Selain populer dengan ragam keseniannya, Jawa Tengah juga menyimpan potensi wisata yang tak kalah menariknya di daerah daerah lain. Jika Anda berkunjung ke Purwodadi, tidak ada salahnya untuk berkunjung ke tempat wisata Bledug Kuwu yang menyimpan pemandangan cukup eksotis.Menurut legenda yang dipercaya masyarakat setempat, keberadaan Bledug Kuwu ini merupakan lubang yang menghubungkan tempat tersebut dengan Laut Selatan. Konon, lubang tersebut merupakan jalan pulang Joko Linglung menuju kerajaan Medang Kamulan setelah mengalahkan Prabu Dewata Cengkar.Bisa dibilang, tempat wisata ini cukup unik. Beberapa wisatawan bahkan menobatkan tempat ini sebagai miniatur Salt Lake yang terdapat di Amerika Serikat. Letupan letupan lumpur yang terdapat di kawasan wisata inilah yang menjadikan tempat wisata ini berbeda dari yang lainnya.Untuk bisa mengunjungi tempat ini Anda bisa menempuh perjalanan darat dari Semarang melalui Purwodadi sampai ke desa Kluwu. Pemandangan selama perjalanan menuju tempat ini seperti hamparan sawah hijau serta hijaunya langit dan juga bukit-bukit seakan menjadi bonus tambahan yang sayang untuk dilewatkan.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Industri pariwisata Indonesia kian berkembang, sejalan dengan besarnya jumlah Warga Indonesia yang melakukan perjalanan (travelling). Jika kamu sering melakukan travelling, saatnya kamu mengenali satu dari empat tipe traveller yang sesuai dengan profilmu.
Besarnya jumlah pelancong atau traveller asal Indonesia bisa tercermin dari belanja wisata yang dikeluarkan. Di 2014 saja, data Kuoni Group Travel Expert, agen perjalanan asal Zurich, Swiss, mencatat, nilai devisa asal wisatawan Indonesia ke Eropa mencapai US$ 8 miliar. Belanja ini dikeluarkan oleh sekitar 9 juta orang dengan tujuan terbanyak ke Prancis, Italia, dan Swiss (Wall Street Journal).
Patut dicatat, data di atas hanya untuk perjalanan wisata saja, tidak termasuk bisnis dan perjalanan kebutuhan lainnya di dalam maupun di luar negeri. Jika ditambah dengan perjalanan bisnis dan perjalanan lainnya, jumlahnya tentu akan sangat besar. Nilai devisa dan jumlah wisatawan Indonesia ke Eropa saat ini pun diyakini terus
Mga araw na sinipag ako magdala ng maliit na camera...
A post shared by Lay San (@afreespiritroams) onApr 16, 2018 at 10:32pm PDT
bertambah.
Dari sisi konsumen, muncul beragam tipe traveller di setiap negara. Tapi secara umum, ada 4 tipe traveler yang terus mengalami pertumbuhan. “Tipe para pelancong atau traveler ini umum terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia,” kata Jay Broekman
Dari empat tipe konsumen ini, Anda termasuk tipe yang mana?
1. Budget Traveller
Konsumen budget traveller selalu ingin menghemat dalam setiap perjalanannya. Salah satu penyebabnya, penghasilan mereka masih terbatas sehingga belum cukup membiayai perjalanan mereka dengan semestinya.
Sebagian konsumen jenis ini memang selalu ingin melakukan penghematan, meski penghasilan mereka sudah terbilang mencukupi untuk membiayai perjalanan. Yang pasti, kebiasaan mereka yang menonjol ialah tidak keberatan untuk memesan tiket jauh sebelum keberangkatan dan bersedia tinggal di penginapan yang sederhana asalkan dia bisa berwisata dengan bebas berkeliling di lokasi tujuan.
2. Promo Traveller
Tipe konsumen ini umumnya berasal dari kalangan urban professional. Mereka selalu melihat promo dan reward untuk memaksimalkan manfaat yang mereka dapatkan dari alat transaksi, seperti kartu kredit. Kebiasaan mereka ialah memesan kebutuhan wisata seperti tiket dan hotel dll secara mandiri secara online maupun melalui agen wisata sejalan dengan program reward dan promo yang disediakan.
