TripTrus.Com - Sektor pariwisata nasional kembali mendapat pengakuan internasional. Majalah pariwisata dunia, Dive Magazine, menobatkan Indonesia sebagai destinasi wisata terbaik di dunia. Gelar prestisius itu diraih Indonesia selama dua tahun berturut-turut, yakni 2016 dan tahun ini.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi warganet (netizens) yang telah berpartisipasi memberikan suaranya dalam jajak pendapat yang dilakukan Dive Magazine. Secara khusus dia mengapresiasi anak-anak muda yang tergabung dalam Generasi Pesona Indonesia (GenPI) dan Generasi Wonderful Indonesia (GenWI), yang dianggap menjadi motor penggerak karena aktivitasnya mempromosikan pariwisara nasional melalui berbagai media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twiter, Youtube, WeChat, Weibo, Line, Path, dan lainnya.
“Teruslah mempromosikan destinasi wisata Indonesia, events dalam kalender wisata nasional dan daerah, serta kebijakan kepariwisataan,” pinta Arief Yahya, Jumat (3/11).
Terbit sejak 1995, Dive Magazine menjadi salah satu referensi para pelancong dari seluruh dunia. Penghargaan dari majalah tersebut menjadi promosi gratis dan efektif untuk mendongkrak nilai jual Wonderful Indonesia.
Sama seperi tahun-tahun sebelumnya, Dive Magazine membagi 3 kategori penghargaan Dive Travel Award, yakni Best Destination 2017, Best Dive Centre or Resort 2017, dan Best Liveboard 2017.
Pada 2016, Indonesia merebut gelar juara di kategori Best Destination. Tahun ini, penghagaan serupa berhasil dipertahankan dengan mengalahkan negara tetangga, Filipina, dan Kepulauan Azores di Portugal. Indonesia tampil sebagai juara dengan jumlah suara mencapai 13.845 berdasarkan polling yang berlangsung pada Mei lalu.
Selain menjadi destinasi wisata terbaik di dunia, Indonesia merebut penghargaan kategori Best Dive Centre or Resort 2017.Siladen Resort dan Spa di Bunaken, Manado, Sulawesi Utara, terpilih menjadi juara,megalahkan Resort Oblu Heneli di Maladewa.“Tahun ini, Indonesia benar-benar menjadi favorit juara. Bahkan sejak awal voting, Indonesia sudah mengumpulkan 1.076 suara dari total 9.399 suara, atau mendapatkan 11,45 persen,” demikian keterangan tertulis Dive Magazine.
Dominasi Indonesia untuk kategori tempat menyelam (diving spot) favorit belum terpatahkan. Di ketegori ini, Indonesia mendominasi dengan menempatkan tujuh diving spot di jajaran 10 besar. Di antaranya, Wakatobi di posisi ketiga, Misool Raja Ampat di posisi kelima, dan Papua Paradise di posisi keenam.
Majalah tersebut juga mengulas, dengan modal mencapai 17.000 lebih pulau, Indonesia memiliki ribuan spesies dan habibat dengan repeat visitor tertinggi. Indonesia memiliki destinasi populer kekinian, yakni Taman Nasional Komodo, hingga hamparan pantai pasir hitam dan Pulau Lembeh di Bitung, Sulawesi Utara. Kemenangan Indonesia sudah bisa diprediksi karena memiliki wisata lengkap mulai dari air, daratan, sampai pengunungan. Demikian laporan Dive Magazine melalui laman mereka, Kamis(2/10).
Adapun untuk kategori Best Liveboard 2017 dimenangkan oleh Sea Hunter di Cocos Island, Costa Rica. Indonesia diwakili Pelagian dari Sulawesi dan berhasil duduk di peringkat kedua.
Bagi Menpar Arief, kemenangan Indonesia tersebut diyakini mendongkrak citra pariwisata Indonesia di mata dunia. “Produk wisata itu destinasi. Maka destinasi bakal mahal kalau brand itu semakin tinggi. Karena itu, penghargaan dunia dari Dive Magazine ini, sudah tentu akan mendongkrak brand value Indonesia sebagai World’s Best Destination 2017 pilihan pelancong,” ujar Menpar.
Daftar lengkap pemenang Dive Travel Award:
Best Destination 20171. Indonesia2. Filipina3. Azores4. Meksiko5. Maladewa6. Mesir/Laut Merah7. Bahama8. Thailand9. Fiji10. Papua Nugini
Best Dive Centre or Resort 20171. Siladen Resort and Spa, Bunaken, Indonesia2. Oblu Heneli, Maladewa3. Wakatobi, Indonesia4. Lembeh Resort, Indonesia5. Atmosphere Dauin, Filipina6. Misool, Indonesia7. Papua Paradise, Indonesia8. Atlantis Diving Centre, Indonesia9. Blue Corner Dive, Indonesia10. Aiyanar, Filipina
Best Live Board 20171. Sea Hunter, Cota Rica2. Pelagian, Indonesia3. Bahamas Aggresor4. FeBrina, Papua Nugini5. Nautilus Explorer, Meksiko6. M/V, Galapagor Master7. M/V Sea Spirit, Maladewa8. M/y Blue Horizon, Laut Merah9. M/V Ocean Shapire, Maladewa10. Carpe Vita, Maladewa
(Sumber: Artikel beritasatu.com )
...moreTripTrus.Com - Tanpa terasa, bulan suci Ramadhan 1438 H, bulan yang penuh berkah bagi seluruh umat Islam, akan segera berakhir. Sebagai sebuah pulau yang mendapat julukan Seribu Masjid, Lombok dapat menjadi pilihan berlibur yang sangat dianjurkan, khususnya bagi wisatawan muslim disaat Ramadhan berlangsung.
