shop-triptrus



Persembahan dari Andre Husada, Co-Founder & CEO HOLEO, 'Startup Safari': Buku Bisnis Yang Ramah Anak

Jakarta, 6 Oktober 2023 - Andre Husada selaku Co-Founder & CEO HOLEO menghadirkan sebuah buku bisnis yang bertajuk “Startup Safari”. Startup Safari bukan sekadar buku bisnis biasa. Buku ini dapat menjadi playbook dan panduan bagi para pemuda yang ingin menciptakan perubahan. Buku ini punya 3 kelebihan yang menjadikan buku ini ramah bagi anak muda.       View this post on Instagram A post shared by Startup Safari Book (@startupsafaribook) Memadukan Penciptaan Startup dan Perancangan Target PribadiBuku Startup Safari menarik karena memadukan dua tema utama, yaitu seputar startup dan perancangan target pribadi. Kedua hal ini disatukan dengan metode yang sering digunakan di dunia startup, yaitu Design Thinking. Startup Safari menjelaskan bahwa metode Design Thinking tidak hanya dapat digunakan untuk mendirikan startup, tetapi juga untuk merancang target pribadi. Mempersembahkan Contoh Nyata dari Berbagai StartupStartup Safari mempersembahkan 100 contoh perusahaan startup yang beroperasi di Amerika Utara dan Asia Tenggara agar anak muda mendapatkan gambaran tentang proses berdirinya sebuah startup dan strategi yang digunakan startup tersebut untuk terus maju. [Baca juga : "Holeo Atraksi Wisata Pertama Di Indonesia Yang Cocok Untuk Berekreasi Dan Berelasi"] Buku yang Bersifat InteraktifSelain memaparkan contoh-contoh strategi bisnis yang diterapkan oleh beberapa startup, buku ini juga mengajak anak muda untuk berinteraksi dan merefleksikan tujuan hidup. Di setiap akhir bab buku ini terdapat pertanyaan-pertanyaan yang mendorong pembaca untuk merefleksikan tujuan pribadi mereka. Lalu, di bagian akhir buku, pembaca diajak untuk menyusun roadmap masa depan. Segera dapatkan buku Startup Safari di Tokopedia dan Amazon seharga Rp 129.000. Info lebih lanjut tentang Startup Safari dapat diakses di akun Instagram dan TikTok Startup Safari di @startupsafaribook.
...more

Festival Nusantara September 2025, Gaskeun Explore Budaya & Kreativitas Lo! Batch 1

