TripTrus.Com - Wisatawan yang akan berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada bulan Maret 2023 ini akan disuguhkan dengan berbagai event wisata menarik. Event wisata itu akan digelar di berbagai daerah di Provinsi Kepri.
Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri bersama Dispar kabupaten/kota dan berkolaborasi dengan pihak swasta mengagendakan atau menjadwalkan 13 event wisata dengan tujuan untuk menarik kunjungan wisatawan ke Provinsi Kepri.
“13 event wisata ini akan digelar tersebar di kabupaten dan kota di Kepri, yang bertemakan seni, budaya, kreasi dan juga ekonomi kreatif yang berkaitan dengan wisata,” kata Plt Kadispar Kepri, Raja Hery Mokhrizal di Tanjungpinang.
View this post on Instagram
A post shared by PLCC RODAJAYA TEAM (@plccrodajaya)
Menurut Hery, semua event tersebut sudah diagendakan dan akan digelar penuh dalam satu bulan Maret ini. Sehingga sangat beruntung bagi wisatawan yang berkunjung ke Kepri pada Maret ini. Ia menambahkan, adapun kalender wisata Kepri pada Maret 2023 ini, dimana akan dibuka dengan event Gebyar Anniversary SMP Negeri 2 di Kabupaten Natuna yang akan digelar pada 6–10 Maret 2023 mendatang. “Setelah itu dilanjutkan dengan event Local Art Parade juga digelar di Natuna pada 10–11 Maret 2023,” ujarnya.
Event wisata lainnya lanjut Hery yakni event Wonderfood Ramadan dan Festival Ekraft yang akan digelar di Taman Dang Anom, Kota Batam dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bazaar Ramadan yang juga digelar di Kota Batam.
Pihaknya berharap event yang akan berlangsung selama bulan suci Ramadan itu, dapat berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat. “Selain itu event Nestle International Batam Marathon 2023 yang digelar di Alun-alun Egku Putri pada 10-12 Maret dengan penyelenggara ASPABRI, dan ada sejumlah event lainnya yang digelar juga di Batam” tuturnya.
“Untuk gelaran event wisata di Karimun tentunya digelar di bulan Maret 2023 ini,” katanya. (***)
Event wisata di Provinsi Kepri pada Maret 2023 yakni :
1. Gebyar Anniversary SMPN2Lokasi : NatunaWaktu : 06 – 10 MaretPenyelenggara : Dispar Natuna
2. Local Art ParadeLokasi : NatunaWaktu : 10 – 11 MaretPenyelenggara : Dispar Natuna
3. Nestle International Batam Marathon 2023Lokasi : Alun – alun Engku Putri, BatamWaktu : 10 – 12 MaretPenyelenggara : ASPABRI
4. Turnamen Olah raga Lokasi : AnambasWaktu : 10 MaretPenyelenggara : Dispar Anambas
5. Wonderfood Ramadhan dan Festival EkraftLokasi : Taman Dang Anom, Kota BatamWaktu : 27 Maret- 9 AprilPenyelenggara : Dispar Batam
6. Asita Bike Fest 2023Lokasi : BatamWaktu : MaretPenyelenggara : DPD ASITA
7. Tering Bay seri I Ramadhan CharityLokasi : BatamWaktu : MaretPenyelenggara : Tering Bay Golf
8. Perwara Vaganza 2023Lokasi : BatamWaktu : MaretPenyelenggara : Perwara
9. PHRI Bazaar RamadhanLokasi : BatamWaktu : MaretPenyelenggara : PHRI
10. Duta Wisata KarimunLokasi : KarimunWaktu : MaretPenyelenggara : Dispar Karimun
11. Event Dalam dan Luar Negeri KarimunLokasi : KarimunWaktu : MaretPenyelenggara : Dispar Karimun
12. Enjoy Karimun EventLokasi : KarimunWaktu : MaretPenyelenggara : Dispar Karimun
13. Dendang PiwangLokasi : NatunaWaktu : MaretPenyelenggara : Dispar Natuna
[Baca juga : "Inspirasi Event Malam Tahun Baru 2023 Di Bali"]
Sedangkan gelaran event wisata lainnya digelar di Kabupaten Anambas yakni Turnamen Olah raga yang alan digelar pada 10 Maret. Dan gelaran wisata di Kabupaten Karimun seperti Duta Wisata Karimun, Event Dalam dan Luar Negeri Karimun, Enjoy Karimun Event. (Sumber: Artikel kepridays.co.id Foto @plccrodajaya)
...moreSekitar setengah jam dari Atambua, ibukota Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Desa Junelu, Kecamatan Kakuluk Mesak, terdapat sebuah kolam alami yang bernama Kolam Susuk. Kabarnya, kolam ini adalah yang menginspirasi grup legendaris Koes Plus untuk menciptakan lagu Kolam Susu. Lagu itu juga mengingatkan Timor Timur yang menyatakan integrasi dengan Republik Indonesia pada tahun 1975.Kata "Susuk" sebenarnya berarti sarang nyamuk. Selain karena memang di Kolam Susuk terdapat banyak nyamuk, nama itu didapat saat Raja Lifao dari Oecusse mengirimkan tujuh putrinya untuk membersihkan diri di kolam itu. Untuk menjaga agar para putrinya tetap waspada dan tidak tertidur di pinggiran kolam, sang raja mengirimkan nyamuk untuk mengganggu mereka jika tertidur. Kolam