shop-triptrus

Browse Events

Festival Budaya Isen Mulang 2019

18 - 24 May 2019 | Palangkaraya, Kalimantan Barat

TripTrus.Com - Palangkaraya, ibu kota Kalimantan Tengah, akan mengadakan Festival Budaya Isen Mulang 2019 pada tanggal 18 – 24 Mei 2019. Festival tahunan ini akan menampilkan beragam budaya dari berbagai etnis di provinsi ini.

Seperti biasa, Festival Budaya Isen Mulang 2019 akan menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, permainan, dan kompetisi, serta Kontes Kecantikan Wisata Kalimantan Tengah.

      View this post on Instagram

Mei segera tiba, @FestivalBudayaIsenMulang 2018 telah siap digelar. Agendakan tanggalnya, festival ini akan diselenggarakan pada 2-6 Mei 2018. #FestivalBudayaIsenMulang #ffgenpi #genpi #m

A post shared by FFgenpi (@ffgenpi) onApr 27, 2018 at 3:22am PDT

Dalam bahasa lokal, "Isen Mulang" berarti "tidak pernah mundur", yang merupakan moto Palangkaraya yang menggambarkan keberanian rakyatnya. Festival itu sendiri diadakan setiap tahun untuk mempromosikan budaya provinsi yang unik dan beragam dan untuk menginspirasi seniman muda dan lokal untuk terus melestarikan warisan budaya untuk generasi berikutnya.

Pembukaan acara akan berlangsung di Bundaran Besar Palangkaraya, diikuti oleh sorotan utama festival, karnaval budaya. Karnaval ini akan menampilkan ribuan peserta dari semua kota dan kabupaten di provinsi ini. Itu akan mulai dari kantor gubernur, melewati Istana Isen Mulang, bersama dengan jalan-jalan utama kota, sebelum kembali ke Bundaran Besar. Dalam karnaval, jalan-jalan di Palangkaraya akan dipenuhi dengan tarian tradisional etnis Dayak yang mengenakan kostum dan aksesoris tradisional yang penuh warna, serta banyak atraksi lainnya.

[Baca juga : "Krui World Surfing League 2019"]

Untuk memeriahkan acara, akan diadakan sejumlah kompetisi termasuk kompetisi fotografi, kompetisi perahu tradisional Jukung, festival kuliner tradisional, dan kompetisi tarian dan lagu tradisional. Akan ada juga permainan dan kompetisi tradisional yang unik, seperti Lawang Sakepeng (seni bela diri), Meneweng Manetek dan Manyila Kayu (pemotongan kayu), Karungut (lagu rakyat), Balogo (permainan anak-anak tradisional), Habayang (permainan pemintalan), Mangenta (masakan tradisional), Besei Kambe (tarik tambang di atas kapal), dan banyak lagi. Salah satu acara yang paling menarik adalah Sepak Sawut yang merupakan pertandingan sepak bola menggunakan bola api.

Kalimantan Tengah, yang didominasi oleh suku Dayak asli, dikenal sebagai paru-paru dunia karena hutan hujan tropisnya yang luas dan subur. Rantai gunung utara, Schwaner Range, adalah rumah bagi beberapa hutan yang paling murni di seluruh pulau Kalimantan. (Sumber: Artikel pedomanwisata.com Foto  haloindonesia.co.id)

...more

Krui World Surfing League 2019

15 - 20 Apr 2019 | Pantai Tanjung Setia, Krui, Pesisir Barat, Lampung

TripTrus.Com - Setelah sukses tahun lalu, lomba selancar internasional, Krui World Surfing (KWS) akan kembali diselenggarakan di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung pada tanggal 15-20 April 2019. Ombak di sini sudah dikenal oleh banyak peselancar internasional. Bahkan pada hari-hari biasa, tempat ini ramai dikunjungi para peselancar.

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya mengatakan, Krui World Surfing (KWS) 2019 dipastikan akan mampu menarik wisatawan asing, terutama mereka yang suka berselancar. "Saya yakin, acara Berselancar Dunia Krui akan menjadi magnet bagi peselancar dunia,"

Tanjung Setia sendiri berada di jalur Samudra Hindia yang luas. Itu sebabnya ombak di pantai ini selalu stabil. Peselancar dapat menemukan gelombang tinggi yang tak terputus di pertengahan tahun (sekitar April hingga Agustus). Jika beruntung, peselancar akan menemukan gelombang setinggi 7-10 meter hingga 200 meter.

