TRIPTRUS - Kepulauan Kei Kabupaten Maluku Tenggara mempunyai potensi wisata yang sangat luar biasa dan saat ini sudah terjangkau dan mempunyai infrasturktur yang cukup memadai untuk dikunjungi wisatawan. Penerbangan Ambon – Langgur sudah dilayani oleh 3 maskapai Nasional dengan frekuensi 4 kali setiap harinya.
Inilah 9 Destinasi Wisata Di Kepulauan Kei yang mempesona:
1. Pantai Ngur Sarnadan, Ohoi Lilir
Pantai dengan pasir sangat halus dan bersih serta sangat lkamui sampai dengan lebih dari 100 meter ke tengah laut ini , akan sangat mempesona kamu terutama untuk menghabiskan pagi dan menanti sunset yang sangat indah yang bisa kamu saksikan di sini.
2. Pantai Pasir Panjang - Ngurbloat, Ohoi Ngilngof
Pantai ini merupakan garis pantai yang sama dengan Pantai Ngur Sarnadan. Panjang garis pantai ini mencapai lebih dari 2 km. Di sepanjang pantai ini terdapat saung-saung yang bisa disewa dari masyarakat lokal sambil menikmati kuliner khas setempat. Sama dengan pantai Ngur Sarnadan, pantai inipun sangat nyaman untuk dipakai berenang dan leyeh-leyeh sambil menikmati sunset. Pantai Ngurbloat juga dinobatkan sebagai pantai dengan pasir paling halus di dunia oleh majalah National Geographic.
3. Gua Hawang
Gua yang teletak di Desa Letvuan ini merupakan sebuah kolam air tawar yang dalam yang sangat indah dengan pantulan sinar matahari. Menurut cerit, kolam di Gua Hawang terhubung dengan mata air Evu melalui sungai bawah tanah. Gua Hawang terdiri dari dua liang yang dihubungkan oleh sungai bawah tanah. Jadi kalau kamu diving di sini kamu akan dapat menembus ke dua gua tersebut melalui sungai bawah tanah tadi.
4. Pasir Timbul Ngurtavur – Habitat Burung Pelikan https://youtu.be/8aTyVfVvPb0
Lokasi pantai Ngurtavur berada di Pulau Waha, tepat di depan Pulau Warbal. Pulau Waha memiliki pantai berpasir putih yang menjorok atau memanjang tanpa putus ke tengah lautan sepanjang 2 km dan lebar 7 meter.
Kamu dapat berjalan kaki ke tempat ini saat air surut atau naik perahu jika air pasang. Ketika berada di pantai ini, kamu serasa sedang berjalan di tengah lautan luas namun sesungguhnya kamu sedang berjalan di atas hamparan pasir putih halus yang membelah pantai menjadi dua sisi.
Ngurtavur merupakan habitat burung Australian Pelikan (Pelecanus conspicillatus) yang sedang bermigrasi ke Maluku dari tempat tinggal mereka di Australia dan Papua Nugini. Di pantai ini kamu juga bisa melakukan kegiatan lainnya seperti berenang dan snorkeling.
5. Pulau Bair
Terletak kurang lebih 1 jam perjalanan ke arah utara dari pelabuhan Dullah di Kei Kecil.
Landscape Pulau Bair ini sangat memanjakan mata dengan laguna yang jernih beralaskan pasir dan ikan serta terumbu karang yang masih sehat. Aktivitas berenang, piknik dan snorkeling bisa dilakukan di sini. Selain menjelajahi sekeliling pulau , kamu bisa masuk di antara celah tebing karang yang sangat eksotik. Destinasi antara menuju Pulau Bair, kita juga akan melewati Pulau Adranan yang mempunyai pasir putih yang menawan dengan air laut yang jernih menyelimuti terumbu karang dan ikan yang menghampiri saat kamu snorkeling.
6. Bukit Masbait
Bukit Masbait adalah Bukit tertinggi di Pulau Kei Kecil yang berada di Desa Kelanit, yang merupakan titik tertinggi di Kei Kecil. Selain sebagai tempat ziarah umat Katolik dengan patung Kristus Raja yang dapat berputar, atraksi alam berupa matahari terbit dan terbenam yang sangat indah dapat dinikmati dari puncak bukit ini.
7. Desa Adat Tanimbar Kei
Desa Adat yang dapat dicapai dengan perjalanan laut selama 5 jam dari Pelabuhan Debut ini adalah desa adat yang masih memegang teguh bentuk bangunan, seni, adat istiadat dan kepercayaan leluhurnya. Desa Tanimbar Kei terbagi menjadi dua, yaitu Kampung Atas dan Kampung Bawah. Yang dipisahkan dengan tangga yang bersandar di tebing setinggi 10 sampai 15 meter.
Di pulau ini kita bisa menemukan rumah adat asli Kei yang merupakan tempat menyimpan beraneka ragam benda-benda adat seperti Patung adat, perhiasan emas, bejana, tembikar. Legenda yang menyatakan bahwa leluhur orang Kei berasal dari Bali dapat dirasakan di sini, dengan adanya tempat ibadah berupa Pura dan agama Hindu yang dianut oleh masyarakatnya.
8. Gua Luvat - Tebing Lukisan Tangan
Situs purbakala di Ohoi Dertawun ini sangat fenomenal karena lukisan di dinding gua berbentuk Matahari, Panah, Perahu, Hewan merupakan peninggalan masa prasejarah pada zaman Megalitikum (zaman batu besar) di mana manusia mulai mengenal konsep ketuhanan walaupun masih sangat tradisional. Lukisan tersebut menggambarkan pola hidup dan aktivitas masyarakat saat itu yang berhubungan dengan alam.
9. Pulau Ngav, Er dan Ngodan
Tiga pulau yang berada tidak jauh di sebelah barat Ohoi Dertawun ini merupakan destinasi favorit untuk island hopping yang dapat dilakukan dalam satu hari. Bentang pantai pasir putih dan spot-spot snorkeling dengan terumbu karang menjadi daya tarik utama ketiga pulau ini. Bila kamu beruntung, sekelompok hiu sirip hitam (Carcharhinus limbatus) pun bisa kamu temui di pinggir pantainya.
9 Destinasi Wisata Di Kepulauan Kei yang mempesona ini dapat dinikmati karena sudah terdapat beberapa kelompok wisata lokal yang siap mengatur trip untuk kamu
Kelompok Ekowisata Ohoidertawun
Kelompok Ekowisata OhoiNgilngof
Kelompok Ekowisata Ohoililir
Source: @bramsakti; @veronica_louhenapessy – WWF Indonesia Kei Office; mondeck.net
...moreTripTrus.Com - Cek nih, di Surabaya, bulan Januari 2024 penuh dengan acara keren yang bisa jadi pilihan buat refreshing!
Jadi gini, Surabaya, sebagai pusat budaya dan hiburan di Jawa Timur, ngasih kita banyak event keren setiap bulannya, bro.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh PDN GROUP (@pdn.group)
Bukan main, bulan Januari 2024 ini, ada delapan acara seru yang siap bikin kita seneng dan bahagia. Nah, ini dia daftarnya yang kita dapet dari akun Instagram @eventjawatimur:
Pesta Rakyat Sparkling New Year 2024
Kapan? 29 Desember 2023 - 7 Januari 2024
Ceritanya apa? Pesta rakyat buat nyambut tahun baru dengan semangat dan kegembiraan. Bakal ada kegiatan seru dan hiburan yang bikin acara ini makin rame!
DC'Fest: Fun Bazzar
Kapan? 12-14 Januari 2024
Gimana serunya? Gabung yuk di DC'Fest yang ngasih kita fun bazaar dengan produk keren, makanan enak, dan hiburan live yang bikin ketawa.
SDP Market Vol LL
Kapan? 21-27 Januari 2024
Apa isinya? Jelajahi SDP Market dan temuin produk lokal keren. Tempat oke buat dukung kreativitas dari Surabaya.
Wahana Rumah Hantu: Walking Dead
Kapan? 23 Desember 2023 - 22 Januari 2024
Bisa ngerasin seremnya, nih! Rumah hantu tema Walking Dead yang bikin deg-degan.