Susuk memang dipenuh dengan nyamuk. Ini pula yang menginspirasikan masyarakat setempat untuk memulai budidaya ikan bandeng dan udang. Ikan bandeng yang dipelihara di Kolam Susuk akan menjaga populasi nyamuk di kolam itu dengan memakan larva nyamuk. Sampai saat ini, di Kolam Susuk para pengunjung dapat menikmati ikan bandeng bakar yang baru ditangkap. Mungkin ini pula yang menginspirasi Koes Plus untuk bercerita tentang ikan dan udang yang datang menghampiri kail.Sebuah sekolah dasar (SD) bahkan dibangun di tepian kolam itu sebagai tanda mata dari Koes Plus. Sekolah itu dibangun agar para anak di wilayah Kecamatan Kakuluk Mesak dapat mengenyam pendidikan dasar. Kini, kolam yang terletak di atas bukit itu dikenal sebagai salah satu tujuan wisata masyarakat setempat pada tiap akhir pekan dan hari libur.Tapi Kakuluk Mesak tidak cuma punya Kolam Susuk saja. Tidak jauh dari Kolam Susuk, sekitar 3 kilometer, terdapat sebuah pelabuhan bernama Teluk Gurita. Teluk ini sejak zaman dahulu kala merupakan pelabuhan alam. Para pedagang dari berbagai negara menyandarkan kapalnya di teluk itu untuk mendapatkan cendana dan damar. Teluk ini juga mempunyai nama lain, yaitu Kuit Namon. Konon, ketika sebuah kapal pedagang Spanyol berlabuh di teluk itu, sebuah Kuit atau gurita raksasa melilit dan menenggelamkan kapal beserta awak kapalnya. Sampai saat ini reruntuhan kapal itu beserta isinya-yang telah menjadi fosil-masih dapat ditemukan di dasar Teluk Gurita. Pada masa Perang Dunia II, tentara Jepang menggunakan Teluk Namon sebagai pelabuhan untuk kepentingan perang. Ketika Jepang menyatakan menyerah dari tentara sekutu, semua peralatan perang Jepang dimusnahkan di Teluk Gurita. Di Teluk Gurita, wisatawan dapat memancing di sekitar teluk atau dari pinggiran pantainya. Bisa juga menggunakan perahu untuk memancing di Danau Konkas yang berhubungan dengan Teluk Gurita.Kabupaten Belu, yang berbatasan dengan Timor Leste ini juga punya beberapa destinasi wisata yang indah berupa tiga pantai, yaitu Pantai Pasir Putih yang terletak di jalur Atambua-Mota'ain (kota perbatasan dengan Timor Leste), Pantai Moladikin yang berada di Kecamatan Malaka Tengah-sekitar 80 kilometer dari Atambua-dengan pemandangan yang hijau dan sejuknya, dan Pantai Sukaer Laran dengan pasir putih serta air yang jernih dan ombak yang tenang.
Photos courtesy of: commons.wikimedia.org, belouan.wordpress.com, picassa
...moreTripTrus.Com - Alas Purwo terletak di Banyuwangi, Jawa Timur dan memiliki luas 434 ribu kilometer, menjadikannya hutan terbesar di Indonesia. Meskipun terkenal dengan cerita mistis yang berkembang di kalangan masyarakat, Alas Purwo berada di dalam kawasan wisata Taman Nasional Alas Purwo. Berikut adalah 5 fakta unik tentang Alas Purwo.
View this post on Instagram
A post shared by Jasa Foto Banyuwangi (@osingstudio)
1. Pantangan
Alas Purwo dikenal sebagai tempat yang sangat dikeramatkan, sehingga ketika mengunjungi tempat tersebut, jangan pernah melanggar pantangan. Jika melanggar pantangan, bisa jadi sial akan menimpa selama berada di Alas Purwo. Beberapa pantangan yang harus dihindari, antara lain pikiran buruk atau niat jelek.
2. Orang Hilang
Karena hutan ini sangat luas dan ditumbuhi pohon yang lebat, akan sangat sulit mencari orang yang hilang di Alas Purwo. Beberapa kasus orang hilang pernah terjadi di Alas Purwo, diduga karena melanggar pantangan atau melakukan hal-hal yang tidak baik selama berada di hutan. Ada yang percaya bahwa orang-orang yang hilang tersebut masuk ke portal gaib yang ada di Alas Purwo. Jika benar masuk ke portal dimensi gaib, tentu manusia mana pun akan kesulitan untuk menemukan orang hilang tersebut.
3. Tempat Pertapaan
Di Alas Purwo terdapat beberapa tempat sakral yang dijadikan lokasi pertapaan. Di dalam Alas Purwo terdapat banyak gua, salah satunya adalah Gua Istana. Gua Istana sering didatangi oleh Presiden pertama Indonesia, Soekarno, untuk bertapa. Di dalam Gua Istana, terdapat berbagai benda pusaka yang telah tersimpan sejak dulu. Ada mitos yang berkembang bahwa siapa yang bertapa dan tertidur dalam tidurnya bertemu seorang sosok ratu, maka hal baik akan didapatkannya. Sampai sekarang, Gua Istana masih sering didatangi oleh orang-orang yang ingin mencalonkan diri untuk mendapatkan kekuasaan, seperti menjadi pejabat publik, kepala daerah, hingga calon legislatif atau wakil rakyat.