      View this post on Instagram

Masih disuasana peringatan kemerdekaan ke 71 RI "Krui Surfing" . . Pict: @tamaa_11 . . #lampung #lampungstory #pesisirbarat #krui #surfing #kruisurfing #wisatalampung #ri71 #merdeka #emasindonesia #banggaindonesia #banggajadiindonesia . . ================= Jagan lupa pakai #lampungstory

A post shared by Lampung Story (@lampungstory) onAug 17, 2016 at 6:04pm PDT

Kabarnya, pantai di Krui adalah salah satu penghasil ombak terbaik di dunia. Secara teknis, KWS diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

[Baca juga : "Tour De Bintan 2019"]

Kepala Dispora Kabupaten Pesisir Barat, Ruslan Samad, mengatakan bahwa KWS bisa menjadi acara prioritas yang akan memacu pengembangan pariwisata di daerah setempat. Dampak positif dari acara ini adalah mampu secara bersamaan mempromosikan kekayaan tujuan wisata lainnya, adat istiadat, budaya, dan nilai-nilai agama masyarakat Pesisir Barat.

“Secara administratif, Pesisir Barat adalah kabupaten termuda di Provinsi Lampung. Sementara secara geografis, daerah tersebut cukup jauh dari ibukota provinsi. Namun, dengan potensi alam yang luar biasa, Pesisir Barat dapat menjadi daerah yang diperhitungkan dunia.Terutama di sektor pariwisata, ”kata Ruslan.

Selain berselancar, wisatawan dapat menikmati keindahan Pantai Tanjung Setia dengan melakukan kegiatan snorkeling atau diving. Para pecinta fotografi juga dapat mengabadikan keindahan matahari terbit atau terbenam sambil menikmati masakan lokal. (Sumber: Artikel pedomanwisata.com Foto  pemburuombak.com)

...more

Tour de Bintan 2019

29 - 31 Mar 2019 | Bintan Lagoon Resort, Bintan, Kepulauan Riau

TripTrus.Com - Sekarang di tahun ke-9, Tour de Bintan yang ikonik kembali, memperlakukan pesepeda hingga akhir pekan yang meriah, epik dan meriah bersepeda di Bintan yang indah.

Pada tahun 2019, rumah baru Tour de Bintan akan menjadi Bintan Lagoon Resort yang menakjubkan. Terletak tepat di depan pintu Singapura, Bintan, Indonesia, hanya berjarak singkat dengan naik feri.

      View this post on Instagram

Tour de Bintan sukses digelar sejak 2010. Jumlah peserta yang ikut berpatisipasi terus naik. 2018 tercatat sebanyak 1.400 pebalap sepeda yang ikut dan 2019 ini ditargetkan naik 14 persen atau sekitar 1.600 pebalap sepeda. Pagelaran Tour de Bintan ini merupakan babak kualifikasi bagi peserta untuk bisa merebut kesempatan menuju Union Cycliste Internationale (UCI) Gran Fondo World Championship 2019 di Polandia. Ajang debut balap sepeda ini dibagi dalam 5 kategori. Dimulai dari Kategori Individual Time Trial 17 Kilometer (Km) pada 29 Maret 2019 di Plataran Plaza Lagoi Bay. Kemudian Kategori Gran Fondo Classic 140 Km dan Gran Fondo Challenge 82 Km dilaksanakan pada 30 Maret 2019 di Area Terminal Simpang Lagoi. Laga ini ditutup dengan Kategori Gran Fondo Century 108 Km dan Gran Fondo Discovery 55 Km pada 31 Maret 2019 di Areal Bintan Lagoon Resorts (BLR). "Tuan rumah dan sponsor balap sepeda ini adalah BLR serta Pemkab Bintan dan Kemenpar RI. Acaranya digelar dari 29-31 Maret 2019. Lokasi pelaksanaannya mulai dari Kawasan Pariwisata Lagoi dan jalur jalanan Kabupaten Bintan. . . @kemenpar @pesonaid_travel @genpi.co @ceritadestinasi @donkardono @mansyurebo @jheipul @yopiefranz @menpar.ariefyahya @ucigranfondoantalya #PesonaIndonesia #WonderfulIndonesia #TourDeBintan2019 #PesonaTourDeBintan2019 #Bintanisland #WonderfulBintan #GenPI #GenPIKepri #Genpibintan #LeniMarliza