[Baca juga : 10 Tipe Traveller Di Dunia, Kamu Yang Mana?]
3. Family Traveller
Tipe konsumen yang satu ini selalu mengutamakan keluarga. Tipe konsumen mulai memasuki usia yang matang dan datang dari beragam profesi. Dalam melakukan perjalanan pun, konsumen jenis ini mengajak anak dan istri atau suami untuk bersama-sama melalukan perjalanan dan berlibur. Mereka tinggal di hotel menengah bersama keluarga, berwisata bersama di lokasi tujuan.
Mereka selalu mencari harga terbaik dari berbagai fasilitas dan promosi untuk mendapatkan keuntungan lebih bagi keluarga.
Kartu kredit yang tepat bagi family traveller ialah kartu kredit yang memberikan konversi yang murah untuk dikonversi menjadi poin airmiles. Dengan konversi tersebut, family traveller bisa berbelanja dan mendapatkan keuntungan maksimal, sekaligus mendapatkan poin airmiles yang tinggi untuk ditukarkan dengan tiket pesawat ataupun hotel di tempat wisata.
4. Luxury Traveller
Konsumen yang satu ini tergolong konsumen mapan yang ingin mendapatkan fasilitas terbaik dalam setiap perjalanannya. Dalam berwisata, mereka mencari tempat-tempat yang unik dan ekslusif di dalam maupun di luar negeri, bersama keluarga maupun teman-temannya. Mereka memiliki travel assistant yang akan mengurus paket perjalanan, tingga di hotel mewah, dan mendapatkan fasilitas terbaik selama berada di lokasi wisata. (Sumber: Artikel halomoney.co.id, Foto freepik.com)
...moreTripTrus.Com - Semarang menjadi salah satu kota di Indonesia yang menjadi saksi perjuangan rakyat melawan penjajah. Tidak heran, di kota lumpia ini banyak ditemui bangunan bekas zaman kolonial yang masih berdiri kokoh.
"Tak jarang pula, kawasan bersejarah di Semarang menjadi objek wisata yang kerap dikunjungi turis lokal maupun mancanegara yang ingin mengetahui soal sejarah bangsa Indonesia."
Jika Anda berkesempatan mengunjungi Semarang, jangan lewatkan tempat wisata bersejarah berikut ini:
1. Lawang Sewu
Upload foto lama... #kangen #semarang #lawangsewu #fotolama
A post shared by bibilombok (@bibibolang) onJan 3, 2018 at 6:40am PST
Cerita tentang kisah-kisah mistis yang terjadi di Lawang Sewu justru menjadi daya tarik tersendiri. Tempat ini dulunya dibangun saat Belanda masih menduduki Indonesia, dan difungsikan sebagai kantor pusat perusahaan kereta api saat itu. Disebut Lawang Sewu karena bangunan ini memiliki jumlah pintu yang sangat banyak – sewu dalam bahasa Jawa berarti seribu. Jika tertarik merasakan nuansa yang lebih mencekam, Anda bisa menjelajahi Lawang Sewu di malam hari dengan dampingan pemandu.
2. Masjid Besar Kauman
"Gerbang Masjid Agung Kauman Semarang" #smg470 #semaranghebat #semarang #oudestad #oldtown #kotalamasemarang #arsitekturindonesia #arsitektur #architecture #architecturephotography #masjidindonesia #masjid #masjidagungsemarang #masjidkaumansemarang #mosque #mosqueindonesia
A post shared by Suwito (@suwitowito21) onMay 28, 2017 at 11:00pm PDT
Dilihat dari bentuk bangunanya, Masjid Besar Kauman memang tidak lagi memiliki rupa yang sama dengan saat awal didirikan. Namun, masjid ini masih menjaga cerita sejarah sebagai masjid tertua yang ada di Pulau Jawa. Berdasarkan prasasti yang tertulis dalam bahasa Belanda di gerbang masuk, Masjid Besar Kauman dibangun pada abad ke-18, tepatnya di tahun 1750.
