TRIPTRUS - Siapa bilang ibu rumah tangga tidak perlu liburan? Justru ibu rumah tangga, terlebih ibu rumah tangga yang telah memiliki anak harus sering merasakan liburan.
Tidak banyak orang yang tahu jika pekerjaan ibu rumah tangga itu juga berat dan penuh tanggung jawab. Ibu rumah tangga bekerja mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan masalah rumah tangga mulai dari pagi sampai malam. Bisa dibayangkan bukan, betapa menjadi seorang ibu rumah tangga itu tidak mudah. Apalagi bila ia merangkap menjadi wanita yang bekerja sembari mencari uang tambahan. Kesibukan dan lelahnya bisa dua kali lipat rasanya.
Liburan adalah moment yang sangat dinantikan oleh semua orang, terlebih ibu rumah tangga. Banyak hal yang menyenangkan yang akan dinikmati. Apalagi bila liburan dinikmati bersama orang-orang tersayang. Tentu saja liburan tersebut akan sangat spesial dan mengesankan. Semua orang bisa saja pergi liburan, tetapi yang biasa menjadi kendala adalah tidak punya waktu, sibuk, tidak ada teman berlibur dan belum punya dana yang cukup (itu pasti). Namun, bagi ibu rumah tangga apa yang menjadi kendalanya? Apa pun hambatannya, seorang ibu rumah tangga harus mempunyai waktu untuk berlibur. Hal ini sangat penting karena:
1. Liburan akan menghilangkan kejenuhan dan kebosanan
Rutinitas pekerjaan yang monoton dan tidak pernah habis akan menimbulkan rasa bosan dan jenuh. Apalagi ibu rumah tangga, ia tidak memiliki batasan waktu bekerja dan hari libur seperti orang kantoran lainnya. Belum lagi dengan urusan untuk mengatur keuangan rumah tangga, ibu akan merasakan beban tersendiri. Itulah sebabnya, ibu rumah tangga juga perlu pergi liburan, paling tidak liburan bersama keluarga di akhir pekan akan menyegarkan kembali pikiran dan suasana hati yang sudah mulai jenuh. Bila pikiran dan hati ibu senang, tentu saja ia akan lebih semangat dalam mengurus rumah tangga.
2. Liburan dapat mempererat hubungan keluarga terlebih hubungan suami istri
Dengan liburan otomatis quality time antara anggota keluarga akan tercipta, terlebih lagi hubungan suami istri. Hubungan yang mungkin sudah mulai hambar dan monoton, bisa kembali bergairah dengan adanya kebersamaan menikmati serunya waktu berlibur. Liburan dapat memperbaiki keadaan rumah tangga yang sedang renggang.
3. Liburan adalah saat indah bersama keluarga yang perlu diabadikan
Saat indah nan menyenangkan bersama keluarga yang Anda cintai pasti merupakanmoment spesial yang wajib untuk diabadikan. Dengan liburan, Anda menciptakanmoment baru yang bisa Anda abadikan untuk bahan kenangan dan cerita bersama keluarga.
4. Liburan adalah saat Anda bisa bersantai, bermalas-malasan dan melakukan semua hal yang Anda sukai
Saat liburan, ibu rumah tangga bisa melupakan tanggung jawabnya sebagai seorang istri dan ibu walaupun hanya sesaat. Saat liburan, ibu bisa menemukan jati dirinya lagi, melakukan apa saja yang disukai tanpa harus merasa terbebani dengan pekerjaan rumah, mengurus anak, melayani suami dan tugas-tugas lainnya. Saat liburanlah, ibu bisa bersantai dan bersenang-senang.
5. Liburan dapat mengembalikan romantisme pasangan Anda
Seringkali orang menganggap romantisme hanya milik pasangan yang sedang berpacaran atau pasangan yang baru mengawali pernikahan. Tetapi justru, romantisme itu dibutuhkan saat hubungan pernikahan itu sudah berlangsung sekian lama. Tak dipungkiri, orang yang sudah menjalin pernikahan lama agak susah menciptakan dan mendapatkan romantisme antara suami istri. Terlebih lagi bila telah memiliki anak, kesempatan untuk berdua dengan pasangan pasti sangat kecil. Nah, saat liburanlah saat yang tepat Anda berdua-duan dengan pasangan, mengembalikan romantisme seperti dulu lagi. Sediakan waktu liburan bersama pasangan tanpa harus diganggu oleh anak-anak dan pekerjaan. Semua ibu rumah tangga sangat membutuhkan saat-saat seperti itu.