TripTrus.Com - Bro-Sis traveler, September 2025 bakalan super ramai sama festival kece dari Sabang sampe Merauke (oke, versi fokus Sumatera & Jawa dulu nih!). Dari Muara Enim, Semarang, Solo, Gorontalo, Sawahlunto, sampe Wakatobi, tiap kota siap nge-boost vibes traveling lo dengan budaya, seni, kuliner, fashion, sampe adventure laut. Bayangin, lo bisa ngegas keliling Indonesia dalam satu bulan, dapet feed IG super aesthetic, sambil ngerasain tradisi autentik yang gak bakal lo nemuin di mall atau timeline sosmed biasa. Jadi, siapin kamera, outfit kece, dan open mind buat marathon festival paling hits tahun ini! Karang Asam Festival – Muara Enim (03-07 September 2025) Pertama-tama, Bro-Sis, kita mulai dari Sumsel dengan Karang Asam Festival 2025. Dengan tema “Labyrinth of Culture”, lo bakal diajak nyemplung ke perjalanan budaya yang super seru. Dari tradisi gotong royong sampe aksara lokal, semua dikemas kreatif abis. Lo gak cuma nonton, tapi ikut ngerasain vibe komunitas lokal yang hangat. Plus, festival ini mendukung UMKM dan ekonomi warga—jadi selain healing, lo juga ikut bantu masyarakat sekitar. Bayangin aja, feed IG lo auto kece sambil dapet ilmu soal budaya lokal yang jarang banget lo explore! Festival Kota Lama – Semarang (04-14 September 2025) Lanjut ke Semarang, Bro-Sis! Festival Kota Lama hadir dengan tema “Heritage in Diversity”, ngajak lo throwback ke masa lalu tapi tetep kekinian. Bayangin jalan di lorong kota tua yang hidup dengan musik jalanan, jazz performance, teater, sampai seni kontemporer. Semua gedung tua disulap jadi panggung kreatif, ditambah kuliner khas Pasar Sentiling yang bikin lo kenyang sambil ngerasain nostalgia rasa masa lalu. Dari fashion show tradisional + modern, sampe art installations, festival ini ngajarin lo kalau heritage bisa hidup bareng inovasi kekinian. Solo International Performing Arts (SIPA) – Surakarta (04-06 September 2025) Di Solo, Bro-Sis, ada SIPA 2025, festival seni internasional yang vibes-nya bener-bener global tapi rooted di budaya lokal. Di Pamedan Pura Mangkunegaran, lo bakal disuguhin musik, tari, dan teater kontemporer dari seniman lokal maupun internasional. Lo gak perlu ngerti bahasanya, karena seni itu bahasa universal—langsung nyampe ke hati. Plus, festival ini hybrid, jadi lo bisa dateng langsung atau ikutan online. SIPA bukan cuma nonton performance, tapi pengalaman seni yang bikin lo connect sama dunia dan budaya Indonesia sekaligus. Gorontalo Karnaval Karawo – Gorontalo (05-07 September 2025)       View this post on Instagram A post shared by Pesona Indonesia (@pesona.indonesia) Bro-Sis, di Gorontalo, sulaman tradisional Karawo siap jadi spotlight fashion internasional. Karnaval Karawo 2025 bikin jalanan kota jadi runway raksasa, dengan model lokal dan masyarakat setempat pamerin outfit Karawo modern. Musik, tarian, dan parade bikin kota rame abis. Selain itu, UMKM lokal tampil juga, jadi lo bisa hunting produk autentik sambil support ekonomi kreatif masyarakat. Festival ini buktiin kalau budaya lokal bisa eksis, trendy, dan Instagramable sekaligus. [Baca juga : "Napak Tilas Ke TPU Karet Bivak, Dari Kebun Karet Ke Rumah Abadi Para Pahlawan Kemerdekaan"] Festival Payung Indonesia – Surakarta (05-07 September 2025) Masih di Solo, ada Festival Payung Indonesia yang bikin ribuan payung artistik jadi panggung seni visual. Lo bisa foto puas sambil nonton pertunjukan musik, tari, teater, bahkan fashion show yang semua dikaitin sama tema payung. Ada juga workshop kreatif buat lo yang pengen turun tangan bikin karya sendiri. Festival ini mempersatukan budaya dari berbagai daerah, bahkan tamu internasional hadir. Jadi lo gak cuma cuci mata, tapi juga connect sama komunitas kreatif Indonesia dan dunia. Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) – Sawahlunto (06-07 September 2025) Bro-Sis, Sumbar gak mau kalah, karena SISSCa 2025 siap ngebawa lo ke karnaval songket sepanjang 950 meter! Dari pameran UMKM, seminar pakar songket Asia Tenggara, lomba melukis payung, sampai fashion show designer nasional & internasional, semuanya gratis dan super Instagramable. Lo bakal jadi bagian dari legacy songket Silungkang, belajar filosofi motif, teknik tenun, dan dapet pengalaman budaya yang elegan plus hits abis. Festival ini buktiin kalau heritage bisa tetep trendy dan meaningful kalau dieksplore dengan gaya kekinian. Wakatobi Wonderful Festival and Expo (Wakatobi WAVE) – Wakatobi (09-14 September 2025) Bro-Sis, siapin diri buat vibes laut yang epic! Wakatobi Wave bikin laut biru jadi panggung parade kapal hias, tarian adat pesisir, sampai lomba diving underwater. Selain healing, festival ini jadi ajang promosi budaya maritim Indonesia ke dunia. Lo juga bisa jelajahin expo kuliner seafood, kerajinan tangan, dan produk UMKM lokal. Malamnya? Ada musik, tari modern + tradisi, dan lighting show yang bikin malam Wakatobi makin hidup. Ini paket lengkap: wisata bahari, budaya, kuliner, dan adventure sekaligus! Rang Solok Baralek Gadang – Solok (10-13 September 2025) Terakhir, Bro-Sis, ke Sumbar lagi buat RSBG 2025. Sawah hijau jadi panggung megah penuh warna untuk parade budaya, fashion show etnik, kuliner khas Minang, dan hiburan musik lokal. Lo bakal ngerasain vibes kebersamaan masyarakat Solok yang hangat, throwback ke akar budaya sambil tetep fun dan kekinian. Fashion show di sawah + kuliner tradisional bikin pengalaman lo unik banget. Ini bukan sekadar festival, tapi simbol syukur, kreatifitas, dan kebersamaan yang jarang lo temuin di tempat lain. Bro-Sis traveler, September 2025 tuh bukan sekadar bulan biasa—ini paket marathon festival Indonesia! Dari budaya, seni, fashion, kuliner, sampai adventure laut, semua nyatuin pengalaman unik yang bikin feed IG lo auto estetik dan hati lo penuh cerita. Jadi jangan cuma scroll timeline, gas langsung ke event-event ini, bikin memories, dan rasain sendiri vibes budaya, kreativitas, dan kebersamaan maksimal di negeri kita! (Sumber Foto @fendhy82)
...more

