shop-triptrus

Gombong, Sekepingan Masa Lampau Di Himpitan Jaman

Short URL : http://triptr.us/hub9

TripTrus.Com - Banyak orang mengenal nama Gombong, bahkan namanya bergema hingga ke ibukota. Tetapi dalam peta wisata nasional, nama Gombong tak terlalu bergema. Para pelancong pun tak tertarik singgah, kecuali hanya numpang makan atau membeli bahan bakar.

Namun tahukah Anda, bahwa Gombong ternyata menyimpan pesona wisata yang memukau? Ia laksana lorong waktu, dimana kita dapat kembali ke masa lampau sekaligus menyaksikan bagaimana beragam bentuk budaya dan kelompok masyarakat berinteraksi membentuk sebuah kota unik bernama Gombong. Mari bersiap. Saya akan mengajak Anda mengintip masa lalu lewat celah lorong waktu di antara himpitan zaman khas kaum urban.

Sebelumnya izinkan saya memberi saran. Jangan berkeliling menggunakan mobil atau kendaraan bermotor! Pakailah sepeda atau jika mungkin berjalan kaki sehingga akan banyak titik unik yang dijumpai. Mengintip masa lalu tak perlu buru-buru. Menyusur sudut Gombong akan melempar kita ke masa seabad yang lalu, ketika kota kecil ini mulai terbentuk.

Perjalanan dapat kita mulai dari bangunan kuno nan megah di utara kota yang bernama Benteng van der Wijck. Sekalipun saat ini dikelola dalam konsep taman bermain dan hotel, benteng segi delapan (octagonal) ini tetaplah monumen sejarah terpenting di Gombong. Benteng ini dibangun sekitar tahun 1830-1835 oleh Jenderal Frans David Cochius. Banyak kisah terjadi di benteng ini, mulai dari sebuah sekolah bagi anak-anak ‘haram’, hingga Presiden Indonesia kedua yang pernah mengenyam pendidikan militer di sini. Ingat, jangan buru-buru…! Mari kita nikmati detil-detil arsitektur benteng sambil melayangkan imajinasi tentang sinyo-sinyo anak serdadu Belanda yang berlarian, tentang para pemuda pribumi yang berbaris dengan seragam heiho (tentara/barisan pemuda) Jepang.

Sumber: backpackology.me

Dari Benteng van der Wijck, kita lanjut menyusur Jalan Gereja ke selatan. Kita akan menjumpai rumah sakit tentara yang didirikan di awal tahun 1900an. Di sekitarnya banyak rumah-rumah militer yang berderet dan sayang tak begitu terawat, namun justru semakin menunjukkan kesan kunonya. Nikmati juga sisa rumah-rumah ambtenaar (pegawai negeri zaman Belanda) di Jalan Kartini, hingga berujung di pertigaan SGB di jalan utama. Nama SGB merujuk pada Sekolah Guru B. Saat ini gedung tersebut menjadi SMPN 2 Gombong, namun entah mengapa nama SGB tetap melekat. Jika Anda naik angkutan umum, kondektur dan penumpang yang turun di pertigaan tersebut pasti akan mengatakan, “SGB.. SGB…”

Menyeberang Jalan Yos Sudarso, kita masuk ke wilayah Kaputihan, atau yang dulu dikenal juga dengan nama daerah Saudagaran. Memang ini adalah wilayah para Saudagar Kalang, yaitu kelompok bangsawan yang lihai berdagang. Komoditi kerajinan, batik, dan aneka produk industri rakyat diperdagangkan oleh para saudagar kalang ini. Dalam istilah lokal, mereka sering pula disebut dengan nama Raden Nganten. Tahukah Anda, bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani juga berdarah bangsawan kalang dari Gombong?

Masih ada beberapa rumah kuno yang menjadi saksi kejayaan bangsawan kalang. Salah satunya sebuah gedung tua di samping SMP Muhammadiyah. Kuno, agak seram, namun eksotis.

