shop-triptrus

Festival Krakatau 2025


When
: 05 - 06 Jul 2025
Location
: Kab. Lampung Selatan, Lampung
Short URL
: http://triptr.us/nQU9

TripTrus.Com Bro-sis traveler, siap-siap deh buat gas ke Lampung karena tanggal 5–6 Juli 2025 bakal ada Krakatau Festival (alias K Fest) edisi ke-34 yang epic banget! Gak cuma nyajiin budaya dan kesenian, tapi festival ini tuh kayak combo spesial: ada kuliner, olahraga, UMKM, sampe konser gokil! Semua itu digelar dalam semangat “Nemui Nyimah” yang artinya nyambut tamu dengan ramah banget. Jadi bukan cuma dateng, lo bener-bener disambut kayak keluarga. Gue yakin lo bakalan betah stay seminggu di Bandar Lampung!

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Denny Mbol (@denny_mbol)

1. Festival Kanik’an: Surga Kuliner Buat Lo yang Doyan Jajan!

Bayangin lo nyampe Lapangan KORPRI tiap siang sampe malem dari 1–6 Juli 2025, terus disambut sama aroma makanan khas Lampung dan street food kekinian. Di Festival Kanik’an ini, lo bisa nyobain makanan yang udah dikurasi dari para komunitas dan food blogger lokal. Bukan cuma makan, tapi lo bisa ngobrol santai sambil nambah ilmu soal kuliner daerah. Vibes-nya? Udah pasti cozy, milenial banget, dan banyak spot lucu buat selfie sambil ngemil!

2. Pameran Pasar Pariwisata & UMKM: Belanja Plus Dapet Insight!

Lo pernah ngerasain belanja sambil ngobrol langsung sama kreatornya? Nah di sini, tanggal 4–6 Juli 2025 dari jam 1 siang sampe 10 malem, lo bisa nikmatin produk UMKM Lampung yang unik—dari fashion, kriya, sampe oleh-oleh lokal. Ini tuh bukan bazar biasa bro-sis, tapi semacam galeri hidup buat kenalan sama pelaku ekonomi kreatif Lampung. Bisa tuker-tukeran insight, cari ide bisnis, atau sekadar bawa pulang barang lucu hasil tangan lokal!

3. Lomba Sambal Seruit: Bakar Lidah, Bakar Semangat!

Tanggal 5 Juli, jam 10 pagi, Lapangan KORPRI bakal mendadak pedes! Kenapa? Karena ada Lomba Sambal Seruit, di mana sekitar 100 peserta dengan outfit khas Lampung bakalan adu skill bikin sambal. Bukan cuma lomba biasa, ini tuh panggung buat ngenalin rasa khas Lampung ke Indonesia. Lo yang doyan sambel, wajib banget nonton—sensasinya bikin ngiler, meriah, dan pastinya seru banget buat diabadikan di IG Story lo!

[Baca juga : "Festival Batanghari 2025"]

4. Karnaval Topeng Lampung: Parade Kece Penuh Makna Budaya!

Bro-sis, jam 2 siang sampe setengah 6 sore di tanggal 5 Juli, lo bakal dimanjain sama Karnaval Topeng Lampung. Nama event-nya aja udah keren: "Lampung Mask Street Carnival". Bakal ada parade topeng dari tradisi Sekura, Tupping, dan Nyubuk Majeu, lengkap dengan kostum warna-warni dan tarian khas. Semua itu dipadu dengan musik dan energi lokal yang bikin lo speechless. Kamera lo siap-siap aja, ini momen yang sayang dilewatin!

5. Krakatau Run: Lari Sambil Healing Bareng Komunitas!

Pagi-pagi tanggal 6 Juli jam 6, ajak temen lo buat ikutan Krakatau Run! Ini event sport tourism yang ngajak lo buat lari santai sambil nikmatin udara pagi dan pemandangan di Bandar Lampung. Lo gak cuma dapet sehat, tapi juga kesempatan dapetin hadiah jutaan rupiah plus grandprize kece. Dimeriahkan juga sama komunitas lari dan pelaku pariwisata. Lari santai, jepret momen, dan lo jadi bagian dari kampanye bangkitnya pariwisata Lampung!