Jelajah Kawasan Kota Tua Jetayu Pekalongan

Siapa yang sudah pernah jalan-jalan di kota Pekalongan? Tahukah kamu bahwa Pekalongan punya kawasan kota tua? Seperti halnya kota tua di Jakarta atau Semarang, di kawasan Jetayu yang merupakan kota tuanya Pekalongan juga memiliki bangunan-bangunan khas kolonial. Jetayu adalah nama jalan di Pekalongan Utara. Dalam perkembangannya, Jetayu meliputi sejumlah wilayah yang bentuknya mirip alun-alun di sekitar jalan tersebut. Jika kamu tertarik menjelajah Pekalongan, ada baiknya dimulai dari kawasan ini. Mengapa? Di sinilah titik nol pulau Jawa dan asal muasal kota Pekalongan dimulai. Ada apa saja di kawasan Jetayu Pekalongan? 1. Lapangan Jetayu (Foto ohelterskelter.com) Yang pertama kali saya ketahui dari Jetayu adalah lapangannya. Bukan lapangan bola atau lapangan badminton ya, lapangan jetayu adalah tanah lapang yang merupakan titik tengah dari kawasan ini. Bisa dibilang, lapangan jetayu merupakan salah satu landmark kota Pekalongan. Jangan lupa berfoto di ikon huruf B A T I K ya…kalau main ke sini. Penataan lapangan jetayu masih belum tertata rapi memang. Pedagang kaki lima, parkir di bahu jalan, tapi tetap menarik lho untuk disambangi. Jika malam datang, kamu bisa menyewa becak hias dan berkeliling kawasan jetayu. 2. Tugu MyPaal (Foto alvianfoto.wordpress.com) Di pinggiran lapangan Jetayu sebelah selatan, terdapat tugu kecil setinggi kurang lebih 1 meter. Di tugu ini terdapat tulisan Mypaal yang konon adalah titik nol pulau jawa (tepat di tengah pulau jawa). 3. Museum Batik (Foto kota-kreatif.blogspot.com) Ikon kota Pekalongan lain di kawasan jetayu adalah museum batik. Ada apa saja di sini? Ada koleksi batik dari berbagai daerah di tanah air, tidak hanya Pekalongan. Koleksi batik para tokoh penting di negeri ini juga ada lho. Yang menarik dari museum batik adalah bagian workshop membatiknya. Pengunjung berkesempatan untuk membatik secara langsung dengan arahan instruktur secara gratis. Jam operasional museum sampai pukul 3 sore saja ya, paling pas memang pagi ke sininya. Masuknya bayar? Iya, cukup 5000 saja. Seluruh area museum dilengkapi CCTV, jangan macam-macam deh hehhe. Ada aturan kamu tidak boleh memotret di dalam ruang pamer museum, jadi sebaiknya sembunyikan kameramu *ups. 4. Masjid Al-ikhlas (Foto wikimasjid.wordpress.com) Tepat di samping museum batik Pekalongan, ada masjid yang cukup menarik perhatian. Kubah emas dan desainnya benar-benar mirip di almanak. Toilet, kamar mandi, tempat wudhu, dan tempat sholatnya nyaman lho. Jangan lupa tetap waspada menjaga barang-barang pribadi saat beribadah. 5. Gereja Kristen Indonesia (Foto stpetruspekalongan.blogspot.com) Di sebelah utara lapangan Jetayu, ada bangunan berpilar tinggi warna putih. Itulah GKI Pekalongan yang menurut saya arsitektur luarnya tak bolehi dilewatkan untuk difoto. Untuk memasuki area gereja kita perlu ijin terlebih dahulu ke petugas keamanan. 6. Kantor Pos Pekalongan (Foto kbmahadislam.blogspot.com)Lokasinya di arah barat lapangan jetayu. Bangunan yang berdesain art deco ini masih digunakan lho untuk kantor pos besar Pekalongan. 7. Pabrik Limun (Foto akberpekalongan.wordpress.com)Soda kampung alias limun alias orson masih establised lho di Pekalongan. Lokasi pabriknya di belakang museum batik. Berjalan kaki saja lewat sebelah utara museum dan 100m ke depan kami akan menemukan bangunan khas jaman dulu yang menarik perhatian. Bukan cuma minumannya yang otentik dari jaman dulu, tempatnya pun demikian. Kaya akan nuansa heritage. Sudah siap menjelajah kawasan kota tua Jetayu Pekalongan? Yuk…mari.....!!! (Sumber: Artikel pekalongankita.wordpress.com Foto lifestyle.liputan6.com)
...more

