TripTrus.Com - Eh, nongkrong bareng, guys! Ada kabar keren nih dari Dispopar Muba, mereka bakal ngadain Festival Bongen, pantai unik yang muncul pas musim kemarau. Jadi begini, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Muba tuh lagi heboh ngumumin rencana mereka buat bikin Festival Bongen di Pantai Sekayu.
Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Muba, si Mas Fariz SSTP ini bilang, Festival Bongen bakal digelar depan Rumah Dinas Bupati Muba pada tanggal 19 Agustus 2023, dengan line up acara yang bikin mata melotot dan lidah ngiler. Gak tanggung-tanggung, bakal ada festival musik, seni budaya, olahraga tradisional, dan tentunya, kuliner enak banget!
Targetnya sih simpel, dengan festival keren ini, harapannya pariwisata daerah bakal makin naik kelas dan merangkul perekonomian lokal. Selain itu, pemerintah daerah juga bikin pengumuman penting, biar kita tetap jaga alam sekitar dan budaya lokal saat ngembangin potensi pariwisata.
Kalo kamu termasuk orang yang suka nyari pengalaman beda, Festival Bongen Pantai Sekayu ini bakal jadi pilihan tepat, guys. Ini bukan cuma soal indahnya alam, tapi juga soal seni dan budaya yang bikin mata kita melek dan hati kita meleleh.
Bicara soal Bongen Pantai, ini adalah julukan buat pantai unik yang munculnya cuma pas musim kemarau. Lokasinya di aliran Sungai Musi, Kabupaten Muba. Jadi, pas musim kemarau, pantai ini muncul gitu aja di samping Sungai Musi, barengan sama menipisnya air sungai. Pokoknya, bakal keliatan pantai kece dengan pasirnya yang gemerlap kayak berlian karena cahaya matahari.
[Baca juga : "Ubud Writers And Readers Festival 2023"]
Saking keren dan langka fenomenanya, pantai Sekayu ini tuh bangga banget punya potensi cantik yang gak ada duanya, apalagi fenomena Bongen yang jarang terjadi. Nah, mereka punya tujuan baik, ingin nunjukin kecantikan alam ini ke dunia, tapi tetap jaga kelestarian lingkungan pantainya.
Nah, guys, tanggal 19 Agustus 2023, siap-siap rame-rame ke Festival Bongen Pantai Sekayu, biar kalian ngalamin pengalaman yang gak akan dilupain, sambil ngerawat lingkungan sekitar, tentunya. Jangan sampai ketinggalan, ya! (Sumber Foto: @dinas.dikbud.muba)
Jun/13 | Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026
TripTrus.Com - Kalau ngomongin festival budaya paling ikonik di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali (PKB) jelas masuk daftar teratas. Event tahunan yang udah jadi kebanggaan masyarakat Bali ini bukan cuma sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi berbagai tradisi, adat, dan warisan budaya yang terus dijaga lintas generasi. Melalui semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, PKB hadir sebagai bentuk nyata upaya melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan seni budaya Bali agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
View this post on Instagram
A post shared by Dartha Sii Muggle (@dartha_muggle)
Tahun ini, Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026 kembali digelar di Kota Denpasar dan siap menyuguhkan pengalaman budaya yang lebih meriah, kreatif, dan penuh warna. Mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha”, festival ini mengajak masyarakat untuk memuliakan jiwa menuju kesempurnaan melalui seni, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur Bali. Bukan cuma buat pecinta budaya, acara ini juga cocok banget buat lo yang ingin melihat sisi autentik Bali yang mungkin belum pernah lo temui sebelumnya.
Selama penyelenggaraannya, PKB menjadi panggung bagi beragam ekspresi seni, mulai dari seni klasik, tradisi Bali Aga, hingga karya-karya kontemporer dari para maestro dan seniman muda berbakat. Format acaranya pun super lengkap, mulai dari pawai budaya, parade seni, pergelaran, lomba, pameran, lokakarya, sampai diskusi budaya yang seru dan inspiratif. Nggak heran kalau banyak orang menyebut PKB sebagai “monumen hidup” kebudayaan Bali karena terus berkembang tanpa kehilangan akar tradisinya.
[Baca juga : "Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Dan Grebeg Suro 2026"]
Menariknya lagi, festival ini bukan hanya menjadi ruang apresiasi bagi para seniman lokal, tetapi juga jendela budaya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di sini, lo bisa melihat langsung berbagai kesenian yang berasal dari desa-desa di seluruh Bali, lengkap dengan karakter dan keunikan masing-masing daerah. Pengalaman ini bikin pengunjung bisa merasakan esensi budaya Bali yang asli, jauh lebih dekat daripada sekadar melihatnya di media sosial atau brosur wisata.
Rangkaian kemeriahan PKB 2026 juga menghadirkan berbagai pertunjukan spektakuler yang sayang banget untuk dilewatkan. Pada 5–7 Juni 2026, masyarakat dapat menikmati beragam pementasan seni tradisional di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana dan Areal Taman Bung Karno, mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai. Berbagai penampilan seperti Joged, Angklung Kebyar, hingga Gong Kebyar mebarung siap menghidupkan suasana dengan energi dan dinamika khas Bali yang bikin penonton terpukau.
Nggak cuma suguhan seni pertunjukan, area festival juga diramaikan oleh berbagai stand kuliner dan kerajinan khas Bali. Jadi setelah puas menikmati pertunjukan, lo bisa lanjut berburu makanan tradisional, produk UMKM kreatif, hingga karya kerajinan lokal yang unik dan estetik. Cocok banget buat lo yang suka eksplor budaya sambil berburu konten Instagram atau TikTok yang anti-mainstream.
Digelar di Denpasar, Bali, pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026, PKB menjadi momentum penting untuk merayakan harmoni antara tradisi dan inovasi. Festival ini membuktikan bahwa budaya bukan sesuatu yang kuno atau ketinggalan zaman, melainkan identitas yang terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan generasi masa kini. Jadi, kalau lo lagi cari pengalaman yang nggak cuma seru tetapi juga penuh makna, PKB 2026 adalah destinasi yang wajib masuk bucket list lo tahun ini. (Sumber Foto @dickyyanuarrm)
...
more.