shop-triptrus

Festival Pesona Danau Limboto 2022


When
: 19 - 23 Nov 2022
Location
: Danau Limboto, Gorontalo
Short URL
: http://triptr.us/nkx9

TripTrus.Com - Kamu sudah tahu belum Gorontalo punya satu danau yang terhubung dengan laut dan menjadi habitat bagi ikan dan burung migran sekaligus menjadi muara bagi 23 sungai di sekitarnya? Sebutlah Danau Limboto, danau unik yang jadi inspirasi terbentuknya pagelaran meriah, Festival Pesona Danau Limboto 2022!

Di Gorontalo, sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai nelayan. Itulah mengapa FPDL 2022 identik dengan beragam perahu dayung tradisional. Hal ini jadi ikon dari mata pencaharian utama masyarakat Gorontalo. Serunya, event ini bisa jadi ajang meet & greet hingga reuni para nelayan dari seluruh penjuru Gorontalo!

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Rio Adam (@rioadam_romeo)

Pencinta atraksi seni budaya wajib merapat. Pasalnya FPDL 2022 bakal jadi paket komplit all in one. Selain dibuka dengan tarian tradisional, bakal ada juga pesta penampilan budaya dari Anak Hulonthalo, lho! Terus, sepanjang Pesisir Danau Limboto juga nanti akan disulap dengan warna-warni kirab budaya berisi pakaian adat, karawo, kendaraan transportasi tradisional tempo dulu, dan atraksi kesenian!

Berlangsung mulai dari tanggal 19 hingga 23 November 2022, pelaku UMKM akan dilibatkan dan menjadi komponen penting dalam rangkaian kegiatan Festival Kuliner Tradisional. Uniknya, makanan yang disajikan ialah makanan hasil alam fresh from the oven dari tangkapan Danau Limoboto. Wah, kebayang kan bagaimana segarnya?

Bakal jadi media edukasi, FPDL 2022 juga gelar Seminar Nasional yang terbuka untuk umum. Kamu bisa mengupas tuntas mengenai pelestarian Danau Limboto sebagai Geopark Gorontalo. Bukan hanya bermanfaat untuk diri sendiri, seminar ini menjadi hal yang sangat penting dalam rangka menjaga mata pencaharian di sekitar Danau Limboto.

FPDL 2022 memang luar biasa. Dalam satu waktu, kegiatan ini mengajak partisipasi pencinta seni, kuliner, dan sport tourism sekaligus. Jadi, nantinya ada Gemilang Fun Run yang merupakan ajang silaturahmi instansi pemerintah, atlet Gorontalo maupun berbagai komunitas lari di Provinsi Gorontalo, serta pelari dari daerah lain. Seru!

[Baca juga : "World Superbike 2022"]

Festival Pesona Danau Limboto juga menjadi ajang pemilihan Duta Pariwisata yang dikenal dengan sebutan Nou dan Uti, Putra dan Putri terbaik daerah yang memiliki jiwa pemimpin, berprestasi, memiliki pengetahuan akan budaya dan pariwisata Gorontalo, serta berpenampilan menarik. Tentunya tanggung jawab utama Nou dan Uti ini adalah untuk mempromosikan pariwisata Gorontalo, khususnya Danau Limboto!

Setelah puas menikmati FPDL 2022, kamu masih ingin menjelajahi Gorontalo? Kamu juga bisa lho cobain wisatanya yang terkenal, yaitu Taman Laut Olele. Di sini ada istana bawah laut cantik yang penuh dengan terumbu karang warna-warni. Para pemula yang baru belajar menyelam tidak perlu khawatir. Pasalnya, Taman Olele memiliki pilihan kedalaman yang bisa kamu sesuaikan kemampuan!

