kehijauan dan ombak yang yang tak henti bergulung. Pantai Bama juga merupakan tempat yang keren untuk olahraga air seperti snorkeling, diving dan canoing. Lalu bagi penggemar mendaki gunung, Gunung Baluran yang berdiri menjulang di pinggir sabana Baluran mengundang kita untuk mendakinya. Di atas gunung Baluran terdapat kawah dengan lebar 600 meter dan sumber air yang tidak pernah kering sepanjang tahun. Selain itu, terdapat pula Gua Jepang, yang jadi sakti pertempuran tentara Indonesia dengan tentara Jepang. Gua dengan luas 12 kilometer ini terbagi menjadi dua ruangan. Dulunya, salah satu ruangan dijadikan tempat penyimpanan senjata oleh tentara Jepang, sementara ruangan satu lagi untuk menjaga dari serangan tentara Indonesia.   Photos taken from: commons.wikimedia.org, travelboogie.wordpress.com, indonesia.travel
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Pulau Pari
01 - 02 Aug 2026
Treaking Gunung Papandayan
07 - 08 Aug 2026
Open Trip Dieng Plateau
07 - 09 Aug 2026
×

...