shop-triptrus

Tips Menjadi Tour Guide Handal

Short URL : http://triptr.us/hQb9

TripTrus.Com - Menjadi tour guide tidaklah mudah. Seperti yang termuat dalam artikel cara menjadi tour guide, ada banyak sekali faktor yang harus diperhatikan ketika ingin menjadi seorang tour guide atau pemandu wisata.

Namun, mengetahui hal dasar saja tidak akan membuat karir Anda berkembang pesat.

Oleh karenanya, di bawah ini kami akan menyajikan beberapa tips menjadi tour guide yang handal agar Anda selalu dicintai oleh wisatawan yang Anda dampingi dan tentu dapat membangun citra positif Anda sebagai pemandu wisata.

Tips Menjadi Tour Guide Handal

Tips yang akan disajikan dibawah terbagi menjadi 4 bagian, yaitu tips mengenai pengetahuan seorang pemandu wisata, penampilan, kesehatan dan perilaku.

1. Pengetahuan

Seorang pemandu wisata harus cerdas. Tidak hanya dapat menghapal kelebihan-kelebihan suatu destinasi wisata, tapi lebih dari itu, seorang pemandu wisata harus bisa merangkai kata agar menarik minat wisatawan untuk mendengarkan.

Keterampilan merangkai kata ini tentu membutuhkan banyak pengetahuan. Berikut beberapa tipsnya. Seperti yang telah di muat dalam tulisan cara menjadi tour guide, penguasaan terhadap informasi dari destinasi tempat kita memandu wisatawan adalah mutlak.

Informasi yang dimaksud di sini bukan hanya seputar letak obyek wisata dan toko cinderamata saja, tapi harus lebih lengkap lagi, seperti Jalur alternatif menuju ke tempat-tempat yang akan di kunjungi wisatawan.

Mengetahui jalan alternatif akan memberikan kemudahan bagi seorang pemandu wisata untuk bisa menghindarkan rombongannya dari kemacetan maupun jika suatu saat terjadi hal-hal yang membahayakan di jalan yang sering digunakan.

Selain jalan alternatif, seorang pemandu wisata juga sebaiknya mengetahui lokasi fasilitas-fasilitas umum yang penting bagi wisatawan, seperti rumah sakit, toilet umum, ATM, restoran maupun pusat kuliner, serta fasilitas transportasi umum.

1.2. Kuasai lebih dari satu bahasa asing

Seorang tour guide tentu menguasai setidaknya satu bahasa asing, yaitu bahasa inggris. Namun, jika Anda ingin menjadi pemandu wisata yang handal, satu bahasa asing tidaklah cukup.

Tidak jarang (bahkan bisa dikatakan sering) ada wisatawan mancanegara yang tidak bisa berbahasa inggris dengan lancar.Ini akan menjadi penghambat komunikasi antara Anda dengan wisatawan yang anda dampingi. Oleh karenanya, salah satu tips menjadi tour guide yang handal adalah dengan menguasai beberapa bahasa asing.

Bahasa asing yang anda prioritaskan untuk dipelajari dapat disesuaikan dengan negara asal wisatawan yang datang ke destinasi wisata tempat Anda bekerja.

Misalnya Anda adalah tour guide di Yogyakarta, maka Anda sebaiknya meguasai bahasa Belanda, Jepang, Perancis, dan Jerman karena memang mayoritas wisatawan mancanegara yang datang ke Yogyakarta berasal dari negara-negara tersebut.

Dengan menguasai bahasa asli wisatawan, Anda akan lebih mudah memberikan penjelasan serta wisatawan pun akan semakin nyaman berwisata bersama Anda.

1.3. Miliki pengetahuan selain pengetahuan mengenai wisata

Pengetahuan akan seluk beluk wisata memang merupakan hal mutlak yang harus dikuasai oleh seorang pemandu wisata. Namun, pengetahuan itu saja tidak cukup. Salah satu pengetahuan yang perlu Anda kuasai adalah pengetahuan mengenai ilmu P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan).

Sering terjadi wisatawan yang tiba-tiba mabuk perjalanan, kejang-kejang, sesak nafas bahkan sakit jantung selama dalam kegiatan wisata.