6. Liburan membuat Anda mendapatkan pengalaman dan hal-hal baru yang mungkin belum pernah Anda alami
Memilih tujuan atau tempat berlibur juga sangat mempengaruhi. Carilah destinasi liburan yang tidak biasanya. Misalnya liburan ke luar negri, travelling ke tempat-tempat yang belum pernah Anda pijak, piknik ke alam terbuka dan tempat liburan lainnya yang diminati. Dengan begitu, pengalaman dan hal baru dapat Anda rasakan. Selain menambah pengalaman baru, wawasan dan pengetahuan ibu pun akan bertambah. Karena pengalaman-pengalaman seperti itu akan membekas di ingatan ibu. Tentu saja sebagai memori yang indah dan tak terlupakan.
Sudahkah ibu pergi berlibur? (Sumber: Artikel keluarga.com Foto bintang.com)
...moreTaman Nasional Bunaken ditunjuk oleh Menteri Kehutanan sebagai taman nasional pada tahun 1991. Obyek wisata ini luas sekitar 89.065 hektare, berada di wilayah Kabupaten Minahasa, Kotamadya Manado, Sulawesi Utara. Di sebelah utara taman nasional, ada pulau Bunaken, Manado Tua, Montehage, Siladen, Nain, Nain Kecil, dan sebagian wilayah pesisir Tanjung Pisok. Sementara di bagian selatan, meliputi sebagian pesisir Tanjung Kelapa.Lokasi ini merupakan perwakilan ekosistem perairan tropis Indonesia yang terdiri dari ekosistem hutan bakau, padang lamun, terumbu karang, dan ekosistem daratan atau pesisir. Pulau-pulau di dalamnya kaya akan flora dan fauna. Perairan Taman Nasional Bunaken memiliki 13 genera (genus) karang hidup yang didominasi oleh jenis terumbu karang tepi dan terumbu karang penghalang. Tercatat sekitar 91 jenis ikan yang hidup di perairan ini, diantaranya ikan kuda gusumi (Hippocampus kuda), oci putih (Seriola rivoliana), lolosi ekor kuning (Lutjanus kasmira), goropa (Ephinephelus spilotoceps dan Pseudanthias hypselosoma), ila gasi (Scolopsis bilineatus). Di tempat wisata ini banyak kegiatan wisata bahari yang ditawarkan, seperti: diving, snorkeling, berjemur, dan berenang di laut. Di pantai Kalase, yang berada di pinggir Kota Manado, terdapat sebuah diving center bernama Dragonet yang pernah menjadi sekretariat acara Sail Bunaken yang memecahkan rekor MURI dengan lebih dari 2.000 penyelam mengikuti upacara bendera di dasar laut. Bapak James, pemilik Dragonet Diving Center, mempekerjakan instruktur selam bersertifikasi SDI (Scuba Diving International) yaitu Bapak Ferry. Dragonet menawarkan pelajaran menyelam bagi pemula, yang meliputi dasar-dasar menyelam (breathing, buoyance control, mask clearing, ear equalization) selama 15 menit, dan setelah paham akan langsung diajak menyelam selama 45 menit di kedalaman hingga 6 meter. Dengan bantuan instruktur selam yang sudah berpengalaman seperti Bapak Ferry, para pemula dijamin bisa menyelam.Selain melalui Pantai Kalase, Taman Nasional Bunaken juga dapat dicapai melalui Pelabuhan Manado, Marina Nusantara Diving Centre (NDC) di Kecamatan Molas yang memakan waktu sekitar 20 menit, dan dari Marina Blue Banter dengan waktu tempuh sekitar 10 – 15 menit menggunakan kapal pesiar. Jika berangkat dari pelabuhan Manado, bisa menggunakan perahu motor menuju pulau Siladen yang dapat ditempuh sekitar 20 menit, ke pulau Bunaken sekitar 30 menit, ke pulau Montehage sekitar 50 menit, dan ke pulau Nain sekitar 60 menit. Biaya masuk ke lokasi ini sebesar Rp 2.500 per hari untuk wisatawan domestik, dan Rp 150.000 per tahun untuk wisatawan asing.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Mudik udah selesai, waktunya balik ke realita! Tapi sebelum lo berangkat, jangan sampe perjalanan arus balik lo jadi ribet gara-gara kurang persiapan. Makanya, biar lo bisa sampai rumah dengan selamat, nyaman, dan tanpa drama, ada beberapa hal yang wajib lo siapin sebelum balik dari kampung halaman. Gak mau kan perjalanan lo malah jadi horor karena salah strategi? Simak nih tips-tipsnya!
View this post on Instagram
A post shared by M I T S (@_balsptr)
1. Tentuin Tanggal Balik Biar Gak Ikut Macet Bareng Rombongan
Lo gak mau kan kena macet berjam-jam di jalan cuma gara-gara salah pilih tanggal? Nah, buat yang pake transportasi umum, pastiin tiket lo udah fix dan jangan lupa cek jadwal keberangkatan. Kalau lo bawa kendaraan pribadi, coba deh pantau arus balik lewat TV, radio, atau aplikasi online biar bisa cari waktu yang lebih santai dan jalanan lebih lengang. Jangan sampe lo kejebak macet total karena gak mikirin strategi tanggal balik!
