TripTrus.Com - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bakal buka dengan full power pada tanggal 18 Agustus nanti! Asik banget, kan? Keren, kan? Mereka udah rampungin proses revitalisasi miniatur Indonesia ini, dan udah siap buat dinikmati sama kita semua bulan depan!
View this post on InstagramA post shared by Alli Sabil (@allisabil)
TMII itu tempat keren yang luasnya 150 hektare dan baru aja direvitalisasi sama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC), perusahaan BUMN nih. Biayanya sekitar Rp 1,2 triliun, dikerjain dari anggaran pemerintah, dan selesai dalam waktu setahun di tahun 2022.
Makanya, Direktur Pemasaran, Pelayanan, dan Pengembangan Usaha PT TWC, Hetty Herawati, berharap TMII bisa jadi tempat alternatif yang seru buat masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Nah, gak cuma itu, Hetty juga bilang TMII bisa jadi destinasi yang beda dari yang lain buat kita semua biar bisa kenal lebih dekat sama budaya bangsa kita yang kaya banget.
Pokoknya, TMII ini bukan cuma tempat wisata biasa, guys. Ini adalah tempat yang bisa menghadirkan segudang keragaman dan cerita tentang Indonesia, yang gak bakal ada habisnya, gitu kata Hetty pas dia ngeliat fasilitas di TMII pada Kamis (6/7/2023).
TWC ini termasuk salah satu anggota holding BUMN pariwisata dan InJourney, dan mereka punya semangat tinggi banget buat merevitalisasi TMII ini karena mereka tahu potensinya besar dan sarat dengan sejarah. Maka dari itu, TMII sekarang dikelola dengan konsep yang baru, yang mengedepankan green tourism, digital based, edukasi, budaya, dan inklusif.
[Baca juga : "Museum Multatuli Rangkasbitung, Destinasi Wisata Sejarah Yang Keren Abis!"]
Claudia Ingkiriwang, Direktur Utama PT Bhumi Visatanda Indonesia (anak perusahaan TWC), bilang mereka lagi siap-siap buat acara peresmian TMII yang bakal dihadiri sama Presiden Joko Widodo (Jokowi)! Wow, pasti seru banget tuh acaranya!
Tanggal 18 Agustus itu bakal jadi hari bersejarah karena TMII bakal tampil beda banget! Kereta gantung, dancing fountain keren yang bikin air mancur berdansa di danau yang dipetakan kayak peta Indonesia, taman burung, museum Indonesia, museum kontemporer, dan anjungan-anjungan dari seluruh provinsi di Indonesia, semuanya bakal buka buat kita!
Eh, gak cuma itu, guys! Nanti di bulan Desember juga bakal ada tambahan-tambahan lainnya, tapi tanggalnya masih rahasia. Nunggu aja kabar selanjutnya, ya! Seru banget, kan? Ayo, pada datang ke TMII dan rayain kebanggaan Indonesia kita! Mantap! (Sumber Foto @klikinisaja)
TripTrus.Com - Eh, udah pernah nge-danau Toba di Sumatera Utara, guys? Kalo udah ato belom, kayaknya kudu banget deh mampir ke spot wisata terkenal Indonesia ini. Gak cuma pesona alamnya yang bikin baper, sebentar lagi bakal ada pinisi wisata pertama di Danau Toba nih. Namanya Pinisi Kenzo, rencananya bakal operasi mulai Agustus 2023.
View this post on InstagramA post shared by Kenzo Toba 2 by Tora Toba Indah (@phinisitoba.kenzo2)
Pak Sandiaga Salahuddin Uno, seneng banget dengan hadirnya Pinisi Kenzo ini, loh. "Jadi, ini bakal jadi pinisi pertama yang mangkal di kawasan wisata Danau Toba. Asyik kan, kaya live on board di beberapa tempat wisata lain," ungkap Sandiaga pas dia lagi tinjauin Ruang Terbuka Publik di Pantai Parapat.
