Tahun ini semarak Legian Beach Festival akan berlangsung pada 26-29 Agustus 2016 di sepanjang Pantai Legian, Bali, mulai dari The Stones Hotel menuju Padma Resort. Lewat acara tersebut dan pantai Legian yang terkenal sebagai salah satu pantai favorit, baik budaya maupun tradisi Bali diperkenalkan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Legian Beach Festival 2016 akan diisi dengan kegiatan seni dan tradisi yang menghiasi acara, seperti tari-tarian, fetsival kuliner Indonesia, suvenir, fashion parade, mini pageant, surfing dan olahraga air lainnya. Baik artis lokal dan nasional berpartisipasi dalam acara ini, diantaranya Legian Legend, /rif, Navicula dan The Groove.
Di tahunnya yang ke-8, Leagian Beach Festival juga menampilkan tarian spesial yaitu Tari Joged Bungbung dengan nilai-nilai yang sebenarnya, karena tarian tersebut selama ini diklaim erotis. Selain itu, Legian Beach Festival 2016 akan menggelar aktivitas menarik khusus untuk anak-anak seperti melukis dan menggambar serta kompetisi menari.
Bagi penggemar surfing, dihadirkan sesi khusus bersama pelatih profesional dari lintas negara. Anda pun dapat menikmati kompetisi fun bike yang juga diadakan pihak penyelenggara.
Tujuan dari diadakannya Legian Beach Festival adalah untuk mempromosikan pariwisata wilayah utara Kuta, serta mengundang pengunjung untuk menemukan dan mengenal lebih banyak budaya Indonesia dari pertunjukan-pertunjukan yang disuguhkan.
Legian selama ini dikenal sebagai salah satu area tujuan wisata teramai di Bali yang dipenuhi toko, bar, hotel dan kelab dimana kehidupan malam di Bali seakan tidak berhenti berdenyut. Hotel-hotel di sini begitu spesial karena mayoritas terletak di sisi pantai sehingga akses wisatawan dengan pantai sangatlah mudah. Pantai-pantai di Legian memiliki pasir putih, namun relatif lebih sepi jika dibandingkan pantai-pantai di Kuta. (Sumber: Artikel pesona.indonesia.travel Foto idtraveladdict.com)
Jun/13 | Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026
TripTrus.Com - Kalau ngomongin festival budaya paling ikonik di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali (PKB) jelas masuk daftar teratas. Event tahunan yang udah jadi kebanggaan masyarakat Bali ini bukan cuma sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi berbagai tradisi, adat, dan warisan budaya yang terus dijaga lintas generasi. Melalui semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, PKB hadir sebagai bentuk nyata upaya melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan seni budaya Bali agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
View this post on Instagram
A post shared by Dartha Sii Muggle (@dartha_muggle)
Tahun ini, Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026 kembali digelar di Kota Denpasar dan siap menyuguhkan pengalaman budaya yang lebih meriah, kreatif, dan penuh warna. Mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha”, festival ini mengajak masyarakat untuk memuliakan jiwa menuju kesempurnaan melalui seni, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur Bali. Bukan cuma buat pecinta budaya, acara ini juga cocok banget buat lo yang ingin melihat sisi autentik Bali yang mungkin belum pernah lo temui sebelumnya.
Selama penyelenggaraannya, PKB menjadi panggung bagi beragam ekspresi seni, mulai dari seni klasik, tradisi Bali Aga, hingga karya-karya kontemporer dari para maestro dan seniman muda berbakat. Format acaranya pun super lengkap, mulai dari pawai budaya, parade seni, pergelaran, lomba, pameran, lokakarya, sampai diskusi budaya yang seru dan inspiratif. Nggak heran kalau banyak orang menyebut PKB sebagai “monumen hidup” kebudayaan Bali karena terus berkembang tanpa kehilangan akar tradisinya.
[Baca juga : "Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Dan Grebeg Suro 2026"]
Menariknya lagi, festival ini bukan hanya menjadi ruang apresiasi bagi para seniman lokal, tetapi juga jendela budaya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di sini, lo bisa melihat langsung berbagai kesenian yang berasal dari desa-desa di seluruh Bali, lengkap dengan karakter dan keunikan masing-masing daerah. Pengalaman ini bikin pengunjung bisa merasakan esensi budaya Bali yang asli, jauh lebih dekat daripada sekadar melihatnya di media sosial atau brosur wisata.
Rangkaian kemeriahan PKB 2026 juga menghadirkan berbagai pertunjukan spektakuler yang sayang banget untuk dilewatkan. Pada 5–7 Juni 2026, masyarakat dapat menikmati beragam pementasan seni tradisional di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana dan Areal Taman Bung Karno, mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai. Berbagai penampilan seperti Joged, Angklung Kebyar, hingga Gong Kebyar mebarung siap menghidupkan suasana dengan energi dan dinamika khas Bali yang bikin penonton terpukau.
Nggak cuma suguhan seni pertunjukan, area festival juga diramaikan oleh berbagai stand kuliner dan kerajinan khas Bali. Jadi setelah puas menikmati pertunjukan, lo bisa lanjut berburu makanan tradisional, produk UMKM kreatif, hingga karya kerajinan lokal yang unik dan estetik. Cocok banget buat lo yang suka eksplor budaya sambil berburu konten Instagram atau TikTok yang anti-mainstream.
Digelar di Denpasar, Bali, pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026, PKB menjadi momentum penting untuk merayakan harmoni antara tradisi dan inovasi. Festival ini membuktikan bahwa budaya bukan sesuatu yang kuno atau ketinggalan zaman, melainkan identitas yang terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan generasi masa kini. Jadi, kalau lo lagi cari pengalaman yang nggak cuma seru tetapi juga penuh makna, PKB 2026 adalah destinasi yang wajib masuk bucket list lo tahun ini. (Sumber Foto @dickyyanuarrm)
...
more.