TripTrus.Com- Ingin bisa liburan akhir tahun dengan hemat? Cari tahu destinasi mana saja yang bisa dituju di sini! Akhir tahun dikenal sebagai periode liburan yang mahal bagi sebagian besar orang. Bukan hanya anak-anak yang libur sekolah pada periode ini, tapi orang tua atau para pekerja kantoran pada umumnya juga libur dari pekerjaannya. Momen akhir tahun menjadi waktu yang pas untuk untuk liburan bersama seluruh keluarga ataupun sahabat. Alhasil, harga tiket pesawat dan hotel meningkat secara signifikan.
Ingin ikut serta dalam kemeriahan libur akhir tahun tapi budget Anda terbatas? Ini dia 10 destinasi yang bisa Anda jadikan pilihan untuk liburan akhir tahun, yang bukan hanya menyenangkan, tapi juga ramah di kantong.
1. Malang
Malang merupakan tempat yang tepat untuk bersenang-senang. Hawa sejuk dan beragam destinasi menarik membuat kota ini tidak pernah sepi pengunjung. Menaiki biangala di Alun-Alun Kota Baru, paralayang di Batu, bermain air di Air Terjun Coban Rondo, berkeliling Jatim Park 1 dan Jatim Park 2, berfoto di Museum Angkut, menghabiskan malam di Batu Night Spectacular, dan menikmati es krim di Toko Oen merupakan rangkaian aktivitas yang wajib dilakukan selagi berkunjung ke Malang. Bukan itu saja, biaya makan, transportasi, dan berbagai aktivitas di Malang pun tergolong murah!
Colourfull . . . #kampungwarnawarnimalang #malangkota #visimalang #visitjawatimur
A post shared by Aulia Risky Chandra (@aulriskichandra) onJan 3, 2017 at 3:52am PST
Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Malang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,8 jutaan!
2. Yogyakarta
Popularitas Jogjakarta sebagai destinasi liburan favorit tidak perlu dipertanyakan lagi. Suasana tenang, biaya hidup —dan warganya— yang bersahabat menjadikan kota ini dicintai banyak orang. Tahun ini, setelah dijadikan lokasi syuting “Ada Apa dengan Cinta? 2”, Jogjakarta semakin naik daun. Jika ingin mengintip lokasi yang didatangi Cinta dan Rangga, Anda dapat berkunjung ke Istana Ratu Boko, Bukit Rhema, Pantai Parangtritis, Punthuk Setumbu, dan tidak ketinggalan menonton Papermoon Puppet Theater. Sempurnakan kunjungan di Jogjakarta dengan menginap di Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman.
Akan selalu ada hal yang dirindukan...... . . π·@ekoprasetyo_24 ππ . . #streetphotography #jogja #malioboro #latepost #instapic #instagood #instagram #instalike #indonesia
A post shared by Hanna Setyani (@hannasetyani_er) onDec 7, 2017 at 12:47am PST
Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Yogyakarta untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,1 jutaan!
3. Bali
Ide tentang liburan biasanya tidak jauh dari pikiran tentang Bali. Bali dan liburan dapat disebut sebagai satu kesatuan. Tidak lengkap rasanya jika tidak menghabiskan liburan akhir tahun di destinasi favorit mayoritas traveler ini. Walau harga tiket pesawat dan hotel memang cenderung lebih mahal saat akhir tahun, tapi bukan tidak mungkin Anda tetap bisa liburan dengan hemat di sana. Lakukanlah aktivitas misalnya berkunjung ke tempat-tempat, seperti Air Terjung Aling-Aling, Danau Tamblingan, Bukit Campuhan, Bukit Asah, Pasih Uug, dan Pantai Tegal Wangi, yang dapat dinikmati secara cuma-cuma.
Selamt malam....Bali....π I want to see a beautiful sunset... #bali #gohome #wonderfulplace #trip #travel #ζ
#ζ
θ‘ε€§ε₯½γ #ζ΅·ε€ζ
θ‘ #ζ΅· #η©Ί #γΎγεΈ°γ£γ¦γγ #ε₯½γγͺε ΄ζ #indonesia #seminyak #kerobokan #canggu #ubud #amed #legian #kuta #beach #seminyakbeach #sunset #γγγ°γγ #δ»ζ₯γε―γδΈζ₯γ§γγ #ζζ₯γ―γγ£γ¨ε―γγγγ #γγζγγγ¨γγ«εΈ°γγγβ€οΈ←εΈζ
A post shared by tomo7030 (@tomo7030momo) onDec 7, 2017 at 3:00am PST
Tiket pesawat pulang-pergi Surabaya-Bali untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1 jutaan!
4. Palembang
Selain makan pempek, selama berada di Palembang Anda dapat menyambangi Taman Kambang Iwak yang berlokasi di tengah kota, berfoto dengan latar belakang Jembatan Ampera, melihat cantiknya pagoda di Pulau Kemaro, bertualang di Punti Kayu atau Bukit Serelo, juga wisata air di Curup Maung Lahat dan Curug Tujuh Kenangan.
Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Palembang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp800 ribuan!
5. Medan
Banyak aktivitas seru —dan murah— yang dapat Anda lakukan ketika berkunjung ke Medan, mulai dari melihat warisan Kesultanan Deli di Istana Maimun dan mengintip kehidupan bangsawan Medan di Tjong A Fie Mansion, trekking di Bukit Lawang, seru-seruan di Air Terjun Dua Warna Sibolangit, bertualang di Tangkahan, melihat pagoda tertinggi di Indonesia di Taman Alam Lumbini, wisata kuliner di Merdeka Walk, dan tentunya menikmati kecantikan Danau Toba.
Tuntutlah ilmu sampai ke negri cina.. Pepatah lama.π Location, vihara gunung timur #medan #viharagunungtimur #pepatah #jumat #art #2017 #raunraun #cagarbudaya #tempoedoeloe #medanheritage
A post shared by Saiful Anwar NaSuTiOn (@bg.ipul.nst) onNov 23, 2017 at 10:43pm PST
Tiket pesawat pulang-pergi Pekanbaru-Medan untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,1 jutaan!
