shop-triptrus

Lampung Krakatau Festival 2019


When
: 21 - 25 Aug 2019
Location
: Bandar Lampung, Lampung
Short URL
: http://triptr.us/lpM9

TripTrus.Com - Pada tanggal  21 hingga 25 Agustus 2019, sorotan akan beralih ke sisa-sisa gunung berapi Krakatau yang perkasa di Selat Sunda yang terletak di antara Jawa dan Sumatra, ketika Festival Krakatau Lampung 2019 berlangsung. Sebagai acara utama Lampung, - provinsi paling selatan di Sumatra - festival ini bertujuan untuk mempromosikan Lampung dan semua keajaibannya sebagai salah satu tujuan wisata utama Indonesia.

Empat kegiatan utama yang dijadwalkan untuk Lampung Krakatau Festival 2019 adalah Pesona Kemilau Sai Bumi Ruwa Jurai, Expo Krakatau Lampung, Trip Krakatau dan Karnaval Budaya dan Tapis Lampung.

 
 
 
View this post on Instagram

Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim ( @noenia_ch ) turut memeriahkan kegiatan Karnaval Budaya dan Pakaian Fantasi (Tapis Karnaval) dalam rangka Festival Krakatau ke XXVIII Tahun 2018 yang dipusatkan di Lapangan Saburai, Kota Bandar Lampung, Minggu 26/8/2018. Ribuan masyarakat tumpah ruah di Lapangan Saburai untuk menyaksikan langsung kegiatan karnaval yang juga merupakan puncak gelaran Festival Krakatau XXVIII Tahun 2018 itu. Dimoment karnaval ini Chusnunia tidak hanya hadir dan duduk menyaksikan, tetapi ia juga ikut bergabung bersama rombongan karnaval asal Lampung Timur dengan memakai pakaian khas Lampung yakni sulam usus dipadukan dengan tapis dan bermahkotakan siger khas Melinting. Pada kegiatan karnaval yang diikuti oleh seluruh kabupaten atau kota di Lampung tersebut, rombongan peserta karnaval asal Kabupaten Lampung Timur sendiri berada di urutan kelima tepat di belakang rombongan Kota Metro. Lapangan Saburai yang terletak di Jalan Sriwijaya merupakan titik awal dimulainya karnaval sebelum akhirnya menuju Jalan Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Kartini, Jalan S Parman, Jalan Raden Intan kemudian kembali lagi ke Jalan Sudirman menuju Jalan Sriwijaya dan finish di Lapangan Saburai. Hadir pula pada acara tersebut Gubernur Lampung, M.Ridho Ficardo, Anggota Komisi X DPR Dwita Rita Gunadi, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementrian Pariwisata, Riwud Mujirahayu serta Kadis Pariwisata Kabupaten Lampung Timur, Almaturidi. Poto : @raden_nakula _ Sumber : Lampost.co _ #LampungCultureAndTapisCarnival #LampungKrakatauFestival2018 #PariwisataLampung #GenPiLampung #LampungTheTreasureOfSumatra #PesonaKemilauSaiBumiRuwaJurai #PesonaLampungKrakatauFestival2018 #PesonaKrakatauFestival2018 #PesonaIndonesia

A post shared by Lampung Timur Yay! (@lampungtimur) onAug 26, 2018 at 10:44pm PDT

Pesona Kemilau Sai Bumi Ruwa Jurai akan disorot dengan berbagai kegiatan yang mencakup Upacara Pembukaan resmi Lampung Krakatau Festival 2019, Expo Pariwisata, Bazaar Kuliner Lampung, Pertunjukan Seni dan Budaya, Pameran Fotografi Lampung selama bertahun-tahun, permainan anak-anak tradisional , dan lainnya. Memperingati letusan bersejarah dunia di Gunung Krakatau pada tanggal 26 Agustus 1883, Tur Krakatau akan membawa para peserta ke dalam perjalanan yang tak terlupakan di masa lalu. Tur akan dimulai di Kalianda dan ke Pulau Sebesi (pulau layak huni terdekat di dekat Krakatau) sebelum akhirnya mencapai Kepulauan Vulkanik Krakatau untuk menjejakkan kaki di Gunung Anak Krakatau atau anak Krakatau yang 'lahir' setelah letusan monumental. Sementara itu, Budaya Lampung dan Karnaval Tapis akan menampilkan atraksi budaya yang kaya di provinsi ini termasuk kain tradisional yang indah yang disebut Tapis.