4. Makhluk Halus
Salah satu pakar spiritual, Ki Joko Gondrong, mengatakan bahwa Alas Purwo dihuni oleh banyak sosok gaib seperti genderuwo, jin, dan setan berwujud lain. Para makhluk halus di Alas Purwo adalah pengikut Nyi Roro Kidul. Selain itu, sering bermunculan siluman-siluman berwujud hewan di kawasan hutan tersebut. "Alas Purwo angker karena letaknya strategis di paling ujung dan banyak pertapa di sana. Angkernya hutan tersebut menjadi sarang dedemit dan jin yang menjadi penganut ratu pantai selatan," ujar Ki Joko Gondrong seperti dilansir dari Detik Travel.
[Baca juga : "Mudik Tapi Tidak Bosan: Tips Menghabiskan Waktu Liburan Lebaran Di Kota Asal"]
5. Pemandangan Indah
Manfaatkan momen Lebaran untuk menghadiri acara budaya atau agama yang ada di kota asal dan memperdalam pengetahuan kita tentang budaya atau agama, serta merasakan suasana Lebaran yang berbeda dari kota tempat tinggal kita. (Sumber Foto @baayx__)
...moreTripTrus.Com - Bulan Juni akan segera tiba, apakah Anda memiliki rencana liburan dalam 30 hari mendatang? Jika iya, ada beberapa acara menarik yang bisa Anda kunjungi untuk mengisi tanggal merah bulan Juni 2023.
Pada bulan Juni 2023, terdapat tiga tanggal merah dan satu cuti bersama yang bisa dimanfaatkan untuk berlibur. Meskipun libur Waisak dan Iduladha akan diisi dengan ibadah bagi umat Buddha dan Muslim, Anda yang tidak merayakan keduanya juga bisa merencanakan kunjungan ke beberapa acara menarik. Berikut ini beberapa rekomendasinya, dikutip dari berbagai sumber.
View this post on Instagram
A post shared by Muhammad Safii (@mhd_syafii90)
1. Gelar Melayu Serumpun
Gelar Melayu Serumpun, yang diadakan sebagai upaya promosi pariwisata Kota Medan, merupakan acara yang mempertemukan Etnis Melayu dari berbagai wilayah dan negara dengan budaya lain. Kegiatan ini, seperti yang dilansir oleh situs web Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), berfungsi sebagai sarana silaturahmi dan menghadirkan atraksi seni kearifan lokal.
Event ini melibatkan negara-negara tetangga yang memiliki kedekatan budaya dengan Etnis Melayu, serta diikuti oleh hampir seluruh Kabupaten/Kota se-Sumatra Utara dan beberapa provinsi di Indonesia. Dalam tahun ini, yang merupakan penyelenggaraan ke-6, tema yang diangkat adalah "Takkan Melayu Hilang di Bumi". Acara ini akan berlangsung pada momen tanggal merah bulan Juni 2023.
2. Festival Salo Karajae
Festival Salo Karajae adalah acara tahunan yang diadakan untuk mempromosikan pariwisata Sulawesi Selatan, terutama di Kota Parepare. Acara ini menjadi festival pesisir sungai terbesar di wilayah tersebut, yang mengeksplorasi kearifan lokal masyarakat sekitar pesisir Sungai Karajae.
Festival ini berlangsung di kawasan wisata Tonrangeng River Side, dan menampilkan berbagai lomba unik, seperti lomba perahu hias, lomba perahu naga, perahu kayak, lomba memancing, dan lomba tangkap bebek. Tahun ini, lomba tarik tambang perahu juga akan menjadi bagian dari serangkaian lomba yang diselenggarakan.
Selain itu, festival ini juga menyelenggarakan lomba tari kreasi, lomba tari mappadendang, lomba tari gandrang bulo, serta lomba masak makanan laut untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Lomba-lomba tersebut dihadirkan sebagai bentuk dukungan terhadap para pelaku UMKM.
3. Pesona Belitung Beach Festival
Pesona Belitung Beach Festival Tahun 2023 akan menampilkan keragaman seni budaya yang berkembang di Kabupaten Belitung dengan sentuhan kebaharian. Festival ini juga akan memadukan pesona alam pantai yang memukau dan keberlanjutan geopark Belitong.
Rangkaian kegiatan festival ini akan diawali dengan parade budaya yang memukau, fun walk yang menyenangkan, serta berbagai lomba dengan nuansa kebaharian. Selain itu, festival ini juga akan menyelenggarakan pameran pelaku ekonomi kreatif dan menampilkan produk kuliner yang khas.