6. Padang
Isi libur akhir tahun Anda di Padang dengan mengunjungi Danau Laut Tinggal yang berwarna toska, melihat megahnya Masjid Raya Sumatera Barat, melintasi Jembatan Akar di Bayang Utara, bermain air di Lubuak Tampuruang, berfoto di Kelok Sembilan, mengintip kebudayaan Minang di Istana Pagaruyung, melihat hijaunya Lembah Harau, dan menyambangi Jam Gadang yang iconic. Selama berada di sana, pastikan Anda memanjakan lidah dan perut dengan menyantap makanan Padang yang kelezatannya masyhur.
Katakan, ooo. Pada mama, ooo! Cinta bukan hanya harta dan tahta. Pastikan, ooo. Pada semua, ooo! Hanya cinta yang sejukan dunia... Sepenggal lirik milik @de19wa yang berjudul Cukup Siti Nurbaya. Ya, sepanjang Jelajah Sumbar ini begitu banyak percakapan "cocoklogi", jadi lirik tersebut menjadi pengantar untuk foto dari atas Jembatan Siti Nurbaya, yang memperlihatkan kita bagaimana jalur air yang digunakan Kota Tua Padang ini.
A post shared by Dhayan Amiey (@amieykha) onDec 3, 2017 at 6:23am PST
Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Padang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,4 jutaan!
7. Balikpapan
Di destinasi yang sering disebut sebagai Kota Beriman atau Kota Minyak ini Anda dapat menghabiskan libur akhir tahun di Bukit Bangkirai yang cocok dijadikan lokasi foto, bermain di Pantai Kilang, bersantai di Danau Cermin, atau bertualang di Bukit Batu Dinding. Tidak perlu ragu, jadikan akhir tahun sebagai waktu yang tepat untuk terbang ke Kalimantan dan berkunjung ke Balikpapan!
"Menjamah sedu ayu meluangkan waktumu" Sore - Setengah Lima
A post shared by Dhayan Amiey (@amieykha) onJul 9, 2017 at 5:43am PDT
Tiket pesawat pulang-pergi Makassar-Balikpapan untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1 jutaan! (Sumber: Artikel skyscanner.co.id Foto pexels.com)
...moreTripTrus.Com - Ngebahas tempat liburan, wah, gak ada abisnya nih! Setiap pojok Serambi Mekkah punya view alam masing-masing yang luar biasa keren. Salah satunya, di Aceh Selatan, Bro! Daerah ini sering disebut Kota Naga, soalnya pantainya cakep banget dan lautnya warna-warni.
Tapak Tuan jadi pusatnya, cuy! Ini ibu kota Aceh Selatan, berjarak jauh, tapi worth it buat dijelajahi. Jalan 8 jam pakai mobil atau 6 jam naik motor dari Banda Aceh, makanya kalo liburan, ini tempat hits. Meskipun jauhan, tapi tetep jadi favorit, gak lekang waktu. Apa daya, pesona alamnya dapet banget!
View this post on Instagram
A post shared by Aceh Tourism Travel (@acehtourismtravel)
Kalo nyambangi Aceh Selatan, gak boleh bosen-bosen ya, Bro! Ada tempat hits banget selain Tapak Tua. Sari Rosa Fariza, travel enthusiast asal Banda Aceh, punya rekomendasi nih. Dia cerita kalo enam destinasi ini wajib banget dikunjungi. Pantai Lhok Rukam, Tapak Tuan Tapa, Puncak Grapela, Air Terjun Tingkat Tujuh, Pemandian Panjupian/Pemandian Putri Naga, dan Pantai Cemara. Jadi, kalo mau liburan yang kece, coba deh eksplore tempat-tempat ini, seru abis!
Wisata ke Tapak Tuan Tapa tuh, gak cuma bikin mata puas, tapi hati juga. Kota tua ini punya cerita sejarah, katanya ada jejak kaki raksasa yang bikin misteri. Terus, kalo mau liat jejaknya, harus ngelewatin anak tangga yang lumayan curam. Tapi, worth it lah buat liat pemandangan dan dengerin legenda keren.
Puncak Grapela jadi spot keren buat yang doyan hiking dan petualangan. Luar biasa alamnya, adem banget. Meskipun baru dibuka, tempat ini udah jadi favorit para traveler. Pemandangan perbukitan, laut Samudera Hindia, dan kebun serai wangi bisa kamu nikmatin dari puncaknya. Jadi, kalo suka hiking dan pengen liat alam yang hijau, tempat ini cocok banget, Bro!
[Baca juga : "Liburan Gokil! 5 Destinasi Keren Di Indonesia Buat Ngelewatin Tahun Baru 2024"]
Kalo suka air terjun, mampir ke Air Terjun Tingkat Tujuh, gak nyesel deh. Ada tujuh tingkatan air terjun dengan air yang jernih banget. Tapi hati-hati, di tingkatan keenam, airnya bisa segede badan orang dewasa, jadi kalo bawa anak-anak, mendingan hati-hati ya.
Pemandian Panjupian juga oke buat yang suka renang. Kolamnya biru banget, airnya langsung dari Gunung Panjupian. Cocok buat keluarga, ada seluncuran air juga. Bayar masuknya gak mahal, cuma Rp5 ribu per orang. Kalo mau main air di sungai, juga bisa, Bro!
Terakhir, Pantai Cemara, kece banget buat yang suka panorama pantai. Pohon cemara di sepanjang pantai memberikan nuansa unik. Ombaknya juga ramah buat yang pengen main air. Di sini juga ada penjual minuman dan makanan, jadi gak perlu khawatir laper.
Gimana, Bro? Liburan ke Aceh Selatan seru banget kan? Tempatnya kece, alamnya indah, pokoknya gak nyesel deh. Yang penting, jaga kebersihan ya, gak boleh buang sampah sembarangan. Selamat liburan! (Sumber Foto @ananda199_bg.new)
...moreTripTrus.Com - Tahun Baru Cina atau dikenal juga dengan nama perayaan Imlek punya 6 kuliner khas perayaan Imlek yang tidak boleh ketinggalan jadi hidangan. Perayaan Imlek dirayakan oleh bangsa Cina dan keturunan Cina di seluruh dunia tiap tahunnya. Dari mulai sebelum malam tahun baru hingga 15 hari berikutnya, rumah-rumah dihiasi dengan berbagai dekorasi berwarna merah dan emas untuk mendatangkan keberuntungan, rejeki dan menolak mara bahaya.
