shop-triptrus

Trips n Tips

Perbedaan Open Trip, Private Trip dan Paket Wisata Grup

DKI Jakarta, Indonesia
TripTrus.Com - Kendati banyak sekali orang yang suka berpergian tentu sering dipusingkan dengan berbagai pilihan perjalanan yang mana belum semuanya mengerti tentang macam-macam perjalanan yang mereka pilih. Tentu ada 3 macam paket perjalanan yang biasanya ditawarkan oleh pihak agen travel kepada kalian ketika ingin pergi berlibur seperti Open Trip, Private Trip dan juga Paket Wisata Grup.   Dari ketiga macam paket perjalanan tersebut, berikut adalah Perbedaan Open Trip, Private Trip dan Paket Wisata Grup :   1.    Open Trip Untuk yang satu ini tentunya nanti kalia sebagai peserta akan melakukan liburan bersama dengan peserta yang lainnya digabungkan menjadi 1 dengan jadwal tour yang nantinya sudah ditentukan oleh panitia. Tentunya untuk paket perjalanan yang satu ini akan menggunakan kuota maksimal yang mana bisa menentukan kapan keberangkatannya jika kuota sudah memadai .  Jika kuota tidak memenuhi target yang ditentukan biasa nya peserta akan dihadapkan dengan 2 macam pilihan seperti yang pertama jadwal akan direschedule kembali dan yang kedua akan tetap berangkat namun ongkos atau biaya para peserta akan dinaikan harganya hingga sesuai dengan target kuota. Dan untuk tanggal keberangkatannya tentu untuk paket yang satu ini tidak bisa kalian tentukan sendiri karena semuanya akan diatur oleh admin atau agen travelnya.   2.    Private Trip Berbeda dengan Open trip untuk paket perjalanan yang satu ini dikhususkan untuk kebutuhan pribadi atau untuk 1 keluarga besar yang mana ingin pergi berlibur bersama-sama hanya dengan keluarga saja. Tentu untuk biaya yang dikenakan akan cukup tinggi, namun kalian bisa mengatur jadwal keberangkatan, tempat tujuan wisata, hingga fasilitas yang ingin kalian dapatkan. Jadi, untuk paket yang satu ini kalian dimanjakan sekali dan memang disesuaikan dengan kemauan kalian.   3.    Paket Wisata Grup Yang terakhir yakni paket wisata grup, tentu ini berbeda dengan kedua paket diatas, dimana untuk yang satu ini biasanya paket wisata yang peserta nya berasal dari 1 rombongan organisasi. Dimana paket wisata ini berbeda dengan open trip yang juga diikuti oleh rombongan peserta namun berasal dari tempat yang berbeda dan bisa jadi tidak mengenal satu sama lainnya. Untuk paket ini tujuan wisata pun bisa ditentukan oleh peserta rombongan dan biaya perjalanan nya ditanggung oleh 1 pihak organisasi.  

Bagaimana sudah cukup jelas bukan? Tentunya jika kalian ingin melakukan perjalanan dengan memilih salah satu paket yang sudah dijelaskan diatas bisa mengerti dengan jelas paket yang mana yang cocok dengan kalian. Oke? Okelah sobat, kami akhiri dulu seputar Perbedaan Open Trip, Private Trip, dan Paket Wisata Grup, jika kalian ingin cari paket wisata open trip, silakan klik disini untuk meilihat informasi selengkapnya. (Sumber: Artikel paketwisatatour.net Foto vakansinesia.com)

...more

10 Panduan Menjadi Tour Leader dan Tour Guide Handal

DKI Jakarta, Indonesia

TripTrus.Com - Jadi tour leader dan tour guide sama asyiknya. Selain bisa keliling sejumlah tempat di dalam negeri, juga berkesempatan melanglang buana ke sejumlah negara. Bukan cuma gratis tapi juga dibayar. Lalu bagaimana menjadi tour leader dan tour guide yang andal dan diidolakan wisatawan?

Di Indonesia, tour leader biasanya disediakan biro perjalanan. Dia pimpinan rombongan berangkat bersama-sama dengan rombongan ke obyek yang dituju. Fasilitas yang diberikan biro perjalanan wisata kepada tour leader terdiri atas tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi di tempat yang sama dengan di mana para peserta menginap, fasilitas makan selama perjalanan, dan uang saku yang besarnya bervariasi antara Rp. 250.000 hingga Rp. 1.000.000 per harinya. Penghasilan profesi ini cukup menggiurkan. Tapi itu tergantung dari profesionalitas dan pengalamannya.  Di beberapa biro perjalanan wisata di Eropa, penghasilan tour leader berkisar pada angka USD 40 – USD 120/hari, tergantung dari durasi dan tingkat kesulitan dari program perjalanan tersebut. Untuk paket city tour yang hanya berdurasi 3-6 jam honornya USD 40-50. Untuk perjalanan selama berhari-hari sebagai pemandu wisata sekaligus sebagai kepala rombongan (tour leader) berkisar USD 70 – 120/hari. Itu belum termasuk tips yang diberikan peserta yang biasanya berkisar USD 2-3/peserta/hari. Belum juga termasuk komisi dari para merchant, jika rombongan yang di pimpinnya berbelanja di tempat mereka. Para merchant kadang memberikan komisi antara 10-20% dari jumlah total penjualan kotor yang didapatnya dari sebuah rombongan. Nah berikut ini 10 panduan menjadi pemandu andal dan disenangi wisatawan:  1. Menarik penampilannya Biasanya pemandu yang berpenampilan menarik, unik, bersih, dan menyenangkan akan disukai wisatawan. 2. Luas pengetahuannya Pemadu wisata yang berpengetahuan luas bukan hanya seputar obyek wisata yang dikunjungi namun juga banyak hal lain, biasanya mendapat pujian lebih wisatawan. 3. Pengalaman atau jam terbangnya tinggi Pemandu yang jam terbangnya tinggi sudah pasti punya wawasan yang jauh lebih baik ketimbang yunior. Dan itu mendapat nilai plus tersendiri. 4. Punya skill  khusus, misalnya dia juga seorang travel writer dan atau travel photographer Biasanya seorang travel writer/photographer terbiasa mengeksplorasi suatu obyek lebih dalam sebelum bisa menghasilkan suatu karya yang layak untuk dipublikasikan dengan begitu pengetahuannya otomatis lebih luas dan dalam pula. 5. Ramah Pemandu yang ramah dengan setiap wisatawan tentu akan disenangi daripada yang sok tahu.  6. Humoris Pemandu yang berjiwa humoris hingga membuat wisatawan tertawa minimal tersenyum akan membuat perjalanan jadi berkesan. 7. Cekatan Pemandu yang dinamis, gesit atau cekatan pasti lebih disukai daripadi lamban dan malas. 8. Kreatif Pemandu yang kreatif dalam menyampaikan ceritanya atau mengemas perjalanannya hingga berkesan akan mendapat sanjungan lebih dari wisatawan. 9.  Lancar dan cakap berkomunikasi Pemandu yang rapi dalam menyampaikan ceritanya dengan bahasa dan suara yang memikat akan disenangi wisatawan. 10. Jujur dan tulus Kedua sifat ini menjadi modal dasar pemandu. Kalau dia jujur dan tulus melakukan setiap pekerjaannya akan terpancar dari aura dan prilakunya. Dan itu amat disukai wisatawan.