A post shared by Leni Marliza . (@lenimarliza_03) onJan 7, 2019 at 2:15am PST

Rute membawa pengendara sepeda di sepanjang jalan pantai yang menakjubkan, melewati hutan hijau subur dan penduduk desa yang ceria menikmati tontonan dramatis kecepatan dan warna. Kualifikasi Kejuaraan Dunia UCI Gran Fondo untuk Polandia 2019 menanti pembalap tercepat, tetapi jarak untuk semua level bersepeda tersedia.

[Baca juga : "Seba Baduy 2019"]

Tour de Bintan 2019 akan diadakan dari 29 Maret 2019 - 31 Maret 2019, di Bintan Lagoon Resort, Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Kategori yang tersedia bervariasi dari tanggal. (Sumber: Artikel pedomanwisata.com Foto tourdebintan.com)

...more

Bali Spirit Festival 2019

24 - 31 Mar 2019 | Ubud, Bali

TripTrus.Com - Jika Anda ingin meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan Anda atau menemukan kedamaian batin, Anda mungkin menemukan jawabannya di Ubud. Kota kecil yang tenang di jantung budaya Bali ini akan menyelenggarakan Bali Spirit Festival ke-12 tahun 2019 yang akan berlangsung dari tanggal 24 hingga 31 Meret 2019 yang berpusat di Pusat Seni Purnati Bali Purnati. Festival ini dianggap sebagai salah satu festival yoga, kesehatan, tarian dan musik tahunan terbesar di Asia Tenggara.

      View this post on Instagram

Today at @balispiritfest my dear friend Duncan Wong, @yogicarts co-taught a special #JapanFlow class at our festival with his Protegé and gorgeous presence @matsumoto_rio 🌐 #theroarriortribe #wavesofyang #balispiritfestival #japanyogis

A post shared by Radiant Raja 🔱 LeoRising (@leorisingyoga) onApr 3, 2018 at 9:18pm PDT

[Baca juga : "Horas Samosir Fiesta 2019"]

Bali Spirit Festival 2019 menawarkan ruang bagi keluarga untuk berkumpul bersama dalam perayaan sakral, melakukan pekerjaan luar-dalam dari penyembuhan dan transformasi pribadi. Ketika Anda mengambil waktu dan ruang untuk menyelaraskan kembali melalui yoga, gerakan, tarian dan musik, Anda  menyempurnakan keseimbangan batin Anda dan meremajakan tubuh Anda.

Bali Spirit Festival 2019 menemukan inspirasi dengan para guru, lokakarya, ceramah kebijaksanaan dan seminar terkenal di dunia, menemukan jalan baru menuju keharmonisan batin, penyembuhan dan kesejahteraan kolektif. Dalam penjelajahan ini, akan mengesampingkan gangguan digital demi koneksi jiwa-ke-jiwa, menjalin pertemanan baru, merangkul ide-ide baru, dan memperluas kebijaksanaan. Ada ruang untuk berbagi dari hati, peluang untuk terhubung secara mendalam, dan tempat-tempat yang harus direnungkan sendirian.

Festival tahun ini akan kembali menghadirkan guru yoga populer seperti Shiva Rea, Tymi Howard, Jeffrey Armstrong, Ronan Tang, Danny Paradise, Gwyn Williams dan banyak lainnya di BaliSpirit Festival 2019! Selain itu, akan disambut juga dengan presenter internasional baru Chester Tan, Anshu Singh, Brian Siddharta, Deva Dwabha dan banyak lagi. (Sumber: Artikel pedomanwisata.com Foto redseason.com)

...more

Seba Baduy 2019

24 - 31 Mar 2019 | Serang, Banten

TripTrus.Com - Tandai kalender Anda pada tanggal 24 – 31 Maret 2019, Seba Baduy, sebuah ritual tahunan Baduy yang terisolasi (kadang-kadang dieja Badui), -sebuah sub-etnis di Provinsi Banten-akan terjadi ketika komunitas yang biasanya terisolasi ini akan muncul dan akhirnya menunjukkan diri mereka kepada dunia, sehingga memungkinkan publik untuk melihat sekilas komunitas misterius ini yang telah berpegang teguh pada cara hidup mereka yang kuno.

