shop-triptrus

Festival Tanjung Waka 2024


When
: 13 - 15 Dec 2024
Location
: Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara
Short URL
: http://triptr.us/nLh9

TripTrus.Com - Lo udah tau kan tentang Festival Tanjung Waka (FTW)? Event keren ini bakal digelar lagi, nih, guys, dari 13-15 Desember 2024. Kalo lo lagi nyari acara yang gak cuma seru, tapi juga ramah lingkungan dan punya vibe berkelanjutan, FTW jawabannya!

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Fuad At (@at.bahnan)

Ini tuh bukan sekedar festival biasa, cuy. Festival Tanjung Waka jadi salah satu event unggulan di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, yang bertujuan buat ngangkat ekonomi lokal dan jadi destinasi wisata baru di Indonesia. Event ini juga jadi wadah buat ngenalin keindahan alam dan budaya khas Sula, sambil ngebuka peluang buat ekonomi kreatif di daerah ini.

Dari tahun ke tahun, FTW selalu sukses banget. Tahun 2024 ini, festival ini bakal bawa tema ‘Eco-event Festival Tanjung Waka’, loh. Gak heran, soalnya FTW jadi salah satu dari 10 destinasi wisata terbaik di Indonesia, bahkan udah menang penghargaan Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 dari Kemenparekraf RI.

lah bentuk pelestarian budaya yang ngangkat tradisi pengiriman telur burung Maleo ke Kerajaan Banggai.

[Baca juga : "Festival Tumbe 2024"]

Apa aja sih yang bisa lo dapetin di FTW? Tentunya event ini bakal bikin lo puas dengan berbagai kegiatan seru, dari musik, seni, budaya, hingga kuliner khas Sula. Bisa jadi lo juga bakal ketemu wisatawan lokal dan mancanegara, yang pastinya makin nambah seru suasana festival.

Lo pasti tau kan, Pantai Tanjung Waka itu gak cuma indah, tapi juga unik banget. Pantainya punya pasir putih halus yang nyaman buat jalan-jalan atau berjemur. Air lautnya biru jernih banget, pas banget buat lo yang suka snorkeling atau diving. Dan pemandangan lautnya? Wah, dari sini lo bisa liat panorama yang cakep banget dengan pulau-pulau kecil yang ngedekorasi lautan luas. Dijuluki juga Pantai Seribu Bintang, Tanjung Waka bakal kasih lo pengalaman wisata yang gak bakal lo lupain.

Dengan semua keindahan alam dan kegiatan seru yang ditawarin, Festival Tanjung Waka 2024 emang gak boleh lo lewatkan. Jadi, siap-siap, dan pastiin lo gak ketinggalan event keren ini, ya! (Sumber Foto: @rudi_sapsuha) 

   

