shop-triptrus



Erzaldi Berharap Babel Bisa Jadi Icon Destinasi Wisata Indonesia Selain Bali

TripTrus.Com - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Roesman berharap Babel mampu menjadi salah satu Icon Destinasi Wisata Indonesia selain Bali. Hal ini diungkapkannya ketika memberi sambutan dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Hotel Novotel Kabupaten Bangka Tengah. "Kami berharap kepada semua perempuan dan anak selalu dilindungi agar tidak lagi terjadinya kekerasan pada perempuan dan anak di Indonesia Sebagai tuan rumah kita juga berharap kedepan Babel mampu menjadi destinasi wisata yang bisa diangkat sebagai Icon Indonesia selain Bali,' ujarnya  Rakornas dengan tema " Maju Bersama Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak" juga dihadiri Menteri Pemberdaya Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise dan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Kemanusiaan dan Kebudayaan, Puan Maharani.   Pretend that you live alone in an island, would you like it or not ? ๐Ÿ˜† I ๐Ÿ’— island #lengkuasisland #belitong #belitung #bangkabelitungislands #belitongisland #belitungisland #bangkabelitong #sumatera #indonesia #indonesian #island #islandlife #paradise #sea #seashore #ocean #sand #whitesandbeach #boat #ship #travelicious #travel #instatravel #asiatravel #southeastasia #exploreindonesia #exploreasia #wonderfulindonesia #wonderfulbelitung A post shared by Vero's new IG (@veroveranine) onFeb 23, 2018 at 4:47am PST Hadir juga Anggota MPR RI, M Ali Taher Parasong, Ketua DPRD Provinsi Babel, Didit Srigusjaya, serta tamu undangan lainnya    Acara yang berlangsung pada pukul 19:00 wib ini dibuka oleh sambutan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan. Dalam sambutanya ia mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada semua masyarakat Indonesia yang sudah mempercayai Bangka Belitung sebagai tempat diselenggarakannya rakornas tahun ini. "Selamat datang di negeri serumpun sebalai kepada semua hadirin yang hadir di acara Rakornas Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, seperti maknanya satu rumput namun tetap sebalai" Ungkap Erzaldi dalam sambutannya. (Sumber: Artikel bangkapos.com, Foto pixabay.com)
...more

Pengamat: Pariwisata Indonesia Perlahan Bangkit Seiring Libur Lebaran

TripTrus.Com - Pengamat pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, Chusmeru mengatakan, sektor pariwisata Indonesia perlahan mulai bangkit seiring libur lebaran tahun ini.  "Hal ini ditandai dengan objek dan daya tarik wisata di daerah yang padat pengunjung. Begitu juga dengan hunian hotel, transportasi dan industri kreatif pendukung pariwisata juga merasakan dampak positif saat libur Lebaran," kata Chusmeru di Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Saat ini menjadi momentum yang tepat bagi pemerintah daerah dan pelaku pariwisata untuk merancang strategi pemulihan sektor pariwisata.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Wonosobo || Dieng || Prau (@wonosoboinsta) Menurutnya, paling tidak ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam menyongsong pemulihan pariwisata. Pertama, upaya untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan. Strategi ini dapat dilakukan dengan promosi wisata yang optimal. Pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsoed itu mengatakan promosi wisata, dapat dilakukan melalui kerja sama dengan biro perjalanan wisata dan pemanfaatan media sosial. "Selain itu bisa juga dengan menggandeng akun komunitas pariwisata yang biasanya dikelola kaum milenial dan selalu mengunggah destinasi wisata kekinian," kata Chusmeru. Kedua, adalah dengan menambah lama tinggal wisatawan di daerah. Caranya dengan menciptakan objek wisata baru serta menambah atraksi seni budaya untuk menarik wisatawan. "Begitu pula pihak hotel dituntut untuk membuat inovasi promosi dan paket menginap untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan," kata dia. [Baca juga : "Tarik Wisatawan, Ende Siap Gelar 3 Festival Wisata Di 2022"] Chusmeru menambahkan, yang ketiga adalah upaya untuk meningkatkan pengeluaran wisatawan di satu destinasi wisata. "Perlu kerja yang lebih optimal dari pemerintah daerah untuk memacu pelaku industri kecil dan UMKM untuk menghasilkan cinderamata dan kuliner yang dapat dinikmati wisatawan," katanya. Dengan peningkatan angka kunjungan, lama tinggal, dan pengeluaran wisatawan, kata dia, maka diharapkan sektor pariwisatadi tanah air akan makin bergairah setelah sebelumnya sempat terdampak pandemi Covid-19. (Sumber: Artikel republika.co.id Foto @irmauna_) 
...more