4 Wisata Sejarah dan Edukasi di Bogor Ini Cocok untuk Liburan

TripTrus.Com -  Bogor yang terletak 1-2 jam dari Jakarta ternyata memiliki ragam pesona sejarah dan edukasi yang menarik. Kamu bisa datang untuk melakukan penjelajahan ke beberapa destinasi wisata yang bisa menambah pengetahuan, khususnya tentang sejarah masa lalu. Bertepatan dengan liburan hari kemerdekaan Indonesia yang ke 72, yuk cobalah jelajahi deretan wisata sejarah dan edukasi di Bogor! Daripada libur cuma di rumah saja kan? Wisata Sejarah dan Edukasi di Bogor Bung Karno selalu berkata, "Jas merah!". Alias "Jangan sekali-kali melupakan sejarah!". Makanya, agar tidak lupa sejarah, yuk kunjungin tempat wisata sejarah di Bogor ini! 1. Kampung Horta   Sawah membentang luas di kampung horta. Hirup udara segar bebas polusi. #kampunghorta #kampunghortabogor #wisataedukasibogor #wisataedukasi #fieldtripsekolah #fieldtrip A post shared by Kampung Edukasi Horta Bogor (@kampunghorta) onMay 9, 2016 at 5:38am PDT Kampung Horta merupakan tempat wisata edukasi yang cocok untuk mengisi liburan anak-anak. Di sini mereka akan diajarkan cara membuat boneka horta, membuat telur asin, membuat minuman cincau yang segar, membuat terarium, dan mengerjakan kerajinan tangan dari kertas bekas. Selain apa yang telah disebutkan sebelumnya, di kampung ini, semua anak akan diajak untuk mengenal sawah. Mereka akan diajari cara menanam padi, melakukan permainan seru hingga lomba menangkap ikan dan bebek. Seru, kan? 2. Kampung Budaya Sindangbarang   Kampung Budaya Sindang Barang adalah suatu kampung adat Sunda yang terletak di Desa Pasir Eurih Kecamatan Taman Sari Kabupaten Bogor. Menurut sejarahnya Kampung Sindang Barang sudah ada sejak abad ke XII dan terpapar dalam Babad Pajajaran dan tertulis juga dalam pantun Bogor. Kebudayaan Sunda yang masih kental tercermin dalam perilaku kehidupan masyarakatnya sehari-hari terutama direfleksikan dalam pelaksanaan acara Serentaun yang rutin dilaksanakan di Kampung Sindang Barang. 📎 Source : @reynaldioktfn 🔎 Partner : @indoflashlight Lokasi.🌍 Kampung Budaya Sindang Barang - Desa Pasir Eurih , Bogor, Jawa Barat, Indonesia. || #indoflashlight #indoflashlightjabar  #jawabarat #indonesia #kampungbudayasindangbarang #bogor #indoflashlightbogor A post shared by indoflashlightjabar (@indoflashlightjabar) onMar 16, 2018 at 7:29pm PDT Kampung Budaya Sidangbarang dipercaya telah ada sejak abad ke-7. Kawasan ini menyimpan peninggalan dari Kerajaan Pajajaran yang sangat berharga dan berumur ratusan tahun. Selain peninggalan, bangunan di kawasan ini cukup unik sehingga cocok untuk diabadikan dengan kamera. Wisatawan yang datang ke kampung ini juga bisa mempelajari budaya Sunda kuno. Dalam beberapa kesempatan kerap ada pertunjukan seni yang sangat memikat. Mengunjungi kampung tertua di Bogor ini pasti akan membuat kamu seperti terlempar ke masa lalu dari tanah Sunda! [Baca juga : Tempat Wisata Sejarah Di Karawang] 3. Prasasti Batu Tulis   #prasastibatutulis A post shared by angkel andy (@angkelandy) onFeb 3, 2018 at 7:41am PST Kalau kamu menyukai wisata sejarah yang cukup menyimpan misteri dari masa lampau, datanglah ke kawasan Jalan Batu Tulis. Di sini terdapat prasasti batu yang terukir dengan tulisan Sunda Kuno dan juga Sunda Kawi yang susah dibaca oleh orang awam. Batu yang cukup besar ini dijaga oleh seorang perempuan bernama Ibu Maemuna. Setiap hari beliau akan menyambut tamu dan menceritakan kisah dari batu yang dipercaya telah ada antara abad ke-11 hingga ke-15 Masehi. Dijamin bikin betah! 4. Museum PETA Bogor   a forgotten history #museumpeta #museumpetabogor #museum #monuments #history #indinesiahistorybuilding #bogor #visitbogor #visitmuseum #blackandwhite #bw A post shared by Yoserio Saragih (@yoserio_s) onMar 31, 2018 at 11:54pm PDT Museum PETA Bogor menyimpan koleksi perjuangan pemuda Indonesia dari era Supriyadi hingga akhirnya merdeka. Bangunan yang berusia ratusan tahun ini menjadi saksi biksu perjuangan pemuda dan pembentukan Tentara Indonesia pasca Jepang kalah pada sekutu. Museum yang cocok dikunjungi bersama banyak orang ini juga menjadi satu dengan Pusat Pendudukan Zeni TNI-AD. Sambil menyelam minum air, sambil melihat museum, kamu menyaksikan suasana pendidikan TNI yang hebat. (Sumber: Artikel jalantikus.com, Foto vakansinesia.com)
...more