Dewasa ini profesi pemandu wisata dan pimpinan rombongan makin diminati biro perjalanan maupun komunitas tertentu mengingat semakin bertambahnya minat orang melakukan perjalanan dan juga bermunculan obyek dan paket-paket wisata baru. Menjadi pemandu wisata dan ketua rombongan yang tidak profesional atau dengan kata lain tidak memenuhui kriteria di atas bisa menjadi bumerang bagi pariwisata setempat. Ingatlah seorang pemandu wisata menjadi corong pariwisata daerah tersebut. Jika dia baik dan menyenangkan, wisatawan akan menceritakan kesenangannya itu kepada wisatawan lain. Sebaliknya kalau mengecewakan, mereka akan mengabarkan kekecewaannya kepada yang lain hingga enggan bertandang. (Sumber: branxco.blogspot.co.id Foto vakansinesia.com)

 

 

...more

8 Langkah Menjadi Tour Guide di Indonesia

DKI Jakarta, Indonesia

TripTrus.Com - Lihatlah bilik kamar Anda. Tertutup. Persegi. Tentu sangat membosankan bagi sebagian orang untuk berada di dalam kotak persegi yang kita sebut kamar ini, bayangkan sebuah tempat eksotis yang indah, dikelilingi oleh pepohonan yang rindang serta masyarakat yang ramah tamah.

Bayangkan tempat tersebut merupakan “kantor” tempat Anda bekerja setiap harinya. Menyenangkan bukan? Jika jawabannya iya, maka sekarang Anda sudah mengetahui bagaimana rasanya menjadi tour guide atau Pemandu Wisata! :)

Pada artikel ini kami akan memberikan cara agar Anda bisa bekerja menjadi tour guide di Indonesia sehingga Anda bisa bekerja di tempat-tempat yang indah sesuai keinginan Anda.

Cara Menjadi Tour Guide di Indonesia 1. Tentukan di mana Anda ingin bekerja

Sebelum Anda memikirkan tentang persyaratan menjadi tour guide, sebaiknya tentukan dulu di mana Anda ingin bekerja. Tour guide memiliki spesialisasi dan lisensi untuk tempat-tempat tertentu saja sesuai dengan kapasitasnya.

Seorang tour guide yang memiliki lisensi untuk memandu wisatawan di Pulau Alor, belum tentu bisa menjadi pemandu di tempat lain, misalnya di Candi Borobudur.

Oleh karenanya, sangat penting untuk menentukan terlebih dahulu destinasi wisata mana yang paling Anda sukai agar bisa memaksimalkan usaha untuk mempelajari destinasi tersebut serta mencari lowongan kerja tour guide di destinasi tersebut. Tentu lebih menyenangkan jika bekerja di destinasi yang menjadi favorit kita bukan?

2. Cari institusi pendidikan untuk tour guide

Menjadi seorang tour guide haruslah memiliki wawasan serta pendidikan yang mendukung kemampuan memandu wisatawan.

Seorang tour guide tidak hanya dituntut untuk menyampaikan penjelasan mengenai suatu destinasi secara menyenangkan, tetapi juga harus menguasai cara memandu serta standar dalam pemanduan wisatawan agar pengalaman yang dirasakan oleh wisatawan dapat lebih maksimal.

Tour guide juga merupakan salah satu “ujung tombak” dari kepariwisataan Indonesia. Jika apa yang disampaikan oleh tour guide tidak benar atau membuat wisatawan bosan bahkan jengkel, maka bisa-bisa destinasi tersebut akan mendapat citra buruk dari para wisatawan.

Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk terlebih dahulu mengikuti pendidikan tour guide baik dalam institusi pendidikan tinggi seperti di perguruan tinggi Jurusan Usaha Perjalanan Wisata maupun lembaga pelatihan tour guide seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia.

3. Pelajari terus destinasi favorit Anda

Sembari belajar di institusi pendidikan maupun pelatihan tour guide yang Anda pilih, Anda tetap bisa memfokuskan diri untuk terus menambah informasi mengenai destinasi wisata favorit yang sudah Anda tentukan sebelumnya.

Kuasai dengan penuh segala informasi yang berhubungan dengan kepariwisata dari destinasi wisata favorit Anda tersebut, bahkan tambahkan juga sedikit informasi umum karena tidak jarang wisatawan menanyakan hal-hal yang diluar dari kepariwisataan seperti tingkat pendapatan masyarakat lokal di destinasi tersebut dan lain sebagainya.

Selain itu, kuasai juga bahasa asli dari destinasi tersebut agar dapat memudahkan komunikasi Anda dengan masyarakat lokal. Terlebih jika Anda bukanlah warga asli dari destinasi wisata yang Anda senangi tersebut.

4. Ikuti program Escorting dengan baik

Escorting merupakan istilah yang digunakan untuk kerja praktik di bidang pemanduan wisata. Biasanya lembaga pendidikan maupun pelatihan tour guide sudah melakukan kerjasama dalam program escorting ini dengan beberapa agen perjalanan maupun biro pariwisata.

Anda bisa melakukan escorting di berbagai biro perjalanan wisata yang menerima tambahan pemandu wisata. Escorting terbagi menjadi 3 tahap. Pada tahapan pertama, Anda hanya diperbolehkan untuk melihat dan mengamati pemandu wisata senior sembari mencatat apa-apa saja yang menurut Anda penting.

Pada tahap selanjutnya, Anda diizinkan untuk memandu sebagian perjalanan wisata yang Anda ikuti. Jika dirasa Anda sudah cukup mampu untuk memadu wisatawan secara baik, maka Anda diizinkan untuk melakukan pemanduan wisata secara mandiri.

5. Dapatkan lisensi tour guide / Pemandu Wisata

Setelah lulus dari pendidikan atau pelatihan pariwisata, langkah selanjutnya adalah mendapatkan lisensi pramuwisata dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi yang tepatnya dilaksanakan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata.

Lisensi ini akan berguna sebagai kartu identitas Anda. Tanpa lisensi Anda tidak diizinkan memandu wisatawan.