Liburan Mengesankan
Berlibur di Lombok saat Ramadhan suasananya memang akan sangat mendukung. Selain karena memang mayoritas penduduknya muslim, biasanya selama Ramadhan akan diisi dengan berbagai kegiataan keagamaan yang akan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita. Oleh sebab itu Pemerintah Provinsi NTB, bersama dengan Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, telah menyiapkan berbagai rangkaian acara selama bulan suci ini berlangsung.
Hal ini dijelaskan oleh HL. Moh. Faozal, Kadispar NTB, saat bertemu dalam jumpa pers Khasanah Ramadhan di kantornya, Jum’at (21/4) lalu. “Untuk tahun ini Pemprov bekerjasama dengan salah satu media nasional dalam melaksanakan kegiatan “Khasanah Ramadhan Semarakan Pulau Seribu Masjid” yang akan berlangsung mulai 25 Mei mendatang,” jelas Faozal.
Rangkaian Kegiatan Ramadhan
“Kegiatan akan diawali dengan Tabligh Akbar yang rencananya akan mendatangkan Ust. Yusuf Mansyur yang terkenal dengan keajaiban sedekahnya. Selain itu kami juga berencana mendatangkan empat imam besar dari Saudi Arabia, Yordania, Maroko dan Mesir yang akan menjadi imam sholat tarawih sekaligus mengisi kajian Ramadhan secara bergantian selama empat minggu di Masjid Hubul Wathan, Islamic Center, Mataram,” tegas Kadispar NTB ini.
Sebanyak hampir 28 rangkaian kegiatan lainnya setelah Launching yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 5 Mei mendatang antara lain, bazaar Ramadhan, pameran, tadarus qur’an, reuni qori-qoriah MTQ 2016, i’tikaf, kuliner halal khas Ramadhan, pameran buku, sekaligus bedah buku, pameran dan lomba foto, table top, pameran tour and travel halal tourism, pameran seni budaya Islam, talk show, pengobatan gratis oleh tim mercy dan masih banyak lagi.
Harapannya dengan adanya seluruh rangkaian acara diatas selama Ramadhan, akan dapat memancing datangya tamu atau wisatawan, khususnya wisatawan muslim ke Lombok sebanyak-banyaknya. Karena dengan rangkaian acara diatas dipastikan akan dapat menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih bermakna. Hampir seluruh kegiatan dipusatkan di Masjid Hubul Wathan, Islamic Center.
Menurut Faozal, dengan kehadiran keempat imam besar ini nantinya diharapkan sholat tarawih akan lebih khususk, karena terasa seperti berada di Mekkah atau wilayah Arab lainnya. Bahkan sensasi umroh juga akan terasa ketika para wisatawan berkunjung ke Lombok selama bulan Ramadhan tahun ini.
Seluruh kegiatan nantinya akan dimulai pada (25/5) hingga H-5 menjelang Idul Fitri, yang diujung rangkaiannya akan ditutup dengan pawai seribu lampion saat malam takbiran, ini sekaligus mencerminkan Lombok sebagai Pulau Seribu Masjid yang menjujung kebhinekaan. (Sumber: Artikel lombokinsider.com Foto flickr.com/antonemus)
...moreTripTrus.Com - Pemandangan di Provinsi Jawa Timur keren banget dengan gunung-gunung yang menjulang tinggi dan menantang buat didaki.
View this post on Instagram
A post shared by Danial (@danialardhana)
Banyak pendaki yang sengaja datang saat musim pendakian buat menikmati panorama dari puncak-puncak gunung di Jawa Timur. Nih, 7 gunung tertinggi di Jawa Timur yang wajib banget lo tahu, dari yang paling tinggi:
1. Gunung Semeru (3.676 mdpl)
Gunung ini adalah yang tertinggi di Jawa Timur, dengan ketinggian 3.676 mdpl. Puncaknya bernama Mahameru, dan kawahnya dikenal sebagai Jonggring Saloko. Semeru berada di wilayah Malang, Lumajang, Probolinggo, dan Pasuruan, dalam Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Ini gunungapi kuarter aktif berbentuk strato, sering ada letusan eksplosif dan aliran awan panas. Jalur pendakiannya ada beberapa, seperti lewat Pasar Tumpang dan Ranupani. Di lerengnya juga ada spot keren seperti Ranu Kumbolo, Oro-oro Ombo, Cemoro Kandang, Kalimati, dan Arcopodo.