5 Tempat Wisata Kekinian Di Lebak Yang Wajib Lo Kunjungi

TripTrus.Com - Banten emang terkenal banget sama pantainya, tapi tau nggak sih? Kabupaten Lebak yang ada di Banten punya banyak banget hidden gems yang asik buat lo explore. Dari air terjun yang segar banget sampe kebun teh yang bikin pikiran adem, Lebak adalah destinasi yang pas banget buat lo yang pengen kabur dari hiruk-pikuk kota. Mau tau tempat hits di sana? Simak deh rekomendasi berikut! 1. Curug Ciporolak Lo suka wisata air yang masih natural? Cus ke Curug Ciporolak yang ada di Kampung Lebak Picung, Hegarmanah. Suasana di sini adem, airnya segar banget, dan suhunya konstan di 15 derajat Celcius! Nama curug ini juga punya arti unik, "berjatuhan," karena bebatuan kecil di sekitar curug sering turun bareng air dari atas. Seru kan, ngedenger suara bebatuan jatuh sambil chill di suasana alam? Tiket masuknya cuma Rp20.000 aja, lo bisa menikmati alam yang masih asri ini! 2. Agrowisata Kebun Teh Cikuya Kebun teh ini nggak kalah hits sama tempat lain, dikelola sama PT. Harendong Green Farm. Dibuka dari 2006, kebun teh ini terjaga banget, bersih, dan pemandangannya cantik abis! Fasilitasnya juga lengkap, mulai dari tempat parkir, rumah makan, sampai café buat lo nongkrong. Dan lo cuma butuh Rp20.000 buat bisa masuk dan nikmatin view kebun teh yang asri ini. 3. Goa Seribu Candi Kalo lo doyan yang sedikit mistis, Goa Seribu Candi di Desa Sawarna bisa jadi pilihan seru. Goa ini punya stalagtit dan stalagmit yang bentuknya kayak stupa di Borobudur. Tempatnya di belakang pantai, jadi lo bisa dapet dua view sekaligus: pantai dan goa keren! Tiket masuk? Santai aja, cuma Rp10.000, terjangkau banget kan? [Baca juga : "Gerakan Wajib Halal Oktober 2024, Transformasi Pariwisata Indonesia Yang Ramah Muslim"] 4. Negeri di Atas Awan, Desa Citorek       View this post on Instagram A post shared by Meems (@mimowsuh) Lo pernah bayangin berdiri di atas awan? Di Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, lo bisa ngerasain sensasi itu! Negeri di Atas Awan ini lokasinya di Gunung Luhur, dan lo bakal dapet view keren yang kayak lagi di negeri dongeng. Mau bawa motor atau mobil? Tenang, parkirannya luas dan harganya murah meriah, motor Rp5.000-10.000 dan mobil Rp10.000-20.000. Lo nggak perlu bayar tiket masuk, alias gratis! 5. Samaun’s Hill Park Samaun’s Hill Park dulunya kebun jagung, tapi sekarang jadi spot hits buat hunting foto! Pemandangan di sini Instagramable banget, bro! Tiket masuknya juga nggak bikin kantong bolong, cuma Rp5.000! Cocok banget buat lo yang pengen foto-foto kece dengan budget tipis. So, udah siap buat jalan-jalan seru ke Lebak? Pastinya lo bakal dapetin pengalaman yang beda dan nggak terlupakan di setiap tempat ini. Ayo, ajak temen-temen lo dan nikmatin wisata alam yang asik banget di Kabupaten Lebak! Liburan asik nggak perlu jauh-jauh, yang penting vibes-nya dapet! (Sumber Foto @harriyadi12) 
...more

6 Taman Makam Pahlawan yang bisa jadi tempat wisata alternatif buat ngerayain Kemerdekaan RI

TripTrus.Com - TMP alias Taman Makam Pahlawan, bukan sekadar tempat kuburan biasa lho. Ini tempat buat nguburin pahlawan kemerdekaan, pejuang, anggota militer, sama pejabat tinggi negara. Nggak cuma jadi tempat peristirahatan terakhir, TMP juga sering dipakai buat upacara penting kayak hari kemerdekaan atau peringatan hari bersejarah lainnya. Jadi, kalau lo pengen jalan-jalan dengan vibes yang beda pas hari kemerdekaan, mampir aja ke TMP buat inget-inget jasa para pahlawan yang udah berjuang buat negeri ini. Mantul banget kan? 1.  TMP Nasional Kalibata, Jl. Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan TMP Nasional Kalibata ini udah berdiri dari tahun 1953, terus diresmikan sama Presiden Soekarno pada 10 November 1954. Awalnya lokasi TMP ini di Ancol, tapi 121 pahlawan dipindahin ke Kalibata, dan jadi TMP Nasional sejak 10 November 1974 dengan persetujuan Presiden Soeharto. Pahlawan pertama yang dikubur di sini adalah Agus Salim, dan lokasinya deket pintu masuk. Di sini juga ada dinding yang berisi profil dan info singkat tentang pahlawan nasional serta pahlawan revolusi. Kalau lo ke sana, lo bakal lihat helm-helm sama lampu-lampu di setiap makam yang biasanya dinyalain deket-deket 17 Agustusan. TMP ini rutin dipakai buat upacara penghormatan dan peringatan nasional, kayak Hari Pahlawan pada 10 November atau 17 Agustus. 2. TMP Cikutra, Jl. Cikutra, Cibeunying, Bandung       View this post on Instagram A post shared by miftahudin mulfi 🇮🇩 (@miftahudin.mulfi) Awalnya tanah TMP Cikutra ini milik Odje, luasnya 13.670 meter persegi. Pemkot Bandung akhirnya barter tanah sama Odje, dan dibangun dari tahun 1958. Ada dua tugu yang menjulang tinggi sebagai ciri khas TMP ini, lengkap dengan nama-nama pahlawan serta monumen “Esa Hilang Dua Terbilang”. Di sini, ada tiga pahlawan nasional yang dimakamkan, yaitu Abdul Muis, Dr. Danudirja Setiabudi alias Ernest Douwes Dekker, dan Prof. Dr. Moestopo. Selain itu, ada enam pahlawan lain yang juga terkenal, kayak H. Niti Sumarintri, Ny. Emma Puradiredja, Ny. Ema Sumanegara, Sunarjo Gondokusumo, Domitian Aritohang, dan Lambret Palupessy. 3. TMP Kusuma Negara, Jl. Kusumanegara, Umbulharjo, Yogyakarta Tanggal 4 Juni 1964, TMP ini diresmikan sama Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Ada ribuan pejuang kemerdekaan RI yang dikubur di sini, termasuk 1.065 makam TNI AD, 156 makam TNI AU, 56 makam TNI AL, dan 79 makam lainnya. Sembilan warga sipil juga dimakamkan di sini, plus 131 makam pejuang yang identitasnya belum tercatat. Biasanya pas acara kenegaraan, sering ada tabur bunga, ziarah ke makam Jendral TNI, dan upacara bendera, apalagi waktu Hari Pahlawan. Jadi pilihan keren buat jalan-jalan bareng temen-temen atau keluarga sambil belajar sejarah perjuangan bangsa. 4. TMP Sepuluh November, Jl. Mayjen Sungkono, Surabaya TMP Sepuluh November di Surabaya ini punya kompleks pemakaman yang lengkap dengan perpustakaan, museum, dan taman bunga yang cantik. Di sini, lo bisa nemuin dua tokoh keren dari aksi heroik 10 November 1945, yaitu Dul Arnowo dan Haryo Kecik, yang jasadnya dimakamkan di sini. Ada juga prasasti yang nyebutin nama-nama pahlawan yang dimakamkan di kompleks pemakaman ini. [Baca juga : "Tradisi Unik 17 Agustus-an Di Berbagai Daerah Di Indonesia"] 5. TMP Giri Tunggal, Jl. Sriwijaya, Semarang “Giri Tunggal” itu artinya “Gunung Tunggal”, yang jadi simbol kebersamaan dan kesatuan dalam perjuangan. Salah satu pahlawan yang dimakamkan di sini adalah seorang uskup nasionalis, Mgr. A. Soegijapranata. Total ada 1.843 jenazah pahlawan yang dimakamkan di TMP Giri Tunggal. Banyak monumen keren di sini yang nunjukin semangat juang dan pengorbanan para pahlawan. 6. TMP Tanjung Karang, Jl. Teuku Umar, Bandar Lampung TMP Tanjung Karang diresmikan sama Presiden Soekarno pada tahun 1948, sementara tugu buat bendera diresmikan oleh Mantan Gubernur Lampung, Yasir Hadisubroto. Selain jadi tempat pemakaman, TMP ini juga bakal jadi spot wisata sejarah. Beberapa tokoh yang dimakamkan di sini antara lain Samaun Bakri, Mr. Gele Harun, Abdoel Moeloek, dan Raden Muhammad Mangundiprojo. Jadi, selain enam TMP di atas, masih banyak taman makam pahlawan lain di Indonesia yang bisa lo kunjungi buat napak tilas perjuangan pahlawan-pahlawan kita. Mantap, kan? (Sumber Foto @kemhanri) 
...more