Baduy di provinsi Banten, sebelah barat kota Jakarta, adalah kelompok sub-etnis yang dipercayai menjaga desa mereka sepenuhnya dan tertutup bagi orang luar. Mereka juga tidak berani keluar dari daerah mereka sendiri, dan selama berabad-abad telah menjaga diri mereka sendiri hingga cara hidup mereka sendiri. Belakangan, dua komunitas muncul, yang dikenal sebagai Baduy Dalam dan Luar. Sementara Badui Dalam tidak diizinkan untuk melangkah keluar dari pinggirannya sendiri, Badui luar dapat melakukannya, tetapi harus tetap berpegang teguh pada tradisi lama mereka.

[Baca juga : "Bali Spirit Festival 2019"]

Pada kesempatan khusus ini, bagaimanapun, ribuan Baduy Luar dan Dalam akan melakukan ziarah 115 Kilometer dengan berjalan kaki, turun dari Pegunungan Kendeng di mana desa-desa terpencil mereka berada untuk memasuki kota Serang, ibukota Provinsi Banten. Mereka akan membawa serta berbagai buah-buahan, sayuran, dan tanaman lainnya untuk disajikan sebagai hadiah kepada pejabat provinsi yang melambangkan penguasa Banten. Tradisi ini dikatakan merentang dari awal abad ke-15 yang diturunkan dari Kesultanan Banten, melalui era kolonial Belanda, hingga Republik Indonesia saat ini.

      View this post on Instagram

"SEBA BADUY - BADUY TERCINTA" . Sore ini sekitar 2.000 orang dari warga adat Baduy atau warga Kanekes dan juga Baduy Dalam yaitu kampung Cibeo, Cikartawana, dan Cikeusik bertemu dengan Gubernur Banten sebagai Bapak Gede. . Khusus Baduy Dalam, mereka menempuh ratusan kilometer dari kampung Baduy Lebak Banten menuju kota Serang dengan cara berjalan kaki. . Dalam upacara adat Seba, warga menyampaikan laporan pelestarian alam yang dilakukan oleh warga adat. Juga menyampaikan pesan-pesan agar pemerintah membantu menjaga keharmonisan antara manusia dan alam. . Selain itu, warga adat juga menagih pemerintah daerah soal pencantuman kepercayaan dalam KTP. Selama ini, KTP khususnya bagi warga Baduy memang dikosongkan tanpa pencantuman identitas keagamaan. . Pelaksanaan Seba diatur dalam kalender adat Baduy pada tanggal ke-4 dan ke-5 bulan Sapar. Selain menyapa kepala daerah, warga juga akan membawa hasil bumi masyarakat Baduy mulai dari pisang, gula aren dan beras terbaik. . Seba merupakan upacara wajib dan amanat leluhur warga Baduy. Pelaksanaan ini memiliki makna batiniah menjunjung amanat leluhur dan secara lahiriah datang kepada pemerintah. . Panjang jangan dikurangi, pendek jangan ditambah. . Pick by me & @infoserang . #sebabaduy #baduy #sebabaduy2018 #excitingbanten

A post shared by Ishaqul Huda (@ishaqul_huda) onApr 21, 2018 at 6:24am PDT

Untuk Badui, Seba bertindak sebagai penutup dari serangkaian ritual yang dikenal sebagai 'Kawalu', yang merupakan ritual puasa 3 bulan. Selama periode ini, semua orang luar dilarang memasuki Desa Baduy.

Setibanya di Serang, para penjaga tradisi kuno ini akan diterima secara seremonial dan disambut dengan perayaan besar. Akan ada pertunjukan seni dan budaya termasuk tarian tradisional, Teater Wayang Golek Kayu, Marching Band, dan banyak lagi lainnya. Seperti yang dilakukan secara turun-temurun, dalam upacara khusus ini, para pemimpin Baduy akan mengungkapkan harapan dan harapan penduduk desa dan mendesak Penguasa Banten pada beberapa penerapan pemerintahan yang baik atas rakyatnya.