2. Gunung Arjuno (3.339 mdpl)
Dengan ketinggian 3.339 mdpl, Arjuno jadi yang tertinggi kedua di Jawa Timur. Puncaknya dinamain Ogal Agil. Lokasinya di perbatasan Malang, Pasuruan, dan Kota Batu. Jalur pendakian bisa lewat Lawang, Tretes, Batu, atau Karangploso. Di lerengnya ada wisata seperti Petung Sewu, Air Terjun Tretes, dan Air Terjun Watu Lumpang.
3. Gunung Raung (3.332 mdpl)
Gunung ini punya ketinggian 3.332 mdpl, menjadikannya yang ketiga tertinggi di Jawa Timur. Lokasinya ada di Banyuwangi, Bondowoso, Jember, dan Lumajang. Ini gunung strato dengan kawah kaldera. Jalur pendakiannya bisa lewat Desa Sumberwringin. Di lerengnya ada wisata religi, Pura Beji Antaboga.
4. Gunung Lawu (3.265 mdpl)
Gunung Lawu punya tiga puncak, yaitu Hargo Dalem, Hargo Dumiling, dan yang tertinggi, Hargo Dumilah, dengan ketinggian 3.265 mdpl. Gunung ini masuk wilayah Magetan, Ngawi, dan Karanganyar (Jawa Tengah). Jalur pendakiannya lewat Cemorokandang, Cemorosewu, dan Candi Cetho. Di lerengnya ada candi sejarah seperti Candi Sukuh dan Candi Cetho, serta kompleks pemakaman Mangkunegaran.
5. Gunung Welirang (3.156 mdpl)
Gunung ini tinggi banget, mencapai 3.156 mdpl, dan masuk wilayah Pasuruan, Mojokerto, dan Kota Batu. Gunungapi strato tipe A ini punya kawah belerang yang masih aktif ditambang. Jalur pendakian bisa lewat Desa Claket di Kecamatan Pacet, Mojokerto.
[Baca juga : "Inilah Seven Summits Jawa Barat Yang Harus Kamu Daki"]
6. Gunung Argopuro (3.008 mdpl)
Dengan ketinggian 3.008 mdpl, Argopuro udah nggak aktif lagi. Lokasinya di Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, dan Situbondo. Puncak paling terkenal adalah Puncak Rengganis. Jalur pendakiannya bisa lewat basecamp Baderan di Situbondo atau basecamp Bremi di Probolinggo.
7. Gunung Butak (2.868 mdpl)
Gunung ini tinggi banget, mencapai 2.868 mdpl. Lokasinya di Malang dan Blitar. Jalur pendakian bisa lewat Panderman di Batu, Desa Gadingkulon di Dau, Gunung Kawi, atau Sirah Kencong di Blitar.
Nah, itu dia tujuh gunung tertinggi di Jawa Timur yang siap buat lo jelajahi! (Sumber Foto @mataraung)
...moreTripTrus.Com - Hey, para pendaki! Musim pendakian udah tiba nih. Meski cuaca kadang masih suka nggak jelas, tapi puncak-puncak gunung di Jawa Tengah udah ngundang-ngundang kamu buat didaki. Buat kamu yang ngincar seven summits tapi masih terlalu jauh buat ngejar tujuh puncak tertinggi di Indonesia atau dunia, Jawa Tengah bisa jadi start yang pas. Akses ke basecamp-nya rata-rata gampang banget dijangkau, nggak pake ribet. Paling lama, kamu bisa ngabisin dua hari satu malam buat naik turun gunung-gunung ini. Kalo mau santai atau menikmati jalur, bisa tambah sehari lagi, atau malah bisa tektok sehari aja!
View this post on Instagram
A post shared by Pejelajah gunung indonesia (@pejelajah.gunung)
1. Gunung Slamet (3.428 mdpl)
Ini dia atapnya Jawa Tengah, gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Lerengnya luas banget, sampai lima kabupaten: Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes. Di puncaknya ada kawah belerang yang masih aktif, dan medannya berbatu serta berpasir yang sering tiba-tiba berkabut. Ada enam jalur resmi yang bisa kamu pilih: Baturraden, Bambangan, Gunung Malang, Dipajaya, Guci, dan Kaliwadas. Jalur ini punya karakter dan tingkat kesulitan masing-masing. Buat yang mau nikmatin perjalanan, sebaiknya kamu alokasikan tiga hari dua malam deh biar nggak kecapekan.
2. Gunung Sumbing (3.371 mdpl)
Gunung tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Slamet. Lerengnya dipenuhi kebun tembakau, mirip kayak saudara kembarnya, Gunung Sindoro. Di dekat puncak ada kaldera yang bisa dieksplor, seperti Segoro Banjaran, Segoro Wedi, dan kawah belerang aktif. Banyak jalur menuju puncak seperti jalur Butuh, Mangli, Banaran, Cepit, dan lainnya. Jalur pendakiannya cenderung lurus dan menanjak, kadang nggak ada sumber air, jadi pastikan bawa air lebih.