3. Kota Lama Semarang
"Walk" . Tentang pejalan . . . . #streetphotography#photography#photohunt#mind#street#streetphoto#streetphotographyindonesia#hunting#ig_street#snapseed#street#mobilephotography#urbanlife#photograph#insta_pic#instagood#instaphoto#dimension#humaninterest#humaninterestphotography#portrait#urban#semarang#jawatengah
A post shared by angga (@noviannuliangga) onAug 14, 2017 at 5:21am PDT
Sama seperti di beberapa kota besar di Indonesia lainnya, Semarang juga memiliki wisata kota tua yang menarik untuk dikunjungi. Di kawasan Kota Lama, Anda akan menjumpai puluhan gedung-gedung kuno dengan arsitektur khas Eropa klasik yang dibangun pada zaman kolonial Belanda. Di sekitarnya juga terdapat kanal-kanal air yang sampai sekarang masih terjaga kondisinya. Turis yang datang lebih sering berfoto dengan latar bangunan kuno tersebut.
4. Gereja Blenduk
Jon Cuan Quotes: "Karena hidup butuh cuan dan liburan!"
A post shared by Dhayan Amiey (@amieykha) onAug 1, 2017 at 4:09am PDT
Salah satu landmark di kawasan Kota Lama Semarang adalah Gereja Blenduk. Uniknya, tempat ibadah umat Kristiani ini tidak dibangun dengan menara-menara yang menjulang seperti gereja lain pada umumnya. Sebaliknya, bangunannya memiliki kontur fisik yang memiliki kubah, dan sangat menonjol. Dengan gaya artsitektur neo-klasik, gereja yang dibangun pada tahun 1753 ini masih difungsikan sebagai tempat ibadah sampai saat ini.
5. Gedung Kesenian Sobokartti
Blue hour #bluehour #sobokartti #eos #eosm #canonπ·
A post shared by Tjahjono Rahardjo (@tjahjonorahardjo) onSep 27, 2017 at 2:48pm PDT
Bagi pencinta seni dan sejarah, tempat ini wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda di Semarang. Gedung Kesenian Sobokartti didirikan oleh Herman Thomas Karsten di tahun 1929 karena kecintaannya terhadap budaya Jawa. Sampai saat ini, gedung teater masih sering menampilkan pertunjukan kesenian berupa pedalangan, tari tradisional, membatik, membuat wayang, serta pentas karawitan.
6. Kelenteng Sam Poo Kong
Panas bener . . . . #vsco #sampookong
A post shared by qonita izza (@kntazza) onJan 3, 2018 at 8:09pm PST
Dibangun di atas lahan seluas 3,7 hektare, Klenteng Sam Poo Kong menjadi magnet wisata di kota Semarang. Bangunan kuno ini pertama kali didirikan pada tahun 1724 oleh masyarakat Tionghoa di Semarang. Meski telah banyak mengalami perubahan bentuk bangunan, masih banyak turis yang datang untuk melakukan wisata religi.
Itulah beberapa tempat wisata bersejarah yang bisa Anda kunjungi di Semarang. Untuk menjelajahinya, tentu dibutuhkan waktu lebih dari sehari. Karena itulah, memilih akomodasi terbaik saat berwisata menjadi prioritas untuk kenyamanan liburan Anda. (Sumber: Artikel bisnis.com, Foto vakansinesia.com)
...moreTripTrus.Com - Ngga usah bingung, Bro! Imlek 2024 udah di depan mata nih. Udah tau mau liburan di mana? Kalo masih kaga kepikiran, chill aja dulu. Masih ada waktu buat nyusun rencana liburan Imlek tahun ini.
Tahun Baru Imlek tinggal sebentar lagi, dan komunitas Tionghoa udah sibuk-sibuknya persiapin rayainnya dengan semangat tinggi. Salah satu tradisi keren pas Imlek itu kumpul-kumpul sama keluarga, saling bagi kebahagiaan, dan bagi-bagi angpao, tentu aja.