Daykave 5.0
Kapan? 5-7 Januari 2024
Apa acaranya? Festival musik Daykave yang ke-5.0, bakal ada pertunjukan musik yang bikin kita berenergi!
[Baca juga : "Tips Mantap Buat Nge-Explore Bukit Kapur Ciampea Yang Asik Dan Gak Bikin Jebol Kocek!"]
Prosperous Lunar Festival
Kapan? 26 Januari - 11 Februari 2024
Buat yang suka Imlek, nih. Festival dan pameran budaya Tionghoa buat ngerayain Imlek.
K-POP Dance Competition
Kapan? 1 Desember 2023 - 28 Januari 2024
Mau tunjukin bakat dance K-POP? Ikutan kompetisi ini, bro! Kesempatan buat pamerin gerakan kreatif dan energetik.
Speak Yourself: Love Yourself (The Final)
Kapan? 14 Januari 2024
Khusus buat ARMY, nih! Konser akhir tur "Speak Yourself: Love Yourself" dari BTS. Momen spesial buat bareng-bareng idola K-Pop kesayangan!
Dengan acara sebanyak ini, bulan Januari 2024 di Surabaya bakal penuh kegembiraan. Jangan sampe kelewatan, yuk ikutan ramein kota yang penuh warna! (Sumber Foto @dindahnurma.com)
...moreTripTrus.Com - Wisata kekinian identik dengan lokasi yang mampu menyajikan pemandangan spektakuler bila direkam oleh kamera foto dan keren di media sosial. Apalagi kalau bukan merekam pemandangan dari suatu ketinggian yang ekstrem.
Karena itu, tidak mengherankan jika di Yogyakarta, wisatawan milenial selalu antre untuk bisa naik dan berfoto di sebuah gardu pandang. Tempat serupa mulai bermunculan, yang lama ikut berbenah dan langsung diserbu kalangan penyuka foto wisata.
[Baca juga : "Bingung Tamasya Long Weekend? Coba Wisata Tembakau Di 2 Tempat Ini"]
Salah satu area yang sekarang makin merebak di Instagram adalah kaki Gunung Sindoro dan Sumbing atau antara Wonosobo dan Temanggung. Gunung Sumbing dengan ketinggian 3.371 meter di atas permukaan laut (Mdpl) dan Sindoro 3.150 Mdpl yang terletak di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, Jawa Tengah ini, di balik kegagahannya tersembunyi keindahan yang menakjubkan. Di kaki kedua gunung itu tumbuh subur ribuan hektare ladang tembakau.
Keberadaan Gunung Sindoro dan Sumbing memang mendatangkan banyak fenomena alam yang luar biasa. Bila menjelang malam, maka daerah di kaki kedua gunung tersebut akan tertutup kabut. Dari jalan aspal utama sampai jalan batu ke perdesaan seperti diselimuti tabir putih yang dingin. Inilah saatnya untuk memainkan kamera merekam atau berfoto dengan situasi yang begitu misteri.
Persis di dekat gerbang perbatasan Kota Wonosobo–Temanggung, berdirilah Hotel Dieng Kledung Pass. Berada di jalur utama antarkabupaten sehingga sering dijadikan tempat singgah atau sering disebut sebagai Rest Area Kledung Pass Temanggung.
Hotel ini memiliki 32 kamar standar. Hebatnya, setiap kamar memiliki teras yang bisa dijadikan gardu pandang. Untuk kamar bagian belakang hotel, setiap tamu bisa melihat dengan jelas Gunung Sindoro serta hamparan ladang tembakau.
Sementara deretan kamar bagian depan menjadi pos pandang bagi Gunung Sumbing di kejauhan. Karena dibatasi oleh jalan raya, untuk mendapatkan pemandangan Gunung Sumbing yang jelas, maka lebih asyik lagi kalau menyeberang lalu bersantai di Rest Area Kledung Pass. Di sini tempatnya terbuka dan langsung berada di kaki gunung. Dari tempat ini, desa terjauh dekat puncak gunung bisa terlihat dengan jelas.
Di area ini, bila sudah puas berfoto maka bisa dilanjutkan dengan menikmati minuman kopi serta makanan kecil yang dijual di kedai kopi seputar rest area.
Menunggu Fajar
View this post on Instagram
πππmung hiburane cah ndeso kokπππ #sunrise #sunriseposong #temanggung #temanggunghits
A post shared by fian_ (@fian_guwex) onJun 25, 2018 at 4:35am PDT
Jika kebetulan wisatawan tengah bermalam di Hotel Dieng Kledung Pass Wonosobo, jangan lewatkan juga untuk mengejar terbitnya matahari. Tempat yang dituju adalah Posong, Desa Tlahab, Temanggung. Ini adalah area perkebunan tembakau milik rakyat yang jaraknya hanya 10 menit dari hotel.
Posong merupakan sebuah lokasi persis di kaki Gunung Sindoro. Di tempat itu terdapat beberapa gardu pandang untuk menunggu matahari terbit dari balik Gunung Sumbing. Untuk mencegat sang fajar, pengunjung harus sudah berada di sana sejak jam 4 pagi.
Dari gerbang tiket menuju area gardu pandang memerlukan waktu sekitar setengah jam. Melewati jalan berbatu yang menanjak, membelah perkebunan tembakau dan kopi. Bila tiba saat panen tembakau, pengunjung dilarang menggunakan kendaraan roda empat karena akan mengganggu pergerakan kendaraan para petani.
Dari pinggir jalan raya, pengunjung bisa menggunakan ojek dengan tarif 15 ribu rupiah. Sampai di pos pengamatan, angin gunung yang kencang langsung menyambut, semakin membekukan udara di musim kering yang berkepanjangan ini.
Ada empat area pandang, beberapa di antaranya dikenakan tiket masuk lagi karena gardu pandangnya dibuat kekinian, seperti altar kayu yang keren bila difoto. Sekitar pukul 05.30 WIB semua mata memandang ke arah Gunung Sumbing, perlahan-lahan matahari pagi muncul dari balik Gunung Sumbing.
Segera saja bayangan siluet gigir gunung yang memanjang, membelah perkebunan dan memantulkan sinar emas dari matahari. Inilah saatnya mengoperasikan penuh alat fotografi. Saling memotret atau selfie terus berjalan. Memanfaatkan berbagai sudut gardu pandang dengan latar belakang sinar matahari yang lembut.
Adalah Zunianto, pemuda dari Desa Tlahab yang pada 2007 bekerja di hotel dan menjadi guide bagi tamu hotel yang berkunjung ke Borobudur sampai Dieng. Menurutnya, yang banyak dicari wisatawan adalah sunrise, seperti di Bukit Situmbu dekat Borobudur dan beberapa lokasi di kawasan Dieng.
Setiap pulang ke rumah setelah subuh, Zunianto selalu berhenti di sekitar pom bensin Kecamatan Kledung, Temanggung. Di dataran tinggi Kledung ini, dirinya melihat sunrise yang indah dan selalu mengabadikan sunrise tersebut dengan kameranya.
Dirinya mulai tergoda untuk mencari lokasi sunrise yang ideal dan berhasil menemukan area Posong. Lewat pendekatan dengan pihak pemda, akhirnya area Posong dibangun menjadi area titik pandang sunrise yang berkembang menjadi badan usaha milik desa (BUMDes), Desa Tlahab.
Kini, di area tersebut banyak dibuka warung kopi dan makanan yang membuat para pengunjung semakin betah. Tiket masuk ke area ini 10.000 rupiah per orang.
Waduk Mini Embung Kledung
View this post on Instagram
Niliki ingon-ingon ππ . . π Embung Kledung, Temanggung π· @ardhimo_ongsukoco . #embungkledung #embungkledungtemanggung #temanggunghits #beautifulview #beautifuldestination #viewgunungsumbing
A post shared by Maya Kartika (@tikaa_may) onOct 15, 2018 at 7:28am PDT
Puas menikmati sang fajar di Posong, jangan langsung kembali ke hotel, tapi habiskan waktu untuk kembali memandang keindahan Gunung Sindoro dan Sumbing dari lokasi yang berbeda. Kali ini ke Embung Kledung yang berada di lereng Gunung Sindoro.