3. Gunung Lawu (3.265 mdpl)
Berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, Gunung Lawu nggak cuma terkenal di kalangan pendaki, tapi juga para peziarah. Banyak jalur pendakian yang juga menyimpan situs cagar budaya, seperti Candi Cetho dan Candi Kethek. Jalur lainnya ada Cemoro Kandang dan Tambak di Karanganyar. Udara di Gunung Lawu lebih dingin dibanding gunung lain, jadi persiapkan fisik dan perlengkapan yang memadai.
4. Gunung Sindoro (3.153 mdpl)
Gunung ini punya kawah belerang aktif yang besar, dan lokasinya tepat di seberang Gunung Sumbing, hanya dipisahkan lembah dengan jalan raya Temanggung-Wonosobo di atasnya. Banyak jalur pendakian dari berbagai arah seperti Sigedang, Bansari, Ndoro Arum, Kledung, Alang-alang Sewu, dan Bedakah. Pemandangannya keren banget, dan dari puncak kamu bisa lihat gunung-gunung besar lainnya.
5. Gunung Merbabu (3.145 mdpl)
Terletak di kawasan taman nasional, Merbabu punya seven summits-nya sendiri yang bisa kamu capai lewat jalur Thekelan di Semarang. Jalur ini punya tiga titik sumber air yang bisa dimanfaatkan. Kamu harus siapin fisik, logistik, dan manajemen waktu yang baik buat bisa mencapai tujuh puncak tertingginya. Informasi panduan registrasi pendakian bisa dicek secara daring.
[Baca juga : "Petualangan Seru Di Tangkahan, Eksplorasi Surga Tersembunyi Di Sumatera Utara"]
6. Gunung Prau (2.590 mdpl)
Gunung ini udah jadi favorit para pendaki, terutama saat akhir pekan atau libur panjang. Jalur pendakian yang populer ada Patak Banteng dan Dieng di Wonosobo. Kalau mau yang agak sepi, coba jalur Wates, Igirmranak, Kalilembu, atau Dieng Kulon. Dari puncak, kamu bisa lihat pemandangan gunung-gunung besar di sekitarnya, terutama saat matahari terbit atau terbenam.
7. Gunung Merapi (2.930 mdpl)
Gunung Merapi, dengan puncak setinggi 2.930 mdpl, berada di empat kabupaten: Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten, serta dua provinsi, yaitu Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Meski aktif, gunung ini tetap jadi spot favorit buat hiking dan wisata seru!
Ada beberapa jalur pendakian yang bisa dipilih para pendaki sesuai tingkat kesulitan, preferensi, dan izin yang ada. Jalur Selo, Babadan, dan Kinahrejo jadi yang paling populer buat sampai ke puncak Gunung Merapi. Yuk, cobain serunya mendaki di sini. (Sumber Foto @haydarrmohammad)
...moreTripTrus.Com - Lembah Anai merupakan air terjun dan salah satu destinasi wisata di Sumatera Barat. Dengan ketinggian sekitar 35 meter ini biasa disebut oleh masyarakat sekitar dengan nama Aia Tajun atau Aia Mancua. Sumber air Lembah Anah berasal dari aliran Sungai Batang Lurah Dalam dari Gunung Singgalang. Lembah Anai juga berada dalam kawasan Cagar Alam Lembah Anai bagian barat, yang termasuk sebagai salah satu wilayah hutan lindung di Sumatera Barat.
Lembah Anai Waterfall #padang #waterfall #asusid #zenfonezooms_id #lembahanai
A post shared by MM Photography (@mas_emem) onDec 5, 2017 at 10:10pm PST
Lokasinya pun sangat strategis, dikarenakan Lembah Anai terletak tepat di pinggir jalan raya yang menghubungkan Kota Padang dengan Kota Bukittinggi, tepatnya di Nagari Singgalang, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar atau 60km dari Kota Padang.
There is waterfall was located in a valley on Tanah Datar regency, Padang, called Anai Valley or “Lembah Anai”, which was why the waterfall was called Lembah Anai Waterfall. www.butiktrip.com +6281213144604 butiktripinfo@gmail.com #tourprogram #travelagent #travelagents #travel #travelgram #touritinerary #wonderfulindonesia #traveller #travelling #tourpackage #gotouring #travelgrams #culturetrip #aseantourism #japantourist #japanesetraveler #singaporetour #singaporetraveler #singaporetravelagent #europeantraveler #butiktrip
A post shared by BUTIKTRIP (@butiktrip) onNov 16, 2017 at 3:05pm PST
Tidak jauh dari Lembah Anai terdapat jembatan kereta api peninggalan zaman Belanda. Bisa dibilang lokasi ini merupakan lokasi terbaik untuk menikmati kesejukan pesona Lembah Anai. Disarankan bagi para wisatawan untuk tidak berkunjung pada periode penghujan, dikarenakan volume air Lembah Anai akan meningkat dan sangat berbahaya untuk dikunjungi.