Kembali ke jalan utama, berjalan ke arah barat, kita akan melewati sungai Gombong. Ini menjadi batas tak resmi wilayah para bangsawan kalang dengan para pedagang Tionghoa yang juga banyak terdapat di Gombong. Wilayah Tionghoa menyebar dari kawasan Jalan Puring hingga ke Utara di sekitar Jalan Sempor Lama. Jalan Puring adalah wilayah industri, sedangkan Jalan Sempor Lama adalah wilayah perdagangan dan pergudangan. Pasar Gombong sendiri hingga tahun 1945-an berlokasi di Jalan Pemuda (depan Hotel Dunia). Pasar ini hanya buka setiap hari Senin dan Kamis.

Dari sana sempatkan mampir ke sebuah rumah di Jalan Puring, 50 meter utara rel kereta api. Sebuah rumah tua khas Belanda berdiri kokoh di kanan jalan. Ini adalah sebuah perusahaan rokok klembak menyan, jenis rokok yang sangat melegenda dan menjadi salah satu komunal brand Kota Gombong.

Sumber: iqbalkautsar.com

Masuk ke pabrik rokok ini seperti terlempar ke Gombong di tahun 1940an. Para pelintingnya ibu-ibu usia 60-70an, mengenakan kebaya dan kain. Mereka asyik berceloteh sambil meramu rokok yang hanya terdiri dari tembakau, klembak, dan kemenyan. Meskipun kemenyan dipercaya memiliki khasiat untuk kesehatan, aroma mistisnya membuat rokok klembak menyan menjadi pelengkap sesajen di banyak tempat.

Sementara di salah satu sudut ruang, tak jauh dari gudang tembakau yang beraroma khas, terdengar suara kayu beradu. Itu adalah para pekerja (yang kakek-nenek juga!) tengah menumbuk kemenyan. Pekerja dan peralatan seakan ingin mengabarkan panjangnya garis waktu yang telah dilalui rokok klembak menyan dan bagaimana rokok itu telah menjadi saksi hidup para pekerjanya.

Selepas dari pabrik rokok, kita bisa menyusur ke utara, sepanjang jalan yang bisa jadi adalah titik nol kota Gombong: tempat pertemuan Jalan Puring, Jalan Yos Sudars,o dan Jalan Sempor Lama.

Menuju utara di sepanjang Jalan Sempor Lama, di kanan jalan akan tampak sebuah gedung kecil antik di belakang toko plastik. Beberapa bagian masih asli, menampakkan corak khas Tionghoa. Ini adalah gedung perkumpulan kematian, yang dulu merupakan gedung Komunitas Tionghoa (Tjung Hwa Tjung Hwi). Di sini kita masih dapat menyaksikan peti-peti mati tradisional Tionghoa yang per buahnya berharga puluhan juta.

Gedung ini dan beberapa gedung di sekitarnya menjadi saksi perjalanan interaksi sosial dan budaya antara masyarakat Tionghoa dan masyarakat lokal. Jika beruntung mendapatkan pemandu yang tepat, kita akan mendapatkan kisah yang menarik sekaligus menjadi gambaran betapa beragamnya bentuk-bentuk kebudayaan yang menjadi pondasi awal berdirinya Kota Gombong.

Sumber: kebumenmuda.com

Tak jauh ke arah utara, di sebelah kiri jalan, berdirilah ikon baru wisata Gombong: Roemah Martha Tilaar. Gedung yang dibangun pada tahun 1920 ini merupakan rumah tinggal keluarga Liem Siauw Lam, seorang pengusaha Tionghoa yang sangat berpengaruh saat itu. Di rumah ini lahir cucu yang kelak menjadi pengusaha kosmetik ternama, yaitu Ibu Martha Tilaar.