View this post on Instagram
A post shared by F A H A D (@fahada_hmd168)
Kalo lo masih kaga yakin mau liburan ke mana, santai aja, masih bisa direncanain kok. Nih, biar Imlek tahun ini makin greget, tapi masih bingung mau ngapain, yuk cek 5 destinasi keren di Indonesia ini!
1. Semarang, Jawa Tengah
Imlek di Semarang bisa jadi seru banget, Bro! Mampir deh ke Kelenteng Sam Poo Kong, tempat Laksamana Cheng Ho nyampe pertama kali. Pas Imlek, kelenteng-kelenteng di kota ini langsung jadi penuh warna dan rame banget.
2. Singkawang, Kalimantan Barat
Kota "Seribu Kelenteng" ini heboh banget menjelang Imlek, Bro. Lo bisa nikmatin parade keren siang hari dan lampion-lampion keren malem hari. Singkawang bener-bener destinasi oke buat rayain Imlek dengan penuh kegembiraan.
3. Surabaya, Jawa Timur
Surabaya punya nuansa Imlek yang beda di Kawasan Pecinan Tambak Bayan, Bubutan. Ada barongsai yang seru banget nih buat hibur lo di setiap gang. Komunitas Tionghoa di sini udah siapin segala sesuatunya buat menyambut Imlek.
[Baca juga : "Target Ngebet, Indonesia Incar 1,5 Juta Turis Tiongkok Di 2024 Dengan 13 Penerbangan Super Gokil!"]
4. Jakarta, DKI Jakarta
Jakarta, pusat bisnis Indonesia, punya keseruan sendiri buat sambut Imlek. Coba deh jalan-jalan di Kawasan Pecinan Glodok di Jakarta Barat, tempatnya rame banget dengan barang-barang khas Imlek. Kalo lo belanja keperluan Imlek lebih awal, pasti pengalaman belanjanya lebih nyaman.
5. Medan, Sumatera Utara
Kota Medan selalu seru pas Imlek, Bro. Mampir deh ke Vihara Gunung Timur, rasain atmosfir Imlek yang khas. Kawasan Pecinan Medan juga punya berbagai kuliner menggoda. Banyak destinasi seru di Indonesia buat liburan Imlek tahun ini, pasti bakal jadi pengalaman yang nggak terlupakan.
Jadi, udah pada kepikiran belom destinasi mana yang bakal jadi pilihan lo? Selamat merencanain liburan Imlek yang penuh kegembiraan! (Sumber Foto @fikryyas)
...moreIkuti trip ke Sabang / Pulau Weh di: http://triptr.us/Bd
TRIPTRUS - Tepat di ujung barat daya Pulau Sumatera, terdapat Pulau Weh yang terletak 17 kilometer dari utara Banda Aceh. Pulau ini dapat dicapai dengan waktu tempuh kurang satu jam menggunakan speedboat. Bagi yang belum tahu, di Pulau Weh ini ada monumen yang menandakan bahwa Pulau Weh adalah bagian paling Barat dari Indonesia. Monumen itu terletak di Titik Ba’U, di lokasi paling Barat dan Utara dari Pulau Weh dan dinamakan “Monumen Kilometer Nol Indonesia“.
Meskipun begitu, sebenarnya titik paling barat Indonesia ada di Pulau Breuh, sebuah pulau di kelompok Kepulauan Aceh yang berlokasi 20 mil laut sebelah barat Pulau Weh. Namun sayangnya titik terbarat Indonesia ini terletak di tempat yang sulit dijangkau. Tidak jauh dari Pulau Weh, ada pula titik paling utara Indonesia di Pulau Rondo yang berlokasi sekitar 10 mil laut dari Pulau Weh.
Tapi ini bukan berarti berkunjung ke Pulau Weh jadi tidak istimewa. Pulau Weh terkenal dengan pemandangan alam yang mengagumkan. Pulau Weh juga terkenal dengan alam bawah lautnya yang jadi salah satu destinasi favorit bagi pecinta olahraga menyelam dan snorkeling. Sebut saja nama-nama seperti Pantai Iboih yang kejernihan airnya bagai di akuarium.