Perjalanan itu sendiri mencerminkan kesederhanaan dan ketulusan orang-orang Baduy, yang mencirikan cara hidup mereka yang sederhana. Tradisi juga menunjukkan bahwa meskipun mereka terus mempertahankan cara hidup mereka sendiri jauh dari semua modernitas, orang Baduy, bagaimanapun, terbuka untuk keluar dan bergaul dengan komunitas lain. Di sisi lain, komunitas dari luar mereka terus menghormati cara hidup Baduy seperti yang ditunjukkan dengan menyambut hangat kedatangan mereka: contoh sempurna dari harmoni dan ko-eksistensi yang telah dipertahankan selama beberapa generasi. (Sumber: Artikel pedomanwisata.com Foto lampungpro.com)

...more

Horas Samosir Fiesta 2019

07 Mar 2019 | Pulau Samosir, Sumatera Utara

TripTrus.Com -  Diberkahi dengan keindahan alam yang luar biasa dan budaya yang memukau, pulau Samosir tepat di pusat Danau Toba yang megah di Sumatera Utara mengundang semua orang dari seluruh penjuru dunia untuk mengalami keajaiban mempesona yang melimpah dalam serangkaian acara yang akan berlangsung sepanjang tahun. .Berlangsung di Gedung Sapta Pesona, Kantor Kementerian Pariwisata di Jakarta, Kabupaten Samosir bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata meluncurkan Kalender Horas Samosir Fiesta 2019 yang akan mengisi tahun 2019 dengan beragam acara yang menarik.

      View this post on Instagram

#like4like #borubatak #likeforfollow #girlsquad #dance #visitsumut #batakselebgram #horassamosirfiesta

A post shared by Yenysa Sidabutar (@yenisasidabutar) onJul 7, 2017 at 11:23pm PDT

Horas Samosir Fiesta 2019 terdiri dari Pertunjukan Musik, festival budaya, Kompetisi Olahraga-Pariwisata, dan banyak lagi, Horas Samosir Fiesta menampilkan tiga acara internasional utama yang pasti akan mengarahkan lampu sorot ke kabupaten. Ini adalah: Samosir Music International Festival, Gran Fondo New York (GFNY) Championship Asia, dan Samosir Lake Toba Ultra Marathon.

[Baca juga : "Java Jazz Festival 2019"]

Tiga event yang berskala internasional diselenggarakan secara profesional dan menerapkan standar internasional.  Tahun lalu, tiga acara menarik banyak wisatawan internasional. Itulah sebabnya tahun ini penyelenggara optimis dan membuat persiapan yang lebih hati-hati dan terperinci termasuk dalam infrastruktur dan juga yang lainnya, untuk memastikan keberhasilan acara ini.

Sementara itu, Menteri Pariwisata, Arief Yahya, beserta Deputi Pengembangan Industri Pariwisata dan Destinasi, Dadang Rizki Ratman menyatakan bahwa kedatangan wisatawan ke daerah Danau Toba terus menunjukkan tren positif. Ini berkorelasi dengan pembangunan yang dilakukan terhadap infrastruktur wilayah termasuk jalan tol, bandara, dan pelabuhan. Dalam aksesibilitas ke Pulau Samosir, akan ada dua kapal ro-ro yang dapat menampung 35-40 mobil dan kapasitas penumpang 3.000 orang. (Sumber: Artikel pedomanwisata.com Foto lampungpro.com)

...more

Festival Teluk Jailolo 2019

03 - 05 Mar 2019 | Teluk Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara

TripTrus.Com - Apakah Anda pernah berkunjung ke Maluku Utara? Maret mendatang ini akan menjadi waktu yang tepat bagi Anda untuk mengunjungi Kabupaten Halmahera Barat di Provinsi Maluku Utara karena kabupaten ini akan mengadakan Festival Teluk Jailolo 2019 dari tanggal 3 hingga 5 Maret 2019 di teluk Jailolo atau juga dikenal sebagai Gilolo.