1. Teh
Tradisi minum teh sudah dilakukan oleh bangsa Cina sejak ribuan tahun yang lalu. Menjelang Imlek, tiap pagi teh tawar tanpa gula harus disajikan oleh orang yang lebih muda kepada orang yang lebih tua. Penyajian te merupakan tanda penghormatan kepada orang tua dan leluhur.
2. Yee SangHidangan ini merupakan makanan pembuka saat jamuan makan malam Tahun Baru Cina. Yee Sang terbuat dari serutan beberapa jenis sayuran seperti beberapa jenis lobak, rebung, jahe, ketimun, wortel dan jeruk bali. Selain itu diberikan saus serta potongan daging dan ikan mentah sebagai pelengkap. Hidangan khas Imlek ini merupakan lambang berlimpahnya rejeki, kemakmuran, dan kekuatan. Untuk menikmati Yee Sang, tiap orang yang ada di meja makan harus bergotong royong mengaduk Yee Sang dengan sumpit. Tidak perlu takut jika Yee Sang tumpah dari piring saji, karena ini berarti rejeki yang datang akan tumpah ruah.
3. Mie Panjang umurMie merupakan simbol untuk panjang umur bagi yang merayakan Imlek. Untuk memakannya pun ada aturannya sendiri, yaitu mie tidak boleh terputus saat diambil dengan menggunakan sumpit. Jika mie terputus, maka dianggap rejeki dan umur akan cepat habis. Sumpit digunakan untuk melambangkan pribadi penuh kesabaran dan tidak serakah maupun iri hati. Lalu, mie yang diambil harus dimasukkan ke mulut dengan cara diseruput.
4. IkanIkan bandeng yang dikukus secara utuh mempunyai arti rejeki yang tersisa atau keberuntungan, karena ikan dalam bahasa Mandarin mempunyai bunyi yang mirip dengan kata kehidupan. Sementara, warna ikan bandeng yang mengkilap melambangkan keberuntungan. Cara menghidangkannya pun punya aturan sendiri, ikan harus disajikan sebagai hidangan terakhir, lalu bagian kepala harus menghadap orang tua atau tamu. Selain itu, ikan tidak boleh dihabiskan, terutama bagian kepala dan ekornya. Ini melambangkan rejeki yang berlimpah di awal dan akhir tahun. Ikan juga mulai dimakan dari bagian dekat kepala hingga ke bagian dekat ekor. Selain bandeng, ikan lele juga dapat dihidangkan karena dianggap melambangkan rejeki yang berlebih.
5. Kue KeranjangMeski namanya adalah Kue Keranjang (Nian Gao), tapi tekstur kue ini yang kenyal dan legit lebih mirip dengan dodol. Kue keranjang juga dijadikan sajian bagi Dewa Dapur. Kue Keranjang disajikan untuk mengundang kemakmuran dari tahun ke tahun. Kue keranjang bisa awet hinga beberapa bulan. Menikmatinya pun bisa dengan berbagai cara, baik dimakan begitu saja, dikukus terlebih dahulu agar lunak, digoreng dengan tepung atau digoreng dengan telur.
6. Pangsit Pangsit yang direbus atau digoreng disajikan untuk melambangkan kekayaan. Pangsit biasanya dibuat seperti bentuk bongkahan emas dan merupakan salah satu makanan penting yang tidak bisa ditinggalkan. Pangsit dimakan dengan kubis dan lobak, karena dipercaya dapat membuat kulit sehat.
...moreTripTrus.Com - Gunung Bromo merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Terkenal dengan kaldera atau lautan pasir dan kawah yang sangat eksotis, serta pemandangan matahari terbit (Bromo Sunrise Tour) yang sangat indah.
Kawasan Wisata Bromo terletak pada ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut, dan di himpit oleh empat kabupaten bagian dari pemerintahan Pripinsi Jawa Timur yakni Kabupaten Malang, Probolinggo, Pasuruan, dan Lumajang. Berikut ini mimin akan membahas mengenai 7 fakta unik dan menarik tentang gunung Bromo yang mungkin belum kalian ketahui.
1. Sejarah Terbentuknya Gunung BromoMenurut sejarah, terbentuknya Gunung Bromo dan lautan pasir berawal dari dua gunung yang saling berhimpitan satu sama lain. Gunung Tengger (4.000 m dpl) yang merupakan gunung terbesar dan tertinggi pada waktu itu. Kemudian terjadi sebuah letusan kecil, materi vulkanik terlempar ke tenggara sehingga membentuk lembah besar dan dalam.Kemudian terjadi letusan dahsyat yang menciptakan kaldera dengan diameter lebih dari 8 km. Karena dalamnya kaldera, materi vulkanik letusan gunung tersebut tertumpuk di dalam dan sekarang menjadi lautan pasir dan di duga dulu kala pernah terisi oleh air.Aktivitas lanjutan dari letusan gunung tersebut memunculkan lorong magma ditengah kaldera sehingga muncul gunung - gunung baru antara lain Lautan pasir, Gunung Widodaren, Gunung watangan, Gunung Kursi, Gunung Batok dan Gunung Bromo. 2. Komplek Pegunungan Tengger
Gunung Bromo merupakan salah satu gunung yang berada di Komplek Pegunungan Tengger. Pada hamparan pasir yang sangat luas (Laut Pasir) dengan gunung-gunung di tengahnya yaitu: G. Bromo (2.392 m dpl), G. Batok ( 2.440 m dpl), G. Widodaren (2.614 m dpl), G. Watangan (2.601 m dpl) dan G. kursi (2.581 m dpl).