2. Cek Kendaraan Lo, Jangan Sampe Mogok di Jalan
Kalau lo pake kendaraan pribadi, ini wajib banget! Cek mesin, rem, oli, lampu, AC, sampe ban, semuanya harus dalam kondisi prima. Jangan cuma modal nekat jalan doang, terus tiba-tiba mogok di tengah jalan. Percaya deh, lo gak mau repot dorong mobil pas lagi macet-macetnya, kan? Jadi sebelum jalan, mending servis dulu biar perjalanan lo aman dan gak ada kejadian yang bikin bete.
[Baca juga : "Mudik Asik! 12 Tips Biar Perjalanan Lo Aman, Nyaman, Dan Nggak Ribet"]
3. Jaga Stamina, Jangan Maksain Nyetir Kalo Udah Loyo
Gak cuma kendaraan yang harus fit, badan lo juga! Jangan maksa nyetir kalau udah capek atau ngantuk, bahaya banget, men! Istirahat yang cukup sebelum perjalanan, terus siapin obat-obatan kalo lo gampang masuk angin atau pusing di jalan. Kalo lo bawa penumpang, pastiin mereka juga nyaman, biar perjalanan makin asik. Ingat, keselamatan nomor satu, bro!
4. Gadget Jangan Ketinggalan, Powerbank Wajib Ada!
Jangan sampe perjalanan lo jadi mati gaya gara-gara gadget lowbat! HP itu penting banget buat cek maps, komunikasi, sampe hiburan biar gak bosen. Jadi, pastiin powerbank lo penuh, bawa charger, dan kalau perlu, siapin colokan tambahan buat di mobil. Lo gak mau kan nyasar di jalan gara-gara HP mati pas lagi butuh?
5. Bawa Barang Secukupnya, Jangan Overload!
Balik dari kampung biasanya bawa oleh-oleh seabrek, tapi inget, jangan sampe mobil lo jadi kayak truk pindahan! Bawaan yang terlalu banyak bisa bikin kendaraan lebih boros bensin, plus ribet sendiri buat ngatur di bagasi. Kalau barang lo kebanyakan, coba pake layanan kirim barang biar lebih praktis. Gak perlu repot, barang aman sampe tujuan!
Udah siap buat arus balik? Jangan lupa, perjalanan balik mudik itu gak kalah penting dari perjalanan mudik. Kalo lo persiapin semuanya dengan matang, lo bisa sampai rumah dengan selamat, nyaman, dan tanpa ribet. Jadi, siapa nih yang udah gak sabar balik ke rutinitas? (Sumber Foto @canva.com)
...moreTripTrus.Com - Indonesia negara yang kita cintai, memiliki alam yang indah. Diseluruh bentang pulau Indonesia sangat mudah mudah untuk menemukan tempat-tempat yang indah memanjakan mata. Sebagai orang Indonesia, kita patut berbangga hidup di negara yang dikelilingi oleh ribuan pulau yang tak tertandingi.
Hebatnya, banyak turis ingin datang dari negara lain untuk menikmati pemandangan Indonesia. Berikut adalah tempat wisata di Indonesia yang populer dan sering dikunjungi turis mancanegara.
1. Pantai Parai Tengiri (Bangka Belitung)
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh ᕼEᖇᒪIᑎᗪᗩ ᒍEᑭᖇᗩTᒍEᑭᖇET (@linzherlinda)
Tentu saja beberapa dari anda pernah melihat film populer "Laskar Pelangi", yang berlatar di Pulau Belitung? Selain plot yang menarik, lokasi film juga menarik perhatian penonton. Tidak seperti pantai lainnya, pantai Parai Tenggiri memiliki struktur yang lembut dengan perairan berwarna biru kehijauan dan pasir putih yang lembut.
Ombak di pantai ini juga tenang, itulah salah satu alasan mengapa pantai ini menarik bagi para perenang. Selain berenang, Anda juga bisa memancing, parasailing, diving, snorkeling dan lainnya.
2. Nusa Dua (Bali)
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Nusa Penida Tour & Travel (@goexplorenusapenida)
Pulau dewata, keindahan dan pesona tempat ini memang tidak bisa dipungkiri. Untuk menarik wisatawan domestik dan asing Bali memiliki destinasi wisata yang sangat indah bernama Nusa Dua. Tempat pantai dengan pasir putih lembut dan air biru jernih. Berbagai fasilitas bisa Anda pilih dengan berkunjung ke sini. Dari hotel dan resor bergaya, restoran dan pusat perbelanjaan hingga berselancar di pantai.
Selain Pulau Gili Trawangan, Nusa Tenggar Barat memiliki wisata lain yang tak kalah populer dan cocok untuk para pendaki, yaitu Gunung Rinjani. Gunung ini merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia.
