shop-triptrus

Cap Go Meh Singkawang 2020


When
: 05 - 19 Feb 2020
Location
: Singkawang, Kalimantan Barat
Short URL
: http://triptr.us/mh89

TripTrus.Com-  Bagi kamu yang akan merayakan Cap Go Meh 2020, di setiap kota tentu akan menyelenggarakan festival satu ini dengan meriah. Tidak terkecuali di Kota Singkawang, Kalimantan Barat yang ikut memeriahkan perayaan Cap Go Meh 2020. Kota Singkawang akan melaksanakan perayaan Cap Go Meh pada hari Sabtu 8 Februari 2020.

Festival Cap Go Meh Kota Singkawang kali ini akan menyuguhkan berbagai atraksi budaya Tionghoa dan Nusantara.  Bahkan, Presiden RI, Joko Widodo pun ikut memeriahkan festival Kota Singkawang satu ini. Tidak heran jika Cap Go Meh Singkawang menjadi salah satu acara yang sayang untuk dilewatkan di tahun 2020.

[Baca juga : "Catat! Ini Jadwal Mengunjungi Tiongkok Kecil"]

Melansir dari OkeZone.com, rangkaian acara yang nanti akan memeriahkan Cap Go Meh 2020 akan ada 20 Barongsai, 9 naga, dan 814 tatung. Seluruh rangkaian ini didatangkan dari berbagai daerah, di antaranya Kota Singkawang, Pontianak, Sungai Pinyuh, Bengkayang, Pemangkat, dan Sambas. Tidak hanya itu, tatung asal Malaysia pun akan ikut memeriahkan acara ini. Tidak tanggung-tanggung, tatung asal Malaysia ini berjumlah 11 tatung. Maka jika ditotal, akan ada 824 tatung yang akan beratraksi di puncak perayaan festival ini. Sayang jika melewatkan kesempatan satu ini.

Saat ini kegiatan yang sudah berjalan di bulan februari yaitu expo dan kesenian paguyuban seluruh etnis di Stadion Kridasana, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat. Acara tersebut telah berlangsung hingga tanggal 2 Februari 2020. Dilanjut tanggal 3 hingga 4 Februari, penyanyi asal Kuala Lumpur Malaysia – Chin Yong menggemparkan Kota Singkawang. Kemudian di tanggal 5 Februari, seluruh pelancong yang hadir ke Singkawang akan dihibur oleh penampilan Cita Citata. Tidak ketinggalan, kelompok Mr Liu asal Jakarta dan pawai lampion akan ikut memeriahkan kota Singkawang di 6 Februari 2020. Untuk rangkaian acara pawai lampion, panitia menargetkan 100 peserta mobil hias. Acara tersebut akan ditutup pada tanggal 9 Februari 2020.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Willy Richardson William (@rrichardwill) onFeb 19, 2019 at 12:36am PST

Untuk rangkaian acara pada tanggal 8 hingga 9 Februari 2020, panitia pun mengutamakan keamanan bagi acara ini – termasuk pengamanan Presiden Jokowi selama berada di kota Singkawang. Jadi jangan khawatir jika kamu akan bertandang ke acara Cap Go Meh terbesar ini, karena pengamanannya sudah terjamin.

Ketua Harian Festival Imlek 2571 dan CGM 2020 Singkawang, Tjhai Leonardi mengatakan jika panitia acara telah mengirimkan rangkaian acara ke protokoler istana kepresidenan. Lalu pengamanan presiden akan diambil alih oleh Panglima Komando Daerah Militer atau Pangdam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Muhammad Nur Rahmad. (Sumber: Artikel holamigo.id Foto pontinak.tribunnews.com)

 

   

Other Event

Mar/19 | Festival Pulau Penyengat 2020

TripTrus.Com - Festival Pesona Pulau Penyengat 2020 di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau (Kepri) akan segera digelar. Tepatnya, akan resmi berlangsung pada 19-21 Maret 2020 mendatang, di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Sebelumnya event ini direncanakan berlangsung pada 14-18 Februari 2020.  Acara yang kental dengan budaya Melayu ini, merupakan gelaran ke-5 dan rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Festival Pesona Pulau Penyengat tetap memesona meskipun waktu pelaksanaannya mengalami perubahan. [Baca juga : "Cap Go Meh Singkawang 2020"] Bersumber dari laman Pesona Indonesia, festival ini dimeriahkan beberapa konten yang merupakan hasil restorasi ulang dari tradisi leluhur Kerajaan Riau-Lingga. Namun di tahun 2020, ada tambahan konten lainnya yang bisa dinikmati, seperti Lomba Baca Gurindam XII, Napak Tilas, Jong, Pentas Seni, dan Pameran. Selain itu, Festival Pesona Pulau Penyengat 2020 pun menjadi galeri budaya Melayu karena terus melestarikan Gurindam XII. Karya sastra ini diciptakan Raja Ali Haji pada 1264 Hijriah atau 1847 Masehi. Berisi petuah pegangan hidup, Gurindam XII memiliki 12 pasal dan 60 bait. Semakin spesial, Lomba Gurindam XII dikhususkan bagi pelajar SLTP se-Tanjungpinang.       View this post on Instagram A post shared by genpi kepri official (@genpi.kepri_online_team) onMar 10, 2019 at 9:46am PDT Nuansa warna milenial pada Festival Pesona Pulau Penyengat semakin kuat dengan Lomba Napak Tilas. Lomba ini diikuti siswa SLTA se-Tanjungpinang. Napak tilas sejarah tentu akan jadi pengalaman menarik karena Pulau Penyengat menjadi situs sejarah yang luar biasa. Ada banyak peninggalan Istana Kantor, Mesjid Raya Sultan Riau, Gedung Tabib, Makam Raja Hamidah Engku Putri juga Raja Ali Haji. Kemudian penguatan untuk nuansa budaya Melayu dihadirkan lewat Lomba Jong. Jong sendiri sudah menjadi tradisi Melayu, berupa permainan tradisional balap perahu layar tanpa awak. Kali ini, Lomba Jong akan menampilkan 2 kategori, yaitu Jong Kecil dan Jong Sedang. Jong Kecil berukuran 1-1,29 meter, lalu Jong Sedang memiliki panjang 1,3-1,59 meter. Selanjutnya ada Pentas Seni yang semakin menggenapkan budaya Melayu. Panggung hiburan tersebut menjadi bukti betapa kayanya budaya masyarakat di sana. Secara umum, warna budaya itu muncul dari Tari Zapin, Silat, Musik Gazal, juga Joged Lambak. Panggung Pentas Seni juga semakin luas karena event terbuka bagi seni dan budaya dari daerah lain di Nusantara. (Sumber: Artikel jalajahnusae.com Foto indonesiatraveler.id)...
more.