6. Malam Pesona K Fest: Pesta Puncak yang Gak Boleh Dilewatkan!

Nah ini nih penutup yang pecah banget: Malam Pesona Kemilau K Fest tanggal 6 Juli, dari jam 7 malem sampe 11 malem! Di panggung megah, artis nasional Mr. Jono & Joni bakal perform dan lo bisa sing along bareng ribuan orang. Malam itu dijamin penuh tawa, nyanyian, dan vibes yang gak bisa lo lupain. Cocok banget buat lo yang cari healing, hiburan, dan energi baru bareng gen Z & milenial lainnya. Instagram lo pasti full konten kece!

Bro-sis traveler, K Fest 2025 ini bukan cuma ajang jalan-jalan, tapi petualangan budaya, kuliner, dan kebersamaan dalam satu minggu penuh vibes positif. Dari festival makanan, pameran UMKM, parade budaya, lari pagi, sampai konser seru—semua dibungkus hangat lewat semangat “Nemui Nyimah”. Jangan tunggu nanti-nanti, buruan susun itinerary lo buat tanggal 1–6 Juli ke Bandar Lampung. Booking tiket, siapin outfit, dan jangan lupa bawa energi terbaik lo biar bisa nikmatin hype-nya bareng ribuan traveler lainnya! (Sumber Foto: @fitriyani_eka_widyasari)

   

Other Event

Jul/30 | Nyaneut Festival 2026

TripTrus.Com - Kalau menurut lo ngeteh cuma sekadar aktivitas santai di sore hari, Nyaneut Festival 2026 bakal bikin pandangan itu berubah. Di Garut, tradisi minum teh khas Sunda Priangan yang dikenal dengan sebutan nyaneut hadir sebagai perayaan budaya yang menggabungkan cita rasa, kesenian, dan kebersamaan dalam satu pengalaman yang hangat dan berkesan. Festival ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya teh Nusantara yang telah diwariskan secara turun-temurun.       View this post on Instagram A post shared by infogarut (@infogarut) Berlokasi di Lapangan Situgede, Desa Cigedug, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, pada Kamis, 30 Juli 2026, festival ini mengajak pengunjung menikmati suasana sejuk kaki pegunungan sambil menyeruput teh lokal berkualitas. Yang bikin suasananya makin autentik, puluhan meja lesehan disiapkan untuk menampung ratusan peserta yang ingin merasakan tradisi nyaneut secara langsung. Di sini, gue yakin lo bakal merasakan sensasi kebersamaan yang jarang ditemukan dalam aktivitas sehari-hari. Tradisi nyaneut sendiri identik dengan kebiasaan menikmati teh hangat yang ditemani aneka kudapan sederhana khas pedesaan. Pengunjung dapat mencicipi singkong rebus, gula merah, serta berbagai olahan umbi-umbian yang menjadi pasangan sempurna bagi secangkir teh Priangan. Meski sederhana, perpaduan rasa tersebut justru menghadirkan pengalaman kuliner yang kaya makna dan sarat nilai budaya. Tak hanya menyuguhkan pengalaman kuliner, Nyaneut Festival juga menghadirkan beragam rangkaian acara budaya yang menarik. Mulai dari Prosesi Nyaneut dan Prosesi Mapag Cai yang sarat filosofi, hingga Pasar Budaya yang menampilkan berbagai produk lokal dan kreativitas masyarakat setempat. Pengunjung juga dapat menikmati Kidung dan Rajah, Sawala Budaya, Gelar Teh Nusantara, serta berbagai pertunjukan seni tradisional yang memperlihatkan kekayaan budaya Sunda. [Baca juga : "Festival Cisadane 2026"] Suasana festival semakin meriah dengan hadirnya Musik Kolaborasi Etnik, pertunjukan Geprak Tongkat, dan penampilan spektakuler dari 100 Penari Karatagan Cigedug yang siap memukau para pengunjung. Sebagai puncak hiburan, grup Samba Sunda akan tampil membawakan pertunjukan khas yang memadukan unsur tradisional dan modern sehingga mampu menghadirkan energi baru bagi para penikmat seni budaya. Lebih dari sekadar festival, Nyaneut Festival 2026 menjadi upaya untuk memperkuat pasar budaya sekaligus mempromosikan teh Priangan sebagai salah satu daya tarik wisata unggulan Jawa Barat. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk kembali menghargai tradisi lokal yang selama ini menjadi bagian penting dari identitas budaya Sunda. Jadi, kalau lo lagi mencari pengalaman wisata budaya yang berbeda, Nyaneut Festival 2026 bisa jadi pilihan yang wajib masuk agenda. Ajak keluarga, sahabat, atau teman nongkrong lo untuk menikmati hangatnya secangkir teh, merasakan keramahan masyarakat Sunda, serta menyaksikan beragam pertunjukan budaya dalam suasana yang penuh makna. Siap ngeteh dengan cara yang lebih seru dan berkesan? (Sumber Foto disparbud.jabarprov.go.id)...
more.