[Baca juga : "Kembali Pasarkan Wisata Indonesia Di Kancah Dunia"]
3. Gunung Rinjani (Lombok)
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Leham (@mardiasetyo_06)
Gunung Rinjanimenawarkan beberapa pemandangan terindah di Asia dengan hamparan bunga Edelweiss dan Danau Segara Anak. Ini juga bisa menjadi tempat yang menarik bagi pejalan kaki untuk mendirikan tenda, mandi air hangat atau memancing.
Namun sebelum itu, persiapan mental dan kekuatan fisik perlu dilakukan dengan matang sebelum memutuskan untuk mendaki agar tidak terjadi hambatan di tengah jalan. (Sumber: Artikel prsoloraya.pikiran-rakyat.com Foto @travellingwithjoyce)
...moreTripTrus.Com - Bro, sis … lo siap‑siap capcus ke Kepulauan Riau (Kepri) akhir tahun ini? Karena Pemprov Kepri — lewat Dinas Pariwisata Kepulauan Riau — udah ngerilis 9 event kece yang bakal mewarnai bulan Desember 2025. Mulai dari budaya, kuliner, olahraga, sampai pesta tahun baru — semua dijamin “rame & berkesan”, cocok banget buat lo yang pengin liburan beda dari biasanya. Daftar Event “Gila Sabar” Desember di Kepri:
View this post on Instagram
A post shared by Guntur sakti (@guntursakti)
Gurindam 12 Purnama — di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, tanggal 6–7 Desember 2025. Cocok banget buat lo yang doyan suasana santai + nuansa tradisional.
Lomba Jong Indera Sakti ke-1 Penyengat — juga di Pulau Penyengat tanggal 20–21 Desember 2025. Asik buat lo yang penasaran pengalaman lokal.
A Delightful Magical Dinner — di Nongsa Resort, Batam, pada 24 Desember 2025. Dinner romantis & vibes eksklusif banget deh, bro‑sis!
BTN Kepri Moonrun — di Tanjungpinang, tanggal 27–28 Desember. Buat lo yang suka olahraga sambil liburan, ini pas!
Gerakan Wisata Bersih Kepri — di kawasan Gurindam 12, 28 Desember. Gaul & ramah lingkungan, cocok bagi lo pencinta alam dan wisata sustainable.
Festival Gonggong Bintan — di Bintan, tanggal 30–31 Desember 2025. Siap‑siap makan gonggong & nikmatin budaya lokal yang asik!
Bintan Resort Carnival — di Lagoi, Bintan, tepat di 31 Desember 2025. Party kit alis liburan plus suasana resort, pas banget buat lo yang pengen tutup tahun dengan gaya.
Dan beberapa acara lain yang juga nggak kalah seru, semua tersebar di Batam, Bintan, Tanjungpinang — bikin akhir tahun lo makin warna‑warni.
[Baca juga : "Jabodetabek Desember 2025: Bazar, Live Music & Holiday Vibes On!"]
Kenapa Lo Gak Boleh Skip Kesempatan Ini. Bro sis, event‑event ini nggak cuma sekadar ajang nongkrong doang. Menurut Kepala Dispar Kepri, tujuan utamanya bukan cuma “bikin rame”, tapi juga ngasih kesan mendalam buat pengunjung dan membantu geliat ekonomi lokal — UMKM, pelaku wisata, seniman, semua kebagian manfaat. Jadi, selain lo bakal dapat pengalaman seru, lo juga bantu tumbuhin ekonomi warga setempat.
Plus, susunan acaranya variatif banget — ada budaya, wisata alam, olahraga, kuliner, sampai pesta akhir tahun. Jadi lo bisa pilih event yang paling cocok sama mood lo: santai, petualangan, atau jalan‑jalan sambil party. Kalau lo tanya gue: “Worth it nggak?”. Jawabannya: banget layak — apalagi buat lo generasi milenial, gen Z, pencari pengalaman seru sebelum tahun baru, dan yang pengen liburan kece sambil nambah cerita. (Sumber Foto @discoverykepri)
...moreTRIPTRUS - Sepuluh Masjid Bersejarah di Indonesia yang patut dikunjungi di Bulan Ramadhan. Salah satu alternatif wisata Ramadhan untuk para traveller adalah mengunjungi masjid-masjid bersejarah di Indonesia. Meski banyak sekali masjid yang sudah lama berdiri dan penuh dengan sejarah, TripTrus menyajikan sepuluh masjid yang paling terkenal di Indonesia.