Sandiaga berharap Pinisi Kenzo ini bisa bawa rasa aman dan nyaman buat para wisatawan yang jalan-jalan di Danau Toba. "Demi keamanan dan kenyamanan para wisatawan, kita pastiin nih kalau Pinisi ini dibangun dengan bener pake kearifan lokal, ada ukiran khas Batak Toba dan ornamen yang melambangkan delapan kabupaten/kota," tambah Sandiaga.
Kehadiran pinisi di Danau Toba yang dikelola profesional juga diharapkan bisa bantu capai target kunjungan wisman sebesar 8,5 juta.
"Bayangin aja, nanti Pinisi Kenzo ini bisa buka paket wisata yang nginep di atas kapal. Pasti bakal ngeliat peluang usaha dan lapangan kerja tambahan banget, khususnya di sektor pariwisata. Lagian, tambah variasi transportasi ke Samosir dan pelabuhan lain yang udah dibangun pemerintah," jelas Sandiaga.
Punya Anthony Sitorus, Pinisi Kenzo ini rencananya beroperasi mulai Agustus 2023. Buat kamu yang mau ikut, bisa coba paket wisata berkeliling Danau Toba dan bermalam di atas kapal ini.
[Baca juga : "Museum Multatuli Rangkasbitung, Destinasi Wisata Sejarah Yang Keren Abis!"]
Pinisi Kenzo punya fasilitas keren, ada 4 kamar tidur lengkap sama kamar mandi, ada juga 2 kamar mandi di luar. Plus, ada bar buat nyantai. Buat yang suka petualangan, di sini juga ada kegiatan kayak canoeing, paddling, sampe mancing ikan.
"Dalam satu trip, Pinisi ini bisa bawa 11 wisatawan. Ada paket full day buat jalan pagi sampe sore, makan siang, dan snack, harganya 20 juta rupiah. Atau ada yang 2 hari 1 malam seharga 35 juta rupiah, udah termasuk sarapan, makan siang, makan malam, dan semua aktivitas yang seru abis," papar Anthony.
Ngikutin acara Menparekraf, Jimmy Bernando juga ikutan dampingin dalam kesempatan itu. Wah, seru banget nih, makin banyak opsi buat nge-danau Toba dengan gaya yang beda. Jadi, siap-siap ajak temen-temen buat liburan yang gak bakal terlupakan di Danau Toba! (Sumber Foto @phinisitoba.kenzo2)
TripTrus.Com - Kabupaten Lebak enggak cuma terkenal sama Hutan Adat Baduy, kebudayaan adiluhung masyarakat adat Kaolotan (Kasepuhan), atau tempat wisata alamnya yang keren. Di sini, ada banyak cerita legendaris tentang peninggalan jaman Belanda yang asyik buat diexplore, mulai dari tempat bersejarah sampe perkembangan literasi yang lagi ngehits.
Banyak situs bersejarah dari zaman penjajahan Belanda yang masih ada di daerah ini, Geng. Ada Stasiun Kereta Api, Residentie Van Max Oil yang dulunya pabrik minyak terkenal di Lebak, tempat penyimpanan air, benteng kuno, sampe Museum Multatuli yang baru-baru ini jadi pusat kegiatan literasi. Semua tempat itu punya daya tarik sendiri.
Rangkasbitung, sebagai kota yang ramai dan modern, punya pengalaman pariwisata yang gak terlupakan. Terutama sekarang, ojek online lagi ngetren banget, jadi gampang buat jalan-jalan di kota ini. Salah satu tempat yang seru banget buat dikunjungi adalah Rumah Residence VOC. Tempatnya ada di seberang BNI yang terkenal sama tahu gejrotnya, enggak jauh dari rumah dinas polisi Kabupaten Lebak.
Bisa naik kendaraan atau jalan kaki, lo bisa explore berbagai situs bersejarah yang jadi saksi berdirinya kota Rangkasbitung, yang dulunya dikenal juga sebagai Rangkasbetung. Perjalanan dimulai dari rumah Multatuli yang ada sekitar jembatan dua. Jembatan itu gak jauh dari jalan protokol yang sering dilewatin mobil dan kereta api.
