Facebook  Twitter  Pinterest  Google+  RSS

8 Situs Warisan Dunia Di Indonesia

Short URL : http://triptr.us/Go

UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) yang bernaung di bawah organisasi internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak tahun 1972 mendirikan World Heritage Committee (WHC) yang menentukan berbagai tempat di dunia yang dianggap layak untuk masuk ke dalam World Heritage Sites (Situs Warisan Dunia). Dan ada 8 Situs Warisan Dunia di Indonesia yang ditetapkan oleh World Heritage Committee. 

Tiap tahun, komisi ini mengadakan pertemuan untuk memilih keajaiban alam atau buatan manusia yang membutuhkan perlindungan dan menganggap tempat-tempat itu sebagai area yang harus dilestarikan. Sejak daftar situs warisan dunia disusun lebih dari 40 tahun yang lalu, kini sudah ada 980 situs dari 160 negara di seluruh dunia. TripTroops mau tahu apa saja tempat-tempat itu yang ada id Indonesia? Baca terus.

1. Komplek Candi Borobudur

Candi Borobudur
Wajar saja jika candi Borobudur masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia. Candi Borobudur merupakan tempat pemujaan terbesar bagi para penganut agama Buddha. WHC menetapkan Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon masuk ke dalam satu komplek candi Borobudur. Ketiga candi tersebut berada dalam satu tarikan garis lurus yang menyimbolkan bahwa ketiga candi itu memiliki hubungan khusus, meski tidak dibangun dalam waktu yang bersamaan. Komplek Candi Borobudur masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia pada tahun 1991.


2. Taman Nasional Komodo

Pulau Komodo
Situs Warisan Dunia di Indonesia yang ini juga masuk ke dalam daftar pada tahun 1991. Taman Nasional Komodo yang memiliki luas 1.733 kilometer persegi (603 meter persegi merupakan daratan), di dalamnya juga termasuk Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Rinca, dan 26 pulau kecil lainnya. Taman nasional yang didirikan pada tahun 1980 ini awalnya hanya dijadikan sebagai tempat pelestarian hewan Komodo (Varanus komodoensis), tapi kini juga melestarikan hewan lain, termasuk hewan laut. Habitat Komodo sendiri dibatasi di Pulau Komodo, Pulau Rinca, Gili Motang, dan Flores. Komodo dapat tumbuh hingga mencapai panjang 3 meter dan berat mencapai 70 kilogram.


3. Komplek Candi Prambanan

Candi Prambanan
Satu lagi candi di Indonesia yang masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia pada tahun 1991 adalah Komplek Candi Prambanan yang terletak di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah. Prambanan merupakan candi agama Hindu terbesar yang dibangun untuk memuja Dewa Shiwa, Wishnu, dan Brahma di Indonesia. Selain tiga bangunan utama candi, di sekitar Prambanan juga terdapat ratusan candi-candi lain seperti Candi Ratu Boko yang dikaitkan dengan legenda Roro Jonggrang, termasuk pula Candi Sewu, Candi Bubrah, dan Candi Lumbung.

4. Taman Nasional Ujung Kulon

Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon

Di ujung barat pulau Jawa, tepatnya di Provinsi Banten, terdapat area seluas 1.206 km persegi yang menjadi bagian dari Taman Nasional Ujung Kulon. Taman Nasional Ujung Kulon adalah satu-satunya suaka bagi Badak Jawa, yang saat ini diperkirakan tinggal berjumlah kurang lebih cuma 35 ekor. Taman nasional ini juga merupakan tempat pelestarian 57 spesies tumbuhan langka, 35 spesies mamalia termasuk Banteng, Lutung Budeng, Owa Jawa, Macan Tutul Jawa, dan Pelanduk Jawa. Di taman nasional ini juga tercatat ada sekitar 72 spesies reptil dan amfibi, serta 240 spesies burung dan unggas. Gunung Krakatau, Pulau Panaitan, dan Pulau Peucang di Selat Sunda juga termasuk ke dalam area Taman Nasional Ujung Kulon. Pada tahun 2005, kawasan ini juga dinobatkan sebagai Taman Warisan ASEAN.