Mengunjungi Masjid Terindah di Indonesia Selama Ramadan

TripTrus.Com - Halo Sobat Triptrus, apa kabar? Selama Ramadan, ibadah religius biasanya meningkat, termasuk mengunjungi berbagai situs religi untuk mempelajari sejarah Islam lebih dalam. Salah satunya adalah dengan mengunjungi Masjid Terindah di Indonesia Selama Ramadan. Namun, tidak hanya masjid yang besar dan megah, di Indonesia juga terdapat beberapa masjid cantik yang dapat memanjakan mata para pengunjungnya. Penasaran masjid apa saja? Yuk, simak artikel kami.       View this post on Instagram A post shared by Ariswbr (@ariswbr) 1. Masjid Raya Baiturrahman, Aceh Masjid Raya Baiturrahman adalah ikon masjid dari kota Banda Aceh dan menjadi ikon monumental pasca Tsunami Aceh di tahun 2004. Arsitektur masjid ini bergaya kuno ala negara India, sehingga membuat masjid ini menjadi tempat wisata religi yang menarik untuk dikunjungi. Namun, tentu saja tidak boleh mengabaikan kegunaan utama masjid sebagai tempat ibadah. Masjid Raya Baiturrahman dibangun pada tahun 1612 M oleh Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam. Masjid ini telah mengalami beberapa kali renovasi, seperti perluasan dan penambahan kubah. 2. Masjid Agung, Semarang Masjid Agung Semarang dikenal karena memiliki arsitektur unik serta menjadi masjid termegah di Indonesia, salah satunya adalah memiliki payung hidrolik raksasa yang mirip dengan di Masjid Nabawi, Mekkah. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid ini juga menjadi objek wisata terpadu, pusat pendidikan, dan pusat syiar agama Islam. Masjid Agung Semarang dilengkapi dengan beragam fasilitas, seperti perpustakaan, auditorium, ruang akad nikah, serta museum perkembangan Islam. 3. Masjid Sultan Suriansyah, Banjarmasin Masjid ini merupakan masjid tertua di Kalimantan Selatan yang memiliki bentuk arsitektur tradisional Banjar dengan konstruksi panggung yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah. Masjid Sultan Suriansyah merupakan simbol dimulainya pergerakan Islam di area Kalimantan Selatan. Meskipun sudah mengalami beberapa kali pemugaran, struktur dasar masjid ini masih dipertahankan karena termasuk dalam cagar budaya peninggalan Kesultanan Banjar. Sebagai salah satu ikon bersejarah di daerah Banjarmasin yang bersebelahan dengan Sungai Kuin, masjid ini bisa menjadi rekomendasi wisata religi yang dapat dikunjungi. [Baca juga : "Hal Yang Harus Dibawa Ketika Berpergian Ketika Ramadhan"] 4. Masjid Jami, Malang Masjid Jami Malang memiliki dua gaya arsitektur, yaitu Jawa dan Arab. Masjid yang sering dikenal dengan nama Masjid Agung Jami Kota Malang ini dibangun pada tahun 1890 dan selesai pada tahun 1903. Selain sering didatangi oleh para jamaah untuk melakukan ibadah, Masjid Jami juga kerap dikunjungi wisatawan dan pecinta fotografi yang mengagumi keindahan bentuk bangunannya. Berlokasi strategis di tengah kota dan masih satu kawasan dengan alun-alun kota Malang. (Sumber: Artikel Shalahudin Hikam Al Ayubi Foto @qeluyuran) 
...more

Sumbar Gelar FWBTb, Festival Keren Warisan Budaya Tanpa Batas di Kota Payakumbuh!