Alun-alun pusat juga tempat yang romantis buat warga kota yang mau singgah atau transit pas pulang kampung. Rangkasbitung punya daya tarik sendiri, mulai dari makam pahlawan yang kokoh berdiri di dekat Water Torn, tempat penyimpanan air dengan nilai sejarah yang penting. Ada banyak cara buat menikmati jejak sejarah di kota kecil ini, Geng. Selain jalan-jalan santai di pusat kota, lo juga bisa naik motor, becak, atau angkot yang masih aktif beroperasi di sekitar alun-alun.
Liburan di kota ini enggak cuma seru, tapi juga gak bikin kantong bolong, loh. Lo dengan mudah bisa merasakan cerita yang tersembunyi selama perjalanan yang asik antara hunian kota dan aktivitas perdagangan di pinggir jalan, semuanya itu jadi daya tarik wisata yang keren.
[Baca juga : "Museum Multatuli Rangkasbitung, Destinasi Wisata Sejarah Yang Keren Abis!"]
Lanjut dari Alun-alun Rangkasbitung menuju Plaza Rangkasbitung Indah, lo bakal nemuin banyak bangunan kuno yang warisan budaya dan peninggalan Belanda VOC. Salah satunya adalah Residentie Van Max Oil, bekas pabrik minyak yang sekarang jadi pusat belanja dan landmark kota Rangkasbitung.
Walaupun bangunannya udah hampir rubuh, tapi masih menjadi saksi bisu perjalanan ekonomi antara penduduk lokal sama VOC. Bangunan itu tetap jadi tempat penting sejak pertama kali didirikan dan jadi pusat aktivitas ekonomi yang berarti.
Enggak cuma di dalam kota, warisan budaya juga ada di luar Rangkasbitung, Geng. Di Sajira, banyak rumah tua peninggalan Belanda yang masih terjaga dengan baik, jadi saksi sejarah yang hidup dan seru banget buat diexplore. (Sumber Foto @b.liong)
TripTrus.Com - Museum Multatuli Rangkasbitung di Rangkasbitung, Lebak, Banten tuh museum keren banget buat belajar sejarah, juga tempat wisata sejarah yang gampang dijangkau, deket banget dari ibu kota, dan gratis tiket masuknya.
Di museum ini ada 34 artefak asli atau replika yang bisa bikin kita kenal sama sejarah. Buat para wisatawan yang naik Kereta Api atau Commuterline, aksesnya gampang banget, lokasinya deket Stasiun Kereta Api Rangkasbitung, di Jalan RM. Nata Atmaja, Rangkasbitung, Lebak, Banten.
Museum Multatuli itu tempat wisata yang keren banget buat sejarah. Ada beberapa hal menarik di bawah ini! Akses masuknya yang Instagramable, pas mau masuk Museum Multatuli, kita bisa foto-foto dengan pintu masuknya yang bisa diunggah di Instagram buat para wisatawan.
Patung tokoh-tokoh roman Max Havelaar Multatuli, Saijah, dan Adinda, pas masuk kawasan museum, kita disambut sama patung Multatuli yang lagi baca buku. Di sampingnya ada rak buku juga.
[Baca juga : "Cerita Awal Mula Pulau Pahawang, Dari Nokoda Sampai Jadi Desa Wisata Seru!"]
Sementara itu, patung Saijah lagi berdiri tegak. Nah, Adinda lagi duduk di kursi panjang sambil lihat-lihat rak buku. Saijah dan Adinda itu dua tokoh yang ada di bab buku Max Havelaar. Patung-patung karya Dolorosa Sinaga itu dari tembaga. Pesan pendek dari Multatuli, pas masuk ruang museum, ada wajah Multatuli dari kaca sama kalimat "Tugas Manusia Adalah Menjadi Manusia" yang bakal menyambut kita. Sebelum masuk lebih jauh,
Sejarah awal Belanda datang ke Indonesia, pas masuk ruang teater, kita bisa nonton video dan diorama kapal layar Eropa yang ceritain gimana Belanda kolonial datang ke Indonesia. Mereka datang lewat perdagangan rempah-rempah kayak cengkeh, pala, kopi, lada, dan kayu manis. Dari ruangan ini, kita bisa tau juga tentang tanam paksa di selatan Banten atau Cultuurstelsel yang lahir dari situ. (Sumber Foto @inderaisme91)
TripTrus.Com - Ada cerita dari orang-orang sini, sejarah pulau ini dimulai pas Nokoda dateng tahun 1.700-an, terus ada juga Hawang yang keturunan Cina ikutan dateng. Hawang ini stay di pulau ini sampe punya anak cewek yang sering dipanggil Pok Hawang. Nah, pas Pok Hawang dipanggil Pok Hawang terus jadi nama pulau ini, namanya jadi Pulau Pahawang sekitar tahun 1850-an.