Dinding kaldera yang mengelilingi laut pasir sangat terjal dengan kemiringan ±60-80 derajat dan tinggi berkisar antara 200-600 meter. Di keliling kaldera Tengger terdapat beberapa gunung diantaranya adalah G. Penanjakan (2.770 m dpl.), G. Cemorolawang, G. Lingker (2.278m dpl.), G. Pundak Lembu (2.635 m dpl.), G. Jantur (2.705 m dpl.),G. Ider-ider (2.527 m dpl.) serta G. Mungal (2.480 m dpl.).
3. Menikmati Matahari Terbit
Salah satu keindahan yang paling menarik dan di tunggu di atas Gunung Bromo adalah Matahari terbit. Gumpalan awan yang menutup langit perlahan - lahan tembusoleh bola putih kekuning - kuningan. Cahaya merah merona diufuk timur perlahan - lahan timbulah temberang yang kian membesar hingga membentuk setengah lingkaran sang surya yang merah menyala.
Berangsur - angsur warnanya berubah menjadi keemasan. Udara sekitar yang mulanya sejuk mulai menerang. Mulailah suaau hari dan kehidupan yang baru. Semuanya mengingatkan kita akan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Kecuali di puncak Bromo, keindahan matahari terbit bisa di lihat di Puncak Pananjakan. 4. Upacara Kasada Gung Bromo
Pada tanggal 14 dan 15 bulan 12 (tahun Jawa) atau bulan Desember/Januari (tahun Masehi) diadakan upacara Kasada. Dalam upacara ini dikorbankan sebagian hasil sawah, ladang dan ternak masyarakat sekitar dengan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain Upacara Kasodo juga di kenal Upacara Karo Dan Ayak-ayak.
5. Perjalanan Menuju Gunung Bromo
Bila dari arah Probolinggo, kita naik bis menuju Sukapura, kemudian kita terus ke Ngadisari. Dari Ngadisari naik kuda atau berjalan kaki menuju Cemoro lawang ± 3 km. Di Cemoro lawang kita dapat bermalam di hotel atau losmen. Besok paginya kita dapat melanjutkan perjalanan ke kawah Gunung Bromo, yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki atau naik kuda yang disewakan oleh masyarakat setempat.6. Sejarah letusan Gunung BromoSelama abad ke-20 gunung yang terkenal sebagai tempat wisata menarik itu meletus sebanyak tiga kali, dengan jarak waktu yang teratur, yaitu 30 tahun. Letusan terbesar terjadi 1974, sedangkan letusan terakhir terjadi pada 2004. Sejarah letusan Bromo: 2004, 2001, 1995, 1984, 1983, 1980, 1972, 1956, 1955, 1950, 1948, 1040, 1939, 1935, 1930, 1929, 1928, 1922, 1921, 1915, 1916, 1910, 1909, 1907, 1908, 1907, 1906, 1907, 1896, 1893, 1890, 1888, 1886, 1887, 1886, 1885, 1886, 1885, 1877, 1867, 1868, 1866, 1865, 1865, 1860, 1859, 1858, 1858, 1857, 1856, 1844, 1843, 1843, 1835, 1830, 1830, 1829, 1825, 1822, 1823, 1820, 1815, 1804, 1775, dan 1767.Gunung Bromo ini merupakan anugrah tuhan yang diturunkan di indonesia, sungguh harus disyukuri akan keindahan alamnya di Bromo ini. (Sumber: Artikel awas-aja.com Foto javafantastictrip.com)
...moreTripTrus.Com - Kamu berencana untuk liburan akhir tahun ini ? Namun masih binggung tujuan wisata mana saja yang paling populer di akhir tahun? Daftar tujuan wisata terpopuler di Indonesia pada akhir tahun ini. Untuk tempat wisata di Indonesia, tahun ini masih tetap didominasi oleh tujuan-tujuan traveling di Pulau Bali.
Penentuan tempat ini didasarkan pada banyaknya komentar, review dan share dari pengguna TripAdvisor mengenai destinasi yang dimaksud. Di urutan pertama bertengger nama Ubud, Bali sebagai tempat paling populer untuk dikunjungi tahun ini. BerikutIni 10 Tempat Wisata Populer Di Indonesia Yang Cocok Di Jadikan Destinasi Liburan Akhir Tahun Anda.
1. Ubud
(Foto: beautifulbalitours.com)
Di puncak daftar masih bertengger nama Ubud, kawasan pedesaan di Pulau Bali. Ubud bukan sembarang desa, tapi ini adalah desa yang dikemas untuk wisata eksklusif. Pusat spa terbaik di Indonesia dan salah satu yang terbaik di dunia berada di Ubud. Keren bukan?
Di sana juga terdapat cagar alam yang menjadi rumah aneka satwa khususnya monyet. Tak ketinggalan pula bahwa Ubud adalah rumah bagi villa-villa dengan pemandangan super keren bak di surga.
2. Jakarta
(Foto: deakincollege.edu.au)
Daftar di urutan kedua ini sebenarnya paling mengagetkan dimana menempatkan ibukota Jakarta sebagai salah satu tujuan yang paling populer tahun 2016. Padahal kota ini terkenal sesak, macet dan banjir serta tak ketinggalan polusi udaranya. Tapi jika kita melihat dan menilik lebih dalam maka wajar jika Jakarta menjadi salah satu kota yang paling banyak dikunjungi dan populer.
Jakarta adalah salah satu pintu gerbang wisatawan asing sebelum menjelajahi daerah lain di Indonesia. Kota ini pun tak melulu identik dengan macet dan bising, jauh di utara Jakarta ada Kepulauan Seribu yang sangat tenang dengan banyak gugusan pulau kecil bak di Maladewa. Di dalam kota juga banyak tempat keren mulai dari kawasan Kota Tua, TMII, Ancol dan masih banyak lagi. Ada pula kafe-kafe kece di Jakarta yang cocok di jadikan untuk hangout dan bersantai di akhir liburan anda .
3. Yogyakarta
(Foto: blog.hulaa.com)
Yogyakarta memang layak menyandang predikat istimewa karena setiap traveler yang sudah berkunjung ke sana pasti suatu hari ingin kembali ke sana lagi. Kota ini penuh dengan arsitektur mengagumkan dan suasana spiritual yang kental.