Jadi bagi kalian yang sedang berkunjung ke Kota Padang atau Bukittinggi, tidak ada salahnya untuk singgah sebentar menikmati kesejukan salah satu destinasi wisata Sumatera Barat ini! (Sumber: Artikel/Foto @Amieykha)
...moreTripTrus.Com - 23 Mei 2024 di Candi Borobudur, Kab. Magelang, salah satu acara paling ditunggu dalam perayaan Waisak. Festival lampion pas Waisak tuh kece banget, bikin hati meleleh dan mata nggak bisa lepas. Tiap tahun, umat Buddha di seluruh dunia seru-seruan merayakan momen spesial ini dengan semangat yang meledak-ledak. Ribuan lampion warna-warni berhamburan di langit, bikin pemandangan makin memukau.
Lampion-lampion itu karya seni yang oke banget, desainnya rumit tapi warnanya cerah banget. Ada yang bentuknya mirip bunga lotus, simbol kesucian dan keanggunan gitu. Selama festival, banyak umat Buddha yang ziarah ke kuil dan pagoda. Biar pada tau dong arti dan fakta-fakta seru tentang tradisi festival lampion pas Waisak, yuk simak penjelasannya di bawah!
View this post on Instagram
A post shared by daniel geraldus (@dhgeraldus)
Makna Tradisi Festival Lampion Saat Waisak
Buatin kita ngomongin soal Waisak, bray! Pas hari Waisak, umat Buddha suka ngelepas lampion ke langit. Banyak banget lampion yang terbang-terbang, bikin langit malam jadi cantik banget, deh! Nah, lepasin lampion itu maksudnya sebagai tanda kita lagi usaha keras buat dapet pencerahan dan bijaksana dalam hidup, gitu loh. Selain itu, lepasin lampion juga bisa jadi pengingat bahwa kita lagi berusaha bebaskan diri dari penderitaan, lho.
Begitu lampion-lampion itu melayang tinggi, mereka simbolisasi usaha buat lepas dari ikatan dunia material dan cari kebebasan batin. Dan tentu aja, biar doa atau harapan kita bisa kekabul.
Tradisi ini juga punya makna spiritual yang dalam banget, bray. Pas lampion mulai diterbangin, itu kayak perjalanan spiritual kita, menuju keabadian dan pencerahan. Artinya, kita lagi berusaha keras buat tingkatkan kesadaran dan gali potensi kita.
Ada juga makna lain di balik festival lampion waktu Waisak ini, yakni tentang persatuan dan persaudaraan. Kita semua kan nyambung dan punya pengalaman yang sama dalam mencari kedamaian. Dan sekarang, festival ini juga udah jadi ramah lingkungan, loh! Lampionnya pake bahan alami kayak daun, kulit jerami, jadi efek negatifnya ke lingkungan dikurangi, gitu.
Filosofi Tradisi Festival Lampion Saat Waisak
Gak bisa dipungkiri, festival lampion pas Waisak tuh punya filosofi yang keren abis! Gue bakal ceritain beberapa aspek filosofinya nih.
1. Cahaya dan Pencerahan
Nah, lampion yang terbang di festival Waisak itu semacam simbol cahaya dan pencerahan, gitu loh. Maknanya, itu kaya simbol pengetahuan dan kebijaksanaan. Jadi, tiap kali kita terbangin lampion, kita diingetin buat bawa terus cahaya pencerahan dalam hidup, bray. Gak lupa, juga soal ngepahamin yang dalam dan ngebijakin hidup sehari-hari.
2. Impermanensi dan Ketidaktahuan
Kalo lampion terbang trus pelan-pelan mati, itu gambaran banget tentang sifat dunia yang gak abadi, bray. Jadi, kita diajarin buat gak ngerasa terikat sama hal-hal yang cuma sementara doang. Lebih fokus ke yang abadi dan penting dalam hidup, gitu.
3. Pembebasan dan Keterikatan
Di tradisi lampion, kita liat usaha buat melepaskan diri dari ikatan duniawi dan dapet pembebasan dari penderitaan, bray. Artinya, kita harus ngerti kalo kita gak boleh terlalu ngerasa keterikatan sama keinginan duniawi, ego, atau materi. Harus usaha buat dapetin pembebasan batin dan kedamaian, gitu.
4. Kehidupan dan Kematian
Lampion bisa jadi simbol siklus kehidupan dan kematian, bray. Kalo lampion terbang trus mati, itu mengingetin kita tentang sifat hidup dan mati. Intinya, kita diajarin buat ngerasa bersyukur sama setiap momen yang kita punya dan gak takut atau terikat sama kematian. Tapi tetep, harus ngerti gimana cara menghargai hidup dan hidupinnya dengan bijak.