5. Sangiran

Replika Tengkorak Kepala Homo Erectus
Situs Warisan Dunia yang satu ini bisa dibilang cukup unik dan amat penting bagi dunia arkeologi dan antropologi, TripTroops. Di Sangiran, Jawa Tengah, ada area seluas 56 km2 yang oleh para arkeolog dunia dianggap sebagai situs terpenting untuk mempelajari fosil manusia. Situs Sangiran ini ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1883. Tapi baru pada tahun 1936 sampai 1941, diawali oleh antropolog Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald, ditemukan leluhur pertama manusia -- yaitu Phitecanthropus erectus. Fosil yang dikenal dengan nama Manusia Jawa ini kemudian mendapatkan nama Homo Erectus. Selain itu, ditemukan pula fosil manusia berukuran besar yang disebut Meganthropus. Pemerintah Indonesia pada tahun 1977 menetapkan area Sangiran sebagai daerah cagar budaya dan UNESCO menetapkan Sangiran sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 1996.


6. Taman Nasional Lorentz

Puncak Jaya di Gunung Jayawijaya, Taman Nasional Lorentz
Di ujung Timur Indonesia, area Taman Nasional Lorentz dimasukkan ke dalam daftar Situs Warisan Dunia pada tahun 1999. Taman Nasional Lorentz seluas 2,35 juta hektar merupakan area perlindungan terluas di Asia Tenggara. Kawasan ini merupakan salah satu dari tiga kawasan di dunia yang mempunyai gletser di daerah tropis. Saking luasnya taman nasional ini, masih banyak daerah yang belum dieksplorasi dan dipetakan. Di sini juga terdapat Gunung Cartenz dengan Puncak Jaya-nya yang merupakan gunung tertinggi ke-9 di dunia. Lorentz juga dianggap sebagai salah satu taman nasional dengan ekologi paling beragam di dunia. Dengan 630 spesies burung, 123 spesies mamalia, serta ratusan spesies ikan, maka tidak heran kalau Lorentz patut untuk dijaga dan dilestarikan.


7. Hutan Hujan Tropis di Sumatera

Taman Nasional Leuser
Tiga taman nasional, yaitu Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan menjadi bagian dari daftar Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 2004. Area dengan total luas 25.951 kilometer persegi ini mewakili area hutan yang penting keberadaannya bagi Pulau Sumatera, karena keanekaragaman hayati, serta hutan dataran dan pegunungan. Selain itu ketiga area ini merupakan bagian dari Pegunungan Bukit Barisan dan berbagai keindahan alam di dalamnya, seperti Danau Gunung Tujuh (danah tertinggi di Asia Tenggara) dan Gunung Kerinci menambah pentingnya area hutan hujan tropis ini. Di ketiga taman nasional ini di dalamnya terdapat sekitar 50% dari total varietas tanaman di Sumatera. Dan di ketiga area ini terdapat bunga terbesar di dunia (Rafflesia arnoldi) dan bunga tertinggi di dunia (Amorphallus titanium).

8. Sistem Subak di Bali

Sistem Irigasi Subak di Bali
Nama resmi Situs Warisan dunia yang baru masuk ke daftar UNESCO pada tahun 2012 ini adalah Cultural Landscape of Bali Province: the Subak System as a Manifestation of the Tri Hita Karana Philosophy (Lansekap Budaya Provinsi Bali: Sistem Subak sebagai Perwujudan Filosofi Tri Hita Karana). Sistem irigasi Subak yang sudah digunakan di Bali sejak lebih dari 1.000 tahun yang lalu merupakan sistem ekologi tradisional yang membuat masyarakat agraris di Bali tidak melupakan Tri Hita Karana, yaitu hubungan antara manusia, bumi, dan para dewa.