Desa Pulau Pahawang mulai berkembang pas H.Muhammad bin H.Ibrahim hulubalang dari Kalianda dateng dan tinggal di Kalangan, sementara di Pulau Pahawang ada Ki Mandara dari Sulawesi Selatan yang dateng tahun 1920-an. Terus perkembangan berikutnya dimulai tahun 1930 pas Datuk Jahari dateng, dia stay dan nikah sama anak Ki Mandara di Penggetahan, juga ada H. Dulmalik dari Putih Doh yang stay di Suak Buah.
Trus, ada beberapa orang dateng dan tinggal di Desa Pulau Pahawang, tapi tahunnya gak jelas. Mereka berasal dari berbagai tempat, ada yang dari Banten, seperti Jahari yang stay di dusun Penggetahan, Ruslan yang stay di Dusun Cukuh Nyai Jaralangan, dan ada juga Haji Dul Malik dari Putih Doh, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus - Lampung yang stay di Dusun Pulau Pahawang. Mereka dateng buat ngembangin kebun.
[Baca juga : "Wah, Bali Jadi Hits Buat Pesepakbola! Sekarang Giliran Cuti Romero Dan Istri, Eksis Di Pulau Dewata"]
Desa Pulau Pahawang punya 6 dusun, ada Dusun I Suak Buah, Dusun II Penggetahan, Dusun III Jeralangan, Dusun IV Kalangan, Dusun V Pahawang, dan Dusun VI Cukuh Nyai. Kalangan itu dusun yang ada di pulau Sumatera, terpisah sama laut dan bisa nyebrang cuma sekitar 1/4 jam naik perahu ketinting.
Dulu Desa Pulau Pahawang statusnya kampung dan masuk wilayah Marga Punduh. Jadi, warganya Pulau Pahawang ikut aturan Marga Punduh buat urusan pemerintahan. Mandara yang pimpin urusan pemerintahan, dan H. Dul Malik yang pimpin urusan keagamaan. Tahun 1980, Pulau Pahawang secara resmi ditetapkan jadi desa. (Sumber Foto @ms.sarahvi)
TripTrus.Com - Wah, Bali emang ngehits banget buat para pemain bola top! Setelah Guido Rodriguez sama istri, sekarang giliran Cuti Romero dan pasangannya nyobain liburan di Pulau Dewata. Seru banget momen liburan mereka terbongkar lewat postingan Instagram pribadi si bek keren dari klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur.
Cuti Romero, yang jago banget di posisi bertahan, memanfaatkan waktu senggangnya buat nikmatin keindahan Bali bareng istri tercinta. Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, mereka berbagi momen-momen asik yang mereka dapetin selama mangkal di pulau ini.
Gak bisa dipungkiri, Bali emang punya daya tarik yang bikin klepek-klepek. Pantai-pantainya yang eksotis, pura-puranya yang indah, dan suasana malam yang seru bikin Bali jadi surganya para wisatawan. Cuti Romero dan istri enggak mau ketinggalan buat nikmatin suasana Bali, kebahagiaan itu terekam dalam postingan Instagram mereka yang bikin fans kagum melulu.
Semoga mereka juga berinteraksi sama penduduk setempat, nyobain kegiatan tradisional, dan menjelajahi keindahan alam yang ditawarin pulau ini.
[Baca juga : "Gak Ada Dieng Culture Festival Di 2023, Guys!"]