Other Event

May/22 | Festival Budaya Napak Sire 2026

TripTrus.Com - Festival Budaya Napak Sire jadi salah satu event budaya yang bukan cuma estetik buat lo upload di feed, tapi juga punya makna dalem yang relate banget sama identitas lokal, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Digelar sekitar April sampai Juni 2026 di kawasan Tanjung Pendam, festival ini ngebawa vibe tradisi Melayu yang dikemas kekinian, jadi lo nggak bakal ngerasa “kuno banget”, malah seru dan interaktif. Di sini, gue bisa lihat langsung gimana budaya menyirih—yang dulu mungkin kita anggap biasa aja—ternyata punya filosofi kuat tentang penghormatan, persahabatan, dan cara orang zaman dulu membangun relasi sosial. [Baca juga : "Festival Tidore 2026"] Nggak cuma sekadar pameran doang, festival ini juga diisi pertunjukan seni, workshop budaya, sampai pengalaman interaktif yang bikin lo makin paham arti “Sekapur Sirih” sebagai simbol penerimaan dan kehangatan.       View this post on Instagram A post shared by Dewa Made Putra (@dewacuit_) Tujuan utamanya jelas, biar generasi muda kayak gue dan lo nggak kehilangan jati diri budaya sendiri, sekaligus bikin Bangka Belitung makin dikenal, nggak cuma di Indonesia tapi juga sampai mancanegara. Jadi ya, ini tuh bukan cuma festival biasa—lebih ke ajang buat reconnect sama akar budaya, tapi dengan cara yang santai, fun, dan tetap relevan sama gaya hidup milenial dan Gen Z sekarang. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Apr/29 | Solo Menari 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi cari event budaya yang vibes-nya beda tapi tetap relate sama zaman sekarang, Solo Menari 2026 ini wajib banget masuk radar lo. Festival tari yang digelar sehari penuh di Kota Solo ini hadir buat ngerayain Hari Tari Dunia, tapi bukan sekadar seremoni biasa—ini tuh semacam ruang bebas buat para penari mengekspresikan diri dengan cara yang fresh, kreatif, dan tentunya tetap berakar pada budaya Nusantara. Tahun ini, temanya “Aku Kipas (Aha Pankha)”, yang terinspirasi dari perjalanan panjang kipas tangan dan kipas lipat yang udah eksis sejak ribuan tahun lalu dan jadi elemen penting dalam berbagai tradisi tari di dunia, termasuk di Indonesia. [Baca juga : "Gendhing Budaya 2025"] Menariknya, konsep “kipas” di sini nggak cuma dilihat sebagai properti tari doang, tapi juga sebagai simbol yang lebih dalam—kayak berbagi manfaat, menyebarkan energi positif, dan menghubungkan satu sama lain lewat gerak dan rasa. Jadi, para penari diajak buat ngeksplorasi kreativitas mereka sebebas mungkin, menciptakan karya-karya inovatif yang tetap nyambung sama akar budaya lokal. Bisa dibilang, Solo Menari ini jadi wadah di mana tradisi dan modernitas ketemu, terus di-mix jadi sesuatu yang relevan buat generasi sekarang—baik lo yang milenial, Gen Z, atau siapa pun yang pengin ngerasain seni dengan cara yang lebih hidup dan dekat.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Deffry Adyatama (@deffryadyatama) Dengan atmosfer yang terbuka untuk publik, festival ini juga jadi ajang buat masyarakat luas buat lebih dekat sama dunia tari. Nggak harus jadi penari profesional dulu kok buat menikmati—cukup datang, lihat, dan rasakan sendiri gimana energi budaya itu “hidup” di tengah kota. Jadi ya, kalau lo pengin ngerasain experience budaya yang nggak kaku dan justru penuh warna, Solo Menari 2026 ini bisa jadi jawaban yang lo cari. (Sumber Foto @kam.maula)...
more.

Apr/26 | Gebyar Pesona Budaya Garut 2026

TripTrus.Com - Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) tuh bukan sekadar festival biasa, bro—ini semacam panggung gede yang ngerangkum vibe tradisi sampai sentuhan modern dalam satu helaran yang estetik dan penuh makna. Digelar tiap tahun sama Pemerintah Kabupaten Garut, event ini jadi wadah buat para seniman lokal unjuk gigi, sekaligus bikin lo dan gue makin sadar kalau budaya itu bukan cuma buat dilestarikan, tapi juga bisa dikemas keren dan relevan buat generasi sekarang. Dari pagelaran seni tradisional yang autentik sampai karya inovatif yang siap bersaing di level global, semuanya nyatu di sini, bikin suasana makin hidup dan berwarna. [Baca juga : "Festival Festival Rimpu Mantika 2026"] Menariknya lagi, GPBG juga nggak cuma ngomongin seni doang—ada sisi ekonomi kreatif yang ikut terdongkrak. Produk lokal jadi punya panggung buat dikenal lebih luas, bahkan sampai ke pasar internasional.       View this post on Instagram A post shared by Generasi Pesona Indonesia (@genpiindonesia) Jadi, sambil nikmatin festival, lo juga secara nggak langsung support UMKM dan pelaku kreatif daerah. Diselenggarakan pada 26–27 April 2026 di Garut, acara ini jadi momen strategis buat ningkatin citra pariwisata sekaligus ngenalin kekayaan budaya Indonesia ke dunia. Intinya, ini festival yang bukan cuma seru, tapi juga punya impact—buat lo, gue, dan tentunya Garut itu sendiri. (Sumber Foto indonesia.travel)  ...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...