   

Other Trips n Tips

Hidangan Khas Berbuka Puasa

Di saat bulan Ramadhan, berbagai jenis makanan yang biasanya jarang didapat tiba-tiba bisa muncul selama sebulan penuh. Mulai dari pusat penjualan makanan berbuka puasa sampai ke rumah makan dan restoran ternama di bulan Ramadhan menghidangkan berbagai jenis makanan yang mengundang selera untuk langsung disantap begitu tiba waktu berbuka puasa. Apa saja ragam hidangan khas berbuka puasa? Baca di sini, dong. KolakYang satu ini sudah pasti dikenal sebagai hidangan khas berbuka puasa yang paling populer. Potongan pisang, ubi jalar, singkong, nangka dan kolang-kaling direbus di dalam kuah santan dengan gula aren yang diberi daun pandan dan kayu manis serta jahe. Rasa kuah kolak yang manis dan kandungan karbohidrat yang ada di buah-buahan dalam kolak akan menggantikan tenaga yang hilang setelah berpuasa. KurmaBuah yang sekilas terlihat seperti buah kelapa sawit ini datang dari Timur Tengah. Menurut hadits, Nabi Muhammad selalu menyantap tiga butir kurma pada saat berbuka puasa. Kandungan gula yang tinggi tapi ramah untuk tubuh dari buah kurma dapat membantu mengembalikan energi yang hilang saat berpuasa. Di saat bulan Ramadhan, berbagai jenis kurma dari berbagai daerah di Timur Tengah dapat ditemukan di mana-mana. Buah kurma sendiri punya banyak kandungan yang baik untuk kesehatan tubuh sehingga tepat untuk dijadikan hidangan khas berbuka puasa. Kolang-kalingBiasanya yang satu ini mungkin cuma bisa dinikmati kalau kamu beli es campur jika sedang tidak bulan Ramadhan. Tapi di saat bulan Ramadhan, buah yang berasal dari pohon Aren (arenga pinnata) ini lebih sering terlihat dibuat jadi bahan minuman atau campuran minuman segar untuk hidangan khas berbuka puasa. Buah yang juga dikenal dengan nama buah atap ini juga memiliki kandungan air yang tinggi. Juga memiliki kandungan serat, karbohidrat, dan berbagai kandungan mineral, sehingga dapat melegakan dahaga dan rasa lapar sekaligus meski tidak dikonsumsi dengan jumlah banyak. Ini yang menyebabkan kolang-kaling jadi salah satu bahan makanan ideal untuk yang sedang berdiet. Jajanan PasarKalau yang ini banyak sekali jenisnya. Mulai dari berbagai macam kue basah seperti kue pisang, kue cucur, gandasturi, kue bugis, bika ambon, kue lapis, dan lain-lain. Lalu belum lagi berbagai makanan lain seperti lemper, arem-arem, sosis solo, bacang, risoles, pastel, tahu goreng, pisang goreng, bakwan udang, panada, dan ratusan makanan lain yang terlalu banyak untuk dibayangkan, sudah pasti jadi bagian penting hidangan khas berbuka puasa bagi banyak orang. Rasanya yang gurih dan porsinya yang relatif tidak besar bisa memancing selera makan sebelum lanjut ke makanan besar. Blewah & Timun SuriApakah teman-teman pernah memperhatikan, kalau tiap bulan Ramadhan buah Timun Suri dan Blewah mudah sekali ditemukan di mana-mana dan harganya pun relatif murah. Tapi di luar bulan Ramadhan, hidangan khas berbuka puasa ini tidak begitu mudah ditemukan. Meski keduanya berasal dari jenis tanaman yang berbeda, tapi warna dan rasanya tidak jauh berbeda. Keduanya mempunyai rasa manis yang menghilangkan dahaga setelah seharian berpuasa. Es BuahTampaknya tidak perlu menyebut satu-persatu buah apa saja yang ada di Indonesia yang bisa dicampurkan menjadi es buah. Jenisnya pun bermacam-macam seperti Es Ketimun Serut dari Aceh atau Es Palu Butung dari Sulawesi, tapi tujuannya tetap sama, yaitu menghilangkan dahaga setelah satu hari penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Rasa buah yang segar serta berbagai vitamin dan kandungan bergizi lainnya ditambah dengan sirup dan susu kental manis akan membuat dahaga hilang dengan sekejap. Meski di luar bulan Ramadhan es buah tetap dapat dijumpai, tapi kesegarannya membuatnya jadi hidangan khas berbuka puasa yang digemari oleh banyak orang. Nah, itu dulu hidangan khas berbuka puasa yang kita bahas. Apa hidangan khas berbuka puasa yang jadi favorit kamu? Ceritain dong di comment di bawah....
more.