Persyaratan untuk mendapatkan lisensi dapat berbeda-beda di masing-masing provinsi. Namun secara umum persyaratannya adalah:

Pernah mengikuti program escorting di agen perjalanan atau biro pariwisata Usia minimal 22 Tahun (bisa berbeda di masing-masing provinsi) Menguasai setidaknya 1 bahasa asing Menguasai bahasa daerah (di destinasi tempat bekerja) Paham dengan budaya daerah (di destinasi tempat bekerja) Persyaratan lain sesuai dengan peraturan daerah masing-masing provinsi

Lisensi pramuwisata ini memiliki masa berlaku selama 1 tahun. Ini berarti Anda harus mendaftar ulang setiap 1 tahun sekali. Perlu Anda ketahui, tour guide yang tidak berlisensi atau lisensinya sudah habis masa berlakunya namun tetap memaksakan diri melakukan pemanduan wisata akan dikenakan sanksi berupa hukuman kurungan penjara.

6. Kenali perbedaan Freelance Guide dan Staff Guide

Ada dua jenis pemandu wisata yang perlu Anda ketahui, yaitu pemandu wisata lepas / freelance guide dan pemandu wisata staff / staff guide. Seperti namanya pemandu wisata lepas tidak terikat oleh satu biro perjalanan sehingga Anda bisa memilih kapan dan dengan biro perjalanan mana Anda ingin bekerja.

Namun, sayangnya pemandu wisata lepas tidak memiliki gaji tetap, sehingga akan sangat sulit untuk mendapat pemasukan dari pekerjaan pemanduan wisata pada saat sedang musim sepi. Beda halnya dengan pemandu wisata staff yang memiliki gaji tetap baik ketika sedang musim ramai maupun musim sepi.

Pemandu wisata staff terikat oleh satu biro perjalanan dan Anda juga dituntut untuk selalu siaga di biro tersebut. Sebagian besar pekerjaan pemanduan wisata diisi oleh pemandu wisata lepas.

Hal ini tidak hanya karena profesi pemandu wisata dijadikan kebanyakan orang sebagai pekerjaan sampingan, tetapi juga berhubungan dengan strategi finansial dari agen perjalanan atau biro pariwisata.

7. Saatnya melamar pekerjaan!

Setelah anda mendapatkan pemahaman dan persiapan yang mumpuni dibidang pemanduan wisata, kini saatnya Anda melamar pekerjaan. Seperti yang telah disinggung pada poin sebelumnya, anda bisa melamar menjadi freelance guide maupun staff guide.

Jika Anda diterima bekerja menjadi freelance guide, maka ini merupakan kesempatan Anda untuk membangun jaringan dengan berbagai agen perjalanan maupun biro pariwisata dan meningkatkan citra positif Anda agar dikenal sebagai pemandu wisata yang handal.

8. Tingkatkan terus kualitas Anda

Seorang pemandu wisata yang handal tidak akan pernah berhenti untuk belajar. Ini juga berhubungan dengan pekerjaan pemandu wisata yang tidak kaku. Meskipun destinasi wisata tempat Anda memandu wisatawan tidak berubah banyak setiap waktunya, namun tentu materi yang Anda sampaikan kepada wisatawan akan mengalami perubahan.

Ini dikarenakan Anda harus mengkombinasikan antara menyampaikan penjelasan tentang destinasi wisata dengan memberikan hiburan kepada wisatawan.

Agar wisatawan dan Anda sendiri tidak bosan dengan penyampaian yang Anda berikan, tidak ada salahnya untuk terus meningkatkan kualitas diri Anda dengan terus belajar informasi baru baik informasi umum maupun informasi mengenai destinasi tempat Anda memandu wisatawan.

Bisa saja suatu saat di destinasi Anda akan diadakan pembangunan ataupun perombakan, ini tentu dapat menjadi pengetahuan tersendiri bagi wisatawan jika Anda menyampaikannya. Dengan menyampaikan informasi yang selalu diperbaharui, Anda bisa memaksimalkan pengalaman yang didapat oleh wisatawan.

Kesimpulan

Untuk menjadi seorang tour guide atau pemandu wisata, Anda perlu membekali diri dengan pengetahuan, keterampilan serta persyaratan administrasi dengan lengkap. Pekerjaan menjadi tour guide atau pemandu wisata sangat dinamis sehingga Anda sebaiknya selalu meningkatkan kualitas diri agar bisa menjadi pemandu wisata yang handal.

Sebagai seorang tour guide atau pemandu wisata, Anda merupakan bagian terpenting dari citra Indonesia di mata dunia. Maka tidak terlalu berlebihan jika tour guide disebut dengan ujung tombak pariwisata di Indonesia. (Sumber: Artikel studipariwisata.com Foto vakansinesia.com)

 

...more

Tips Menjadi Tour Guide Handal

DKI Jakarta, Indonesia

TripTrus.Com - Menjadi tour guide tidaklah mudah. Seperti yang termuat dalam artikel cara menjadi tour guide, ada banyak sekali faktor yang harus diperhatikan ketika ingin menjadi seorang tour guide atau pemandu wisata.

Namun, mengetahui hal dasar saja tidak akan membuat karir Anda berkembang pesat.

Oleh karenanya, di bawah ini kami akan menyajikan beberapa tips menjadi tour guide yang handal agar Anda selalu dicintai oleh wisatawan yang Anda dampingi dan tentu dapat membangun citra positif Anda sebagai pemandu wisata.

Tips Menjadi Tour Guide Handal

Tips yang akan disajikan dibawah terbagi menjadi 4 bagian, yaitu tips mengenai pengetahuan seorang pemandu wisata, penampilan, kesehatan dan perilaku.

1. Pengetahuan

Seorang pemandu wisata harus cerdas. Tidak hanya dapat menghapal kelebihan-kelebihan suatu destinasi wisata, tapi lebih dari itu, seorang pemandu wisata harus bisa merangkai kata agar menarik minat wisatawan untuk mendengarkan.

Keterampilan merangkai kata ini tentu membutuhkan banyak pengetahuan. Berikut beberapa tipsnya. Seperti yang telah di muat dalam tulisan cara menjadi tour guide, penguasaan terhadap informasi dari destinasi tempat kita memandu wisatawan adalah mutlak.

Informasi yang dimaksud di sini bukan hanya seputar letak obyek wisata dan toko cinderamata saja, tapi harus lebih lengkap lagi, seperti Jalur alternatif menuju ke tempat-tempat yang akan di kunjungi wisatawan.

Mengetahui jalan alternatif akan memberikan kemudahan bagi seorang pemandu wisata untuk bisa menghindarkan rombongannya dari kemacetan maupun jika suatu saat terjadi hal-hal yang membahayakan di jalan yang sering digunakan.