Event dengan Tema "Kotabaru Gerbang Nusantara" Mendorong Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Kotabaru
Di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, akan diselenggarakan event yang mengangkat tema "Kotabaru Gerbang Nusantara". Event ini bertujuan untuk mengembangkan sektor pariwisata di Kabupaten Kotabaru dalam rangka menyambut peranannya sebagai gerbang menuju ibu kota Nusantara. Acara ini akan mengedepankan seni pertunjukan sebagai landasan pengembangan pariwisata.
4. Festival Bunga dan Buah "The Beauty of Karo"
Tahun 2023 akan menyaksikan kembalinya Festival Bunga dan Buah dengan tema "The Beauty of Karo". Festival ini bertujuan untuk memperlihatkan keindahan Kabupaten Karo melalui Karnaval Mobil Hias yang akan berlangsung di sepanjang jalan arteri Kota Berastagi. Karnaval ini akan dihiasi dengan beragam bunga yang berasal dari Kabupaten Karo.
Selama berlangsungnya festival, para pengunjung akan diberikan kesempatan untuk menikmati buah-buahan secara gratis dengan total berat mencapai satu ton. Festival ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati keindahan alam Kabupaten Karo sambil menikmati buah-buahan segar.
[Baca juga : "Menyingkap 5 Destinasi Wisata Yang Jarang Diketahui Di Sumatera Utara"]
5. Semasa Piknik
Semasa Piknik merupakan event tahunan yang diadakan oleh Semasa dengan tujuan mengajak warga Jakarta untuk mendukung ekonomi kreatif dan UMKM lokal sambil menikmati kegiatan outdoor melalui piknik bersama. Tahun ini, acara tersebut akan dilaksanakan di Taman Lapangan Banteng Jakarta. Festival ini menjadi kesempatan bagi para pengunjung untuk menikmati suasana piknik yang menyenangkan sambil mendukung dan membeli produk-produk dari pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam Semasa Piknik dan nikmati serunya kegiatan piknik di tengah kota Jakarta. (Sumber Foto @manateasoftserve)
...moreTripTrus.Com - Banda Neira itu punya sejarah panjang, bro! Cengkeh dan pala yang jadi komoditas super penting buat bangsa Eropa. Nah, Banda Neira Festival 2024 bakal jadi ajang nostalgia perjalanan bangsa Eropa di sana, dengan fokus ke situs-situs sejarah. Ada slogan keren “Jangan Mati Sebelum ke Banda” dari Sutan Sjahrir yang punya makna dalam banget.
View this post on Instagram
A post shared by Karisma Event Nusantara (@karismaeventnusantara)
Festival ini juga ngangkat lomba Belang (Kora-Kora) yang punya nilai sejarah yang tetap dilestarikan, plus ada lomba dayung belang, karnaval budaya, lomba foto bawah laut, tari kolosal di Benteng Belgica, UMKM, sampai konser artis lokal Maluku. Nih, gue kasih 5 alasan kenapa lo harus dateng ke festival ini:
1. Menyelam di Sejarah yang Unik
Banda Neira bukan cuma soal alam, tapi juga sejarahnya yang luar biasa. Pulau ini dulunya jadi pusat perdagangan rempah-rempah, terutama pala dan cengkeh. Di festival ini lo bisa belajar sejarah unik Banda, mulai dari bangunan kolonial yang masih ada sampai cerita seru tentang perdagangan rempah-rempah yang jadi ajang perebutan antar bangsa Eropa. Gue sih paling inget cerita tahun 1667, waktu Belanda tuker Pulau Rhun di Banda sama Inggris buat dapetin Pulau Manhattan yang sekarang jadi New York. Gila, ya!
2. Tradisi dan Budaya yang Nggak Boleh Lo Lewatin
Banda Neira Festival juga bakal bawa lo ngerasain langsung tradisi dan budaya lokal. Ada Lomba Belang alias Kora-Kora, perahu tradisional yang dulu dipake buat perang di zaman penjajahan. Perahu ini didayung sama 30-33 orang, jadi seru banget! Selain itu, bakal ada karnaval budaya, musik tradisional, dan tarian khas Maluku yang bakal bikin lo ketagihan sama vibes-nya.
3. Eksplor Alam dan Keindahan Bawah Laut
Banda Neira itu punya laut biru yang ciamik banget dengan terumbu karang yang masih alami. Terumbu karangnya udah ratusan tahun umurnya, bro! Lo bisa nyemplung buat snorkeling atau diving, dan nikmatin biota laut yang super keren. Pemandangannya? Dijamin bikin lo betah banget!
[Baca juga : "Ini Destinasi Bali & Tips Anti-Bosan Buat Nikmatin Tanggal Merah Terakhir"]
4. Momen Asyik Ngerayain Keberagaman Budaya
Festival ini jadi tempat buat lo ketemu sama berbagai budaya Indonesia. Lo bakal bisa kenalan dan kolaborasi bareng orang dari latar belakang yang berbeda, sambil ngerasain kemeriahan budaya yang unik. Ada Benteng Belgica yang bakal jadi spot kece buat foto dan nikmatin sunset. Benteng ini dibangun sama Belanda tahun 1611, loh!
5. Kuliner Khas Banda yang Wajib Lo Coba!
Lo yang suka kuliner, wajib banget nyobain makanan khas Banda Neira. Pala yang jadi komoditas utama di sini diolah jadi makanan dan minuman yang khas, kayak ikan kuah pala dan jus pala. Lo juga bisa jalan-jalan ke perkebunan pala dan langsung nyobain masakan lokal yang kaya rempah.