5. Persatuan dan Persaudaraan
Festival lampion Waisak tuh mencerminkan banget soal nilai persatuan dan persaudaraan, bray. Pas ribuan lampion terbang bareng-bareng, itu gambaran persatuan antara individu dan kelompok. Kita juga diajarin buat selalu ngeliat kesamaan dan saling pengertian. Gabung bareng semua makhluk biar bisa dapet hubungan yang harmonis terus berkelanjutan, gitu.
[Baca juga : "Kuliner Unik Ramadhan Dari Berbagai Daerah Indonesia!"]
Fakta Unik Tradisi Festival Lampion Saat Waisak
Gue bakal kasih tau beberapa fakta keren tentang festival ini.
1. Asal Usul
Jadi, awalnya nih, kebiasaan menerbangkan lampion pas Waisak itu dari Thailand. Tapi sekarang, trend-nya udah ngehits banget di beberapa negara tetangga juga di Indonesia. Festival ini tuh hasil percampuran tradisi Buddha sama budaya lokal di tiap negara gitu loh.
2. Bahan Buat Lampion
Lampion yang dipake pas festival ini biasanya dibuat dari kertas yang dikasih rangka dari bambu atau kawat tipis. Trus, dihias dengan warna-warni cerah plus kadang ada kaligrafi atau gambar simbolis yang berhubungan ajaran Buddha.
3. Simbolisme Air
Selain diterbangin ke langit, lampion juga bisa diapungin di air pas Waisak. Ada beberapa tradisi yang lampionnya dibikin dari bahan yang bisa terapung di air, kayak kulit jerami yang dianyam gitu. Nah, ini melambangkan kita ikutin arus kehidupan dan melepasin diri dari belenggu, loh!
4. Usir Kegelapan
Festival lampion biasanya digelar pas malem hari, jadi pas lampionnya diterbangin, langit tuh jadi bercahaya banget. Maknanya, kita berusaha banget buat ngusir kegelapan dan kebodohan. Selain itu, juga bisa bawa pencerahan dan kebijaksanaan dalam hidup, gitu.
5. Momen Kontemplasi
Pas lagi siap-siap buat festival dan ngeramein lampion, banyak orang juga manfaatin kesempatan ini buat merenung dan meditasi, lho. Jadi bisa jadi momen buat liat dalam-dalam diri sendiri, nyari kedamaian batin, dan ngeluarin beban pikiran.
Nah, gitu deh, bray! Festival lampion pas Waisak itu emang salah satu perayaan yang keren banget dan penuh makna. Selain dari sisi keagamaannya yang kuat, festival ini juga jadi kesempatan buat kita semua buat kumpul, merayakan hidup, dan promosiin perdamaian serta persatuan antar manusia. Keren, kan?
Itulah makna dan fakta keren tentang festival lampion pas Waisak. Langsung sikat seat buat Open Trip Festival Lampion Waisak 2024 di TripTrus, yuk! (Sumber Foto @char.da)
...moreTripTrus.Com - Seperti halnya kaset radio tape, sepertinya generasi milenial kurang famiiar dengan kue tradisional khas lebaran dari berbagai daerah. Bisa jadi kue-kue tradisional lebaran dari berbagai daerah ini hampir terlupakan. Padahal rasanya sangat khas terlebih memiliki nilai-nilai filosofis dibalik pembuatannya.
1. Kue Satru
Kue Satru atau kue satu adl makanan traditional dimana setiap daerah punya ciri khas sendiri2 dlm pembuatannya...ada yg dari tepung kcg hijau, ada yg dari tepung beras ketan, bahkan ada yg dari tepung buah asem...nah..di Ungaran, kue satru dibuat dari susu full cream..jadi kebayang kan lezaaat nya....dan pastinya disukai oleh berbagai kalangan..dari anak2 sampai dewasa.. yuk...yg belom nyicip..silahkan order...kami jamin..pasti bakalan suka dgn kue ini... #kuetradisional #jajanpasar #khassemarang #ungaran #kuesatru #kuesatrususu #kuesatu #kuekering #kopi #oleholehsemarang #lumpia #kuekering
A post shared by Kue Satru Susu "NANA" (@kuesatrususu) onNov 15, 2017 at 8:27pm PST
Kue kering yang satu ini masih kerap bisa kamu temui di warung-warung tradisional meskipun jumlahnya tak banyak. Kue Satru atau kue satu terbuat dari bahan tepung sagu yang disangrai dengan campuran kelapa parut. Rasanya bercampur di mulut. Rasa yang paling populer adalah rasa kacang hijau.
Alasan dinamakan kue satru atau kue satu karena cara pencetakannya harus dilakukan satu persatu. Bentuknya bermacam-macam mulai dari bentuk bulat dengan ukiran di atasnya hingga bentuk bulan sabit. Dominan rasanya asin gurih sedikit manis.
2. Kue Kembang Goyang
#kuekembanggoyang #makanankhasindonesia
A post shared by AquiLa Hdyt (@aquillahdyt) onMar 4, 2017 at 10:16pm PST
Kue kambang goyang khas Betawi. Kenapa disebut dengan kembang goyang? Alasannya karena kue ini berbentuk kembang dan cara pembuatannya harus digoyang-goyang dari cetakannya sehingga bisa mekar di dalam wajan yang berisi minyak panas.
