TripTrus.Com - Bro, kalo lo lagi nyari event kece yang bukan cuma buat seneng-seneng doang tapi juga bikin lo ngerasain budaya lokal yang asli, Festival Teluk Jailolo di Halmahera Barat ini wajib banget masuk daftar liburan lo. Dari tanggal 28 sampai 31 Mei 2025, festival tahunan ini bakal ngajak lo buat kenalan lebih dekat sama budaya dan pariwisata bumi Jiko Makolano. Serunya, acara ini ngumpulin semua elemen masyarakat setempat buat barengan ngenalin potensi daerahnya, jadi lo gak cuma lihat, tapi juga ngerasain langsung keunikannya. Apalagi tiketnya gratis, jadi tinggal siapin diri buat seru-seruan tanpa beban!
Di festival ini lo bakal disuguhi ritual tradisional yang mistis banget, kayak Ritual Sigofi Ngolo yang fungsinya buat bersihin laut dan tolak bala, bikin suasana jadi sakral dan penuh makna. Gak cuma itu, ada juga makan adat suku Sahu dalam gelaran Spekta Orom Sasadu yang bikin lo makin nyatu sama budaya setempat lewat pengalaman kuliner tradisional yang asik. Buat yang suka lihat pameran, ada Jailolo Tribes Cultural Expo yang nampilin budaya dan kerajinan khas suku-suku di sana, jadi lo bisa dapet insight keren soal warisan budaya mereka. Nggak kalah hits, ada juga Jailolo Creative Fashion Show dengan tema Kesultanan Moloku Kie Raha, yang ngasih sentuhan modis dan kreatif dari baju tradisional, cocok banget buat lo yang suka fashion dengan nilai budaya. Terakhir, lo jangan sampai kelewatan pertunjukan spektakuler SASADU ON THE SEA yang jadi ikon festival, pertunjukan ini keren banget dan bakal bikin lo terpukau.
[Baca juga : "Gebrag Ngadu Bedug 2025"]
Selain program utama, ada banyak kegiatan seru lain yang gak kalah bikin lo betah. Misalnya, ekspedisi ke Gunung Gamkonora buat lo yang doyan petualangan dan pengen lihat pemandangan super kece. Lo juga bisa ikut lomba tari kreasi budaya yang bikin lo makin akrab sama tradisi lokal, atau lomba FTJ Idol buat yang punya bakat nyanyi pengen unjuk gigi. Buat yang kreatif di dapur, ada lomba cipta menu dari pisang Mulu Bebe yang khas daerah situ, menarik banget kan? Terus, ada lomba dayung tradisional yang penuh semangat dan bikin seru kompetisi antar peserta. Bertepatan sama bulan Muharram, festival juga ngadain pawai penuh warna dan makna. Gak ketinggalan, buat penyelam, tersedia paket fun diving yang siap ngajak lo eksplor keindahan bawah laut Teluk Jailolo.
Puncak acaranya makin heboh karena ada hiburan rakyat bareng artis ibukota yang siap ngebuat suasana makin hidup dan meriah. Jadi, Festival Teluk Jailolo bukan cuma soal budaya dan lomba-lomba, tapi juga tempat asik buat hangout sambil nikmatin hiburan berkualitas. Jangan lupa tandain kalender lo buat liburan di festival ini, karena pengalaman yang lo dapetin gak cuma seru tapi juga bikin lo makin cinta sama budaya lokal yang luar biasa. Ajakin temen-temen lo juga biar makin rame dan makin seru, jangan sampai kelewatan ya! (Sumber Foto: @sasaduonthesea_official)
Jun/13 | Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026
TripTrus.Com - Kalau ngomongin festival budaya paling ikonik di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali (PKB) jelas masuk daftar teratas. Event tahunan yang udah jadi kebanggaan masyarakat Bali ini bukan cuma sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi berbagai tradisi, adat, dan warisan budaya yang terus dijaga lintas generasi. Melalui semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, PKB hadir sebagai bentuk nyata upaya melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan seni budaya Bali agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
View this post on Instagram
A post shared by Dartha Sii Muggle (@dartha_muggle)
Tahun ini, Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026 kembali digelar di Kota Denpasar dan siap menyuguhkan pengalaman budaya yang lebih meriah, kreatif, dan penuh warna. Mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha”, festival ini mengajak masyarakat untuk memuliakan jiwa menuju kesempurnaan melalui seni, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur Bali. Bukan cuma buat pecinta budaya, acara ini juga cocok banget buat lo yang ingin melihat sisi autentik Bali yang mungkin belum pernah lo temui sebelumnya.
Selama penyelenggaraannya, PKB menjadi panggung bagi beragam ekspresi seni, mulai dari seni klasik, tradisi Bali Aga, hingga karya-karya kontemporer dari para maestro dan seniman muda berbakat. Format acaranya pun super lengkap, mulai dari pawai budaya, parade seni, pergelaran, lomba, pameran, lokakarya, sampai diskusi budaya yang seru dan inspiratif. Nggak heran kalau banyak orang menyebut PKB sebagai “monumen hidup” kebudayaan Bali karena terus berkembang tanpa kehilangan akar tradisinya.
[Baca juga : "Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Dan Grebeg Suro 2026"]
Menariknya lagi, festival ini bukan hanya menjadi ruang apresiasi bagi para seniman lokal, tetapi juga jendela budaya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di sini, lo bisa melihat langsung berbagai kesenian yang berasal dari desa-desa di seluruh Bali, lengkap dengan karakter dan keunikan masing-masing daerah. Pengalaman ini bikin pengunjung bisa merasakan esensi budaya Bali yang asli, jauh lebih dekat daripada sekadar melihatnya di media sosial atau brosur wisata.
Rangkaian kemeriahan PKB 2026 juga menghadirkan berbagai pertunjukan spektakuler yang sayang banget untuk dilewatkan. Pada 5–7 Juni 2026, masyarakat dapat menikmati beragam pementasan seni tradisional di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana dan Areal Taman Bung Karno, mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai. Berbagai penampilan seperti Joged, Angklung Kebyar, hingga Gong Kebyar mebarung siap menghidupkan suasana dengan energi dan dinamika khas Bali yang bikin penonton terpukau.
Nggak cuma suguhan seni pertunjukan, area festival juga diramaikan oleh berbagai stand kuliner dan kerajinan khas Bali. Jadi setelah puas menikmati pertunjukan, lo bisa lanjut berburu makanan tradisional, produk UMKM kreatif, hingga karya kerajinan lokal yang unik dan estetik. Cocok banget buat lo yang suka eksplor budaya sambil berburu konten Instagram atau TikTok yang anti-mainstream.
Digelar di Denpasar, Bali, pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026, PKB menjadi momentum penting untuk merayakan harmoni antara tradisi dan inovasi. Festival ini membuktikan bahwa budaya bukan sesuatu yang kuno atau ketinggalan zaman, melainkan identitas yang terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan generasi masa kini. Jadi, kalau lo lagi cari pengalaman yang nggak cuma seru tetapi juga penuh makna, PKB 2026 adalah destinasi yang wajib masuk bucket list lo tahun ini. (Sumber Foto @dickyyanuarrm)
...
more.