Jul/22 | Festival Cisadane 2026

TripTrus.Com - Buat lo yang lagi cari agenda seru di bulan Juli, Festival Cisadane 2026 wajib banget masuk daftar. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kembali menghadirkan salah satu festival budaya terbesar yang selalu dinanti masyarakat setiap tahunnya. Mengusung tema "Flowing Heritage, Growing Courage", perhelatan ini bakal berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan pusat kegiatan di kawasan ikonik Jembatan Kaca Berendeng yang berada di bantaran Sungai Cisadane.       View this post on Instagram A post shared by TANGERANG (@exploretangerang) Tema yang diangkat tahun ini bukan sekadar slogan. Festival Cisadane 2026 ingin menggambarkan bagaimana warisan budaya terus mengalir dari generasi ke generasi, sekaligus menjadi penyemangat bagi masyarakat Kota Tangerang untuk berani berinovasi, berkolaborasi, dan melangkah menghadapi tantangan zaman. Filosofi Sungai Cisadane pun diangkat sebagai simbol perjalanan sejarah sekaligus keberanian warga dalam membangun masa depan yang lebih baik. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, menjelaskan bahwa festival tahun ini dikemas dengan konsep yang lebih bermakna. Menurutnya, Festival Cisadane bukan hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan sejarah, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas Kota Tangerang serta mendorong kebangkitan ekonomi lokal setelah melewati berbagai tantangan dalam beberapa tahun terakhir. [Baca juga : "Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026"] Yang bikin festival ini makin menarik, penyelenggara juga memberikan ruang besar bagi pelaku UMKM untuk ikut berkembang. Ratusan stan bakal meramaikan area festival dengan beragam produk kuliner, kerajinan, hingga karya kreatif lokal. Jadi, selain bisa menikmati pertunjukan seni dan budaya, lo juga bisa berburu aneka produk khas sekaligus mendukung pelaku usaha lokal agar semakin maju. Festival Cisadane juga dirancang sebagai ruang kolaborasi yang terbuka bagi berbagai kalangan. Mulai dari pegiat budaya, seniman, komunitas, hingga masyarakat umum bakal terlibat dalam berbagai rangkaian kegiatan yang diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kota Tangerang kepada wisatawan. Kalau lo belum punya agenda di akhir Juli nanti, nggak ada salahnya mampir ke Festival Cisadane 2026. Selain menikmati suasana meriah di tepian Sungai Cisadane, lo juga bisa merasakan langsung perpaduan antara tradisi, kreativitas, hiburan, dan semangat baru yang menjadi identitas Kota Tangerang. Supaya nggak ketinggalan informasi terbaru mengenai jadwal maupun rangkaian acaranya, gue saranin buat terus pantau akun Instagram resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang. (Sumber Foto @desy_yuss)...
more.