1. Masjid Raya Baiturrahman
Masjid yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1612. Ada juga yang mengatakan bahwa masjid ini dibangun di tahun 1292 oleh Sultain Alaidin Mahmudsyah. Pada zaman penjajahan Belanda, masjid ini sempat dihancurkan di tahun 1873. Namun Belanda memutuskan untuk membangun kembali masjid ini di tahun 1877, sebagai permintaan maaf atas dirusaknya bangunan masjid yang lama. Pembangunan kembali masjid baru mulai dilaksanakan pada tahun 1879. Masjid ini selesai dibangun pada tahun 1883 dan tetap berdiri hingga sekarang. Pada saat bencana Tsunami di tahun 2004, Masjid Raya Baiturrahman tidak mengalami kerusakan sedikitpun dan jadi tempat mengungsi para korban gelombang Tsunami terbesar di dunia itu.
2. Masjid Raya Medan
Masjid yang juga dikenal dengan nama Masjid Al-Mashun ini dibangun pada tahun 1906 dan selesai pada tahun 1909 oleh Sultan Ma’mum Al Rasyid Perkasa Alam. Kemegahan masjid ini memang disengajakan oleh Sultan, yang menganggap masjid ini harus lebih megah dari istananya, Istana Maimun. Sebagian bahan bangunan untuk masjid ini diimpor dari luar negeri, seperti marmer untuk dekorasi diimpor dari Italia dan Jerman, dan kaca patri dari Cina, dan lampu gantung dari Prancis. Arsitek Belanda yang merancang masjid ini, JA Tingdeman merancang bangunan ini dengan corak bangunan Maroko, Eropa, Melayu, dan Timur Tengah.
3. Masjid Raya Ganting
Menurut sejarah, masjid ini awalnya dibangun pada tahun 1700. Namun bangunannya beberapa kali dipindah sampa pada akhirnya berada di daerah Ganting, kota Padang, Sumatra Barat mulai tahun 1805. Atapnya yang berbentuk persegi delapan itu dibuat oleh para pekerja etnis Cina yang membantu mengembangkan bangunan ini, setelah Belanda menambahkan bangunan masjid ini sebagai kompensasi digunakannya tanah wakaf untuk jalur transportasi pabrik semen Indarung ke Pelabuhan Teluk Bayur. Masjid ini juga tetap kokoh dan tidak mengalami kerusakan pada saat dilanda gempa dan Tsunami di tahun 1833. Presiden Pertama Indonesia, Bung Karno, juga pernah mengungsi ke masjid ini sebelum diasingkan ke Bengkulu di tahun 1942.
4. Masjid Istiqlal
Masjid terbesar di Asia Tenggara ini diprakarsai oleh Bung Karno pada tahun 1951. Diarsiteki Frederich Silaban, masjid ini baru mulai dibangun pada tahun 1961 dan merampungkan pembangunannya pada tahun 1978. Nama masjid ini diambil dari bahasa Arab yang berarti “Kemerdekaan.” Bangunan yang ditetapkan sebagai masjid negara Indonesia ini menjadi pusat perayaan berbagai acara agama umat Muslim seperti Iedul Fitri, Iedul Adha, Maulid Nabi Muhammad, dan Isra’ Mi’raj. Masjid ini mampu menampung hingga 200 ribu jamaah yang bisa memenuhi satu lantai dasar dan lima lantai di atasnya. Masjid Istiqlal dibangun di atas reruntuhan bekas benteng Belanda, benteng Prins Frederik – yang didirikan pada tahun 1873.
5. Masjid Agung Banten
Masjid dengan atap bangunan yang menyerupai pagoda ini dibangun oleh arsitek Cina bernama Tjek Ban Tjut pada masa pemerintahan sultan pertama dari Kesultanan Banten, Sultan Maulana Hasanuddin, putra dari Sunan Gunung Jati di tahun 1560. Di sisi utara dan selatan masjid ini terdapat makam kuno para sultan Banten dan keluarganya. Sementara, menara masjid yang tingginya 24 meter, terdapat di sisi timur dan menjadi atraksi bagi para wisatawan karena keunikan bentuk bangunannya. Menara itu dibangun oleh arsitek Belanda, Hendrik Lucasz Cardeel. Cardeel juga membangun bangunan khusus di sisi selatan masjid yang dulu digunakan sebagai tempat bermusyawarah dan berdiskusi.
6. Masjid Agung Cirebon
Masjid yang juga dikenal dengan nama Masjid Agung Kasepuhan dan Masjid Agung Sang Cipta Rasa ini diprakarsai pembangunannya oleh Sunan Gunung Jati dan diarsiteki oleh Sunan Kalijaga. Masjid ini selesai dibangun pada tahun 1480, di masa penyebaran agama Islam oleh Wali Songo. Berlokasi di kompleks Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, masjid ini mempunyai keunikan berupa sembilan pintu untuk masuk ke ruangan utama, yang melambangkan Wali Songo. Di bulan Ramadhan, sumur air Banyu Cis Sang Cipta Rasa selalu ramai dikunjungi oleh peziarah yang meyakini air dari sumur itu mampu mengobati berbagai penyakit. Masjid Agung Cirebon juga dikenal dengan nama Masjid Sunan Gunung Jati.