Mar/29 | Bali Spirit Festival 2020

TripTrus.Com - Bali Spirit Festival kembali digelar tahun ini. Perhelatan akbar untuk yoga, tari, dan musik ini akan menghadirkan lebih dari 140 instruktur yoga, tari, dan musik dari negara-negara di benua Asia, Eropa, Australia dan Amerika.  Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gde Putrawan, Minggu (9/2/2020) mengatakan, Bali Spirit Festival 2020 menggabungkan konsep yoga, tari dan musik dalam kegiatan yang akan berlangsung pada 29 Maret hingga 5 April 2020 di Yayasan Bali Purnati, Sukawati, Gianyar.    “Bali Spirit Festival merupakan event kelas dunia. Pesertanya datang dari berbagai belahan dunia. Event ini juga diisi mentor profesional di bidangnya dari empat benua," ungkap Anak Agung Gde Putrawan, Minggu (9/2).   Mereka akan memberikan inspirasi yang mencerahkan kepada seluruh peserta festival, "Jadi, bersiap ambil bagian di festival ini,” imbuh Putrawan.   [Baca juga : "Festival Pulau Penyengat 2020"]   Bali Spirit Festival merupakan pestanya para pencita yoga, tari, musik dan pencari spiritualitas dari berbagai penjuru dunia ini, akan diisi dengan berbagai kegiatan. Mulai dari yoga workshop, seni tradisional bali, bhakti music, capoeira, dan kirtan. Ada juga meditasi, sound healing, hingga tarian ekstatik.   Selain itu juga akan ada kelas kesehatan dan nutrisi, pengembangan kepribadian, ayurveda, hingga astrologi Weda.   Pengunjung nantinya juga bisa mengikuti kelas yoga yang terbuka untuk semua level, termasuk pemula. Mereka bisa mengikuti vinyasa flow, kundalini, hatha, jivamukti, astanga, yoga tawa, aliran Afro, dan yoga anak-anak.   Khusus sajian musik, program akan digelar setiap malam selama perhelatan berlangsung. Bertajuk World Music Nights, wisatawan akan dihibur melalui aksi 16 musisi dan seniman dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Komposisi musik lokal diisi oleh Mekar Bhuana Gamelan dan Cacao Ceremony.   Panggung World Music Nights bakal menyajikan musik yang dikemas sebagai konstelasi seremonialis dan soul healers. Efeknya menghadirkan sensasi suara hutan, voices of angels, suara akar dalam bumi, hingga komposisi aneka ancient wisdom. Kekuatannya dikembangkan sebagai spiritual yang berasal dari filosofi empat sudut suci di bumi.       View this post on Instagram A post shared by Raio (@r_a_i_o) onFeb 14, 2020 at 7:29am PST   “Semua elemen konten festival dikemas bisa menghadirkan energi positif bagi semua yang hadir di sana," ujar Putrawan. Ia menjamin, yang bergabung dalam acara ini mendapatkan kesegaran yang luar biasa. "Fisik dan pikiran kembali fresh hingga bisa menghasilkan beragam karya produktif melalui aktivitas kesehariannya,” jelas Putrawan.   Rangkaian Bali Spirit Festival 2020 akan ditutup dengan acara Community Day, Minggu (5/4). Diberi label Dharma Fair, ada lima konten yang ditampilkan, seperti Coco Love Stage, Community Pavilion, Healing Huts, Kids Zone, hingga Market. Secara umum, Community Pavilion tetap menyajikan kelas yoga, seminar, juga diskusi. Di sini pengunjung bisa memilih sesi khusus dengan mentor.   Coco Love Stage akan menghadirkan pengalaman mencoba permainan lokal dan internasional. Untuk zona Market, wisatawan bisa mengeksplorasi beragam kuliner sehat organik. Ada juga vegan food ala restoran terkemuka Bali. Bagi penikmat wisata belanja, spot ini menyediakan beragam kerajinan tangan, busana, hingga perhiasan.   “Bali Spirit Festival 2020 selalu menawarkan beragam sisi positif. Selain warna dunia, kearifan lokal Bali dan Gianyar tetap ditonjolkan. Sama seperti sebelumnya, Bali Spirit Festival selalu dinanti kehadirannya oleh wisatawan dari seluruh dunia,” kata Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaran Kegiatan (Events) Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rizki Handayani Mustafa. (Sumber: Artikel travel.tempo.co Foto balispiritfestival.com)...
more.

Comment

ButikTrip.com
remen-vintagephotography
×

...