Embung Kledung merupakan waduk mini yang dibangun di lereng Gunung Sindoro bagian selatan. Tepatnya di Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, dengan ukuran seluas 83 meter x 83 meter. Ini adalah embung buatan yang dibuat pada 2010. Embung yang berada di atas lahan bekas perkebunan tembakau seluas empat hektare ini dibangun dengan menggunakan dana hasil cukai tembakau pada 2010.
Embung ini dibangun dengan tujuan mengatasi kesulitan air pada musim kemarau dan pengembangan kawasan wisata baru.
Daya tarik yang ditawarkan oleh objek wisata ini adalah pemandangan waduk mini dengan latar Gunung Sindoro dan melihat keindahan Gunung Sumbing dari kawasan perbukitan. Kembali, setiap sisi embung menjadi gardu pandang untuk memandang ke arah gunung yang disukai.
Di kawasan ini juga terdapat kebun teh yang cukup luas serta tanaman sayuran dan holtikultura serta tanaman tembakau.
Untuk ke Embung Kledung bukan soal yang sulit. Kalau dari Jogja (Yogyakarta) ambil rute menuju Wonosobo melewati Temanggung dan Parakan. Dari Parakan langsung menuju Desa Kledung. Di sana cukup bertanya dengan penduduk setempat, atau membaca papan petunjuk yang ada di pinggir jalan. Setiap pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar 3.000 rupiah per orang.
Kopi Tembakau
View this post on Instagram
Arabika Cigarillo Gelanggu Pohon kopi di Lereng Gunung ini tak hidup sendiri, mereka hidup sama sama dengan tanaman yang lain, utamanya tanaman hortikultur dataran tinggi. Bisa sayur bisa tembakau. Tembakau, seperti yang ditahu, tak bisa ditanam sepanjang tahun. Harus nunggu musim kemarau, yang hanya terjadi setahun sekali itu. Biasanya pada caturwulan di tengah-tengah. Saat musim kemarau yang kemlentheng itu, dan saat dingin di dataran tinggi bisa sampai mengkristalkan embun-embun pagi di dedaunan, kalau masa nya bebarengan dengan masa matang ceri ceri kopi merah, maka bisa migrasi itu karakter tembakau ke kopi. Hal ini yang mendasari nama 'Cigarillo', karena tanaman sela yang ditandur itu memanglah tembakau, Sang Nicotiana Tabacum. Sedangkan 'Gelanggu' adalah singkatan dari 'Gelangan Gunung', tempat kopinya diproses. Semoga kehadiran Arabika Cigarillo Gelanggu ini bisa semakin nambah warna warna majemuk kopi Nuswantara yang eksotis. Nuswantara, begitu nulisnya dalam Bahasa Krama Inggil di Pustaka Babad Kedu. Seru ya ? Tak hanya kopi, namu juga merasuk sampai sejarah. Nilai nilai kopi memang tak berhenti dalam tegukan saja. Juga sosial dan budayanya. Kita sedia stok Red Honey, Natural, dan Fullwash Arabika satu ini. Silahkan kontak nomor bersangkutan di atas kalau mau pinarak, juga, kalau penasaran sama si Cigarillo Gelanggu. #kopi #coffee #arabika #arabica #kopijawa #javacoffee #sindoro #sumbing #sindorosumbing #kopitemanggung #temanggungcoffee #roasteryhouse #roastery #rumahkopi #kedaikopi #warungkopi #kopiindonesia #indonesiancoffee #kopinusantara #nusantaracoffee #kopitembakau
A post shared by java.tobacco (@java.tobacco) onDec 14, 2016 at 3:52am PST
Ketika matahari pagi mulai utuh bersinar, itulah saat yang pas untuk ngopi. Apalagi berada di tengah perkebunan tembakau dan kopi. Di Posong, Temanggung, ada kafe yang menjadi gardu pandang sekaligus menjual kopi dari hasil perkebunan sekitar.
Adalah Tuhar (51) warga Dusun Tlahab, temanggung yang menekuni kopi khas daerah tersebut. Yang menarik, di daerah Temanggung bisa dikatakan tembakaulah yang masih menjadi komoditas utamanya. Di sisi lain, kota ini sebenarnya penyuplai kopi di Jawa Tengah. Hampir 60 persen kopi di Jawa Tengah berasal dari kota ini. Kualitas kopi Temanggung sendiri sekarang sudah mulai dikenal dunia.
Di sekitaran Dusun Tlahap, Kabupaten Temanggung, pohon kopi ini ditanam. Secara geografis, ini dataran yang sangat tinggi, lebih kurang sekitar 1.600 Mdpl. Curah hujan di Posong juga cukup tinggi. Makanya, kesuburan tanah tidak perlu diragukan lagi. Tanaman di sekitaran Posong tumbuh produktif, subur, hijau, dan sejuk.
Kopi posong ini bitter-nya cukup menonjol, tajam, dan keras. Kopi ini merupakan varietas Catimor, hasil persilangan antara jenis Robusta dan Arabika. Untuk masalah aroma, banyak yang menyebutkan kopi Posong memiliki karakteristik “Tobacco acidity”. Menurut Tuhar, Temanggung dan Wonosobo adalah daerah di mana pohon-pohon tembakau tumbuh subur dan mendominasi tanah perkebunan.
“Jika pohon kopi ditanam dekat pohon tembakau, atau tanah bekas pohon tembakau, maka hasil akhirnya akan muncul aroma tembakau. Karakteristik tembakaunya cukup kuat,” kata Tuhar.
Di antara kesejukan udara pegunungan, Tuhar meracik kopi posong untuk jenis original, segera saja uap kopi menyebarkan aroma yang berbaur dengan harumnya tembakau. (Sumber: Artikel koran-jakarta.com Foto bppkad.temanggungkab.go.id)
...moreTripTrus.Com - Tak Biasa, 5 Wisata Ramadhan di Indonesia ini Banjir Pengunjung – Bulan Ramadhan disambut oleh antusiasme umat muslim yang luar biasa. Bulan yang hanya datang satu bulan dalam setahun ini memang penuh kemuliaan, sehingga tidak mengherankan jika persiapan Ramadhan dilakukan secara maksimal. Salah satu cara untuk menghidupkan bulan Ramadhan selain berpuasa adalah dengan melakukan wisata Ramadhan. Tenang saja, kamu tidak perlu khawatir dengan lokasi tempat wisata karena Mamikos akan memberikan referensi mengenai 5 Wisata Ramadhan di Indonesia yang banjir pengunjung. Selamat membaca.
1. Masjid Jogokariyan
Kampung Ramadhan Jogokariyan, Yogyakarta. . . . . . #ramadhan #rainbowumbrella #kampungramadhanjogokariyan #jogjaku #berandajogja #adzan #lampion #jogokaryan #masjidjogokariyan
A post shared by fι∂Ρα αΠΈιΡα β£ (@fdynsa) onMay 21, 2018 at 5:02am PDT
Sudah bukan hal yang aneh lagi jika Masjid Jogokariyan selalu kebanjiran jamaah ketika bulan Ramadhan tiba. Kampoeng Ramadhan Jogokariyan (KRJ) adalah event tahunan yang selalu dilaksanakan di masjid ini. Bahkan, sejak tahun 2004 acara KRJ tidak pernah sepi pengunjung. Jika kamu tinggal di Yogyakarta atau sekitarnya, cobalah menikmati suasana Ramadhan di Masjid Jogokariyan agar Ramadhan-mu lebih berkesan dan bermanfaat.
Pada malam hari, dari jalan raya akan terlihat kerlap-kerlip lampu yang menandakan lokasi masjid sudah dekat. Selain itu, panitia Kampoeng Ramadhan Jogokariyan juga akan memasang baliho serta spanduk di sepanjang jalan agar masyarakat mengetahui berbagai macam agenda masjid.