Anda sebaiknya dapat menguasai keadaan seperti ini, meskipun ada Tour Leader yang berkewajiban mendampingi wisatawan, namun jika Anda juga memiliki pengetahuan P3K, tentu akan sangat memudahkan pertolongan untuk wisatawan yang tiba-tiba sakit tersebut.

Selain itu, Anda juga sebaiknya mengetahui secara umum budaya wisatawan yang Anda dampingi. Beberapa perilaku maupun tidakan yang kita anggap sopan belum tentu dianggap demikian oleh wisatawan.

Dari pada terjadi kesalahpahaman, Anda tentu lebih baik mempelajari secara umum budaya wisatawan yang akan Anda dampingi.

2. Penampilan

Ada sebuah kata mutiara berbunyi “Pandangan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda”.

Meskipun makna dari kata mutiara tersebut sedikit bernuansa sarkasme, namun seorang pemandu wisata haruslah dapat “menggoda” pada pandangan pertama.

Menggoda dapat diartikan menarik perhatian namun namun tidak mencolok. Tentu Anda tidak ingin menjadikan wisatawan kurang nyaman dengan berdandan terlalu berlebihan atau malah tidak mempersiapkan penampilan sama sekali.

Tour guide biasanya sudah dibekali dengan seragam, sehingga Anda tinggal memastikan bahwa seragam yang Anda pakai selalu bersih dan rapi.

3. Kesehatan

Yang satu ini mungkin tidak banyak menjadi perhatian kebanyakan tour guide. Namun, jangan sampai Anda yang ingin menjadi seorang tour guide handal juga tidak memperhatikan kesehatan Anda.

Pekerjaan menjadi pemandu wisata adalah sebuah pekerjaan berat, di mana Anda dituntut untuk banyak memberikan penjelasan, bersabar menghadapi wisatawan yang kadang “menjengkelkan”, serta tentu saja mengajak wisatawan berkeliling.

Seorang pemandu wisata dituntut untuk selalu sehat dan bugar ketika bekerja.
Wisatawan tidak akan nyaman mendengarkan Anda jika Anda sering batuk selama menjelaskan atau wajah Anda terlihat pucat dan lusuh.

Berolahraga dan makan-makanan sehat akan membuat kebugaran tubuh Anda terjaga. Jika sedang dalam musim ramai, Anda bisa menyempatkan olahraga selama 1 atau 2 jam beberapa hari sekali.

4. Perilaku

Poin terakhir ini mungkin merupakan poin yang paling penting. Memang dalam memandu wisatawan yang perlu dikuasai terlebih dahulu adalah pengetahuan dalam hal kepariwisataan.

Namun, kecerdasan Anda menjelaskan berbagai keindahan destinasi wisata tidak akan berarti apa-apa bagi wisatawan jika para wisatawan merasa perilaku Anda tidak menyenangkan. Banyak sekali contoh keluhan wisatawan akibat dari perilaku pemandu wisata yang tidak baik ini.

Seperti pada berita yang menyajikan informasi bahwa wisatawan mengeluhkan adanya pemandu wisata yang memaksa menggunakan jasanya meskipun wisatawan sudah menolak. Kalau sudah begini, bagaimana dengan tanggungjawab si pemadu wisata yang merupakan ujung tombak pariwisata Indonesia?

Jika banyak kejadian seperti ini, citra pariwisata Indonesia akan menjadi buruk di mata negara lain.

Kesimpulan

Pemandu wisata yang handal selalu ingin menjadi lebih baik setiap waktu. Pengetahuan yang luas, penampilan yang menarik, kesehatan prima serta perilaku yang menyenangkan akan mempercepat karir Anda menjadi pemandu wisata yang profesional.

Demikian beberapa tips menjadi tour guide atau pemandu wisata yang handal. Apakah Anda sekarang sudah menjadi tour guide? Jika iya, faktor apakah yang paling penting dikuasai oleh seorang pemandu wisata berdasarkan pengalaman Anda?

Jika Anda belum menjadi tour guide, apakah tips yang menurut Anda paling sulit dilakukan untuk menjadi tour guide? (Sumber: Artikel studipariwisata.com Foto vakansinesia.com)

   

Other Article

Gombong, Kota Pusaka Yang Terlupakan!