Banda Neira Festival 2024 bakal digelar dari tanggal 14-16 November. Ini bukan cuma soal keindahan alam, tapi juga kekayaan sejarah dan budaya yang jarang lo temuin di tempat lain. Jadi, tunggu apalagi? Ayo langsung booking dan siap-siap ngerasain serunya! (Sumber Foto @kemenparekraf.go.id)
...moreTripTrus.Com - Siapa yang suka berbuka puasa dengan hidangan gratis yang tersedia di masjid-masjid saat bulan Ramadhan? Jika Anda sedang berada di kota Yogyakarta, maka siap-siap untuk makan gratis di beberapa masjid besar di kota pelajar tersebut. Tak sekedar takjil, namun hidangan yang disediakan mirip dengan rumah makan. Menunya adalah nasi lengkap dengan lauk pauk dan minuman.
Sebuah hadist Rasulullah SAW yang berbunyi:
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga"
Rupanya membuat banyak sekali muslimin terpacu untuk bersedekah. Mereka beramai-ramai menyumbang untuk hidangan berbuka puasa di masjid-masjid kota Yogyakarta agar para musafir dapat menikmati hidangan tersebut.
Dimana saja masjid yang menyediakan hidangan berbuka layaknya rumah makan tersebut? yuk simak berikut ini seperti dilansir laman jogjastudent.com:
1. Masjid Gedhe Kauman
19 Mei 2018 (17:28 wib). . #latepost #jogja #mahasiswajogja #masjidgedhekauman
A post shared by Taufik A. Nurrohim (@tata_amertha96) onMay 19, 2018 at 2:06pm PDT
Masjid ini letaknya di barat alun-alun Yogyakarta, dan selalu ramai dikunjungi jama’ah. Saat Ramadhan ada hidangan berbuka yang disediakan dan khusus hari Kamis, pihak keraton akan memasak menu tongseng atau gule kambing untuk buka puasa.
2. Masjid Jogokaryan
Pulang kerja, Ngaji dulu... Dunia dpt, akhirat jg dpt.. #masjidjogokaryan #majelisjejaknabi
A post shared by Hengky Irawan (@bang_hengkyirawan) onFeb 8, 2018 at 2:02am PST
Masjid Jogokaryan terletak di Jalan Jogokaryan no.36 Yogyakarta. Berbagai acara yang meramaikan Ramadhan selalu digelar disana, hingga lokasi tersebut kerap disebut Kampung Ramadhan. Buka puasa di masjid Jogokaryan luar biasa istimewanya karena per hari menyediakan 1200-1500 piring makanan lengkap untuk jamaah.
[Baca juga : Inilah Kisah Warga Pekojan Semarang Melestarikan Bubur India]
3. Masjid Kampus UGM
Ngabuburit di hari ke 3 Ramadhan #masjidkampusugm #ramadhankareem
A post shared by wahyumultazam (@wahyumultazam) onMay 19, 2018 at 3:28am PDT
Menu buka puasa gratis di masjid kampus UGM ini juga terbilang banyak, yakni 1000 porsi di 10 hari pertama, lalu 750 porsi, dan 500 porsi untuk 10 hari kedua dan 10 hari terakhir Ramadhan. Mengapa makin sedikit, karena umumnya mahasiswa mulai berkurang di hari-hari akhir bulan suci tersebut karena sudah pulang kampung.
4. Masjid kampus Ahmad Dahlan
Indahnya malam ini, Ya Allah. berkahi lah setiang langkah hambaMu ini, semoga di Ramadhan ini banyak hikmah yang dapat ku petik. pantas kan dan cukupkan lah aku untuk terus berjalan, berikhtiar menyempurnakan agama ini, menjalankan segala apa yang di perintahkan dan dituntunkan. Aaaminnn ya Rabb
A post shared by fathya fikri izzuddin (@izzuddinfathya) onMay 20, 2018 at 6:22am PDT
Masjid kampus Ahmad Dahlan bahkan mengeluarkan daftar menu yang menggiurkan untuk buka puasa selama satu bulan. Mulai dari tongseng sampai rica-rica enthok ada dalam daftar menu masjid kampus tersebut. Luar biasa.
5. Masjid Nurul Islam Jakal
A post shared by اهدني ما اوحي مفتح الرحمه (@ihdiny) onDec 6, 2017 at 2:36am PST
Letaknya di Jalan Raya Kaliurang KM 6,5 dan selalu ramai saat buka puasa, karena ada nasi padang yang akan menemani buka puasa jamaahnya. Jangan heran, sebab ada rumah makan padang Sederhana yang terletak di sebelah masjid tersebut.