Persiapan panitia yang matang, bahkan memakan waktu hingga 4 bulan sebelum Ramadhan tiba ini memberikan hasil yang maksimal pula. Sebagai pembuka Kampoeng Ramadhan Jogokariyan, biasanya diselenggarakan Parade Bedug mengelilingi Yogyakarta.
Lalu, apa saja hal yang bisa kamu dapatkan setelah memilih wisata Ramadhan di Masjid Jogokariyan?
Agenda yang meriah dan menarik minat masyarakat adalah Pasar Sore di sepanjang Jalan Jogokariyan. Karena peminatnya sangat tinggi, kegiatan pasar sore seringkali membuat jalanan menjadi penuh dan macet. Tujuan diadakannya pasar sore adalah untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar. Tanpa pungutan biaya apapun, minat ratusan pedagang untuk berpartisipasi semakin tinggi.
Jangan lewatkan kegiatan iktikaf di Masjid Jogokariyan pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Kamu bisa memilih untuk menginap secara full dan membayar biaya pendaftaran yang sudah ditentukan pihak panitia. Fasilitas yang kamu dapatkan sangat beragam, seperti makan untuk sahur, sajian berbuka puasa, ilmu baru dari ustad yang kiprahnya di dunia dakwah sudah terkenal, makalah, tempat menginap, serta teman baru. Jika tertarik, segeralah mendaftar karena peminat kegiatan iktikaf selalu membludak, bahkan masyarakat dari luar kota banyak yang tertarik dengan kegiatan ini.
Setiap sore di bulan Ramadhan, Masjid Jogokariyan sudah menyiapkan lebih dari 1000 porsi menu makan berbuka yang siap dinikmati para jamaah. Makanan berbuka tersebut disiapkan oleh ibu-ibu dasawisma sekitar Masjid Jogokariyan secara bergiliran. Tenang, lauk pauk yang disediakan akan bervariasi bergantung ibu-ibu yang memasak, kok.
Bulan Ramadhan tidak akan lengkap tanpa adanya shalat tarawih ala Madinah di Masjid Jogokariyan. Jangan mundur dulu karena takut karena yang dimaksuda tarawih ala Madinah adalah shalat tarawih dengan menyelesaikan 1 juz ketika shalat 11 atau 23 rakaat (bergantung kesepakatan jamaah).
Mulanya tarawih ala Madinah ini mendapatkan protes, namun lama kelamaan para jamaah merindukan suasana tarawih yang khusyu karena bacaan merdu imam membuat shalat tarawih tidak terasa berat dan melelahkan.
Selain menyediakan fasilitas tarawih ala Madinah, Kampoeng Ramadhan Jogokariyan juga menyediakan fasilitas tarawih ala Gaza. Apa bedanya? Tentu suasana shalat tarawih akan jauh berbeda dengan adanya imam syeikh yang berasal dari Palestina. Jadi, kamu bisa menjalin silaturahmi dengan muslimdari tanah jihad Palestina. Kamu tidak perlu takut konsentrasimu rusak karena shalat tarawih untuk anak-anak akan dibedakan dengan lokasi tarawih orang dewasa.
Terdapat 8 lokasi tarawih yang sudah dibagi oleh koordinator tarawih. Anak-anak pun akan dilatih untuk rajin menabung serta dilatih berbagai macam kesenian, seperti musik religi, drama Islami, pertunjukan teater, dan latihan untuk takbir keliling.
Jika kamu tinggal di sekitar Masjid Jogokariyan, kamu tidak perlu khawatir dengan menu makan sahur sekalipun kamu adalah anak kost yang sedang krisis uang. Kampoeng Ramadhan Jogokariyan memberikan subsidi sahur berupa sembako yang akan dibagikan pada masyarakay sekitar. Menjelang bulan Ramadhan, pihak panitia akan membagikan subsidi sahur ini berdasarkan data sensus masjid yang sudah dimiliki.
Sambil menunggu waktu berbuka puasa, lesehan sore yang memberikan agenda seperti nasyid, dongeng anak, serta ustad penceramah yang lucu. Jika datang ke Masjid Jogokariyan, kamu tidak perlu was-was dengan sandal bermerk yang dipakai. Panitia masjid memberikan garansi kehilangan sandal atau sepatu dengan merk yang sama jika kamu datang melapor.
Ada pula acara angkringan Ramadhan yang dilaksanakan pada malam hari. Jangan bayangkan angkringan di Masjid Jogokariyan seperti angkringan pada umumnya karena saat Ramadhan tiba, akan ada tokoh-tokoh besar yang datang untuk bercengkerama. Suasana angkringan akan muncul pada sajian wedang anget dan cemilan lainnya.
2. Masjid Kubah Emas
a Muslim place of worship.. . . . #mosque #masjid #masjidkubahemas #muslimtravelers #cerah
A post shared by Muhammad Zulfikar (@mzvkr) onApr 6, 2018 at 1:48am PDT
Jika kamu seadang berada di Depok, cobalah untuk menikmati suasana Ramadhan di salah satu masjid yang cukup terkenal. Masyarakat sekitar Depok lebih mengenal Masjid Dian Al Mahri dengan sebutan Masjid Kubah Emas karena kubahnya memang berwarna emas.
Selain menjadi lokasi ibadah umat muslim di wilayah Depok, Masjid Kubah Emas menjadi tujuan wisata dari berbagai wilayah di Indonesia. Area masjid yang cukup luas ditambah dengan fasilitas memadahi pun turut menjadikan Masjid Kubah Emas sebagai destinasi wisata Ramadhan yang patut dipertimbangkan.
Masjid yang mendapat predikat sebagai masjid paling megah se-Asia Tenggara ini bisa kamu jadikan lokasi wisata Ramadhan. Dengan luas bangunan mencapai 8000 meter persegi, kamu tidak akan bosan menjelajahi setiap sudutnya.
Gaya arsitektur bangunan masjid pun sangat Islami dengan adanya hiasan dekoratif serta bagian halaman dalam, gapura, dan minaret. Kamu juga tidak perlu khawatir akan berdesak-desakan dengan jamaah lain ketika waktu buka puasa tiba karena masjid ini mampu menampung hingga 20 ribu orang jamaah.
Bangunan masjid yang megah dan sangat bagus didukung dengan kondisi di dalamnya. Kamu akan dibuat lebih nyaman karena tidak ada penjual makanan, pengamen, serta pengemis. Meskipun di sekitar masjid terdapat taman, namun jamaah tidak diperkenankan untuk memasuki area tersebut demi menjaga keindahan taman.
Ingin menciptakan kenangan yang tidak terlupakan? Manfaatkan jasa tukang foto di depan masjid yang hasil pekerjaannya bisa langsung ditunggu.
[Baca juga : Cara Menikmati Wisata Di Bulan Ramadhan]
3. Masjid Ka'bah Subang
#instagood #masjidkabah #kotabaruparahyangan #Jawabarat #exploringnusantara | jalan2 membuka wawasan
A post shared by faisal_muhamad (@faisal_muhamad) onDec 22, 2014 at 4:22am PST
Tempat tinggalmu masih terletak di sekitar Jawa Barat? Jika kamu tertarik, cobalah untuk melakukan wisata Ramadhan ke Masjid At-Toyibah yang dikenal dengan Masjid Kabah Subang. Arsitektur bangunan cukup unik karena dibuat menyerupai kakbah di Mekah. Jadi, ketika datang ke sana kamu akan disambut dengan suasana seperti sedang berada di tanah suci ketika melaksanakan haji atau umroh. Apa keunikan Masjid Kakbah sehingga kamu perlu datang kesana?
Bangunan Masjid Kakbah seluas 2800 meter persegi tidak memiliki kubah karena desainnya memang dibuat semirip mungkin dengan kakbah yang terdapat di Mekah. Meskipun warna masjid sangat mirip seperti kakbah, namun tidak ada kain penutup kiswah di atasnya karena sudah diganti dengan cat tempok dan hiasan kaligrafi. Ada pula replika Hijr Ismail pada sudut bangunan masjid.
