shop-triptrus

Festival Teluk Jailolo 2019


When
: 03 - 05 Mar 2019
Location
: Teluk Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara
Short URL
: http://triptr.us/k6G9

TripTrus.Com - Apakah Anda pernah berkunjung ke Maluku Utara? Maret mendatang ini akan menjadi waktu yang tepat bagi Anda untuk mengunjungi Kabupaten Halmahera Barat di Provinsi Maluku Utara karena kabupaten ini akan mengadakan Festival Teluk Jailolo 2019 dari tanggal 3 hingga 5 Maret 2019 di teluk Jailolo atau juga dikenal sebagai Gilolo.

 
 
 
View this post on Instagram

Di Acara Festival Teluk Jailolo 2018 Biasa Di Lakukan Ritual Sigofi Ngolo Atau Upacara Tradisi Bersih Laut Dan Berziarah Ke Tempat Keramat Untuk Memberikan Penghormatan Kepada Leluhur Loc🌴: Halmahera Barat Indonesia #pejalanhalbar #bajalangjailolo ____________ #festivaltelukjailolo_official #festivaltelukjailolo2018 #pesonahalmaherabarat #jelajahihalbar #sigofingolo #berziarah #genpimalukuutara #sanggargamalamo #pesonaindonesia #wonderfulindonesia #indonesiaunik #wajahindonesia #exploreidku #exploreindonesia #indotraveller #indonesiatravel #travelrack #repost #amazingindonesia #lingkarindonesia #wisataindonesia ___________ #jailolo #halmaherabarat #indonesia Follow @pejalan_halbar_

A post shared by Pejalan Halmahera Barat 🌴🌅 (@pejalan_halbar_) onMay 20, 2018 at 9:37pm PDT

Festival tahunan ini bertujuan untuk membangkitkan kembali kejayaan Halmahera sebagai ibukota rempah-rempah dunia, dan mempromosikan kekayaan alam dan budaya pulau itu. Seperti tahun-tahun sebelumnya, fitur yang paling menarik dari festival ini adalah pertunjukan seni kontemporer, yang menggabungkan unsur-unsur musik dan tarian tradisional yang akan dipertunjukkan di atas panggung besar yang mengapung di atas laut.

[Baca juga : "Festival Pesona Bau Nyale 2019"]

Festival Teluk Jailolo 2019 juga akan menampilkan seni Sasadu di laut, tradisi Moloku Kie Raha, parade budaya, Sigofi Ngolo, Orom Sasadu, bazaar kuliner, dan banyak lagi. Sigofi Ngolo adalah ritual pembersihan laut yang dilakukan oleh masyarakat setempat yang melibatkan mempersembahkan sesaji kepada alam. Sementara itu, Moloku Kie Raha akan menampilkan berbagai makanan tradisional serta berbagai pertunjukan seni dan budaya yang unik. Menurut penduduk setempat, Kie Raha berarti persaudaraan para penguasa empat gunung (atau kerajaan). Tahun ini, persaudaraan kerajaan Jailolo, Bacan, Ternate, dan Tidore akan menghadirkan berbagai pertunjukan seni tradisional yang menarik.

Pengunjung juga akan dibawa untuk menjelajahi sejumlah desa tradisional di Halmahera Barat untuk mempelajari lebih lanjut tentang sejarah rempah-rempah di jantung 'pulau rempah'. Turis dan penduduk setempat dapat berpartisipasi dalam sejumlah program dan kompetisi di festival ini termasuk: kompetisi fotografi bawah laut, kompetisi 'menyapu laut', penyelaman menyenangkan, kompetisi tarian tradisional, kompetisi permainan tradisional, dan banyak lagi.

Pulau berpenduduk jarang ini meliputi area seluas 17.000 kilometer persegi. Alamnya yang indah terus menginspirasi festival ini setiap tahun. Penduduk Muslim dan Kristen berpartisipasi dalam perayaan lokal yang gembira dan harmonis yang telah berkembang menjadi acara internasional. (Sumber: Artikel pedomanwisata.com Foto bisniswisata.co.id)

   