Selain ke 5 masjid tersebut, ada pula berbagai masjid lain yang menyediakan menu buka puasa gratis yang istimewa di kota Yogyakarta dan bisa Anda nikmati saat Ramadhan. Nah, silahkan jelajahi sendiri setiap sudut kota Yogya sembari berburu takjil dan hidangan gratisnya. (Sumber: Artikel-Foto sidomi.com)
...moreTripTrus.Com - Yo, tahun baru udah deket nih! Gimana kalo lo nggak ikut-ikutan nonton kembang api atau makan malam biasa aja? Coba deh tahun ini coba ngerayainnya dengan cara yang beda, kayak naik gunung! Lo nggak perlu jadi pendaki pro kok, ada banyak gunung kece yang bisa lo jajakin, apalagi buat yang masih newbie. Gue udah siapin 5 rekomendasi gunung seru buat lo yang pengen punya pengalaman tahun baru yang nggak biasa. Yuk, simak!
1. Gunung Andong
Lo yang baru pertama kali mau coba hiking, Gunung Andong di Magelang bisa jadi pilihan pas banget. Ketinggiannya 1.726 mdpl dan jalurnya tuh nggak terlalu susah. Lo bakal dapet pemandangan keren banget, apalagi pas sunrise. Dijamin, bakal bikin lo merasa seperti di dunia lain!
2. Gunung Sikendil
View this post on Instagram
A post shared by Irfan (@muhamadirfan_01)
Sunrise di Gunung Sikendil ini juara banget, bro! Ketinggiannya cuma 1.800 mdpl, jadi buat lo yang belum berpengalaman mendaki, pasti nggak bakal kesulitan. Selama perjalanan, lo bakal disuguhi pemandangan pegunungan yang keren banget, apalagi kalo lo lagi liburan tahun baru di sana. Bener-bener, deh, suasananya bikin hati adem!
3. Gunung Prau
Gue rekomendasiin banget buat lo yang pengen liat sunrise kece, Gunung Prau harus banget ada di list lo. Ketinggiannya 2.590 mdpl, dan jalurnya tuh gampang banget! Pendakian nggak bakal makan waktu lama, jadi cocok buat pemula yang pengen nyobain tantangan pertama naik gunung. Ditambah lagi, sunrise di sini tuh paling killer, bro!
[Baca juga : "5 Tips Biar Liburan Akhir Tahun Lo Lancar Dan Aman Di Jalan!"]
4. Gunung Bismo
Gunung Bismo yang ada di Wonosobo ini punya ketinggian 2.365 mdpl, dan cocok banget buat lo yang pengen hiking sambil nikmatin udara segar dan kesejukan. Jalur pendakian lewat Sikunang cuma butuh sekitar 2 jam, jadi nggak terlalu berat buat lo yang baru nyoba. Sepanjang perjalanan, lo bakal dimanjain dengan pepohonan rindang, bikin suasana makin adem!
5. Gunung Pakuwaja
Kalo lo pengen liat pemandangan keren perbukitan Dieng, Gunung Pakuwaja di Wonosobo bisa jadi spot yang kece banget. Dengan ketinggian 2.421 mdpl, pendakian menuju puncak cuma butuh 1,5 jam. Selain pemandangan Dieng yang hijau, lo juga bisa liat gunung-gunung besar kayak Sindoro dan Slamet dari kejauhan. Ini bakal jadi momen tahun baru lo yang nggak terlupakan!
Gue yakin lo nggak bakal nyesel deh ngerayain tahun baru dengan cara yang beda kayak gini. Naik gunung nggak cuma seru, tapi juga bisa bikin lo merasa lebih dekat sama alam dan dapet pengalaman yang bener-bener beda. Jadi, udah siap ngajakin temen-temen atau keluarga buat merayakan tahun baru di puncak gunung? Buruan pilih gunung yang lo suka, dan rasain sensasi liburan yang nggak bakal terlupakan! (Sumber Foto @ryanf_jr)
...moreTripTrus.Com - Erupsi Gunung Agung di Bali telah mengganggu geliat pariwisata di provinsi yang berjuluk Pulau Dewata itu. Layanan penerbangan dari dan menuju Bali pun terganggu. Bahkan, sejumlah penerbangan internasional tak bisa mengangkut wisatawan mancanegara ke Bali. Demikian pula dengan penerbangan domestik yang membatalkan layanan penerbangan ke Pulau Seribu Pura itu.
Namun, destinasi wisata di Indonesia tak hanya Bali. Belum lama ini, salah satu media beken di Inggris, Metro menurunkan artikel tentang tempat-tempat wisata di Tanah Air selain Bali yang "wajib" masuk dalam daftar destinasi para turis.
Metro menulis Indonesia terdiri lebih dari 17 ribu pulau sekaligus menjadi rumah bagi beragam budaya, bahasa dan agama. Ada enam destinasi wisata di Indonesia yang masuk daftar versi Metro. Destinasi-destinasi itu memang kurang dikenal di mancanegara. Namun, tempat-tempat pelesir itu menyuguhkan pesona keindahan alam dan biaya yang relatif murah.
Apa saja itu? Berikut daftarnya:
1. Kuta Lombok
#indo #surflife #tropicallifestyle #lombokisland #lost #segar #kutalombok
A post shared by Danny Atzori (@chippylife1) onDec 10, 2017 at 3:59am PST
Jika wisman hendak mencari tempat tenang maka Pantai Kuta di Lombok adalah jawabannya. Kuta memiliki pantai indah dan banyak kafe untuk menongkrong.