Tidak mengherankan jika Masjid Kakbah Subang dikunjungi banyak orang. Suasana di dalamnya yang sangat tenang dengan dinding keramik serta lantai yang terbuat dari granit membuat orang-orang semakin betah.
Masjid Kakbah Subang memang sengaja dibangun karena pemiliknya sangat rindu dengan Mekah. Tidak mengherankan jika untuk mengobati kerinduan tersebut bagian sekitar masjid juga dibuat semirip mungkin seperti suasana kakbah di Mekah.
Terdapat miniature Bukit Shafa dan Marwah di kompleks masjid. Ada pula maqam Ibrahin serta pemandangan berbagai macam pohon palem. Rencananya, di sekitar kompleks masjid akan dibangun bimbingan manasik haji. Jadi, kamu bisa mengunjungi masjid ini sebagai destinasi wisata religi ketika Ramadhan nanti.
4. Masjid Raya Sumatera Barat
The other side of highway mosque western Sumatra. #masjidrayasumaterabarat #wonderfullindonesia Edit by snapseed #Fgstreet© #canonsx420is
A post shared by Satriady (@satriady_) onAug 7, 2016 at 6:08am PDT
Masjid Raya Sumatera Barat sekilas memiliki bangunan yang sangat mirip dengan rumah adat khas Minangkabau. Namun, siapa sangka masjid yang berlokasi di Jalan Khatib Sulaiman, Alai Parak Kopi, Padang ini menjadi pusat ibadah bagi masyarakat sekitarnya? Kegiatan Ramadhan berlangsung dengan baik di masjid, baik untuk pelaksanaan ibadah shalat wajib, shalat sunnah, buka bersama, kegiatan kajian, dan kegiatan lainnya. Jika kamu sedang berada di Padang, sempatkanlah untuk mampir ke Masjid Raya Sumatera Barat untuk merasakan beribadah di tempat yang bangunannya mirip rumah adat ini.
Sebagai masjid yang paling besar di Sumatera Barat, masjid ini bisa menampung hingga 20.000 orang jamaah. Lokasinya pun sangat strategis karena berada di pusat kota, sehingga kamu bisa menggunakan angkutan kota untuk bisa mencapai Masjid Raya Sumatera Barat.
Jangan khawatir dengan gempa ketika sedang khusyu melakukan ibadah karena masjid ini mampu bertahan dari goncangan gempa hingga 10 SR. Bahkan, masjid yang tidak jauh dari Pantai Padang turut menjadi lokasi evakuasi tsunami dengan memanfaatkan lantai 2 dan 3 masjid.
5. Masjid Ampel Surabaya
[ jum'ah ] . Janganlah malas untuk berbuat kebaikan, tetaplah berbuat baik meskipun kau di curangi. Sabar dan ikhlas adalah salah satu kunci. #quotesoftheday . Ojok lali jumatan gawe seng muslim. _________ . Foto teko @yusufampelpart - - - #surabayapunyacerita #Jum'ah #ampel #masjidampel #masjidampelsurabaya #ampelsurabaya #Menujuramadhan
A post shared by Surabaya Punya Cerita (@surabayapunyacerita) onApr 19, 2018 at 9:06pm PDT
Kamu ingin mencoba untuk melakukan wisata Ramadhan di Surabaya? Jangan lupa menyempatkan diri untuk mampir ke salah satu masjid yang cukup unik. Masjid yang dikenal dengan nama Masjid Ampel Surabaya ini berlokasi di kawasan Embong Arab.
Di tepat ini, terdapat pusat penjualan berbagai macam kurma, perlengkapan ibadah puasa, hingga perlengkapan umat muslim untuk menunjang peribadatan. Masjid Ampel Surabaya akan dibanjiri jamaah pada saat Ramadhan tiba. Bahkan, jamaahnya hampir mencapai 7000 orang dari berbagai daerah dalam sehari.
Masih terdapat berbagai macam bukti peninggalan bersejarah yang terjaga. Kamu bisa menyaksikan 16 tiang utama masjid sepanjang 17 meter dan diameter 60 sentimeter yang terbuat dari kayu jati. Meskipun kegiatan renovasi terus dilakukan, namun ciri khas masjid tetap dipertahankan hingga saat ini.
Melalui desain bangunan masjid tersebut pun kamu bisa mengetahui bentuk akulturasi budaya lokal dengan agama Hindu dan Budha. Jika ingin melanjutkan ziarah makam wali, kamu bisa langsung mengunjungi makam Sunan Ampel beserta kerabatnya di sebelah masjid. (Sumber: Artikel mamikos.com, Foto bahaudinonline.blogspot.com)
...moreTripTrus.Com - Hamparan lebih dari 17000 pulau di Indonesia tentunya menjadi surga bagi para pecinta travelling. Bukan hanya di telinga wisatawan lokal, kekayaan tempat wisata Indonesia juga menjadi perbincangan di antara wisatawan dunia dan menjadi destinasi wajib mereka. Ingin tahu mana sajakah daerah yang masuk ke dalam daftar tempat wisata Indonesia yang menjadi favorit wisatawan asing? Temukan inspirasi bagi perjalanan Anda dari daftar berikut, yuk!
1. Raja Ampat
#rajaampat #indonesia β«οΈ”Viajar sirve para ajustar la imaginación a la realidad, y para ver las cosas como son en vez de pensar cómo serán” (Samuel Johnson). No sabéis la cantidad de veces que nos imaginamos este momento y aún así la emoción de estar allí superó nuestras expectativas de largo π • βͺοΈ”The use of travelling is to regulate imagination by reality, and instead of thinking how things may be, to see them as they are” (Samuel Johnson). We dreamed with this moment several times, but we have to confess that the reality was more exciting than we expected π • #asia #travelasia #southeastasia #travel #luxurytravel #beautifulseasia #beautifuldestinations #bali #nowdiscovering #instagood #travelblogger #thetraveltag #speechlessplaces #indonesia_photography #passionpassport #iamtb #lugaresimperdibles #backpackerstory #lifestyleblogger #wonderful_places #travelcouple #intravelist #picoftheday #darlingescapes #exploreindonesia #visitindonesia #travelandleisureasia #iatiporelmundo
A post shared by Marta & Juanjo | Travel Couple (@justwotravel) onAug 20, 2018 at 12:30pm PDT
Bagian timur Indonesia memiliki caranya sendiri untuk memikat hati para wisatawan. Hamparan kepulauan hijau nan memukau menjadi sebuah tempat wisata Indonesia yang bukan hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga sulit untuk dilupakan. Ya, Kepulauan Raja Ampat memang menjadi sebuah tempat wisata Indonesia yang menjadi destinasi berlibur kelas dunia.
Manjakanlah mata Anda dengan pemandangan gugusan pulau karang yang kecil dan ditumbuhi pepohonan di Kepulauan Wayag yang terletak di Desa Waigeo Barat. Setelah itu, kunjungi Pulau Misool, satu dari empat pulau terbesar di Raja Ampat yang berbatasan dengan Laut Seram dan perairan lepas dan menjadi jalur lintas hewan besar seperti ikan paus. Berbicara mengenai biota laut, Anda pun dapat menyapa pari manta, hewan cantik yang senang bersolek. Sebagai sebuah tempat wisata Indonesia yang menghadirkan paket lengkap mulai dari pemandangan eksotis dan juga kuliner yang menarik, sebaiknya Anda tidak pulang sebelum menikmati makanan khas di sana yang dapat dibilang cukup ekstrem. Penduduk di Raja Ampat dapat menyajikan Anda hidangan dengan ulat sagu yang dibakar seperti sate atau bahkan mengajak Anda untuk ngemil insonem (cacing laut). Seru, bukan? 2. Bali
Might be one of the best beaches in Bali, what do you think guys? What's your favorite beach? @balilife @dekdeoka β β Follow -@balilifefood - Best places to eat in Bali π° -@balilifeliving - Best places to stay in Bali π β β β #Balilife #bali #ΠΠ°Π»ΠΈ #bali2018 #balimodel #balibeach #semester #balangan #baliisland #baliearthquake #baliswing #balanganbeach #canggu #giliislands #seminyak #balivlog #explorebali #reisen #lembongan #ubud #lombokearthquake #beautifuldestinations #bestvacations
A post shared by Bali Life - The Best Life (@balilife) onAug 22, 2018 at 12:42pm PDT
Menyebutkan tempat wisata Indonesia yang sering dikunjungi oleh wisatawan asing, Bali adalah tempat yang harus masuk ke dalam daftar Anda. Bagaimana tidak? Keindahan Pulau Dewata telah terkenal hingga ke penjuru dunia dan keberadaannya menjadi destinasti wajib yang harus dikunjungi oleh wisatawan asing. Sebagai sebuah pulau yang terbilang lebih kecil dibandingkan dengan pulau-pulau lain di Indonesia, Bali menghadirkan sebuah wisata yang lengkap.