Saat ini Roemah Martha Tilaar telah menjadi salah satu obyek wisata budaya dan edukasi. Ada banyak nuansa bisa dirasakan di obyek wisata satu ini. Dari segi budaya,  tempat ini berusaha mengenalkan nilai-nilai sejarah dan warisan budaya leluhur yang amat terasa dalam rumah ini. Dilihat dari sejarah kota Gombong yang banyak didiami oleh komunitas Belanda dan Tionghoa, secara interior pun dapat dilihat beberapa gaya yang dipengaruhi oleh seni dari Eropa dan Tiongkok. (Sumber: Artikel kebumenmuda.com Foto cakrawalatourtravel.com)

   

Other Article

Travelling Saat Musim Hujan Tak Jadi Soal Setelah Membaca Tips ini

TripTrus.Com - Ingin Travelling disaat musim hujan? Kenapa Takut! travelling memang suatu kegiatan yang menyenangkan bagi semua manusia. bukan hanya sekedar gaya hidup saja, tapi saat ini travelling dijadikan sebagai salah satu kebutuhan manusia untuk menyegarkan pikiran dari kejenuhan rutinitas sehari-hari. bahkan saat ini travelling juga dijadikan suatu hobi terutama bagi kita yang tinggal di kota-kota besar.   Viajando... Traveling... #recorriendoargentina #rutasentrerrianas #viajandoconlluvia #rain #travelingrain A post shared by Silvana Rosa (@sashayseuz) onJul 2, 2016 at 6:36am PDT Jika semua rencana telah disusun secara matang. baik budget, destinasi mana saja yang akan dikunjungi dan penginapan telah di booking. rasanya guyuran hujan bukanlah jadi penghalang kita untuk melakukan travelling. dan rencana travelling kalian bisa berjalan dengan mulus jika semua persiapan matang dipersiapkan. namun, kita juga harus tetap waspada akan situasi tertentu. karena ada beberapa destinasi wisata yang cukup berbahaya untuk dikunjungi saat musim hujan. seperti pantai, pegunungan atau air tejun. Tapi kalian tak perlu khawatir. Berikut kita berikan Tips Traveling saat musim hujan, agar kalian tetap aman dan nyaman saat travelling. dan berikut ini beberapa Tipsnya : 1. Tentukan Destinasi Pastikan tempat wisata yang hendak kalian kunjungi tempat yang aman disaat musim hujan, karena travelling disaat musim hujan sangat berbeda dengan musim kemarau. disaat musim hujan, kita memang dituntut untuk lebih selektif memilih destinasi wisata yang akan kita kunjungi. kalian ga mau kan saat berlibur kalian terjebak banjir atau justru datang ketempat yang berbahaya untuk dikunjungi saat musim hujan. jangan sampai hal tersebut membuat liburan kalian jadi berantakan. 2. Cari Destinasi Wisata Indoor saat musim penghujan seperti ini, rasanya memilih tempat wisata indoor merupakan pilihan yang tepat. terutama bagi kalian yang sudah berpasangan dan memiliki  anak. karena wisata indoor lebih minim resiko  disaat musim hujan. sebelum berangkat, buatlah rute perjalanan kalian. mana saja tempat wisata indoor yang bisa  dikunjungi. seperti museum, indoor themepark atau pameran benda bersejarah. jangan lupa kalian pastikan dahulu jam beroperasi tempat-tempat tersebut. 