shop-triptrus

Festival Kuliner Dan Industri Kreatif Bandung 2025


When
: 26 Apr - 04 May 2025
Location
: Bandung, Jawa Barat
Short URL
: http://triptr.us/nQf9

TripTrus.Com Gue nggak nyangka banget sih, Pemkot Bandung makin serius buat ngeboost ekonomi lewat sektor UMKM dan industri kreatif. Salah satunya lewat event kece banget, yaitu Festival Kuliner Bandung Warisan Budaya Takbenda dan Festival Sentra Industri Kota Bandung 2025. Event ini bakal bikin lo makin bangga jadi warga Bandung, soalnya diselenggarain di Cihampelas Walk, dan bakal berlangsung sampe 4 Mei 2025.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by 10:01 PM (@inderg_one)

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang langsung membuka festival ini, bilang kalo pemerintah kota bareng DPRD Kota Bandung sama dunia usaha komit banget buat dorong pertumbuhan sektor kuliner dan industri kreatif. Farhan dengan senyum lebar bilang, “Alhamdulillah kita bisa gelar lagi Festival Sentra Industri dan Festival Kuliner yang ngasih panggung buat makanan khas Bandung, kayak batagor, mie kocok, dan tahu Cibuntu yang kini jadi Warisan Budaya Takbenda 2025. Kuliner Bandung mulai dihargain dunia, gitu!”

Festival kali ini nggak cuma kuliner, lo! Ada juga produk kerajinan tangan kayak boneka sablon, eco-printing, sepatu, baju, dan tekstil yang siap bikin lo kagum. Bahkan ada empat rumah lukis dan galeri seni yang ikutan untuk promosiin seni kreatif Bandung. Keren, kan? Semua itu jadi bukti kalo Bandung tuh nggak cuma jago soal kuliner, tapi juga keren di dunia seni.

Wali Kota Farhan juga ngasih sinyal positif buat acara-acara berikutnya. “Kami bakal terus gelar event dan festival buat ngeboost sektor wisata dan ekonomi kreatif. Bahkan kami bakal kasih diskon retribusi pajak buat event-event insidental, ngenalin brand baru Bandung sebagai Ibu Kota Asia Afrika 2025, dan pastinya memperbanyak festival biar ekonomi makin jalan,” ujarnya dengan semangat. Makanya, lo yang tinggal di Bandung wajib banget buat dateng dan support festival-festival gini, biar ekonomi makin berputar.

[Baca juga : "Gelar Melayu Serumpun 2025"]

Kalo dilihat dari statistiknya sih, optimisme Farhan bukan hal yang mustahil. Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat bakal punya dampak besar buat pertumbuhan ekonomi Kota Bandung. “Tujuan kita itu biar semua pelaku usaha dapet exposure luas, pendapatannya naik, dan lapangan kerja makin banyak,” tambah Farhan. Gue sih setuju banget, karena dengan acara kayak gini, perekonomian Bandung bisa makin gila-gilaan deh!

Sementara itu, Ronny Ahmad Nurudin yang jadi Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, ngomongin soal pertumbuhan ekonomi Bandung yang meski tercatat 4,99% di 2024, sektor industri kecil menengah (IKM) masih butuh support extra, apalagi pascapandemi. “Kami terus dorong penguatan industri lewat pelatihan, pendampingan, dan juga dukungan pemasaran, baik online maupun offline,” ujarnya. Festival Sentra Industri ini juga jadi media penting buat branding dan selling pelaku usaha lokal Bandung. Bahkan data menunjukkan omzet para pelaku IKM meningkat tiap tahunnya berkat festival ini.

Di Festival Sentra Industri 2025 kali ini, ada 20 IKM dari 8 sentra industri yang ikut serta, sementara 19 IKM lainnya hadir di Festival Kuliner. Data keren lainnya, pada Januari 2025, tiga makanan legendaris Bandung seperti mie kocok, batagor, dan tahu Cibuntu udah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Jawa Barat. Bangga banget kan?

Buat yang penasaran gimana serunya, pada akhir acara, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan barengan Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi, Pj. Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnaen, dan para tamu undangan plus warga Bandung pada umumnya, keliling stand festival dan nyobain berbagai kuliner khas Bandung. Pokoknya, event ini wajib banget jadi agenda lo kalo mau ngerasain langsung serunya budaya dan ekonomi kreatif di Bandung! (Sumber Foto: @summareconmall.bandung)

   