Pengaruh Pertandingan FIFA Matchday Indonesia Vs Argentina Terhadap Pariwisata Menurut Sandiaga

TripTrus.Com -   Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan bahwa pertandingan uji coba FIFA match day antara timnas Indonesia melawan Argentina akan berdampak positif terhadap pariwisata dan ekonomi kreatif. Laga antara Indonesia dan Argentina akan diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta pada tanggal 19 Juni 2023. Dalam Weekly Brief with Sandi Uno secara virtual, Sandiaga mengungkapkan, "Kita melihat bahwa pergerakan wisatawan nusantara pasti akan sangat tinggi karena minat terhadap sepakbola sangat besar." Sandiaga berharap bahwa acara olahraga bergengsi ini dapat membantu mencapai target pemerintah untuk mencapai 1,4 miliar pergerakan wisatawan Nusantara. Selain itu, pihaknya telah menyiapkan lima destinasi wisata super prioritas yang akan dikunjungi oleh tim juara dunia tersebut, antara lain Danau Toba, Bali, dan Labuan Bajo. Sandiaga menambahkan, "Ini adalah destinasi baru yang banyak menarik perhatian dunia." Selain pariwisata, sektor kuliner juga akan menjadi daya tarik bagi wisatawan, terutama dari mancanegara. Makanan khas Indonesia, seperti sate dan nasi goreng, sudah dikenal di seluruh dunia. Sandiaga juga menyatakan bahwa selain timnas Argentina, wisatawan mancanegara lainnya juga akan datang ke Indonesia untuk menonton pertandingan sepak bola antara Argentina dan Indonesia. Hal ini juga akan berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Nusantara. [Baca juga : "Daftar Acara Menarik Untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan Juni 2023 - Part 2"] Sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan bahwa Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan uji coba melawan Argentina dalam FIFA Match Day pada tanggal 19 Juni 2023. Sandiaga mengucapkan selamat kepada Erick Thohir dan timnya yang berhasil menghadirkan Messi dan rekan-rekannya dalam pertandingan tersebut. (Sumber Foto @cityzens_reports) 
...more

Hobi Snorkeling? Pahami Dulu 5 Pantangan Berikut Biar Tidak Merusak Keindahan Alam Bawah Laut!