Destinasinya pun beragam dari pantai hingga bangunan kuno peninggalan zaman kerajaan. Jogja merupakan pusat kebudayaan di Indonesia.
4. Bukit Lawang
(Foto: klimbingkoreanmountains.wordpress.com)
Bukit Lawang mungkin masih sedikit asing di telinga traveler namun tempat ini mampu bertengger di posisi 4 sebagai tujuan wisata paling populer tahun ini versi TripAdvisor Travelers’ Choice. Bagi yang belum tahu, Bukit Lawang adalah destinasi wisata populer yang berlokasi di ujung Taman Nasional Gunung Leuser.
Sedangkan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) adalah kawasan konservasi flora dan fauna yang terletak di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Di sini terdapat konservasi dari hewan langka seperti orangutan dan harimau Sumatera.
5. Senggigi
(Foto: toptourist.com)
Siapa sih yang tidak kenal Pantai Senggigi, pantai ini sama terkenalnya dengan Pantai Kuta di Bali hanya saja lokasinya berada di pulau seberang timur Pulau Dewata tepatnya di Pulau Lombok. Senggigi adalah salah satu spot menyelam terfavorit para traveler dunia.
Di kawasan Senggigi ini traveler akan menemukan Pura Batu Bolong, sebuah kuil Hindu yang dibangun di atas lengkung batu nan dramatis. Yang tidak kalah kerennya di Senggigi adalah fenomena sunsetnya. Semua traveler yang datang berlibur pasti akan dibuat kagum dengan matahari terbenam di Senggigi, bahkan menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia.
6. Magelang
(Foto: radarjogja.co.id)
Selain Jogja untuk menikmati budaya Jawa yang begitu kental bisa juga didapatkan traveler dengan berkunjung ke Magelang. Kabupaten ini sangat terkenal dengan Candi Borobudurnya yang begitu gagah dan menjadi satu-satunya candi Buddha terbesar di dunia.
Magelang tidak hanya memiliki destinasi wisata Candi Borobudur saja, kabupaten di Jawa Tengah yang bertetanggaan dengan Yogyakarta ini juga memiliki segudang destinasi wisata keren diantaranya rafting sungai Progo dan Elo, trekking Gunung Merapi, dan menikmati budaya Jawa yang kental.
7. Bandung
(Foto: sofianaaustralia.com)
Bandung sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia yang letaknya cukup dekat dengan Jakarta menjadi tujuan wisata terpopuler berikutnya. Daerah ini menawarkan pilihan wisata lengkap mulai dari wisata belanja, kuliner hingga wisata alam yang menggoda. Sungguh sangat lengkap !
Akhir-akhir ini Bandung memang tengah populer dengan pilihan wisata alam yang sangat banyak. Kini Bandung telah memiliki taman botani yang indah, perkebunan teh yang luas, lapangan golf hingga pemandangan apik via Tebing Keraton.
8. Labuan Bajo
(Foto: komodotour.co.id)
Di posisi delapan ada Labuan Bajo sebuah desa nelayan kecil yang terletak di Nusa Tenggara Timur. Di tempat ini terdapat pelabuhan yang menjadi pintu gerbang wisatawan yang ingin pergi ke Pulau Komodo dan gugusan pulau kecil lainnya.
Di samping itu perairan di Labuan Bajo juga terkenal sangat jernih dengan pemandangan yang indah di permukaan maupun di dalam lautnya. Tak heran jika daerah ini kini menjadi buruan para traveler baik dari dalam maupun luar negeri.
9. Kuta
(Foto: edysmiletour.com)
Tidak perlu memperkenalkan kawasan Kuta di Bali. Pasalnya daerah ini sudah sangat terkenal hingga ke penjuru dunia, bahkan traveler yang belum pernah datang ke sanapun pasti sudah familiar dengan nama daerah ini. Pantai Kuta begitu terkenal dan menjadi pusat konsentrasi wisatawan dunia yang berlibur di Bali.
Di pantai ini traveler bisa menyaksikan sunset yang sempurna selain berenang, berselancar, atau berjemur di pantainya yang indah. Kalau mau warga sekitar ada yang menawarkan jasa pijat di pinggir pantai atau mengepang rambut seperti gaya rege.
10. Surabaya
(Foto: picodio.com)
Surabaya selain menjadi ibukota provinsi Jawa Timur juga dikenal sebagai kota industri yang modern, pusat ekonomi dan perdagangan. Di kota ini pula terdapat markas bagi TNI Angkatan laut Indonesia. Jika diperhatikan kota ini memang kurang pas untuk dijadikan destinasi wisata alam karena hampir seluruh wilayahnya diisi penuh bangunan bertingkat seperti Jakarta.
Pun demikian di kota terbesar kedua setelah DKI Jakarta ini masih mempunyai sudut-sudut cantik yang layak dikunjungi seperti hutan bambu dan hutan mangrove. Destinasi lain yang cocok untuk wisata adalah Museum Sampoerna, Monumen Kapal Selam hingga Taman Bungkul yang digadang-gadang sebagai taman kota terbaik se-Asia. (Sumber: Artikel BeritaOnline24 Foto Amieykha)
...moreTripTrus.Com - Yo bro-sis traveler! Siapa yang nggak mupeng jalan-jalan ke alam yang masih asli, jauh dari hiruk pikuk kota? Ujung Kulon tuh surga tersembunyi di ujung barat Pulau Jawa yang penuh kejutan: pantai putih, hutan hujan, pulau-pulau kecil, bahkan fauna langka kayak badak Jawa dan owa Jawa. Kalau lo bosen sama liburan ala kota, Ujung Kulon bisa jadi opsi paling pas. Di sini gue rangkumin sembilan spot kece yang harus lo datengin, dari snorkel sampai trekking, biar liburan lo nggak cuma foto bagus tapi pengalaman yang nempel di hati.