Mulailah perjalanan Anda dari gunung yang indah seperti keberadaan Gunung Batur dengan kalderanya yang memikat. Lalu, nikmati juga kehidupan dataran tinggi nan menenangkan di Ubud dan beri makna perjalanan Anda dengan wisata religi, historis, dan budaya di tempat wisata Indonesia, Bali. Setelah itu, manjakan mata Anda dengan sunset menawan di puluhan pantai di Bali yang masih cukup sepi dikunjungi wisatawan. Jangan lupa menyertakan wisata kuliner dan rasakan spa khas ala Bali yang dapat menenangkan. Tidak perlu khawatir dengan biayanya, berbagai pilihan harga ditawarkan di sana. Bahkan, wisatawan asing pun kerap mengunjungi tempat wisata Indonesia ini dengan cara backpacking, lho!
3. Wakatobi
π #tomia#sunset#wakatobi#tomiaisland
A post shared by Aulia Imam (@auliaimam) onAug 22, 2018 at 6:31am PDT
Bagi Anda yang minat dengan desir ombak dan lautan nan cantik, Wakatobi adalah destinasi yang dapat menghadirkan pengalaman bahari yang menyenangkan. Anda dapat mengisi waktu liburan di Wakatobi dengan kegiatan-kegiatan seru seperti berenang, snorkeling, memancing, dan tentunya menikmati keindahan bawah laut dengan diving. Tempat wisata Indonesia yang satu ini terdiri dari 141 pulau eksotis dengan empat pulau utama yakni Wangi Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Dengan keindahan kehidupan bawah lautnya, Wakatobi akrab dikenal sebagai oleh para penyelam kelas dunia. Saat berada di sana, sempatkanlah berkunjung ke Taman Laut Nasional Kepulauan Wakatobi, spot taman laut yang mempunyai beragam spesies dari 25 gugusan terumbu karang yang tersebar di seluruh daerah Wakatobi. Meskipun pesona bawah lautnya yang terkenal, Anda pun akan disajikan dengan seni dan budaya yang kaya, misalnya berbagai tarian seperti tarian perang suku Buton. Tinggal di Desa suku Bajo, yakni perumahan di atas laut juga akan menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan.
[Baca juga : "Cara Menghindari Penipuan Berkedok Open Trip Dan Tour Leader"] Terletak di daerah yang jauh dari kota besar, bukan berarti Anda harus kesulitan mengunjungi destinasi yang terkenal dengan Pantai Seratus Mata Air atau Molii Sahatu dan Pantai Wakatobi ini. Untuk mencapainya, berbagai moda transportasi bisa menjadi pilihan Anda. Jika memiliki waktu yang cukup lama, alternatif transportasi laut dengan kapal cepat dari Makassar atau Kendari menuju Wangi Wangi. Sementara itu, jika waktu yang dimiliki cukup terbatas, sejumlah maskapai penerbangan telah menyediakan perjalanan udara dengan rute menuju Makassar atau Kendari yang kemudian dilanjutkan dengan menggunakan pesawat perintis menuju Wangi Wangi. Jangan lupa, saat mengunjungi daerah seperti Wakatobi ini, kenyamanan dalam berwisata tetap menjadi prioritas. 4. Kalimantan
π #tomia#sunset#wakatobi#tomiaisland
A post shared by Aulia Imam (@auliaimam) onAug 22, 2018 at 6:31am PDT
Pulau terbesar di Indonesia ini punya caranya sendiri untuk memikat para wisatawan. Kunjungan Anda ke sana justru akan memakan waktu yang cukup lama, sebab kekayaan alam dan budaya yang sangat banyak jumlahnya menarik untuk dinikmati satu per satu. Pada bagian barat Kalimantan, Danau Sentarum misalnya, menjadi tempat yang perlu dikunjungi. Bagaimana tidak? Danau ini memiliki kekhasan yakni tampak seperti kumpulan air yang merendam hutan. Namun, cobalah datang di musim kemarau, danau tidak Anda temukan. Justru, hutan dan padanglah yang akan terlihat.
Dengan berkunjung ke Kalimantan, Anda pun akan mulai menghargai alam dengan melihat konservasi orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Selain itu, rasakan juga seurnya berbelanja di atas jukung atau perahu di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Berbicara mengenai tempat wisata Indonesia, tidak lengkap tanpa menyebutkan pantai-pantai cantik. Kalimantan pun memiliki berbagai destinasi pantai yang tentunya tidak ingin Anda lewatkan seperti Pulau Beras Basah, Pantai Tanah Merah Samboja, dan Kepulauan Derawan. Jangan lupa, ambil juga gambar terbaik dari liburan Anda di danau nan cantik di Danau Labuan Cermin, Biduk Biduk.
5. Yogyakarta
More temples to explore #prambanan #yogyakarta #java #indonesia #asia #travel #temple #hinduism #culture
A post shared by Arne (@arne_on_bali) onAug 22, 2018 at 8:14pm PDT
Sebuah kota di selatan Pulau Jawa ini begitu ramai dikunjungi oleh wisatawan asing setiap harinya. Keramahan Yogyakarta yang juga dikenal dengan nama pendeknya, Jogja, ini selalu menjanjikan wisata yang menyenangkan bagi para wisatawan. Mungkin, bagi Anda yang belum tahu, liburan di Yogyakarta adalah wisata kuliner dan berbelanja di sepanjang Jalan Malioboro. Namun, bukan hanya itu. Yogyakarta pun menyajikan berbagai keindahan seperti pantai-pantai yang memukau di selatan dan daerah Gunung Kidul dan juga dataran tinggi serta gunung yang memukau.