TripTrus.Com -  Nih, gank! Sumbar lagi ada acara keren nih, Festival Warisan Budaya Takbenda (FWBTb) di Kota Payakumbuh tanggal 12-17 Oktober 2023! Festival ini bakal bikin kita semua terpukau sama budaya takbenda dari seluruh dunia, plus dari Indonesia juga! Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat, Syaifullah, cerita nih, festival ini dibikin buat jagain budaya kita, terutama yang takbenda. Dan cek, festival ini juga bakal dihadiri sama beberapa negara di Asia Tenggara loh! "Yoi, teman-teman, acara ini bakal dihadiri sama negara-negara dari Asia Tenggara yang diundang sama panitia," katanya. "Ada 4 negara yang jadi prioritas, yaitu Filipina, Singapura, dan Malaysia. Mereka bakal tunjukin budaya tak bendanya, misalnya Filipina akan tunjukin bela diri Arnis," tambahnya. Selain itu, festival ini juga undang 5 provinsi lain dari Indonesia, yaitu Aceh, Riau, Bali, Banten, dan Jawa Barat. Mereka juga bakal tunjukin kebudayaan keren mereka! Nah, Direktur Festival, S. Metron Masdison, cerita lagi, FWBTb di Kota Payakumbuh ini tujuannya buat bikin ekosistem kebudayaan yang kuat di Sumatra Barat. Dia bilang, selama ini festival di Sumatra Barat agak belibet, gak ada grand design yang jelas, jadi mereka usul FWBTb ini. "Kita perlu ngebangun ekosistem kebudayaan yang oke di Sumatra Barat, salah satunya lewat FWBTb ini," kata dia. "Banyak kebudayaan Sumatra Barat yang belum punya cerita yang kuat," tambahnya. Dia juga cerita, FWBTb ini sekaligus buat merayakan 20 tahun Intangible Cultural Heritage. Katanya, baru Timor Leste, Prancis, dan Maroko yang rayain, jadi Indonesia belum pernah bikin acara kaya gini. Makanya FWBTb di Kota Payakumbuh bakal jadi yang paling asik nih! [Baca juga : "Indonesia Mountain Tourism Conference, Ngehitsnya Wisata Gunung Di Indonesia"] Tunggu, gank, ada kabar bagus lagi! Mereka bakal coba undang Sekjen UNESCO juga, wah, keren kan? Dan gak cuma itu, di FWBTb juga bakal ada pameran naskah loh, salah satunya naskah Tuanku Imam Bonjol. Naskah bersejarah ini bakal dipajang di Gedung Olahraga Muhammad Yamin di Kota Payakumbuh. Mantap, kan? Jadi, siap-siap aja, gank, tanggal 12-17 Oktober nanti buat ramaikan FWBTb di Kota Payakumbuh! Kita dukung budaya takbenda kita semua, yuk! ๐Ÿ˜ŽโœŒ๏ธ (Sumber Foto @sanggar_intanbakarang) 
...more

Alasan Bali Jadi Destinasi Honeymoon Paling Gokil Buat Lo!

TripTrus.Com - Lo dan pasangan baru nikah bakal seneng banget kalau milih Bali buat honeymoon! Gue aja yang skeptis awalnya, tapi setelah liat sendiri keindahannya, fix, Bali tuh tempat sempurna buat ngabisin waktu bareng setelah stress ngurusin nikahan. Lo bisa santai abis, nggak usah mikir kerjaan atau apapun. Hotel-hotel di Bali itu udah kayak surga, nyediain sarapan sampe kekenyangan, trus tinggal leyeh-leyeh nunggu makan siang. Plus, spa di Bali beneran kayak seni, lama-lama malah nagih!       View this post on Instagram A post shared by Adit (@adit.syahfiar) Kalau lo suka yang spiritual, dateng deh ke Pura Ulun Danu. Tempatnya cakep abis, ada danau yang ngelilingin pura dengan pemandangan yang super indah. Bahkan lo bisa liat upacara keagamaan khas Bali di pagi hari. Kalo lo mau yang lebih spesial, coba Pedanda Blessing di Candidasa. Katanya sih, pengalaman spiritualnya berasa banget, cocok buat honeymoon. Terus, Bali itu penuh sama keindahan alam yang bikin lo susah napas saking bagusnya! Ya, kecuali Kuta sih, lo tau sendiri kan gimana rame dan bisingnya. Tapi begitu lo keluar sedikit dari pusat kota, lo bakal dimanjain sama gunung berapi, pantai emas atau hitam, sawah berundak, dan desa-desa tradisional. Lo bisa liat pemandangan ini semua dari balkon hotel lo kalo lagi males jalan. [Baca juga : "Kapan Waktu Terbaik Buat Jalan-Jalan Berbagai Tempat Di Indonesia?"] Kalo lo suka aktivitas, cobain deh naik Gunung Batur. Sunrise di sana tuh nggak ada tandingannya! Tapi kalo lo pengen lebih santai, lo juga bisa nginep di Sanak Retreat, di tengah sawah Jatiluwih yang keren banget. Oh iya, honeymoon di Bali juga kesempatan bagus buat lo berdua belajar masak bareng. Gue sama pasangan ambil kelas masak di Ubud, pusat seni di Bali. Di sana, kita belajar bikin makanan lokal kayak ikan bakar daun pisang, kari ikan, bayam, dan sambal. Rasanya puas banget, apalagi kalo bisa masakin pasangan lo nanti di rumah! Dan yang nggak kalah penting, karena ini honeymoon, lo harus banget nikmatin momen-momen romantis. Bali itu affordable banget buat honeymoon yang spesial. Mulai dari private villa, spa treatment, sampe makan malam romantis, semuanya bisa lo dapetin dengan harga yang lebih terjangkau dibanding tempat honeymoon populer lainnya. Nggak heran Bali masuk top 5 destinasi terbaik versi Lonely Planet! Jadi, kalo lo lagi mikirin honeymoon, Bali itu jawabannya. (Sumber Foto @baliislandgetaway) 
...more