      View this post on Instagram

Di Acara Festival Teluk Jailolo 2018 Biasa Di Lakukan Ritual Sigofi Ngolo Atau Upacara Tradisi Bersih Laut Dan Berziarah Ke Tempat Keramat Untuk Memberikan Penghormatan Kepada Leluhur Loc🌴: Halmahera Barat Indonesia #pejalanhalbar #bajalangjailolo ____________ #festivaltelukjailolo_official #festivaltelukjailolo2018 #pesonahalmaherabarat #jelajahihalbar #sigofingolo #berziarah #genpimalukuutara #sanggargamalamo #pesonaindonesia #wonderfulindonesia #indonesiaunik #wajahindonesia #exploreidku #exploreindonesia #indotraveller #indonesiatravel #travelrack #repost #amazingindonesia #lingkarindonesia #wisataindonesia ___________ #jailolo #halmaherabarat #indonesia Follow @pejalan_halbar_

A post shared by Pejalan Halmahera Barat 🌴🌅 (@pejalan_halbar_) onMay 20, 2018 at 9:37pm PDT

Festival tahunan ini bertujuan untuk membangkitkan kembali kejayaan Halmahera sebagai ibukota rempah-rempah dunia, dan mempromosikan kekayaan alam dan budaya pulau itu. Seperti tahun-tahun sebelumnya, fitur yang paling menarik dari festival ini adalah pertunjukan seni kontemporer, yang menggabungkan unsur-unsur musik dan tarian tradisional yang akan dipertunjukkan di atas panggung besar yang mengapung di atas laut.

[Baca juga : "Festival Pesona Bau Nyale 2019"]

Festival Teluk Jailolo 2019 juga akan menampilkan seni Sasadu di laut, tradisi Moloku Kie Raha, parade budaya, Sigofi Ngolo, Orom Sasadu, bazaar kuliner, dan banyak lagi. Sigofi Ngolo adalah ritual pembersihan laut yang dilakukan oleh masyarakat setempat yang melibatkan mempersembahkan sesaji kepada alam. Sementara itu, Moloku Kie Raha akan menampilkan berbagai makanan tradisional serta berbagai pertunjukan seni dan budaya yang unik. Menurut penduduk setempat, Kie Raha berarti persaudaraan para penguasa empat gunung (atau kerajaan). Tahun ini, persaudaraan kerajaan Jailolo, Bacan, Ternate, dan Tidore akan menghadirkan berbagai pertunjukan seni tradisional yang menarik.

Pengunjung juga akan dibawa untuk menjelajahi sejumlah desa tradisional di Halmahera Barat untuk mempelajari lebih lanjut tentang sejarah rempah-rempah di jantung 'pulau rempah'. Turis dan penduduk setempat dapat berpartisipasi dalam sejumlah program dan kompetisi di festival ini termasuk: kompetisi fotografi bawah laut, kompetisi 'menyapu laut', penyelaman menyenangkan, kompetisi tarian tradisional, kompetisi permainan tradisional, dan banyak lagi.

Pulau berpenduduk jarang ini meliputi area seluas 17.000 kilometer persegi. Alamnya yang indah terus menginspirasi festival ini setiap tahun. Penduduk Muslim dan Kristen berpartisipasi dalam perayaan lokal yang gembira dan harmonis yang telah berkembang menjadi acara internasional. (Sumber: Artikel pedomanwisata.com Foto bisniswisata.co.id)

...more

Java Jazz Festival 2019

01 - 03 Mar 2019 | JIEXPO Kemayoran, Jakarta

TripTrus.Com - Setelah berhasil mempersembahkan Jakarta International BNI Java Jazz Festival selama 14 tahun terakhir, Jakarta International BNI Java Jazz Festival  kembali merayakan edisi ke-15 pada tanggal 1 – 3 Maret 2019 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

Jakarta International BNI Java Jazz Festival (JJF) adalah salah satu festival jazz terbesar di dunia dan bisa dibilang yang terbesar di belahan bumi selatan, yang diadakan di Jakarta, Indonesia. Festival Jazz tahunan diadakan setiap awal Maret. Acara ini diadakan untuk pertama kalinya pada tahun 2005 ketika sekitar 102 grup dan 1.227 seniman tampil di 146 pertunjukan.

      View this post on Instagram

#javajazz2018 #javajazzfestival

A post shared by @ cjerichoo onDec 20, 2018 at 12:20pm PST

Jakarta International Java Jazz Festival 2019 menyatukan penggemar Jazz dan pecinta genre lain dari seluruh dunia untuk menampilkan jazz terbaik yang dapat mereka tawarkan kepada audiens dari beragam usia.