Sebagai kota yang penuh dengan budaya, kesenian, dan anak muda, berbagai festival pun kerap dilaksanakan di kota ini seperti Festival Kesenian Yogyakarta dan juga Artjog setiap tahunnya. Jangan bersedih bila Anda berkunjung saat tidak ada festival, sebab berbagai tempat wisata Indonesia yang merupakan peninggalan sejarah seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan serta museum-museum yang menyajikan edukasi juga bisa menjadi destinasi Anda berlibur. (Sumber: Artikel dbs.com Foto flickr.com)
...moreMeski punya bentuk dan rasa yang unik, tapi nama buah matoa belum dikenal luas. Buah matoa yang unik dan berkhasiat ini asli berasal dari Papua lho, TripTroops!Buah matoa yang punya nama latin Pometia Pinnata ini tumbuh di pohon tinggi yang bisa mencapai 18 meter dan diameternya bisa mencapai 1 meter. Buah ini sekilas terlihat seperti kedondong, karena bentuknya yang mirip, meski ukurannya lebih kecil. Namun, berbeda dengan kedondong yang kulitnya menempel di daging buah, kulit buah matoa ternyata mudah dikupas, seperti mengupas kulit buah kelengkeng. Jadi TripTroops tidak usah repot mengupas matoa dengan pisau. Cukup dengan menekan dengan ujung kuku saja, maka kulit buah matoa akan mudah terbuka.Di Papua, buah matoa mempunyai dua jenis yang populer, yaitu matoa kelapa dan matoa pepeda. Daging buah matoa kelapa bersifat kenyal tapi kering, sedangkan buah matoa pepeda memiliki daging yang lembek dan sedikit lengket. Daging buah matoa sendiri kurang lebih teksturnya mirip dengan buah rambutan. Tapi, jika rambutan seringkali dagingnya menempel pada biji, buah matoa dagingnya dengan mudah dapat dilepas dari bijinya. Buah matoa biasanya berwarna hijau kemerahan atau keunguan seperti buah manggis.Keunikan lain dari buah matoa adalah aromanya yang sekilas mirip dengan aroma buah durian. Dan saat digigit pun aroma durian itu sedikit terasa di lidah. Meskipun begitu, buah matoa ini sama sekali tidak punya hubungan saudara dengan buah durian. Dan buat matoa juga kaya vitamin C dan vitamin E. Sayangnya, konsumsi berlebih buah matoa dapat menyebabkan "mabuk" karena rasa manis buah matoa berasal dari kandungan glukosa jenuh yang cukup tinggi. Sebagai informasi, vitamin C mempunyai khasiat untuk daya tahan tubuh dan sebagai antioksidan. Vitamin C dalam buah matoa juga bisa menangkal radikal bebas yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Sementara itu, vitamin E dalam buah matoa dapat bermanfaat buat elastisitas dan kelembaban kulit dan membantu meringankan stress, meningkatkan kesuburan, serta dapat meminimalkan resiko penyakit kanker dan jantung koroner.Buah matoa biasanya berbuah satu kali dalam setahun, yaitu antara bulan Juli sampai Oktober. Di Papua, buah matoa tumbuh tersebar dari dataran rendah hingga ketinggian + 1200 mdp; (meter di atas permukaan laut. Untuk dapat tumbuh subur, buah matoa memerlukan curah hujan yang tinggi (lebih dari 1200 mm/tahun). Pohon matoa juga tidak perlu perawatan yang rumit karena pohon dan buah matoa cukup kebal terhadap gangguan serangga. Buah matoa yang sudah dipetik tidak dapat bertahan lama di luar lemari es, jadi kalau TripTroops beli buah matoa dan ingin buahnya tetap segar lebih lama, jangan lupa untuk disimpan di dalam kulkas ya. Tapi tampaknya susah untuk menahan diri tidak menghabiskan buah matoa. Karena sekali coba, besar kemungkinan kamu baru bisa berhenti makan setelah buahnya habis.
...moreAlat musik yang satu ini konon sudah digunakan masyarakat di Rote, Nusa Tenggara Timur sejak abad ke-7. Inilah sasando, alat musik khas Pulau Rote yang sekilas mirip gitar.
Sasando memiliki bagian utama berbentuk tabung panjang yang terbuat dari bambu. Pada bagian tengah alat musik berdawai ini berbentuk melingkar dari atas ke bawah. Dawai-dawai pada sasando direntangkan di tabung dari atas ke bawah yang sudah diberi ganjalan-ganjalan.
Berdasarkan struktur nada, sasando dapat dibedakan menjadi dua jenis. Pertama, sasando gong dengan sistem nada pentatonik memiliki dua belas dawai. Sasando jenis ini biasanya hanya bisa digunakan untuk memainkan lagu-lagu tradisional masyarakat di Pulau Rote.
Kedua adalah sasando biola. Sasando ini memiliki sistem nada diatonik dengan jumlah dawai mencapai 48 buah. Kelebihan dari sasando ini terletak pada jenis lagu yang bisa dimainkannya lebih bervariasi. Sasando ini diperkirakan mulai berkembang di akhir abad ke-18 dan berkembang di Kupang.
Sasando biasanya dimainkan untuk mengiringi lagu pada tarian tradisional masyarakat Nusa Tenggara Timur. Sejak tahun 1960-an, alat musik ini telah dimodifikasi menjadi sasando elektrik atas prakarsa seorang pakar permainan sasando di NTT bernama Edu Pah.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Lu dan doi suka tantangan dan pengen naikin adrenalin pas lagi liburan berdua? Tempat-tempat keren di alam Sumatera Utara bisa jadi pilihan seru buat bulan madu yang penuh petualangan. Gak cuma satu atau dua tempat doang, Bro-sis bisa coba macem-macem aktivitas keren di lima spot wisata alam terbaik di Sumatera Utara.
View this post on Instagram
A post shared by Annur Suci (@annur_suci)
1. Nge-Trekking ke Bukit Simarjarunjung
Buatin pemanasan buat bulan madu yang full petualangan, mulai aja dengan nge-trekking ke Bukit Simarjarunjung. Pemandangan hijau bakal nemenin sepanjang perjalanan. Pas udah sampe puncak, lu dan doi bakal dihadapin sama panorama Danau Toba yang luar biasa. Luasnya persawahan hijau, kebun teh, dan kebun kopi nambahin romantis banget.
Eh, buat yang mau bulan madu lancar, pastiin kondisi badan lu oke dan dateng pas lagi cuaca cerah!
2. Eksplorasi Surga Tersembunyi di Tangkahan
Pastiin banget momen bulan madu lu sama doi ga bakal dilupain seumur hidup. Nah, Tangkahan, The Hidden Paradise in Sumatera, bisa jadi jawaban yang pas. Destinasi wisata unik di Sumatera Utara ini punya konsep ekowisata. Ajak doi buat ikutan aktivitas seru di Tangkahan, kayak mandiin gajah, trekking di Hutan Tangkahan, patroli hutan sama gajah jinak, sampe berendam air hangat di Pemandian Air Panas Gelugur.
3. Coba Adrenalin dengan Arung Jeram di Sei Bingei
Lu suka sama aktivitas air yang ekstrem? Ayo, langsung aja ajak doi buat merasakan sensasi main arung jeram di Sei Bingei. Arusnya masih lumayan santai, jadi buat yang baru nyobain juga bisa. Durasinya sekitar 3 jam. Selain air sungainya yang jernih, pemandangan hijau sepanjang sungainya juga keren banget.
[Baca juga : "Target Ngebet, Indonesia Incar 1,5 Juta Turis Tiongkok Di 2024 Dengan 13 Penerbangan Super Gokil!"]
4. Kenalan Sama Orang Utan di Bukit Lawang
Ketemu orang utan di kebun binatang rasanya mainstream banget, kan? Bawa pasangan lu buat pengalaman baru dengan jalan-jalan ke hutan buat liat orang utan di Bukit Lawang, Sumatera Utara. Kalo beruntung, bisa juga ketemu sama satwa liar langka lain yang belum pernah lu liat. Ada langur, siamang, simpai, kukang, dan masih banyak lagi. Kalo masih ada waktu, ajak juga pasangan lu buat seru-seruan lagi dengan naik ban karet di Sungai Bahorok.
5. Eksplor Keindahan Danau Toba
Tempat wajib buat bulan madu di Sumatera Utara pastinya Danau Toba. Bareng pasangan, lu bisa nge-trekking ke beberapa bukit di sekitarnya dan explore spot-spot keren buat liat Danau Toba dari sisi yang beda. Yang paling populer dan gampang aksesnya tuh Bukit Holbung. Kalo mau yang lebih challenging, Puncak Gunung Pusuk Buhit pilihannya. Pengen nikmatin keindahan Danau Toba sambil main paralayang? Coba ke Huta Ginjang deh! (Sumber Foto @lodisey)
...moreTripTrus.Com - Kota Kudus, dikenal sebagai kota yang mempunyai banyak tempat bersejarah. Karna dengan adanya dua walisongo, yaitu Sunan Kudus dan Sunan Muria, serta terkenal dengan sebutan Kota Kretek dan banyaknya peninggalan saat penjajahan Belanda, Kudus banyak menyimpan sejarah di dalamnya. Berikut tempat-tempat bersejarah di Kota Kudus :
1. Menara Kudus
View this post on Instagram
Assalamualaikum calon imam
A post shared by Fadila (@fadila_wahyuni) onApr 3, 2019 at 4:26pm PDT
Sebagai salah satu tempat awal penyebaran Islam di Pulau Jawa, Kota Kudus banyak menyimpan peninggalan sejarah Islam. Salah satu yang terpenting adalah Masjid Menara Kudus yang terletak di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah. Masjid tersebut telah menjadi salah satu tempat bersejarah yang penting bagi umat Islam di Jawa.