Selain jalan alternatif, seorang pemandu wisata juga sebaiknya mengetahui lokasi fasilitas-fasilitas umum yang penting bagi wisatawan, seperti rumah sakit, toilet umum, ATM, restoran maupun pusat kuliner, serta fasilitas transportasi umum.

1.2. Kuasai lebih dari satu bahasa asing

Seorang tour guide tentu menguasai setidaknya satu bahasa asing, yaitu bahasa inggris. Namun, jika Anda ingin menjadi pemandu wisata yang handal, satu bahasa asing tidaklah cukup.

Tidak jarang (bahkan bisa dikatakan sering) ada wisatawan mancanegara yang tidak bisa berbahasa inggris dengan lancar.Ini akan menjadi penghambat komunikasi antara Anda dengan wisatawan yang anda dampingi. Oleh karenanya, salah satu tips menjadi tour guide yang handal adalah dengan menguasai beberapa bahasa asing.

Bahasa asing yang anda prioritaskan untuk dipelajari dapat disesuaikan dengan negara asal wisatawan yang datang ke destinasi wisata tempat Anda bekerja.

Misalnya Anda adalah tour guide di Yogyakarta, maka Anda sebaiknya meguasai bahasa Belanda, Jepang, Perancis, dan Jerman karena memang mayoritas wisatawan mancanegara yang datang ke Yogyakarta berasal dari negara-negara tersebut.

Dengan menguasai bahasa asli wisatawan, Anda akan lebih mudah memberikan penjelasan serta wisatawan pun akan semakin nyaman berwisata bersama Anda.

1.3. Miliki pengetahuan selain pengetahuan mengenai wisata

Pengetahuan akan seluk beluk wisata memang merupakan hal mutlak yang harus dikuasai oleh seorang pemandu wisata. Namun, pengetahuan itu saja tidak cukup. Salah satu pengetahuan yang perlu Anda kuasai adalah pengetahuan mengenai ilmu P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan).

Sering terjadi wisatawan yang tiba-tiba mabuk perjalanan, kejang-kejang, sesak nafas bahkan sakit jantung selama dalam kegiatan wisata.

Anda sebaiknya dapat menguasai keadaan seperti ini, meskipun ada Tour Leader yang berkewajiban mendampingi wisatawan, namun jika Anda juga memiliki pengetahuan P3K, tentu akan sangat memudahkan pertolongan untuk wisatawan yang tiba-tiba sakit tersebut.

Selain itu, Anda juga sebaiknya mengetahui secara umum budaya wisatawan yang Anda dampingi. Beberapa perilaku maupun tidakan yang kita anggap sopan belum tentu dianggap demikian oleh wisatawan.

Dari pada terjadi kesalahpahaman, Anda tentu lebih baik mempelajari secara umum budaya wisatawan yang akan Anda dampingi.

2. Penampilan

Ada sebuah kata mutiara berbunyi “Pandangan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda”.

Meskipun makna dari kata mutiara tersebut sedikit bernuansa sarkasme, namun seorang pemandu wisata haruslah dapat “menggoda” pada pandangan pertama.

Menggoda dapat diartikan menarik perhatian namun namun tidak mencolok. Tentu Anda tidak ingin menjadikan wisatawan kurang nyaman dengan berdandan terlalu berlebihan atau malah tidak mempersiapkan penampilan sama sekali.

Tour guide biasanya sudah dibekali dengan seragam, sehingga Anda tinggal memastikan bahwa seragam yang Anda pakai selalu bersih dan rapi.

3. Kesehatan

Yang satu ini mungkin tidak banyak menjadi perhatian kebanyakan tour guide. Namun, jangan sampai Anda yang ingin menjadi seorang tour guide handal juga tidak memperhatikan kesehatan Anda.

Pekerjaan menjadi pemandu wisata adalah sebuah pekerjaan berat, di mana Anda dituntut untuk banyak memberikan penjelasan, bersabar menghadapi wisatawan yang kadang “menjengkelkan”, serta tentu saja mengajak wisatawan berkeliling.

Seorang pemandu wisata dituntut untuk selalu sehat dan bugar ketika bekerja. Wisatawan tidak akan nyaman mendengarkan Anda jika Anda sering batuk selama menjelaskan atau wajah Anda terlihat pucat dan lusuh.

Berolahraga dan makan-makanan sehat akan membuat kebugaran tubuh Anda terjaga. Jika sedang dalam musim ramai, Anda bisa menyempatkan olahraga selama 1 atau 2 jam beberapa hari sekali.

4. Perilaku

Poin terakhir ini mungkin merupakan poin yang paling penting. Memang dalam memandu wisatawan yang perlu dikuasai terlebih dahulu adalah pengetahuan dalam hal kepariwisataan.

Namun, kecerdasan Anda menjelaskan berbagai keindahan destinasi wisata tidak akan berarti apa-apa bagi wisatawan jika para wisatawan merasa perilaku Anda tidak menyenangkan. Banyak sekali contoh keluhan wisatawan akibat dari perilaku pemandu wisata yang tidak baik ini.

Seperti pada berita yang menyajikan informasi bahwa wisatawan mengeluhkan adanya pemandu wisata yang memaksa menggunakan jasanya meskipun wisatawan sudah menolak. Kalau sudah begini, bagaimana dengan tanggungjawab si pemadu wisata yang merupakan ujung tombak pariwisata Indonesia?

Jika banyak kejadian seperti ini, citra pariwisata Indonesia akan menjadi buruk di mata negara lain.

Kesimpulan

Pemandu wisata yang handal selalu ingin menjadi lebih baik setiap waktu. Pengetahuan yang luas, penampilan yang menarik, kesehatan prima serta perilaku yang menyenangkan akan mempercepat karir Anda menjadi pemandu wisata yang profesional.

Demikian beberapa tips menjadi tour guide atau pemandu wisata yang handal. Apakah Anda sekarang sudah menjadi tour guide? Jika iya, faktor apakah yang paling penting dikuasai oleh seorang pemandu wisata berdasarkan pengalaman Anda?

Jika Anda belum menjadi tour guide, apakah tips yang menurut Anda paling sulit dilakukan untuk menjadi tour guide? (Sumber: Artikel studipariwisata.com Foto vakansinesia.com)

...more

5 Alasan Mengapa Menjadi Tour Guide Itu Menyenangkan

DKI Jakarta, Indonesia

TripTrus.Com - Selama ini, profesi pemandu wisata atau lebih dikenal dengan tour guide belum dipandang sebagai profesi yang dianggap keren dibandingkan dengan profesi lainnya. Banyak yang mengatakan bahwa profesi tour guide itu melelahkan dan sulit untuk dikerjakan karena harus bertemu dan bercerita ke banyak wisatawan yang memiliki kepribadian, bahasa dan budaya yang berbeda-beda.

