TripTrus.Com - Lo pernah denger Tubaba Art Festival, belum? Ini festival seni kece banget yang rutin digelar tiap tahun di Tubaba, Lampung. Festival ini bukan cuma ajang pamer karya seni doang, tapi juga wadah warga buat nunjukin kreativitas mereka sambil ngangkat filosofi hidup ala Tubaba: Nemen (kerja keras), Nedes (tahan banting), Nerimo (ikhlas), plus prinsip Setara, Sederhana, dan Lestari (SLL). Awalnya sih festival ini buat presentasi hasil belajar murid-murid sekolah seni di sana, tapi sekarang udah berkembang jadi event seni yang ngelibatin seniman lokal, nasional, sampai internasional!
Gak cuma murid-murid aja yang unjuk kebolehan, TAF ngajak juga seniman dari berbagai daerah biar mereka bisa belajar dan sharing pengalaman. Jadi, lo bisa bayangin gimana serunya atmosfer belajar dan karya seni yang muncul di sini! Intinya, festival ini pengen banget membangun ekosistem seni dan budaya yang solid, yang gak cuma keren buat pariwisata, tapi juga jadi ruang buat orang-orang kreatif berkembang. Jadi, buat lo yang doyan seni dan pengen nambah ilmu, festival ini wajib banget masuk list!
[Baca juga : "Festival Tabut 2025"]
Oh iya, yang bikin seru tuh, penonton TAF bukan cuma warga Tubaba aja, tapi juga dari kota-kota sekitar. Mereka datang dari berbagai usia, gender, dan latar belakang ekonomi yang berbeda-beda, bikin suasana jadi hidup dan berwarna. Penonton makin tahun makin banyak dan makin keren kualitasnya. Jadi selain nikmatin karya seni, lo juga bisa dapet vibe komunitas yang asik dan penuh energi positif. Gak heran sih kalau festival ini jadi salah satu event seni paling hits di Lampung!
Nah, buat lo yang pengen ikutan atau sekadar lihat-lihat, TAF bakal digelar tanggal 24 sampai 26 Juni 2025. Event ini gratis, jadi lo bisa datang kapan aja dan nikmatin berbagai karya seni kece yang dibuat warga Tubaba dan seniman keren lainnya. Jangan lupa cek Instagram mereka buat update info terbaru, ya! Jadi, siap-siap deh buat seru-seruan, belajar, dan ngerasain langsung budaya keren yang satu ini. Tubaba Art Festival, festival seni yang gak cuma ngasih hiburan, tapi juga nyuntik inspirasi buat semua! (Sumber Foto: @yulia.pss)
Jun/13 | Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026
TripTrus.Com - Kalau ngomongin festival budaya paling ikonik di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali (PKB) jelas masuk daftar teratas. Event tahunan yang udah jadi kebanggaan masyarakat Bali ini bukan cuma sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi berbagai tradisi, adat, dan warisan budaya yang terus dijaga lintas generasi. Melalui semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, PKB hadir sebagai bentuk nyata upaya melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan seni budaya Bali agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
View this post on Instagram
A post shared by Dartha Sii Muggle (@dartha_muggle)
Tahun ini, Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026 kembali digelar di Kota Denpasar dan siap menyuguhkan pengalaman budaya yang lebih meriah, kreatif, dan penuh warna. Mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha”, festival ini mengajak masyarakat untuk memuliakan jiwa menuju kesempurnaan melalui seni, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur Bali. Bukan cuma buat pecinta budaya, acara ini juga cocok banget buat lo yang ingin melihat sisi autentik Bali yang mungkin belum pernah lo temui sebelumnya.
Selama penyelenggaraannya, PKB menjadi panggung bagi beragam ekspresi seni, mulai dari seni klasik, tradisi Bali Aga, hingga karya-karya kontemporer dari para maestro dan seniman muda berbakat. Format acaranya pun super lengkap, mulai dari pawai budaya, parade seni, pergelaran, lomba, pameran, lokakarya, sampai diskusi budaya yang seru dan inspiratif. Nggak heran kalau banyak orang menyebut PKB sebagai “monumen hidup” kebudayaan Bali karena terus berkembang tanpa kehilangan akar tradisinya.
[Baca juga : "Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Dan Grebeg Suro 2026"]
Menariknya lagi, festival ini bukan hanya menjadi ruang apresiasi bagi para seniman lokal, tetapi juga jendela budaya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di sini, lo bisa melihat langsung berbagai kesenian yang berasal dari desa-desa di seluruh Bali, lengkap dengan karakter dan keunikan masing-masing daerah. Pengalaman ini bikin pengunjung bisa merasakan esensi budaya Bali yang asli, jauh lebih dekat daripada sekadar melihatnya di media sosial atau brosur wisata.
Rangkaian kemeriahan PKB 2026 juga menghadirkan berbagai pertunjukan spektakuler yang sayang banget untuk dilewatkan. Pada 5–7 Juni 2026, masyarakat dapat menikmati beragam pementasan seni tradisional di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana dan Areal Taman Bung Karno, mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai. Berbagai penampilan seperti Joged, Angklung Kebyar, hingga Gong Kebyar mebarung siap menghidupkan suasana dengan energi dan dinamika khas Bali yang bikin penonton terpukau.
Nggak cuma suguhan seni pertunjukan, area festival juga diramaikan oleh berbagai stand kuliner dan kerajinan khas Bali. Jadi setelah puas menikmati pertunjukan, lo bisa lanjut berburu makanan tradisional, produk UMKM kreatif, hingga karya kerajinan lokal yang unik dan estetik. Cocok banget buat lo yang suka eksplor budaya sambil berburu konten Instagram atau TikTok yang anti-mainstream.
Digelar di Denpasar, Bali, pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026, PKB menjadi momentum penting untuk merayakan harmoni antara tradisi dan inovasi. Festival ini membuktikan bahwa budaya bukan sesuatu yang kuno atau ketinggalan zaman, melainkan identitas yang terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan generasi masa kini. Jadi, kalau lo lagi cari pengalaman yang nggak cuma seru tetapi juga penuh makna, PKB 2026 adalah destinasi yang wajib masuk bucket list lo tahun ini. (Sumber Foto @dickyyanuarrm)
...
more.