Dari sini, TripTroops bisa menyeberang ke Pulau Rubiah, salah satu titik snorkeling paling ngehits di Pulau Weh. Lalu ada juga Pantai Gapang dan Pantai Sumur Tiga yang pemandangan bawah lautnya membuat kita sedikit berharap bisa tinggal terus di bawah air.
Tapi, tidak hanya wisata menyelam saja yang bisa ditemukan di Pulau Weh. Di Kota Sabang, kota terbesar di Pulau Weh. TripTroops bisa keliling-keliling kota dan menikmati berbagai makanan khas Aceh, dan favorit TripTrus adalah sate gurita! Kalau sudah puas di Sabang, TripTroops bisa melihat air terjun Pria Laot di tengah Pulau Weh. Lalu, ada juga Gunung berapi Jaboi dan Danau Anok Laeut (Anak Laut). Danau itu adalah sumber air tawar bagi Pulau Weh.
Pokoknya, TripTroops tidak akan bosan di Pulau Weh, dengan banyaknya tujuan yang bisa dikunjungi di sekitar pulau di ujung barat Indonesia ini.
Photos courtesy of: Flickr.com
...moreTripTrus.Com - Ada rencana traveling ke Jawa Tengah, terutama ke kawasan Jepara dan Rembang? Pada Hari Kartini yang dirayakan setiap tanggal 21 April, tak ada salahnya mencoba menapak tilas Kartini di tanah kelahirannya.
Jepara dan Rembang erat kaitannya dengan Kartini. Ia lahir di Jepara namun kemudian menetap Rembang hingga tutup usia. Berikut obyek wisata yang berkaitan dengan Kartini di Jepara dan Rembang. Cocok sebagai alternatif liburan di akhir pekan.
1. Monumen Ari-ari Kartini
Di Desa Pelemkerep, Jepara, terdapat Monumen Ari-ari Kartini. Kartini lahir di desa ini. Walaupun rumah kelairannya sudah tidak ada, di bagian belakang masih tertanam tali pusar Kartini. Hal ini sesuai adat Jawa bahwa saat lahir, ari-ari sang bayi ditanam. Di tempat ari-ari Kartini ditanam, dibangun monumen berbentuk bunga teratai. Bunga teratai adalah bunga favorit Kartini.
2. Pendopo Kabupaten Jepara
sneakpeak photoshoot with jpc last year in #pendopojepara π#hijab #photosesion #jepara #ilovejepara #explorejepara
A post shared by Mila Alfiani (@milaamiliimiluu) onFeb 24, 2015 at 5:45pm PST
Kartini sempat tinggal di pendopo Kabupaten Jepara selama masa remaja. Bisa dibilang inilah tempat Kartini dibesarkan. Sebab, ayah Kartini adalah Bupati Jepara. Beberapa ahli sejarah menyebutkan banyak buah pikiran Kartini muncu di tempat ini. Lokasinya di Jalan RA Kartini, Panggang, Jepara.
3. Museum Kartini Jepara
Mengenal dan mengenang Raden Ajeng Kartini ππ #habisgelapterbitlahterang #museumkartinijepara #radenajengkartini #dolanjepara
A post shared by dewi (@diyah_puspasari) onDec 24, 2017 at 9:23pm PST
Ada dua museum Kartini, yaitu di Jepara dan di Rembang. Museum Kartini Jepara yang berlokasi di, menyimpan barang-barang milik Kartini semasa hidupnya. Tak hanya koleksi yang berkaitan dengan Kartini, beragam koleksi lainnya berkaitan dengan sejarah Jepara itu sendiri. Lokasinya di Alun-alun Nomor 1, Jepara.