Tapi, bagi orang-orang yang mengetahui keuntungan dan peran tour guide dalam membantu perkembangan pariwisata Indonesia, tentu semua kesulitan-kesulitan tersebut akan dengan mudah ditepis.Oleh karena itu, pada artikel ini akan dirangkum 5 keuntungan menjadi seorang tour guide.

Keuntungan Menjadi Tour Guide

Silahkan dibagikan ke teman dan sahabat yang masih perlu diyakinkan bahwa profesi tour guide adalah profesi yang menyenangkan dan menguntungkan!

1. Tour Guide Pasti Banyak Teman

Tour guide merupakan profesi yang sangat ideal untuk orang-orang yang ingin memiliki banyak teman. Setiap bertugas, tour guide akan bertemu dengan banyak wisatawan yang tentu saja memiliki latar belakang berbeda-beda.

Karena dalam melaksanakan pekerjaannya peran tour guide tidak kaku, bahkan bisa bersenda gurau dengan wisatawan yang sedang dihandle, maka wisatawan-wisatawan tersebut acap kali menjadi kenalan dan bahkan sahabat.

2. Sengaja atau Tidak, Menjadi Tour Guide akan Menambah Wawasan

Seorang tour guide haruslah mempunyai wawasan yang luas. Kemampuan untuk bergaul dengan wisatawan yang berasal dari latar belakang berbeda-beda sangat ditunjang oleh pengetahuan umum yang memadai. Tidak hanya pengetahuan tentang destinasi wisata ataupun P3K saja.

Oleh karena itu, wajar jika banyak wisatawan yang kagum dengan tour guide yang memandu mereka dikarenakan si tour guide bisa diajak untuk ngobrol dengan topik apapun.

Selain pengetahuan umum yang dipelajari oleh seorang tour guide secara mandiri, wawasan juga akan terus bertambah seiring dengan semakin bertambahnya jam terbang. Bisa saja di tengah-tengah perjalanan, ada wisatawan yang bercerita mengenai daerah asalnya ataupun topik lain yang mungkin belum diketahui, sehingga wawasan tour guide tersebut semakin luas dan bertambah.

3. Tour Guide Bisa Mendapat Banyak Uang dengan Mudah?

Poin ini sengaja saya beri tanda tanya karena memang ada dua persepsi yang berbeda tentang uang yang bisa didapat oleh seorang tour guide. Persepsi yang pertama, tour guide dianggap sebagai profesi yang mudah dan enak jika dibandingkan dengan profesi lain.

Ketika memandu wisatawan, seorang tour guide bisa dianggap sedang “ikut jalan-jalan”, bahkan jika sedang ditugaskan untuk memandu wisatawan nusantara ke luar negeri, maka tour guide juga bisa ikut nimbrung berwisata, bahkan sambil mendapat bayaran dan tips dari wisatawan.

Inilah mengapa profesi tour guide dianggap merupakan profesi yang dapat menghasilkan uang dengan mudah. Tapi…

Di sisi lain, atau bisa juga dianggap dari sudut pandang seorang tour guide. Uang yang didapat ini – berapapun jumlahnya – merupakan cerminan dari resiko, kesulitan dan berbagai tuntutan yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang tour guide.

Resiko dan kesulitan menjadi tour guide tentu cukup banyak, apalagi jika sedang memandu grup wisatawan dalam jumlah besar. Jika ada wisatawan yang sakit mendadak, marah-marah atau tidak puas dengan pelayanan di suatu destinasi, maka yang dicari pertama kali adalah tour guide yang sedang bertugas memandu mereka.

Begitu juga dengan tuntutan sebagai seorang tour guide. Perlunya mengikuti berbagai uji profesi untuk mendapatkan sertifikat tour guide, harus menguasai beberapa bahasa, bisa diajak berdiskusi dalam topik apapun, harus mampu membuat wisatawan enjoy selama perjalanan dan berbagai hal lainnya merupakan tantangan tersendiri yang jarang ditemukan di profesi lain.

4. Bangun Relasi dengan Menjadi Tour Guide

Karena hubungan antara tour guide dan wisatawan bisa sangat dekat, maka kemungkinan untuk mendapatkan relasi dari wisatawan yang dipandu menjadi sangat besar.

Seorang tour guide juga bisa mendapat relasi dari agen perjalanan tempat bekerja. Jika tour guide tersebut adalah freelancer atau tour guide lepas, maka bisa dipastikan tour guide tersebut pernah bekerja di lebih dari satu agen perjalanan wisata.

Semakin banyak wisatawan yang di-handle dan semakin banyak agen perjalanan wisata yang pernah menjadi tempat kerja, maka kesempatan untuk membangun relasi juga semakin besar. Saya sendiri pernah bertemu dengan seorang tour guide senior di Yogyakarta yang mampu membuat restoran dengan target konsumen wisatawan mancanegara dari relasi dengan agen perjalanan wisata.

5. Ikut Berperan dalam Mengembangkan Pariwisata Indonesia

Sedikit sekali orang yang sadar tentang betapa pentingnya peran tour guide dalam perkembangan industri pariwisata di suatu negara.

Tour guide adalah ujung tombak pariwisata. Hal ini dikarenakan peran tour guide adalah sebagai fasilitator ataupun orang yang menjadi penghubung antara wisatawan dengan daya tarik wisata di suatu destinasi.

Tour guide akan memberikan penjelasan mengenai keunikan suatu destinasi dengan lebih jelas dan menyenangkan kepada wisatawan, sehingga kepuasan wisatawan selama perjalanan wisata juga semakin bertambah. (Sumber: Artikel studipariwisata.com Foto vakansinesia.com)

 

...more

3 Perbedaan Tour Leader dan Tour Guide

DKI Jakarta, Indonesia

TripTrus.Com - Banyak orang yang masih salah kaprah dengan istilah Tour Leader dan Tour Guide. Secara sepintas, kedua jenis pekerjaan ini sangat mirip sehingga sulit untuk dibedakan. Tour Leader dan Tour Guide sama-sama dibayar ketika menemani wisatawan jalan-jalan. Tour Leader dan Tour Guide pun memiliki tanggung jawab yang mirip dalam hal memberikan pengalaman yang indah kepada wisatawan selama melakukan perjalanan wisata.

Namun, dibalik kesamaan ini, Tour Leader dan Tour Guide memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Perbedaan ini tidak hanya berhubungan dengan penamaan saja, melainkan tugas dan tanggugjawab dari kedua jenis pekerjaan ini. Perbedaan antara Tour Leader dan Tour Guide dapat dibagi menjadi 3, yaitu:

1. Jadwal dan Durasi Perjalanan

Tour Leader memiliki jadwal dan durasi perjalanan yang sama dengan para wisatawan yang dipimpinnya. Artinya seorang Tour Leader harus menemani wisatawan dan mengikuti seluruh rangkaian tur dari awal hingga akhir.