1. Pulau Peucang
Bro dan sis, Pulau Peucang itu wajib masuk list lo kalo lagi di Ujung Kulon. Keindahan alam bawah lautnya juara, karang-karangnya cantik banget buat snorkeling atau diving. Di darat, lo bisa ketemu rusa sama monyet ekor panjang yang santai nongkrong di sekitar pulau. Belum lagi Karang Copong di bagian utara, sunset nila-nila lo dapet banget dari sana. Fasilitas juga udah lumayan komplit: ada penginapan, visitor centre, jadi lo bisa betah tidur malam sambil denger suara alam.
2. Padang Penggembalaan Cidaon
Kalau lo suka yang agak klasik, trekking ringan, sama suasana sabana dipadu pantai, Cidaon cocok banget. Lo bisa nyebrang pakai boat ke Cidaon, terus tinggal kaki jalan dikit ke padang penggembalaan. Pagi atau sore hari, puas-puasin lihat banteng yang merumput dan burung merak kalo beruntung. Tapi inget yah, jangan deket-deket banget sama satwa, biar lo aman dan jangan ganggu mereka.
3. Padang Penggembalaan Cibunar
View this post on Instagram
A post shared by Dinink Sonia (@gamileh_sluman_moemyint)
Masih di jalur trekking yang agak sedikit menantang dibanding Cidaon, Cibunar punya hutan pantai + hutan hujan dataran rendah yang super asri. Bro-sis bakal nemu banyak burung, tanaman unik, dan pemandangan natural yang beda dari yang selama ini lo lihat di kota. Tebing, pepohonan rindang, suara hutan, semuanya bikin mood lo reset banget.
4. Gua Sanghyang Sirah
Buat lo yang suka sejarah, mistis, sama budaya lokal, Gua Sanghyang Sirah jangan sampai terlewat. Kalo lo lagi bulan Maulid atau Muharram, masyarakat lokal suka ngadain peziarahan di situ. Ada kisah legenda Kiansantang dari Kerajaan Pajajaran yang nyambung ke gua ini. Jadi lebih dari sekadar wisata alam, ini juga wisata budaya yang lo bisa nikmatin sambil introspeksi.
5. Kepulauan Handeuleum
Kalau lo pengen island hopping tapi nggak mau yang macet, Kepulauan Handeuleum (Besar, Tengah, Kecil) bisa jadi opsi kece. Ada hutan mangrove, burung-burung liar, reptil, flora khas pulau tropis. Sungai Cigenter di situ asyik juga buat susur perahu kano pagi hari setelah lo nge-camp semalam. Udara seger, pemandangan hijau, suara alam… semua komplit.
[Baca juga : "Bintan Vibes, Dari Pantai Hits Sampe Spot Hidden Gem Yang Bikin Lo Auto Healing"]
6. Pulau Panaitan
View this post on Instagram
A post shared by Ibnu Rusd Asyakir (@mas_zero)
Surfing lovers mana suaranya? Pulau Panaitan punya spot hit kayak Legon Lentah, Legon Kadam, Legon Samadang, Karang Jajar yang cocok buat lo yang pengen ombak menantang. Selain itu juga pemandangan laut dan pantai yang juara. Jadi, kalau lo cari spot surfing & diving plus suasana pulau yang masih liar, Panaitan bakal ngasih lo feel petualangan yang asli.
7. Sumber Air Panas Cibiuk
Sesudah puas trekking & berenang, lo bisa relaksasi di sumber air panas Cibiuk. Letaknya agak masuk, sekitar 2 km dari Taman Jaya. Banyak traveler bilang air panasnya bisa bantu meredakan capek capek, bahkan dipercaya bisa bantu masalah kulit. Jadi ini semacam bonus healing setelah aktivitas berat atau eksplor alam.
8. Habitat Owa Jawa di Curug Cikacang
Lo suka primata dan suasana hutan? Curug Cikacang tempatnya. Disini lo bisa nemu owa Jawa, di sekitar hutan primer & sekunder yang asri. Air terjun kecilnya juga adem, jadi cocok buat lo yang pengen gabungin trekking ringan + satu incaran binatang langka di habitatnya. Beneran nggak cuma selfie, tapi juga belajar soal alam & konservasi.
9. Pantai Selatan (rute Cegog ke Cibunar)
Kalau lo siap untuk trekking panjang + petualangan, rute Pantai Selatan dari Cegog ke Cibunar mesti lo coba. Jalurnya variatif, ada tantangan fisik juga tapi pemandangannya juara: pantai pasang surut, hutan, udara laut, ombak, suasana kampung yang tenang saat malam hari. Sambil bermalam di Cegog lo bakal dapet pengalaman lokal yang otentik, dari cerita tentang budaya sampai dapet makan sederhana yang enak banget rasanya.
Oke bro-sis, setelah lo tau sembilan spot keren itu, lo tinggal atur waktu & rencana aja. Ujung Kulon tuh bukan cuma soal selfie & food shots, tapi soal petualangan yang bener-bener ngasih pengalaman: mendaki lebih dekat sama alam, ketemu satwa langka, nikmatin sunset & sunrise di pulau terpencil, bahkan healing di air panas alami. Pastikan lo siap fisik & logistiknya: bawa gear trekking, baju ganti, obat nyamuk, dan mental petualang. Jangan lupa juga jaga alamnya biar spot-spot ini tetap asri & bisa dinikmati generasi sekarang & nanti. Liburan lo bakal makin berkesan kalau bukan cuma dijelajahi, tapi juga dihormati oleh lo sendiri. Selamat jalan, bro-sis! (Sumber Foto @rfauzian)
...moreTripTrus.Com - Kota Tegal merupakan salah satu Kota di Provinsi Jawa Tengah dengan luas wilayah keseluruhan 39,5 km2 dan terbagi menjadi 4 Kecamatan dan 27 Desa. Kota Tegal merupakan sebuah Kota Tua yang berusia lebih dari 4 abad. Wilayah yang kaya akan jejak sejarah, terlihat dari berbagai bangunan legendaris peninggalan masa lampau yang menandakan Kota Tegal sudah berkembang sejak jaman dulu.
Secara historis menjelaskan bahwa Kota Tegal sejak Zaman Belanda dikenal sebagai pusat perdagangan era kolonial. Secara letak yang strategis, tahun 1927 Kota Tegal menjadi Ibukota Keresidenan terdiri dari daerah Tegal, Pemalang, dan Brebes.
