shop-triptrus

Bike Camping 2017


When
: 28 Apr - 01 May 2017
Location
: Pontianak, Kalimantan Barat
Short URL
: http://triptr.us/gFK9

Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi dengan wilayah terbesar di Pulau Kalimantan dengan luas hingga mencapai 146.807 km2Dukungan potensi wisata Kalimantan Barat sangat bervariasi seperti wisata alam, wisata pantai, sejarah/museum, olahraga, budaya maupun kuliner. Potensi itu tersebar di seluruh kabupaten dan kota serta desa di Kalimantan Barat.

Kota Pontianak sebagai Ibu Kota Kalimantan Barat juga kaya akan destinasi wisata. Tugu Khatulistiwa misalnya, adalah ikon Kota Pontianak yang punya daya magnetik sangat kuat untuk menyedot minat wisatawan. Tugu ini terletak di bantaran Sungai Kapuas.

Aset penting lainnya adalah Sungai Kapuas yaitu sungai terpanjang di Indonesia. Sungai ini mengalir dari Kapuas Hulu hingga membelah Kota Pontianak, dan bermuara di Kabupaten Kubu Raya.

Untuk mempromosikan Kota Pontianak, West Borneo Tourism Forum mengajak masyarakat untuk turut menjaga serta mempromosikan aset wisata yang ada di wilayah Kalimantan Barat dengan bersepeda dalam event Bike Camping 2017.

Kegiatan ini kami maksudkan untuk mengajak para pecinta sepeda, baik di Kalimantan Barat maupun yang ada di berbagai penjuru daerah di Indonesia serta negara-negara tetangga untuk ikut bergabung dan menjelajahi objek wisata Kalimantan Barat, dimulai dari Kota Pontianak, kemudian melintasi jalur pantai utara (Pontianak – Mempawah – Bengkayang) menggunakan sepeda dan transportasi lainnya yang akan disediakan dan pada titik tertentu pengunjung diajak untuk berinteraksi dalam kegiatan penanaman hutan mangrove di sepanjang pesisir pantai yang akan dilalui sebagai salah satu bentuk partisipasi dalam rehabilitasi kawasan pesisir yang menjadi tujuan besar dalam kegiatan ini.

Tertarik ikutan Bike Camping 2017? Daftar tripnya di: http://triptr.us/gFJ9

   

Other Event

Mar/19 | Festival Pulau Penyengat 2020

TripTrus.Com - Festival Pesona Pulau Penyengat 2020 di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau (Kepri) akan segera digelar. Tepatnya, akan resmi berlangsung pada 19-21 Maret 2020 mendatang, di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Sebelumnya event ini direncanakan berlangsung pada 14-18 Februari 2020.  Acara yang kental dengan budaya Melayu ini, merupakan gelaran ke-5 dan rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Festival Pesona Pulau Penyengat tetap memesona meskipun waktu pelaksanaannya mengalami perubahan. [Baca juga : "Cap Go Meh Singkawang 2020"] Bersumber dari laman Pesona Indonesia, festival ini dimeriahkan beberapa konten yang merupakan hasil restorasi ulang dari tradisi leluhur Kerajaan Riau-Lingga. Namun di tahun 2020, ada tambahan konten lainnya yang bisa dinikmati, seperti Lomba Baca Gurindam XII, Napak Tilas, Jong, Pentas Seni, dan Pameran. Selain itu, Festival Pesona Pulau Penyengat 2020 pun menjadi galeri budaya Melayu karena terus melestarikan Gurindam XII. Karya sastra ini diciptakan Raja Ali Haji pada 1264 Hijriah atau 1847 Masehi. Berisi petuah pegangan hidup, Gurindam XII memiliki 12 pasal dan 60 bait. Semakin spesial, Lomba Gurindam XII dikhususkan bagi pelajar SLTP se-Tanjungpinang.       View this post on Instagram A post shared by genpi kepri official (@genpi.kepri_online_team) onMar 10, 2019 at 9:46am PDT Nuansa warna milenial pada Festival Pesona Pulau Penyengat semakin kuat dengan Lomba Napak Tilas. Lomba ini diikuti siswa SLTA se-Tanjungpinang. Napak tilas sejarah tentu akan jadi pengalaman menarik karena Pulau Penyengat menjadi situs sejarah yang luar biasa. Ada banyak peninggalan Istana Kantor, Mesjid Raya Sultan Riau, Gedung Tabib, Makam Raja Hamidah Engku Putri juga Raja Ali Haji. Kemudian penguatan untuk nuansa budaya Melayu dihadirkan lewat Lomba Jong. Jong sendiri sudah menjadi tradisi Melayu, berupa permainan tradisional balap perahu layar tanpa awak. Kali ini, Lomba Jong akan menampilkan 2 kategori, yaitu Jong Kecil dan Jong Sedang. Jong Kecil berukuran 1-1,29 meter, lalu Jong Sedang memiliki panjang 1,3-1,59 meter. Selanjutnya ada Pentas Seni yang semakin menggenapkan budaya Melayu. Panggung hiburan tersebut menjadi bukti betapa kayanya budaya masyarakat di sana. Secara umum, warna budaya itu muncul dari Tari Zapin, Silat, Musik Gazal, juga Joged Lambak. Panggung Pentas Seni juga semakin luas karena event terbuka bagi seni dan budaya dari daerah lain di Nusantara. (Sumber: Artikel jalajahnusae.com Foto indonesiatraveler.id)...
more.

Comment

ButikTrip.com
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Derawan
20 - 23 Feb 2020
Open Trip Derawan
20 - 23 Feb 2020
×

...