TripTrus.Com - Gombong merupakan sebuah kota kecamatan di wilayah Kabupaten Kebumen. Dalam tata ruang dan kota, Gombong masuk dalam kawasan perkotaan karena sebagian besar penghidupan masyarakatnya dari sumber-sumber sekunder (usaha dan jasa). Dalam sejarahnya, memang Gombong dikenal sebagai pusat perdagangan. Berdasarkan catatan keluarga Liem Siauw Lam, sejak tahun 1830an di wilayah Gombong sudah terbentuk komunitas Tionghoa. Selain itu juga ada komunitas saudagar dari para Bangsawan Kalang. Kedua elemen kelompok ini membentuk karakter Gombong yang kental dengan suasana perniagaan. Dalam segi budaya, Gombong merupakan tempat berbagai unsur budaya bersatupadu. Pertama unsur budaya Banyumasan yang berpadu dengan budaya Yogyakarta, kedua unsur Tionghoa dan ketiga unsur-unsur asli dari Gombong. Semua hal tersebut menjadikan Gombong sebuah daerah yang unik, khas dan memiliki berbagai potensi menarik untuk dijelajahi. Berikut ini beberapa destinasi yang wajib kamu kunjungi ketika di Gombong: 1. Benteng Van Der Wijck (Sumber: telusurindonesia.com) Benteng yang terletak di Desa Sidayu, Kecamatan Gombong merupakan benteng peninggalan kolonial Belanda pada abad 19 yang berbentuk hexagonal. Jika diperhatikan dari bentuk bangunannya, benteng ini lebih difungsikan sebagai pos logistik daripada sebuah benteng pertahanan. Dalam perjalanan waktu, benteng ini sempat menjadi sekolah anak-anak Euroasia, interniran tawanan perang dan markas beberapa kesatuan militer. Masih banyak fakta sejarah tentang Benteng Van Der Wijck yang belum terungkap, termasuk tahun pendiriannya yang masih menimbulkan polemik, namun terlepas dari itu benteng ini merupakan aset pusaka budaya penting yang dimiliki oleh Gombong dan wajib dijaga kelestariannya. 2. Waduk Sempor (Sumber: tripadvisor.com) Berlokasi hanya 7km dari sebelah utara Kecamatan Gombong, waduk ini merupakan bendungan serbaguna yang mendukung aktifitas sungai Cincingguling atau yang lebih dikenal sungai Sempor, yang mengalir dari utara di kaki Gunung Serayu Selatan. Air dari Waduk Sempor banyak digunakan untuk irigasi pertanian penduduk dan juga pembangkit listrik tenaga air. Dengan potensi pemandangan yang bagus dan suasana yang tenang, maka Waduk Sempor dijadikan destinasi wisata baik bagi masyarakat lokal ataupun luar daerah. Pada tahun 1967, pernah terjadi tragedi memilukan, di mana Waduk Sempor jebol dan memakan korban hingga 127 jiwa dan nama-nama para korban lantas diabadikan dalam monumen Sempor. 3. Legenda Rokok Klembek Menyan (Sumber: iqbalkautsar.com) Gombong sebagai sebuah kota perdagangan pada masanya, memiliki beberapa komoditi unggulan. Salah satunya tembakau yang diolah menjadi rokok siong di berbagai industri pabrik kecil ataupun rumahan. Yang menjadi ciri khas dari rokok siong Gombong adalah campuran klembak dan kemenyan. Hal tersebut membuat rokok siong Gombong memiliki aroma khas yang sangat kuat, bahkan kerapkali dihubung-hubungkan dengan aura mistis. Masa kejayaan rokok klembak menyan berlangsung dari tahun 40 hingga 60an, dan secara perlahan tergusur oleh rokok kretek yang datang dari luar daerah. Pada era kejayaan rokok klembek menyan bermunculan berbagai merk rokok klembek menyan yang terkenal, diantaranya: Togog, Sinden, Bangjo dan Sintren. Pada saat ini kejayaan rokok klembek menyan telah berlalu, yang tersisa hanya rokok bermerk Sintren. Masih diproduksi di pabrik berperalatan kuno dan dikerjakan oleh pekerja yang berusia lansia. 4. Gedung Cung Hwa Tsung Hwi (Sumber: @kebumenmuda) Sejak awal abad 19 pendatang Tionghoa diperkirakan sudah ada di Gombong. Ketika pendatang Tionghoa mulai banyak, mereka membentuk perkumpulan yang bernama Cung Hwa Tsung Hwi. Atsa dasar itu dibangunlah gedung perkumpulan yang berlokasi di kawasan pecinan Gombong yaitu di Jalan Sempor Lama. Sempat dijadikan sebuah sekolah Tionghoa pada tahun 40 hingga 60an. Meskipun fisik gedung ini banyak mengalami perubahan, masih banyak kisah menarik yang terkandung di dalamnya. Gedung ini merupakan saksi sejarah dinamika Tionghoa di tanah Gombong. Presiden Soekarno sempat mengeluarkan PP 10 tahun 1950 tentang pengaturan domisili etnis Tionghoa di Indonesia, gedung ini sempat dijadikan tempat penampungan. Saat ini gedung ini berfungsi sebagai sekertariat Yayasan AGH yang memberikan pelayanan kematian bagi masyarakat Tionghoa di Gombong. Di gedung tersebut juga kita bisa belajar aspek budaya Tionghoa dalam kematian dan proses pemakaman. Bahkan kita masih bisa melihat “peti kembang cengkeh” yang berharga mahal. 5. Roemah Martha Tilaar (Sumber: tribunnews.com) Inisiatif membangun Roemah Martha Tilaar ini dimulai berawal dari keinginan Ibu Martha Tilaar untuk memberikan kontribusi bagi Kota kelahirannya Gombong. Beralamat di Jalan Sempor Lama no. 28, Roemah Martha Tilaar menempatkan museum sebagai konteks dan aktivitas sebagai konten dan berinformasi tentang perjalanan hidup Ibu Martha Tilaar saat di Gombong. Roemah Martha Tilaar Gombong diperkirakan sudah berdiri sejak tahun 1920-an. Merupakan rumah keluarga Liem yang dikenal sebagai keluarga Tionghoa kaya pada waktu itu. Liem Siaw Lan kepala keluarga Liem merupakan seorang pengusaha dan mempunyai bisnis yang beragam, salah satunya adalah mengelola peternakan yang mensupply daging dan susu ke tangsi Belanda Van Der Wijk. Pada masa revolusi Indonesia rumah keluarga Liem digunakan sebagai dapur umum dan tempat perawatan tentara Indonesia yang terluka akibat pertempuran dengan tentara NICA. (Sumber: Artikel Rumah Martha Tilaar dan  Amieykha Foto Amieykha)...
more.