[Baca juga : "Festival Teluk Jailolo 2019"]

Untuk memeriahkan acara, Jakarta International Java Jazz Festival 2019 akan diisi oleh para musisi populer dunia seperti TOTO, Raveena, Allen Hinds & L. Super Soul, Andien, Bob James Trio, Cyrus Chestnut Trio, Donny McCaslin, Elfa Zulham & The Beatz Messenger, Endah N Rhesa Extended, GoGo Penguin, Gretchen Parlato, Indra Aziz For Good, James Vickery, Jeff Bernat, Jeslla, JMSN, John Beasley's MONK'estra, Kneebody, Knower, Louis Cole, Lucky Chops, Mac Ayres, Masego, Moonchild, Nathan East Band of Brothers, Parkdrive, Peter White, R+R=NOW, Ron King Big Band, dan masih banyak lagi. (Sumber: Artikel pedomanwisata.com Foto bisniswisata.co.id)

...more

Festival Pesona Bau Nyale 2019

20 Feb 2019 | Lombok, Nusa Tenggara Barat

TripTrus.Com-  Ingin menjadi bagian dari perayaan tradisional yang benar-benar menarik? Persiapkan dirimu dengan baik! Februari mendatang, pulau Lombok yang mempesona akan merayakan tradisi kuno Bau Nyale. Tradisi ini adalah salah satu jenis festival rakyat tahunan Orang Sasak, di mana banyak orang berbondong-bondong ke laut untuk menangkap cacing laut (Nyale). Menurut legenda setempat, Nyale mewakili keberuntungan.

Festival Pesona Bau Nyale 2019 ini akan diadakan pada tanggal 20 Februari 2019 di tiga lokasi berbeda: Pantai Kuta, Pantai Seger, dan Pantai Belanak. Tanggal pasti untuk festival ini adalah hasil pertemuan antara para tetua suku Sasak.

Dalam bahasa Lombok, Bau diterjemahkan sebagai "menangkap", sementara Nyale adalah nama yang diberikan kepada cacing laut yang muncul setahun sekali di sepanjang beberapa pantai paling indah di Lombok.

[Baca juga : "Festival Pulau Penyengat 2019"]

Festival rakyat berasal dari legenda Putri Mandalika. Kembali ke masa lampau para raja dan ratu Lombok, hiduplah seorang putri cantik bernama Mandalika. Kisah-kisah dan desas-desus tentang kecantikannya yang luar biasa dengan cepat menyebar ke seluruh pulau ke titik di mana para pangeran di setiap sudut Lombok jatuh cinta padanya dan sangat ingin menikahinya. Persaingan tak terhindarkan, dan kekacauan akhirnya menelan pulau itu.

      View this post on Instagram

A celebration of culture, traditions, exotic food, music performances and a whole lot more was finish this day. That truly our portraits, our heritage, our pride. See you on #FestivalBauNyale in the next years! #wonderfullombok Buy a ticket to Lombok and spend a romantic day along all destinations in Lombok like beaches, gili island, waterfalls, culture and manymore ! Lombok, Indonesia #lombok #indonesia #stunning #view #culture #travelling #trip #tripofwonders #destinationtrip #beautifuldestinations #bestvacations #instagood #instagram #visitlombok #pesonaindonesia #lombokguide #wonderfulindonesia Come and witness the indigenious beauty of Lombok island !

A post shared by #wonderfullombok (@wonderfullombok) onMar 6, 2018 at 1:53pm PST

Melihat ini, sang putri sedih dan merindukan perdamaian untuk kembali ke tanah air. Dalam upaya putus asa untuk mengakhiri kekacauan sekali dan untuk semua, Putri Mandalika melompat dari pantai dan melemparkan dirinya ke laut lepas. Orang-orangnya berusaha menyelamatkannya, tetapi alih-alih mengambil tubuhnya, mereka hanya menemukan banyak cacing laut, yang sekarang dikenal sebagai Nyale. Dengan demikian, Nyale diyakini sebagai reinkarnasi dari Putri Mandalika yang dulu cantik.

