TripTrus.Com - Pelaksanaan Wakatobi Wonderful Festival and Expo (Wave) di Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal digelar selama lima hari, nih, guys, mulai tanggal 26-30 Oktober 2023!
Nah, loh, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Wakatobi, Nadar, cerita gini nih. Tahun ini acaranya masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) dan punya tema yang keren, yakni "Wakatobi Wave Bertabur Pesona Wakatobi Sentosa".
Kata Nadar lagi, mereka pengen banget menggabungkan budaya lokal kita yang keren abis dengan event ini. Kebetulan banget, daerah Wakatobi ini punya budaya yang super kaya. Trus, Wakatobi juga jadi prioritas nasional buat pariwisata dan tempat yang kreatif banget, jadi sesuai banget dengan visi mereka buat Wakatobi yang sentosa.
Nah, Nadar juga bilang, Wakatobi Wave ini bukan cuma punya Wakatobi, tapi milik kita semua, guys, Sultra dan Indonesia! Jadi, buat nyelenggarain acara keren ini, kita semua harus ikut andil, ya!
Nah, di acara ini, ada banyak pihak yang ikut andil, guys, seperti pemerintah daerah, masyarakat, dan sponsor-sponsor keren kayak Bank Indonesia (BI) dan pemerintah provinsi. Pastinya, Kementerian Pariwisata juga turut mendukung.
[Baca juga : "Bintan Triathlon 2023"]
Nadar bilang lagi, harapannya sih biar acara Wakatobi Wave ini bawa manfaat banget, mulai dari ekonomi, budaya, sampe promosi pariwisata Wakatobi. Kayaknya, ini peluang banget buat pelaku usaha pariwisata di sana buat ngemas acara ini jadi paket wisata yang menarik. Jadi, semoga banyak banget wisatawan yang datang pas Wakatobi Wave!
Jadi, guys, semuanya bakal disiapin dengan cermat biar acara ini bisa maksimal banget dalam nunjukin budaya keren kita di Wakatobi. Gitu, deh! (Sumber Foto: @iklanmasal)
Jun/13 | Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026
TripTrus.Com - Kalau ngomongin festival budaya paling ikonik di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali (PKB) jelas masuk daftar teratas. Event tahunan yang udah jadi kebanggaan masyarakat Bali ini bukan cuma sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi berbagai tradisi, adat, dan warisan budaya yang terus dijaga lintas generasi. Melalui semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, PKB hadir sebagai bentuk nyata upaya melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan seni budaya Bali agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
View this post on Instagram
A post shared by Dartha Sii Muggle (@dartha_muggle)
Tahun ini, Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026 kembali digelar di Kota Denpasar dan siap menyuguhkan pengalaman budaya yang lebih meriah, kreatif, dan penuh warna. Mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha”, festival ini mengajak masyarakat untuk memuliakan jiwa menuju kesempurnaan melalui seni, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur Bali. Bukan cuma buat pecinta budaya, acara ini juga cocok banget buat lo yang ingin melihat sisi autentik Bali yang mungkin belum pernah lo temui sebelumnya.
Selama penyelenggaraannya, PKB menjadi panggung bagi beragam ekspresi seni, mulai dari seni klasik, tradisi Bali Aga, hingga karya-karya kontemporer dari para maestro dan seniman muda berbakat. Format acaranya pun super lengkap, mulai dari pawai budaya, parade seni, pergelaran, lomba, pameran, lokakarya, sampai diskusi budaya yang seru dan inspiratif. Nggak heran kalau banyak orang menyebut PKB sebagai “monumen hidup” kebudayaan Bali karena terus berkembang tanpa kehilangan akar tradisinya.
[Baca juga : "Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Dan Grebeg Suro 2026"]
Menariknya lagi, festival ini bukan hanya menjadi ruang apresiasi bagi para seniman lokal, tetapi juga jendela budaya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di sini, lo bisa melihat langsung berbagai kesenian yang berasal dari desa-desa di seluruh Bali, lengkap dengan karakter dan keunikan masing-masing daerah. Pengalaman ini bikin pengunjung bisa merasakan esensi budaya Bali yang asli, jauh lebih dekat daripada sekadar melihatnya di media sosial atau brosur wisata.
Rangkaian kemeriahan PKB 2026 juga menghadirkan berbagai pertunjukan spektakuler yang sayang banget untuk dilewatkan. Pada 5–7 Juni 2026, masyarakat dapat menikmati beragam pementasan seni tradisional di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana dan Areal Taman Bung Karno, mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai. Berbagai penampilan seperti Joged, Angklung Kebyar, hingga Gong Kebyar mebarung siap menghidupkan suasana dengan energi dan dinamika khas Bali yang bikin penonton terpukau.
Nggak cuma suguhan seni pertunjukan, area festival juga diramaikan oleh berbagai stand kuliner dan kerajinan khas Bali. Jadi setelah puas menikmati pertunjukan, lo bisa lanjut berburu makanan tradisional, produk UMKM kreatif, hingga karya kerajinan lokal yang unik dan estetik. Cocok banget buat lo yang suka eksplor budaya sambil berburu konten Instagram atau TikTok yang anti-mainstream.
Digelar di Denpasar, Bali, pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026, PKB menjadi momentum penting untuk merayakan harmoni antara tradisi dan inovasi. Festival ini membuktikan bahwa budaya bukan sesuatu yang kuno atau ketinggalan zaman, melainkan identitas yang terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan generasi masa kini. Jadi, kalau lo lagi cari pengalaman yang nggak cuma seru tetapi juga penuh makna, PKB 2026 adalah destinasi yang wajib masuk bucket list lo tahun ini. (Sumber Foto @dickyyanuarrm)
...
more.