4. Pantai Kartini
Jangan takut menengok ke belakang untuk sekedar menyapa masa lalu .. Berikan senyuman terindah dan katakan terimakasih .. . .. ... πΈ @mohargirofaa #pantaikartini #exploreindonesia #mytripmyadventure #tourpantai #indonesiaindah #jelajahindonesia
A post shared by Chrisputri Widianti (@chrisputri92) onApr 17, 2018 at 2:37am PDT
Pantai Kartini terletak di Jepara dan dekat dengan pendopo, kediaman Kartini saat ayahnya menjabat sebagai Bupati Jepara. Ia kerap melancong dan bermain di pantai ini saat masih anak-anak.
[Baca juga : 20 Tahun Terbengkalai, Pabrik Gula Colomadu Kini Jadi Destinasi Wisata Sejarah]
5. Museum Kamar Pengabadian Kartini Rembang
Berkunjung ke Museum R.A. KARTINI di Rembang, Jawa Tengah Museum ini dahulu adalah rumah Bupati Rembang yang juga suami dari R.A. Kartini. Lantai, dinding, atap, perabot, furnitur, sampai kamar mandi masih dalam bentuk asli, hanya dimodifikasi penggunaan ruang sebagai museum. Seperti kebanyakan museum di Indonesia, showcase nya terlihat gloomy, lusuh, berdebu, dan tidak terawat. Harusnya museum, apalagi untuk tokoh lengendaris seperti ini, bisa dibuat lebih menarik. Terima kasih untuk para guru sejarah dan film Kartini yang bisa memberikan sentuhan imajinasi sehingga bisa menikmati bukti sejarah dengan visual yang lebih indah. Sekedar info: harga tiket masuk Rp2000. Murah kan? Terima kasih untuk petugas museum yang mau bekerja saat libur (dan harusnya menurut jadwal, museum tutup hari minggu), karena banyak calon pengunjung yang datang π #museumkartini #museumkartinirembang #museum #museumindonesia #rembang #jawatengah #belajarsejarah
A post shared by MayDee Taskah (@m4ydee) onDec 30, 2017 at 9:57pm PST
Pada usia 24, Kartini menikah dengan Bupati Rembang. Ia pun pindah ke Rembang. Rumah tempat tinggal Kartini dan suaminya, Djojoadiningrat, kini menjadi Museum Kartini. Lokasinya di Jalan Gatot Subroto. Di salah satu kamar merupakan tempat Kartini kerap menulis surat yang memuat buah pikirannya mengenai perempuan untuk seorang sahabat. Surat-surat inilah yang dikumpulkan dalam buku legendaris "Habis Gelap, Terbitlah Terang". Di kamar itu pula, Kartini melahirkan anak tunggalnya. Selain itu, di dalam museum pengunjung bisa melihat aneka perkakas yang pernah dipakai Kartini sampai lukisan yang dilukisnya.
6. Makam Kartini
π #makamkartini
A post shared by Cahya Ula Widyana (@cahyaulawidyana) onFeb 8, 2018 at 8:08am PST
Di usia belia, Kartini meninggal dunia, yaitu saat masih berumur 25 tahun. Makam Kartini berada di sebua bukit yang dibangun oleh sang suami, tepatnya di Desa Bulu, Rembang. Bentuknya seperti Joglo dengan nisan marmer. Sangat mudah menemukan makam tersebut karena di bagian depan terdapat patung Kartini. Kartini digambarkan mengenakan busana adat Jawa dan memegang buku. (Sumber: Artikel travel.kompas.com, Foto vakansinesia.com)
...moreTripTrus.Com - Keindahan lokasi wisata terkadang dapat muncul dari mana saja, bahkan dari sisa-sisa kerusakan. Hal ini nampaknya terjadi di Sumatera Barat. Belakangan ini banyak muncul destinasi wisata di Sumbar yang ternyata merupakan sisa-sisa atau bekas tambang yang sudah tak terpakai dan di tinggalkan begitu saja. Cekungan di bukit dan darat, serta air yang terkumpul ternyata menciptakan sebuah danau atau bukit yang berbentuk unik.
