TripTrus.Com - Nih, ada kabar seru nih buat kalian semua! West Java Festival 2023 yang bakal digelar tanggal 2-3 September 2023 udah jadi perbincangan asyik. Nah, jadi gini, Kota Bandung sebagai tuan rumahnya lagi ngarepin banget acara spesial ini bisa bikin gebrakan keren.
Kata Eric MA, yang jagain urusan perekonomian dan pembangunan di Pemkot Bandung, West Java Festival 2023 bakal bikin semangat lagi deh sektor pariwisata sama ekonomi. Gak cuma itu, acara keren ini juga bakal ngasih efek bahagia buat kita semua.
"Kita di Pemkot Bandung mendukung banget acara WJF ini yang digelar di Kota Bandung. Jadi, pariwisata sama ekonomi di Bandung dan Jabar bisa bangkit lagi gara-gara ini," kata Eric.
"Dan yang gak kalah penting, ini juga bisa ngebikin bahagia warga Jabar dan Bandung yang udah hampir tiga tahun terjebak pandemi. Kita semua mesti dukung acara ini bareng-bareng," tambahnya.
Gak cuma itu aja, ada karnaval seru yang bakal ngeluarin berbagai budaya dari seluruh Jawa Barat. Eric berharap Kota Bandung bakal ramai dikunjungin wisatawan, baik yang lokal atau yang dari luar negeri. "Acara ini juga buat ngejaring wisatawan lokal dan mancanegara, lho! Soalnya, di WJF ini ada karnaval yang bakal nunjukin budaya dari 27 kabupaten dan kota di Jabar," kata Eric dengan semangat.
Lebih lanjut, Eric bilang kalo mereka udah siapin segala persiapan buat West Java Festival. Salah satu yang mereka perhatiin banget adalah jangan sampe acara seru ini ngeganggu aktivitas keseharian warga.
"Pasti bakal ada keramaian sih, tapi jangan khawatir, udah siapin tempat parkir, atur lalu lintas, dan pasang petugasnya. Jadi, meski ada macet-macetnya, kendaraan tetap bisa jalan lancar. Kita berharap WJF ini berjalan sukses, pesertanya senang, dan warganya juga bahagia," cerita Eric dengan semangat lagi.
[Baca juga : "Mass Bai Festival 2023"]
Buat West Java Festival 2023 ini, Eric punya target supaya hotel-hotel di Kota Bandung rame-rame penuh. Dia kira-kira puluhan ribu orang bakal memadati Bandung dalam dua hari WJF berlangsung.
"Nih, kita harapkan dengan peserta karnaval dari 27 kabupaten dan kota, masing-masing bawa rombongan 50-75 orang, udah bisa lebih dari seribu orang, loh. Belum lagi yang mau nonton konser, diperkirakan 35 ribu orang. Belum lagi yang pengen main ke bazar dan pameran. Kita harapkan acara ini bisa jadi magnet buat semua orang Indonesia buat datang ke Bandung," cerita Eric dengan antusias. (Sumber Foto: @ega_robot_official)
Jun/13 | Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026
TripTrus.Com - Kalau ngomongin festival budaya paling ikonik di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali (PKB) jelas masuk daftar teratas. Event tahunan yang udah jadi kebanggaan masyarakat Bali ini bukan cuma sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi berbagai tradisi, adat, dan warisan budaya yang terus dijaga lintas generasi. Melalui semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, PKB hadir sebagai bentuk nyata upaya melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan seni budaya Bali agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
View this post on Instagram
A post shared by Dartha Sii Muggle (@dartha_muggle)
Tahun ini, Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026 kembali digelar di Kota Denpasar dan siap menyuguhkan pengalaman budaya yang lebih meriah, kreatif, dan penuh warna. Mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha”, festival ini mengajak masyarakat untuk memuliakan jiwa menuju kesempurnaan melalui seni, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur Bali. Bukan cuma buat pecinta budaya, acara ini juga cocok banget buat lo yang ingin melihat sisi autentik Bali yang mungkin belum pernah lo temui sebelumnya.
Selama penyelenggaraannya, PKB menjadi panggung bagi beragam ekspresi seni, mulai dari seni klasik, tradisi Bali Aga, hingga karya-karya kontemporer dari para maestro dan seniman muda berbakat. Format acaranya pun super lengkap, mulai dari pawai budaya, parade seni, pergelaran, lomba, pameran, lokakarya, sampai diskusi budaya yang seru dan inspiratif. Nggak heran kalau banyak orang menyebut PKB sebagai “monumen hidup” kebudayaan Bali karena terus berkembang tanpa kehilangan akar tradisinya.
[Baca juga : "Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Dan Grebeg Suro 2026"]
Menariknya lagi, festival ini bukan hanya menjadi ruang apresiasi bagi para seniman lokal, tetapi juga jendela budaya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di sini, lo bisa melihat langsung berbagai kesenian yang berasal dari desa-desa di seluruh Bali, lengkap dengan karakter dan keunikan masing-masing daerah. Pengalaman ini bikin pengunjung bisa merasakan esensi budaya Bali yang asli, jauh lebih dekat daripada sekadar melihatnya di media sosial atau brosur wisata.
Rangkaian kemeriahan PKB 2026 juga menghadirkan berbagai pertunjukan spektakuler yang sayang banget untuk dilewatkan. Pada 5–7 Juni 2026, masyarakat dapat menikmati beragam pementasan seni tradisional di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana dan Areal Taman Bung Karno, mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai. Berbagai penampilan seperti Joged, Angklung Kebyar, hingga Gong Kebyar mebarung siap menghidupkan suasana dengan energi dan dinamika khas Bali yang bikin penonton terpukau.
Nggak cuma suguhan seni pertunjukan, area festival juga diramaikan oleh berbagai stand kuliner dan kerajinan khas Bali. Jadi setelah puas menikmati pertunjukan, lo bisa lanjut berburu makanan tradisional, produk UMKM kreatif, hingga karya kerajinan lokal yang unik dan estetik. Cocok banget buat lo yang suka eksplor budaya sambil berburu konten Instagram atau TikTok yang anti-mainstream.
Digelar di Denpasar, Bali, pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026, PKB menjadi momentum penting untuk merayakan harmoni antara tradisi dan inovasi. Festival ini membuktikan bahwa budaya bukan sesuatu yang kuno atau ketinggalan zaman, melainkan identitas yang terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan generasi masa kini. Jadi, kalau lo lagi cari pengalaman yang nggak cuma seru tetapi juga penuh makna, PKB 2026 adalah destinasi yang wajib masuk bucket list lo tahun ini. (Sumber Foto @dickyyanuarrm)
...
more.