Jun/13 | Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026

TripTrus.Com - Kalau ngomongin festival budaya paling ikonik di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali jelas masuk daftar teratas. Event tahunan yang udah jadi kebanggaan masyarakat Bali ini bukan cuma sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi berbagai tradisi, adat, dan warisan budaya yang terus dijaga lintas generasi. Melalui semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, PKB hadir sebagai bentuk nyata upaya melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan seni budaya Bali agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.       View this post on Instagram A post shared by Dartha Sii Muggle (@dartha_muggle) Tahun ini, Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026 kembali digelar di Kota Denpasar dan siap menyuguhkan pengalaman budaya yang lebih meriah, kreatif, dan penuh warna. Mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha”, festival ini mengajak masyarakat untuk memuliakan jiwa menuju kesempurnaan melalui seni, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur Bali. Bukan cuma buat pecinta budaya, acara ini juga cocok banget buat lo yang ingin melihat sisi autentik Bali yang mungkin belum pernah lo temui sebelumnya. Selama penyelenggaraannya, PKB menjadi panggung bagi beragam ekspresi seni, mulai dari seni klasik, tradisi Bali Aga, hingga karya-karya kontemporer dari para maestro dan seniman muda berbakat. Format acaranya pun super lengkap, mulai dari pawai budaya, parade seni, pergelaran, lomba, pameran, lokakarya, sampai diskusi budaya yang seru dan inspiratif. Nggak heran kalau banyak orang menyebut PKB sebagai “monumen hidup” kebudayaan Bali karena terus berkembang tanpa kehilangan akar tradisinya. [Baca juga : "Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Dan Grebeg Suro 2026"] Menariknya lagi, festival ini bukan hanya menjadi ruang apresiasi bagi para seniman lokal, tetapi juga jendela budaya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di sini, lo bisa melihat langsung berbagai kesenian yang berasal dari desa-desa di seluruh Bali, lengkap dengan karakter dan keunikan masing-masing daerah. Pengalaman ini bikin pengunjung bisa merasakan esensi budaya Bali yang asli, jauh lebih dekat daripada sekadar melihatnya di media sosial atau brosur wisata. Rangkaian kemeriahan PKB 2026 juga menghadirkan berbagai pertunjukan spektakuler yang sayang banget untuk dilewatkan. Pada 5–7 Juni 2026, masyarakat dapat menikmati beragam pementasan seni tradisional di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana dan Areal Taman Bung Karno, mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai. Berbagai penampilan seperti Joged, Angklung Kebyar, hingga Gong Kebyar mebarung siap menghidupkan suasana dengan energi dan dinamika khas Bali yang bikin penonton terpukau. Nggak cuma suguhan seni pertunjukan, area festival juga diramaikan oleh berbagai stand kuliner dan kerajinan khas Bali. Jadi setelah puas menikmati pertunjukan, lo bisa lanjut berburu makanan tradisional, produk UMKM kreatif, hingga karya kerajinan lokal yang unik dan estetik. Cocok banget buat lo yang suka eksplor budaya sambil berburu konten Instagram atau TikTok yang anti-mainstream. Digelar di Denpasar, Bali, pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026, PKB menjadi momentum penting untuk merayakan harmoni antara tradisi dan inovasi. Festival ini membuktikan bahwa budaya bukan sesuatu yang kuno atau ketinggalan zaman, melainkan identitas yang terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan generasi masa kini. Jadi, kalau lo lagi cari pengalaman yang nggak cuma seru tetapi juga penuh makna, PKB 2026 adalah destinasi yang wajib masuk bucket list lo tahun ini. (Sumber Foto @dickyyanuarrm) ...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...