Nggak bisa dipungkiri, kehadiran Cuti Romero sama istri di Bali memberikan efek positif buat pariwisata pulau itu. Lewat postingan Instagram mereka, banyak fans yang terinspirasi buat mampir dan nyobain nikmatin pesona alam serta budaya Bali. Jadi, Bali makin kebanjiran tenar secara internasional berkat kunjungan mereka berdua.
Semoga liburan Cuti Romero sama istri di Bali jadi pengalaman yang nggak terlupakan buat mereka. Dan kita berharap kunjungan mereka juga makin memicu orang-orang buat explore keindahan alam dan budaya Indonesia. Bali tetep jadi tujuan liburan yang nggak akan terlupain buat para wisatawan dunia, termasuk para pemain bola terkenal kayak Cuti Romero. (Sumber Foto @cutiromero2)
TripTrus.Com - Ada berita heboh nih dari Dieng Culture Festival (DCF) tahun 2023, guys. Ternyata acara yang digelar setiap tahun itu harus dibatalkan karena ada proyek penataan di kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng. Ketua Pokdarwis Dieng Pandawa dan juga ketua panitia DCF, Alif Fauzi, ngomong bahwa setelah dipertimbangkan beberapa hal, terutama proyek penataan kawasan wisata Dieng yang dilakukan oleh Kementerian PUPR.
"Dengan adanya proyek penataan kawasan wisata Dieng dari Kementerian PUPR ini kita harus mikirin beberapa hal, yang utama adalah kenyamanan buat wisatawan. Kita gak mau ntar ada bahan bangunan atau lubang-lubang yang bisa berbahaya buat wisatawan."
Alif juga cerita, awalnya dia rencananya mau ngadain DCF 2023 dalam skala kecil aja. Tapi, rencana itu dibatalkan karena DCF bakal menarik banyak wisatawan ke Dieng dengan jumlah yang gak bisa diperkirakan. "Kalo wisatawan udah datang ke Dieng, kita gak bisa nolak kan. Tapi lagi ada proyek penataan di sini. Ntar soal keamanan dan keselamatan wisatawan, siapa yang bertanggung jawab? Ini beda banget sama DCF yang digelar pas pandemi COVID-19, kan waktu itu semuanya ketat," jelasnya.
Menurut Alif, sekarang udah ada beberapa anak gimbal yang pengen diruwat pas DCF. Tapi, anak-anak itu harus didaftar dulu sama pemangku adat Dieng. "Nih, anak gimbal yang mau dateng buat diruwat pas DCF banyak. Tapi biar didata dulu sama pemangku adat," ucapnya.
Alif pastiin, DCF bakal kembali digelar tahun depan. Dia berharap proyek penataan di kawasan wisata Dieng udah selesai Agustus 2024. "Tahun depan tetap digelar, semoga penataan kawasan wisata Dieng selesai Agustus nanti," katanya.
[Baca juga : "Seru Abis! Guido Rodriguez, Gelandang Asal Argentina Dan Real Betis, Main Ke Bali Bareng Istri"]
"Kita dan warga Desa Dieng Kulon legawa aja dengan pembatalan DCF 2023 ini. Dan kita dukung program penataan kawasan wisata Dieng," tambahnya.
Alif jelasin, wisata itu gak cuma soal tempat aja, tapi juga soal infrastruktur yang memadai. "Kita legawa tanpa DCF. Malah kita harus mengapresiasi program penataan kawasan wisata ini. Infrastruktur yang memadai ini penting kan. Sekarang masih kurang penerangan jalan, trotoar buat jalan kaki, dan lain-lain," tutupnya. (Sumber Foto @qiamelia)
TripTrus.Com - Selain si Tagliafico sama istrinya yang milih Pulau Komodo buat liburan, sekarang giliran Guido Rodriguez sama istrinya yang nyelonong ke Pulau Dewata, Bali. Kabar mereka berdua dateng ke sana terkuak lewat unggahan istastory dan postingan Instagram sang istri yang bikin penggemar melek.