Jadi tidak hanya Jakarta yang memiliki Kota Tua, Kota Tegal juga memiliki Kota Tuanya tersendiri dan teramat sayang untuk dilewatkan ketika berkunjung ke sana. Berikut ini merupakan bangunan-bangunan bersejarah dan menjadi cagar budaya Kota Tegal yang wajib dikunjungi
1. Dansional
(Sumber foto: achmadrizal.staff.telkomuniversity.ac.id)
Dansional Tegal yang terletak di Jalan Proklamasi, dibangun tahun 1914. Bangunan ini dulunya adalah Nederlandsch-Indisch Handelsbank yang sekarang digunakan oleh TNI sebagai markas besar di Tegal. Pada awal kemerdekaan Republik Indonesia, Kota Tegal menjadi lokasi didirikannya Badan Keamanan Rakyat – Laut (BKR Laut) yang merupakan cikal bakal dari pembentukan TNI Angkatan Laut saat ini.
2. Pasar Pagi
(Sumber foto: panoramio.com)
Pasar Pagi Tegal berdiri dibekas Benteng Kaloran. Bentuk benteng yang terbuat dari batu bata tebal dengan pilar-pilar berbentuk benteng berdiameter panjang 6 meter lebar 6 meter dan tinggi 3,5 meter. Meskipun telah banyak perubahan dikarenakan renovasi sana-sini, Pasar Pagi Tegal tidak menghilangkan jejak sejarahnya sebagai sebuah benteng.
3. Waterleideng
(Sumber foto: traveluxion.web.id)
Pada jaman Belanda di tahun 1917, Tower Woterleideng Bedrif of Province Maden Java (Watertoren) dibangun guna untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Tegal. Pada era tahun 60-an, sirine bagian atas menara difungsikan sebagai sirine tanda buka puasa dan tanda imsak. Bangunan ini sekarang dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
4. Gedung DPRD
(Sumber foto: simpanglima.wordpress.com)
Bangunan peninggalan Belanda yang dibangun tahun 1750an oleh Mathijs Willem de Man (1720-1763) semula menjadi rumah pribadi Residen Tegal. Fungsi bangunan ini berubah menjadi Balai Kota Tegal, pada tahun 1987. Dan gedung ini resmi menjadi kantor DPR Tegal setelah Balaikota Tegal pindah dari Jl. Pemuda ke Jl. Kigede Sebayu.
5. Kantor Pos Besar
(Sumber foto: metropolispos.wordpress.com)
Diperkirakan Kantor Pos Besar Tegal dibangun sekitar tahun 1930an yang digunakan untuk Markas Angkatan Laut. Kemudian diserahkan kepada PTT (Posts Telegraafend Telefoon Diensts) pada tahun 1954 dan pada tahun 1961 PTT berubah menjadi Perusahaan Negara (PN) Pos dan Telekomunikasi.
6. Stasiun Kereta Api
(Sumber foto: panoramio.com)
Perusahaan trem Belanda JSM (Java Spoorweg Maatschappij) membangun Stasiun Kereta Api Tegal apda tahun 1885. Kemudian pada tahun 1897 Stasiun Kereta Api Tegal dibeli oleh maskapai perkeretaapian SCS (Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij. Sebagian bangunannya pada tahun 1918 direnovasi dengan karya arsitek Henri Maclaine Pont.
7. Pendopo Balaikota
(Sumber foto: artonortega74.blogspot.co.id)
Pendopo Balaikota Tegal (Pendopo Ki Gede Sabayu) berdiri tahun 1825, yang sebelumnya berada di Kompleks Kaloran. Pada masa awal Kemerdekaan Gedung ini digunakan oleh Pemerintah Kabupaten Tegal. Pada Masa pimpinan Sjamsuri Mastur Gedung ini di tempati Pemerintah Kota Tegal.
8. Gedung Birao (SCS)
(Sumber foto: achmadrizal.staff.telkomuniversity.ac.id)
Gedung Birao atau pada masa Belanda Gedung SCS (Samarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij) dibangun Belanda pada tahun 1913. Dengan konsep arsitektur eropa pada Negara jajahan (Euroeesche Stoomtram Maatschappij). Pada tahun 1980 bekas gedung SCS di Jl. Pancasila No 2 sempat digunakan sebagai Kampus UPS (Universitas Panca Sakti)
9. Masjid Agung Kota Tegal
(Sumber foto: artonortega74.blogspot.co.id)
Berdasarkan cerita, pembangunan Masjid Agung Kota Tegal berbarengan dengan pembangunan Pendopo Balaikota pada tahun 1825. Meskipun pada akhirnya pembangunan Masjid Agung Kota Tegal dilakukan secara bertahap. Berdiri di atas tanah wakaf pemberian seorang Penghulu I di Tegal bernama Kiai Abdul Aziz yang dikenal juga sebagai seorang mubaligh
10. Kelenteng Tek Hay Kiong
(Sumber foto: ditegal.com)
Kelenteng Tek Hay Kiong didirikan pada tahun tahun ke 17 pemerintahan Kaisar Dao Guang dari Dinasti QING (1837 M) oleh Kapiten Tan Koen Hway (Chen Kun Huai) bersama rekan-rekannya serta masyarakat Tegal. Berdasarkan prasasti yang ada, pembangunan Kelenteng Tek Hay Kiong ini dianggap sebagai restorasi yang pertama. Yang kemudian disusul oleh restorasi kedua pada dilaksanakan pada tahun 1897, ketiga tahun 1957 dan restorasi keempat dilaksanakan pada tahun 1982.
11. Bioskop Dewa dan Bioskop Dewi
(Sumber foto: artonortega74.blogspot.co.id)
Bioskop Dewa (Rex) dan Bioskop Dewi (Roxy) merupakan bioskop pertama yang hadir di Kota Tegal. Bioskop Dewa dibangun di sebelah selatan alun-alun Kota Tegal sedangkan Bioskop Dewi dibangun di sebelah utara alun-alun. Tidak ada catatan yang jelas, di antara kedua bioskop tersebut siapa yang paling duluan beroperasi. Namun diperkirakan kedua bioskop tersebut sudah berdiri sejak tahun 1930an. (Sumber: Artikel @Amieykha Foto wovgo.com)
...moreTripTrus.Com - Wohoo! Nih, Jateng siap bikin heboh di 2024 dengan enam event keren yang bakal jadi bahan obrolan kita! Gak kalah nih sama kalender kegiatan Jakarta!