Menyingkap 5 Destinasi Wisata yang Jarang Diketahui di Sumatera Utara

TripTrus.Com -  Sumatera Utara, dengan wilayah seluas 72.981,23 kilometer persegi, telah lama dikenal memiliki keindahan alam yang memukau. Tidak dapat dipungkiri, provinsi ini diberkahi dengan berbagai potensi wisata yang dapat memanjakan mata. Ketika berbicara tentang wisata di provinsi paling utara Pulau Sumatera ini, pasti yang pertama terlintas adalah Danau Toba. Danau alami yang begitu luas ini bahkan telah menjadi salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP) di Indonesia.       View this post on Instagram A post shared by Erwinsyah Pasaribu (@erwinpasaribu_) Namun, di balik pesona yang dimiliki Danau Toba, ternyata terdapat surga-surga tersembunyi lainnya di daerah ini. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika Anda juga dapat menikmati panorama indah di beberapa destinasi "tersembunyi" yang ada di Sumatera Utara, tentunya ketika situasi telah membaik dan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Berikut ini adalah informasi mengenai destinasi-destinasi tersebut. 1. Air Terjun Efrata Air Terjun Efrata adalah salah satu surga tersembunyi yang tak akan mengecewakan mata Anda. Saat Anda mengunjungi tempat ini, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan aliran air yang menuruni bukit-bukit. Lokasi air terjun ini berada di Desa Sosor Dolok, Kecamatan Harian, Samosir. Memotong-lika bukit yang membentang luas, air terjun ini mengalirkan air dari Bukit Barisan dan memiliki tinggi sekitar 20 meter. Anda dapat duduk santai menikmati pemandangan di sekitar air terjun. Namun, Anda juga dapat bermain air dan merasakan kesegaran bermain di bawah aliran air terjun. Rute menuju Air Terjun Efrata sangat mudah dijangkau, karena lokasinya yang dekat dengan Danau Toba. Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi destinasi ini jika Anda berada di sekitar Danau Toba. 2. Air Terjun Namu Belanga Air Terjun Namu Belanga, terletak di Desa Rumah Galuh, Kabupaten Langkat, adalah destinasi selanjutnya yang wajib dikunjungi saat berwisata ke Sumatera Utara. Aliran airnya tidak hanya tenang, tetapi juga jernih bak kristal. Pemandangan ini benar-benar memukau dan dapat memberikan ketenangan serta melepaskan penat. Kejernihan airnya memungkinkan Anda dengan mudah melihat dasar permukaan air tanpa ada hambatan. Namun, perlu diingat bahwa pemandangan ini hanya dapat dinikmati pada waktu-waktu tertentu, seperti saat musim penghujan. Untuk mencapai Air Terjun Namu Belanga, Anda harus melewati jalur trekking yang menantang namun menawarkan panorama yang memukau. Destinasi wisata ini masih belum banyak diketahui orang, sehingga sangat cocok bagi Anda yang menginginkan ketenangan dan kedamaian. 