Kue dengan bahan dasar tepung beras ini memiliki rasa manis dan kriuk sekali. Biasanya kue kembang goyang berwarna warni namun ada juga yang satu warna cokelat muda.
3. Kue Lidah Kucing
Bismillah 🙏 Kue Lebaran Murah Homemade, halal dan enak! . Kue Lidah Kucing Berat Isi : 500gram Harga 45k . Tidak Enak, Uang Kembali 100%! . Informasi dan Pemesanan : WA 089608075590 . #kue #kueenak #kuelebaran #kuelebaransurabaya #kuelebaranmurah #kuelebaranenak #kuelebaranhomemademurah #kuekering #kuekeringmurah #kuekeringsurabaya #kuekeringlebaran #kuepastel #pastelkering #kuepastelkering #pastelkeringsurabaya #kuesurabaya #paketkuekeringlebaran #paketkuekering #paketkuelebaran #kuekeringenak #kuesurabaya #lidahkucing #lidahkucingenak #lidahkucingsurabaya #kuelidahkucing
A post shared by Kue Basah Surabaya Mulai 1500 (@pusatkuebasah) onMay 29, 2018 at 12:41pm PDT
Kue lidah kucing rasanya manis. Alasan dinamakan kue lidah kucing karena bentuknya mirik seperti lidah kucing dengan terkstur sedikit kasar. Kue dengan bahan tepung terigu, gula, butter dan beberapa resep lainnya ini bakal membuat kamu ketagihan untuk cicip potongan selanjutnya.
4. Kue Putu Kacang
Yeahh...jadi pn...putu kacang.... #ProjekTahunIni #KuePutuKacang #ProjekRaya2016
A post shared by wahida (@norwahidahamzah) onApr 21, 2016 at 7:38am PDT
Kue putu kacang berasal dari suku Bugis, Makassar. Kue ini berbahan dasar kacang hijau yang dihaluskan. Uniknya kue putu kacang ini terkenal hingga negeri Jiran.
[Baca juga : Gembus Kuliner Khas Gombong Untuk Buah Tangan]
5. Kue Sagu Susu
#sagususu #kuesagususu #kuekampung #snacks #kuebetawi #kuesagumurah
A post shared by nomnom7712 (@nomnom7712) onMay 24, 2017 at 11:00pm PDT
Kue sagu susu kini punya beberapa varian rasa mulai dari rasa susu hingga rasa keju. Kue dengan bahan dasar sagu ini hampir mirip rasanya dengan kue satu.
6. Kue Kuping Gajah
#snack #kuekupinggajah Hari terakhir bebikinan, inem mau mudik, libur dulu baking cooking ya.. see ya after two months..😊
A post shared by sumitri almansoori (@mitry1708) onJun 25, 2016 at 6:06am PDT
Bentuknya memang tak persis mirip seperti kupung gajah yang lebar, apalagi dengan warnanya yang berbentuk cokelat dengan pola spiral, sangat jauh dari gambaran kuping gajah. Kue dengan bahan dasar tepung terigu ini punya rasa manis dan menjadi sajian murah tapi enak untuk camilan kue lebaran.
7. Kue Leker
Leker yang ngangenin, bener gak? Cr. @anak.kuliner #wowkulinerjakarta follow juga @wowlaper PAKAI HASHTAG #WOWKULINER UNTUK SHARE MAKANANMU #leker #kulinerjakarta #kulinerindonesia #jajananindonesia #jajananpasar #kueleker
A post shared by WOW Kuliner Indonesia (@wowkuliner) onNov 13, 2016 at 7:49pm PST
Kalau kamu bertandang ke SD negeri di beberapa sudut Jakarta, jika beruntung terkadang masih bisa mendapatkan kue leker yang mulai sulit ditemui ini. Jajanan pasar khas Indonesia ini konon sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda.
Kue leker lebih populer di Jawa Tengah meskipun tak menutup kemungkinan bisa kamu dapati di Ibu kota. Kue ini berbentuk seperti martabak mini dengan rasa mais dan isian yang bervariasi seperti cokelat dan isian pisang. Kata leker menurut beberapa sumber disebut-sebut berasal dari bahasa Belanda “lekker” yang berarti enak atau lezat.
8. Kue Sagon
Varian rasa: -Original -Greentea -Moca . . Order? 📞id line: sagonbakartangsel
A post shared by SAGON BAKAR (@leezatgroup) onJan 7, 2018 at 12:47am PST
Kue olahan dari tepung beras ketan ini bisa kamu temui di daerah Jawa Tengah. Rasanya manis dan kental dengan gurihnya kelapa. Kue-kue kering tradisional kental dengan rasa manis dan nuansa renyah dan kriuk saat dinikmati. (Sumber: Artikel reservasi.com, Foto tokopedia.com)
...moreTripTrus.Com - Bandung jadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan. Setiap akhir pekan, tidak sedikit masyarakat yang berkunjung ke Kota Kembang.