Gini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah udah nentuin enam event seru banget buat Jawa Tengah Calendar of Events (Jtcoe) bulan Januari 2024. Solo juga bakal jadi tuan rumah satu acara keren, loh!
View this post on Instagram
A post shared by Magelang Travel Photografer (@badrikaaa)
Ini dia daftarnya yang bisa lo samperin di awal tahun 2024:
Festival Durian di Kabupaten Pekalongan, Januari 2024. Khusus buat pecinta durian yang doyan sensasi kuliner unik, loh!
Sadran Lepen Lamuk Gunung di Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung, Januari 2024. Acara tradisional yang bakal nampilin tarian dan musik khas Jawa Tengah. Betah deh pasti!
Haul Syekh Sjangkung di Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, 27 Januari 2024. Momen keagamaan yang penuh makna, bro!
Haul Sunan Prawoto di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Januari 2024. Ini acara sakral buat ngumpul, doa-doa, dzikir, dan serangkaian kegiatan keagamaan lainnya.
Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede, Solo, 28 Januari 2024. Solo bakal rame dengan karnaval budaya yang pamerin kekayaan tradisional dan seni khas Jawa Tengah.
Perayaan Ta’sis Menara di Desa Kauman, Kudus, 30 Januari 2024. Ritual perayaan yang penuh makna dengan nilai-nilai keagamaan dan tradisi lokal, pasti seru!
Nah, ini baru awalnya, bro! Peluncuran Jawa Tengah Calendar of Events tahun 2024 jadi tanda dimulainya rangkaian event keren di sini.
Jtcoe 2024 bakal hadirin 220 event seru, tersebar di 35 kabupaten/kota. Ini gak cuma soal seni pertunjukan dan festival, tapi juga ada event olahraga dan MICE, lho!
[Baca juga : "Surabaya, Ngeventnya Makin Seru, Delapan Event Asyik Di Januari 2024"]
Jateng juga punya event unggulan yang masuk nominasi Karisma Event Nusantara 2024. Ada Dieng Culture Festival, Festival Arak-arakan Cheng Ho, Festival Kota Lama, Festival Gunung Slamet, Solo Menari, Solo Keroncong Festival, Grebeg Sudiro, International Mask Festival, Java Balloon Attraction, dan Moro Borobudur.
Gak cuma itu, Jateng juga siap bikin kita kagum dengan event olahraga dan kreatif berskala nasional dan internasional, kayak Solo International Performing Arts (SIPA), Festival Payung Indonesia (Fespin), Borobudur Marathon, Tour De Borobudur, dan Mesastila 100.
Jadi, prepare diri lo buat dihibur dan kagum sama kekayaan budaya, olahraga, dan kreativitas Jawa Tengah lewat rangkaian event spektakuler sepanjang tahun 2024! Let's get the party started! (Sumber Foto @solonyaman)
...moreTripTrus.Com - Memasuki pertengah tahun 2021, pandemi COVID-19 di dunia belum akan berakhir. Namun, di tengah pandemi yang terjadi, keinginan untuk menikmati liburan yang menyenangkan akan selalu ada. Prediksinya, di tahun 2021 orang lebih suka berlibur di dalam kota dan ke tempat-tempat yang terbuka atau di alam.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh J.u.s.t. Jas π¨π¦ (@j.u.s.t.jas)
Seperti apa tren wisata di tahun 2021? Agoda, sebuah platform perjalanan digital melangsungkan survei global dengan tema ‘What Matters 2021’. Survei secara online yang berlangsung pada 10-16 Desember 2020 diikuti total 16.064 responden usia 18 tahun ke atas ini mendapati orang cenderung ingin berwisata dengan cara yang berbeda di tahun 2021. Berikut hasilnya:1. Menghabiskan lebih banyak waktu berkualitas dengan keluarga dan teman Tahun 2021 disebut akan menjadi tahun untuk fokus pada orang terkasih dan melakukan hal yang bermakna. Memasuki tahun 2021, satu dari tiga orang menantikan untuk menghabiskan lebih banyak waktu berkualitas bersama orang terdekat mereka. Hal ini terutama dinantikan oleh responden dalam kelompok usia 25 hingga 54 tahun. 2. Berwisata tanpa hambatan Sebanyak 24% resonden menginginkan wisata yang tanpa hambatan. Menariknya, responden usia 55 tahun ke atas adalah yang paling menantikan untuk bepergian tanpa hambatan. Begitu pula dengan responden dari Singapura, Korea Selatan dan Jepang yang paling menginginkan wisata tanpa hambatan. Selain itu, para traveler juga menginginkan suasana berlibur yang lebih santai dan tanpa banyak aturan. 3. Berlibur sambil melakukan hal-hal bermakna atau membuat perubahanAnak muda usia 18-24 tahun adalah kelompok yang paling semangat untuk membuat perubahan di tahun 2021, termasuk dalam hal berlibur. Melakukan hal-hal yang bermakna atau membuat perubahan adalah yang paling ditunggu oleh responden dari Indonesia, Taiwan, dan Vietnam. Salah satunya, mereka memiliki komitmen untuk perjalanan yang lebih ramah lingkungan.
[Baca juga : "5 Tren Wisata Yang Berubah Di Masa New Normal Pandemi Covid-19"]4. Semakin dekat dengan alamMelakukan kegiatan outdoor adalah hal yang paling dinantikan para wisatawan di tahun 2021. Responden Indonesia (16%), Thailand (14%) dan Jepang (13%) memilih untuk mengunjungi destinasi wisata yang tidak terlalu touristy di tahun yang baru ini. Termasuk destinasi wisata alam yang masih belum terjamah banyak wisatawan. (Sumber: Artikel femina.co.id Foto freepik.com)
...more