3. Bawa Juga Payung dan Jas Hujan di musim hujan seperti ini, payung dan jas hujan adalah barang yang paling wajib kalian bawa dalam koper atau tas ransel kalian. karena payung dan jas hujan mampu melindungi tubuh kalian dari guyuran hujan yang dapat membuat kondisi tubuh menurun dan pada akhirnya rencana liburan kalian berantakan. untuk itu payung dan jas hujan wajib banget kalian bawa saat travelling di waktu musim penghujan seperti ini. 4. Baju Hangat nah, selain payung dan jas hujan barang satu ini memang tak boleh ketinggalan untuk dibawa. karena baju hangat seperti jaket, long coat, sweater atau capuchon yang berbahan tebal sangat berguna untuk menahan hawa dingin yang datang menerpa tubuh kita. sudah dipastikan jika kita berlibur disaat musim penghujan seperti ini suhu udara akan menjadi lembab dan dingin. apalagi jika kalian mengunjungi daerah puncak atau kawasan pegunungan. jadi Baju hangat sangatlah diperlukan dalam perjalanan. 5. Pilihlah Penerbangan Langsung jika kalian berlibur ke tempat yang cukup jauh dan memerlukan pesawat sebagai alat transportasi utamanya, pastikan kalian memilih penerbangan langsung sebagai alternatifnya. karena melakukan perjalanan berlibur disaat musim hujan seperti ini, dengan memilih penerbangan langsung bukan transit atau connection flight adalah pilihan yang tepat. walaupun harga yang kalian peroleh sedikit lebih mahal dari penerbangan reguler biasanya. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir resiko delay yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi akibat cuaca yang tidak bersahabat. sebab, delay akibat cuaca tidak bisa di prediksi kapan akan berakhirnya. enggak mau dong waktu kalian hanya habis untuk menunggu keberangkatan pesawat yang belum tahu kepastiannya. 6. Bawalah Obat-obatan dan Peralatan Ekstra berlibur disaat musim hujan seperti ini hal yang dipersiapkan memang sedikit lebih ekstra dibandingkan jika berlibur disaat musim panas. karena disaat musim penghujan seperti ini cuaca akan berubah-ubah tidak menentu. oleh karena itu, ada baiknya jika kita juga tak lupa menyediakan obat-obatan dalam daftar barang bawaan yang wajib selalu ada dalam tas kita. karena hal tersebut bermanfaat untuk mengantisipasi penyakit yang biasa timbul disaat musim penghujan. sediakanlah obat-obatan untuk penyakit ringan untuk yang sering dialami saat musim penghujan tiba seperti flu dan demam. selain itu, jangan lupa juga untukmembawa erlengkapan ekstra lainnya seperti BagPackcover anti air, casing underwater, Dry Bag dan sendal tahan air. 7. Berburu Kuliner Hangat salah satu aktivitas yang bisa kalian lakukan pada saat hujan adalah berburu kuliner hangat bersama teman atau keluarga. contohnya jika kalian sedang menyambangi Kota Gudeg Yogya, kalian bisa mencicipi menu Bakmi Godog atau semangkuk wedang ronde sebagai penghangat tubuh. atau jika kalian saat berkunjung ke Bandung kalian bisa mencoba Cuanki Serayu, Batagor Kuah Kingsley atau segelas wedang bajigur. dijamin tubuh kalian akan selalu hangat dan fit. 8. Pastikan Tubuh dalam Keadaan Fit pada saat musim penghujan saat ini seringkali membuat kondisi tubuh kita menurun, untuk itu sebelum melakukan travelling pastikan kondisi tubuh kalian dalam keadaan fit  dan persiapkan kondisi tubuh kita dengan baik. Jangan sampai pada saat travelling kalian tidak bisa menikmati suasana yang menyenangkan akibat kondisi tubuh yang sedang tidak fit. untuk itu jagalah selalu dengan mengkonsumsi vitamin C dan selalu makan makanan yang bergizi bagi tubuh. (Sumber: Artikel telusurindonesia.com, Foto freepik.com)  ...
more.