Bagaimana? Festival Pesona Danau Limboto 2022 dan destinasi wisata sekitarnya pasti bikin kamu tertarik buat mengunjungi Gorontalo sesegera mungkin, kan? Namun sebelumnya, pastikan dulu ya kalau vaksinasimu sudah lengkap, supaya perjalananmu aman. Selain itu, ingat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, ya! (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto @rulframe) 

 

   

Other Event

May/28 | Ubud Food Festival 2026

TripTrus.Com - Ubud bakal kembali jadi surga buat para pecinta kuliner lewat gelaran Ubud Food Festival 2026 yang berlangsung mulai 28 sampai 31 Mei 2026 di kawasan Gianyar, Bali. Festival tahunan ini bukan cuma sekadar acara makan-makan cantik buat isi feed Instagram lo, tapi juga jadi ajang kumpulnya chef ternama, petani lokal, kreator makanan, sampai food enthusiast dari berbagai negara. Selama empat hari penuh, Ubud bakal dipenuhi aroma rempah, suara dapur yang sibuk, dan suasana hangat khas Bali yang bikin siapa pun betah nongkrong dari siang sampai malam.       View this post on Instagram A post shared by janetdeneefe (@janetdeneefe) Tahun ini, tema yang diangkat cukup meaningful, yaitu “Farmers: Guardians of Land and Sea.” Jadi spotlight-nya nggak melulu soal chef terkenal atau plating estetik, tapi juga tentang para petani, nelayan, dan pelaku pangan lokal yang selama ini jadi fondasi utama dunia kuliner Indonesia. Di tengah tren sustainability dan gaya hidup mindful yang makin ramai dibahas Gen Z dan milenial, festival ini terasa relate banget. Lo nggak cuma datang buat nyobain makanan enak, tapi juga diajak ngerti perjalanan panjang sebuah hidangan dari laut dan tanah sampai akhirnya tersaji di meja makan. Area utama festival bakal berpusat di Taman Kuliner Ubud yang terkenal super ramai dan vibrant. Di sini, pengunjung bisa eksplor berbagai tenant makanan artisan, jajanan khas Nusantara, kopi lokal, dessert kekinian, sampai menu tradisional dari berbagai daerah Indonesia. Vibes-nya tuh kayak pasar kuliner premium yang dipadukan dengan nuansa budaya Bali. Cocok buat lo yang hobi kulineran sambil cari pengalaman baru yang lebih autentik dan nggak mainstream. Selain food market, ada juga sederet acara eksklusif yang wajib masuk wishlist. Mulai dari intimate dinner, chef collaboration, masterclass, cooking demo, sampai sesi Food Talks yang ngobrolin soal budaya makan, fermentasi, bahan pangan lokal, dan masa depan kuliner Indonesia. Banyak event yang konsepnya intimate dan limited seat, jadi biasanya cepet sold out. Makanya kalau lo emang niat datang, better siapin itinerary dari sekarang. [Baca juga : "Klaten International Cycling Festival 2026"] Deretan chef yang hadir tahun ini juga nggak main-main. Nama-nama internasional seperti Kate Reid dari Melbourne bakal hadir membawa energi pastry modern khas Lune Croissanterie. Ada juga Ben Devlin yang dikenal dengan konsep coastal cooking berbasis hasil bumi dan laut. Sementara dari Asia Tenggara, chef-chef keren dari Thailand, Malaysia, Filipina, Sri Lanka, sampai Indonesia bakal kolaborasi menciptakan pengalaman makan yang penuh cerita, asap dapur, dan ledakan rasa rempah. Yang bikin festival ini beda dari event kuliner biasa adalah atmosfernya. Lo bisa duduk santai di bawah langit Ubud sambil menikmati hidangan multi-course, terus beberapa meter dari sana ada demo masak tradisional atau live music yang bikin ambience makin syahdu. Bahkan ada sesi santai seperti makan dumpling sambil main mahjong bareng yang vibes-nya lebih chill dan intimate. Jadi bukan cuma soal makanan mahal atau fancy dinner, tapi soal menikmati momen dan koneksi antarmanusia lewat makanan. Buat banyak traveler, Ubud Food Festival 2026 jadi alasan tambahan buat balik lagi ke Bali di akhir Mei nanti. Festival ini seperti reminder kalau cerita Bali nggak cuma tentang beach club, sunset, atau villa estetik semata. Ada budaya, rasa, tradisi, dan orang-orang lokal yang menjaga semuanya tetap hidup sampai sekarang. Dan lewat makanan, semua cerita itu terasa lebih dekat, hangat, dan personal. Kalau lo berencana liburan ke Bali akhir Mei 2026, siap-siap kosongin agenda karena event ini bakal jadi salah satu culinary experience paling seru tahun depan. Untuk informasi lengkap dan pembelian tiket, lo bisa cek langsung di website resmi Ubud Food Festival. (Sumber Foto @aldi_pradana)...
more.

