TripTrus.Com - Ngehits Banget! Nanti bulan September 2023, ada acara keren abis namanya Jelajah Pesona Jalur Rempah (JPJR) di Belitung Timur. Ini event JPJR di Belitung Timur tuh seru banget, fokusnya adalah ngelindungin, ngebangun, manfaatin, dan bikin budaya makin asyik buat acara pariwisata. Intinya ada dua hal penting banget: pertama, jadi alat buat majuin budaya dan ngebuat budaya jadi daya tarik wisata. Jadi, event JPJR di Belitung Timur ini jadi pusat banget buat bikin budaya jadi daya tarik buat pariwisata.
Event Jelajah Pesona Jalur Rempah ini udah masuk di jadwal nasional, namanya Kharisma Event Nusantara (KEN) Tahun 2023. Nggak cuma JPJR aja, event nasional lain juga diadain di Belitung, namanya Pesona Belitung Beach Festival 2023 bulan Juni kemaren juga masuk KEN 2023.
Si Widya Kemala Sari, bos dari Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga di Provinsi Bangka Belitung, bilang, "Yang masuk KEN itu dapet dana bantuan pusat, JPJR kan terkenal dengan rempah-rempah." Ini dia yang ngomong hari Rabu (26/7/2023).
Pemerintah provinsi juga bilang mereka suka banget sama daerah yang ajukan event buat masuk kalender KEN 2023. "Dengan event gede kaya gini, pasti bantu ekonomi daerah banget. Tapi di Babel ini, KEN masih jalanin proses, baru tanya kemaren ke kabupaten di Bangka, kapan masuk KEN?" tambahnya.
Tapi buat masuk KEN, event nasional harus diadain terus-menerus, biar bisa masuk kalender nasional. "Kegiatannya berurutan, acaranya juga gitu, biar masuk kalender event nasional. Kalau nggak berurutan, susah masuk kalender event nasional," bilang Widya.
Sebelum Jelajah Pesona Jalur Rempah 2023, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur bikin acara Workshop Kostum Figur Rempah. Tempatnya di Gedung Auditorium Zahari Mz, Manggar, tanggal 5-6 Juli 2023. Workshop ini diisi sama narasumber Ivan Fhanany dari Jember Fashion Carnaval (JVC), yang juga masuk dalam 10 event terbaik di Karisma Event Nusantara dari Kemenparekraf RI.
[Baca juga : "West Java Festival 2023"]
Tujuannya sih biar skill orang-orang di Beltim makin mantap dan bantu suksesin event JPJR di Belitung Timur yang bakal diadain tanggal 2-6 September 2023. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten, si Evi Nardi, bilang, "Workshop Kostum Figur Rempah ini buat dukung event Jelajah Pesona Jalur Rempah Belitung Timur 2023. Biar pada pinter dan trampil bikin kostum karnaval," dia bilang gitu waktu ngelangsungin workshop pada Rabu (5/7/2023).
Nah, JPJR Belitung Timur ini event pariwisata nasional yang ngebawa budaya, udah masuk di Karisma Event Nusantara dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, plus jadi Program Prioritas Jalur Rempah, Indonesiana, dan Residensi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Tahun 2023, JPJR Beltim angkat tema "Jejak Peradaban Urang Laut". Ini tema diambil gara-gara Urang Laut atau yang lebih dikenal sebagai Suku Sawang, punya peran gede dalam sejarah jalur rempah nusantara dan dunia di Belitung Timur. (Sumber Foto: @jpjrbelitungtimur)
Jun/13 | Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026
TripTrus.Com - Kalau ngomongin festival budaya paling ikonik di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali (PKB) jelas masuk daftar teratas. Event tahunan yang udah jadi kebanggaan masyarakat Bali ini bukan cuma sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi berbagai tradisi, adat, dan warisan budaya yang terus dijaga lintas generasi. Melalui semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, PKB hadir sebagai bentuk nyata upaya melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan seni budaya Bali agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
View this post on Instagram
A post shared by Dartha Sii Muggle (@dartha_muggle)
Tahun ini, Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026 kembali digelar di Kota Denpasar dan siap menyuguhkan pengalaman budaya yang lebih meriah, kreatif, dan penuh warna. Mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha”, festival ini mengajak masyarakat untuk memuliakan jiwa menuju kesempurnaan melalui seni, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur Bali. Bukan cuma buat pecinta budaya, acara ini juga cocok banget buat lo yang ingin melihat sisi autentik Bali yang mungkin belum pernah lo temui sebelumnya.
Selama penyelenggaraannya, PKB menjadi panggung bagi beragam ekspresi seni, mulai dari seni klasik, tradisi Bali Aga, hingga karya-karya kontemporer dari para maestro dan seniman muda berbakat. Format acaranya pun super lengkap, mulai dari pawai budaya, parade seni, pergelaran, lomba, pameran, lokakarya, sampai diskusi budaya yang seru dan inspiratif. Nggak heran kalau banyak orang menyebut PKB sebagai “monumen hidup” kebudayaan Bali karena terus berkembang tanpa kehilangan akar tradisinya.
[Baca juga : "Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Dan Grebeg Suro 2026"]
Menariknya lagi, festival ini bukan hanya menjadi ruang apresiasi bagi para seniman lokal, tetapi juga jendela budaya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di sini, lo bisa melihat langsung berbagai kesenian yang berasal dari desa-desa di seluruh Bali, lengkap dengan karakter dan keunikan masing-masing daerah. Pengalaman ini bikin pengunjung bisa merasakan esensi budaya Bali yang asli, jauh lebih dekat daripada sekadar melihatnya di media sosial atau brosur wisata.
Rangkaian kemeriahan PKB 2026 juga menghadirkan berbagai pertunjukan spektakuler yang sayang banget untuk dilewatkan. Pada 5–7 Juni 2026, masyarakat dapat menikmati beragam pementasan seni tradisional di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana dan Areal Taman Bung Karno, mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai. Berbagai penampilan seperti Joged, Angklung Kebyar, hingga Gong Kebyar mebarung siap menghidupkan suasana dengan energi dan dinamika khas Bali yang bikin penonton terpukau.
Nggak cuma suguhan seni pertunjukan, area festival juga diramaikan oleh berbagai stand kuliner dan kerajinan khas Bali. Jadi setelah puas menikmati pertunjukan, lo bisa lanjut berburu makanan tradisional, produk UMKM kreatif, hingga karya kerajinan lokal yang unik dan estetik. Cocok banget buat lo yang suka eksplor budaya sambil berburu konten Instagram atau TikTok yang anti-mainstream.
Digelar di Denpasar, Bali, pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026, PKB menjadi momentum penting untuk merayakan harmoni antara tradisi dan inovasi. Festival ini membuktikan bahwa budaya bukan sesuatu yang kuno atau ketinggalan zaman, melainkan identitas yang terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan generasi masa kini. Jadi, kalau lo lagi cari pengalaman yang nggak cuma seru tetapi juga penuh makna, PKB 2026 adalah destinasi yang wajib masuk bucket list lo tahun ini. (Sumber Foto @dickyyanuarrm)
...
more.