Guido Rodriguez, pemain timnas Argentina yang juga ngoyo di klub bola terkenal asal Spanyol, Real Betis, nunjukkin banget cintanya sama Pulau Dewata dengan mengabadikan moment seru selama jalan-jalan mereka. Dari pemandangan alam yang bikin nganga sampe keunikan budaya Bali, semua terekam jelas di unggahan mereka di sosmed.
Gak heran sih Pulau Dewata jadi pilihan favorit buat pasangan ini. Bali terkenal banget sama pantainya yang eksotis, pura-puranya yang adem ayem, dan kehidupan malam yang bikin semangat. Moment mereka menikmati kehangatan Bali, semuanya diabadikan dalam istastory dan postingan Instagram yang bikin penggemar iri.
Kunjungan mereka ke Pulau Dewata gak cuma buat santai dan menikmati keindahan alamnya, tapi juga buat ngerasain kehangatan budaya Bali yang pekat.
[Baca juga : "Nicolas Tagliafico, Pemain Timnas Argentina Dan Lyon, Asyik Liburan Di Pulau Komodo, Nih!"]
Kehadiran Guido Rodriguez dan istrinya di Pulau Dewata juga bikin pariwisata Bali makin heboh. Lewat unggahan mereka, banyak penggemar yang terinspirasi buat ke sana dan mengeksplorasi kekayaan alam serta budaya Bali. Bali yang jadi tujuan populer di Indonesia semakin kece di mata internasional berkat kunjungan mereka berdua.
Mudah-mudahan kunjungan Guido Rodriguez dan istrinya ke Pulau Dewata ini jadi momen yang gak terlupakan buat mereka dan bikin banyak orang kepingin jelajahi keindahan alam dan budaya Indonesia. Pulau Dewata, dengan pesonanya yang luar biasa, terus jadi incaran wisatawan dunia dan destinasi liburan yang gak bisa dilupain. (Sumber Foto @wandaramon)
TripTrus.Com - Pulau Komodo, destinasi keren abis di Indonesia, lagi ngehits buat jadi tempat liburan favorit buat turis dari seluruh dunia. Gak mau ketinggalan, pemain timnas Argentina dan Lyon, Nicolás Tagliafico, juga ikutan santai di pulau eksotis ini setelah pertandingan melawan timnas Indonesia semalem. Serunya aktivitas Tagliafico selama liburan dijamin bikin gregetan, yang pasti keliatan banget di Instagram Story-nya yang bikin fans heboh.
Tagliafico, yang jago banget main di posisi bek kiri dan punya skill tingkat tinggi, berbagi momen asyik selama petualangannya di Pulau Komodo lewat Instagram Story. Kayanya pemandangan keren dan keanekaragaman hayati Pulau Komodo berhasil bikin Tagliafico betah di sana. Liburan di Pulau Komodo bukan cuma buat Tagliafico buat santai dan nikmatin alamnya yang indah, tapi juga buat refreshing pikiran setelah pertandingan seru melawan timnas Indonesia. Pilihan dia buat liburan ke pulau ini nunjukin minatnya sama wisata alam dan pengen eksplor tempat baru di luar lapangan sepak bola.
[Baca juga : "Curug Di Sentul Emang Asyik Buat Anak-Anak, Bro!"]
Enggak bisa dipungkiri, kunjungan Nicolás Tagliafico ke Pulau Komodo udah nambahin pengalaman seru banget dan ninggalin kesan mendalam. Aktivitas-aktivitas menarik yang dia bagikan di Instagram Story-nya jadi inspirasi buat banyak fans dan turis lainnya buat mau jelajah kekayaan alam Indonesia, khususnya Pulau Komodo.
Dengan gabungan keindahan alam yang nggak ada duanya dan aktivitas seru, kunjungan Nicolás Tagliafico ke Pulau Komodo jadi bukti bahwa olahraga dan petualangan alam bisa saling melengkapi. Semoga kunjungannya ini bisa jadi inspirasi buat pemain sepak bola lainnya dan ajak lebih banyak orang buat eksplor kekayaan alam Indonesia yang bikin melongo. (Sumber Foto Nicolas Tagliafico)
TripTrus.Com - Sentul emang punya sumber daya alam yang kece banget, bro! Ada hutan, sungai/leuwi, air terjun/curug, sampe goa gitu. Pemandangannya yang bikin mata melek bikin Sentul jadi jagoan baru buat ngilangin penat. Dan yang paling asik, deket dari Jakarta dan Bogor, jadi wisatawan pada mantep dan gak mikir dua kali buat kesini. Nah, kalo mau bahas curug atau air terjun, ada yang tau curug mana yang aman buat anak-anak?