7. Masjid Menara Kudus
Sunan Kudus mendirikan masjid di kota Kudus pada tahun 1549 dengan menggunakan batu pertama dari Baitul Maqdis, dari Palestina. Bentuk menara yang mirip dengan bentuk candi menunjukkan percampuran pengaruh agama Hindu dan Budha, seperti cara Sunan Kudus menyampaikan ajaran agama Islam agar lebih mudah dimengerti oleh penganut agama Hindu dan Budha pada masa itu. Menara masjid ini dibangun tanpa menggunakan semen sebagai perekatnya dan dihiasi oleh 32 piring biru yang berhiaskan lukisan.
8. Masjid Agung Demak
Raden Patah, raja pertama dari Kesultanan Demak, beserta para Wali Songo mendirikan masjid ini di tahun 1466. Masjid Agung Demak diselesaikan pembangunannya pada tahun 1479. Bangunan induk masjid ini ditopang oleh empat tiang utama yang bernama saka guru. Uniknya, salah satu dari tiang utama tersebut terbuat dari serpihan kayu, dan dinamakan saka latal. Di samping masjid ini terdapat Museum Masjid Agung Demak yang menampilkan berbagai koleksi unik masjid, seperti beduk dan kentongan yang dibuat oleh Wali Songo, kitab tafsir Al-Qur’an Jus 15-30 tulisan tangan Sunan Bonang, sepotong kayu dari saka latal yang diambil oleh Sunan Kalijaga, dan lain-lain.
9. Masjid Sunan Ampel
Di tahun 1421, Sunan Ampel bersama dua sahabatnya, yang dikenal dengan Mbah Sholeh dan Mbah Sonhaji, mendirikan Masjid Ampel. Bangunan seluas kurang lebih 2 km persegi itu memiliki keunikan berupa 16 tiang kayu setinggi 17 meter dengan diameter 60 cm. Tiang-tiang dari kayu jati itu tidak terbuat dari sambungan kayu dan sampai sekarang tidak diketahui bagaimana cara mendirikan tiang tersebut. Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel, lokasi Masjid Sunan Ampel, tiap harinya dipenuhi oleh wisatawan yang berziarah ke makam Sunan Ampel di sekitar halaman masjid. Di kompleks pemakaman masjid itu juga terdapat makam salah satu pahlawan nasional, KH Mas Mansyur.
10. Masjid Kotagede
Di Yogyakarta, selain Masjid Agung Kauman, juga terkenal Masjid Kotagede. Masjid Kotagede adalah masjid tertua di Yogyakarta, yang didirikan oleh Sultan Agung, pemimpin kerajaan Mataram, pada tahun 1640. Bangunan ini dikerjakan dengan bergotong-royong melibatkan pekerja beragama Hindu dan Budha, sehingga terlihat pengaruh bangunan Hindu dan Budha pada masjid ini. Awalnya, Masjid Kotagede hanya seluas 100 meter persegi, namun Paku Buwono X memperluas bangunan masjid ini hinga mencapai 1.000 meter persegi. Di bulan Ramadhan, Masjid Kotagede punya keunikan berupa sholat tarawih yang dilakukan pada saat jam 24.00.
...moreTriptrus.Com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sebentar lagi punya gawean besar. Kepulauan yang ada di Sulawesi Selatan itu bersiap menggelar kegiatan Festival Pesona Takabonerate 2017 yang akan berlangsung pada 23 hingga 27 Oktober 2017 mendatang.
Seperti kesuksesan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, Festival Pesona Takabonerate yang ke-9 ini diharapkan dapat menjadi daya tarik maksimal sekaligus mendatangkan banyak wisatawan ke daerah yang dikenal dengan keindahan wisata baharinya itu.
"Meski acaranya di bulan Oktober, tapi kita akan melakukan peluncuran festival dalam waktu dekat ini. Berbarengan dengan Hari Jadi Kabupaten Selayar bulan September ini, kami memiliki unggulan di wisata bahari, pantai-pantai kami sangat indah, festival ini harus mengangkat pesona wisata bahari kami," ujar Bupati Kepulauan Selayar Muh Basli Ali.
Berbagai kegiatan dan acara menarik telah dipersiapkan guna menarik minat lebih banyak lagi wisatawan ke daerah yang dikenal dengan Taman Nasional Takabonerate itu. Diantaranya lomba atraksi bahari seperti balap sampan, besak hias, renang massal serta lomba jolloro hias.
"Yang menarik juga tidak ketinggalan lomba tarik tambang di atas kapal," ujar Bupati Basli Ali.Berbagai acara seru lainnya juga dapat dinikmati masyarakat serta wisatawan. Seperti wisata kuliner seafood, lomba wisata pantai Tinabo, snorkling, transplantasi karang, pelepasan tukik dan acara penanaman bibit pohon yang mengangkat tema "Sebuah Nama Untuk Sejuta Pohon".