2. Gapura Masjid Menara
Selain menara, masih banyak elemen unik lainnya yang bisa ditemukan pada kompleks masjid dan makam ini. Jika ditelusuri, terdapat banyak elemen bangunan yang berulang di berbagai tempat. Itulah gerbang yang bentuknya juga menunjukkan kaitan sangat kuat dengan seni bangunan zaman pra-Islam. Gerbang-gerbang itu menandai dan memberi batas makna ruang profan dan sakral. Komposisi tata letaknya sungguh memberikan urutan sangat menarik.
3. Masjid Wali Loram
View this post on Instagram
Biar ga kaget aja sih @kiftihislami ππ
A post shared by Ayuuu π΅ (@diayuu.s) onJan 19, 2018 at 3:30pm PST
Meski tak sepopuler Masjid Menara Kudus, atau Masjid Muria, namun Masjid Wali, Loram Kulon adalah salah satu masjid yang usianya cukup tua di Kudus. Masjid yang hingga kini masih berdiri kokoh di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati tersebut, konon juga didirikan pada masa wali. Kekunoan masjid ini dengan mudah terlihat dari gapura kuno yang berdiri kokoh di depan masjid. Gapura dengan nama ‘Padureksan’ ini mirip dengan candi-candi semasa Hindu-Budha dan masih terawat baik. Sebagaimana menara Kudus yang terkenal, gapura ini terbuat dari bata merah yang tersusun rapi menyerupai candi. Selain itu, beberapa pe-ninggalan kuno lain seperti mihrab, dan sumur tua tempat wudlu peninggalan wali, yang hingga kini masih dipertahankan meski sudah banyak mengalami pemugaran.
4. Masjid Wali Jepang
View this post on Instagram
Ketika kita merasa benar, orang lain belum tentu salah. . . . . . . . #outdoors #outdoorphotography #outdoorphotoshoot #landscape #phonephotography #zenfonephoto #zenfonephotography_indonesia #sengajaphoto #masjidwali #sekitarkudus #kudushits #kuduskotakretek #explorekudus #kudusexplore #jelajahkudus #masjidwalijepang #landscapephotography #bluesky #buildings #architecture #culture #aculturation #kudustoday
A post shared by Erika Sulistya Nugraha (@ernugraha) onNov 26, 2018 at 7:00pm PST
Masjid Wali Jepang Kudus yang diperkirakan berdiri sejak abad ke-16 itu konon dibangun Arya Penangsang dengan bantuan Sunan Kudus. Masjid digunakan sebagai tempat istirahat dan salat setelah ia menempuh perjalanan dari Jipang di daerah Cepu, Blora, sebelum menghadap Sunan Kudus.
5. Langgar Bubrah
View this post on Instagram
...LANGGAR BUBRAH-salah satu situs peninggalan sejarah penyebaran Islam di Nusantara oleh Walisongo dhi oleh Sunan Kudus - banyak mitos didalamnya - berada sekitar 100 m dari Komplek Masjid Menara Kudus... #langgarbubrah #menara #menarakudus #kudus #indonesia #jawatengah #instaphoto #instahistory #gowes #sepeda #sepedaan
A post shared by Bambang Soetono (@bambangsoetono) onJul 4, 2017 at 11:25pm PDT
Dikisahkan bahwa Langgar Bubrah ini dibangun pada abad XV sekitar tahun 953 H/1533 M oleh Pangeran Pontjowati dari Majapahit. Pangeran Pontjowati pada zaman dahulu diberi sebuah tanah perdikan di area Kota Kudus oleh Majapahit. Kemudian beliau membangun sebuah tempat ibadah yang dahulu dikenal dengan sebutan Bancik-an atau tempat pemujaan pada masa kejayaan Hindu di Kudus. Tempat tersebut adalah Langgar Bubrah. Pada masa kejayaan Hindu, bangunan Langgar Bubrah digunakan sebagai tempat pemujaan atau beribadah bagi umat Hindu. Setelah masuknya Islam ke Kudus yang dibawa oleh Sunan Kudus dan masyarakat sudah memeluk agama Islam, kemudian tempat itu dijadikan sebagai tempat pertemuan para Wali.
6. Masjid Baitul Aziz
Desa Hadiwarno memiliki cagar budaya berupa masjid peninggalan wali yaitu Masjid Baitul Aziz. Masjid tersebut dibangun pada abad ke-16 M zaman wali, terbuat dari batu bata merah kuno dengan luas bangunannya yaitu 150m persegi. Masjid ini termasuk peninggalan masa sunan Kudus ketika beliau sedang berada di Kudus.
7. Rumah Kembar 3 Bal
Kota Kudus menjadi penting dalam dunia kretek karena seorang Nitisemito. Nitisemito adalah pribumi terkaya di Indonesia. Pengusaha rokok paling sukses di Hindia Belanda yang hampir menguasai seluruh distribusi rokok di Hindia Belanda bahkan menyeberang sampai ke negeri Belanda. Dinamakan Rumah Kembar karena Nitisemito membangunkan rumah untuk anaknya, yang terletak di sebelah Barat dan Timur sungai Kaligelis.
[Baca juga : "Mengunjungi Situs Arca Domas Cibalay"]
8. Waduk Lawang Songo
View this post on Instagram
Dulu beberapa orang selalu bilang foto backlight itu kurang oke. Tetapi entahlah, saya malah menikmati foto dengan teknik melawan matahari seperti ini. Walau sederhana, namun begitu nyaman di mata. . . Bagiku, foto melawan matahari adalah tentang bagaimana kamera mampu menghadirkan nuansa berbeda akan tempat yang kita tuju. . . Namanya Waduk Gembong. Sebuah tempat yang menurutku cukup bagus bila digarap serius oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pati. Bukan hanya sebuah tempat berkumpul anak muda yang dimabuk asmara, namun tempat antar pemuda berbagi karya. Bertukar cerita. . . Dari saya yang jauh, dan rindu akan kata pulang untuk mencium tangan Ibu dan Bapak di rumah. Kenangan tentang sudut-sudut kota selalu menyenangkan untuk diceritakan. . . #geonusantara #instanusantara
A post shared by Not Lost Just undiscovered (@bukanrastaman) onNov 24, 2018 at 3:08pm PST
Waduk Lawang Songo ini terletak di Kabupaten Kudus, tepatnya di Desa Kalirejo Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus dan berbatasan dengan Desa Wilalung Kecamatan Gajah Kabupaten Demak.
Bangunan peninggalan Belanda ini di bangun sekitar tahun 1908-1916 dan mulai dioperasikan sekitar tahun 1918. Bangunan ini mempunyai fungsi utama sebagai pengatur irigasi pertanian dan pembagi pintu banjir di wilayah sekitar undaan Kudus. Bangunan ini merupakan pembagi pintu banjir yang bertujuan melindungi daerah Demak, Kudus dan Grobogan dari Banjir.
9. Tugu Identitas
View this post on Instagram
Kelihatan gagah dr bawah. Tapi dari samping tenggelam dg bangunan sekitar, Hypermart. Seolah Tugu Identitas Kudus dan tamannya menjadi taman Hypermart Kudus. #tuguidentitas #tuguidentitaskudus #taman #hypermartkudus #architecture #cloudy #day #panoramic #unsquared
A post shared by ulin.arjunanuha (@ulin.arjunanuha) onMar 12, 2019 at 8:45pm PDT
Bangunan tugu ini dibangun di lokasi sejarah yang menjadi saksi perjuangan para pahlawan Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan. Tugu ini dibangun pada tanggal 25 Mei 1986 dan diresmikan pada tanggal 28 September 1987. Pada dasarnya, Tugu Identitas Kudus ini merupakan stabilisasi dari menara Kudus yang sudah menjadi ciri khas dari Kabupaten Kudus. Bangunan ini memiliki berbagai makna, seperti pada ketinggiannya yaitu 27 meter yang memiliki makna dari angka 2 dan 7 yang apabila dijumlahkan akan berjumlah 9 yaitu bermakna adanya Walisongo. (Sumber: Artikel isknews.com Foto id.wikipedia.org)
...more