Other Event

May/22 | Festival Budaya Napak Sire 2026

TripTrus.Com - Festival Budaya Napak Sire jadi salah satu event budaya yang bukan cuma estetik buat lo upload di feed, tapi juga punya makna dalem yang relate banget sama identitas lokal, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Digelar sekitar April sampai Juni 2026 di kawasan Tanjung Pendam, festival ini ngebawa vibe tradisi Melayu yang dikemas kekinian, jadi lo nggak bakal ngerasa “kuno banget”, malah seru dan interaktif. Di sini, gue bisa lihat langsung gimana budaya menyirih—yang dulu mungkin kita anggap biasa aja—ternyata punya filosofi kuat tentang penghormatan, persahabatan, dan cara orang zaman dulu membangun relasi sosial. [Baca juga : "Festival Tidore 2026"] Nggak cuma sekadar pameran doang, festival ini juga diisi pertunjukan seni, workshop budaya, sampai pengalaman interaktif yang bikin lo makin paham arti “Sekapur Sirih” sebagai simbol penerimaan dan kehangatan.       View this post on Instagram A post shared by Dewa Made Putra (@dewacuit_) Tujuan utamanya jelas, biar generasi muda kayak gue dan lo nggak kehilangan jati diri budaya sendiri, sekaligus bikin Bangka Belitung makin dikenal, nggak cuma di Indonesia tapi juga sampai mancanegara. Jadi ya, ini tuh bukan cuma festival biasa—lebih ke ajang buat reconnect sama akar budaya, tapi dengan cara yang santai, fun, dan tetap relevan sama gaya hidup milenial dan Gen Z sekarang. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Apr/29 | Solo Menari 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi cari event budaya yang vibes-nya beda tapi tetap relate sama zaman sekarang, Solo Menari 2026 ini wajib banget masuk radar lo. Festival tari yang digelar sehari penuh di Kota Solo ini hadir buat ngerayain Hari Tari Dunia, tapi bukan sekadar seremoni biasa—ini tuh semacam ruang bebas buat para penari mengekspresikan diri dengan cara yang fresh, kreatif, dan tentunya tetap berakar pada budaya Nusantara. Tahun ini, temanya “Aku Kipas (Aha Pankha)”, yang terinspirasi dari perjalanan panjang kipas tangan dan kipas lipat yang udah eksis sejak ribuan tahun lalu dan jadi elemen penting dalam berbagai tradisi tari di dunia, termasuk di Indonesia. [Baca juga : "Gendhing Budaya 2025"] Menariknya, konsep “kipas” di sini nggak cuma dilihat sebagai properti tari doang, tapi juga sebagai simbol yang lebih dalam—kayak berbagi manfaat, menyebarkan energi positif, dan menghubungkan satu sama lain lewat gerak dan rasa. Jadi, para penari diajak buat ngeksplorasi kreativitas mereka sebebas mungkin, menciptakan karya-karya inovatif yang tetap nyambung sama akar budaya lokal. Bisa dibilang, Solo Menari ini jadi wadah di mana tradisi dan modernitas ketemu, terus di-mix jadi sesuatu yang relevan buat generasi sekarang—baik lo yang milenial, Gen Z, atau siapa pun yang pengin ngerasain seni dengan cara yang lebih hidup dan dekat.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Deffry Adyatama (@deffryadyatama) Dengan atmosfer yang terbuka untuk publik, festival ini juga jadi ajang buat masyarakat luas buat lebih dekat sama dunia tari. Nggak harus jadi penari profesional dulu kok buat menikmati—cukup datang, lihat, dan rasakan sendiri gimana energi budaya itu “hidup” di tengah kota. Jadi ya, kalau lo pengin ngerasain experience budaya yang nggak kaku dan justru penuh warna, Solo Menari 2026 ini bisa jadi jawaban yang lo cari. (Sumber Foto @kam.maula)...
more.

Apr/26 | Gebyar Pesona Budaya Garut 2026

TripTrus.Com - Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) tuh bukan sekadar festival biasa, bro—ini semacam panggung gede yang ngerangkum vibe tradisi sampai sentuhan modern dalam satu helaran yang estetik dan penuh makna. Digelar tiap tahun sama Pemerintah Kabupaten Garut, event ini jadi wadah buat para seniman lokal unjuk gigi, sekaligus bikin lo dan gue makin sadar kalau budaya itu bukan cuma buat dilestarikan, tapi juga bisa dikemas keren dan relevan buat generasi sekarang. Dari pagelaran seni tradisional yang autentik sampai karya inovatif yang siap bersaing di level global, semuanya nyatu di sini, bikin suasana makin hidup dan berwarna. [Baca juga : "Festival Festival Rimpu Mantika 2026"] Menariknya lagi, GPBG juga nggak cuma ngomongin seni doang—ada sisi ekonomi kreatif yang ikut terdongkrak. Produk lokal jadi punya panggung buat dikenal lebih luas, bahkan sampai ke pasar internasional.       View this post on Instagram A post shared by Generasi Pesona Indonesia (@genpiindonesia) Jadi, sambil nikmatin festival, lo juga secara nggak langsung support UMKM dan pelaku kreatif daerah. Diselenggarakan pada 26–27 April 2026 di Garut, acara ini jadi momen strategis buat ningkatin citra pariwisata sekaligus ngenalin kekayaan budaya Indonesia ke dunia. Intinya, ini festival yang bukan cuma seru, tapi juga punya impact—buat lo, gue, dan tentunya Garut itu sendiri. (Sumber Foto indonesia.travel)  ...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...