Snorkeling Seru di Pulau Harapan

TRIPTRUS -- Bagi kamu yang ingin menikmati snorkeling di air yang biru dan pemandangan laut yang tidak kalah indah dengan Kepulauan Karimun Jawa, gak usah jauh-jauh ke luar Jakarta. Kamu bisa snorkeling seru di Pulau Harapan di Kabupaten Kepulauan Seribu yang dapat dicapai dalam waktu kurang lebih tiga jam dari pelabuhan Muara Angke. Pulau Harapan adalah pusat dari kelurahan Pulau Harapan -- bagian dari Kecamatan Kepulauan Seribu Utara -- yang di dalamnya terdapat 30 pulau dan dulunya memiliki nama Pulau Pelemparan, karena dijadikan tempat pengasingan bagi masyarakat suku Bugis dari Sulawesi. Untuk mencapai Pulau Harapan, kamu harus berjalan kaki dari dermaga di Pulau Kelapa, yang letaknya bersebelahan dengan Pulau Harapan dan terhubung dengan satu jembatan. Warna air hijau kebiruan yang jernih membuat kamu makin tidak sabar untuk segera mengenakan goggle, fin dan snorkel lalu menikmati snorkeling seru di Pulau Harapan. Di sekitar Pulau Harapan ada banyak sekali titik snorkel yang bisa kamu kunjungi, sehingga satu atau dua hari saja rasanya tidak cukup untuk memuaskan diri menikmati semua titik bermain air yang menyenangkan itu. Titik-titik snorkeling seru di Pulau Harapan adalah di Pulau Genteng, Pulau Bira, Pulau Perak, Pulau Macan dan beberapa gosong (pulau pasir) di sekitar Pulau Harapan. Keindahan alam bawah laut yang ada di sekitar Pulau Harapan sangat bertolak belakang dengan kondisi ibukota Jakarta. Terumbu karang yang masih terjaga dan pantai pasir putih yang begitu indah, menjadi hiburan bagi mata yang penat melihat kemacetan dan keruwetan Ibukota. Ikan-ikan yang berkeliaran pun tidak takut menghampiri tangan yang memegang roti. Tapi hati-hati, banyak sekali Menurut salah seorang penduduk Pulau Harapan, dibutuhkan waktu satu tahun lebih untuk membiasakan ikan-ikan dengan kehadiran manusia yang menyelam atau snorkeling. Dulu setelah terumbu karang di Kepulauan Seribu mulai pulih, ikan-ikan yang tinggal di sekitar terumbu karang tidak mau mendekati manusia. Tapi perlahan-lahan ikan-ikan itu mulai terbiasa dengan kehadiran manusia. Mereka bahkan langsung menghampiri tangan yang ditepukkan di permukaan air. Setelah puas snorkeling seru di Pulau Harapan, jangan lupa untuk segera menuju ke Pulau Bulat. Pulau yang jika dilihat dari atas memiliki garis pantai yang berbentuk lingkaran ini, adalah tempat paling oke buat kamu yang suka duduk termenung sambil menikmati sunset. Tidak hanya itu saja, di sekitar Pulau Harapan kamu juga bisa mengunjungi pusat penangkaran penyu sisik di Pulau Kelapa Dua dan pusat penangkaran dan rehabilitasi elang bondol di Pulau Kotok Besar. Buat kamu yang belum tahu, Elang Bondol adalah maskot kota Jakarta. Sayangnya banyak Elang yang ada di pusat rehabilitasi ini adalah burung yang tidak bisa terbang karena bulunya dicabuti oleh pemilik atau orang yang menangkapnya. Selain Elang Bondol, di pulau itu juga jadi tempat penangkaran Elang Laut. Jadi, gak usah bingung kalau mau snorkeling seru di Pulau Harapan. Tinggal pilih aja trip yang ada di TripTrus terus langsung cuss deh ke sana....
more.

Comment

Destinasi Indonesia

Upcoming Trips

Sempu Wonderful
02 - 03 Aug 2014
Pulau Tunda
02 - 03 Aug 2014
Banyuwangi Fun Trip
02 - 03 Aug 2014
Promo Tour Lombok Lebaran
02 - 04 Aug 2014
×

...