Hal-Hal Menarik Lain Selain Kemacetan di Jakarta!

TripTrus.Com - Bila berbicara tentang Jakarta pasti ada satu hal yang paling melekat dengan Kota ini, yaitu “Kemacetan”. Memang kemacetan menjadi sesuatu hal biasa di Jakarta. Segala bentuk sumpah serapah selalu terlontar setiap hari oleh penduduknya maupun pendatang yang berkatifitas di Jakarta. Bagaimana tidak, kemacetan sudah seperti menu yang harus mereka santap setiap hari. Kota Jakarta tercinta ini memang keras dan hanya orang-orang bermental baja yang bisa bertahan katanya. Di luar dari kemacetan serta segala sumpah serapah juga banyak hal-hal menarik yang bisa kita sebut kebahagian lain Kota Jakarta. Dan semestinya pula kita bisa menikmati Jakarta dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Dari itu kita intip hal-hal menarik apa saja yang bisa kita nikmati di Jakarta: 1.      Jingga Senja Menggoda “Bersepeda di kala senja. Mengejar mentari tengelam. Hangat jingga temani rasa, nikmati Jakarta”. Mengutip sepenggal lirik dari Banda Neira berjudul Senja di Jakarta, tidak ada salahnya kita menikmati kota ini dalam bentuk senja. Karena senja di Jakarta tidak kalah mengagumkan dari kota-kota lain di Indonesia. Banyak tempat-tempat yang bisa menyajikan senja yang menggoda, contoh: Pelabuhan Sunda Kelapa Sumber: Foto indahfajarwatii.blogspot.com Stasiun Gambir Sumber: Foto panoramio.com Jembatan Four Season Kuningan Sumber: Foto geospotter.org 2.      Sejarah Dari Museum Jika ada yang bilang Jakarta itu kotanya Mall, itu benar adanya. Tapi, ada yang perlu kita ketahui bahwa Jakarta adalah Kota pemilik Museum terbanyak di Indonesia. Tercatat ada sekitar 47 Museum ada di Jakarta. Selain harga tiket masuknya yang murah, museum-museum juga bisa menjadi tempat kita belajar sejarah bangsa Indonesia dan benda-benda karya seni lainnya yang menjadi koleksi museum tersebut, contoh: Museum Fatahillah Sumber: Foto yukpiknik.com Museum Basoeki Abdullah Sumber: Foto wikimedia.org Museum Wayang Sumber: Foto sindonews.net 3.      Berburu Kuliner Malam Jakarta kalau urusan kuliner jangan ditanya lagi. Juara!!! Berbagai jenis kuliner, mulai dari harga kaki lima hingga bintang lima semua tumpah ruah tersedia di Jakarta. Jadi jangan takut susah kulineran di Jakarta. Terlebih jika malam tiba, pusat kuliner malam bisa menjadi salah satu obat pusing dari kemacetan yang menyergap kota ini. Beberapa tempat kuliner malam bisa menjadi rekomendasi kalian untuk menuntaskan lapar,contoh: Pasar Santa Sumber: Foto 30harikotakubercerita.poscinta.com Jajanan Rawamangun Sumber: Foto jajanbeken.blogspot.com 4.      Kesejukan Taman Kota Di Kota tetangga tepatnya di Kota Bandung, banyak sekali taman-taman Kota yang disulap menjadi lebih menarik. Tanpa perlu membandingkannya, Jakarta juga memiliki taman-taman kota yang tidak kalah sejuknya. Meski tidak terlihat semanarik taman-taman Kota di Bandung, Taman Kota di Jakarta bisa menjadi tempat bersantai, berolah raga, foto-foto juga mengeluarkan segala ekspersi, contoh: Taman Menteng Sumber: Foto forumtempatwisata.com Taman Ayodya Sumber: Foto jakartakita.com Taman Suropati Sumber: Foto tripadvisor.com Mungkin hal-hal menarik di atas bisa menjadi tempat kita untuk sedikit bersembunyi dari kemacetan Kota Jakarta. Banyak orang berkata: “Bahagia Itu Sederhana”., jadi mari kita buat sederhana untuk menikmati Kota ini dan berbaghagialah di Jakarta. Enjoy Jakarta! (Sumber: Artikel Amieykha, Foto tourist-destinations.com)...
more.