TRIPTRUS - Jangan ngaku pecinta laut jika masih merusaknya. Laut bukan hanya dinikmati tanpa memikirkan kelestarian biota yang hidup di dalamnya. Laut juga bukan tebu yang dinikmati manisnya setelah sepah kemudian dibuang. Beberapa pantangan berikut wajib kamu ketahui sebelum memutuskan masuk ke dalam laut. Snorkeling merupakan kegiatan air yang sangat menyenangkan. Dengan ini traveler bisa melihat keindahan terumbu karang serta ikan warna-warni yang cantik. Snorkeling biasanya dilakukan di perairan yang dangkal dengan karakteristik ombak yang tenang. Namun tak banyak dari traveler yang memahami aturan mainnya. Berikut Travelingyuk lansir dari Detik Travel 5 pantangan saat snorkeling di laut. 1. Menginjak Terumbu Karang resiko paling besar yang dihadapi para terumbu karang ini adalah kaki-kaki para snorkeler. Bagaimana tidak hampir semua traveler yang berenang di laut baik sengaja maupun tidak sengaja pasti pernah menginjak terumbu karang. Terlebih mereka para pemula yang hanya snorkelingan karena ikut-ikutan tren, mereka tidak peduli atau tidak mau peduli dengan kelestarian alam bawah laut. Menginjak atau menabrak karang sama halnya dengan membunuh mereka. Tabrakan ini bisa terjadi baik saat melakukan kayuhan dengan sepatu katak atau saat berdiri mengambil nafas. Menginjak atau menabrak karang sebetulnya adalah dua hal yang sangat haram dilakukan saat snorkelingan. So, lebih berhati-hati lagi ya saat berenang di atas terumbu karang. 2. Menyentuh atau Menabrak Terumbu Karang Deretan terumbu karang yang tumbuh di perairan dangkal akan terlihat menarik terlebih jika terkena sorotan cahaya matahari. Warna-warni terumbu karang sangat menggoda untuk disentuh. Kebanyakan snorkeler penasaran bagaimana rasanya menyentuh karang di dasar laut tersebut hingga akhirnya baik disengaja atau pun tidak mereka menyentuh terumbu karang tersebut. Padahal sentuhan manusia terhadap terumbu karang dapat meningkatkan potensi kematian pada spesies itu. Kalau sudah mati karang ini akan berubah menjadi cokelat dan tidak indah lagi. So, sebaiknya jika snorkeling cukuplah menikmati keindahan terumbu karang dengan melihat atau memfotonya saja tanpa menyentuhnya langsung. 3. Memberi Makan Ikan Mungkin Anda pernah memperhatikan bagaimana para wisatawan yang melakukan snorkeling, memancing ikan agar mau mendekatinya. Tepat sekali, mereka membawa makanan berupa roti atau mie instan dan menebarkan di wilayah penyelamannya. Kegiatan memberi makan ikan ini memang menyenangkan, ikan-ikan akan datang mengerubungi kita dan saat itu adalah waktu terbaik untuk berfoto-foto. Tapi perlu diketahui bahwa memberi makan ikan akan memberikan efek negatif pada hewan air itu. Mereka akan terbiasa dengan makanan pemberian dan buruknya lagi mereka akan ketergantungan yang berujung pada hilangnya nafsu makan mereka pada makanan alami. Hasilnya mereka akan mati kelaparan karena hal tersebut. 4. Memegang Biota Laut Kadang untuk menujukkan ekspresi snorkeling yang paling kece seseorang rela melakukan hal-hal yang di larang. Melihat teman bisa foto bareng ikan-ikan imut membuat kita termotivasi untuk menyaingi dan melakukan lebih salah satunya dengan tidak hanya berfoto bareng ikan tapi memegangnya pula. Hal ini sebenarnya sangat berbahaya bagi si ikan itu sendiri. Banyak kasus ikan mati di spot snorkeling yang disebabkan oleh manusia yang menangkap dan memainkannya. Seharusnya tidak perlu menyentuh ikan apalagi menangkap dan bermain-main dengan hewan ini. Cukup dekati dari jarak yang aman dan ambil gambar yang bagus dengan kamera kedap air. 5. Buang Sampah ke Laut Biasanya wisatawan yang berenang sambil memberi makan ikan akan membuang sampahnya begitu saja di laut. Sampah ini berasal dari botol plastik yang digunakan sebagai wadah roti atau jajanan lain untuk memberi makan ikan. Mereka malas untuk membawanya lagi hingga ke tepi pantai hasilnya tinggal saja di tengah laut. Tak heran jika beberapa perairan di Indonesia yang menjadi spot snorkeling makin dipenuhi dengan sampah plastik. Sampah yang menumpuk ini akan membuat alam bawah laut rusak parah dan tidak ada yang tersisa untuk generasi yang hidup setelah kita. So, nikmati pantainya tapi jangan merusaknya guys! (Sumber: Artikel travelingyuk.com Foto JKTjalanjalan)
...more