3. Bukit Singgolom Ketika mengunjungi Danau Toba, jangan lupa meluangkan waktu untuk mengunjungi Bukit Singgolom yang terletak di Desa Lintong Nihuta, Kabupaten Toba. Dari bukit ini, Anda dapat menikmati pesona keindahan Danau Toba yang memukau. Tempat ini menjadi salah satu spot favorit bagi wisatawan untuk menikmati pemandangan luasnya danau biru dari Danau Toba serta keindahan Pulau Samosir. Bukit ini merupakan tempat yang sempurna bagi Anda yang ingin mencari ketenangan sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan perkotaan. Selain itu, Anda juga dapat menyaksikan matahari terbenam yang memukau saat hari telah menjelang pukul 18.00 WIB. Tidak hanya menikmati pemandangan, para petualang juga dapat mendirikan tenda di puncak bukit ini untuk menghabiskan malam yang seru. 4. Kawah Putih Tinggi Raja Salah satu objek wisata dengan pesona alam yang unik adalah Kawah Putih Tinggi Raja. Kawah ini terletak di kawasan Cagar Alam Dolok Tinggi Raja dan memiliki luas sekitar 4 hektar di tengah hutan yang lebat. Sesampainya di sana, Anda akan terpesona oleh keindahan bukit kapur yang memukau dan aliran air panas yang menakjubkan. Tidak hanya itu, kolam air panas juga mempesona dengan warna biru kehijauan yang memikat. Kawah ini terbentuk akibat panas bumi yang mengandung belerang. Dari sinilah terbentuk bukit putih dengan sumber air panas yang suhunya mencapai 90 derajat Celsius. Aliran air panas ini membentuk undakan batuan kapur dan kawah yang dapat digunakan untuk berendam. Keberadaannya yang tersembunyi di dalam hutan lebat menjadikan Kawah Putih Tinggi Raja tidak diketahui banyak wisatawan. Untuk mencapainya, Anda harus menempuh perjalanan sejauh 95 kilometer dari Kota Medan. Namun, segala lelah perjalanan melintasi jalan berbatu akan terbayar lunas begitu Anda tiba di sana. Anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang sangat indah dan tempat yang tenang untuk relaksasi. [Baca juga : "Nikmati Banyaknya Tanggal Merah Di Bulan Juni 2023 Dengan Menyusun Rencana Liburan Anda Dari Sekaran"] 5. Kolam Abadi Pelaruga Kolam Abadi Pelaruga terletak di Kota Langkat, lebih tepatnya di Desa Galuh, Kecamatan Sungai Bingai. Nama "Pelaruga" berasal dari komunitas Pelaruga (Pemandu Alam Rumah Galuh) yang bertanggung jawab dalam menjaga dan melestarikan keindahan kolam pemandian alami ini. Objek wisata ini awalnya dikenal dengan nama Air Terjun Teroh-Teroh, yang dalam bahasa Batak berarti "bawah". Selain itu, air di tempat wisata alam ini berasal dari mata air yang jernih dan bersih, sehingga aman untuk diminum. Salah satu hal yang membuat kolam abadi ini begitu eksotis adalah kejernihan airnya yang berwarna biru kebiruan. Suasana di sekitar kolam sangat tenang, dengan udara sejuk yang mengalun di tengah hutan. Sebenarnya, kolam abadi ini terbentuk dari mata air yang mengalir seperti air terjun di bagian atasnya. Ketika sinar matahari menyinari kolam ini, cahaya yang memantul menciptakan efek yang memukau, sehingga dasar kolam terlihat jelas seperti kaca yang transparan. (Sumber Foto @toky.harahap) 
...more