Tour Guide hanya bertugas menjelaskan destinasi yang merupakan tanggung jawabnya saja. Misalnya seorang Tour Guide untuk Kota Yogyakarta hanya menjelaskan kepariwisataan di Kota Yogyakarta saja.

Jika wisatawan melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di luar wilayah tanggung jawab dari Tour Guide, maka tugas dari Tour Guide sudah selesai.

2. Tanggung Jawab

Seorang Tour Leader tidak hanya bertanggung jawab untuk menemani wisatawan selama melakukan perjalanan wisata saja.

Tour Leader juga memiliki tanggung jawab untuk mengatur agar perjalanan wisata dapat berlangsung dengan lancar seperti melakukan morning call serta ontime scedhule dengan menyesuaikan antara kondisi saat itu dan itinerary yang telah disusun sebelumnya.

Tour Leader juga bertanggung jawab dalam memastikan keadaan dari wisatawan yang dipimpinnya dan harus selalu memeriksa apakah rombongannya lengkap atau ada yang tertinggal.

Namun, jika ada wisatawan yang memisahkan diri dari kelompok ketika sedang melakukan kegiatan wisata tanpa meminta izin dari Tour Leader, maka Tour Leader juga tidak memiliki bertanggung jawab terhadap wisatawan tersebut.

Untuk Tour Guide, tanggung jawab yang diemban hanyalah menjelaskan secara rinci (dan menyenangkan) mengenai seluk beluk kepariwisataan di destinasi yang menjadi tanggung jawabnya.

Karen penjelasan dari Tour Guide ini sangat berpengaruh terhadap persepsi wisatawan akan destinasi yang sedang dikunjungi, maka seorang Tour Guide harus memiliki lisensi resmi dari dinas pariwisata setempat.

Ini juga menjadi batasan terhadap Tour Leader, bahkan tidak dianjurkan bagi Tour Leader untuk memberikan penjelasan secara rinci mengenai destinasi yang sedang dikunjungi kecuali Tour Leader memiliki lisensi sebagai Tour Guide di destinasi tersebut.

3. Pengetahuan Sejarah dan Budaya

Tour Leader memiliki cakupan kerja yang luas yaitu semua destinasi yang dikunjungi oleh rombongannya. Oleh karena itu, Tour Leader tidak dibebankan untuk mengetahui secara rinci mengenai sejarah dan budaya di masing-masing destinasi yang dikunjungi.

Selain itu, tugas utama seorang Tour Leader bukanlah menjelaskan suatu destinasi melainkan memimpin rombongannya.

Namun, Tour Leader sebaiknya memiliki pengetahuan secara umum mengenai destinasi yang sedang dikunjungi, serta sedikit memahami bahasa daerah dari destinasi tersebut (jika terdapat perbedaan bahasa) sehingga komunikasi antara masyarakat lokal dengan rombongan dapat terjalin dengan baik.

Karena telah memiliki lisensi untuk memandu wisatawan di destinasi yang menjadi tanggung jawabnya, maka Tour Guide wajib untuk mengetahui secara detail mengenai sejarah dan budaya di destinasi tersebut. Oleh karenanya, biasanya Tour Guide adalah penduduk lokal.

Tour Guide juga harus menyampaikan penjelasannya secara menyenangkan agar rombongan wisatawan tidak bosan.

Kesimpulan

Tour leader dan Tour Guide memiliki perbedaan dari sisi jadwal, tanggung jawab dan pengetahuan mengenai destinasi yang dikunjungi.

Seorang Tour Leader tugas utamanya adalah memimpin rombongan agar perjalanan wisata dapat berlangsung dengan lancar, sedangkan seorang Tour Guide memiliki tanggung jawab untuk memberikan penjelasan yang lengkap mengenai destinasi yang dikunjungi oleh rombongan wisatawan. (Sumber: Artikel studipariwisata.com Foto vakansinesia.com)

...more

7 Objek Wisata Religi di Bali

Pulau Bali

TripTrus.Com - Sudah jelas bahwa Bali merupakan sebuah pulau wisata yang keindahannya berada di tiap sudutnya. Mulai dari pantai sampai pura, tempat ibadah umat Hindu yang berdiri di tiap sisi kotanya memberikan keindahan dan ciri khas tersendiri bagi Bali. Sampai-sampai Bali mendapat predikat sebagai museum hidup.

Berikut ini ada tujuh objek wisata religi di Bali yang masing-masing menyajikan suatu aspek spiritual tersendiri. Bagi Anda wisatawan yang ingin mengetahui dan merasakan atmosfirnya, silahkan berkunjung ke objek wisata religi berikut ini, jangan lupa untuk tetap hening, sopan, dan bersikap anggun ya!

1. Klenteng Ling Li Miao

Klenteng merupakan tempat ibadah masyarakat Tionghoa yang menganut kepercayaan Konghucu. Di Bali, ada sebuah klenteng bernama Klenteng Ling Li Miao yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai tempat berkumpul masyarakat Tionghoa di Bali untuk membahas banyak hal. Yang unik, di dalam klenteng ini Anda bisa menjumpai sebuah pura.

Alamat

Tanah Kilap, Pemogan, Denpasar Selatan

Akses

Anda bisa melalui Jl. Griya Anyar sampai ke tujuan Anda di kota Denpasar

2. Pura Paluang

Di Pura Paluang tidak hanya pura sebagai sebuah tempat ibadah yang dapat Anda jumpai. Tapi ada yang istimewa dari pura tersebut, yakni keberadaan pelinggih menyerupai mobil Volkswagen Beetle dan Jimny. Keunikan pelinggih mobil ini mendatangkan rasa ingin tahu di kalangan wisatawan mancanegara seperti Spanyol, Perancis, Australia, Inggris, dan lain-lain. Anda penasaran juga? Segera datangi lokasinya secara langsung.

Alamat

Dusun Karang Dawa, Pulau Nusa Penida, Bali

Akses

Anda harus menyeberang melalui Pelabuhan Pantai Sanur, dengan menggunakan Speed Boat menuju pelabuhan di Nusa Penida

Harga

Menggunakan jukung Rp 40.000,- per orang, atau speed boat berkisar Rp 90.000,- per orang

3. Pura Rambut Siwi

Pura Rambut Siwi juga merupakan pura terbesar di Bali. Pura Rambut Siwi juga tergolong sebagai Pura Puncak karena letaknya pun juga berada di ketinggian yang lebih tinggi dari Pura Segara dan Pura Penataran. Di Pura Rambut Siwi Anda bisa menapaki tangga yang jumlahnya puluhan untuk mencapai pintu gerbangnya, sebelum itu, di sisi kanan dan jalan menuju pintu gerbang, Anda akan disambut oleh patung penjaga yang mirip dengan singa. Mau tahu lebih banyak? Langsung saja meluncur ke Denpasar Bali.