Acara ini diharapkan dapat menyambut 5.000 wisatawan asing dan 20.000 wisatawan domestik, kata Menteri Pariwisata Arief Yahya. "Lampung Krakatau Festival adalah satu-satunya acara di provinsi Lampung yang merupakan bagian dari program 100 Kalender Acara Wonderful Indonesia tahun ini. Semoga, ini dapat membantu untuk membawa lebih banyak wisatawan ke Lampung," kata Arief.

[Baca juga : "Festival Teluk Ambon 2019"]

Krakatau adalah tujuan wisata sempurna untuk Lampung, karena sudah memiliki merek yang kuat secara global, kata Arief. Sementara itu Gubernur Lampung Ridho Ficardo mengatakan festival ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan jumlah kedatangan wisatawan, tetapi juga memperkuat merek Krakatau.

"Acara ini harus menjadi daya tarik wisata yang menarik serta platform promosi untuk tujuan wisata sambil tetap menyoroti dan melestarikan seni dan budaya otentik daerah," katanya. (Sumber: Artikel pedomanwisata.com Foto indonesia.travel)

   

Other Event

Sep/04 | Festival Payung Indonesia 2026

TripTrus.Com - Lo pasti mikir payung cuma barang biasa yang sering kelewat di pojokan kamar atau baru dicari pas hujan turun, kan? Eits, tahan dulu judgment lo, karena di Festival Payung Indonesia (FESPIN) 2026, payung disulap jadi karya seni megah yang estetis parah. Memasuki gelaran ke-13, event budaya paling hits ini siap balik lagi buat nemenin weekend lo dari tanggal 4 sampai 6 September 2026. Berlokasi di ruang terbuka yang adem banget, Taman Balekambang Solo, festival ini dijamin bakal jadi spot paling instagramable yang wajib banget masuk ke daftar kunjungan lo.       View this post on Instagram A post shared by Wiwik W Wijaya (@wiwikwwijaya) [Baca juga : "Festival Way Kambas 2026"] Tahun ini, FESPIN membawakan tema "Catra Padi – Sepayung Dewi Sri". Jadi, gak cuma sekadar buat cuci mata atau pamer konten di media sosial, gue mau cerita kalau festival ini punya filosofi yang dalem banget. Mereka mengangkat isu ketahanan pangan sekaligus mengingatkan kita semua tentang betapa krusialnya peran padi dalam sejarah dan peradaban bangsa. Semua pesan bernilai itu dibungkus ciamik lewat instalasi seni payung tradisional yang bakalan memanjakan mata lo. Yang bikin makin seru, FESPIN 2026 gak cuma ajang pameran biasa. Acara ini merangkul berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas seni lokal, pelaku ekonomi kreatif, aktivis lingkungan, sampai influencer favorit lo buat ngeramaiin suasana. Tambahan lagi, festival ini udah berskala internasional karena menjalin kerja sama sister-festival bareng Bosang Umbrella Festival yang legendaris dari Chiang Mai, Thailand. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan amankan tiket perjalanan lo ke Solo dan rasain sendiri keseruan kolaborasi budaya yang super epik ini! (Sumber Foto @kemenpar.ri)...
more.