Danau Habema, Danau Di Atas Awan

TRIPTRUS - Danau Habema memang bisa dikatakan sebagai danau di atas. Walapun lokasinya di kaki Gunung Trikora, Kabupaten Jayawijaya, Papua, danau ini merupakan salah satu danau tertinggi di Indonesia. Terletak di ketinggian lebih dari 3.300 meter di atas permukaan laut, oleh Masyarakat Dani, penduduk Jayawijaya, danau itu dianggap sebagai tempat keramat yang jadi sumber kesuburan dan kehidupan. Untuk mencapai Danau Habema, yang dalam bahasa setempat bernama Yuginopa berada di zona inti Taman Nasional Lorenz, Papua. Area Habema mempunyai luas kurang lebih sekitar 224,35 hektar dengan keliling 9.79 kilometer  Nama Habema diambil dari seorang perwira Belanda yang bernama Letnan D Habema, yang mengawal ekspedisi HA Lorentz untuk mencapai puncak  Ettiakup (sebutan masyarakat lokal untuk Gunung Trikora) pada tahun 1909. Pada masa pemerintahan Belanda, Gunung Trikora dikenal dengan nama Wilhelminatop. Baru pada 1963 namanya berubah menjadi Trikora (Tri Komando Rakyat) setelah perintah Presiden pertama Indonesia, Soekarno, untuk merebut Papua Barat. Dahulu, puncak Gunung Trikora dan sekitar Danau Habema dihiasi dengan salju. Tapi beberapa tahun terakhir, salju di Trikora menipis dan Habema juga tidak pernah lagi dihiasi salju di sekitarnya. Tetapi Danau Habema masih punya banyak keindahan lain yang bisa dinikmati. Mulai dari bentang pemandangan padang rumput yang terlihat sejauh mata memandang, embun di ujung dedaunan dan rerumputan, lalu air danau yang tenang, serta masih banyak lagi. Banyak pendaki Pegunungan Jayawijaya dan Cartenz mampir di danau ini sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak tujuan mereka. Dari kota Wamena, Danau ini bisa dicapai dalam waktu sekitar 3 jam dengan menggunakan kendaraan bermotor. Jalur menuju Habema pun juga jadi tantangan tersendiri bagi para pengemudi kendaraan off-road. Jalan berliku yang sempit dan diapit oleh hutan jadi tantangan tersendiri bagi orang-orang penggemar olahraga pemacu adrenalin itu. Film Denias, Senandung di Atas Awan juga menggunakan indahnya Danau Habema sebagai salah satu lokasi syuting. Para penggemar kegiatan birdwatching juga pasti tidak akan menyesal datang ke Danau Habema. Area di sekitar Danau Habema adalah habitat bagi puluhan spesies burung endemik dan tentu saja burung kebanggaan sekaligus maskot Provinsi Papua, Burung Cenderawasih. Selain birdwatching, di sekitar Danau Habema kabarnya juga bisa ditemui anggrek hitam yang teramat sangat langka. Jika ingin mengunjungi Danau Habema, setelah mencapai gerbang checkpoint, berupa sebuah bangunan gardu sederhana, harus menempuh perjalanan sekitar 1 jam lagi dengan melewati tanah yang penuh dengan lumpur, lumut dan kubangan air. Dan, jangan lupa mengenakan pakaian yang bisa melindungi dari udara dingin, karena suhu di sekitar Danau Habema rata-rata mencapai 7-8 derajat celcius. Bahkan bisa mencapai 4 derajat celcius. Brrrr!!
...more