Kontes Ako Amoi Singkawang Bakal Warnai Festival Cap Go Meh 2018

TripTrus.Com -  Mau berlibur sambil mencari hoki? Atau menikmati kehebohan Cap Go Meh dan mendapatkan banyak hadiah menarik? Yuk ikutan kontes Hakka Ako Amoi Singkawang 2018 tanggal 22-25 Februari mendatang. Semua dijamin asik dan wow. Kontesnya pasti seru. Bakal banyak kejutan di sana. Pasalnya, kontes tersebut merupakan bagian dari Festival Cap Go Meh 2018 Singkawang. Festival yang selalu ditunggu-tunggu wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.   Cap Go Meh merupakan puncak dari perayaan Imlek, pada hari itu ratusan tatung diarak berkeliling kota. Tatung adalah manusia yang menjadi perantara dengan dimasuki ruh para dewa yang diyakini mampu mengusir roh-roh jahat dari seluruh penjuru kota. Tatung ini ada yang berjalan kali dan ada yang ditandu sambil melakukan berbagai atraksi ekstrim. Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kota Singkawang adalah yang terbesar di Indonesia. Cap Go Meh 2018 akan berlangsung pada tanggal 2 Maret 2018. Ayo ke Kota Singkawang dan Saksikan Festival Cap Go Meh 2018 ! Cap Go Meh is the culmination of the Lunar New Year celebration, on that day hundreds of Tatung paraded around the city. Tatung is a human being who intercedes with the spirit of the gods who are believed capable of casting out evil spirits from all over the city. Tatung there are running times and there are guided while doing various extreme attractions. The Chinese New Year and Cap Go Meh Festival in Singkawang City is the largest in Indonesia. Cap Go Meh 2018 will hold on March 2nd, 2018. Let's visit Singkawang City and Watch Cap Go Meh 2018 Festival! #capgomehsingkawanghebat #Capgomeh #wonderfulindonesia #visitindonesia #pastikesingkawang #westborneo #singkawang #pesonaindonesia #bengkayang #sambas #pontianak #kalbar #indonesia #imlek2569 #capgomehsingkawang #chinatown #kuliner #wisata #barongsai #hakkaakoamoi #akoamoi #capgomehrun #borneorunner A post shared by Imlek 2569 dan Cap Go Meh 2018 (@capgomeh2018singkawang) onDec 27, 2017 at 2:12am PST “Cap Go Meh Singkawang selalu menarik. Bukan sekedar perayaan, tapi kami memberikan input lebih. Kontes Hakka Ako Amoi ini harus dicoba. Siapa tahu ada hoki di situ,” terang Ketua Panitia Perayaan Imlek dan Cap Go Meh  2018 Singkawang Leonardi Tjhai. Hoki? Ya, kontes Hakka Ako Amoi Singkawang punya jenjang karir yang jelas. Kalau lolos kualifikasi, mereka bisa menjadi Hakka Ako Amoi Indonesia. Leonardi menerangkan, Ako dan Amoi ini nantinya akan menjadi Duta Hakka Indonesia. Tugasnya, memperkenalkan kekayaan budaya Hakka. “Kalau lolos seleksi, mereka bisa jadi seorang Duta Hakka Indonesia. Itu levelnya sudah nasional.  Ada karir bagus di situ. Tapi, proses dan syaratnya panjang. Hanya figur terbaik yang akan menjadi juara,” terangnya lagi. Bagaimana kriterianya? Ada tiga aspek yang harus dipenuhi. Ako atau Amoi harus smart, beauty, juga behavior dan talent. Ketiga item syarat tersebut akan digunakan sebagai bahan penilaian. Leonardi menambahkan, kecerdasan selalu jadi syarat di ajang kontes manapun. Sebab, Ako dan Amoi harus memiliki solusi atas masalah di sekitarnya. “Secara garis besar, syarat personal ada tiga. Ako dan Amoi harus pintar. Wawasannya luas. Mereka harus punya kepedulian sosial tinggi. Pembawaannya tenang dan menarik. Juga punya bakat, bebas di bidang apapun. Dan yang terpenting harus mengerti soal budaya dan seni,” lanjutnya. Cukup itu syaratnya? Untuk menjadi Ako Singkawang, usia kontestan dibatasi 17-28 tahun. Untuk Amoi berkiar 17-25 tahun. Pendidikan minimal SLTA atau sederajat. Jangan lupa, siapkan juga foto ukuran 4R. Apabila persyaratan tersebut terpenuhi, lalu tinggal download formulirnya di http://bit.ly/2ATlw49. Biaya pendaftaran juga murah Rp.100 ribu. Waktu pendaftaran di tutup pada 4 Februari 2018 (lebih lengkap lihat grafis). “Ada persyaratan administrasi yang harus dipenuhi. Tidak kalah penting, kontestan belum berkeluarga. Kalau formulir sudah diisi bisa dikembalikan pada panitia. Tempat dan alamatnya sudah cukup jelas di formulir,” ujar Leonardi. Selain potensi jenjang karir, kontes ini juga menyediakan hadiah menarik. Mau tahu? Apabila juara, Ako atau Amoi memperoleh uang Rp10 juta plus trophy. Runner up dan urutan 3 juga mendapatkan trophy. Untuk nominalnya, uang Rp7 juta bagi posisi runner up. Lalu, peringkat 3 diberi hadiah Rp5 juta. “Juara sampai urutan tiga mendapatkan uang dan trophy. Jumlahnya tentu berbeda sesuai dengan hasil yang diraih. Untuk hadiah tambahan lain tentu ada. Yang jelas, tidak rugi ikut kontes Hakka Ako Amoi ini,” jelasnya. Selain peserta, para desainer busana juga diberi apresiasi. Uang Rp1,5 juta bila juara, posisi runner up Rp1,5 juta, dan Rp1 juta bagi posisitiga. “Kami memang ingin menggali semua potensi di sini. Para desiner juga memiliki peran besar. Mereka harus diapresiasi. Sebab, sudah menyediakan kostum dan membuat acara semakin menarik,” tutur Leonardi. Menteri Pariwisata Arief happy dengan gelaran Festival tersebut. Ia mengatakan dengan Kontes tersebut  akan membeikan warna lain di Festival Cap Go Meh 2018,  Singkawang. "Kontes ini makin membuat Festival Cap Go Meh semakin berwarna. selalu berkualitas. Kehebatan Singkawang akan ditampilkan semuanya. Atraksinya makin paten. Kontes seperti tentu sangat mengispirasi,” tuturnya. (Sumber:  Artikel indopos.co.id, Foto Paul Hessels)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...