5 Fakta dari Para Ahli Perihal Dampak Positif dari Travelling

TripTrus.Com - Berapa kali Anda melakukan kegiatan travellingdalam tahun ini? Jika terhitung jarang, Anda mungkin bisa segera memulai perjalanan travelling Anda. Pasalnya, seperti dilansir dari Huffington Post, menurut banyak ilmuwan, kegiatan travelling memiliki dampak yang positif bagi kesehatan Anda. Berikut ini rangkuman Liputan6.com perihal alasan mengapa travelling dapat berpengaruh pada kesehatan seseorang. 1. Merencanakan sebuah perjalanan akan meningkatkan rasa sejahteraSebuah studi pada tahun 2002 yang dilakukan oleh para profesor dari Universitas Surrey di Inggris, menemukan bahwa seseorang akan sangat merasa senang dan semangat ketika akan berlibur. Orang-orang yang memiliki rencana liburan dalam hidupnya, mempunyai rasa sejahtera dan kualitas kesehatan yang baik. Bahkan menurut sebuah penelitian pada 2014 oleh Universitas Cornel, menyatakan bahwa orang jauh lebih bahagia ketika memiliki pengalaman traveling ketimbang banyak uang, tapi tidak meluangkan waktu untuk berlibur dengan baik. 2. Berlibur secara teratur dapat mengurangi potensi serangan jantungMelalui penelitian yang dilakukan oleh The Landmark Framingham Heart menyatakan bahwa pria yang tidak mengambil waktu berlibur selama beberapa tahun, berpotensi terkena serangan jantung sebesar 30 persen. Sedangkan bagi wanita, potensi terkena serangan jantung sebesar delapan kali dari pria jika hanya berlibur dan travelling satu kali dalam enam tahun. Studi lainnya datang dari National Institute of Health yang menyatakan bahwa, saat pria mengambil waktu liburan secara teratur akan terhindar dari kematian sebesar 21 persen, dan 32 persen lebih kecil kemungkinan terkena serangan jantung. 3. Emosi Anda jauh lebih bisa terkontrol dengan baikBagi Anda yang sulit mengatur emosi, travelling atau liburan dapat menjadi solusinya. Menurut studi dari Klinik Marshfield di Winconsin menyatakan bahwa, wanita yang berlibur hanya sekali dalam dua tahun akan beresiko mengalami depresi dan stress. Studi lainnya dari American Psychlogical Association pada 2013 menyatakan bahwa liburan dan travelling akan mengurangi stres, dan menjauhkannya dari lingkungan yang memberikan tekanan. 4. Travelling dapat memperbaiki pola tidur, dan olahraga AndaKalau Anda adalah orang yang sulit tidur dan malas untuk olahraga, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya adalah dengan travelling atau liburan. Menurut studi yang dilakukan National Sleep Foundation, aktivitas liburan atau travelling dapat berdampak positif pada pola tidur dan olah tubuh Anda. 5. Pengalaman berlibur atau travelling, akan membuat Anda jauh lebih merasa sejahtera ketimbang memiliki banyak harta Barang-barang mewah dan berharga seperti rumah mewah, mobil, perhiasan, dan perangkat elektronik yang canggih terkesan dapat membuat orang bahagia. Namun menurut studi dari Universitas Cornell pada 2010, saat memutuskan untuk berlibur atau travelling, seseorang jauh lebih bisa merasa dirinya sejahtera ketimbang harta berupa benda yang berlimpah. (Sumber: Artikel liputan6.com)...
more.

