TripTrus.Com - Lo anak Batam dan sekitarnya? Jangan sampai ketinggalan! Batam Wonderfood and Art Ramadhan (BWR) ke-6 bakal balik lagi tahun ini, siap meramaikan bulan suci dengan vibes seru abis! Acara ini bakal digelar 28 Februari - 22 Maret 2025 di Dataran Dang Anom, dan pastinya bakal lebih rame, lebih kece, dan lebih berwarna. Lo bisa eksplor berbagai makanan khas Ramadhan, seni budaya, dan pastinya suasana kebersamaan yang bikin makin berkesan!
BWR 2025 bakal menghadirkan 100 tenant makanan yang siap manjain lidah lo! Dari jajanan legendaris sampe makanan kekinian, semua ada! Gak cuma kuliner, lo juga bisa cek produk lokal yang kece-kece buat oleh-oleh atau koleksi sendiri. Buat lo yang punya adik atau ponakan, ajak aja ke Festival Anak Muslim! Banyak lomba dan kegiatan seru buat si kecil biar makin merasakan keseruan Ramadhan.
[Baca juga : "Khazanah Ramadhan 2025"]
Gak cuma buat seneng-seneng, acara ini juga ngajak lo buat berbagi. Buka puasa bareng 1000 anak yatim dan dhuafa bakal jadi momen penuh makna yang pastinya bikin hati lo anget. Buat komunitas-komunitas di Batam, ini kesempatan lo buat kumpul, sharing pengalaman, dan mempererat tali persaudaraan. Siapa tau ketemu circle baru yang asik!
Mau buka puasa di tempat yang cozy dan gak ribet? BWR 2025 juga nyediain paket reservasi buka puasa buat lo yang pengen momen spesial bareng keluarga atau bestie.
Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, juga gaspol banget buat event ini. Katanya, BWR bukan cuma soal seru-seruan, tapi juga jadi wadah buat para pelaku usaha lokal buat berkembang. Sekaligus ajang buat ngenalin potensi kuliner dan budaya Batam ke wisatawan. Jadi, siapin diri lo buat seru-seruan di BWR 2025! Mark your calendar, ajak temen-temen, dan nikmatin pengalaman Ramadhan yang beda dari tahun-tahun sebelumnya! Jangan sampai kelewatan, bro & sist! 🚀🔥 (Sumber Foto: @festivalpekanheboh)
Jun/13 | Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026
TripTrus.Com - Kalau ngomongin festival budaya paling ikonik di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali (PKB) jelas masuk daftar teratas. Event tahunan yang udah jadi kebanggaan masyarakat Bali ini bukan cuma sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi berbagai tradisi, adat, dan warisan budaya yang terus dijaga lintas generasi. Melalui semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, PKB hadir sebagai bentuk nyata upaya melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan seni budaya Bali agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
View this post on Instagram
A post shared by Dartha Sii Muggle (@dartha_muggle)
Tahun ini, Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026 kembali digelar di Kota Denpasar dan siap menyuguhkan pengalaman budaya yang lebih meriah, kreatif, dan penuh warna. Mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha”, festival ini mengajak masyarakat untuk memuliakan jiwa menuju kesempurnaan melalui seni, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur Bali. Bukan cuma buat pecinta budaya, acara ini juga cocok banget buat lo yang ingin melihat sisi autentik Bali yang mungkin belum pernah lo temui sebelumnya.
Selama penyelenggaraannya, PKB menjadi panggung bagi beragam ekspresi seni, mulai dari seni klasik, tradisi Bali Aga, hingga karya-karya kontemporer dari para maestro dan seniman muda berbakat. Format acaranya pun super lengkap, mulai dari pawai budaya, parade seni, pergelaran, lomba, pameran, lokakarya, sampai diskusi budaya yang seru dan inspiratif. Nggak heran kalau banyak orang menyebut PKB sebagai “monumen hidup” kebudayaan Bali karena terus berkembang tanpa kehilangan akar tradisinya.
[Baca juga : "Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Dan Grebeg Suro 2026"]
Menariknya lagi, festival ini bukan hanya menjadi ruang apresiasi bagi para seniman lokal, tetapi juga jendela budaya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di sini, lo bisa melihat langsung berbagai kesenian yang berasal dari desa-desa di seluruh Bali, lengkap dengan karakter dan keunikan masing-masing daerah. Pengalaman ini bikin pengunjung bisa merasakan esensi budaya Bali yang asli, jauh lebih dekat daripada sekadar melihatnya di media sosial atau brosur wisata.
Rangkaian kemeriahan PKB 2026 juga menghadirkan berbagai pertunjukan spektakuler yang sayang banget untuk dilewatkan. Pada 5–7 Juni 2026, masyarakat dapat menikmati beragam pementasan seni tradisional di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana dan Areal Taman Bung Karno, mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai. Berbagai penampilan seperti Joged, Angklung Kebyar, hingga Gong Kebyar mebarung siap menghidupkan suasana dengan energi dan dinamika khas Bali yang bikin penonton terpukau.
Nggak cuma suguhan seni pertunjukan, area festival juga diramaikan oleh berbagai stand kuliner dan kerajinan khas Bali. Jadi setelah puas menikmati pertunjukan, lo bisa lanjut berburu makanan tradisional, produk UMKM kreatif, hingga karya kerajinan lokal yang unik dan estetik. Cocok banget buat lo yang suka eksplor budaya sambil berburu konten Instagram atau TikTok yang anti-mainstream.
Digelar di Denpasar, Bali, pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026, PKB menjadi momentum penting untuk merayakan harmoni antara tradisi dan inovasi. Festival ini membuktikan bahwa budaya bukan sesuatu yang kuno atau ketinggalan zaman, melainkan identitas yang terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan generasi masa kini. Jadi, kalau lo lagi cari pengalaman yang nggak cuma seru tetapi juga penuh makna, PKB 2026 adalah destinasi yang wajib masuk bucket list lo tahun ini. (Sumber Foto @dickyyanuarrm)
...
more.