"Melalui kegiatan ini kami sekaligus ingin mengajak keterlibatan langsung masyarakat dan wisatawan dalam pelestarian alam di Takabonerate," ujar bupati.
Selain itu juga akan diisi pementasan seni suku Bajo dan permainan rakyat yang dipusatkan di Benteng Kepulauan Selayar. Ada juga atraksi seni tari dan musik, under water exhibition (eksibisi bawah laut) dan jelajah pulau Suku Bajo.
Lebih lanjut Basli Ali mengatakan, pariwisata memang menjadi salah satu sektor yang tengah diperhatikan Pemkab Kepulauan Selayar. Hal ini tidak lepas dari ragam potensi yang dimiliki salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan ini. Bahkan ia mengatakan telah mempersiapkan 50 kegiatan pariwisata di tahun 2018. Sebagai upaya untuk lebih meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat dan sukses atas rencana festival di Takabonerate itu. Wisata bahari dengan sentuhan budaya atau culture akan membuat Kepulauan Selayar semakin populer di negeri ini. "Selamat berfestival! Salam Pesona Indonesia!," ujar Arief Yahya.
Ia mengatakan, penyelenggaraan festival merupakan salah satu cara yang paling efektif dalam mempromosikan satu daerah atau destinasi pariwisata yang ujungnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebuah event, ujar Menpar Arief Yahya, memiliki manfaat ganda. Yaitu manfaat langsung dan tidak langsung. Manfaat yang pertama adalah memperkenalkan destinasi, dan kedua bisa menjadi ikon untuk mendatangkan wisatawan langsung pada saat event berjalan.
Selanjutnya memacu masyarakat lokal dalam mengembangkan kreatifitas dan secara langsung terlibat dalam kepariwisataan. “Tidak kalah pentingnya sebuah event atau festival akan menggairahkan dan membangkitkan kesenian dan kebudayaan lokal yang merupakan modal dasar pembangunan kepariwisataan,” kata Arief Yahya.
Karena itu Menpar yakin "Festival Pesona Takabonerate" dan deretan kegiatan pariwisata lainnya akan menjadi salah satu ikon yang bisa mencitrakan Kepulauan Selayar sebagai destinasi pariwiasta berkualitas sehingga makin menarik kedatangan wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. (Sumber: Artikel indopos.co.id Foto indonesia-tourism.com)
...moreTripTrus.Com - Buat kamu yang suka ngintip binatang liar, Indonesia punya tempat-tempat keren buat ngeliatin mereka! Mulai dari komodo raksasa di Pulau Komodo sampe berenang bareng lumba-lumba di Pantai Lovina, Bali. Yuk, intip lima tempat seru di Indonesia buat nonton binatang liar!
1. Kadal Raksasa di Pulau Komodo
Siapa yang gak kenal komodo? Kadal gede banget yang jadi predator tertinggi di lingkungannya ini mirip monster naga dari mitos-mitos dunia. Komodo cuma ada di Indonesia, tepatnya di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Beda sama di kebun binatang, di sini lo harus ditemenin naturalist guide atau pemandu. Mereka bikin perjalanan aman dan tahu trek yang dilewatin, plus kasih tahu spot-spot komodo keren buat dilihat.
2. Orangutan Liar di Bukit Lawang
Trekking di hutan Bukit Lawang di Sumatera itu cara terkenal buat liat orangutan liar. Tiap tahun, ribuan turis datang ke desa kecil di perbatasan Taman Nasional Gunung Leuser buat lihat orangutan Sumatera dari dekat. Orangutan Bukit Lawang banyak yang bekas penangkaran, jadi perilakunya beda sama yang liar. Banyak pemandu yang biarin wisatawan kasih makan dan sentuh mereka, tapi kalau mau liat yang beneran liar, pakai pemandu ya.
3. Tarsius Mata Belo di Cagar Alam Tangkoko
Cagar Alam Tangkoko di Gunung Tangkoko, Kabupaten Bitung, Sulawesi Utara, sekitar sejam dari Manado, terkenal banget. Tarsius, primata terkecil di dunia yang cuma seukuran kepalan tangan, cuma ada di Sulawesi. Mata mereka gede banget, lucu deh. Mereka cuma bisa dilihat malam hari karena hewan nokturnal. Penduduk setempat nyebut mereka Astangkasi.
[Baca juga : "Festival Lamaholot Masuk Kharisma Event Nusantara 2024"]
4. Gajah terlatih di Way Kambas
Pusat Pelatihan Gajah ini udah berdiri sejak tahun 1985. Tempatnya sekitar 9 km dari gerbang taman nasional Plang Ijo. Tujuannya buat lindungin gajah dan bikin hubungan yang saling menguntungkan buat gajah dan manusia. Di sini, lu bisa ngeliat gajah ngelakuin macem-macem tugas kayak bawa kayu atau bajak sawah.