Bukan tanpa alasan, mengingat wilayah tersebut punya beragam objek wisata yang bisa didatangi pelancong. Namun belakangan, sejumlah pengelola objek wisata memutuskan tutup sementara akibat Kabupaten Bandung Barat berada di zona merah penyebaran Covid-19.
Awalnya penutupan objek wisata hanya berlangsung selama sepekan sejak 16--22 Juni 2021. Penutupan objek wisata kembali diperpanjang hingga tujuh hari ke depan hingga 29 Juni 2021.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Raisa Jihan (@raishashin_)
Penutupan objek wisata di KBB berdasarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. PLT Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan pun menerbitkan Surat Edaran yang berlaku sejak 22 Juni 2021-- 5 Juli 2021.
"Surat Edaran ini berlaku mulai sejak tanggal 22 Juni 2021 sampai dengan tanggal 5 Juli 2021, dan pada surat Edaran ini berlaku, maka Surat Edaran Bandung Barat Nomor 360/1588-BPBD/2021 tentang Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Wilayah Kabupaten Barat dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," bunyi Surat Edaran tersebut tertanggal 22 Juni 2021.
Sejumlah pengelola tempat wisata Bandung yang mengumumkan tutup sementara di antaranya Lembang Park & Zoo, Farm House, Orchid Forest Cikole, The Grea Asia Africa Lembang, Dusun Bambu, dan Jendela Alam. Pihak pengelola objek wisata mengumumkan penutupan sementaranya lewat akun Instagram.
[Baca juga : "Pandemi Bikin Tren Wisata Berubah, Ini Destinasi Yang Digemari Oleh Wisatawan"]
"Dengan berat hati mimin mau nyampein kabar ini. Penutupan Lembang Park & Zoo diperpanjang sampai tanggal 29 Juni 2021. Sahabat Satwa dimana pun kalian berada, yukkk protokol kesehatannya jangan kendor, selalu terapkan 3M yaa Semoga wabah covid-19 bisa secepatnya mereda dan kita dapat kembali berlibur sekaligus belajar di LPZ," tulis akun Lembang Park & Zoo, Selasa, 22 Juni 2021.
Hal yang sama juga ditulis pihak Orchid Forest Cikole. Mereka mendukung program pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. "Orchid Forest Cikole tutup sementara diperpanjang hingga tanggal 29 Juni 2021 ya," tulisnya. (Sumber: Artikel liputan6.com Foto @rzk.da )
...moreTebing-tebing cadas setinggi 100 hingga 500 meter itu berdiri tegak laksana benteng pelindung bagi warga yang tinggal di sekitarnya. Warnanya coklat kemerahan dengan sejumlah tumbuhan menggantung di beberapa bagian tebing. Di antara tebing-tebing yang berdiri kokoh itu terdapat celah berupa daratan dengan hamparan sawah menghijau. Warna hijau padi ibarat permadani di tengah bentangan batu-batu cadas yang menjulang menantang langit. Inilah Lembah Harau, satu tempat eksotik untuk menikmati panorama alam di Kabupaten 50 Kota. Apalagi dasar lembah ini juga dihuni sejumlah jenis binatang dan burung liar yang menambah suasana alami. Saya tidak takjub begitu megah karunia Tuhan untuk daerah ini.
Berada di Taman Wisata Lembah Harau, saya serasa terkepung oleh benteng alam yang kokoh. Apalagi jika berada di dasar lembah tidak lama setelah hujan turun. Pelangi yang diyakini banyak orang sebagai selendang bidadari akan melintas membentung satu garis melengkung di sekitar lembah. Suasana ini makin menakjubkan jika kita berada di sekitar air terjun yang banyak terdapat di lembah ini. Paling tidak ada sekitar lima air terjun yang menarik untuk dikunjungi sebagai bagian dari cara menikmati Lembah Harau. Dari cerita yang beredar di tengah penduduk, serombongan bidadari berbusana putih pernah turun ke Air Terjun Sarasah Bunta di tahun 2008.
Selain Sarasah Bunta, air terjun lain yang cukup terkenal adalah Akar Berayun, Sarasah Murai, dan Air Terjun Sarasa Luluh. Kita bisa memilih mana yang kita suka untuk dinikmati. Air Terjun Aka Berayun terletak di kawasan Aka Barayun yang cocok untuk wisata keluarga. Di sini sudah tersedia kolam renang dan bagian tebing-tebingnya menarik untuk olahraga panjat tebing. Empat air terjun lain yang berada di kawasan Sarasah Bunta juga tidak kalah menarik untuk didatangi. Kawasan ini paling dikenal memiliki nilai historis dan hal-hal yang penuh mitos. Tidak sedikit yang meyakini masing-masing air terjun memiliki khasiat. Bila anda ingin membaca lebih detail tentang artikel ini silahkan klik website dibawah ini.
Sumber: AMBOYINDONESIA pasaharau.com/lembah-harau-tempat-bidadari-turun-ke-bumi Foto:http://pasaharau.com
...more