“Kuta Lombok adalah destinasi sempurna jika anda ingin gaya hidup ala Bali yang mudah tanpa keramaian,” tulis Metro.
2. Taman Nasional Komodo
Pulau Padar, NTT. Siapa aja yg pernah main kesini ? 😍 #pulaupadar! 💘 #padarisland #komodo #pulaukomodo #komodoisland #tamannasionalkomodo #komodonationalpark #labuanbajo #manggarai #exploreflores #ntt #nusatenggaratimur #eastnusatenggara #explorentt #explorenusatenggaratimur #indonesia #exploreindonesia #lfl #rfr #fff #spamforspam #visitindonesia
A post shared by Kesepian 😥 (@eliza.carol) onDec 8, 2017 at 8:23pm PST
Destinasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini merupakan alam liar yang menjadi habitat bagi komodo. Hanya ada lima pulau di dunia yang semua di Taman Nasional Komodo -Pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang dan Gili Dasami, sebagai habitat spesies bernama ilmiah varanus komodoensis itu.
Untuk menjangkau Taman Nasional Komodo bisa ikut paket tur dari Lombok ataupun Flores. Yang pasti, wilayah sekitar Taman Nasional Komodo merupakan lokasi luar biasa untuk snorkeling. “Tak ada karang memutih yang rusak di sini. Hanya kehidupan laut yang sehat dan penuh warna,” sambung Metro.
3. Bukit Lawang
Good Morning everybody. Let's wake up and we do trekking to orangutan today. And we happy to introduce you to Thomas Leaf The Monkey. Thomas...please say hi.. Exploring to the north part of Indonesia! Wonderful Bukit Lawang www.butiktrip.com +6281213144604 butiktripinfo@gmail.com #tourprogram #travelagent #travelagents #travel #travelgram #touritinerary #wonderfulindonesia #traveller #travelling #tourpackage #gotouring #travelgrams #aseantourism #japantourist #japanesetraveler #singaporetour #singaporetraveler #singaporetravelagent #europeantraveler #butiktrip #orangutantrip #tourorangutan
A post shared by BUTIKTRIP (@butiktrip) onNov 21, 2017 at 7:09pm PST
Selama ini, banyak warga mancanegara menganggap orang utan hanya ada di Pulau Kalimantan atau yang di luar negeri lebih dikenal dengan sebutan Borneo. Padahal, di Pulau Sumatra ada Bukit Lawang yang juga menjadi habitat bagi orang utan.
Bukit Lawang menyajikan lokasi-lokasi untuk jelajah hutan sembari melihat orang utan yang terancam punah.
4. Kawah Ijen
Get lost and get wiser! . . #hiking #mountain #adventure #nature #volcano #triptrus #butiktrip #wonderfulindonesia #pesonaindonesia
A post shared by Brahmantya Sakti (@bramsakti) onDec 2, 2017 at 12:52am PST
Gunung berapi bukanlah hal asing bagi orang Indonesia. Namun, Gunung Ijen memiliki daya tarik istimewa.
Wisatawan yang mendaki Gunung Ijen pada malam hari akan disuguhi pemandangan fantastis. Yakni api biru yang keluar dari kawah.mTapi, pastikan untuk menggunakan masker. Sebab, asap sulfur dari Kawah Ijen tak hanya menimbulkan aruma menyengat, tapi juga berbahaya.
5. Malang
Warna tak selalu dituangkan diatas kertas Tdk hanya suku yg beragam, kreatifitas dpt diciptakan dimana & kapan saja Indahnya perbedaan #kampungwarnawarnimalang
A post shared by siti zuraedah (@zuraedah.siti) onDec 10, 2017 at 5:10pm PST
Belakangan ini Malang makin bergeliat. Ada Kampung Warna-Warni yang sekarang mendunia. Kampung Warna-Warni mulanya merupakan kawasan kumuh. Tapi, kini kondisinya sudah sangat jauh berbeda karena kaya warna sehingga menjadi atraksi tersendiri.
6. Gunung Bromo
There is a belief and a togerherness in the squad. We've got a happy camp. #togetherness #friendsip #friends #bromo #explorebromo #explorejatim #bromomount
A post shared by dhean eka radiansyah (@dheaneka) onDec 10, 2017 at 6:50am PST
Salah satu gunung api aktif di Jawa Timur ini memang layak dimasukkan dalam daftar destinasi yang wajib dikunjungi traveler Bromo terletak di antara sejumlah gunung api lainnya yang memiliki pemandangan mengesankan.
