TripTrus.Com - Kalau lo lagi mencari festival budaya yang bukan cuma ramai, tetapi juga punya akar sejarah yang panjang, Erau Adat Kutai bisa masuk daftar. Digelar di Tenggarong, festival ini dikenal sebagai salah satu tradisi budaya tertua di Indonesia yang masih dipertahankan hingga sekarang. Berakar dari tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Erau pada dasarnya merupakan ungkapan syukur yang diwujudkan melalui rangkaian upacara adat, seni, dan berbagai kegiatan budaya.
View this post on Instagram
Yang bikin Erau terasa berbeda adalah keberadaan prosesi adat yang sarat makna dan masih dijalankan sebagai bagian penting dari tradisi Kutai. Ada Mengulur Naga, misalnya, yang menjadi salah satu prosesi ikonik dalam rangkaian Erau. Ada pula Belimbur, tradisi penyiraman air yang identik dengan kemeriahan festival sekaligus memiliki makna simbolis sebagai bagian dari penyucian diri. Sementara itu, Tiang Ayu menjadi salah satu unsur penting dalam prosesi adat. Buat lo yang biasanya melihat budaya hanya dari pertunjukan panggung, Erau menawarkan pengalaman yang lebih dalam karena tradisi, simbol, dan kehidupan masyarakatnya berpadu dalam satu perayaan.
[Baca juga : "Festival Payung Indonesia 2026"]
Namun, jangan bayangin Erau cuma berisi ritual adat yang sakral dan formal. Festival ini juga menjadi ruang bertemunya berbagai ekspresi budaya, mulai dari tarian tradisional, pertunjukan seni, pameran budaya, kuliner khas, hingga kompetisi seni. Jadi, lo bisa melihat bagaimana warisan budaya Kutai tetap punya ruang untuk berinteraksi dengan kehidupan masa kini. Di sinilah Erau terasa relevan: tradisi tidak sekadar disimpan sebagai cerita masa lalu, tetapi terus dihidupkan dan diperkenalkan kepada generasi berikutnya.
Hal menarik lainnya adalah perpaduan antara tradisi lokal dan diplomasi budaya internasional. Kehadiran berbagai unsur budaya dari luar daerah membuat Erau tidak hanya menjadi perayaan masyarakat Kutai, tetapi juga menjadi ruang pertukaran budaya. Buat lo yang suka heritage, sejarah, dan festival dengan karakter yang kuat, Erau bisa kasih perspektif bahwa sebuah tradisi dapat tetap berakar pada identitas lokal sekaligus terbuka terhadap dunia.
Tahun ini, Erau Adat Kutai berlangsung pada 20–27 September 2026 di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Jadi, kalau lo sedang berada di Kalimantan Timur pada periode tersebut, festival ini bisa jadi momen buat melihat langsung bagaimana warisan Kesultanan Kutai Kartanegara terus dirawat. Bukan sekadar datang, foto, lalu pulang, tetapi ikut memahami cerita di balik ritual, kesenian, dan tradisi yang sudah menjadi bagian dari identitas masyarakat Kutai. (Sumber Foto @info_kukar)