4 Mitos Tentang Solo Traveling yang Tak Boleh Anda Percaya

TripTrus.Com - Salah satu cara untuk menantang diri sendiri adalah dengan melakukan solo traveling. Berpetualang menyusuri tempat baru seorang diri akan memberikan banyak hal positif untuk Anda. Mulai dari kepercayaan diri dan keberanian yang bertambah, lebih mengenal siapa Anda sebenarnya, hingga punya banyak kenalan baru. Sayangnya, keinginan untuk bersolo traveling seringkali tertunda karena mitos-mitos sepele yang membuat Anda enggan untuk melakukannya. Kira-kira apa saja ya? Dirangkum dari notable.ca, Rabu berikut ini mitos tentang solo traveling yang tak boleh Anda percaya. 1. Solo Traveling Membosankan Selama melakukan solo traveling Anda tentu akan pergi ke tempat-tempat menarik seperti objek wisata atau cafe bukan? Perasaan bosan tak akan menghantui Anda saat mengunjungi destinasi seperti ini. Ditambah lagi canggihnya teknologi bisa membuat Anda bertemu dan berkenalan dengan traveler lain dari penjuru dunia dengan mudah. Anda bisa berkomunikasi dengan teman baru dan momen traveling pun jadi lebih menyenangkan. 2. Solo Traveling Tidak Aman Tak ada tempat yang aman di dunia ini. Tapi, kalau terus dihantui dengan pikiran kalau solo traveling tidak aman, justu tak akan membuat Anda maju. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menjaga keamanan selama perjalanan liburan seperti berpakaian seperti cari informasi tempat wisata, penduduk lokal, dan masih banyak lagi. 3. Solo Traveling Tidak Menyenangkan Traveling sendirian adalah kegiatan yang sangat menyenangkan dan baik untuk jiwa Anda. Sensasi yang berbeda pun bakal Anda rasakan selama melakukan kegiatan ini. Hal membahagiakan yang dapat dirasakan adalah Anda bisa menantang sejauh mana keberanian yang dimiliki serta lebih mengenal diri sendiri. Anda pasti akan merasa bangga akan pencapaian ini. 4. Solo Traveling Bukan Hal yang Keren Keren mana jadi mandiri atau bergantung dengan orang lain saat traveling? Anda tentu setuju kalau bisa berkeliling dan menjelajah tempat baru seorang diri adalah hal yang membanggakan. Anda tak perlu merepotkan teman, kekasih, atau keluarga. Selain itu, banyak hal yang bisa Anda dapatkan selama melakukan kegiatan ini. Pengalaman ini pasti akan jadi sesuatu yang tak akan terlupakan seumur hidup Anda. Jadi, tunggu apalagi. Lakukan solo traveling selagi Anda bisa. (Sumber: Artikel liputan6.com)  ...
more.

Comment

ButikTrip.com
×

...