Alamat

Di Jalan Denpasar—Gilimanuk, Desa Yehembang, Kec. Mendoyo, Jembrana

Akses

Anda bisa menjangkaunya dari pelabuhan Gilimanuk, hanya dengan melalui Jalan Denpasar—Gilimanuk, mampirlah sebelum melanjutkan perjalanan ke tempat lain

4. Pura Ulun Mumbul

Pura Ulun  Mumbul berada di area Taman Mumbul. Taman tersebut sangat hijau dan asri, udaranya masih bersih dan sejuk. Sedangkan pura berada di tengah danau di antara Taman Mumbul tersebut.  Bagi masyarakat sekitar, Taman Mumbul dan Pura Ulun Mumbul merupakan sebuah kawasan suci. Tempat ini memang sering dipergunakan sebagai tempat Upacara Melasti. Selain itu, danau di tengah-tengah taman juga menjadi sumber air bagi masyarakat Desa Sangeh, untuk mengairi sawah dan memenuhi kebutuhan hidup lainnya.

Alamat

Kawasan desa wisata Sangeh, Abiansemal, Badung

Akses

Kurang lebih 1 km dari Desa Sangeh, dapat dijangkau dari kota Denpasar dalam waktu kurang lebih 60 menit

5. Pura Dalem Balingkang

Dengan berkunjung ke Pura Dalem Balingkang, Anda tidak hanya dapat memberi penghormatan pada Ida Dalem Kepogan saja. Anda bisa menyaksikan bangunan-bangunan lain seperti Paruman Agung sebagai stana Ida Bhatara Sami dan melihat pelinggih Ratu Ayu Subandar. Ada juga bangunan peribadatan khas Tionghoa di kompleks Pura Dalem Balingkang. Oleh karena itu, di tempat ini Anda bisa merasakan multikultural yang kental.

Alamat

Desa Pakraman Pinggan, Kec. Kintamani, Kab. Bangli

Akses

Anda bisa menjangkaunya melalui Pura Pucak Penulisan menuju Banjar Paketan di Desa Pakraman Sukawan, Anda akan melalui jalan turun dan naik nan berliku sebelum sampai di Pura Dalem Balingkang

6. Pura Mekah

Mendengar nama Mekah, Anda pasti teringat Makkah yang ada di Arab Saudi ya? Mekah yang satu ini adalah sebuah pura di Bali yang dipergunakan oleh pemeluk agama Islam untuk ibadah. Di depan pura, Anda bisa melihat dua ekor naga berada di sisi kanan dan kiri pura. Bentuknya tinggi menjulang, bernama Ratu Gede Dalem Mekah dan ada Pura Dalem Mekah Kukuh. Ingin tahu seperti apa? Lihat saja langsung wujud akulturasi budaya masyarakat Bali dengan kepercayaan Islam tersebut.

Alamat

Desa Kubutambahan, Buleleng

Akses

Dari terminal Bus Ubung, Anda bisa menjangkau lokasi saat menuju Singaraja. Kedua pura ada di sisi jalan raya, sehingga Anda bisa langsung mampir

7. Pura Catur Lokapala

Pura ini dibangun dengan konsep sebagai pelindung dan menjaga rasa aman dan nyaman bagi empat alam yang dikuasai oleh empat pemuka Dewa.  Di sekitar Pura, Anda bisa merasakan sejuknya danau buatan yang berukuran kecil, serta kesejukan wilayah sekitar Pura. Suasana syahdu akan mengantarkan Anda pada kedamaian ditambah lagi pepohonan rindang yang tumbuh di sekeliling pura menambah kenyamanan wisatawan.

Alamat

Desa Besakih, Kec. Rendang, Kab. Karangasem

Akses

Dari Denpasar, lokasi dapat dijangkau melalui Jl. Prof. Ida Bagus Mantra dan Jl. Raya Besakih

Begitu banyak aspek religi yang ada di Pulau Dewata, Anda bisa mengabadikan salah satunya atau semuanya bila waktu liburan mencukupi. Selamat berjalan-jalan! (Sumber: Artikel bali.panduanwisata.id Foto pixabay.com)

...more

Sering Ajak Pasangan Jalan-jalan Agar Makin Harmonis nan Romantis

DKI Jakarta, Indonesia

TripTrus.Com - Sebagai pasangan, ada kalanya suatu hubungan mengalami kondisi naik dan turun. Tak bisa dipungkiri kesibukan sehari-hari, padatnya rutinitas, dan kehadiran anak-anak akan membuat setiap pasangan lupa akan romantisme awal pernikahan.

Meskipun hubungan berjalan baik tanpa ada suatu hambatan, para pasangan lama kelamaan akan merasakan sedikit kebosanan dan kadang kala rentan terlibat perselisihan kecil.

Untuk mengatasi hal semacam ini, nampaknya api cinta perlu disulut kembali. Ada banyak cara untuk menghangatkan kembali hubungan kamu dan pasangan, salah satunya ialah liburan bersama.

Sebagaimana dilansir dari Travel and Leisure, mengutip study dari Travelocity, sebanyak 56 persen pasangan yang sering melakukan perjalanan wisata memiliki hubungan percintaan yang lebih romantis dan kehidupan seks yang menggairahkan.

Hasil studi ini menjelaskan bahwa melakukan perjalanan wisata membuat dua orang yang menjalin hubungan lebih sering berkomunikasi dalam suasana yang lebih menenangkan.

Kunjungilah lokasi yang belum pernah kamu datangi bersama pasangan. Bangun kembali chemistry yang telah hilang. Perbedaan suasana tempat baru akan membuat kamu dan pasangan saling berkomunikasi dan makin intim.

Datangi tempat-tempat wisata yang romantis bersama pasangan. Buatlah suasana hati pasangan kamu menjadi nyaman dan bahagia. Jangan lupa pula untuk menggandeng tangan pasangan ke mana pun Kamu pergi. Kebiasaan ini akan membuat hubungan semakin dekat dan terikat. (Sumber: Artikel arah.com Foto pixabay.com)

...more

Gaung Festival Pesona Takabonarate 2017 Angkat Wisata Bahari Selayar

Kab. Kepulauan Selayar

Triptrus.Com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sebentar lagi punya gawean besar. Kepulauan yang ada di Sulawesi Selatan itu bersiap menggelar kegiatan Festival Pesona Takabonerate 2017 yang akan berlangsung pada 23 hingga 27 Oktober 2017 mendatang.