Selain itu, lu juga bisa liat mereka ngelakuin aktivitas khusus kayak main bola atau pertunjukan lainnya.
5. Renang bareng Lumba-lumba di Pantai Lovina
View this post on Instagram
A post shared by Wina Amir (@winaamir17)
Satu-satunya cara buat lu bisa renang bareng lumba-lumba di Bali itu dengan ikutan tur perahu dari Lovina, kota kecil di Pantai Utara Bali. Di Lovina, mereka manfaatin populasi lumba-lumba alaminya. Setiap pagi, puluhan perahu wisata berangkat buat liat lumba-lumba sama langit pagi yang keren abis.
Gak cuma liat lumba-lumba dari atas air doang, penduduk lokal juga pasang ayunan di samping semua perahu nelayan yang bawa turis keluar. Dari ayunan itu, lu bisa masukin kepala ke air dan liat lumba-lumba berenang dan main.
Jadi, buat kalian yang pengen ngalamin petualangan alam liar di Indonesia, jangan lupa mampir ke tempat-tempat keren ini. Dijamin, pengalaman ngeliatin binatang liar secara langsung bakal bikin liburanmu makin seru dan berkesan! Ayo, mulai rencanain petualanganmu sekarang juga!(Sumber Foto @rosmawati_ardyn)
...morePilih trip ke Teluk Kiluan di: http://triptr.us/Bi
TRIPTRUS - Provinsi Lampung tidak hanya menyimpan tujuan wisata seperti habitat gajah Sumatera di Taman Nasional Way Kambas atau Anak Gunung Krakatau. Di Kabupaten Tenggamus, tepatnya di Kecamatan Kelumbayan, ada Teluk Kiluan yang terkenal dengan wisata baharinya. Sudah sejak lama teluk ini terkenal sebagai tempat "berburu" lumba-lumba. Tunggu dulu, TripTroops. Yang dimaksud dengan berburu di sini adalah menonton kawanan lumba-lumba hidung botol dan lumba-lumba hidung panjang yang bisa dilihat di Teluk Kiluan.
Untuk mencapai Teluk Kiluan, TripTroops bisa menyewa mobil dari Bandar Lampung dan menempuh perjalanan selama kurang lebih 4 jam. Meski perjalanan mencapai Teluk Kiluan bisa cukup melelahkan, tapi worth it begitu TripTroops sampai di Teluk Kiluan. Sebelum melihat lumba-lumba, di Teluk Kiluan terdapat kolam alami di Pantai Laguna -- tidak jauh dari dermaga Teluk Kiluan. Perjalanan menuju kolam alami ini memakan waktu kurang lebih satu jam yang melibatkan sedikit trekking, mendaki dan melintasi batu-batu karang. Kolam alami ini terdapat tepat di pinggir tebing karang. Airnya yang jernih berasal dari ombak tinggi Samudera Hindia yang terbentang di lepas Pantai Laguna.
Untuk melihat lumba-lumba di Kiluan, ada baiknya memulai perjalanan di pagi hari. Dengan menyewa perahu jukung (speedboat kecil) yang dikenal dengan nama Katir oleh penduduk setempat. Di atas perahu yang bisa memuat tiga orang ini, TripTroops akan diajak ke tengah laut melihat kawanan lumba-lumba yang berhabitat di sekitar Teluk Kiluan. Konon, kawanan lumba-lumba di Teluk Kiluan ini adalah yang terbesar di Asia, bahkan mungkin di dunia! Selain lumba-lumba, Teluk Kiluan juga merupakan habitat dari penyu hijau -- meski yang satu ini tidak terlalu sering terlihat dibanding lumba-lumba.
Bagi TripTroops yang tidak puas hanya melihat lumba-lumba saja, Teluk Kiluan juga merupakan salah satu tempat yang oke banget buat snorkeling atau diving. Meski keragaman spesies bawah laut di Kiluan tidak sebanyak yang bisa dilihat di Bunaken atau Raja Ampat, tapi kejernihan airnya membuat terjun ke air jadi sangat menyenangkan karena dapat melihat jelas satwa laut di Teluk Kiluan. Sore harinya, Teluk Kiluan adalah tempat yang tepat untuk mengabadikan pemandangan matahari terbenam yang memesona.Pantai-pantai yang ada di beberapa pulau sekitar Teluk Kiluan juga terkenal akan pemandangannya yang mengagumkan. Pasir putih dan pantai yang bersih serta tenang, seperti di Pulau Kiluan, akan membuat TripTroops betah berlama-lama di sini.
Photos taken from: Shutterstock
...more