Sep/04 | Festival Kota Lama Semarang 2026

TripTrus.Com - Buat lo yang lagi bingung weekend mau ke mana atau butuh tempat healing pas liburan, mendingan langsung catet tanggalnya! Dari tanggal 4 sampai 20 September 2026, Semarang bakal ngadain acara tahunan yang seru banget, yaitu Festival Kota Lama (FesKoLa) 2026. Selama sepuluh hari penuh, kawasan bersejarah yang sering dijuluki "Little Netherland" ini bakal disulap jadi perayaan budaya yang super ramai. Lo bisa ngerasain vibes bangunan heritage kuno yang dipadu sama sentuhan seni modern, instalasi ruang kota yang keren, sampai pertunjukan kelas dunia. Jujur, atmosfernya dijamin bikin lo betah nongkrong seharian!       View this post on Instagram A post shared by SEMARANG (@wisatasemarang) [Baca juga : "Festival Payung Indonesia 2026"] Selain cuci mata sama arsitektur kota tua yang estetik, ada banyak banget hiburan seru yang nggak boleh lo lewati. Mulai dari pameran cagar budaya, panggung musik jazz yang syahdu, parade lampion yang romantis, sampai kolaborasi budaya internasional yang bakalan ramai banget. Buat lo para pecinta outfit of the day, banyak banget spot foto Instagramable di setiap sudutnya. Nggak cuma itu, lidah lo juga bakal dimanjain sama deretan kuliner otentik khas Semarang dan pameran wastra nusantara. Nah, kabar paling indahnya lagi, lo bisa masuk dan jalan-jalan di kawasan Kota Lama Semarang ini secara gratis alias tanpa dipungut biaya entry. Tapi inget ya, beberapa acara atau program tematik tertentu tetap punya sistem tiket khusus yang bisa lo cek langsung di situs resminya festivalkotalama.com atau media sosial mereka. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan atur jadwal sama temen-temen lo buat main ke Semarang dan rasain sendiri keseruannya! (Sumber Foto promediateknologi.id)...
more.

Sep/04 | Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival 2026

TripTrus.Com - Kalau lo mikir kain tradisional itu cuma cocok dipakai pas kondangan atau acara formal yang kaku, siap-siap pikiran lo bakal terbantai habis! Pemerintah Kota Sawahlunto lagi siap-siap bikin gebrakan spektakuler lewat gelaran Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) 2026. Gak main-main, sebanyak 72 peserta siap unjuk gigi dan bikin arena karnaval bergetar dengan kreativitas tanpa batas. Event budaya tingkat internasional ini hadir buat membuktikan kalau Songket Silungkang—salah satu warisan budaya unggulan kebanggaan Indonesia—bisa tampil super mewah, trendi, dan relevan banget sama selera anak muda zaman now.       View this post on Instagram A post shared by maulana ibrahim (@maulana_ibrahim31) [Baca juga : "Festival Kota Lama Semarang 2026"] Mengusung tema ciamik “Songket Innovation in Luxury”, SISSCa 2026 bakal menyuguhkan perpaduan ciamik antara nilai estetika tradisi dan sentuhan modernisasi. Di sini, lo gak cuma bakal terpukau sama parade kostum-kostum megah nan futuristik berbahan dasar tenun songket, tapi juga bisa menyaksikan langsung bagaimana para pengrajin lokal memamerkan keahlian menenun secara tradisional di tempat. Buat lo yang ngaku anak konten dan suka berburu spot visual estetik, festival ini dijamin bakal jadi surga tersembunyi yang bikin feed Instagram maupun video TikTok lo banjir penonton! Keseruan acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 September 2026 di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat ini dipastikan gak bakal bikin lo bosan. Mulai dari ajang fashion show karya desainer ternama skala lokal hingga nasional, keseruan lomba melukis payung kote, sampai ajang unjuk kebolehan buat para fotografer lewat lomba fotografi, semuanya dikemas apik dan penuh warna. Gak lupa, ada pameran UMKM di Sawahlunto Ekonomi Kreatif Expo buat lo yang mau belanja produk lokal berkualitas, serta seminar internasional yang bakal mengupas tuntas masa depan inovasi wastra nusantara. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan atur jadwal liburan lo, ajak kawan-kawan lo, dan jadilah saksi kemilau Songket Silungkang yang mendunia! (Sumber Foto @muhammad_noli)...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Treaking Gunung Papandayan
19 - 20 Sep 2026
×

...