1. Curug Putri Kencana
Bro, di Sentul banyak banget Curug, salah satunya Curug Putri Kencana. Tempatnya tuh di kawasan Sentul City, kecamatan Babakan Madang. Curug ini asli cantik alaminya dan udaranya segar banget, bro. Spot foto di sini juga kece abis. Makanya, banyak banget turis yang dateng dari luar mau kesini, soalnya Curug Putri Kencana ini banyak spot foto keren dan batu-batu gede banget.
Nah, yang seru lagi, Curug Putri Kencana ini paling deket sama tempat tinggal orang. Jaraknya dari loket masuk juga cuma sekitar 500-600 meter, udah nyampe deh. Biasanya, banyak keluarga yang suka kesini. Ya karena lokasinya deket parkirannya dan jalannya juga gak terlalu curam, jadi gampang buat jalan-jalan ke sini.
2. Curug Love
Di Sentul ada banyak banget curug asik yang bisa kamu kunjungi, salah satunya curug Love. Konon katanya, curug ini bisa ngebantu kamu dapetin jodoh. Tempatnya ada di Kampung Wangun, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang. Banyak turis dari luar kota yang pengen liburan ke curug ini, bro. Awalnya namanya Curug Meledug, tapi seiring waktu berubah jadi Curug Love. Namanya Curug Love karena airnya yang ngalir diapit batu gede yang bentuknya mirip love. Makanya, curug ini juga dikenal dengan sebutan curug love oleh pengunjungnya.
Kalo kamu mau ke Curug Love, bisa minta bantuan pemandu wisata buat ditemenin. Nah, kamu bisa pilih rute yang mau kamu lewatin. Buat yang baru pertama kali ke curug ini, biasanya pada lewatin jalur yang gampang, cuma jalan sekitar 2,5 kilometer dari pos bawah, kurang lebih 2 jam perjalanan. Jalurnya lumayan nanjak dan banyak batu dan tanah merah. Jadi, buat kamu yang mau ke Curug Love, sebaiknya pake sepatu gunung atau sendal gunung biar nyaman jalan-jalannya. Buat pecinta alam yang belum pernah ke sini, sangat direkomendasikan buat mampir dan nikmatin serunya main-main di Curug Love. Jalannya seru banget, banyak lewatin curug-curug lain dan keindahan alam lainnya. Curug ini juga punya kedalaman 1,8 meter dan airnya jernih banget pas musim kemarau, pastinya menyegarkan banget, bro.
[Baca juga : "5 Gunung Mistis Di Indonesia, Padahal Sering Jadi Favorit Para Pendaki, Loh!"]
3. Curug Leuwi Hejo
Lagi ngehits nih, curug alam Curug Leuwi Hejo. Kabarnya, tempat wisata tersembunyi ini mirip banget sama keindahan Green Canyon versi Indonesia, Moms. Ini tuh air terjun tinggi yang ada di tengah perhutanan gitu. Leuwi sendiri dalam bahasa Sunda artinya kolam atau relungan, lho. Nah, hejo artinya hijau. Jadi, air terjun ini terkenal banget dengan perairannya yang jernih kayak 'Green Canyon', Moms.
Salah satu yang bikin tempat ini beda adalah pegunungan batu yang megah banget di sekitarnya. Tebing curam dengan batu-batuan ini bikin wisata air terjun ini jadi banyak digemari wisatawan akhir-akhir ini. Bahkan, di sekitar sini juga banyak curug lain yang gak kalah indah buat dinikmati. Jadi, kalo lagi pengen wisata alam seru, mampir aja ke Curug Leuwi Hejo dan eksplorasi curug-curug lainnya yang deket sini. (Sumber Foto @fadilfadiru)