Seperti kesuksesan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, Festival Pesona Takabonerate yang ke-9 ini diharapkan dapat menjadi daya tarik maksimal sekaligus mendatangkan banyak wisatawan ke daerah yang dikenal dengan keindahan wisata baharinya itu.

"Meski acaranya di bulan Oktober, tapi kita akan melakukan peluncuran festival dalam waktu dekat ini. Berbarengan dengan Hari Jadi Kabupaten Selayar bulan September ini, kami memiliki unggulan di wisata bahari, pantai-pantai kami sangat indah, festival ini harus mengangkat pesona wisata bahari kami," ujar Bupati Kepulauan Selayar Muh Basli Ali.

Berbagai kegiatan dan acara menarik telah dipersiapkan guna menarik minat lebih banyak lagi wisatawan ke daerah yang dikenal dengan Taman Nasional Takabonerate itu. Diantaranya lomba atraksi bahari seperti balap sampan, besak hias, renang massal serta lomba jolloro hias.

"Yang menarik juga tidak ketinggalan lomba tarik tambang di atas kapal," ujar Bupati Basli Ali.Berbagai acara seru lainnya juga dapat dinikmati masyarakat serta wisatawan. Seperti wisata kuliner seafood, lomba wisata pantai Tinabo, snorkling, transplantasi karang, pelepasan tukik dan acara penanaman bibit pohon yang mengangkat tema "Sebuah Nama Untuk Sejuta Pohon".

"Melalui kegiatan ini kami sekaligus ingin mengajak keterlibatan langsung masyarakat dan wisatawan dalam pelestarian alam di Takabonerate," ujar bupati.

Selain itu juga akan diisi pementasan seni suku Bajo dan permainan rakyat yang dipusatkan di Benteng Kepulauan Selayar. Ada juga atraksi seni tari dan musik, under water exhibition (eksibisi bawah laut) dan jelajah pulau Suku Bajo.

Lebih lanjut Basli Ali mengatakan, pariwisata memang menjadi salah satu sektor yang tengah diperhatikan Pemkab Kepulauan Selayar. Hal ini tidak lepas dari ragam potensi yang dimiliki salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan ini. Bahkan ia mengatakan telah mempersiapkan 50 kegiatan pariwisata di tahun 2018. Sebagai upaya untuk lebih meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat dan sukses atas rencana festival di Takabonerate itu. Wisata bahari dengan sentuhan budaya atau culture akan membuat Kepulauan Selayar semakin populer di negeri ini. "Selamat berfestival! Salam Pesona Indonesia!," ujar Arief Yahya.

Ia mengatakan, penyelenggaraan festival merupakan salah satu cara yang paling efektif dalam mempromosikan satu daerah atau destinasi pariwisata yang ujungnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebuah event, ujar Menpar Arief Yahya, memiliki manfaat ganda. Yaitu manfaat langsung dan tidak langsung. Manfaat yang pertama adalah memperkenalkan destinasi, dan kedua bisa menjadi ikon untuk mendatangkan wisatawan langsung pada saat event berjalan.

Selanjutnya memacu masyarakat lokal dalam mengembangkan kreatifitas dan secara langsung terlibat dalam kepariwisataan. “Tidak kalah pentingnya sebuah event atau festival akan menggairahkan dan membangkitkan kesenian dan kebudayaan lokal yang merupakan modal dasar pembangunan kepariwisataan,” kata Arief Yahya.

Karena itu Menpar yakin "Festival Pesona Takabonerate" dan deretan kegiatan pariwisata lainnya akan menjadi salah satu ikon yang bisa mencitrakan Kepulauan Selayar sebagai destinasi pariwiasta berkualitas sehingga makin menarik kedatangan wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. (Sumber: Artikel indopos.co.id Foto indonesia-tourism.com)

...more

Bumi Ageung Cikidang, Rumah Museum Yang Bersejarah di Cianjur

Cianjur, Jawa Barat

TripTrus.Com - "Bumi Ageung Cikidang" yang berarti Rumah besar yang berada di daerah bernama Cikidang adalah rumah milik Bupati Cianjur, Raden Adipati Aria Prawiradiredja II.  Raden Adipati Aria Prawiradiredja II  merupakan Bupati Cianjur yang ke-9 yang menjabat selama periode 1862-1910 (48 tahun). Rumah cantik ini beliau bangun pada tahun 1886 sebagai rumah peristirahatannya.

(Foto: tribunnews.com)

Pada tahun 1910 Bumi Ageung diwariskan kepada putrinya bernama Raden Ayu Tjitjih Wiarsih, di masa kepemilikan beliau, rumah ini berperan penting dalam kemerdekaan, dikarenaKAN Bumi Ageung digunakan sebagai tempat perumusan pembentukan tentara PETA yang dipimpin oleh Gatot Mangkoepradja di tahun 1943-45.

Bumi Ageung direnovasi pertama kali pada tahun 1950 setelah nyaris hancur karena menjadi sasaran bom pasukan Jepang dan Belanda. Pada 9 Agustus 1949 Bumi Ageung juga menjadi saksi bisu peristiwa penyerahan kekuasaan Belanda kepada tentara Republik wilayah kota Cianjur, selain itu sempat dijadikan tempat perlindungan manula, perempuan dan anak-anak keturunan pada saat terjadi kerusuhan etnis di Cianjur sekitar tahun 1962-1963.

 

(Foto: tribunnews.com)

Beralamat di Jalan Mochamad Ali, Kelurahan Solokpandan, Cianjur, jalan yang konon dibuat Dandeles sebagai Jalan Raya Pos, Bumi Ageung dikelilingi oleh kawasan kota tua Cianjur yang tumbuh berkembang di era kolonial, seperti beberapa bangunan: Stasiun Cianjur, Pecinan, Pendopo (Rumah Dinas Bupati)

Walaupun beberapa bagian dari Bumi Ageung sudah berganti rupa, Bumi Ageung tetap syarat dengan sejarah. Oleh karena itu pada tahun 2010 ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya Nasional bedasarkan SK Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Yang di mana Bumi Ageung sekarang diurus oleh Keluarga generasi ke-5 dan dijadikan sebagai rumah museum di Cianjur.   (Sumber: Artikel-Foto Rahmat Fajar dan Amieykha )

...more
ButikTrip.com

Upcoming Trips

Pendakian Gunung Semeru
28 Sep - 01 Oct 2017
Open Trip Derawan
28 Sep - 01 Oct 2017
Sailing Komodo Liveaboard
29 Sep - 01 Oct 2017
Wonderful Dieng Plateau
29 Sep - 01 Oct 2017
×

...