Other Event

May/22 | Festival Budaya Napak Sire 2026

TripTrus.Com - Festival Budaya Napak Sire jadi salah satu event budaya yang bukan cuma estetik buat lo upload di feed, tapi juga punya makna dalem yang relate banget sama identitas lokal, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Digelar sekitar April sampai Juni 2026 di kawasan Tanjung Pendam, festival ini ngebawa vibe tradisi Melayu yang dikemas kekinian, jadi lo nggak bakal ngerasa “kuno banget”, malah seru dan interaktif. Di sini, gue bisa lihat langsung gimana budaya menyirih—yang dulu mungkin kita anggap biasa aja—ternyata punya filosofi kuat tentang penghormatan, persahabatan, dan cara orang zaman dulu membangun relasi sosial. [Baca juga : "Festival Tidore 2026"] Nggak cuma sekadar pameran doang, festival ini juga diisi pertunjukan seni, workshop budaya, sampai pengalaman interaktif yang bikin lo makin paham arti “Sekapur Sirih” sebagai simbol penerimaan dan kehangatan.       View this post on Instagram A post shared by Dewa Made Putra (@dewacuit_) Tujuan utamanya jelas, biar generasi muda kayak gue dan lo nggak kehilangan jati diri budaya sendiri, sekaligus bikin Bangka Belitung makin dikenal, nggak cuma di Indonesia tapi juga sampai mancanegara. Jadi ya, ini tuh bukan cuma festival biasa—lebih ke ajang buat reconnect sama akar budaya, tapi dengan cara yang santai, fun, dan tetap relevan sama gaya hidup milenial dan Gen Z sekarang. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Apr/29 | Solo Menari 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi cari event budaya yang vibes-nya beda tapi tetap relate sama zaman sekarang, Solo Menari 2026 ini wajib banget masuk radar lo. Festival tari yang digelar sehari penuh di Kota Solo ini hadir buat ngerayain Hari Tari Dunia, tapi bukan sekadar seremoni biasa—ini tuh semacam ruang bebas buat para penari mengekspresikan diri dengan cara yang fresh, kreatif, dan tentunya tetap berakar pada budaya Nusantara. Tahun ini, temanya “Aku Kipas (Aha Pankha)”, yang terinspirasi dari perjalanan panjang kipas tangan dan kipas lipat yang udah eksis sejak ribuan tahun lalu dan jadi elemen penting dalam berbagai tradisi tari di dunia, termasuk di Indonesia. [Baca juga : "Gendhing Budaya 2025"] Menariknya, konsep “kipas” di sini nggak cuma dilihat sebagai properti tari doang, tapi juga sebagai simbol yang lebih dalam—kayak berbagi manfaat, menyebarkan energi positif, dan menghubungkan satu sama lain lewat gerak dan rasa. Jadi, para penari diajak buat ngeksplorasi kreativitas mereka sebebas mungkin, menciptakan karya-karya inovatif yang tetap nyambung sama akar budaya lokal. Bisa dibilang, Solo Menari ini jadi wadah di mana tradisi dan modernitas ketemu, terus di-mix jadi sesuatu yang relevan buat generasi sekarang—baik lo yang milenial, Gen Z, atau siapa pun yang pengin ngerasain seni dengan cara yang lebih hidup dan dekat.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Deffry Adyatama (@deffryadyatama) Dengan atmosfer yang terbuka untuk publik, festival ini juga jadi ajang buat masyarakat luas buat lebih dekat sama dunia tari. Nggak harus jadi penari profesional dulu kok buat menikmati—cukup datang, lihat, dan rasakan sendiri gimana energi budaya itu “hidup” di tengah kota. Jadi ya, kalau lo pengin ngerasain experience budaya yang nggak kaku dan justru penuh warna, Solo Menari 2026 ini bisa jadi jawaban yang lo cari. (Sumber Foto @kam.maula)...
more.

Apr/26 | Gebyar Pesona Budaya Garut 2026

TripTrus.Com - Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) tuh bukan sekadar festival biasa, bro—ini semacam panggung gede yang ngerangkum vibe tradisi sampai sentuhan modern dalam satu helaran yang estetik dan penuh makna. Digelar tiap tahun sama Pemerintah Kabupaten Garut, event ini jadi wadah buat para seniman lokal unjuk gigi, sekaligus bikin lo dan gue makin sadar kalau budaya itu bukan cuma buat dilestarikan, tapi juga bisa dikemas keren dan relevan buat generasi sekarang. Dari pagelaran seni tradisional yang autentik sampai karya inovatif yang siap bersaing di level global, semuanya nyatu di sini, bikin suasana makin hidup dan berwarna. [Baca juga : "Festival Festival Rimpu Mantika 2026"] Menariknya lagi, GPBG juga nggak cuma ngomongin seni doang—ada sisi ekonomi kreatif yang ikut terdongkrak. Produk lokal jadi punya panggung buat dikenal lebih luas, bahkan sampai ke pasar internasional.       View this post on Instagram A post shared by Generasi Pesona Indonesia (@genpiindonesia) Jadi, sambil nikmatin festival, lo juga secara nggak langsung support UMKM dan pelaku kreatif daerah. Diselenggarakan pada 26–27 April 2026 di Garut, acara ini jadi momen strategis buat ningkatin citra pariwisata sekaligus ngenalin kekayaan budaya Indonesia ke dunia. Intinya, ini festival yang bukan cuma seru, tapi juga punya impact—buat lo, gue, dan tentunya Garut itu sendiri. (Sumber Foto indonesia.travel)  ...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...