Karapan Sapi Madura

Karapan sapi yang merupakan perlombaan pacuan sapi yang berasal dari Madura Jawa Timur, bagi kebanyakan masyarakat Madura karapan sapi tidak hanya sebuah pesta rakyat atau acara yang diselenggarakan tiap tahun yang diwarisi secara turun temurun. Tetapi karapan sapi bagi masyarakat Madura adalah bentuk symbol prestise yang dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat Madura, karena sapi yang digunakan untuk pertandingan merupakan sapi sapi yang berkualitas sangat baik tentu dengan perlakuan yang istimewa pula.Pulau Madura tidak hanya dikenal sebagai penghasil garam, tetapi juga penghasil sapi sapi pacuan yang berkualitas sangat baik. Tidak jarang sang pemilik sapi mempersiapkan sapi pacuannya dengan memberikan pijatan khusus dan makanan tidak kurang dari 80 butir telur setiap harinya, agar stamina dan kekuatan sapi sapi tersebut terjaga. Bahkan perlakuan istimewa sapi sapi tersebut dibeberapa rumah terlihat ada yang menghiasi garasi bukan kendaraan mobil tetapi malah sapi tersebut yang berada digarasi rumah. Maklum saja karena untuk sapi yang memenangkan pertandingan dapat mencapai harga Rp 75 juta per ekornya.Dalam perayaan karapan sapi ini, harga diri para pemilik sapi dipertaruhkan. Kalau mereka dapat memenangkan pertandingan, selain hadiah uang didapat biasanya hadiah dari pertaruhan juga mereka dapatkan. Kalau mereka kalah dalam pertandingan ini, harga diri pemilik jatuh dan mereka habis uang yang tidak sedikit untuk karapan sapi ini. Karena perawatan sapi – sapi sebelum pertandingan mahal, dan biasanya mereka menyewa dukun agar menjaga sapinya selamat dari serangan jampi-jampi musuh mereka.Perayaan besar karapan sapi ini diadakan 1 kali dalam setahun, tetapi untuk menuju final harus memenuhi beberapa tahapan terlebih dahulu. Ada dua macam perayaan karapan sapi di Madura, yang pertama adalah Presiden Cup dan Bupati Cup. Untuk Bupati cup biasanya diadakan 2 kali dalam setahun, para pemenang dari bupati cup ini biasanya akan melanjutkan pertandingannya ke Presiden cup, untuk para fotografer momen yang bagus adalah pada saat Bupati Cup. Karena Bupati Cup biasanya diadakan dipinggiran kota, garis pembatas hanya terbuat dari anyaman bambu yang membuat acara ini semakin tradisional, tetapi faktor keamanan karapan sapi Bupati Cup ini sangat kurang jadi berhati hatilah pada saat mengambil momen foto. Yang meriah setelah bupati cup adalah Presiden Cup, acara ini sangat meriah dan ramai. Karena sebagian besar yang mengikuti Presiden Cup ini biasanya adalah para pemenang di Bupati Cup, acara besar ini diselenggarakan di kota Bangkalan dan perayaannya antara bulan September atau Oktober.Dalam even karapan sapi para penonton tidak hanya disuguhi adu cepat sapi dan ketangkasan para jokinya, tetapi sebelum memulai para pemilik biasanya melakukan ritual arak-arakan sapi disekelilingi pacuan disertai alat musik seronen perpaduan alat musik khas Madura sehingga membuat acara ini menjadi semakin meriah.Panjang rute lintasan karapan sapi tersebut antara 180 sampai dengan 200 meter, yang dapat ditempuh dalam waktu 14 sd 18 detik. Tentu sangat cepat kecepatan sapi – sapi tersebut, selain kelihaian joki terkadang bamboo yang digunakan untuk menginjak sang joki melayang diudara karena cepatnya kecepatan sapi sapi tersebut. Untuk memperoleh dan menambah kecepatan laju sapi tersebut sang joki, pangkal ekor sapi dipasangi sabuk yang terdapat penuh paku yang tajam dan sang joki melecutkan cambuknya yang juga diberi duri tajam kearah bokong sapi. Tentu saja luka ini akan membuat sapi berlari lebih kencang, tetapi juga menimbulkan luka disekitar pantat sapi. Setelah bertanding sapi tersebut diberikan beberapa waktu agar luka itu sembuh, tetapi sapi yang dipertandingan dikarapan ini hanya 2 sampai dengan 3 kali saja diberikan pertandingan dan tidak boleh lebih.Jarak pemenang terkadang selisih sangat tipis, bahkan tidak jarang hanya berjarak 1 sampai dengan 2 detik saja, dan hal ini terkadang membuat pihak yang kalah memprotes. Tetapi mereka diberikan kesempatan untuk bertanding lagi dengan yang kalah, dan saat yang membahagiakan bagi para pemenang. Selain mendapat hadiah, biasanya hadiah taruhan jg mereka dapatkan. Selain harga sapi pemenang dapat membumbung tinggi harganya.Karapan Sapi di Madura merupakan pagelaran yang sangat unik, selain sudah diwarisi secara turun menurun tradisi ini juga terjaga sampai sekarang. Even ini dijadikan sebagai even pariwisata di Indonesia, dan tidak hanya turis local dari mancanegara pun banyak yang menyaksikan karapan sapi ini. Semoga kedepannya semakin meriah dan ajang taruhan yang menghiasi karapan sapi tersebut bisa hilang. Kalau Anda mampir ke Surabaya, tidak ada salahnya melihat jadwal dan menonton karapan sapi tersebut. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Tempat Wisata Sejarah di Karawang