Buat Para Jomblo, Ini 6 Tips Traveling Untuk Kalian

TripTrus.Com - Jomblo bukan akhir dari segalanya, cobalah untuk pergi traveling dan nikmatilah hidup. Siapa tahu anda menemukan pujaan hati dan jatuh cinta pada seseorang saat melakukan traveling. Bepergian seorang diri akan lebih mengasyikkan bila anda benar-benar bisa menikmati dan memanfaatkan setiap momen dalam kegiatan traveling yang anda lakukan. Berikut 6 Tips traveling bagi penyandang status Jomblo  :)  1. Pilih Tempat Liburan yang Asyik Setiap individu pasti mempunyai minat yang berbeda-beda dalam menentukan tempat tujuan wisata, agar tidak mati gaya pilihlah tempat tujuan wisata sesuai dengan minat dan selera anda seperti ke pantai, gunung, keliling kota wisata atau bahkan ke luar negeri. Tentukan, pilih dan nikmati liburan sobat wisesatravel meskipun sedang bepergian seorang diri. 2. Siapkan Pakaian yang Terbaik Dengan berpakaian dan berpenampilan yang oke tentunya akan menunjang rasa percaya diri sobat wisesatravel, untuk itu persiapkan pakaian dan aksesori yang terbaik dalam ransel atau koper agar bisa menunjang penampilan selama traveling. Namun jangan sampai berlebihan, berusahalah untuk menyesuaikan pakaian dengan tempat dan suasana tempat wisata tujuan anda, jangan malah menjadi bahan tertawaan karena memakai jas di teriknya sinar matahari pantai  :)3. Usahakan Menginap di Hotel Backpacker   Di beberapa kawasan wisata seperti Bali, banyak terdapat hotel maupun penginapan yang memang diperuntukkan bagi backpacker dari segala penjuru negeri ataupun luar negeri. Berusahalah membaur dengan mereka dengan menginap bersama sehingga memungkinkan anda untuk bertemu dan mengenal banyak orang. Karena biasanya hotel backpacker menyediakan kamar dormitory dengan banyak tempat tidur dalam satu kamar, siapa tahu cinta anda bisa bersemi dengan traveler dari luar negeri, bisa untung bukan? Namun faktor kewaspadaan harus tetap di jaga, karena bisa jadi ada beberapa traveler yang memanfaatkan kondisi seperti ini untuk melakukan kejahatan.   4. Ikuti Aktifitas dengan Banyak Orang Selama melakukan traveling usahakan melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang, dengan bertemu orang-orang baru jendela dunia anda akan terbuka, kesempatan untuk bertemu pujaan hati akan terbuka lebar. Ikutlah tur rombongan dalam jumlah yang besar untuk menikmati traveling sobat wisesatravel. Bila belum puas lakukan kegiatan-kegiatan outdor lain seperti rafting, cobalah untuk berkenalan dengan anggota rombongan rafting lainya    5. Bersikap Terbuka Biarkan pikiran positif sobat wisesatravel bekerja, dengan berpikiran positif akan membantu seorang jomblo menerima kedatangan orang-orang baru dalam hidupnya. Dengan pikiran terbuka akan lebih mudah menerima dan berkenalan dengan sosok baru selama melakukan aktifitas traveling, sehingga bisa di pastikan anda akan mempunyai banyak kenalan dan bisa menikmati kegiatan traveling meskipun pada awalnya hanya bepergian seorang diri.6. Menjadi Diri Sendiri Meskipun sedang menyandang status jomblo, selalu usahakan menjadi diri sendiri, jangan pernah merubah diri hanya untuk mengikuti tren supaya disukai banyak orang. Menjadi diri sendiri adalah modal terbaik dalam upaya merubah status jomblo para sobat wisesatravel. Lakukan apa yang anda suka selama itu tidak merugikan orang lain dan mengganggu ketertiban umum. Hormati orang disekeliling anda, niscaya orang lain akan menaruh hormat kepada anda.   Dengan menikmati traveling yang sobat wisesatravel lakukan, sedikit banyak akan membuka peluang bagi para jomblo untuk mendapatkan kembali sesuatu yang telah lama hilang. Selamat berjuang dan tetaplah semangat.  (Sumber: Artikel wisesatravel.com, Foto kataalien.wordpress.com)...
more.

Comment

ButikTrip.com
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Sumba
14 - 17 Nov 2019
Derawan Labuhan Cermin
14 - 17 Nov 2019
Dataran Tinggi Dieng
15 - 17 Nov 2019
Sailing Komodo
15 - 17 Nov 2019
Belitung
15 - 17 Nov 2019
Pulau Pahawang
15 - 17 Nov 2019
×

...