Bermula dari satu orang mengunggah foto-fotonya di sosial media hingga menjadi viral. Akhirnya banyak wisatawan yang berdatangan ke lokasi tersebut tanpa memikirkan kondisi lokasi masih labil atau sudah aman. Tempat itu pun kemudian menjadi daya tarik untuk berfoto-foto, akhirnya jadi lokasi wisata dadakan. Berikut ini Langgam.id rangkum destinasi wisata di Sumbar yang merupakan bekas tambang.
1. Danau Biru, Sawahlunto
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Delvi Gustia Nasution (@delvigustia)
Danau Biru berlokasi di daerah Parambahan, Kota Sawahlunto dan tepat berada dalam lingkungan proyek tambang batu bara. Danau ini terbentuk dari bekas galian tambang batu bara.Untukmencapai lokasi ini berjarak sekitar 13 kilometer dari pusat kota Sawahlunto.
Sebelum menuju lokasi, sebaiknya siapkan kondisi kendaran. Karena untuk melihat danau yang indah ini kamu harus melewati jalan yang berkerikil dan belum diaspal. Hal ini wajar, karena Danau Biru bukan lokasi wisata yang di kelola pemerintah. Jadi wajar jika jalan menuju lokasi belum memadai dan masih banyak ditemukan parkir liar.
2. Lubang Mbah Suro, Sawahlunto
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh FauzanMa'arij (@fauzanmrj)
Kota Sawahlunto merupakan kota bekas tambang batu bara terbesar di Sumatra. Sudah sepatutnya Sawahlunto menjadi salah satu destinasi favorit untuk wisata tambang.
Lubang Mbah Suro merupakan destinasi wisata edukasi di Sumbar dan sudah dikelola oleh Pemko Sawahlunto. Untuk memasuki lubang tambang Mbah Suro kita membayar kira-kira Rp. 5.000. Sebelum memasuki lubang tambang, kita akan diberikan perlengkapan keamanan dan pemandu yang akan menjelaskan sejarah dan fungsi lubang tambang Mbah Suro dahulu.
[Baca juga : "6 Objek Wisata Di Bandung Perpanjang Periode Tutup Sementara"]
3. Danau Hijau, Kabupaten Sijunjung
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Budi Ca'uih (@mr_cauih)
Danau Hijau terletak di di ujung Nagari Bukit Bual, kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung. Lokasi danau hijau ini cukup jauh dari pusat kota, kita-kira sekitar 15 menit dari Tanjung Ampalu, dan 45 menit dari Muaro Sijunjung.
Disebut danau hijau karena airnya memang berwarna hijau. Awalnya danau ini hanya sekadar genangan air di tengah bukit akibat galian bekas tambang. Danau Hijau ini tiba-tiba menjadi viral seiring dengan viral nya Danau Biru di Sawahlunto.
4. Gunung Harun, Kabupaten Pesisir Selatan
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Adhex Yha (@adhexyha)
Gunung Harun, merupakan tambang emas yang di masa kolonial dikenal sebagai tambang emas Salido. Konon, orang dari berbagai bangsa sampai ke puncaknya untuk mendapatkan emas. Hingga kini dipercaya masih ada beberapa orang yang rutin mencari emas di ketinggiannya. (Sumber: Artikel langgam.id Foto @velrones )
...moreTripTrus.Com - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bakal buka dengan full power pada tanggal 18 Agustus nanti! Asik banget, kan? Keren, kan? Mereka udah rampungin proses revitalisasi miniatur Indonesia ini, dan udah siap buat dinikmati sama kita semua bulan depan!
View this post on Instagram
A post shared by Alli Sabil (@allisabil)
TMII itu tempat keren yang luasnya 150 hektare dan baru aja direvitalisasi sama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC), perusahaan BUMN nih. Biayanya sekitar Rp 1,2 triliun, dikerjain dari anggaran pemerintah, dan selesai dalam waktu setahun di tahun 2022.
Makanya, Direktur Pemasaran, Pelayanan, dan Pengembangan Usaha PT TWC, Hetty Herawati, berharap TMII bisa jadi tempat alternatif yang seru buat masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Nah, gak cuma itu, Hetty juga bilang TMII bisa jadi destinasi yang beda dari yang lain buat kita semua biar bisa kenal lebih dekat sama budaya bangsa kita yang kaya banget.