TripTrus.Com - Banyak tempat-tempat yang indah dan menarik untuk anda kunjungi di karawang jawa barat. Tidak hanya keindahan pantai, curug atau air terjunnya saja namu berbagai macam seperti kuliner bisa anda dapatkan jika anda berwisata ke karawang. Banyak kuliner-kuliner khas karawang dan jawa barat berhamburan di sepanjang jalan dan emperan pantai di karawang. Sungguh beberapa kuliner ini mampu memanjakan lidah anda dan membuat anda ketagihan akan cita rasanya. Tempat wisata di karawang jawa barat juga sangat di minati oleh masyarakat, banyak wisatawan-wisatawan yang berbondong-bondong mengunjungi karawang terutama saat-saat libur tiba. Tempat wisata di karawang jawa barat ini cocok untuk mengisi hari libur anda sekaligus menghilangkan penat anda, namun kali ini tidak hanya kedaerah pantai dan pegunungan saja yang bisa anda kunjungi namun tempat-tempat bersejarah juga. Karawang di kenal sebagai daerah dengan kawasannnya yang subur, maka dari itu orang asing tertarik untuk berkunjung ke daerah karawang. Banyak juga pendatang dari cina dan eropa berwisata ke tempat-tempat bersejarah yang ada di karawang, adapun tempat bersejarah di daerah karawang. 1. Stasiun Karawang   Old station of Karawang #train #trains #station #stasiunkarawang #sepurmania #keretaapi #kai #keretaapiindonesia A post shared by Hariyo RiyanTOMO (@hariyoriyantomo) onSep 16, 2017 at 4:50pm PDT Stasiun ini terletak di ketinggian +16 ini termasuk pada operasi I Jakarta, stasiun ini merupakan stasiun yang bersejarah karena dibangun dari zaman dahulu kala, saat ini stasiun karawang hanya mengangut penumpang dari Jakarta ke Purwakarta saja. Stasiun karawang terletak di Jl. Arif Rahman Hakim, Nagasari, Karawang Barat, Karawang, Propinsi Jawa Barat. 2. Bendungan Walahar   Bendungan ini sudah digunakan sejak tanggal 30 November 1925 yang dibangun pada masa kolonial pemerintahan Belanda. Namun banyak yag mengatakan khususnya tetua masyarakat sekitar, bahwa bendungan tersebut dibangun saat masa penjajahan dari Portugis yang dilanjutkan oleh kekuasaan dari Penjajah Belanda.Bendungan Walahar merupakan bangunan yang memiliki pesona tersendiri yang menarik. Tak hanya sebagai pengatur air saja. Namun kita juga bisa mempelajari berbagai nilai historis yang sangat berharga untuk perkembangan sejarah di Karawang. #bendunganwalahar #wisatakarawang #karawang #pangkalperjuangan #superadventure #idare A post shared by Superior Karawang (@karawangsuperior) onMar 22, 2018 at 9:17pm PDT Bendungan ini merupakan salah satu bendungan yang bersejarah karena memang di bangun pada masa penjajahan belanda. Pembangunan pun hanya mengandalkan tenaga pribumi, bukan tenaga teknologi seperti saat ini. Maka dari itu bangunannya yang masih terlihat kuno dan menggunkan arsitektur belanda. Bendungan ini sengaja di buat untuk mengatur debit dan sirkulasi air yang mengaliri area persawahan. Selain fungsinya untuk mengairi persawahan juga menahan air ketika daerah karawang di landa banjir. 3. Rumah Penculikan Proklamator   A house where our founding father arranged a declaration of our home. A house for a home, Nusantara. #rumahRengasdengklok #soekarnohatta #sajutimelik #proklamasi A post shared by Sintong Sihombing (@sinsihombing) onNov 20, 2015 at 3:05am PST Rumah yang terletak di Rengasdengklok, rengasdengklok merupakan tempat di mana Soekarno dan Moh. Hatta di culik oleh pemuda Soekarni. Di rumah ini lah proklamasi kebangsaan Indonesia dirumuskan. [Baca juga : 3 Destinasi Wisata Heritage Menarik Wajib Dikunjungi] 4. Tugu Kebulatan Tekad   Karawangku๐Ÿ˜Ž๐Ÿšด #latepost #rengasdengklok #tugukebulatantekad #paros A post shared by Dwi MiLda Apriyani (@dwimilda) onJan 2, 2018 at 7:01am PST Tugu ini terletak di Kampung Bojong Tugu, Ds. Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Propinsi Jawa Barat. Letak tugu ini juga tidak terlalu jauh dari tempat penculikan Soekarno dan Moh. Hatta, kira-kira sekitar 100 m jaraknya. Tugu kebulatan tekad ini di bangun sebagai mengenang tekad dari para pemuda bangsa. 5. Monumen Rawa Gede   Just Me.. #monumenrawagede #like4like A post shared by Dewi Adianti (@dewi_adianti) onOct 7, 2017 at 11:07pm PDT Monumen yang bentuknya yang unik dan membentuk segitiga atau pyramid ini terletak di Kecamatan Rawamerta 10 km dari Ibu Kota Kabupaten Karawang. Monumen Rawa Gede sengaja di bangun untuk mengenang tewasnya  orang warga sipil yang berjumlah 431 orang yang teguh mempertahankan tempat  untuk persembunyian para Pejuang Kemerdekaan, yang berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Beberapa tempat bersejarah di atas memang terlihat kuno, namun dengan berkunjung dan datang ke tempat-tempat bersejarah tersebut anda juga akan mendapatkan beberapa pembelajaranm serta ilmu sejarah. Itulah tempat wisata di karawang jawa barat yang bersejarah. (Sumber: Artikel sandiegohills.com, Foto vakansinesia.com)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...