Wisatawan bisa naik ke kawah Bromo yang berasap, atau cukup melihatnya dari Cemoro Lawang. Sebagian besar ttaveler menyambangi Bromo untuk menyaksikan matahari terbit. Namun, Bromo tetap menyajikan panorama luar biasa sepanjang hari. Untuk itu, artikel penutup di Metro menyodorkan saran bagi para traveler. Bali memang tak harus dicoret dari daftar destinasi, tapi wisatawan perlu berpetualang lebih jauh lagi. (Sumber: republika.co.id Foto vakansinesia.com)
...moreTRIPTRUS - Indonesia sebagai salah satu negara produsen beras terbesar di dunia juga merupakan bangsa yang paling banyak mengonsumsi beras. Rata-rata orang Indonesia menghabiskan 135 kilogram (kg) beras dalam bentuk nasi per tahunnya. Angka ini jauh lebih besar dari Thailand yang rata-rata penduduknya menghabiskan 60-75 kg per tahunnya. Tapi ada beberapa daerah di Indonesia yang memiliki makanan pokok dalam bentuk lain.Salah satu makanan pokok di Indonesia adalah sagu. Makanan yang lebih sering terlihat dalam bentuk tepung ini memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi tapi memiliki kandungan lemak yang rendah, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena tidak cepat meningkatkan kadar glukosa di dalam darah. Makanan yang berasal dari pohon sagu ini pun ternyata berguna meningkatkan kekebalan tubuh karena dapat berfungsi sebagai prebiotik. Kadar serat yang tinggi dalam sagu juga cocok untuk yang sedang diet menurunkan berat badan, karena lebih cepat merasa kenyang saat memakan sagu.Di Indonesia, sagu diolah jadi berbagai macam makanan dan minuman , seperti cenil, ongol-ongol, cendol, Dan hal lain yang tidak banyak diketahui, sagu dinikmati oleh orang Indonesia mulai dari Aceh hingga ke Papua sebagai makanan pooko. TripTroops penasaran apa saja bagaimana cara menikmati sagu? Ayo lihat berbagai variasi menikmati hidangan khas sagu dari berbagai daerah di Indonesia.SimelueDi Kabupaten Simelue, Provinsi Aceh, Sagu biasanya dimakan seperti nasi. Sari pati sagu dimasak di dalam wajan tanpa minyak hingga berwarna kecoklatan. Sagu kering ini disantap dengan ikan bakar tanpa kuah saat masih panas. Meski rasanya tawar, tapi aroma wangi sagu yang dimasak akan membuatnya jadi sedap, apalagi jika ditambah sambal pedas dan ikan bakar yang baru dipanggang. Selain itu, ada beberapa masakan khas Simelue yang menggunakan sagu seperti Lompong Sagu, Sanggal Batouk, Martabak Tabbaha dan Tabbaha Longon.PalopoLangsung lompat ke Pulau Sulawesi. Di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, sagu dinikmati dalam bentuk makanan bernama Kapurung. Kapurung adalah sagu dicampur dengan sayur berkuah yang ditambahkan ikan, udang daging (ayam atau sapi) dan bumbu kacang tanah yang digiling kasar. Makanan khas masyarakat daerah Luwu juga dikenal dengan nama Pugalu. Berbeda dengan Papeda dari Maluku dan Papua atau Sinonggi dari Kendari, bubur sagu dalam Kapurung dibentuk bulat-bulat sedikit lebih besar dari bakso. Kapurung yang dinikmati saat masih panas dengan kuah berasa asam dari perasan jeruk purut dan potongan cabai adalah makanan favorit masyarakat Luwu untuk makan siang. KendariDi Kendari, Sulawesi Tenggara, Sagu diolah menjadi Sinonggi, makanan khas Suku Tolaki. Meski tampilannya hampir mirip dengan Papeda, cara menikmati Sinonggi sedikit berbeda. Sinonggi disantap dengan mencampurkan bubur sagu langsung dengan kuah ikan, sayur dan sambal dabu-dabu. Penikmat Sinonggi bisa melahapnya dengan sayur bening atau sayur santan. Ditambah pula dengan kuah ikan atau kuah daging yang dimasak tawooloho. Tawooloho berarti dimasak dengan daun belimbing asam. Nama sinonggi sendiri berasal dari kata Posonggi, yaitu bahasa Tokaki yang berarti alat mirip sumpit yang digunakan untuk mendulang sinonggi dari wadahnya. Untuk memindahkan sinonggi dari wadah ke dalam piring harus membuat buntalan sinonggi dengan menggunakan sumpit yang disediakan.
Masyarakat Tolaki punya cara khas untuk menikmati sinonggi, yang disebut mosonggi, yaitu menyuap sinonggi dengan tangan, menyeruput kuah langsung dari piring atau mangkuk, sambil duduk di lantai. Enggak usah ja-im (jaga image) saat mosonggi, karena tradisi mosonggi biasa dilakukan pada saat makan bersama keluarga atau perayaan.Maluku dan PapuaDi Maluku dan Papua, Sagu merupakan makanan pokok karena dahulu beras sulit untuk ditemukan. Bubur sagu diberi nama papeda. Seperti Sinonggi, papeda juga diambil dari wadahnya menggunakan tongkat kayu mirip sumpit. Yang membuat papeda berbeda dari sinonggi adalah papeda biasanya dinikmati dengan kuah ikan dan tidak menggunakan daging. Ikan yang digunakan bisa berupa ikan tongkol, ikan gabus, kakap merah, bobara, hingga ikan kue. Papeda juga disertai dengan sayur ganemo yang terbuat dari daun melinjo muda dan bunga pepaya muda yang ditumis dengan tambahan cabai merah. Rasa kuah ikan yang asam dan segar bercampur sedikit rasa pahit dari bunga pepaya akan membuat pengalaman menikmati papeda jadi penuh dengan rasa yang berbeda.Photos courtesy of: Wikipedia
...more