May/23 | Surabaya Vaganza Festival of Lights 2026

TripTrus.Com - Surabaya lagi-lagi bikin lo dan gue susah move on dari kemeriahannya lewat event tahunan yang super ikonik, yaitu Surabaya Vaganza. Festival yang udah eksis sejak 2004 ini bukan sekadar parade biasa, tapi ajang pamer kreativitas warga kota yang dikemas dalam bentuk mobil hias penuh bunga, kostum tematik, sampai parade budaya yang vibes-nya dapet banget. Bayangin aja, rutenya panjang lebih dari 2 km, mulai dari Tugu Pahlawan sampai Balai Pemuda, dan sepanjang jalan lo bakal disuguhi visual yang estetik, rame, dan pastinya Instagrammable abis.       View this post on Instagram A post shared by Love Suroboyo (@lovesuroboyo) Nah, di tahun 2026 ini, konsepnya makin naik level, nggak cuma soal mobil hias doang. Ada sentuhan modern kayak light show, lampion warna-warni, parade kostum fantasi yang nyentrik, sampai festival kuliner dan UMKM yang bikin perut sama dompet lo ikut bahagia. Gue sih ngerasa event ini tuh kayak paket lengkap—hiburan dapet, budaya dapet, konten juga dapet. Apalagi ditambah pertunjukan musik yang bikin suasana makin hidup, jadi bukan cuma nonton, tapi juga ikut ngerasain euforianya. [Baca juga : "Semarang Night Carnival 2026"] Yang bikin makin keren, peserta parade ini nggak main-main. Mulai dari instansi pemerintah, BUMN, BUMD, universitas, sampai perusahaan swasta ikut turun tangan buat nampilin karya terbaik mereka. Ditambah lagi komunitas budaya dari berbagai daerah di Indonesia yang tinggal di Surabaya, jadi nuansanya tuh kaya banget dan beragam. Setiap tahun temanya beda, jadi selalu ada hal baru yang bisa lo eksplor. Intinya, Surabaya Vaganza bukan cuma festival biasa, tapi juga bentuk nyata gimana sebuah kota ngerayain identitas dan budayanya dengan cara yang seru dan kekinian. Event ini sukses bikin Surabaya makin dilirik, nggak cuma sama wisatawan lokal, tapi juga mancanegara. Jadi, kalau lo lagi nyari alasan buat ke Surabaya tanggal 16 Mei 2026, ini dia jawabannya—dateng, nikmatin, dan siap-siap takjub bareng gue. (Sumber Foto @ideakreasi)...
more.

May/22 | Festival Budaya Napak Sire 2026

TripTrus.Com - Festival Budaya Napak Sire jadi salah satu event budaya yang bukan cuma estetik buat lo upload di feed, tapi juga punya makna dalem yang relate banget sama identitas lokal, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Digelar sekitar April sampai Juni 2026 di kawasan Tanjung Pendam, festival ini ngebawa vibe tradisi Melayu yang dikemas kekinian, jadi lo nggak bakal ngerasa “kuno banget”, malah seru dan interaktif. Di sini, gue bisa lihat langsung gimana budaya menyirih—yang dulu mungkin kita anggap biasa aja—ternyata punya filosofi kuat tentang penghormatan, persahabatan, dan cara orang zaman dulu membangun relasi sosial. [Baca juga : "Festival Tidore 2026"] Nggak cuma sekadar pameran doang, festival ini juga diisi pertunjukan seni, workshop budaya, sampai pengalaman interaktif yang bikin lo makin paham arti “Sekapur Sirih” sebagai simbol penerimaan dan kehangatan.       View this post on Instagram A post shared by Dewa Made Putra (@dewacuit_) Tujuan utamanya jelas, biar generasi muda kayak gue dan lo nggak kehilangan jati diri budaya sendiri, sekaligus bikin Bangka Belitung makin dikenal, nggak cuma di Indonesia tapi juga sampai mancanegara. Jadi ya, ini tuh bukan cuma festival biasa—lebih ke ajang buat reconnect sama akar budaya, tapi dengan cara yang santai, fun, dan tetap relevan sama gaya hidup milenial dan Gen Z sekarang. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Baduy
23 - 24 May 2026
Open Trip Baduy
27 - 28 May 2026
Open Trip Dieng Plateau
29 - 31 May 2026
Open Trip Sebesi Krakatau
29 - 31 May 2026
Open Trip Baduy
30 - 31 May 2026
×

...