Sampai hari ini, Nyale muncul setahun sekali di pantai-pantai Lombok, dan dianggap sebagai reinkarnasi dari putri cantik yang pernah berkunjung ke bangsanya. Orang-orang juga percaya bahwa cacing adalah makhluk suci yang membawa kemakmuran bagi mereka yang menghormati mereka, atau kemalangan bagi mereka yang mengabaikan mereka.

Hari ini, festival telah berkembang menjadi lebih dari sekadar tradisi budaya, tetapi juga dikombinasikan dengan atraksi menarik lainnya. Tahun ini, festival ini juga akan menampilkan Parade Budaya, Aktivitas Pembersihan Pantai, Kompetisi Berselancar dan Voli Pantai, Kompetisi Selfie, Kontes Kecantikan Putri Mandalika, Bazaar Kuliner, dan banyak lagi.

"Kami bermaksud menghadirkan Festival Bau Nyale sebagai lebih dari sekedar upacara budaya, tetapi lebih sebagai upaya serius dari Kabupaten Lombok Tengah dan Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk meningkatkan pariwisata di wilayah tersebut dan untuk menarik lebih banyak wisatawan untuk mengunjungi pulau itu. Terutama Lombok pasti memiliki beberapa pantai terindah di Indonesia, "kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Mohammad Faozal.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan penghargaannya untuk Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Lombok Tengah yang telah mengubah festival rakyat menjadi acara yang inovatif dan menarik. "Ini sangat kreatif, setiap tahun kami telah melihat perubahan progresif, dan acara ini disajikan lebih baik dari tahun ke tahun," kata Menteri Arief Yahya. (Sumber: Artikel pedomanwisata.com Foto indonesia.travel)

...more

Festival Pulau Penyengat 2019

14 - 18 Feb 2019 | Pulau Penyengat, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau

TripTrus.Com - Pulau Penyengat di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, sedang bersiap untuk mengadakan Festival Pulau Penyengat 2019 yang diadakan pada 14-18 Februari. Acara ini dipusatkan di Balai Adat Melayu Pulau Penyengat.

Banyak kegembiraan dapat ditemukan di Festival kali ini. Wisatawan yang datang dapat menikmati lebih dari 20 kegiatan seni budaya di sana, seperti lomba dayung, lomba dayung bantal di laut, lomba tangkap bebek di laut, lomba gurindam 12, dan kompetisi becak bermotor dekoratif. Tiga acara teratas adalah Malay Fashion Penyengat Serantau, Short Film Netizen Stinger Halal Competition, dan the Halal Competition Stinger Pattern Tour.

      View this post on Instagram

Pagar persembahan #tanjungpinang #festivalpulaupenyengat #kepri #melayu #patahinphoto #amazingkepri

A post shared by 01001101 01100001 01110100 (@rfatahillah) onFeb 15, 2018 at 5:34am PST

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, Festival Pulau Penyengat harus dimaksimalkan untuk mengangkat potensi alam dan budaya lokal. Melalui festival ini, wisatawan dapat memperoleh hiburan sekaligus tentang sejarah dan budaya melayu.

[Baca juga : "Cap Go Meh Singkawang 2019"]

Secara historis, pulau ini adalah situs pertahanan Raja Kecil terhadap serangan Tengku Sulaiman dari Hulu Riau pada 1719. Belakangan, sejumlah benteng pertahanan dibangun pada 1782-1784 untuk menghadapi perang melawan Belanda.

Masjid Sultan Riau didirikan pada tahun 1832 di Pulau Penyengat. Konon, masjid itu dibangun dengan campuran putih telur. Tidak jauh dari masjid ini, ada kompleks makam Yang Dipertuan Muda Riau VII, Raja Abdurrahman, Gedung Mesiu, dan Kantor Istana yang merupakan bangunan tempat Sultan tinggal pada tahun 1844-1857.

Dari Tanjungpinang, Pulau Penyengat dapat dicapai dengan menaiki kapal. Durasi perjalanan sekitar 15 menit dan biaya Rp. 7.000 per orang. (Sumber: Artikel pedomanwisata.com Foto lampungpro.com)

...more
ButikTrip.com
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Pulau Sanghiang
19 - 20 Jan 2019
Menjangan Ijen Baluran
19 - 20 Jan 2019
Belitung
19 - 21 Jan 2019
×

...