Pokoknya, TMII ini bukan cuma tempat wisata biasa, guys. Ini adalah tempat yang bisa menghadirkan segudang keragaman dan cerita tentang Indonesia, yang gak bakal ada habisnya, gitu kata Hetty pas dia ngeliat fasilitas di TMII pada Kamis (6/7/2023).
TWC ini termasuk salah satu anggota holding BUMN pariwisata dan InJourney, dan mereka punya semangat tinggi banget buat merevitalisasi TMII ini karena mereka tahu potensinya besar dan sarat dengan sejarah. Maka dari itu, TMII sekarang dikelola dengan konsep yang baru, yang mengedepankan green tourism, digital based, edukasi, budaya, dan inklusif.
[Baca juga : "Museum Multatuli Rangkasbitung, Destinasi Wisata Sejarah Yang Keren Abis!"]
Claudia Ingkiriwang, Direktur Utama PT Bhumi Visatanda Indonesia (anak perusahaan TWC), bilang mereka lagi siap-siap buat acara peresmian TMII yang bakal dihadiri sama Presiden Joko Widodo (Jokowi)! Wow, pasti seru banget tuh acaranya!
Tanggal 18 Agustus itu bakal jadi hari bersejarah karena TMII bakal tampil beda banget! Kereta gantung, dancing fountain keren yang bikin air mancur berdansa di danau yang dipetakan kayak peta Indonesia, taman burung, museum Indonesia, museum kontemporer, dan anjungan-anjungan dari seluruh provinsi di Indonesia, semuanya bakal buka buat kita!
Eh, gak cuma itu, guys! Nanti di bulan Desember juga bakal ada tambahan-tambahan lainnya, tapi tanggalnya masih rahasia. Nunggu aja kabar selanjutnya, ya! Seru banget, kan? Ayo, pada datang ke TMII dan rayain kebanggaan Indonesia kita! Mantap! (Sumber Foto @klikinisaja)
...moreMendengar Nusa Tenggara, sebagian besar orang pasti langsung membayangkan hamparan koral warna-warni, lengkap dengan ragam biota laut yang jarang didapati di tempat lain. Karenanya, meski perairan Nusa Tenggara terbilang berarus kuat, menyelam dan snorkeling tetap jadi agenda wajib.
Namun, eksotisme Nusa Tenggara tak hanya soal panorama memukau di bawah permukaan laut. Berjarak tiga kilometer dari semenanjung Sanggar, Sumbawa, bisa kamu dapati satu lagi keajaiban di bumi Nusa Tenggara. Danau Satonda berada di pulau tak berpenghuni dengan nama yang sama.
Sumber: Foto @nura_jo
Menjejakkan kaki di dermaga Satonda, langsung bisa kamu nikmati hangatnya pasir putih, serta buaian angin laut yang menerpa wajah tanpa ampun. Demi mencapai danau air asin ini, kamu harus trekking selama kurang lebih 20 hingga 30 menit. Lelah selama pendakian terbayar seketika dengan pemandangan kawah berbentuk angka delapan.
Sumber: Foto @adimulato
Terlihat tenang di tengah kaldera yang terkukung pepohonan hijau, godaan untuk mencicip asin air danau menyeruak seketika. Tak punya jalur ke laut, membuat kadar asin di danau ini tetap jadi misteri. Padahal, sudah banyak ilmuwan dalam maupun luar negeri yang singgah untuk meneliti danau bertemperatur air 28 hingga 39 derajat ini.
Satu lagi pemandangan unik yang ada di Satonda. Di tepian danau, bisa kamu temukan pohon dengan "buah" batu. Sengaja digantungkan oleh para pelancong, batu ini dianggap mewakili doa dan harapan yang dipercaya akan terkabul. Kala bertandang ke Nusa Tenggara, tak ada salahnya menjelajah danau purba demi merasakan nuansa berbeda di timur Indonesia.
Sumber: Artikel bintang.com Foto alilapurnama.com
...more